Io interfacing standards for external devices
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Like this? Share it with your network

Share

Io interfacing standards for external devices

  • 880 views
Uploaded on

 

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
880
On Slideshare
880
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
5
Comments
0
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. Anggota Kelompok:1.Yogi Azhar2.Ramadhan3.Widiharto K4.Akhmad Hadi5. Permadi Yulianto
  • 2. 1. Parallel Printer Interface adalah standar banyak digunakan untuk mentransfer 8-bit data paralel Data ditransfer secara paralel menggunakan delapan bit data dan tingkat logika digital standar tegangan Handshake lines diperlukan untuk menyinkronkan setiap transfer data dan terhubung ke status I/O port dan kontrol. Pada PC, port printer paralel dihubungkan ke tiga buah 8-bit I/O port pada processor. Satu port I/O digunakan untuk mentransfer 8-bit data, alamat I/O selanjutnya menyimpan I/O port untuk status dan alamat yang ketiga menyimpan I/O port untuk mengontrol bit yang digunakan untuk sinyal Handshake.
  • 3. Cara Kerja Parallel Printer Interface Gambar Port Paralel mentransfer nilai data 8-bit ke printer
  • 4. Cara Kerja Parallel Printer Interface Pada langkah 1, komputer menunggu sinyal sibuk printer menjadi rendah. Pada langkah 2, komputer mengeluarkan data bit delapan dan komputer kemudian menetapkan sinyal strobe rendah untuk setidaknya 500 ns pada langkah 3. Komputer kemudian menunggu untuk denyut Ack printer rendah. Komputer harus menunggu denyut Ack rendah sebelum mengubah data atau garis strobe. Printer mungkin akan menjadi sibuk setelah menaikakan Ack.
  • 5. 2. RS-232C Serial I/O Interface untuk mentransfer data 8-bit yang ditransmisikan satu bit pada suatu waktu serial Dalam implementasi RS-232 standar yang sederhana, hanya tiga kawat yang digunakan dalam kabel. Satu kawat digunakan untuk mengirimkan data (TD), satu untuk menerima data (RD) dan satu untuk menghubungkan sinyal tanah (GND). Clock frekuensi yang ditetapkan digunakan untuk menggeser keluar data serial. Perangkat serial dapat mentransfer data dalam dua arah pada saat yang sama (full-duplex) karena dua kabel sinyal yang berbeda yang digunakan untuk menerima dan mengirimkan. Kabel Serial interface bisa panjang dan hanya memerlukan sedikit kawat.
  • 6. 3. The PS/2 Keyboard and Mouse Interface Didasarkan pada standar yang digunakan dalam antarmuka mouse PC IBM an dan keyboard pada tahun 1984. Konektor Sinyal PS/2 memiliki 6 pin termasuk ground, listrik (5V-VDD), PS/2 data, dan garis clock PS/2. Garis data PS/2 serial agak mirip dengan sinyal RS232, tetapi dalam kasus ini sinyal clock dihubungkan antara perangkat dan komputer untuk sinkronisasi dan tingkat gerbang logika tegangan standar yang digunakan. Hal ini membuat perangkat keras kurang kompleks, namun kawat sinyal tambahan diperlukan untuk clock.
  • 7. 4. SPI Bus Interface SPI digunakan untuk komunikasi serial antara mikroprosesor dan ini adalah perangkat IC. SPI memiliki empat garis sinyal berikut : Serial Clock(SCKL), Chip Enable or Select(CS), Serial Data Input(SDI), Serial Data Output(SDO). Jumlah bit data serial dapat bervariasi tergantung pada perangkat. Hardware antarmuka SPI berisi shift registers. Satu shift registers digunakan untuk mengirimkan data dan shift registers lainnya digunakan untuk menerima data
  • 8. 5. I2C Bus Interface Beraneka ragam IC dan mikroprosesor yang tersedia dengan antarmuka IC digunakan untuk mentransfer data serial ke IC lainnya Sebuah bus I2C hanya memiliki 2 kabel sinyal, SCL dan SDA. Fungsi SCL sebagai clock line dan SDA dapat berfungsi sebagai baris data 1-bit serial atau sebagai baris alamat 1-bit serial.
  • 9. 6. Analog Inputs and Outputs Sistem yang membutuhkan input analog menggunakan konverter analog ke digital (A/Ds) dan sistem dengan output analog menggunakan konverter digital ke analog (D/As). Perangkat ini memerlukan waktu tunda, saat melakukan operasi konversi dan akurat untuk sejumlah bit tertentu. Biasanya, waktu konversi berada dalam kisaran mikrodetik dan akurasi ada di kisaran 8 sampai 16-bit.
  • 10. 7. The Universal Serial Bus (USB) Adalah serial bus yang dirancang untuk mendukung berbagai perangkat. USB mentransfer data dalam bentuk paket yang mirip dengan jaringan, tapi karena panjang maksimum terbatas pada beberapa meter, secara teknis dianggap sebagai bus eksternal dan bukan jaringan. USB mentransfer informasi dalam bentuk paket. Ada empat jenis paket:  paket token(header mendefinisikan apa yang harus mengikuti)  paket-paket data opsional(berisi payload data)  paket handshake (mengetahui transaksi untuk deteksi dan koreksi kesalahan)  Periode mulai frame paket. Sebuah cyclical redundancy code (CRC) digunakan untuk memeriksa kesalahan transmisi..
  • 11. 7. The Universal Serial Bus (USB), lanjutan.. Sebuah serial khusus untuk unit perangkat keras konversi paralel disebut serial interface engine (SIE) dimasukkan ke dalam chip mikrokontroler USB kebanyakan. SIE mengandung kecerdasan untuk mengelola bit-tingkat protokol bus dan encoding. Mikroprosesor kemudian mentransfer byte (bukan bit) ke SIE pada tingkat data yang lebih lambat. Paket Token berisi pengidentifikasi paket, alamat dan titik akhir. pengidentifikasi paket dalam contoh di bawah ini adalah tanda OUT. Setiap alamat piranti (ADDR) dapat memiliki beberapa endpoint (ENDP). Endpoint adalah sebuah buffer (biasanya 8 byte) yang meng-antarmukakan hardware perangkat SIE dan firmware yang berjalan pada mikroprosesor dalam perangkat USB.
  • 12. 7. The Universal Serial Bus (USB), lanjutan.. serial interface engine (SIE) USB melakukan serial kecepatan tinggi kepada konversi paralel pada paket USB karena tingkat data serial yang terlalu tinggi untuk mikrokontroler kebanyakan.
  • 13. 8. Audio I/ODevices Audio Codec 97 (AC97) adalah standar untuk PC untuk encoders/decoders audio, yang dikembangkan oleh Intel pada tahun 1997. Codec mengacu pada sinyal yang dikodekan/diterjemahkan ke/dari audio analog ke/dari audio digital. Codec sebenarnya adalah gabungan A/D dan D/A converter dengan mixer.
  • 14. Sekian & Terima Kasih