• Save
Pengobatan ikan
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Pengobatan ikan

on

  • 798 views

Tanaman herbal mudah di temukan, aman untuk lingkungan dan terjangkau oleh semua kalangan.

Tanaman herbal mudah di temukan, aman untuk lingkungan dan terjangkau oleh semua kalangan.

Statistics

Views

Total Views
798
Slideshare-icon Views on SlideShare
798
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
0
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Pengobatan ikan Pengobatan ikan Presentation Transcript

    • PENGOBATAN IKANPENGOBATAN IKANDENGAN TANAMAN HERBALDENGAN TANAMAN HERBALKELOMPOK SAWARGI AQUATIC2009Oleh :
    • KENAPA PENGOBATANKENAPA PENGOBATANKIMIA DILARANG ???KIMIA DILARANG ???1. Meningkatnya resistensi mikroorganisme“Patogen” terhadap bahan kimia2. Bahan kimia berbahaya dapat menimbulkanpencemaran terhadap lingkungansekitarnya beserta ikannya3. Bahaya terhadap kesehatan manusia yangmengonsumsinya.4. Embargo produk perikanan INA oleh Uni Eropa
    • KENAPA HARUS DIPILHKENAPA HARUS DIPILHPENGOBATAN ALAMIAH ???PENGOBATAN ALAMIAH ???1. Pengobatannya relatif lebih aman bagi ikan2. Bahan berupa tanaman obat mudahdiperoleh dan murah3. Relatif tidak berbahaya terhadaplingkungan sekitarnya
    • SYARAT PEMILIHANSYARAT PEMILIHANTANAMANTANAMANOBAT HARUS BERSIFATOBAT HARUS BERSIFAT1. Anti parasit,2. Anti jamur,3. Anti bakteri,4. Anti viral- Uji laboratorium- Literatur pengobatanKuno (Traditional)- Penelitian farmasi- Penelitian perikananDIKETAHUI :
    • PENGGUNAAN OBAT HERBALBawaBakterialVirus Parasit JamurAntibiotik AntiParasiteAntiCendawanBeLumAda Obat -DaunJambu batu-Kunyit-Mengkudu-Sambiloto-sirih-BawangPutih dsb.-Sirih-Kisutra-Daunpepaya-Daunnimba dsb.-Sirih-Kisutra-Jawerkotok dsb.
    • Contoh KandunganContoh KandunganKimiawi Beberapa TanamanKimiawi Beberapa TanamanObatObat1. Daun sirih- Chavicol/senyawafenolMinyak atsiri sebagaiAntiseptik,fungisida dsb.2. Daun Jambu Biji- Tanin, minyak atsiri3. Daun Sambiloto- Andrographolid,laktone dan flavonoidAnti peradanganAnti analgetikAnti peradanganAnti Pendarahan
    • LANJUTANLANJUTAN4. Daun Kipahit/Kisutra- Saponin, Polyfenoldan FlavonoidAnti parasitAnti analgetik5. Daun Mengkudu- Andrographolid,Laktone dan FlavonoidAnti peradanganAnti analgetik6. Kunyit- Kurkuminoid, Minyakatsiri dan ArabinosaAnti hepatoksikAnti Bakterial
    • JENIS TANAMAN OBAT-JENIS TANAMAN OBAT-OBATANOBATANBawang PutihDosis : 25 ppm- 25 mg/liter- 250 mg/10 liter- 25 gram/1000 literKipahit/KisutraDosis :- 200 mg/liter- 20 g/100 liter- 200 gram/1000 liter5 genggan tangan Dew(Rendam Lama, 24 jam)
    • DOSIS PENGOBATANDOSIS PENGOBATANHERBALHERBALDaun Jambu Biji Daun sirihDosis :- 300 mg/ liter- 30 gram/100 liter- 300 gram/1000 literDosis : 200 ppm- 200 mg/ liter- 20 gram/100 liter- 200 gram/1000 liter(3 ons/bak 2x3x0,1) 2 ons/bak 2x3x0,1)
    • DOSIS PENGOBATANDOSIS PENGOBATANHERBALHERBALKunyit MengkuduDosis :- 5 gram/10 liter- 5 gram/100 liter- 50 gram/1000 literDosis :- Kelompok sawargimasih penelitian !!!5 siung/bak (2 x3)
    • DOSIS PENGOBATANDOSIS PENGOBATANHERBALHERBALSambilotoMeniranDosis : 200 ppm-200 mg/liter- 20 gram/100 liter- 200 gram/1000 literDosis : 5 ppt- 5 gram/liter- 50 gram/10- 500 gram/100(Rendam lama, 24 jam) (Rendam 5 jam)
    • DIAGNOSA PENYAKIT 11. Pengamatan terhadap pola kematian2. Pengamatan terhadap tingkah lakuikan- Massal- Tidak MassalPenyakit Non InfeksiPenyakit Infeksi- Sering berada di permukaan air- Sering berkoloni
    • 5. Pengamatan terhadap kondisilingkungan3. Pengamatan terhadap gejala klinis4. Pengamatan terhadapketidaknormalan organ dalamDIAGNOSA PENYAKIT 2- Meloncat dan menggosokkan tubuhnya- Adanya luka (sirip rusak)- Perut kembungKualitas air dalam media
    • STUDI KASUS 1STUDI KASUS 1- Pa Ridwan Memelihara Larva lele sebanyak10.000 ekor dalam bak 4 x 3 x 0,5 m- Rencana awal pemeliharaan yaitu Pendederan 1dengan pakan utama cacing sutera- Pada masa pemeliharaan hari ke 7, benihtersebut kondisinya lemah dan sering berada dipermukaan air dan dipinggiran bak- Pada hari berikutnya, respon pakan kurang danterjadi kematian benih
    • TINDAKAN APA YANG HARUSTINDAKAN APA YANG HARUSDILAKUKAN P’ RIDWAN..???DILAKUKAN P’ RIDWAN..???1. Amati Gejala klinis...!2. Amati Media Pemeliharaan..!!!3. Diagnosa Penyakit...!!!!
    • 1. Gejala Klinis- Benih sering berada dipermukaan airdengan kondisi lemah tidak aktif (naik turun).- Tutup insang (overculum) membuka lebar- Kondisi benih kurus karena respon pakannyakurang2. Amati Media Pemeliharaan- Permukaan air pemeliharaan berbusa- Air bagian dasar media terasa bau
    • Diagnosa Penyakit- Tutup insang membuka lebar dan benihsering di permukaan airArtinya benih mencari kualitas air yang lebihbaik. (Contohnya kadar O2, kadar amoniasudah tidak bisa ditoleransi)- Jika kualitas air buruk, berarti kematian benihdisebabkan penyakit non Infeksi(bukan penyakit menular)
    • Penyebab Turunnya Kualitas AirPenyebab Turunnya Kualitas Air1. Pemberian Pakan Berlebih- Pakan yang tidak termakan akan menumpukdi dasar dan beracun jadi amonia (NH3)( 1 kg pakan = 36 gram amonia (racun)2. Media Pemeliharaan tidak pernahdiganti air- Pemeliharaan di Bak terpal dan Kolam Beda,di bak terpal bakteri pengurai terbatas- Amonia terurai sebagian
    • 3. Pakan Alami Mengalami Kematian- Cacing sutera terlalu berlebih, sehinggapada saat mati mengalami pencemaranmedia4. Pembawa Bibit Penyakit- Media pakan alami pembawa bibit penyakit,contohnya : media cacing sutera5. Kepadatan Tinggi- Indikatornya air permukaan berbusa,artinya benih berebut O2- Amoniak menjadi tinggi, banyak feses benih
    • SOLUSI AKHIRSOLUSI AKHIR1. Pindahkan Benih Lele ke dalam Bak Baru(Kalau tidak ada, ganti air total)2. - Sebagai anti stress benih diinfus- Beri garam sebanyak 0,2 %(2 gram/liter) atau 2 kg/1000 liter air)- Cat : Air Baru sudah mengalami treatment(perlakuan khusus, agar tidak stress).3. Pada saat pemulihan, benih diberi pakansecukupnya, agar tidak mengotori media
    • STUDI KASUS 2- P’ Azis mempunyai 1 buah Bak terpal Ukuran3 X 2 x 0,5 m (300 x 200 x 50 cm)- Bak tersebut Diisi benih lele 2.000 ekorukuran 2-3 cm dengan ketinggian air 30 cm- Selang 3 hari benih tersebut respon pakannyakurang dan pergerakanya kurang aktif- 2 hari kemudian benih tersebut sering bergeromboldan menggantung vertikal di permukaan air- 2 hari berikutnya terdapat bintik putih putihpada sekujur tubunya dan semakin menyebar
    • TINDAKAN APA YANG HARUS DILAKUKANP “ AZIS.... ?????1. Jenis Penyakit apa.... ????2. Obat apa yang harus digunakan....????3. Berapa Dosis Obat yang harus digunakan..????
    • SOLUSI....TERAKHIR !!!!“Lakukan Pengobatan sesuai SNI !!!!”Diagnosa PenyakitPenyakit Bintik Putih pada sirip,tubuh dan insangJenis Patogen (gol. Parasit)Golongan Parasite (jenis Protozoa)Ichtyhopthrius multifilis (P. White spot)
    • Jenis ObatIchtyhopthrius multifilis (P. White spot)Anti Parasit (bukan Antibiotik)Kimia Biologi(Tradisional)- Kisutra- Nimba- Gol Obat biru- Formalin dsbKombinasigaramSuhu dinaikkan,min 28OCTidak sesuaiSNI
    • Dosis Obat- Ukuran Bak 300 x 200 x 50 cm- Ketinggian air 30 cm- dit. Berapa Volume air ?Jawab :P. 300 x L. 200 x T. 30 cm = 1.800.000 cm3= 1.800.000 cm3 Liter = 1.800.000 cm3Rumus Volume Kotak : Panjang x lebar x TinggiJadi Volume air dalam Bak = 1.800 liter= 1.800 liter
    • Ada Kombinasi Zat & Treatment airVolume Air= 1.800 literDosis Obat BanyakBanyak garamSuhu tidak hangatVolume airDiturunkanEx : T. 15 cmP. 300 x L. 200 x T.15 cm= 900.000 cm= 900 literEFISIEN= 1000 liter
    • DOSIS KISUTRADOSIS KISUTRADosis Kisutra perendaman Lama 24 jam ?- Dosis :200 ppm atau 200 mg/LJawab :- Volume air xDosis obat (mg)- 1000 liter x 200 mg/l = 200.000 mg= 200 gram/2 onsJadi Dosis pengobatannya = 2 0ns
    • DOSIS GARAMDOSIS GARAM“Dosis Pengobatan Garam Perendaman lama”0,1-0,2 % atau 2 gram/liter- Volume air xDosis garam (gram)- 1000 liter x 2 gram = 2.000 gram= 2 kgJadi Dosis Garamnya = 2 kg
    • STUDI KASUS 3- P’ Eric Panen lele Ukuran 5 -7- Lele hasil panennya diberok dalam Bak fiber bulatberdiameter 2 m dan ketinggian air 50 cm- Pada hari 2 lele tersebut mengalami gejala penyakitantara lain “Mulut berjamurBagian ekor putih berjamurKulit dan daging melepuhTergantung vertikal
    • TINDAKAN APA YANG HARUS DILAKUKANP’ Eric.... ?????1. Jenis Penyakit apa.... ????2. Obat apa yang harus digunakan....????3. Berapa Dosis Obat yang harus digunakan..????
    • SOLUSI....TERAKHIR !!!!“Lakukan Pengobatan sesuai SNI !!!!”Diagnosa PenyakitPenyakit Bercak merah, kulit melepuhdan mulut berjamurJenis Patogen (gol. Bakteri)Flexibacter Columnaris (P. Columnaris)
    • JENIS OBATObat : AntiMikrobaKombinasi GARAMFlexibacter Columnaris (P. Columnaris)Gol. Bakteri- Daun Jambu- Kipahit
    • DOSIS OBAT- Ketinggian air 30 cm- dit. Berapa Volume air ??3,14 x 1002x 50 cm= 1.570.000 cm3= 1.570 literRumus Silinder :- Diameter : 2 m /200 cmЛ X r2X T= (3,14 x jari-jari2x tinggi air)- Jari-jari = 200 : 23,14 x 10.000 x 50 cm= 100 cm
    • DOSIS DAUN JAMBUDOSIS DAUN JAMBUDosis Daun Jambu perendaman Lama24 jam !!- Dosis :300 ppm atau 300 mg/lJawab :- Volume air xDosis obat (mg)- 1.570 liter x 300 mg/l = 471.000 mg= 471 gram/4,7 onsJadi Dosis pengobatannya = 4,7 0ns
    • STUDI KASUS 4- P’ DARSONO tebar benih lele 3-4 cm pada kolamberukuran 20 x 10 meter.- Benih tersebut dipelihara sampai pendederan 2.dengan lama pemeliharaan 3-4 minggu.- 1 hari menjelang panen, benih tersebut mengalamigejala penyakit bercak merah, Kulit kembung,dan menggantung vertikal.- Apakah P DARSONO harus gagal panen ????
    • TINDAKAN APA YANG HARUS DILAKUKANP’ Darsono.... ?????1. Lakukan Diagnosa Jenis Penyakit ....!!!!2. Obat apa yang harus digunakan....????3. Berapa Dosis Obat yang harus digunakan..?4. Bagaimana cara pengobatan yang efisien ?
    • SOLUSI....TERAKHIR !!!!“Lakukan Pengobatan sesuai SNI !!!!”Diagnosa PenyakitBercak merah pada tubuh,perut kembungdan borok atau terjadi pendarahanJenis Patogen (gol. Bakteri)Aeromonas Hydrophylla (Motil Aeromonas)
    • JENIS OBATObat : AntiMikrobaKombinasi GARAMAeromonas hydrophylla (Motil Aeromonas)Gol. BakteriDaun Jambu-Kunyit/Daun Jambu1. Perendaman lama3. Lewat PakanPilih Metode Pengobatan :2. Perendaman Cepat
    • METODE PENGOBATANMETODE PENGOBATANA. Perendaman Lama1. Tentukan Volume air kolam- 20 x 10 x 0.5 m = 100 m3100 m3=100.000 liter2. Jika Dosis besar turunkanketinggian air ¾ (50 cm jadi : 15 cm)- 20 x 10 x 0.15m = 30 m330 m3= 30.000 literCat : 1 m3= 1000 liter
    • Jika Volume air 30.000 liter maka dosis Obat :- Volume air Kolam x Dosis Obat (mg)30.000 liter X 300 mg = 9000.000 mg= 9000.000 mg= 9.000 gram/ 9 kgDOSIS DAUN JAMBU 300 mg/lTidak Efisien/Dosis pengobatan tinggiCari yang lebihefisien..! :Mis Volume air diturunkanSampai kobakan
    • B. Perendaman Cepat1. Memakai Dosis tinggi2. Pengobatan berulang-ulang (3 kali)3. Perendaman jangka waktu pendek 30”-1 jamJenis Obat : Daun Jambu, Sambiloto dsb.Dosis : Normal ditingkatkan 3 kali lipatMis :- Daun Jambu 300 mg/l- Daun Sambioto 250 mg/l900 mg/l750 mg/l- Garam :100 gram/10 liter (10 %) 30 menit
    •  Langkah-langkah Pengobatan :1. Panen Semua Ikan dalam Kolam2. Masukan Ke dalam bak terpal (mis 3 x 2 m)3. Ikan direndam dengan larutan obat selama30”-1 jamMis : Volume Air Bak X Dosis Obat1.000 liter X 900= 1.000.000 mg = 900.000 mgJadi Dosis Perndaman cepat 900 gram
    • B. Pengobatan Lewat Pakan3 mg/100 gram atau 30 gram/1 kg pakan“Dosis standar diturunkan 10 x dari 300 mg/l”Dosis yang digunakan:Mis; Pakan x Dosis obat3 kg X 30 = 90 gram/hariKelebihan : - Pemakaian mudah, tidak butuhdosis besarKelemahan : - Jangka waktu pengobatan lama- kemungkinan terjadi pembilasan
    • Bagaimana Supaya Ikan Sehat ???Bagaimana Supaya Ikan Sehat ???1. Tempatkan ikan sesuai kondisi di habitatnya2. Lakukan Manajemen Kualitas air3. Lakukan Manajemen Pemberian pakanPencegahan lebih baik daripada mengobati