Your SlideShare is downloading. ×
0
Penyusunan RPIJM Cipta Karya, Aspek Investasi
Penyusunan RPIJM Cipta Karya, Aspek Investasi
Penyusunan RPIJM Cipta Karya, Aspek Investasi
Penyusunan RPIJM Cipta Karya, Aspek Investasi
Penyusunan RPIJM Cipta Karya, Aspek Investasi
Penyusunan RPIJM Cipta Karya, Aspek Investasi
Penyusunan RPIJM Cipta Karya, Aspek Investasi
Penyusunan RPIJM Cipta Karya, Aspek Investasi
Penyusunan RPIJM Cipta Karya, Aspek Investasi
Penyusunan RPIJM Cipta Karya, Aspek Investasi
Penyusunan RPIJM Cipta Karya, Aspek Investasi
Penyusunan RPIJM Cipta Karya, Aspek Investasi
Penyusunan RPIJM Cipta Karya, Aspek Investasi
Penyusunan RPIJM Cipta Karya, Aspek Investasi
Penyusunan RPIJM Cipta Karya, Aspek Investasi
Penyusunan RPIJM Cipta Karya, Aspek Investasi
Penyusunan RPIJM Cipta Karya, Aspek Investasi
Penyusunan RPIJM Cipta Karya, Aspek Investasi
Penyusunan RPIJM Cipta Karya, Aspek Investasi
Penyusunan RPIJM Cipta Karya, Aspek Investasi
Penyusunan RPIJM Cipta Karya, Aspek Investasi
Penyusunan RPIJM Cipta Karya, Aspek Investasi
Penyusunan RPIJM Cipta Karya, Aspek Investasi
Penyusunan RPIJM Cipta Karya, Aspek Investasi
Penyusunan RPIJM Cipta Karya, Aspek Investasi
Penyusunan RPIJM Cipta Karya, Aspek Investasi
Penyusunan RPIJM Cipta Karya, Aspek Investasi
Penyusunan RPIJM Cipta Karya, Aspek Investasi
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Penyusunan RPIJM Cipta Karya, Aspek Investasi

2,817

Published on

Penyusunan Rencana Program Investasi Jangka Menengah Bidang Cipta Karya, Kementrian Pekerjaan Umm, Aspek Program Investasi (Memorandum Program).

Penyusunan Rencana Program Investasi Jangka Menengah Bidang Cipta Karya, Kementrian Pekerjaan Umm, Aspek Program Investasi (Memorandum Program).

1 Comment
1 Like
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total Views
2,817
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
134
Comments
1
Likes
1
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. RENCANA PROGRAM INVESTASI JANGKA MENENGAH iRPIJM BIDANG PU/CIPTA KARYA KATA PENGANTARBuku Panduan Rencana Kesepakatan (Memorandum) Program Investasidimaksudkan untuk memberikan penjelasan ringkas secara terperincimengenai Rencana Program Investasi Pemerintah Daerah. Buku panduanini merupakan bagian dari panduan penyusunan Rencana Program InvestasiJangka Menengah (RPIJM) Bidang PU/Cipta Karya.Buku Panduan Rencana Kesepakatan (Memorandum) Program Investasi inidisusun untuk mendukung daerah dalam menyusun rencana pendanaan danmenyepakati komitmen pendanaan pembangunan Bidang PU/Cipta Karya.Tersedianya Rencana Program Investasi yang memadai akan mampumendorong tercapainya kesepakatan pendanaan baik internal maupuneksternal pemerintah, termasuk dukungan pendanaan dari pemerintahpusat, pemerintah propinsi, maupun masyarakat dan sektor swasta.Selain itu, diharapkan hasil pembangunan Bidang PU/Cipta Karya dapatbermanfaat bagi masyarakat luas melalui kerjasama antara pusat dan daerahyang berbasis keterpaduan dan pengembangan wilayah sesuai denganperaturan perundangan yang berlaku.Akhir kata kami mengucapkan semoga Buku Panduan RencanaKesepakatan (Memorandum) Program Investasi ini bermanfaat bagi kitasemua untuk mewujudkan kebersamaan antara Pemerintah Pusat, Propinsidan Daerah Kabupaten/Kota secara berkelanjutan. September 2007 Tim Penyusun  
  • 2. ii  BUKU PANDUAN KESEPAKATAN RENCANA PROGRAM INVESTASI  
  • 3. RENCANA PROGRAM INVESTASI JANGKA MENENGAH iiiRPIJM BIDANG PU/CIPTA KARYA DAFTAR ISIBAB I PETUNJUK UMUM ....................................................................... 1 1.1 Umum.................................................................................... 1BAB II SKENARIO PEMBANGUNAN KABUPATEN/KOTA............ 3 2.1 Skenario Pengembangan Wilayah Kabupaten/Kota ............. 3 2.2 Skenario Pembangunan Infrastruktur Bidang PU/Cipta Karya..................................................................................... 3BAB III RINGKASAN DAN RENCANA PROGRAM INVESTASI INFRASTRUKTUR.................................................................. 5 3.1 Kerangka Logis/Rasionalitas Usulan Program Investasi Infrastruktur Bidang PU/Cipta Karya................................... 5 3.2 Prioritas dan Kelayakan Program Investasi Infrastruktur..... 5BAB IV RENCANA KESEPAKATAN (MEMORANDUM) PROGRAM INVESTASI PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR BIDANG PU/CIPTA KARYA............. 7  
  • 4. iv  BUKU PANDUAN KESEPAKATAN RENCANA PROGRAM INVESTASI  
  • 5. RENCANA PROGRAM INVESTASI JANGKA MENENGAH 1RPIJM BIDANG PU/CIPTA KARYABAB I PETUNJUK UMUM1.1 UMUMProgram investasi Kabupaten/Kota yang merupakan rekapitulasi daridokumen RPIJM yang telah disusun dengan mempertimbangkankemampuan Kabupaten/Kota dari aspek teknis, biaya dan waktu. Selain iturencana program investasi harus dilengkapi dengan kesepakatan pendanaanyang diwujudkan melalui persetujuan dan tanda tangan dariBupati/Walikota/Gubernur selaku kepala daerah. Program investasi bidangPU/Cipta Karya disusun berdasarkan prioritas menurut kebutuhanKabupaten/Kota untuk memenuhi sasaran dan rencana pembangunanKabupaten/Kota. Setiap daerah diharapkan mempunyai prioritas yangsesuai dengan kondisi dan kebutuhan wilayahnya, sebagai contoh bahwaKabupaten/Kota A lebih memprioritaskan pogram investasi air minum ditahun-tahun awal jangka menengah karena Kabupaten/Kota tersebutmempunyai pertimbangan bahwa sebagian besar penduduknya merupakanpenduduk di daerah rawan air, hal ini belum tentu sama dengan daerah lain.Dokumen rencana program investasi yang merupakan rekapitulasi danintisari dari RPIJM Kabupaten/Kota. Setiap Kabupaten/Kota diharapkandapat menyampaikan rencana program dalam sebuah ringkasan eksekutifberupa ringkasan rencana investasi dan mekanisme pembiayaan sertapembiayaan yang merupaakn bagian sinkronisasi dan prioritas program diKabupaten/Kota.Dokumen rencana program investasi ini dilengkapi aspek legalitas yangdiwujudkan dalam kesediaan Bupati/Walikota selaku penyelenggarapembangunan daerah untuk melaksanakan program investasi yang telahdiusulkan.Penyusunan rencana program investasi, dalam bentuk ringkasan eksekutif,hendaknya ditekankan aspek keterpaduan antara pengembanganwilayah/kawasan dengan pengembangan sektor bidang PU/Cipta Karya,yang akan mencakup: Koordinasi Pengaturan, Integrasi Perencanaan, danSinkronisasi Program berdasarkan Skala Prioritas tertentu atau yangditetapkan yang paling sesuai dalam rangka menjawab tantanganpembangunan. Aspek keterpaduan didalam penyusunan RPIJM diwujudkanmelalui sinkronisasi pembangunan sektor bidang PU/Cipta Karya terhadaprencana pengembangan wilayah/kawasan. Keterpaduan Programdiharapkan dapat terwujud dari hasil penyusunan rencana pendanaan yangakan sangat mempengaruhi dalam keterpaduan pelaksanaan. Selain itu juga  
  • 6. 2 BUKU PANDUAN RENCANA KESEPAKATAN (MEMORANDUM) PROGRAM INVESTASI perlu dijelaskan dalam hal keterpaduan kelembagaan dalam mendukung pembangunan dengan mengacu kepada Rencana Pembangunan Kabupaten/Kota. Penentuan skala proritas program merupakan hasil iterasi antara analisis yang dilakukan terhadap rencana pembangunan Kabupaten/Kota dan analisis yang kebutuhan dan rencana pengembangan sektor/komponen, kemampuan keuangan, maupun kemampuan kelembagaan. Penentuan skala prioritas program secara explisit perlu dituangkan di dalam Skenario Pembangunan Perkotaan (Bagian dari Rencana Pembangunan Kabupaten/Kota). Rencana program investasi, yang diwujudkan dalam ringkasan eksekutif, harus menjabarkan secara singkat mengenai: (i) skenario pengembangan kota dan pengembangan sektor bidang PU/Cipta Karya; (ii) Usulan Kebutuhan Investasi yang disusun dengan berbasis demand ataupun target pencapaian sesuai dengan tujuan dan sasaran pembangunan daerah; (iii) mekanisme pendanaan, dan kemungkinan pembiayaan pembangunan; (iv) skala prioritas penanganan dan rencana pelaksanaan program investasi.  
  • 7. RENCANA PROGRAM INVESTASI JANGKA MENENGAH 3RPIJM BIDANG PU/CIPTA KARYABAB II SKENARIO PEMBANGUNAN KABUPATEN/KOTA2.1 SKENARIO PENGEMBANGAN WILAYAH KABUPATEN/KOTASkenario pembangunan Kabupaten/Kota diharapkan mampu mewujudkanketerpaduan dan fungsi koordinasi pengaturan, integrasi perencanaan,sinkronisasi program, penentuan prioritas dan pelaksanaan pembangunandaerah. Skenario pembangunan Kabupaten/Kota akan menjadi payung daripenyusunan rencana program investasi yang merupakan ringkasaneksekutif dari RPIJM.Secara ringkas skenario pembangunan Kabupaten/Kota harus dapatmenggambarkan mengenai: a. Skenario pengembangan Kabupaten/Kota yang menjabarkan arah dan kebijakan pembangunan daerah, strategi pembangunan kawasan, termasuk perkotaan, atas dasar arahan peraturan, dan perundangan, serta Arahan Pengembangan/Rencana Tata Ruang yang ada. Selain itu menjabarkan fungsi dan peran Kabupaten/Kota dalam mewujudkan konstelasi sistem perkotaan; skenario makro ekonomi, Indikasi Kawasan Andalan dan Sektor Unggulan berdasarkan Arah Kebijakan. Skenario pengembangan Kabupaten/Kota juga memuat mengenai pencapaian bidang PU/Cipta Karya saat ini (eksisting), serta tren atau Dinamika pembangunan Kabupaten/Kota; b. Arah Pengembangan Kabupaten/Kota (Struktur), yang menggambarkan Rencana Induk Sistem, Demografi, dan pengendalian fungsi-fungsi kawasan perkotaan, baik dalam rangka mempertahankan momentum perkembangan yang ada maupun dalam rangka mendorong pertumbuhan.2.2 SKENARIO PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR BIDANG PU/CIPTA KARYASkenario Pembangunan Bidang PU/Cipta Karya adalah alternatif dangambaran dari perwujudan rencana pengembangan kota dan masterplanprasarana. Skenario Pengembangan Bidang PU/Cipta Karya mencakupsektor Pengembangan Permukiman, Penataan Bangunan dan Lingkungan,  
  • 8. 4 BUKU PANDUAN RENCANA KESEPAKATAN (MEMORANDUM) PROGRAM INVESTASI Penyehatan Lingkungan Permukiman dan Pengembangan Air Minum. Disamping itu, melalui skenario pengembangan prasarana ini dapat diwujudkan keterkaitan dan keterpaduan antar sektor. Skenario pembangunan infrastruktur perlu mengacu pada masterplan sektor, RPJMD dan kebijakan sektoral.  
  • 9. RENCANA PROGRAM INVESTASI JANGKA MENENGAH 5 RPIJM BIDANG PU/CIPTA KARYA BAB III RINGKASAN DAN RENCANA PROGRAM INVESTASI INFRASTRUKTUR 3.1 KERANGKA LOGIS/RASIONALITAS USULAN PROGRAM INVESTASI INFRASTRUKTUR BIDANG PU/CIPTA KARYA Kerangka logis (logical framework) memberikan kerangka rasional penyusunan usulan investasi infrastruktur bidang PU/Cipta Karya. Kerangka logis ini akan memberikan gambaran mengenai tujuan, parameter penilaian, cara menilai dan dampak dari kegiatan investasi yang diusulkan. Selain itu dijabarkan seluruh indikator-indikator yang dibutuhkan dalam monitoring dan penlaian atau evaluasi pelaksanaan. Tanpa adanya kerangka logis, penilaian pencapaian penyelenggaraan program investasi akan sulit dilakukan. Kerangka kerja logis diharapkan dapat ditampilkan data dalam bentuk tabulasi, yang secara rinci format tabel seperti pada Tabel III.1. Tabel III-1 Format Kerangka Kerja Logis Program Investasi Infrastrktur Bidang PU/Cipta Karya Pendeka Isu/ Per- tan/ Ruang Perform Asumsi masalahan Tujuan Output/No. Strategi Kebijakan Program Lingkup ance dan per /Sasaran Outcome Pemban Kegiatan Indicator Resiko Kawasan gunan(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) 3.2 PRIORITAS DAN KELAYAKAN PROGRAM INVESTASI INFRASTRUKTUR Usulan dan prioritas program disusun atas dasar hasil analisis kemampuan dan sistem yang ada, serta target pencapaian dan kemampuan pendanaan dan kelembagaan. Usulan diupayakan untuk mewujudkan sistem penyediaan pelayanan yang ada baik dalam hal teknis, keuangan, kelembagaan dan aspek kelayakan yang ada. Berdasarkan  
  • 10. 6 BUKU PANDUAN RENCANA KESEPAKATAN (MEMORANDUM) PROGRAM INVESTASI kemampuan/supply serta tingkat efisiensi dan efektivitas yang bisa dicapai, dapat disusun skala prioritas, yang diwujudkan dalam: a. Consolidated Expendure Program (Rencana Pendanaan yang Terkonsolidasi) yang mencakup kegiatan/komponen yang diusulkan berdasarkan pertimbangan kemampuan, efisiensi dan efektivitas, Program-program yang diusulkan adalah program- program yang paling mungkin dilaksanakan mengacu kepada strategi dan kriteria penanganan yang ditetapkan dari kebijakan dan strategi pengembangan kota. b. Prediksi Kemampuan Keuangan Daerah untuk mendanai dan membiayai program yang diusulkan dengan menggali dari berbagai sumber pendanaan dan pembiayaan yang ada. Serta penggambaran kemampuan peningkatan pendapatan serta kemampuan kelembagaan yang terkait dengan usulan program tersebut.  
  • 11. RENCANA PROGRAM INVESTASI JANGKA MENENGAH 7RPIJM BIDANG PU/CIPTA KARYABAB IV RENCANA KESEPAKATAN (MEMORANDUM) PROGRAM INVESTASI PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR BIDANG PU/CIPTA KARYAUntuk memberikan dasar hukum dari program investasi yang diusulkanKabupaten/Kota diperlukan lembar kesepakatan Bupati/Walikota untukmelaksanakan dan mendanai program investasi bidang PU/Cipta Karya.Lembar ini juga memiliki arti penting bagi pelaksanaan program investasiyang ada di dalam RPIJM antara lain : a. Sebagai dasar dalam penentuan dukungan Pemerintah pusat kepada Kabupaten/Kota pada penyelenggaraan bidang cipta karya. b. Mendorong komitmen Pemerintahan Kabupaten/Kota dalam menyusun program investasi bidang cipta karya dalam RPIJM, serta memberikan penguatan dalam prosedur pendanaan, terutama dana dari lingkungan eksternal Pemerintahan Kabupaten/Kota seperti dari Pemerintahan Propinsi, Pemerintahan Pusat, masyarakat, Pinjaman Luar Negeri ataupun kerjasama dengan pihak swasta.Selain lembar kesediaan yang disyahkan Bupati/Walikota untukmelengkapi ringkasan rencana program investasi, diperlukan tabel-tabelrencana investasi program, rencana pelaksanaannya sampai akhir 5 tahunke depan, peta-peta pokok yang dapat menjelaskan arah pengembangan danstruktur ruang kotanya  
  • 12. 8 BUKU PANDUAN RENCANA KESEPAKATAN (MEMORANDUM) PROGRAM INVESTASI RENCANA PROGRAM INVESTASI JANGKA MENENGAH (RPIJM) BIDANG PU/CIPTA KARYA PROPINSI………………………………. KABUPATEN/KOTA …………………….. Nomor : ………………………… Bersadarkan Undang-Undang No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah telah ditetapkan pembagian kewenangan antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah Kabupaten/Kota. Penyediaan infrastruktur permukiman menjadi kewenangan wajib bagi pemerintah Kabupaten/Kota, sehingga lebih mendekatkan antara pengambil kebijakan dengan masyarakat pengguna infrastruktur permukiman. Menghadapi dinamika perubahan yang terjadi tersebut, kami menyadari bahwa diperlukan keselarasan dalam cara pandang atau paradigma dalam pengembangan infrastruktur permukiman secara komprehensif yang terintegrasi baik dalam konteks kewilayahan maupun dalam keterkaitannya dengan pengembangan sektor lain dalam konstelasi pembangunan regional dan nasional yang berkelanjutan. Untuk itu, kami menyepakati untuk melakukan kesepakatan dalam perencanaan dan pelaksanaan Program Investasi Jangka Menengah Bidang PU/Cipta Karya pada tahun 2007-2009. Berkenaan dengan hal tersebut diatas, pada hari ….......…. Tanggal ............... 2007, kami sepakat untuk saling mendukung dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan bidang PU/Cipta Karya pada tahun 2007 – 2009 sebagaimana terlampir. Rencana Rogram Investasi Jangka Menengah Bidang PU/Cipta Karya ini pada dasarnya dapat dilanjutkan dan dikembangkan sesuai dengan perkembangan kebutuhan yang ada pada tahun-tahun berikutnya Demikian Program Kerja ini kami buat berdasarkan kepedulian kami dalam upaya-upaya percepatan pelaksanaan pembangunan bidang PU/Cipta Karya berkelanjutan.  
  • 13. RENCANA PROGRAM INVESTASI JANGKA MENENGAH (RPIJM) BIDANG PU/CIPTA KARYA Propinsi........................ Tahun ........................................ Program ...................... Kabupaten/Kota …………………….. Kegiatan Tahun ke-n RPIJM No. Vol. Harga Satuan Biaya Keterangan Pokok Pusat Propinsi Kab/Kota Masy. Swasta (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) BIDANG PU/CIPTA KARYA Bupati/Walikota Ketua DPRD Kabupaten/Kota …………………………………… …………………………………………….. RENCANA PROGRAM INVESTASI JANGKA MENENGAH  9
  • 14. 10 BUKU PANDUAN RENCANA KESEPAKATAN (MEMORANDUM) PROGRAM INVESTASI Keterangan: 1. Berisikan nomor urut kegiatan 2. Berisikan nama kegiatan yang diusulkan 3. Berisikan volume/besaran kegiatan yang disesuaikan satuan yang ada 4. Berisikan besarnya harga satuan yang ada 5. Berisikan total kebutuhan pendanaan untuk pelaksanaan kegiatan 6. Berisikan alokasi/rencana pendanaan dari Pemerintah Pusat 7. Berisikan alokasi/rencana pendanaan dari Pemerintah Propinsi 8. Berisikan alokasi/rencana pendanaan dari Pemerintah Kabupaten/Kota 9. Berisikan alokasi/rencana pendanaan dari Masyarakat 10. Berisikan alokasi/rencana pendanaan dari Sektor Swasta (Kerjasama)  
  • 15. RENCANA PROGRAM INVESTASI JANGKA MENENGAH (RPIJM) BIDANG PU/CIPTA KARYA Propinsi........................ Tahun ........................................ Program ...................... Kabupaten/Kota …………………….. RPIJM Tahun ke-n Tahun ke-n Kegiatan Harga No. Vol. Biaya Keterangan Pokok Satuan Pusat Pusat M asy. M asy. Swasta Swasta Propinsi Propinsi Kab/Kota Kab/Kota (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) BIDANG PU/CIPTA KARYA RENCANA PROGRAM INVESTASI JANGKA MENENGAH  11
  • 16. 12 BUKU PANDUAN RENCANA KESEPAKATAN (MEMORANDUM) PROGRAM INVESTASI Keterangan: 1. Berisikan nomor urut kegiatan 2. Berisikan nama kegiatan yang diusulkan 3. Berisikan volume/besaran kegiatan yang disesuaikan satuan yang ada 4. Berisikan besarnya harga satuan yang ada 5. Berisikan total kebutuhan pendanaan untuk pelaksanaan kegiatan 6. Berisikan alokasi/rencana pendanaan dari Pemerintah Pusat 7. Berisikan alokasi/rencana pendanaan dari Pemerintah Propinsi 8. Berisikan alokasi/rencana pendanaan dari Pemerintah Kabupaten/Kota 9. Berisikan alokasi/rencana pendanaan dari Masyarakat 10. Berisikan alokasi/rencana pendanaan dari Sektor Swasta (Kerjasama)  
  • 17. Usulan dan Prioritas Proyek Penyehatan Lingkungan Permukiman Komponen : Persampahan *) Kabupaten/Kota : ................. RPIJM Jadwal Pelaksanaan Klasifikasi Harga Satuan 2008 2009 2010 2011 2012 No Kegiatan **) Satuan Volume Manfaat Biaya (Rp. Juta) Lokasi Tanggung Ket (Rp. Juta) Jawab Vol Vol Vol Vol Vol Biaya Biaya Biaya Biaya Biaya BIDANG PU/CIPTA KARYA SUB TOTAL SUB TOTAL TOTAL (HARGA DASAR) TOTAL (HARGA BERLAKU) *) Diisi berdasarkan komponennya RENCANA PROGRAM INVESTASI JANGKA MENENGAH **) Diisi dan dikelompokanberdasarkan jenis kegiatan fisik atau non fisik  13
  • 18. Usulan dan Prioritas Proyek Penyehatan Lingkungan Permukiman   Komponen : Drainase *) Kabupaten/Kota : ................. Jadwal Pelaksanaan Klasifikasi Harga Satuan 2008 2009 2010 2011 2012 RENCANA KESEPAKATAN (MEMORANDUM) PROGRAM INVESTASI No Kegiatan **) Satuan Volume Manfaat Biaya (Rp. Juta) Lokasi Tanggung Ket (Rp. Juta) Biaya Biaya Biaya Biaya Biaya Vol Vol Vol Vol Vol Jawab SUB TOTAL SUB TOTAL TOTAL (HARGA DASAR) TOTAL (HARGA BERLAKU) *) Diisi berdasarkan komponennya BUKU PANDUAN **) Diisi dan dikelompokanberdasarkan jenis kegiatan fisik atau non fisik  14
  • 19. Usulan Pembiayaan Proyek Penyehatan Lingkungan Permukiman Komponen : Drainase *) Kabupaten/Kota : ....................... RPIJM No Kegiatan **) Total PUSAT PROPINSI KAB/KOTA SLA HIBAH SWASTA MASYARAKAT PERUSAHAAN DAERAH BIDANG PU/CIPTA KARYA *) Diisi berdasarkan komponennya **) Diisi dan dikelompokanberdasarkan jenis kegiatan fisik atau non fisik RENCANA PROGRAM INVESTASI JANGKA MENENGAH  15
  • 20. Usulan dan Prioritas Air Minum   Komponen : Air Minum *) Kabupaten/Kota : ................. Jadwal Pelaksanaan Klasifikasi Harga Satuan 2008 2009 2010 2011 2012 RENCANA KESEPAKATAN (MEMORANDUM) PROGRAM INVESTASI No Kegiatan **) Satuan Volume Manfaat Biaya (Rp. Juta) Lokasi Tanggung Ket (Rp. Juta) Biaya Biaya Biaya Biaya Biaya Vol Vol Vol Vol Vol Jawab SUB TOTAL SUB TOTAL TOTAL (HARGA DASAR) TOTAL (HARGA BERLAKU) BUKU PANDUAN *) Diisi berdasarkan komponennya **) Diisi dan dikelompokanberdasarkan jenis kegiatan fisik atau non fisik16
  • 21. Usulan Pembiayaan Proyek Air Minum Komponen : Air Minum *) Kabupaten/Kota : ....................... RPIJM No Kegiatan **) Total PUSAT PROPINSI KAB/KOTA SLA HIBAH SWASTA MASYARAKAT PERUSAHAAN DAERAH BIDANG PU/CIPTA KARYA *) Diisi berdasarkan komponennya **) Diisi dan dikelompokanberdasarkan jenis kegiatan fisik atau non fisik RENCANA PROGRAM INVESTASI JANGKA MENENGAH  17
  • 22. Usulan dan Prioritas Proyek Tata Bangunan dan Lingkungan   Komponen : Tata Bangunan dan Lingkungan *) Kabupaten/Kota : ................. Jadwal Pelaksanaan Klasifikasi 2008 2009 2010 2011 2012 RENCANA KESEPAKATAN (MEMORANDUM) PROGRAM INVESTASI Harga Satuan No Kegiatan **) Satuan Volume Manfaat Biaya (Rp. Juta) Lokasi Tanggung Ket (Rp. Juta) Biaya Biaya Biaya Biaya Biaya Vol Vol Vol Vol Vol Jawab SUB TOTAL SUB TOTAL TOTAL (HARGA DASAR) TOTAL (HARGA BERLAKU) BUKU PANDUAN *) Diisi berdasarkan komponennya **) Diisi dan dikelompokanberdasarkan jenis kegiatan fisik atau non fisik18
  • 23. Usulan Pembiayaan Proyek Tata Bangunan dan Lingkungan Komponen : Tata Bangunan dan Lingkungan *) Kabupaten/Kota : ....................... RPIJM No Kegiatan **) Total PUSAT PROPINSI KAB/KOTA SLA HIBAH SWASTA MASYARAKAT PERUSAHAAN DAERAH BIDANG PU/CIPTA KARYA *) Diisi berdasarkan komponennya **) Diisi dan dikelompokanberdasarkan jenis kegiatan fisik atau non fisik RENCANA PROGRAM INVESTASI JANGKA MENENGAH  19
  • 24. Usulan dan Prioritas Proyek Pengembangan Permukiman   Komponen : Pengembangan Permukiman *) Kabupaten/Kota : ................. Jadwal Pelaksanaan Klasifikasi Harga Satuan 2008 2009 2010 2011 2012 RENCANA KESEPAKATAN (MEMORANDUM) PROGRAM INVESTASI No Kegiatan **) Satuan Volume Manfaat Biaya (Rp. Juta) Lokasi Tanggung Ket (Rp. Juta) Biaya Biaya Biaya Biaya Biaya Vol Vol Vol Vol Vol Jawab SUB TOTAL SUB TOTAL TOTAL (HARGA DASAR) TOTAL (HARGA BERLAKU) BUKU PANDUAN *) Diisi berdasarkan komponennya **) Diisi dan dikelompokanberdasarkan jenis kegiatan fisik atau non fisik20
  • 25. Usulan Pembiayaan Proyek Pengembangan Permukiman Komponen : Pengembangan Permukiman *) Kabupaten/Kota : ....................... RPIJM No Kegiatan **) Total PUSAT PROPINSI KAB/KOTA SLA HIBAH SWASTA MASYARAKAT PERUSAHAAN DAERAH BIDANG PU/CIPTA KARYA *) Diisi berdasarkan komponennya **) Diisi dan dikelompokanberdasarkan jenis kegiatan fisik atau non fisik RENCANA PROGRAM INVESTASI JANGKA MENENGAH  21
  • 26. 22 BUKU PANDUAN RENCANA KESEPAKATAN (MEMORANDUM) PROGRAM INVESTASI  
  • 27. RENCANA PROGRAM INVESTASI JANGKA MENENGAH 23RPIJM BIDANG PU/CIPTA KARYATIM PENGARAH 1. Ir. Agoes Widjanarko, MIP 2. Ir. Ismanto, MSc 3. Ir. Danny Sutjiono 4. Ir. Guratno Hartono, M.Bc 5. Ir. Antonius Budiono, MSc 6. Ir. Tamin M. Zakaria Amin, MSc 7. Ir. SusmonoTIM PENYUSUN 1. Ir. Andreas Suhono, MSc 2. Ir. Diana Kusumastuti, MT 3. Ir. Iwan Dharma S, M.Soc.Sci 4. Ir. Sitti Bellafolijani, M.Eng 5. Ir. Alex Abdi Chalik, MM, MT 6. Ir. Handy Bambang Legowo, MSES 7. Dra. Nyimas Nina Indrasari, MSc 8. Ir. Doddy Koeswanto 9. Ir. Iskandar Z 10. Ir. Halasan Sitompul 11. Ir. Didiet Akhdiat, MSc 12. Dades Prinandes, ST, MT 13. Yuke Ratnawulan, ST 14. Dra. Endah T. Widowati 15. Veronica Kusumawardhani, ST 16. Ade Syaiful, ST., MT 17. Meytri Wilda Ayuantari, ST 18. Ir. Bagus Mudiantoro, MM 19. Budi Hertanto, ST 20. Akhfian Mustika A, ST 21. Hidemiwan, ST 22. Azibi Taufik, STNARA SUMBER 1. Ir. Hendropranoto Suselo, MPW 2. Prof. Dr. Ir. Budhy Tjahjati 3. Ir. Gita Chandrika N., MCP 4. Ir. SugiantoroPENYELARAS AKHIRSTUDIO Jakstra BPCKJl. Pattimura No. 20 Gedung Menteri PU Lt. 4Telp. +62 21 72796582/7244067 Faks. +62 21 72796582/7244067  

×