Your SlideShare is downloading. ×
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
John Allyn - Kisah 47 Ronin
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

John Allyn - Kisah 47 Ronin

868

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
868
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
22
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. Among flowers, the cherry blossom; Among men, the samurai —Pepatah JepangCetakan pertama: Maret 2007 Judul asli: THE 47 RONIN STORY by John Allyn
  • 2. Kisah 47 Ronin rasan, suatu sikap yang merupakan bentuk penghor- matan atas tingginya latihan serta disiplin mereka. Namun bahkan seorang samurai pun memiliki batas kesabaran. Khususnya bagi seorang daimyo muda yang terpaksa harus berurusan dengan tradisi istana yang sama sekali tak bermanfaat. Peristiwanya terjadi di Edo tahun 1701. Dalam PENDAHULUAN keadaan marah dan kecewa, Lord Asano dari Ako menyerang seorang pejabat istana yang korup se- hingga memicu serangkaian peristiwa yang berakhirDi awal abad ke-18, Jepang dilanda kekacauan. dengan balas dendam paling berdarah dalam sejarahPada masa itu, istana Shogun yang berada di Edo kekaisaran Jepang. Rangkaian peristiwa ini menge-(sekarang Tokyo), marak dengan pameran keme- jutkan seluruh negeri sehingga Shogun pun mengha-wahan, korupsi, serta pesta-pora di kota tua Kyoto. dapi kebuntuan hukum dan moral. Ketika semuanyaSama sekali jauh dari aturan sosial. Kesenian makin berakhir, Jepang memiliki pahlawan baru - yaituberkembang; teater populer mulai lahir. Dengan empat puluh tujuh ronin (mantan samurai) dari Ako.makin berkuasanya klas pedagang, masa itu juga Fakta sejarah atas tindakan mereka sangat jelas;merupakan awal dari berakhirnya pengaruh prajurit tapi keterangan rinci tentang peristiwa itu sangatbayaran, atau samurai. Hilangnya pengaruh ini sa- kabur. Berbagai versi telah dikisahkan dalam bentukngat mereka rasakan, terutama karena para samurai lagu, cerita, drama dan film.sangat membenci segala bentuk usaha yang ber- Buku ini dimaksudkan untuk menyampaikantujuan mencari keuntungan. sebuah catatan tentang apa yang mungkin terjadi di Di tengah perubahan yang membingungkan itu, masa itu, ketika Jepang dikucilkan oleh dunia dankekacauan sering muncul. Kekacauan utama terjadi tradisi lama masih mengatur kehidupan manusia.*akibat petani dikenakan pajak di luar batas kemam-puan mereka oleh Shogun, penguasa di seluruhJepang. Samurai jarang sekali menimbulkan keke- 6 7
  • 3. SATU 13 Maret, 1701.M atahari yang mulai tenggelam membuat perairan di sekeliling kepulauan Jepang me-merah. Di barat daya, di jalan dekat Laut Peda-laman, seorang laki-laki tinggi menunggang kudayang tidak terawat. Dia melindungi mata dari sinarmatahari sambil berkuda melewati hutan pinus. Namanya Oishi Kuranosuke Yoshitaka; kepalasamurai Klan Asano. Dia dalam perjalanan kembalike kastil di Ako setelah berkeliling kota bersamaputri majikannya yang menunggang kuda poni disebelahnya. Surai kuda poni itu dibiarkan panjangtanpa dipotong. Mereka merupakan pasangan yang aneh. Oishiadalah laki-laki tampan berumur empat puluhandengan dahi menonjol, rahang persegi, dan sikapyang tenang berwibawa. Rambut, sarung hakama 9
  • 4. John Allyn Kisah 47 Roninserta dua bilah pedang menunjukkan bahwa dia musang, burung dan serangga berkeliaran dengansamurai, klas ksatria. Sedangkan anak itu mungil bebas di ladang, sementara petani hanya dapatdan periang, bercahaya laksana kupu-kupu dalam melihat tanpa dapat berbuat apa-apa.balutan kimono dan obi. Keduanya tampak nyaman. Oishi tahu bahwa unggas diperdagangkan secaraSi gadis merasa terbebas dari disiplin ketat yang diam-diam di ruang belakang beberapa toko ter-diterapkan orangtuanya; sedangkan Oishi merasa kenal, namun pelanggaran atas undang-undang inibebas bersama anak kecil, terutama anak orang lain, hanya sedikit. Bukan saja karena perangkat adminis-untuk melepas sikap resmi dan bahkan sedikit tratif pemerintahan Shogun sangat berhasil dalambercanda. menangkap para pelanggar hukum, tapi juga karena Sekarang, dalam perjalanan pulang, mereka tak denda bagi mereka yang melukai makhluk hidupbanyak bicara seperti sebelumnya. Oishi terkejut sangat besar. Dan bila membunuh binatang, "pelakudengan apa yang dilihatnya di kota. kejahatan" itu akan dihukum mati. Seumur hidupnya Oishi selalu menentang keke- Ada golongan lain yang senasib dengan petani.rasan sesuai ajaran Budha, meskipun kadang dia Para pemburu, pemasang jerat, dan penyamak kulitterpaksa membunuh untuk mempertahankan diri juga beramai-ramai memenuhi kota untuk mencaridari serangan musuh, atau membunuh hewan untuk nafkah. Dan yang membuat mereka tidak berdayamendapat makan. Secara pribadi, dia .menyesalkan adalah lapangan kerja yang tersedia sangat sedikitkekejaman yang terjadi dalam pertandingan mema- sementara harga makanan tak terjangkau oleh rakyatnah anjing dan dia tidak keberatan bila olahraga biasa karena hasil panen tidak mencukupi. Satu-semacam itu dilarang. Akan tetapi, Undang-Undang satunya yang bisa diperoleh dengan murah adalahPelestarian Hidup yang dikeluarkan Shogun ternyata gadis untuk menemani tidur karena makin banyaksangat merugikan. Sekarang ini binatang lebih ber- petani yang menjual anak gadis mereka ke rumahuntung dibanding manusia, dan ini membuat negeri pelacuran.berada di tepi jurang kekacauan ekonomi. Oishi sering menyusuri pusat-pusat hiburan itu Di kota, Oishi melihat petani yang dulu sangat ketika menemani putri Lord Asano berkeliling kota,berhasil kini mengemis mencari kerja karena dilarang tapi kini rumah pelacuran telah menyebar hingga kemembunuh hama yang merusak tanaman. Serigala, jalan utama. 10 11
  • 5. John Allyn Kisah 47 Ronin Sebenarnya, golongannya kurang merasakan kemudian terlihat lebih serius. Sang anak juga telahkesulitan ekonomi ini, tapi dampak dari keputusan memerhatikan perubahan yang terjadi di daerah.Shogun memengaruhi mereka dalam bentuk lain. "Paman," tanyanya "mengapa pertanian ini tidak Kini tak ada lagi latihan atau pertandingan me- dirawat? Apakah tidak sebaiknya Paman laporkanmanah karena mereka tak boleh mencabuti bulu pada ayah karena para petani tidak melakukan tugasangsa untuk panah. Juga tak ada lagi lomba burung sebagaimana mestinya?"elang karena semua burung harus dilepas bebas. Oishi tertawa perlahan. Belum sempat dia men-Bahkan Burung Elang Utama milik Shogun pun jawab, gadis cilik itu melanjutkan, "Mungkin sebaik-dilepas. Lomba ketangkasan berkuda menjadi seni nya kita jangan menyalahkan para petani sebelumyang hilang karena kuku kuda tidak boleh dipotong mendengar penjelasan mereka. Tapi apa alasan me-dan surainya tidak boleh dipangkas. Dan, menurut reka menelantarkan ladang seperti itu?"Oishi, yang paling parah dari semua itu adalah "Mereka terpaksa, gadis kecil, karena berdasar-menurunnya nilai-nilai moral yang menyebar mulai kan Undang-Undang Pelestarian Hidup, mereka di-dari ibukota Shogun hingga ke propinsi. larang membunuh binatang yang merusak ladang." Dia mendengar berbagai laporan bahwa tari- "Kenapa ada larangan membunuh binatang -tarian dan sandiwara yang membanjiri ibukota Sho- terutama yang benar-benar mengganggu?"gun Tokugawa Tsunayoshi mulai memengaruhi sa- "Karena Shogun sudah melarang membunuhmurai di kota ini. Dia bahkan mendengar desas- binatang. Dan, karena kami setia pada ayahmudesus bahwa ada samurai yang datang ke teater sehingga kami tak berpikir untuk mempermalukankabuki di Kyoto, kota hiburan sekaligus kota kuil, beliau dengan melanggar perintah pemimpin-nya,meskipun dia tidak memercayai berita ini. yaitu Shogun." Sebenarnya hal itu sudah berlangsung beberapa "Tapi kenapa dia membuat undang-undang yanglama, tapi Oishi belum menyadari betapa hal-hal keras itu?"buruk telah merambah sampai ke kota ini. Saat Oishi menghela napas panjang. Walaupun me-memikirkan laporan yang akan disampaikan pada nyakitkan, dia bisa memahami alasan TsunayoshiLord Asano, dia menoleh ke gadis kecil yang berkuda memberlakukan undang-undang itu.di sampingnya. Gadis itu tersenyum kepadanya tapi "Karena dia sangat ingin punya anak. Anak 12 13
  • 6. John Allyn Kisah 47 Roninmanis sepertimu. Kau tahu, dia pernah kehilangan terakhir. Dari puncak bukit mereka dapat melihatseorang anak - putranya yang berusia empat tahun kastil yang jauh di bawah, di tengah dataran yangmeninggal dunia. Dan pendetanya mengatakan bah- luas. Letak kastil begitu strategis hingga penyerangwa untuk bisa punya putra lagi, dia harus bertobat takkan dapat mendekat tanpa diketahui. Peman-- mungkin dia pernah menghilangkan nyawa bebe- dangan itu selalu tampak luar biasa, dengan tembokrapa makhluk hidup. Kau sudah tahu kalau kita yang tinggi serta menara yang beratap putih. Namuntidak lagi menggunakan anjing dalam pertandingan kali ini mereka tidak berhenti untuk mengagumi- itu karena Shogun dilahirkan pada Tahun Anjing, keindahan tersebut.Sekarang, membunuh anjing akan dihukum mati." Matahari yang terbenam memantulkan bayangan "Walaupun saat kita diserang?" panjang saat mereka berlomba menuruni bukit Oishi diam beberapa saat. "Dalam hal itu, menuju kastil. Terlintas di benak Oishi bahwa bilamembunuh anjing mungkin dapat dibenarkan - tapi matahari yang sama terbit kembali esok pagi, makaakan lebih baik bila ada saksi bahwa anjing itu yang itu akan menjadi awal dari hari terakhir Lord Asanomenyerang lebih dulu." di Edo. la berharap seluruh upacara akan berjalan Oishi tersenyum. Si gadis membalas senyumnya, lancar di ibukota Shogun. Ketika si gadis memasukimeskipun tidak yakin apakah Oishi bergurau atau gerbang, dan Oishi mengikuti dari belakang untuktidak. Dia memutuskan untuk menaijyakan hal ini menerima penghormatan dari penjaga, pikiran itubila ayahnya sudah kembali dari Edo. datang lagi; besok akan menjadi hari terakhir Lord Asano di Edo.* Sambil berteriak, dia menghentakkan kaki kepanggul kuda yang segera berlari kencang. "Aku akanmendahului Paman sampai di rumah," teriaknyayang sudah sepuluh langkah di depan Oishi. Rambutpanjangnya yang tergerai melambai-lambai. Oishi berteriak dahsyat laksana seorang ksatriayang hendak menyerang lalu berpacu mengejar gadisitu. Dia tetap mempertahankan jarak, dan bersama-sama mereka melewati jalan berliku menuju bukit 14 15
  • 7. Kisah 47 Ronin dataran tinggi di tengah kota, menukik menye- berangi saluran air yang terbuat dari susunan batu lalu melewati menara-menara pengawas dan istana- istana di Kastil Edo tempat Shogun Tsunayoshi, pemimpin tertinggi. Angin berhembus begitu kencang hingga me- nimbulkan bunyi keras. Menyapu pemakaman dan DUA lapangan tempat pelaksanaan hukuman mati. Deru angin membuat seekor anjing kampung menyalak lalu diikuti anjing lain. Deru angin kian kencang danF ajar yang dingin tiba menyelimuti Edo, ibukota Jepang kuno. Hari itu akan menjadi hari yangsuram tanpa matahari. Angin dingin yang bertiup menakutkan ketika berhembus melewati gubuk para pengemis dan istana-istana bangsawan, memekak- kan telinga baik orang miskin maupun kaya....dari puncak gunung yang bersalju menghentak atap Lord Asano bersama Oishi sedang berkuda dirumah di daerah pinggiran kota, menghembuskan padang rumput yang berkabut. Mereka melompatidebu di sepanjang jalan pos dari barat daya lalu bangkai seekor babi hutan yang selalu mengancammemasuki kota. para petani. Ketika mereka masuk ke kabut yang Dalam perjalanannya, angin membawa serta bau tebal, suara yang menakutkan membuat kuda Lordkotoran manusia dari daerah persawahan, bau batu Asano gelisah. Oishi berhenti di belakangnya, tapibara dari dapur, serta bau garam dari perairan asin dengan tidak sabar Lord Asano semakin memacudi Lembah Edo. kuda dan menghilang dari pandangan. Angin kehilangan kekuatannya di dataran ren- "Tuanku Asano!" teriak Oishi dengan rasa kuatir,dah saat melewati lorong-lorong sempit yang berke- "kembalilah, kembali!"lok-kelok di antara bangunan-bangunan kayu yang Rasa bangga Lord Asano takkan membuatnyamerupakan tempat tinggal dan tempat usaha bagi berbalik dan kembali. Dia terus maju menembus sekitar tujuh ratus ribu pedagang dan seniman. Di kabut sampai bunyi yang aneh itu berubah menjadi atas atap bangunan, angin terus bertiup keras ke lengkingan lalu terdengar lolongan yang memekak- 16 17
  • 8. John Allyn Kisah 47 Roninkan telinga. Dia merasakan kengerian yang mence- harap sekaligus sedih. "Satu hari lagi yang tidakkam ketika makin terbawa suara itu dan kehilangan menyenangkan."arah. Dalam kabut putih yang menyilaukan itu, dia la berusaha kembali tidur namun jantungnyatak bisa melihat sehingga kehilangan keseimbangan masih berdebar karena mimpi buruk. Matanya taklalu jatuh. Suara itu makin keras. Dia tahu bahwa bisa terpejam. Dengan gelisah dia menatap mentaridia harus berjuang untuk tetap hidup dan melepas- pagi yang menyelinap melalui tirai. Lord Asanokan diri dari setan-setan yang sedang menantinya. mengeluh dan keluar dari selimut tebalnya laluDia berteriak minta tolong, dan pada saat itulah dia berdiri dengan menggigil dalam pakaian dalam. laterbangun. Ternyata dia berada di rumah peristira- mengenakan jubah tebal, mendorong pintu kertashatannya yang terletak di dekat kastil Shogun. lalu berjalan keluar di lorong yang dingin.Lolongan anjing itu menghilang terbawa angin. Dia berjalan dengan langkah panjang di lantai "Suamiku!" teriak istrinya ketika dia bangkit kayu yang licin akibat tergosok kaus kaki orang yangmelihat suaminya hendak menarik pedang yang ada melewatinya. Satu sisi lorong itu ditopang tiangdi sampingnya. "Ada apa?" kayu cedar wangi yang dibatasi papan shoji yang Setelah benar-benar terbangun, Lord Asano lalu dicat; di sisi yang lain ada kerai untuk memisahkanmenggelengkan kepala dan melempar pedangnya. koridor dari taman yang ada di luar, dan Lord Asano"Anjing itu," gumamnya. "Anjing-anjuig sialan itu." menggigil saat angin menggoyangkan tirai-tirai itu. "Kembalilah tidur," kata istrinya dengan senyum Dia seakan kembali mendengar gonggongan anjing menenangkan. "Seharusnya kau sudah mulai ter- dalam mimpinya tadi.biasa dengan mereka." Dia membuka pintu sorong menuju dapur lalu "Aku takkan terbiasa dengan lolongan anjing- melangkah masuk. Dapur itu besar, lantainya ter- anjing itu dan semua yang berhubungan dengan buat dari papan dengan perapian dari tanah liat tempat suram ini." yang tertanam di dalam lantai. Dua orang samurai "Satu hari lagi," istrinya mengingatkan. "Setelah yang berasal dari rombongannya sedang duduk itu kita akan kembali ke Ako." menghangatkan diri. Ketika dia mendekat sambil "Satu hari lagi," ulangnya dengan nada penuh menggumamkan salam, mereka langsung berlutut dan membungkuk. 18 19
  • 9. John Allyn Kisah 47 Ronin Kataoka, samurai yang kurus tapi kuat dengan cepat-cepat memasuki dapur dan menunduk ke arahwajah mirip kera, hendak bergurau, tapi mengurung- majikannya. Saat mengangkat kepala, dia melihatkan niatnya setelah melihat wajah majikannya. Lord asap yang menyebar ke segala arah, tidak ke lubangAsano adalah orang yang kaku, namun pagi ini dia asap. Dia segera meraih ke dalam tungku untukkelihatan lebih kaku dari biasa. Samurai yang lain mengambil kayu bakar berwarna hijau yang menye-berwajah garang berumur lima puluhan. Namanya babkan asap.Hara. Matanya sayu dan kurang cerdik; dia hanya "Siapa yang meletakkan kayu itu di sana?" tanyamengikuti sikap Kataoka yang duduk dengan posisi Lord Asano dengan marah. "Kau seharusnya lebihbersila di tepi perapian ketika sang majikan duduk. tahu, Mimura. Tidak bisakah kau bantu mengawali "Kau tidak perlu bangun sepagi ini," kata Lord hari yang suram ini dengan lebih baik?"Asano pada Hara. "Aku hanya memerlukan Kataoka Mimura memohon maaf dalam kata-kata yanghari ini, dan yang akan dia lakukan hanyalah berdiri sangat sopan dan menggumam soal kebodohandi luar kastil sambil memandangi menara dan mela- pelayan api yang baru. Setelah itu dia berjalan kemun tentang rumahnya." pintu dapur kecil lalu memanggil. Hara menggerutu dan melirik sebentar, kemu- Setelah beberapa kali memanggil barulah pe-dian menunduk kembali lalu mengangkat mangkuk layan itu datang. Mimura memarahi atas kelalaiannasi dan makan. Kataoka menunduk sambil menye- pelayan itu, tapi jika dia mengharapkan permintaanringai seperti kera, senang atas kehormatan itu, tapi maaf maka dia akan kecewa. Pelayan itu, dengankemudian dia terbatuk karena asap perapian yang suara keras, mengatakan bahwa Mimura dapat me-menyerbu wajahnya. Saat Lord Asano meraih teko nyalakan perapian jika tidak banyak bicara, lalu diayang tergantung di atas perapian, asap masuk ke pergi sambil membanting pintu dapur.matanya hingga dia memaki sambil mengembalikan Semua yang berada dekat perapian kaget. Harateko ke tempatnya. langsung berdiri dan mengambil pedang. "Mimura!" dia memanggil, dan bunyi langkah "Apa maksudnya bicara seperti itu?" serunyayang diseret dari dapur kecil menandakan bahwa sambil melangkah ke pintu dapur.Mimura mendengar panggilannya. "Jangan, tunggu," kata Lord Asano pelan namun Pelayan itu, pemuda bertubuh tinggi dan kaku, berwibawa. "Dia hanya anak-anak. Lagi pula, kau 20 21
  • 10. John Allyn Kisah 47 Roninakan mendapat masalah bila melukai anak itu. Kedua samurai saling pandang. Mereka tahuHukum di sini berbeda; kita tidak bisa bertindak maksud majikan mereka.seperti di daerah kita." "Semua pesolek istana seharusnya disingkir- "Tapi menghina pelayan Anda berarti menghina kan," Hara menggeram, dan Kataoka menganggukAnda," Hara bersikeras. "Setidaknya aku potong setuju. "Mereka berbicara dan berpakaian sepertilidahnya, bila Anda tidak mengizinkan aku me- perempuan, dan sama-sama merepotkan."menggal kepalanya." "Tapi, semuanya akan berakhir besok," kata Lord "Duduk dan minumlah teh. Kau harus mulai Asano. "Setelah itu kita pulang ke Ako dan melupa-belajar kebiasaan di Edo. Di sini, kedatangan dan kan tempat ini. Coba pikirkan bagaimana rasanyakepergian daimyo dari berbagai propinsi adalah hal ketika daimyo seperti ayahku harus tinggal di siniyang biasa sehingga mereka tidak takut, bahkan bagi selama enam bulan setiap tahun."seorang pelayan." Mereka setuju bahwa aturan yang sekarang ini Masih menggerutu, Hara menyingkirkan pedang- lebih baik daripada dulu, dan mereka pun makan.nya lalu duduk. Dia memerhatikan dengan hati-hati Dengan sedih Hara menatap mangkuknya dan Lordketika Mimura membuka pintu dapur kecil dan Asano tahu apa yang sedang dia pikirkan.melangkah keluar. Tak lama kemudian terdengar "Setidaknya dulu kita bisa makan nasi denganbunyi tamparan dan teriak kesakitan. Hara ter- sedikit daging dan ikan, bukan begitu Hara? Yah,senyum ketika Kataoka tertawa keras. mungkin kelak kita bisa makan daging dan ikan lagi "Itu akan membuat monyet kecil itu kapok," bila Undang-undang Pelestarian Hidup dibatalkan.teriaknya dan menyeringai mirip kera. Yang lain Undang-undang itu mungkin menguntungkan bina-tertawa dan Kataoka senang bahwa dia telah mem- tang tapi tidak untuk kita, manusia." Dia meletak-bantu majikannya terhibur, walaupun hanya untuk kan mangkuk dan menghela napas lagi. "Sebagiansesaat. besar undang-undang tampaknya hanya dimaksud- "Seandainya orang Edo tidak susah diatur," kata kan untuk menyiksa kita. Dan peraturan istana soalLord Asano sambil menghela napas dan mengambil etika tak bisa kumengerti. Seandainya aku tak ber-nasi. "Terutama dengan mereka yang memiliki se- gantung pada perintah orang seperti Kira!"dikit kekuasaan." Dia mengutuk orang itu. Sekali lagi Hara dan 22 23
  • 11. John Allyn Kisah 47 RoninKataoka saling menatap dengan cemas. Mereka tahu suap serta memanfaatkan jabatannya. Tampak-kalau sang majikan takkan menjelaskan masalah ini nya hanya ada satu cara bila berurusan dengan- tak pantas baginya untuk mengutarakan kepri- orang seperti itu, yaitu ikut dalam permainan-hatinan pribadinya pada mereka - tapi mereka tahu nya, tapi aku menolak cara seperti itu meski-bahwa Kira, Pemimpin Upacara Istana, membuat pun Kira selalu menyulitkan aku. Tapi, takLord Asano menjadi susah. Dan mereka juga tahu peduli apa yang terjadi, aku takkan membayartak ada yang dapat mereka lakukan. jasanya yang sudah seharusnya disediakan Nama Kira tertancap di benak Lord Asano se- Shogun. Mungkin ini sikap keras kepala, tapiperti tulang yang tersangkut di tenggorokannya. Dia sepengetahuanku, ini sikap terhormat yangtak pernah menikmati kunjungan ke tempat ini. Tapi harus dilakukan para samurai. Mungkin akukali ini dia terpaksa turut dalam tugas resmi, bukan takkan bisa mengembalikan kemerosotan yangsekadar penonton, dan harus selalu berhubungan telah melingkupi istana, tapi setidaknya akudengan bawahan Shogun. Sebenarnya Kira bukan akan berusaha bertahan semampuku."daimyo, karena dia tidak punya wilayah dan jugabukan penguasa. Tapi kenyataan bahwa dia pernah Dia ragu bahwa kata-katanya dapat dianggap seba-diutus ke Kyoto untuk belajar tata upacara di istana gai nasihat, tapi setidaknya dia dapat mengeluarkanKaisar telah memberi gengsi dan kekuasaan yang isi hatinya.dimanfaatkannya untuk memperoleh keuntungan Dia menyelesaikan makan dan bangkit sambillewat suap dari orang yang terpaksa belajar darinya. menghela napas. Malam sebelumnya Lord Asano sudah menulis "Sudah waktunya memakai pakaian badut,"surat tentang Kira untuk kepala pengawalnya, Oishi. katanya pada Kataoka. Mereka lalu keluar dari dapurDalam suratnya, Lord Asano seolah ingin mena- sementara Hara duduk dengan perasaan marah padawarkan saran soal cara bersikap di kota itu. kekuatan yang telah membuat majikannya risau. "Kau harus berhati-hati pada Kira. Dia menik- mati kepercayaan Shogun dan seolah dia orang Di kastil, Kira juga bangun pagi. Sebagai Pemimpin yang setia, tapi sebenarnya dia suka meminta Upacara untuk semua acara di istana, dia wajib 24 25
  • 12. John Allyn Kisah 47 Ronintampil tak tercela, baik dalam berpakaian maupun istana tidaklah besar dan dia tak ingin kehilangandalam bersikap. Jubah yang disediakan untuknya satu pun keuntungan tambahan karena sikap kerasmemiliki gaya yang sama dengan para daimyo dan kepala Lord Asano. Dia mencari untuk menying-pejabat istana yang datang, namun warna hitam kirkan daimyo ini. Sejak dulu dia selalu mendapat-gelap dengan hiasan warna putih di bagian atas kan keinginannya dari para bangsawan muda danlengannya yang sangat lebar membuat penampilan- dia bertekad bahwa sekarang pun bukan penge-nya menonjol. cualian. Kira selalu berusaha terlihat lebih tua agar, Seorang pelayan datang dengan terengah-engahmenurutnya, itu akan membuatnya lebih bermarta- dan memberitahukan bahwa Shogun Tsunayoshibat. Namun, selain dua garis di dahi, tidak ada ingin bertemu. Kira cepat-cepat memakai jubah keriput di wajahnya. Badannya yang gemuk pun sambil mengumpat karena tidak bisa berpakaian masih terlihat kuat dan gesit. Giginya, sesuai kebia- dengan santai. Lalu, dengan tergesa-gesa dia keluar saan mutakhir, dihitamkan agar pada saat bicara, dan menyeberangi halaman menuju istana sambil orang hanya akan melihat lubang gelap yang tidak memikirkan apa yang mengganggu Shogun di pagi bergigi. hari seperti ini. Saat ini Kira mencemaskan sikap salah seorang Selama dua puluh satu tahun memerintah, Tsun- daimyo. Lord Asano adalah samurai yang dididik ayoshi memiliki semua alasan untuk merasa senang. dengan cara lama dan tidak tahu kalau menyuap Tidak ada pemberontakan, terutama karena para orang yang tepat akan menguntungkan. Dan karena pendahulunya telah bersungguh-sungguh menyatu- alasan inilah dia menjadi ancaman bagi gaya hidup kan negeri ini. Pertama dengan menaklukkan lalu Kira. menempatkan penguasa di lokasi yang strategis Sudah tiga hari Kira mencoba lewat bujukan, untuk saudara sedarah. Para pendahulunya juga isyarat dan akhirnya lewat penghinaan untuk me- telah membantu mengusir orang asing kecuali seke- nyampaikan pada Lord Asano bahwa sudah biasa lompok kecil pedagang Belanda di pulau yang ter- memberi uang kepada Pemimpin Upacara atas jasa- letak di ujung selatan. Pengaruh Kristen tetap hidup jasanya. Kira khawatir sikap Lord Asano itu akan selama beberapa waktu setelah pengusiran. Tapi membawa pengaruh buruk. Gajinya sebagai pegawai enam puluh tahun sebelumnya, di Shimabara, pem- 26 27
  • 13. John Allyn Kisah 47 Roninbunuhan besar-besaran atas mereka yang menyim- Kira menunduk. "Hamba mengerti Yang Mulia,pang telah membuat negeri itu terbebas dari gang- tapi Tuanku tak perlu cemas. Upacara akan dilak-guan kecil seperti itu. sanakan dengan lancar." Kini, setelah bertahun-tahun dalam kedamaian, "Upacaranya, ya - tapi yang paling pentingkota-kota dan kesenian makin berkembang, dan para adalah tarian ini. Ini sesuatu yang baru, dan bilapedagang kian maju. Memang benar harga beras gagal, aku akan ditertawakan semua orang."makin mahal karena kurangnya pasokan dari petani, "Tak seorang pun akan melakukan itu," Kiranamun secara keseluruhan Tsunayoshi bebas dari menenangkan.berbagai masalah kenegaraan yang berat. "Orang-orang akan tertawa di belakangku," kata Saat Kira masuk dengan napas lebih terengah- Tsunayoshi. "Tapi sudahlah - semuanya sudah beres,engah dari yang seharusnya, dia dapat melihat kan? Tidak ada masalah, kuharap?"Tsunayoshi sedang gelisah. Kira membungkuk seren- "Masalah selalu ada, Yang Mulia, tapi semuanyadah mungkin lalu mengangkat kepala untuk melihat dapat hamba atasi."laki-laki kurus tinggi berusia lima puluh tahun yang "Bagus," Shogun tersenyum. "Itulah yang inginsedang mondar-mandir di ruang penerimaan tamu. kudengar dari bawahanku. Kuharap yang lain juga Ternyata, yang menjadi perhatian Tsunayoshi sama efisiennya sepertimu."bukan masalah kenegaraan yang berat, melainkan Kira membalas senyum Shogun, menunjukkantentang kelompok tarinya. Tsunayoshi yang memilih giginya yang hitam. "Semua yang hamba tahu,dan melatih anak-anak itu dan berkeinginan agar hamba pelajari dari teladan Tuanku."mereka bisa tampil sebaik mungkin. Dia ingin Kira Dia membungkuk lalu beranjak pergi, tapi kemu-memanggil para penari ke Ruang Seribu Tikar sece- dian dia ragu-ragu dan berbalik dengan pura-purapat mungkin agar dapat berlatih lagi sebelum tamu enggan. "Ada satu daimyo muda yang bermasalah,kehormatan tiba. namun hamba berharap dapat memperbaiki keka- "Kau tak tahu betapa berartinya hal ini bagiku," kuannya sebelum membuat Tuanku malu."katanya pada Kira, sambil melambaikan lengan "Maksudmu Asano? Aku perhatikan dia memangkimono. "Aku sudah bekerja keras agar penampilan tidak setenang yang lain. Apakah kau ingin akuini berhasil - tarian ini harus sempurna!" bicara padanya?" 28 29
  • 14. John Allyn Kisah 47 Ronin "Tidak - hamba rasa itu tidak perlu. Dia akan an istrinya. Kata-kata Lord Asano bernada mema-baik-baik saja setelah hamba memberi pengertian." rahi, namun sikapnya lembut. "Yah - kalau begitu, aku serahkan padamu. Tapi "Dalam acara yang khidmat seperti ini, memberibisakah kau panggil anak-anak itu segera?" lebih dari yang seharusnya pada Pemimpin Upacara "Baik," jawab Kira sambil membungkuk, dan adalah tindakan yang rendah. Aku menolak untuksegera pergi. Dia tahu kalau Tsunayoshi bukanlah merendahkan diriku seperti itu. Semua penasihatorang yang sabar. setuju..." "Mereka setuju karena kau sudah menentukan sikap dan mereka tahu tak ada gunanya menentang-Setelah memakai jubah upacara yang setiap bagian- mu. Aku tahu bahwa jika kau tak bisa... Setidaknyanya diperiksa berulang kali, Lord Asano pergi ke berjanjilah padaku bahwa kau akan menerima pe-kastil Shogun dengan menggunakan tandu. Kataoka, tunjuknya dengan baik dan tidak akan kehilanganyang juga berpakaian lebih bagus dari biasanya, kendali. Maukah kau?"baru saja akan memerintahkan pada delapan pengu- "Aku berjanji," jawab Lord Asano.sung untuk mengangkat tandu ketika istri Lord Sang istri mundur dan memberi senyum selamatAsano muncul di pintu sambil memanggil. Kataoka jalan. Lord Asano memberi tanda pada Kataoka danmemerintahkan para pengusung menyingkir agar para pengusung tandu diberi isyarat untuk berjalan.majikannya dapat berbicara dengan istrinya secara Ketika berbelok di sudut rumah, Kataoka meli-pribadi. hat Hara mengawasi kepergian mereka dan menang- "Kumohon," katanya pada suaminya sambil ber- kap peringatan yang terpancar dari matanya: "Jagasandar ke jendela, "Berjanjilah bahwa kau akan majikan kita." Kataoka mengangguk ketika mele-menjaga sikap. Tunjukkan pada istana Edo bahwa watinya.kita juga tahu aturan. Mungkin - mungkin belum Mereka melewati taman luas yang mengelilingiterlambat untuk meletakkan beberapa koin ke ta- kediaman itu. Lord Asano merasa taman itu tetapngan yang benar...." indah dalam cahaya mentari pagi, meskipun pohon- Lord Asano menunjukkan sikap tidak sabar, tapi pohonnya tak berdaun. Tak ada keistimewaan yangraut wajahnya melembut ketika melihat keprihatin- menonjol, hanya ketenangan alami yang dirancang 30 31
  • 15. John Allyn Kisah 47 Ronindengan sangat cermat oleh kakeknya. Kediaman itu mereka banyak dan mereka tidak mau mengemis.digunakan ketika ada perang atau ancaman perang Sangat berbeda dengan para pengemis profesionalsehingga para daimyo diminta tinggal di ibukota yang dengan sombong berteriak minta sedekah. Lorduntuk waktu yang lama. Kini, tentu saja, keadaan Asano teringat pada pelayan yang melakukan kesa-sudah berbeda. Seingat Lord Asano, belum pernah lahan dengan api tadi pagi. Mungkin pelayan ituada pemberontakan bahkan yang terkecil sekali pun. sudah dikeluarkan, tapi kelihatannya dia tak peduli.Terpikir olehnya bahwa hidup pasti lebih menarik di Orang kurang ajar seperti itu hanya perlu sedikitzaman kakeknya, ketika pedang digunakan untuk pelatihan agar dapat turun ke jalan untuk mintamenyelesaikan perbedaan, bukan sekadar tanda sedekah atau menjadi pendeta gadungan lalu me-kepangkatan. ngemis dengan alasan yang mulia. Tandu itu dibawa dengan cepat melewati ger- Keramaian kian bertambah, namun ada suarabang. Kataoka mengikuti dari samping. Namun saat lain yang mengatasi hiruk-pikuk itu. Nyanyian bagimemasuki daerah yang hiruk-pikuk, para pengusung orang mati. Kataoka mengarahkan para pengusungsegera melambatkan langkah. Sebagian besar orang tandu minggir agar rombongan itu bisa lewat. Daridan pedagang yang berlalu-lalang menyingkir untuk tandu, Lord Asano melihat bahwa rombongan itumemberi jalan ketika melihat tandu berlambang hanya terdiri dari dua orang, keduanya pelayan, dandaimyo. Sebagian lagi pura-pura tak melihat dan peti jenazah yang dipikul pada sebatang tongkat itutetap sibuk dengan urusan mereka sampai akhirnya berukuran sangat kecil. Kataoka yang sedang berdirimereka terdorong ke tepi. kebingungan di samping tandu terkejut ketika Lord Lord Asano tidak pernah terbiasa dengan kum- Asano berkata, "Bukan pertanda yang baik untukpulan orang dari berbagai klas seperti di Edo ini. memulai hari ini, benarkan Kataoka?"Bangsawan hingga orang rendahan berkumpul di Ketika menoleh dan melihat kalau tuannya tidakpusat perdagangan ini untuk berbelanja pada peda- tersenyum, Kataoka merasa harus melakukan se-gang yang semakin kaya. Ada juga golongan masya- suatu. Orang yang memanggul peti jenazah iturakat lain yang hadir di sana, termasuk beberapa sudah berhenti menyanyi dan ketika jarak merekaronin atau samurai tak bertuan. Para petani juga semakin dekat, salah satu dari mereka menggerutudatang ke kota untuk mencari pekerjaan. Jumlah tentang beratnya beban. Dengan putus asa, dan juga 32 33
  • 16. John Allyn Kisah 47 Roninkarena terganggu dengan sikapnya, Kataoka me- wa anjing harus dimakamkan seperti manusia? Kamimanggil orang itu. hanya sekadar melakukan perintah Shogun." "Hei! Bebanmu ini tidak berat. Mengapa kau Dia menutup peti itu lalu kembali ke ujungmengeluh? Tak bisakah kau tunjukkan rasa hormat pikulannya.pada yang sudah meninggal?" "Setidaknya kalian jangan mengeluh," Kataoka Orang itu tertawa dan berteriak pada temannya. mengingatkan. "Tampaknya kalian tidak sadar be-"Orang ini ingin tahu mengapa kita tidak menunjuk- tapa beruntungnya kalian karena Shogun yang agungkan rasa hormat pada penumpang kita. Haruskah lahir di tahun anjing." Dia berhenti sejenak untukaku tunjukkan padanya?" memberi kesan dramatis saat kedua pelayan itu "Tentu," jawab temannya. "Kenapa tidak?" mengangkat pikulan. "Coba pikir apa yang akan Mereka mendekati tandu lalu berhenti untuk kalian pikul seandainya dia lahir di tahun kuda?"meletakkan peti jenazah itu di jalan. Pelayan yang Kedua orang itu tertawa keras, begitu pulapertama kali bicara melangkah maju sambil terse- kerumunan orang, dan Kataoka senang melihat Lordnyum lebar ke arah Kataoka, lalu membuka tutup Asano juga tersenyum. Dia tertawa geli mengingatpeti. Dalam peti itu terbaring seekor anjing kecil, kecerdikannya, dan setelah itu memerintahkan parayang nyaris putus karena kecelakaan. Pelayan itu pengusung tandu berjalan lagi.mengedipkan mata ke arah Kataoka ketika orang- Di dalam tandu, Lord Asano memikirkan anjingorang mulai berdatangan. Semuanya ingin melihat yang mati itu. Baginya, hal itu merupakan tandaapa yang menjadi pusat perhatian. kekacauan yang terjadi di Edo, yaitu binatang harus "Anjing ini tidak pernah diperlakukan dengan diperlakukan sama seperti manusia. Dia tak dapatbaik," kata pelayan itu kepada Kataoka, yang untuk memahami tempat ini dan sekali lagi berharapsesaat seperti kehilangan kata-kata. untuk secepatnya keluar dari kota ini. Dia menghela "Akan kau bawa ke mana dia?" akhirnya Kataoka napas, lalu membungkuk ke depan untuk melihat bertanya. keramaian itu ketika tandu berjalan melewati gang "Tentu saja ke pemakaman. Ke mana lagi? Tak lalu tiba di jalan lebar yang sejajar dengan saluran tahukah kau bahwa undang-undang mengatur bah- air kastil. Air di saluran itu berada di bawah jalan dan 34 35
  • 17. John Allyn Kisah 47 Roninhampir tak terlihat. Dan yang terlihat jelas adalah dikelilingi parit dan tembok granit tebal sepertitembok tinggi dari potongan batu granit besar di tembok yang di bawah. Di atas parit itu terdapatpermukaan air, membentuk penghalang yang tak jembatan tarik. Dengan perlahan rombongan Lorddapat dilewati di sekeliling kastil. Saat ini para Asano berjalan menyeberangi jembatan itu. Langkahpengusung berbelok dan berjalan di sepanjang parit, mereka ditentukan oleh peraturan istana yang tidakberlari menaiki bukit kecil ke arah gerbang masuk dapat diubah.yang melindungi jembatan yang membentang tinggi Di balik tembok, di setiap sudut ada bentengdi atas air yang tenang. dari tanah yang menunjang pos-pos jaga yang tinggi- Di gerbang ada penjaga bersenjata tombak dan nya beberapa tingkat. Di atas kastil terdapat menarakapak yang mengawasi ketika tandu mendekat. Para putih yang lebih tinggi dari bangunan lain. Ketikapenjaga bersiaga ketika Kataoka melaporkan maksud melihat menara ini, Lord Asano menatap penuh artikedatangan mereka. Lalu, sambil melambai mereka ke arah Kataoka. Menara itu membuat mereka ter-menyeberangi jembatan menuju halaman kastil. ingat pada daerah mereka. Bangunannya terbuatSaat masuk, di sisi kanan terdapat bangunan yang dari batu dengan jendela kecil berkusen putih sertamerupakan markas penjaga. Orang-orang bersenjata genteng tersusun rapi, di mana pada setiap ujung-itu kembali memeriksa tandu dan sekali lagi Kataoka nya ada hiasan ikan dari perunggu dengan ekor yangharus melewati pemeriksaan. mengarah ke atas. Walaupun kastil di Ako tidak Mereka melanjutkan perjalanan dengan langkah sebesar atau dihiasi seperti ini, tapi hiasan diteratur, sesuai peraturan keamanan, hingga di ba- menara itu sama dan hal itu menggugah kenangangian luar kastil di mana kaum bangsawan tinggal mereka.dengan dikelilingi kediaman pejabat dengan pangkat Di pintu masuk kastil, tandu berhenti dan Lordyang lebih rendah. Di tempat ini hanya terlihat Asano keluar. Kakinya langsung menginjak bangku sedikit kegiatan karena sebagian besar bangsawan kayu rendah sehingga pengusungnya tak perlu me- sedang di dalam kastil untuk menyiapkan acara hari nuntunnya keluar. Ketika melihat dirinya sendiri itu. yang berpakaian warna hijau terang, wajahnya me- Melewati daerah ini, di dataran yang tinggi, ada nunjukkan rasa kurang suka. Pakaian seperti inikastil dan kediaman resmi Shogun. Kastil itu juga merupakan salah satu masalah terbesar bagi Lord 36 37
  • 18. John Allyn Kisah 47 RoninAsano. Selain topi menjengkelkan yang dikenakan berjalan dengan sangat hati-hati di hadapan merekamiring ke satu sisi dan tampak akan jatuh bila seperti juga yang akan dilakukannya di hadapanmemiringkan kepala, dia juga harus memakai jaket Shogun. Dia tahu kalau Kira akan mendorongnyakamishimo yang memiliki bahu lebar sehingga mem- tanpa ampun kalau ia melakukan kesalahan, dan iabatasi gerakan tangannya. Namun yang paling parah telah bertekad untuk menunjukkan pada orang-adalah celana tidak praktis yang sedang dirapikan orang Edo bahwa samurai dari daerah juga dapatoleh Kataoka sebelum Lord Asano memasuki kastil. berperan seperti mereka. Kaki celana yang sangat lebar itu seharusnya Ketika seorang penjaga membukakan pintu, diamenjuntai di belakang pemakainya untuk memberi masuk ke ruang tunggu di luar Ruang Seribu Tikarkesan estetis. Untuk itu, pemakainya harus berjalan yang sangat luas di mana upacara resmi akan dilak-hati-hati dan Lord Asano, yang tidak sabaran, merasa sanakan. Di ruangan itu dia berhenti sebentar untukterkurung tanpa berdaya. Dia ingin sekali menying- membuat matanya terbiasa di ruang yang redup.kirkan celana itu dan melangkah cepat seperti ke- Ruang tunggu itu luas dengan langit-langit yangbiasannya, tidak berjalan seperti perempuan yang tinggi. Tiang-tiang di ruang itu disepuh dan dihiasimemakai kimono ketat. Ketika selesai merapikan, ukiran. Saat melangkah di tikar yang berhiaskanKataoka lalu membungkuk dan mengundurkan diri. emas, Lord Asano memerhatikan bahwa, walaupunDia akan menunggu di dekat pos jaga bersama para dia tiba awal, ternyata sudah ada beberapa tamupengusung hingga upacara selesai. Tentu saja dia tak yang datang. Semuanya memakai pakaian istanadiperkenankan masuk ke dalam kastil. Tak seorang sama seperti dirinya, dengan perbedaan hanya padapun yang berpangkat lebih rendah dari daimyo yang hiasan untuk menunjukkan tingkatan. Satu orangdiundang ke pesta tahunan yang diadakan khusus yang pakaiannya sama kecuali warnanya yang coklatbagi para utusan Shogun. keemasan, menatapnya dan dia pun menghampiri- Lord Asano menguatkan diri dan mulai berjalan nya.ke pintu: mengangkat kaki, menyentaknya sedikit ke Lord Date dari Yoshida, laki-laki bertubuh atletisdepan, lalu melangkah. Meskipun tidak jauh, tapi berusia tiga puluhan, adalah rekan Lord Asanodia merasa seperti tak berujung. Di luar hanya ada dalam kepangkatan dan tugas. Mereka berdua ter-dua penjaga yang mengawasi, namun Lord Asano pilih menjadi panitia untuk menyambut utusan Kai- 38 39
  • 19. John Allyn Kisah 47 Roninsar dari Kyoto. Acara tahunan ini bertujuan untuk dengan nada benci, "pangkatnya lebih rendah, tapimenunjukkan hubungan antara Kaisar, yang menjadi kita harus melompat berdiri begitu dia bicara." Diapenguasa tanpa kekuasaan, dengan Shogun yang menggelengkan kepala.pendahulunya telah mempersatukan wilayah itu "Aku tidak tahu mengapa kau kesal pada Kira,"dengan kekuatan militer dan merupakan pemimpin kata Date dengan senyum samar. "Dia memerlaku-pemerintahan yang sesungguhnya. kanku dengan hormat, walau aku sama cerobohnya Baik Lord Asano maupun Lord Date sudah beru- sepertimu dalam hal upacara-upacara."saha menolak kehormatan itu dengan alasan tidak Lord Asano menatapnya. "Jangan mengira akuterbiasa dengan aturan kerajaan, tapi tidak berhasil. tidak tahu rahasiamu, Lord Date. Kau membayar-Mereka pun berada di bawah bimbingan Kira. Tapi nya..."Date hanya punya sedikit masalah dengan Kira, "Aku tidak melakukan hal seperti itu!" Datesementara Lord Asano sering menjengkelkan karena menyela dengan marah.kebiasaan daerah-nya. Kini, di awal hari terakhir, "Berarti penasihatmu yang melakukannya un-Lord Date" terlihat tenang dan puas sementara te- tukmu dan itu pun tak patut dipuji - karena kaumannya tampak cemas. tidak tahu apa yang diperbuat bawahanmu!" "Selamat pagi," kata Lord Asano sambil me- Wajah Date memerah. Saat dia hendak mem-nunduk sekadarnya. balas ucapan Lord Asano ketika pintu sorong ter- "Selamat pagi, Lord Asano," balas Date sambil buka dan Lord Kira berjalan dengan langkah berat.tersenyum. "Anda datang awal, kan?" Dia tersenyum dengan rendah hati pada rombongan "Kau juga," balas Lord Asano. "Mungkin kau tamu, memperlihatkan giginya yang dihitamkan.lebih gelisah dari kelihatannya." Lord Asano gemetar karena marah. Menurutnya, Kira Date tertawa. "Kau yang gelisah. Setiap orang adalah contoh dari semua yang salah dengan istana.mengira kau hendak pergi berperang." Korupsi, sombong, dan menganggap diri penting - "Kuharap memang ada perang," kata Lord Asano jauh dari nilai samurai.tersinggung. "Aku anak daerah yang tak terbiasa Setelah membungkuk hormat pada para tamu,bergaul dengan kalangan istana seperti mereka. Kira melirik Lord Asano untuk melihat tanda-tanda Orang seperti Kira," dan dia menyebut nama itu perubahan sikap sang daimyo. Dia berpikir, pasti ada 40 41
  • 20. John Allyn Kisah 47 Ronincara untuk mengubah bangsawan tolol ini. Mungkin makin kencang ketika membayangkan kalau oranghinaan yang lebih keras akan berhasil untuk orang yang datang adalah utusan Kaisar, namun ia legamuda yang sangat percaya diri ini. Setidaknya perlu karena temyata yang muncul hanyalah seorang pen-dicoba sekali lagi dan inilah saat yang paling tepat. damping ibunda Shogun. Matanya besar dan badan-Dia merasa aman; menghunus pedang di dalam nya gemuk. Namanya Kajikawa, orang yang biasanyakastil, apa pun alasannya, adalah pelanggaran berat. takkan diperhatikan Lord Asano, tapi dia tak mem- Ketika Kira menghampiri, Lord Asano langsung perlihatkan perasaannya yang sebenarnya. Saatmembalikkan badan dengan cara yang hanya dapat Kajikawa memandang dengan malu ke sekelilingditerjemahkan sebagai sikap menghina. Pemimpin ruangan, Lord Asano tersenyum.Upacara yang berpakaian hitam itu berhenti karena Senyumannya berhasil. Kajiwaka menghampirikaget, lalu dengan marah mengubah arahnya mende- lalu membungkuk hormat. Kemudian dia mengang-kati Lord Dati. kat kepala sambil tersenyum.... Tindakan yang tidak sopan itu adalah puncak- "Lord Asano," katanya dengan kalimat yangnya dan Kira, yang darahnya mendidih, sadar bahwa kurang jelas, "hamba dengar ada perubahan acarasaat ini tak ada gunanya terus berusaha mengum- dan hamba ingin tahu perubahan itu untuk diberi-pulkan uang suapnya. Dia memutuskan bahwa Lord tahukan kepada ibunda Shogun. Bila tidak mere-Asano harus membayar atas kekasarannya itu. potkan...." mengakhiri kalimatnya dengan ketidak- Sementara Kira terus memberi petunjuk pada pastian.Lord Date, Lord Asano merasa sangat tertekan. Tanpa sadar Lord Asano melihat ke Kira sebagai Seandainya Kira mengabaikannya sekarang, ia benar- satu-satunya orang yang bisa memberi jawaban danbenar tak tahu apa yang harus dilakukan selama dia merasa malu ketika tahu Kira sedang melihat keupacara. Dia sempat panik ketika membayangkan arahnya sambil tersenyum. Sudah pasti Kira juga aib keluarganya bila ia melanggar etika. Kini dia mendengar pembicaraan mereka. harus bersikap baik pada Kira, meskipun dia mem- "Jangan membuang-buang waktu dengan ber- bencinya. tanya pada orang tolol itu," kata Kira dengan suara Dia berusaha menyusun kata-kata untuk me- keras dan berkuasa. "Jika pertanyaannya soal upa- minta maaf ketika pintu terbuka. Detak jantungnya cara, tanyakan padaku atau Lord Date atau salah 42 43
  • 21. John Allyn Kisah 47 Roninsatu pelayan - mereka justru lebih tahu dibanding dia pun menghunus pedangnya yang mengkilap laluLord Asano!" menebas dengan kemarahan yang meluap. Kira, Wajah Kajikawa memerah dan matanya terbe- yang tertebas bahunya, terhuyung dan jatuh. Lordlalak ketika membungkuk dengan canggung lalu ber- Asano mengangkat tangan untuk menyerang lagi,diri dengan ragu-ragu. Lord Asano berdiri kaku tapi Lord Date dan orang-orang segera menahannya.seakan dia telah berubah menjadi patung. Kajikawa Suasana menjadi hening. Keheningan pecah setelahlangsung melangkah keluar menuju ruang perte- Kajikawa berlari ke ruang dalam.muan. Tidak ingin mempermalukan Lord Asano Lord Asano memandang tubuh Kira yang ter-dengan bertanya orang lain di ruang itu, dia memu- geletak diam dengan rasa benci, juga kepada merekatuskan untuk bertanya pada salah satu petugas yang mengambil pedangnya. Dia berdiri tanpa ber-istana. Ketika membuka pintu, Kajikawa melihat gerak, matanya berkaca-kaca. Pintu sorong terbukaKira berjalan dengan anggun untuk menghampiri dan ternyata Shogun Tsunayoshi yang masuk. DiLord Asano dan mengatakan sesuatu. Dia tak yakin belakangnya ada sekelompok anak laki-laki dengan apa yang diucapkan, namun sepertinya Kira menga- kostum menari, semuanya diam tak bergerak.takan sesuatu tentang istri Lord Asano. Tsunayoshi, yang tampak lebih feminin dalam Lord Asano juga hampir tidak dapat memercayai kostum menarinya, tidak siap melihat pemandangan apa yang didengarnya. yang menyambutnya. Napasnya memburu, lalu agak "Tahukah kau bahwa sebenarnya kau bisa keluar terhuyung-huyung seperti hendak jatuh. Beberapa dari semua kesulitan ini?" kata Kira menyindir. "Jika orang yang hadir dapat menduga apa yang ada di uang memang sangat berarti bagimu, ada cara lain benaknya. untuk memuaskanku. Aku dengar istrimu cantik..." Tujuh belas tahun lalu, peristiwa serupa pernah Lord Asano tak dapat menahan diri lagi. Kema- terjadi di ruang ini, dan selama bertahun-tahun rahannya sudah sangat menyesak dada, dia meng- Tsunayoshi dihantui oleh peristiwa itu. Pada waktu genggam erat gagang pedang. Kira pun langsung itu perdana menterinya yang menjadi korban, di- memegang pedang, walaupun dia tak bermaksud bunuh keluarga istana yang marah karena perdana menariknya. Ini kesalahan fatal. Lord Asano melihat menteri itu mengambil alih begitu banyak kekua- gerakannya sebagai jawaban atas tantangannya dan l Saan yang seharusnya dipegang Shogun. Menurut 44 45
  • 22. John Allyn Kisah 47 Ronindesas-desus, Tsunayoshi yang bertanggung jawab Shogun. "Adakah yang tahu apa yang diucapkan Kiraatas penyerangan itu. Pembunuhnya dihukum mati sehingga dia berbuat seperti itu?"saat itu juga oleh sekelompok penguasa, dan latar Tak ada yang menjawab, termasuk Kajikawabelakang dari tindakannya masih menjadi rahasia. yang mengintip melalui pintu. Sekarang, seluruh kejadian itu seperti dimainkan "Baiklah, kalau begitu, bawa dia kemari," katakembali di hadapannya dan tampak jelas kalau dia Tsunayoshi dengan dingin. Dia menoleh ke arahsangat terkejut. Kemarahan melanda dirinya dan Lord Asano. "Kau sudah tidak menghormati sopanwajahnya berubah merah saat mendekati tubuh Kira santun di istana ini?"yang tak bergerak. Dengan rasa jijik, Shogun meme- "Maaf," kata Lord Asano sambil berlutut danrintahkan dua orang pelayan membawa Pemimpin menunduk hingga menyentuh lantai. "Hamba tidakUpacara yang tak berdaya ke ruang tunggu, lalu punya alasan."menoleh ke arah yang lain. "Ada aturan untuk setiap kejadian," Tsunayoshi "Apa yang terjadi?" tanyanya ingin tahu, tapi melanjutkan, "yang dibuat dengan sangat hati-hatidia tak langsung mendapat jawaban. "Kau, di sana," agar dipatuhi setiap orang. Aku tidak membuatkatanya menunjuk ke arah Lord Date, "ceritakan apa pengecualian dalam hal ini - bahkan tidak untukyang terjadi." keluargaku. Ketidaktahuan soal peraturan itu dapat Lord Date melepas tangan Lord Asano dan mem- dipahami, tapi aku yakin kau sudah lama menjadibungkuk, sambil menelan ludah dengan susah. Dia daimyo, tak dapat mengatakan bahwa kau tidakberdiri tegak dan menjelaskan dengan singkat dan tahu."resmi, seolah sedang membuat laporan pada atasan- "Tidak... tidak," gumam Lord Asano, yang me-nya di medan perang. rasa yakin bahwa dia sedang bermimpi buruk dan "Tampaknya Lord Asano tersinggung atas ucapan bahwa dia akan segera terbangun.Lord Kira. Kami melihat dia sangat terkejut. Kami Tsunayoshi melihat pada yang lainnya. "Tindakmelihatnya menarik pedang dan menebas Lord Kira. kejahatannya sudah jelas. Begitu juga hukumannya.Seolah ada kekuatan yang memaksanya...." Awasi orang ini sementara aku berunding dengan "Dia menarik pedang dan menebas Kira?" sela penasihatku. Untuk sementara upacara terpaksa ditunda." 46 47
  • 23. John Allyn Kisah 47 Ronin Dia menunjukkan raut wajah jijik saat melihat pok, tapi untuk menahan sesama daimyo sangatlahnoda darah di lantai, lalu berbalik dan melangkah berbeda. Dia mendekat dengan enggan dan me-keluar ruangan melalui pintu sorong menuju ruang nyentuh bahu Lord Asano.pertemuan. Seorang pegawai istana yang muncul di "Atas perintah Shogun," katanya, dan Lord Asa-ambang pintu langsung mundur untuk memberi no berdiri mengikutinya keluar. Ada tandu yangjalan. menantinya di luar dengan selusin samurai serta "Sayang sekali," kata Shogun pada pegawai lebih dari tiga puluh pelayan, namun Lord Asanoistana itu. "Semua rencana kita kacau hanya karena tidak melihat Kataoka. Saat hendak masuk ke dalamseorang samurai yang tidak pernah belajar cara ber- tandu, dia mendengar Tamura mengucapkan sesuatusikap di kastil. Mungkin pertunjukan tari harus sambil menyerahkan pakaian pelayan. Lord Asanodibatalkan." begitu terkejut dengan kelancangan ini tapi kemu- Mereka semua lalu pergi dan Lord Asano di- dian dia sadar kalau ini demi kebaikan dirinya.tinggal dengan para penangkapnya. Dia tetap ber- Dengan memakai pakaian ini, dia takkan dikenalilutut dan menatap lantai sementara yang hadir di ketika melewati jalan-jalan di kota Edo dan takkanruang itu mengawasinya dengan diam. Wajahnya dipermalukan di depan umum. Dengan raut wajah tetap keras seperti batu, namun perutnya bergejolak jijik dia memakai pakaian itu lalu masuk ke tandu, sehingga dia berpikir jernih. Dia meneguhkan diri, yang kemudian ditutup Lord Tamura dengan jaringberusaha tidak menunjukkan kelemahan. lalu diikat dengan tali sehingga tak ada kesempatan Waktu berlalu dalam keheningan sebelum akhir- bagi tahanannya untuk melarikan diri. Setelah itu nya terdengar langkah kaki. Lord Tamura, daimyo dia memberi perintah dan rombongan itu pun Ichinoseki, melangkah masuk bersama serombongan berangkat ke kediaman Lord Tamura. Ketika ber- samurai lalu berdiri dengan ragu ketika melihat belok di sudut dekat pos jaga, mereka melewati posisi Lord Asano yang kaku. Lord Tamura adalah Kataoka yang tidak tahu kalau Lord Asano lewat di mantan kepala keamanan, mungkin itu sebabnya depannya sebagai tahanan. dia dipanggil Tsunayoshi, tapi dalam hal ini dia tak Hari menjelang siang saat Kataoka mulai cemas. tahu harus berbuat apa. Lebih mudah memberi Tampaknya upacara telah selesai karena banyak perintah bila berurusan dengan pencuri dan peram- tamu yang sudah pulang, tapi majikannya masih 48 49
  • 24. John Allyn Kisah 47 Roninbelum terlihat. Ketika melihat tandu Lord Date, gar larangan berlari di halaman kastil, namun diaKataoka segera menghampiri. berhasil mencapai tandu dalam waktu singkat. Dia Lord Date masih terkejut dengan peristiwa yang segera memberi pesan singkat pada pembawa tanduterjadi pagi tadi dan selama beberapa saat dia tak untuk disampaikan kepada Hara. Para pengusungmengerti pertanyaan yang ajukan Kataoka dengan tandu dapat dipercaya, tapi tetap saja mereka darisopan. Dia hanya tahu kalau Lord Asano telah kalangan rendah dan tak perlu tahu semuanya. Diadibawa pergi Lord Tamura. Dia sadar kalau Kataoka hanya memberi pesan bahwa Lord Asano memu-tidak tahu penyerangan atas Kira, dan berusaha tuskan untuk mengunjungi Lord Tamura denganmencari cara untuk memberitahukan kejadian itu. kereta lain. Dia meminta. mereka secepatnya me- "Majikanmu ada di kediaman Lord Tamura. Aku nyampaikan pesan itu kepada Hara untuk segerasarankan kau segera ke sana." menyusul ke kediaman Tamura. Kemudian dia ber- "Apa yang terjadi?" tanya Kataoka cemas. jalan dengan cepat di samping mereka saat keluar "Kecelakaan... Lord Kira dan majikanmu ter- dari halaman kastil. Mereka kembali melewati jem-libat...." batan di atas parit dan menuju kota. Kini dia dapat Ada keheningan sementara Kataoka berusaha berlari secepat mungkin. Bagaimana hal ini bisa ter-memahami berita itu. Ketika mengerti apa yang jadi, pikirannya masih kacau, bagaimana hal sepertiterjadi, ulu hatinya terasa sakit dan mulutnya terasa ini bisa terjadi atas majikan yang dicintainya?kering. Di kediaman Tamura, Lord Asano diperlakukan "Jadi tandu itu tidak perlu menunggu?" katanya dengan sopan dan dipinjami jubah sederhana untukgagap. mengganti kamishino dan celana upacara. Mereka Lord Date" menggelengkan kepala, lalu berhenti yang ada di sana tak mengajak bicara karena tahusebentar untuk melihat apakah Kataoka mampu statusnya yang belum jelas. Lord Asano ditempat-bertindak benar ia sebelum melanjutkan perjalanan. kan di ruang kecil berdinding putih serta diberiSetidaknya, hanya itu yang dapat dia lakukan untuk kertas dan kuas untuk menulis surat kepada istri-temannya. nya. Setelah berhasil menenangkan diri, dia lalu Sambil membungkuk sebagai ucapan terima menulis secara singkat tentang apa yang terjadi.kasih, Kataoka segera pergi. Dia tak berani melang- Tapi dia terganggu oleh kedatangan satu orang 50 51
  • 25. Kisah 47 Ronin John Allyn Lord Tamura datang bersama utusan Shogun. Merekadengan dua pengawal di ruang sebelah. Orang itu menunggu sampai dia selesai menulis surat. Ketikamembawa keputusan resmi Shogun. Lord Asano tinta mengering, Lord Asano lalu berhenti. Petugasmendengar mereka berbisik pada Lord Tamura. Dari itu maju dan membantunya berdiri. Dengan penuhreaksi Lord Tamura, dia tahu bahwa hukumannya rasa percaya diri, Lord Asano mengibaskan tangansangat berat dan itu berarti satu hal - hukuman orang itu dan berdiri sendiri. Dia sedang berjalanmati! Bisikan mereka selanjutnya tidak terlalu berarti mengikuti Lord Tamura menuju halaman ketika adabaginya: "...para penasihat menentang... Tsunayoshi keributan di jalan masuk. Kataoka tiba dan dengantak mau mengubah... beberapa tahun lalu ada napas terengah-engah dia meminta izin untuk ber-pejabat yang diserang dengan cara serupa... contoh temu majikannya. Lord Tamura berunding sebentarharus diterapkan..." dengan utusan Shogun dan izin diberikan. Kataoka Tak lama kemudian Lord Tamura masuk. "Shogun terlihat ragu bicara di hadapan orang-orang yangyang murah hati telah memutuskan bahwa hukuman hadir, namun dia tak dapat menguasai perasaannyaakan dilakukan dengan cepat sehingga sudah sepan- dan sungguh-sungguh minta maaf karena tak tahutasnya Anda berterima kasih. Berdasarkan pangkat, peristiwa di dalam kastil. Lord Asano mengangkatAnda juga diberi kemudahan untuk mati dengan tangan.cara terhormat," katanya. Lord Asano tetap diam, "Aku senang melihatmu, Gengoemon," katanya,dan Lord Tamura menganggap itu sebagai tanda memanggil Kataoka dengan nama kecilnya. "Wajah-setuju. Kemudian dia menambahkan: "Seluruh wi- mu adalah wajah ramah pertama yang kujumpailayah Anda akan disita dan ditempatkan dalam sejak pagi."perlindungan Shogun hingga ada pemberitahuan Air mata Kataoka menggenang di pelupuk mata- selanjutnya." nya, tapi Lord Asano pura-pura tidak melihat. Dia Lord Asano seperti mendengar lolongan anjing serahkan surat itu pada Kataoka. dan perasaan tak berdaya seperti dalam mimpinya. "Ini saatnya kita berpisah. Sampaikan kepada... Tapi dia hanya menatap hampa ke dinding di depan- kepada istriku." Dia berhenti sejenak dan matanya nya sampai Lord Tamura membungkuk dan mengun- terlihat menerawang. "Katakan pada semua orang... durkan diri. Setelah beberapa saat, Lord Asano menulis lagi tapi dia masih belum selesai ketika 53 52
  • 26. John Allyn Kisah 47 Roninkatakan pada mereka... Oishi pasti tahu apa yang kiri. Dia menusuk pedang itu ke perut lalu merobek-harus dilakukan." nya, setelah itu semua suara berhenti ketika seorang Di taman, di hadapan seluruh pasukan samurai pengawas maju untuk memenggal kepalanya denganLord Tamura, tiga tikar telah diletakkan di tanah dan satu tebasan pedang panjang.*ditutupi selembar permadani putih. Hari mulai gelapdan lampion sudah dinyalakan di setiap sudutpanggung yang didirikan seadanya. Lord Asanodibimbing untuk duduk di tengah permadani didepan meja kecil. Di atas meja itu ada pedang ber-ukuran dua puluh tiga sentimeter. Lord Asano meng-ambil pedang itu, memerhatikannya dengan sak-sama dan melihat bahwa pedang itu adalah warisankeluarga Tamura. Dia tersenyum sekilas pada LordTamura untuk menyampaikan rasa terima kasih lalumendengarkan dengan tenang saat utusan itu mem-bacakan tentang kejahatan yang telah dilakukanserta keputusan yang sudah diambil. Sekali lagi LordAsano seperti mendengar anjing-anjing menggong-gong. Dia lebih merasakan suara gonggongan itu,bukan mendengarnya, ketika pembacaan selesai. Diatahu apa yang harus dilakukan dan dia yakin dapatmelakukannya dengan bermartabat. Setidaknya, takseorang pun akan mengatakan bahwa dia tidak tahuaturan. Dia menggenggam pedang dengan dua tangandan menggumamkan doa singkat ketika mengarah-kan ujung pedang di bagian bawah perut sebelah 54 55
  • 27. Kisah 47 Ronin Hara, berlutut di lantai ruang tunggu, menangis tersedu-sedu sambil bercerita sementara Mimura, yang menemaninya dengan berurai air mata. "Kira yang melakukan semuanya! Kira, Pemim- pin Upacara istana, yang memancing majikan kita menarik pedang dan menyerangnya, walaupun dia tahu, seperti juga kita semua tahu, hukuman bagi TIGA orang yang menggunakan pedang di kastil Shogun!" "Dan hukumannya dilakukan begitu cepat?" tangis Oishi, walaupun dia sudah bersumpah dalam hati untuk membalas dendam pada semua orangK enapa kau tidak datang bersama majikanmu?" marah Oishi ketika Hara yang berkeringat dankotor dibawa menemuinya di tengah malam. Kon- yang bertanggung jawab. "Hari itu juga," kata Hara putus asa. "Bahkan sebelum kami semua tahu apa yang terjadi."disi samurai tua itu saat ini sangat memalukan, dan "Bagaimana dengan Lady Asano?" tanya OishiOishi yakin Lord Asano akan malu jika melihat anak cepat. "Tahukah kau apa yang terjadi padanya?"buahnya seperti itu. Namun tangisan Hara setelah "Dia pergi," jawab Hara sambil terisak. "Begitupelayan yang mengantarnya keluar, membuat Oishi pemimpin kita meninggal, pasukan istana datangterdiam. menyita semuanya. Kami diusir dan Lady Asano "Pemimpin kita telah tiada," teriak Hara, "dan dikirim kembali ke rumah orangtuanya. Dia takkankastil disita!" kembali ke Ako atau berusaha menghubungi keluar- Oishi merasa telinganya seperti dimasuki air ga yang lain atas berita yang menyedihkan ini."saat sedang tidur. Dia tak percaya, tak dapat berkata- Oishi merasa pedih ketika memikirkan gadiskata. Dia meyakinkan diri kalau ini hanyalah mimpi. kecil yang sedang tidur di ruang sebelah. Tiba-tibaDia ingin berteriak meminta Hara berhenti bicara, dia merasakan beratnya beban kesedihan yang me-namun dia memaksakan diri untuk terus mendengar. nimpa istana Asano. Dia menoleh pada Mimura danLord Asano sudah seperti adiknya, kehilangan dia memintanya menjemput Chuzaemon Yoshida, salahadalah hal yang sungguh tidak tertanggungkan. 56 57
  • 28. John Allyn Kisah 47 Roninsatu samurai tertua dari Ako yang nasihatnya selalu bertugas menutup usaha kita di Edo, seperti yangditerima. menurutku pasti kau kehendaki. Mereka juga meng- "Bagaimana kau bisa tahu?" tanya Oishi pada awasi kapan musuh - maksudku pasukan Shogun -Hara yang kini menunjukkan kelelahan luar biasa meninggalkan Edo."setelah melakukan perjalanan yang berat. Oishi menatap Hara dengan tajam. Dia me- "Kataoka di sana ketika pemimpin kita melaku- mahami sikap ini. Hara merasa perlu bersiap meng-kan seppuku di kediaman Lord Tamura - setidaknya hadapi pengepungan dan melakukan perlawanan.dia diizinkan mati dengan cara seperti itu. Kami Dan Hara mungkin benar - setidaknya itu rencanabaru saat sudah sangat terlambat. Para pengusung yang baik untuk menyelamatkan kehormatan merekatandu terlambat datang karena jalan yang ramai. yang hilang - tapi tetap saja Oishi merasa tidakBegitu menerima pesan itu kami langsung ke sana seharusnya Hara mengambil keputusan penting se-tapi sudah terlambat. Kami lalu kembali untuk perti itu sebelum ada semua fakta yang diperlukan.melindungi Lady Asano, tapi pasukan Shogun sudah Pembicaraan mereka terhenti karena kedatangantiba dengan perintah resmi, dan atas perintah Lady Yoshida yang berambut putih, yang wajahnya se-Asano pula kami mematuhi mereka. Tak ada yang perti Budha. Dia terlihat prihatin. Mereka lalu men-dapat diselamatkan. Dalam perintah itu tertulis ceritakan apa yang terjadi dan dia pun terkulai lemaspenyitaan segera atas seluruh harta." di lantai, berusaha mengendalikan ratapannya. Se- "Kastil di Ako ini juga akan disita?" lama menjadi samurai, belum pernah dia alami "Ya," kata Hara dengan suara yang nyaris tak kejadian yang begitu menyedihkan. Oishi merasaterdengar. "Pasukan Shogun akan tiba dari Edo perutnya sakit dan putus asa tapi dia tak mauuntuk melaksanakan perintah itu." mengungkapkan perasaannya. Dia memiliki tang- "Lalu bagaimana dengan orang-orang yang kau gung jawab, teman-temannya menganggap dirinyatinggal di Edo? Apakah mereka sudah menuju ke sebagai teladan. Dia harus dapat mengendalikan dirisini? Dalam keadaan seperti ini, seharusnya kita bila ingin keputusan yang terbaik.tidak boleh terpisah." Guna memberi waktu kepada Yoshida untuk Hara menatap ke arahnya dan menjelaskan. memulihkan diri, Oishi minta Mimura menyediakan"Aku menugaskan Horibe. Dia dan yang lainnya hibachi tanpa harus mengganggu pelayan yang lain. 58 59
  • 29. John Allyn Kisah 47 RoninSementara ini, sampai mereka memutuskan tindakan Guna mengurangi kesedihannya, Oishi mengalihkanyang akan diambil, akan lebih baik bila tak ada pikirannya dengan mengenang saat dia masih samu-orang lain yang tahu masalah ini. Mimura sudah rai muda. Pelajaran-pelajarannya diberikan tepat dimelayani keluarga Asano sejak kecil dan dapat ruang ini dan dia bisa mendengar peringatan Yamagadipercaya untuk tidak mengatakan apa-apa. Soko bahwa zaman semakin melunak dan bahwa Ketika hibachi yang dipanasi batubara tiba, ketaatan pada ajaran Kong Hu Cu telah dirusak paraOishi minta supaya diletakkan dekat Yoshida yang pengkhotbah dari "Kong Hu Cu baru" yang mulaikini duduk dengan air mata mengenangi pipi. Oishi memasuki istana. Itu sebabnya Yamaga diasingkandan Hara duduk di dekatnya, sementara Mimura dari Istana Shogun ke Ako - karena dia tak sesuaimelipat kakinya yang panjang dan duduk di dekat dengan zaman. Yamada menemukan pendengar yangpintu sebagai penjaga bila ada yang menguping. baik di kalangan samurai Ako, yang berada sangat "Mungkin sebaiknya kita panggil Ono," kata jauh dari kelemahan dan politik istana. Oishi sepertiYoshida ragu-ragu. Sebagai bendahara keluarga, Ono mendengar lagi ucapan Yamaga yang menyalahkansangat memahami masalah keuangan, tapi untuk istana Edo: "Mengorbankan kemuliaan demi keme-saat ini Oishi merasa saran orang itu kurang tepat. wahan." Dan itulah yang terjadi pada Lord Asano.Ono cenderung menganggap persoalan keadilan dan Dia memikirkan peristiwa penyerangan majikan-kehormatan berada di bawah masalah keuangan, nya pada Kira. Dia yakin itu dapat dibenarkan, biladan Oishi sedang tidak bersemangat untuk berdebat. terjadi di tempat lain! "Masalah ini tidak ada hubungannya dengan Dia tidak berhak mengkritik Shogun, tapi sangatOno," katanya kepada Yoshida. "Kita dapat menentu- mengganggu pikirannya bila mengingat betapa tidakkan apa yang harus dilakukan." konsistennya Shogun tentang ajaran Budha. Benar, Setelah selesai bicara, Oishi menatap Hara yang kebencian atas kekerasan dan kekejaman sepertikemudian mengangguk setuju. Seperti pemimpin- ajaran Budha adalah inti dari Undang-Undang Peles-nya, Oishi, dia juga menganggap kehadiran Ono tarian Hidup, namun apakah hal itu juga sudahtidak diperlukan. diterapkan pada Lord Asano? Lalu bagaimana ten- Selama beberapa saat terjadi keheningan karena tang kewajiban untuk menjauhkan diri dari kese-masing-masing sibuk dengan pikirannya sendiri. nangan, keindahan yang diperoleh melalui hidup 60 61
  • 30. John Allyn Kisah 47 Roninmenyepi dan meditasi? Tidak, Tsunayoshi hanya Hara menggosok kedua tangannya dan denganmengambil ajaran Budha yang sesuai dengan tujuan- gelisah mengubah posisi duduknya. Di benaknya,nya dan ini membuat kebijakannya dipertanyakan pertemuan ini adalah dewan perang dan sasarannyaoleh orang yang memiliki cukup keberanian untuk adalah menyusun rencana untuk mempertahankanmelakukan itu. kastil. Oishi mengangkat mata dari gambar-gambar "Tidakkah sebaiknya kita memanggil semuayang dilihatnya dalam batubara hibachi yang me- anggota?" tanyanya.nyala dan melihat bahwa Yoshida sedang menatap- Oishi tampak ragu dan kemudian bersyukurnya. Tak diragukan lagi, Yoshida juga pasti memikir- ketika Yoshida berdehem sebagai tanda bahwa diakan hal yang sama. Yoshida gemetar dan mengge- yang akan menjawab.lengkan kepala, lalu mengusap rambutnya yang "Mari kita tunggu sampai besok pagi," katapendek. orang tua itu. "Bila kita memerlukan prajurit kita "Kita harus menyusun rencana," dia mengusul- untuk maksud lain, walaupun hanya untuk mene-kan dengan sikap tidak pasti. rima kabar soal kematian pemimpin mereka, lebih Kalimat itu menyentak Oishi dengan aneh. Dia baik jika kita biarkan mereka mendapatkan istirahatsangat bergantung pada nasihat Yoshida, tapi kini yang cukup dulu."dia sadar tidak banyak yang dapat diharapkan dari "Aku sependapat dengan Yoshida-sensei," kataorang ini. Peristiwa seperti ini belum pernah terjadi Oishi, sambil memberi gelar kehormatan guru bagidalam keluarga Asano, jadi Yoshida juga tidak lebih orang tua itu atas memberi bobot pada ucapannya.mampu dari para samurai muda untuk mengatasi "Besok pagi kita bisa berpikir dengan lebih jernihini. Oishi akan sangat senang menerima nasihat serta menghadapi masalah ini dengan lebih pasti."orang tua ini, namun dia sadar bahwa mulai seka- "Kita harus segera memikirkan pertahanan,"rang semua keputusan harus datang dari dirinya. gumam Hara dengan keras kepala. Oishi, yang ke-Dia berharap bahwa berbagai pertimbangan dirinya mudian membalikkan badan karena kesal, menang-dapat diambil dengan hati-hati dan benar-benar yang kap tatapan Mimura yang ditujukan pada prajuritterbaik untuk keluarga Asano dan untuk jiwa pe- tua itu. Oishi merasa bahwa ada sesuatu tentangmimpinnya. sikap Hara yang membuat pembantunya merasa 62 63
  • 31. John Allyn Kisah 47 Roninterganggu, tapi dia enggan bertanya karena takut untuk menemani. Ketika sampai di pintu kamarnya,membuat pemuda itu malu. Sebaliknya dia menoleh Oishi berpaling kepada pemuda kurus itu.pada Hara. "Beristirahatlah," katanya pada Mimura. "Besok "Apakah Kau sudah menceritakan semuanya, adalah hari yang berat bagi kita semua. Aku meng-Hara? Semua yang harus diketahui tentang peristiwa hargai semua yang telah kau lakukan dan tahu kalautragis ini? Kira dibunuh lalu majikan kita dijatuhi selalu ada tempat bagimu di hati keluarga Asano."hukuman mati dan kehilangan semua hartanya - Ketika dia hendak membalikkan badan untukapakah begitu keseluruhan ceritanya?" pergi, Mimura tiba-tiba berlutut dan menundukkan Hara bimbang. "Ada keragu-raguan di satu segi... kepala hingga menyentuh lantai.Kira dibawa keluar ruangan dan ada kemungkinan "Aku harus mengatakannya kepada Anda," kata-dia selamat, walaupun belum bisa dipastikan. Sele- nya dengan suara parau. "Hara memaksaku berjanjibihnya, aku sudah ceritakan semua yang aku tahu. untuk tidak mengatakan apa-apa, tapi kurasa hal ituAku masih tak mengerti mengapa kau ragu untuk tidak adil bagi Anda yang melaksanakan semua menyusun rencana demi mempertahankan kastil. tanggung jawab!" Pasukan Shogun akan tiba setiap saat dan kita harus Dengan lembut Oishi memegang pundak mantel siap memberikan yang terbaik dari diri kita." pemuda itu yang lusuh dan membimbingnya berdiri "Kita akan siap menghadapi apa pun yang akan hingga akhirnya mereka berhadapan. Dia menunggu terjadi, jangan kuatir. Menurutku, rencana yang sampai pemuda itu tenang. terbaik yaitu berusaha tidur. Aku membutuhkan "Sebelum meninggalkan Edo," akhirnya Mimura lebih banyak waktu untuk berpikir sebelum dapat bercerita, "kami mengunjungi Daigaku Asano, adik menyusun rencana yang berguna." majikan kita, serta pamannya, Lord Toda, daimyo Dia bangkit lalu merenggangkan badan, setelah dari Ogaki. Mereka berusaha menekan kesedihan, itu membungkuk hormat sebagai ucapan selamat meskipun seperti Anda tahu, Daigaku sebenarnya malam kepada Yoshida dan mengangguk sekadarnya lemah dan Lord Toda juga sudah tua. Mereka tahu ke arah Hara. Ketika meninggalkan ruangan, Mimura semua yang terjadi. Mereka tahu perintah untuk mengikutinya, walaupun tak ada alasan baginya menyerahkan kastil Ako pada perwakilan Shogun." "Dan?" 64 65
  • 32. John Allyn Kisah 47 Ronin "Dan mereka menyarankan Hara memberitahu kecil di belakang kastil. Saat mendaki bukit, anginAnda bahwa kita harus menyerah dengan damai makin kencang dan dia merapatkan mantelnya lebihagar tidak menambah aib keluarga ini." kencang lagi. Sambil menoleh ke belakang, dia bisa Oishi melepas pemuda itu dan mengangguk agar melihat menara-menara kastil yang samar-samar didia pergi. Mimura berlari di sepanjang lorong, kegelapan langit malam; di puncak bukit di depan-berdoa semoga dia telah melakukan hal yang benar. nya mulai terlihat sekumpulan kecil nisan. Itu ada-Meskipun begitu, Hara mungkin akan membunuh- lah Kegaku-ji, kuil tempat makam keluarga Asano.nya jika tahu rahasia ini telah terbongkar. Dia memasuki sebidang kecil yang berpagar dan Oishi kembali menerima kejutan yang tidak memandang sekeliling. Di sini dimakamkan abu darimenyenangkan. Dia tak bisa melawan keinginan seluruh keluarga Asano yang dia kenal dan banyakkeluarga dan dia juga tahu mengapa Hara menolak lagi yang mati sebelum dia lahir. Dengan perlahanmenyampaikan pesan itu. Ketika ada dua sudut dia berkeliling, membaca setiap nama di batu nisan,pandang yang sah untuk diterima; tidaklah mudah lalu dia berhenti dan menengadah ke langit.memilih berada di pihak yang benar. "Tuanku Asano," katanya dengan sepenuh hati, Dia pergi ke kamarnya lalu memakai mantel "Hamba memanggilmu dari dunia roh."hangat. Dia sangat terguncang dengan berita tentang Tak ada jawaban kecuali desau angin yangmajikannya dan tahu tak ada gunanya untuk ber- merintih serta gesekan dedaunan. Tapi Oishi merasausaha tidur. Hanya ada satu tempat di mana dia lebih dekat dengan pemimpinnya daripada di mana-bisa mendapatkan bantuan untuk menjawab ber- pun juga, merasa nyaman karena bisa mengungkap-bagai pertanyaan yang mengganggu dirinya, maka kan isi hatinya dengan terbuka.dengan diam-diam dia keluar kastil. Penjaga yang "Andai hamba bersamamu," tangisnya sambilsedang bertugas di gerbang utama mengizinkannya berlutut dengan tangan yang dikatupkan dalamkeluar lewat pintu samping dan berusaha menyem- sikap memohon ampun. Setelah itu dia menjatuh-bunyikan kekagetan atas tindakan atasannya yang kan tangan ke pangkuan dan menatap ke bawahtidak biasa. dengan sikap rendah hati. Malam itu sangat gelap, dan hembusan angin "Ketahuilah, Tuanku, bahwa kami tidak menya-dingin membuat Oishi menggigil saat mendaki bukit lahkan Anda. Anda melakukan apa yang akan dila- 66 67
  • 33. John Allyn Kisah 47 Roninkukan laki-laki untuk mempertahankan kehormatan. yang tidak adil itu? Ia telah terbiasa melaksanakanKesalahan ada di pihak lain." perintah, bukan merumuskan kebijakan, dan ini Oishi mengenang bahwa selain sifat pemarah, adalah pengalaman yang sulit baginya. Oishi sadartak ada daimyo lain yang lebih layak dari dia di betapa orang-orang bergantung pada dirinya dalamseluruh Jepang. Bagian wilayah ini dikenal karena memutuskan yang terbaik dan tanggung jawab inikesetiaan mereka pada keluhuran tradisi samurai sangat membebani dirinya. Siapa yang dapat menen-dan tak seorang pun yang lebih murah hati, lebih tukan bahwa keputusan yang diambilnya benar?berani dan lebih sungguh-sungguh berusaha mewu- Suara hening Lord Asano akan membimbingnya,judkan pemikiran itu selain Lord Asano. la akan namun pada akhirnya ia sadar kalau ia harus me-mengikuti majikan yang seperti itu, bila perlu sam- nilainya sendiri. Jalan kehormatan akan sangatpai mati. la takkan ragu menarik pedang dan berga- mudah diikuti bila dapat dilihat. Bila ada perten-bung dengan majikannya saat ini juga jika itu dapat tangan antara pilihan tindakan, seperti yang disam-menyelesaikan segalanya. paikan Hara, jalan keluarnya takkan dapat memuas- Tangannya menyentuh mata pisau yang terselip kan semua pihak. di pinggang, tapi kemudian dilepasnya. Tugasnya Di hutan yang rimbun, jauh di atas gunung,kini adalah untuk tetap hidup. Demi janda Lord serigala melolong. Oishi mengangkat mata. Dia meli-Asano dan putrinya serta untuk semua pelayan serta hat batu nisan yang berdiri di sekelilingnya seperti orang yang tinggal di kastil. Bila waktunya tiba di pagar yang tak dapat dilewati dan dia membayang- mana ia perlu bunuh diri, ia siap. kan bahwa beginilah roh Lord Asano memandang Sekarang, ia harus membuat banyak keputusan mereka. Jiwanya tersiksa karena telah membuat Ako dan ia bergantung pada roh Lord Asano untuk menjadi tidak dihormati, dan dia akan menemukan membimbingnya dalam mengambil keputusan yang ketenangan yang sebenarnya hanya bila ada jalan tepat. Apakah majikannya ingin ia menyerahkan keluar untuk masalah ini. Semuanya tergantung kastil dengan damai ataukah bertahan, bertempur pada Oishi untuk mewujudkan hal ini. hingga titik darah terakhir? Ataukah mereka semua Oishi menghela napas, lalu bangkit dan mem- berlutut di depan kastil dan melakukan seppuku bungkuk hormat kepada seluruh makam yang ada di bersama-sama sebagai bentuk protes atas hukuman sana. Saat membungkuk, dia merasakan dingin di 68 69
  • 34. John Allynperutnya karena takut. Bayangan akan kepunahankeluarga bangsawan ini secara tiba-tiba merupakanhal tak tertanggungkan. Jika menyerah, pemakamanini akan terbengkalai dan roh-roh akan sia-sia men-cari penghormatan dan perhatian dari keturunanmereka. Sementara yang hidup takkan mendapatberkat dari leluhur dan akan berkelana di dunia roh.Keinginan untuk melawan begitu kuat, tapi dia tahu EMPATbahwa menyerang tidaklah berguna. Pada akhirnyamereka pasti kalah dan makam leluhur mereka tetapterbengkalai. Tiba-tiba, untuk pertama kalinya, ia menyadarimasalah yang akan menimpa dirinya. Ia takkan K eesokan harinya Oishi memberitahukan pada istrinya apa yang telah terjadi di Edo. Istrinya sangat terguncang, namun sebagai orang yang lahirdihormati sebagai samurai; dia akan menjadi ronin, dalam tradisi samurai sejati, dia tidak histeris.samurai tanpa majikan, menjadi bagian dari orang Istrinya membungkuk hormat ketika pergi untuktak berguna dan tak berjaya. Ia akan menjadi orang melaksanakan perintah untuk mengurus putri Lordbayaran atau turun pangkat dalam, kemiliteran. Asano. Masa depan keluarga mereka sendiri belumSetiap pilihan sama menyedihkan. Mungkin Hara dibicarakan; akan ada waktunya nanti.benar dan seharusnya dia abaikan perintah Daigaku Lelah karena kurang tidur, Oishi berjalan per-dan Toda. Lebih baik berperang daripada melihat lahan ke depan kastil di mana pengikutnya telahkeluarganya kelaparan dan terpuruk, jatuh miskin. berkumpul. Ketika mendengar suara saat melewati Ia menghalau semua pikiran itu dan kembali ke pintu kamar di mana dia bertemu Hara dan Yoshidakastil untuk memikirkan apa yang akan disampaikan semalam, dia lalu berhenti.besok. Ia akan meminta istrinya memberitahu putri Seseorang sedang membaca tulisan Kong Hu CuLord Asano bahwa ayah dan ibunya tidak akan dalam nada datar. Dia tak dapat menahan diri untukpulang.* mendekat dan membuka pintu sorong. Pemandangan di dalam ruang itu seperti yang 70 71
  • 35. John Allyn Kisah 47 Ronintelah dia bayangkan dan membawanya kembali tiga kumpul sesuai pangkat di luar tembok, tapi demipuluh tahun lalu ketika masih muda. Putranya, kerahasiaan, Oishi meminta mereka berkumpul diChikara, yang berusia lima belas tahun, sedang dalam kastil, di bawah menara-menara yang menju-berlutut di tatami di depan meja yang rendah. lang tinggi. Lebih dari tiga ratus prajurit berkumpulDengan sabar dia menyapukan kuas untuk menulis di sekitar pintu masuk hingga di jalan-jalan yangaksara Jepang yang sulit. Di hadapannya, duduk menuju halaman.guru berwajah pucat yang mengenakan topi pendeta Pakaian mereka sama; pakaian semi perang, siapserta jubah abu-abu sambil membacakan karya Kong memakai pakaian perang jika diperlukan. Usia me-Hu Cu. Oishi tahu bahwa melalui pendekatan pada reka bervariasi; dari remaja kekar dan tangkas namunbudaya dan ajaran moral, anaknya akan segera kurang bijak dan pengalaman, dan yang berumurmenjadi seperti dirinya sendiri. enam puluhan yang mungkin lebih mengganggu Jelas sekali Chikara sudah cukup lama duduk daripada membantu.seperti itu dan Oishi melihat dengan bangga bahwa Sebagian besar lagi berusia sekitar tiga puluhanmeskipun kedua tangan anaknya sudah memerah dan empat puluhan, yang berpengalaman dalamkarena udara dingin, tapi Chikara tak berusaha hidup dan perang. Merekalah tujuan utama Oishiuntuk merubah posisinya. Dia membayangkan putra- mengadakan pertemuan ini.nya itu akan menjadi laki-laki yang sangat bertang- . Walaupun sudah dicegah, desas-desus sudahgung jawab. Dilihat dari usahanya, Chikara akan mulai tersebar. Kedatangan Hara dan Mimura yangdapat menyelesaikan latihan dalam waktu singkat. tiba-tiba dan tanpa penjelasan di tengah malam Dengan perlahan Oishi menutup pintu dan ber- pasti menjadi perhatian dan pembicaraan. Berbagaijalan di lorong hingga suara itu tak terdengar lagi. dugaan muncul di antara mereka sambil menunggu,Ketika mencapai pintu depan kastil, seorang penjaga tapi bisikan mereka segera berhenti ketika Oishimembukakan pintu. Dia menghela napas panjang mengangkat tangan agar mereka tenang.ketika berjalan keluar untuk menemui orang yang Di udara pagi yang dingin, uap dari napasnyasudah berkumpul. setara dengan kata-katanya yang dingin: "Pemimpin Seluruh pelayan Asano dari tingkat samurai kita telah tiada." Mereka menatapnya dengan pan-telah dipanggil hadir. Biasanya mereka akan ber- dangan tidak percaya. Andai dia meneriakkan kata- 72 73
  • 36. John Allyn Kisah 47 Roninkata itu sambil mengayunkan pedang, mereka akan tampak terkejut, lalu mengangguk dan pelayan ituanggap itu sebagai panggilan untuk bertindak, tapi pun mengundurkan diri. Oishi kembali berpaling kenada suaranya menunjukkan bahwa tak ada harapan arah mereka yang hadir.dan tak ada lagi yang dapat dilakukan. Saat menje- "Utusan baru saja tiba dari Edo," kata Oishi.laskan, ada air mata kesedihan dan kemarahan dari "Gengoemon Kataoka membawa berita terbaru darimereka yang tidak pernah menangis. ibukota." Oishi lalu menceritakan bagaimana Pemimpin Kataoka dengan pakaian lusuh dan kaki pincangUpacara Shogun telah menghina majikan mereka karena terluka, menunduk ke arah Oishi. Dia tampakhingga terjadi pertengkaran. Dia memberitahukan sangat lelah dan kehabisan napas, tapi dia berusahabahwa Lady Asano kini dalam pengasingan dan menguatkan diri.perwakilan Shogun akan datang mengambil alih "Silakan," kata Oishi, "beritahukan apa yang kaukastil dan seluruh tanah di Ako. Terdengar nada tahu. Kau boleh bicara langsung pada kami. Kamimarah, tapi mereka diam ketika Oishi mengatakan semua terlibat dalam masalah ini."bahwa Lord Daigaku Asano telah memutuskan untuk Kataoka bimbang. Dia memandang sekelilingmenyerahkan kastil dengan damai. dan mengenali beberapa wajah yang dekat dengan- Ketika mendengar kata-kata terakhir itu, Hara nya, kemudian berteriak:langsung melihat kiri-kanan untuk mencari Mimura. "Kira masih hidup!"Karena hanya seorang pelayan, Mimura tidak hadir Dengan tiba-tiba, seluruh tujuan dari pertemuandalam pertemuan ini. Hara bersumpah kalau dia itu berubah. Kesedihan dan rasa tak berdaya ber-akan membuat Mimura menyesali pengkhianatan ubah menjadi kemarahan dan Hara adalah yangitu. Dia tak perlu menunggu lama untuk bertemu pertama mengungkapkannya.Mimura. Tanpa diduga, pelayan itu muncul di ger- "Berarti dia harus mati!" teriaknya, dan terde-bang kastil, dan Oishi berhenti untuk mengetahui ngar teriakan setuju dari semua yang hadir. Ke-berita mendesak apa yang membuat Mimura datang. inginan itu juga muncul di hati Oishi, tapi dengan Ketika kehadirannya telah diketahui, Mimura sekuat tenaga dia berusaha meredam dan menunggusegera menghampiri Oishi. Semua yang hadir me- hingga hiruk-pikuk itu surut. Ketika melihat diamerhatikan saat dia berbisik sang pemimpin. Oishi hendak bicara, perlahan mereka menjadi tenang 74 75
  • 37. John Allyn Kisah 47 Roninwalau masih terdengar gumaman bernada bingung katanya. "Bukankah ajaran Kong Hu Cu mengatakanmelihat dinginnya reaksi Oishi atas berita itu: musuh bahwa tak satu pun manusia boleh hidup di bawahmajikan mereka masih hidup. satu langit dengan pembunuh majikannya?" "Aku juga setuju kalau Kira harus mati," akhir- Orang-orang kembali berteriak setuju sampainya dia berkata. "Tak ada yang lebih kuinginkan Oishi mengangkat tangan dengan sikap memerintah.selain menyerang dia sekarang juga. Tapi..." dan dia "Kau lupa siapa dirimu," katanya. "Kesetiaanmuberhenti dengan dagu menegang, "...kita tidak boleh adalah kepada keluarga Asano. Tugas utama kitagegabah. Jumlah maupun persenjataan kita tak yaitu mengikuti perintah saudara majikan kita dancukup untuk menyerang orang yang tinggal di balik pewaris sah atas wilayah ini." Dia berhenti untuktembok kastil Shogun. Kita akan bicarakan ini nanti. memandang ke arah Hara. "Tidakkah Kong Hu CuSekarang kita hanya akan memikirkan soal penye- juga berkata bahwa dari lima kebajikan, kesetiaanrahan kastil dan untuk itu aku memiliki beberapa mendahului kewajiban moral yang lain?"usulan." "Saudara majikan kita bukanlah majikan kita!" Beberapa orang tak dapat menerima hal itu. terdengar teriakan dari arah samping lalu terdengarMenurut pendengaran Oishi, ucapan-ucapan mereka suara-suara bernada setuju. Hara semakin berse-mengandung nada memberontak namun hanya Hara mangat dan langsung bicara kepada Oishi.yang terus terang berdiri dan berbicara. Dia berbi- "Tak ada yang perlu diragukan tentang kese-cara pada pemimpinnya dengan sikap resmi, tapi tiaan," katanya. "Kami semua setia. Satu-satunyanada suaranya datar mengandung keraguan. pertanyaan adalah bagaimana kita dapat menunjuk- "Oishi-dono, kurasa aku tak mengerti maksud kan kesetiaan dengan cara yang terbaik. Dan menu-Anda. Kita sudah tahu kalau musuh majikan kita, rutku, jika kita tidak balas dendam, maka kita akanorang yang telah menyebabkan kematiannya, masih dianggap pengecut dan lemah!"hidup, dan Anda mengatakan ada hal lain yang lebih Oishi menjawab dengan dingin. "Dan menu-penting untuk dibicarakan?" rutku, tidak penting apa yang dipikirkan orang lain Dia melihat pada orang-orang untuk mendapat selama kita yakin pada diri kita bahwa kita benar.persetujuan dan mereka setuju sambil berteriak. Cobalah pikirkan sejenak Lady Asano dan putrinya.Dengan semakin berani, Hara melanjutkan kata- Apakah membunuh orang seperti Kira akan mem- 76 77
  • 38. John Allyn Kisah 47 Roninbantu mereka mendapatkan kembali rumah mereka? Tidakkah kau ingin melihat keadilan ditegakkanMungkin mereka malah akan dihukum mati, ter- sebelum mati?"masuk kita, bila usaha kita gagal. Pikirkan juga "Aku memang sudah tua," Yoshida setuju. "Dandampaknya terhadap Ako. Apakah para leluhur ke- sebelum mati, aku ingin lihat kastil ini diperbaiki.luarga Asano akan senang jika makam mereka dino- Menurutku, kita harus mengajukan banding atasdai akibat kastil yang hancur?" keputusan Shogun sebelum bertindak." "Apakah para leluhur itu akan berbaring dengan Terdengar gumaman bernada setuju sehinggadamai karena pengikut Lord Asano terlalu pengecut Oishi merasa lega. Setidaknya, tidak semua oranguntuk membalas kematiannya?" teriak Hara. Ada menentangnya. Kini ada kesempatan untuk menca-teriakan setuju dari banyak orang dan Oishi menjadi pai kesepakatan yang akan memuaskan semua pihakragu. Kemudian dengan tenang dia menunjuk pada walaupun untuk sementara waktu. Dia merasa puasYoshida yang berada dalam kumpulan orang-orang karena sudah mengatur sebelumnya bahwa rencanaitu. Laki-laki beruban itu berdiri dan melangkah ini harus diusulkan oleh Yoshida agar terlihat seba-maju. gai hakim yang netral. "Aku harus memperingatkanmu, Soemon Hara," Ono, bendahara, berdiri. Selama beberapa saatkatanya tegas, "atas apa yang baru saja kau katakan Oishi menyesal karena tidak berkonsultasi denganpada pemimpin kita. Tak ada alasan untuk meragu- dia sebelumnya.kan kesetiaannya hanya karena dia tidak setuju Ono adalah orang tua dengan wajah yang selaludenganmu. Bagiku, sikapnya memang masuk akal. waspada, senyum kaku. Pendapatnya cukup ber-Dengan tidak menunjukkan perlawanan dan menaati bobot dan dia bisa membuat masalah, tapi sepertiperintah Shogun, kita akan mendapatkan lebih dari yang sudah Oishi duga, dia menyetujui rencanaapa yang akan kita peroleh melalui pertarungan. Yoshida. Dia juga ingin menunggu sampai waktunyaJika tidak melawan, kelak Shogun akan tahu siapa memungkinkan untuk mengambil keputusan.yang sebenarnya bersalah dan dia yang akan meng- "Aku setuju dengan kedua pembicara: kita harushukum Kira." mengajukan banding," kata Oishi setelah Ono sele- "Kelak?" ejek Hara. "Kau sudah tua, Yoshida. sai bicara. "Tidak bertentangan dengan harapan Daigaku Asano - dari apa yang dapat kupelajari 78 79
  • 39. John Allyn Kisah 47 Ronintentang pandangan-pandangannya." Dia menatap Kini keadaan menjadi hening. Seppuku adalahlangsung Hara yang menyeringai gelisah. "Selain itu, cara terakhir untuk memerangi ketidakadilan. Initindakan ini memberi kita kesempatan untuk mela- merupakan bagian dari latihan seorang samurai agarkukan persiapan." tahu bagaimana dan kapan waktunya mengambil "Persiapan untuk apa?" tanya Hara. langkah penting. Inilah pertama kalinya mereka "Untuk pengepungan, bila petisi kita ditolak," ditawari untuk melakukannya sebagai pilihan yangjawab Oishi. sederhana. Oishi memang memberi mereka banyak Inilah pertama kalinya dia memberi isyarat soal hal untuk dipikirkan.suatu tindakan sesuai keinginan anak buahnya. "Aku Ketika pertemuan itu bubar dan mereka kembaliyang akan menulis petisi itu dan mengirimnya untuk melakukan tugas mereka, Oishi menoleh ke arah disampaikan ke pejabat yang berwenang di Edo. Kataoka yang sedang menunggunya untuk bertanya Sementara itu, kuminta kalian memikirkan tindakan bagaimana keadaan di Edo. terbaik menurut kalian. Begitu banyak yang telah "Baik, baik," kata Kataoka dengan mengangguk terjadi dalam waktu yang singkat, maka kuanjurkan cepat. "Horibe telah melaksanakan tugasnya dengan kalian memanfaatkan waktu untuk berpikir. Kita baik." akan bertemu lagi besok pagi untuk membahas Lalu dia menceritakan bagaimana Horibe selalu tindakan pertahanan, bila memang diperlukan, dan mengawasi jalur keluar kota sehingga dia tahu kusarankan agar hanya mereka yang siap berperang kapan pasukan untuk mengambil alih kastil di Ako sampai mati saja yang datang." akan dikirim. Dia juga memerhatikan setiap gerakan Suasana menjadi hening dan Oishi berbicara Kira sehingga tahu kapan waktunya menyerang. dengan lebih perlahan sehingga takkan ada kesa- Oishi kuatir kalau Horibe, yang mudah naik darah, lahan dalam setiap ucapannya. "Kita bisa berperang akan bertindak melampaui batas. Tapi Kataoka me- dan mati, atau kita bisa memutuskan, bila jumlah yakinkan bahwa seluruh anggota di Edo telah ber- kita terlalu sedikit, mungkin sebaiknya kita berlutut sumpah untuk mentaati perintah dari Ako. Lega di depan kastil dan melakukan seppuku untuk me- mendengar hal itu, Oishi menyuruh Kataoka makan nyambut perwakilan Shogun - jika perbuatan itu dan beristirahat. Ketika berjalan ke istal, dia ber- tidak dianggap terlalu pengecut." temu Hara yang meminta maaf kepadanya. 80 81
  • 40. John Allyn Kisah 47 Ronin "Percayalah, aku menyesal telah mengatakan kasih dan mereka melanjutkan perjalanan. Ketikasesuatu yang menyinggung perasaanmu," katanya. tiba di istal, Oishi memeriksa barisan kandang di"Aku memang tidak dapat menahan diri jika sedang mana masih ada beberapa ekor kuda yang takbersemangat. Aku tahu sikapku hanya akan menim- pernah disikat dan surainya dibiarkan tergerai. Diabulkan masalah, tapi aku memang selalu seperti ini menggelengkan kepala, terkejut melihat keadaandan rasanya tak bisa berubah." kuda-kuda itu. Lalu dia panggil kepala kandang. Oishi tersenyum. "Aku cukup mengenal sifatmu Ketika orang itu muncul, sama berantakannya se-itu," katanya. "Dan jangan kuatir dengan apa yang perti kuda-kuda yang menjadi tanggung jawabnya,telah terjadi dalam pertemuan tadi. Kau mewakili dengan tidak terduga Oishi memerintahkan untuksatu pandangan dan aku senang kau begitu berse- menyikat serta memotong kuku kuda agar terlihatmangat. Kita meminta mereka menyerahkan nyawa prima. Petugas itu terkejut mendengar perintahnyapada keputusan kita dan mereka harus tahu betul dan dengan gembira langsung menyingkir sebelumakibat dari pilihan yang ditawarkan. Kita harus Oishi berubah pikiran. Hara juga terkejut denganmemberi mereka kesempatan untuk memutuskan perintah itu.agar mereka yang mengundurkan diri tak kehilangan "Kau akan melawan?" tanyanya dengan ragu.muka di hadapan teman-teman mereka." "Tak harus begitu," kata Oishi. "Tapi seandainya Hara menatapnya dengan rasa hormat. Dia ter- kita memutuskan untuk mengosongkan kastil inikesan pada atasannya yang memiliki otak sekaligus dengan damai, kita takkan menugaskan pengawal semangat untuk berjuang. yang berantakan, kan?" "Pasti berat sekali untukmu," katanya dengan Hara setuju dan kembali mengawasi petugas sopan, "untuk mempertimbangkan semua penda- kandang yang mulai bekerja. Ketika melihat ke arah pat... Kau bisa mengandalkan diriku untuk melak- Oishi, dia merasa bahwa pemimpinnya itu tampak sanakan perintah-perintahmu." gelisah. Oishi tersenyum. "Terima kasih, teman. Aku "Aku telah memaafkan ucapanmu tadi," kata tahu kalau aku dapat mengandalkan dirimu dalam Oishi. "tapi aku tak bisa begitu saja memaafkan setiap kesulitan." karena kau tidak memberitahukan soal pertemuan- Hara menunduk sebagai ungkapan rasa terima mu dengan Daigaku dan Lord Toda. Tanpa kete- 82 83
  • 41. John Allyn Kisah 47 Roninrangan itu, mungkin aku melakukan kesalahan besar siapa saja yang berpihak pada mereka dan siapayang bisa membuat kita kehilangan nyawa dengan yang tidak. Ketika menghitung bersama-sama, ter-sia-sia." nyata jumlah yang hadir jauh lebih sedikit dari "Maaf," gumam Hara. sehari sebelumnya; pada waktu pertemuan akan "Aku akan memaafkan jika kau berjanji takkan dimulai, hanya ada sekitar enam puluh orang darimembalas Mimura atas keberaniannya." jumlah keseluruhan tiga ratus orang. Hara menyeringai, lalu menunduk dengan segan. Hara sangat kecewa namun Oishi memandangSebenarnya dia sedang menunggu kesempatan un- perkembangan ini secara filsafat.tuk memukuli pelayan yang banyak omong itu "Setidaknya kini kita tahu siapa yang bisa di-sampai sekarat. andalkan," katanya sambil tersenyum. "Pegang janjimu," kata Oishi, "atau akan aku "Bagaimana tentang pengepungan?" tanya Haraceritakan pada semua orang bahwa kau meng- dengan cemas. "Kau bilang itu langkah selanjutnyakhianatiku." bila petisi kita ditolak, kan?" Sikapnya menandakan bahwa ini bukan an- Oishi menunjuk pada kumpulan orang-orang dicaman kosong, dan prajurit itu membungkuk hormat luar. "Takkan ada perang. Tidak dengan hanya sedikitketika Oishi pergi. Setelah itu dia menggaruk-garuk orang di pihak kita. Dan bila kau benar-benar me-kepala dan menghela napas. merhatikan, kau tahu bahwa banyak di antara mereka yang sudah terlalu tua untuk berperang." Hara menggelengkan kepala. "Kalau begitu takKini, Oishi mulai menghadapi ujian pertama atas ada pilihan lain selain menyerahkan semuanyakepemimpinannya. Bila yang hadir dalam pertemuan tanpa berjuang."kedua ini jauh lebih sedikit, maka harapan untuk Oishi tersenyum, bukan senyum yang menye-balas dendam hilang. Pada saat ini, dari dalam kastil nangkan. "Oh, masih ada satu pilihan lagi." Setelahdia memerhatikan para samurai yang mulai ber- itu dia melangkah keluar dan mengangkat tangandatangan. Dia sedang menghitung jumlah mereka agar semua tenang. Di tangannya ada dua kertas.ketika dikejutkan dengan kehadiran seseorang di "Aku memegang petisi untuk utusan Shogunsampingnya. Ternyata Hara, yang juga ingin tahu guna memohon kelonggaran bagi keluarga Asano - 84 85
  • 42. John Allyn Kisah 47 Roninagar mereka diizinkan tetap memiliki tanah dan "Kalian harus tahu bahwa betapa pun menarik-harta lainnya karena sejarah pengabdian mereka nya tindakan itu bagi ksatria seperti kalian, namunyang sudah sangat lama pada Shogun dan para balas dendam bertentangan dengan undang-undang.pendahulunya. Ini hanyalah permohonan pemulihan Jadi, ada baiknya kita ingat bahwa seandainya kitaatas nama Lady Asano dan Daigaku Asano, dan apa berhasil, kita akan dihukum karena telah melanggarpun dampaknya kurasa takkan membahayakan. Aku hukum. Harus kutambahkan bahwa hukuman atasmeminta Gengoemon Kataoka menyampaikan petisi tindakan ini adalah mati. Jangan kalian lupa itu.ini, walaupun dia lelah, karena dia tahu situasi di Apakah kita melakukan seppuku atau digantung paraEdo dan karena dia mampu berpikir cepat dan dapat algojo, akhir dari perjuangan kita adalah kematian.memanfaatkan setiap tawaran yang mungkin mereka Ini akan menjadi kematian bagi kita semua, tapiajukan." dengan terhormat!" Kataoka bangkit dari posisi duduknya di ha- Teriakan yang terdengar tak lagi selantang sebe-dapan para samurai dan maju untuk mengambil lumnya, namun dilakukan dengan sepenuh hati dandokumen itu sambil menunduk hormat. Lalu dia Oishi puas bahwa mereka yang hadir dapat dian-duduk kembali sementara Oishi melanjutkan. dalkan untuk berjuang hingga akhir. Dia membuka "Nah, jika petisi ini diterima, tak ada yang perlu dokumen yang kedua dan meletakkannya di tanggadicemaskan. Sebaliknya, bila ditolak, maka kita kastil. Dokumen itu berisi janji setia, dan dia mintaharus memutuskan tindakan selanjutnya. Kita hanya mereka maju dan menandatanganinya. Ketika parapunya dua pilihan: berlutut di depan kastil dan samurai berkumpul dengan penuh semangat, Oishimelakukan seppuku sebagai bentuk protes, atau melihat bahwa ada seorang anak yang belum lagimenyerahkan kastil ini secara damai... dan setelah remaja. Dia menghentikan anak itu dan menanyakanitu kita berpisah sambil menunggu waktu yang tepat umurnya. Anak itu bersumpah kalau umurnya enamuntuk balas dendam pada Kira!" belas tahun. Sikapnya mendukung ucapannya se- Hara yang berdiri dan berteriak untuk pilihan hingga Oishi tak tega menanyai dia lebih lanjut. Diakedua dan yang lain langsung mengikuti. Oishi pun diizinkan memberi tanda, seperti yang lain.tersenyum atas semangat mereka, dan mengangkat Ketika tiba giliran Hara, dia menunjuk dengantangan dengan raut wajah yang lebih serius. kuas ke arah gerbang kastil. Oishi menoleh untuk 86 87
  • 43. John Allynmelihat apa yang ditunjuknya. Gerbang itu terbukasedikit, Oishi melihat Mimura sedang berdiri di sana.Awalnya dia marah karena seorang pelayan begitulancang mendengarkan pertemuan mereka, namunkemudian dia mengerti maksud Hara. "Mimura," panggilnya, dan Mimura pun majuragu-ragu. Oishi memandang ke arah hadirin. "Adasatu orang lagi yang ingin bergabung. Walaupun dia LIMAhanyalah pelayan, aku tak keberatan dia ikut dalampasukan kita. Dia telah menunjukkan kesetiaannyasama seperti kita. Bagaimana menurut kalian?" Terdengar suara-suara setuju yang dipimpin olehHara. Mimura pun diperkenankan memberi tanda S etelah kepergian Kataoka ke Edo, Oishi beserta anak buahnya memusatkan perhatian untuk membuat keadaan kastil dan lingkungan di sekitar-tangan. Tandatangannya adalah yang keenam puluh nya menjadi sangat baik. Bila mereka menunggudua dan dengan begitu terbentuklah pasukan balas sampai petisi mereka ditolak dengan resmi, dandendam Oishi.* mereka harus akui bahwa hal ini sebagai kemung- kinan yang paling pasti, mereka takkan sempat mengatur segalanya sebelum pasukan Shogun tiba. Pekerjaan dimulai dengan melakukan beberapa perbaikan kastil dan melakukan inventarisasi atas seluruh harta. Sebagai bendahara, Ono bertugas membuat pembukuan yang lengkap dan mengum- pulkan semua uang yang beredar. Semua itu takkan diserahkan kepada Shogun, tapi akan dibagikan di antara anggota keluarga di saat yang dianggap tepat oleh Oishi. Dengan menunggang kuda, Oishi berkeliling 89
  • 44. John Allyn Kisah 47 Roninwilayah itu untuk memeriksa sesuatu yang tidak segaris merah ketika dia melompat dari kuda diberes yang mungkin akan diperhatikan perwakilan dekat kaki Oishi.Shogun. Dia melihat jembatan batu yang roboh, "Maaf," katanya sambil menunduk hingga kepagar kayu yang papannya rusak, atap ilalang yang jalan yang berdebu. "Entah bagaimana, aku gagalharus diperbaiki, jalan-jalan di pinggir kuil yang bertemu perwakilan Shogun. Mereka telah mening-kurang terawat, dan hal-hal lain seperti sampah galkan Edo saat aku tiba di sana."yang bertebaran di jalan. Ketika dia melihat seorang Oishi merasa kecewa. Hal pertama yang ter-wanita petani sedang memegangi anaknya di tepi lintas di benaknya adalah putri Lord Asano. Diasaluran air, Oishi memintanya menggunakan ember. tidak mengetahui isi perintah Shogun soal anak ini.Dalam hal ini, dia tidak hanya memikirkan penam- Ibunya sudah dilarang bertemu anggota keluargapilan tapi juga aspek-aspek praktis dalam penggu- yang lain, tapi apakah keputusan itu juga diber-naan bahan yang ada di ladang sebagai pupuk. lakukan atas putri Lord Asano? Dia sadar bahwa Semua orang ditugaskan bekerja. Pekerjaan ter- waktunya amat singkat sehingga dia langsung ber-berat yaitu perbaikan jalan utama dari kota menuju tanya pada Kataoka.kastil, para samurai bahkan bekerja berdampingan "Kenapa Horibe tidak memberitahu? Seharus-dengan petani dan penduduk kota. Proyek ini mem- nya dia mengawasi jalan keluar dari kota, kan?"butuhkan batu yang banyak diambil dari dasar "Mereka menggunakan jalan memutar," jawabsungai, karena itu dibentuklah barisan ember yang Kataoka. "Kau harus tahu bahwa kebanyakan orangpanjang. Tak lama kemudian ratusan orang bekerja di Edo tidak menyukai Kira, dan tampaknya kebe-di sepanjang jalan di sinar matahari yang dingin, rangkatan pasukan itu dirahasiakan."seringkali dengan embun beku yang keluar dari Oishi senang mendengar bahwa masyarakat ber-napas mereka. pihak pada mereka, namun itu tak mengubah kenya- Pada suatu pagi di penghujung bulan Maret, taan bahwa para petugas sedang dalam perjalanansaat Oishi sedang memeriksa perkembangan peker- untuk menyita kastil.jaan di jalan, Kataoka tiba kembali di Ako, kotor "Kau tahu kapan mereka akan tiba di sini?"dan nyaris kehabisan napas. Debu berkumpul di "Dua atau tiga hari lagi," kata Kataoka.kerut-kerut wajahnya dan matanya kelihatan seperti Oishi segera mulai berpikir untuk mengubah 90 91
  • 45. John Allyn Kisah 47 Roninrencana soal perbaikan tambahan terhadap kastil, "Bagaimana dengan Lord Kira? Kurasa dia sudahtapi dia diganggu oleh ucapan Kataoka selanjutnya. pulih dari lukanya?" "Kuharap aku tidak melewati batas kewenangan, Kataoka langsung menatap ke arahnya. DiaOishi-dono, namun ketika aku tahu kalau sudah terlalu mengenal Oishi untuk menganggap perta-terlambat, aku menemui Daigaku Asano di rumah nyaan itu tidak bermakna apa-apa.pamannya. Kupikir mereka memiliki beberapa petun- "Horibe melaporkan bahwa kondisinya hampirjuk soal petisi kita." pulih. Kami sudah menugaskan seseorang di dekat "Ya?" kata Oishi dengan penuh perhatian. jalan masuk kastil selama siang dan malam. Bila "Mereka sudah baca petisi itu. Mereka minta Kira dapat melakukan perjalanan, kita akan segerakau tidak menentang pengambilalihan kastil. Dan diberitahu."mereka mengirimkan surat ini untukmu." Dia ambilsurat itu dari balik pelindung dada lalu dia serahkan sambil membungkuk. Kemudian, di ruang belajar yang sama di mana dia Oishi ambil surat itu lalu membacanya. Daigaku menerima Hara ketika dunia mereka mulai runtuh, dan Toda merasa bahwa petisi itu bagus dan hampir Oishi membicarakan keadaan ini dengan Yoshida. seluruh isi petisi masuk akal - walaupun mereka Oishi mengatakan kalau dia lega telah menulis suratjuga keberatan soal kesulitan yang dihadapi Oishi kuasa untuk menyerahkan kastil kepada utusan dalam mengendalikan anak buahnya karena itu Shogun, tapi dia masih memikirkan sikap Daigaku dapat diartikan sebagai ancaman - tapi mereka tetap dan pamannya. Tampaknya mereka tidak memeduli- bersikeras agar kastil diserahkan secara damai bah- kan keadilan atau balas dendam dan bahkan sama kan bila petisi mereka ditolak. sekali tidak menyebut nama Kira. Oishi tersenyum. Dia tak kaget dengan isi surat Yoshida mengangguk. "Aku juga prihatin. Tapi itu dan Kataoka lega melihat bahwa dia tidak cobalah melihat melalui sudut pandang mereka. dimarahi atas perbuatannya. Masih ada satu lagi Mereka merasa berada dekat sekali dengan bencana kabar yang ingin sekali Oishi tahu, tapi dia bertanya baru - misalnya kehilangan nyawa atau harta benda dengan sikap biasa. - dan bahwa mereka tak ingin mengingat tragedi ini. Walaupun begitu, kita yang di Ako yang merasakan 92 93
  • 46. John Allyn Kisah 47 Roninakibatnya secara langsung. Sebenarnya kita yang alihan sesuai isi surat itu dan jangan melakukanakan kehilangan rumah, bukan mereka." sesuatu yang dapat membuat Daigaku kehilangan Oishi setuju bahwa mungkin Yoshida benar dan kesempatannya untuk menerima warisan.memutuskan untuk tidak melibatkan Daigaku dan Setelah itu, tiba waktunya untuk membagi-bagipamannya dalam setiap rencana balas dendam yang uang dari Klan Asano. Pertama-tama, sebagian uangakan disusunnya. Dengan begitu, dia dapat mem- diberikan ke kuil setempat untuk merawat makampertanggungjawabkan setiap keputusan untuk mela- para lehihur. Lalu, sejumlah uang yang merupakankukan tindak kekerasan karena tahu mereka takkan mas kawin Lady Asano disisihkan. Kemudian sejum-dituntut. Yoshida sepakat bahwa ini merupakan lah uatig diberikan untuk pelayan maupun pendu-keputusan yang bijaksana. duk kota. Sejauh ini tak ada yang memprotes cara Tugas berikutnya yaitu memberi perintah ter- pembagian ini, tapi ketika Oishi mengusulkan agarakhir pada anak buahnya. Ketika semua telah ber- sebagian uang disisihkan untuk "memperbaiki ke-kumpul di depan kastil, Oishi membacakan surat diaman. keluarga Asano", seperti yang dia duga,dari Daigaku dan merasa tertekan melihat banyak- sebagian samurai menggerutu. Tapi keberatan me-nya wajah kecewa anak buahnya. Jelas kini bahwa reka tak berlanjut.mereka harus menyerah, kecuali ada mukzizat, dan Di kelompok ini tak seorang pun berani memper-mereka bukanlah orang yang percaya pada mukzizat. masalahkan bagian yang diterima. Sisanya dibagi diOishi mengingatkan mereka bahwa walaupun per- antara mereka sesuai pangkat serta lamanya masawakilan Shogun yang datang ke Ako menerima tugas rnereka. Jumlah yang mereka terima tidaklahpetisi, tapi mungkin mereka tak berwenang memu- besar dan semuanya sadar kalau mereka mengha-tuskan dan harus meneruskannya ke Edo untuk dapi niasalah ekonomi yang sangat berat jika takmendapatkan keputusan akhir. Jadi, tak ada yang mau disebut kemiskinan.dapat dilakukan kecuali pergi. Sudah tiba waktunya Ketika dengan rapi mereka maju satu demi satumereka memberitahukan keluarga untuk berkemas, untuk menerima bagian, Oishi memikirkan nasibdan hanya boleh membawa barang yang dapat mereka. Mereka bukan lagi samurai, kini merekadibawa sendiri. Dia menekankan bahwa mereka mendapat gelar yang buruk: ronin. Mereka akanharus menaati perintah Shogun atas pengambil- menjadi orang yang kesepian, tanpa pekerjaan dan 94 95
  • 47. John Allyn Kisah 47 Roninkebanggaan. Masih boleh menggunakan dua pedang "Mereka datang!" teriak penjaga di pintu, dan kabarpanjang, tapi tidak punya alasan yang tepat untuk itu segera sampai pada Oishi. Dia segera menyelesai-menggunakannya. Tak heran mudah sekali bagi kan sarapan dan bergegas menuju menara pengawasseorang ronin mengalami nasib yang buruk, pikir- yang menghadap ke padang rumput di luar kastil.nya. Beberapa di antara ronin akan menjadi penge- Dari debu yang beterbangan, tampak jelas kalaumis atau orang bayaran. Bahkan, ada yang menjadi pasukan Shogun memang sudah tiba.penjahat. Oishi sadar bahwa bahkan samurai dari Dengan cepat dia memberi perintah: semuaAko pun dapat terjerumus dalam kesulitan yang samurai berpakaian siap tempur, semua pos jagasama jika ia tak mampu menyatukan mereka. harus ada orang, semua kuda harus siap digunakan. Setelah semuanya dibagikan, Oishi merasa ter- Dia sendiri mengenakan pakaian berkuda, bukanpanggil untuk menyampaikan pesan terakhir. Mereka pakaian perang, tapi dia juga memakai pelindungsudah selesai menghitung uang dan kini memusat- dada yang tebal dengan lambang Asano. Setelah itukan perhatian mereka kepadanya. Kata-katanya jelas dia bergabung dengan penunggang kuda lain yangdan langsung kepada pokok permasalahan. bersiap di balik gerbang pintu yang tertutup, meng- "Kemana pun kalian pergi, apa pun yang kalian ambil posisi di mana dia dapat melihat melaluilakukan, ingatlah bahwa di benakku dan di benak lubang pengintai.pemimpin kita kalian selalu menjadi samurai Klan Di depan pasukan Shogun yang berjalan kaki,Asano. Selalu bertindak yang dapat menjadi peng- terlihat pemimpin pasukannya. Pemimpin itu adalahhormatan bagi keluarga ini. Aku tahu Lord Asano laki-laki berpangkat tinggi yang berusia sekitar limasenantiasa menjaga kalian semua seperti aku juga puluhan dengan menunggang kuda yang maju dalamtahu dia selalu menjagaku. Mari kita buat arwahnya langkah teratur. Utusan Shogun itu hanyalah satubahagia - tidak sedih." pasukan kecil, tapi Oishi tahu bahwa jika para Suasana menjadi hening dan setelah itu mereka samurai Ako melawan, maka para daimyo dari wila-bubar. Pertemuan terakhir yang mereka hadiri di yah sekitar akan segera mengumpulkan kekuatanAko ini sudah selesai. atas perintah Shogun. Laki-laki berkuda itu terus maju sambil meng- amati serta mengagumi kebersihan kastil dan sekitar- 96 97
  • 48. John Allyn Kisah 47 Ronin nya. Dia hampir mendekati kastil ketika wakilnya, mengakhirinya dengan mengatakan bahwa merekalaki-laki gemuk yang juga menunggang kuda, mem- bersedia mengorbankan apa pun bila Daigaku dijadi-beritahukan bahwa gerbang kastil telah dibuka kan penerus Lord Asano yang mereka cintai, bahkan secara perlahan. akan melakukan seppuku di makam. Ketika kelompok Oishi muncul di balik gerbang Araki terkesan dengan ketulusan Oishi dan anakyang terbuka, langkah pasukan yang berjalan makin buahnya dan berjanji akan berusaha melakukancepat, tapi kemudian langkah mereka kembali se- yang dapat dia lakukan untuk mereka. Dia menjelas-perti semula setelah melihat Oishi dan anak buah- kan kalau dia tidak berwenang memberi jaminannya bergerak dalam formasi berparade. apa pun, tapi dia akan berusaha memastikan bahwa "Selamat datang di kastil Asano," sambut Oishi petisi mereka diperhatikan Kiasar Tsunayoshi. Diadengan resmi ketika dia menghentikan pasukannya bahkan menulis rekomendasi dan mengirimnya ber-dan memberi pengormatan. Pasukan Shogun pun sama petisi itu ke Edo melalui seorang utusan.berhenti dan menunduk sopan atas sambutan yang Hal ini membesarkan hati Oishi. la merasa kalauramah. Ketegangan di antara mereka pun hilang dan Araki dapat diandalkan untuk menindaklanjuti ma-wakil komandan yang bertubuh gemuk itu mengu- salah ini bila telah kembali ke Edo. Tak ada alasansap dahinya. untuk meragukan janji seorang prajurit berpenga- Sikap saling menghormati ini mewarnai hu- laman pada prajurit lain. Oishi berdoa semoga per-bungan yang terjadi selama beberapa hari kemu- mohonannya akan dipenuhi.dian. Oishi puas melihat pemimpin pasukan yang Pemeriksaan kastil dan wilayah di sekitarnyabernama Araki tampak terkesan dengan keadaan butuh waktu lima hari. Pada hari terakhir, Arakikastil dan dengan penghormatan yang mereka te- menyatakan bahwa sebagai wakil resmi Shogun, diarima. puas karena semuanya dalam kondisi baik dan Pada kesempatan pertama, ketika kelompok Edo terdata dengan baik. Dia siap mengambil alih kastil.dapat beristirahat setelah perjalanan panjang, Oishi Malam itu Oishi kembali pergi ke Kegaku-ji, kuilmenyampaikan petisi mereka. Dia juga menceritakan Klan Asano. Ternyata anak buahnya sudah berkum-tentang sejarah Klan Asano sejak pengabdian m- pul di sana untuk mengucapkan salam perpisahanereka kepada Shogun yang pertama, Ieyashu, dan kepada leluhur dan juga rekan-rekannya. Oishi pun 98 99
  • 49. John Allyn Kisah 47 Roninberbicara satu per satu dengan mereka dan menga- arah, tergantung ke mana mereka merasa akantakan yang berada dalam kelompok sukarelawannya memiliki kesempatan untuk menjalani kehidupan.untuk menyebarkan berita di mana dia berada, tapi Oishi dan keluarganya berjalan menuju jalanmeminta mereka tidak menghubunginya selama dua utama yang mengarah ke Osaka dan Kyoto, begitubulan hingga kelompok mereka takkan dicurigai. Dia juga kebanyakan anak buahnya, termasuk Hara,menyampaikan pesan yang berisi harapan bahwa Kataoka dan Mimura. Dia menunggang kuda di sisipada akhirnya kehormatan nama baik majikan akan kereta yang penuh tumpukan barang sementaradipulihkan, walaupun ia cemas apakah mereka dapat putranya, Chikara, berjalan di sampingnya. Istrinyabertahan sebagai satu kelompok. Dia tahu bahwa dan tiga anak kecil mengikuti dari belakang. Ketigaperpisahan akan membuat posisinya sebagai pe- anak itu memakai pakaian yang mirip. Tak ada yangmimpin menjadi lemah dan bahwa disiplin serta tahu kalau salah satu anak kecil itu adalah putrimoral, betapa tingginya saat ini, akan rusak oleh Lord Asano. Oishi sudah bersumpah akan melin-waktu. dungi anak itu bahkan jika perlu dengan nyawanya. Keesokan paginya, gerbang kastil dibuka dan Dia tidak ingin anak ini diasuh orang lain. Dia lebihpasukan Araki menggantikan penjaga yang lama. memilih untuk menanggung risiko dan tanggungPara samurai dari Ako beserta keluarga keluar sambil jawabnya sendiri. Dia tidak mengetahui apa perintahmenarik kereta yang berisi barang dan bergerak Shogun tentang anak ini dan lebih memilih untukperlahan keluar kastil. Oishi dan Araki saling mem- membiarkan Araki mengira anak ini tinggal bersamaberi salam perpisahan dengan resmi dan setelah itu ibunya, yang memang akan dilakukannya bila saat-pasukan Shogun mengambil alih kastil lalu menutup nya sudah tepat.gerbang. Ketika kastil semakin. menghilang dalam debu Oishi dan anak buahnya terdiam ketika meman- di belakang mereka, Oishi menoleh ke gadis kecil dang untuk yang terakhir kalinya. Para wanita me- itu. Gadis cilik itu tidak menangis, bahkan ketika nangis sebagaimana yang diharapkan untuk dilaku- diberitahu tentang kematian ayahnya dan penga- kan para istri dan putri samurai. Kemudian seorang singan ibunya. Oishi terkesan pada kemampuan bayi mulai menangis. Agar keadaan tidak semakin gadis ini mengendalikan diri, sungguh seorang putri menyedihkah, mereka pun bergerak ke berbagai samurai sejati.* 100 101
  • 50. Kisah 47 Ronin f Kyoto masih menjadi kota pusat keagamaan di Jepang dan hampir sepersepuluh penduduknya yang berjumlah lima ratus ribu orang adalah pendeta atau sejenisnya. Walaupun pengaruh agama Budha telah melewati puncaknya, tapi masih banyak kuil, belum termasuk begitu banyaknya "orang suci" yang membentuk aliran baru dan memenuhi jalan dengan ENAM berpakaian sesuai khayalan mereka sendiri. Sebagai kota perdagangan, Kyoto tidak seluas Osaka, tapi sebagai tempat hiburan kota ini tak ada saingannya. Di sini ada tiga daerah geisha yangD i musim semi itu, Kyoto dilanda banjir besar yang membuat gerakan pertama Oishi menjadilebih sulit. Sungai Kamo yang mengalir di tengah besar, termasuk Gion yang terkenal. Para pengusaha dari Osaka serta kota di sekitarnya membuat ke-kota meluap, membawa kematian serta kerusakan. giatan di daerah ini terus bergaung.Sebagian besar jembatan utama runtuh, dan mele- Bagi Oishi, daya tarik terbesar dari Kyoto bukan-wati daerah itu bersama anak kecil tidaklah mudah. lah pengaruh spiritual atau tempat hiburannya. DiaSatu-satunya keuntungan yaitu mata-mata dari Edo ke Kyoto karena kota ini menjadi tempat tinggalmakin sulit mengikuti, bila mereka dimata-matai. Kaisar Higashiyama. Oishi merasa kalau putri Lord Dia membawa putri Lord Asano ke kota ini Asano akan sangat aman bila tinggal di salah satuuntuk mencari keluarga yang cocok di mana dia keluarga Kaisar. Sudah diketahui umum kalau Sho-dapat dibesarkan dengan baik. Setelah itu, bila dia gun ingin menjaga agar Kaisar tidak direpotkantak bisa bergabung dengan ibunya, maka adopsi dengan masalah pemerintahan sehingga dia memi-dapat dilakukan untuk selamanya. Hal penting yaitu sahkan kedua kota tersebut. Hal itu juga merupakantak ada yang tahu kalau dia seorang Asano. Bila bagian dari tawar-menawar yang tak terucapkanjatuh ke tangan Shogun, gadis ini akan dijadikan bahwa Shogun takkan mencampuri urusan Kekai- sandera agar Oishi dan anak buahnya tidak ber- saran dan takkan melakukan apa pun yang dapat tindak yang merugikan Shogun. menghina keluarga Kaisar. Bila dalam perlindungan 102 103
  • 51. John Allyn Kisah 47 Roninanggota keluarga ini, Oishi yakin putri Lord Asano anak. Bangsawan itu berjanji akan membicarakanakan benar-benar aman bahkan dari Shogun sendiri. dulu dengan istrinya dan akan menemui Oishi serta Kejadian yang menimpa Asano telah menyebar putri Lord Asano keesokan harinya.ke seluruh Jepang dan Oishi juga menjadi bahan Pada waktu yang telah ditentukan, mereka tibapembicaraan. Untungnya tidak banyak orang yang di rumah yang terletak tak jauh dari Istana Kaisar.mengenalnya, dan dengan berpakaian seperti orang Oishi meninggalkan putri Lord Asano di ruang masukbiasa dia tidak menarik perhatian orang. Dia men- sementara dia membicarakan masa depan gadis itu.jauh dari keluarganya sendiri agar tidak diketahui Oishi bingung saat pasangan itu ingin melihat putrimata-mata, tapi dengan berjalannya waktu dan dia Lord Asano, tapi tak lama kemudian dia memanggilmasih belum berhasil mendapatkan rumah untuk gadis itu masuk dan memintanya membuka selen-putri Lord Asano, dia semakin putus asa dan ingin dang yang menutupi wajahnya. Dalam balutan ki-segera pulang. mono terindah yang dimilikinya, dia begitu cantik Calon orangtua asuh yang ada dalam daftarnya sehingga keluarga itu langsung menerima dan me-mulai berkurang karena mereka punya alas an untuk minta Oishi tidak mencari orangtua asuh lagi. Me-menolak. Beberapa alasan mereka memang benar, reka akan terima dia sebagai "sepupu dari daerah"seperti penghasilan yang pas-pasan, tapi sebagian dan tak ada orang lain yang lebih bijak dari mereka.besar takut terlibat dengan keluarga yjang namanya Oishi puas. Dia takkan dapat keluarga yangsudah tercemar. Pada calon orangtua asuh, Oishi lebih baik bagi putri Lord Asano, namun perpisahansangat berhati-hati dalam menunjukkan wajah putri merupakan saat yang menyedihkan. Pasangan yangLord Asano agar keluarga yang menerimanya kelak mengadopsinya mengundurkan diri agar Oishi dantakkan malu bila bertemu calon orang tua asuh yang gadis cilik itu dapat menyampaikan salam perpi-mungkin akan ingat dengan anak itu. sahan secara pribadi. Oishi dan gadis itu hanya Dia hampir putus asa ketika saudaranya menyu- terdiam karena sadar bahwa ini mungkin pertemuanruhnya ke rumah seorang bangsawan yang pernah terakhir mereka. Dia memalingkan wajah, namunmenjadi teman baik Lord Asano. Persyaratan orang Oishi dapat melihat linangan airmata yang berusahaini sangat baik: dia punya kedudukan di pemerin- disembunyikan.tahan; berpenghasilan cukup, dan dia juga punya "Lebah akan menyengat wajah yang menangis," 104 105
  • 52. John Allyn Kisah 47 Roninkatanya dengan suara seringan mungkin, dan gadis dengan Kyoto dan Osaka, di mana sebagian besarini pun berusaha tersenyum. kelompoknya tinggal dan juga karena lebih dekat "Paman... sampaikan salamku untuk ibu." dengan Edo. Rumah tua yang nyaman, begitulah Setelah itu dia benar-benar menangis dan lang- kesan pertama Oishi. Rumah itu dikelilingi temboksung memeluk Oishi. batu kasar dan di atasnya terdapat pagar rendah dari Oishi menghiburnya dengan mengatakan bahwa kayu. Di setiap sisi gerbang kayu yang kokoh adapesan itu akan disampaikan dan dengan lembut tembok plester yang tidak terlalu tinggi, dan dimengingatkan bahwa putri seorang samurai harus tembok itu ada jendela kecil dengan teralis kayu.dapat mengendalikan perasaan. Tidak adanya penjaga di pintu dan tembok yang Gadis itu pun berhenti menangis dan melepas pendek itu memberi kesan kalau itu rumah biasa.pelukannya. Dia melangkah mundur, menyeka air- Setelah menyalami keluarganya dan Mimura,mata, lalu berusaha tersenyum. "Akan kulakukan yang menjadi pelayannya, Oishi mengelilingi rumahitu, Paman," lalu menunduk. "Akan kulakukan itu dan senang dengan banyaknya ruangan besar yanguntukmu." dihubungkan lorong-lorong sempit yang berliku. Hal "Untuk keluar gamu, anakku," katanya tegas. itu membuatnya merasa seperti di kastil Ako. Dia"Biar semua tindakanmu dilakukan demi kehor- memerhatikan bahwa atap ilalang yang tebal yangmatan keluarga Asano." diikatkan di atap tampak menjuntai, begitu pula Kemudian dia cepat-cepat membungkuk, ber- beberapa tambalan di dinding. Secara keseluruhanbalik dan melangkah keluar. Dia tahu seharusnya dia berterima kasih pada saudara-saudaranya karenadia puas karena telah melakukan tugas dengan baik, berhasil mendapatkan rumah ini. Dia mengira pastitapi ia justru merasa hampa ketika kembali kepada mereka mendapatkannya dengan menggunakan uangistri dan anak-anaknya. yang ia berikan, walaupun ia tak yakin dengan hal itu seperti halnya atas sepupunya yang di Kyoto, yaitu Shindo dan Koyama.Saudara-saudaranya berhasil mendapatkan rumah Dia terkejut ketika mendapat surat dari bebe-untuk Oishi dan keluarganya di Yamashina, desa di rapa daimyo terkenal yang ingin menerima dirinyatimur Kyoto. Lokasi ini cukup ideal karena dekat sebagai kepala pelayan. Namun ia menolak dengan 106 107
  • 53. John Allyn Kisah 47 Roninsopan karena alasan kesehatan. Kenyataannya dia menyaring kemungkinan masuknya mata-mata darimemang menderita sakit di perut akibat ketegangan Edo. Tapi selalu ada kemungkinan mata-mata sudahyang dialaminya setelah kematian Lord Asano. Tapi menyelinap masuk. Demi alasan inilah Kataokapada keluarganya dia mengatakan bahwa penyakit- mengawasi dengan ketat keluar masuknya merekanya itu akan hilang bila petisi dikabulkan. dan melaporkannya pada Oishi setiap hari. Tamu pertama mereka adalah Kataoka. Dia da- Suatu malam, setelah para pekerja pulang, Kata-tang bersama Hara dan dengan gembira mengabar- oka mendatangi pemimpinnya dengan wajah cemas.kan bahwa temannya yang pemarah itu telah be- Selama dua hari terakhir ini dia melihat ada seorangkerja sebagai pelatih memanah untuk penduduk komuso pemain seruling, atau pendeta yang ber-kota sehingga dia dapat terus melatih kemampuan keliling, berdiri di seberang jalan di depan rumah.berperangnya. Dan baru saja, melalui lubang yang di dinding, dia Oishi terlihat tidak senang mendengar berita melihat salah satu pekerja berbicara pada orang ini.ini. Pikiran bahwa ksatria utamanya mengajari orang Pertemuan itu mencurigakan karena setelah itu sibiasa salah satu seni yang dulu hanya diajarkan bagi pendeta mengajak orang itu pergi dan bukannyasamurai bukanlah berita bagus, walaupun dia sadar menerima sumbangan. Oishi mendengarkan denganbahwa dia tidak boleh berpikir begitu. Dia berusaha serius ketika Kataoka mengajaknya keluar untukmeyakinkan diri bahwa semua itu demi kebaikan, menunjukkan bahwa "pendeta" itu telah kembali.tapi jelas sekali dia terkejut ketika mendengar Hara Layaknya kebanyakan komuso, dia memakai topimenjadi guru sekolah. anyaman yang menutupi kepala untuk melindungi Kataoka segera mengerti bagaimana perasaan jati dirinya. Pakaian itu adalah bentuk penyamaranOishi dan sejak itu dia tidak membicarakan lagi soal yang sempurna bagi seorang mata-mata, kalau itupekerjaan Hara yang baru. Dia membantu Oishi memang pekerjaannya.mengatur pekerja yang akan memperbaiki rumah, Oishi harus mengakui bahwa tingkah laku orangdan selama beberapa hari mereka sibuk merenca- itu mencurigakan, namun dia tidak tahu apa yangnakan dan mengawasi kegiatan ini. Dalam menerima dapat dilakukan kecuali mencari tahu pekerja yangpekerja, mereka berhati-hati dengan menanyakan berhubungan dengan orang itu lalu memberhenti-pengalaman dan asal mereka, dengan harapan dapat kannya. Sadar akan kenyataan bahwa begitu satu 108 109
  • 54. John Allyn Kisah 47 Roninkata terucapkan tidak dapat ditarik kembali, maka Ketika pengikutnya tiba, dia sambut merekasejak itu Oishi dan Kataoka hampir tak pernah saling dengan hangat. Dia senang melihat sebagian besarbicara karena takut terdengar orang lain. Bila mereka dari enam puluh dua orang yang telah bersumpahbukan memata-matai, mungkin mereka hendak me- setia hadir, namun hanya menekankan pidatonyarampok. Oishi tak ingin peti penyimpanan dana pada peringatan hari kematian dan tidak menyebutuntuk "perbaikan rumah Asano" dalam bahaya. soal rencana selanjutnya. Tapi, dia meminta mereka Pada tanggal 14 Agustus, ada mata-mata atau bertemu setiap bulan agar selalu ada kontak. Diatidak, Oishi memutuskan untuk mengunjungi Kuil mengucapkan salam perpisahan sambil berusahaReikoin di utara Kyoto. Sudah lima bulan sejak menumbuhkan tekad yang kuat jika ingin tujuankematian Lord Asano dan karena keluarga Asano mereka berhasil. Setelah itu mereka pergi denganlainnya juga dimakamkan di sini, maka inilah tem- berdua atau bertiga hingga hanya tinggal Oishi danpat yang paling tepat untuk mengenang peristiwa Kataoka. Hari sudah larut malam ketika merekaitu. Lagipula, sebelum meninggalkan Ako, Oishi keluar dari gerbang kuil, tapi kemudian mereka ter-telah menyusun rencana untuk bertemu beberapa kejut melihat orang bertopi keranjang itu menga-pengikutnya pada tanggal ini. wasi dari seberang jalan. Dia tiba lebih dulu di kuil yang terletak di tepi "Mungkin hanya kebetulan," bisik Oishi. Lagihutan yang sepi, dan sementara Katapka menunggu pula, ada banyak sekali orang seperti itu di Kyoto. di gerbang untuk membimbing mereka yang akan Tapi, melihat mata Kataoka yang mengancam, Oishi menemuinya, dia berdiri di antara makam keluarga menarik tangan dan mengajaknya pergi. Ini bukan Asano untuk kembali berkumpul dengan arwah waktunya untuk bertindak. pemimpinnya. Dia melaporkan semua yang terjadi "Aku akan terus berjalan," bisik Oishi. "Kau hingga hari itu, termasuk penempatan putri Lord tunggu untuk melihat apakah aku diikuti. Nanti aku Asano dan pengajuan petisi. Dia membayangkan akan menemuimu di rumah." arwah Lord Asano akan lebih tenang setelah putri- Kataoka mengangguk dan mereka lalu berpisah. nya aman, meskipun berbagai persoalan lain masih Kini mereka akan tahu siapa sebenarnya orang yang ada. Oishi kembali menegaskan tekadnya untuk bertopi keranjang itu. membawa kedamaian bagi arwah majikannya. Dengan mengambil jalur berliku-liku, Oishi tiba 110 111
  • 55. John Allyn Kisah 47 Ronindi tikungan yang mengarah ke salah satu pusat kota Gion diperolehnya dari tingkah laku rendahhiburan. Ini pengalaman yang mengejutkan baginya. beberapa samurai. Mereka berbicara dengan keras,Tempat ini merupakan dunia malam yang di siang mabuk dan mengomel di sepanjang jalan, dan Oishihari nyaris tak ada kegiatan dan hanya benar-benar harus menahan diri untuk tidak menarik pedang danhidup di malam hari serta lampion merah sudah memberi pelajaran atas sikap mereka. Namun diadinyalakan di jalan-jalan yang sempit. Rumah-rumah sadar kalau dia bertindak, hal itu akan menjadipelacuran yang dapat dikenali melalui "gadis pe- petunjuk bagi mata-mata bahwa dia belum mengun-ngawas" yang berdiri di depan pintu menunggu durkan diri. Dengan pahit dia menahan marah danpelanggan. Gadis yang melakukan tugas ini biasanya terus berjalan, meskipun di dalam hati dia masihsedang dihukum oleh pemiliknya karena tingkah menyalahi kelembutan yang melanda para samurailakunya dan harus mau tidur dengan siapa pun yang dan juga godaan di kota itu yang tampaknya tidakmenawar dengan harga rendah. Cara yang sama juga dapat mereka tolak.diterapkan di seluruh negeri dan Oishi telah terbiasa Ketika dia tiba di rumah, dia hanya menunggudengan pemandangan ini seperti yang dilihatnya sebentar sebelum Kataoka muncul. Oishi jelas sudahdalam perjalanan di Ako. diikuti dan "pendeta" itu telah berada pada posisi- Namun, semakin masuk ke daerah hiburan itu, nya di depan rumah. Oishi merasa perutnya sakitada hal-hal yang tak terbayangkan olehnya. Secara ketika berjalan keluar untuk melihat melalui lubangtak sengaja dia melihat tempat hiburan yang diba- di dinding sambil berusaha menebak tujuannya. Apangun dan ditata dengan sangat indah yang membuat pun tujuannya, dia menyaksikan pertemuan di KuilKyoto menjadi terkenal - yaitu rumah-rumah geisha Reikoin dan dia akan melaporkan kejadian ini padadi Gion. Di sini, di tepi sungai Kamo, terdapat atasannya.pemandangan yang paling menakjubkan dan paling Sementara mereka mengawasi dia, komuso lainmeriah di seluruh negeri dan Oishi cemas ketika dengan pakaian datang dan berdiri di tempat orangberjalan melewati tembok-tembok rahasia mereka pertama berdiri. Jelas sudah waktunya untuk meng-dan pintu-pintu masuk yang terang, yang belum ganti petugas dan Kataoka memohon pada Oishipernah dikenalnya. agar diizinkan mengikuti orang pertama sehingga Namun kesan yang paling jelas dan menjijikkan mereka bisa tahu identitas musuh. 112 113
  • 56. John Allyn Kisah 47 Ronin "Jika kita tahu wajah mereka, Oishi-dono, kita napan itu terbuka. Dia melihat orang yang diintai-bisa mengenali mereka. Kalau tidak, kita akan terus nya menghilang di balik tangga, maka Kataokaberada dalam kegelapan." bergegas ke halaman samping dan melihat orang itu "Baik, pergilah. Tapi berjanjilah bahwa kau tak masuk ke kamar di lantai dua. Kataoka melompat keakan bertindak ceroboh. Setiap tindakan yang me- atap bangunan di sebelahnya, lalu melompat lagi kenarik perhatian mata-mata akan langsung dilaporkan sudut balkon kecil di luar kamar itu. Di kamar ituke Edo dan rencana kita bisa hancur." ada dua orang lain dan Kataoka menahan napas Kataoka berjanji dan mereka pun masuk ke ketika memerhatikan bayangan orang-orang itu ber-dalam rumah dan memakai mantel. Kemudian dia gerak di balkon di sebelahnya.keluar lewat pintu samping lalu memutari rumah Orang kurus yang dia ikuti menyampaikan ten-dan muncul di jalan yang membuatnya terlindung tang kegiatan Oishi. Bicaranya pelan sehingga Kata-dari pengawasan orang. Mata-mata yang pertama oka tidak dapat mengenali suaranya. Sementarasudah mendahului mereka, tapi hanya ada satu jalan mendengarkan, dia terkesan pada ketelitian orangdari Yamashina ke Kyoto dan Kataoka tak kesulitan itu: orang itu tahu nama semua orang yang ber-mengikuti jejaknya dalam terang sinar bulan. kumpul di kuil. Dia juga melaporkan bahwa mung- Ternyata, jarak yang harus ditempuh tidak jauh. kin dia telah dikenali sebagai mata-mata karenaOrang itu tinggal di penginapan di pinggiran Kyoto. Oishi mengambil jalan memutar ketika meninggal-Kataoka menahan napas ketika orang itu melepas kan kuil, tapi menurutnya hal itu tidak membahaya-topi keranjang dan melempar seruling kayunya di kan. Bila para pengikut Asano tahu sedang diawasi,semak-semak di depan pintu masuk. Tak seorang ada banyak alasan untuk yakin kalau mereka takkanpun di dalam penginapan yang akan mengenalinya bertindak tergesa-gesa.sebagai "pendeta". Kemudian mata-mata itu melepas jubah pen- Orang yang bertubuh tinggi dan kurus, serta deta dan jaket haori. Dia mencari tempat untukjauh dari kesan seorang samurai itu segera masuk ke menggantung jaket sambil mengatakan bahwa diapenginapan. Kataoka berusaha maju sedekat mung- akan mengirim pesan ke Edo malam ini. Pertemuan kin agar dapat melihat dan mendengarkan. Untung- di Kuil Reikoin merupakan bukti pertama yang harus nya malam itu hangat dan semua shoji di pengi- dia laporkan setelah berminggu-minggu mengawasi 114 115
  • 57. John Allyn Kisah 47 RoninOishi. Orang itu berjalan ke balkon lalu menggan- "Dia pasti mata-mata profesional. Chisaka hanyatung mantel di pagar balkon, hampir terkena wajah akan menggunakan orang yang terbaik."Kataoka. Kataoka terdiam di tempatnya saat orang "Mengapa Chisaka begitu perhatian atas masa-kurus itu hampir menginjak kakinya, lalu mata-mata lah Kira hanya karena anaknya diadopsi? Apakahitu kembali masuk ke kamar. kita juga harus memperhitungkan pasukan pemanah Dua orang itu mengomentari laporan itu. Kata- Uesegi?"oka mengenali salah satu suara sebagai orang yang Oishi berpikir. "Mungkin. Menurutku, Chisakabekerja di rumah Oishi. Setelah merasa cukup men- berusaha menghindari konflik. Mungkin dia berpikirdengarkan, Kataoka berdiri untuk melompat dari kalau Kira diserang dan dibunuh, hal itu akan me-balkon ketika tanpa sengaja dia melihat gambar mengaruhi majikannya, Lord Uesugi. Maka dia hen-pada haori yang tergantung di pagar balkon. Dia dak memastikan bahwa hal itu tidak terjadi."menarik napas terkejut, lalu tersadar dan langsung Kataoka mengangguk. Memang masuk akal;melompat ke bawah. biaya untuk memata-matai memang setimpal bila bisa membuat pikiran majikan Chisaka tenang. "Bagaimana dengan pertemuan kita selanjutnya?"Itu lambang Uesugi," katanya dengan tergesa-gesa Apakah kita tiadakan saja?" tanya Kataoka.ketika Oishi mengajaknya masuk lewat pintu sam- "Tidak," tegas Oishi. "Kita hanya bisa berharapping. "Uesugi dari Yonezawa - kau tahu klan itu, kalau pertemuan kita hanya dianggap sebagai ke-mereka pemanah ulung!" giatan rutin untuk mengenang Lord Asano. Memu- Oishi mengerutkan dahi. "Uesugi... ya. Cucu tuskan hubungan dengan rekan-rekan akan menghan-musuh kita, Kira, diadopsi Klan Uesugi belum lama curkan setiap kesempatan kita untuk melakukan tin-ini... Horibe menyebut ini dalam laporannya. Aku dakan bersama-sama nanti."dengar kalau ketua penasihat klan itu, Chisaka, Kataoka dapat menerima penjelasan ini meski-orang yang licik... itu bukan nama orang yang kau pun dia tetap merasa kurang nyaman. Oishi mema-dengar malam ini, kan?" hami ini dan menanyakan apa yang mengganggu "Bukan, mereka memanggilnya Fujii." pikiran Kataoka. 116 117
  • 58. John Allyn Kisah 47 Ronin "Orang ketiga yang ada di kamar itu," katanya. hati. Istri dan anak-anakmu harus tahu apa yang"Aku takut dialah orang yang kita percayai." boleh dibicarakan di dapur." Oishi tampak sedih memikirkan kemungkinan Oishi berpikir beberapa saat. "Kurasa tidak perlu.bahwa anak buahnya berbalik ke pihak musuh, tapi Aku yakin mereka takkan membicarakan hal-hal yangKataoka segera sadar kalau Oishi salah paham, dia tidak seharusnya, bahkan sekarang pun tidak. Bilalangsung meralat. "Bukan, bukan, yang kumaksud mereka mulai bersikap aneh, juru masak itu pastibukan salah satu dari kita. Tapi orang dari rumahmu curiga sehingga dia tak berguna lagi bagi kita. Dia- juru masak yang direkomendasikan sepupumu, harus percaya bahwa kita tidak tahu apa-apa. Tidak-Shindo!" kah kau setuju kalau ini yang terbaik?" "Burung terbang dekat kaki seseorang," kata Dengan enggan Kataoka mengangguk, walauOishi, dia mengerutkan dahi memikirkan bahwa matanya tetap menatap lantai.bahkan rumah tangganya tidak aman. "Apa lagi?" tanya Oishi. "Aku tahu kau sangat menghargai pekerjaannya; "Aku hanya berharap aku tidak mengenalnya."patut disayangkan bila kita harus berhentikan dia." "Mengapa?" Kataoka menyelesaikan ucapan sambil meng- "Karena selera makanku akan rusak bila ingatusap gagang pedang dengan sikap yang jelas, namun siapa yang memasak makanan itu."Oishi mengangkat tangan. "Tidak, tidak, kau tidak Oishi tertawa. "Berarti kau tidak perlu makanseperti Hara. Kau ingin segera bertindak yang hanya banyak agar tidak bertambah gemuk."akan membuat kita semakin terlibat dalam masalah. Kataoka menunjukkan wajah masam, meskipunTanda apa lagi yang lebih jelas bagi musuh bahwa di dalam hati dia tersenyum. Oishi tertawa untukkita hendak melawan selain membunuh mata-mata pertama kalinya sejak mereka meninggalkan Ako danmereka? Tidak, kita biarkan orang ini dan meman- Kataoka merasa ini pencapaian yang sangat pentingfaatkan dia untuk tujuan kita. Bila kita ingin menye- dalam keadaan seperti ini.bar informasi yang salah, kita tahu dengan pasti di Hari berikutnya datang dua pesan dari Edo yangmana kita dapat membocorkan berita itu." membuat mereka berhenti tertawa. Pesan pertama "Bagus," kata Kataoka dengan kagum. "Tapi kita datang dari Araki yang telah kembali ke Edo. Secaraharus memperingatkan setiap orang agar berhati- pribadi dia telah meminta penasihat Shogun mem- 118 119
  • 59. John Allyn Kisah 47 Roninpertimbangan petisi Oishi, tapi dengan jujur dia terbaik. Mengamati Kira setiap hari membuat Horibemengatakan bahwa harapannya kecil sekali. Pesan dan anggotanya gusar dan ingin segera bertindak.kedua dan Horibe, pemimpin kelompok Edo, yang Hara lalu menulis bahwa keadaan sangat serius jadiberisi tuntutan untuk segera menyerang Kira. Oishi datang sendiri ke Edo. Oishi marah ketika membaca pesan itu. Dia Pesan ini membuat Oishi sedih. Dia merasayakin kalau anak buahnya di Edo selalu dimata- alasan Hara cukup masuk akal dan makin cepat iamatai. Menyerang sekarang ini berarti bunuh diri. pergi akan semakin baik. Di saat yang sama, ada halOishi merasa putus asa karena tak dapat menjelas- lain yang dapat dia selesaikan selama di Edo, jadikannya pada Horibe dengan jarak yang jauh ini. la perjalanannya takkan sia-sia.*pasti akan diikuti bila pergi ke Edo, tapi Horibe,pemuda yang tak sabaran ini, harus diberi penje-lasan bahwa mereka harus tunggu kabar soal petisi.Akhirnya dia memutuskan untuk mengutus Hara,yang dapat bicara dengan bekas rekannya lebih baikdaripada yang lain. Dia minta Kataoka mengambilalih pelajaran memanah Hara di Osaka. Kataokasetuju sambil tersenyum sedih, dan Hara tiba diYamashina untuk menerima pengarahan lebih lanjutdari Oishi sebelum dia ke Edo. Dia diingatkan untukmemerhatikan setiap orang asing bertubuh tinggikurus yang memiliki suara rendah. Minggu-minggu berikutnya adalah masa-masayang menegangkan. Oishi mencemaskan keinginanHoribe untuk segera bertindak, tapi dia agak tenangkarena yakin Hara dapat meredam hal itu. Hara gagal meyakinkan para samurai muda diEdo ini bahwa menunggu adalah keputusan yang 120 121
  • 60. Kisah 47 Ronin membuat Oishi tersiksa. Oishi dan kedua saudaranya terguncang-guncang di bawah riaungan topi ilalang. Mereka tidak menyamar karena hal itu akan mem- beri kesan kerahasiaan yang ingin mereka hindari. Ada lima puluh tiga pos atau rintangan antara Kyoto dan Edo di mana setiap rintangan ditandai bukit-bukit kecil. Sebagai pelindung, ada barisan TUJUH cemara yang ditanam di setiap sisi kedua jalan yang berliku. Juga terdapat pondok-pondok dari cabang- cabang pohon di setiap dua atau tiga kelompok rintangan di mana orang yang melakukan perjalananS ebagai pembantu dalam perjalanannya kali ini, Oishi memutuskan untuk mengajak saudaranya,Shindo dan Koyama. Mereka bukanlah teman per- dapat membuang hajat di tempat khusus sehingga kotoran mereka dapat digunakan para petani sebagai pupuk. Oishi terkejut ketika melihat tempat-tempatjalanan yang menyenangkan, tapi karena mereka itu sudah lama tak dibersihkan, begitu juga denganbukan pelayan Lord Asano, maka perjalanannya ke kotoran kuda di jalan. Jelas terlihat kalau banyakEdo takkan ditafsirkan sebagai bentuk penyerangan. petani yang tak lagi membasmi hama karena me-Juga, walaupun telah bersumpah setia, Oishi merasa mang tidak boleh mereka perangi.mereka tidak punya dedikasi dan bahwa mengha- Kondisi kota-kota yang mereka lewati tidak jauhdapkan mereka dengan kelompok Edo yang fanatik berbeda. Tak ada tembok atau saluran air di sekitarakan meningkatkan rasa yang kuat akan tujuan mereka, tapi umumnya ada gerbang kayu di keduaperjalanan ini dalam diri mereka. ujung kota dengan tembok yang tidak terlalu pan- Mereka berangkat melalui Tokaido - jalan yang jang di kedua sisi. Beberapa desa hanya terdiri darimenuju laut timur - di akhir bulan Oktober, saat satu jalan panjang dengan toko-toko di sisi jalan.bukit dipenuhi warna warni musim gugur dan udara Bangunannya rendah dengan atap ilalang atau sirap cukup sejuk. Menunggang kuda seharian dengan dan menghadap ke arah jalan. Tali-tali jerami meng-kaki menyilang atau tergantung di leher kuda di gantung dari atas agar orang-orang yang lewat tak celah peti-peti yang tergantung di kedua sisi, masih 122 123
  • 61. John Allyn Kisah 47 Roninbisa melihat ke dalam. Di samping pintu masuk Suatu pagi dia terbangun karena mendengarbiasanya ada lukisan dewa rumah tangga, umumnya jeritan seorang wanita yang membuatnya langsungberbentuk naga atau setan. meraih pedang sebelum teriakan itu berubah menja- Jalan-jalan di kota selalu ramai dan bising. Oishi di suara tawa, dan dia pun sadar kalau pesta sudahserta rombongannya diusik oleh lebih banyak penge- dimulai lagi. Dia menggelengkan kepala dengan rasamis dari yang pernah dia lihat sebelumnya. Peda- jijik dan memutuskan sudah tiba waktunya untukgang berbagai macam barang berteriak ketika mereka memberi pelajaran yang takkan dilupakan kedualewat, dan banyak sekali prosesi pemakaman diiringi saudaranya itu.nyanyian yang keras serta ratapan oleh para pendeta Mereka belum lama keluar dari Yamashina ke-dan keluarga yang ditinggalkan. Para pengelola dan tika Oishi sadar sedang diikuti. Seorang samuraipenghuni rumah pelacuran juga berteriak keras pada bertubuh tinggi dan kurus dengan temannya terlihatpelancong untuk mampir dan menghibur diri, tapi di belakang mereka dan berhenti di manapun me-Oishi selalu menatap ke depan. Teman seperjalanan- reka berhenti. Tidak diragukan lagi dia adalah Fujii,nya pun merasa harus melakukan hal yang sama, sesuai keterangan Kataoka.setidaknya di siang hari. Awalnya Oishi tak ingin mengungkapkan hal ini Ketika malam tiba, Oishi mencari tempat pengi- pada Shindo dan Koyama yang tidak menyadari apanapan di pinggiran kota di mana dia berharap dapat yang sedang terjadi, namun akhirnya Oishi berubahberistirahat dengan tenang. Penginapan ini juga pikiran karena mereka terus-menerus berpesta.menyediakan teman wanita. Pasar dipenuhi putri- Pagi itu saat di perjalanan, Oishi sengaja mem-putri petani dan bahkan mereka sudah pindah ke perpendek jarak dengan Fujii. Kemudian dia memilihtempat yang tadinya adalah hotel serta penginapan tempat makan siang di suatu tempat sehingga akanyang terhormat. Bagi Oishi, kunjungannya ke Edo di sukar bagi Fujii untuk berbalik atau meneruskanmana majikannya dimakamkan lebih merupakan perjalanan dan makan di tempat lain. Kedua kelom-ziarah, namun bagi kedua temannya, perjalanan ini pok itu akhirnya duduk bersebelahan di bangku yangadalah liburan dan mereka membuatnya tidak tidur sama menghadap ke pebukitan. Shindo dan Koyamahingga tengah malam dengan pesta minum-minum sangat menikmati pemandangan dan makanan ke-mereka. tika Oishi bangkit dan permisi untuk membasuh 124 125
  • 62. John Allyn Kisah 47 Ronindiri. Ketika melewati Fujii, dia menjatuhkan diri dan sementara Oishi mengarahkan kudanya mendekatimembuat mata-mata itu terkejut. mayat itu. Fujii langsung melompat sambil mencabut pe- "Dihukum karena pemalsuan," katanya sambildang. Dia berdiri sambil melihat ke arah Oishi yang membaca poster. "Yah, itu tidaklah aneh - kalaumeminta maaf sampai kecurigaan muncul di benak- pemerintah tetap menurunkan nilai mata uang, kaunya bahwa jatuhnya Oishi tidaklah disengaja. Kemu- akan mencari mereka yang bersedia mengambildian dia pun tersenyum sambil minta maaf dan risiko dan melanggar aturan Shogun."kembali duduk. Shindo dan Koyama menggumam dan Oishi Sementara Shindo dan Koyama sempat melihat menekankan tentang konsekuensi dari tindakan me-lambang di pedang orang itu. Jelaslah itu lambang langgar hukum. "Membunuh musang, anjing atauKlan Uesugi, dan mereka pun kehilangan selera orang - hukumannya sama, apa pun alasannya."makan. Mereka ingat pernah melihat laki-laki itu di Shindo yang berwajah tajam mengatupkan bibir,belakang mereka sejak dari Yamashina dan baru sementara rahang Koyama terlihat lebih kencangsadar betapa berbahayanya posisi mereka. Di mata dari biasanya ketika melanjutkan perjalanan. Merekamusuh, mereka dianggap sebagai kaki tangan Oishi. tahu kalau Oishi sedang memberitahu: nasib yang Di pagi berikutnya, ketika sudah setengah jalan sama sedang menanti mereka yang ikut bersamanya.mendekati tujuan, akhirnya Oishi bisa memberi Oishi tak ingin mereka takut, dia hanya ingin merekamereka pelajaran. Saat itu mereka tiba di pinggiran sadar apa yang ada di hadapan mereka.kota untuk beristirahat dan melewati tempat pelak- Perjalanan mereka terus berlanjut, melewati kuilsanaan hukuman mati. Tubuh tahanan yang di salib, Budha besar yang dihiasi ukiran para tokoh pujaanterikat di salib kayu dan ditombak, menjadi peman- mereka serta aroma lilin wangi, setelah itu kuildangan yang mengerikan di bawah sinar matahari. Shinto yang lebih kecil yang bisa dilihat melalui "Aku lihat di sini ada pekerjaan untuk eta, torii mereka yang sangat luar biasa. Di sepanjangwalaupun penyamakan kulit tak diizinkan lagi," jalan juga terdapat patung-patung Jizo. Di sungaigurau Oishi tentang masyarakat buangan yang hanya yang tak terlalu deras, ada jembatan-jembatan dariboleh bekerja sebagai perajin kulit atau algojo. kayu cedar. Tempat di mana jembatannya hanyut, Kedua saudaranya membasahi bibir dan terdiam mereka harus menggunakan rakit. Sementara untuk 126 127
  • 63. John Allyn Kisah 47 Roninmenyeberangi sungai Oigawa, antara Totomi dan Kira bergerak dengan gelisah. Benar bahwa diaSuruga, mereka harus berenang karena tak ada jem- diminta mengundurkan diri karena reputasi akibatbatan maupun rakit. kasus Asano, tapi dia berharap dapat menyimpan Puncak gunung Fuji tepat di hadapan mereka. hal ini lebih lama. Seharusnya dia tahu bahwaDengan perlahan gunung itu bergerak ke kiri ketika Chisaka akan tahu hal ini jauh sebelum orang lain.mereka mendekati Dataran Kanto di mana terletak "Penyakit lama yang kembali kambuh," katanya.Edo. Pendakian terakhir yaitu melewati Hakone di "Tak ada pilihan... tapi hal ini mengingatkanku akanmana pemandangan musim gugur tampak sangat sesuatu. Karena akan segera keluar dari istana Sho-menakjubkan dan pemandangan gunung Fuji tak gun, aku perlu tempat tinggal dan aku pikir..."tertandingi. Namun karena benak mereka dipenuhi "Aku akan mencarikan rumah," Chisaka menyela,berbagai persoalan sehingga tak dapat menikmati berusaha agar Kira tidak pindah ke kastil pemim-pemandangan itu. Tak peduli betapa luar biasanya pinnya.keindahan itu, para pemburu rusa tak pernah me- "Aku perlu lebih dari rumah," kata Kira me-mandang ke arah pegunungan. maksa. "Aku perlu penjaga dan juga tempat tinggal * mereka." Kemudian Kira menambahkan dengan sikapDi Edo, mulut Kira terasa kering karena ketakutan yang lebih lunak: "Anda harus mengerti, aku takketika tahu kalau Oishi dalam perjalanan ke sana. ingin Lord Uesugi dipermalukan oleh...."Dia segera ke kastil Uesugi untuk menemui Chisaka. "Kau akan dapatkan itu," janji Chisaka, walauUtusan Chisaka yang membawa kabar buruk itu. sebenarnya dia keberatan bila memikirkan biayanya. "Chisaka-san, Anda kelihatan sehat," katanya la hanya menjauhkan Kira dan persoalannya. Masa-dengan senyum yang dipaksakan hingga memperli- lah Asano telah menjadi persoalan yang sangathatkan giginya yang hitam. mengganggu, tapi untuk sementara waktu tidak ada "Begitu pula Anda, Lord Kira," jawab penasihat yang dapat dia lakukan kecuali menghadapinya.yang gemuk dan botak itu. "Tapi ada rumor yang "Sekarang, setelah persoalan itu teratasi, apa-mengatakan bahwa Anda hendak pensiun karena kah Anda mau minum ten?" dia bertanya padamasalah kesehatan, benarkah?" tamunya dengan senyum yang dipaksakan. 128 129
  • 64. John Allyn Kira tampak bimbang, tapi kemudian juga me-maksakan diri tersenyum. "Kenapa tidak? Kita harus bisa berteman karenaaku yakin kita akan sering bertemu kelak." Dan mereka pun duduk bersama ketika Chisakamemanggil pelayan untuk membawakan teh, betapapun pahit rasanya teh itu bagi mereka berdua.* DELAPAN D ua belas hari sejak meninggalkan Kyoto, rom bongan Oishi tiba di Edo. Rombongan mereka utuh, termasuk Fujii yang kini menjaga jarak yang cukup jauh. Dalam perjalanan ke kota, mereka berhenti sebentar di Sengaku-ji, kuil tempat makam Lord Asano. Oishi masuk sendirian untuk menuang- kan air dari tabung bambu di batu nisan. Lalu dia meninggalkan makam setelah membungkuk dalam- dalam dan mengatakan bahwa dia selalu dapat diandalkan. Dia bergabung kembali dengan rombongannya di luar kuil lalu mereka pun melanjutkan perjalanan. Jalan-jalan dipenuhi manusia dan hiruk-pikuk, Oishi merasa terganggu. Hari makin larut ketika mereka menemukan penginapan kecil. Dia tidak ingin lang- sung menghadapi para pengikutnya yang mem- berontak, dan lagi, ada hal penting yang harus 130 131
  • 65. John Allyn Kisah 47 Ronindilakukan setelah beristirahat dan berganti pakaian Dia berusaha melucu namun tak ada senyum didengan yang lebih baik. Perutnya kembali terasa wajah Lady Asano saat terus bertanya soal putrinya.sakit, maka dia pun makan sedikit dan pergi tidur. "Dan keluarga kaisar ini cukup berpengaruh?"Bahkan setelah malam tiba, jalan-jalan di kota dira- "Cukup berpengaruh," kata Oishi tegas, tak inginmaikan oleh gonggongan anjing. Oishi tidur dengan mengungkapkan nama orang yang mengadopsi demigelisah. Dia merasa tidak nyaman di Edo dan baru kebahagiaan Lady Asano dan putrinya.setelah dia memikirkan Yamashina dan keluarganya, "Kini aku yakin dia akan mendapatkan pendi-baru dia lebih tenang dan bisa tidur. dikan yang baik, sesuai untuk gadis bangsawan," Keesokan harinya dia melakukan kunjungan kata Lady Asano dengan nada penuh harap.yang telah lama dinantikannya - dia mengunjungi "Hamba yakin bagitu," jawabnya setuju danLady Asano. Dia tak yakin akan diizinkan bertemu, mengalihkan pembicaraan soal petisi. Lady Asanotapi akhirnya dia dapat bertemu Lady Asano tanpa mengajukan pertanyaan dengan sopan, namun keter-kesulitan karena tidak ada penjaga. tarikannya hanyalah pura-pura. Tanpa memberi pe- Lady Asano mengenakan jubah biarawati dan tunjuk lebih jauh mengenai rencana-rencananya, diasikapnya lembut ketika menerima Oishi di ruang hanya memberitahu Lady Asano bahwa dia masihkecil di belakang taman. menjadi pengikut pemimpinnya dan akan selalu "Aku harap keluargamu baik selalu," katanya menjadi pengikutnya. Selama beberapa saat pikirandengan senyum yang tidak biasa. Oishi tahu kalau Lady Asano seperti melayang, dia melihat Oishi se-Lady Asano sedang menanyakan putrinya. bagai pembela terakhir nama Asano. Lady Asano "Mereka semua baik-baik saja - bahkan yang meminta Oishi menunggu sebentar lalu masuk keterkecil tinggal dengan beberapa teman." Sebelum- ruangan lain. Ketika kembali, dia membawa sepucuknya dia telah menulis surat tentang adopsi tersebut. surat yang ditulis Lord Asano di malam sebelum dia "Kau bertemu dengannya baru-baru ini?" meninggal. Lady Asano meminta Oishi membawa "Belum, tuanku, hamba merasa lebih baik jika dan membacanya. Oishi merasa kunjungannya tidakmenjauh agar tak ada yang tahu ketertarikan hamba sia-sia. Dia memutuskan untuk tidak datang lagipada putri keluarga Kaisar. Setidaknya hamba bisa agar tak melibatkan Lady Asano dalam tindakannyadituduh mencampuri urusan politik." di masa mendatang. 132 133
  • 66. John Allyn Kisah 47 Ronin Dalam perjalanan keluar, dia meminta seorang pamannya, Lord Toda, dan rumah Lord Toda yangpelayan mengantarnya. Oishi tidak memberitahu menjadi tujuannya.tekadnya untuk menyatukan kembali sang ibu dan Rumah itu sangat besar walaupun kurang tera-anak karena takut hanya akan memberi harapan wat, dan wajah Oishi memperlihatkan rasa jijik saatyang sia-sia. lewat melangkahi seekor anjing kotor yang berbaring Di hari yang sama Oishi juga mengunjungi Araki di ambang pintu.untuk mengucapkan terima kasih atas usahanya dan Kunjungannya dilakukan tanpa pemberitahuanjuga untuk mengetahui perkembangan petisinya. dan ternyata Lord Toda sedang keluar rumah. TapiAraki menyambutnya dengan ramah. Dia senang Daigaku, yang masih menjadi tahanan rumah, sangatkarena Oishi tidak ke Edo untuk melakukan protes senang menerima kedatangannya. Daigaku adalahatau kekerasan. Seperti biasa, Oishi bersikap penuh pemuda kurus yang selalu cemas. Dia menatappercaya diri sebagaimana seharusnya seorang kepala dengan tatapan tajam untuk mencari tahu maksudpelayan, dan Araki menjadi lebih terkesan pada kedatangan Oishi yang sebenarnya. Akhirnya diasikapnya. Sayangnya, prajurit berambut putih ini berhenti, meletakkan satu jari di cuping hidung dantidak punya berita untuk disampaikan; para pena- menarik napas.sihat sedang mempertimbangkan untuk menyele- "Senang bertemu denganmu," katanya untuksaikan kasus ini dan dia hanya dapat memohon yang kesepuluh kalinya. "Sudah lama sekali."maaf atas hal ini. Mereka minum teh bersama, Oishi mengangguk hormat. "Hamba harap Yangmembicarakan cuaca setempat, dan berpisah dengan Mulia dalam keadaan sehat."memiliki saling pengertian. Hal ini, menurut Oishi, "Kurasa aku tidak... rasa sakit di dadaku ini...lebih baik daripada tidak ada hasil sama sekali, aku tidak tahu apa yang harus kulakukan."walaupun tak dapat digunakan untuk menghadapi "Kita semua sedang tertekan," kata Oishi. "Ham-para pemberontak muda itu. ba akan merasa lebih sehat bila semuanya sudah Sopan santun mengharuskannya untuk melaku- kembali normal."kan satu kunjungan lagi saat di Edo. Jurubicara "Andaikan begitu," kata Daigaku dengan nadaresmi keluarga Asario adalah Daigaku Asano dan pahit. "Tapi itu takkan terjadi." 134 135
  • 67. John Allyn Kisah 47 Ronin "Anda tidak ditunjuk sebagai pengganti kakak Shogun? Tak tahukah mereka betapa tebalnya tem-Anda?" bok istana dan betapa ketat penjagaannya?" "Tidak - tapi menurut Lord Toda, masih ada "Mereka tidak tahu itu, Lord Toda, tapi mungkinharapan." Kemudian dia menambahkan, "itu sebab- pada waktunya..."nya kita hams menunggu dan melihat. Tak ada guna- "Omong kosong," sela Lord Toda. "Perintah Sho-nya menghancurkan kesempatan yang kumiliki." gun bagi para ksatria Ako yaitu menyerah dan "Tidak, tentu tidak..." membubarkan diri... Kudengar kau melakukan tugas- Setelah itu mereka diganggu suara dari lorong mu dengan baik saat penyerahan kastil dan akudan tak lama kemudian Lord Toda masuk dengan berterima kasih padamu. Itulah tindakan yang akantergesa-gesa. Daigaku tersenyum lega. Dia bersyukur menyelamatkan nama keluarga kami. Bukannya per-atas kehadiran pamannya selama ada Oishi. tumpahan darah seperti pemuda yang...." Lord Toda, yang bertubuh pendek, dengan sifat Dia hendak menyebut nama Lord Asano, namunkeras yang tanpa basa-basi ini sangat bertolak bela- tak jadi ketika melihat tatapan Oishi.kang dengan keponakannya yang tak dapat berbuat "Yah, sudahlah. Apa yang sudah terjadi, biarkan-apa-apa. Setelah saling memberi hormat dan salam lah. Setidaknya kita masih mampu melakukan apadengan Oishi, Lord Toda langsung menyinggung ke yang dapat kita lakukan agar keadaan tidak semakinpokok permasalahan. buruk." "Aku dengar ada pergolakan di antara anak "Bagaimana dengan kesempatan Lord Daigakubuahmu untuk menyerang Kira." untuk menjadi penggantinya?" tanya Oishi dengan Oishi memandang lekat ke arahnya, dan meng- sopan, ingin mendengar pendapat berbagai pihakangguk. "Ada beberapa yang beranggapan bahwa atas pertanyaan yang penting ini.membunuh bajingan penyebab kematian pemimpin Lord Toda mondar-mandir. "Aku yakin kesem-kami merupakan satu-satunya cara terhormat yang patannya bagus - asal kita tak melakukan sesuatuharus dilakukan." yang akan menyusahkan Shogun. Bila tiba waktunya Lord Toda mendengus. "Gila...benar-benar gila. dan segala kemarahan mereda, kurasa setiap orangTak tahukah mereka kalau Kira tinggal di istana akan bisa melihat masalah ini dengan pandangan yang berbeda. Dengan sejarah panjang pengabdian 136 137
  • 68. John Allyn Kisah 47 Roninkita, aku tidak percaya kita akan kalah dalam waktu "Hamba tidak diundang," kata Fujii acuh taksingkat. Tapi kesabaran harus menjadi semboyan acuh. "Lagipula mereka sudah tahu wajah hambakita." Dia berhenti dan menatap Oishi. "Kesabaran dan tidak mungkin mau menerima hamba."dan menahan diri - itulah cara untuk mencapai Chisaka hendak mengajukan pertanyaan laintujuan." yang menjengkelkan namun Fujii sudah menge- Oishi menunduk sopan dan Lord Toda tampak tahuinya.puas bahwa Oishi mengerti. Teh disajikan dan tidak "Jangan cemas - pertemuan itu diawasi anaklama kemudian Oishi berpamitan. Dia senang sudah buah hamba yang menyamar sebagai pelayan, mes-melihat betapa lemahnya kedua orang itu. Jelaslah kipun hamba tak yakin dia akan mendapatkanbahwa tanggung jawab untuk balas dendam harus sesuatu yang berharga."dipikulnya sendiri. Chisaka menatapnya dengan dingin. "Aku yang akan memutuskan mana yang berharga." Fujii membungkuk dengan diam. Chisaka me-Malam itu, seorang laki-laki bertubuh tinggi kurus rasa dia melihat senyum mengejek di wajah orangdan membawa dua pedang samurai datang ke kastil kurus ini.Uesugi untuk bertemu Chisaka, ketua dewan. "Bagaimana kau yakin mereka tidak menyusun "Siap melayani tuan," kata orang itu sambil rencana untuk menyerang Kira?" teriak laki-laki kecilmembungkuk ke arah pemimpinnya yang kecil. ini dengan kesal. "Nah, di mana dia?" tanya Chisaka dengan rasa Fujii terdiam, kemudian mengangkat bahu.ingin tahu. "Kau selalu mengawasinya, kan?" "Pemimpin mereka sangat cerdas - orang yang "Hamba tahu di mana dia berada. Dalam per- takkan membiarkan mereka bertindak tergesa-gesa.temuan di restoran di pinggir kota." Dan apa yang dapat mereka lakukan untuk memeng- "Pertemuan?" gal Kira yang terlindung dengan aman di dalam "Pertemuan dengan orang-orang Ako yang tetap kastil?"di Edo ketika majikan mereka mati." Chisaka tersenyum dengan rendah hati. "Se- "Maksudmu dihukum mati. Dan kenapa kau baiknya kau serahkan urusan ini padaku, teman.tidak ke sana untuk mengetahui rencana mereka?" Aku punya sumber informasi lain selain kau dan kini 138 139
  • 69. John Allyn Kisah 47 Roninaku dalam posisi yang lebih baik untuk menyatukan orang lain yang datang dari Kyoto dan Osaka. Ruangsemua keterangan." yang disewa untuk pertemuan itu berada di lantai Fujii tersenyum tidak yakin. Mungkin sindiran atas sebuah restoran yang ramai sehingga memung-itu sudah sangat keterlaluan. kinkan mereka berbicara tanpa takut didengar. "Maaf bila Tuan tersinggung. Selanjutnya hamba "Lalu apa yang kita tunggu?" teriak salah se-hanya akan melakukan tugas yang menjadi bagian orang kelompok Edo. "Ayo kita serang sekarang."hamba saja," katanya dengan tidak memperlihatkan Jantung Oishi juga melonjak namun dia me-kebencian yang dirasakannya. maksakan diri untuk berpikir rasional. Dia bangkit "Baiklah," Chisaka setuju. "Dan bila kau melaku- berdiri di depan dan mereka pun kembali tenangkan tugasmu dengan baik, akan ada jabatan tetap karena wibawanya.untukmu di sini, seperti janjiku. Beruntung kita "Kalian semua bodoh," katanya dingin. "Pasukandipertemukan. Ronin yang mengenal Kyoto sangat macam apa kalian, yang hendak menyerang begitukuperlukan, tepat di saat kau juga membutuhkan mendengar kabar burung! Bila kabar ini benar, makatempat tinggal." rencana kita akan berubah. Tapi jangan lupa, saat ini Fujii diam saja. Dia tak suka bila diingatkan pasukan utama kita masih jauh dan kita perlutentang mas a lalunya. mereka jika kita ingin berhasil." Dia berhenti sejenak "Nah, apakah kau akan melakukan apa yang untuk menghela napas, kemudian mengangguk padakuperintahkan dan kembali bekerja?" Horibe untuk meneruskan. Ketika Fujii hendak membungkuk hormat, Chi- "Kira," kata orang muda ini dengan seringainyasaka mengungkapkan satu informasi menarik yang yang bisa membuat takut orang yang namanya diasengaja disimpannya. sebut, "akan dibebaskan dari tugas resminya. Pagi "Kau tahu, teman, Kira tak lagi tinggal di kastil!" ini dia pindah ke daerah pinggiran jauh dari sungai Sumida. Aku akan membuntuti dia ke sana." "Kau melakukan tugasmu dengan baik," Oishi"Benar," kata Horibe, "Kira tidak di kastil lagi!" memuji. Dia berdiri di hadapan lima belas samurai Ako Horibe tersenyum, bukan senyum yang menye-yang setia, termasuk Oishi dan Hara serta tujuh nangkan. "Aku dapat bercerita banyak tentang Kira," 140 141
  • 70. John Allyn Kisah 47 Roninkatanya, lalu mengungkapkan dengan rinci apa yang Oishi menghela napas panjang dan membalik-tentang perlakuan Kira pada Lord Asano, tentang kan badan untuk berhadapan dengan Horibe. "Tapicatatan korupsinya dan bahkan tentang sistem per- kita selalu diawasi. Di Yamashina kita selalu dimata-tahanan di rumahnya yang baru. Meskipun ada matai dan diikuti. Kalian yang berada di Edo pastipasukan pemanah yang lihai, Kira masih ketakutan. diawasi lebih ketat. Tidak sadarkah kalian kalau Setelah Horibe menyelesaikan laporan, Hara begitu ada tanda-tanda kita hendak menyerang,ingin mengungkapkan perasaannya. mereka akan memberitahu "keluarga Kira yang sangat "Ada beberapa orang di Osaka yang mengatakan berkuasa dan mereka akan datang menyelamatkan-bahwa kita tak berniat untuk balas dendam. Bukan- nya? Maukah kalian dekati api dengan memakaikah sudah tiba waktunya untuk membuktikan kalau mantel jerami? Di mana moral anggota kita setelahmereka salah?" Dia berusaha tidak melihat ke arah usaha yang sia-sia untuk membunuh Kira membuatpemimpin mereka dan tidak sadar bahwa ucapannya jalan-jalan penuh dengan darah mereka?"telah melukai perasaan Oishi. Tapi seperti biasa, Terdengar ketukan di pintu dan semua terdiamOishi selalu mengenyampingkan perasaan pribadi- ketika orang yang berada paling dekat dengan pintunya. Dengan sabar dia menjelaskan bahwa kehor- memasukkan pelayan yang membawa teh tambahan.matan keluarga majikan mereka adalah yang utama Pelayan itu masuk dan bergerak begitu lambatdan itu berarti menunggu keluarnya keputusan atas sehingga Hara menggeram sampai akhirnya pelayanpetisi. Dia tahu sulit bagi mereka untuk selalu ber- itu sadar dan mempercepat kerjanya. Setelah itusiap menyerang yang mungkin takkan terjadi, tapi mereka menunggu sampai pelayan itu keluar.sebagai pemimpin, dia harus mengatakan hal itu. "Memang ada banyak mata-mata," gumam Ho- "Tidakkah kalian tahu/ teriak Horibe, "ini ha- ribe sambil melirik pelayan itu, "tapi kita bisa meng-nyalah siasat dewan penasihat Shogun. Mereka tak hindar bila kita berhati-hati. Aku tak meminta kalianberniat menyerahkan tanah pada Daigaku. Mereka untuk menyerang malam ini atau besok, tapi kitahanya mencari alasan agar kita bingung. Mereka harus menentukan tanggal - sebelum bulan Marettahu bahwa menunggu akan menurunkan semangat yang akan datang. Bila kalian tidak ingat, itu adalahkita dan akhirnya akan menghancurkan kita. Mereka bulan kematian majikan kita dan di saat itu kitatidak berniat memutuskan apa pun atas petisi kita!" sudah harus menangani Kira. Bisakah kalian me- 142 143
  • 71. John Allyn Kisah 47 Roninnunggu lebih dari setahun dan tetap memelihara sung meneguk tehnya. Dia belum memberitahukannama baik kita sebagai orang-orang berani?" isi surat terakhir Lord Asano sangat membebani Dengan penuh semangat mereka menyetujui. pikirannya. Dia sudah baca surat itu semalam danOishi diam, berusaha memikirkan cara agar dirinya itu membuatnya semakin marah pada Kira. Diatidak memberi janji. Jelas sekali kalau mereka semua berpikir apakah Lady Asano memang bermaksudmenentangnya, termasuk Hara, orang yang ia harap- seperti demikian ketika memberikan surat itu. Apa-kan akan memberi dukungan. Mungkin salah meng- kah Lady Asano juga akan membalas dendam, apautus Hara ke sini karena dia mudah terbakar oleh pun akibatnya? Ia tak ingin mengecewakan Ladysifat keras anggota yang lebih muda. Namun, dia Asano, tapi ia hanya akan bertindak hingga tiba saatberhasil menahan mereka untuk bertindak sendiri yang tepat. Tidak peduli betapa berat tekanan yangdan itu adalah sesuatu yang patut disyukuri. Mung- harus dihadapinya.*kin Horibe benar dan pasti akan ada keputusansebelum bulan Maret. Namun, kini dia sadar bahwadia tak dapat menentang mereka. "Baiklah," kata Oishi sambil menyembunyikankekecewaan dan keinginannya yang sebenarnya,"kita akan menyusun rencana untuk menyelesaikanmasalah ini di bulan Maret. Aku akan kembali keYamashina dan mulai melakukan persiapan." Anak buahnya sangat gembira mendengar tandauntuk bertindak yang telah lama dinantikan danmereka pun berteriak-teriak serta saling menepukpunggung rekannya. Oishi hanya diam sampai Haramendekat, sekali lagi dengan sikap mohon maaf,untuk bersulang dengan sake. "Demi keberhasilan kita?" katanya. "Demi keberhasilan kita," Oishi setuju dan lang- 144 145
  • 72. Kisah 47 Ronin para tamu. Anak-anak memainkan layang-layang dengan pisau diikat ke benang untuk memotong benang layang-layang lawan dalam pertarungan di udara. Anak-anak perempuan memakai pita baru sedang bermain bulu-tangkis tradisional. Hari itu adalah hari di mana pengabdi yang sudah tua datang menyampaikan rasa hormat dan SEMBILAN diperlakukan seperti layaknya tamu. Tapi tahun ini keluarganya di Yamashina tidak ikut menikmati kesenangan ini. Oishi dengan tegas mengatakan bahwa mereka masih berduka atas meninggalnyaP erjalanan kembali ke Kyoto tidak ada hambatan. Fujii dan pembantunya mengikuti dalam jarakyang cukup jauh. Ketiganya sibuk dengan pikiran Lord Asano serta melarang anak-anaknya bepergian. Sebagian besar alasannya itu memang benar, walau-masing-masing, dan Shindo dan Koyama, sesuai pun sebenarnya dia ingin melindungi mereka. Oishirencana Oishi, menjadi lebih terkesan pada tang- tak ingin Chisaka menyandera anaknya agar ia tidakgung jawab. Mereka semua senang bisa kembali membuat masalah.pulang. Di bulan Januari, datang pesan penting dari Tahun hampir berakhir dan warna-warni per- Horibe. Hara langsung datang dari Osaka begitubukitan berubah dari merah musim gugur menjadi mendengar hal itu. Kini Kira sudah resmi pensiunputih musim dingin. dan desas-desus mengatakan bahwa dia tinggal di Tahun baru datang, begitu juga dengan berbagai Yonezawa, wilayah Klan Uesugi. Hal ini membuatperayaan walaupun Oishi menganggap tidak layak Kira berada di tempat yang aman seperti ketikabagi keluarganya untuk ikut serta. Melalui gerbang, tinggal di kastil Shogun. Dan Horibe ingin bertindakanak-anak dapat melihat para laki-laki memakai sebelum Kira pindah.sarung berlipit dengan mantel berlambang sedang Hara juga mendesak Oishi menyerang atau diamemanggil teman-teman mereka. Para wanitanya akan menyesal karena kehilangan kesempatan. Inilahmengenakan kimono yang sangat indah menyambut saatnya untuk bertindak dan mereka semua harus 146 147
  • 73. John Allyn Kisah 47 Roninmelakukan persiapan persenjataan dan untuk per- bingung sekaligus merasa terganggu. Apakah merekajalanan ke Edo. mengira akan terjadi penyerangan? Hanya ada satu Oishi, yang masih ingin menunggu keputusan jawaban: kepindahan Kira ke daerah pinggiran yangatas petisi, belum setuju untuk menyerang. Horibe tidak terlindung. Satu hal yang sudah pasti dila-memang masih bisa diberi pengertian, tapi Oishi tak kukan para pelindung Kira yaitu segera memindah-ingin orang ini ke Edo sendirian. Sebagai gantinya, kan dia ke tempat yang lebih aman seperti kastil didia memutuskan untuk mengirim Yoshida, salah Yonezawa. Tapi kenyataan bahwa mereka hanyaseorang anggota tertua, yang sepaham dengannya memata-matai dan bukannya mengambil tindakandan dihormati anggota lain. Tujuan Oishi yaitu yang lebih mencolok, menunjukkan kalau ini adalahdirinya yang berhak membuat keputusan akhir dan, strategi musuh sehingga dia memanggil Kataokabila dia berhalangan hadir, mungkin Horibe dapat untuk menyampaikan alasannya.dikendalikan lagi. "Kira akan aman dari segala bentuk penye- Hara akhirnya diizinkan menemani Yoshida se- rangan bila tinggal di Yonezawa, benar?" tanyanya.bagai pengawal setelah dia mendesak, walaupun "Ya, kurasa," jawab Kataoka yang agak bingung.Oishi lebih suka dia tetap mengajar di sekolah "Karena itu, bila Chisaka hendak memindahkanmemanah. Bahaya akan selalu timbul jika dua peng- Kira ke sana, pasti tidak ada alasan bagi merekahasut seperti Horibe dan Hara dipertemukan, tapi untuk memata-matai kita, kan?"Oishi memendam kecemasannya. "Tidak - kurasa tidak." Setelah kepergian mereka, Kataoka, yang sudah "Pasti ada alasan atas apa yang mereka lakukan," siap berangkat ke Osaka untuk menggantikan tugas, kata Oishi dengan penuh kemenangan, "yaitu dia menunda keberangkatan ketika dia merasa Oishi tidak berencana memindahkan Kira!" memerlukan dia untuk menjadi telinganya. Kataoka menatapnya dengan bingung. Oishi tidak hanya prihatin atas apa yang sedang "Itulah yang akan dilakukan orang seperti Chi- terjadi di Edo, tapi karena beberapa alasan, penga- saka. Tentu saja dia harus melindungi Kira bilawasan atas rumahnya terasa lebih ketat dan orang- memang dalam bahaya, namun memindahkan Kira orang yang tidak dikenal selalu mengikuti siapa pun ke kastil pemimpinnya bertentangan dengan prinsip-yang keluar dari rumah itu. Hal itu membuat Oishi nya dalam mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. 148 149
  • 74. John Allyn Kisah 47 RoninDengan kata lain, memindahkan Kira ke kastil ber- Bagian kedua dari surat itu bukanlah kabararti melibatkan Lord Uesugi dalam masalah Asano gembira, terutama tentang bertambahnya kegiatandan itulah yang berusaha dihindari Chisaka." mata-mata di sekitar rumah. Kebuntuan dalam be- Kataoka tampak ragu, kemudian tersenyum dan berapa pertemuan terakhir di Edo dan karena Oishimengangguk. "Mungkin kau benar," katanya. tak bisa ke Edo untuk menyelesaikan masalah ini, "Aku tahu aku benar," jawab Oishi penuh se- maka kelompok Horibe akan ke Yamashina. Oishimangat, lalu menulis surat kepada Yoshida di Edo marah atas penghinaan secara tidak langsung padamengenai pendapatnya sebagai senjata dalam perde- Yoshida, tapi tak ada yang dapat dilakukan karenabatan yang dia tahu pasti akan berlangsung alot. mereka sudah dalam perjalanan. Sebagai penutup,Tapi surat itu tak pernah dikirim karena pesan yang Yoshida melaporkan bahwa Horibe tidak mau mele-dikirim Yoshida mengubah seluruh rencananya. pas tanggung jawab untuk mengawasi Kira kepada Bagian pertama surat Yoshida berisi hasil penga- orang lain, dan telah mengutus Hara untuk bicaramatan; dia menjelaskan tentang tiga golongan yang pada Oishi.ada di Edo sehingga Oishi bersyukur telah mengutus Oishi marah dengan sikap Horibe yang tidakorang tua itu. Satu golongan, yang diwakili Yoshida, menghargainya namun ia tak dapat berbuat apa-mendukung pandangan Oishi. Golongan Horibe, apa. Dia tak dapat mengeluarkan Horibe sebagaitentu saja ingin segera bertindak, apa pun akibatnya. anggota karena para pengikutnya yang muda danGolongan ketiga adalah mereka bersedia menunggu bersemangat yang akan dapat membuat perbedaandengan Oishi, tapi menurut Yoshida mereka tidak antara keberhasilan dan kegagalan misi mereka. Jadi,berani melakukan balas dendam, tak peduli apakah meskipun dia kesal, namun di hadapan anggotaDaigaku akan menjadi pewaris atau tidak. Golongan yang lain dia bersikap seolah Horibe telah bertindakini akan berpihak pada Oishi, tapi jika petisi ditolak, demi kepentingan bersama.mereka akan jatuh berguguran seperti daun di Kelompok itu tiba pada bulan Februari danmusim gugur. Oishi harus mengakui bahwa kemung- dalam pertemuan pertama yang diadakan di rumahkinan orang-orang seperti itu memang ada, dan di Yamashina, Hara, dengan menahan marah, lang-Yoshida bisa mengetahui hal ini jauh lebih baik sung bertanya mengapa peralatan untuk penye-daripada dirinya. rangan belum tersedia. Oishi menjawab bahwa dia 150 151
  • 75. John Allyn Kisah 47 Ronintakkan bertindak sampai ada kata akhir dari Daigaku bahwa jika kau lakukan itu maka kami semua akandan menambahkan bahwa dia tak berniat menye- dianggap pengecut?" Terdengar suara setuju akanrang di bulan Maret - dia hanya berusaha menahan ucapan Hara. "Setiap orang tahu bahwa seorangHoribe dan anggota lain yang fanatik. Wajah Hara samurai tidak dapat hidup di bawah langit yangmemerah ketika mendengar dia disebut begitu, tapi sama dengan pembunuh pemimpinnya. Kita semuadia membantah: Andai Daigaku diangkat sebagai harus diberi kesempatan untuk menyerang, apa punahli waris dan rumah keluarga Asano diperbaiki, akibatnya."apakah mereka dapat menyerang dan membunuh Terdengar teriakan bernada setuju dari berbagaitanpa merusak nama yang telah lama mereka tunggu sudut. Hanya Yoshida dan Onodera, anggota tertua,untuk dipulihkan? Apakah itu berarti tak ada balas yang berpihak pada Oishi. Keduanya berusaha men-dendam? jelaskan bahwa menarik pedang bukan satu-satunya Oishi menghela napas dan dengan hati-hati cara untuk menunjukkan diri sebagai samurai, tapimenanggapi. tidak ada yang mendengarkan ucapan itu dalam "Menurutku," akhirnya dia berkata, "perbaikan suasana pertemuan seperti itu.rumah dan balas dendam adalah dua hal yang Oishi bisa melihat bahwa keadaan sudah di luarberbeda. Kau benar, Hara, bahwa jika rumah itu kendali dan kelihatannya akan tetap begitu kecualidiperbaiki maka akan tercela bagi para ksatria Ako salah satu pihak mengalah. Jelas sekali bahwa tidakuntuk tetap menyerang pejabat Shogun, atau man- ada pihak yang mau mengalah hingga akhirnya diatan pejabat, dengan kekuatan." memutuskan untuk menjaga persatuan. Alis Hara terangkat mendengar keterusterangan "Baiklah," katanya sambil mengangkat tanganini, namun dia tetap diam untuk mendengarkan agar mereka tenang, "baiklah, aku tak bisa melawanpenjelasan Oishi selanjutnya. kalian semua. Aku setuju bahwa kita akan melaku- "Karena itu aku telah memutuskan bahwa bila kannya bersama-sama, namun aku tetap merasawaktunya tiba, aku yang akan membalas dendam bahwa kita harus menunggu hasil dari petisi. Bilaatas nama kita semua." belum ada keputusan sampai bulan Maret, kita akan Semuanya terdiam sesaat, lalu Hara pun berbi- tunggu setahun lagi. Bila belum juga ada keputusan,cara dengan nada putus asa, "Tidakkah kau tahu kita anggap bahwa harapan sudah tidak ada lagi dan 152 153
  • 76. John Allynkita akan melakukan penyerangan. Kalian mengerti?Aku berjanji bahwa kita akan menyerang!" Mereka semua bersorak dan mulai berundingdengan penuh semangat. Oishi mengutarakan pan-dangannya tentang kemungkinan sikap Chisaka ter-hadap Kira, dan mereka setuju bahwa itu masukakal. Kabar bahwa akan ada tindakan nyata, akanmembuat Horibe tenang. Mereka semua memperba- SEPULUHrui janji untuk tetap bersatu dan Yoshida kembalidikirim ke Edo dengan perintah untuk tetap di sanabersama Horibe hingga pemberitahuan selanjutnya.Hara kembali ke Osaka, sementara Onodera tetaptinggal di Yamasihna bersama Oishi. Para anggota M usim semi tiba dengan hujan yang mengguyur Kyoto hingga terjadi banjir. Hal ini memberi banyak waktu bagi Oishi untuk berpikir. Dia merasapergi dengan berdua atau bertiga agar menyulitkan terkurung dan tertahan karena kehadiran mata-matamata-mata yang telah menunggu di luar, namun Chisaka. Dia dapat memahami keadaan Horibe danbanyak di antara mereka yang tetap diikuti dan anggota lain yang ingin segera menyerang Kira. Didilaporkan kepada Chisaka yang langsung memberi sini, di Yamashina, Oishi tidak punya lawan berattahu kepada Kirea. Ketika mendengar tentang per- untuk dihadapi selain mata-mata. Tapi ketika udaratemuan itu, Kira bersikeras agar jumlah mata-mata cerah dan kerusakan akibat banjir telah diperbaiki,ditambah yang akhirnya disetujui Chisaka. Namun dia menyusun rencana yang tak biasa. Walaupundia tidak mengatakan apa-apa yang dapat ditafsirkan tidak berbahaya seperti pertarungan fisik, kegiatansebagai undangan bagi Kira untuk pindah ke kastil ini menimbulkan akibat yang berbeda yang menurutdi Yonezawa.* Oishi sudah sepantasnya. Pedang bukan hanya un- tuk bertarung. Selama minggu pertama April dia pergi ke Kyoto tanpa penjelasan, namun saat kunjungan Kataoka di bulan Mei, motif tindakannya itu semakin nyata. 154 155
  • 77. John Allyn Kisah 47 Ronin "Senang bertemu denganmu," katanya menyam- Ada beberapa persiapan tertunda yang saat inibut teman lamanya, dengan ungkapan yang lebih tampaknya tak bisa menunggu lebih lama lagi.mendalam dari biasanya. Siapkan keluargamu sesegera mungkin, teman. Aku "Belum ada kabar soal petisi?" tanya laki-laki juga akan menyiapkan keluargaku."berwajah seperti kera itu ketika mereka masuk ke Setelah itu mereka tidur, Kataoka masih belumdalam rumah. mengerti maksud Oishi, namun keesokan harinya "Belum," jawab Oishi marah, "dan kelihatannya terungkap bahwa dia memang sungguh-sungguhtakkan ada berita apa pun. Horibe dan anggota lain berniat menyelesaikan masalah.memang benar - para penasihat Shogun itu hanya Oishi bangun awal, seperti biasa, untuk sarapanmencari-cari alasan." bersama istri dan anak-anaknya. Setelah sarapan, "Kau tidak tahu kalau..." Kataoka memulai, tapi dia memanggil istrinya yang sedang membantu me-disela Oishi. nyiapkan menu hari itu, lalu mengajaknya duduk di "Jangan menghibur. Aku memang salah. Aku ruang duduk di bagian lain rumah. Saat itu adalahbegitu berharap dapat menyelamatkan sesuatu yang penghujung musim gugur dan dia membuka kertassangat berharga bagi kita semua hingga tak mampu shoji ke arah halaman, yang mulai hangat karenamelihat hal yang sebenarnya." sinar matahari. Istrinya berlutut di hadapannya de- "Mungkin masih ada kesempatan. Kata Araki..." ngan rasa ingin tahu tanpa kuatir dengan apa yangtapi kata-kata Kataoka kembali dipotong. akan ia sampaikan. "Bukan Araki yang membuat keputusan. Dia "Cuaca semakin hangat," kata Oishi, menyadarimembantu, tapi kita tidak bisa berharap pada sikap kegelisahan istrinya.optimisnya. Tidak, mulai sekarang kita harus berang- "Ya," gumamnya, sambil tetap menatap ke lan-gapan bahwa petisi itu ditolak." tai, "suara jangkrik makin terdengar dengan tibanya "Maksudmu, kita menyerang sekarang?" kata musim panas."Kataoka ragu. Tanpa menjawab, Oishi memandang istrinya Oishi bimbang, lalu dia berkata dengan suara selama beberapa saat dengan rasa kagum. Selamarendah, "Bila sedang terburu-buru, kadang-kadang bertahun-tahun istrinya selalu setia menemaninya.hal yang terbaik adalah mengambil jalan memutar. Apa yang akan disampaikannya merupakan ujian 156 157
  • 78. John Allyn Kisah 47 Roninterberat bagi istri seorang samurai, tapi Oishi yakin bahwa petisi itu akan dikabulkan dan kelak kitaistrinya sanggup menghadapinya. semua akan kembali ke Ako." "Maaf bila aku sering pulang larut malam," "Begitu juga aku, tapi mimpi itu sudah berakhir.katanya, merasa bahwa hal ini perlu disampaikan. Aku tidak ingin melibatkan dirimu dan anak-anak. "Tidak apa-apa," katanya, sambil melihat sekilas Itu sebabnya kita harus berpisah."pada suaminya. "Anak-anak dan aku tidur pulas Beberapa saat istrinya kehilangan kata-kata.sekali." "Melibatkan aku? Mengapa aku tidak perlu terlibat Oishi tahu kata-katanya itu menunjuk pada atas apa pun yang kau lakukan?"kenyataan kalau sudah berminggu-minggu dia tidak "Karena aku akan sedih melihatmu melaku-tidur dengannya. Oishi berdehem dengan rasa malu. kannya," jawab Oishi. "Aku - apa yang kuminta darimu bukanlah hal Dengan patuh istrinya menunduk, tak inginyang mudah, mengingat kau tidak salah..." membantah atau melawan. "Apa pun yang kau inginkan," gumamnya. "Kuingin kau bawa anak-anak ke rumah orang- "Aku sudah tulis surat ini," katanya sambil tuamu. Apa yang kulakukan kelak takkan berdampakmengambil surat dari balik lengan kimononya yang padamu, kau juga takkan memikul tanggung jawabpanjang dan menyerahkannya. "Itu surat cerai." atas tindakanku." Istrinya menerima surat itu dengan, diam walau- "Anak-anak," katanya. "Maksudmu semua anak-pun terlihat pucat. Dia membaca surat itu tanpa anak?" ekspresi, lalu meletakkan di sampingnya di tikar. Dia "Chikara sudah berumur enam belas tahun," memalingkan wajah dan Oishi berjalan ke shoji yang jawab Oishi. "Kurasa kita harus biarkan dia memu- terbuka untuk memandang halaman, tak ingin meli- tuskan apakah akan pergi atau tetap tinggal." hat istrinya menangis. Dia menunduk sebagai tanda setuju tapi tak "Kau tahu kalau akhirnya akan seperti ini," kata dapat menahan tangis. Oishi lembut. "Aku harus kehilangan kalian berdua?" tiba-tiba "Aku tidak berkata begitu pada diriku," jawab- dia menangis keras. Selama beberapa saat yang ada nya sambil mengendalikan diri agar suara yang hanyalah dengung serangga di taman, dan setelah keluar, bukan tangisan. "Aku katakan pada diriku itu dia menyeka mata lalu menata dirinya kembali. 158 159
  • 79. John Allyn Kisah 47 Ronin "Maaf," katanya. "Ini memang harus kau lakukan kadang keputusan menjadi sulit. Aku bukan bicaradan aku doakan keberhasilanmu seperti yang selalu tentang diriku - kewajibanku sudah jelas. Namunkulakukan. Tapi... kapankah... perceraian ini... harus pagimu ada dua jalan yang harus dipilih. Bila kauterjadi?" tanyanya dengan suara lemah. ikut dengan ibumu dan adik-adikmu ke rumah "Segera - sesegera mungkin... panggil Chikara nenekmu, kau akan bertanggung jawab atas kesejah-agar bisa kita jelaskan hal ini padanya." jateraan mereka dan jalanmu tidaklah mudah. Bila Istrinya menunduk hingga ke lantai, lalu berdiri .kau memutuskan untuk ikut denganku, jalannyadan keluar. Kakinya yang memakai kaos putih lmengeluarkan bunyi berirama di atas tatami. hampir pasti berakhir dengan kematian. Kau harus memutuskan. Kurasa kau sudah cukup dewasa untuk Chikara cemas dengan sikap ibunya saat me- menentukan pilihan."manggil, dan menjumpai ayahnya dengan takut. Dia Bagi Chikara, inilah saat yang sangat dinanti-berlutut dan membungkuk hormat lalu menunggu nantikan dan dia telah menyiapkan jawabannyakemarahan apa pun yang harus dia dengar. Kata- lama sekali. Tanpa ragu dia menjawab, "Aku akankata awal ayahnya yang disampaikan dengan sikap mengikuti ayah. Aku tahu.kenapa ayah mengemba-tenang tidak mengurangi kegelisahannya. likan ibu - untuk melindungi. Jika aku pergi dengan- "Kesulitan yang kita alami sekarang merupakan nya, aku hanya akan melindungi diriku sendiri dankarma atas apa yang kita lakukan dalapi kehidupan itu bukan sikap seorang laki-laki - seorang samurai."sebelumnya, atau pendidikan yang memang diper- Oishi senang dan bangga atas jawaban itu, tapilukan untuk menyiapkan kita ke tempat yang lebih dia tak ingin anaknya memutuskan secara tergesa-tinggi di kehidupan yang akan datang. Itu yang gesa. Dia mengingatkan Chikara untuk mempertim-diajarkan guru-gurumu, kan?" bangkan lagi. "Ya, ayah." "Aku telah mempertimbangkan," Chikara meya- "Maka, kita tak boleh ragu memilih jalan yang kinkan. "Aku laki-laki dan harus ikut dengan anggota sulit bila memang harus dihadapi, kalau di sanalah yang lain. Jalan lain berarti pengecut." kewajiban kita, kan?" Oishi tersenyum dan merangkul anaknya. "Se- "Ya, ayah." amat bergabung," katanya. "Mulai sekarang kewa- "Tapi, bila terjadi pertentangan kesetiaan, ter- jibanmu sama seperti anggota yang lain." 160 161
  • 80. John Allyn Chikara membalas senyum ayahnya. Akhirnya iamendapatkan apa yang paling diinginkannya. KetikaChikara meninggalkan ruangan, mata Oishi berbinar-binar dan dadanya dipenuhi rasa bangga.Dalam sehari anggota keluarga itu berkemas dansiap berangkat. Oishi mengantar kepergian mereka SEBELASdengan raut wajah yang menyembunyikan perasaansesungguhnya. Mata anak-anaknya yang kecil merahkarena menangis namun menyembunyikannya dihadapan sang ayah. Mimura menemani mereka,membimbing kuda yang penuh muatan barang. Dia D ari tiga tempat hiburan besar di Kyoto, yang paling terkenal adalah Gion. Dari semua rumah geisha di Gion, yang memiliki reputasi paling menga-akan kembali begitu mereka tiba di tujuan. Ketika gumkan dalam pelayanan adalah Bangau Terbang.keluar dari gerbang, istri Oishi menoleh untuk me- Pemiliknya adalah laki-laki bernama Hoshino yangmandang suaminya untuk yang terakhir kali, sejenak berbadan besar, licik dan selalu berkeringat. Diadia tampak ragu, lalu melanjutkan perjalanan. Ke- telah berusaha keras menjadikan rumah geisha milik-duanya tahu bahwa mereka takkan bertemu lagi.* nya menjadi yang terbaik di Kyoto. Saat ini dia kuatir dengan pesta di salah satu kamar yang menghadap ke sungai. Dua di antara tamu sudah dikenalnya, yaitu Shindo dan Koyama. Namun dua samurai lain jelas baru pertama kali ini datang dan tampaknya mereka tak tahu cara ber- santai dan menghibur diri. Salah satu tamu yang berdahi lebar tampak gelisah, dan Hoshino takut jika orang itu akan memberi kesan kalau Bangau Terbang adalah tempat yang membosankan. 162 163
  • 81. John Allyn Kisah 47 Ronin Hoshino berdiri di lorong dan terus-menerus julukan untuk keempat tamu mereka. Oishi cukupberkeringat sementara perbincangan di balik pintu dipanggil "Paman", Shindo dipanggil "Tuan Musang",kertas itu sampai di tingkat yang sudah tidak dapat Koyama dipanggil "Tuan Tikus", dan tentu saja,ditahannya lagi. Merasa kalau harus bertindak tegas, Kataoka adalah "Tuan Monyet". Saat Shindo dandia pun mengangkat tangan untuk memanggil pe- Koyama, dan kadang juga Kataoka, mulai menikmatilayan yang sedang lewat. suasana, Oishi merasa sebaliknya. Gadis di sebelah- "Panggil Okaru," katanya. Gadis itu membung- nya lebih pantas menjadi anaknya, dan dia merasakuk dengan cepat dan segera pergi. tidak pantas bila minum bersama. Dia hampir memutuskan pergi ketika terjadi sesuatu yang sama sekali tidak terduga.Di dalam ruangan, Oishi merasa sangat bosan. Saat menoleh untuk menyampaikan sesuatu Kedai teh itu sangat indah, dan dia yakin kalau pada Kataoka, tiba-tiba gadis yang berada di antararuangan yang menghadap ke sungai Kamo ini ada- mereka berdiri untuk mengambil nampan makanan.lah ruangan terbaik di kedai. Namun geisha yang Samar-samar dia sadar kalau gadis yang lain jugaberada di sampingnya, yang tidak pernah berhenti keluar ruangan di saat bersamaan. Para gadis itubicara ini, tidaklah seperti yang dia harapkan. kemudian datang lagi dengan membawa aneka ma- Ada empat geisha, satu geisha untuk setiap kanan yang menggugah selera. Makanan yang disaji-tamu, dan semuanya membawa nampan berisi botol kan ini jelas-jelas tidak menghiraukan aturan Shogunsake serta cangkir. Mereka memakai kimono ber- yang melarang makan daging atau ikan.warna cerah yang terbuat dari bahan mahal, dileng- Oishi langsung melihat ke arah nampannya saatkapi obi lebar berwarna kontras yang membentuk diletakkan di hadapannya. Dia tidak sadar kalaupita besar. Wajah mereka putih dengan lipstik merah yang berlutut di sampingnya sekarang adalah geishamenghiasi bibir bagian bawah. Rambut mereka lain. Sikap diam yang tidak biasa gadis ini yangditata membentuk sanggul yang rumit dan dileng- membuat Oishi menoleh. Saat itulah dia terhenyak.kapi hiasan rambut. Tepat berlutut di sebelahnya dengan senyum yang Gadis-gadis itu memperkenalkan diri dengan tenang langsung membuat Oishi merasa nyaman,gaya yang memikat dan sambil bergurau memberi adalah wanita tercantik yang pernah dilihatnya. 164 165
  • 82. John Allyn Kisah 47 RoninNamanya Okaru, geisha nomor satu di pusat kota keluar hingga gerbang oleh para geisha dan Hoshino.geisha. Dengan kesedihan yang berlebihan karena akan Sulit menebak usianya, meskipun sudah pasti berpisah, para gadis membungkuk rendah dan me-dia bukan anak kecil. Kimononya sangat indah, tapi mohon mereka agar kembali lagi. Janji diberikantidak jauh lebih indah dari yang dikenakan gadis dengan mudah, namun janji Oishi, yang sama sekalilain. Hidungnya mancung dan anggun, namun mata- tak melepaskan pandangannya dari Okaru semalamnyalah yang paling menarik perhatian Oishi. Mata- itu, adalah yang paling tulus. Malam itu merupakannya besar dan jernih, dengan kedalaman ekspresi malam yang takkan dia lupakan.yang segera membedakan dia dengan gadis lain yang Dari berbagai sudut, kunjungan pertama Oishiada di tempat hiburan tersebut. ke Gion berhasil dengan baik. Orang mulai membi- Dengan suara yang lembut, dia menjelaskan carakan perubahan kelakuannya, dan itulah yangjenis makanan yang ada di atas nampan sambil sengaja dia ingin orang-orang sebarkan. Semakinmenunjukkan cara yang tepat untuk memakannya. sering dibicarakan, berarti dia takkan lagi dianggapLalu, ketika geisha lain menari dan menyanyi, dia sebagai ancaman oleh Kira. Kini rumah geisha men-menjelaskan setiap kata dan gerakan mereka sehing- jadi tempat tinggalnya.ga Oishi dapat benar-benar memahami tarian itu. Jumlah mata-mata semakin banyak yang meng- Ketika dia bangkit untuk menari, oishi terpe- ikuti kegiatannya dan dia senang melihat kebingung-sona oleh keanggunannya. Diiringi petikan samisen an lawan. Kebingungan juga terjadi di antara anakyang merdu, dia melakukan gerakan sederhana yang buahnya.mengisahkan tentang godaan serta cinta yang berte- Biasanya, dia bangun siang, makan dengan ter-puk sebelah tangan yang tak perlu diterjemahkan. buru-buru dan segera pergi ke kota. Mereka yang tak Setelah itu, gadis yang lain kembali menari dan dapat atau tak mau bangun di waktu yang sama,akhirnya Shindo dan Koyama yang sudah mulai akan menyusul untuk bergabung dengannya di tem-mabuk, melakukan tarian yang mengejek gerakan pat yang dapat mereka ketahui melalui kehadirangadis itu. Inilah pertama kalinya Oishi tertawa keras mata-mata yang menyamar sebagai komuso. Merekasehingga suasana pun menjadi lebih santai. menjadi begitu terbiasa dengan kehadiran mata- Ketika tiba waktunya pulang, mereka dikawal mata ini hingga Kataoka menyebut mereka sebagai 166 167
  • 83. John Allyn Kisah 47 Ronin"penunjuk jalan ke tempat hiburan". Dia lewat di ambil tindakan. Jumlah mata-mata dikurangi men-hadapan wajah mereka yang tersembunyi, dan sete- jadi hanya Fujii dan satu pembantu, tidak termasuklah itu menertawai mereka yang menunjukkan rasa juru masak yang masih tetap bertugas di Yamashina.malu. Ini adalah tugas yang tak dapat dilakukan dua orang Siang hari, setelah minum-minum, biasanya dan segera saja mereka sulit memusatkan perhatianmereka pindah ke tempat lain untuk makan malam karena kurang tidur. Kelompok Ako meninggalkandan kadang-kadang dilanjutkan ke kedai teh untuk tempat melalui pintu samping, keluar dan masukhiburan setelah makan malam. Saat dalam perja- secara terpisah, dan membuat tugas mata-mata itulanan pulang di larut malam, keadaan semakin menjadi kian sulit. Ketika melihat Fujii memakaiburuk. Sambil mabuk Oishi akan menegur pejalan sepatu terbalik, Oishi tertawa karena telah berhasilkaki dan melakukan hal yang tidak disadarinya. Bila mengalahkan musuh yang berat.udara cerah, dia akan mengajak sejumlah geisha Sayang sekali bagi Oishi, sebagian besar pem-jalan-jalan di tempat umum seperti Taman Gion dan bicaraan yang dilakukan di rumah-rumah geishamengadakan piknik yang kacau di bawah tatapan hanya berkisar pada kesenangan, termasuk teater,mata kalangan terhormat. Masyarakat Kyoto sudah aktor serta artis terkenal. Dia tidak tahu apa punterbiasa dengan pengunjung yang menyukai kese- tentang semua itu, dia hanyalah seorang samurainangan, tapi menurut mereka Oishi terlalu berle- dari desa. Suatu ketika di Bangau Terbang, tempatbihan. yang paling sering dia kunjungi, ada pembicaraan Minggu demi minggu semakin banyak laporan seru tentang aktor tertentu, Oishi keluar denganyang masuk ke Edo mengatakan bahwa dia meng- alasan ingin mencari udara segar. Saat hendak keluarhambur-hamburkan uang dan tak pernah bertemu itulah Okaru menyarankan dia menonton Kabukiteman-temannya tanpa acara minum-minum. Kata- agar tahu apa yang dibicarakan. Geisha lain yangoka dikenal sebagai pelawak istana, sedangkan hadir di sana terkejut atas kelancangannya, tapisudah pasti Shindo dan Koyama takkan dijuluki Oishi pura-pura tidak memerhatikan.ksatria. Biasanya, laporan-laporan tersebut juga di- Dia dengan sopan mengucapkan terima kasihsertai tagihan untuk tugas mata-mata yang diperlu- atas sarannya. Dia merasa mungkin Okaru mener-kan hingga memaksa Chisaka, yang putus asa, meng- tawakan namun ia mengatakan kalau dia akan ke 168 169
  • 84. John Allyn Kisah 47 Roninteater keesokan harinya. Katanya, tak pernah terlin- penggemar jenis teater ini, yang jauh lebih hiduptas di benaknya untuk mengunjungi teater umum. daripada teater istana Noh, serta merta menerimaMungkin saja dia bisa terhibur di sana. Di belakang- undangannya. Kataoka kurang antusias; pengeta-nya, Shindo dan Koyama saling mengedipkan mata; huannya tentang hal-hal seperti itu tak lebih darimereka yakin yang sedang berbicara pastilah Oishi pimpinannya, tapi dia tak ingin membiarkan Oishiyang mabuk. Dia bukan jenis orang yang sering ke tempat umum tanpa didampingi dan memutus-mengunjungi tempat umum. kan akan ikut sebagai pengawal. Pesta itu berlangsung hingga larut malam ketika Pertunjukan pertama dimulai siang hari, namunmereka akhirnya bersiap pulang. Kataoka melihat dalam perjalanan Oishi memaksa mampir ke kedaihanya ada satu mata-mata yang masih menunggu di teh untuk minum sake hingga akhirnya merekapintu masuk. Dia melaporkan ini kepada Oishi dan terlambat. Menjelang sore, Shindo mengingatkanmereka sepakat untuk mempermainkannya. Setelah bahwa sebaiknya mereka tiba tepat waktu untukmengucapkan selamat tinggal kepada para geisha melihat pertunjukan kedua atau tidak akan dapatdan pemiliknya, orang-orang Ako ini saling bertukar tempat. Namun Oishi mengabaikan dan menuang-topi dan pakaian luar dengan Shindo dan Koyama. kan minuman lagi. Dia membutuhkah perlindunganSetelah itu mereka keluar dengan tenang. Petugas untuk rencana yang ada di pikirannya, dan menje-mata-mata mengikuti mereka. Oishi dan Kataoka lang malam ketika akhirnya dia siap berangkat.mengawasi dari balkon sambil tertawa. Kemudian, Seperti yang ditakutkan Shindo, karcis telahdengan pakaian teman-teman mereka, mereka me- terjual habis. Ketika mereka sampai di teater, merekanyelinap keluar dari pintu belakang. Meskipun Oishi melihat calon-calon penonton yang ditolak. Meski-tidak menyadarinya, tapi pasti akan kuatir seandai- pun begitu, dalam keadaan mabuk dan merasa taknya tahu ada yang mengawasi perbuatan mereka. senang, Oishi memutuskan bahwa mereka harusGeisha Okaru melihat dari jendela di lantai atas tetap masuk dan memanggil pengelola teater. Ketikadengan wajah yang lebih dari sekadar ingin tahu. laki-laki yang ketakutan itu muncul, Oishi meng- Keesokan harinya, dengan mengejutkan semua ancam akan melempar dia ke Sungai Kamo bila takorang, Oishi mengatakan kalau dia akan ke teater menyediakan tempat. Si pengelola menyeka kepala-Kabuki. Shindo dan Koyama, yang telah menjadi nya yang tak berambut dan berjanji akan melihat 170 171
  • 85. John Allyn Kisah 47 Roninapa yang dapat dia lakukan. Setelah menunggu Samurai itu sedang berusaha mengikuti pertunjukanbeberapa waktu, akhirnya mereka diantar masuk ke itu dan dia menggerutu atas sikap Oishi yang tidakdalam oleh seorang penjaga pintu. sopan. Ketika berjalan menuruni lorong dalam teater Oishi tak memedulikan orang itu. Setelah men-yang agak gelap, Oishi melihat ruangan berlantai dapatkan sake hangat barulah dia memerhatikan apatikar ini dipisahkan menjadi beberapa bagian oleh yang terjadi di pentas. Ketika akhirnya bisa memu-teralis rendah yang penuh penonton dari berbagai satkan perhatian, dia melihat bahwa tata letakusia dan latar belakang sosial. Agar dapat memberi pentas menggambarkan gubuk petani, dan paratempat bagi Oishi, pihak pengelola terpaksa meng- pemain, yang semua laki-laki, berpakaian petani.usir empat orang pedagang dari tempat pilihan yang Baginya ini membosankan. Sesuatu yang aneh me-berada di tengah ruangan. Mereka memerhatikan nurutnya yaitu gaya bicara mereka tidak sepertiorang-orang yang baru datang itu dengan pandangan kaum petani, melainkan dengan bahasa yang tinggijengkel sambil mengangkat kotak makan siang dan sehingga menurutnya sama sekali tidak cocok. Ung-melangkah ke lorong. Dengan ribut Oishi mengatur kapan perasaan yang mereka sampaikan dengantempat bagi teman-temannya dan melihat ke sekeli- anggun tak sesuai dengan peran mereka yang kasar.ling teater, menunjuk ke ruangan di sebelah balkon Oishi sulit memercayai bahwa penonton bisa mene-dan mengatakan bahwa tempat di sana lebih baik. rima hal seperti itu. Di saat mendengarkan denganDia bisa melihat ada banyak klas pedagang, geisha lebih saksama, dia terpesona ketika sadar bahwadan bahkan beberapa samurai, atau ronin, termasuk tokoh-tokoh itu sedang membicarakan hal-hal se-satu orang bertubuh besar dengan beberapa pengi- perti etika Kong Hu Cu serta pilihan antara kewa-kutnya di ruang sebelahnya. Meskipun pertunjukan jiban kepada pimpinan atau umat manusia dansedang berlangsung, Oishi membuka botol sake dan kepada orang-orang yang mereka kasihi. Bagi Oishi,membuat keadaan makin membingungkan ketika dia mustahil mereka bisa menghargai hal-hal yang beratmeminta pengelola agar menyediakan air panas seperti itu. Dia menyikut pinggang Kataoka laluuntuk menghangatkan sake. Tentu saja tak ada yang memberi komentar menghina tentang petani agungberani membantah, walaupun samurai bertubuh yang sedang mereka tonton.besar yang ada di ruang di sebelahnya tampak kesal. Kataoka tertawa keras, begitu juga yang lain, 172 173
  • 86. John Allyn Kisah 47 Ronintermasuk Oishi. Samurai yang duduk di ruang sebe- "Pedangmu kini dipakai untuk keperluan dapurlah menatap mereka dengan tajam dan bergumam ya?" Dia tertawa lagi dan menoleh ke arah teman-pada teman-temannya. Dia mulai kesal dengan se- temannya. "Lihat, dia menyebut dirinya samurai,mua gangguan ini. merasa lebih baik dari pemain di panggung maupun Lalu muncullah pahlawan wanita dalam pertun- penonton, tapi pedangnya berkarat!" Dia tertawajukan itu. Wanita dari kalangan bangsawan. Keli- lagi dan kali ini Oishi mengayunkan pedang yanghatannya wanita ini telah diperlakukan dengan masih dalam sarungnya ke kaki orang itu. Laki-lakisemena-mena oleh suaminya dan memiliki kekasih bertubuh besar itu berusaha menghindar dan jatuhdari klas pedagang. Dia lari dari rumah dan sedang di salah satu pembatas ruang yang rendah. Diamenanti di pondok petani untuk bertemu kekasih- menimpa seorang penonton, seorang wanita tuanya. Oishi tak membiarkan pertemuan itu terjadi. yang memakinya seperti terhadap seorang pekerja. Dengan marah dia bangkit dan berteriak bahwa Dia berdiri lagi dengan ditertawai teman-temanpemain itu palsu, bahwa dia tidak memahami bagai- Oishi yang mabuk. Tangan para pengikut orangmana seharusnya berperan sebagai wanita bangsa- bertubuh besar itu bersiap meraih pedang, namunwan yang takkan melakukan hal seperti itu. Oishi dia menahan mereka. Selama beberapa saat diameminta pertunjukan itu dihentikan. Suasana men- melihat pemandangan yang menggelikan, Oishi siapjadi hening, di panggung maupun di luar panggung. dengan pedangnya yang masih tersangkut di sarung,Samurai yang duduk di ruang sebelah melompat, lalu tertawa terbahak-bahak. Dia meraih pedang dankejengkelannya memuncak. mengangkatnya tinggi-tinggi, tapi ternyata pedang- "Diam, kau bodoh!" dia berteriak ke arah Oishi. nya juga tersangkut di sarung. Dengan teriakan"Sikapmu jauh lebih buruk dibanding orang kota - menyerang, dia menyergap Oishi namun luput dandari kabar yang kudengar, ini bukan pertama kalinya menabrak pembatas lain. Penonton di sekelilingkau mempermalukan dirimu di Kyoto!" segera menyingkir ketika melihat keributan telah Oishi terhenyak, kemudian sambil mengumpat berubah menjadi pertarungan. Pengikut Oishi mau-dia meraih pedang. Tapi pedangnya tersangkut da- pun pengikut lawannya membentuk setengah ling-lam sarung, samurai yang lain tertawa keras dan karan di belakang pemimpin mereka untuk meng-mengejeknya. halau siapa pun yang ingin ikut campur. 174 175
  • 87. John Allyn Kisah 47 Ronin Putaran dan ayunan permainan pedang terus berharap sandiwara akan dimulai lagi, tapi sebagianberlangsung di tempat yang tidak biasa, yaitu lantai besar penonton sudah pergi dengan ketakutan atauteater yang gelap dengan pembatas ruang yang kesal. Samurai yang besar itu memerintahkan anakdigunakan sebagai penghalang. Kondisi fisik kedua buahnya membereskan barang dan bersiap pergi.orang itu sangat tidak baik, selain mabuk, penduduk Ketika hendak keluar, Oishi tanpa sengaja melihatkota juga menganggap perbuatan mereka menyebal- ada Okaru di ruangan di sebelahnya. Wanita itukan. Sebagian besar dari mereka mulai keluar teater sedang duduk sambil bicara dengan seorang maikodengan kecewa karena terganggunya pertunjukan. kecil, atau calon geisha. Yakin kalau Okaru melihatMeskipun sedang sibuk, Oishi juga merasakan ini kejadian tadi, dia pun berbalik dengan kecewa dandan menjadi sangat malu, sekalipun masalah yang malu. Walaupun mabuk, Shindo memerhatikan inidihadapinya adalah akibat perbuatannya sendiri. dan memberitahu Koyama. Ketika akhirnya Koyama Dia ingin segera mengakhiri pertarungan itu tapi memahami apa yang dimaksud Shindo, mereka punlawannya ternyata tangguh, maka ayunan pedang saling melemparkan pandangan mengerti.terus berlangsung. Belum pernah Oishi merasa atau Oishi meninggalkan teater dengan tergesa-gesakelihatan begitu bodoh. Dia menyalahkan dirinya diikuti kelompok kecilnya. Shindo dan Koyamakarena terlibat dalam perkelahian seperti itu. Sadar membungkuk ke arah Okaru yang dengan sopankalau dia sudah kelihatan begitu bodoh, maka membalas salam mereka. Oishi tidak memerhatikandengan sengaja dia membuat dirinya tersandung ini; dia masih memikirkan sikapnya yang sangatdan jatuh tepat di hadapan lawannya. Orang ber- memalukan. Di benaknya, hanya ada satu yangtubuh besar itu berteriak kemenangan lalu menepuk memuaskan dari seluruh kejadian ini: yaitu jikakepala Oishi dengan pedangnya yang masih ter- mata-mata Kira melihat peristiwa ini, mereka punyasarung dengan gaya seorang pemenang. Oishi bang- bukti kuat bahwa orang yang mereka awasi benar-kit lalu berlutut dan pura-pura membungkuk sebagai benar bodoh. Pedangnya berkarat, kemampuan ber-tanda menyerah, orang besar itu pun tertawa dan pedangnya sangat buruk, lebih mirip pengemis.kembali ke ruangannya. Benci dengan dirinya sendiri dan untuk semakin Atap kaca sudah dibuka dan pertunjukan sudah memperburuk nama baiknya, Oishi memaksa mam-berakhir. Beberapa penonton masih tetap di tempat, pir di kedai teh pertama yang mereka jumpai, 176 177
  • 88. John Allyn Kisah 47 Roninmeskipun itu kedai teh murahan. Begitu masuk, dia kembali ke pangkuan gadis itu, yang terkejut denganduduk dengan kesal dan minta dilayani gadis penga- kehadiran samurai yang narah di hadapan mereka.was. Di tempat ini dia minum lebih banyak sake "Hara," kata Oishi sambil berusaha berdiri. "Se-murahan dan dilayani geisha yang juga bukan yang lamat datang.... Kataoka, lihatlah, siapa yang datangterbaik. Gadis-gadis petani ini didatangkan tanpa - teman lama kita Hara.mendapat pendidikan soal tata krama. Tugas mereka Kataoka bangkit dengan mengantuk, namunhanyalah menyediakan sake dan tidur dengan pe- ketika melihat siapa yang berdiri di pintu, dia lang-langgan bila diminta; kemampuan mereka meng- sung berdiri tegak. Dia baru saja hendak menje-hibur juga sangat terbatas. Oishi mendengarkan laskan namun raut wajah Hara membuatnya mengu-dengan bosan saat mereka berbicara dengan logat rungkan niatnya. Belum pernah dia melihat Haradaerah yang terdengar tidak menyenangkan di te- begitu marah dan dia kehilangan kata-kata.linga. Tapi dia ke sini untuk minum, bukan untuk "Jadi cerita itu benar!" kata Hara, tangannyaberbincang, dan memang hanya untuk tujuan itu. gemetar sambil memeging kedua pedang, seolah Berjam-jam kemudian, Shindo dan Koyama me- ingin menggunakan kedua pedang itu. "Aku takkanninggalkan Oishi yang tertidur di pangkuan gadis percaya kabar tentang kalian berdua sehingga akupengawas yang melantunkan lagu rakyat dari dae- terpaksa datang dan melihat sendiri!"rahnya dengan irama datar. Kataoka juga tertidur di Oishi berdiri dengan terhuyung-huyung. "Tunggusudut ruangan, kelelahan dan sudah hilang kesa- sebentar, teman..."baran pada pemimpinnya. "Aku bukan temannmu," Hara menyela dengan Tiba-tiba terjadi keributan di luar pintu. Gadis dingin. "Kau membuat malu nama samurai." Diaitu berhenti bernyanyi dan dengan mata mengantuk menggelengkan kepala. "tak kusangka kau berada diberusaha melihat. Oishi bangun untuk mendengar- tempat kotor seperti ini"kan, lalu tidur kembali dan gadis itu melanjutkan "Tunggu!" kata Kataoka dengan marah, namunnyanyiannya. Hal selanjutnya yang disadari Oishi Hara tak memberi kesempatan.adalah pintu yang dibuka paksa, dan Hara dengan "Siapa yang membayar semua ini, Oishi-dono!"mata menyala berdiri di pintu. Oishi berusaha tanyanya dengan nada marah. "Saat anggota kitabangkit namun tangannya terpeleset hingga jatuh 178 179
  • 89. John Allyn Kisah 47 Roninkelaparan, bagaimana kau bisa menghambur-ham- harus diberitahukan. Teman kami tadi orang yangburkan uang kita dengan cara seperti ini?" sangat kuno yang tidak mengerti mengapa kadang- "Cukup, Hara!" teriak Oishi. kadang kami suka bersenang-senang." "Aku memang sudah mengatakan semuanya. Aku Si gadis tampak ragu sejenak, kemudian per-telah selesai bicara denganmu dan aku juga sudah lahan-lahan rona di pipinya mulai kembali.selesai mendengar. Akan kukabarkan pada anggota "Sekarang sudah terlalu malam untuk menyanyi,kita bahwa Oishi sudah menjadi pencuri dan pem- tapi kami sangat menghargai hiburanmu." Dia mem-boros dan tak bisa lagi dipercaya. Seharusnya sudah buka dompet dan mengeluarkan beberapa koin yangkubunuh kalian!" dia permainkan dari satu tangan ke tangan lain Dia berbalik hendak keluar, tapi dengan susah sambil berkata. "Kau memaafkan, kan? Dan takkanpayah Kataoka menjatuhkan diri di hadapan Hara. menceritakan kejadian ini pada orang lain?" "Hara, tidakkah kau lihat..." katanya, tapi Hara, Gadis itu menghela napas panjang ketika meli-dengan sikap menghina, menginjak dada Kataoka hat uang itu. Setelah Oishi menyerahkan uang itu,dan mendorongnya dengan kasar. dia tersenyum, memperlihatkan giginya yang tidak "Bajingan!" umpatnya dengan gigi yang terkatup rata.rapat, lalu dia keluar melalui pintu masuk. "Terima kasih, tuan. Datanglah lagi." Ketika dia menutup pintu kembali, pishi meli- Dengan enggan Oishi dan Kataoka membungkukhat seorang pemuda yang menunggu di belakangnya ke arahnya lalu pergi. Di luar, Kataoka berjalantapi wajahnya tidak dia kenal dan segera melu- tanpa bicara. Oishi memikirkan apakah Hara tidakpakannya. memercayainya lagi. Jika memang demikian, dia tak Setelah Hara pergi, Oishi dan Kataoka meng- bisa menyalahkan. Ketika tiba di Yamashina, Oishi geleng-gelengkan kepala dengan perasaan sedih. langsung ke tempat tidur dengan perasaan hampa.* Setelah beberapa saat, si gadis, yang pucat dan gemetar, menyingkir mendekati pintu dalam kedai teh itu. Oishi segera menghalangi jalan dan memberi senyum yang dipaksakan. "Tolonglah," katanya, "ini bukan sesuatu yang 180 181
  • 90. Kisah 47 Ronin Hal pertama yang muncul di pikirannya yaitu istrinya datang dari rumah orangtuanya tanpa mem- beritahu. Dia merasakan dorongan yang kuat untuk memeluk dan juga memukulnya karena tidak me- naatinya. Kemudian tubuh itu berbalik menghadap kepadanya dan dalam sinar rembulan yang masuk menembus jendela kertas dia sadar kalau itu adalah DUA BELAS Okaru. Dia kembali merasakan dorongan yang ber- tentangan dalam dirinya. Dia segera tahu bahwa keberadaan Okaru di kamarnya pasti karena ulahD i tengah malam, Oishi setengah terbangun oleh suara berbisik dari lorong di luar kamarnya.Dia berusaha mendengar apa yang sedang mereka Shindo dan Koyama. Hal ini membuatnya marah dan tersinggung. Gadis itu terbangun oleh suara Oishi, dan melihat ke arahnya dengan rasa inginbicarakan tapi tidak jelas, maka dia pun membalik- tahu. Kini Oishi dapat melihat dengan jelas betapakan badan untuk kembali tidur. Dengan membela- pucat warna kulitnya dan dapat membedakan ca-kangi pintu masuk, dia mendengar seseorang mem- haya merah gelap lewat rambutnya yang harum.buka dan menutup kembali shoji dengan perlahan Oishi mengakui Okaru memang cantik, sambil berge-tapi dia terlalu sedih dan terlalu mabuk untuk ambil rak mendekati dia yang mengawasinya dengan diam.pusing. Dia menutup mata rapat-rapat sampai ter-tidur kembali. Baru beberapa lama setelah itu, ketika dia mem- Pagi hari ketika bangun dan mendapatkan bahwabalikkan badan menghadap ke pintu masuk, dia gadis itu masih ada di sampingnya, Oishi merasamerasa ada seseorang di kamarnya. Bukan hanya di sangat malu dengan sikapnya. Melihat gadis itu jugadalam kamar, tapi juga di tempat tidurnya! Samar- sudah bangun, maka dia berkata dengan nada mintasamar, ada sesosok tubuh yang berbaring di sisinya maaf.lalu dia bangkit bertumpu di atas kedua tangan "Seharusnya tidak boleh ada hubungan yangdengan terkejut. tidak disertai dengan sopan santun." 182 183
  • 91. John Allyn Kisah 47 Ronin Gadis itu tersenyum untuk pertama kalinya dan "Semua laki-laki memang berbeda, tapi jugaOishi kembali menyadari kecantikannya. Ada eks- sama."presi melankolis di matanya yang membuat senyum- "Benar," katanya setuju. "Namun beberapa laki-nya yang sederhana pun memiliki misteri. laki harus dihindari, jangan dicari. Orang-orang yang "Itu bukan hal yang penting," katanya singkat. sering membuat masalah dan sejenisnya hanya akan Sejenak Oishi merasa tenang dan bersyukur, tapi memberi kemalangan orang-orang di dekatnya."kemudian pikirannya kembali pada keributan di "Manusia saling berhubungan karena memangteater. Gadis itu ada di sana dan pasti dia meng- sudah ditakdirkan begitu," katanya dengan tenang.anggap buruk. Kini, pikiran lain muncul. Karena "Dan apa yang sudah bersatu harus berpisah,"Okaru sudah melihatnya dan pasti menganggapnya kata Oishi pelan. Kemudian dengan tiba-tiba Oishibodoh, kenapa dia datang ketika teman-teman yang mengubah topik pembicaraan.berniat baik itu memintanya? Apakah dia butuh "Kabuki ternyata tidak seperti yang kau cerita-uang? Bagi orang seperti dia, rasanya tak mungkin. kan," dia memulai, kembali ke topik yang pernahAtau mungkin dia mata-mata yang memanfaatkan mereka bicarakan sebelumnya.Shindo atau Koyama? "Aku menyesal kau tidak menikmatinya," jawab Okaru pasti sudah menebak pikirannya itu. Saat Okaru, nada bicaranya juga berubah ringan sepertiOkaru kembali tersenyum, Oishi mengajihkan per- Oishi.hatian dengan menceritakan lelucon tentang kedai "Kau bilang teater itu realistis - bagiku justruteh. sebaliknya. Petani tidak bertingkah laku seperti itu - "Kata orang, wanita yang tersenyum pada se- begitu juga wanita bangsawan."mua orang pastilah berhati dingin." Okaru diam, tidak menanggapi. "Mungkin," katanya setuju, masih tersenyum. "Tak ada istri samurai yang meninggalkan suami-"Mengapa kau berpendapat aku tersenyum pada nya demi orang biasa seperti yang dikisahkan dalamsetiap orang?" sandiwara itu," lanjutnya. "Sungguh tak dapat diper- "Karena itu pekerjaanmu," jawabnya pendek. caya. Aku bisa lihat bagaimana orang bodoh yang"Aku tidak merasa tersanjung dengan menganggap tak tahu apa-apa akan memercayai cerita itu, tapikalau aku diperlakukan berbeda." siapa pun yang pernah berhubungan dengan kaum 184 185
  • 92. John Allyn Kisah 47 Roninbangsawan pasti tahu bahwa hal seperti itu tidak bahwa ucapannya telah menyinggung Okaru, namunpernah terjadi." dia tak mampu menemukan kata maaf yang layak. "Aku yakin kau kenal lebih banyak wanita bang- Dengan malu, dia kembali pada sikapnya yang kasar.sawan daripada aku," tambahnya. "Tapi kau tidak "Apa yang kau lakukan di sini?" tanyanya.tahu akhir sandiwara itu. Pemuda biasa itu ternyata "Saudara-saudaramu yang memintaku datang,"seorang samurai! Dan bahkan seandainya kau tidak jawabnya singkat. "Katanya kau butuh wanita dimenduga itu, sebagian besar penonton tahu karena rumah agar tidak mencari kesenangan di tempatmereka pernah melihat sandiwara itu." hiburan setiap malam dan merusak kesehatanmu." Beberapa saat Oishi diam membisu. "Yah, mung- "Mereka menemuimu? Mereka mencarimu?" ta-kin hal itu bisa membuat perbedaan," akhirnya Oishi nyanya.menjawab dengan enggan. "Tapi tetap saja tidak "Ya," katanya dengan terkejut. Apakah kau pikirberarti membenarkan perselingkuhannya." aku..." dia ragu lalu tersenyum. "Bukannya wanita "Bagaimana jika dia diperlakukan kasar oleh tak membutuhkan laki-laki seperti laki-laki membu-suaminya? Bagaimana bila dia telah menceraikan tuhkan wanita."istrinya karena beberapa alasan dan istrinya ini tidak Oishi masih memikirkan Shindo dan Koyama.punya siapa pun untuk menolongnya?" Apakah mereka memang mencemaskan kesehatan Perbincangan ini juga sudah mulai tidak menye- dirinya? Ataukah ada niat tertentu? Pasti merekanangkan karena menyinggung rumah tangganya dan sudah memerhatikan dengan saksama hingga tahuOishi menjadi ragu. "Mungkin," katanya dengan lesu. bahwa dari semua geisha yang ada di Kyoto, gadis"Tapi tak ada wanita terhormat yang membiarkan inilah yang paling menarik. Tapi apa yang akandirinya terlibat dengan laki-laki sembarangan." terjadi bila geisha ini terlalu dekat dengannya? Kini giliran Okaru yang merasa tidak senang, Apakah itu juga menjadi bagian dari rencana me-tapi dia hanya mengangguk setuju. "Ya," katanya. reka? Dengan bingung, Oishi kembali memerhatikan"Mungkin kau benar. Aku tidak kenal banyak wanita gadis itu.bangsawan - wanita terhormat - dan aku yakin kau "Bagaimana dengan pelangganmu yang lain?benar tentang cara mereka bersikap." Dapatkah kau menyerahkan diri pada seseorang Sudah terlambat bagi Oishi untuk menyadari dengan mengorbankan yang lainnya?" 186 187
  • 93. John Allyn Kisah 47 Ronin "Itu memang pekerjaanku," kata Okaru sambil kalau kelak kau akan mendapatkan kembali hakmu.tertawa. Seperti kau tahu, laki-laki memiliki posisi yang lebih "Tapi kenapa memilih orang tua sepertiku?" baik dari wanita untuk melakukan hal itu." "Aku akan ceritakan sebuah rahasia padamu, pak Oishi menatap tajam. Secara terang-terangan diatua," katanya dengan penuh misteri. "Kau tak jauh menyatakan kalau dia tahu banyak. Ataukah inilebih tua dari aku." hanya sekadar sikap geisha, senyuman dan kata yang Oishi mengangguk. "Mungkin itu sebabnya kau menghibur untuk semua orang?lebih menarik bagiku dibandingkan yang lain - "Omong kosong," katanya kepada Okaru. "Apamaksudku..." Dia berhenti, bingung, sadar kalau dia yang sudah hilang tidak bisa kuperoleh kembali -sudah mengatakan lebih dari yang ingin dia katakan. dan seluruh tekad yang ada di dunia ini takkanDia menunggu ditertawai atas kekeliruannya, tapi membantu untuk mendapatkannya kembali."Okaru hanya diam menunggu. "Terserah," jawabnya setuju sambil tersenyum. "Maksudku, gadis-gadis muda masih bodoh. Tapi "Kau melihatku di teater," katanya dengan suarabegitu juga dengan laki-laki seusiaku." lemah. "Setelah pertunjukan yang memalukan itu "Tapi kau berbeda." kau masih tetap menganggapku seorang ksatria." "Bagaimana kau bisa bilang begitu?" tanya Oishi "Bila perlu," angguknya, "kurasa kau bisa men-terkejut. "Aku pelawak terbesar di Kyoto, Kau sudah jadi orang hebat."lihat contoh aktingku di teater kemarin." "Dan apa yang membuatmu menyimpulkan se- "Sama seperti pendapatku kalau kau tidak ter- perti itu?"lalu tua, aku juga berpendapat bahwa kau tidak "Dari beberapa kali pertemuan kita. Contohnya,sebodoh itu," katanya terus terang. aku merasa bahwa apa yang terjadi di teater sudah "Apa yang kau lihat pada diriku?" dia bertanya sesuai dengan yang kau inginkan."sambil meninggikan suaranya dengan kesal. Oishi terkejut. "Apa maksudmu?" "Aku melihat orang yang menderita karena kehi- Sebelum menjawab, Okaru bangkit dari tempatlangan jabatan dan aku bersimpati padanya." tidur dan berjalan ke sudut ruangan di mana Oishi "Simpati atau kasihan?" tanyanya dengan tajam. meletakkan pedang malam sebelumnya. "Oh, aku tidak mengasihanimu. Aku merasa "Pedangmu," katanya sambil mengangkat pe- 188 189
  • 94. John Allyndang yang masih di sarung. Tanpa sadar Oishi ber-gerak untuk menghentikan, lalu diam untuk melihatapa yang dilakukannya. "Aku yakin pedang ini tidakterlalu berkarat seperti yang kau tunjukkan." Dia melangkah ke depan Oishi dengan gauntidurnya yang tipis, tangannya menggenggam gagangpedang. "Betul, kan?" Oishi memandangnya, sadar bahwa tak ada yang TIGA BELASdapat dia katakan untuk menghentikannya. "Benar, kan?" ulangnya, kemudian tanpa kesu-litan dia mengeluarkan pedang yang mengkilap itudari sarung lalu mengangkatnya tinggi-tinggi dalamposisi menyerang. D i sebuah toko alat-alat memanah di Osaka, Hara merasa sangat terganggu. Tangannya ge- metar ketika mengangkat busur dan memasang anak Oishi hanya menggumam. Tiba-tiba Okaru ter- panah. Bidikannya begitu buruk sehingga tak ber-tawa lalu masukkan pedang ke dalam sarung. Dia hasil mengenai sasaran.letakkan pedang itu ke lantai, terus tertawa keme- Dia mengumpat. Belum pernah dia merasa kacau nangan dan lega bahwa dia benar. seperti ini. Bahkan keluar dari kastil di Ako juga tak Oishi pun tersenyum dan kemudian tertawa.* membuat dia kehilangan keyakinannya bahwa kea- dilan pada akhirnya akan muncul. Hara bukanlah orang mudah percaya pada berita dan hanya percaya setelah dia melihatnya. Dia merasa tersinggung oleh tindakan Oishi dan bahkan menyalahkan dirinya karena tak membunuh pemim- pinnya saat itu juga. Selain persahabatan mereka yang sudah lama ada batasan yang dapat ditang- gung seorang samurai. Untungnya saat ini tidak ada yang melihat 190 191
  • 95. John Allyn Kisah 47 Roninbidikannya yang jelek. Dia harus segera mengenda- membuat lutut dan kepalanya menyentuh lantailikan diri sebelum penduduk kota datang berlatih. secara berkesinambungan.Sejak kembali dari Kyoto, dia begitu tegang hingga "Hei! Ada apa?" tanya Hara dengan keras.sering kesal ada yang melakukan kesalahan. Konishi mendongak dan tersenyum. "Sensei" Sebenarnya, bila dia ingat kembali, sejak mem- katanya, memanggil Hara dengan sebutan penghor-buka usaha ini, dia hanya punya satu murid yang matan bagi guru, "Anda tak menyangka siapa yangberbakat. Nama anak muda yang murah senyum aku lihat di Osaka hari ini!"dan berbadan kekar ini adalah Konishi dan dia telah "Aku sedang tidak ingin tebak-tebakan," katamenjadi pembantu serta pendamping tetap Hara. Hara sambil membalikkan badan.Pemuda itu sangat mengagumi keahlian Hara mema- "Salah seorang dari daerah Anda!" pemuda itunah dan selalu minta diceritakan kisah tentang melanjutkan dengan sangat bersemangat dan Harakehidupan kastil di Ako. Katanya dia putra seorang berbalik menatap wajahnya.pedagang dan belum pernah mengenal samurai "Orang dari Ako?"secara pribadi. "Ya, dia punya usaha di sini dan kelihatannya Minat yang diperlihatkannya merupakan pujian cukup berhasil."dan Hara pun bersungguh-sungguh mendidiknya. "Punya usaha? Siapa dia? Kau tahu namanya?"Bila pemuda ini terus menunjukkan kemajuan, Hara "Oh, tidak. Aku hanya mengenali lambang Akobermaksud meminta Oishi mau menerima untuk di tempat usahanya."bergabung dengan mereka. Tapi saat ingat perte- "Hmmm. Dan usaha apa yang dijalankannya?muan terakhirnya dengan Oishi, dia menghembus- Bukan sekolah memanah, kan?"kan napas dengan sangat marah. Dia takkan me- "Bukan, sensei. Tokonya menjual bahan pakaianminta bantuan Oishi lagi. Bila tiba waktunya untuk - cukup besar."balas dendam, dia akan melakukannya sendiri, bila "Bahan pakaian?... Kira-kira siapa dia?"perlu. Hara berpikir sejenak, kemudian dengan tiba- Pikirannya terganggu oleh keributan karena ke- tiba berjalan keluar sekolahnya.datangan Konishi. Pemuda ini berlari terengah-engah "Ayo," kata Hara dengan kasar. "Tunjukkan didan membungkuk rendah dalam gerakan cepat yang mana kau lihat lambang Asano itu." 192 193
  • 96. John Allyn Kisah 47 Ronin Konishi berdiri dan dengan tersenyum dia meng-ikuti Hara. dapat membuat usahanya maju. Apakah uang yang la gunakan untuk usaha didapat dengan jalan benar atau tidak, Hara tidak tahu. Tapi dia memiliki bebe-Toko itu tidak terlalu jauh, melewati jalan-jalan yang rapa gambaran tentang kekayaan Ono saat ini dansibuk di Osaka. Ketika tiba di sana, dia menunjuk beberapa manfaat yang dapat diperolehnya daridan tersenyum. Hara, yang tidak memercayai ucapan kekayaan itu.pemuda itu, mengerjap kesal pada dirinya sendiri. Hara melangkah maju dan menarik leher bajuTernyata benar, di depan toko bahan pakaian itu, no dengan kasar.jelas terlihat oleh pejalan kaki, adalah lambang "Tolong," katanya pada orang tua itu, yang tiba-Asano, di tempatkan seperti iklan mie atau beras. tiba berubah pucat, "tunjukkan beberapa barang Hara menggertakkan gigi dan melangkah maju, istimewa Anda."si pemuda mengikutinya. Hara tak ingin melibatkan Dia mendorong Ono kembali ke ruang tempatpembantunya dalam urusan klan sehingga dia me- bila muncul, ke dalam gudang di mana mereka dapatmerintahkan pemuda itu menunggu di luar. Kemu- bicara berdua. Dia mendudukkan orang tua itu di dian dia masuk ke dalam toko. atas gulungan bahan dan melipat tangannya sambil Di dalam toko, dia melihat sekeliling mencari berdiri di hadapannya. petunjuk jati diri pemilik toko, tapi tak menemukan "Selamat, Ono-san, atas kekayaanmu. Kau pasti apa pun. Beberapa penjual muda sedang memamer- lebih berhasil dibanding ronin lain di Ako." kan gulungan kain kepada pelanggan. Kemudian dia Tak ada nada ancaman dalam suaranya, tapi mendengar suara yang sangat dikenalnya dan meno- Ono bukan orang bodoh. Dia tahu sekali di mana leh. Dari ruang dalam, sambil membawa barang posisinya di mata Hara. untuk dipamerkan, keluarlah bekas bendahara klan "Sabar, teman, aku tidak melakukan hal yang Asano, Ono! salah..." Sesaat Hara terkejut, tapi kemudian sadar kalau "Apa aku bilang begitu?" tanya Hara dengan seharusnya ia tidak terkejut. Ono takkan berpikir jujur "Menurutku, kau telah melakukan hal yang panjang untuk menodai lambang keluarga bila itu luar biasa dengan jumlah pensiun kecil yang kita terima. Aku tahu bahwa kau sangat menyukai uang 194 195
  • 97. John Allyn Kisah 47 Ronin- kini aku bisa melihat bahwa kau juga tahu cara berjalan ke sudut ruangan untuk mengambil kotakmemperbanyak uangmu." uang dari bawah tumpukan barang-barang. "Aku telah bekerja keras, tertian," jawab Ono "Lihat! Inilah imbalan dari penanaman modalmembela diri. "Putraku dan aku telah menghabiskan yang baik dan kerja keras. Ambillah sebanyak yangwaktu untuk menjalankan us aha ini." kau perlu! Akan kubuat catatan jumlah uang dan..." "Dan kau layak mendapat pengakuan," kata Dengan tenang Hara maju dan mengambil kotakHara, mengangguk setuju. itu dengan tangannya yang besar. Dia telah mene- Ono bergerak dengan gelisah. Dia yakin pasti mukan jalan keluar yang tepat untuk mengisi petisesuatu yang buruk akan terjadi, tapi dia belum simpanan yang dirampas Oishi. Tanpa berkata apa-tahu tujuan Hara. Ono memiliki satu tipuan yang apa, Hara berjalan keluar toko sementara Ono ter-selalu berhasil, dan dia memutuskan untuk meng- nganga seperti ikan yang sekarat.gunakannya sekarang. "Tapi tidak - jangan semua. Kau tak bisa lakukan "Aku prihatin bila kehidupanmu sulit," katanya itu..."dengan senyum hambar. "Aku tahu sekolah mema- Hara berhenti dan membalikkan badan.nahmu punya beberapa murid. Aku pernah berniat "Ini untuk alasan yang benar, bukan untukku. mampir, tapi selalu ada kesibukan dalam usaha..." Kau akan senang karena sudah memberi bantuan Hara hanya diam, jadi dia melanjutkan. yang sangat baik." "Sebenarnya, kemarin aku baru saja mengatakan Dia melangkah keluar, lalu menoleh kembali. pada putraku, Kenapa tidak meminta Hara berga- "Dan maukah kau turunkan lambang Asano itu?" bung dengan kita? Dia akan menjadi karyawan yang katanya dengan sopan. "Kalau tidak, aku akan kem- baik dan aku yakin dia dapat memanfaatkan pengha- bali dan membunuhmu sebagaimana seharusnya." silan tambahannya." Tatapan Ono mengiringi kepergian Hara. dia Hara terus memerhatikan tanpa ekspresi dan menendang gulungan bahan sambil mengumpat. Dia Ono berbicara dengan lebih cepat. sudah dirampok tanpa bisa mencegahnya. "Bisakah aku membantumu, teman? Mungkin Saat keluar, Hara bertabrakan dengan putra Ono memberi pinjaman..." yang baru saja masuk. Satu lirikan ke arah kotak Orang tua itu segera berlari dan cepat-cepat uang telah memberitahukan pada pemuda itu apa 196 197
  • 98. John Allynyang terjadi dan dia segera berjalan cepat melewatiHara sambil membungkuk. Hara mendengus. PutraOno juga penakut seperti ayahnya. Lebih baik me-reka berdua disingkirkan dari klan. Di luar dia bergabung dengan Konishi yangingin tahu apa yang terjadi di dalam toko, namunHara tidak mengatakan apa pun. Dia melangkahdengan pasti melewati jalan berdebu yang sepi. Dia EMPAT BELASpunya rencana untuk menggunakan uang ini dantidak satu pun dari rencananya itu melibatkan pe-mimpinnya, Oishi. Malam itu dia menulis suratkepada Horibe dan mulai melakukan apa yang pa-ling diinginkan para pengikutnya yang memiliki S uatu pagi, Okaru sangat terkejut ketika mene rima seorang utusan yang membawa sepucuk surat dari mantan majikannya, pemilik Bangau Ter-keberanian sejati.* bang. Dalam suratnya, Hoshino menyatakan bahwa bila Okaru tidak keberatan, hari itu dia ingin datang bertamu. Oishi sedang pergi dan dia sendirian di rumah, kecuali dengan Chikara dan maiko kecil yang diajak tinggal bersamanya. Dia merasa kalau hal itu tidak ada salahnya lalu membalas surat persetujuan- nya walaupun dia merasa bahwa hubungannya dengan Bangau Terbang tidak baik. Okaru memiliki latar belakang yang aneh bagi seorang geisha, walaupun maiko kecil adalah satu- satunya yang pernah dia ajak bicara tentang hal tersebut. Dia adalah putri dari seorang petani yang terpaksa melepaskan tanah pertaniannya karena Undang-Undang Pelestarian Hidup. Untuk menghi- 198 199
  • 99. John Allyn Kisah 47 Ronindupi keluarganya, ayahnya mengambil jalan yang minggu kemudian. Dengan seorang adik yang harusmemalukan dengan masuk ke dunia usaha, dengan diasuhnya, Okaru beruntung dapat memanfaatkandemikian turun dua tingkat dari tingkat sosial yang pendidikannya di bidang seni dan menjadi geisha.terdiri dari samurai, petani, seniman dan pedagang. Dia tidak menyesali hidupnya di Bangau TerbangUrutan yang terakhir tentu saja adalah eta, namun - yang lebih baik daripada kelaparan - dan denganmereka tidak dianggap dalam tatanan sosial. mencurahkan perhatian pada pelanggan yang sulit, Selama beberapa waktu, keadaan terasa sulit dia pun terkenal sebagai ahli penghibur bagi orangbagi ayahnya dalam pekerjaan barunya, namun yang sedang bersedih. Majikannya yang menyadarisetelah itu semuanya mulai menjadi terlalu baik dan kelebihannya itu lalu memberi kemudahan padanya.itu adalah awal kejatuhannya. Dia sangat berhasil Hoshino tidak senang harus kehilangan dia, tapidalam usahanya sehingga mulai menghambur-ham- tawaran Shindo dan Koyama untuk membebaskan-burkan uang untuk membeli pakaian yang indah nya sulit ditolak, lagipula, hal ini juga berkaitandan barang lain yang lebih pantas digunakan kaum dengan harapan Okaru sendiri.bangsawan, setidaknya menurut para bangsawan. Sejak pertama kali bertemu, Okaru sudah ter-Hal itu menarik perhatian pemerintah kota dan me- tarik pada Oishi tanpa mengetahui alasannya. Mung-reka pun melaporkan ke Edo. Tak lama setelah itu, kin karena dia sudah kehilangan sesuatu yang sangatdatang surat dari Shogun. Dia harus menyumbang disayangi namun juga tetap memiliki harapan untuksecara "sukarela" untuk membangun kuil baru di akan mendapatkannya kembali adalah hal yangdaerah pinggiran Osaka yang sedang berkembang. membuat mereka memiliki kesamaan. Okaru sendiriAyahnya tak ada pilihan kecuali mematuhi perintah juga telah mengalami peristiwa yang menyedihkanitu. Tagihan biaya bahan bangunan dan tenaga kerja dan melihat kesempatan untuk menolong Oishi.yang terus mengalir hingga menguras habis seluruh Setidaknya, dia tak ragu ketika diundang tinggal diuangnya, persis seperti rencana Shogun. Begitulah, rumah Oishi. Dia tidak tahu, hingga beberapa waktudia mengakhirinya sama seperti ketika dia memulai- kemudian, bahwa hal itu bukanlah gagasan Oishinya, tanpa uang. Dia merasa malu, dan tidak ber- namun untunglah segalanya berjalan lancar. Setelahsemangat untuk berusaha lagi. Dia mati tak lama di sana, dia tahu dia takkan pergi atas kemauannyasetelah uangnya habis. Istrinya menyusul beberapa sendiri dan berharap Oishi juga takkan meninggal- 200 201
  • 100. John Allyn Kisah 47 Roninkannya. Tapi itu hanyalah satu harapan karena bagi tandu di depan rumah dan baru saja akan mencariOkaru, jelas kalau Oishi laki-laki yang mempunyai tahu pemiliknya ketika dia melihat seseorang keluartugas. Apa yang paling diinginkan Okaru adalah dan berhenti sebentar dalam bayangan tembok.membantu Oishi menyelesaikan tugasnya. Dia bingung melihat sosok gemuk Hoshino dan Tapi dia berpikir apa yang akan Hoshino minta. mencoba membayangkan maksud kunjungannya.Apakah Hoshino menginginkan ia kembali? Bukan Dengan tinggal bersama Oishi, Okaru telah merau-hal yang umum bagi seorang gadis kembali ke pusat tuskan hubungan dengan Bangau Terbang dan takhiburan setelah meninggalkan tempat itu. Dan mungkin Hoshino berusaha menjalin kembali hu-hampir tidak mungkin bagi seorang geisha klas satu bungan mereka. Kataoka memutuskan untuk mem-mendapatkan kembali tempatnya setelah dia tinggal buntuti tandu itu. Sedikit memata-matai mungkindengan seorang laki-laki. akan menguntungkan, pikirnya, dan dengan hati- Hoshino tiba tepat waktu dengan napas ter- hati dia berusaha agar tidak terlihat oleh komusoengah-engah. Anehnya, dia sendirian, karena biasa- dari seberang rumah.nya dia selalu bepergian dengan rombongan pelayan Jalan yang dilalui Hoshino mengarah langsungatau setidaknya dengan seorang pelayan laki-laki. ke rumah geisha. Ketika Kataoka hendak berbalikDengan susah payah dia turun dari tandu dan ma- untuk kembali ke Yamashina dengan kecewa, diasuk ke dalam rumah. melihat dua orang menyampiri Hoshino di halaman * "Ah, Okaru!" sapanya dengan penuh kekaguman luar. Kataoka tahu kalau itu pembicaraan yang bersa-dan kerinduan ketika melihat Okaru. Hoshino me- habat. Punggung kedua orang itu menghadap kenyesal telah menjualnya. Okaru membungkuk lalu pintu masuk, tapi Kataoka bisa melihat Hoshinomereka berdua masuk ke dalam rumah. membungkuk dan memohon sesuatu. Salah satu • dari kedua orang itu dengan kasar menyerahkan beberapa keping uang dan langsung pergi, mening-Malam itu Kataoka tiba kembali di Yamashina sebe- galkan Hoshino yang mengelap wajah dengan kainlum yang lain. Dia baru saja melakukan perjalanan lap yang sudah basah.ke Osaka untuk berunding dengan Hara tapi seperti Kini kedua orang itu berjalan makin mendekatibiasa, tanpa hasil. Dia terkejut ketika melihat ada Kataoka dan dia berdiri dengan diam di sisi dinding 202 203
  • 101. John Allyn Kisah 47 Roninhias di luar taman sampai mereka melewatinya. "Kuharap aku memang gila. Aku berharap tidakKetika melihat wajah mereka, dia sangat terkejut. melihat apa yang kulihat."Salah satu dari mereka bertubuh tinggi, kurus dan "Apa yang kau lihat?" tanya Oishi, masih tetapbersuara berat; tak salah lagi dia adalah Fujii, kepala memegang tangan Kataoka dan memandang denganmata-mata yang telah mengikuti mereka selama bingung ke arah Okaru yang tampak kacau.berbulan-bulan! Ketika mereka berlalu tanpa memer- "Lebih baik mati daripada menyampaikannyahatikan dia, Kataoka segera meninggalkan taman padamu - tapi dia adalah- mata-mata!"dan langsung kembali ke Yamashina. Oishi melepas tangan Kataoka dan melangkah mundur seolah dialah yang diserang. Okaru mulai terisak namun kalau dia berusaha mengatakan se-"Dasar pelacur!" teriaknya, dan kembali memukul suatu, Oishi tak mendengarkan.Okaru tepat di bibir. Dia berjalan perlahan ke pintu, berhenti seben- Tangan Okaru memegang wajahnya ketika dia tar hanya untuk menggumam. "Keluar. Ambil semuajatuh ke belakang menghantam dinding, namun dia barang-barangmu dan pergi."tidak bersuara. Setelah itu Oishi pergi dan Kataoka masih tetap Kataoka meraih leher kimono Okaru dan me- berlutut, menatap hampa ke lantai. Okaru menangisnariknya ke arahnya. Dia kembali memukul hingga sambil bersandar ke dinding sampai lututnya lemasgadis itu jatuh dengan diam. Darah keluar dari sudut dan dia pun tersungkur di lantai.mulutnya ketika menatap Kataoka dengan pan-dangan memohon, tapi Kataoka tak menghiraukan. "Bagaimana kau bisa melakukan itu - pada Chikara yang menemukan Okaru pada larut malamorang yang katanya kau cintai!" itu. Dia terbangun oleh teriakan dan segera berlari Dia menarik Okaru dan hendak meninju lagi ke bagian wanita di rumah itu. Orang yang berteriakketika pintu di belakangnya terbuka dan Oishi, adalah maiko kecil yang dapat menunjuk ke kamarmenahan tangan Kataoka. Okaru. "Apa yang kau lakukan? Apa kau sudah gila?" Okaru gantung diri di kayu langit-langit dengan Sambil menangis Kataoka menjatuhkan diri. menggunakan sehelai selendang. Chikara yang ter- 204 205
  • 102. John Allyn Kisah 47 Roninbelalak ketakutan segera berlari untuk menyangga Okaru bergerak dan menggumamkan sesuatu,tubuh Okaru dan melepas ikatannya. Dia turunkan lalu dengan perlahan membuka mata. Dia melihatOkaru ke lantai dan mendengar detak jantungnya. ke arah mereka semua dan akhirnya menatap Oishi.Ketika mengerang dengan lemah, Chikara tahu kalau "Maaf," katanya, dengan permintaan maaf yangdia masih hidup. resmi, air matanya mengalir. "Tapi aku tak sanggup "Cepat," katanya pada gadis kecil itu di lorong. menanggung bila kau tak lagi mencintaiku.""Panggil ayahku." Oishi membisikkan sesuatu yang menenangkan dan senyum kecil muncul pada bibir Okaru. Setelah itu Oishi menoleh kepada yang lain."Tapi aku melihat dia," ulang Kataoka. "Mata-mata "Kalian boleh pergi tidur. Okaru akan baik-baikyang selama ini selalu kita hindari - Fujii. Dia saja."membayar si gendut Hoshino langsung atas jasanya Dengan tenang mereka meninggalkan kamar.setelah menemui Okaru. Apa lagi yang ada di Akhirnya Oishi dan Okaru pun tinggal berdua saja.pikiranku?" "Dia memintaku menjadi mata-mata - tapi aku "Diamlah," kata Oishi dengan marah sementara tak mau melakukannya," katanya dengan kesakitan.berlutut di samping tubuh Okaru yang tak bergerak "Aku tahu - aku tahu. Sekarang tidurlah dandan berusaha memasukkan teh ke mulutnya. "Aku besok kita akan melupakan semuanya."percaya semua yang kau katakan. Tapi seharusnya Oishi berbaring di sampingnya dan setelah be-aku juga dengarkan penjelasannya. Apakah ini keli- berapa saat, mereka berdua pun tertidur.*hatan seperti tindakan mata-mata?" Dan dia menun-juk ke bekas lilitan selendang masih terlihat di leherOkaru. Kataoka terdiam dan dengan cemas merekaberdua memerhatikan Okaru. Chikara dan maikokecil duduk agak jauh di dalam kamar itu, tidakbersuara agar tidak ada yang memerhatikan danmenyuruh mereka tidur. 206 207
  • 103. Kisah 47 Ronin Di pagi hari terakhir Perayaan Ura Bon, makanan yang dihias diletakkan di sampan yang terbuat dari ilalang dan dibawa ke sungai. Menjelang fajar, lilin- lilin dinyalakan di perahu-perahu kecil lalu dengan hati-hati diletakkan di sungai dan hanyut ke hilir. Ketika perahu-perahu itu mengapung terbawa arus, penonton di tepi sungai mengucapkan salam per- LIMA BELAS pisahan pada O-Shoryo-sama sampai tahun yang akan datang. Chikara dan maiko kecil bertanggung jawab memberangkatkan perahu dan jelas kalau mereka menikmati kegiatan itu. Ketika orang-orangS aat itu adalah dimulainya festival pertengahan musim panas, Ura Bon, dan Oishi memutuskantak ada salahnya turut merayakan festival ini. Tahun sudah pulang, mereka tetap di tepi sungai menga- wasi cahaya-cahaya kecil itu menghilang dari pan-lalu mereka telah melewatkan banyak hari libur, dangan, dan mereka mulai merasakan kehangatansekarang adalah waktunya untuk mengganti semua matahari terbit.yang hilang. "Aku ingin tahu akan berada di mana kita bila Rumah dihiasi lampion, jalinan burung kertas O-Shoryo-sama datang kembali?" tanya si gadis kecilyang bisa berputar, naik dan turun bila dinyalakan, sambil menoleh ke arah bocah di sampingnya.serta hiasan dari sayuran untuk menyambut arwah "Tak ada yang tahu?" jawabnya ringan. "Diyang sudah meninggal. Sebuah kuil khusus diba- dunia ini, satu langkah di depan adalah kegelapan."ngun tepat di ruang masuk menuju O-Shoryo-sama, "Tidakkah kau ingin tahu?" tanya si gadis kecil.yang menggambarkan gabungan arwah dari semua "Apakah kita masih tetap di sini seperti sekarang?"leluhur mereka. Nama orang yang sudah meninggal "Apa bedanya? Semua tempat sama saja kan?"ditulis dalam gulungan kertas dan diletakkan di "Oh, tidak," jawabnya dengan yakin. "Tak adadalam kuil. Dupa selalu dinyalakan di depan kuil tempat yang lebih menyenangkan daripada di sini."itu. Setiap orang melantunkan doa dengan cara Chikara melihat ke arahnya dengan tidak enak.mereka sendiri. Dia tidak bermaksud menceritakan satu rahasia, tapi 208 209
  • 104. John Allyn Kisah 47 Roninia merasa harus memberitahukannya agar gadis itu "Mungkin dua tahun - saat itu usiaku sudahtidak mengharapkan sesuatu yang tidak mustahil. enam belas tahun. Itulah saat yang paling kutunggu. "Bagaimana dengan rumah geisha? Kau tidak Maukah kau menemuiku bila aku sudah menjadisuka tinggal di sana?" tanyanya. geisha? Maukah kau datang ke Gion? Aku akan "Oh, iya. Memang menyenangkan - kadang- senang sekali berdansa denganmu."kadang. Tapi juga harus bekerja keras, bukannya Chikara agak ragu-ragu, kemudian berbohongtidak mau, tapi di sana tak pernah ada... kedamaian, seperti layaknya laki-laki terhormat ketika berjanjiseperti di sini." bahwa dia akan datang. Mereka berdua tidak sadar "Menurutku di sini terlalu sunyi," kata Chikara kalau Oishi dan Okaru kembali lagi untuk mencariyang suka berkelahi. "Bila kau dilatih menjadi samu- mereka dan sedang berdiri di tepi sungai mendengar-rai, kau harus punya kegiatan atau kau akan bosan." kan pembicaraan itu sambil tersenyum. "Aku memang merindukan pesta," dia mengakui, "Aku akan senang bila latihan ini sudah selesai,""tapi terlalu banyak pesta juga membosankan. Andai si gadis kecil melanjutkan. "Bukan karena aku tidakaku bisa kerja di sana paruh waktu dan kembali ke mampu," tambahnya cepat. "Kata Okaru, untuksini kapan saja aku mau - maka semuanya akan anak seusiaku aku cukup baik, tapi kadang-kadangsempurna." di musim dingin aku merasa kedinginan bila kami "Apa yang kau lakukan di pesta?" tanya Chikara harus duduk lama di ruang dingin."dengan rasa ingin tahu. Dia belum pernah ke rumah "Kau juga harus melakukan itu?" tanya Chikara.geisha dan tahu kelak mungkin dia takkan mengun- "Aku kira hanya samurai yang latihan seperti itu."jungi tempat itu. "Mungkin menjadi samurai atau geisha tidak "Oh, kau harus menyediakan teh dan sake, dan jauh berbeda, bukankah begitu menurutmu, Chikara-senyum. Biasanya kau berusaha belajar dari geisha san?" katanya dengan senang karena merasa mene-klas satu seperti Okaru-san apa yang paling mem- mukan sesuatu.buat laki-laki senang. Kemudian kami diajari menari, "Oh, jelas sangat berbeda," Chikara tidak setuju.menyanyi dan berlatih memainkan samisen tiap hari, "Samurai harus belajar menunggang kuda dan berke-agar kelak kami siap menjadi geisha klas satu." lahi menggunakan pedang dan panah. Belajar kali- "Dan kapankah itu?" grafi dan... banyak lagi yang tidak dipelajari geisha." 210 211
  • 105. John Allyn Kisah 47 Ronin "Tapi kami juga harus melatih tubuh dan pikiran memiliki tingkat sosial yang lebih tinggi dibandingdengan ketat," katanya. "Kurasa bagaimanapun juga putri seorang pedagang. Dan kau melakukan semuaada kesamaannya." itu sendiri dengan melawan segala rintangan." "Ya, mungkin," Chikara menyetujui dengan eng- "Begitu juga kau," kata Okaru tiba-tiba dengangan. "Tapi jangan bilang siapa pun kalau aku berkata sungguh-sungguh. "Begitu juga kau."demikian." Oishi tahu kini tak ada lagi yang dapat disem- Di tepi sungai, Oishi tersenyum pada Okaru dan bunyikan dari wanita ini, yang memikirkan hal yangdengan perlahan mereka menyingkir. Ketika sampai sama dengan yang dia pikirkan dan dia tidak ber-di jalan menuju rumah, Oishi berkata. usaha untuk berpura-pura lagi dengannya. "Kau juga menjalani semua latihan yang keras "Kau tahu bahwa pada akhirnya kau harusitu? Bahkan duduk di ruang dingin selama berjam- kembali ke rumah geisha?" katanya dengan lembut.jam tanpa bergerak?" Okaru mengangkat alis. Tampaknya Oishi tak Okaru tertawa. "Aku tidak menjalani semuanya. sadar kalau hal seperti itu tidak mudah, dan berke-Aku memasuki pekerjaan itu sudah terlambat." naan dengan Okaru, kelihatannya itu tidak mungkin. "Aku tahu," katan Oishi, dan Okaru melihat ke "Esok hari menghembuskan angin esok," kataarahnya dengan terkejut. Okaru dengan ringan. "Aku akan mencemaskan hal "Apa yang kau tahu tentangku?" tanyanya. itu bila waktunya sudah tiba." "Semuanya - semua keterangan yang bisa di- "Bila waktunya tiba, kuharap kau tidak terlaludapat monyet yang penuh rasa ingin tahu bernama cemas."Kataoka." "Aku tidak menyesal menjadi geisha" kata Okaru Okaru terdiam beberapa saat, lalu berkata de- pada Oishi. "Bahkan sekarang pun pekerjaan iningan pelan. memberi keuntungan. Bila angin musim gugur mulai "Jadi kau tahu maksudku ketika mengatakan bertiup di hatimu dan aku tak berguna seperti kipasbahwa aku bisa bersimpati pada orang yang men- kertas, aku dapat menentukan jalanku seperti yangderita karena kehilangan posisinya." takkan kulakukan seandainya aku di lingkungan "Tapi kau memiliki lebih dari mendapatkan kem- yang berbeda."bali posisimu. Seorang geisha yang terkenal pastilah Oishi mengangguk. Okaru tahu apa yang ia 212 213
  • 106. John Allyn Kisah 47 Roninlakukan. Tak ada gunanya menyangkal bahwa Oishi Hari masih pagi sekali di penghujung musim panasakan bosan padanya - Okaru tahu pasti, seperti ketika Fujii, si mata-mata, tiba di luar rumah dihalnya Oishi, bahwa bukan itu yang akan memisah- Yamashina untuk memulai tugasnya.kan mereka. Dia sedang menguap ketika berhenti di hadapan Ketika tiba di depan rumah, tidak seperti biasa- anak buahnya dan menanyakan laporan kegiatannya, Oishi memeriksa apakah mata-mata itu masih malam sebelumnya.ada di seberang jalan. Ada seseorang yang disebut "Tidak ada," terdengar jawaban mengguman.komuso yang bertugas seperti biasa dan Oishi menge- "Tak ada yang masuk atau keluar semalaman."rutkan dahi sambil menyumpah. Fujii mengerutkan dahi. Hal ini sudah berlang- Okaru bersimpati pada Oishi. Dia tahu tekanan sung beberapa minggu. Dan pada siang hari hanyayang tengah dihadapi Oishi apalagi Hara tetap tidak ada sedikit sekali kegiatan yang terlihat. Apakahmenjawab pesan-pesannya. Okaru berusaha mencari Oishi sakit? Apakah dia kelelahan karena pesta-pesta cara untuk membantunya. Apa yang dapat dilakukan di Kyoto? Sedikitnya kegiatan membuat Fujii curiga untuk menyingkirkan musuh kekasihnya selama- dan gelisah. Laporannya pada Chisaka akhir-akhir ini lamanya? Bila menurutnya hal itu akan berguna, dia seolah menggambarkan bahwa Oishi sudah benar- akan berpura-pura menjadi mata-mata dan mengirim benar pensiun. Tapi, apakah memang benar? Atau- pesan palsu. Tapi bila terbongkar, justru akan mem- kah ini hanyalah siasat, sebagaimana halnya dia persulit posisi Oishi. Jadi, itu bukan rencana yang mencurigai masuknya Okaru sebagai siasat? bagus. Sambil berpikir, dia membebastugaskan anak Okaru tahu kekuatan mata-mata telah dikurangi buahnya dan mengambil alih posisi sebagai penjaga. sejak dia tinggal di Yamashina, tapi itu tidak cukup. Bagian dalam topi di kepalanya terasa panas dan dia Walaupun tetesan air hujan akan membuat batu sadar bahwa cuaca akan semakin panas sepanjang berlubang, mungkin perlu lebih banyak air dari hari. Seandainya ada sesuatu yang dapat mengusir sumber yang lain. Lagipula, lebih baik bila dibicara- kebosanan ini. kan dulu dengan Oishi. Kadang-kadang pikiran dua Segala sesuatu yang terjadi di dalam rumah keli- orang lebih baik daripada satu orang. hatannya baik-baik saja. Pada beberapa kesempatan, dia melihat Oishi dan Okaru berjalan-jalan di taman. 214 215
  • 107. John Allyn Kisah 47 RoninPutra Oishi juga kelihatannya akrab dengan maiko memengaruhi Okaru. Dia menjadi lebih keras dalamkecil dan tidak tampak gelisah. Secara keseluruhan, memberi komentar dan saran-sarannya.dari berbagai sudut, keadaan tampak terlalu tenang. "Bukan begitu - cangkul lebih dalam lagi!"Pasti akan terjadi sesuatu. Oishi tidak memberi jawaban yang jelas, namun Apa yang memang terjadi pada pagi itu adalah terus menggali.sesuatu yang tidak dia bayangkan. Pagi-pagi sekali, Tak lama kemudian, Okaru kembali bicara.Oishi keluar rumah sendirian sambil membawa per- "Apakah menurutmu tempat itu cukup luas?alatan yang tidak biasa. Fujii memerhatikan lebih Banyak sekali yang harus kita tanam kalau ingindekat dan ternyata alat itu adalah cangkul! Dia juga mendapatkan sayuran segar setiap hari."kelihatan akan menggunakannya! Oishi menggerutu sambil terus menyangkul, Fujii mengangkat pelindung kepala agar bisa keringat mengalir masuk ke matanya. Dia berhentimelihat lebih jelas. Sebenarnya Oishi baru saja untuk menyeka keringatnya.hendak menyiapkan tanah pada sebidang kebun "Jangan berhenti," kata Okaru dengan keras.kecil di depan rumahnya. Dia sedang mengolah "Kita harus selesaikan sebelum cuaca makin panas."tanah itu untuk penanaman pada musim gugur! Fujii "Aku bisa menyelesaikan lebih cepat bila kaubaru mulai bisa menerima pemikiran ini ketika masuk ke rumah dan menutup mulutmu," OishiOkaru muncul dari pintu depan untuk mengawasi. membalas dengan berteriak.Dia memberi beberapa saran pada Oishi tentang Selama beberapa saat Okaru terkejut dengancara menyangkul dan tempat mana yang harus ucapan Oishi itu. Sambil menangis dia membalikkandigali, dan Fujii harus mengedipkan mata dengan badan dan berlari masuk ke dalam rumah. Oishikeras untuk memastikan bahwa dia tidak sedang menyumpahi dirinya sendiri lalu kembali menyang-bermimpi. Inikah sang ksatria besar, samurai yang kul. Fujii memerhatikan semua itu dengan heran.membuat orang mau menyewanya sebagai pengawal Setelah bebas dari tugasnya, Fujii menulis suratdemi mencegah terjadinya pemberontakan berdarah? kepada Chisaka tentang perkembangan yang sangat Ketika hari makin panas, Oishi melepas pakaian tak terduga ini dan tidak lama kemudian dia di-luarnya lalu menyangkul dengan pakaian dalam panggil ke Edo.seperti petani miskin lainnya. Udara panas juga 216 217
  • 108. John Allyn Kisah 47 RoninChisaka berhenti di depan Fujii ketika dia memer- "Aku seorang prajurit," katanya. "Aku melak-goki mata-mata itu menguap. sanakan perintah dan tak pernah menyangsikan "Apakah aku membuatmu bosan?" tanyanya tugasku. Aku menerima penafsiranmu."dengan tajam. Chisaka tersenyum mendengar pengakuan itu, "Tidak, tidak," jawab Fujii dengan terburu-buru. lalu berdehem dan berbalik."Tapi kami kekurangan orang dan akhir-akhir ini aku "Kau sangat berharga, Fujii," akhirnya dia ber-kurang beristirahat." kata. "Dan aku akan memberimu penghargaan." "Bila yang kau sampaikan itu benar," dan di "Apa yang aku inginkan hanyalah diizinkan terussini, laki-laki bertubuh kecil yang licik ini berhenti melayani Klan Uesugi," kata Fujii dengan keren-ketika dilihatnya bahwa tangan samurai yang ber- dahan hati yang tidak dirasakannya.tubuh tinggi ini memegang pedang. "Maksudku, bila Chisaka menoleh dan melipat tangan. "Itulahbenar bahwa Oishi sudah pensiun, maka kau akan yang ingin kubicarakan." Fujii melihat bahwa matapunya banyak waktu untuk istirahat." laki-laki kecil itu mengerut, "Bukannya aku tidak Fujii menghela napas panjang. ingin kau menjadi pemanah kami - aku tahu kau "Aku tahu bahwa bukti kalau Oishi memang pemanah ulung - tapi, ada pertimbangan lain. Salahsudah pensiun, tapi kurasa semua ini tidak seperti satunya yaitu keuangan. Kau tahu berapa biaya yangyang terlihat." sudah kami keluarkan untuk kegiatan mata-mata ini « "Aku menghargai perasaanmu. Kau sudah lama dalam beberapa bulan terakhir. Dan, seperti yangmengikutinya, mungkin kau tak ingin menyerah. Tapi juga kau tahu, biaya untuk satu prajurit sudahaku yang menafsirkan fakta dari laporanmu. Dan meningkat sangat tinggi, apalagi kita hidup dalamberdasarkan laporan itu, aku tak melihat bagaimana masa damai. Seharusnya aku tidak menceritakan iniaku dapat mempertanggungjawabkan pengeluaran padamu, tapi akhir-akhir ini kami terpaksa mengu-dana tambahan pada Lord Uesugi." rangi pasukan dan memberhentikan prajurit yang Ada sesuatu dengan cara Chisaka bicara yang telah bergabung dengan Klan Uesugi seumur hidupmembuat Fujii merasa tidak nyaman. Dia berharap mereka. Jadi, kau tahu, akan terlihat aneh bila kamitidak menyinggung laki-laki kecil ini, yang dapat menerimamu."memberi keuntungan atau merugikan dirinya. Fujii tidak lagi dapat berdiam diri. "Tapi tidak- 218 219
  • 109. John Ailyn Kisah 47 Roninkah Anda tahu bahwa jika Oishi dibiarkan datang "Apakah yang paling kau inginkan di dunia ini?"dan pergi tanpa diawasi, berarti Anda harus menyia- tanya Okaru menggoda.gakan sepasukan terlatih untuk menjaga Lord Kira." Oishi tersenyum dan mengulurkan tangan hen- "Kurasa kami memiliki pasukan yang cukup," dak memeluk, namun Okaru memegang tangankata Chisaka dengan tenang. Oishi untuk membantunya berdiri. Lalu, dengan "Mangapa Anda memperlakukanku seperti ini?" senyum lebar dia membimbing Oishi yang bingungFujii berteriak sambil berdiri. ke gerbang. Oishi melihat keluar dan terkejut. Chisaka berpikir beberapa waktu. Sejak pertama kalinya sejak tiba di Yamashina, "Yah, kasus Asano ini benar-benar kacau," akhir- tak ada lagi komuso yang mengawasi rumah mereka.nya dia berkata dengan terus-terang. "Dan aku lebih Oishi tersenyum terima kasih ke arah Okaru, lalusuka menganggap masalah ini sudah selesai." berteriak sehingga membuat yang lain berdatangan Fujii menutup mata. Dia menerima pekerjaan dan tak lama kemudian mereka bergembira.kotor ini dengan harapan bisa keluar dari posisi Segera setelah itu, si juru masak juga telahrendah sebagai ronin. Tapi kini berakhir dengan pergi. Oishi dan Kataoka saling mengedipkan matapahit. ketika orang-orang lain mulai sadar bahwa ternyata juru masak itu mata-mata. Kini ada alasan untuk « perayaan. Okaru dan maiko kecil mengambil alihOkaru yang pertama kali tahu berita baik itu. Pagi dapur. untuk menyiapkan pesta. Masa penantianhari itu dia keluar rumah untuk menyirami sayuran telah berakhir dan kelompok Ako pun akhirnya bisadan merasa ada yang berbeda. Dia melihat seke- bergerak.liling, tapi tidak yakin apakah itu. Kemudian dia melihat ke jalan dan sadar apayang terjadi. Mata-mata itu sudah tidak ada! Di Edo, Kira sedang tidak ingin berpesta. Ketika Dengan segera dia berlari ke tempat tidur Oishi laporan dari para mata-mata tidak lagi datang, diadan berlutut di sampingnya. Oishi membuka mata pergi ke tempat Chisaka untuk mengetahui apa yangdengan setengah mengantuk lalu membuka lebar terjadi. Sambil mengusap kepalanya yang tidakketika dia melihat raut wajah gembira Okaru. berambut, Chisaka mengatakan bahwa biaya yang 220 221
  • 110. John Allyn Kisah 47 Ronindikeluarkan sudah terlalu besar sehingga kegiatan Chisaka. Hal ini tidak dapat dia lakukan karena sejakmata-mata sudah dihentikan. pensiun penghasilannya berkurang. Dia juga merasa "Tapi perlindungan apa yang kita miliki...." kata Chisaka selalu menghindari pembicaraan soal kepin-Kira, kerut-kerut di dahinya makin jelas terlihat. dahannya ke kastil Uesugi, dan dia merasa perlu "Jangan cemas," sela Chisaka dengan tawa yang menyinggung hal ini.dipaksakan. "Kita sudah lakukan kegiatan ini selama "Dulu pernah ada pembicaraan soal kepindah-berbulan-bulan - kurasa sudah jelas bahwa mereka anku ke kastil..."takkan melakukan apa-apa." "Tidak ada tempat," jawab Chisaka cepat, "dan "Aku tidak yakin," kata Kira sambil mengge- tak perlu. Anda aman di sini, percayalah. Kita salinglengkan kepala. berdekatan sehingga bila terjadi sesuatu, Anda dapat "Waktu untuk bertindak adalah pada saat kastil meminta bantuan, dan saya akan memberi bantuandiambil alih, benar? Dan sejak itu mereka tak pernah - meskipun Anda jago pedang. Saya tidak melihatmelakukan sesuatu yang mencurigakan. Bahkan saat alasan mengapa Anda membutuhkan mereka."pemimpin mereka datang ke Edo dan Anda bersem- Kira masih belum puas, tapi tak ada lagi yangbunyi di rumah. Tak ada hal yang perlu dikuatirkan. dapat dilakukan selain mengajukan keberatan lang- Dia datang untuk mengunjungi makam majikannya, sung pada pimpinan Klan Uesugi dan dia segan itu saja." melakukannya karena posisi itu diduduki cucunya. "Tapi aku akan merasa lebih aman jika...." Maka dia lalu pamit pada Chisaka dan pulang. "Lord Kira," Chisaka kembali menyela, "Aku Pasti dia akan merasa lebih terganggu lagi jika sudah mengatur, atas izin Lord Uesugi, untuk menu- tahu bahwa Horibe sudah menerima pesan Hara gaskan penjaga di rumah Anda. Ini berarti kerja yang mengabarkan bahwa desas-desus soal tingkah- tambahan dan biaya tambahan untuk Klan Uesugi. laku Oishi di Kyoto adalah benar, dan bahwa sudah Meskipun tampaknya tidak perlu, kami bersedia tiba waktunya bagi mereka untuk bertindak sendiri. melanjutkan kegiatan ini untuk waktu yang tidak Horibe, dengan sangat gembira, segera ke Osaka terbatas. Tapi untuk meminta yang lain..." untuk melakukan pertemuan rahasia dengan pemim- Kira segera memahami kalau ingin mendapat pinnya yang baru. Melihat keadaannya, mereka perlindungan tambahan maka dia harus menyuap 222 223
  • 111. John Allyn Kisah 47 Roninmerasa bahwa takkan sulit memperoleh suara mayo- kembali dengan bingung untuk menghampiri Hararitas dari anggota yang berada di belakang mereka. dan berbicara kepadanya. * "Itu Oishi!" bisiknya. "Oishi dan Kataoka!" Hara segera bertukar pandang dengan Horibe.Di akhir bulan yang sama, bertempat di sekolah Selama beberapa saat tak ada keputusan, kemudianmemanah di Osaka, diambil keputusan untuk me- Hara berkata.nyerang Kira. "Biarkan mereka masuk." Hara mengadakan rapat malam hari dengan para Horibe hendak mengajukan keberatan tapi ta-anggota yang tinggal di daerah itu, untuk menje- tapan Hara membuatnya terdiam. Lagi pula, sebenar-laskan tentang alasan mengapa Oishi tidak pantas nya Oishi masih menjadi pemimpin mereka danlagi menjadi pemimpin mereka. Dia mengumumkan tidak ada pilihan lain kecuali menerimanya.untuk mengambil alih, dengan bantuan Horibe, dan Dengan tergesa-gesa penjaga kembali ke pintuakan segera menyerang rumah Kira di Edo. Banyak dan membukanya. Oishi, dengan mengenakan topiyang menolak ajakan Hara karena yakin kalau Oishi petani yang lebar, memasuki ruangan dengan tenangmasih mampu. Tapi sebagian besar setuju dan Hara dan berwibawa. Dia diikuti Kataoka, yang jugasenang melihat bahwa jumlah mereka cukup banyak. berpakaian seperti petani. Oishi berjalan melintasi Di kamar yang gelap hanya diterangi obor, Hara ruangan, dan berhenti menghadap ke semua orang.memimpin rapat. Ketika sedang menjelaskan alasan Dia mengambil sebuah anak panah dari lantai dandia merasa benar untuk mengadakan rapat itu ketika mencabut bulu-bulunya sambil bicara.tiba-tiba ada ketukan di pintu. "Maaf mengganggu," katanya dengan tenang, Hara berhenti dan semua orang menahan napas seolah dia berada di pesta minum teh, "tapi masa-sementara penjaga yang berada di pintu membuka- lah yang sangat mendesak yang kelihatannya akannya sedikit dan melihat keluar. Mereka sudah siap memengaruhi rencana. kalian."lari atau bertarung, bila perlu, namun ternyata tidak Dia memandang ke arah mereka. Beberapa di satu pun dari semua itu perlu dilakukan. Mereka antaranya bergerak dengan tidak nyaman, merasa semua melihat si penjaga menarik napas ketika bahwa mungkin dia mengingat wajah mereka untuk mengenali tamu yang datang dan menutup pintu 224 225
  • 112. John Allyn Kisah 47 Roninmembalas pada mereka. Oishi merasakan ini dan mengambil kesimpulan dan mengambil alih kepe-segera berusaha membuat mereka lebih santai. mimpinan kelompok kita untuk dirinya sendiri." "Pertama, aku tidak menyalahkan kalian karena Hara membuat gerakan yang menyatakan kebe-berkumpul di sini malam ini, aku juga tidak dendam ratan, tapi Oishi meneruskan.pada orang yang mengambil wewenang untuk me- "Aku menghargai keinginannya untuk bertindakmanggil kalian." atas kematian majikan kita, walau keinginannya itu Hara dan Horibe menatap lantai dan tidak tidak jauh lebih kuat dari keinginanku. Aku jugamengatakan apa pun ketika Oishi melanjutkan. mengagumi dia yang telah mendirikan sekolah me- "Aku sadar bahwa banyak di antara kalian mera- manah ini, karena berdasarkan pengalaman aku tahugukan kemampuanku memimpin kalian karena keja- betapa beratnya untuk membuktikan pada duniadian yang kalian dengar tentang gaya hidupku di bahwa kita tidaklah seperti yang mereka duga. Itu Kyoto. Mungkin kalian dengar ini dari Hara, yang maksud dari semua yang kulakukan dan aku di sini menjadi saksi bahwa aku memang mabuk-mabukan untuk melaporkan pada kalian bahwa aku berhasil." dengan beberapa wanita dari kalangan rendahan - Dia berhenti dan menatap ke semua orang dan menggunakan uang milik kalian semua." dengan rasa puas. "Mata-mata sudah tidak ada. Beberapa di antara mereka mulai mengalihkan Untuk pertama kalinya sejak kematian majikan kita, posisi karena malu, tapi Oishi terus menjelaskan. aku merasa dapat meneruskan rencana-rencana yang "Kalian juga mungkin sudah mendengar kalau memiliki kesempatan untuk berhasil. Melakukan aku sering berada di tempat umum dalam keadaan sesuatu sebelum saat ini adalah hal yang bodoh, mabuk dan bahkan membuat keributan di teater seperti yang sudah kukatakan." umum... Dan, aku harus jujur bahwa semua itu Orang-orang mulai berbisik-bisik. Oishi berpa- memang benar." ling pada Hara. Oishi mengabaikan suara-suara setelah kalimat "Di mana pembantumu - orang yang menyebut itu dan meletakkan anak panah itu dengan menga- namanya Konishi?" rah kepada Hara. Hara tidak tahu bagaimana harus menjawab dan "Tapi kuharap teman lamaku, Hara, izinkan aku tergagap. menjelaskan tentang semua tindakanku sebelum 226 227
  • 113. John Allyn Kisah 47 Ronin "Yah, dia - dia sudah pergi! Sudah dua hari aku sudah berjanji dan aku akan memegang janji itu.tidak melihatnya!" Kuharap kalian juga begitu." Oishi mengangguk. "Hara, beruntung pertemuan Terjadi keheningan sesaat, kemudian suara se-ini tidak dilakukan dua hari lalu. Tidak tahukah kau tuju menggema di seluruh ruangan.bahwa pembantumu itu anak buah Fujii?" "Bagus," kata Oishi, "karena sudah tiba waktu- Hara menggeram dan hendak membantah, tapi nya kita bicara tentang bertindak, bukan untukOishi terus bicara tanpa memberinya kesempatan. tahun depan atau bulan depan, tapi sekarang! Hari "Kataoka melihatnya di sini waktu dia menyam- ini aku menerima pesan pimpinan sementara kelom-paikan pesanku yang kau tolak. Dia mengenali pok Edo," dan di sini dia langsung melihat ke arahKonishi sebagai orang yang datang bersamamu Horibe yang malu karena berada jauh dari tempatmalam itu di Kyoto, ketika kau kehilangan keperca- penugasannya, "yang memberitahukan bahwa petisiyaan atas pimpinanmu... Aku ingin bertanya. Bagai- kita tidak berhasil. Daigaku Asano dalam penga- mana kau bisa menemukanku malam itu kecuali wasan Asano-Akinokami di propinsinya. Dia dijatuhi bahwa orang yang memberitahukanmu adalah mata- hukuman pengasingan atas kesalahan kakaknya dan mata? Pernahkah kau memikirkan itu?" nama keluarga akan dihapus dari buku silsilah resmi. Mulut Hara terbuka. Tak ada jawaban yang Harapan untuk pemulihan kastil di Ako pupus." diberikan. * Orang-orang yang hadir sangat terkejut mende- "Ya, mata-mata sudah pergi," Oishi melanjutkan, ngar berita buruk ini. Kemudian mereka mulai bicara "dan aku memuji kemampuan aktingku atas penca- dan suara mereka terdengar bersemangat. paian tersebut. Aku adalah aktor yang sangat bagus Balas dendam adalah teriakan mereka. "Akhir- hingga aku bisa menipu kalian, walaupun seharus- nya kita bisa membalas dendam," kata mereka, dan nya kalian ingat bahwa aku mengucapkan sumpah dengan gugup Hara mendekati Oishi lalu mem- yang sama dengan kalian dan takkan mengingkari bungkuk. sumpah itu. Tapi, tanpa menghiraukan apa yang "Benarkah berita itu?" tanyanya. "Dapatkah kita terjadi, kurasa kita masih memiliki keinginan yang balas kematian Lord Asano seperti yang seharusnya sama untuk membalas kematian majikan kita. Kita kita lakukan?" 228 229
  • 114. John Allyn Oishi mengangguk, matanya bersinar terkenasinar obor. "Sekali lagi," kata Hara dengan gugup, "Akumohon maaf." Oishi tersenyum dan mengambil tangannya.Hara maju ke depan dengan permohonan maaf danOishi menerimanya dengan senyum memaafkan. Diamemberi isyarat pada Kataoka dan ketika laki-laki ENAM BELASbertubuh kecil ini mendekat, Hara meraihnya dalampelukan kasih yang membuat lawannya ini tak bisabernapas dan orang-orang di sekitarnya tertawa. Ada berita terakhir dalam pesan dari Edo soalKini mereka bersama lagi dan tidak ada apa pun, pembuangan Daigaku yang melegakan sekaligusselain kematian, yang akan memisahkan mereka.* membuat orang di Yamashina putus asa. Berita itu jelas merupakan pukulan pahit bagi Shindo dan Koyama yang berharap bisa menang tanpa harus berjuang. Ketika Kataoka mendengar berita ini, matanya memancarkan cahaya peperangan. Perasaan yang pertama kali muncul dalam diri Chisaka adalah seperti melayang, tapi satu tangannya berada di pedangnya dan bersikap seakan-akan kedua kakinya masih berpijak di tanah. Setelah saat yang tak menyenangkan itu, Oishi merasakan kedamaian yang aneh. Untuk pertama sejak kematian majikannya, jalan untuk bertindak kini terbuka. Takkan ada lagi pertentangan dengan anggotanya untuk menunda apa yang harus dilaku- kan. Tak perlu lagi berpura-pura bodoh sebagaimana 230 231
  • 115. John Allyn Kisah 47 Roninsangat dibencinya. Tak perlu lagi menyembunyikan mulai menyusun jadwal keberangkatan. Di atas ker-niatnya yang kini bisa diwujudkan. Mereka akan tas, jumlah mereka telah bertambah hingga men-membunuh orang yang bertanggung jawab atas capai seratus dua puluh orang. Tidak seperti yangkematian Lord Asano, tanpa memedulikan akibatnya. diharapkan, banyak dari anggota ini termasuk dalamMasa penantian telah berakhir. "kelompok ketiga" - yaitu mereka yang berdasarkan Awalnya ada ketakutan kalau berita itu akan rencana Oishi ditugaskan untuk memperbaiki kastil,membuat mereka dimata-matai lagi, namun setelah tapi tidak siap bila diberangkatkan untuk balasbeberapa hari berlalu dan Fujii beserta anak buah- dendam. Demi alasan inilah, Oishi memutuskannya tidak muncul, dia mengirimkan pesan kepada mengirim Kataoka menemui dan meminta anggota-anggotanya untuk berkumpul. Sudah terbukti kini anggota itu menarik janji serta memberitahukanbahwa Kira dan sekutunya benar-benar telah meng- bahwa mereka boleh mengundurkan diri. Oishi tahuambil alih kastil di Ako tanpa mempertimbangkan bahwa beberapa anggotanya merasa akan menyeng-bahwa Daigaku memiliki kesempatan untuk ban- sarakan orangtua mereka yang sudah tua atau anak-ding. Kenyataan bahwa Oishi sudah menunggu ke- anak mereka bila pergi namun mereka tidak mauputusan atas bandingnya membuatnya punya satu dibilang pengecut. Khusus untuk beberapa pengikut-keuntungan yang takkan dimilikinya bila terjadi nya, Oishi sendiri yang akan berbicara pada mereka.sebaliknya - yaitu kejutan. Salah satu anggota yang dia kunjungi adalah Para anggota datang ke Yamashina dalam bebe- Emonshichi Yato, yang baru berusia tujuh belasrapa kelompok kecil sebagai jawaban atas panggilan tahun tapi telah mempertaruhkan nyawa denganOishi dan dalam waktu empat hari, Horibe serta memberitahukan Oishi soal pertemuan yang diada-satuan kecil pasukan pertama pergi ke Edo. Anggota kan Hara di Osaka. Anak ini tinggal dengan orang-yang lain akan menyusul setiap kali dalam jumlah tuanya yang sudah jompo di Kyoto. Karena Chikara,kecil agar tidak menimbulkan kecurigaan. Begitu tiba yang juga berusia tujuh belas tahun diizinkan pergi,di Edo, mereka harus memakai nama samaran dan Oishi tidak dapat menolak anak ini dengan alasantinggal terpisah sampai orang terakhir, yaitu Oishi, umur. Namun dia ingin jaminan dari keluarga anaktiba. itu bahwa mereka setuju. Bersama Onodera, mantan pemimpinnya, Oishi Dari pondok sederhana yang mereka diami, jelas 232 233
  • 116. John Allyn Kisah 47 Roninsekali kalau hidup mereka sangat sulit namun me- tidaklah terlalu buruk bila kau ingat masa sebelumreka tetap mengizinkan Yato pergi. Mereka menga- kita punya anak."takan pada Oishi bahwa anak itu akan tersiksa bilatidak diizinkan bergabung dan mereka tidak inginmengecewakan pemimpin mereka, yaitu Lord Asano Oishi juga bermaksud mengunjungi Shindo dandan juga Oishi. Koyama tapi tidak jadi karena tiba-tiba mereka Oishi tidak menyangkali hal itu, namun kini dia menghilang. Lama sesudah itu Oishi menerima suratsadar, betapa besar tanggung jawab yang dipikulnya. permintaan maaf dari Shindo yang mengatakanTugasnyalah untuk memastikan anak itu tidak me- bahwa dia dan Koyama tidak bisa ikut berjuangninggal sia-sia, begitu juga dengan anggota yang karena hanya akan menjadi beban. Mereka berang-lain. Dia tahu mereka akan mengikuti dia kemana gapan bahwa "dari tiga puluh enam cara, pergipun dia memimpin mereka, dan bila dia gagal, maka adalah yang terbaik" serta berharap akan dimaafkan.seumur hidup maupun mati dia akan selalu dihantui Oishi tidak terkejut, dia justru bersyukur merekaoleh tuduhan mereka. Ketika meninggalkan pondok menyingkir sebelum terlambat. Dia menghargai ke-itu di pinggiran kota, dia terkejut melihat seorang jujuran mereka dalam mengakui kekurangan, tapipembantu dari kastil Ako membawa sedikit bahan dia juga berharap agar yang lain tidak mengikutimakanan buat pasangan tua itu. Sikap orang itu jejak mereka.aneh, berpura-pura tidak mengenal pemimpin lama- Laporan dari Kataoka malam itu tidak menye-nya ketika memasuki pondok itu. Oishi bingung nangkan. Kira-kira setengah dari pasukan yang telahhingga seberkas ingatan mengingatkannya akan apa mereka hitung mengundurkan diri hingga tinggalyang sedang terjadi. Sebenarnya sekarang pembantu kurang dari enam puluh orang. Kataoka juga me-itulah yang menopang kehidupan bekas majikannya nemukan banyak kesengsaraan, anak-anak dan orangdan tak ingin hal ini diketahui karena takut membuat tua yang terpaksa bekerja. Walaupun keadaan bisamereka malu. Oishi menggeleng-gelengkan kepala berubah, mereka yakin dengan anggota yang ada,dengan heran lalu melanjutkan perjalanan ketika saat mereka berkumpul di Edo. Tujuan mereka sudahisak tangis perlahan terdengar dari dalam pondok sangat jelas.dan suara yang menghibur menjawab, "Keadaan ini Melihat bahwa Oishi tertekan dengan perkem- 234 235
  • 117. John Allyn Kisah 47 Roninbangan yang terjadi, Kataoka memberi catatan lucu "Aku berusaha mengubahnya agar menguntung-tentang seorang laki-laki yang tidak dapat pergi kan aku," isak Okaru sambil berbalik. "Aku memi-karena istrinya tak mengizinkan - "Dia menyimpan kirkan hidupku. Berpikir untuk menyelamatkannyasuaminya dengan sangat baik di bawah pinggulnya!" daripada mengambil hidup orang lain."- tapi Oishi sudah meninggalkan ruangan. "Oh," kata Oishi. "Sekarang kau mengancam Beberapa hari ini dia belum bertemu Okaru bunuh diri. Apakah adil menempatkan diri padakarena kesibukannya yang diawali dengan pesan dari posisi seperti itu? Lagi pula, aku tahu kau tidakEdo, tapi kini, ketika dengan lelah dia membuka akan melakukannya."pintu kamar, dia melihat Okaru sedang menunggu- "Bagaimana kau tahu?" katanya sambil terisak.nya. Dia senang dengan kehadiran Okaru lalu ber- "Karena kau kuat," katanya, dan bersandar padabaring di sebelahnya. Oishi baru saja hendak me- sikutnya untuk menatapnya. "Kau telah berjuangminta maaf karena telah melupakannya, ketika Oka- dan berhasil mendapatkan tempatmu - kau bukanru melempar selimut sambil menangis. jenis orang yang tetap kalah." "Jangan pergi," dia memohon. "Jangan pergi ke "Tapi tidak ada pemulihan dari rasa kehilangan,"Edo dengan mereka - itu bunuh diri!" tangisnya. Terkejut oleh tangisannya, Oishi menurunkan "Kau harus memberiku kesempatan seperti yanglengan Okaru dari lehernya dan memegang kedua pernah kau miliki," katanya. "Itu baru adil."tangannya. "Tidak ada yang adil," jawab Okaru dengan "Kau tahu lebih baik dari itu," kata Oishi. "Kau, sedih. "Dan membunuh satu orang musuh takkanseorang geisha yang terlatih, tanpa malu menunjuk- membuatnya menjadi adil. Apakah kau tidak pedulikan perasaanmu? Apa anggapan pelangganmu?" pada hidupmu sendiri - atau keluargamu?" "Aku tidak peduli," tangisnya. "Kau akan ke Edo Oishi berhenti sejenak. "Hidup seseorang ter-untuk mati dan aku takkan biarkan itu!" letak pada tugasnya," kata Oishi. "Kurasa kau mata-mata," kata Oishi sambil "Tapi tugas kepada siapa? Pemimpinmu sudahdengan lembut membaringkan dia. "Kau tahu semua meninggal - tak ada lagi orang yang memberi pe-rencanaku dan kau berusaha mengubahnya agar rintah kepadamu."menguntungkan musuhku." "Oh, ada," katanya sambil menerawang, dan 236 237
  • 118. John Allyn Kisah 47 RoninOkaru melihat wajah Oishi lebih dekat, berusaha sopan pada Okaru yang tersenyum sedih; dia takkanmenebak arti ucapannya. Oishi meletakkan tangan lupa bahwa dia berhutang nyawa pada anak itu.di belakang kepala Okaru dan menciumnya ketika Kemudian Chikara menoleh ke arah gadis kecil laludia berbaring kembali. membungkuk. Saat itu, si gadis kecil tidak dapat menahan air matanya dan segera berbalik lalu menyembunyikan wajahnya dalam lengan kimonoMinggu pertama di bulan Oktober sebelum Oishi Okaru. Chikara membalikkan badan dan mengambilpergi. Dia harus mendapatkan senjata dan panah di tempat dalam karavan. Oishi mengangkat tanganKyoto, di mana dia bersikeras untuk membawanya untuk memberi tanda berangkat, tapi kemudiansendiri karena risiko yang ada. Ketika semua per- ragu-ragu.lengkapan siap, rombongan terakhir telah berangkat "Tahukah kau..." kata Oishi pada Okaru, tapi diakecuali Onodera, Kataoka, Chikara dan tiga orang tak bisa melanjutkan kata-katanya. Tangannya turunlainnya, termasuk Mimura, yang mendapat tugas dan seluruh rombongan bergerak perlahan dengankhusus. kuda-kuda mereka. Okaru tersenyum dengan tegar Waktu itu, pagi yang sejuk di musim gugur hingga orang terakhir berangkat, tapi ketika merekaketika mereka berkumpul di depan rumah dan me- hilang di balik gerbang, senyumnya hilang dan kipasmuat kuda-kuda yang tersisa dengan peti-peti berisi merah yang indah lepas dari tangannya. Angin mu-"bahan sutera" yang akan mereka bawa. Seluruh sim gugur mulai bertiup. Dia menggandeng maikoanggota menyamar sebagai tukang angkut barang kecil dan mengajaknya masuk untuk bersiap-siapyang akan berjalan menyusuri Tokaido dengan mem- kembali ke Gion. Kesempatan Okaru untuk kembalibawa barang milik seorang daimyo yang kaya di Edo. sudah sirna karena penolakannya memata-matai Sesuai dengan cara perpisahan sebuah rumah Oishi, sebab itulah harga yang diminta Hoshino.*geisha, Okaru dan maiko kecil, mengenakan kimonoyang paling cerah, berdiri di depan rumah untukmengantar kepergian mereka. Mereka tertawa seolahsaat itu adalah akhir pekan yang menyenangkan.Chikara membungkuk untuk berpamitan dengan 238 239
  • 119. Kisah 47 Ronin keluar. Ternyata itu putri Lord Asano yang berpa- kaian seperti orang biasa, namun raut yang bersinar dan penuh harapan di wajah kecilnya yang kebang- sawanan membuatnya tidak mirip seorang petani. Tanpa berkata apa-apa pada mereka yang berada di dalam, Mimura menggandeng anak kecil itu dan langsung pergi dengan langkah cepat. Oishi sudah TUJUH BELAS mengucapkan terima kasih kepada orangtua asuhnya di dalam suratnya yang juga mengatur pertemuan ini, dan pembantu yang ceroboh itu tak ingin mem- buang-buang waktu karena setiap saat sangat ber-M imura berangkat beberapa jam sebelum yang lainnya. Dia dipercaya melakukan misi ter-penting dan merasa bangga diberi tanggung jawab harga. Matahari mulai terbit di atas Yamashina ketika dia tiba kembali di perempatan jalan ke Edo. Keda-tersebut. tangannya tepat waktu. Di saat yang bersamaan, Dia juga berpakaian tukang angkut namun jalur dari arah Yamashina muncul Oishi dan seluruhyang dilaluinya tidak langsung ke Edo. Dia meng- anggotanya sambil berjalan di samping kuda-kudaambil jalan ke Kyoto, jalan yang redup" dalam kege- yang membawa beban.lapan dini hari. Dia memasuki kota dan langsung Mereka tidak bisa menyembunyikan kegembira-menuju lokasi istana Kaisar. Di salah satu gerbang an ketika melihat gadis kecil itu dan menyambutnyabelakang di tepi jalan dia berhenti, memerhatikan dengan suara pelan. Dia berlari ke arah Oishi dansekeliling untuk memastikan tak ada yang mengi- langsung memeluknya. Oishi lalu mengangkat sertakuti, lalu mengetuk dengan perlahan. mendudukkannya di salah satu kuda. Dia memberi Di dalam tidak ada lampu yang menyala, namun isyarat pada Mimura untuk memegang kendali kudatak lama kemudian terdengar ada yang datang dan dan kemudian bergabung kembali dengan kelom-gerbang dibuka perlahan. Dia mendengar suatu poknya. Kemungkinan mereka akan dikenali selalukesibukan dari arah dalam dan isak tangis seorang mengiintai, jadi Oishi ingin putri Lord Asano mela-wanita sebelum sesosok tubuh mungil melangkah 240 241
  • 120. John Allyn Kisah 47 Roninkukan perjalanan terpisah. Mimura akan selalu ber- tergesa-gesa kembali ke dalam tanpa memeriksaada tidak terlalu jauh bila terjadi keadaan darurat. barang-barang mereka. Semuanya selesai dengan Mereka tidak terburu-buru. Oishi masih yakin cepat dan mereka pun melanjutkan perjalanan.kalau jalan memutar lebih baik dan dengan sengaja Tampaknya tak ada lagi yang dapat menghalangimengulur waktu. Di malam hari mereka sering mereka.beristirahat di tepi jalan karena takut dikenali bila Tapi, ketika mulai melewati jalan menurun yangistirahat di penginapan di mana gunjingan bisa panjang, ada penunggang kuda yang mendekat.membahayakan. Dengan berjalan perlahan, sepuluh Oishi merapatkan jubah dan berpaling ke sampinghari barulah mereka sampai Lembah Hakone. ketika orang itu lewat. Kemudian dia mengenal Sejauh ini perjalanan berlangsung aman tanpa sosok yang tinggi dan kurus itu adalah orang yangterlihat ada mata-mata. Karena alasan itu, dan juga telah mengikutinya selama berbulan-bulan. Tidakkarena masa depannya kini makin jelas, Oishi dapat salah lagi, itu adalah Fujii.bersantai serta menikmati pemandangan yang tidak Tak ada yang dapat dia lakukan untuk memper-sempat diperhatikannya sebelumnya. Kini dia dapat ingatkan yang lain. Tangannya meraih pedang dimensyukuri pemandangan alam yang luar biasa di balik jubahnya. Fujii memerhatikan setiap orangmusim gugur dan keagungan Gunung Fuji seperti dalam kelompok itu dengan cermat dan kelihatan-yang pernah dirasakannya. nya tidak mungkin dia tidak mengenali mereka. Di Hakone ada pos penjagaan terakhir sebelum Meskipun bagitu, dia tetap berkuda dengan tenangturun ke Dataran Kanto, tapi Oishi yakin dapat tanpa memperlihatkan tanda bahwa dia tahu. Oishimeyakinkan para penjaga bahwa mereka dalam mengawasi sampai dia menghilang dari pandanganurusan dagang yang sah. kemudian memberi tanda kepada anak buahnya Namun, dia tetap mendekati pos penjagaan itu untuk berhenti. Demi keselamatan, akan lebih baikdi malam hari agar lebih aman. Angin dingin yang bila mereka mempercepat perjalanan namun Oishikencang memberi mereka alasan untuk menaikkan memikirkan si gadis kecil. Mereka akan menungguleher jubah dan juga membuat penjaga takkan sampai dia tiba dengan selamat.berada di luar pondok yang dingin. Ketika meninggalkan kelompok Oishi dan kuda- Semuanya berjalan sesuai rencana. Para penjaga nya mendaki ke pos penjagaan, kepala Fujii pusing. 242 243
  • 121. John Allyn Kisah 47 RoninDia tak berani melawan Oishi pada pertemuan yang muaskan, para penjaga kembali masuk ke dalampertama ini karena jumlah mereka banyak. Dia bisa dan dia menoleh ke arah dari mana dia datang laludihabisi dalam sekejap. Namun apa yang akan Chi- menghentak kudanya untuk berjalan. Kesetiaannyasaka berikan padanya bila tahu kalau apa yang yang pertama adalah untuk nama baiknya sebagaipaling dia takutkan akan menjadi kenyataan dan samurai, bahkan mantan samurai, dan dia tahubahwa pasukan dan Ako sedang dalam perjalanan? bahwa kehormatan dirinya sedang dipertaruhkan.Dia hanya perlu memberitahu para pengawal yang Apa urusannya jika seorang samurai datang ke Edo?ada di pos penjagaan, maka Oishi bisa ditahan atas Terutama orang seperti Oishi, yang amat dia hormatiperintah Shogun. Sudah pasti dia akan menerima lebih dari sebelumnya?hadiah - bahkan mungkin diberi jabatan tetap dalam Saat terus berjalan, dia melihat laki-laki berpa-pasukan Uesugi. kaian lusuh mendekat bersama anak kecil yang Itulah merupakan keinginannya yang utama. menunggang kuda. Dia tak mengenal laki-laki iniTapi sekarang, ketika dia makin dekat ke pondok karena dia berjalan di sisi yang berlawanan denganpengawal, dia mulai berubah pikiran. Apakah saat kudanya, walaupun cara berjalannya yang kaku se-ini ada yang membayarnya untuk menjadi mata- perti tidak asing lagi. Anak kecil itu tidak pentingmata? Apakah dia bertanggung jawab pada mantan baginya. Hanya sempat terpikir olehnya bahwa saatmajikannya yang ingkar janji? Dan bagaimana jika itu adalah malam yang dingin dan anak sekecil itumemang ada hadiah - setimpalkah dengan kerugian seharusnya sudah tidur. Dia merapatkan mantel laluyang mungkin dihadapinya? melanjutkan perjalanan sambil tersenyum aneh. Dia sampai di pos juga dan berhenti. Parapengawal keluar sambil gemetar kedinginan dan mengajukan pertanyaan rutin tentang identitas serta Di Kamakura, tiga puluh mil dari Edo, Oishi dantujuannya. Lebih mudah meninggalkan Edo daripada kelompoknya berhenti. Mereka beristirahat di sana masuk ke sana. Dia ingin sekali membagi rahasianya selama tiga hari, masih mencemaskan pertemuannya pada mereka, sekadar membuat mereka terkejut, dengan Fujii. Namun ketika ternyata tak ada pasu- namun kata setia selalu muncul di benaknya dan kan yang muncul, mereka pun bisa bernapas lega. Di membuatnya tetap diam. Ketika keterangannya me- hadapan patung besar Budha dari perunggu, Oishi, 244 245
  • 122. John Allyn Kisah 47 Roninseperti juga anggota lainnya, mengucapkan syukur Dia menggangguk. "Aku tahu."atas perjalanan mereka yang berlangsung aman. Kini "Kau tetap ingin tinggal bersama ibumu, kan?"Oishi menyuruh Chikara berjalan di depan sebagai "Oh, ya," katanya tanpa ragu. "Itu tempat yangpemandu, sementara sisanya bergerak ke Kawasaki, tepat untukku."yang terletak dekat Edo. Oishi tersenyum. Baginya, membawa gadis kecil Sementara menunggu dengan tidak sabar akan itu kembali pada ibunya sama pentingnya denganberita bahwa keadaan aman untuk melanjutkan memperbaiki istana. Dan kini pencapaian itu beradaperjalanan, mereka melewatkan waktu sambil me- dalam genggamannya.merhatikan ikan di sungai kecil dekat tempat mereka Mereka masih duduk bersama sambil berceritabermalam. Di sini, untuk pertama kalinya sejak tentang pengalamannya di Kyoto ketika Chikara meninggalkan Yamashina, Oishi merasa cukup aman muncul di tepi sungai sambil melambaikan tangan. untuk menghampiri si gadis kecil. Mereka segera menghampiri untuk mendengar berita "Bagaimana keadaanmu di istana Kaisar?" tanya- yang dibawanya. nya sambil duduk di samping gadis itu di sebuah "Keadaan aman," lapornya, dan Oishi tidak batu di tepi sungai. menyia-nyiakan waktu untuk mengumpulkan ang- "Menyenangkan sekali, Paman," katanya. "Me- gotanya dan bersiap-siap berangkat. reka sangat baik padaku - mereka memperlakukan aku seperti anak mereka sendiri. Aku belajar musik dan kaligrafi bersama anak mereka. Kami juga meng- Mereka berpencar dan memasuki kota secara terpi- adakan pesta dan merayakan semua festival." sah. Kali ini Oishi menemani gadis itu, sementara Oishi mengangguk. Dia memang berharap be- yang lain membuat markas di penginapan di tengah gitu. kota. Pertama-tama mereka menyingkirkan barang- "Kau tahu kan, bahwa tinggal dengan ibumu barang yang mereka bawa di sebuah "sekolah ang- mungkin akan sangat berbeda? Ibumu mungkin gar" yang baru didirikan oleh Horibe. Tempat itu akan ditahan di rumah orangtuanya untuk waktu sesuai untuk menyimpan persenjataan yang mereka yang sangat lama dan kau diharapkan untuk mele- selundupkan dari Kyoto. watkan waktu bersamanya dalam pengasingan." Oishi tetap memegang janjinya untuk tidak ber- 246 247
  • 123. John Allyn Kisah 47 Ronintemu Lady Asano lagi, walaupun sangat berat bagi- "Hanya ada dua kemungkinan," katanya kepadanya tidak mengantar gadis kecil itu bertemu ibunya. Hara. "Mereka memang benar-benar tidak mengeta-Dia tidak mengabarkan tentang rencananya itu, hui kehadiran kita di sini, atau seperti yang kaumelainkan hanya mengandalkan ingatannya saja katakan, mereka menunggu kita berbuat sesuatu.tentang letak taman orangtua Lady Asano hingga Aku cenderung memercayai yang kedua. Lagi pula,dia tahu cara menemukan gerbang belakang dan hukum apa yang kita langgar dengan datang ke Edo?masuk. Tangis kebahagiaan yang didengarnya mela- Tidak ada. Karena itu tak seorang pun yang memilikilui dinding merupakan hadiah yang dia inginkan dasar hukum untuk menantang kita."untuk tugas yang telah berhasil dilaksanakan dengan "Tapi kurasa kita tidak sedang diawasi!" Harabaik, dan dia pun tersenyum puas. menambahkan. Kemudian, dengan berat hati dia kembali dan "Mungkin memang tidak. Mereka tidak harusbergabung dengan anggotanya. mengawasi kita - mereka hanya perlu mengawasi "Aku tidak menyukainya," gumam Hara. Dia Kira. Itu jauh lebih mudah dan hanya perlu sedikitdatang ke penginapan di Nihombashi di mana Oishi orang."tinggal dengan Onodera dan Chikara, untuk mela- "Kalau begitu, tidakkah sebaiknya kita serangporkan keadaan yang sebenarnya. sebelum pasukan mereka lebih terorganisir?" "Di Edo sekarang ada lebih dari enam puluh "Itu alasan yang bagus," Oishi terpaksa menye-orang anggota kita," lanjutnya sambil menggeleng- tujui, "namun yang jauh lebih penting adalah bilakan kepala. "Cukup untuk menarik perhatian. Bagai- kita serang, maka hal itu harus direncanakan denganmana mungkin Kira dan Shogun tidak menyadari secermat mungkin agar tidak gagal."keberadaan kita?" Hara menggumam pada dirinya sendiri, lalu "Memang aneh," kata Oishi setuju, "seolah kita mengangguk.ini tidak kelihatan." "Kau benar - seperti biasa, kau benar." "Aku takut mereka telah menunggu kita. Begitu "Hal pertama yang ingin kulakukan," kata Oishi,kita bertindak, kita langsung disergap." "adalah melihat keadaan secara langsung. Dapatkah Oishi mengangguk. Dia juga sudah memikirkan kau menemuiku besok pagi dan mengantarku me-hal ini. nemui Kira?" 248 249
  • 124. John Allyn Kisah 47 Ronin Mata Hara terbelalak. "Tidak ada yang lebih memerhatikan celah di sebelah atas di mana paramenyenangkan bagiku - selain melihat kepala Kira pemanah dapat memanah ke arah mereka danmenggelinding dalam kotoran." lubang-lubang kecil di bawah di mana orang yang "Kalau begitu besok dini hari kita akan bertemu akan masuk harus menunjukkan wajah.di jembatan di seberang Sumida - yang tidak jauh Dengan santai mereka mengelilingi daerah itudari sini dan menuju ke arah Honjo. Kita akan dan menemukan pintu samping yang sama kokoh-menyamar sebagai pelayan yang akan pergi kerja." nya dengan yang ada di depan. Tentu saja Horibe telah melaporkan semua keadaan ini dengan leng- kap dan bahkan sudah memperoleh denah rumahKeesokan paginya, Oishi merasa sangat bersema- itu. Tapi Oishi tetap ingin melihatnya sendiri sebe-ngat. Dia merasa seolah sudah mengakhiri suatu lum menyusun rencana akhir penyerangan.perjalanan panjang dan semua yang dia inginkan Saat mereka tiba di belakang gerbang depan,telah menanti di ujung yang lain. Untuk pertama mereka mengambil posisi di pasar terbuka yang adakalinya dia akan bertemu musuh pemimpinnya. di seberang jalan dan menunggu. Mereka berada di Dia bertemu Hara sesuai rencana dan mereka sana hampir sepanjang pagi itu dan mulai merasamenyeberang ke bangsal Honjo lalu masuk ke Mat- takut akan ditanyai pemiliknya ketika mendengarsuzaka di mana terletak rumah Kira. Pada dini hari gerbang terbuka.seperti ini, di jalan mereka bertemu dengan bebe- Sepasukan pemanah berlari keluar dan mem-rapa pejalan kaki. Namun banyak sekali anjing, dan bentuk barisan. Kemudian sebuah tandu denganOishi takut kalau mereka akan menimbulkan masa- cepat dibawa keluar diikuti sepasukan pemanahlah selama penyerangan. Anjing-anjing akan meng- lagi, lalu seluruh rombongan itu pun bergerak lewatgonggong bila nanti pasukan mereka datang, dan jalan itu. Oishi harus melihat dengan cepat, danakan membuat musuh menjadi bersiaga. Dia harus akhirnya dia berhasil. Tak salah lagi, yang dalammemikirkan cara untuk mengatasi hal ini. tandu itu adalah Kira, yang dapat dikenalinya ber- Ketika di dekat gerbang kediaman Kira, mereka dasarkan semua keterangan yang pernah dia dengar.berjalan perlahan untuk mengamati. Pintu itu kokoh Hanya penglihatan sekilas, tapi dia takkan lupa rautdan terlalu berat untuk dirobohkan. Mereka juga wajah yang memberengut dan giginya yang hitam. 250 251
  • 125. John AllynDia berjanji itulah wajah yang akan berada di ujungpedangnya. Dia menoleh pada Hara dan sadar bahwa diatelah menahan napas, lalu dihembuskan denganperlahan. "Kurasa sudah cukup," kata Oishi, dan dengandiam-diam mereka pun kembali ke tempat anggotamereka menunggu.* DELAPAN BELAS A nak buah Oishi kini tersebar di seluruh Edo. Sampai sejauh ini, tampaknya mereka berhasil luput dari pemantauan petugas setempat, namun tetap waspada karena keberadaan mereka bukan dalam bentuk suatu kekuatan yang utuh. Hara dan Horibe bertindak sebagai wakil koman- dan dan menyampaikan pesan Oishi kepada pim- pinan kelompok, yang meneruskan kepada setiap samurai. Karena mereka masih belum tahu kapan atau di mana penyerangan akan dilakukan, maka perintah pertama Oishi yaitu setiap samurai harus mengenal daerah di sekitar rumah Kira dan, jika memungkinkan, belajar mengenal Kira dengan cara melihat. Dia harus yakin bahwa tak satu pun dari mereka akan terkejut begitu melihat bajingan bergigi hitam itu, dan berusaha membunuhnya sendirian. Dalam pesannya, Oishi menekankan bahwa para 252 253
  • 126. John Allyn Kisah 47 Roninpengawal Kira sangat terlatih, dan setiap tindakan ingin begitu," tambahnya dengan cepat ketika alisyang sembrono akan dapat dilumpuhkan dengan Oishi mengkerut. "Tapi tidakkah akan lebih masuksangat mudah. Lebih lagi, tindakan seperti itu akan akal agar kau lebih berhati-hati?"memberi peringatan kepada seluruh Edo tentang Oishi menggelengkan kepala atas kemungkinankehadiran mereka dan kesempatan untuk berhasil membatasi gerakannya sendiri, namun yang lainakan hilang. setuju dengan Yoshida. Sejauh ini semuanya berjalan sesuai rencana. "Ada beberapa peristiwa yang dapat menimpa-Para prajurit, baik sendiri maupun dalam kelompok mu bila Kira menghendakinya," kata Hara.kecil, mengenal Kira dengan cara lewat di depan "Tapi aku tidak bisa berkeliling dengan seoranggerbang pada waktu di mana diperkirakan dia akan pengawal bersenjata," Oishi membentak. "Apa guna-keluar atau kembali ke rumahnya. Mereka tidak nya aku bagi orang lain?"pernah tinggal terlalu lama di sana. Satu-satunya "Mungkin jawabannya adalah tidak keluar,"pengecualian adalah seorang penjaga tetap di depan Yoshida memberi saran. "Satu kelompok yang terdiritoko tepat di seberang rumah itu. Penjaga ini men- dari empat atau lima orang prajurit bisa tinggal dicatat dengan lengkap setiap kedatangan dan keper- sini sepanjang waktu."gian, dan dengan diam-diam tandu Kira juga diikuti "Kurasa dia benar, Oishi-dono," kata Horibe.untuk mempelajari pola kegiatan musuh mereka. "Kau tinggi dan mudah dikenali. Dengan berjalannyaPertanyaannya: seberapa lama mereka dapat terus waktu, kau akan dianggap mata-mata, jika tidakmelakukan ini sebelum pengawal Kira tahu? dikenal sebagai kepala pengawal Lord Asano." Yoshida juga mengetahui satu bahaya lagi. Oishi tampak gelisah selama beberapa saat dan "Kita lemah dalam satu hal, Oishi-dono," kata- kemudian menarik napas panjang. nya di malam dalam rapat soal strategi dengan Hara, "Aku benci bila harus mengurung diri - aku Horibe dan Onodera di kamar Oishi di penginapan. sudah lama mengurung diri di Yamashina." "Dalam hal apa?" tanya Oishi dengan penuh "Aku mengerti," kata Hara, "tapi apa yang akan perhatian. kau peroleh dengan menemui musuh kita lagi?" "Kita semua sangat bergantung padamu untuk "Kurasa tidak ada.... kuharap bisa bertemu Dai- mendapatkan petunjuk... bukan karena aku tidak gaku, tapi tempat pengasingannya dijaga ketat. 254 255
  • 127. John Allyn Kisah 47 RoninMungkin memang sebaiknya begitu. Sedapat mung- guru upacara itu terlalu banyak bicara dan bagiankin, aku tak ingin dia terlibat dalam rencana kita." itulah yarg menyenangkan." Anggota yang lain mengangguk. "Aku senang kau terhibur," kata Oishi dengan "Apakah setiap orang boleh melihat Kira?" tiba- tajam. "Beberapa di antara kita kurang beruntungtiba Oishi bertanya. dapat memilih cara untuk mengisi waktu." Hara ragu-ragu dan melihat ke arah Horibe. Dia Tapi kataoka bukanlah jenis orang yang dapatmendehem dan bersiap bicara ketika ada ketukan menerima sindiran halus.pelan di pintu. Horibe membuka pintu sedikit, dan Aku mendapat banyak gosip tentang istana darilangsung mempersilakan Kataoka yang masuk sam- guruku," dia meneruskan dengan tenang. "Tentangbil tersenyum. pejabat tinggi mereka." Dia membungkuk hormat pada Oishi, juga pada "Lalu apa untungnya buat kita?" tanya Harayang lain lalu duduk di lantai. dengan tidak sabar. "Aku tak peduli dengan gosip "Kau kelihatan senang," kata Oishi. tentang istana." Senyum Kataoka semakin lebar. "Tapi bukankah lebih baik bila kita tahu rencana "Aku sudah menemukan usaha baru untuk peda- Kira, kan?"gang kaya seperti aku di Edo." "Tentu saja." "Oh? Dan apa yang akhir-akhir ini dilakukan "Nah, guruku punya pelanggan yang bisa men-pedagang yang sedang berkunjung di Edo untuk jadi sumber penting untuk berita seperti itu."menyibukkan diri?" Siapa orang itu?" tanya Hara dengan malas. "Belajar," kata Kataoka dengan nada penuh "Kurasa kau takkan bertanya. Dulu dia adalahpercaya diri. "Belajar tata upacara minum teh." Pembawa Acara di istana. Namanya Kira." "Upacara minum teh!" seru Oishi. Semua yang hadir merasa terkejut tapi senang. Orang-orang saling memandang dengan terkejut. Kataoka memang membuat kemajuan.Apakah Kataoka sudah gila untuk bermain dengan "Bagus, Kataoka," kata Oishi sambil tersenyum.mereka di saat seperti ini? "Aku tahu kau tak sekadar membuang waktu kami." "Tentu saja aku tahu tentang upacara ini lebih "Tentu tidak," kata Hara, lalu tertawa bersamabaik dari dia," lanjut Kataoka dengan tenang, "tapi dengan yang lain. 256 257
  • 128. John Allyn Kisah 47 Ronin Onodera menganggukkan kepalanya yang ber- "Tidak ada bedanya," kata Hara dengan tegas.uban. "Kita tetap akan maju." "Aku tak bisa memikirkan cara yang lebih baik "Kau tidak perlu terkejut," kata Onodera denganuntuk mengikuti kehidupan sosial Kira - dan keli- lembut kepada Oishi. "Kau sendiri bilang kalau be-hatannya, itulah yang kita butuhkan untuk mengeta- berapa orang akan berpaling dari kita bila pertem-hui kegiatannya. Jika kita bisa menjebaknya pada puran semakin dekat."suatu tempat dan waktu..." Oishi mengangguk. Tak ada lagi yang perlu dikatakan. Semuanya "Aku tahu. Maaf." Dia melirik ke arah Horibe.sibuk dengan pikiran mereka sendiri sampai Oishi "Kau benar, Horibe, ketika kau mengatakan bahwaingat beberapa urusan yang belum selesai. waktu tidak berpihak pada kita. Bagaimana aku bisa "Hara, tadi kau melaporkan tentang penugasan berharap dapat mempertahankan mereka dalam ke-anggota kita. Apakah kau mengatakan bahwa ada adaan siap tempur bila aku selalu membuat merekayang belum melihat Kira?" menunggu." Hara kembali ragu. Horibe menggelengkan kepala. "Ya, benar." "Bukan karena waktu tidak berpihak pada kita - "Kenapa?" tapi rasa takut." Hara menatap lantai. Inilah laporan yang tidak "Sebagian besar disebabkan oleh perpecahanmenyenangkan baginya. dalam organisasi kita," kata Oishi. "Yang akan sema- "Karena beberapa orang yang tercantum dalam kin buruk bila aku menyembunyikan diri."daftar - menghilang." Dia menghela napas panjang. Jelas sekali perlu "Menghilang," ulang Oishi dengan sengit. "Mak- tindakan yang drastis. Oishi berjalan ke pintu dansudmu lari, kan?" memberi isyarat pada orang di luar. Hara tak menjawab, dan Oishi mengeluh. "Mimura," katanya setelah pembantu itu masuk, "Berapa orang yang meninggalkan kita?" "ada satu tugas khusus untukmu." "Sekitar sepertiga dari kekuatan kita." Mimura mengangguk sambil mendengarkan. "Dan baru sekarang kau melaporkan?" Oishi "Aku mau kau mencari tempat yang cocok -bertanya dengan marah. 258 259
  • 129. John Allyn Kisah 47 Roninmungkin rumah makan - di mana kita bisa ber- lalu keluar untuk melakukan pemeriksaan terakhirkumpul." di dapur guna memastikan pintu samping tidak "Semuanya?" tanya Hara dengan hati-hati. terhalang. Tapi, ketika melongok melalui pintu, dia "Ya," jawab Oishi. "Sudah waktunya kita menga- cepat-cepat menutupnya dan berlari menemui Oishidakan satu pertemuan terakhir untuk menegaskan dengan wajah pucat.tujuan kita sebelum pejuang kita pergi satu demi "Kita tak bisa bertemu di sini," katanya dengansatu." tergesa-gesa. Oishi merasa penting untuk menjaga agar ke- "Kenapa?" tanya Oishi dengan keras. "Aku yanglompok yang setia tidak semakin berkurang. akan memutuskan apakah kita bertemu di sini atau tidak." "Maaf," kata Mimura. "Maaf bila aku...."Di Fukagawa, daerah di pusat kota, Mimura me- "Katakan saja," kata Oishi. "Ada apa?"nemukan penginapan yang memiliki beberapa ruang "Anak itu - anak penjaga api yang bekerja dimakan pribadi yang luas. Dia memilih ruangan di rumah kita di Edo... sebelum pemimpin kita Lordlantai bawah karena lebih mudah melarikan diri bila Asano meninggal. Dia ada di dapur! Untung diadisergap. Dia meminta izin untuk melihat dapur tidak melihatku. Tapi bila dia masuk kesini..."dengan alasan bahwa teman-temannya sangat rewel Oishi berpikir cepat. "Mungkin dia hanya pem-soal makanan, dan memerhatikan lokasi pintu sam- bantu di dapur, maka dia takkan melayani kita diping yang dapat digunakan dalam keadaan darurat. sini... Bagaimana kau tidak melihatnya sebelumnya?Dia juga meminta agar kelompoknya jangan di- Kukira kau telah memeriksa tempat ini dan meng-ganggu selama makan karena masalah keuangan anggapnya aman?"yang akan mereka bicarakan perlu konsentrasi. "Maaf," kata Mimura. "Waktu itu dia tidak ada Ketika semua persiapan sudah dilakukan, Oishi di sana. Seharusnya aku periksa lagi pagi ini... akumengirim pesan kepada seluruh samurai Ako yang benar-benar menyesali kekhilafan ini."masih tinggal di Edo untuk berkumpul di hari yang "Tak ada yang bisa kita lakukan," kata Hara,telah ditentukan. yang masuk ketika mereka sedang membicarakan Mimura masuk ke ruang makan bersama Oishi, masalah itu. "Kita harus pindah." 260 261
  • 130. John Allyn Kisah 47 Ronin "Kita tidak bisa mengubah rencana di saat yang wanita. Makanan disajikan dengan cepat lalu gadis-sempit ini," kata Oishi keberatan. "Seluruh anggota gadis itu mengundurkan diri sesuai perintah.akan segera tiba. Tidak ada pilihan lain kecuali tetap Oishi meminta perhatian dari semua yang hadir.melanjutkan pertemuan ini sesuai rencana." Dia tak membuang-buang waktu untuk langsung ke "Tapi jika anak itu melihat salah satu..." kata pokok persoalan.Mimura dengan putus asa. "Rekan-rekan," dia memulai, dengan emosional, "Bila dia lihat kita," sela Oishi, "tugasmu untuk "aku senang kalian semua hadir. Waktu yang kitamengurusnya. Kau yang bawa kami ke sini, kau juga nantikan sudah dekat dan kita harus menyusunyang harus membawa kami keluar dari sini... Duduk- rencana akhir. Sebelum melanjutkan, aku harus tahulah di pintu dekat dapur. Dengarkan setiap ada siapa yang dapat diandalkan. Jumlah anggota yangpelayan yang mendekat dan beritahu kami jika sedikit, kita tak bisa mengharapkan keberhasilan.mereka datang. Kau bisa berdehem atau mengajak Kuharap kalian memahami dan menerimanya."bersulang. Bila yang masuk adalah si penjaga api, Terdengar suara menggumam setuju dan dia punkuperintahkan kau bunuh dia dengan cara yang meneruskan. Dia mengumumkan bahwa ada sum-wajar. Bagaimana caranya, terserah kau. Mengerti!" pah baru yang harus ditandatangani dengan darah. Mimura mengangguk dengan putus asa. Dia berhenti lalu membacakan sumpah itu. "Sekarang duduklah di tempatmu. Pertemuan "Tidak peduli apa pun tugasnya, takkan adaakan segera dimulai dan kita tidak boleh menyebab- perbedaan dalam penghargaan atau jasa. Selama diakan keterlambatan." melaksanakan tugas sesuai kemampuannya. Setiap Oishi masuk dan duduk di tempatnya di ujung anggota harus saling membantu, tanpa mencarimeja. Mimura menempatkan dirinya seperti yang kemenangan sendiri. Harus sungguh-sungguh dime-diperintahkan, sedangkan Kataoka duduk di sebelah- ngerti..."nya untuk memberi bantuan bila diperlukan. Ang- Tiba-tiba dia disela oleh Mimura yang berdehem gota yang lain mulai berdatangan. keras. "Mari bersulang," ajaknya, "bersulang untuk Ketika semua telah hadir, makan siang pun Hara, maksudku Harano, pedagang beras!" dimulai dan Oishi lega saat yang melayani adalah "Untuk Harano, pedagang beras," ucap yang lain menirukan dan menghabiskan sake ketika pelayan 262 263
  • 131. John Allyn Kisah 47 Roninwanita masuk dari arah dapur untuk memeriksa rangan akan ditentukan kemudian. Hal-hal yang lainmakanan. sudah diputuskan. "Untuk pedagang bahan tirai dari Kyoto," ajak Para anggota itu pergi seperti ketika merekaMimura selanjutnya dan mereka bersulang untuk datang, berdua dan bertiga, sampai hanya tinggalKataoka, yang menyeringai malu. Ketika pelayan itu Oishi dan Mimura. Kini Oishi berkesempatan untukpergi, Oishi membacakan sumpah tersebut. bersantai dan bahkan tersenyum. Mimura mengham- "Harus sungguh-sungguh dimengerti bahwa tak piri dengan senyum dan mereka pun keluar bersama-seorang pun dari kita boleh bertindak semena-mena sama puas dengan keberhasilan pertemuan itu.bahkan setelah Kira dibunuh. Prosedur yang harus Beberapa waktu kemudian, beberapa pelayandipatuhi akan tergantung pada keadaan yang tidak dapur membersihkan meja. Salah satunya adalah sikita ketahui dan akan diberitahukan pada saat itu." penjaga api dari rumah Lord Asano. Dia sedang Semua menggumam setuju dan ketika makan mengangkat beberapa piring di tempat Oishi ketikasiang selesai, mereka menuliskan nama dengan dia memerhatikan serbet kotor di lantai. Dia ambildarah. Ada empat puluh tujuh penanda tangan, serbei itu dan memerhatikannya dengan penuh rasatermasuk seorang laki-laki berumur tujuh puluhan; ingin tahu. Serbet itu penuh bercak darah dan dialima orang berumur enam puluhan, termasuk Yo- melemparnya ke meja dengan rasa jijik. Andai rasashida dan Onodera; empat orang berumur lima ingin tahunya lebih besar, dia melihat jumlah nodapuluhan, termasuk Hara; empat orang berumur darah itu ada empat puluh tujuh.empat puluhan, termasuk Oishi; delapan orangberumur tiga puluhan, termasuk Kataoka dan Ho-ribe; tiga belas orang berumur dua puluhan, terma- Tak mau kalah dengan Kataoka, Hara pun menjalinsuk putra Onodera, Koemon; serta Yato dan Chikara, hubungan dengan rumah tangga Kira. Dia membukayang keduanya berumur tujuh belas tahun. Setiap toko peras dan berhasil mendapatkan pelayan dapuranggota diberi petunjuk rinci soal peralatan perang, musuhnya itu sebagai pelanggannya. Pelayan inisenjata, tanda, tempat pertemuan, dan nama pe- meminta potongan harga yang besar sehingga akhir-mimpin langsung mereka. Waktu dan tempat penye- nya Hara menjual berasnya dengan harga lebih rendah dari harga beli. Kerugian usaha dapat mem- 264 265
  • 132. John Allyn Kisah 47 Roninberi keuntungan dalam hal lain. Dia tidak diizinkan Sudah lama aku tidak ke Edo, tapi aku sudah mulaimengirimkan beras hingga ke gerbang - keamanan masuk dalam lingkungan mereka."di sana sangat ketat - tapi dia sempat mengetahui "Ya," kata Kataoka, "memang benar. Dan upa-jumlah beras yang diperlukan untuk pesta. Horibe cara ini akan dilangsungkan di kediaman Lord Kira?"berkenalan dengan pendeta yang menjadi teman "Ya, di rumahnya. Oh, seandainya aku bisaKira. Anggota yang lain menggunakan cara sendiri mengajakmu. Kau belum pernah masuk ke rumahuntuk melacak kegiatan buronan mereka yang sukar Edo yang sesungguhnya, kan?"ditangkap. "Belum pernah," Kataoka berbohong, sambil Tapi Kataoka, melalui guru tehnya, yang lebih mengingat pagi yang amat bersejarah itu ketika Lorddulu berhasil mendapat petunjuk yang benar. Asano pergi dari rumah untuk yang terakhir kali. Dia pergi mengikuti pelajaran mingguannya dan "Tapi sudah pasti aku tidak berhak mengun-menguatkan diri untuk menghirup teh tidak enak dangmu. Aku tahu Lord Kira sangat memilih tamu-ketika gurunya dipanggil untuk menerima sebuah tamunya dan ada penjaga yang akan memeriksapesan. Ketika gurunya sedang membelakanginya, undangannya. Apakah menurutmu dia takut kalauKataoka membuang tehnya ke dalam hibachi, tapi anak buah Lord Asano masih mengejarnya?"gurunya, laki-laki gemuk dengan kepala yang dicukur "Entah kenapa dia harus berpikiran seperti itu -seperti pendeta, begitu senangnya ketika kembali kejadian itu sudah lama sekali."hingga dia tak memerhatikan. "Ya - aku juga berpikir begitu. Bila mereka ingin "Coba tebak," katanya. "Aku diundang ke pesta!" balas dendam, mereka pasti sudah melakukannya "Menyenangkan sekali," gumam Kataoka, sambil sejak dulu."berpura-pura menghirup teh dari cangkirnya. "Pasti Kataoka mengangguk sementara laki-laki ituitu peristiwa penting sehingga Anda begitu senang." terus berbicara. "Oh, memang! Di rumah Lord Kira..." "Lagi pula, hal itu menunjukkan bahwa masa Kataoka menahan napas. kejayaan samurai telah berakhir. Jika tidak lagi men- "...upacara minum teh pagi hari tanggal enam junjung tinggi kode etik mereka sendiri, apa yangDesember. Aku sangat tersanjung karena diundang. akan terjadi pada moral seluruh bangsa?" 266 267
  • 133. John Allyn Kisah 47 Ronin Kataoka mengatupkan gigi dan tidak menga- kinan besar akan ada pesta akhir tahun di kediamantakan apa pun. Kira. Kataoka meneruskan berita ini kepada Oishi "Namun, pesta di kediaman Lord Kira ini akan dan laporannya dikuatkan oleh Horibe, yang dimintamenjadi peristiwa yang luar biasa. Nah, sekarang, oleh teman pendetanya untuk menyampaikan suratbisakah kita lanjutkan pelajarannya?" persetujuan untuk hadir di pesta itu. Dengan patuh Kataoka mengangkat cangkir yang Pesta akan diadakan pada tanggal empat belaskosong ke bibir dan pura-pura menghirup, memutar- Desember dan Oishi merinding ketika mendengarnya sedikit setiap kali akan menghirup sesuai tata tanggal tersebut. Kataoka dan Horibe juga menya-krama. dari maknanya dan menatap penuh arti pada Oishi. Dia merasa akan tepat bila penyerangan dilaku- Tanggal itu adalah adalah tanggal kematian Lordkan pada malam hari tanggal lima dengan kepastian Asano dan menjadi pertanda yang pasti bahwabahwa sasaran mereka akan berada di rumah. waktu untuk menyerang akhirnya tiba!*Kataoka sudah melaporkan kepada Oishi tentangpesta itu ketika ada kabar dari sumber lain bahwapesta tersebut ditunda. Kataoka mengadakan pela-jaran tambahan dengan guru tehnya dan diberitahubahwa berita itu memang benar. Guru tehnya sangatkecewa dan hanya dapat berharap akan ada kesem-patan yang lain. Kelihatannya Shogun mengadakanpesta di hari yang sama dan Kira membatalkanpestanya sendiri agar dapat hadir di sana. Semangat para anggota menjadi kendur, namunminggu berikutnya ketika Kataoka menghadiri pela-jarannya, mereka kembali memiliki alasan untuk tetap berharap. Kali ini dia tahu bahwa kemung- 268 269
  • 134. Kisah 47 Ronin mimpin pasukan yang berada di luar. Senjata dan seragam sudah diperoleh dan akan dikenakan tepat sebelum penyerangan. Setiap anggota tahu tempat dan sasaran mereka; kini tak ada yang dapat dilaku- kan selain menunggu. Salju masih terus turun pada tanggal tiga belas, tapi masih belum ada berita soal pembatalan atau SEMBILAN BELAS penundaan pesta di kediaman Kira. Semangat para samurai Ako semakin lama semakin bertambah. Di pagi hari tanggal empat belas, Oishi pergi ke kuil Sengaku-ji untuk memberi penghormatan yangS alju mulai turun pada malam hari tanggal sebelas. Hujan yang turun sangat deras dankelihatannya akan berlangsung selama beberapa terakhir pada Lord Asano. Inilah pertama kalinya dia lepas dari pengawasan pengawalnya.hari. Orang-orang di jalan mengenakan baju yang Di pemakaman, dia menyingkirkan salju darisangat tebal, berjalan cepat dan tidak memerhatikan plakat yang terletak di depan makam Lord Asanohal-hal lain seperti kegiatan orang asing. Sungguh lalu berbicara dengan pemimpinnya yang sudahcuaca yang sempurna bagi kelompok dari Ako. meninggal. Rencana akhir Oishi sederhana saja: serangan "Kami siap, tuanku, untuk membalas dendam."serentak pada pintu masuk dan pintu samping ke- Dia berhenti dan membayangkan bahwa kata-diaman Kira dengan kekuatan penuh. Begitu mereka kata ini memberi kepuasan bagi Lord Asano sepertiberhasil melumpuhkan gerbang, anggota yang lebih halnya bagi dirinya sendiri.tua akan tetap di situ untuk menjaga campur tangan "Pasukanmu yang setia sudah berkumpul. Sebe-dari luar, sementara yang muda akan masuk untuk lum malam ini berakhir, beberapa orang atau bahkanmencari sasaran. kami semua akan mengorbankan hidup kami, tapi Oishi yang akan memimpin serangan dari pintu kami anggap itu bukan apa-apa karena kami meng-masuk; Hara akan bertanggung jawab di pintu sam- hormatimu.ping, sementara Onodera dan Yoshida akan me- "Berhasil atau tidak, kami akan segera berga- 270 271
  • 135. John Allyn Kisah 47 Roninbung dengan tuanku, dan ini memberi kami kebe- tapi terus berjalan. Sesudah berjalan beberapa lang-ranian untuk melaksanakan tugas. Musuh kita lebih kah, dia berhenti. Pengemis itu membawa pedangbanyak, tapi dengan semangat, kami akan kalahkan samurai, dan Oishi tak bisa mengabaikannya. Se-mereka - atau mati dalam berusaha. Kami akan tahu dia, pedang seperti itu seharusnya ada lambangmemberi kejutan, dan dengan keberuntungan kami Klan Asano - bisa jadi pengemis itu salah satuakan menemukan sasaran dengan cepat tanpa per- anggotanya yang jatuh miskin.tumpahan darah." Dia lalu kembali menghampiri pengemis itu, Sekali lagi Oishi bersumpah setia, dan dengan memberinya beberapa keping uang, dan melan-membungkuk hormat, dia meninggalkan Sengaku-ji. jutkan perjalanannya. Lalu dia berhenti untuk yang Di persimpangan jalan ke pemakaman, terdapat kedua kalinya. Kali ini ketika dia kembali menda-penginapan sederhana dan ketika Oishi melewatinya tangi pengemis buta itu, dia menuangkan seluruh isidia mendengar suara musik dan teriakan orang-orang dompetnya ke keranjang pengemis itu. Saat ini,yang mabuk. Dia mengernyitkan dahi ketika teringat ketika berjalan di jalan yang bersalju, dia merasasaat dia melakukan hal yang serupa; ini memang lega, merasa damai dan bebas. Uang tidak lagikebiasaan penduduk Edo. sesuatu yang perlu dia kuatirkan. Tapi alisnya kemudian berkerut ketika alunansamisen terdengar jelas dan seorang gadis mulaimenyanyi. Dia tersenyum dan merasakan penye- "Kejadian itu mengingatkanku betapa beruntungnyasalan yang sangat dalam. Dia melihat bayangan kita karena pengemis itu di tempatkan di jalan yangwajah Okaru di hadapannya dan sadar kalau hari- aku lewati," katanya kepada Chikara, ketika merekahari yang ia lalui bersama gadis itu di Yamashina berbaring dekat hibachi di kamar yang dingin diakan selalu membayangi dirinya. Dia menghela na- penginapan.pas panjang dan setelah beberapa saat dia pun "Tahukah kau," dia melanjutkan, "kalau bebe-berlalu. rapa orang menjalani hidup tanpa mengetahui jalan Di gerbang penginapan itu, seorang pengemis yang benar. Mereka dihantam oleh angin ini dan itubuta yang hampir tertutup oleh salju meminta dan sama sekali tidak tahu ke mana mereka pergi.sedekah. Oishi hampir jatuh tersandung olehnya, Biasanya begitulah nasib orang biasa - mereka yang 272 273
  • 136. John Allyn Kisah 47 Ronintidak memiliki pilihan atas nasib mereka. Bagi kita katakan, kemudian dia melanjutkan kata-katanyayang terlahir sebagai samurai, kita tahu arah dari tapi dengan lebih lembut.tugas kita dan kita mengikutinya tanpa memper- "Seperti yang sudah kukatakan, kita beruntung,tanyakannya." beruntung." Dia bangkit untuk memandang keluar jendela "Kita memang beruntung, Ayah."sambil melanjutkan. Oishi tersenyum. "Benar. Itulah kata-kata se- "Tapi itu tidaklah mudah karena ada banyak orang samurai. Ingat, selalu ada pengorbanan dalamhambatan yang mungkin tidak dapat diatasi. Seperti setiap kehidupan. Bahkan orang yang memilih jalanyang dihadapi oleh pengemis buta itu. Mungkin dia yang aman juga harus mengorbankan getar pertem-juga memiliki keinginan rahasia untuk balas dendam puran. Intinya, begitu tahu apa yang kau inginkan,pada penindasnya. Mungkin keadilan berpihak pada kau harus siap berkorban untuk mendapatkannya.dia seperti yang kita miliki sekarang, tapi dia tidak Orang yang menyadari ini adalah orang yang ber-berdaya. Menurutku, kita beruntung - kita tahu apa untung. Yaitu mereka yang tahu dan mau berusaha.yang harus kita lakukan dan kita mampu mewu- Apalagi yang dapat diminta laki-laki selain itu?"judkannya!" Chikara menggelengkan kepala. Baginya, tak ada Mata Chikara bersinar ketika ayahnya bicara dan yang lebih penting dari hal itu.dia baru akan berkomentar ketika tiba-tiba Oishi Oishi merasa senang telah mengizinkan putra-agak maju ke depan untuk melihat dengan lebih nya bergabung dalam kelompok ini.jelas melalui jendela. Namun, ada kenangan... Dua penunggang kuda mendekat menembus Saat makan malam bersama, Oishi tiba-tibasalju, yang satu orang dewasa dan yang anak kecil teringat pada istrinya dan anak-anaknya yang lain.kecil. Selama beberapa saat Oishi melihat dirinya Selama beberapa saat dia merasa dikuasai emosi,sendiri dan putri Lord Asano sedang menunggang tapi dia menyembunyikan itu dari putranya.kuda melalui padang rumput Ako di hari itu, dulu "Jangan habiskan nasinya," katanya pada Chi-sekali. kara, sambil berdehem. "Kau akan merasa lebih baik "Ayah..." kata Chikara, dan Oishi berbalik. Se- bila tidak terlalu banyak makan."lama beberapa saat dia lupa apa yang sudah dia Chikara mengangguk dan menaatinya, meskipun 274 275
  • 137. John Allyn Kisah 47 Roninsebenarnya dia masih lapar. Tentu saja tak ada anggota akan berkumpul. bila mereka sudah siapdaging atau ikan, dan makanan yang enak lainnya menyerang.tak diperbolehkan karena alas an spiritual. Memanja- Pakaian mereka biru, keduanya merupakan lam-kan diri sebelum melakukan sesuatu yang penting bang dari kesucian untuk menjamin perlindunganseperti yang mereka hadapi sekarang akan menjadi Yang Kuasa dan sebagai bukti bahwa tindakan me-pertanda buruk. reka ini bukan karena kemiskinan. Di atas tumpukan Setelah makan malam, mereka berbaring sejenak pakaian dalam dari sutera, mereka mengenakanuntuk beristirahat meskipun mereka berdua tidak kemeja yang dikancingkan hingga ke pergelanganbisa tidur. Chikara mengingat kembali tugasnya tangan. Setelah itu celana lebar yang akan memu-dalam penyerangan itu, dan kemudian pikirannya dahkan gerak mereka. Kemudian pakaian perangmelayang ke masa lalu. Dia ingat pada ibu dan adik- berlapis kain satin dan di atasnya. Setiap prajuritadiknya, lalu maiko kecil yang dikenalnya secara memakai pelindung dada dengan jalinan tali suterasingkat; Sedikit pun takkan ada kesempatan baginya dan hiasan dari emas. Sebuah mantel dan pelindunguntuk bertemu lagi dengan maiko kecil, namun dia kepala dari bahan tenunan halus yang dapat dilepastetap belum dapat melupakannya... dengan mudah memtuat penampilan mereka mirip Mereka "dibangunkan" tepat pukul delapan oleh seperti petugas pemadam kebakaran, suatu penya-kedatangan Kataoka dan Onodera yarig berbisik maran yang mereka harap dapat memungkinkansehingga semakin menunjukkan betapa pentingnya mereka untuk pergi tanpa mengalami hambatanperistiwa ini. Dalam keheningan mereka bangkit dan melewati jalan-jalan.berpakaian lalu keluar menembus salju. Oishi menyiapkati seragam ini dengan diam- diam di beberapa penmbuat pakaian perang di Kyoto, sedikit demi sedikit agar tidak menimbulkan kecuri-Tempat pertemuan pertama untuk kelompok Oishi gaan. Setelah berpakaian, mereka berjalan berduaadalah sekolah anggar milik Horibe, di mana mereka atau bertiga menuju toko beras milik Hara, tempatberganti pakaian tempur. Ada tiga tempat yang pertemuan terakhir.ditunjuk untuk keperluan itu, di mana seluruh Di sini Oishi memeriksa setiap prajurit dan mengajukan pertanyaan tentang tugas yang diberi- 276 277
  • 138. John Allyn Kisah 47 Roninkan untuk mereka. Oishi sudah menyelesaikan tugas berjalan memasuki Matsuzaka ketika terjadi insiden.dan sedang duduk dengan tenang menunggu waktu Seekor anjing kotor yang menggigil, berdiri di tengahberangkat, ketika dia dikejutkan oleh seseorang jalan dan mulai menggeram ketika mereka men-yang memberinya secangkir sake. Dia menoleh dan dekat. Takut jika anjing itu menggonggong danmelihat Hara yang beruban. menimbulkan keributan, Oishi memberi tanda pada Inilah waktunya untuk bersulang terakhir demi Hara yang berada di sampingnya. Tanpa berhenti,keberhasilan dan dia melakukannya dengan sikap Hara memasang anak panah lalu membidik anjingpercaya diri yang memberikan kekuatan pada yang itu tepat di leher. Anjing itu menggelepar, lalu diamlain. tak bergerak. Pasukan berjalan terus melewatinya. Saatnya untuk berangkat. Ketika melihat bangkainya, mereka sadar bahwa ini Di luar, mereka membentuk empat barisan dan tindakan pelanggaran pertama mereka atas undang-berjalan di bawah komando Oishi. Mereka mem- undang Shogun. Kejadian itu bisa membuat merekabawa dua tangga yang ringan dan tampak seperti dihukum berat, dan mereka tahu ini baru awal.pasukan pemadam kebakaran yang berpatroli, pe- Bagi Hara, pemandangan anjing itu membuatnyamandangan yang biasa di lorong dan gang. Satu- tertawa. Dia senang dengan keahliannya memanahsatunya perbedaan yaitu di barisan luar Mimura selain juga menyadari bahwa mereka sudah mele-membawa plakat yang berisi pernyataan atas tujuan wati titik di mana mereka tidak bisa mundur lagi.mereka yang akan diperlihatkan pada waktu tepat. Inilah peristiwa yang telah dia nantikan selama Salju sudah berhenti, tapi lapisan salju yang hampir dua tahun dan dia ingin menikmati saat-saatada dapat menyembunyikan bunyi langkah kaki ini sebaik mungkin. Apa yang lebih menyenangkanmereka. Tak seorang pun yang terlihat di jalan, dalam hidup ini selain penantian untuk bertempur?kecuali seorang pengawas kebakaran yang memu- Sambil berbaris, pikiran Kataoka juga dipenga-kulkan tongkatnya untuk menunjukkan bahwa dia ruhi kematian anjing itu. Dia ingat prosesi pema-bersiaga. Oishi membalas salamnya dan tidak ada kaman yang mereka jumpai di kota Edo dalamyang menghalangi mereka. perjalanan ke kastil Shogun bersama Lord Asano. Mereka sudah menyeberangi jembatan yang ter- Dia meyakini itu adalah pertanda buruk. Seekorbentang di atas sungai Sumida menuju Honjo, dan anjing mati adalah tanda yang pasti bahwa Kira 278 279
  • 139. John Allyn Kisah 47 Roninsedang menanti kedatangan mereka. Dia hanya ber- bangkai itu dengan salju agar tidak ditemukanharap dialah yang akan pertama kali menemukan sampai matahari menghangatkan bumi. Kembali keKira. Dia tahu bahwa Kira pemain pedang yang barisannya, dia memandang lekat ke salju, seolahhebat, namun dengan semangat yang ada sekarang, belum pernah melihatnya. Dalam cahaya rembulan,dia merasa sanggup melawan dua puluh orang salju tampak begitu indah. Dia berusaha mengingatseperti Kira, dan menang. Pedang bajanya sudah puisi tentang salju tapi tidak berhasil; tak pernahingin menebas orang yang membawa kematian bagi terlintas di benaknya untuk membuat puisi sendiri.pemimpinnya. Hal itu hanya dilakukan para bangsawan. Anggota yang lebih tua berbaris dengan susah Oishi, yang memimpin barisan, sudah melupa-melewati salju, tapi langkah mereka sama gagahnya. kan anjing itu. Dia sibuk membayangkan reaksiOnodera dan Yoshida, keduanya memandang peris- musuhnya atas serangan itu.tiwa malam ini dengan cara pandang yang lebih Satu-satunya bahaya terbesar yaitu tanda per-luas. Bagi mereka, peristiwa ini seperti langkah ingatan akan dinaikkan dengan sangat cepat hinggadalam permainan go di mana setiap biji harus bantuan akan tiba sebelum mereka membereskanmemainkan satu bagian. Membunuh anjing adalah Kira. Pasukannya yang terdiri dari empat puluh tujuhgerakan pertama, namun strategi keseluruhan yang orang sudah jelas tak sebanding dengan enam puluhpaling penting dan akan menentukan keberhasilan pemanah yang ada di rumah itu, belum lagi pem-atau kegagalan mereka. bantu yang juga akan melakukan perlawanan bila Bagi sebagian besar anggota yang lebih muda, terpaksa. Tapi kalau pasukan lain juga dikerahkan,anjing hanyalah anjing, gangguan yang memang baik oleh Chisaka dari Klan Uesugi atau tetanggaharus disingkirkan. Ujian mereka yang sebenarnya Kira yang lain, maka pasukannya pasti akan kalah.akan tiba ketika menghadapi baja dingin untuk Oishi merasa perlu memikirkan tindakan perta-pertama kalinya. Setelah itu mereka akan tahu, ma yang akan dilakukan Kira: meminta bantuan.termasuk Chikara, apakah mereka pantas disebut Bila Kira mempunyai api isyarat yang bisa dinya-samurai. lakan, maka harus segera mereka padamkan. Atau Ketika Mimura melewati bangkai anjing itu, dia mungkin Kira akan berusaha mengirim utusan. De-cepat-cepat keluar dari barisan untuk menimbun ngan kekuatan pasukan Oishi di kedua gerbang, dia 280 281
  • 140. John Allyn Kisah 47 Roninrasa tidak mungkin seorang pun bisa lolos. Tapi jika pun, jadi dia langsung memberi isyarat pada Kataokaberhasil lolos, maka dalam waktu sekejap pasukan yang ditugaskan untuk memimpin kelompoknyapemanah dari Uesugi pasti telah berhadapan dengan dengan satu alasan khusus. Dia melangkah majumereka. Pertanyaannya adalah, dapatkah mereka sambil menyeringai, meludahi kedua tangannya lalumenemukan Kira sebelum semua kemungkinan itu mulai memanjat tembok di sisi gerbang denganterlaksana? ditopang Mimura. Dia berhasil mencapai puncak Perintahnya pada seluruh pasukan yaitu mene- tembok tanpa bersuara. Setelah memeriksa sekeli-mukan Kira tanpa penundaan, tidak terlibat dalam ling dengan hati-hati, dia bersandar untuk mem-perkelahian yang tidak perlu dan tidak membunuh bantu orang berikutnya naik. Orang itu adalah Yato,orang yang tidak melawan. Melalui peta, mereka yang ditopang oleh Hara dan Mimura; Sesudah Yato,tahu mana kamar Kira, namun mungkin dia akan dua orang lainnya juga naik. Keempat orang itubersembunyi begitu mendengar tanda peringatan. tetap di atas tembok menunggu hingga mata mereka Oishi menggelengkan kepala. Dia telah memper- terbiasa dengan kegelapan dan bisa melihat apahitungkan segalanya; dia hanya berharap tidak hal yang sedang dilakukan para penjaga. Di bawah adalain terlewati. dua penjaga yang mengantuk sambil bersandar ke Tapi kini semua perenungan telah berakhir. tembok tempat para penyerang berdiri. Kedua pen-Mereka sudah sampai di gerbang Kira dan tibalah jaga tak menunjukkan tanda-tanda bahwa merekawaktunya untuk bertindak. tahu keharian orang lain. Kesunyian adalah hal yang sangat penting dan Kataoka mengangkat tangan, lalu menurunkan-tak seorang pun bersuara ketika berjalan perlahan nya dengan tanda tanpa suara dan keempat oranghingga akhirnya berhenti. Tak ada suara dari arah itu pun segera melompat turun. Mereka mendarat didalam rumah dan mereka menganggap bahwa se- atas tanah yang lembut lalu menyerang para pen-jauh ini kehadiran mereka tidak diketahui. jaga yang tidak sempat berteriak. Empat pedang Oishi memberi perintah dan kedua kelompok menusuk kedua tubuh itu hampir bersamaan hinggaberkumpul. Hara memimpin pasukannya ke pintu mereka mati tanpa bersuara. Kataoka lalu berlari kesamping, dan sekali lagi berusaha mendengar tanda- gerbang, membuka kunci, dan dengan bantuan yangtanda kegiatan dari dalam. Tak terdengar suara apa lain mendorong gerbang hingga terbuka lebar. Hara 282 283
  • 141. John Allyn Kisah 47 Roninserta pasukan pedangnya masuk meninggalkan Yo- hancur begitu didobrak. Ini menjadi pertanda per-shida dan anggota lain yang lebih tua di luar. Dari tama bagi penghuni rumah bahwa mereka diserang.arah gerbang utama masih belum terdengar suara Oishi dan anggotanya segera ke ruang masuk, laluanggota lain yang masuk hingga Hara menjadi bim- ke ruang lain untuk memberi kejutan pada parabang. Dorongan untuk menjelajahi rumah itu sen- penjaga sebelum mereka sempat menyiapkan diri.dirian begitu kuat tapi dia menahan diri untuk me- Di ruang penerimaan utama mereka menemukannunggu. Dia sadar bahwa satu tanda peringatan bisa lima penjaga yang langsung menyerah. Kini paramenimbulkan bencana bila Oishi dan anak buahnya penyerang menyebar ke seluruh penjuru rumah,belum selesai memanjat tembok. ingin segera menyelesaikan urusan sebelum datang Di gerbang utama, dua buah tangga yang disiap- lebih banyak pasukan musuh.kan untuk penyerangan ini diletakkan pada posisi- *nya ketika Oishi memperkirakan bahwa Kataokatelah selesai menaiki tembok samping. Kecuali Ono- Kira terbangun sebelum seorang pelayan tua mem-dera dan anggota yang sudah tua, para anggota buka pintu kamar dengan panik. Dia mendengaryang lain menaiki tangga itu dan melompat ke keributan lalu dengan sangat ketakutan dia sadardalam. Para penjaga berhasil dilumpuhkan tanpa apa yang sedang terjadi.sempat berteriak. Karena tidak melawan para pen- "Tuan!" pelayan tua itu berteriak. "Musuh telahjaga itu diikat dan mulutnya disumbat. Hal ini butuh memasuki rumah. Apa yang harus kita lakukan?"waktu lebih lama daripada ditikam. Demi mengejar Kira bangkit dengan tergesa-gesa, menjatuhkanwaktu, Oishi memimpin anak buahnya berlari me- nampan berisi sisa tehnya semalam.nyeberangi daerah terbuka yang mengelilingi rumah. "Penjaga," gumamnya, sambil mencari pedang,Dia bertemu Hara tepat pada waktunya untuk men- "beritahu penjaga."cegahnya masuk ke dalam sendirian. "Mereka sedang bertarung, tuan," jawab orang Kini kedua kelompok itu bergabung dan para tua itu.anggota yang bertubuh besar diperintahkan men- "Keluar dan bantu mereka," kata Kira dengan dobrak pintu rumah. Kayu pintunya ternyata hanya datar sambil mengikatkan pedang di atas jubah sekadar hiasan dan tidak kokoh sehingga langsung tidurnya. Kemudian dia berjalan ke pintu. 284 285
  • 142. John Allyn Kisah 47 Ronin Ketika melangkah ke lorong, dia terkejut men- melihat keluar. Dalam kegelapan, dia hanya dapatdengar teriakan dan dentingan pedang lalu segera melihat bentuk samar di halaman dan mendorongberbalik ke arah yang berlawanan. pemuda itu dengan senyum menakutkan. "Tahan mereka, bodoh!" dia berteriak sambil "Cepat," bisiknya. "Cepatlah dan kita bisa dise-menoleh ke belakang. lamatkan." "Tahan mereka selama mungkin!" Pemuda itu menghilang dalam gelap dan Kira Setelah itu dia menghilang. Pelayan yang ke- membungkuk kembali ke dalam rumah. Dia berlaribingunan itu berjalan kembali ke arah dia datang ke bagian lain rumahnya yang terdiri dari beberapatadi. Pikiran untuk menahan sepasukan samurai kamar tidur dan membuka pintu salah satu kamarmuda yang sangat kuat tidak dapat dia pahami. tanpa basa-basi. Dia baru saja akan mengatakan Waktu Kira berjalan cepat dengan bertelanjang sesuatu pada penghuni kamar itu ketika terdengarkaki ke ruangan terpencil di samping rumah. Dia langkah orang mendekati kamar. Kira cepat-cepathampir menabrak pelayan muda bertubuh kokoh masuk ke dalam dan menutup pintu.yang berdiri dengan mata mengantuk. "Kau!" tegurnya. "Apa ada musuh lewat sini?" "Musuh?" tanya pemuda itu sambil mengantuk. Oishi, bersama Chikara dan beberapa orang pilihan, "Orang-orang dari Ako," Kira membentaknya berjalan menuju kamar Kira sesuai dengan denahdengan tidak sabar. "Kau tidak tahu kalau kita yang sudah mereka pelajari dengan cermat. Merekadiserang?" bertemu beberapa pelayan yang ketakutan, laki-laki Mata pembantu itu membelalak karena terkejut maupun wanita, dan dengan kasar memerintahkantanpa menunjukkan rasa takut. Dengan penuh ha- mereka keluar dari rumah untuk mengurangi orangrapan Kira meraih bahu pemuda itu. yang berkeliaran dengan kebingungan di sekitar "Kuminta kau antar pesan - pada Klan Uesugi." lorong. Pembantu itu mengangguk. Dia mengerti apa Di kamar tidur, Oishi serta anak buahnya me-yang harus dilakukan. nendang pintu kamar itu dan membangunkan pela- "Minta Chisaka mengirim pasukan! Dan cepat!" yan serta tamu tanpa mendapat perlawanan. Mereka Dia membawa pelayannya ke pintu samping dan tidak menemukan Kira di kamarnya, maka pencarian 286 287
  • 143. John Allyn Kisah 47 Roninpun menjadi lebih kacau ketika mereka bergerak Onodera segera memerintahkan dua prajuritnyadari lorong ke lorong. mengejar pelayan itu, namun sama sekali tak ada Saat itu seluruh bagian rumah kacau dan penuh gunanya. Selain karena pemuda itu sudah berlaridengan jeritan dan teriakan yang bercampur dengan lebih dulu, orang yang mengejarnya juga sudah tua.pukulan bila ada orang yang menghalangi jalan. Tapi Onodera mengumpat kesal. Bila tujuan pemuda itutak banyak terjadi pertumpahan darah karena penye- ke kastil Uesugi, tak lama mereka akan diserangrang tak bermaksud membunuh secara membabi- dalam jumlah pasukan yang besar. Onodera bersum-buta. Begitu musuh dilumpuhkan, mereka tidak lagi pah akan bunuh diri atau mati dalam pertempuranmenaruh perhatian pada orang itu; satu-satunya bila kesalahannya membuat mereka gagal menang-kepedulian mereka adalah menemukan Kira. kap Kira. Kekacauan yang sama juga terjadi di luar. Saat Ada masalah lain yang dihadapi Onodera.. Pela-itu, sebagian besar pelayan dan tamu berlarian yan dari beberapa rumah tetangga mulai berda-kesana kemari dengan bingung di depan rumah. tangan dengan rasa ingin tahu oleh keributan itu.Gerbang ditutup dan dijaga pembawa obor untuk Dia menjawab pertanyaan mereka dengan menun-mencegah orang lari, tapi pelayan muda yang me- jukkan plakat yang sudah disiapkan Oishi:nerima perintah Kira melihat ada jalan keluar. Begitumendapat ide, dia langsung lari ke tembok di antara Kami, ronin yang mengabdi pada Lord Asanokedua gerbang lalu melompat naik dengan cara sama Takumi no Kami, malam ini akan menyerbuseperti yang dilakukan Kataoka untuk masuk. Dia kediaman Kira Kotzuke no Suke untuk mem-mengangkat tubuh lalu mendarat di luar di tepi balas dendam atas kematian pemimpin kami.jalan. Percayalah bahwa kami bukan perampok dan Onodera, komandan pasukan yang menjaga ger- takkan menimbulkan kerusakan di lingkunganbang utama, memergoki pemuda itu saat bangkit ini.berdiri lalu berlari dengan cepat di tepi jalan. Sambilberteriak, orang tua itu menarik busur dan melepas Tampaknya ini cukup memuaskan bagi mereka dananak panah tapi luput. Begitu juga panah dari Onodera lega karena tak ada yang menentang danpasukan Ako lain yang segera tahu apa yang terjadi. mencari bantuan. Sayangnya, kelegaannya tak ber- 288 289
  • 144. John Allyn Kisah 47 Roninlangsung lama ketika dua orang yang diperintahkan- di sana tapi tak satu pun dari mereka yang mela-nya mengejar pemuda itu kembali tanpa hasil. wan. Oishi melewati mereka dengan tidak sabar.Mereka hanya bisa melaporkan bahwa buronan Mereka hanya perlu memeriksa beberapa kamar lagiterlihat berlari dengan sangat cepat ke kastil Uesugi. ketika tiba-tiba terdengar teriakan Hara. Oishi segera memimpin anak buahnya berlari ke dapur, mening- * galkan Chikara menjaga lorong sendirian.Di dalam rumah, pencarian atas Kira terus berlang- Hara sudah membuka pintu dapur dan berha-sung. Oishi melanjutkan pencariannya di bagian dapan dengan pasukan pemanah cadangan Klankamar tidur, sementara anak buah Hara memeriksa Uesugi. Dia hampir tak sempat berteriak memberidapur dan ruangan untuk pelayan. Chikara diperin- peringatan saat anak panah menembus bahunya.tahkan tetap bersama ayahnya dan dia berusaha Panah itu membuatnya pusing tapi dengan kekuatanmenaatinya meskipun bingung dengan pencarian yang luar biasa dia berbalik untuk menerjang lawan-itu. Dia begitu bersemangat, namun dia berusaha lawannya. Saat itu anak buah Hara muncul darisekuat tenaga mengendalikan diri, sekuat geng- belakang dan menerjang musuh yang tak sempatgaman di pedangnya agar tidak melakukan hal yang memasang anak panah ke busur. Mereka terpaksabodoh. Dia takut bergerak mendahului ayahnya menarik pedang, tapi dalam pertarungan berdarahkarena tak mau terlihat sombong, tapi juga ingin itu kelihatan kalau musuh tidak mahir menggunakanberada di belakangnya karena tak ingin kelihatan pedang. Dalam waktu singkat semua musuh berhasilseperti pengecut. Akibatnya gerakan mereka menjadi ditaklukkan.kaku, hingga akhirnya Oishi berhasil mengatur cara Hara bernapas dengan susah. Darah membasahimenyerbu kamar. Dia perintahkan Chikara membuka pelindung dadanya namun dia tak ingin berhenti.pintu di saat yang bersamaan hingga dia bisa masuk Dia sudah menunggu penyerangan ini terlalu lamasambil menghunus pedang untuk menghadapi peng- dan tak ingin kehilangan kesempatan untuk turuthuni kamar. Cara ini ternyata jauh lebih berhasil ambil bagian di dalamnya. Dia memegang anakdibanding berusaha masuk ke kamar bersamaan. panah yang menancap lalu dia patahkan agar tidak Sayangnya, mereka tak berhasil menemukan mengganggu gerakannya. Setelah itu dia langsungKira. Ada beberapa bangsawan yang menjadi tamu ke ruangan lain untuk memeriksa. Anak buahnya, 290 291
  • 145. John Allyn Kisah 47 Roninyang terbakar oleh tekadnya, mengikuti dengan dan membukanya. Ternyata dia tak salah tentangbersemangat. pedang itu, di depannya berdiri seorang pemuda Oishi, yang datang setelah mendengar teriakan seumur dengannya yang bersenjata lengkap dan siapHara, tiba di tempat itu dan melihat bahwa Hara bertarung.telah berhasil mengendalikan keadaan. Dia berharap Pemuda itu adalah Sahyoe, cucu dan penerusteriakan itu berarti Kira sudah ditemukan. Tapi Kira, walaupun Chikara belum pernah melihatnya.ketika tahu ternyata bukan, dia hanya melambaikan Beberapa saat mereka saling menatap dengan kaget,tangan ke arah ksatria tua itu tanpa memerhatikan lalu Sahyoe menarik pedang. Mereka menyerang dilukanya dan kembali ke bagian kamar tidur. saat bersamaan namun ayunan pedang mereka luput Sementara itu Chikara, yang ditinggalkan sen- dan tak ada yang terluka. Dengan hati-hati merekadirian di lorong, mengumpat dengan tidak sabar. saling mengitari dalam kamar yang kecil, menga-Bagaimana kalau Kira ada di salah satu kamar yang yunkan pedang di tempat yang sempit. Tebasanbelum diperiksa itu? Bukankah ia akan bangga jika pedang mengenai shoji yang ada di dinding, tepat diberhasil menemukan Kira lalu membunuhnya atau seberang pintu, dan Chikara melihat ada lorong dimenangkapnya sendiri. Kabarnya, Kira jago pedang, balik pintu itu. Dia sengaja mengayunkan pedang kenamun dengan kepercayaan diri, Chikara yakin dia arah seluruh dinding dan menghancurkan partisibisa mengalahkannya. yang tipis seperti gagang korek api. Kini ruangan Namun dia harus mematuhi perintah ayahnya menjadi lebih luas hingga mereka dapat mengayun-dan tetap menunggu seandainya dia tak mendengar kan pedang dengan berani dan memporak-poranda-suara pintu yang didorong di ujung lorong. Dia kan ruangan itu. Chikara ingin minta bantuan, tapilangsung berlari ke arah suara namun terlambat dia bertekad untuk mengalahkah musuhnya tanpauntuk melihat Kira yang, karena sepi, berani berlari bantuan orang lain. Lawannya jelas lebih berpenga-di lorong lalu menghilang lewat pintu samping. laman. Sementara perlahan Chikara mulai mundur.Tapi, ketika berdiri sambil memerhatikan, dia men- Dalam perjalanan kembali dari dapur, Oishidengar bunyi pedang dikaitkan dan sadar tak mung- mendengar denting besi beradu dan berusaha men-kin diam di sana dan menunggu diserang. cari sumber bunyi itu. Kedengarannya berasal dari Dia berlari ke pintu dari mana suara itu berasal taman dan dia meninggalkan anak buahnya lalu 292 293
  • 146. John Allyn Kisah 47 Roninberjalan ke arah itu. Bunyi yang menarik perhatian- siran di bagian kamar tidur. Setiap kamar dan lemarinya itu seperti datang dari balik pintu kayu tepat di telah diperiksa, tapi tidak ada tanda-tanda keber-seberang tempatnya berdiri. adaan Kira. Ketika meninggalkan rumah lewat pintu Dia kaget ketika melihat dua sosok jatuh dengan samping, mereka bertemu Hara dan kelompoknyakeras menghantam pintu lalu jatuh ke taman, saling yang juga tidak memperoleh hasil.menindih. Dia baru tahu kalau orang yang tergeletak Selama beberapa waktu Oishi dan Hara berdiridi bawah adalah Chikara saat lawannya bangkit dalam kebimbangan. Saat itulah baru Oishi tahuberdiri dan hendak menusuk. kalau bahu teman lamanya ini terluka. Ketika me- "Chikara!" teriak Oishi hingga perhatian musuh merhatikan lebih dekat dan melihat panah yanganaknya itu terpecah. Dalam waktu singkat Chikara patah, dia memanggil pemegang obor dan memerin-berguling ke samping, dan menebas dengan mem- tahkan agar Hara dirawat. Hara marah dan berusahababi-buta. Dia berhasil menghantam kaki orang itu melawan, tapi wajahnya berubah pucat ketika Kata-yang langsung jatuh seperti pohon tumbang. Chikara oka berusaha mencabut anak panah itu.segera berdiri dan hendak menghujamkan pedang ke Oishi hampir putus asa. Setelah sekian lama,orang yang mengerang di tanah ketika Oishi meng- apakah usaha mereka akan sia-sia? Bagaimana Kirahentikannya. bisa lolos padahal semua pintu masuk sudah dijaga? "Tunggu!" katanya, sambil berlari mendekat. Dia merasa tekanan yang besar mulai menguasai"Dia tidak berbahaya lagi." dirinya ketika, untuk pertama kalinya, dia memikir- Oishi menendang pedang Sahyoe jauh dari jang- kan kemungkinan gagal.kauan, mengenali lambang Klan Uesugi yang ada di Hara juga terbakar oleh perasaan yang sama.sana. Dia menunjuk ke lambang itu dan Chikara Ketika mata panah berhasil dicabut, dia melepaskanmengangguk. Oishi menepuk bahu putranya sebagai kemarahannya dengan teriakan kesakitan dan kesal.ucapan selamat atas pertarungannya yang bagus, "Kira! Apakah kau tikus yang harus diasapilalu mereka kembali ke dalam rumah untuk mencari untuk keluar dari persembunyian? Keluar dan ber-musuh utama mereka. tarunglah secara jantan!" Di dalam rumah mereka kembali bergabung Ada keheningan sesaat lalu terdengar teriakandengan kelompok Oishi dan menyelesaikan penyi- dari gudang kayu yang terletak dekat pintu masuk 294 295
  • 147. John Allyn Kisah 47 Ronindapur. Perlahan pintu gudang itu terbuka. Kemu- juga Oishi, maka dia pun bertarung dalam kema-dian, dengan mengenakan jubah tidur sambil me- rahan. Luka itu adalah simbol dari apa yang pernahmegang pedang panjang, Kira keluar dengan hati- terjadi dan menambahkan arti pada setiap goresan.hati. Ancaman Hara untuk membakar ternyata ber- Kira bukanlah lawan yang lemah; dia jago pe-hasil dan Oishi lega dengan rasa kemenangan. dang sehingga setiap tebasannya harus diperhitung- Tapi, setelah menyadari keadaannya, dengan kan. Tapi bertahun-tahun hidup nyaman di istanatiba-tiba Kira mengambil sikap menantang dan ber- membuatnya lemah. Sadar kalau tak ada pendukungteriak ke arah mereka. dan bantuan tak akan datang, dia terus bertarung. "Ayo, maju kalian semua - akan kuhabisi kalian Matanya menatap tajam sementara napasnya kiansekaligus! Ada berapa orang? Seratus? Akan kula- menderu. Ketika menangkis hantaman pedang yangwan semuanya kalau mereka pengecut terbaik yang keras, Kira tergelincir dan jatuh. Pedangnya tertan-dapat kalian tawarkan!" cap di tanah. Waktu berusaha menarik pedang, dia Entah tantangannya ini karena keberanian atau sadar kalau akhir hidupnya sudah tiba.hanya siasat, tapi itu berhasil menghentikan para "Asano!" umpatnya. Oishi lalu menebas dengansamurai Ako. Bahkan Hara tak mampu bicara karena kedua tangan hingga kepala Kira terpenggal. Te-kaget. Kemudian Oishi maju. riakan kemenangan meledak dari prajurit Ako dan "Jangan ada yang mengganggu," kata Oishi. Oishi tersenyum lemah ke arah mereka yang menge-"Pasukanku takkan membunuhmu, Lord Kira - tapi lilinginya. aku." "Kita berhasil... kita berhasil," gumamnya dan Dengan teriakan mengerikan, Kira menyerang merasa bahwa pengorbanan mereka tak sia-sia. Ke- dengan pedang. Oishi menangkis dan duel hingga menangan menjadi milik mereka dan takkan bisa tetes darah terakhir pun dimulai. Ketika mereka diambil dari mereka. Namun untuk menyelesaikan saling menebas, Oishi sengaja membuat jubah Kira urusan dengan baik, Oishi tahu masih ada yang robek di bahu sehingga luka sabetan Lord Asano harus dilakukan dan dia memerintahkan anak buah- dua tahun lalu tampak jelas dalam cahaya fajar. nya berbaris. Melihat luka itu, orang yang menonton berteriak Onodera datang dengan sikap memohon maaf marah. Luka itu menyulut semangat mereka seperti atas lolosnya pelayan Kira, namun kalau dia mengira 296 297
  • 148. John Allyn Kisah 47 Roninakan ditegur, dia keliru. Oishi hanya mengangguk pedang di makam itu, mengarah pada kepala Kiradan berterima kasih karena telah menjaga gerbang dan mohon agar pimpinannya melakukan apa yangdari orang luar. diinginkannya. Setelah itu dia berlutut dan mem- Kepala Kira lalu dibungkus dengan potongan bungkuk. Anak buahnya mengikuti dengan gerakanjubahnya dan diikat ke ujung tombak Mimura, yang sama ke arah makam sambil mengucapkansetelah itu diangkatnya tinggi-tinggi sementara ke- janji setia. Oishi merasakan ketenangan yang anehlompok itu berbaris keluar. Semua anggota lengkap; dalam dirinya. Dia mengartikan itu sebagai tandatak ada yang terbunuh, walau ada enam orang yang bahwa jiwa Lord Asano telah puas dan dapat me-terluka, termasuk Hara. Mereka berjalan dengan ninggalkan bumi dengan tenang. Setelah keadilanperlahan agar tidak menyulitkan yang terluka. berhasil dilaksanakan, arwahnya dapat bergabung Setelah Kira ditaklukkan, beberapa orang ingin dengan para leluhurnya.bersantai dan bercanda, tapi Oishi memikirkan pasu- Mereka lalu menunduk sebagai salam perpisah-kan Uesugi dan memerintahkan mereka tetap siaga. an terakhir dan mengundurkan diri ke kuil. Kepala "Bila kau sudah meraih kemenangan, kencang- biara terbangun dengan ketakutan karena dikelilingikan ikatan pelindung kepalamu," katanya. "Kita orang bersenjata. Ketika Oishi memberitahukan apatelah menyelesaikan pertarungan kecil, tapi mung- yang telah mereka lakukan, dia mengutus dua pen-kin kita masih akan menghadapi pertempuran lain." deta meletakkan kepala Kira dalam kotak untuk di- Salju mulai turun pagi itu ketika mereka mulai kembalikan ke rumahnya. Oishi menegaskan bahwaberbaris menyeberangi kota menuju Sengaku-ji. Di mereka tidak meminta tempat berlindung; merekabagian ini, sedapat mungkin mereka berjalan mele- hanya akan menunggu di sana hingga Shogun me-wati jalan belakang dan gang kecil, tidak ingin mutuskan atas kejadian itu. Dia menulis laporan rencana tindakan terakhir mereka terganggu. tentang seluruh kejadian, termasuk mencantumkan Ketika mencapai pemakaman kecil di Sengaku- nama mereka. Dia mengutus Yoshida membawaji, para prajurit berkumpul tanpa memakai penutup surat itu. Tinggal satu hal lagi yang harus dilakukan kepala walau hujan salju masih turun. Kepala Kira sebelum mereka ditangkap. Oishi menulis pesan dibersihkan dan dipersembahkan di atas makam pada janda Lord Asano tentang keberhasilan mereka Lord Asano. Dupa dibakar dan Oishi meletakkan dan meminta Yoshida menyampaikan pesan itu 298 299
  • 149. John Allyndalam perjalanan ke istana. Semua laporan telahselesai dan dia senang akan diadili.* DUA PULUH Y bshida mengabarkan pada Lord Sengoku, kepala prajurit Shogun, bahwa mereka telah membalas- kan dendam Lord Asano. Lord Sengoku langsung berpakaian untuk datang ke kediaman Kira lalu dengan tergesa-gesa dan wajah pucat, segera me- nuju istana Shogun. Yoshida diizinkan kembali ke Sengaku-ji. Yoshida juga melaporkan bahwa dewan pemerintahan Shogun mengadakan pertemuan men- dadak. Dia juga menyampaikan bahwa meskipun Lord Sengoku kaget dengan kematian Kira, namun sikapnya tetap baik dan bahkan tampak kagum pada Yoshida, sebagai orang yang ikut dalam peristiwa yang berani itu. Hari sudah siang ketika Yoshida kembali, namun mereka harus menunggu lebih lama lagi sampai ada keputusan resmi. Setelah hari gelap, seorang utusan datang dengan membawa pesan bahwa mereka akan 301 300
  • 150. John Allyn Kisah 47 Ronindibawa ke kediaman Lord Sengoku sampai ada ke- ngawal telah terbunuh. Hamba bermaksud melin-putusan. Tak lama setelah itu, Lord Sengoku tiba dungi nama baik Anda..."dengan tujuh ratus pasukan. Lord Uesugi mengatupkan kedua tangannya agar Oishi dan anak buahnya diminta berkumpul. tidak terlalu gemetar.Mereka tidak diperlakukan sebagai tawanan ketika "Tapi kenapa kau tak beritahu? Dalam keadaanberbaris. Dengan bangga mereka berjalan keluar dari yang penting seperti itu, kenapa kau mengambilSengaku-ji, dalam dua baris - Oishi dan Chikara di keputusan sendiri?"barisan depan. Keenam orang yang luka ditandu "Hamba tak ingin mengganggu Tuanku,".jawaboleh rekan-rekannya. Orang-orang berkumpul dari Chisaka sambil tertegun.berbagai tempat dan memagari jalan dengan rasa Lord Uesugi terus melihat ke arahnya denganhormat. tatapan licik. Dia tahu sekarang, sesudah terlambat, Di kediaman Lord Sengoku, kelompok itu diteri- bahwa dia memberi tanggung jawab yang terlaluma dan dijamu dengan makan malam yang mewah. besar pada orang yang ambisius ini. Dia menyalah-Saat itu sudah larut malam dan ini adalah makanan kan diri karena kelambanannya, tapi sudah terlam-pertama kali mereka sepanjang hari itu. Mereka dise- bat untuk melakukan perubahan. Kerusakan sudahdiakan kamar tidur yang nyaman, Oishi menyampai- terjadi.kan rasa terima kasihnya pada tuan rumah atas Chisaka menambahkan. "Hamba berpikir bahwaperlakuan yang begitu baik, dan jenderal itu menga- jika hamba mengirim pasukan, mereka akan mene-takan bahwa mereka layak menerimanya. mukan Kira sudah mati dan kalau sebagian cerita pelayan itu bisa dipercaya, pasti banyak dari prajurit kita yang akan terbunuh."Di kastil Uesugi, keadaan tenang. Ketika dipanggil Lord Uesugi tak menanggapi seisin menarikmenghadap Lord Uesugi yang sudah tua, Chisaka napas, sehingga Chisaka pun melanjutkan.memberi alasan untuk kesepuluh kalinya mengapa "Hamba rasa Tuanku juga akan sependapat kalaudia tidak mengirim pasukan untuk membantu Kira. hanya sedikit orang yang berduka atas kematian "Pelayan itu melaporkan bahwa jumlah musuh Lord Kira. Dia punya banyak musuh selama masapaling sedikit seratus orang - sebagian besar pe- jabatannya..." 302 303
  • 151. John Allyn Kisah 47 Ronin Chisaka hendak meneruskan namun disela oleh berhenti sejenak, "Lord Uesugi, karena tidak mene-kedatangan pelayan yang membawa pesan untuk ngahi peristiwa itu atas hubungan saudara angkat,Lord Uesugi. Chisaka merasa terganggu melihat seluruh wilayahnya disita untuk selamanya."wajah pemimpinnya yang pucat menjadi makin Utusan itu masih terus membaca keputusanpucat ketika membaca pesan itu. Kemudian dia resmi itu tapi tak ada yang mendengarkan. Lordmeminta pelayan membawa tamunya masuk. Uesugi roboh dan meninggal, sementara Chisaka "Utusan dari dewan Shogun," katanya dengan juga kembali terduduk, mendengar bunyi di telinga-gelisah. nya bahwa dia tahu kiamat sudah datang. Chisaka berdiri ketika utusan itu memasukiruangan dan membuka gulungan surat resmi. Satupertanda bahaya menyelimuti Chisaka, namun dia Pagi berikutnya para samurai Ako dibagi menjadimenggelengkan kepala dan menyandarkan tubuhnya empat kelompok dan diberangkatkan di kediamanke depan seolah tak ingin kehilangan satu kata pun. Lord Hosokawa, Hisamatsu, Mori dan Mizuno. Me- "Menyangkut pembunuhan mantan Pembawa reka akan tinggal di sana sampai hukuman ditentu-Acara Shogun," utusan itu membaca dengan nada kan dan dilaksanakan. Meskipun lebih suka tinggaldatar, "keputusan berikut ini dibuat berdasarkan bersama teman-temannya, Oishi merasa berkewa-undang-undang Shogun." jiban untuk menugaskan Hara, Kataoka, dan Horibe "Pertama, cucu Lord Kira, Sahyoe, yang gagal sebagai pemimpin dalam ketiga kelompok lain. Diadalam pertarungan hingga tetes darah terakhir demi yakin akan kemampuan mereka dalam mengatasimelindungi keluarganya, diperintahkan untuk pergi keadaan dan tahu bahwa mereka bisa diandalkanbegitu kesehatannya memungkinkan." untuk menjadi panutan. Dia menyalami mereka satu "Kedua, setiap pembantu Lord Kira yang diketa- demi satu ketika berangkat, sadar bahwa kemung-hui melarikan diri tanpa melakukan perlawanan kinan besar mereka takkan bertemu lagi. Hara danakan dipenggal bila mereka setingkat samurai, dan Kataoka adalah yang terakhir, dan tenggorokan Oishiakan dibuang dan tanpa pemimpin bila mereka tercekat ketika mengucapkan selamat tinggal. Haraberasal dari tingkat yang lebih rendah." tampak serius, namun Kataoka memaksakan diri "Ketiga, Lord Uesugi," dan di sini utusan ini 304 305
  • 152. John Allyn Kisah 47 Ronintersenyum. "Kita akan bertemu lagi," katanya, "Jika daimyo dan juga berkonsultasi dengan orang yangbukan di dunia ini, di dunia lain." ahli agar yakin telah melakukan hal yang benar. Kemudian mereka pergi dan masa penantian Sebagai orang yang dengan sengaja melanggar per-pun dimulai. Hari berlalu dengan lambat disertai aturan yang melarang tindakan balas dendam, jelasdesas-desus tentang berat atau ringannya hukuman, sekali mereka layak dijatuhi hukuman mati. Namunnamun Oishi tak tertarik mengikuti rumor itu. Dia tampaknya mereka takkan dihukum sebagai penjahatsenang telah berhasil melaksanakan tugas, dan kini biasa karena mereka telah menyerahkan diri dengandia siap mati kapan saja. damai di kastil Ano, dan bahwa mereka juga tidak Suatu siang di musim dingin, Oishi dikunjungi menunjukkan kebencian pada Shogun.Araki yang bertubuh tinggi dan tampak terhormat, "Jadi bagaimana keadaannya?" tanya Oishi se-yang membawa petisi menuntut pemulihan kastil olah tertarik. "Apakah kami akan dihukum mati atauuntuk dewan kota Shogun. Araki ingin melaporkan diasingkan atau dipenjara dengan siksaan? Aku takbahwa secara keseluruhan, pihak yang berwenang melihat alasan hukumannya bisa lebih ringan."berpendapat bahwa Oishi dan anak buahnya ber- "Masih ada satu harapan," kata Araki dengansalah. Dari Araki, Oishi juga tahu tentang nasib sungguh-sungguh. "Kini Shogun sedang berundingSahyoe, Lord Uesugi dan Chisaka. dengan Kepala Biara Ueno, otoritas Budha tertinggi Oishi mengucapkan terima kasih pada Araki atas di Edo. Kelihatannya Tsunayoshi ingin agar orangberita itu, meskipun dia merasa bahwa keputusan itu menjadi penengah."itu takkan berdampak apa pun pada kasusnya. Oishi menghembuskan napas panjang. "Aku takShogun hanya menunjukkan sikap netral dalam mengira kalau kami begitu penting."menerapkan hukum. Oishi dan anak buahnya telah "Seluruh negeri membicarakan kalian," katamelanggar aturan dan akan menanggung akibatnya. Araki, karena Oishi tak menyadari ketenarannya. Araki juga memberitahukan bahwa ada simpati "Mereka bahkan membawakan sandiwara tentangdari masyarakat bagi para samurai Ako dan pastilah Anda dan anak buah Anda di berbagai teater diitu alasannya hukuman ditunda. Bahkan Shogun Osaka dan Kyoto."mengambil langkah yang belum pernah dilakukan "Kabuki?" tanya Oishi, marah karena tindakandengan melakukan pemungutan suara di antara para mereka ditiru oleh pemain-pemain biasa. 306 307
  • 153. John Allyn Kisah 47 Ronin "Kenapa?" tanya Araki. "Di mana lagi tradisi "Tapi aku tidak bisa," kata Kepala Biara. "Akuagung kita bisa dipertahankan sebagai contoh bagi juga terikat pada aturan, sama seperti Anda. Tak adasemua orang?" yang dapat kita lakukan." "Termasuk petani..." gumam Oishi. Tsunayoshi terdiam beberapa saat, kemudian "Termasuk petani," Araki setuju. "Kita tahu dia menunduk dan pergi. Kini, tak ada yang dapatmereka tak mampu menjaga disiplin diri samurai dilakukan kecuali membuat perubahan kecil dalamyang abadi. Salahkah untuk memperlihatkan teladan undang-undang. Hal ini masih dalam wewenangnyaitu dan untuk mencoba menerapkannya dalam kehi- dan akan lebih memenuhi rasa keadilannya.dupan mereka sendiri?" "Tidak, kurasa tidak," Oishi mengakui, lalu diatersenyum. Di awal bulan Februari, daimyo yang mengawasi Oishi dan anak buahnya diberitahu bahwa kepu- tusan telah ditetapkan dan akan datang orang yangPembicaraan Tsunayoshi dengan Kepala Biara Ueno menyampaikan keputusan itu. Lord Sengoku segeraberlangsung tidak lama dan tidak banyak hasil. memberitahu Oishi bahwa bahkan Kepala BiaraShogun, orang yang memegang teguh etika, pelin- Ueno merasa tak mampu melakukan hal lain selaindung anjing, dan pengagum anak muda, merasa membiarkan hukum dilaksanakan: mereka dijatuhiberat menghukum mati orang-orang pemberani ka- hukuman mati.rena bertindak sesuai hukum feodal. Oishi mengangguk. Ini sudah dia duga. Tapi dia "Ada undang-undang yang melarang balas den- kaget ketika Lord Sengoku memberitahukan caradam," pendeta berambut putih itu dengan lembut hukuman mati akan dilaksanakan. Walaupun tidakmengingatkan. "Coba pikirkan akibatnya jika kita punya pemimpin sehingga tidak berhak diperlaku-membebaskan pelanggar undang-undang itu." kan seperti itu, mereka diizinkan bunuh diri dalam "Aku tak bermaksud membebaskan," kata Tsuna- upacara agung seppuku. Oishi hampir tak percayayoshi dengan gelisah. "Namun sebagai pemimpin apa yang didengarnya dan dia menjatuhkan diri laluspiritual, mungkin Anda dapat mengusulkan ke- membungkuk dengan ucapan terima kasih pada Lordringanan..." 308 309
  • 154. John Allyn Kisah 47 RoninSengoku. Kemudian dia bergegas memberitahukankabar baik ini pada anak buahnya. Para samurai Ako dengan berani menentang undang- Di hari yang ditentukan, petugas pemeriksa tiba undang Shogun. Mereka rela mati demi pemimpin-dan para ronin dipanggil satu demi satu ke pang- nya, untuk menunjukkan pengabdian pada apa yanggung di luar tempat penerimaan mereka masing- mereka anggap sikap moral tertinggi.masing. Oishi yang pertama, diikuti Chikara, lalu Keempat puluh tujuh ronin dimakamkan di kuilanggota yang lain berdasarkan pangkat. Oishi meng- Sengaku dan berdekatan dengan makam pemimpinucapkan salam perpisahan dan berjabat tangan mereka. Lady Asano juga dimakamkan di sini, berha-dengan senyum bangga. Dia berbicara lama kepada dapan dengan makam para pengikut yang setia. KitaChikara, tapi dengan sikap yang sama seperti pada juga dapat melihat sumur tempat kepala Kira dicuciyang lain. Kemudian dia melangkah ke luar. dan di dekatnya ada museum yang berisi benda dari Pagi itu musim dingin yang cerah, hampir sama alat dan senjata yang memang digunakan paradengan hari ketika Lord Asano meninggal. Oishi samurai Ako.*mengenang majikannya saat dia berjalan perlahandan dengan bangga untuk mengambil tempat dipanggung di depan pedang upacara. Dia juga meng-ingat air mata istrinya, tawa Okaru, keberanianputranya dan kesetiaan tanpa batas anak buahnya:Hara, Kataoka, Mimura, Yoshida, Onodera dan yanglainnya. Kemudian dia teringat pada dirinya sendiri.Ada satu hal lagi dan dia akan melakukan semuayang harus dilakukannya. Di saat dia menempatkanpedang itu untuk tusukan terakhir, dia berterimakasih kepada para dewa atas kesempatan yang diaperoleh untuk membuktikan diri sebagai samurai. Pada akhirnya, hanya nama yang akan hidupuntuk selamanya. 310 311

×