Like this? Share it with your network

Share
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
No Downloads

Views

Total Views
4,699
On Slideshare
4,610
From Embeds
89
Number of Embeds
2

Actions

Shares
Downloads
70
Comments
0
Likes
1

Embeds 89

http://mysurysy.blogspot.com 83
http://www.mysurysy.blogspot.com 6

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. OLEH : Marwati (610 008)Mentari (610 004) Nurbulan (610 022)Rahimah (610 029) Sartinah (610 018)Hasmi (610 017) Wahyuddin (610 016)
  • 2. A. Pengertian Bryopsida (lumut daun) Bryopsida atau lumut daun juga disebut dengan lumutsejati atau sering juga kita dengar dengan sebutan Musci.Adalah anggota tumbuhan berspora yang termasuk dalamdivisi Bryophyta. Lumut ini disebut dengan lumut sejatikarena bentuk tubuhnya seperti tumbuhan kecil yangmemiliki bagian akar (rizoid), batang, dan daun. Bryopsida adalah kelas yang terbesar diantara anggotaBryophyta lainnya dan paling tinggi tingkatperkembangannya karena baik gametofit maupunsporofitnya sudah mempunyai bagian-bagian yang lebihkompleks. Lumut ini tidak melekat pada substratnya tetapimempunyai rizoid yang melekat pada tempat tumbuhnya.
  • 3.  Akarnya belum berupa akar, masih berupa rhizoid. Fase dominannya adalah fase gametofit. Spora terdiri 2 lapisan, yaitu endospora dan eksospora, habitatnya pada tempat lembab. Sporofitnya terdiri dari bagian seta, apofisis, vaginula, kolumela, dan kaliptra. Sporofit pada umumnya lebih kecil, berumur pendek, dan hidup tergantung pada gametofit. Reproduksi vegetatif dengan spora, generatif dengan arkegonium yang menghasilkan ovum dan anteridium yang menghasilkan spermatozoid.
  • 4.  Susunan tubuh bryopsida meliputi : • Tersusun dari sumbu (batang), daun, dan rizoid multiseluler. •Daun tersusun dalam 3 sampai 8 baris • Daun mempunyai rusuk (simetri radial). • Sumbu batang pada lumut daun BRYOPSIDA biasanya menunjukkan diferensiasi menjadi epidermis korteks, dan silinder • Alat kelamin tubuh pada bagian pusat. ujung batang, sporogonium terdiri dari kaki, tangkai dan kapsul. • Gigi peristoma terdapat satu atau dua deret melingkari lubang diujung kapsul
  • 5. B. Pengertian KonsepGambar bagian lumut daun
  • 6. D. REPRODUKSI BRYOPSIDA (LUMUT DAUN) B. Pengertian Konsep C. Habitat Bryopsida (lumut daun) Reproduksi / perkembangbiakan Bryopsida atau lumut daun dapat berlangsung secara : tumbuh diatas tanah- a. Lumut daun dapat  Vegetatif yang tanah gundul yang periodik  Generatif mengalami masa kekeringan. b. Lumut daun dapat pula kita temukan Perkembangbiakan secara vegetatif berlangsung denganpembebasan spora dari rumput-rumput, dari pembelahan diantara kapsul, sebagai hasil diatassel induk spora secara meiosis yang menghasilkan empat spora cadas, pada batang-batang dan cabang-atau tetraspora. Jika sporogonium (sporofit) telahmasak, cabang, bahkan ada lepas dan jatuh.daun- kaliptra dan operkulumnya yang pada Jika udaradisekitarnya kering, gigi-gigi peristom rawa-rawa tetapi daun, pohon-pohon, di akan menggulung keluarsehingga spora didalam air.dan akan diterbangkan oleh angin. jarang dapat keluar,Jika spora jatuh ditempat yang sesuai, spora akan tumbuh c. Lumut daun/lumut sejati dapat ditemukanmenjadi protonema yang berbentuk seperti benang. di daerah kutub, tropis atau gurun.
  • 7. D. REPRODUKSI BRYOPSIDA (LUMUT DAUN) Reproduksi / perkembangbiakan Bryopsida atau lumut daun dapat berlangsung secara :  Vegetatif  Generatif Perkembangbiakan secara vegetatif berlangsung denganpembebasan spora dari kapsul, sebagai hasil dari pembelahansel induk spora secara meiosis yang menghasilkan empatspora atau tetraspora. Jika sporogonium (sporofit) telahmasak, kaliptra dan operkulumnya lepas dan jatuh. Jika udaradisekitarnya kering, gigi-gigi peristom akan menggulung keluarsehingga spora dapat keluar, dan akan diterbangkan olehangin. Jika spora jatuh ditempat yang sesuai, spora akantumbuh menjadi protonema yang berbentuk seperti benang.
  • 8. Perkembangbiakan secara generatifberlangsung melalui pembuahan sel telur olehsel jantan dan akan menghasilkan zigot.Pembuahan ini terjadi karena adanyakemotaksis (gaya tarik kimia) pada medium air.Zigot akan membelah beberapa kali sehinggaterbentuk embrio yang akan tumbuh menjadisporogonium (badan penghasil spora) atausporofit (tumbuhan penghasil spora).Jadi, sporofit merupakan turunan generatif.
  • 9. BRYOPSIDA
  • 10. SPORA PROTONEMA GAMETOFIT TUMBUHAN LUMUT ANTERIDIUM ARKEGONIUMSPERMATOZOID ZIGOT OVUM SPOROFIT SPOROGONIUM SPORANGIUM SPORA
  • 11. E. SISTEMATIKA BRYOPSIDA Bryopsida dalam sistematik dibedakan dalambeberapa bangsa : Sphagnales Andreales Bryales SISTEMATIKA BRYOPSIDAOrdo : SphagnalesFamily : SphagnaceaeGenus : SphagnumSpesies: Sphagnum fimbriatum
  • 12. Ordo : AndrealesFamily : AndreaceaeGenus : AndreaSpesies : Andreae sp. SISTEMATIKA BRYOPSIDAOrdo : BryalesFamily : PolytrichaceaeGenus : PolytrichumSpesies : Polytrichum commune
  • 13. Perbedaan dari ketiga bangsa bryopsida terletak pada struktur anatomi sporogoniumnya. Bangsa Sphagnalesmempunyai ciri-ciri antara lain: protonema berbentuk daun kecil yang terdiri dari satu lapis sel, gametafora pada ujungnya membentuk cabang-cabang sebagai roset yang menyerupai jambul. Sporofit didukung oleh perpanjangan ujung batang yang namanya pseudopodium. Andreales mempunyai SISTEMATIKA BRYOPSIDA persamaan dengan Sphagnales dalam hal sporofitnyayang didukung oleh pseudopodium, tetapi berbeda dalam hal cara membukanya kapsul spora yaitu dengan membentuk 4 katup. Bangsa Bryales mempunyai peristoma pada kapsul sporanya, didasarkan atas sifat dari peristomanya Bryales dibedakan menjadi 2 golongan yaitu Nematodonteae dan Arthrodonteae.
  • 14. 1. Memiliki peran dalam ekosistem sebagai penyedia oksigen.2. Sphagnum dapat dimanfaatkan sebagai pengganti kapas dan sebagai bahan bakar.3. Dapat menyerap air serta menjaga kelembaban tanah.4. Bisa digunakan sebagai ornament tata ruang.5. Lumut gambut di rawa dapat dijadikan sebagai pupuk penyubur tanah.6. Lumut sphagnum dikenal sebagai obat penyakit kulit dan mata.7. Di hutan bantalan lumut berfungsi menyerap air hujan sehingga mengurangi kemungkinan adanya banjir .
  • 15.  Bryopsida atau lumut daun juga disebut dengan lumut sejati atau sering juga kita dengar dengan sebutan Musci. Adalah anggota tumbuhan berspora yang termasuk dalam divisi Bryophyta. Lumut ini disebut dengan lumut sejati karena bentuk tubuhnya seperti tumbuhan kecil yang memiliki bagian akar (rizoid), batang, dan daun. Tubuh bryopsida mempunyai struktur yg mirip batang, daun, dan akar, tetapi tidak mempunyai jaringan dan fungsi seperti pada tumbuhan tingkat tinggi. Lumut daun dapat tumbuh diatas tanah-tanah yang gundul yang peiodik mengalami masa kekeringan, dan dapat pula kita temukan diantara rumput-rumpt, diatas cadas, pada batang-batang dan cabang-cabang, bahkan ada yang pada daun-daun,pohon-pohon, di rawa-rawa tetapi jarang didalam air. Reproduksi vegetatif dengan spora, generatif dengan arkegonium yang menghasilkan ovum dan anteridium yang menghasilkan sperma. Bryopsida dalam sistematik dibedakan dalam beberapa bangsa yakni Sphagnales, Andraeales, Bryales.
  • 16. DAFTAR PUSTAKA• Tjitrosoepomo, Gembong. 1989. Taksonomi tumbuhan tingkat rendah. Gadjah mada university press. Yogyakarta.• Astuti, Yuni dan heru Nugroho. 2002. Biologi 1a semester 1. Klaten: Intan Pariwara.• Http://D A F T Indonesia.com T A K A Wikipedia A R P U S