• Save
Ekonomi Sumber daya Alam & lingkungan
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Like this? Share it with your network

Share

Ekonomi Sumber daya Alam & lingkungan

on

  • 1,341 views

 

Statistics

Views

Total Views
1,341
Views on SlideShare
1,341
Embed Views
0

Actions

Likes
3
Downloads
0
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Ekonomi Sumber daya Alam & lingkungan Presentation Transcript

  • 1.  Polusi air adalah penyimpangan sifat-sifat air dari keadaan normal, bukan dari kemurniannya. Air yang tersebar di alam tidak pernah terdapat dalam bentuk murni, tetapi bukan berarti semua air sudah terpolusi.  Sebagai contoh, meskipun di daerah pegunungan atau hutan yang terpencil dengan udara yang bersih dan bebas dari polusi, air hujan selalu mengandung bahan-bahan terlarut seperti CO2 O2 dan N2, serta bahan-bahan tersusupensi sperti debu dan paertikel-partikel lainnya yang terbawa dari atmosfer. Air permukaan dan air sumur biasanya mengandung bahan-bahan metal terlarut seperti Na, Mg, Ca, dan Fe. Air yang mengandung komponen- komponen tersebut dalam jumlah tinggi disebut air sadah.
  • 2. POLUTAN AIR Tanda-tanda polusi air yang berbeda ini disebabkan oleh sumber dan jenis poutan yang berbeda-beda. Polutan air dapat dikelompokkan atas 9 kategori berdasarkan perbedaan sifat- sifatnya sebagi berikut :  Padatan  Bahan buangan yang membutuhkan oksigen (oxygen-demanding wastes)  Mikroorganisme  Komponen organik sintetik  Nutrien tanaman  Minyak  Senyawa anorganik dan mineral  Bahan radioaktif  Panas
  • 3. Air yang terpolusi selalu mengandung padatan yang dapat dibedakan atas empat kelompok berdasarkan besar partikelnya dan sifat-sifat lainnya, terutama kelarutannya, yaitu :  Padatan terendap  Padatan tersuspensi dan koloid  Padatan terlarut  Minyak dan lemak Dalam analisis air, selain padatan-padatan tersebut diatas sering juga dilakukan analisis terhadap total padatan, yaitu semua padatan setelah airnya dihilangkan atau diuapkan. Padatan yang terdapat Di dalam air juga dapat dibedakan atas padatan organic dan anorganik.
  • 4. BAHAN BUANGAN YANG MEMERLUKAN OKSIGEN OKSIGEN TERLARUT Oksigen terlarut merupakan kebutuhan dasar bagi kehidupan tanaman dan hewan di dalam air. Kehiduapan makhluk hidup di dalam air tersebut tergantung dari kemampuan air untuk mempertahnkan konsentrasi oksigen minimal yang dibutuhkan untuk kehidupannya.
  • 5. Mikroorganisme  MIKROBIOLOGI AIR Mikroorganisme yang terdapat didalam air berbagai dari berbagai sumber seperti udara, tanah, sampah, lumpur, tanaman hidup atau mati, hewan hidup atau mati (bangkai), kotoran manusia atau hewan,bahan organik lainnya, dan sebagainya
  • 6. Air sering tercemar oleh komponen-komponen anorganik, diantaranya berbagai logam berat yang berbahaya. Beberapa logam berat tersebut banyak digunakan dalam berbagai keperluan, oleh karena itu diproduksi secara rutin dalam skala industri. Industri- industri logam berta tersebut seharusnya mendapatkan pengawasan yang ketat sehingga tidak membahayakan bagi pekerja- pekerjanya maupun lingkngan di sekitarnya.
  • 7. Bahan Pencemar Lain Deterjen Deterjen dalam arti luas adalah bahan yang digunakan sebagai pembersih, termasuk sabun cuci piring alkali dan cairan pembersih. Definisi yang lebih spesisifik dari deterjen adalah bahan pembersih yang mengandung senyawa petrokimia atau surfaktan sintetik lainnya.
  • 8. Insektisida banyak digunakan untuk berbagai tujuan melawan serangga, misalnya memberantas hama tanaman, membersihkan lingkungan dari seranggan pembawa penyakit, mengawetkan bahan bangunan, membasmi hama gudang, dan sebagainya. Pda saat ini telah diketahui berjuta-juta spesies serangga, dan beberapa ribu spesies diantaranya sering menimbulkan masalah. Dengan perkembangan teknologi saat ini, insektisida yang paling banyak digunakan adalah insektisida organic sintetik.
  • 9. RADIOAKTIF Uranium dan produk-produk pemecahannya merupakan salah satu elemen yang mempunyai inti sangat tidak stabil.Disintegrasi atau pemecahan inti tersebut akan menghasilkan emisi radioaktif yang sangat berbahaya bagi makhluk hidup, bahkan mungkin dapa mematikan. Beberapa macam aktivitas yang merupakan sumber potensial pencemaran radioaktif telah diketahui dan berperan dalam polusi lingkungan, diantaranya yaitu :  Peleburan dan pengolahan logam untuk memproduksi komponen radioaktif yang berguna  Penggunaan bahan radioaktif untuk senjata nuklir  Penggunaan bahan radioaktif untuk pembangkit tenaga nuklir  Penggunaan bahan radioaktif untuk pengobatan, industry dan penelitian