Evaluasi Kinerja dan Arahan Program Infrastruktur Permukiman
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Evaluasi Kinerja dan Arahan Program Infrastruktur Permukiman

on

  • 2,372 views

Evaluasi kinerja dan arahan program pembinaan dan pengembangan infrastruktur permukiman. Presentasi Direktur Jenderal Cipta Karya Kementrian Pekerjaan Umum pada saat Konsultasi Regional 2013.

Evaluasi kinerja dan arahan program pembinaan dan pengembangan infrastruktur permukiman. Presentasi Direktur Jenderal Cipta Karya Kementrian Pekerjaan Umum pada saat Konsultasi Regional 2013.

Statistics

Views

Total Views
2,372
Views on SlideShare
1,787
Embed Views
585

Actions

Likes
0
Downloads
81
Comments
2

2 Embeds 585

http://www.nawasis.com 574
http://www.weebly.com 11

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Adobe PDF

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Evaluasi Kinerja dan Arahan Program Infrastruktur Permukiman Evaluasi Kinerja dan Arahan Program Infrastruktur Permukiman Presentation Transcript

  • EVALUASI KINERJA DAN ARAHAN PROGRAM PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN Oleh: Ir. Imam S. Ernawi, MCM, MSc Direktur Jenderal Cipta Karya Disampaikan pada Konsultasi Regional Tahun 2013 Tahap Pertama Jakarta, 27 Februari 2013 KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
  • Kerangka Penyajian1. Pendahuluan a. Perkembangan Renstra DJCK Tahun 2010 – 2014 b. Pencapaian Output dan Pendanaan Renstra 2010-2012 c. Alokasi Dana Bidang Cipta Karya 2013 dan Perkiraan Pendanaan TA 2014 d. Capaian dan Target MDGs2. Keterpaduan Pembangunan Bidang Cipta Karya TA 2013 a. Pengamatan terhadap Keterpaduan Bidang Cipta Karya b. Percepatan Pelaksanaan Kegiatan TA 20133. Konsep Perencanaan dan Pelaksanaan Pembangunan Bidang Cipta Karya TA 2014 a. Perencanaan Pembangunan Bidang Cipta Karya b. Kriteria Rencana dan Program Bidang Cipta Karya 2014 c. Prioritas Kabupaten/Kota Strategis Nasional d. Prioritas Kabupaten/Kota Pemenuhan SPM e. Arahan Pembangunan Bidang Cipta Karya untuk Skala Kabupaten/Kota Tahun 2014 f. Desain Program Bidang Cipta Karya 20144. Penutup LAMPIRAN 3
  • 1. Pendahuluana. Perkembangan Renstra DJCK Tahun 2010 – 2014 Renstra DJCK Tahun 2010-2014 berdasarkan Review saat ini adalah sebesar Rp. 65 Trilyun. Adapun baseline Renstra DJCK Tahun 2010-2014 yang disusun tahun 2010 adalah Rp. 50 Trilyun. Sehingga Renstra DJCK tahun 2010-2014 saat ini sebesar 130% dibandingkan dengan baseline tahun 2010.b. Pencapaian Output Utama Renstra DJCK Tahun 2010-2014 Sejak tahun 2010 hingga tahun 2012, sebagian besar output utama Renstra DJCK tahun 2010-2014 menunjukkan pencapaian yang cukup tinggi dan melebihi target Renstra yang ditetapkan dalam baseline Renstra DJCK 2010-2014.c. Alokasi Dana Bidang Cipta Karya tahun 2013 dan Perkiraan Pendanaan Tahun 2014 Pada tahun anggaran 2013 ini alokasi dana Bidang Cipta Karya adalah Rp 17,21 Trilyun, sedangkan alokasi dana tahun 2014 yang merupakan sisa Renstra DJCK 2010-2014 adalah sebesar Rp. 14,49 Trilyun. Pendanaan Bidang Cipta Karya Tahun Anggaran 2014 diperkirakan akan meningkat dengan adanya kebutuhan untuk pelaksanaan program sesuai Direktif Presiden yang meliputi: air bersih untuk daerah rawan air, pulau kecil/terpencil dan kawasan perbatasan, air bersih dan sanitasi untuk masyarakat miskin perkotaan MBR, dan kampung nelayan serta penanganan- penanganan kawasan permukiman perbatasan beserta penyediaan fasum/fasos (± Rp 22 Trilyun). 4
  • a. Perkembangan Renstra DJCK Tahun 2010 – 2014 (Rp. Trilyun) 80 70 65.181 60 50 50 40 30 30 20 10 0 Renstra CK 2005-2009 Base Line Awal Renstra CK Review Renstra CK 2010-2014 2010-2014 (Inisiatif Baru/ Perubahan) (Belum termasuk adanya Direktif Presiden) 5
  • a. Perkembangan Renstra DJCK Tahun 2010 – 2014 (lanjutan) Rp. (juta)20,000,00018,000,000 17,218,77616,000,000 13,527,366 13,825,00414,000,00012,000,00010,000,000 8,356,224 8,372,544 8,000,000 6,360,969 6,000,000 4,000,000 2,000,000 - 2008 2009 2010 2011 2012 2013 6
  • b. Pencapaian Output dan Pendanaan Renstra 2010-2012 TOTAL CAPAIAN TOTAL CAPAIAN Target Output REALISASI RENCANA (2010-2012) (2010-2014) No PROGRAM / KEGIATAN / URAIAN SATUAN (revisi) 2010 2011 2012 Vol % 2013 % 2014 % Vol % 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 III PROGRAM PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN 1 KEGIAT AN: PENGAT URAN, PEMBINAAN, PENGAWASAN, DAN PENYELENGGARAAN DALAM PENGEMBANGAN PERMUKIMAN a. Infrastruktur Kawasan Permukiman Perkotaan Kawasan 661 242 398 245 885 134% 257 173% 150 195% 1.292 195% b. Rusunawa Beserta Infrastruktur Pendukungnya T win Block 250 40 65 53 158 63% 67 90% 25 100% 250 100% c. Infrastruktur Kawasan Permukiman Perdesaan Kawasan 469 153 203 197 553 118% 344 191% 122 217% 1.019 217% d. Infrastruktur Pendukung Kegiatan Ekonomi dan Sosial (RISE) Kecamatan 237 237 237 237 237 100% 237 100% 237 100% 237 * 100% e. Infrastruktur Perdesaan (PPIP) Desa 13.190 3.900 5.862 5.592 15.354 116% 6.640 167% 5.000 205% 26.994 205% 2 KEGIAT AN: PENGAT URAN, PEMBINAAN, PENGAWASAN, DAN PENYELENGGARAAN DALAM PENAT AAN BANGUNAN DAN LINGKUNGAN T ERMASUKPENGELOLAAN GEDUNG DAN RUMAH NEGARA a. Bangunan Gedung dan Fasilitasnya Kota/Kab 159 44 134 44 222 140% 124 218% 128 298% 474 298% b. Sarana dan Prasarana Lingkungan Permukiman Kawasan 303 137 322 374 833 275% 459 426% 260 512% 1.552 512% c. Keswadayaan Masyarakat (P2KP) Kelurahan/ 10.948 10.948 10.930 10.925 10.948 100% 10.950 100% 10.950 100% 10.950 ** 100% Desa 3 KEGIAT AN: PENGAT URAN, PEMBINAAN, PENGAWASAN, DAN PENYELENGGARAAN SANIT ASI LINGKUNGAN (AIR LIMBAH, DRAINASE) SERT A PENGEMBANGAN SUMBER PEMBIAYAAN DAN POLA INVEST ASI PERSAMPAHAN a. Infrastruktur Air Limbah Kawasan 265 37 118 635 790 298% 829 611% 400 762% 2.019 *** 762% b. Infrastruktur Drainase Perkotaan Kab/Kota 58 25 58 46 58 100% 55 100% 23 100% 58 **** 100% c. Infrastruktur T empat Pemrosesan Akhir Sampah Kab/Kota 98 62 98 92 98 100% 74 100% 70 100% 98 ***** 100% d. Infrastruktur T empat Pengolah Sampah T erpadu/3R Kawasan 252 56 74 101 231 92% 105 133% 106 175% 442 175% 4 KEGIAT AN: PENGAT URAN, PEMBINAAN, PENGAWASAN, DAN PENGEMBANGAN SUMBER PEMBIAYAAN DAN POLA INVEST ASI, PENYELENGGARAAN SERT A PENGEMBANGAN SIST EM PENYEDIAAN AIR MINUM a. Penyelenggara SPAM T erfasilitasi PDAM 186 87 103 31 206 111% 40 111% 42 111% 206 ****** 111% b. SPAM Regional Region 4 0 0 3 3 75% 6 225% 6 375% 15 375% c. SPAM Di Kawasan MBR Kawasan 577 71 355 331 757 131% 322 187% 313 241% 1.392 241% d. SPAM Di Ibu Kota Kecamatan (IKK) IKK 820 170 178 192 540 66% 243 95% 170 116% 953 116% e. SPAM Perdesaan Desa 4.650 2.807 1.811 2.312 6.930 149% 1.687 185% 1.622 220% 10.239 220% f. SPAM Kawasan Khusus Kawasan 153 19 65 244 328 214% 221 359% 200 490% 749 490%Keterangan: * Lokasi berulang RISE di 237 kecamatan ** Lokasi berulang P2KP di 10,950 kelurahan/desa *** Lokasi berulang 11 kabupaten/kota sistem air limbah off-site + penambahan lokasi USRI mulai tahun 2012 **** Lokasi berulang drainase di 58 kabupaten/kota 7 ***** Lokasi berulang infrastruktur T PA sampah di 98 kabupaten/kota****** T arget berulang SPAM terfasilitasi di 206 PDAM
  • c. Alokasi Dana Cipta Karya 2013 dan Perkiraan Pendanaan TA 2014 ALOKASI (Rp. Trilyun) Pendanaan No PROGRAM / KEGIATAN / URAIAN Base Line REALISASI TOTAL RENCANA TOTAL (Rp. Trilyun) 2010 2011 2012 2010-2012 % 2013 % 2014 % 2010-2014 % 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 III PROGRAM PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN 1 KEGIAT AN: PENGAT URAN, PEMBINAAN, PENGAWASAN, DAN 12,361 1,291 3,985 3,917 9,192 74% 4,836 113% 2,796 136% 16,824 136% PENYELENGGARAAN DALAM PENGEMBANGAN PERMUKIMAN a. Infrastruktur Kawasan Permukiman Perkotaan b. Rusunawa Beserta Infrastruktur Pendukungnya c. Infrastruktur Kawasan Permukiman Perdesaan d. Infrastruktur Pendukung Kegiatan Ekonomi dan Sosial (RISE) e. Infrastruktur Perdesaan (PPIP) 2 KEGIAT AN: PENGAT URAN, PEMBINAAN, PENGAWASAN, DAN 9,633 2,081 2,787 2,788 7,656 79% 3,096 112% 2,819 141% 13,571 141% PENYELENGGARAAN DALAM PENAT AAN BANGUNAN DAN LINGKUNGAN T ERMASUKPENGELOLAAN GEDUNG DAN RUMAH NEGARA a. Bangunan Gedung dan Fasilitasnya b. Sarana dan Prasarana Lingkungan Permukiman c. Keswadayaan Masyarakat (P2KP) 3 KEGIAT AN: PENGAT URAN, PEMBINAAN, PENGAWASAN, DAN 14,538 1,383 2,305 2,044 5,731 39% 3,150 61% 2,966 81% 11,847 81% PENYELENGGARAAN SANIT ASI LINGKUNGAN (AIR LIMBAH, DRAINASE) SERT A PENGEMBANGAN SUMBER PEMBIAYAAN DAN POLA INVEST ASI PERSAMPAHAN a. Infrastruktur Air Limbah b. Infrastruktur Drainase Perkotaan c. Infrastruktur T empat Pemrosesan Akhir Sampah d. Infrastruktur T empat Pengolah Sampah T erpadu/3R 4 KEGIAT AN: PENGAT URAN, PEMBINAAN, PENGAWASAN, DAN 12,562 1,696 3,021 3,756 8,473 67% 5,532 111% 5,250 153% 19,254 153% PENGEMBANGAN SUMBER PEMBIAYAAN DAN POLA INVEST ASI, PENYELENGGARAAN SERT A PENGEMBANGAN SIST EM PENYEDIAAN AIR MINUM a. Penyelenggara SPAM T erfasilitasi b. SPAM Regional c. SPAM Di Kawasan MBR d. SPAM Di Ibu Kota Kecamatan (IKK) e. SPAM Perdesaan f. SPAM Kawasan Khusus 5 SET DIT JEN 1,756 0,118 0,157 0,248 0,522 30% 0,303 47% 0,250 61% 1,076 61% 6 BINA PROGRAM 0,959 1,363 0,195 0,232 1,789 187% 0,257 213% 0,350 250% 2,396 250% 7 BPPSPAM 0,207 0,025 0,039 0,038 0,102 49% 0,044 70% 0,067 103% 0,213 103% TOTAL REVIEW RENSTRA 7,956 12,488 13,021 33,465 64% 17,218 97% 14,498 *) 125% 65,181 125% KUMULATIF PENDANAAN 50,683 **) 65,181 ***) 73,580 USULAN INISIATIF BARU 6,950 ADJUSTMENT BASELINE RENSTRA 1,449 TOTAL SKENARIO BASELINE (awal) 52,016 TOTAL SKENARIO BASELINE + USULAN INISIATIF BARU 33,465 17,218 22,897 ****) 141% 73,580 141% *) Tahun 2014 Baseline **) Kumulatif Renstra Baseline ***) Kumulatif Review Renstra 8****) Tahun 2014 Review Renstra + Usulan Inisiatif Baru
  • d. Capaian dan Target MDGsGoal 7: Acuan Target Saat IniMemastikan Kelestarian Indikator Dasar 2009 2010 MDGs (2011)Lingkungan Hidup (1993) 2015Target 7c : Proporsi pendudukMenurunkan hingga terhadap air minum 37,73 % 47,71% 53,26% 55,04% 68,87 %separuhnya proporsi rumah layaktangga tanpa aksesberkelanjutan terhadap air Proporsi pendudukminum layak dan sanitasi terhadap sanitasi 24,81 % 51,19% 55,53% 55,54% 62,41 %layak pada tahun 2015 layak 9 9
  • d. Capaian dan Target MDGs (lanjutan) 14 12.12 Target Penurunan Permukiman Kumuh 2009-2020Goal 7: 12 11.37 10.67 10.01Memastikan Kelestarian 9.39 Persentase (%) 10 8.80Lingkungan Hidup 8.26 7.75 8 7.27 6.82 6.40 6.00Target 7d : 6Mencapai peningkatan yang 4signifikan dalam kehidupan 2penduduk miskin dipermukiman kumuh pada 0 2011 2009 2010 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020tahun 2020 70000 10 60000Target Pengurangan Kumuh 50000Berdasarkan arahan dalam RPJPN, 40000Pemerintah berupaya mewujudkan 30000kota bebas kumuh pada tahun 200002020, dibandingkan denganbaseline 2009 dengan luas kumuh 10000mencapai 57.800 Ha. 0 2009 2014* 2020** Luas Kawasan Kumuh (Ha) 57800 52020 0 *) Pencapaian SPM 2014 10 **) Pencapaian RPJPN (Kota Bebas Kumuh)
  • 2. Keterpaduan Pembangunan Bidang Cipta Karya TA 2013a. Pengamatan terhadap Keterpaduan Pembangunan Bidang Cipta Karya TA 2013 • Keterpaduan dalam skala kabupaten/kota ini masih memerlukan keterpaduan dalam skala entitas kawasan dan entitas lingkungan/komunitas. Sehingga untuk program/kegiatan yang masih mempunyai fleksibilitas lokasi diharapkan dapat mendukung keterpaduan pembangunan bidang CK dalam skala kawasan dan skala lingkungan/komunitas (diperlukan peran/fungsi Satker Randal Provinsi). • Bila disandingkan dengan strategi penataan ruang dan sektor (RTRW, RDTR, SSK, RISPAM, SPPIP, RPKPP, dan RTBL) terlihat umumnya masih belum sesuai dengan arahan strategi tersebut. Sehingga diharapkan untuk program/kegiatan yang mempunyai fleksibilitas dan belum ditenderkan TA 2013 diharapkan dapat mendukung keterpaduan pembangunan bidang CK dalam skala kawasan dan skala lingkungan/komunitas (diperlukan sinergi para Satker Cipta Karya Provinsi). 11
  • b. Percepatan Pelaksanaan Kegiatan TA 2013 • Dalam rangka percepatan pelaksanaan program 2013, berdasarkan realisasi pada tahun 2012 sebesar 92,36 % untuk realisasi fisik dan 93,36 % (Rp 12,923 Triliun) untuk realisasi keuangan, diharapkan prognosa pada Desember 2013 mencapai 100 % untuk rencana fisik dan 99,96 % (Rp 17,211 Triliun) untuk rencana keuangan. • Langkah-langkah percepatan pelaksanaan kegiatan TA 2013:  Mempercepat proses SK Pejabat Inti Satker untuk pergantian pejabat inti Satker yang memasuki masa pensiun, mutasi, dan promosi.  Segera mempercepat proses pelelangan bagi paket-paket yang sampai saat ini belum dilelangkan.  Mempercepat pencairan tanda bintang ke Kementerian Keuangan dengan batas waktu paling lambat akhir bulan Maret 2013.  Mempercepat penetapan lokasi desa untuk program PPIP.  Segera melengkapi data pendukung untuk paket-paket multiyears yang merupakan persyaratan persetujuan dari Kementerian Keuangan.  Mempercepat proses SKPA ke Kementerian Keuangan untuk kegiatan yang sudah siap dan terpenuhi Readiness Criteria-nya 12
  • 3. Konsep Perencanaan dan Pelaksanaan Pembangunan Bidang Cipta Karya TA 2014 a. Perencanaan Pembangunan Infrastruktur Bidang Cipta Karya Amanat Penataan Amanat Pembangunan Amanat Pembangunan Bidang PU / CK: Amanat Internasional: Ruang/Spasial: Nasional: - UU No. 1/2011 tentang Perumahan dan Kawasan - Agenda Habitat - UU No. 26 Tahun 2007 - RPJPN 2005-2025 Permukiman - RIO + 20 tentang Penataan - RPJMN 2010-2014 - UU No. 20/2011 tentang Rumah Susun - MDGs Ruang - UU/PP (UU 32/2004, - UU No. 28/2002 tentang Bangunan Gedung - SDG - RTRW Nasional/KSN PP 38/2007, dll.) - UU No. 18/2008 tentang Pengelolaan - RTR Pulau - MP3EI Persampahan - RTRW Provinsi/ - MP3KI - UU No.7/2004 tetang SDA Kota/Kabupaten - KEK - PP No. 16/2005 tentang Pengembangan SPAM - Direktif Presiden - PP 81/2012 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis - PP36/2005 tentang Peraturan Pelaksana UU Bangunan Gedung - Standar Pelayanan Minimal Bidang PU dan Penataan Ruang - RPI2JM A. Rencana dan Program Kondisi Eksisting Bidang Cipta Karya Permukiman yang Layak Pembangunan B. Pelaksanaan Pembangunan Huni dan Berkelanjutan Bidang Cipta Karya Bidang Cipta KaryaIsu-isu Strategis Permasalahan dan Dukungan Stakeholder- Bencana Alam Potensi Daerah - Daerah (Prov/Kota/Kab)- Perubahan Iklim - Dunia Usaha- Kemiskinan - Masyarakat- Reformasi Birokrasi- Kepadatan Penduduk Perkotaan- Pengarusutamaan Gender 13- Green Economy
  • b. Kriteria Rencana dan Program Bidang Cipta Karya 2014i. Sebagai leverage untuk mewujudkan permukiman yang layak huni dan berkelanjutan, baik di perkotaan maupun perdesaan;ii. Menerapkan rencana terpadu dan program investasi (RPI2JM) yang berbasis penataan ruang/kewilayahan;iii. Prioritas penanganan kewenganan Pemerintah (strategis nasional) dan pembinaan/pengembangan kapasitas daerah dalam pemenuhan SPM Bidang Cipta Karya;iv. Pendekatan kewilayahan berbasis entitas regional (metropolitan/KSN), aras kabupaten/kota, kawasan, dan lingkungan/komunitas/pemberdayaan masyarakat;v. Arahan strategis sektoral (SSK, RISPAM, dll) mendukung perwujudan prioritas kewilayahan;vi. Dukungan untuk pemenuhan SPM Bidang Cipta Karya kabupaten/kota diprioritaskan kepada daerah yang memiliki komitmen tinggi, kualitas program dan anggaran daerah untuk pemenuhan SPM, dan kesiapan kelembagaan/tata laksana di daerah;vii. Melanjutkan kegiatan tahun jamak 2013;viii. Dimungkinkan kegiatan inisiatif baru (creative program), terutama yang menggunakan pendekatan kewilayahan (kawasan, lingkungan/komunitas). 14
  • c. Prioritas Kabupaten/Kota Strategis Nasional i. Pusat Kegiatan Nasional (PKN), Pusat-Pusat Kegiatan Strategis Nasional (PKSN) di dalam KSN dan kabupaten/kota di dalam kawasan metropolitan, serta kawasan strategis lainnya (KEK, MP3EI); ii. Telah memiliki Perda RTRW dan tergabung dalam Program Kota Hijau, Kota Pusaka, dan Perdesaan Lestari; iii. Telah memiliki pedoman rencana dan program yang berkualitas di Bidang Cipta Karya (RPIJM, SPPIP, RPKPP, RTBL, SSK, RISPAM). 15
  • d. Prioritas Kabupaten/Kota Pemenuhan SPM i. Telah memiliki pedoman rencana dan program yang berkualitas untuk pemenuhan SPM Bidang Cipta Karya di Daerah; ii. Karakteristik daerah: rawan bencana alam, cakupan air minum/sanitasi rendah, permukiman kumuh, daerah kritis (miskin); iii. Memiliki komitmen tinggi dan responsif program. 16
  • e. Arahan Pembangunan Bidang CK untuk Skala Kabupaten/Kota Tahun 2014 i. Pada Kabupaten/Kota Strategis Nasional yang diprioritaskan akan dilakukan penanganan terpadu pengembangan Bidang Cipta Karya (permukiman, PBL, air minum, PLP), baik pada tingkatan spasial kabupaten/kota maupun pada kawasan-kawasan strategisnya; ii. Pada kabupaten/kota dukungan pemenuhan SPM yang diprioritaskan, akan dilakukan pengembangan kapasitas/pembinaan pembangunan Bidang Cipta Karya untuk percepatan pemenuhan SPM kabupaten/kota, sesuai dengan kebutuhan sektoral yang diperlukan; iii. Program/kegiatan pada tingkatan lingkungan/komunitas bersifat pemberdayaan masyarakat, dengan prioritas pemenuhan pengentasan kemiskinan, MDGs, dan kebutuhan sarana prasarana minimal Bidang Cipta Karya. 17
  • f. Desain Program Bidang Cipta Karya 2014 Entitas Perkotaan PerdesaanRegional Pembinaan dan Pengembangan Regional: – SPAM Regional – Infrastruktur Air Limbah Terpusat Regional – TPA RegionalKabupaten/Kota Pembinaan dan Pengembangan Kota: Pembinaan dan Pengembangan Kabupaten: – RISPAM Kota – RISPAM Kabupaten – Pembinaan PDAM – SPAM Kabupaten – SPAM Kota – SPPIP Kabupaten – Air Limbah Terpusat – SSK Kabupaten – Drainase Perkotaan – TPA Sampah – SPPIP Kota – Perda Bangunan Gedung – RISPK – SSK Kota 18
  • f. Desain Program Bidang Cipta Karya 2014 (lanjutan) Entitas Perkotaan PerdesaanKawasan Pembinaan dan Pengembangan Kawasan Perkotaan: Pembinaan dan Pengembangan Kawasan Perdesaan: – SPAM di Rusuna – SPAM di Kawasan Nelayan – SPAM di Kawasan Kumuh – SPAM di Kawasan – SPAM di Pelabuhan Perikanan Kawasan – SPAM di Kawasan Pelabuhan Perikanan Kawasan Perkotaan Perdesaan – Air Limbah Komunal – Infrastruktur Rawan Bencana Kawasan Perdesaan – RPKPP – Infrastruktur di Kawasan Perbatasan – Infrastruktur permukiman kumuh – RISE/PISEW – Infrastruktur di Rusuna – PNPM Perkotaan Plus – Infrastruktur Rawan Bencana Kawasan Perkotaan – RTBL – RTH – PSD Permukiman tradisional/bersejarah – Bangunan dan Lingkungan StrategisLingkungan/ Komunitas Pembinaan dan Pengembangan Pembinaan dan Pengembangan Lingkungan/Komunitas Perkotaan: Lingkungan/Komunitas Perdesaan: – PLP-BK/ND – PLP-BK/ND – PNPM-MP (P2KP) – SPAM Desa Rawan Air/Pesisir/Terpencil – SANIMAS – PAMSIMAS – 3R – PPIP – RIS PNPMPusat Dukungan Manajemen 19
  • 20
  • 4. Penutup 1. Untuk penuntasan pencapaian Renstra 2010-2014, pendekatan kewilayahan/entitas menjadi diperlukan agar kemanfaatan hasil pembangunan lebih optimal dan efektif. 2. Program keterpaduan pembangunan Bidang Cipta Karya akan dilaksanakan dengan prioritasi tinggi berdasarkan pemilahan kewenangan Pemerintah dan berupa dukungan pembinaan pemenuhan SPM kabupaten/kota, disertai dukungan program-program inklusif berbasis kreatifitas/inisiatif para pemangku kepentingan/stakeholder. 3. TA 2013 diharapkan sudah dengan semangat sinergi pelaksanaan program Cipta Karya dengan tetap mendorong percepatan realisasi pelaksanaan di Ditjen Cipta Karya, realisasi fisik diharapkan mencapai 100 % dan realisasi keuangan mencapai 99,96 %. 4. TA 2014, prioritasi wilayah kabupaten/kota selain berdasarkan prioritas kepentingan strategis nasional, juga dengan mempertimbangkan ketersediaan anggaran dan kesiapan program daerah. 5. Masih diperlukan penajaman kabupaten/kota strategis nasional TA 2014, dengan mempertimbangkan arahan penataan ruang dan masukan daerah. 21
  • Terima Kasih… 22