Your SlideShare is downloading. ×
Pemahaman Kuesioner EHRA (Environmental Health Risk Assessment)
Pemahaman Kuesioner EHRA (Environmental Health Risk Assessment)
Pemahaman Kuesioner EHRA (Environmental Health Risk Assessment)
Pemahaman Kuesioner EHRA (Environmental Health Risk Assessment)
Pemahaman Kuesioner EHRA (Environmental Health Risk Assessment)
Pemahaman Kuesioner EHRA (Environmental Health Risk Assessment)
Pemahaman Kuesioner EHRA (Environmental Health Risk Assessment)
Pemahaman Kuesioner EHRA (Environmental Health Risk Assessment)
Pemahaman Kuesioner EHRA (Environmental Health Risk Assessment)
Pemahaman Kuesioner EHRA (Environmental Health Risk Assessment)
Pemahaman Kuesioner EHRA (Environmental Health Risk Assessment)
Pemahaman Kuesioner EHRA (Environmental Health Risk Assessment)
Pemahaman Kuesioner EHRA (Environmental Health Risk Assessment)
Pemahaman Kuesioner EHRA (Environmental Health Risk Assessment)
Pemahaman Kuesioner EHRA (Environmental Health Risk Assessment)
Pemahaman Kuesioner EHRA (Environmental Health Risk Assessment)
Pemahaman Kuesioner EHRA (Environmental Health Risk Assessment)
Pemahaman Kuesioner EHRA (Environmental Health Risk Assessment)
Pemahaman Kuesioner EHRA (Environmental Health Risk Assessment)
Pemahaman Kuesioner EHRA (Environmental Health Risk Assessment)
Pemahaman Kuesioner EHRA (Environmental Health Risk Assessment)
Pemahaman Kuesioner EHRA (Environmental Health Risk Assessment)
Pemahaman Kuesioner EHRA (Environmental Health Risk Assessment)
Pemahaman Kuesioner EHRA (Environmental Health Risk Assessment)
Pemahaman Kuesioner EHRA (Environmental Health Risk Assessment)
Pemahaman Kuesioner EHRA (Environmental Health Risk Assessment)
Pemahaman Kuesioner EHRA (Environmental Health Risk Assessment)
Pemahaman Kuesioner EHRA (Environmental Health Risk Assessment)
Pemahaman Kuesioner EHRA (Environmental Health Risk Assessment)
Pemahaman Kuesioner EHRA (Environmental Health Risk Assessment)
Pemahaman Kuesioner EHRA (Environmental Health Risk Assessment)
Pemahaman Kuesioner EHRA (Environmental Health Risk Assessment)
Pemahaman Kuesioner EHRA (Environmental Health Risk Assessment)
Pemahaman Kuesioner EHRA (Environmental Health Risk Assessment)
Pemahaman Kuesioner EHRA (Environmental Health Risk Assessment)
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Pemahaman Kuesioner EHRA (Environmental Health Risk Assessment)

1,348

Published on

Pemahaman Kuesioner EHRA (Environmental Health Risk Assessment)

Pemahaman Kuesioner EHRA (Environmental Health Risk Assessment)

1 Comment
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
1,348
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
179
Comments
1
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. Disampaikan dalam : Pelatihan TOT EHRA Tanggal : 2 – 5 April 2013 Pemahaman Kuesioner Studi EHRA dan Tehnik Wawancara
  • 2. Metoda Studi EHRA a. Primary sampling unit: RT (Rukun tetangga), dipilih secara random berdasarkan total RT dalam satu desa/ kelurahan b. Unit analisis: rumah tangga. c. Responden: ibu atau anak perempuan yang sudah menikah, berusia 18-60 tahun d. Teknik pengumpulan data: • Wawancara • Pengamatan e. Pendekatan: Partisipatif
  • 3. Aturan Pilihan Jawaban • Jawaban YA vs. TIDAK Pilihan Tunggal vs. Berganda Melingkari/tanda silang jawaban yang dipilih
  • 4. Aturan Pilihan Jawaban Jawaban Ya vs Tidak C.7 Apakah layanan pengangkutan sampah oleh tukang sampah dibayar ? YA TIDAK  D.1 C.7
  • 5. Aturan Pilihan Jawaban • Kode jawaban Angka (pilihan tunggal) • Prinsip : Jawaban harus tunggal C.5. Seberapa sering petugas mengangkut sampah dari rumah ? 1. Tiap hari 2. Beberapa kali dalam seminggu 3. Sekali dalam seminggu 4. Beberapa kali dalam sebulan 5. Sekali dalam sebulan 6. Lainnya, sebutkan : …………………….. 7. Tidak tahu Misal : C.5
  • 6. 5 Hal Penting Dalam Bertanya5 Hal Penting Dalam Bertanya Lima hal yang TIDAK BOLEH dilanggar 1. Tidak menambah/mengurangi 2. Tidak mengubah 3. Tidak mengarahkan 4. Tidak menekankan satu jawaban 5. Tidak terima jawaban dengan bahasa tubuh
  • 7. Hal Penting Nomor 1 dan 2Hal Penting Nomor 1 dan 2 Jangan menambah/mengurangi atau mengubah pertanyaan  BERTANYALAH atau MENGULANG PERTANYAAN sesuai dengan yang tertulis : kata per kata, jangan ditambah atau dikurangi  TERTULIS : Apa sumber air yang paling banyak Ibu gunakan untuk minum dan memasak ?  BACA BENAR : Apa sumber air yang paling banyak Ibu gunakan untuk minum dan memasak ?  BACA SALAH : Ibu minum dan memasak pakai air apa?  BACA SALAH : Ibu pakai air sumur untuk minum dan memasak ?
  • 8. Hal penting nomor 3 dan 4Hal penting nomor 3 dan 4 Jangan mengarahkan jawaban  TANYA BENAR : Apa sumber air yang paling banyak Bapak/Ibu gunakan untuk minum dan memasak?  TANYA SALAH : Ibu pakai sumur untuk cuci piring, kan?  MEMBANTU MENJAWAB-SALAH : sumur, kan? Jangan menekankan satu jawaban Pilihan jawaban (dibacakan) : 1. Kurang dari dua tahun 2. Antara dua sampai lima tahun 3. Lebih dari lima tahun ??!? (dengan intonasi berbeda)
  • 9. Hal penting nomor 5Hal penting nomor 5 Jangan menjawab dengan bahasa tubuh Misalnya : mata, tangan, mimik muka mendukung jawaban tertentu. Usahakan senetral mungkin!
  • 10. Aturan bertanya : Baca vs TidakAturan bertanya : Baca vs Tidak Dalam kolom jawaban : • Kalimat TERCETAK TEBAL WAJIB DIBACA-KAN Gambar milik ESP-USAID: Pile Sorting Technique  Kalimat tercetak normal, JANGAN DIBACAKAN ! .  Pilihan jawaban (dibacakan): 1.Tiap hari 2.Beberapa kali dalam seminggu 3.Sekali dalam seminggu 4.Beberapa kali dalam sebulan 5.Sekali dalam sebulan 6.Lainnya, sebutkan : …………………….. 8.Tidak tahu C.5
  • 11. Aturan Bertanya : MenggaliAturan Bertanya : Menggali PRINSIP  Memotivasi untuk memunculkan jawaban lebih rinci, lengkap, atau pengalaman/ pandangan lainnya  Tidak mengarahkan jawaban  Berhenti ketika sudah jenuh/ berulang atau responden menolak memberikan jawaban tambahan  Contoh kalimat ( BERTANYA MENGGALI ) :  Bisa digambarkan bu ?  Terbuat dari apa itu bu?  Terletak di mana itu bu?  Kapan lagi bu ?  Ada lagi bu?
  • 12. Aturan bertanya : MenggaliAturan bertanya : Menggali Bertanya hanya untuk memperjelas jawaban ! Contoh bertanya yang BENAR :  Wadah air minum seperti apa yang Ibu gunakan di rumah ?  Ceret ( jawaban responden )  Ceret yang seperti apa bu? Atau Terbuat dari apa bu ?  Plastik ( jawaban responden )  Plastik yang seperti apa bu ?  Yang ada tutupnya ?
  • 13. Aturan bertanya : MenggaliAturan bertanya : Menggali CONTOH PERTANYAAN MENGGALI YANG SALAH !  Wadah air minum seperti apa yang Ibu gunakan di rumah?  Ceret (jawaban responden)  Yang plastik ya Bu ?  Iya, betul plastik  O, yang ada tutupnya itu ya bu?  Betul sekali bu ! Wah Pintar Ibu ini!
  • 14. Faktor yang mempengaruhi wawancaraFaktor yang mempengaruhi wawancara
  • 15. Persiapan sebelum Wawancara & Pengamatan 1. Pastikan membawa Surat Tugas 5. Pahami makna tiap poin pertanyaan dan pengamatan. 6. Pahami, karakteristik responden : • umum-nya dari masyarakat menengah ke bawah, • pendidikan tidak terlalu tinggi, • mungkin memiliki kendala dalam berkomunikasi. 4. Siapkan alat tulis dan lembar pertanyaan dan lembar pengamatan. 2. Beri informasi/lapor kepada RT setempat. 3. Rencanakan rute kunjungan ke Responden
  • 16. Etika dalam melakukan wawancara 2. Jelaskan secara singkat tujuan studi EHRA 3. Jangan memberikan lembar pertanyaan dan lembar pengamatan kepada responden 4. Sampaikan pertanyaan dengan bahasa yang mudah dimengerti 5. Catat setiap jawaban responden, dan konfirmasikan kembali bila belum jelas 1. Perkenalkan diri kepada Responden
  • 17. Etika dalam melakukan wawancara 7. Saat mengisi lembar pengamatan: minta respon-den menunjukkan fasilitas yang akan diamati. 8. Penjelasan mengenai substansi yang ditanyakan dan diamati diberikan setelah wawancara dan pengamatan selesai. 9. Tawarkan kepada Responden untuk bertanya dan Jawab sesuai dengan kapasitas. 10. Ucapkan terimakasih dan beri kesan yang baik. 6. Gunakan perekam suara bila diperlukan (minta ijin dahulu kepada responden)
  • 18. Apa Yang Ditanya & Dilihat?Apa Yang Ditanya & Dilihat? Gambar milik ESP-USAID: Pile Sorting Technique Gambar milik ESP-USAID: Pile Sorting Technique
  • 19. Apa Yang Ditanya & Dilihat?Apa Yang Ditanya & Dilihat? Gambar milik ESP-USAID: Pile Sorting Technique Gambar milik ESP-USAID: Pile Sorting Technique
  • 20. Apa Yang Ditanya & Dilihat?Apa Yang Ditanya & Dilihat? Gambar milik ESP-USAID: Pile Sorting Technique Gambar milik ESP-USAID: Pile Sorting Technique
  • 21. Apa Yang Ditanya & Dilihat?Apa Yang Ditanya & Dilihat? Gambar milik ESP-USAID: Pile Sorting Technique
  • 22. Apa Yang Ditanya & Dilihat?Apa Yang Ditanya & Dilihat? Gambar milik ESP-USAID: Pile Sorting Technique Gambar milik ESP-USAID: Pile Sorting Technique
  • 23. Apa Yang Ditanya & Dilihat?Apa Yang Ditanya & Dilihat? Gambar milik ESP-USAID: Pile Sorting Technique Gambar milik ESP-USAID: Pile Sorting Technique
  • 24. Apa Yang Ditanya & Dilihat?Apa Yang Ditanya & Dilihat?
  • 25. Memulai Wawancara – Minta Persetujuan Responden PERNYATAAN KESEDIAAN – WAJIB DIBACAKAN PADA CALON RESPONDEN DAN BOLEH DENGAN MENGGUNAKAN BAHASA DAERAH SETEMPAT Ibu yang terhormat. Selamat siang/sore, saya _____________ Saya mewakili tim survey Penilaian Resiko Kesehatan Lingkungan, Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) di Kabupaten/Kota _____________. Kami sedang melakukan survai rumah tangga dan Ibu terpilih untuk diwawancara. Kami ingin menanyakan dan mengamati hal-hal yang berkaitan dengan lingkungan rumah. Informasi yang diberikan akan membantu pemerintah kab/kota merencanakan program lingkungan. Informasi yang diberikan akan terjaga kerahasiaannya dan tidak akan ditunjukkan pada orang lain. Lama wawancara sekitar 30 menit. Wawancara ini sifatnya sukarela, Ibu boleh menolak atau tidak menjawab pertanyaan tertentu atau tidak melanjutkan wawancara. Kami harap Ibu mau berpartisipasi karena pendapat bu sangat penting bagi pembangunan lingkungan. (Jika Responden Tidak bersedia, ucapkan terima kasih pada responden dan selanjutnya anda pindah ke responden lain yang ada dalam daftar calon responden)
  • 26. Sikap Enumerator yang baikSikap Enumerator yang baik a. Berpakaian sopan, sederhana dan rapi b. Memperhatikan dan bersikap netral terhadap respons dari responden c. Tidak memberi kesan memaksa, tidak emosi, tidak mengarahkan d. Rendah hati, ramah dan hormat e. Sanggup menjadi pendengar yang baik; f. Bertanya tanpa prasangka g. Semaksimal mungkin : bertanyalah hanya sekali h. Menghindari percakapan yang menyimpang atau bertele-tele, i. Mintalah maaf sebelumnya untuk pertanyaan yang sensitif.
  • 27. Menangkap Jawaban RespondenMenangkap Jawaban Responden 1. Dengarkan apa yang dikatakan responden jangan mencari-cari arti/ menduga-duga jawaban 2. Lingkari/catat jawaban responden dengan rapih, dan mudah dibaca 3. Periksa lompatan ( ke..) 4. Catat saat wawancara ( jangan tunda di akhir wawancara ) 5. Periksa ulang catatan !
  • 28. Bagaimana Menghadapi Responden Berkasus ?Bagaimana Menghadapi Responden Berkasus ? 1. Memberhentikan / Memotong pembicaraan • Bila terlalu cepat dan banyak bicaranya, ambil kata dia terakhir beberapa kali, terlibat dengan kata-kata pentingnya, lalu di waktu yang pas potong… • Tangkap kata atau kalimat terakhir, sampaikan dan potong (Lanjutkan pertanyaan berikutnya bila memadai atau lanjutkan penggalian bila masih diperlukan) 2. Menghadapi keengganan/penolakan responden : • Tampakkan selalu wajah senyum, tapi serius • Bila kebangetan, diam dulu (tetap senyum), beri jeda untuk pertanyaan berikutnya • Bila kebangetan sekali, ingatkan tentang kesepakatan (informed consent) : sukarela, boleh berhenti bila mau, apa adanya saja, rahasia dsb
  • 29. 3. Menghadapi responden malu-malu : 4. Kasus bila ada orang lain yang ingin bergabung : Bagaimana Menghadapi Responden Berkasus ?Bagaimana Menghadapi Responden Berkasus ? > Tampakkan selalu wajah senyum tapi serius > Mengangguk-angguklah ketika dia menjawab atau tunjukkan gerakan tubuh yang menunjukkan bahwa anda memberikan penghargaan > Bila diperlukan, sampaikan tidak ada jawaban yang betul atau salah, apa adanya lebih penting; Bila perlu, ingatkan pula tentang informed consent khususnya tentang kerahasiaan > Sampaikan permintaan maaf. > Katakan : “ Survai ini khusus untuk Ibu ini (responden) terlebih dulu “
  • 30. Beberapa Penjelasan TambahanBeberapa Penjelasan Tambahan Sumur Gali Terlindungi 1. Bercincin – ada bibir sumur & dinding sumur 2. Lantai disemen atau plester 3. Ada saluran pembuangan air limbah (SPAL)
  • 31. Beberapa Penjelasan TambahanBeberapa Penjelasan Tambahan Sumur Gali Tidak Terlindungi 1.Tidak bercincin 2.Lantai tidak disemen atau plester 3.Tidak ada saluran pembuangan air limbah (SPAL)
  • 32. Beberapa Penjelasan TambahanBeberapa Penjelasan Tambahan Mata air terlindungi • Ada bak semen yang melindungi dari cemaran orang atau binatang
  • 33. Beberapa Penjelasan TambahanBeberapa Penjelasan Tambahan Mata air tidak terlindungi Tidak ada bak semen yang melindungi dari cemaran orang atau binatang  dibiarkan terbuka
  • 34. Beberapa Penjelasan TambahanBeberapa Penjelasan Tambahan Ciri-ciri Tangki Septik •Bangunan tangki kedap air (semua sisi dan bawah) Ciri-ciri Cubluk •Bangunan tangki tidak kedap air (fungsi pengerasan dinding hanya sebagai penyangga) Foto milik Puslitbang Pemukiman Dep. Kimpraswil
  • 35. Terima kasih!!!Terima kasih!!!

×