Your SlideShare is downloading. ×
Menuju sekolah abad ke 21, 2011
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Menuju sekolah abad ke 21, 2011

1,232

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
1,232
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
54
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide
  • Strong disciplinary knowledge – deep conceptual understanding of complex concepts.Work creatively with concepts to generate new ideas, new theories, new products and new knowledge – the capacity to uncover and clarify new problems, questions and phenomena.Critically evaluate what is read.Express ideas and thoughts verbally and in writing using a variety of media.Ethical – Ability to produce work that is excellent in quality and ethical in conduct, and then follow through with those responsibilities. Without this mindset, a person can be easily swayed into doing compromised work that cuts corners, just to be able to get ahead. ponders the nature of one’s work and the needs and desires of the society in which he lives. This mind conceptualizes how workers can serve purposes beyond self-interest and how citizens can work unselfishly to improve the lot of all.
  • Strong disciplinary knowledge – deep conceptual understanding of complex concepts.Work creatively with concepts to generate new ideas, new theories, new products and new knowledge – the capacity to uncover and clarify new problems, questions and phenomena.Critically evaluate what is read.Express ideas and thoughts verbally and in writing using a variety of media.Ethical – Ability to produce work that is excellent in quality and ethical in conduct, and then follow through with those responsibilities. Without this mindset, a person can be easily swayed into doing compromised work that cuts corners, just to be able to get ahead. ponders the nature of one’s work and the needs and desires of the society in which he lives. This mind conceptualizes how workers can serve purposes beyond self-interest and how citizens can work unselfishly to improve the lot of all.
  • Strong, powerful leadership is crucial in the 21st century. We are in a time of great change in education where many of the structures and practices that were created the 20th century are crumbling. The popular press is only too eager to blame schools and teachers. In their criticism and blame they seem to call for a return to 1950s structures and pedgagogies. If only education would get back to that. And at the same time, they criticize schools for not being relevant, not meeting the needs of the 21st century, not turning out students that can work in teams, solve problems, think critically, produce quality work, create knowledge,
  • education reform must be systemic, not just technological
  • Transcript

    • 1. MENUJU SEKOLAH ABAD KE 21 Zamroni Universitas Negeri Yogyakarta 2011
    • 2. APABILA KITA MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN SAAT INI SEBAGAIMANA KITA MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN DI MASA LALU, BERARTI KITA MERAMPAS MASA DEPAN MEREKA John Dewey 1859-1952
    • 3. “Change is the only constant.” Heraclitus Greek philosopher SESUATU YANG TIDAK PERNAH BERUBAH ADALAH BERUBAHAN ITU SENDIRI
    • 4. PERTANYAAN PENTING  Apa itu pendidikan abad ke 21?  Kapan proses perubahan dimulai?  Siapa yang bertanggung jawab menghadapi perubahan itu?  Darimana kita mulai melakukan perubahan?  Bagaimana kita bisa mempersiapkan kemungkinan terbaik agar perubahan sukses dan berlangsung secara terus menerus?
    • 5. DAMPAK PERKEMBANGAN IPTEK THD KEHIDUPAN Komunikasi Kesehatan Pertanian Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi menyebabkan interaksi global Kemajuan di bidang obat dan kedokteran menyebabka harapan hidup penduduk semakin panjang Kemajuan dan temuan baru di bidang pertanian menyebabkan produksi pertanian melimpah
    • 6. Selagi ekonomi global berkembang, negara-negara bangsa dipaksa untuk melakukan penyesuaian dengan kondisi global yang baru baik dalam pola kerja maupun dalam perdagangan guna mempertahanakan pertumbuhan ekonomi negara. Ekonomi global sangat tergantung pada ekonomi negara bangsa dan sebaliknya, ekonomi negara bangsa tidak dapat dilepaskan dari ekonomi dan lingkungan global. GLOBALISASI EKONOMI
    • 7. Ekonomi global Teknologi komunikasi Transportasi Perkembangan MNCs Perdaganagn bebas Blok Perdagangan Regional FAKTOR PENENTU EKONOMI GLOBAL
    • 8. BAGAIMANA CARA TEKNOLOGI TELAH MERUBAH TEMPAT KERJA PENDUDUK DUNIA? Lokasi tempat kerja berubah Jenis industri dimana penduduk kerja berubah Kecepatan dalam bekerja berubah
    • 9. Perkembanga teknologi komunikasi dan infomasi menjadi penduduk dunia semakin lebih dekat, konflik tidak terelakan karena masing-masing ingin dapat memenuhi kebutuhannya di satu sisi dan di sisi lain mereka menginginkan hidup berdampingan secara damai dan harmonis sebagai warga global.
    • 10. Teknologi berkembang, kontak antar bangsa semakin intens, terjadi perubahan kultur bangsa Globalisasi kultur menyebabkan perubahan pada penduduk: cara hidup berubah, persepsi berubah , dan interaksi mereka juga berubah.
    • 11. KULTUR GLOBAL Pakaian: blue jeans Makanan: cepat saji Media massa: TV dan internet Music: Rock ’n’ Roll
    • 12. REALITAS ABAD KE 21 Perubahan dunia kerja Kemajuan teknologiTeknologi Digital Jaringan global Perubahan pemahaman akan makna pembelajaran
    • 13. 9/4/2013 13 PROYEKSI PERTUMBUHAN GDP 2005-2050 OLEH PWC NEGARA GDP (USD) GDP ($PPP) GDP PER KAPITA (PPP) INDIA 7,6 % 5,2 % 4,3 % EMERGING DEVELOPING ECONOMIES INDONESIA 7,3 % 4,8 % 4,2 % CINA 6,3 % 3,9 % 3,8 % TURKI 5,6 % 4,2 % 3,4 % BRAZIL 5,4 % 3,9 % 3,2 % MEXICO 4,8 % 3,9 % 3,3 % RUSIA 4,6 % 2,7 % 3,3 % KORSEL 3,3 % 2,4 % 2,6 % CANADA 2,6 % 2,6 % 1,9 % SUB- MERGING DEVELOPED ECONOMIES AUSTRALIA 2,6 % 2,7 % 2,0 % AS 2,4 % 2,4 % 1,8 % SPANYOL 2,3 % 2,2 % 2,2 % INGGRIS 1,9 % 2,2 % 2,0 % PERANCIS 1,9 % 2,2 % 2,1 % ITALIA 1,5 % 1,6 % 1,9 % JERMAN 1,5 % 1,8 % 1,9 % JEPANG 1,2 % 1,6 % 1,9 % SUMBER: PRICE WATERHOUSE COOPERS, “THE WORLD IN 2050,” MARCH 2006
    • 14. 9/4/2013 14 CITIBANKS: GLOBAL GROWTH GENERATORS 2010-2050 NO NEGARA 3G INDEX PDB/KAP. (USD PPP) PERTUMBUHAN PDB 2010-2050 (%) KET. 1 VIETNAM 0,86 3.108 6,4 2 CINA 0,81 7.430 5,0 G20 3 INDIA 0,71 3.298 6,4 G20 4 INDONESIA 0,70 4.363 5,6 G20 5 MONGOLIA 0,63 3.764 6,3 6 FILIPINA 0,60 3.684 5,5 7 IRAK 0,58 3.538 6,1 8 BANGLADESH 0,39 1.735 6,3 9 MESIR 0,37 5.878 5,0 10 SRI LANKA 0,33 4.988 5,5 11 NIGERIA 0,25 2.335 6.9 SUMBER: CITIBANKS, Global Growth Generators: Moving Beyond Emerging Markets and BRIC, 27 February 2011 5 MONGOLIAN, 3 ARYAN, 2 SEMITHIAN, 1 AFRICAN
    • 15. 9/4/2013 15 CITIBANKS: 10 BESAR EKONOMI DUNIA 2010-2050 NO 2010 2020 2030 2040 2050 1 AS CHINA CHINA CHINA INDIA 2 CHINA AS AS INDIA CHINA 3 JEPANG INDIA INDIA AS AS 4 INDIA JEPANG JEPANG INDONESIA INDONESIA 5 JERMAN JERMAN BRAZIL BRAZIL BRAZIL 6 RUSIA BRAZIL RUSIA RUSIA NIGERIA 7 BRAZIL RUSIA INDONESIA JEPANG RUSIA 8 INGGRIS INGGRIS JERMAN NIGERIA MEXICO 9 FRANCE FRANCE INGGRIS JERMAN JEPANG 10 ITALIA KORSEL MEXICO MEXICO MESIR SUMBER: CITIBANKS, “GLOBAL GROWTH GENERATORS: MOVING BEYOND EMERGING MARKETS AND BRIC,” 27 February 2011 ITALIA OUT FRANCE OUT INGGRIS OUT JERMAN OUT INDONESIA PERINGKAT 15
    • 16. SAYANGNYA KEBUTUHAN AKAN TENAGA KERJA DAN KEMAMPUAN YANG DIPERLUKAN DI MASA DEPAN TIDAK JELAS, ALIAS BURAM DAN KABUR. APA YANG HARUS DIPERSIAPKAN OLEH SEKOLAH??????
    • 17. PERSAINGAN GLOBAL: ●Kesadaran global ●Belajar mandiri ●Etika Global (demokrasi & ramah sosial) KERJASAMA GLOBAL: ●Kesadaran global ●Kolaborasi ●Melek ITC ●Etika Global (demokrasi & ramah sosial) INFORMASI GLOBAL: ●Melek informasi ●Berpikir kritis ●Pemecahan masalah & menciptakan peluang KARIER DAN PEKERJAAN GLOBAL: ●Berpikir kritis & pemecahan masalah ●Innovasi dan penyempurnaan ●Fleksibel dan adaptabel PERTUMBUHAN EKONOMI PELAYANAN JASA: ●Ketrampilan komunikasi dan bahasa ●Ketrampilan untk hidup dan karier KARAKTERISTIK ABAD 21
    • 18. • Ketrampilan apa yang menjadikan lulusan Sekolah Menengah berhasil dalam bekerja? Etika Kerja 80% Kolaborasi 75% Komunikasi yang baik 70% Tanggung jawab sosial 63% Berpikir kritis dan pemecahan masalah 58% KARAKTERISTIK ABAD 21
    • 19. • Apa kelemahan dalam bekerja lulusan Sekolah menengah yang saudara pekerjakan tahun terahir ini? Komunikasi tulis 81% Kepemimpinan 73% Etika kerja 70% Berpikir kritis & Pemcahan Problem 70% Belajar mandiri 58% KARAKTERISTIK ABAD 21
    • 20. • Apa ketrampilan yang akan semakin penting di masa 5 tahun mendatang? Berpikir kritis 78% Penguasaan I.T.C 77% Kesehatan dan kebugaran 76% Kemampuan berkolaborasi 74% Innovasi 74% Tangung jawab keuangan pribadi 72% KARAKTERISTIK ABAD 21
    • 21. KEMAMPUAN YANG DIPERLUKAN PADA ABAD 21 Melek abad digitaL: mencakup a.l. kesadaran global, melek ilmu pengetahuan dan ekonomi; Memiliki kemampuan komunikasi secera efektif: termasuk, al. ketarmpilan berinteraksi dan berkolaborasi ; Berpikir invensi dan innovasi, termasuk a.l. Mengendalikan kompleksitas, keinginantahuan, kreativitas, sintesis dan analaisis; Produktivitas tinggi: termasuk a,l. kemampaun menentukan prioritas, perencanaan, menentukan masa depan, dan mengendalikan hasil.
    • 22. Apa yang perlu dipelajari siswa sekarang ini berbeda dengan 20 tahun yang lalu. Ketrampilan abad 21 penting untuk diajarkan di sekolah. Pembelajaran dan ketrampilan abad 21 sangat dibutuhkan untuk masa depan ekonomi bangsa kita KARAKTERISTIK ABAD 21
    • 23. Sekolah tidak sensitif dengan perubahan yang berlangsung di masyarakatnya, karena sistem pendidikan terkonsentrasi pada keberhasilan ujian nasional. Pendidikan tidak mampu melakukan perubahan sesuai degan kebutuhan tenaga kerja dan sekolah perlu mempersiapkan para siswa dengan kebutuhan ketrampilan yang mereka perlukan dalam bekerja di masa depan. TANTANGAN KE DEPAN
    • 24. Kita memasuki abad baru, abad ilmu pengetahuan, abad teknologi, dimana kunci penentu kemajuan adalah ilmu pengetahuan dan teknologi itu sendiri,– warga terdidik, yang memiliki gagasan dan watak innovatif dan semangat kewirausahaan
    • 25. Setiap bangsa harus mempersiapkan diri dengan mempersiapkan tenaga kerja yang terdidik, memiliki watak innovatif dan kemampuan untuk menggerakan dan mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan didukung dengan kebijakan pengembangan investasi di bidang pengembanagn SDM, innovasi teknologi dan ketrampilan kewirausahaan.
    • 26. SYARAT UNTUK BERPARTISIPASI PADA MASYARAKAT ABAD 21 • Memiliki basis ilmu pengetahuan yang kuat – memahami secara mendalam konsep dasar yang kompleks. • Bekerja berdasarkan konsep yang dimiliki secara kreatif dan innovatif untuk mengembangkan gagasan-gagasan baru, teori-teori baru, produk-produk baru dan pengetahuan baru– suatu kemampuan untuk membuka dan mengklarifikasi persoalan-persoalan, pertanyaan dan fenomena-fenoma baru. • Secara kritis mengevaluasi dan mengkritisi apa yang dipelajari. • Mengekspresikan gagasan dan pemikiran secara verbal maupun tertulis lewat berbagai media yang ada.
    • 27. • Memiliki kemampuan menghubungkan dan mengintegrasikan berbagai gagasan-gagasan dari berbagai disiplin ilmun kedalam suatu pengetahuan utuh dan serasi yang bermakna dan berdaya guna • Menghargai dan menghormati berbagai perbedaan yang ada sebagai suatu realitas yang tidak perlu dihindari. • Mengembangkan learning how to learn. • Memegang teguh etika kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara (demokrasi dan ramah sosial). SYARAT UNTUK BERPARTISIPASI PADA MASYARAKAT ABAD 21
    • 28. Pemecahan masalah, Pengambilan keputusan, Berpikir kreatif, Berpikir kritis, Kolaborasi, Komunikasi, Negosiasi, Keinginantahuan intelektual, dan Kemampuan untuk menemukan, memilih, strukturisasi dan mengevaluasi informasi. KETRAMPILAN YANG DIPERLUKAN PADA ABAD 21
    • 29. SEKOLAH HARUS MEMPERSIAPKAN PARA SISWA: 1. Menjadi individu yang kreatif dan innovatif serta memiliki kemampuan memecahkan masalah serta menciptakan peluang baru. 2. Memiliki kemampuan berkomunikasi dan berkolaborasi. 3. Memahami dasar berbagai disiplin sehingga mampu menghubungkan dan mengintegrasikannya 4. Memiliki kepribadian yang kokoh dan kepemimpinan yang baik dan tegas.
    • 30. 21st Century Skills FrameworkPERUBAHAN PADA LEVEL KEBIJAKAN
    • 31. 21st Century Skills Framework MATA PELAJARAN INTI - Bhs Indonesia - Pancasila - Seni - Bahasa asing - Matematik - IPS - IPA - PKN TEMA ABAD 21 - Kesadaran global - Melek ekonomi, keuangan, bisnisnes & kewirausahaan - Melek warga negara - Melek kesehatan - Melek teknologi PERUBAHAN PADA LEVEL KEBIJAKAN
    • 32. KETRAMPILAN PEMBELAJARAN DAN INNOVASI • Berpikir kritis pemecahan masalah- menciptakan peluang • Kreativitas dan innovasi • Komunikasi dan kolaborasi 21st Century Skills FrameworkPERUBAHAN PADA LEVEL KEBIJAKAN
    • 33. KETRAMPILAN ITC Melek Informasi Melek media Melek ITC PERUBAHAN PADA LEVEL KEBIJAKAN
    • 34. KETRAMPILAN HIDUP DAN KARIER Fleksibel dan adaptabel Belajar mandiri dan inisiasi Ketrampilan Berkolaborasi Ramah Kultural-Sosial Produktivitas dan akuntabilitas Kepemimpinan dan tanggung jawab PERUBAHAN PADA LEVEL KEBIJAKAN
    • 35. PEMBELAJARAN PADA ABAD KE 21 KONDISI PEMBELAJARAN YANG DIALAMI SISWA KEMAMPUAN ORANG DEWASA Improving Teaching and Learning KULTUR KELAS, SEKOLAH DINAS Keyakinan, nilai-nilai, harapan, kebiasaan & perilaku. Design pembelajaran yang mempengaruhi siswa dalam pembelajaran dan kemampuan utk meningkatkan pembelajaran siswa Pengetahuan dan ketrampilan yang mempengaruhi pembelajaran siswa.
    • 36. PEMBELAJARAN ABAD 21 • Pembelajaran yang otentik untuk memahami, menguasai dan internalisasi suatu disiplin, dengan cara a)melakukan inquiry suatu mata pelajaran dan antara dua mata pelajaran atau lebih’ b)kolaborasi dalam mengembangkaan pengetahuan • Asesmen baru, dimana keputusan pembelajaran berdasarkan bukti-bukti dan realitas • Kultur lokal, faham kultur global dan menggunakan teknologi digital
    • 37. OUTCOME PEMBELAJARAN ABAD 21 • Pemahaman pengetahuan mata pelajaran yang mendalam dengan dasar penguasaan konsep yang kompleks. • Mampu bekerja secara kreatif berdasarkan konsep mengembangkan gagasan-gagasan baru, teori-teori baru, produk-produk baru dan pengtetahuan baru– memiliki kemampuan untuk menemukan permasalahan, pertanyaan dan fenomena baru. • Memiliki kemampuan mengaji secara kritis apa yang dipelajari. • Menyampaikan gagasan dan pikiran secara verbal maupun tulis dengan menggunakan berbagai media.
    • 38. • Kemampuan untuk menganalisis dan mengintegrasikan berbagai konsep dari berbagai mata pelajaran kedalam suatu bentuk baru yang bermakna • Menghargai dan menghormati berbagai kelompok yang berbeda dan pendapat yang berbeda. • Memiliki kemampuan– learning how to learn. • Memegang teguh dan mengaplikasikan etika dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. OUTCOME PEMBELAJARAN ABAD 21
    • 39. APA YANG HARUS DILAKUKAN OLEH SEKOLAH (KEPSEK, GURU, STAF ADMINSITRASI, ORTU DAN SISWA) AGAR PEMBELAJARAN ABAD KE 21 DAPAT BERLANGSUNG DI SEKOLAH?
    • 40. Banyak sekolah melakukan perubahan dimulai dengan melakukan revisi kurikulum, mengintegrasikan teknologi, serta merubah pendekatan dan model pembelajaran PERUBAHAN PADA LEVEL SEKOLAH
    • 41. Mengembangkan kemampuan profesional lewat pelatihan, pembimbingan dan tim teaching. Mendukung para guru dengan menyediakan fasilitas sesuai dengan kebutuhan pembelajaran abad 21 Kepala sekolah dan guru diberikan kesempatan untuk mengembangkan masyarakat pembelajarannya sendiri PERUBAHAN PADA LEVEL SEKOLAH
    • 42. Sekolah memusatkan pada pengembaangan ketrampilan berpikir, kreativitas, kemampuan innovasi, kemampuan memecahkan masalah, kemampuan berkolaborasi. Sekolah tidak sekedar melaksanakan pembelajaran untuk mencapai standard, tetapi kita melaksanakan poembelajaran agar siswa benar-benar memahami apa yang dipelajari sehingga mampu mengkaitkan apa yang dipelajari antar mata pelajaran atau disiplin. Sekolah juga mengembangkan ketrampilan memimpin dan individu yang bertanggung jawab. PERUBAHAN PADA LEVEL SEKOLAH
    • 43. 1. Sekolah harus melakukan perubahan dalam pembelajaran. 2. Guru harus menjadi fasilitator dalam proses pembelajaran, dengan menekankan pada pengembangan kemampuan berpikirkritis dan analitis. 3. Manakala guru dan siswa sudah mantap menggunakan teknologi dalam pembelajaran berarti perubahan sudah mulai berlangsung. PERUBAHAN PADA LEVEL SEKOLAH
    • 44. 1. Mempersiapkan siswa untuk mampu bekerja pada abad 21 berarti mempersiapakan mereka dengan ketrampilan berkomunikasi, kemampuan matematik, dan kemampuan dalam bahasa. 2. Meski denganfasilitas yang terbatas, guru harus melaksanaklan pembelajaran melewati batas-batas tembok sekolah. 3. Para siswa harus merasakan sebagai bagian dari dunia pembelajaran yang riil. 4. Kita harus membuang jauh-jauh pandangan bahwa pembelajaran hanya berlangsung di kelas. PERUBAHAN PADA LEVEL SEKOLAH
    • 45. •Jaminan bahwa siswa memperoleh pembelajaran dengan berbagai pendekatan dan model pembelajaran; •Keputusan yang tepat berakitan dengan pembelajaran dibawah bimbingan dan dukungan konselor; • Partisipasi orang tua dalam kegiatan sekolah sehingga tercipta lingkungan pembelajaran yang bersahabat; • Sekolah demokratis dan ramah sosial • Guru memiliki harapan yang tinggi kepada semua siswa tanpa melihat latar belakang mereka PERUBAHAN PADA LEVEL SEKOLAH
    • 46. Mempersiapkan guru untuk memahami pentingnya ketrampilan abad 21 dan mengintegrasikan ketrampilan tersebut dalam proses pembelajaran sehari-hari di sekolah. • Memberikan kemampuan bagi para guru untuk melakukan kolaborasi kolegialitas PERUBAHAN PADA LEVEL GURU
    • 47. MATERI PENDEKATAN-METODE Komunikasi dan kolaborasi Sistem manajemen Sumber pembelajaran PENGUASAAN PROFESIONAL PERUBAHAN PADA LEVEL GURU
    • 48. Bagi guru perubahan harus dilakukan ecara radikal, termasuk memodifikasi perilaku guru dan tugas-tugas model baru bagi para siswa Perubahan akan berlangsung secara rutin, mulai dari yang tidak biasa dilakukan menjadi sesuatu yang biasa; dan pengalaman menghadapi berbagai tantangan dan kesulitan muncul dalam mengendalikan kelas, tetapi ini hanya terjadi pada awal perubahan. Tetapi manakala model pembelajaran baru sudah berlangsung, maka kehidupan kelasakan sebagaimana biasanya lagi. Pengalaman kehilangan orientasi dan merasa kesulitan di fihak guru adalah sesuatu yang biasa. Yang penting adalah guru memiliki dukungan psikologis dan dukungan praktis pada waktu yang panjang , sampai guru terbiasa denagn perilakau pembelajaran yang baru. PERUBAHAN PADA LEVEL GURU
    • 49. Keberadaan Guru Yang Asih, Asah, Asuh Dan Kompeten Dan Memenuhi Kualikasi Adalah Merupakan Syarat Utama Bagi Terciptanya Pembelajaran Yang Berkualitas PERUBAHAN PADA LEVEL GURU
    • 50. Melek huruf baru: melek informasi, melek teknologi digital dan melek media. Media dan teknologi informasi memungkinkan siswa belajar sesuai dengan minat dan interesnya dengan learning by doing Pembelajaran ditekankan pada suatu pendekatan persaingan dan kolaborasi untuk konstruksi pengetahuan. PERUBAHAN PADA LEVEL KELAS
    • 51. 1. Siswa saling membantu, secara bergantian berperan sebagai tutor dan mentor dalam berbagai tahap pembelajaran; 2. Guru berkomunikasi akademik, akan pengalaman dalam pembelajaran dan hasil pembelakaranya; 3. Guru dan siswa mengeksplor cara-cara pembelajaran yang lebih tepat sesuai dengan kebutuhan khusus masing-masing siswa. PERUBAHAN PADA LEVEL KELAS
    • 52. R-SMA-BI MENINGKATKAN MUTU SEKOLAH MENUJU PENDIDIKAN ABAD 21
    • 53. VISI INVES TASI RAN CANG KERJA SAMA KOLABORASI DALAM PEMBELAJARAN INQUIRY LEARNINGTERARAH PERUBAHAN PADA LEVEL SEKOLAH
    • 54. ELEMEN PERTAMA PERUBAHAN MENUJU SEKOLAH ABAD KE 21 ADALAH MEMBANGUNVISI. Sekolah seperti apa yang kita inginkan bersama? Berimajinasi berbagai kemungkinan! Gambarkan kondisi positif yang bisa terjadi.
    • 55. Ini adalah tentang apa yang difikirkan oleh guru, apa yang dilakukan oleh guru dan siapa guru itu, yang akan menentukan bagaimana pembelajaran akan berlangsung di kelas dimana para siswa akan memperoleh sesuatu (Andy Hargreaves & Michael Fullan)
    • 56. ELEMEN KE DUA ADALAH INVESTASI DALAM UJUD TRANSFORMASI SEKOLAH MENUJU ABAD 21 Ini semua mendorong sekolah untuk mengidentifikasi, eksplorasi, berlatih, mencoba dan refleksi, dengan cara-cara baru dalam pendidikan Ini melibatkan penelitian tindakan kelas (PTK), pengembangan profesi dan komunikasi –disksusi – interaksi profesi. Langkah ini difokuskan untuk membangun kapasitas guru dan kepala sekolah menuju pembelajaran pada era baru sekolah abad 21.
    • 57. ELEMEN KETIGA, RANCANGANYANG MENDORONG SEKOLAH UNTUK MEMAHAMI DAN MELAKSANAKANVISI DENGAN MELAKSANAKAN INVESTASI Program kerja dan infrastruktur dipersiapakan. Mencakup struktur, kerangkakerja, peraturan dan fasilitas peralatan yang diperlukan dalam pembelajaran. Perencanaan ini bersifat dinamis kontekstual. Filsafat sekolah adalah, laksanakan dan kerjakan apa yang telah direncanakan. Dua kemungkinan yang muncul: gagal atau berhasil. Apabila tidak berani melaksanakan maka hanya akan memperoleh satu kemungkinan: yakni gagal.
    • 58. ELEMEN KEEMPAT PADA TRANSFORMASI PENDIDIKAN ADALAH KERJASAMA DALAM KEBERSAMAAN. Kebersamaan dan kerjasama memberikan kesempatan kepada sekolah untuk menikmati dan merayakan proses perjalanan sekolah dan bersama-sama memperoleh pengalaman bagaimana berinteraksi baik di dalam sekolah maupun interaksi dengan masyarakat sekitar sekolah Pengalaman bersama ini menjadi modal langkah berikutnya menuju praktik sekolah yang lebih baik dan lebih maju.
    • 59. KEPEMIMPINAN KEPSEK Kepemimpinan merupakan faktor ke dua yang paling berpengaruh terhadap prestasi siswa setelah pembelajaran
    • 60. VISI PENING KATAN KUALITAS SISWA KEPEMIM PINAN KEPSEK KEMAMPUAN KEMAUAN DAN PRAK GURU PEMANFAA TAN TEKNOLOGI DAN DATA KEPEMIMPI NAN DLM PEMBELAJA RAN TRANSFER ILMU DELAM PRAKTIK PROFESION ALITAS & PENGEMBA NGANNYA KETERSEDI AAN INFORMASI & DATA VARIABEL POKOK DALAM TRANFORMASI MENUJU SEKOLAH ABAD 21
    • 61. KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN HUMAN LEADERSHIP SIMBOLIC LEADERSHIP CULTURAL LEADERSHIP STRATEGIC LEADERSHIP KEPEMIMPI NAN BARU SEKOLAH
    • 62. KEPEMIMPINA KEPSEK YANG PROFESIONAL FOKUS PADA PEMBELAJA RAN PEMBELAJA RAN YANG MEMILIKI ARAH YG JELAS SEKOLAH RAMAH SOSIAL KULTUR SEKOLAH YANG AMAN MENYENANG KAN MASYARAKAT PEMBLAJARAN AKUNTABI LITAS VISI DAN TUJUAN BERSAMA SEKOLAH YANG EFEKTIF
    • 63. LAKSANAKAN PEMBELAJARAN PERENCANAAN EVALUASI KEMAJUAN RANCANGAN PEMBELAJARAN PEMAHAMAN AKAN DIRI SISWA DATA SISWA KEMAMPUAN AWAL SISWA TIM KOLABORASI GURU PRINSIP MERENCANAKAN PEMBELAJARAN
    • 64. Tentukan apa yg harus ditangani Susun tim kerja Rumuskan visi Komunikasi & sosialisasi visi Hilangkan hambatan Ciptakan keberhasilan jangka pendek Lakukan perubahan Mantapkan kultur sekolah yang baru DELAPAN LANGKAH PERUBAHAN MODEL JOHN KOTTER
    • 65. PENGALAMAN DARI SEKOLAH YANG BERHASIL FOKUS PADA KEPEMIMPINAN DALAM PEMBELAJARAN • Pusatkan perhatian pada pembelajaran, kegiatan guru dan kegiatan siswa, serta prestasinya • Sistem, kebijakan dan praktik membuat perbedaan hasil BELAJAR DALAM JARINGAN KERJASAMA • Pemimpin berhasil melaksanakn tugas karena pengalaman dan dukungan • Pemimpin paling baik belajar dalam konteks bagaimana dukungan dari sebaya dan bekerja dalam jaringan kerja
    • 66. Dari pemain tokoh dipanggung…….., menjadi pembimbing dipinggir lapangan… Dari penurun ilmu…… menjadi pendorong dan motivator proses pembelajaran sepanjang hayat di kanduing badan……. PERGESERAN PERAN GURU
    • 67. PEMBELAJARAN DALAM KONTEKS ABAD 21 • Pembelajaran dengan pemahaman yang mendalam • Menekankan pada otentik • Menekankan pada kolaborasi • Memanfaatkan pengetahuan dan pengalaman yang tekah dikuasai untuk memperoleh pengetahuan dan pengalaman baru • Mengorganisir pengetahuan dengan basis konsep kunci dan keterakitan antar konsep
    • 68. Menciptakan suatu forum ditingkat kabupaten-kota dimana terjadi proses pembelajaran dalam bentuk interaksi akademik, saling bertukar pengalaman dalam melaksanakan pembelajaran sehingga kemampuan para kepala sekolah dan guru bisa meningkat. PERAN DAN TANGGUNG JAWAB DINAS
    • 69. TERIMAKASIH ATAS PERHATIANNYA

    ×