Perpustakaan Nasional Rl: Katalog Dalam Terbitan (KDT)    Al-Qarni, Aidh               La Tahzan, jangan bersedih / Aidh a...
PENGANTAR PENERBIT      Di mana saja, di zaman modern ini, permasalahan yang dihadapi olehmanusia sama saja. Manusia yang ...
Arab kuno maupun modern, hingga hadits dan al-Quran, sangat kental disini. Bukan saja karena faktor budaya saja, tapi lata...
PENGANTAR PENERJEMAH     Segala puji dan syukur bagi Allah Rabb alam semesta. Shalawat dansalam semoga senantiasa tercurah...
hari ini dengan mencurahkan segenap kekuatan dan pikiran yang ada dengankeyakinan bahwa hasil akhirnya kita serahkan kepad...
penuh hikmah, resep-resep dan panduan hidup dalam buku ini. Semakin seringsaya membaca buku ini semakin tinggi apresiasi s...
PENGANTAR PENULIS     Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Shalawat dan salam semogatercurah ke haribaan Rasulullah...
Buku ini mencegah Anda agar tidak terus-menerus melawan aruskehidupan, menentang takdir, mendebat manhaj yang telah digari...
Keenam, saya sengaja tidak menggunakan catatan kaki dalam buku ini.Ini tak lebih hanya untuk meringankan dan memudahkan pe...
Buku, La Tahzan, ini, setidaknya, saya tulis untuk konsumsi pribadi sayasendiri dan mereka yang bernasib sama dengan saya....
DAFTAR ISIPENGANTAR PENERBIT - viiPENGANTAR PENERJEMAH - ixPENGANTAR PENULIS - xiiYa Allah! - 1Pikirkan dan Syukurilah! - ...
"Katakanlah: Berjalanlah di muka bumi!" - 37Sabar Itu Indah ... - 38Jangan Meletakkan Bola Dunia di Atas Kepala! - 39Janga...
Jangan Bersedih Atas Cercaan dan Hinaan Orang! - 98Jangan Bersedih Atas Sesuatu yang Sedikit, Sebab Padanya Terdapat     K...
Keutamaan Buku - 127Faedah Membaca - 128Jangan Bersedih, Sebab Kebaikan Anda Akan Membuahkan Pujian!.- 129    Rehat - 130J...
Merupakan Karunia dan Ganjaran - 151Jangan Bersedih Karena Anda Berbeda dengan Orang Lain - 152    Rehat - 153Yang Tampak ...
Jangan Cemas, Camkan Hal-hal Berikut! - 188Konsekuensi Kemaksiatan Adalah Kesusahan - 189Carilah Rezeki, Tapi Jangan Serak...
Kehidupan nan Indah - 238Cobaan Itu untuk Kebaikan - 239Ibadah yang Penuh dengan Kepasrahan Diri - 240Dari Penguasa Menjad...
Nilai Diri Anda Adalah Surga - 289Cinta Sejati - 290    Rehat - 291Jangan Bersedih, Karena Syariat itu Mudah dan Memudahka...
Rasa Aman Adalah Keharusan Agama dan Rasio - 330Kemuliaan-kemuliaan yang Akan Sirna - 332Mencari Keutamaan Adalah Mahkota ...
Keselamatan Itu Ada Bersama Keridhaan - 377Tidak Menerima Adalah Pintu Keraguan - 377Keridhaan Adalah Kekayaan dan Rasa Am...
Bukan ke Arah ini Unta Digiring - 4 1 1Orang yang Paling Merasakan Kedamaian - 412 Pelan-pelan! - 413Bagaimana Anda Mensyu...
Jika Anda Memohon, Memohonlah Kepada Allah - 450Detik-detik yang Sangat Berharga - 451Siapa di Antara Kita yang Memiliki W...
Jika Tidak Sanggup Melakukan Sesuatu, Maka Tinggalkan - 505Jangan Ceroboh! - 506"Bermegah-megahan telah melalaikanmu." - 5...
Ya Allah!{Semua yang ada di langit dan di bumi selalu meminta pada-Nya. Setiap waktuDia dalam kesibukan.}                 ...
Allah: nama yang paling bagus, susunan huruf yang paling indah,ungkapan yang paling tulus, dan kata yang sangat berharga.{...
Kami berlindung kepada-Mu dari setiap rasa takut yang mendera.Hanya kepada-Mu kami bersandar dan bertawakal. Hanya kepada-...
Coba pikirkan, betapa besarnya fungsi pendengaran, yang dengannyaAllah menjauhkan Anda dari ketulian. Coba renungkan dan r...
Bagi orang yang berpikir, berkas-berkas masa lalu akan dilipat dan takpernah dilihat kembali. Cukup ditutup rapat-rapat, l...
mereka tidak akan pernah mampu. Sebab, yang demikian itu sudahmustahil pada asalnya.     Orang yang berpikiran jernih tida...
{Maka berpegangteguhlah dengan apa yang Aku berikan kepadamu dan hendaklahkamu termasuk orang yang bersyukur.}            ...
menunjukkan jalan yang benar bagi yang tersesat, memberi makan orangkelaparan, menolong orang yang sedang kesulitan, memba...
sampai di atasnya. Sebab, siapa yang tahu bahwa kita akan sampai atautidak pada jembatan itu. Bisa jadi kita akan terhenti...
Cara Mudah Menghadapi Kritikan Pedas     Sang Pencipta dan Pemberi rezeki Yang Maha Mulia, acapkalimendapat cacian dan cer...
Betapapun, Anda akan kesulitan membungkam mulut mereka danmenahan gerakan lidah mereka. Yang Anda mampu adalah hanya mengu...
rela untuk tidak makan asal anaknya kenyang, dan bahkan, mau bersusahpayah agar anaknya bahagia. Namun apa lacur, ketika s...
Anda tak perlu terkejut manakala menghadiahkan sebatang penakepada orang bebal, lalu ia memakai pena itu untuk menulis cem...
Seteguk air yang diberikan seorang pelacur kepada seekor anjing yangkehausan dapat membuahkan surga yang luasnya seluas la...
terlarut dalam kekosongan yang membinasakan. Singkatnya, membiarkandiri dalam kekosongan itu sama halnya dengan bunuh diri...
orang-orang yang memaksa diri untuk menyamakan perilaku dankepribadiannya dengan bangsa lain?     Anda merupakan sesuatu y...
Qadha dan Qadar{Tiada suatu bencana yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri,melainkan dia telah tertulis...
Tinta pena telah mengering bersamaan dengan semua hal yang akanAnda temui. Maka, jangan biarkan diri Anda larut kesedihan....
Ketika Anda melihat seutas tali meregang kencang, ketahuilah bahwa,tali itu akan segera putus.     Setiap tangisan akan be...
Jadikan Buah Lemon Itu Minuman yang Manis!     Orang cerdik akan berusaha merubah kerugian menjadi keuntungan.Sedangkan or...
Sebelum terjadi revolusi besar di Perancis, konon negara itu pernahmemenjara dua sastrawan terkenalnya. Salah seorang dari...
menolong orang yang dizalimi, memberi petunjuk orang yang sesat,menyembuhkan orang yang sakit, dan meringankan beban orang...
kepada-Nya dengan tekun agar Anda mendapatkan kebahagiaan dankemenangan.            Semoga Rumahmu Membuat Bahagia      Me...
keluar untuk berkata atau berbuat baik saja. Pada saat seperti itu hati Andaakan benar-benar menjadi milik Anda, sehingga ...
{Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempuma dan rahmat dari Rabbmereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendap...
Iman Adalah Kehidupan     Orang-orang yang sesungguhnya paling sengsara adalah mereka yangmiskin iman dan mengalami krisis...
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf

16,686
-1

Published on

7 Comments
12 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total Views
16,686
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
728
Comments
7
Likes
12
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Aidh Al Qarni - La Tahzan (Jangan Bersedih - indonesia).pdf

  1. 1. Perpustakaan Nasional Rl: Katalog Dalam Terbitan (KDT) Al-Qarni, Aidh La Tahzan, jangan bersedih / Aidh al-Qarni; penerjemah, Samson Rahman; penyunting, Syamsuddin TU dan Anis Maftukhin. -Jakarta: Qisthi Press, 2004. xxviii + 572 hal.; 15 x 24 cm. Judul Asli: La Tahzan ISBN 979-3715-05-7 I. Hidup keagamaan (Islam). I. Judul. II. Rahman, Samson. III. Syamsuddin TU. IV. Maftukhin, Anis 297.63Judul Asli: La TahzanPenulis: DR. Aidh al-QarniEdisi Indonesia:La TahzanJangan bersedih!Penerjemah: Samson RahmanPenyunting: Syamsuddin TU & Anis MaftukhinPenyelaras akhir: A. KholisTata Letak: Syamsuddin TUDesain Sampul: Tim Qisthi PressPenerbit: Qisthi PressJl. Melur Blok Z No. 7 Duren Sawit-Jakarta Timur 13440Telp/Fax: (021) 8610159; E-mail: qisthipress@hotmail.comCetakan: Pertama, September 2003Cetakan: Kedelapanbelas, Maret 2005Diterbitkan atas persetujuan Pemilik Sah hak buku La Tahzan dalam semua versi bahasa.Hak penerbitan edisi bahasa Indonesia baik yang diterjemahkan dari bahasa aslinya (Arab) ataudari bahasa apapun, ada pada Qisthi Press.Hak Terjemah Dilindungi Undang-undang.All Rights Reserved. eBook by MR.
  2. 2. PENGANTAR PENERBIT Di mana saja, di zaman modern ini, permasalahan yang dihadapi olehmanusia sama saja. Manusia yang dibesarkan dalam latar belakang yangdibentuk oleh generasi pendahulunya, harus berhadapan dengan arus budayaglobal yang sama sekali baru, tapi harus disikapi, disinggung, diseleksi, bahkanditerima. Sehingga tak ada bedanya di mana pun kita hidup: Di Indonesia, diEropa, di Amerika, di Saudi Arabia sampai pun di pedalaman Afrika. Dengan menjamurnya buku-buku ala Chicken Soup saat ini,menunjukkan bahwa arus budaya global itu tidak bisa dimungkiri lagi ada,dan punya kekuatan untuk mengakulturasi budaya lokal (yang bahkan bisa-bisa menyingkirkannya). Dan, buku ini adalah salah satunya. Denganpertimbangan latar belakang sosial budaya yang merupakan tempat lahirnyaIslam, buku ini menawarkan perspektif yang lain. Ketika membaca buku ini,penerbit mengajak pembaca untuk melihat dan memahami perspektif itu. Disini, pembaca dituntut untuk menjadi seorang pemerhati sosial budaya TimurTengah, baru kemudian memahami permasalahan modernisme di wilayah itu,dan dunia pada umumnya. Sebagai gambaran tentang bagaimana orang-or-ang Arab, khususnya Saudi Arabia, menghadapi arus budaya modern itutampak dari pengalaman penulis buku ini. Adalah Aidh al-Qarni yang dalamusianya yang baru empat puluh tahun 3 tahun mendatang, ia sudah termasuksosok yang sudah kenyang makan asam garam. Dengan tuduhan tidak berdalil,dia pernah dijebloskan ke dalam penjara. Dan ketika keluar, tulisan-tulisannyamendapat sambutan hangat oleh masyarakat Saudi Arabia pada umumnya,khususnya buku ini. Dan itu tergambar dalam aliran tulisan bab per bab dalambuku ini: pada bab-bab pertama memang terkesan kurang masuk kepermasalahan aktual dan lebih menyajikan uraian-uraian yang dogmatis; barudi bab-bab tiga perempat berikutnya benar-benar in. Alasan lain mengapa buku ini diterima luas adalah gaya bahasa danpenulisan yang mengalir dan lugas, yang seakan-akan lari dari pakem buku-buku Arab klasik meski membahas tema yang sama. Namun demikian, citrasastra yang banyak mewarnai budaya (baca: sistematika penulisan) Arab padaumumnya, dengan sentilan petikan-petikan dari kata-kata bijak, syair-syair La Tahzan vii
  3. 3. Arab kuno maupun modern, hingga hadits dan al-Quran, sangat kental disini. Bukan saja karena faktor budaya saja, tapi latar belakang akademis penulissendiri yang memungkinkan ke arah itu. la telah menyelesaikan programDoktoral dalam bidang Hadits di Fakultas Ushuluddin pada Al-Imam IslamicUniversity, Riyadh. la juga hafal al-Quran (yang merupakan syarat mutlaksebagai mahasiswa di Saudi Arabia, pada umumnya), hafal 5000 hadits, danlebih dari 10000 bait syair Arab kuno hingga modern. Sejak pertama kali diterbitkan, 2001, (Dar Ibnu Hazm: Beirut), bukuini bertahan selama dua tahun sebagai buku terlaris. Untuk cetakan pertama,dalam kurang waktu sebulan sudah habis terjual. Antusiasme yang sama jugadiberikan kepada cetakan kedua hingga kesembilan. Namun mulai cetakanketiga, hak cetaknya diambil alih oleh sebuah pustaka besar di Riyadh,Alobeikan. Dan penting untuk diketahui, DR. Aidh al-Qarni adalah penulis palingproduktif di Saudi Arabia saat ini. Jakarta, akhir Agustus 2003viii La Tahzan
  4. 4. PENGANTAR PENERJEMAH Segala puji dan syukur bagi Allah Rabb alam semesta. Shalawat dansalam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan dan tauladan kita,Muhammad Rasulullah, keluarga, dan para shahabatnya. Wa Badu. Jika kita membaca buku-buku self-help, buku-buku petunjuk cara hidup,nuansa yang akan kita dapatkan dalam buku-buku itu adalah bagaimana kitamencapai kesuksesan dunia, atau lebih tepatnya kesuksesan materiil. Hal inibanyak kita dapatkan dalam buku-buku yang ditulis oleh para penulis baratyang memang hanya berorientasi pada materi semata. Coba baca buku-buku yang dianggap sangat berpengaruh dan menjadibest seller semisal, The Magic of Thinking Big, karya David J. Schwart, How toStop Worrying and Start Living, karya Dale Carnegie, Speech Can Change YourLife, karya Dorothy Sarnoff ataupun buku The Seven Habits of Highly EffectivePeople, tulisan Steven R. Covey, Anda akan dapatkan petunjuk-petunjuk.praktis ke arah kebahagiaan yang lebih cenderung duniawi daripada ukhrawi.Allah dan akhirat tidak menjadi bagian paling penting dalam kajian-kajianmereka. Di sinilah, menurut orang-orang yang beriman, letak kekurangannyameski karya-karya mereka enak dibaca. Sisi kerohaniannya terasa begitu kering. Berbeda tatkala kita membaca buku La Tahzan yang ditulis oleh Dr. Aidal-Qarni. Buku ini sangat padat dengan nuansa rabbani tanpamengesampingkan sisi-sisi duniawi. Kita seakan diajak untuk menatap duniaini dengan pandangan yang seimbang: Kita diajak untuk menjadi idealis dengantetap realistis, menjadi duniawi dan ukhrawi sekaligus, mempersiapkankehidupan masa kini namun tak lupa masa depan, diajak bekerja dengankeras dan diajak pula beristirahat. Tulisan dalam buku ini merupakan resep-resep manjur, yangmenunjukkan kepada kita bagaimana harus meniti jalan kehidupan danmembangun kehidupan yang bahagia dengan berpedoman pada satu kata: LaTahzan, jangan bersedih. Dengan kata kunci ini kita akan dapat menjalanikehidupan ini dengan penuh semangat. Kita tidak akan pernah dirisaukanoleh masa lalu yang telah lewat dan tidak pula dicemaskan oleh masa depanyang akan datang. Kita akan menjadi manusia masa kini yang bekerja pada La Tahzan ix
  5. 5. hari ini dengan mencurahkan segenap kekuatan dan pikiran yang ada dengankeyakinan bahwa hasil akhirnya kita serahkan kepada Allah. Dunia ini akanmenjadi sangat indah jika kita menikmatinya dengan senyuman, bukan denganmuram durja serta kesedihan yang berlarut-larut. Ketika membaca buku inidengan seksama kita akan merasa bahwa jiwa, kalbu, nurani, dan pikiran kitatercerahkan, dan pada saat yang bersamaan kita merasakan adanyapeningkatakan kualitas kehidupan ini. Selanjutnya, akan lahir dari diri kitasimpati dan empati kepada orang lain, rasa peduli kepada sesama dan, yanglebih penting, kedekatan dengan Sang Maha Pencipta. Ketika membaca buku ini kita seakan diingatkan kepada buku How toStop Worrying and Start Living, karya Dale Carnegie dan buku Jaddid Hayatakakarya Muhammad al-Ghazali. Namun berbeda dengan keduanya, La Tahzanlebih terfokus, sederhana dan praktis untuk kita jadikan panduan dalamkehidupan kita. Bahasan-bahasannya tidak terlalu panjang, penuh hikmah dan selalumemberi waqfah (rehat) untuk merenung sebelum kita membaca tulisanselanjutnya. Inilah kekhasan buku ini yang akan memberikan warna barudalam khazanah keilmuan kita. Dan, yang sangat penting untuk tidak kitalewatkan adalah bagian akhir dari tulisan ini yang merupakan kesimpulandari tulisan-tulisan sebelumnya. Pada bagian ini kita akan disegarkan dengankata-kata dengan gaya bahasa nash yang menjadi saripati dari tulisan-tulisansebelumnya. Kata-kata hikmah ini akan menjadi resep instan agar kita menjadimanusia paling bahagia di dunia dan akhirat. Tidak semua syair yang ada dalam buku ini saya terjemahkan. Ini sengajasaya lakukan jika dalam satu bahasan ada beberapa syair yang saya anggaptelah cukup mewakili syair-syair yang lain, di samping pertimbangan bahwasyair yang saya terjemahkan adalah syair yang mungkin akan lebih indahpenerjemahannya dari syair yang lain. Namun saya yakin bahwa tidakditerjemahkannya sebagian syair-syair itu sama sekali tidak akan mengurangimaksud, nilai dan bobot buku ini. Dalam penerjemahan ini saya sengaja mencantumkan surat dan nomorayat—satu hal yang tidak diinginkan dan tidak dilakukan penulis—denganharapan akan mempermudah pembaca dalam merujuk pada ayat-ayat yangada di dalam al-Quran, terutama kalangan pembaca Indonesia. Saya merasa mendapat amanah dan kehormatan ketika Qisthi Pressmemberikan kepercayaan kepada saya untuk menerjemahkan buku yang sangatberharga dan mencerahkan ini. Banyak hal baru yang saya dapatkan darimenerjemahkan buku ini. Banyak pelajaran yang saya petik dari kisah-kisahx La Tahzan
  6. 6. penuh hikmah, resep-resep dan panduan hidup dalam buku ini. Semakin seringsaya membaca buku ini semakin tinggi apresiasi saya terhadap makna hidupdan kehidupan ini. Saya yakin bahwa pengalaman yang sama juga akan dialamioleh pembaca buku ini, sebuah pengalaman yang dialami oleh penulis danpenerjemahnya. Ucapan terima kasih juga saya haturkan pada ayahanda H. AbdurRahman dan ibunda Zakiya karena berkat dorongan dan doanya penerjemahanbuku ini bisa selesai. Ucapan terima kasih juga saya ucapkan pada isteri saya,Ita Maulidha, karena berkat bantuannya penerjemahan buku ini bisa rampung.Hasil terjemahan buku ini saya hadiahkan untuk adik saya, Farah Maisarah,dan anak saya, Fursan Ruhbani serta Fathiril Haq. Ucapan terima kasih yang sedalam-dalamnya saya ucapkan pada saudaraRusdi Mahdami, direktur Qisthi Press, yang telah memberi kepercayaan kepadasaya untuk menerjemahkan buku yang sangat berharga ini. Saya berharap buku ini akan menjadi panduan singkat dan tepat dalammenyikapi hidup ini, dan demi meniti kesuksesan di akhirat nanti. Rangkasbitung, Juli 2003 Samson Rahman La Tahzan xi
  7. 7. PENGANTAR PENULIS Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Shalawat dan salam semogatercurah ke haribaan Rasulullah s.a.w., keluarganya serta para shahabatnya.Wa Badu. Berikut ini buku La Tahzan. Semoga Anda senang membacanya dandapat mengambil manfaat darinya. Namun sebelum membaca, telitilah dahulubuku ini dengan nalar yang sehat, logika yang jernih dan, di atas itu semua,dengan ayat-ayat Allah yang senantiasa terjaga dari kekeliruan. Tentu saja tak bijak menilai sesuatu secara terburu-buru sebelum pernahmembayangkan, merasakan dan menciumnya sendiri. Dan adalah sebuahkejahatan terhadap ilmu ; memfatwakan sesuatu secara terburu-buru sebelumterlebih dahulu mengkaji akar permasalahannya, mendengar pernyataan-pernyataan tentangnya, mencari argumen-argumen yang mendasarinya, danmembaca dalil-dalil yang berkaitan dengannya. Saya menulis buku ini untuk siapa saja yang senantiasa merasa hidupdalam bayang-bayang kegelisahan, kesedihan dan kecemasan, atau orang yangselalu sulit tidur dikarenakan beban duka dan kegundahan yang semakin beratmenerpa. Dan tentu saja, siapa di antara kita yang tidak pernah mengalamisemua itu? Dalam buku ini saya sengaja menukil ayat-ayat Allah, bait-bait syair,pengalaman dan ibrah, catatan peristiwa dan hikmah, serta pelbagaiperumpamaan dan kisah-kisah. Dari semua itu, saya sengaja mengambilkesimpulan dari orang-orang shaleh sebagai penawar hati yang lara, penghiburjiwa tercabik, dan pelipur diri yang sedang dirundung duka cita. Buku ini akan mengatakan kepada Anda, "Bergembiralah danberbahagialah!" atau "Optimislah dan tenanglah!" Bahkan, mungkin pula iaakan berkata, "Jalani hidup ini apa adanya dengan penuh ketulusan dankeriangan!" Buku ini berusaha meluruskan berbagai kesalahan yang terjadi akibatpenyimpangan terhadap fitrah saat berinteraksi dengan sunnah-sunnah Al-lah, sesama manusia, benda, waktu dan tempat.xii La Tahzan
  8. 8. Buku ini mencegah Anda agar tidak terus-menerus melawan aruskehidupan, menentang takdir, mendebat manhaj yang telah digariskan danmengingkari bukti-bukti. Lebih dari itu, buku ini mengajak Anda dari yangsuatu tempat yang sangat dekat sudut sudut jiwa dan ruh Anda agar senantiasatenang menatap perjalanan masa depan. Buku ini mengajak Anda agar merasayakin dengan semua potensi dalam diri diri Anda dan menyimpan semuaenergi positif yang ada. Buku ini menggiring Anda untuk melupakan tekananhidup, sesaknya perjalanan usia dan beban perjalanan hidup. Ada beberapa hal penting dari buku ini yang perlu saya ingatkan sebelumkita melangkah lebih jauh. Diantaranya adalah: Pertama, buku ini ditulis untuk mendatangkan kebahagiaan, ketenangan,kedamaian, kelapangan hati, membuka pintu optimisme dan menyingkirkansegala kesulitan demi meraih masa depan yang lebih indah. Buku ini merupakan pengetuk hati agar selalu ingat akan rahmat danampunan Allah, bertawakal dan berbaik sangka kepada-Nya, mengimaniqadha dan qadar-Nya, menjalani hidup sesuai apa adanya, melepaskankegundahan tentang masa depan, dan mengingat nikmat Allah. Kedua, buku ini mencoba memberikan resep-resep bagaimana mengusirrasa duka, cemas, sedih, tertekan, dan putus asa. Ketiga, saya berusaha menyertakan dalil-dalil dari al-Quran dan haditsyang sesuai dengan tema setiap bahasan. Selain itu, tak jarang saya nukilkanpula pelbagai permisalan yang bagus, kisah yang penuh ibrah dan mengandungpelajaran berharga, serta bait-bait syair yang memiliki kekuatan. Dalam banyaktempat, para pembaca juga akan menjumpai kutipan-kutipan dari perkataanpara bijak bestari, dokter dan sastrawan. Demikianlah, semua hal yang adadalam buku ini hanya ingin mengajak Anda untuk senantiasa berbahagia. Keempat, buku ini bersifat umum, alias untuk siapa saja. Singkatnya,untuk kaum muslim maupun non-muslim. Pasalnya, pembicaraan dalam bukuini secara umum adalah berkaitan watak dan sifat naluriah dan persoalan-persoalan umum kejiwaan manusia. Namun begitu, buku ini tetapmenempatkan Manhaj Rabbani sebagai penyuluh. Karena memang manhajitulah yang menjadi agama fitrah kita. Kelima, dalam buku ini pembaca tidak akan hanya menjumpai kutipan-kutipan pernyataan dari orang-orang Timur, tetapi juga dari orang Barat.Namun demikian, saya berharap tidak ada tudingan negatif terhadap diri sayaberkaitan dengan hal ini. Karena, bagaimanapun saya yakin bahwa hikmahitu adalah laksana barang yang hilang dari kaum muslim. Artinya, maka dimana pun barang itu ada masih berhak kita ambil kembali. La Tahzan xiii
  9. 9. Keenam, saya sengaja tidak menggunakan catatan kaki dalam buku ini.Ini tak lebih hanya untuk meringankan dan memudahkan pembaca. Karena,dengan begitu paling tidak buku ini akan menjadi bacaan yangberkesinambungan dan memberikan pemahaman yang tidak terpotong-potong.Dan untuk itu, setiap referensi dari masing-masing kutipan selalu saya sebutlangsung dalam setiap paragraph yang menyebutnya. Ketujuh, dalam mengutip, saya tidak mencatat nomor halaman dan vol-ume sumbernya. Mengapa? Karena hal seperti itu sudah lazim dilakukan olehorang-orang sebelum saya, dan saya mengikuti mereka. Saya kira ini lebihbermanfaat dan lebih memudahkan. Kadang kala saya menuliskannya sesuaidengan teks yang ada di dalam buku sumbernya, dan kadang kala ada sedikitpenyuntingan atau penyesuaian dengan pemahaman saya terhadap bukuataupun artikel yang pernah saya baca. Kedelapan, saya tidak menyusun buku dalam sistematika bab-bab danpasal-pasal yang banyak. Yang saya lakukan adalah menulis dengan gaya yangsangat variatif. Adakalanya saya membeberkan beberapa permasalahan dalambeberapa paragraf, kemudian saya berpindah dari satu permasalahan kepermasalahan lain, dan kembali lagi pada bahasan yang sama setelah beberapahalaman pembahasan yang berbeda. Ini saya tujukan agar lebih sedap dibaca,lebih enak dan tidak membosankan. Kesembilan, saya tidak memberi nomor surat dan ayat serta tidak pernahmenyebutkan perawi hadits. Meski demikian, bila hadits yang sebutkan itulemah, maka saya selalu mengingatkannya. Adapun bila hadits itu shahih,maka saya hanya akan menyebutnya hadits shahih dan kadangkala tak membericatatan apapun.. Semua ini saya lakukan agar tulisan ini ringkas, terhindardari banyaknya pengulangan, penjelasan yang bertele-tele, dan tidakmenjemukan. "Orang yang berpura-pura puas dengan sesuatu yang tidak diberikankepadanya seperti orang yang memakai dua pakaian palsu." Kesepuluh, mungkin pembaca melihat ada beberapa pengulangan padasejumlah materi. Meski demikian, saya selalu berusaha mengemasnya dalammetode dan struktur pembahasan yang berbeda. Ini memang sengaja sayalakukan untuk semakin menguatkan pemahaman kita dengan caramenyajikannya lebih sering. Inilah sepuluh hal yang perlu saya sampaikan kepada pembaca terlebihdahulu. Saya berharap buku ini akan membawa kabar yang benar dan jujur,adil dalam memberi penilaian, obyektif dalam ungkapan, meyakinkan dalammateri-materi pengetahuan, lurus dalam sudut pandangan dan argumentasi,dan menjadi cahaya dalam hati.xiv La Tahzan
  10. 10. Buku, La Tahzan, ini, setidaknya, saya tulis untuk konsumsi pribadi sayasendiri dan mereka yang bernasib sama dengan saya. Sayalah orang yangpertama kali mengambil manfaat dari buku ini. Setiap kali membaca ulangbuku ini, selalu terasa seakan baru membacanya. Tidakkah kau tahu setiap kali kutemui Zainab Selalu kucium semerbak wanginya Setiap kali merasa tertekan, marah atau sedih, selalu saya katakan padadiri ini, "Bukankah Anda penulis buku La Tahzan?" Dan, sesaat setelah itu,api kemarahan pun meredup, dan hati saya kembali menjadi tenang. Demikianlah; dalam buku ini saya mencoba berbicara kepada dan untuksemua orang; bukan untuk segolongan orang, generasi, dan penduduk negeritertentu. Buku ini adalah untuk semua orang, yakni siapa saja yang inginhidup bahagia! Kutanamkan di dalamnya mutiara, hingga tiba saatnya ia dapat menyinari tanpa mentari dan berjalan di malam hari tanpa rembulan Karena kedua matanya ibarat sihir dan keningnya laksana pedang buatan India Milik Allah-lah setiap bulu mata, leher dan kulit yang indah mempesona Aidh al-Qarni La Tahzan xv
  11. 11. DAFTAR ISIPENGANTAR PENERBIT - viiPENGANTAR PENERJEMAH - ixPENGANTAR PENULIS - xiiYa Allah! - 1Pikirkan dan Syukurilah! - 3Yang Lalu Biar Berlalu - 4Hari Ini Milik Anda - 6Biarkan Masa Depan Datang Sendiri - 8Cara Mudah Menghadapi Kritikan Pedas - 10Jangan Mengharap "Terima Kasih" dari Seseorang - 11Berbuat Baik Terhadap Orang Lain, Melapangkan Dada - 13Isi Waktu Luang dengan Berbuat! - 14Jangan Latah! - 15Qadha dan Qadar - 17Bersama Kesulitan Ada Kemudahan - 18Jadikan Buah Lemon Itu Minuman yang Manis! - 20Siapakah yang Memperkenankan Doa Orang yang Kesulitan Apabila la Berdoa? - 21Semoga Rumahmu Membuat Bahagia - 23 Ganti Itu dari Allah - 24 Iman Adalah Kehidupan - 26Ambil Madunya, Tapi Jangan Hancurkan Sarangnya! - 27 "Dengan mengingat Allah, hati menjadi tenang." - 29 "Ataukah mereka dengki pada manusia atas apa yang Allah karuniakan kepadanya?" - 30 Hadapi Hidup Ini Apa Adanya! - 31Yakinilah Bahwa Anda Tetap Mulia Bersama Para Penerima Cobaan! - 32 Shalat...Shalat... - 34 "Cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik pelindung." - 36xvi La Tahzan
  12. 12. "Katakanlah: Berjalanlah di muka bumi!" - 37Sabar Itu Indah ... - 38Jangan Meletakkan Bola Dunia di Atas Kepala! - 39Jangan Sampai Hal-hal yang Sepele Membinasakan Anda! - 41Terimalah Setiap Pemberian Allah Dengan Rela Hati, Niscaya Anda Menjadi Manusia Paling Kaya - 42Selalu Ingatlah Pada Surga yang Seluas Langit dan Bumi! - 44"Demikianlah, telah Kami jadikan kamu umat yang adil dan pilihan." - 46Bersedih: Tak Diajarkan Syariat dan Tak Bermanfaat - 48 Rehat- 53Tersenyumlah! - 55 Rehat- 62Nikmatnya Rasa Sakit - 63Nikmatnya Ilmu Pengetahuan - 66SeniBergembira-68 Rehat-72Mengendalikan Emosi - 72Kebahagiaan Para Sahabat Bersama Rasulullah s.a.w. - 74Enyahkan Kejenuhan dari Hidupmu! - 77Buanglah Rasa Cemas! - 79 Rehat- 82Jangan Bersedih, Karena Rabb Maha Pengampun Dosa dan Penerima Taubat! - 83Jangan Bersedih, Semua Hal Akan Terjadi Sesuai Qadha dan Qadar! - 86Jangan Bersedih, Tunggulah Jalan Keluar! - 88 Rehat- 90Jangan Bersedih, Perbanyaklah Istighfar Karena Allah Maha Pengampun! - 90Jangan Bersedih, Ingatlah Allah Selalu! - 92Jangan Bersedih dan Putus Asa dari Rahmat Allah! - 93Jangan Bersedih Karena Gangguan Orang Lain, dan Maafkanlah Orang yang Berbuat Jahat Kepada Anda! - 93Jangan Bersedih Atas Kegagalan, Karena Anda Masih Memiliki Banyak Kenikmatan! - 94Jangan Bersedih Atas Sesuatu yang Tak Pantas Anda Sedihkan - 95Jangan Bersedih, Usirlah Setiap Kegalauan! - 97Jangan Bersedih Bila Kebaikan Anda Tak Dihargai Orang, Sebab yang Anda Cari Adalah Pahala dari Allah! - 97 La Tahzan xvii
  13. 13. Jangan Bersedih Atas Cercaan dan Hinaan Orang! - 98Jangan Bersedih Atas Sesuatu yang Sedikit, Sebab Padanya Terdapat Keselamatan! - 99Jangan Bersedih Atas Apa yang Masih Mungkin Akan Terjadi! - 100Jangan Bersedih Menghadapi Kritikan dan Hinaan! - 100 Rehat - 103Jangan Bersedih! Pilihlah Apa yang Telah Dipilih Allah untuk Anda - 104Jangan Bersedih dan Mempedulikan Perilaku Orang - 104Jangan Bersedih dan Pahamilah Harga yang Anda Sedihkan! - 105Jangan Bersedih Selama Anda Masih Dapat Berbuat Baik Kepada Orang Lain - 106Jangan Bersedih Jika Mendengar Kata4cata Kasar, Karena Kedengkian Itu Sudan Ada Sejak Dulu - 109 Rehat-111Jangan Bersedih! Sebab Bersabar Atas Sesuatu yang Tidak Anda Sukai Adalah Jalan Menuju Kemenangan - 111Jangan Bersedih Karena Perlakuan Orang Lain, Tapi Lihatlah Perlakuan Mereka Terhadap Sang Khaliq - 113Jangan Bersedih Karena Rezeki yang Sulit - 113Jangan Bersedih, Karena Masih Ada Sebab-sebab yang Membuat Musibah Terasa Ringan - 114Jangan Memakai Baju Kepribadian Orang Lain - 115 Uzlah dan Dampak Positifnya - 116Jangan Bersedih Karena Tertimpa Kesulitan! - 118 Rehat -119Jangan Bersedih, Inilah Kiat-Kiat untuk Bahagia - 120 Mengapa Harus Bersedih Jika Anda Memiliki Enam Resep? - 121Jangan Bersedih Jika Dianiaya, Dilecehkan, Dihina, Atau Dizalimi! - 122Jangan Bersedih, dan Simpanlah Pujian Orang dengan Tetap Melakukan Kebaikan Kepada Orang Lain - 122Jangan Bersedih Jika Dihadapkan Pada Kesulitan-kesulitan, Permasalahan, dan Halangan - 122Jangan Bersedih, Sebab Anda Masih Punya Saudara dan Orang yang Mencintai Anda - 123Jangan Bersedih Jika Ada Orang yang Merintangi dan Menyikapi Anda Dengan Wajah Masam - 124 Rehat - 124 Sebaik-baik Teman Duduk Adalah Buku - 125xviii LaTahzan
  14. 14. Keutamaan Buku - 127Faedah Membaca - 128Jangan Bersedih, Sebab Kebaikan Anda Akan Membuahkan Pujian!.- 129 Rehat - 130Jangan Bersedih, Sebab di Sana Masih Ada Rencana, Kehidupan, dan Hari yang Lain! - 131Pernyataan Para Pemikir - 132Jangan Bersedih, Tanyakan Pada Diri Anda Tentang Hari Ini, Kemarin, dan Hari Esok - 133Jangan Bersedih Jika Sering Ditimpa Musibah! - 134 Rehat-134Jangan Bersedih, Sebab Kesedihan AkanMenguras Potensi dan Energi! - 136Kesedihan Dapat Menyebabkan Abses - 136Dampak Lain dari Depresi - 136Dampak Kesedihan, Kegundahan, dan Kedengkian - 137Hadapi Semua Permasalahan Dengan Tenang - 137Berbaiksangkalah Kepada Rabb - 138Jika Pikiran Anda Bercabang - 138Jangan Gusar Dengan Kritik yang Membangun - 139Jangan Terlalu Lama Berpikir Atau Ragu, Tapi Berbuatlah dan Tinggalkan Kekosongan - 140Isu Itu Bohong - 141 Kesantunan Akan Menjauhkan Anda dari Kesalahan - 141Yang Telah Lewat Tidak Akan Pernah Kembali - 142 Carilah Kebahagiaan Dalam Diri Sendiri, Bukan di Sekitar dan di Luar Diri Anda - 142 Hidup Ini Bukan untuk Ditangisi - 143 Rehat - 144Jangan Bersedih Selama Anda Beriman Kepada Allah - 145Jangan Bersedih Karena Masalah yang Sepele, Sebab Dunia dan Segala Isinya Tidak Ada Artinya - 147Jangan Bersedih Jika Dimusuhi - 148 Alam Diciptakan Memang Seperti Itu - 149Jangan Kagumi Orang Jahat, Tapi Kagumilah Orang Baik - 149Jangan Bersedih Selama Anda Masih Memiliki Sepotong Roti, Segelas Air dan Kain yang Menutupi Tubuh - 150Jangan Bersedih Dengan Ujian dan Cobaan Allah. Sebab, Bisa Jadi Itu La Tahzan xix
  15. 15. Merupakan Karunia dan Ganjaran - 151Jangan Bersedih Karena Anda Berbeda dengan Orang Lain - 152 Rehat - 153Yang Tampak Berbahaya Mungkin Bermanfaat - 154Iman: Obat Paling Mujarab - 156Jangan Bersedih, Karena Allah Mengabulkan Permohonan Seorang Musyrik. Apalagi terhadap Seorang Muslim yang Bertauhid? - 157Jangan Bersedih. Karena Sesungguhnya Kehidupan Lebih Pendek dari yang Anda Bayangkan - 158Jangan Bersedih, Jika Masih Punya Sesuatu yang Cukup - 160Keridhaan Hati Menghilangkan Kesedihan - 161Jika Anda Kehilangan Salah Satu Anggota Tubuh, Sesungguhnya Masih Ada Anggota Tubuh yang Lain - 163Hari-hari Akan Terus Berputar - 164Anda Harus Keluar di Bumi Allah yang Luas Ini - 165 Rehat - 166Jangan Bersedih Pada Detik-detik Terakhir Kehidupan Anda - 167Jangan Bersedih Jika Kematian Menjemput - 168Jangan Bersedih Lantaran Bencana, Sebab Ada Rahasia di Balik Semua Itu - 169Jangan Bersedih, Karena Sesungguhnya Dunia Terlalu Hina untuk Membuat Anda Bersedih - 171Jangan Bersedih Lantaran Anda Beriman Kepada Allah - 171 Rehat-172Jangan Bersedih Jika Anda Cacat. Karena Itu Bukan Halangan untuk Berprestasi - 173Jangan Bersedih Selama Anda Memahami Islam - 174Jangan Mengira Bahwa Kemuliaan Adalah Kurma yang Harus Anda Makan - 177 Sumber-sumber Kebahagiaan - 178 Sendi-sendi Kebahagiaan - 178Jangan Bersedih Karena Kematian Tidak Akan Datang Sebelum Waktu yang Ditentukan - 180 Perbanyaklah Mengucapkan, "Ya dzal jalali wal ikram" - 181 Rehat - 186 Bagi yang Takut Terhadap Pendengki - 187 Perbaikilah Perilaku Anda Terhadap Sesama - 188xx La Tahzan
  16. 16. Jangan Cemas, Camkan Hal-hal Berikut! - 188Konsekuensi Kemaksiatan Adalah Kesusahan - 189Carilah Rezeki, Tapi Jangan Serakah - 191 "Ihdinash shirathal mustaqim", Rahasia Hidayah - 192Sepuluh Bunga Hidup Bahagia - 193 Rehat - 197Jangan Bersedih, Hadapilah Kenyataan - 197Jangan Bersedih. Karena yang Anda Sedihkan Itu Akan Berakhir - 202 Rehat - 203Jauhi Depresi. Karena Depresi Merupakan Jalan Menuju Kesengsaraan - 204Depresi Adalah Gerbang Bunuh Diri - 204 Istighfar Adalah Pembuka Jalan - 210 Orang Lain yang Bergantung Kepada Anda, dan Bukan Anda yang Bergantung Kepada Mereka - 212 Bersikaplah Bijaksana Terhadap Harta, Orang yang Hemat Tidak Akan Sengsara - 214Jangan Bergantung Kepada Selain Allah! - 215 Sebab-sebab yang Membuat Hati Menjadi Lapang - 216 Qadha Itu Sudah Selesai - 218 Kebebasan itu Nikmat Sekali - 218 Bantal Tidur Sufyan ats-Tsauri Adalah Tanah - 219Jangan Memperhatikan Orang-orang yang Menyebarkan Berita Bohong - 219 Caci Maki dan Cemoohan Itu Tidak Akan Membahayakan Diri Anda - 220 Renungkanlah Keindahan Alam Semesta - 221 "Apakah mereka tidak memperhatikan bagaimana unta diciptakan?" - 222 Ketamakan Tidak Akan Membahagiakan - 223 Musibah itu Menghapuskan Dosa-dosa - 223 "Hasbunalldh wa nitnal wakil" - 224 Ramuan Kebahagiaan - 225 Beban Berat Sebagai Konsekuensi Status - 226 Mari Kita Menuju Shalat - 227 Sedekah Membuat Hati Menjadi Lapang - 229 Jangan Marah! - 231 Wirid Pagi - 232 Rehat - 236 Al-Quran, Kitab yang Penuh Berkah - 236 Jangan Berambisi Menjadi Terkenal! - 237 La Tahzan xxi
  17. 17. Kehidupan nan Indah - 238Cobaan Itu untuk Kebaikan - 239Ibadah yang Penuh dengan Kepasrahan Diri - 240Dari Penguasa Menjadi Tukang Kayu - 241Di Antara Sebab yang Mengeruhkan Kedamaian Adalah Bergaul Dengan Orang-orang Dungu - 242Kepada Mereka yang Ditimpa Musibah - 243Bukti-bukti Ketauhidan - 245 Rehat - 249Perhatikan Lahir dan Batin - 249Bekerjalah Anda! - 252Berlindunglah Kepada Allah - 252Kepada-Nya Aku Bertawakal - 253Mereka Sepakat pada Tiga Hal - 254Serahkan Orang yang Menzalimi Anda Itu Kepada Allah - 255Kisra Persia dan Seorang Perempuan Tua - 255Kekurangan Bisa Saja Menjadi Kesempurnaan - 256Akhirnya Mereka Mengakui - 260Sejenak Bersama Orang-orang Bodoh - 261Iman: Jalan Menuju Keselamatan - 263Orang Kafir pun Berkelas-kelas - 265Tekad Baja - 267Fitrah [yang Diciptakan] Allah - 268Jangan Bersedih Karena Ditangguhkannya Rezeki - 269Libatkan Diri Anda Dalam Pekerjaan yang Bermanfaat - 270Dalam Hidup Anda Ada Detik-detik yang Berharga - 274 Rehat - 278Pekerjaan yang Baik Adalah Jalan Menuju Kebahagiaan - 279Ilmu yang Bermanfaat dan yang Membahayakan - 280Perbanyak Membaca dan Merenung! - 282Mukasabahlah Diri Anda Sendiri - 283Tiga Kesalahan yang Selalu Berulang - 283Berhati-hatilah! - 284Raihlah Simpati Orang Lain - 285Mengembaralah dan Bacalah Ayat-ayat Kekuasaan Allah - 286Bertahajjudlah Bersama Orang-orang yang Bertahajjud - 287 Rehat - 288xxii La Tahzan
  18. 18. Nilai Diri Anda Adalah Surga - 289Cinta Sejati - 290 Rehat - 291Jangan Bersedih, Karena Syariat itu Mudah dan Memudahkan - 292Dasar-dasar Ketenangan Jiwa - 293Hati-hati dengan Rindu - 294Hak-hak Bersaudara - 296Rahasia-rahasia di Balik Dosa - 297Carilah Rezeki, Tapi Jangan Tamak - 297 Rehat - 298Syariat yang Dermawan - 299"Jangan takut, sesungguhnya kamulah yang paling unggul (menang)." - 300Hati-hati dengan Empat Hal - 301Carilah Ketenangan Bersama Rabb - 301Dua Kata Agung - 302Faedah dari Musibah - 303Ilmu Adalah Petunjuk Sekaligus Obat - 304Semoga Menjadi Kebaikan - 304Kebahagiaan Adalah Karunia Ilahi - 304 Kenangan yang Indah Adalah Umur Panjang - 305Nyanyian Duka - 305 Rehat - 307 •Rabb yang Tak Pernah Zalim dan Aniaya - 308Tulis Sendiri Sejarah Anda! - 310Diamlah untuk Mendengarkan Firman Allah - 311Setiap Orang Mencari Kebahagiaan, Tapi ... - 315 Rehat- 316Surga (Naim) dan Neraka (Jahim) - 317Bukankah kami telah melapangkan dadamu?" - 318Konsep Hidup yang Baik - 319Apakah Kebahagiaan Itu? - 322Kepada-Nya lah Kata-kata Indah Itu Terpanjat - 325"Dan, begitulah azab Rabb-mu, apabila Dia mengazab penduduk negeri- negeri yang berbuat zalim" - 327Doa Orang-orang yang Dizalimi - 329Saya Katakan, "Sayalah yang di depan pintu itu." - 329Harus Ada Teman - 330 La Tahzan xxiii
  19. 19. Rasa Aman Adalah Keharusan Agama dan Rasio - 330Kemuliaan-kemuliaan yang Akan Sirna - 332Mencari Keutamaan Adalah Mahkota untuk Hidup Bahagia - 334Keabadian Itu Ada di Sana, Bukan di Sini - 336Musuh-musuh Manhaj Rabbani - 337Hakikat Kehidupan Dunia - 339Kunci Kebahagiaan - 341 Rehat - 342Bagaimana Mereka Itu Hidup? - 342Pendapat Orang-orang Bijak Tentang Sabar - 344Berbaik Sangka Kepada Allah Tidak Akan Gagal - 346Orang yang Bersabar Akan Mendapatkan yang Terbaik - 347Pendapat-pendapat yang Menyatakan Bahwa Musibah Itu Ringan - 348 Rehat - 349Jangan Bersedih Kalau Harta Anda Sedikit Atau Keadaan Anda Memprihatinkan, Sebab Nilai Diri Adalah Sesuatu yang Berbeda - 350Jangan Bersedih! Ketahuilah, Dengan Buku Anda Bisa Meningkatkan Potensi - 350Jangan Bersedih, Bacalah Keajaibamkeajaiban - 351Ciptaan Allah di Alam Semesta - 351Ya Allah ..., ya Allah - 357"Setiap hari Dia dalam kesibukan." - 358Jangan Bersedih, Karena Hari-hari Terus Berputar - 359"Inilah dua golongan (golongan mukmin dan golongan kafir) yang bertengkar. Mereka saling bertengkar mengenai Rabb mereka." - 359Jangan Bersedih, Karena Musuh Akan Ketakutan - 360Optimisme dan Pesimisme - 361Kepada Umat Manusia: Jangan Bersedih! - 363 Rehat - 366Hiburlah Diri Anda Dengan Bencana yang Menimpa Orang Lain - 366 Buah Ranum dari Keridhaan - 372 Saling Meridhai - 373 Orang yang Tidak Mau Menerima, Tidak Akan Pernah Diterima - 374 Faedah dari Keridhaan - 374Jangan Melawan Rabb - 375 Keputusan yang Telah Berlaku dan Ketentuan yang Adil - 376 Tidak Menerima Itu Tidak Ada Faedahnya - 376xxiv La Tahzan
  20. 20. Keselamatan Itu Ada Bersama Keridhaan - 377Tidak Menerima Adalah Pintu Keraguan - 377Keridhaan Adalah Kekayaan dan Rasa Aman - 378Buah dari Keridhaan Adalah Rasa Bersyukur - 379Buah dari Tidak Menerima Adalah Kekufuran - 379Tidak Menerima Adalah Jerat Setan - 380Keridhaan Akan Menyingkirkan Hawa Nafsu - 381 Rehat - 381Memaafkan Kesalahan Teman - 382Memanfaatkan Waktu Luang dan Kesehatan untuk Taat Kepada Allah - 385Allah Adalah Pelindung Orang-orang yang Beriman - 385Petunjuk Itu Ada di Jalan Mereka yang Mencarinya - 388Kehormatan Adalah Cobaan - 389Harta Simpanan yang Abadi - 390Semangat yang Menembus Langit - 391Membaca Pikiran - 392"Dan, apabila aku sakit, Dia lah yang menyembuhkan aku." - 393Berhati-hatilah - 395Telitilah! - 3 9 5Bulatkan Tekad Terlebih Dulu, Lalu Majulah! - 396Kehidupan Kita Bukan Hanya di Dunia Saja - 397Mundur dari Tantangan Adalah Solusi Sementara yang Akan Menyiratkan Jalan Keluar - 398Anda Sedang Berhubungan Dengan Yang Maha Pengasih - 400Tanda-tanda yang Menyeru untuk Selalu Optimistis - 401Kehidupan Itu Seluruhnya Susah Payah - 401 Rehat - 402Kebersahajaan Itu Akan Menyelamatkan dari Kebinasaan - 403Orang Itu Dinilai dari Sifatnya yang Menonjol - 404Seperti Itulah Anda Diciptakan - 404Kecerdikan Itu Membutuhkan Kejujuran - 405Hiasilah Hati Anda, Niscaya Anda Akan Melihat Bahwa Alam Semesta ini SangatIndah - 407 Bergembiralah Dengan Pertolongan yang Segera Datang - 408Anda Lebih Tinggi Daripada Sikap Dengki - 409 Rehat - 410 Ilmu Adalah Pintu Kemudahan - 411 La Tahzan xxv
  21. 21. Bukan ke Arah ini Unta Digiring - 4 1 1Orang yang Paling Merasakan Kedamaian - 412 Pelan-pelan! - 413Bagaimana Anda Mensyukuri yang Banyak, Jika yang Sedikit Saja Tak Mampu? - 414Tiga Papan - 415 Rehat - 415Tenanglah! - 416Perbuatan yang Baik Adalah Tameng Diri dari Kejahatan - 417Beristirahat Akan Sangat Membantu Kelanjutan Perjalanan - 419 Rehat - 422Panggung Tentang Kerajaan Alam - 423Langkah yang Tepat - 423Jangan Ceroboh! - 424Nilai Diri Adalah Keimanan dan Akhlak - 426Sungguh Bahagia Mereka! - 428Alangkah Sengsaranya Mereka! - 428 Rehat - 429Bersikaplah Lembut Kepada Kaum Wanita - 430Senyuman di Awal - 431Kebiasaan Balas Dendam Adalah Racun Berbisa di Dalam Jiwa yang Bergejolak - 433 Rehat - 434Jangan Tenggelam Dalam Kepribadian Orang Lain - 435Orang-orang yang Menderita Menunggu Kebijaksanaan Allah - 436Carilah Pekerjaan yang Menyenangkan - 437 "Kepada masing-masing golongan, baik golongan ini maupun golongan itu kami berikan bantuan." - 438Allah Akan Menunjuki Hati Orang yang Beriman Kepada-Nya - 439Manhaj Kesahajaan - 442Bukan yang Ini dan Bukan Pula yang Itu - 443 Rehat - 443 Siapa Para Wali Allah Itu Sebenarnya? - 444 "Allah Maha Baik terhadap hamba-hamba-Nya." - 445Allah Memberi Rezeki dari Arah yang Tak Disangka-sangka - 447 "Dan, Dialah yang menurunkan hujan." - 448 Allah Akan Menggantikan yang Hilang Dengan yang Lebih Baik - 449xxvi La Tahzan
  22. 22. Jika Anda Memohon, Memohonlah Kepada Allah - 450Detik-detik yang Sangat Berharga - 451Siapa di Antara Kita yang Memiliki Waktu Terbatas? - 453Kisah-kisah Kematian - 454"... yang tiada dapat kamu minta mundur daripadanya barang sesaat pun dan tidak (pula) kamu dapat meminta supaya diajukan." - 455Sesatlah Orang yang Menyeru Selain Kepada-Nya - 456 Bisa Saja, Badan Jadi Sehat Karena Penyakit - 458Para Wali Itu Memiliki Karamah - 458Cukuplah Allah Sebagai Pelindung dan Saksi - 459 Rehat - 461 Perbaikilah Menu Makanan Anda, Pasti Doa Anda Terkabul - 461 Segala Sesuatu Itu Bertasbih Memuji Rabb-Nya - 464 Bersikaplah Ridha Kepada Allah - 467 Suara Memanggil di Lembah Nakhlah - 472 Hadiah untuk Generasi Pertama - 473 Tetaplah Ridha Walaupun Harus Menggenggam Bara - 475 Rehat - 476 Pengambil Keputusan - 476 Berpendirianlah Seteguh Gunung Uhud - 480 Siapa Menanam, Dia akan Menuai - 482 Rehat - 483 Konsekuensi dari Berucap Menarik - 483 Ketenangan Hati Hanya Ada di Surga - 484 Rehat - 486 Sikap Lemah Lembut Membantu Mencapai Tujuan - 486 Rehat-489 Tak Ada Gunanya Berduka - 490 Ketenangan Ada Dalam Rasa Puas - 491 Bayangkan Kemungkinan Terpahit - 492 Jika Masih Sehat dan Bisa Makan, Maka Katakan Kepada Dunia: "Salam sejahtera" - 493 Padamkan Api Dendam Sebelum Membakar Diri Anda - 495 Jangan Merendahkan Kedudukan Seseorang - 497 Siapa Menanam, Akan Mengetam - 502 Jangan Remehkan Upaya Orang Lain - 503 Singkirkan Kebiasaan Meniru yang Berlebihan - 504 LaTahzan xxvii
  23. 23. Jika Tidak Sanggup Melakukan Sesuatu, Maka Tinggalkan - 505Jangan Ceroboh! - 506"Bermegah-megahan telah melalaikanmu." - 506Tips Menjadi Orang yang Paling Bahagia - 508PENUTUP - 570xxviii La Tahzan
  24. 24. Ya Allah!{Semua yang ada di langit dan di bumi selalu meminta pada-Nya. Setiap waktuDia dalam kesibukan.} (QS. Ar-Rahman: 29) Ketika laut bergemuruh, ombak menggunung, dan angin bertiupkencang menerjang, semua penumpang kapal akan panik dan menyeru: "YaAllah!" Ketika seseorang tersesat di tengah gurun pasir, kendaraan menyimpangjauh dari jalurnya, dan para kafilah bingung menentukan arah perjalanannya,mereka akan menyeru: "Ya Allah!" Ketika musibah menimpa, bencana melanda, dan tragedi terjadi,mereka yang tertimpa akan selalu berseru: "Ya Allah!" Ketika pintu-pintu permintaan telah tertutup, dan tabir-tabirpermohonan digeraikan, orang-orang mendesah: "Ya Allah!" Ketika semua cara tak mampu menyelesaikan, setiap jalan terasamenyempit, harapan terputus, dan semua jalan pintas membuntu, merekapun menyeru: "Ya Allah!" Ketika bumi terasa menyempit dikarenakan himpitan persoalan hidup,dan jiwa serasa tertekan oleh beban berat kehidupan yang harus Anda pikul,menyerulah:"Ya Allah!" Kuingat Engkau saat alam begitu gelap gulita, dan wajah zaman berlumuran debu hitam Kusebut nama-Mu dengan lantang di saat fajar menjelang, dan fajar pun merekah seraya menebar senyuman indah Setiap ucapan baik, doa yang tulus, rintihan yang jujur, air mata yangmenetes penuh keikhlasan, dan semua keluhan yang menggundahgulanakanhati adalah hanya pantas ditujukan ke hadirat-Nya. Setiap dini hari menjelang, tengadahkan kedua telapak tangan,julurkan lengan penuh harap, dan arahkan terus tatapan matamu ke arah-Nya untuk memohon pertolongan! Ketika lidah bergerak, tak lain hanyauntuk menyebut, mengingat dan berdzikir dengan nama-Nya. Dengan begitu,hati akan tenang, jiwa akan damai, syaraf tak lagi menegang, dan imankembali berkobar-kobar. Demikianlah, dengan selalu menyebut nama-Nya,keyakinan akan semakin kokoh. Karena,{Allah Maha Lembut terhadap hamba-hamba-Nya.} (QS. Asy-Syura: 19) eBook by MR. La Tahzan 1
  25. 25. Allah: nama yang paling bagus, susunan huruf yang paling indah,ungkapan yang paling tulus, dan kata yang sangat berharga.{Apakah kamu tahu ada seseorang yang sama dengan Dia (yang patutdisembah)?} (QS. Maryam: 65) Allah: milik-Nya semua kekayaan, keabadian, kekuatan, pertolongan,kemuliaan, kemampuan, dan hikmah.{Milik siapakah kerajaan pada hari ini? Milik Allah Yang Maha Esa lagi MahaMengalahkan.} (QS. Ghafir: 16) Allah: dari-Nya semua kasih sayang, perhatian, pertolongan, bantuan,cinta dan kebaikan.{Dan, apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allah-lab. (datangnya).} (QS. An-Nahl: 53) Allah: pemilik segala keagungan, kemuliaan, kekuatan dankeperkasaan. Betapapun kulukiskan keagungan-Mu dengan deretan huruf, Kekudusan-Mu tetap meliputi semua arwah Engkau tetap Yang Maha Agung, sedang semua makna, akan lebur, mencair, di tengah keagungan-Mu, wahai Rabku Ya Allah, gantikanlah kepedihan ini dengan kesenangan, jadikankesedihan itu awal kebahagian, dan sirnakan rasa takut ini menjadi rasatentram. Ya Allah, dinginkan panasnya kalbu dengan salju keyakinan, danpadamkan bara jiwa dengan air keimanan. Wahai Rabb, anugerahkan pada mata yang tak dapat terpejam ini rasakantuk dari-Mu yang menentramkan. Tuangkan dalam jiwa yang bergolakini kedamaian. Dan, ganjarlah dengan kemenangan yang nyata. Wahai Rabb,tunjukkanlah pandangan yang kebingungan ini kepada cahaya-Mu.Bimbinglah sesatnya perjalanan ini ke arah jalan-Mu yang lurus. Dantuntunlah orang-orang yang menyimpang dari jalan-Mu merapat ke hidayah-Mu. Ya Allah, sirnakan keraguan terhadap fajar yang pasti datang danmemancar terang, dan hancurkan perasaan yang jahat dengan secercahsinar kebenaran. Hempaskan semua tipu daya setan dengan bantuan balatentara-Mu. Ya Allah, sirnakan dari kami rasa sedih dan duka, dan usirlahkegundahan dari jiwa kami semua.2 La Tahzan
  26. 26. Kami berlindung kepada-Mu dari setiap rasa takut yang mendera.Hanya kepada-Mu kami bersandar dan bertawakal. Hanya kepada-Mu kamimemohon, dan hanya dari-Mu lah semua pertolongan. Cukuplah Engkausebagai Pelindung kami, karena Engkaulah sebaik-baik Pelindung danPenolong. Pikirkan dan Syukurilah! Artinya, ingatlah setiap nikmat yang Allah anugerahkan kepada Anda.Karena Dia telah melipatkan nikmat-Nya dari ujung rambut hingga ke bawahkedua telapak kaki.{Jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan sanggupmenghitungnya.} (QS. Ibrahim: 34) Kesehatan badan, keamanan negara, sandang pangan, udara dan air,semuanya tersedia dalam hidup kita. Namun begitulah, Anda memilikidunia, tetapi tidak pernah menyadarinya. Anda menguasai kehidupan, tetapitak pernah mengetahuinya.{Dan, Dia menyempurnakan nikmat-Nya kepadamu lahir dan batin.} (QS. Luqman: 20) Anda memiliki dua mata, satu lidah, dua bibir, dua tangan dan duakaki.{Maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan?} (QS. Ar-Rahman: 13) Apakah Anda mengira bahwa, berjalan dengan kedua kaki itu sesuatuyang sepele, sedang kaki acapkali menjadi bengkak bila digunakan jalanterus menerus tiada henti? Apakah Anda mengira bahwa berdiri tegak diatas kedua betis itu sesuatu yang mudah, sedang keduanya bisa saja tidakkuat dan suatu ketika patah? Maka sadarilah, betapa hinanya diri kita manakala tertidur lelap, ketikasanak saudara di sekitar Anda masih banyak yang tidak bisa tidur karenasakit yang mengganggunya? Pernahkah Anda merasa nista manakala dapatmenyantap makanan lezat dan minuman dingin saat masih banyak orang disekitar Anda yang tidak bisa makan dan minum karena sakit? La Tahzan 3
  27. 27. Coba pikirkan, betapa besarnya fungsi pendengaran, yang dengannyaAllah menjauhkan Anda dari ketulian. Coba renungkan dan raba kembalimata Anda yang tidak buta. Ingatlah dengan kulit Anda yang terbebas daripenyakit lepra dan supak. Dan renungkan betapa dahsyatnya fungsi otakAnda yang selalu sehat dan terhindar dari kegilaan yang menghinakan. Adakah Anda ingin menukar mata Anda dengan emas sebesar gunungUhud, atau menjual pendengaran Anda seharga perak satu bukit? ApakahAnda mau membeli istana-istana yang menjulang tinggi dengan lidah Anda,hingga Anda bisu? Maukah Anda menukar kedua tangan Anda denganuntaian mutiara, sementara tangan Anda buntung? Begitulah, sebenarnya Anda berada dalam kenikmatan tiada tara dankesempumaan tubuh, tetapi Anda tidak menyadarinya. Anda tetap merasaresah, suntuk, sedih, dan gelisash, meskipun Anda masih mempunyai nasihangat untuk disantap, air segar untuk diteguk, waktu yang tenang untuktidur pulas, dan kesehatan untuk terus berbuat. Anda acapkali memikirkan sesuatu yang tidak ada, sehingga Andapun lupa mensyukuri yang sudah ada. Jiwa Anda mudah terguncang hanyakarena kerugian materi yang mendera. Padahal, sesungguhnya Anda masihmemegang kunci kebahagiaan, memiliki jembatan pengantar kebahagian,karunia, kenikmatan, dan lain sebagainya. Maka pikirkan semua itu, dankemudian syukurilah!{Dan, pada dirimu sendiri. Maka, apakah kamu tidak memperhatikan.} (QS. Adz-Dzariyat: 21) Pikirkan dan renungkan apa yang ada pada diri, keluarga, rumah,pekerjaan, kesehatan, dan apa saja yang tersedia di sekeliling Anda. Danjanganlah termasuk golongan{Mereka mengetahui nikmat Allah, kemudian mereka mengingkarinya.} (QS. An-Nahl: 83) Yang Lalu Biar Berlalu Mengingat dan mengenang masa lalu, kemudian bersedih atas nestapadan kegagalan didalamnya merupakan tindakan bodoh dan gila. Itu, samaartinya dengan membunuh semangat, memupuskan tekad dan menguburmasa depan yang belum terjadi.4 La Tahzan
  28. 28. Bagi orang yang berpikir, berkas-berkas masa lalu akan dilipat dan takpernah dilihat kembali. Cukup ditutup rapat-rapat, lalu disimpan dalamruang penglupaan, diikat dengan tali yang kuat dalam penjara pengacuhanselamanya. Atau, diletakkan di dalam ruang gelap yang tak tertembuscahaya. Yang demikian, karena masa lalu telah berlalu dan habis. Kesedihantak akan mampu mengembalikannya lagi, keresahan tak akan sanggupmemperbaikinya kembali, kegundahan tidak akan mampu merubahnyamenjadi terang, dan kegalauan tidak akan dapat menghidupkannya kembali,karena ia memang sudah tidak ada. Jangan pernah hidup dalam mimpi buruk masa lalu, atau di bawahpayung gelap masa silam. Selamatkan diri Anda dari bayangan masa lalu!Apakah Anda ingin mengembalikan air sungai ke hulu, matahari ketempatnya terbit, seorok bayi ke perut ibunya, air susu ke payudara sangibu, dan air mata ke dalam kelopak mata? Ingatlah, keterikatan Andadengan masa lalu, keresahan Anda atas apa yang telah terjadi padanya,keterbakaran emosi jiwa Anda oleh api panasnya, dan kedekatan jiwa Andapada pintunya, adalah kondisi yang sangat naif, ironis, memprihatinkan,dan sekaligus menakutkan. Membaca kembali lembaran masa lalu hanya akan memupuskan masadepan, mengendurkan semangat, dan menyia-nyiakan waktu yang sangatberharga. Dalam al-Quran, setiap kali usai menerangkan kondisi suatu kaumdan apa saja yang telah mereka lakukan, Allah selalu mengatakan, "Ituadalah umat yang lalu." Begitulah, ketika suatu perkara habis, maka selesaipula urusannya. Dan tak ada gunanya mengurai kembali bangkai zamandan memutar kembali roda sejarah. Orang yang berusaha kembali ke masa lalu, adalah tak ubahnya orangyang menumbuk tepung, atau orang yang menggergaji serbuk kayu. Syahdan, nenek moyang kita dahulu selalu mengingatkan orang yangmeratapi masa lalunya demikian: "Janganlah engkau mengeluarkan mayat-mayatitu dari kuburnya." Dan konon, kata orang yang mengerti bahasa binatang,sekawanan binatang sering bertanya kepada seekor keledai begini, "Mengapaengkau tidak menarik gerobak?" "Aku benci khayalan," jawab keledai. Adalah bencana besar, manakala kita rela mengabaikan masa depandan justru hanya disibukkan oleh masa lalu. Itu, sama halnya dengankita mengabaikan istana-istana yang indah dengan sibuk meratapi puing-puing yang telah lapuk. Padahal, betapapun seluruh manusia dan jinbersatu untuk mengembalikan semua hal yang telah berlalu, niscaya La Tahzan 5
  29. 29. mereka tidak akan pernah mampu. Sebab, yang demikian itu sudahmustahil pada asalnya. Orang yang berpikiran jernih tidak akan pernah melibat dan sedikitpunmenoleh ke belakang. Pasalnya, angin akan selalu berhembus ke depan, airakan mengalir ke depan, setiap kafilah akan berjalan ke depan, dan segalasesuatu bergerak maju ke depan. Maka itu, janganlah pernah melawan sunahkehidupan! Hari Ini Milik Anda Jika kamu berada di pagi hari, janganlah menunggu sore tiba. Hariinilah yang akan Anda jalani, bukan hari kemarin yang telah berlalu dengansegala kebaikan dan keburukannya, dan juga bukan esok hari yang belumtentu datang. Hari yang saat ini mataharinya menyinari Anda, dan siangnyamenyapa Anda inilah hari Anda. Umur Anda, mungkin tinggal hari ini. Maka, anggaplah masa hidupAnda hanya hari ini, atau seakan-akan Anda dllahirkan hari ini dan akanmati hari ini juga. Dengan begitu, hidup Anda tak akan tercabik-cabikdiantara gumpalan keresahan, kesedihan dan duka masa lalu denganbayangan masa depan yang penuh ketidakpastian dan acapkali menakutkan. Pada hari ini pula, sebaiknya Anda mencurahkan seluruh perhatian,kepedulian dan kerja keras. Dan pada hari inilah, Anda harus bertekadmempersembahkan kualitas shalat yang paling khusyu, bacaan al-Quranyang sarat tadabbur, dzikir dengan sepenuh hati, keseimbangan dalam segalahal, keindahan dalam akhlak, kerelaan dengan semua yang Allah berikan,perhatian terhadap keadaan sekitar, perhatian terhadap kesehatan jiwa danraga, serta perbuatan baik terhadap sesama. Pada hari dimana Anda hidup saat inilah sebaiknya Anda membagiwaktu dengan bijak. Jadikanlah setiap menitnya laksana ribuan tahun dansetiap detiknya laksana ratusan bulan. Tanamlah kebaikan sebanyak-banyaknya pada hari itu. Dan, persembahkanlah sesuatu yang paling indahuntuk hari itu. Ber-istighfar-lah atas semua dosa, ingatlah selalu kepada-Nya, bersiap-siaplah untuk sebuah perjalanan menuju alam keabadian, dannikmatilah hari ini dengan segala kesenangan dan kebahagiaan! Terimalahrezeki, isteri, suami, anak-anak, tugas-tugas, rumah, ilmu, dan jabatan Andahari dengan penuh keridhaan.6 La Tahzan
  30. 30. {Maka berpegangteguhlah dengan apa yang Aku berikan kepadamu dan hendaklahkamu termasuk orang yang bersyukur.} (QS. Al-Araf: 144) Hiduplah hari ini tanpa kesedihan, kegalauan, kemarahan, kedengkiandan kebencian. Jangan lupa, hendaklah Anda goreskan pada dinding hati Anda satukalimat (bila perlu Anda tulis pula di atas meja kerja Anda): Harimu adalahhari ini. Yakni, bila hari ini Anda dapat memakan nasi hangat yang harumbaunya, maka apakah nasi basi yang telah Anda makan kemarin atau nasihangat esok hari (yang belum tentu ada) itu akan merugikan Anda? Jika Anda dapat minum air jernih dan segar hari ini, maka mengapaAnda harus bersedih atas air asin yang Anda minum kemarin, ataumengkhawatirkan air hambar dan panas esok hari yang belum tentu terjadi? Jika Anda percaya pada diri sendiri, dengan semangat dan tekad yangkuat Anda, maka akan dapat menundukkan diri untuk berpegang padaprinsip: aku hanya akan hidup hari ini. Prinsip inilah yang akan menyibukkandiri Anda setiap detik untuk selalu memperbaiki keadaan, mengembangkansemua potensi, dan mensucikan setiap amalan. Dan itu, akan membuat Anda berkata dalam hati, "Hanya hari iniaku berkesempatan untuk mengatakan yang baik-baik saja. Tak berucapkotor dan jorok yang menjijikkan, tidak akan pernah mencela, menghardikdan juga membicarakan kejelekan orang lain. Hanya hari ini akuberkesempatan menertibkan rumah dan kantor agar tidak semrawut danberantakan. Dan karena hanya ini saja aku akan hidup, maka aku akanmemperhatikan kebersihan tubuhku, kerapian penampilanku, kebaikan tuturkata dan tindak tandukku." Karena hanya akan hidup hari ini, maka aku akan berusaha sekuattenaga untuk taat kepada Rabb, mengerjakan shalat sesempurna mungkin,membekali diri dengan shalat-shalat sunah nafilah, berpegang teguh padaal-Quran, mengkaji dan mencatat segala yang bermanfaat. Aku hanya akan hidup hari ini, karenanya aku akan menanam dalamhatiku semua nilai keutamaan dan mencabut darinya pohon-pohon kejahatanberikut ranting-rantingnya yang berduri, baik sifat takabur, ujub, riya, danburuk sangka. Hanya hari ini aku akan dapat menghirup udara kehidupan, makaaku akan berbuat baik kepada orang lain dan mengulurkan tangan kepadasiapapun. Aku akan menjenguk mereka yang sakit, mengantarkan jenazah, La Tahzan 7
  31. 31. menunjukkan jalan yang benar bagi yang tersesat, memberi makan orangkelaparan, menolong orang yang sedang kesulitan, membantu yang orangdizalimi, meringankan penderitaan orang yang lemah, mengasihi merekayang menderita, menghormati orang-orang alim, menyayangi anak kecil,dan berbakti kepada orang tua. Aku hanya akan hidup hari ini, maka aku akan mengucapkan, "Wahaimasa lalu yang telah berlalu dan selesai, tenggelamlah seperti mataharimu.Aku tak akan pernah menangisi kepergianmu, dan kamu tidak akan pernahmelihatku termenung sedetik pun untuk mengingatmu. Kamu telahmeninggalkan kami semua, pergi dan tak pernah kembali lagi." "Wahai masa depan, engkau masih dalam kegaiban. Maka, aku tidakakan pernah bermain dengan khayalan dan menjual diri hanya untuk sebuahdugaan. Aku pun tak bakal memburu sesuatu yang belum tentu ada, karenaesok hari mungkin tak ada sesuatu. Esok hari adalah sesuatu yang belumdiciptakan dan tidak ada satu pun darinya yang dapat disebutkan." "Hari ini milik Anda", adalah ungkapan yang paling indah dalam"kamus kebahagiaan". Kamus bagi mereka yang menginginkan kehidupanyang paling indah dan menyenangkan. Biarkan Masa Depan Datang Sendiri{Telah pasti datangnya ketetapan Allah, maka janganlah kamu meminta agardisegerakan (datang)nya.} (QS. An-Nahl: 1) Jangan pernah mendahului sesuatu yang belum terjadi! Apakah Andamau mengeluarkan kandungan sebelum waktunya dlkAhirkan, atau memetikbuah-buahan sebelum masak? Hari esok adalah sesuatu yang belum nyatadan dapat diraba, belum berwujud, dan tidak memiliki rasa dan warna.Jika demikian, mengapa kita harus menyibukkan diri dengan hari esok,mencemaskan kesialan-kesialan yang mungkin akan terjadi padanya,memikirkan kejadian-kejadian yang akan menimpanya, dan meramalkanbencana-bencana yang bakal ada di dalamnya? Bukankah kita juga tidaktahu apakah kita akan bertemu dengannya atau tidak, dan apakah hariesok kita itu akan berwujud kesenangan atau kesedihan? Yang jelas, hari esok masih ada dalam alam gaib dan belum turun kebumi. Maka, tidak sepantasnya kita menyeberangi sebuah jembatan sebelum8 La Tahzan
  32. 32. sampai di atasnya. Sebab, siapa yang tahu bahwa kita akan sampai atautidak pada jembatan itu. Bisa jadi kita akan terhenti jalan kita sebelumsampai ke jembatan itu, atau mungkin pula jembatan itu hanyut terbawaarus terlebih dahulu sebelum kita sampai di atasnya. Dan bisa jadi pula,kita akan sampai pada jembatan itu dan kemudian menyeberanginya. Dalam syariat, memberi kesempatan kepada pikiran untuk memikirkanmasa depan dan membuka-buka alam gaib, dan kemudian terhanyut dalamkecemasan-kecemasan yang baru di duga darinya, adalah sesuatu yang tidakdibenarkan. Pasalnya, hal itu termasuk thulul amal (angan-angan yang terlalujauh). Secara nalar, tindakan itu pun tak masuk akal, karena sama halnyadengan berusaha perang melawan bayang-bayang. Namun ironis, kebanyakanmanusia di dunia ini justru banyak yang termakan oleh ramalan-ramalantentang kelaparan, kemiskinan, wabah penyakit dan krmjekonomi yangkabarnya akan menimpa mereka. Padahal, semua itu hanyalah bagian darikurikulum yang diajarkan di "sekolah-sekolah setan".{Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruhkamu berbuat kejahatan (kikir), sedang Allah menjanjikan untukmu ampunandaripada-Nya dan karunia.} (QS. Al-Baqarah: 268) Mereka yang menangis sedih menatap masa depan adalah yangmenyangka diri mereka akan hidup kelaparan, menderita sakit selamasetahun, dan memperkirakan umur dunia ini tinggal seratus tahun lagi.Padahal, orang yang sadar bahwa usia hidupnya berada di genggaman yanglain tentu tidak akan menggadaikannya untuk sesuatu yang tidak ada.Dan orang yang tidak tahu kapan akan mati, tentu salah besar bila justrumenyibukkan diri dengan sesuatu yang belum ada dan tak berwujud. Biarkan hari esok itu datang dengan sendirinya. Jangan pernahmenanyakan kabar beritanya, dan jangan pula pernah menanti seranganpetakanya. Sebab, hari ini Anda sudah sangat sibuk. Jika Anda heran, maka lebih mengherankan lagi orang-orang yangberani menebus kesedihan suatu masa yang belum tentu matahari terbit didalamnya dengan bersedih pada hari ini. Oleh karena itu, hindarilah angan-angan yang berlebihan. La Tahzan 9
  33. 33. Cara Mudah Menghadapi Kritikan Pedas Sang Pencipta dan Pemberi rezeki Yang Maha Mulia, acapkalimendapat cacian dan cercaan dari orang-orang pandir yang tak berakal.Maka, apalagi saya, Anda dan kita sebagai manusia yang selalu terpelesetdan salah. Dalam hidup ini, terutama jika Anda seseorang yang selalumemberi, memperbaiki, mempengaruhi dan berusaha membangun, makaAnda akan selalu menjumpai kritikan-kritikan yang pedas dan pahit.Mungkin pula, sesekali Anda akan mendapat cemoohan dan hinaan dariorang lain. Dan mereka, tidak akan pernah diam mengkritik Anda sebelumAnda masuk ke dalam liang bumi, menaiki tangga ke langit, dan berpisahdengan mereka. Adapun bila Anda masih berada di tengah-tengah mereka,maka akan selalu ada perbuatan mereka yang membuat Anda bersedihdan meneteskan air mata, atau membuat tempat tidur Anda selalu terasagerah. Perlu diingat, orang yang duduk di atas tanah tak akan pernah jatuh,dan manusia tidak akan pernah menendang anjing yang sudah mati. Adapunmereka, marah dan kesal kepada Anda adalah karena mungkin Andamengungguli mereka dalam hal kebaikan, keilmuan, tindak tanduk, atauharta. Jelasnya, Anda di mata mereka adalah orang berdosa yang takterampuni sampai Anda melepaskan semua karunia dan nikmat Allah yangpada diri Anda, atau sampai Anda meninggalkan semua sifat terpuji dannilai-nilai luhur yang selama ini Anda pegang teguh. Dan menjadi orangyang bodoh, pandir dan tolol adalah yang mereka inginkan dari diri Anda. Oleh sebab itu, waspadalah terhadap apa yang mereka katakan.Kuatkan jiwa untuk mendengar kritikan, cemoohan dan hinaan mereka.Bersikaplah laksana batu cadas; tetap kokoh berdiri meski diterpa butiran-butiran salju yang menderanya setiap saat, dan ia justru semakin kokohkarenanya. Artinya, jika Anda merasa terusik dan terpengaruh oleh kritikanatau cemoohan mereka, berarti Anda telah meluluskan keinginan merekauntuk mengotori dan mencemarkan kehidupan Anda. Padahal, yang terbaikadalah menjawab atau merespon kritikan mereka dengan menunjukkanakhlak yang baik. Acuhkan saja mereka, dan jangan pernah merasa tertekanoleh setiap upadaya mereka untuk menjatuhkan Anda. Sebab, kritikanmereka yang menyakitkan itu pada hakekatnya merupakan ungkapanpenghormatan untuk Anda. Yakni, semakin tinggi derajat dan posisi yangAnda duduki, maka akan semakin pedas pula kritikan itu.10 LaTahzan
  34. 34. Betapapun, Anda akan kesulitan membungkam mulut mereka danmenahan gerakan lidah mereka. Yang Anda mampu adalah hanya menguburdalam-dalam setiap kritikan mereka, mengabaikan solah polah mereka padaAnda, dan cukup mengomentari setiap perkataan mereka sebagaimana yangdiperintahkan Allah,{Katakanlah (kepada mereka): "Matilah kamu karena kemarahanmu itu."} (QS. Ali Imran: 119) Bahkan, Anda juga dapat menyumpal mulut mereka denganpotongan-potongan daging agar diam seribu bahasa dengan caramemperbanyak keutamaan, memperbaiki akhlak, dan meluruskan setiapkesalahan Anda. Dan bila Anda ingin diterima oleh semua pihak, dicintaisemua orang, dan terhindar dari cela, berarti Anda telah menginginkansesuatu yang mustahii terjadi dan mengangankan sesuatu yang terlalu jauhuntuk diwujudkan. Jangan Mengharap "Terima Kasih" dari Seseorang Allah menciptakan para setiap hamba agar selalu mengingat-Nya, danDia menganugerahkan rezeki kepada setiap makhluk ciptaan-Nya agarmereka bersyukur kepada-Nya. Namun, mereka justru banyak yangmenyembah dan bersyukur kepada selain Dia. Tabiat untuk mengingkari, membangkang, dan meremehkan suatukenikmatan adalah penyakit yang umum menimpa jiwa manusia. Karenaitu, Anda tak perlu heran dan resah bila mendapatkan mereka mengingkarikebaikan yang pernah Anda berikan, mencampakkan budi baik yang telahAnda tunjukkan. Lupakan saja bakti yang telah Anda persembahkan.Bahkan, tak usah resah bila mereka sampai memusuhi Anda dengan sangatkeji dan membenci Anda sampai mendarah daging, sebab semua itu merekalakukan adalah justru karena Anda telah berbuat baik kepada mereka.{Dan, mereka tidak mencela (Allah dan Rasul-Nya) kecuali karena Allah danRasul-Nya telah melimpahkan karunia-Nya kepada mereka.} (QS. At-Taubah: 74) Coba Anda buka kembali catatan dunia tentang perjalanan hidup ini!Dalam salah satu babnya diceritakan: syahdan, seorang ayah telah memeliharaanaknya dengan baik. la memberinya makan, pakaian dan minum,mendidikanya hingga menjadi orang pandai, rela tidak tidur demi anaknya, La Tahzan 11
  35. 35. rela untuk tidak makan asal anaknya kenyang, dan bahkan, mau bersusahpayah agar anaknya bahagia. Namun apa lacur, ketika sudah berkumis lebatdan kuat tulang-tulangnya, anak itu bagaikan anjing galak yang selalumenggonggong kepada orang tuanya. la tak hanya berani menghina, tetapijuga melecehkan, acuh tak acuh, congkak, dan durhaka terhadap orangtuanya. Dan semua itu, ia tunjukkan dengan perkataan dan juga tindakan. Karena itu, siapa saja yang kebaikannya diabaikan dan dilecehkanoleh orang-orang yang menyalahi fitrahnya, sudah seyogyanya menghadapisemua itu dengan kepala dingin. Dan, ketenangan seperti itu akanmendatangkan balasan pahala dari Dzat Yang perbendaharaan-Nya tidakpernah habis dan sirna. Ajakan ini bukan untuk menyuruh Anda meninggalkan kebaikan yangtelah Anda lakukan selama ini, atau agar Anda sama sekali tidak berbuatbaik kepada orang lain. Ajakan ini hanya ingin agar Anda tak goyah danterpengaruh sedikitpun oleh kekejian dan pengingkaran mereka atas semuakebaikan yang telah Anda perbuat. Dan janganlah Anda pernah bersedihdengan apa saja yang mereka perbuat. Berbuatlah kebaikan hanya demi Allah semata, maka Anda akanmenguasai keadaan, tak akan pernah terusik oleh kebencian mereka, dantidak pernah merasa terancam oleh perlakuan keji mereka. Anda harusbersyukur kepada Allah karena dapat berbuat baik ketika orang-orang disekitar Anda berbuat jahat. Dan, ketahuilah bahwa tangan di atas itu lebihbaik dari tangan yang di bawah.{Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah untukmengharapkan keridhaan Allah. Kami tidak mengharapkan balasan dari kamudan tidak pula (ucapan) terima kasih.} (QS. Al-Insan: 9) Masih banyak orang berakal yang sering hilang kendali dan menjadikacau pikiranya saat menghadapi kritikan atau cercaan pedas dari orang-orang sekitarnya. Terkesan, mereka seolah-olah belum pernah mendengarwahyu Ilahi yang menjelaskan dengan gamblang tentang perilaku golonganmanusia yang selalu mengingkari Allah. Dalam wahyu itu dikatakan:{Tetapi setelah Kami hilangkan bahaya itu daripadanya, dia (kembali) melalui(jalannya yang sesat), seolah-olah dia tidak pernah berdoa kepada Kami untuk(menghilangkan) bahaya yang telah menimpanya. Begitulah orang-orang yangmelampaui batas itu memandang baik apa yang selalu mereka kerjakan.} (QS. Yunus: 12)12 La Tahzan
  36. 36. Anda tak perlu terkejut manakala menghadiahkan sebatang penakepada orang bebal, lalu ia memakai pena itu untuk menulis cemoohankepada Anda. Dan Anda tak usab kaget, bila orang yang Anda beri tongkatuntuk menggiring domba gembalaannya justru memukulkan tongkat itu kekepala Anda. Itu semua adalah watak dasar manusia yang selalu mengingkaridan tak pernah bersyukur kepada Penciptanya sendiri Yang Maha Agungnan Mulia. Begitulah, kepada Tuhannya saja mereka berani membangkangdan mengingkari, maka apalagi kepada saya dan Anda. Berbuat Baik Terhadap Orang Lain, Melapangkan Dada Kebajikan itu sebajik namanya, keramahan seramah wujudnya, dankebaikan sebaik rasanya. Orang-orang yang pertama kali akan dapatmerasakan manfaat dari semua itu adalah mereka yang melakukannya.Mereka akan merasakan "buah"nya seketika itu juga dalam jiwa, akhlak,dan nurani mereka. Sehingga, mereka pun selalu lapang dada, tenang,tenteram dan damai. Ketika diri Anda diliputi kesedihan dan kegundahan, berbuat baiklahterhadap sesama manusia, niscaya Anda akan mendapatkan ketentramandan kedamaian hati. Sedekahilah orang yang papa, tolonglah orang-orangyang terzalimi, ringankan beban orang yang menderita, berilah makan or-ang yang kelaparan, jenguklah orang yang sakit, dan bantulah orang yangterkena musibah, niscaya Anda akan merasakan kebahagiaan dalam semuasisi kehidupan Anda! Perbuatan baik itu laksana wewangian yang tidak hanya mendatangkanmanfaat bagi pemakainya, tetapi juga orang-orang yang berada di sekitarnya.Dan manfaat psikologis dari kebajikan itu terasa seperti obat-obat manjuryang tersedia di apotik orang-orang yang berhati baik dan bersih. Menebar senyum manis kepada orang-orang yang "miskin akhlak"merupakan sedekah jariyah. Ini, tersirat dalam tuntunan akhlak yangberbunyi, "... meski engkau hanya menemui saudaramu dengan wajah berseri."(Al-Hadits) Sedang kemuraman wajah merupakan tanda permusuhan sengitterhadap orang lain yang hanya diketahui terjadinya oleh Sang Maha Gaib. La Tahzan 13
  37. 37. Seteguk air yang diberikan seorang pelacur kepada seekor anjing yangkehausan dapat membuahkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi.Ini merupakan bukti bahwa Sang Pemberi pahala adalah Dzat Yang MahaPemaaf, Maha Baik dan sangat mencintai kebajikan, serta Maha Kaya lagiMaha Terpuji. Wahai orang-orang yang merasa terancam oleh himpitan kesengsaraan,kecemasan dan kegundahan hidup, kunjungilah taman-taman kebajikan,sibukkan diri kalian dengan memberi, mengunjungi, membantu, menolong,dan meringankan beban sesama. Dengan semua itu, niscaya kalian akanmendapatkan kebahagiaan dalam semua sisinya; rasa, warna, dan jugahakekatnya.{Padahal tidak ada seorang pun memberikan suatu nikmat kepadanya yang harusdibalasnya. Tetapi (dia memberikan itu semata-mata) karena mencari keridhaanRabb-nya Yang Maha Tinggi. Dan kelak dia benar-benar mendapat kepuasan.} (QS. Al-Lail: 19-21) Isi Waktu Luang Dengan Berbuat! Orang-orang yang banyak menganggur dalam hidup ini, biasanya akanmenjadi penebar isu dan desas desus yang tak bermanfaat. Itu karena akalpikiran mereka selalu melayangdayang tak tahu arah. Dan,{Mereka rela berada bersama orang-orang yang tidak pergi berperang.} (QS. At-Taubah: 87) Saat paling berbahaya bagi akal adalah manakala pemiliknyamenganggur dan tak berbuat apa-apa. Orang seperti itu, ibarat mobil yangberjalan dengan kecepatan tinggi tanpa sopir, akan mudah oleng ke kanandan ke kiri. Bila pada suatu hari Anda mendapatkan diri Anda menganggur tanpakegiatan, bersiaplah untuk bersedih, gundah, dan cemas! Sebab, dalamkeadaan kosong itulah pikiran Anda akan menerawang ke mana-mana;mulai dari mengingat kegelapan masa lalu, menyesali kesialan masa kini,hingga mencemaskan kelamnya masa depan yang belum tentu Anda alami.Dan itu, membuat akal pikiran Anda tak terkendali dan mudah lepas kontrol.Maka dari itu, saya nasehatkan kepada Anda dan diriku sendiri bahwamengerjakan amalan-amalan yang bermanfaat adalah lebih baik daripada14 La Tahzan
  38. 38. terlarut dalam kekosongan yang membinasakan. Singkatnya, membiarkandiri dalam kekosongan itu sama halnya dengan bunuh diri dan merusaktubuh dengan narkoba. Waktu kosong itu tak ubahnya dengan siksaan halus ala penjara Cina;meletakkan si narapidana di bawah pipa air yang hanya dapat meneteskanair satu tetes setiap menit selama bertahun-tahun. Dan dalam masapenantian yang panjang itulah, biasanya seorang napi akan menjadi stresdan gila. Berhenti dari kesibukan itu kelengahan, dan waktu kosong adalahpencuri yang culas. Adapun akal Anda, tak lain merupakan mangsa empukyang siap dicabik-cabik oleh ganasnya terkaman kedua hal tadi; kelengahandan si "pencuri". Karena itu bangkitlah sekarang juga. Kerjakan shalat, baca buku,bertasbih, mengkaji, menulis, merapikan meja kerja, merapikan kamar, atauberbuatlah sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain untuk mengusirkekosongan itu! Ini, karena aku ingin mengingatkan Anda agar tidakberhenti sejenak pun dari melakukan sesuatu yang bermanfaat. Bunuhlah setiap waktu kosong dengan pisau kesibukan! Dengancara itu, dokter-dokter dunia akan berani menjamin bahwa Anda telahmencapai 50% dari kebahagiaan. Lihatlah para petani, nelayan, dan parakuli bangunan! Mereka dengan ceria mendendangkan lagu-lagu sepertiburung-burung di alam bebas. Mereka tidak seperti Anda yang tidur diatas ranjang empuk, tetapi selalu gelisah dan menyeka air matakesedihan. Jangan Latah! Yakni, jangan mudah mengenakan dan meniru-meniru ciri kepribadianumat lain. Karena, itu akan menjadi petaka yang tak mudah reda bagimu.Orang-orang yang lupa dengan dirinya sendiri, suaranya, gerakan tubuhnya,ucapannya, kemampuannya, dan kondisinya sendiri, kebanyakan akanmeniru-niru budaya bangsa lain. Dan itulah yang disebut dengan latah,mengada-ada, berpura-pura, dan membunuh paksa bentuk dan wujuddirinya sendiri. Sejak zaman Nabi Adam hingga makhluk terakhir ciptaan Allah, takpernah ada dua orang yang sama persis rupanya. Maka, mengapa masih ada La Tahzan 15
  39. 39. orang-orang yang memaksa diri untuk menyamakan perilaku dankepribadiannya dengan bangsa lain? Anda merupakan sesuatu yang lain daripada yang lain. Tak ada seorangpun yang menyerupai Anda dalam catatan sejarah kehidupan ini. Belumpernah ada seorang pun yang diciptakan sama dengan Anda, dan tidakakan pernah ada orang yang akan serupa dengan Anda di kemudian hari. Anda sama sekali berbeda dari Zaid dan Amr. Karenanya, janganmemaksakan diri untuk berbuat latah dan meniru-niru kepribadian oranglain! Tetaplah berpijak dan berjalan pada kondisi dan karakter Anda sendiri.{Sungguh, tiap-tiap suku telah mengetahui tempat minumnya (masing-masing).} (QS. Al-Baqarah: 60){Dan, bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya.Maka, berlomba-hmbalah kamu (dalam berbuat) kebaikan.} (QS. Al-Baqarah: 148) Hiduplah sebagaimana Anda diciptakan; jangan mengubah suara,menganti intonasinya, dan jangan pula merubah cara berjalan Anda!Tuntunlah diri Anda dengan wahyu Ilahi, tetapi juga jangan melupakankondisi Anda dan membunuh kemerdekaan Anda sendiri. Anda memiliki corak dan warna tersendiri. Dan kami menginginkanagar Anda tetap seperti itu; dengan corak dan warna Anda sendiri. SebabAnda memang diciptakan demikian adanya. Kami mengenal Anda sepertiitu, maka jangan pernah latah dengan meniru-niru orang lain. Umat manusia — dengan pelbagai macam tabiat dan wataknya —seperti alam tumbuhan: ada yang manis dan asam, dan ada yang panjangdan pendek. Dan seperti itulah seharusnya umat manusia. Jika Anda sepertipisang, Anda tak perlu mengubah diri menjadi jambu, sebab harga dankeindahan Anda akan tampak jika Anda menjadi pisang. Begitulah, sesungguhnya perbedaan warna kulit, bahasa, dankemampuan kita masing-masing merupakan tanda-tanda kebesaran SangMaha Pencipta. Karena itu, jangan sekali-kali mengingkari tanda-tandakebesaran-Nya.16 La Tahzan
  40. 40. Qadha dan Qadar{Tiada suatu bencana yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri,melainkan dia telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kamimenciptakannya.} (QS. Al-Hadid: 22) Tinta pena telah mengering, lembaran-lembaran catatan ketentuantelah disimpan, setiap perkara telah diputuskan dan takdir telah ditetapkan.Maka,{Katakanlah: "Sekali-kali tidak akan menimpa kami, melainkan apa yang telahditetapkan oleh Allah bagi kami."} (QS. At-Taubah: 51) Apa yang membuat Anda benar, maka tak akan membuat Anda salah.Sebaliknya, apa yang membuat Anda salah, maka tidak akan membuat Andabenar. Jika keyakinan tersebut tertanam kuat pada jiwa Anda dan kukuhbersemayam dalam hati Anda, maka setiap bencana akan menjadi karunia,setiap ujian menjadi anugerah, dan setiap peristiwa menjadi penghargaandan pahala. "Barangsiapa yang oleh Allah dikehendaki menjadi baik maka ia akan diujioleh-Nya." (Al Hadits) Karena itu, jangan pernah merasa gundah dan bersedih dikarenakansuatu penyakit, kematian yang semakin dekat, kerugian harta, atau rumahterbakar. Betapapun, sesungguhnya Sang Maha Pencipta telah menentukansegala sesuatunya dan takdir telah bicara. Usaha dan upaya dapatsedemikian rupa, tetapi hak untuk menentukan tetap mutlak milik Al-lah. Pahala telah tercapai, dan dosa sudah terhapus. Maka, berbahagialahorang-orang yang tertimpa musibah atas kesabaran dan kerelaan merekaterhadap Yang Maha Mengambil, Maha Pemberi, Maha Mengekang lagiMaha Lapang.{Dia tidak ditanya tentang apa yang diperbuat-Nya dan merekalah yang akanditanyai.} (QS. Al-Anbiya: 23) Syaraf-syaraf Anda akan tetap tegang, kegundahan jiwa Anda tak akanreda, dan kecemasan di dada Anda tak akan pernah sirna, sebelum Andabenar-benar beriman terhadap qadha dan qadar. La Tahzan 17
  41. 41. Tinta pena telah mengering bersamaan dengan semua hal yang akanAnda temui. Maka, jangan biarkan diri Anda larut kesedihan. Jangan mengiradiri Anda sanggup melakukan segala upaya untuk menahan tembok yangakan runtuh, membendung air yang akan meluap, menahan angin agar takbertiup, atau memelihara kaca agar tak pecah. Adalah tak benar bila semuaitu dapat terjadi dengan paksaanku dan paksaanmu, karena apa yang telahdigariskan akan terjadi. Setiap ketentuan akan berjalan dan semua keputusanakan terlaksana. Demikianlah "orang bebas memilih; boleh percaya dan tidak" Anda harus menyerahkan semua hal kepada takdir agar tak ditindasoleh bala tentara kebencian, penyesalan dan kebinasaan. Dan, percayalahdengan kebenaran qadha sebelum Anda dilanda banjir penyesalan! Denganbegitu, jiwa Anda akan tetap tenang menjalani segala daya upaya dan carayang memang harus ditempuh. Dan bila kemudian terjadi hal-hal yang tidakAnda inginkan, maka itu pun merupakan bagian dari ketentuan yang memangharus terjadi. Jangan pula pernah berandai, "Seandainya saja aku melakukanseperti ini, niscaya akan begini dan begini jadinya." Tapi katakanlah, "Allah telahmenakdirkan, dan apa yang Dia kehendaki akan Dia lakukan." (Al-Hadits) Bersama Kesulitan Ada Kemudahan Wahai manusia, setelah lapar ada kenyang, setelah haus ada kepuasan,setelah begadang ada tidur pulas, dan setelah sakit ada kesembuhan. Setiapyang hilang pasti ketemu, dalam kesesatan akan datang petunjuk, dalamkesulitan ada kemudahan, dan setiap kegelapan akan terang benderang.{Mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan (kepada Rasul-Nya)atau sesuatu keputusan dari sisi-Nya.} (QS. Al-Maidah: 52) Sampaikan kabar gembira kepada malam hari bahwa sang fajar pastidatang mengusirnya dari puncak-puncak gunung dan dasar-dasar lembah.Kabarkan juga kepada orang yang dilanda kesusahan bahwa, pertolonganakan datang secepat kelebatan cahaya-dan kedipan mata. Kabarkan jugakepada orang yang ditindas bahwa kelembutan dan dekapan hangat akansegera tiba. Saat Anda melihat hamparan padang sahara yang seolah memanjangtanpa batas, ketahuilah bahwa di balik kejauhan itu terdapat kebun yangrimbun penuh hijau dedaunan.18 La Tahzan
  42. 42. Ketika Anda melihat seutas tali meregang kencang, ketahuilah bahwa,tali itu akan segera putus. Setiap tangisan akan berujung dengan senyuman, ketakutan akanberakhir dengan rasa aman, dan kegelisahan akan sirna oleh kedamaian. Kobaran api tidak mampu membakar tubuh Nabi Ibrahim a.s. Dan itu,karena pertolongan Ilahi membuka "jendela" seraya berkata:{Hai api menjadi dinginlah dan menjadi keselamatanlah bagi Ibrahim.} (QS. Al-Anbiya: 69) Lautan luas tak kuasa menenggelamkan Kalimur Rahman (Musa a.s).Itu, tak lain karena suara agung kala itu telah bertitah,{Sekali-kali tidak akan tersusul. Sesungguhnya, Rabb-ku besertaku, kelak Diaakan memberi petunjuk kepadaku.} (QS. Asy-Syuara:: 62) Ketika bersembunyi dari kejaran kaum kafir dalam sebuah gua, NabiMuhammad s.a.w. yang mashum mengabarkan kepada Abu Bakar bahwaAllah Yang Maha Tunggal dan Maha Tinggi ada bersama mereka. Sehingga,rasa aman, tenteram dan tenang pun datang menyelimuti Abu Bakar. Mereka yang terpaku pada waktu yang terbatas dan pada kondisi yang(mungkin) sangat kelam, umumnya hanya akan merasakan kesusahan,kesengsaraan, dan keputusasaan dalam hidup mereka. Itu, karena merekahanya menatap dinding-dinding kamar dan pintu-pintu rumah mereka.Padahal, mereka seharusnya menembuskan pandangan sampai ke belakangtabir dan berpikir lebih jauh tentang hal-hal yang berada di luar pagarrumahnya. Maka dari itu, jangan pernah merasa terhimpit sejengkalpun, karenasetiap keadaan pasti berubah. Dan sebaik-baik ibadah adalah menantikemudahan dengan sabar. Betapapun, hari demi hari akan terus bergulir,tahun demi tahun akan selalu berganti, malam demi malam pun datangsilih berganti. Meski demikian, yang gaib akan tetap tersembunyi, dan SangMaha Bijaksana tetap pada keadaan dan segala sifat-Nya. Dan Allahmungkin akan menciptakan sesuatu yang baru setelah itu semua. Tetapisesungguhnya, setelah kesulitan itu tetap akan muncul kemudahan. La Tahzan 19
  43. 43. Jadikan Buah Lemon Itu Minuman yang Manis! Orang cerdik akan berusaha merubah kerugian menjadi keuntungan.Sedangkan orang bodoh akan membuat suatu musibah menjadi bertumpukdan berlipat ganda. Ketika Rasulullah s.a.w. diusir dari Makkah, beliau memutuskan untukmenetap di Madinah dan kemudian berhasil membangunnya menjadi sebuahnegara yang sangat akrab di telinga dan mata sejarah. Ahmad ibn Hanbal pernah dipenjara dan dihukum dera, tetapikarenanya pula ia kemudian menjadi imam salah satu madzhab. IbnuTaimiyyah pernah di penjara, tetapi justru di penjara itulah ia banyakmelahirkan karya. As-Sarakhsi pernah dikurung di dasar sumur selamabertahun-tahun, tetapi di tempat itulah ia berhasil mengarang bukusebanyak dua puluh jilid. Ketika Ibnul-Atsir dipecat dari jabatannya, iaberhasil menyelesaikan karya besarnya yang berjudul Jamiul Ushul danan-Nihayah, salah satu buku paling terkenal dalam hadits. Demikian halnyadengan Ibnul-Jawzy, ia pernah diasingkan dari Baghdad, dan karena ituia menguasai qiraah sabah. Malik ibn ar-Raib adalah penderita suatupenyakit yang mematikan, namun ia mampu melahirkan syair-syair yangsangat indah dan tak kalah dengan karya-karya para penyair besar zamanAbbasiyah. Lalu, ketika semua anak Abi Dzuaib al-Hudzali matimeninggalkannya seorang diri, ia justru mampu menciptakan nyanyian-nyanyian puitis yang mampu membekam mulut zaman, membuat setiappendengarnya tersihir, memaksa sejarah untuk selalu bertepuk tangansaat mendengarnya kembali. Begitulah, ketika tertimpa suatu musibah, Anda harus melihat sisi yangpaling terang darinya. Ketika seseorang memberi Anda segelas air lemon,Anda perlu menambah sesendok gula ke dalamnya. Ketika mendapat hadiahseekor ular dari orang, ambil saja kulitnya yang mahal dan tinggalkan bagiantubuhnya yang lain. Ketika disengat kala jengking, ketahuilah bahwasengatan itu sebenarnya memberikan kekebalan pada tubuh Anda daribahaya bisa ular. Kendalikan diri Anda dalam berbagai kesulitan yang Anda hadapi!Dengan begitu, Anda akan dapat mempersembahkan bunga mawar danmelati yang harum kepada kami. Dan,{Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu.} (QS. Al-Baqarah: 216)20 La Tahzan
  44. 44. Sebelum terjadi revolusi besar di Perancis, konon negara itu pernahmemenjara dua sastrawan terkenalnya. Salah seorang dari keduanya sangatoptimistis dan yang seorang lagi pesimistis bahwa revolusi dan perubahanakan segera terjadi. Setiap hari keduanya sama-sama melongokkan kepalamelalui sela-sela jeruji penjara. Hanya saja, sang sastrawan yang optimistisselalu memandang ke atas dan melihat bintang-bintang yang gemerlap dilangit. Dan karena itu ia selalu tersenyum cerah. Adapun sastrawan yangpesimistis, ia selalu melihat ke arah bawah dan hanya melihat tanah hitamdi depan penjara, dan kemudian menangis sedih. Begitulah, sebaiknya Anda selalu melihat sisi lain dari kesedihan itu.Sebab, belum tentu semuanya menyedihkan, pasti ada kebaikan, secercahharapan, jalan keluar serta pahala. Siapakah yang Memperkenankan Doa Orang yang Kesulitan Apabila Ia Berdoa? Siapakah yang berhak menjadi tempat mengadu orang-orang yangdilanda kegelisahan, kesempitan, kesulitan dan kesedihan? Kepada siapakahmereka harus memohon pertolongan? Siapakah yang layak menjadi tempatbergantung, memohon, meminta dan meratap semua makhluk? Siapakahyang berhak menjadi gantungan hati dan selalu diucapkan oleh lidahmanusia? Tak lain, adalah hanya Allah yang tiada Ilah selain Dia. Bagiku dan juga Anda, adalah suatu kewajiban untuk berdoa danmeminta kepada-Nya dalam keadaan lapang maupun sempit, dalam keadaanmudah maupun ketika sulit. Kita harus menumpahkan semua permasalahanke haribaan-Nya dan kita juga tetap harus ber-tawassul kepada-Nya, meskidalam keterjepitan seperti apapun. Kita harus duduk bersimpuh di depanpintu gerbang-Nya sambil memohon, menangis merendahkan diri danmeminta ampunan-Nya. Dan kemudian, tunggulah! Karena pada saatnyananti akan datang pertolongan, maunah (uluran), bantuan dan kemudahanyang bersumber dari-Nya.{Atau, siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabilaia berdoa kepada-Nya.} (QS. An-Naml: 62) Jawabannya adalah Allah-lah yang menyelamatkan orang yangtenggelam, memberi jalan keluar orang-orang yang mengalami kesulitan, La Tahzan 21eBook by MR.
  45. 45. menolong orang yang dizalimi, memberi petunjuk orang yang sesat,menyembuhkan orang yang sakit, dan meringankan beban orang yangmendapat cobaan.{Maka apabila mereka naik kapal, mereka berdoa kepada Allah denganmemurnikan ketaatan kepada-Nya.} (QS. Al-Ankabut: 65) Di sini, saya tidak akan memaparkan doa-doa pengusir rasa duka,gundah dan sedih. Bagaimanapun, sebaiknya Anda mempelajari sendirikalimat-kalimat doa yang indah dalam kitab-kitab hadist. Setelah itu,mengadulah, merataplah, berdoa dan memohonlah kepada-Nya. Dan bilaAnda sudah berhasil menemukan-Nya, berarti Anda telah mendapatkansegalanya. Akan tetapi, jika Anda kehilangan iman kepada-Nya, niscayaAnda telah kehilangan segalanya. Doa Anda kepada Rabb terhitung sebagai wujud lain dari ibadah. Jugasebagai bukti ketaatan besar yang akan mendatangkan suatu pemberianlebih dari apa yang Anda minta. Maka itu, seorang hamba yang benar-benarmengetahui hakekat berdoa kepada Allah, niscaya ia tak akan pernah resah,gundah, dan kacau pikirannya. Semua tali akan mengerut kecuali tali-Nya, dan semua pintu akantertutup kecuali pintu-Nya. Allah Maha Dekat, Maha Mendengar, dan MahaMenjawab. Dia mengabulkan doa setiap orang yang berada dalam kesulitan.Dia memerintahkan Anda — karena Anda manusia yang selalumembutuhkan dan lemah, dan Dia Maha Kaya, Maha Kuat, Maha Tunggaldan Maha Terpuji — agar senantiasa berdoa. Dia berkata,{Berdoalah kamu kepada-Ku niscaya akan Kuperkenankan bagimu.} . (QS. Al-Muminun: 60) Ketika musibah dan bencana datang silih berganti menimpa Anda,berdzikirlah kepada-Nya, sebutlah nama-Nya, mohonlah pertolongan-Nya,dan mintalah jalan keluar dari-Nya! Tundukkan wajah untuk mengkuduskannama-Nya demi mendapatkan mahkota kemerdekaan dari-Nya. Lekatkanhidung pada tempat Anda bersujud kepada-Nya agar Anda mendapatkankeselamatan. Angkat kedua tangan Anda, buka kedua telapak tangan Anda,perbanyak memohon kepada-Nya, jangan pernah bosan meminta kepada-Nya, dan jangan pernah berpaling dari depan pintu-Nya. Harapkanlahkelembutan kasih sayang dari-Nya, nantikan pertolongan-Nya, nyaringkansuara Anda tatkala menyebut nama-Nya, dan selalu berbaik sangkalahkepada-Nya. Curahkan seluruh waktu Anda untuk-Nya dan beribadahlah22 La Tahzan
  46. 46. kepada-Nya dengan tekun agar Anda mendapatkan kebahagiaan dankemenangan. Semoga Rumahmu Membuat Bahagia Mengasingkan diri yang diajarkan syariat dan sunah Rasul adalahmenjauhkan diri dari kejahatan dan pelakunya, orang-orang yang banyakwaktu kosongnya, orang-orang yang lalai, dan orang-orang yang senangmembuat huru-hara. Dengan begitu, jiwa Anda akan selalu terkendali, hatimenjadi tenang dan sejuk, pikiran selalu jernih, dan Anda akan merasaleluasa dan bahagia berada di taman-taman ilmu pengetahuan. Mengasingkan diri (uzlah) dari semua hal yang melalaikan manusiadari kebaikan dan ketaatan merupakan obat yang sudah diuji coba dandibuktikan kemujarabannya oleh para ahli pengobatan hati. Banyak carauntuk menjauhkan diri dari kejahatan dan permainan yang sia-sia.Diantaranya adalah; mengisi waktu dengan menyuntikkan wawasan baruke dalam akal pikiran, menjalankan semua hal yang sesuai dengan kaedah"takut kepada Allah", dan juga menghadiri majelis-majelis pertaubatan dandzikir. Betapapun, perkumpulan atau majelis yang terpuji dan patutdikunjungi adalah yang digunakan untuk menjalankan shalat berjamaah,menuntut dan mengajarkan ilmu, atau untuk saling membantu dalamkebaikan. Maka dari itu, hindarilah majelis-majelis yang tidak jelas tujuannyadan tidak pula berguna! Jaga kesucian kulit Anda, tangisilah kesalahanAnda dan jagalah lidah! Semoga, dengan itu rumah Anda dapatmembahagiakan hati Anda. Pergaulan bebas antara laki-laki dan perempuan merupakan seranganmematikan bagi jiwa dan ancaman yang membahayakan keamanan dankedamaian diri Anda. Pasalnya, melakukan hal itu berarti Anda telah bergauldengan setan-setan pembisik desas-desus, penebar kabar bohong, peramalbencana dan petaka. Dan itu, akan membuat Anda mati tujuh kali dalamsehari sebelum Anda benar-benar mati. Maka,{Jika mereka berangkat bersama-sama kamu, niscaya mereka tidak menambahkamu selain dari kerusakan belaka.} (QS. At-Taubah: 47) Atas dasar itu, harapan saya adalah supaya Anda menjalanibagaimanapun kondisi Anda, tetap menyendiri di kamar Anda dan hanya La Tahzan 23
  47. 47. keluar untuk berkata atau berbuat baik saja. Pada saat seperti itu hati Andaakan benar-benar menjadi milik Anda, sehingga waktu dan umur Andaselamat dari kesia-siaan, lidah Anda terhindar dari menggunjing (ghibah),hati Anda bersih dari kerisauan, telinga Anda terjauhkan dari ucapan kotor,dan jiwa Anda bebas dari berburuk sangka. Barangsiapa mencoba sesuatu,niscaya akan mengetahuinya. Barangsiapa membiarkan dirinya hanyut dalamgumpalan kasak-kusuk dan terseret ke dalam komunitas orang-orang yangtidak berilmu, serta senang berbuat yang sia-sia, maka katakan kepadanya:Selamat tinggal! Ganti Itu dari Allah Allah tidak pernah mencabut sesuatu dari Anda, kecuali Diamenggantinya dengan yang lebih baik. Tetapi, itu terjadi apabila Andabersabar dan tetap ridha dengan segala ketetapan-Nya. "Barangsiapa Kuambil dua kekasihnya (matanya) tetap bersabar, makaAku akan mengganti kedua(mata)nya itu dengan surga." (Al-Hadits) dan, "Barangsiapa Kuambil orang yang dicintainya di dunia tetap mengharapkanridha(Ku), niscaya Aku akan menggantinya dengan surga." (Al-Hadits) Yakni, barangsiapa kehilangan anaknya tetap berusaha untuk bersabar,maka di alam keabadian kelak akan dibangunkan untuknya sebuah BaitulHamd (Istana Pujaan). Maka, Anda tak usah terlalu bersedih dengan musibah yang menimpaAnda, sebab yang menentukan semua itu adalah Dzat yang memiliki surga,balasan, pengganti, dan ganjaran yang besar. Para waliyullah yang pernah ditimpa musibah, ujian dan cobaan akanmendapatkan penghormatan yang agung di surga Firdaus. Itu tersirat dalamfirman-Nya,{Selamat atasmu karena kesabaranmu. Maka, alangkah baiknya tempatkesudahan itu.} (QS. Ar-Rad: 24) Betapapun, kita harus selalu melihat dan yakin bahwa di balik musibahterdapat ganti dan balasan dari Allah yang akan selalu berujung padakebaikan kita. Dengan begitu, kita akan termasuk,24 La Tahzan
  48. 48. {Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempuma dan rahmat dari Rabbmereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.} (QS. Al-Baqarah: 157) Ini merupakan ucapan selamat bagi orang-orang yang mendapat musibahdan kabar gembira bagi orang-orang yang mendapat bencana. Umur dunia ini sangat pendek dan gudang kenikmatannya pun sangatmiskin. Adapun akhirat, lebih baik dan kekal. Sehingga, barangsiapa didunia mendapat musibah ia akan mendapat kesenangan di akhirat kelak,dan barangsiapa hidup sengsara di dunia ia akan hidup bahagia di akhirat.Lain halnya dengan mereka yang memang lebih mencintai dunia, hanyamendambakan kenikmatan dunia saja, dan lebih senang pada keindahandunia. Hati mereka akan selalu gundah gulana, cemas tidak mendapatkankenikmatan dunia dan takut tidak nyaman hidupnya di dunia. Mereka inihanya menginginkan kenikmatan dunia saja, sehingga mereka selalumemandang musibah sebagai petaka besar yang mematikan. Mereka jugaakan memandang setiap cobaan sebagai sesuatu yang gelap gulita selamanya.Ini adalah karena mereka selalu memandang ke arah bawah telapak kakinyadan hanya mengagungkan dunia yang sangat fana dan tak berharga ini. Wahai orang-orang yang tertimpa musibah, sesungguhnya tak adasesuatu pun yang hilang dari kalian. Kalian justru beruntung, karena Allahselalu menurunkan sesuatu kepada para hamba-nya dengan "suratketetapan" yang di sela-sela huruf kalimatnya terdapat suatu kelembutan,empati, pahala, ada balasan, dan juga pilihan. Maka dari itu, siapa sajayang tertimpa musibah yang hebat, ia harus menghadapinya dengan sabar,mata yang jernih dan pola pikir yang panjang. Dengan begitu, ia akanmenyaksikan bahwa buah manis dari musibah itu adalah:{Lalu, diadakan di antara mereka dinding yang mempunyai pintu. Di sebelahdalamnya ada rahmat dan di sebelah luarnya dari situ ada siksa.} (QS. Al-Hadid: 13) Dan sesungguhnya apa yang ada di sisi Allah itu lebih baik, lebih abadi,lebih utama, dan lebih mulia. La Tahzan 25
  49. 49. Iman Adalah Kehidupan Orang-orang yang sesungguhnya paling sengsara adalah mereka yangmiskin iman dan mengalami krisis keyakinan. Mereka ini, selamanya akanberada dalam kesengsaraan, kepedihan, kemurkaan, dan kehinaan.{Dan, barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginyapenghidupan yang sempit.} (QS. Thaha: 124) Tak ada sesuatu yang dapat membahagiakan jiwa, membersibkannya,menyucikannya, membuatnya bahagia, dan mengusir kegundahan darinya,selain keimanan yang benar kepada Allah s.w.t., Rabb semesta alam.Singkatnya, kehidupan akan terasa hambar tanpa iman. Dalam pandangan para pembangkang Allah yang sama sekali tidakberiman, cara terbaik untuk menenangkan jiwa adalah dengan bunuh diri.Menurut mereka, dengan bunuh diri orang akan terbebas dari segala tekanan,kegelapan, dan bencana dalam hidupnya. Betapa malangnya hidup yangmiskin iman! Dan betapa pedihnya siksa dan azab yang akan dirasakan olehorang-orang yang menyimpang dari tuntunan Allah di akherat kelak!{Dan, (begitu pula) Kami memalingkan hati dan penglihatan mereka seperti merekabelum pernah beriman kepadanya (al-Quran) pada permulaannya, dan Kamibiarkan mereka bergelimang dalam kesesatannya yang sangat sesat.} (QS. Al-Anam: 110) Kini, sudah saatnya dunia menerima dengan tulus ikhlas dan berimandengan sesungguhnya bahwa "tidak ada llah selain Allah". Betapapun,pengalaman dan uji coba manusia sepanjang sejarah kehidupan dunia inidari abad ke abad telah membuktikan banyak hal; menyadarkan akal bahwaberhala-berhala itu takhayul belaka, kekafiran itu sumber petaka,pembangkangan itu dusta, para rasul itu benar adanya, dan Allah benar-benar Sang Pemilik kerajaan bumi dan langit— segala puji bagi Allah danDia sungguh-sungguh Maha Kuasa atas segala sesuatu. Seberapa besar — kuat atau lemah, hangat atau dingin — iman Anda,maka sebatas itu pula kebahagiaan, ketentraman, kedamaian danketenangan Anda.{Barangsiapa mengerjakan amal salih, baik laki-laki maupun perempuan dalamkeadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupanyang baik, dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka denganpahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.}26 La Tahzan

×