Pelaksanaan Program Hibah Air Limbah (AusAID)

2,474 views

Published on

Pelaksanaan Program Hibah Air Limbah (AusAID)

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
2,474
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
126
Actions
Shares
0
Downloads
125
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Pelaksanaan Program Hibah Air Limbah (AusAID)

  1. 1. Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Cipta Karya Pelaksanaan Program Hibah Air Limbah Disampaikan pada:Workshop Forum Komunikasi Pengelolaan Air Limbah Permukiman (FORKALIM) Balikpapan, 7 Juni 2012
  2. 2. Pelaksanaan Program Hibah Air Limbahdilaksanakan dalam 2 Skema Program1. Program Hibah Air Limbah - AUD 5 JutaPemberian Hibah dari Pemerintah kepada Pemerintah Daerah yang bersumber dari Hibah Luar Negeri yang akan digunakan sebagai dana pengganti atas pembangunan sambungan rumah sistem pengolahan air limbah yang telah berhasil dibangun pemda dan berfungsi. Adapun sasaran dari program ini adalah pemda yang telah memiliki sistem pengelolaan air limbah terpusat.2. Program Hibah Australia – Indonesia Untuk Pembangunan Sanitasi (sAIIG) - AUD 40 Juta Penerusan hibah dari Pemerintah Australia melalui Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah untuk membiayai pembangunan sektor air limbah dan persampahan sesuai dengan syarat dan ketentuan teknis dari Direktorat Jenderal Cipta Karya serta persyaratan lainnya terkait penyaluran dana hibah sesuai ketentuan dari Kementerian Keuangan
  3. 3. Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Cipta Karya PedomanProgram Hibah Air Limbah
  4. 4. Program Hibah Air Limbah TujuanUpaya Pemerintah mendorong Pemda untuk memperluas cakupan pelayanan air limbah yang berdampak pada perbaikan kualitas kesehatan masyarakat. Lingkup KegiatanPemberian Hibah untuk membiayai kegiatan pembangunan sistem Pengelolaan Air Limbah terpusat skala kota yang dikelola oleh institusi dan memenuhi syarat.
  5. 5. Kriteria Daerah Penerima Program1. Sudah mempunyai institusi pengelola air limbah terpusat yang sesuai dengan ketentuan perangkat peraturan yang ada;2. Menyampaikan surat minat kab/kota yang berisi hal-hal berikut:a. Bersedia menerbitkan Penyertaan Modal Pemerintah Daerah (PMPD) kepada institusi pengelola air limbah dalam bentuk peraturan daerah untuk melaksanakan pembangunan terlebih dahulu;b. Bersedia memperkuat institusi pengelola air limbah terpusat yang telah ada;c. Bersedia membiayai kegiatan operasi dan pemeliharaan sistem yang terbangun;d. Bersedia memperbaiki dan menerapkan peraturan serta perangkat perundangan terkait pengelolaan air limbah, termasuk mewajibkan masyarakat untuk mengakses sistem yang sudah ada;e. Bersedia meningkatkan peran serta masyarakat dengan melakukan sosialisasi, edukasi dan kampanye kepada masyarakat termasuk kelompok perempuan terkait kesetaraan gender tentang pengelolaan air limbah;f. Bersedia melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pelayanan air limbah.3. Pemda menerapkan prinsip-prinsip tata pemerintahan yang baik
  6. 6. Kriteria Masyarakat Penerima ManfaatCalon Penerima Program Hibah Air Limbah adalah masyarakatyang bersedia dan telah memenuhi persyaratan sebagaipelangggan PDPAL/PDAM;Calon Penerima manfaat Program Hibah Air Limbahdiprioritaskan masyarakat berpenghasilan rendah yang bersediadan memenuhi persyaratan sebagai pelanggan PDPAL/PDAM.
  7. 7. Kriteria Teknis Sambungan Rumah1. Rumah tangga dan fasilitas publik yang ditetapkan oleh institusi pengelola air limbah;2. Bersedia membayar biaya sambungan rumah baru;3. Bersedia dan memenuhi persyaratan sebagai pelanggan PDPAL/PDAM sebagai operator pengelolaan air limbah terpusat;4. Diprioritaskan untuk calon pelanggan yang telah terdaftar sebagai konsumen PDAM.
  8. 8. Besaran Dana Hibah1. Dana hibah diberikan untuk setiap SR yang dibangun dan berfungsi dengan baik sejak tercatat sebagai sambungan pelanggan baru sampai dengan pembayaran 2 bulan rekening.2. Jumlah dana hibah yang diberikan kepada Pemerintah Daerah maksimal sebesar dana APBD yang telah dikeluarkan untuk kegiatan ini.
  9. 9. Peruntukan Dana Hibah IPAL Pipa Pengumpul/ Pipa Pipa Servis Pembawa SRPipa Pengumpul/ Pipa Servis
  10. 10. Persyaratan Kesiapan Daerah Dalam Mengikuti Program Hibah Air Limbah1. Pemerintah Daerah telah masuk atau mengikuti Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP);2. Memiliki daftar calon penerima manfaat;3. Pemerintah Daerah menetapkan Peraturan Daerah tentang penyertaan modal kepada BUMD paling sedikit sebesar dana hibah untuk jumlah SR yang direncanakan pertahun;4. Memiliki dokumen perencanaan teknis (DED) untuk SR yang akan dibangun;5. Bersedia untuk dilakukan verifikasi dan audit;6. Menyediakan dana operasional yang diperlukan untuk kegiatan di masing- masing Pemerintah Daerah penerima hibah, termasuk untuk operasional Pejabat Fungsional (PIU).
  11. 11. Mekanisme Pelaksanaan Pemda DJCK Kementerian Keuangan Sosialisasi Memenuhi BaselineMinat Penilaian dokumen Surat PenetapanPemda usulan & Persiapan Survey Tidak MemenuhiPenolakan Fisik terbangun Pencairan Dana Pelaksanaan Verifikasi Hibah Berfungsi PDPAL/ PDPAL/ PDAM PDAM
  12. 12. Mekanisme Pencairan Dana Hibah KEPALA DAERAH SR Terbangun & PDPAL/PDAM Berfungsi Pengajuan Pemda PIU PIU Pencairan Dana Pengajuan HibahPermohonan Pencairan Hibah PPMU PPMU Verifikasi DJCK Rekomendasi CPMU CPMU Pencairan Dana Hibah Pencairan Dana Kementerian Keuangan Hibah
  13. 13. Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Cipta Karya Konsep Pedoman Pengelolaan Program Australia IndonesiaInfrastructure Grant for Sanitation (sAIIG)
  14. 14. Tujuan dan Sasaran
  15. 15. Lingkup ProgramPenerusan hibah dari Pemerintah Australia melalui PemerintahPusat kepada Pemerintah Daerah untuk membiayaipembangunan sektor air limbah dan persampahan sesuaidengan syarat dan ketentuan teknis dari Direktorat Jenderal CiptaKarya serta persyaratan lainnya terkait penyaluran dana hibahsesuai ketentuan dari Kementerian Keuangan
  16. 16. Kriteria Pemda Penerima Hibah (1)a. Memiliki dokumen Strategi Sanitasi Kota (SSK) atau dokumen perencanaan dan RPIJM yang disetujui oleh kepala daerah;b. Memiliki rencana komprehensif untuk kegiatan fisik pembangunan air limbah dan/atau persampahan TA 2012-2014;c. Mempunyai Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) yang dilengkapi dengan dokumen perencanaan untuk kegiatan air limbah dan/atau persampahan pada TA berjalan sampai dengan berakhirnya program hibah;d. Bersedia mengalokasikan anggaran untuk kegiatan air limbah dan persampahan untuk TA 2012-2014 yang mencakup pembangunan prasarana fisik yang ditunjukkan dalam bentuk surat komitmen kepala daerah yang dirinci dengan program tahunan;e. Pemda bersedia untuk memperluas cakupan pelayanan dan meningkatkan kinerja sektor air limbah dan persampahan;f. Pemda telah menyediakan lahan untuk pembangunan prasarana air limbah dan/atau persampahan yang akan dibangun;
  17. 17. Kriteria Pemda Penerima Hibah (2)g. Pemda menerapkan prinsip-prinsip Tata Pemerintahan yang baik (Good Governance);h. Pemda bersedia membiayai kegiatan operasi dan pemeliharaan sistem pengelolaan air limbah dan persampahan yang dibangun, yang ditunjukkan dengan surat pernyataan dari kepala daerah;i. Pemda bersedia menyusun dan/atau memperbaiki peraturan perundangan terkait sektor air limbah dan persampahan;j. Pemda bersedia melakukan kegiatan sosialisasi dan penyadaran kepada masyarakat termasuk kelompok perempuan terkait kesetaraan gender untuk sektor air limbah dan persampahan;k. Sudah mempunyai institusi yang bertanggung jawab untuk mengelola air limbah dan persampahan yang sesuai dengan ketentuan perangkat peraturan yang ada.
  18. 18. Jenis Kegiatan Kegiatan Sektor • Pembangunan Transfer Station / StasiunPersampahan Peralihan Antara • Pembangunan sistem pengolahan air limbah terpusat skala lingkungan untuk minimal 200-400 KK; Kegiatan • Pembangunan jaringan air limbah terpusat skala Sektor lingkungan untuk minimal 50 KK yang akan Air Limbah dihubungkan dengan sistem air limbah terpusat yang sudah ada (skala kota); • Pembangunan jaringan air limbah AL skala lingkungan yang telah beroperasi.
  19. 19. Besaran Dana Hibaha. Besaran dana hibah yang akan digantikan untuk pembangunan Transfer Station adalah 50% dari total biaya pembangunan;b. Besaran dana hibah yang akan digantikan untuk sektor air limbah: Pembangunan sistem pengolahan air limbah terpusat skala lingkungan (komunal) adalah Rp 4.000.000/SR; Pembangunan dan perluasan jaringan IPAL skala lingkungan yang telah beroperasi adalah Rp 3.000.000/SR.Kegiatan yang dibiayai dari DAK dan dana pendamping kegiatan yang bersumber dari hibah luar negeri/APBN tidak dapat digantikan oleh dana hibah.
  20. 20. Pembayaran Hibah Berdasarkan Pelaksanaan KegiatanJumlah hibah akan dibayarkan berdasarkan hasil verifikasi atas program yang telahdisetujui pada tahun berjalan dengan ketentuan:a.Jumlah hibah yang akan dibayarkan maksimum sebesar jumlah hibah yang telahditetapkan dalam PPH;b.Untuk sektor persampahan, jumlah hibah yang akan dibayarkan adalah sebesar 50% darinilai prasarana yang telah selesai dibangun dan berfungsi serta dinilai layak;c.Untuk sektor air limbah, jumlah hibah yang akan dibayarkan dihitung berdasarkan jumlahSR baru yang telah dibangun dan berfungsi;d.Untuk setiap akhir tahun anggaran akan dilaksanakan evaluasi terhadap kinerja prasaranayang dibangun tahun berjalan yang menjadi dasar dalam penentuan program dan jumlahhibah yang akan dibayarkan tahun berikutnya;e.Hasil evaluasi menjadi pertimbangan untuk mengalihkan dana hibah yang tidak diserapkepada Pemda lainnya yang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan
  21. 21. Bantuan TeknisBantuan teknis akan diberikan oleh Kementerian PU yang didukung olehDonor kepada Pemda berupa:a. Kegiatan Appraisal pelaksanaan program/kegiatan;(i) Pendampingan dalam penyusunan DED;(ii) Review atas DED yang sudah disusun oleh daerah.b. Kegiatan baseline survey;c. Verifikasi pelaksanaan kegiatan.
  22. 22. Syarat Kesiapan Daeraha. Proyek/kegiatan yang diusulkan tercantum dalam RPIJM Bidang PU Cipta Karya dan Memorandum Program yang mengacu ke SSK. Dokumen SSK menjadi acuan penyusunan Rencana Komprehensif dan Rencana Tahunan;b. Untuk daerah yang sudah memiliki program sanitasi untuk tahun 2012 bisa mengikuti program hibah ini dengan syarat program atau kegiatan tersebut sudah memiliki DED dan dokumen lingkungan;c. Pemda sudah menyiapkan lembaga yang akan mengelola fasilitas/prasarana yang dibangun (mis; dinas, UPTD, BLU, PD, atau Pokmas)d. Surat pernyataan ketersediaan lahan dari kepala daerah untuk seluruh kegiatan yang diusulkan;e. Pemerintah Daerah bersedia mengalokasikan dana APBD (yang bersumber dari PAD, DBH dan DAU) untuk membiayai pelaksanaan proyek/kegiatan hingga selesai yang akan diajukan untuk diganti dengan dana hibah pada TA berikutnya.
  23. 23. Syarat Pencairan Dana Hibaha. Realisasi pelaksanaan Proyek/kegiatan pada Tahun Anggaran yang diajukan untuk mendapatkan penggantian dana hibahtelah diverifikasi dan mendapatkan rekomendasi dari CPMU untuk mengajukan permintaan pembayaran hibahb. Daerah mengajukan surat permintaan penyaluran dana hibah kepada Dirjen Perimbangan Keuangan dengan dilengkapi dokumen sebagaimana dipersyaratkan dalam PMK 169/2008 dan peraturan lainnya terkait pencairan dana hibah.
  24. 24. Peruntukan Dana Hibah Dana hibah merupakan penggantian atas pelaksanaan pembangunan fisik prasarana air limbah dan/atau persampahan yang telah selesai dibangun; Dana hibah tersebut harus digunakan kembali untuk pengembangan sektor air limbah dan/atau persampahan tahun selanjutnya.
  25. 25. Terima Kasih chandra│r│p│situmorangKepala CPMU Hibah Air Minum dan Air Limbah Tahap II Email: cpmu_hibah@yahoo.com Telp: (021) 72796588

×