Thaharah.ppt
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Thaharah.ppt

on

  • 14,405 views

Materi KIM-C, 28 mei 2010, Radio IMUSKA

Materi KIM-C, 28 mei 2010, Radio IMUSKA

Statistics

Views

Total Views
14,405
Views on SlideShare
14,373
Embed Views
32

Actions

Likes
4
Downloads
1,765
Comments
1

5 Embeds 32

http://radio.imuska.org 10
http://www.slideshare.net 8
http://www.slashdocs.com 8
https://twimg0-a.akamaihd.net 5
http://www.docseek.net 1

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Thaharah.ppt Thaharah.ppt Presentation Transcript

  • Fiqih Thaharah Syariah dan perempuan Bersama Aini Aryani, LLB (Hons)
  • Urgensi Thaharah > Non Hewani
    • 1. Syarat Sah Ritual Ibadah
    • مِفْتَاحُ الصَّلاةِ الطَّهُورُ وَتَحْرِيمُهَا التَّكْبِيرُ وَتَحْلِيلُهَا التَّسْلِيمُ  
    • Dari Ali bin Thalib ra bahwa Rasulullah SAW bersabda, Kunci shalat itu adalah thaharah , yang mengharamkannya adalah takbir dan menghalalkannya adalah salam.
    • (HR. Abu Daud, Tirmizi, Ibnu Majah)
    • 2. Disukai Allah
    • إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ
    • Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang taubat dan orang-orang yang berthaharah (membersihan diri). (QS. Al-Baqarah : 222)
    • 3. Bagian Dari Iman
    • الطَّهُوْرُ شَطْرُ الإِيْمَانِ
    • Kesucian itu bagian dari Iman (HR. Muslim)
  • Diagram Thaharah > Non Hewani
  • Thaharah Jenis Hakiki Hukmi Najis Hadats Ringan Sedang Berat Kecil Besar Percikkan Cuci Cuci Wudhu Mandi Tayammum Warna Rasa Aroma 6 air 1 Tanah
  • Najis > Non Hewani
    • Pembagian Najis
    • (berdasarkan tingkat pensucian) :
        • Ringan
        • Pertengahan
        • Berat
  • 1. Najis Ringan
    • Mengapa Ringan ?
      • Karena untuk mensucikannya cukup ringan
      • Cukup dipercikkan air
      • Meski masih ada najis sudah dianggap suci
    • Dalil
      • يُغْسَلُ مِنْ بَوْلِ اَلْجَارِيَةِ وَيُرَشُّ مِنْ بَوْلِ اَلْغُلامِ
      • Dari As-Sam'i radhiyallahu anhu berkata bahwa Nabi SAW bersabda,"Air kencing bayi perempuan harus dicuci, sedangkan air kencing bayi laki-laki cukup dipercikkan air saja. (HR. Abu Daud, An-Nasai dan Al-Hakim)
  • 2. Najis Berat
    • Mengapa Berat ?
      • Mensucikannya tidak cukup hilang warna, rasa dan aroma
      • Harus dengan ritual khusus : 6 air + 1 tanah
    • Dalil
    • طَهُورُ إِنَاءِ أَحَدِكُمْ إِذْ وَلَغَ فِيهِ اَلْكَلْبُ أَنْ يَغْسِلَهُ سَبْعَ مَرَّاتٍ أُولاهُنَّ بِالتُّرَابِ - أَخْرَجَهُ مُسْلِمٌ
    • Sucinya wadah air kalian yang diminum anjing adalah dengan mencucinya tujuh kali, salah satunya dengan tanah. (HR. Muslim)
    • Contoh : Babi - Anjing
  • 3. Pertengahan
    • Batasan : Selain Najis Ringan dan Berat
    • Contoh :
      • Darah
      • Nanah
      • Muntah
      • Keluar dari Kemaluan Depan Belakang
        • Padat : kotoran, batu ginjal, kopi luwak?
        • Cair : kencing, mazi, wadi, darah
        • Gas
      • Bangkai
        • Disembelih tidak syar’i
        • Mati : tercekik, tertanduk, tenggelam, terantuk batu
        • Potongan tubuh hewan hidup
  • 3. Pertengahan
    • Pensucian : Dihilangkan Secara Fisik :
      • Warna
      • Rasa
      • Aroma
    • Metode :
      • Pencucian
      • Penyiraman
      • Penambahan Air
      • Pengeringan (samak kulit)
      • Pengerikan
      • Pengelapan (gosok)
      • Kesetkan ke Tanah
      • Istihalah (Perubahan Wujud)
    • Dikerok
      • Aisyah mengerok (mengerik) bekas mani Rasulullah SAW dengan kukunya
      • كُنْتُ أَفْرُكُ الْمَنِيَّ مِنْ ثَوْبِ رَسُول اللَّهِ إِذَا كَانَ يَابِسًا
      • Dahulu Aku mengerik bekas mani Rasulullah SAW bila sudah mengering (HR. Muslim)
    • Penyiraman
    • قَامَ أَعْرَابيِّ فَبَالَ فيِ المَسْجِدِ فَقَامَ إِلَيْهِ النَّاسُ لِيَقَعُوا بِهِ فَقَالَ النَّبِيُّ دَعُوْهُ وَأَرِيْقُوا عَلىَ بَوْلِهِ سِجْلاً مِنْ مَاءٍ أَوْ ذَنُوبًا مِنْ مَاءٍ
    • Seorang Arab dusun telah masuk masjid dan kencing di dalamnya. Orang-orang berdiri untuk menindaknya namun Rasulullah SAW bersbda,”Biarkan saja dulu, siramilah di atas tempat kencingnya itu seember air”. (HR. Bukhari)
    • Penambahan Air
      • Bila air di suatu tempat terkena najis, disucikan dengan menambahkan air
      • Contoh :
      • Sumur yang terkena najis,
    • Penyamakan
    • إِذَا دُبِغَ الإِْهَابُ فَقَدْ طَهُرَ
    • Bila kulit (bangkai) telah disamak, maka telah menjadi suci (HR. Muslim)
    • Hanafi Syafi’i : suci
    • Maliki Hambali : tidak suci
    • Diusap dengan kain
      • Pendapat Hanafi
        • Para shahabat Nabi SAW shalat dengan menyelipkan pedang di pinggang mereka
        • Pedang itu bekas membunuh orang kafir dalam jihad
        • Pedang mereka tidak dicuci tetapi hanya diusap dengan kain
        • Khusus berlaku pada benda yang licin seperti pedang atau kaca
    • Dikesetkan ke Tanah
    • إِذَا أَصَابَ خُفَّ أَحَدِكُمْ أَوْ نَعْلَهُ أَذًى فَلْيَدْلُكْهُمَا فِي الأَْرْضِ وَلْيُصَل فِيهِمَا فَإِنَّ ذَلِكَ طَهُورٌ لَهُمَا
    • Bila sepatu atau sandal kalian terkena najis maka keset-kesetkan ke tanah dan shalatlah dengan memakai sendal itu. Karena hal itu sudah mensucikan (HR. Abu Daud)
    • Dijemur Hingga Kering
      • Tanah yang terkena najis bila terjemur hingga kering sampai hilang warna dan aroma najis, menjadi suci
      • أَيُّمَا أَرْضٍ جَفَّتْ فَقَدْ ذَكَتْ
      • Tanah yang telah mengering maka tanah itu telah suci
      • (HR. Az-Zaila’i)
    • Hanafi : suci
    • Maliki Syafi’i Hambali : tidak suci kecuali disiram dulu
  • Mandi Janabah > Non Hewani
    • Penyebab
      • Haidh
      • Nifas
      • Melahirkan
      • Jima
      • Keluar Mani
      • Meninggal
    • Haram Dilakukan (Secara umum)
      • Shalat
      • Sujud Tilawah
      • Puasa
      • Tawaf
      • Sai
      • Memegang Mushaf
      • Melafadzkan Quran
      • Masuk Masjid
    • Shalat
    • لاَ تُقْبَل صَلاَةٌ بِغَيْرِ طَهُورٍ
    • Tidak diterima shalat tanpa thaharah (HR. Muslim)
    • Tawaf
    • الطَّوَافُ بِالْبَيْتِ بِمَنْزِلَةِ الصَّلاَةِ إِلاَّ أَنَّ اللَّهَ قَدْ أَحَل فِيهِ الْمَنْطِقَ
    • Tawaf di sekeliling ka’bah sama dengan shalat, kecuali Allah membolehkan berbicara (HR. Tirmizy Al-Hakim )
    • Menyentuh Mushaf
    • أَنْ لاَ يَمَسَّ اَلْقُرْآنَ إِلاَّ طَاهِرٌ
    • Janganlah menyentuh mushaf kecuali orang yang suci dari hadats (HR. Malik)
    • Melafadzkan Quran
    • لاَ تَقْرَأ الحَائِضُ وَلاَ الجُنُبَ شَيْئًا مِنَ القُرْآنِ
    • Wanita yang haidh atau orang yang janabah tidak boleh membaca sepotong ayat Quran (HR. Tirmizy)
    • Masuk Masjid
    • يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ لاَ تَقْرَبُواْ الصَّلاَةَ وَأَنتُمْ سُكَارَى حَتَّىَ تَعْلَمُواْ مَا تَقُولُونَ وَلاَ جُنُبًا إِلاَّ عَابِرِي سَبِيلٍ حَتَّىَ تَغْتَسِلُواْ
    • Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu salat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan, (jangan pula hampiri mesjid) sedang kamu dalam keadaan junub, terkecuali sekedar berlalu saja, hingga kamu mandi.(QS. An-Nisa' : 43)
    • Masuk Masjid
    • Tidak ku halalkan masjid bagi orang yang junub dan haidh`.
    • (HR. Bukhari)  
    • Rukun
      • Niat
      • Meratakan Air
    • Sunnah
      • Mencuci tangan
      • Membersihkan kemaluan (depan belakang)
      • Menghilangkan najis
      • Wudhu
      • Mendahulukan kanan
  • Haidh > Non Hewani
    • Tiga Darah Wanita
      • Haidh
        • Darah yang keluar karena sehat
      • Nifas
        • Darah yang keluar saat melahirkan dan sesudahnya
      • Istihadhah
        • Selain haidh dan nifas
    • Masa Haidh
      • Minimal
        • Sekejap : Maliki (kecuali iddah/istibra : 1 hari)
        • 1 hari 1 malam : Syafi’i Hambali
        • 3 hari 3 malam : Hanafi
      • Masimal
        • 10 hari : Hanafi
        • 15 hari : Syafi’i Hambali
    • Usia Wanita Haidh
      • Mulai
        • Usia 9 tahun
      • Berakhir
        • Usia 50 tahun : Hanafi
        • Usia 70 tahun : Maliki
        • Sampai tidak haidh
    • Masa Suci
      • Minimal
        • 13 hari (Hambali)
        • 15 hari (Jumhur)
      • Maksimal
        • Tak Terhingga
    • Haram Dilakukan
      • Shalat
      • Sujud Tilawah
      • Puasa
      • Tawaf
      • Sai
      • Memegang Mushaf
      • Melafadzkan Quran
      • Masuk Masjid
      • Bersetubuh
      • Diceraikan
    • Iddah Wanita Dicerai (3 Quru`)
      • 3 kali haidh
      • 3 kali suci
    Masa Suci 1 Haidh Masa Suci 2 Haidh Masa Suci 3 Masa Suci 1 Haidh Masa Suci 2 Haidh Masa Suci 3 Haidh Masa Suci 4 1 2 3 1 2 3
  • Nifas > Non Hewani
    • Nifas
      • Darah yang keluar saat melahirkan dan sesudahnya
    • Masa Nifas
      • Minimal
        • Sekejap
      • Maksimal
        • 40 hari : Hanafi Hambali
        • 60 hari : Syafi’i
    • istihadhah
    • Pengertian
      • Keluar darah di luar haidh atau nifas
      • Contoh :
        • Sebelum usia haidh (9 tahun)
        • Setelah lewat usia haidh (50-70 tahun)
        • Setelah masa haidh (13-15 hari)
        • Setelah lewat masa nifas (40-60 hari)
    • Hukum
      • Batal wudhu
      • Berwudhu tiap shalat
      • Menyumbat darah
      • Hadats Kecil bukan hadats besar
        • Tidak wajib mandi janabah
        • Tetap wajib shalat puasa
        • Tidak berlaku larangan spt haidh & nifas
    • S E L E S A I