Your SlideShare is downloading. ×
Teori teori psikologi perkembangan
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Saving this for later?

Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime - even offline.

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

Teori teori psikologi perkembangan

384
views

Published on


0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
384
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
5
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI TAHUN 2013 / 2014
  • 2. DISUSUN OLEH :  YOGI HANADIOKTA  PUTRA HARISMA L.  RIO MARHASAN  AN NISA ILMA P.  IENDAH SRI LESTARI N. F.  DEWI KUSUMANINGSIH  NITA RISQILA  DESY PUTRI L.  RATNA ENDAH W.
  • 3. MACAM-MACAM TEORI PERKEMBANGAN TEORI BIOLOGI TEORI LINGKUNGAN TEORI PSIKODINAMIKA KONSEP TEORI KEROHANIAN KONSEP TEORI INTERAKSIONISME
  • 4. TEORI BIOLOGI Teori ini menitik beratkan pada pengaruh bakat,perkembangan tidak secara spontan, dan jika perkembangan telah maju tidak dapat mundur lagi. Pengaruh lingkungan yang menguntungkan dan tidak menguntungkan ikut menetukan sifat yang dimiliki organisme dalam periode tertentu ( fenotype ).
  • 5. TEORI LINGKUNGAN Teori lingkungan ( Ekologis )memberikan tekanan pada sistem lingkungan. Tokoh utama teori ekologi adalah Urie Brofenbrenner. Dalam teori Ekologisnya, Brofenbrenner mengambarkan empat kondisi lingkungan dimana perkembangan terjadi, yaitu Mikrosistem, Mesosistem, Ekosistem, dan Makrosistem.
  • 6. TEORI PSIKODINAMIKA Teori ini berpendapat bahwa perkembangan jiwa atau kepribadian seseorang ditentukan oleh komponen dasar yang bersifat sosio-efektif,yakni keteganggan yang ada dalam diri seseorang itu ikut menentukan dinamikanya ditengah lingkungannya.
  • 7. KONSEP TEORI ILMU KEROHANIAN Menurut pendapat Dilthey (1833-1911) ia mengemukakan bahwa gejala-gejala psikis seseorang tidak mungkin dapat diterangkan seperti halnya dilakukan pada gejala-gejala fisik. Hal itu dapat dilakukan pada gejala fisiologi seperti misalnya pada permulaan pemasakan sesuak (pubertas atau permulaan masa remaja). Pemasakan seksual adalah suatu gejala psikologis tetapi remaja memberikan suatu arti dalam keseluruhan struktur psikologinya.
  • 8. Teori Interaksionisme Menurut teori ini, perkembangan jiwa atau perilaku anak ditentukan oleh adanya dialektif dengan lingkungannya. Maksud perkembangan kognitif seorang anak bukan merupakan perkembangan yang wajar, melainkan ditentukan interaksi budaya. Pengaruh datang dari pengalaman dalam berinteraksi budaya serta dari penamaan nilai-niai lewat pendidikan (disebut transmisi sosial) itu diharapkan mencapai suatubstadium yang disebut ekuilibrasi yakni keseimbangan antara asimilasi dan akomodasi pada diri anak.