Your SlideShare is downloading. ×
Jenis Jenis dan Satuan Pendidikan Luar Sekolah
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Introducing the official SlideShare app

Stunning, full-screen experience for iPhone and Android

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

Jenis Jenis dan Satuan Pendidikan Luar Sekolah

5,438
views

Published on

Imbang J. Trenggana

Imbang J. Trenggana

Published in: Education

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
5,438
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
59
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. JENIS – JENIS DAN SATUAN PLS Konsep Dasar Pendidikan Luar Sekolah Imbang J. Trenggana, S.Pd
  • 2. JENIS – JENIS PLSJenis-jenis pendidikan yang ada pada PLS, menurut D. Sudjana (1996:44)di antaranya adalah: Pendidikan Massa (Mass education) Pendidikan massa yaitu kesempatan pendidikan yang diberikan kepada masyarakat luas dengan tujuan yaitu membantu masyarakat agar mereka memiliki kecakapan dalam hal menulis, membaca dan berhitung serta berpengetahuan umum yang diperlukan dalam upaya peningkatan taraf hidup dan kehidupannya sebagai warga negara.
  • 3.  Pendidikan Orang Dewasa (Adult Education) Pendidikan orang dewasa yaitu pendidikan yang disajikan untuk membelajarkan orang dewasa. Dalam salah satu bukunya tentang PLS, Sudjana (1996:45) menerangkan bahwa pendidikan orang dewasa adalah pendidikan yang diperuntukan bagi orang- orang dewasa dalam lingkukangan masyarakatnya, agar mereka dapat mengembangkan kemampuan, memperkaya pengetahuan, meningkatkan kualifikasi teknik dan profesi yang telah dimilikinya, memperoleh cara-cara baru serta merubah sikap dan perilakunya.
  • 4.  Pendidikan Perluasan (Extension Education) Kegiatan yang diselenggarakan PLS adalah meliputi seluruh kegiatan pendidikan baik yang dilaksanakan di luar sistem pendidikan sekolah yang dilembagakan ataupun yang tidak dilembagakan. Pendidikan luar sekolah dilaksanakan melalui kegiatan belajar – mengajar dan pendidikan keluarga merupakan bagian dari jalur pendidikan luar sekolah yang diselenggarakan didalam keluarga.
  • 5. SATUAN PLS Satuan PLS berfungsi untuk mengembangkan kemampuan danmeningkatkan mutu dan memartabatkan manusia Indonesia dalamrangka mewujudkan pendidikan nasional. Secara Khusus PLS dalam praktiknya mempunyai fungsi yangsangat luas yaitu sebagai pendidikan alternatif, pendidikan tambahan,pendidikan keluarga, pendidikan sepanjang hayat, pendidikan kaderdan sebagainya.
  • 6. SALAH SATU BENTUK S A T UA N P L S PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat)Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) adalah salah satu komponen pendidikan yangberfungsi mengembangkan pendidikan luar sekolah. KELOMPOK BELAJARBekerja atau belajar bersama adalah suatu proses kelompok yang disokong oleh anggota-anggota kelompok, di mana ada ketergantungan satu dengan yang lain untuk mencapaisuatu tujuan yang disepakati. Ruang kelas adalah tempat yang baik sekali untukmembangun kemahiran kelompok yang Anda butuhkan kemudian di dalam kehidupan.
  • 7.  PELATIHANMenurut Gomes (1997 : 197), “Pelatihan adalah setiap usahauntuk memperbaiki prestasi kerja pada suatu pekerjaan tertentuyang sedang menjadi tanggung jawabnya. Idealnya, pelatihan harusdirancang untuk mewujudkan tujuan – tujuan organisasi, yangpada waktu bersamaan juga mewujudkan tujuan – tujuan parapekerja secara perorangan.
  • 8.  MAJELIS TAQLIMTujuan majelis taklim adalah membina dan mengembangkanhubungan yang santun dan sesuai atau serasi antara manusiadengan Allah, antara manusia dengan manusia lainnya, antaramanusia dengan tempat tinggal sekitarnya atau lingkungan, dalamrangka meningkatkan ketaqwaan mereka kepada Allah SWT.
  • 9.  LIFE SKILLKonsep broad-based curriculum yang diartikan sebagai kurikulum berbasiskompetensi secara luas. Tujuannya, peserta didik dapat memiliki keahlian yangdiperlukan oleh masyarakat.Pengertian life skills sebenarnya lebih luas dari sekadar untuk menghidupi dirisendiri. Namun, persoalannya, bukan sekadar keterampilan, tetapi bagaimanacaranya memberi pendidikan yang betul-betul mampu membuat anak mandiridan dapat mengurus dirinya sendiri.