Tumbuhan aromatik

4,710 views
4,434 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
4,710
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
82
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Tumbuhan aromatik

  1. 1. TUMBUHAN AROMATIK DAN TUMBUHAN PEWARNA
  2. 2. TUMBUHAN AROMATIK
  3. 3. PENGERTIAN <ul><li>Salah satu ciri tumbuhan yang dikategorikan sebagai penghasil aroma (aromatik) adalah berupa minyak atsiri. </li></ul><ul><li>Minyak atsiri merupakan minyak yang diperoleh dari proses penyulingan terhadap daun, akar, batang, kulit, getah, dan bunga dari tumbuhan. </li></ul><ul><li>Tumbuhan penghasil atsiri memiliki ciri bau dan aroma yang khas. </li></ul><ul><li>Setiap tumbuhan yang memiliki sel glandula saja yang bisa menghasilkan minyak atsiri dan sifatnya mudah menguap. </li></ul>
  4. 4. KEGUNAAN <ul><li>Sebagai pengharum : </li></ul><ul><li>Parfum </li></ul><ul><li>Kosmetik </li></ul><ul><li>Pengharum ruangan </li></ul><ul><li>Sabun </li></ul><ul><li>Pasta gigi </li></ul><ul><li>Pemberi rasa pada makanan </li></ul><ul><li>Aromaterapi </li></ul><ul><li>Produk rumah tangga lainnya. </li></ul>
  5. 5. KELOMPOK TUMBUHAN AROMATIK <ul><li>Tanaman Atsiri Utama : </li></ul><ul><ul><li>Tanaman yang hanya menghasilkan minyak atsiri </li></ul></ul><ul><li>Tanaman Atsiri alternatif : </li></ul><ul><ul><li>Tanaman yang menghasilkan produk lain disamping minyak atsiri </li></ul></ul><ul><li>Limbah atau Hasil Sampingan </li></ul><ul><ul><li>Hasil sampingan dari minyak atsiri </li></ul></ul>
  6. 6. KEANEKARAGAMAN JENIS <ul><li>Jumlah Jenis Tumbuhan Penghasil Minyak Atsiri : 158 jenis </li></ul><ul><li>Jumlah minyak atsiri yang diperdagangkan di pasar dunia mencapai 70 jenis </li></ul><ul><li>Tidak kurang dari 40 jenis diantaranya dapat diproduksi di Indonesia. </li></ul><ul><li>Perkembangan produksi minyak atsiri Indonesia : </li></ul><ul><ul><li>Masih sangat tergantung dari kondisi pasar baik domestik maupun internasional, sehingga sampai saat ini masih bersifat fluktuaktif. </li></ul></ul><ul><ul><li>Upaya pengembangan beberapa komoditas minyak atsiri belum berhasil dikelola secara maksimal, sehingga kualitas maupun kuantitas produksi minyak di pasaran belum terjamin. </li></ul></ul>
  7. 7. LOKASI PENYEBARAN TUMBUHAN PENGHASIL MINYAK ATSIRI DI INDONESIA No. Jenis Komoditas Lokasi 1. Cengkeh Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DIY, Lampung, Sumatera Barat, Riau, Sumatera Utara, Bengkulu, Aceh, Jambi, Sumatera Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Irian Jaya 2. Pala Sulawesi Utara, Maluku, Aceh, Irian Jaya, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Tengah 3. Kayu manis Jambi, Sumatera Barat, Bengkulu, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jawa Tengah 4. Panili Utara, Lampung, Selatan, Nusa Tenggara Timur, Aceh, Sumatera Barat, Jawa Barat, Tengah 5. Kapulaga Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera Barat 6. Kenanga Jawa Timur, Jawa Tengah 7. Sereh wangi Jawa Barat, Jawa Tengah, Aceh, Lampung, Jawa Timur 8. Nilam Aceh, Bengkulu, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jawa Tengah 9. Kemukus Jawa Tengah 10. Akar wangi Jawa Barat 11. Kayu putih Maluku, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur 12. Terpentin (Pinus) Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur 13. Cendana Nusa Tenggara Timur
  8. 8. TUMBUHAN AROMATIK Medang piawas ( Litsea tuberculata ) Sempetir Kulit lawang ( Cinnamomum culilawan ) Gaharu ( Aquilaria malaccensis )
  9. 9. TUMBUHAN PEWARNA
  10. 10. PENGERTIAN <ul><li>Bahan pewarna nabati merupakan bahan pewarna yang berasal dari bahan dasar tumbuhan. </li></ul><ul><li>Bahan ini diekstrak dengan jalan fermentasi, direbus, atau secara kimiawi dari sejumlah kecil zat kimia tertentu yang terkandung di dalam jaringan tumbuhan. </li></ul>
  11. 11. JENIS-JENIS TUMBUHAN PEWARNA No. Nama Lokal Nama Ilmiah Bagian digunakan Pewarna 1 Akar antuyut besar (kantong semar) - Akar hitam 2 Akar kayu melingkat - Kulit batang Hitam 3 Akar ketali - Daun Hitam 4 Akar lelamai - Akar hitam 5 Berunai - Buah tua Biru 6 Delabrani - Daun Merah 7 Empenan - Daun (dicampur dengan daun ketali) Hitam 8 Engkerabang - Daun Coklat tua 9 Galinggem - Daun, Buah Merah 10 Kayu tawik - Daun Hitam 11 Kemidan (pohon) - Kulit batang hitam 12 Ketali - Daun hitam 13 Kudu - Akar Merah 14 Kunyit - Rimpang Kuning 15 Laban (Vitex sp.) - Buah Hitam 16 Lempait/kelempait - Daun Biru 17 Lengkar - Kulit batang Kuning
  12. 12. No. Nama Lokal Nama Ilmiah Bagian digunakan Pewarna 18 Melingkat - Kulit batang Hitam 19 Mengkudu - Kulit akar Kuning, merah 20 Pinang - Biji Hitam 21 Rujuk - Daun Merah 22 - Buah masak Merah 23 Sibau - Daun muda Hitam 24 Samak - Umbi Merah 25 Tarum (merambat) - Daun merah 26 Tarum (semak) - Daun hitam 27 Tarum Padi - Daun Biru sampai Hitam 28 Tetali - Daun dan kulit batang muda Hitam 29 Suji Pleomele angustifolia Daun Hijau 30 Kunyit Curcuma domestica Rimpang Kuning 31 - Iresine herbstii Daun Merah 32 Kayu soga Peltophorum pterocarpum Kulit batang Cokelat
  13. 13. JENIS-JENIS TUMBUHAN PENGHASIL BAHAN PEWARNA Samak (pewarna merah) Lengkar (pewarna kuning) Berunai (pewarna pink) Laban (pewarna hitam)
  14. 14. TERIMA KASIH

×