• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Pendahuluan: Metode Statistika
 

Pendahuluan: Metode Statistika

on

  • 6,547 views

 

Statistics

Views

Total Views
6,547
Views on SlideShare
6,539
Embed Views
8

Actions

Likes
0
Downloads
117
Comments
0

2 Embeds 8

http://dutapermana.com 7
https://si0.twimg.com 1

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Adobe PDF

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Pendahuluan: Metode Statistika Pendahuluan: Metode Statistika Presentation Transcript

    • PendahuluanMetode Statistika Statistika Bisnis UPN Veteran Jakarta Indira Laksmi
    • Pokok Bahasan Metode Statistika Data dan Sampel Skala Pengukuran Pemilihan Metode Statistika
    • Statistika Statistics is the science of data. It involves collecting, classifying, summarizing, organizing, annalyzing, and interpreting numerical information. (James T. Mc Clave. First Course in Business Statistics) ”Statistika adalah ilmu mengenai pengumpulan, penyajian dan analisis data untuk menarik kesimpulan dan menentukan keputusan pada keadaan tidak pasti” (Sri Mulyono. Statistika untuk Bisnis dan Ekonomi, 2006)
    • Metode Statistika Metode statistika adalah prosedur-prosedur yang digunakan dalam pengumpulan, penyajian, analisis dan penafsiran data Metode statistika digunakan untuk mendapatkan suatu gambaran umum atau gambaran khusus dari sekumpulan data pada waktu dan tempat tertentu.
    • Deskriptif vs Inferensi Stastistika deskriptif berusaha meringkas dan menyajikan seperangkat data dalam bentuk yang mudah dipahami, umumnya melalui penyajian grafik dan tabel. Pokok-pokok bahasan dalam statistika deskriptif antara lain seperti frekuensi, rata-rata dan/atau variasi dari data. Statistika induktif berusaha membuat inferensi yaitu perkiraan, peramalan dan pengambilan keputusan mengenai suatu populasi yang didasarkan dari informasi sampel random.
    • Deskriptif vs InferensiContoh 1: Diperkirakan tahun depan curah hujan di Jakarta pada bulan Agustus antara 2.4 hingga 2.6 cm. Nilai ini menunjukkan suatu rentang kepercayaan berdasarkan data di masa lalu dan pada rentang tersebut juga terdapat ketidakpastian. Contoh ini adalah statistika induktif.
    • Deskriptif vs InferensiContoh 2: Di jakarta rata-rata curah hujan pada bulan Agustus selama 25 tahun terakhir adalah 2.5 cm. Nilai ini hanya menunjukkan nilai rata- rata dari data yang dikumpulkan selama 25 tahun terakhir.
    • Populasi dan Sampel Populasi adalah keseluruhan pengamatan yang menjadi perhatian kita, baik terhingga maupun tidak terhingga. Sampel adalah suatu himpunan bagian dari populasi.
    • Populasi dan Sampel Parameter adalah ciri-ciri yang menjelaskan populasi dan nilainya dihitung dari data populasi. Statistik adalah ciri-ciri yang menjelaskan sampel dan nilainya dihitung dari data sampel.
    • Populasi dan Sampel
    • Populasi dan Sampel
    • Skala Pengukuran Data Nominal Ordinal Interval Rasio
    • Data Nominal Jenis data ini merupakan skala data yang paling rendah karena hanya mampu menyebutkan atau menyatakan suatu keadaan. Skala ini tidak membedakan mana yang lebih baik atau lebih buruk; lebih besar atau lebih kecil; lebih rendah ataupun lebih tinggi. Data ini hanya dapat menunjukkan kelompok atau golongan.
    • Data Ordinal Data ordinal tidak hanya mampu menyebutkan atau menyatakan suatu keadaan, tetapi juga mampu menyusun atau mengurutkan yang mana yang baik atau yang lebih besar. Data ordinal pada dasarnya adalah hasil kuantifikasi data kualitatif. Contoh dari data ordinal adalah penskalaan sikap individu misalnya (5) sangat setuju, (4) setuju, (3) netral, (4) Tidak Setuju, (5) Sangat tidak setuju. Pada skala ordinal ini data tidak memiliki jarak data yang pasti.
    • Data Interval Data interval mampu menyebutkan dan mengurutkan suatu data, juga mampu menghitung perbedaan nilai suatu data. Misalnya: suhu 400 C dengan suhu 800 C, perbedaan suhu tersebut dapat dihitung yaitu 400 C, dan kita mengetahui bahwa suhu 800 C lebih tinggi dari suhu 400 C, tetapi kita tidak dapat mengatakan suhu 800 C dua kali lebih panas dari suhu 400 C. Hal ini disebabkan karena angka 0 C bukanlah nol mutlak.
    • Data Rasio Data rasio adalah tingkatan tertinggi data menurut skala pengukuran, karena kemampuannya untuk merasiokan suatu nilai data. Data rasio memiliki jarak antar nilai yang pasti dan memiliki nilai nol mutlak.. Misalnya berat Ani 50 Kg dan Berat Anto 100 Kg, dalam hal ini kita dapat menyatakan bahwa Anto lebih berat dari Ani, dan berat badan Anto dua kali lipat dari berat badan Ani.
    • Pemilihan Metode Statistik Tujuan Studi Jumlah Variabel Skala Pengukuran
    • Tujuan Studi
    • Jumlah Variabel
    • Skala Pengukuran
    • Pertanyaan Diskusi Departemen Marketing Riset PT. Maersk Indonesia diperintahkan untuk meneliti dampak dari penggunaan sistem online booking yang telah dilaksanakan selama setahun terakhir terhadap kinerja Departemen Customer Service. Varibel yang diteliti adalah lamanya pembuatan invoice. Tentukan Metode Statistik yang tepat untuk penelitian ini dilihat dari faktor (1) tujuan studi, (2) jumlah variabel yang digunakan dan (3) skala pengukuran!