Pengembangan kurikulum di sekolah

12,524 views
12,267 views

Published on

4 Comments
17 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
12,524
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
37
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
4
Likes
17
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Pengembangan kurikulum di sekolah

  1. 1. Pengarang : Drs. H. MUHAMMAD ALI, M.Pd., MA Penerbit “Sinar Baru” Bandung Nama : IKIN Sodikin NIM : 20080211010 Kelas 2A PE
  2. 2. pandangan tentang kurikulum Penyelenggaraan pendidikan di suatu sekolah berpedoman kepada kurikulum yang berlaku di sekolah itu. Kurikulum yang dijadikan panduan pelaksanaan pendidikan, dapat diperoleh kesan, bahwa keberadaan kurikulum adalah rencana tentang jenis pengalaman belajar yang diharapkan dapat diperoleh siswa selama mengikuti pendidikan di sekolahitu.
  3. 4. Meski dewasa ini terjadi beberapa perubahan dari kurikulum 1975, namun pada hakikatnya perubahan tersebut tidak mengubah sosok kurikulum, melainkan hanya menyangkut segi-segi tertentu, seperti menambah atau mengurangi mata pelajaran dan atau bahan ajaran.
  4. 5. Aneka Ragam Pengertian kurikulum 2. Kurikulum sebagai pengalamn belajar Yaitu kurikulum sebagai seluruh pengalaman belajar siswa yang diperoleh di suatu sekolah tertentu, atas tanggung jawab sekolah yang bersangkutan. Kurikulum sebagai rencana belajar di suatu sekolah yang disusun dengan mempertimbangkan teori-teori psikologi, baik psikologi belajar maupun psikologi perkembangan sebagai dasar penyusunannya. 3 . Kurikulum sebagai rencana belajar Yaitu bahan-bahan pelajaran yang harus dipelajari siswa di sekolah / perguruan tinggi tertentu sebagai syarat untuk memperoleh ijazah.
  5. 6. <ul><li>Kurikulum mempunyai kaitan yang erat dengan pengajaran, karena : </li></ul><ul><li>Pengajaran merupakan bagian integral dari kurikulum </li></ul><ul><li>pengajaran merupakan pelaksanaan kurikulum. </li></ul><ul><li>Kurikulum tanpa pengajaran tidak akan terwujud, sedangkan pengajarn tanpa kurikulum dapat menjadi kegiatan yang tidak terencana. </li></ul>
  6. 7. Landasan – landasan dalam pengembangan kurikulum Kurikulum yang masih merupakan suatu rencana belajar tertulis disebut kurikulum resmi / kurikulum ideal. Pelaksanaan kurikulum itu sendiri disebut kurikulum tak-resmi atau kurikulum aktual. Untuk mewujudkan profesionalisasi guru diperlukan tolok ukur yang jelas tentang guru profesional serta persyaratan tertentu untuk menjabat jabatan ini.
  7. 8. Indikator guru profesional yaitu : <ul><li>Kompeten </li></ul><ul><li>Dapat menampilkan kompetensinya dalam melaksanakan tugas </li></ul><ul><li>Dalam bekerja menggunakan prosedur dan teknik nalar </li></ul><ul><li>Hasil pekerjaannya dapat dikenali. </li></ul><ul><li>Kompetensi guru profesioanal meliputi kompetensi pribadi, kompetensi mata pelajaran, dan kompetensi profesional. </li></ul><ul><li>Yang menjadi acuan dalam pengembangan kurikulumadalah filsafat atau sistem nilai yan berlaku di masyarakat. </li></ul><ul><li>Dan asas-asas dalam pengembangannya adalah tuntutan masyarakat, perkembangan ilmu teknologi, dan teori tentang belajar dan perkembangan individu. </li></ul>
  8. 9. Penyusunan dan pengembangan kurikulum dapat menempuh langkah-langkah : Perumusan tujuan Menentukan isi Memilih kegiatan Merumuskan evaluasi Prosedur pengembangan Kurikulum
  9. 10. Gambar : rancang bangun kurikulum Tujuan Evaluasi Organisasi Isi/Bahan
  10. 11. Analisis pengalaman belajar Organisasi pengalaman belajar Analisis tujuan kurikulum Analisis kebutuhan, tuntutan dan harapan Metode belajar-mengajar Analisis kegiatan belajar Alat-alat pelajaranmengajar Rencana evaluasi kurikulum dan pengajaran Pelaksanaan evaluasi Gambar : Rancang bangun sistem dalam pengembangan kurikulum
  11. 12. Pengembangan tujuan kurikulum Tujun pendidikan adalah peryataan keinginan hasil pendidikan yang ingin dicapai yang meliputi tujuan jangka panjang dan tujuan jangka pendek. tujuan pendidikan yang bersifat umum ini dalam konteks kurikulum dijabarkan kedalam tujuan sekolah atau lembaga, maka tujuan sekolah dijabarkan kedalam tujuan kurikulum. Penjabaran lebih lanjut dari tujuan kurikulum adalah tujuan pengajaran. tujuan ini sudah mengambarkan bentuk-bentuk perubahan tingkah laku sebagai hasil belajar yang terkait dengan aspek kognitif, apektif, dan fisikomotor. rumusan tujuan pengajaran khusus dirumuskan oleh guru. Sumber-sumber perumusan tujuan adalah : 1.Kebutuhan siswa 2.Tuntutan kehidupan yang kontemporer 3.Saran ahli suatu cabang ilmu pengetahuan
  12. 13. PENGEMBANGAN ISI DAN ORGANISASI KURIKULUM Isi kurikulum adalah pengalaman belajar atau bahan-bahan ajaran yang dapat mengantarkan siswa menuju jenjang kedewasaan, terutama kedewasaan mental dan sosial. Organisasi kurikulum merupakan suatu cara menyusun bahan atau pengalaman belajar yang ingin dicapai. untuk itu perlu dipilih organisasi yang efektif dengan kriteria: 1.Berkesinambungan 2.Beurutan 3.Terpadu
  13. 14. Jenis-jenis organisasi kurikulum secara garis besar ada empat macam,yaitu: 1.Kurikulum yang berpusat pada mata pelajaran 2.Kurikulum yaNg berlandaskan proses sosial 3.Kurikulim yang berpusat pada kegiatan 4.Kurikulum inti
  14. 15. EVALUASI KURIKULUM Evaluasi kurikulum sepatutnya dilakukan secara komperhensif terhadap seluruh komponennya.secara gaeis besar evaluasi itu dapat dilakukan kepada dua hal yaitu:evaluasi terhadap proses dan evalusai terhadap hasil. Prinsip-prinsip evaluasi kurikulum adalah: 1.Evaluasi mengacu kepada tujuan 2.Bersifat komprehensif 3.Dilaksanakan secara objektif TERIMA KASIH

×