Technopreneurship

  • 6,006 views
Uploaded on

 

More in: Technology , Business
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
No Downloads

Views

Total Views
6,006
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1

Actions

Shares
Downloads
548
Comments
0
Likes
3

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide
  • Tiga ciri utama seorang entrepreneur. Pertama seorang entrepreneur mampu melihat peluang bisnis yang tidak dilihat atau diperhitungkan orang lain. Ia melihat kemungkinan dan memiliki visi untuk menciptakan sesuatu yang baru yang memicu semangatnya untuk bertindak. Kedua seorang entrepreneur adalah orang yang bertindak untuk melakukan inovasi, mengubah keadaan yang tidak/kurang menyenangkan menjadi keadaan seperti yang ia inginkan. Tindakannya lah yang membuat seorang entrepreneur menjadi inovator. Ketiga, seorang entrepreneur adalah seorang pengambil risiko, baik risiko yang bersifat financial (baca : rugi), maupun risiko yang bersifat mental (baca : dianggap gagal). Dengan 3 ciri tersebut, seorang entrepreneur sejati seperti seorang “perintis kawasan baru” atau “pendaki gunung” yang selalu mencari puncak-puncak baru untuk ditaklukan.
  • - Jangan tinggalkan pendidikan formal, tetapi justru gunakan pendidikan formal untuk mempelajari lebih banyak hal demi mewujudkan impian sebagai entrepreneur. - Tidak ada kata terlalu cepat atau terlalu lambat untuk menjadi entrepreneur. Yang penting pelajari segala hal untuk mewujudkan impian itu. Pilih bidang usaha yang sesuai dengan minat, pendidikan dan bakat-bakat terbaik kita. Bidang usaha yang menumbuhkan mimpi-mimpi yang memasok energi dan membuat kita tetap bersemangat untuk berusaha, terutama jika sejumlah tangtangan menghambat langkah ke depan.
  • Mencari mitra bisnis seperti mencari istri. Tak perlu tergesa-gesa, namun gunakan semua jalur yang mungkin untuk memperoleh informasi seluas-luasnya. Jika masih ragu bersabarlah, jika Anda yang perlu rendah hatilah. Tetaplah memperjelas kriteria dari mitra bisnis yang kita cari.

Transcript

  • 1. Technopreneurship Winastwan Gora S. Technopreneurship Seminar
  • 2. Introduction
    • Name : Winastwan Gora
    • Who am I? :
      • Lecturer
      • Computer Books Writer
      • Technopreneur (Indiebrainer Studio, EduPartner Consulting, Intraktive Software)
      • IT Consultant ( Education Development Center )
    • Email : [email_address] , gora@edupartner.org
    • Blog : http://gora.wordpress.com
  • 3. What is Technopreneurship?
    • Technology + Entrepreneurship
    • =
    • Technopreneurship
  • 4. About Technology
    • Teknologi merupakan suatu cara yang dilakukan oleh manusia untuk merubah alam dalam usaha memenuhi kebutuhan hidupnya .  
    • Teknologi merupakan suatu cara atau metode untuk mengolah sesuatu agar terjadi efisiensi biaya dan waktu , sehingga dapat menghasilkan produk yang lebih berkulitas .
  • 5. About Entrepreneurship Entrepreneurship = proses mengorganisasi dan mengelola resiko untuk sebuah bisnis baru. Entrepreneur = seseorang yang menciptakan bisnis/usaha dengan keberanian menanggung resiko untuk mencapai keuntungan dan pertumbuhan dengan cara mengidentifikasi peluang yang ada (Zimmerer & Scarborough, 2008).
  • 6. Technopreneurship?
    • Technopreneur didefinisikan sebagai entrepreneur yang mengoptimalkan segenap potensi teknologi yang ada sebagai basis pengembangan bisnis yang dijalankannya
    • Technopreneurship mengacu pada pemanfaatan teknologi (inc. Teknologi Informasi) untuk pengembangan wirausaha
  • 7. Technopreneur is not just IT Entrepreneur
  • 8. Technopreneur is not just an IT Entrepreneur
    • Jenis wirausaha dalam pengertian technopreneurship disini tidak hanya dibatasi pada wirausaha teknologi informasi saja , seperti vendor IT, web hosting, atau web design, tetapi segala jenis usaha, seperti meubel, pertanian, elektronik, industri, restaurant, super market ataupun kerajinan tangan.
  • 9. Differentiation Between Technopreneurship & Entrepreneurship
    • Teknopreneur dibangun berdasarkan keahlian yang berbasis pada pendidikan dan pelatihan yang didapatkannya di bangku perkuliahan ataupun dari percobaan.
    • Mereka menggunakan teknologi sebagai unsur utama pengembangan produk suksesnya, bukan sekedar jaringan, lobi dan pemilihan pasar secara demografis. Mereka yang disebut teknopreneur adalah seorang “ Entrepreneur Modern ” yang berbasis teknologi.
    • Inovasi dan kreativitas sangat mendominasi mereka untuk menghasilkan produk yang unggulan sebagai dasar pembangunan ekonomi bangsa berbasis pengetahuan ( Knowledge Based Economic ).( Nasution, Arman Hakim et al, 2007)
  • 10. Technology, What for? Meningkatkan efisiensi Meningkatkan produktivitas Meningkatkan kualitas produk Memperluas pasar Alat publikasi dan pemasaran Peran Teknologi < Meningkatkan pendapatan > < Teknologi Sebagai Komoditas >
  • 11. Example (1) Pasarbatik.Com
  • 12. Example (2) Kutukutubuku.Com
  • 13. Packaging Revolution
  • 14. Packaging Revolution
  • 15. Packaging Revolution
  • 16. YouTube Success Story
    • Youtube saat ini memang telah menjadi salah satu ikon dunia internet, padahal YouTube baru dikembangkan dua puluh satu bulan sebelum dibeli oleh Google
    • Youtube didaftarkan pertama kali dengan nama domain YouTube.com pada 15 Februari 2005. Situsnya sendiri baru mulai dibangun beberapa bulan kemudian. Sebagai tempat sementara, dipilih garasi di Menlo Park
  • 17. Koprol Success Story
  • 18. Why technopreneur? (1) Jumlah Kaum Muda Di Indonesia (BPS 2009) 61.5 Juta Jumlah Sarjana Menganggur (DIKTI, 2009) 961 Ribu Jumlah Pengangguran Di Indonesia (BPS 2009) 9.26 Juta
  • 19. Why Technopreneur? (2)
    • Menghasilkan generasi kreatif & inovatif
    • Mencetak generasi pengambil “resiko”
    • Menghadirkan lapangan kerja baru
    • Mempersempit jurang kesenjangan teknologi
    • Tidak bergantung pada negara maju (menjadi produsen tidak sekedar menjadi konsumen)
    • Pemanfaatan bahan baku dari sumber daya alam di Indonesia dengan lebih produktif
    • Menghemat sumber daya (energi)
  • 20. Komponen Technopreneur
    • Creativity
    • Invention
    • Opportunity Analysis
    • Intelectual Rights
    • Market Analysis
    • Self Development
    • Business Planning
    • Management
    • Marketing Planning
    • Business Model
    • Effectivity
    • Efficiency
    • Organization Building
  • 21. How to be a Technopreneur (1)
    • Mulailah dari apa yang ada pada diri kita, mulailah dari apa yang bisa kita lakukan. Coba sadari pengetahuan apa yang kita miliki, atau keahlian apa yang bisa dijadikan pijakan awal , dan adakah kawan-kawan yang bisa diajak ikut berbisnis? Mulailah dari langkah-langkah kecil, sampil merajut visi dan mimpi besar berikutnya.
  • 22. How to be a Technopreneur (2)
    • Mimpikanlah apa yang Anda inginkan dan inginkanlah apa yang Anda impikan . Bangunlah keyakinan bahwa itu bisa diperoleh melalui kerja keras yang terfokus . Ceritakan pada diri sendiri dan teman-teman dekat apa yang Anda impikan dan kerjakan. Bertindaklah mulai saat ini untuk mewujudkannya.
  • 23. How to be a Technopreneur (3)
    • Ide bisnis dapat datang dengan berbagai cara pada waktu dan tempat yang tidak terduga . Supaya tidak mudah hilang, biasakanlah untuk mencatat ide-ide tersebut .
  • 24. How to be a Technopreneur (4)
    • Kuasai Ilmu Pengetahuan . Ilmu merupakan bekal kita menemukan dan berkreasi dengan teknologi. Dari sinilah kita menguasai pemahaman konsep dan teknik
  • 25. Let’s Thinking Out of The Box
  • 26. Thinking Out of The Box Game Pikirkan 12 ide bagaimana handphone memberitahukan penggunanya jika ada panggilan telepon dan SMS yang masuk selain lewat suara ringtone
  • 27. Video
  • 28. How to be a Technopreneur (5)
    • Kuasai teknologi . Karena teknologi dapat memberi inspirasi, menjadi surga informasi, media pemasaran, efisiensi kinerja, dll
  • 29. How to be a Technopreneur (6)
    • Seorang calon entrepreneur harus membiasakan diri untuk tertarik pada pada praktik-praktik bisnis terbaik , dilingkungan terdekatnya ataupun dimana saja. Praktik-praktik terbaik itu bukan saja untuk dipelajari tapi lebih dari itu untuk ditiru dan dijalankan sesuai dengan konteks bisnis yang ada.
  • 30. How to be a Technopreneur (7)
    • Meniru adalah proses inovatif jika yang kita lakukan adalah meniru praktik-praktif bisnis terbaik, mengambil puncak-puncak pencapaian itu dan meramunya menjadi sesuatu yang lebih baik dan lebih bernilai sesuai dengan konteks usaha kita sendiri.
    (ATM = Amati Tiru Modifikasi)
  • 31. How to be a Technopreneur (8)
    • Carilah mitra bisnis yang melengkapi keunggulan Anda . Pola kemitraan akan memperkecil risiko masing-masing pihak dan memperbesar kemungkinan berhasilnya, karena dapat mempermudah dan mempercepat proses bisnis itu sendiri.
  • 32. How to be a Technopreneur (9)
    • Yakinkanlah mitra bisnis Anda dengan memberikan manfaat nyata, bukan janji-janji. Dan selalulah menjaga komitmen untuk memberikan manfaat bagi kedua belah pihak agar reputasi terjaga dan hubungan bisa terjaga langgeng.
  • 33. How to be a Technopreneur (9)
    • Jangan memikirkan kemungkinan gagal . Pusatkan perhatian pada upaya mencapai hasil terbaik. Dan bila belum juga berhasil, upayakan lagi sampai berhasil.
  • 34. Ready to Fly (Take Off)?
  • 35. [ http://gora.wordpress.com ] EduPartner Consulting http://www.edupartner.org Thank You !