Your SlideShare is downloading. ×
  • Like
Sosialisasi pemantapan persiapan pelaksanaan program ppsp   sambutan djck
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Now you can save presentations on your phone or tablet

Available for both IPhone and Android

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

Sosialisasi pemantapan persiapan pelaksanaan program ppsp sambutan djck

  • 1,523 views
Published

Sosialisasi pemantapan persiapan pelaksanaan program ppsp - sambutan djck

Sosialisasi pemantapan persiapan pelaksanaan program ppsp - sambutan djck

Published in Business , Technology
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
  • Dapatkan juga berita, informasi, pedoman dan manual, bahan presentasi dan pelatihan di www.nawasis.com - water inspiration, www.sanitasi.net - the spirit of water, dan www. tekniklingkungan.com - engineered by nature.. Selamat mencoba, happy browsing!
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
1,523
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1

Actions

Shares
Downloads
23
Comments
1
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. SAMBUTAN DIREKTUR JENDERAL CIPTA KARYA, KEMENTERIAN PU PADA ACARASosialisasi Pemantapan Persiapan Pelaksanaan Program PPSP dan Penetapan Kabupaten / Kota sebagai Pelaksana PPSP 2012 Jakarta, 22- 23 Agustus 2011Yang saya hormati,Ibu Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri,Bapak Deputy Sarana dan Prasarana, Bappenas, atau yang mewakiliBapak Direktur Jenderal Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan atau yang mewakili,Bapak Direktur Pembiayaan dan Kapasitas Daerah, Kementerian KeuanganPerwakilan AusAID JakartaBapak / Ibu Sekda, Ketua Bapeda Propinsi, danBapak / Ibu Sekda Kabupaten/ Kota yang telah menyatakan minat untuk mengikuti Program PPSPTahun 2012Para undangan yang berbahagiaAssalamu’alaikum Wr. Wb,Selamat Pagi dan Salam Sejahtera bagi kita semua,Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, karena atas rahmat danhidayah-Nya kita semua dalam keadaan sehat walafiat serta dapat berkumpul bersama dalam acara“Sosialisasi Pemantapan Persiapan Pelaksanaan Program Percepatan Pembangunan SanitasiPermukiman (PPSP) dan Penetapan Kabupaten/ Kota sebagai Pelaksana PPSP tahun 2012.Pada kesempatan ini, perkenankan kami menyampaikan rasa gembira melihat semakin banyaknyakabupaten / kota serta propinsi yang berminat mengikuti program khusus percepatan pembangunansanitasi. Tahun lalu hanya 70 kabupaten kota yang berminat untuk ikut PPSP 2011, namun tahun inikami menerima surat minat lebih dari 220 kab/kota untuk tahun 2012. Hal ini menunjukkan semakin
  • 2. meningkatnya kepedulian Kabupaten Kota dan juga Propinsi pada sektor sanitasi yang memang sudahsangat mendesak untuk ditangani.Banyaknya kabupaten kota yang telah menyatakan minatnya untuk bergabung dan berperan aktif dalamprogram Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman semakin membuat kami lebih yakin lagi akandapat tercapainya sasaran pembangunan sanitasi dalam waktu yang telah ditetapkan. Kondisi initentunya sangat kita harapkan, yaitu tercapainya tingkat layanan sanitasi yang lebih menjangkau seluruhlapisan masyarakat dalam waktu yang tidak lama lagi.Hadirin yang berbahagia,Sasaran MDGs yang hendak kita capai pada tahun 2015 yaitu sebanyak 62,37% penduduk dapatmenikmati pelayanan sanitasi, akan dapat tercapai dengan adanya kesetaraan pemahaman dan geraklangkah yang sinerji antara Pemerintah Pusat, Propinsi dan Kabupaten kota. Pemerintah Pusat denganketerbatasan kewenangan yang dimandatkan oleh Peraturan Perundangan, hanya dapat membangunsarana hulu yang menyangkut kepentingan antar propinsi atau kawasan yang mempunyai nilai khusus,disamping kawasan dengan masyarakat kurang mampu. Sarana hilir atau sarana yang mencakup satukawasan di dalam kota jelas merupakan kewajiban Pemerintah Kab/kota untuk membangun danmengoperasikannya.Sejak tahun 2010, Ditjen Cipta Karya telah mendapatkan amanat yang cukup besar untuk membangunsistem pelayanan air limbah, sarana pengelolaan sampah menuju sistem sanitary landfill serta sistemdrainase yang lebih handal. Dana yang tersedia sebenarnya dapat dikatakan cukup untuk saat ini untukmembangun sistem sesuai dengan amanat perundangan dan rencana strategis yang ada. Namun,mengingat sistem yang telah dibangun oleh Pemerintah Pusat masih perlu dilanjutkan oleh PemerintahDaerah dalam bentuk tersambungnya sistem dengan rumah tangga atau masyarakat, sangat diperlukankomitmen Pemda untuk segera melanjutkan dan memfungsikan sarana yang telah dibangun PemerintahPusat. serta dapat dioperasikannya sistem secara keseluruhan oleh Pemerintah Daerah.Kondisi yang saat ini terjadi, masih terdapat aset yang belum dioperasikan oleh pemerintah daerahdengan berbagai sebab antara lain, belum adanya dana yang cukup untuk membangun sarana hilirsampai dengan rumah tangga, belum dialokasikannya dana operasional yang cukup, belum siapnyainstitusi pengelola atau belum siapnya personel dan perangkat peraturan yang memadai di daerah untukmenjalankan sistem yang telah dibangun tersebut. Hal ini tentunya memerlukan perhatian kita bersamaagar investasi yang telah ditanamkan melalui dana APBN maupun sumber dana lainnya dapatbermanfaat dan pelayanan kepada masyarakat dapat segera terjadi. 1
  • 3. Bapak Ibu dari Propinsi dan Kabupaten Kota yang berbahagia,Pada setiap kesempatan rapat koordinasi dengan Pemerintah Daerah, kami masih sering mendengarkeluhan dari dinas teknis di daerah mengenai belum dapat ditepatinya janji membangun saranapelayanan bidang sanitasi apalagi pengolahan air limbah yang memenuhi persyaratan dikarenakanketerbatasan dana APBD yang ada, bahkan seringkali dikatakan belum adanya kepedulian dariPemerintah Daerah atau DPRD terhadap sektor sanitasi.Melalui program PPSP ini, kita mencoba membangun kepedulian bersama untuk lebih sadar sanitasi dandapat melakukan upaya pembangunan sampai dengan dioperasikannya sarana yang telah dibangunguna memenuhi tuntutan masyarakat untuk dapat hidup di lingkungan yang bersih dan sehat.Program PPSP membantu pemerintah daerah membangun kepedulian, membantu Pemda untuk dapatmenyusun dokumen perencanaan dan melaksanakan kegiatan fisik dan non fisik dalam kurun waktuyang singkat dengan bantuan dari berbagai kementerian terkait.Alternatif sumber pendanaan sector sanitasi yang telah tersedia saat ini a.l dana APBN, APBD Propinsimaupun APBD Kabupaten kota, DAK, CSR maupun dari swasta dan masyarakat dapat lebihdimaksimalkan apabila direncanakan dengan terintegrasi satu sumber dengan sumber dana lainnya.Dalam program PPSP ini juga, kami sepakat untuk mendukung pembangunan sanitasi yang telahdirencanakan dalam dokumen perencanaan daerah agar sumber dana yang ada dapat lebih efektif danlebih efisien serta dapat memberikan dampak yang lebih luas.Dana APBN akan kami sediakan bagi kabupaten kota yang juga bersedia mengganggarkan dana yangcukup untuk kegiatan yang menjadi tanggung jawab daerah. Sebagai contoh, Pemerintah Pusat akansiap mendampingi dana daerah untuk pembangunan IPAL (instalasi pengolahan air limbah) besertajaringan pipa pengumpul apabila pemerintah daerah sudah siap dengan pembangunan jaringan pipapengumpul dan sambungan rumah serta dana operasional sistem serta pengaturan pelanggan.Kami pun siap mendampingi dana daerah untuk pembangunan TPA dengan sistem sanitary landfillasalkan Pemerintah Daerah telah siap dengan lahan yang memenuhi persyaratan, pengadaan truksampah atau sarana angkutan sampah yang akan membawa sampah ke lokasi TPA serta siap denganinstitusi pengelola dan tersedianya dana operasional yang memadai untuk berfungsinya sanitary landfill.Untuk sektor drainase, kami siap untuk memberikan dana dampingan untuk pembangunan saluranprimer apabila pemerintah daerah siap dengan pembangunan saluran sekunder dan tersier sertamempunyai instasni yang jelas untuk memelihara saluran tersebut dan menyediakan dana yangmemadai untuk pemeliharaan saluran. 2
  • 4. Hadirin yang berbahagia,Di samping dana APBN, APBD, dan dana swasta, dimungkinkan juga adanya dana APBN yang berasaldari dana pinjaman atau hibah luar negeri.Saat ini kita telah mulai merasakan banyaknya Negara donor yang mulai tertarik untuk memberikandukungannya pada sektor sanitasi di Indonesia. UsAid dengan program IUWASH, juga telahmemobilisasikan tim nya untuk membantu pemerintah Indonesia dalam mempercepat pembangunansector sanitasi melalui kegiatan perkuatan kapasitas pemerintah dearah. Pemerintah Belanda denganprogram USDP nya sejak tahun 2009 juga telah membantu kita dalam pemikiran dan capacity buildingbagi aktor terkait pembangunan sanitasi.Pada kesempatan ini, perkenankan saya untuk memberikan apresiasi yang tinggi kepada PemerintaAustralia yang juga telah memberikan dukungan yang luar biasa untuk pembangunan sector sanitasi diIndonesia. Pemerintah Australia melalui AusAid kembali telah menyatakan minatnya untuk membantukita dengan melanjutkan program hibah sanitasi (Wastewater Hibah) dan hibah percepatanpembangunan sanitasi atau Infrastructure Enhancement Grant atau IEG tahap kedua dengan dana hibahyang besarnya hampir 8 kali lipat dari bantuan hibah yang telah diberikan pada tahun 2010-2011.Bersiap-siaplah bapak ibu dari Kabupaten kota yang telah tergabung dalam program PPSP untuk meraihdana hibah tersebut. Syaratnya tidak sulit, asalkan ada alokasi dana APBD di depan yang sesuai dengancriteria hibah, dan kegiatan dilaksanakan oleh SKPD atau BUMD sesuai dengan standar teknis, danaAPBD tersebut akan diganti dengan dana hibah dari AusAid sesuai dengan hasil verifikasi. Pendekatanyang diterapkan adalah pendekatan output based, artinya pemda akan mendapatkan dana hibah setelahmelaksanakan kegiatan dengan dana APBD dan masyarakat telah merasakan manfaat dari kegaitanAPBD tersebut..Bapak/ Ibu peduli sanitasi yang berbahagia,Berbagai sumber dana hibah tersedia dan telah siap untuk diraih oleh Kabupaten/ kota. Namundemikian, pihak donor tidak memberikan dana hibah secara otomatis ke semua kab kota yangada,namun didasarkan kepada minat dan kesiapan Kab kota. Dan hanya kabupaten kota yang sudahmasuk ke dalam Program PPSP yang diberi kesempatan pertama untuk dapat meraih dana hibahtersebut. Kabupaten kota yang telah masuk Program PPSP dikatagorikan sebagai kabupaten kota yangsudah mempunyai kepedulian akan sanitasi.Kriteria ini dimaksudkan untuk lebih efektif nya penggunaan dana yang tersedia dan dengan indikatorhasil yang lebih terukur, mengarah kepada pencapaian sasaran MDGs. 3
  • 5. Dana APBN pun, mulai TA 2012, kami syaratkan untuk diprioritaskan bagi kab kota yang telah peduliterhadap sanitasi dan diartikan telah masuk ke dalam Program PPSP. Harapan kami, masuknyakabupaten kota ke dalam Program PPSP tidak hanya pada saat permulaan tetapi berkenjutan sampaidengan pengoperasian sistem yang menghasilkan manfaat bagi masyarakat luas.Bapak Ibu peduli sanitasi yang kami hargai,Salah satu syarat untuk masuk Program PPSP adalah adanya kelompok kerja sanitasi di kabupaten/kota dan Propinsi, yang akan menjadi penggerak pembangunan sanitasi. Kami berharap banyak kepadakelompok kerja Propinsi maupun Kabupaten kota. Pokja tersebut diharapkan dapat aktif menyambut danmeraih berbagai sumber dana yang tersedia termasuk dana hibah dari Australia yang sudah dapat diraihmulai tahun 2012.Kepada Pokja Propinsi dan kab/ kota, kami sangat menghargai upaya Bapak Ibu dan akan siapmembantu tercapainya niat bapak ibu membangun sector sanitasi.Kedepan, kami akan berupaya mencari lebih banyak lagi lembaga donor yang dapat memberikan danahibah baik untuk kegiatan fisik maupun untuk kegiatan non fisik, memberikan fasilitasi akses kepadasumber pendanaan serta menyediakan dana stimulan bagi kegiatan berbasis masyarakat maupunswasta termasuk dana CSR. Silahkan disiapkan dokumen perencanaan termasuk dokumen strategisanitasi kota serta alokasi dana APBD yang cukup untuk kegiatan yang wajib disediakan dari APBDsebagai syarat perolehan dana hibah tersebut.Semoga upaya kita bersama dalam membangun sektor sanitasi ini dapat menarik berbagai pihak luaruntuk ikut berpartisipasi dan pembangunan dapat lebih dipercepat lagi penyelesaiannya untuk segeradapat memberikan hasil bagi masyarakat yang sudah sangat merindukan untuk dapat menikmatilingkungan permukiman yang bersih dan sehat.Demikian kiranya sambutan saya, terima kasih atas perhatian Bapak/Ibu, dan Saudara sekalian.Wabilahitaufik walhidayah wswrwbJakarta, 22 Agustus 2011Direktur Jenderal Cipta KaryaBudi Yuwono P 4