Your SlideShare is downloading. ×
10 analisis kredit
10 analisis kredit
10 analisis kredit
10 analisis kredit
10 analisis kredit
10 analisis kredit
10 analisis kredit
10 analisis kredit
10 analisis kredit
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

10 analisis kredit

6,104

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
6,104
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
277
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide
  • ekE
  • Transcript

    • 1. BAB 10ANALISIS KREDIT
    • 2. Analisis kredit atau Penilaian kredit adalah Suatu prosesyang dimaksudkan untuk menganalisis atau menilai suatupermohonan kredit yang diajukan oleh calon debitur kredit sehinggadapat memberikan keyakinan kepada pihak bank bahwa proyekyang akan dibiayai dengan kredit bank cukup layak (feasible). Dengan adanya analisis kredit, dapat dicegah secara dinikemungkinan terjadinya default oleh calon debitur.Default adalah kegagalan nasabah dalam memenuhi kewajibannyauntuk melunasi kredit yang di terimanya (angsuran pokok) besertabunga yang sudah disepakati dan sudah diperjanjikan bersama(misalnya berdasarkan akad kredit yang dibuat berdasarkan notarispublik).
    • 3. B. Ada beberapa cara melakukan Analisis kredit 1. Analisis kredit berdasarkan prinsip “6C”, yaitu:a. Character Analisis mengenai watak /karakter berkaitan dengan integrasi dari calon debitur.b. Capital Pembiayaan suatu proyek yang akan dijalankan debitur tidak seluruhnya berasal dari bank, tetapi dibiayai bersama antara bank dan debitur.c. Capacity Penilaian terhadap calon nasabah kredit dalam hal kemampuan memenuhi kewajiban yang telah disepakati dalam perjanjian pinjaman atau akad kredit
    • 4. d. Conditions of Economy Suatu proyek yang akan dibiayai bersama oleh bank dan nasabah kredit tertentu memiliki berbagai ciri tertentu, misalnya jenis bisnis yang akan digeluti, jenis produk/jasa yang akan diproduksi, sasaran pasar yang akan dituju, harga yang akan ditawarkan, promosi yang akan dijalankane. Collateral Ketentuan yang dikeluarkan pemerintah atau bank indonesia setiap pemberian kredit oleh bank harus didukung oleh adanya jaminan atau agunan yang memadai kecuali untuk program- program pemerintah.f. Constraints Merupakan faktor hambatan atau rintangan berupa faktor-faktor sosial psikologis yang ada pada suatu daerah atau wilayah tertentu yang menyebabkan suatu proyek tidak dapat dilaksanakan.
    • 5. C. Analisis kredit berdasarkan prinsip “6A”, yaitu: 1. Analisis aspek yuridis (hukum) Analisis pada aspek ini bertujuan untuk meneliti ketentuanlegalitas dari perusahaan atau badan hukum yang akan memperolehbantuan kredit atau pembiayaan dari bank.Analisis ini meliputi berbagai subaspek sbb : Badan usaha : meliputi Bentuk usaha , nama badan usaha, pemegang saham , anggaran dasar perusahaan , penanggung jawab perusahaan , status usaha , bidang usaha , domisili. Izin-izin yang harus dimiliki : meliputi Persetujuan prinsip , izin penggunaan tanah , izin gangguan , izin bangunan , izin usaha perdagangan. Perjanjian-perjanjian : meliputi perjanjian dalam manajemen , perjanjian lisensi produk , perjanjian penyediaan bahan baku , perjanjian dagang barang atau jasa , perjanjian pengalihan saham.
    • 6. 2. Analisis Aspek pasar dan pemasaran Analisis pada aspek ini bertujuan untuk meneliti kemungkinan pangsa pasar yang dapat diraih bagi produk atau jasa yang di produksi dari proyek yang dibiayai dengan kredit bank serta meneliti strategi pemasaran apa yang digunakan oleh investor atau pengelola proyek agar perusahaan atau proyek dapat memenangkan persaingan yang cukup kompetitif. Analisis ini meliputi berbagai sub-aspek sbb : Luas dan bentuk pasar . Pangsa pasar. Saingan usaha. Rencana Pemasaran.
    • 7. 3. Analisis aspek teknis Analisis pada aspek ini bertujuan untuk menilai seberapa jauh kemampuan pengelola proyek dalam mempersiapkan dan melaksanakan pembangunan proyek serta kesiapan teknis perusahaan dalam melakukan operasinya kelak sebagai suatu business entity . Analisis ini meliputi berbagai sub-aspek sbb : Lokasi pabrik atau pemilihan lokasi . Bangunan Sistem dan alat transportasi. Peralatan kantor Layout bangunan Bahan baku dan bahan penolong. Persediaan. Proses produksi. Produksi percobaan. Pembuangan sisa proses.
    • 8. 4. Analisis aspek manajemen Analisis pada aspek ini bertujuan untuk menilai kemampuan dan kecakapandari manajemen pengelola proyek atau manajemen perusahaan dalammenjalankan bisnisnya. Analisis ini meliputi berbagai sub-aspek sbb: Struktur Organisasi. Uraikan Tugas . Sistem dan prosedur. Kebutuhan tenaga kerja. Evaluasi pribadi pengusaha.5. Analisis aspek keuangan Analisis pada aspek ini bertujuan untuk menilai kemampuan dan kecakapandari menajemen pengelola proyek atau manajemen perusahaan dibidangkeuangan. Analisis meliputi berbagai sub-aspek sbb : Penilaian data keuangan proyek. Sumber pembiayaan. Kemampuan proyek . Penilaian data keuangan perusahaan atau bisnis yang sudah beroperasi.
    • 9. Rasio-rasio dalam analisis kredit1. Likuidity Ratio : Current Ratio & Cash Ratio.2. Levarage Ratio : Debt Ratio , Debt to equity Ratio , dan Times interest earned.3. Activity Ratio : Inventory turn over , Receivable Ratio , Total Assets Turn Over dan Workin capital Turn Over.4. Profitability Ratio : Profit margin ratio , return on assets (ROA) , Return on equity (ROE)6. Analisis aspek sosial ekonomis Analisis pada aspek ini bertujuan untuk menilai sejauh mana proyek yang aka dibangun dan dibiayai dengan kredit bank memiliki value added yang tinggi dilihat dari sudut pandang sosial maupun makro ekonomis. Analisis ini meliputi berbagai sub-aspek sbb : 1. Kesempatan kerja. 2. Penggunaan bahan baku lokal. 3. Menghasilkan devisa. 4. Penghematan devisa. 5. Penerimaan pajak bagi negara. 6. Subsidi dari negara. 7. Tax Holiday. 8. Backward and forward integration. 9. Pemerataan Usaha versus konglomerasi. 10. Dampak lingkungan.

    ×