1MAKALAHLaboratorium MatematikaDitujukan untuk Memenuhi Tugas TerstrukturMata Kuliah: Bahasa IndonesiaJurusan: Tadris Mate...
2Disusun Oleh:Indah Nur‟aena
3BAB IPendahuluanA. Latar BelakangPada Zaman sekarang, pembelajaran di sekolah formal mulaiterpengaruhi oleh adanya perkem...
4BAB IIPembahasanA. Media1. Pengertia MediaKata media berasal bahasa latin yaitu medius yan artinya„tengah‟,‟perantara‟ at...
5Heinich, dan kawan-kawan (1981) mengemukakan istilah mediumsebagai perantara yang mengantarkan informasi sebagai sumber d...
6tersimpul pula sikap, perbuatan, organisasi dan manajemen yangberhubungan dengan penerapan ilmu. (Achsin, 1986 : 10).7Dar...
7Media audiovisual adalah media yangmempunyai unsur suara dan gambar. Media initerbagi menjadi:a) Audiovisual diamAudiovis...
8c) Dilihat dari bahan pembuatannya1) Media SederhanaMedia ini bahan dasarnya mudah diperolehdan harganya pun terjangkau, ...
9media komunikasi elektronik yang kompleks., tetapi juga mencakupalat-alat sederhana seperti slides, fotografi, diagram, d...
10kedalam dunia nyata, dunia yang bisa dipahami siswa sesuai dengantahapan proses berpikir siswa.Marpaung (2006) mengataka...
11non elektronik. Santosa (2002). Beberapa jenis media pembelajaranyang sering digunakan diantaranya:a) Media pandang, den...
12Demikian halnya dengan penanaman konsep kognitif di tamankanak-kanak. Murid taman kanak-kanak yang pada dasarnya masihmi...
13a) Media pembelajaran dapat memperjelas penyajian pesan daninformasi sehingga dapat memperlancar dan meningkatkanproses ...
14Menurut Post dan Reys (1973) laboratorium matematikadapat diartikan dengan dua cara. Yang pertama laboratoriumsebagai pe...
15b) tempat diskusi kelompok besar maupun kelompok kecil;c) tempat kegiatan ceramah atau demonstrasi;d) tempat penyimpanan...
16d) Prinsip psikologi terpenuhi.e) Siswa dapat memperoleh fakta-fakta yang jelas.f) Memupuk percaya diri.g) Memupuk keber...
17b) Kepada siswa perlu diterangkan pula tentang alat-alatserta bahan-bahan yang akan digunakan.Dalam pemilihan alat perag...
18BAB IIIPENUTUPA. KesimpulanMedia merupakan sesuatu yang bersifat menyalurkan pesan dandapat merangsang pikiran, perasaan...
19DAFTAR PUSTAKAAriani, Niken dan Dany Haryanto. 2010. Pembelajaran Multimedia diSekolah. Jakarta: Prestasi Pustaka.Arsyad...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Tugas uas bahasa indonesia semester 2

625 views
562 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
625
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
6
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Tugas uas bahasa indonesia semester 2

  1. 1. 1MAKALAHLaboratorium MatematikaDitujukan untuk Memenuhi Tugas TerstrukturMata Kuliah: Bahasa IndonesiaJurusan: Tadris Matematika-C Semester 2Tahun Akademik 2012/2013Dosen Pengampu:Indrya Mulyaningsih, M.Pd.FAKULTAS TARBIYAHINSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN)SYEKH NURJATI CIREBON2012
  2. 2. 2Disusun Oleh:Indah Nur‟aena
  3. 3. 3BAB IPendahuluanA. Latar BelakangPada Zaman sekarang, pembelajaran di sekolah formal mulaiterpengaruhi oleh adanya perkembangan dan penemuan-penemuan dalambidang keterampilan, ilmu dan teknologi. Pengaruh perkembangan tersebuttampak jelas dalam segi upaya pembaharuan sistem pembelajaran dalampendidikan. Pembaharuan itu dilakukan tidak hanya dalam sarana fasilitaspendidikan saja, tetapi juga dilakukan terhadap pengembangan kualitastenaga pendidik yang memiliki pengetahuan, kemampuan, danketerampilan dalam memanfaatkan fasilitas yang tersedia, mempunyaisikap yang inovatif serta sikap positif terhadap tugas yang diembannya.Salah satu bagian integral dari pembaharuan adalah media pembelajaran.Oleh karena itu, setiap pendidik wajib menguasai atau memanfaatkanmedia pembelajaran tersebut guna untuk membantu dalam menyampaikanmateri yang akan dibahas.
  4. 4. 4BAB IIPembahasanA. Media1. Pengertia MediaKata media berasal bahasa latin yaitu medius yan artinya„tengah‟,‟perantara‟ atau „pengantar‟. Dalam bahasa Arab mediaadalah perantara atau pengantar pesan dari pengirim kepada penerimapesan.“Media apabila dipahami secara garis besar adalah manusia,materi, atau kejadian yang membangun kondisi yang membuat siswamampu memperoleh pengetahuan, keterampilan, atau sikap” (Gerlachdan Ely 1971).1dalam pengertian ini guru, buku teks, dan lingkungansekolah merupakan media pengajaran.AECT ( Association of education and CommunicationTechnology, 1997) memberi bahasan tentang media sebagai bentukdan saluran yang digunakan untuk menyampaikan pesan atauinformasi.2disamping sebagai sistem penyampai atau pengantar, mediasering diganti dengan kata mediator menurut Fleming (1987:234)adalah penyebab atau alat yang turut campur tangan dalam dua pihakdan mendamaikannya.3dapat disimpulkan bahwa media adalah alatyang menyampaikan atau mengantarkan pesan-pesan pembelajaran.National Education Association (NEA) mendefinisikan sebagaibenda yang dapat dimanipulasikan, dilihat, didengar, dibaca ataudibicarakan berserta instrumen yang digunakan dengan baik dalamkegiatan belajar mengajar, dapat mempengaruhi efektivitas programinstruktional.1Azhar Arsyad, Media Pembelajaran, (Jakarta:Rajawali Pers, 2010), Hal. 3.2Ibid3Ibid
  5. 5. 5Heinich, dan kawan-kawan (1981) mengemukakan istilah mediumsebagai perantara yang mengantarkan informasi sebagai sumber danpenerima. apabila media itu membawa pesan-pesan atau informasiyang bertujuan instruksional atau mengandung maksud-maksudpengajaran maka media itu disebut media pembelajaran. Hamidjojodalam Latuheru (1993) memberi batasan media sebagai bentukperantara yang digunakan oleh manusia untuk menyampaikan ataumenyebarkan ide, gagasan.atau pendapat, sehingga ide, gagasan, atau pendapat yangdikemukakan itu sampai kepada penerima yang dituju.4Hamalik (1986) melihat bahwa hubungan komunikasi akanberjalan lancar dengan hasil yang maksimal apabila menggunakan alatbantu yang disebut media komunikasi.5sementara itu, Gagne danBriggs (1975) secara implisit mengatakan bahwa media pembelajaranmeliputi alat yang secara fisik digunakan untuk menyampaikan isimateri pengajaran.6dengan kata lain, media adalah komponen sumberbelajar atau wahana fisik yang mengandung materi instruksionaldilingkungan siswa yang dapat merangsang siswa untuk belajar.Istilah „Media‟ bahkan sering dikaitkan atau dipergantikan dengankata “teknologi” yang berasal dari kata latin tekne ( bahasa inggris art )dan logos (bahasa Indonesia “ilmu”).Menurut Webster (1983:105) “art” adalah keterampilan (skill)yang diperoleh melalui pengalaman,studi dan observasi. Biladihubungkan dengan pendidikan dan pembelajaran, maka teknologimempunyai pengertian sebgai perluasan konsep tentang media, dimanateknologi bukan hanya sekedar benda, alat, bahan atau perkakas, tetap4Ibid., halaman 4.5Ibid6Ibid
  6. 6. 6tersimpul pula sikap, perbuatan, organisasi dan manajemen yangberhubungan dengan penerapan ilmu. (Achsin, 1986 : 10).7Dari definisi-definisi tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwapengertian media merupakan sesuatu yang bersifat menyalurkan pesandan dapat merangsang pikiran, perasaan, dan kemauan audien (siswa)sehinga dapat mendorong terjadinya proses belajar pada dirinyasendiri.2. Klasifikasi MediaKlasifikasi media bisa dilihat dari jenisnya, daya liputnya daribahan serta cara pembuatannya.a) Dilihat dari jenisnya1) Media AuditifMedia Auditif adalah media yang hanyamengandalakan kemampuan suara saja, sepertiradio, cassete recorder, piringan hitam. Media inikurang tepat untuk orang yang mempunyaikekurangan dalam pendengarannya.2) Media visualMedia visual adalah media yang hanyamengandalkan indra penglihatan. Media visualini ada yang menampilkan gambar diam sepertifilm strip (film rangkai), slides (film bingkai)foto, gambar atau lukisan, cetakan . Ada pulamedia visual yang menampilkan gambar atausimbol yang bergerak seperti film bisu, filmkartun.3) Media Audiovisual7Ibid., halaman 5.
  7. 7. 7Media audiovisual adalah media yangmempunyai unsur suara dan gambar. Media initerbagi menjadi:a) Audiovisual diamAudiovisual diam adalah mediayang menampilkan suara dan gambardiam seperti film bingkai suara(sounds slides), film rangkai suara,cetak suara.b) Audiovisual gerakAudiovisual gerak adalah mediayang dapat menampilkan unsur suaradan gambar yang bergerak seperti filmsuara d video-cassette.b) Dilihat dari daya liputnya1) Media dengan daya liput luas dan serentakPenggunaan media ini tidak terbatas olehtempat dan ruang serta dapat menjangkau jumlahanak didik yang banyak dalam waktu yang sama.Contonya televisi dan radio.2) Media dengan daya liput yang terbatas oleh ruangdan tempatPenggunaan media ini membutuhkan ruangdan tempat yang khusus seperti film, soundsslides, film rangkai yang harus menggunakantempat yang tertutup dan gelap.3) Media untuk pengajaran individualPenggunaan media ini hanya untuksatuorang. Termasuk media ini adalah modulberprogram dan pengajaran melalui komputer.
  8. 8. 8c) Dilihat dari bahan pembuatannya1) Media SederhanaMedia ini bahan dasarnya mudah diperolehdan harganya pun terjangkau, serta carapembuatannya mudah dan penggunaannya tidaksulit.2) Media KompleksMedia ini adalah media yangmenggunakan bahan dan alat pembuatannya sulitdiperoleh serta harganya mahal. Selain itu jugacara membuatnya sulit dan penggunaannyamemerlukan keterampilan yang memadai.B. Media Pengajaran Matematika1) Pengertian Media Pembelajaran MatematikaAda beberapa tafsiran tentang pengertian media pengajaran.Sebagian orang menyatakan bahwa media pengajaran menunjuk padaperlengkapan yang memiliki bagian-bagian yang rumit seperti yangdiungkapkan oleh Marshall McLuhan. Marshall McLuhan berpendapatbahwa media adalah suatu ekstensi manusia yang memungkinkannyamempengaruhi orang lain yang tidak mengadakan kontak langsungdengan dia.8sesuai dengan rumusan tersebut, media komunikasimencakup surat-surat, televisi, film, dan telepon, bahkan jalan raya danjalan kereta api merupakan media yang memungkinkan seseorangberkomunikasi dengan orang-orang lainnya.Pendapat lain merumuskan media dalam arti sempit dan dalamarti luas. Dalam arti sempit, media pengajaran meliputi media yangdapat digunakan secara efektif dalam proses pengajaran yangterencana. Sedangkan dalam arti luas, media tidak hanya meliputi8Oemar Hamalik, Perencanaan Pengajaran Berdasarkan Pendekatan Sistem, (Jakarta:Bumi Aksara, 2008), Hal 201.
  9. 9. 9media komunikasi elektronik yang kompleks., tetapi juga mencakupalat-alat sederhana seperti slides, fotografi, diagram, dan bagan buatanguru, objek-objek nyata serta kunjungan keluar sekolah. Sejalandengan pandangan itu, guru-guru pun dianggap sebagai mediapenyajian, disamping radio dan televisi membutuhkan danmenggunakan banyak waktu untuk menyampaikan informasi kepadapara siswa.Romiszowski merumuskan media pengajaran “ …as the carriesof massage, from some transmitting source ( which may be a humanbeing or an intimate object ), to the receiver of the massage ( which isour case is the learner )” ( Hamalik, 2008:201).9Penyampaian paean (carries of information) berinteraksi dengangsiswa mealui pengindraannya. Siswa dapat juga dipanggil untukmenggunakan sesuatu alat indranya untuk menerima informasi, ataudapat juga menggunakan kombinasi alat indra sekaligus sehinggakegiatan berkomunikasi lebih seksama.2) Media dalam Pengajaran MatematikaMatematika sebagai sebuah ilmu, memiliki cirri khas yangmembedakannya dari pelajaran yang lain diantaranya :a) Mengkaji objek yang bersifat abstrak.b) Mendasarkan diri pada kesepakatan-kesepakatan.c) Menggunakan penalaran deduktif aksiomatis.d) Memiliki kebenaran yang bersifat konsisten.Matematika sekolah merupakan matematika yang diajarkan disekolah yang disampaikan berdasarkan tingkatan atau tahapan-tahapanproses belajar. Sehingga proses pembelajaran matematika yang terjadidi sekolah adalah sebuah proses untuk mentransfer dunia matematika9Ibid., halaman 202.
  10. 10. 10kedalam dunia nyata, dunia yang bisa dipahami siswa sesuai dengantahapan proses berpikir siswa.Marpaung (2006) mengatakan bahwa proses pembelajaranmatematika di sekolah adalah sebuah proses matematisasi yang terdiridari dua proses, yakni matematisasi horizontal dan matematisasivertical. Matematisasi horizontal adalah sebuah proses mentransferdunia siswa kedalam dunia matematika. Dalam prakteknya gurumenggunakan pendekatan pembelajaran kentekstual (kontekstualTeaching and Learning). Guru mengawali pembelajaran dari masalah-masalah kontekstual, untuk kemudian malakukan formalisasimatematis.Sedangkan matematisasi adalah sebuah proses pembelajaranmatematika formal. Artinya, setelah melalui proses formalisasi, makapenyelesaian persoalan matematika selanjutnya menggunakanpendekatan formal. Dalam prakteknya, guru mengajak siswa untukmenyelesaikan pendekatan formal.Pada tahapan matematisasi horizontal inilah adanya multimediasangat penting. Hal tersebut karena multimedia memiliki potensi dankemampuan yang dapat dimanfaatkan untuk membantu prosestersebut. Diantaranya:a) Membuat konsep yang abstrak menjadi konkret.b) Menampilkan animasi baik berupa gerakan maupun suarayang mengilustrasikan proses yang terjadi.c) Mampu memberikan keseragaman persepsi, karena mediamampu dimanfaatkan untuk memfokuskan perhatian siswa.d) Mampu menyajikan informasi belajar secara konsisten dandapat diulang kapan dan dimanapun.e) Mampu mengatasi keterbatasan waktu dan tempat belajar.Secara umum, media pembelajaran dapat dikelompokan kedalammedia cetak dan media non cetak, atau media elektronik dan media
  11. 11. 11non elektronik. Santosa (2002). Beberapa jenis media pembelajaranyang sering digunakan diantaranya:a) Media pandang, dengar, dan gerak VCD, dan film.b) Media pandang gerak, film tak bersuara.c) Media pandang diam, OHT (Over Head ransparancy ),slide, gambar chart dan poster.d) Media dengar dan rekaman.e) Media cetak, modul, LKS majalah dan Koran.f) Multimedia, komputer dan slide berangkai.3) Jenis-jenis Media PengajaranAlat bantu mengajar pada masa sekarang, diantaranya :a) Alat bantu dasar : sbak, papan tulis , gambar, peta, chart,atlas, blobe, model, kertas, pena, cat dsb.b) Alat bantu cetak : buku teks, majalah, pamphlet berkala.c) Alat bantu pandang : benda seni, artefak, papan bulletin,grafik, film strip, slide, model, transparan.d) Alat bantu dengar : audio, tape recorder, radio dantelephone.e) Alat bantu lain-lain : bahan observasi, museum, tempat-tempat bersejarah.Dari uraian diatas, bahwa media pengajaran sangat berperanpenting dalam peningkatan pemahaman konsep dan mempermudahsiswa dalam menerima penanaman konsep. Media yang cocok dansesuai dengan materi yang dibahas dapat mengatasi kebosanan dankejenuhan siswa dalam menerima penanaman konsep khususnyakonsep-konsep kognitif. Penanaman konsep kognitif akan berjalandengan baik apabila media pengajaran yang digunakan sesuai. Gurumampu menggunakan dan mengelola media pengajaranan murid dapatmengamati dengan cermat apa yang disampaikan oleh guru.
  12. 12. 12Demikian halnya dengan penanaman konsep kognitif di tamankanak-kanak. Murid taman kanak-kanak yang pada dasarnya masihmiliki pikiran yang polos dan berpikiran sesuai dengan apa yangdilihat dan didengar. Sehingga murid taman kanak-kanak akan lebihmudah memahami konsep-konsep yang diberikan oleh guru melaluimedia yang digunakan. Penanaman konsep ini dapat bertahan lama,karena murid disamping dapat mendengar, dapat pula mengamati,meraba, dan merasakan media pengajarannya.4) Manfaat Media PengajaranDalam suatu proses balajar, dua unsur yang sangat pentingadalah metode mengajar dan media pembelajaran. Kedua unsur inisaling berkaitan. Pemilihan salah satu metode mengajar akanmempengaruhi jenis media pembelajaran yang sesuai, meskipun masihada berbagai aspek lain yang harus diperhatikan dalam memilih media,antara lain tujuan pembelajaran, jenis tugas dan respon yangdiharapkan agar siswa dapat menguasai saat pembelajaran berlangsug,dan konteks pembelajaran termasuk karakteristik siswa. Meskipundemikian, dapat dikatakan bahwa salah satu fungsi utama mediapembelajaran adalah sebagai alat bantu mengajar yang turutmempengaruhi iklim, kondisi, dan lingkungan belajar yang ditata dandiciptakan oleh guru.Media berfungsi untuk tujuan intruksi dimana informasi yangterdapat dalam media itu harus melibatkan siswa baik dalam benakatau mental maupun dalam bentuk aktivitas yang nyata sehinggapembelajaran dapat terjadi. Dismapinh menyenangkan, mediapembelajaran harus memberikan pengalaman yang menyenangkan danmemenuhi kebutuhan seseorang siswa.Manfaat praktis dari penggunaan media pembelajaran didalam prosesbelajar mengajar, diantaranya:
  13. 13. 13a) Media pembelajaran dapat memperjelas penyajian pesan daninformasi sehingga dapat memperlancar dan meningkatkanproses dan hasil belajar.b) Media pembelajaran dapat meningkatkan dan mengarahkanperhatian anak sehingga dapat menimbulkan motivasibelajar, interaksi secara langsung antara siswa danlingkungannya, dan kemampuan siswa untuk belajar sendirisesuai dengan kemampuan dan minatnya.c) Media pembelajaran dapat membatasi keterbatasan indra ,ruang dan waktu.d) Media pembelajaran dapat memberikan kesamaanpengalaman kepada siswa tentang peristiwa-peristiwadilingkungan mereka, serta memungkinkan terjadinyainteraksi langsung dengan guru, masyarakat, danlingkungan. Misalnya karyawisata, kunjungan-kunjungan kemuseum atau kebun binatang.C. Laboratorium MatematikaSalah satu metode mengajar adalah metode laboratorium. Dalam setiapkegiatan pembelajaran, telah tersedia fasilitas dan sumber belajar yangmenarik perhatian siswa dan mendukung kelancaran kegiatan belajarmengajar, maka hal itu juga akan menumbuhkan semangat belajar pesertadidik. Kondisi yang semacam ini memungkinkan digunakannya metodelaboratorium dalam pembelajaran. Dengan berkembangnya ilmupengetahuan dan teknologi maka segala sesuatu memerlukaneksperimentasi. Termasuk matematika yang pada hakikatnya merupakansuatu ilmu yang diadakan atas akal (rasio) yang berhubungan denganbenda-benda / objek pikiran yang abstrak. Begitu juga dengan caramengajar guru dikelas digunakan metode laboratorium.1) Pengertian Laboratorium Matematika
  14. 14. 14Menurut Post dan Reys (1973) laboratorium matematikadapat diartikan dengan dua cara. Yang pertama laboratoriumsebagai pendekatan dalam pembelajaran yaitu pembelajarandengan metode laboratorium, dan yang kedua laboratoriumsebagai sebuah tempat atau ruangan.Pengertian laboratorium matematika adalah sebuah ruanganyang didesain khusus untuk kegiatan belajar mengajarmatematika. Metode pembelajaran yang digunakan guru dalamlaboratorium matematika adalah metode laboratorium, meskipuntidak munutup kemungkinan guru dan siswa memanfaatkanlaboratorium matematika untuk kegiatan belajar mengajar denganmetode lain.Laboratorium matematika dimaksudkan sebagai tempat atausarana untuk menunjang belajar matematika, yang mengubahpusat belajar dari guru ke siswa. Siswa belajar di laboratoriumtidak hanya menulis dan menyimak, tetapi juga harus aktifmengkonstruksi pemahamannya sendiri. Guru di Laboratoriumlebih banyak berperan sebagai fasilitator dan pengarah belajarsiswa.Belajar di Laboratorium diharapkan dapat menggugah minatbelajar siswa, karena pembelajaran menjadi lebih dinamis,menarik dan menantang. Selain itu diharapkan belajar diLaboratorium dapat melatih siswa dalam berpikir, bernalar danmenarik kesimpulan, malalui kegiatan penyelidikan, eksplorasi,eksperimen sehingga memilih pemikiran yang kritis, sistematis,logis, kreatif dan kemauan bekerja sama yang efektif sesuai tujuanumum pembelajaran di sekolah.2) Fungsi Laboratorium Matematikaa) Tempat kerja praktek yang dilakukan secara individumaupun berkelompok;
  15. 15. 15b) tempat diskusi kelompok besar maupun kelompok kecil;c) tempat kegiatan ceramah atau demonstrasi;d) tempat penyimpanan sekaligus display alat peraga, alatpermainan, maupun berbagai media lain yang dapatmenunjang kegiatan belajar matematika;e) pusat kegiatan belajar matematika;f) sebuah / ruangan yang bernuansa matematika.3) Tujuan penggunaan Metode LaboratoriumPenggunaan teknik ini mempunyai tujuan agar siswa mampumencari dan menemukan sendiri berbagai jawaban atas persoalan-persoalan yang dihadapinya dengan mengadakan percobaansendiri. Siswa juga dapat terlatih dalam cara berpikir yang ilmiah(scientific thinking). Dengan eksperimen siswa dapat menemukanbukti kebenaran dari teori sesuatu yang sedang dipelajarinya.Metode ini juga memberikan pemahaman kepada siswa untukmenemukan fakta-fakta dalam matematika serta mengaplikasikanpengetahuannya dalam kehidupan sehari-hari. Bila peserta didiktelah mengetahui tujuan dari pembelajaran yang sedang merekaikuti, maka mereka akan terdorong untuk melaksanakan kegiatantersebut secara aktif. Oleh karena itu pada setiap awal kegiatanguru berkewajiban memberikan penjelasan kepada peserta didikapa yang akan dipelajari serta tujuan mempelajari materi tersebut.4) Kelebihan dan Kekurangan Metode LaboratoriumKelebihan dari Metode laboratorium antara lain:a) Peserta didik akan lebih aktif ketika mengerjakansesuatu.b) Peserta didik mendapatkan kesempatan untukmelaksanakan langkah-langkah dalam cara-caraberpikir ilmiah.c) Menarik dan menyenangkan bagi siswa kelas rendah.
  16. 16. 16d) Prinsip psikologi terpenuhi.e) Siswa dapat memperoleh fakta-fakta yang jelas.f) Memupuk percaya diri.g) Memupuk keberanian untuk berbuat.h) Mamupuk kemampuan untuk menerapkanmatematika dalam kehidupannya.Metode laboratorium juga memiliki kelemahan, diantaranya:a) Tidak cukupnya alat-alat mengakibatkan terbatasnyadalam melakukan percobaan.b) Jika percobaan memerlukan jangka waktu yang lama,ia harus menanti untuk melanjutkan pelajaran.c) Kurangnya persiapan dan pengalaman anak didikakan menimbulkan kesulitan didalam melakukanpercobaan.d) Hanya mampu memperkenalkan fakta-fakta kepadasiswa tetapi tidak dapat kemampuan yang lebihtinggi.e) Tidak semua topik dapat diajarkan dengan metodeini.f) Memerlukan waktu dan biaya yang tidak sidikit.g) Memerlukan perencanaan yang rumit dan matangdari guru yang akan mengajar.h) Untuk mempelajari matematika tidak dapatmenghasilkan keterampilan dan latihan berpikir yangbenar.5) Prosedur Pelaksanaan Laboratorium Matematikaa) Perlu dijelaskan kepada siswa tentang tujuanpercobaan, mereka harus memahami masalah yangakan dibuktikan melalui percobaan.
  17. 17. 17b) Kepada siswa perlu diterangkan pula tentang alat-alatserta bahan-bahan yang akan digunakan.Dalam pemilihan alat peraga harus memperhatikanhal-hal sebagai berikut :1) Alat-alat yang dipilih harus sesuai dengankematangan dan pengalaman siswa sertaindividual dalam kelompok.2) Alat yang harus dipilih harus tepat,memadai dan mudah digunakan .3) Harus direncanakan dengan teliti dandiperiksa lebih dahulu.4) Penggunaan alat peraga harus disertaidengan kelanjutannya seperti diskusi,analisis dan evaluasi.5) Sesuai dengan batas kemampuan biaya(M.Uzer, 1985 : 27) sedangkan alat peragabanyak macam dan ragamnya, guru harusmenyesuaikan dengan mata pelajaran danpokok bahasan yang diajarkan.
  18. 18. 18BAB IIIPENUTUPA. KesimpulanMedia merupakan sesuatu yang bersifat menyalurkan pesan dandapat merangsang pikiran, perasaan, dan kemauan audien (siswa) sehinggadapat mendorong terjadinya proses belajar pada dirinya.Klasifikasi media, yaitu:1. Dilihat dari jenisnyaa. Media Auditif.b. Media Visual.c. Media Audiovisual.2. Dilihat dari daya liputnya:a. Media dengan daya liput luas dan serentak.b. Media dengan daya liput yang terbatas oleh ruang dantempat.c. Media untuk pengajaran individual.3. Dilihat dari bahan pembuatannya:a. Media sederhana.b. Media kompleks.Dalam arti sempit, media pengajaran hanya meliputi media yangdapat digunakan secara efektif dalam proses pengajaran yang terencana,sedangkan dalam arti luas, media tidak hanya meliputi media komunikasielektronik yang kompleks, tetapi juga mencakup alat-alat sederhana sepertislide, fotografi, diagram, dan bagan buatan guru, objek-objek nyata sertakunjungan keluar sekolah.Laboratorium matematika adalah sebuah ruangan yang didesainkhusus untuk kegiatan belajar mengajar matematika.
  19. 19. 19DAFTAR PUSTAKAAriani, Niken dan Dany Haryanto. 2010. Pembelajaran Multimedia diSekolah. Jakarta: Prestasi Pustaka.Arsyad,Azhar. 2010. Media Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers.Djamarah,Syaiful Bahri dan Aswan Zain. 1997. Strategi BelajarMengajar. Jakarta: Rineka Pustaka.Hamalik,Oemar. 1994. Media Pendidikan (catatan ke 7). Bandung:PT.Citra Aditya Bakti.Hamalik,Oemar. 2008. Perencanaan Pengajaran BerdasarkanPendekatan Sistem. Jakarta: Bumi Aksara.Usman .M.Basyiruddin dan Asnawir.2002.MediaPembelajaran.Jakarta:Ciputat pers.http://makalahmajannaii.blogspot.com/2012/07makalah-pembelajaran-matematika.html.http://novitapioner.blogspot.com/2011/03/metode-pembelajaran-matematika.html.http://petanitangguh.blogspot.com/2010/03jenis-jenis-media-pengajaran.html

×