Bahan peng. bisnis
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Bahan peng. bisnis

on

  • 960 views

 

Statistics

Views

Total Views
960
Views on SlideShare
960
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
8
Comments
2

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft Word

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel

12 of 2

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
  • JASA PENGURUSAN PERIZINAN EXPORT IMPORTIR
    “Corporate Legal services”
    http://www.saranaijin.com
    Komplek Ruko Segitiga Atrium Blok A1 Lt 2 Jl. Senen Raya No. 135 Jakarta Pusat 10410
    Tep: +(62) 21- 34833034 Fax : +(62) 21- 34833038
    Mobile: 081585427167
    Pin BB 285200BC
    Email: legal@saranaizin.com

    JASA PERNGURUSAN PERIZINAN EXPORT IMPORTIR
    - URUS API-P (ANGKA PENGENAL IMPORTIR PRODUSEN)
    - URUS API-U (ANGKA PENGENAL IMPORTIR UMUM)
    - URUS API PERUBAHAN
    - URUS APIP (Produsen) PMA BKPM
    - URUS APIU (Umum) PMA BKPM
    - URUS NIK EXPORT IMPORT
    - URUS NPIK
    - URUS IT ELEKTRONIKA
    - IT PAKAIAN JADI
    - IT ALAS KAKI
    - IT MAKANAN DAN MINUMAN
    IT OBAT TRADISINAL DAN HERBAL
    - URUS IP PLASTIK, IP BESI/BAJA, IP TEKSTIL
    - URUS PI BARANG MODAL BUKAN BARU
    - URUS ETPIK
    - URUS SKPLBI BARANG / LABEL PRODUK IMPORTIR
    - URUS POSTEL

    JASA PENGURUSAN LEGAL SERVICES
    - URUS PENDIRIAN PT – PERSEROAN TERBATAS
    - URUS PENDIRIAN PMA
    - URUS IZIN PRINSIP
    - URUS PENDIRIAN CV
    - URUS PENDIRIAN UD
    - URUS IZIN PRINSIP PERLUASAN
    - URUS SIUP
    - URUS TDP
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
  • JASA PENGURUSAN PERIZINAN EXPORT IMPORTIR
    “Corporate Legal services”
    http://www.saranaijin.com
    Komplek Ruko Segitiga Atrium Blok A1 Lt 2 Jl. Senen Raya No. 135 Jakarta Pusat 10410
    Tep: +(62) 21- 34833034 Fax : +(62) 21- 34833038
    Mobile: 081585427167
    Pin BB 285200BC
    Email: legal@saranaizin.com

    JASA PERNGURUSAN PERIZINAN EXPORT IMPORTIR
    - URUS API-P (ANGKA PENGENAL IMPORTIR PRODUSEN)
    - URUS API-U (ANGKA PENGENAL IMPORTIR UMUM)
    - URUS API PERUBAHAN
    - URUS APIP (Produsen) PMA BKPM
    - URUS APIU (Umum) PMA BKPM
    - URUS NIK EXPORT IMPORT
    - URUS NPIK
    - URUS IT ELEKTRONIKA
    - IT PAKAIAN JADI
    - IT ALAS KAKI
    - IT MAKANAN DAN MINUMAN
    IT OBAT TRADISINAL DAN HERBAL
    - URUS IP PLASTIK, IP BESI/BAJA, IP TEKSTIL
    - URUS PI BARANG MODAL BUKAN BARU
    - URUS ETPIK
    - URUS SKPLBI BARANG / LABEL PRODUK IMPORTIR
    - URUS POSTEL
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Bahan peng. bisnis Bahan peng. bisnis Document Transcript

    • Makalah Tentang Perseroan Terbatas Untuk Mahasiswa UNHIMakalah Tentang Perseroan Terbatas Untuk Mahasiswa UNHI CommunityPerseroan Terbatas. Perseroan Terbatas (PT), dulu disebut juga Naamloze Vennootschaap (NV), adalahsuatu persekutuan untuk menjalankan usaha yang memiliki modal terdiri dari Saham, yangpemiliknya memiliki bagian sebanyak saham yang dimilikinya. Karena modalnya terdiri darisaham-saham yang dapat diperjualbelikan, perubahan kepemilikan perusahaan dapat dilakukantanpa perlu membubarkan perusahaan. Perseroan terbatas merupakan Badan Usaha dan besarnya modal perseroan tercantumdalam anggaran dasar. Kekayaan perusahaan terpisah dari kekayaan pribadi pemilik perusahaansehingga memiliki harta kekayaan sendiri. Setiap orang dapat memiliki lebih dari satu sahamyang menjadi bukti pemilikan perusahaan. Pemilik saham mempunyai tanggung jawab yangterbatas, yaitu sebanyak saham yang dimiliki. Apabila Utang perusahaan melebihi kekayaanperusahaan, maka kelebihan utang tersebut tidak menjadi tanggung jawab para pemegang saham.Apabila perusahaan mendapat keuntungan maka keuntungan tersebut dibagikan sesuai denganketentuan yang ditetapkan. Pemilik saham akan memperoleh bagian keuntungan yang disebutDividen yang besarnya tergantung pada besar-kecilnya keuntungan yang diperoleh perseroanterbatas. Selain berasal dari Saham, modal PT dapat pula berasal dari Obligasi. Keuntungan yangdiperoleh para pemilik obligasi adalah mereka mendapatkan Bunga tetap tanpa menghiraukanuntung atau ruginya perseroan terbatas tersebut.Mekanisme Pendirian PTUntuk mendirikan PT, harus dengan menggunakan akta resmi ( akta yang dibuat oleh notaris )yang di dalamnya dicantumkan nama lain dari perseroan Terbatas, Modal, bidang usaha, alamatPerusahaan, dan lain-lain. Akta ini harus disahkan oleh menteri Hukum dan Hak Asasi ManusiaRepublik Indonesia (dahulu Menteri Kehakiman). Untuk mendapat izin dari menteri kehakiman,harus memenuhi syarat sebagai berikut: 1. Perseroan terbatas tidak bertentangan dengan ketertiban umum dan kesusilaan 2. Akta pendirian memenuhi syarat yang ditetapkan Undang-Undang 3. Paling sedikit modal yang ditempatkan dan disetor adalah 25% dari modal dasar. (sesuai dengan UU No. 1 Tahun 1995 & UU No. 40 Tahun 2007, keduanya tentang perseroan terbatas) Setelah mendapat pengesahan, dahulu sebelum adanya UU mengenai Perseroan Terbatas(UU No. 1 tahun 1995) Perseroan Terbatas harus didaftarkan ke Pengadilan Negeri setempat,
    • tetapi setelah berlakunya UU NO. 1 tahun 1995 tersebut, maka akta pendirian tersebut harusdidaftarkan ke Kantor Pendaftaran Perusahaan (sesuai UU Wajib Daftar Perusahaan tahun 1982)(dengan kata lain tidak perlu lagi didaftarkan ke Pengadilan negeri, dan perkembangan tetapiselanjutnya sesuai UU No. 40 tahun 2007, kewajiban pendaftaran di Kantor PendaftaranPerusahaan tersebut ditiadakan juga. Sedangkan tahapan pengumuman dalam Berita NegaraRepublik Indonesia ( BNRI ) tetap berlaku, hanya yang pada saat UU No. 1 tahun 1995 berlakupengumuman tersebut merupakan kewajiban Direksi PT yang bersangkutan tetapi sesuai denganUU NO. 40 tahun 2007 diubah menjadi merupakan kewenangan/kewajiban Menteri Hukum danHAM. Setelah tahap tersebut dilalui maka perseroan telah sah sebagai badan hukum dan perseroanterbatas menjadi dirinya sendiri serta dapat melakukan perjanjian-perjanjian dan Kekayaanperseroan terpisah dari kekayaan pemiliknya. Modal dasar perseroan adalah jumlah modal yangdicantumkan dalam akta pendirian sampai jumlah maksimal bila seluruh Saham dikeluarkan.Selain modal dasar, dalam perseroan terbatas juga terdapat modal yang ditempatkan, modal yangdisetorkan dan modal bayar. Modal yang ditempatkan merupakan jumlah yang disanggupi untukdimasukkan, yang pada waktu pendiriannya merupakan jumlah yang disertakan oleh para perseroPendiri. Modal yang disetor merupakan modal yang dimasukkan dalam perusahaan. Modal bayarmerupakan modal yang diwujudkan dalam jumlah Uang.Pembagian perseroan terbatasPT terbukaPerseroan terbuka adalah perseroan terbatas yang menjual sahamnya kepada masyarakat melaluipasar modal (go public). Jadi sahamnya ditawarkan kepada umum, diperjualbelikan melaluibursa saham dan setiap orang berhak untuk membeli saham perusahaan tersebut.PT tertutupPerseroan terbatas tertutup adalah perseroan terbatas yang modalnya berasal dari kalangantertentu misalnya pemegang sahamnya hanya dari kerabat dan keluarga saja atau kalanganterbatas dan tidak dijual kepada umum.PT kosongPerseroan terbatas kosong adalah perseroan terbatas yang sudah tidak aktif menjalankanusahanya dan hanya tinggal nama saja.Pembagian Wewenang Dalam PT
    • Dalam perseroan terbatas selain kekayaan perusahaan dan kekayaan pemilik modalterpisah juga ada pemisahan antara pemilik perusahaan dan pengelola perusahaan. Pengelolaanperusahaan dapat diserahkan kepada tenaga-tenaga ahli dalam bidangnya Profesional. Strukturorganisasi perseroan terbatas terdiri dari pemegang saham, direksi, dan komisaris.Dalam PT,para pemegang saham melimpahkan wewenangnya kepada direksi untuk menjalankan danmengembangkan perusahaan sesuai dengan tujuan dan bidang usaha perusahaan. Dalam kaitandengan tugas tersebut, direksi berwenang untuk mewakili Perusahaan, mengadakan perjanjiandan kontrak, dan sebagainya. Apabila terjadi kerugian yang amat besar ( diatas 50 % ) makadireksi harus melaporkannya ke para pemegang Saham dan pihak ketiga, untuk kemudiandirapatkan. Komisaris memiliki Fungsi sebagai Pengawas kinerja jajaran direksi perusahaan.Komisaris bisa memeriksa pembukuan, menegur direksi, memberi petunjuk, bahkan bila perlumemberhentikan direksi dengan menyelenggarakan RUPS untuk mengambil keputusan apakahdireksi akan diberhentikan atau tidak. Dalam RUPS/Rapat Umum Pemegang Saham, semua pemegang saham sebesar/sekecilapapun sahamnya memiliki hak untuk mengeluarkan suaranya. Dalam RUPS sendiri dibahasmasalah-masalah yang berkaitan dengan evaluasi kinerja dan kebijakan perusahaan yang harusdilaksanakan segera. Bila pemegang saham berhalangan, dia bisa melempar Suara miliknya kepemegang lain yang disebut Proxy Hasil RUPS biasanya dilimpahkan ke komisaris untukditeruskan ke direksi untuk dijalankan.Isi RUPS : 1. Menentukan direksi dan pengangkatan komisaris 2. Memberhentikan direksi atau komisaris 3. Menetapkan besar Gaji direksi dan komisaris 4. Mengevaluasi Kinerja perusahaan 5. Memutuskan rencana Penambahan /Pengurangan saham perusahaan 6. Menentukan kebijakan Perusahaan 7. Mengumumkan pembagian laba ( dividen )Keuntungan Membentuk Perusahaan Perseroan TerbatasKeuntungan utama membentuk perusahaan perseroan terbatas adalah: 1. Kewajiban terbatas. Tidak seperti partnership, pemegang Saham sebuah perusahaan tidak memiliki kewajiban untuk obligasi dan hutang perusahaan. Akibatnya kehilangan potensial yang “terbatas” tidak dapat melebihi dari jumlah yang mereka bayarkan terhadap saham. Tidak hanya ini mengijinkan perusahaan untuk melaksanakan dalam usaha yang beresiko, tetapi kewajiban terbatas juga membentuk dasar untuk perdagangan di saham perusahaan.
    • 2. Masa hidup abadi. Aset dan struktur perusahaan dapat melewati masa hidup dari pemegang sahamnya, pejabat atau direktur. Ini menyebabkan stabilitas Modal (ekonomi), yang dapat menjadi Investasi dalam proyek yang lebih besar dan dalam jangka waktu yang lebih panjang daripada aset perusahaan tetap dapat menjadi subyek disolusi dan penyebaran. Kelebihan ini juga sangat penting dalam periode pertengahan, ketika Tanah disumbangkan kepada Gereja (sebuah perusahaan) yang tidak akan mengumpulkan biaya Feudal yang seorang tuan tanah dapat mengklaim ketika pemilik tanah meninggal. Untuk hal ini, lihat Statute of Mortmain 3. Efisiensi manajemen. Manajemen dan spesialisasi memungkinkan pengelolaan modal yang efisien sehingga memungkinkan untuk melakukan Ekspansi. Dan dengan menempatkan orang yang tepat, efisiensi maksimum dari modal yang ada. Dan juga adanya pemisahan antara pengelola dan pemilik perusahaan, sehingga terlihat tugas Pokok dan fungsi masing-masing.Kelemahan Perusahaan Perseroan Terbatas 1. Kerumitan perizinan dan organisasi. Untuk mendirikan sebuah PT tidaklah mudah. Selain biayanya yang tidak sedikit, PT juga membutuhkan Akta Notaris dan izin khusus untuk usaha tertentu. Lalu dengan besarnya perusahaan tersebut, biaya pengorganisasian akan keluar sangat besar. Belum lagi kerumitan dan kendala yang terjadi dalam tingkat personel. Hubungan antar perorangan juga lebih formal dan berkesan kaku.SahamSejarahPerusahaan pertama yang mengeluarkan saham diperkirakan adalah Stora Kopparberg pada abad13.Nama : PT. Argo TravelAlamat : Jln. Kunti, Seminyak,Bali-Indonesia Tlpn : +62 (0361) 730840 Fax +62(0361) 7333751berdri : 3 Oktober 1986PT. Argo Travel berdiri tanggal 3 Oktober 1986, PT. Argo Travel di dirikan oleh Bapak I KetutSujana berserta beberapa relasi lainnya, beliau pada awalnya adalah guide pada sebuah travel. PTter sebuat didirikan karena Pariwisata di bali di kawasan seminyak pada khususnya sedangmengalami kemajuan sebagai pemilik saham terbesar dan juga pelaksana I ketut Sunjanamelikiki 50 orang karyawan. Dalam perkembangannya, perusahana ini terus megalami kemajuanpuncaknya terjadi pada tahun 1990, hal tersebut di karenakan kunjungan wisatawan baik asingmaupun domestic yang dating kek bali dari hari ke hari semakin membaik. Untuk memperlancarusahanya, Pt. Argo Travel telah memiliki sekitar 20 kendaranan. Kendaraan tersebut digunakandidalam memperlancar proses akomodasi tamu, setiap kendaraan memiliki rute sendiri-sendiri,
    • rute tersebut tidak hanya berada di kawasan Denpasar yang notabene menjadi tujuan kunjunganwisata, tetapi juga daerah-daerah lain di bali seperti : Kintamani di Bangli, Ubud di gianyar,Klungkung dan lain-lainPada tahun 2002 pariwisata di Bali bahkan bias dikatakan diseluruh Indonesia sedikit mengalamikelesuan, hal ini di karenakan oleh tragedy bon di legian yang menewaskan Ratusan jiwa yangnotabene adalah wisatawan asing, hal ini sangat berdampak bagi pelaku- pelaku pariwisata diBali PT. Argo Travel sendiri merasakan dampaknya, tour-tour yang dijadwalkan dibatalkan olehwisatawan sehingga perusahan ini mengalamai banyak kerugian, karena kondisi seperti ini terusberlangsung maka perusahan merumakan sekitar 25 oranga karyawan dan mengurangiarmadanya karena mahalnya operasional dan kunjungan wisatawan yang tidak kunjungmembaik.Saat ini PT. Argo Travel telah menjadi Favorit bagi wisatawan asing , bahkan travel ini memilikitamu langganan yang mengunakan jasa travel ini setiap kali berkunjuang ke bali. Rute tourpundikembangkan, tidak hanya dibali, bahkan telah merambat ke luar bali seperti Lombok dan pulauJawa. Saat ini PT. Argo Travel dipimpin IGD Sucipta anak Sulung dari I Ketut Sujana, memiliki52 karyawan dan 25 armada transportasi berserta sopir dan seorang pemandu wisata (Guide)Tipe SahamAda beberapa tipe dari saham, termasuk Saham Biasa(common stock), Saham Preferen(preferred stock), Saham Harta (treasury stock), dan saham kelas ganda (dual class stock).Saham preferen biasanya memiliki prioritas lebih tinggi dibanding saham biasa dalampembagian Deviden dan aset, dan kadangkala memiliki hak pilih yang lebih tinggi sepertikemampuan untuk memveto penggabungan atau pengambilalihan atau hak untuk menolak ketikasaham baru dikeluarkan (yaitu, pemgang saham preferen dapat membeli saham yang dikeluarkansebanyak yang dia mau sebelum saham itu ditawarkan kepada orang lain). Saham yang biasadijual di Bursa Efek adalah saham biasa dan saham preferen tidak diperjualbelikan di bursa efek.Struktur kelas ganda memiliki beberapa kelas saham (contohnya, Kelas A, Kelas B, Kelas C)masing-masing dengan keuntungan dan kerugiannya sendiri-sendiri. Saham harta adalah sahamyang telah dibeli balik dari masyarakat.AplikasiMasyarakat dapat membeli saham biasa di bursa efek via broker. Di Indonesia, pembelian sahamharus dilakukan atas kelipatan 500 lembar atau disebut juga dengan 1 lot. Saham pecahan (tidakbulat 500 lembar) bisa diperjualbelikan secaraover the counter. Salah satu tujuan masyarakatuntuk membeli saham adalah untuk mendapatkan keuntungan dengan cara: 1.Meningkatnya nilai kapital (capital gain). 2.Mendapatkan dividen.
    • Beberapa perusahaan Indonesia melakukan dual listing saham di Bursa Efek Jakarta danNew York Stock Exchange. Saham yang diperjualbelikan di NYSE tersebut biasa dikenaldengan American Depositary Receipt (ADR). Harga saham, bisa naik atau pun turun, seiringdengan situasi dan kondisi yang ada. Pada saat krisis moneter pada tahun 1998, Indeks HargaSaham Gabungan (IHSG) yang merupakan barometer saham di Indonesia terpuruk hinggamencapai nilai di bawah 400. Hal ini menyebabkan saham-saham di dalam negeri menjadi undervalue. Dalam periode 2002-2006, nilai IHSG telah pulih bahkan sudah beberapa kalimemecahkan rekor. Untuk bisa menilai apakah sebuah saham bernilai mahal atau murah, biasanya digunakanrasio perhitungan sepertiEarnig-per-Share (EPS), Price-to-Earning Ratio (PER), Price-to-BookValue (PBV) dan lain-lain. Untuk berinvestasi di saham, disarankan untuk melakukan teknikvaluasi terlebih dahulu dan uang yang hendak diinvestasikan disebar di dalam beberapa saham,agar resiko bisa dibagi. Selain itu, banyak ahli (Jeremy J. Siegel, James P. O’Shaughnessy)menyarankan agar berinvestasi di dalam saham dilakukan dalam jangka panjang. Merekamenyarankan rentang waktu antara 10-20 tahun untuk bisa mendapatkan hasil yang signifikandalam berinvestadi di dalam saham.Badan UsahaBadan Usaha adalah kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencarilaba atau keuntungan. Badan Usaha seringkali disamakan dengan Perusahaan, walaupun padakenyataannya berbeda. Perbedaan utamanya, Badan Usaha adalah lembaga sementaraperusahaan adalah tempat dimana Badan Usaha itu mengelola faktor- Faktor produksi.Jenis-Jenis Badan UsahaKoperasiKoperasi adalah badan usaha yang berlandaskan asas-asas kekeluargaan.BUMNBUMN atau Badan Usaha Milik Negara ialah badan usaha yang permodalannya seluruhnya atausebagian dimiliki oleh Pemerintah. Status pegawai badan usaha-badan usaha tersebut adalahpegawai negeri. BUMN sendiri sekarang ada 3 macam yaitu Perjan, Perum dan Persero.PerjanPerjan adalah bentuk badan usaha milik Negara yang seluruh modalnya dimiliki olehpemerintah. Perjan ini berorientasi pelayanan pada Masyarakat, Sehingga selalu merugi.
    • Sekarang sudah tidak ada perusahaan BUMN yang menggunakan model perjan karena besarnyabiaya untuk memelihara perjan-perjan tersebut. Contoh Perjan: KAI (kini menjadi PT).PerumPerum adalah perjan yang sudah dirubah. Tujuannya tidak lagi berorientasi pelayanan tetapisudah profit oriented. Sama seperti Perjan, perum di kelola oleh negara dengan statuspegawainya sebagai Pegawai Negeri. Namun perusahaan masih merugi meskipun status Perjandiubah menjadi Perum, sehingga pemerintah terpaksa menjual sebagian Saham Perum tersebutkepada Masyarakat (go public) dan statusnya diubah menjadi persero.PerseroPersero adalah salah satu Badan Usaha yang dikelola oleh Negara atau Daerah. Berbeda denganPerum atau Perjan, tujuan didirikannya Persero yang pertama adalah mencari keuntungan danyang kedua memberi pelayanan kepada umum. Modal pendiriannya berasal sebagian atauseluruhnya dari kekayaan negara yang dipisahkan berupa saham–saham. Persero dipimpin olehdireksi. Sedangkan pegawainya berstatus sebagai pegawai swasta. Badan usaha ditulis PT <nama perusahaan > (PERSERO). Perusahaan ini tidak memperoleh fasilitas negara. Jadi dariuraian di atas, ciri–ciri PERSERO adalah : 1. Tujuan utamanya mencari laba ( Komersial ) 2. Modal sebagian atau seluruhnya berasal dari kekayaan negara yang dipisahkan yang berupa saham–saham 3. Dipimpin oleh direksi 4. Pegawainya berstatus sebagai pegawai swasta 5. Badan usahanya ditulis PT ( nama perusahaan ) (PERSERO) 6. Tidak memperoleh fasilitas negaraContoh perusahaan yang mempunyai badan usaha PERSERO antara lain : 1. PT Garuda Indonesia Airways (PERSERO) PT Angkasa Pura (PERSERO) PT Pertamina (PERSERO) PT Tambang Bukit Asam (PERSERO) PT Aneka Tambang (PERSERO) PT PELNI (PERSERO) PT Perusahaan Listrik Negara (PERSERO)
    • PT Pos Indonesia (PERSERO) PT Kereta Api Indonesia (PERSERO) PT Telkom (PERSERO)BUMSBUMS atau Badan Usaha Milik Swasta adalah Badan Usaha yang dimiliki oleh swasta. Badanusaha ini sepenuhnya dikelola dan permodalannya dari pihak swasta. Berikut dijelaskan beberapajenis BUMS yang ada di IndonesiaPerusahaan PeroranganPerusahaan perorangan adalah perusahaan yang dijalankan dan dimodali oleh satu orang sebagaipemilik dan penanggung jawab. Utang perusahaan berarti utang pemiliknya. Dengan demikianseluruh harta kekayaan si pemilik jadi jaminan perusahaan. Badan Usaha seperti ini tidak perluberbadan hukum, walaupun jika ingin, boleh dilakukan.Keuntungan Perusahaan Perorangan : Keuntungan menjadi milik sendiri Mudah mendirikannya Tidak perlu berbadan hukum Rahasia perusahaan terjamin Biaya organisasi rendah, karena organisasi tergolong sederhana Aktifitasnya relatif simpel Manajemen fleksibelSedangkan kekurangannya : Modal tidak terlalu besar Aset pribadi sulit dibedakan dengan aset perusahaan Perusahaan sulit berkembang karena kurangnya ide-ide Pengelolaan tergantung kemampuan si pemilik Kelangsungan perusahaan kurang terjamin Tanggung jawab pemilik tidak terbatasPerusahaan Persekutuan Perusahaan persekutuan adalah perusahaan yang memiliki 2 pemodal atau lebih. Parapemodal ini terdiri dari SekutuAktif dan Sekutu Pasif. Sekutu aktif adalah sekutu yang
    • bertanggungjawab memberikan modal (uang) dan tenaganya untuk kelangsungan perusahaan.Sedangkan sekutu pasif hanya menyetorkan modalnya saja. Pembagian keuntungan dari sekutupasif dan aktif berbeda sesuai kesepakatan. Perusahaan persekutuan sendiri ada dua macam,yaitu CV dan firma,. CV ada sekutu aktif dan pasif, sedangkan firma hanya terdiri dari sekutuaktif. Pada Perusahaan berbentuk firma, para sekutu harus menyerahkan kekayaannya sesuaiyang tertera di akta pendirian. Maka konsekuensi yang dialami tidak berbeda dari perusahaanperorangan. Apabila firma didirikan secara resmi, maka harus didaftarkan ke Berita NegaraRepublik Indonesia ( BNRI ).Sedangkan dalam perusahaan berbentuk CV/persekutuankomanditer, pendirian perusahaan harus menggunakan akta dan harus didaftarkan. Lebih kurang,ciri-ciri CV dan firma hapir sama, CV juga tidak memiliki kekayaan sendiri/bukan merupakanbadan hukum.Kelebihan Perusahaan Persekutuan: 1. Permodalannya lebih besar dari perusahaan perorangan 2. Kelangsungan hidup perusahaan lebih lama 3. Pengelolaan lebih mudah dan profesional karena banyak pengelolanya 4. Ide-ide inovasi lebih lancar mengalirKekurangannya 1. Kerahasiaan perusahaan tidak terjamin 2. Mudah terjadi konflik antar pemilik modal 3. Adanya pemilik modal yang tidak bertanggung jawabPerusahaan PerseroanPerusahaaaan perseroan, adalah perusahaan yang semua modalnya berbentuk saham, yang jenisperedarannya tergantung jenis saham tersebut. Perusahaan perseroan dikelola secara profesional.Biasanya, perusahaan-perusahaan ini mencantumkan namanya kedalam Bursa efek, untukdiperjual belikan.YayasanYayasan adalah suatu badan usaha, tetapi tidak merupakan perusahaan karena tidak mencarikeuntungan. Badan usaha ini didirikan untuk sosial dan berbadan hukum.Utang
    • Utang adalah sesuatu yang dipinjam. Seseorang atau Badan Usaha yang meminjamdisebut Debit. Entitas yang memberikan utang disebut KreditMetode pencatatan utangAda dua metode pencatatan utang, yaitu account payable procedure dan voucher payableprocedure. Dalam account payable procedure, catatan utang adalah berupa kartu utang yangdiselenggarakan untuk setiap kreditur, yang memperlihatkan catatan mengenai nomor faktur daripemasok, jumlah yang terutang, jumlah pembayaran, dan saldo utang. Dalam voucher payable procedure, tidak menggunakan kartu utang. Tapi menggunakanarsip voucher yang disimpan dalam arsip menurut abjad atau menurut tanggal jatuh temponya.Arsip bukti kas keluar ini berfungsi sebagai catatan utang.DividenDividen adalah pembagian Laba kepada Pemegang saham berdasarkan banyaknya Saham yangdimiliki. Pembagian ini akan mengurangi laba ditahan dan Kas yang tersedia bagi Perusahaan,tapi distribusi keuntungan kepada para Pemilik memang adalah tujuan utama suatuBisnis.Dividen dapat dibagi menjadi tiga jenis: 1. Dividen tunai; metode paling umum untuk pembagian keuntungan. Dibayarkan dalam bentuk Tunai dan dikenai Pajak pada tahun pengeluarannya. 2. Dividen saham; cukup umum dilakukan dan dibayarkan dalam bentuk saham tambahan, biasanya dihitung berdasarkan proporsi terhadap jumlah saham yang dimiliki. Contohnya, setiap 100 saham yang dimiliki, dibagikan 5 saham tambahan. Metode ini mirip dengan stock split karena dilakukan dengan cara menambah jumlah saham sambil mengurangi nilai tiap saham sehingga tidak mengubah Kapitalisasi Pasar. 3. Dividen properti; dibayarkan dalam bentuk aset. Pembagian dividen dengan cara ini jarang dilakukan.ObligasiObligsi yang dikeluarkan VOC, pada 1623 Perbesar Obligasi yang dikeluarkan VOC, pada tahun1623. Obligasi adalah suatu istilah yang dipergunakan dalam dunia Keuangan yang merupakansuatu pernyataan utang dari penerbit obligasi kepada pemegang obligasi beserta janji untukmembayar kembali pokok utang beserta Kupon (obligasi) kelak pada saat tanggal jatuh tempo
    • pembayaran. Ketentuan lain dapat juga dicantumkan dalam obligasi tersebut seperti misalnyaidentitas pemegang obligasi, pembatasan-pembatasan atas tindakan hukum yang dilakukan olehpenerbit. Obligasi pada umumnya diterbitkan untuk suatu jangka waktu tetap diatas 10 tahun.Misalnya saja pada Obligsi Pemerintah Amerika yang disebut “U.S. Treasury securities”diterbitkan untuk masa jatuh tempo 10 tahun atau lebih. Surat utang berjangka waktu 1 hingga 10tahun disebut “surat utang” dan utang dibawah 1 tahun disebut “Surat Perbendaharaan. DiIndonesia, Surat utang berjangka waktu 1 hingga 10 tahun yang diterbitkan oleh pemerintahdisebut Surat Utang Negara (SUN) dan utang dibawah 1 tahun yang diterbitkan pemerintahdisebut Surat Perbendaharan Negara (SPN). Obligasi secara ringkasnya adalah merupakan utang tetapi dalam bentuk Sekuriti.“Penerbit” obligasi adalah merupakan sipeminjam atau debitur, sedangkan “pemegang” obligasiadalah merupakan pemberi pinjaman atau kreditur dan “kupon” obligasi adalah bunga pinjamanyang harus dibayar oleh debitur kepada kreditur. Dengan penerbitan obligasi ini makadimungkinkan bagi penerbit obligasi guna memperoleh pembiayaan Investasi jangka panjangnyadengan sumber dana dari luar Perusahaan. Pada beberapa negara, istilah “obligasi” dan “surat utang” dipergunakan tergantung padajangka waktu jatuh temponya. Pelaku pasar biasanya menggunakan istilah obligasi untukpenerbitan surat utang dalam jumlah besar yang ditawarkan secara luas kepada publik dan istilah“surat utang” digunakan bagi penerbitan surat utang dalam skala kecil yang biasanya ditawarkankepada sejmlah kecil Investor. Tidak ada pembatasan yang jelas atas penggunaan istilah ini. Adajuga dikenal istilah “surat perbendaharaan” yang digunakan bagi sekuriti berpenghasilan tetapdengan masa jatuh tempo 3 tahun atau kurang . Obligasi memiliki resiko yang tertinggidibandingkan dengan “surat utang” yang memiliki resiko menengah dan “surat perbendaharaan”yang memiliko resiko terendah yang mana dilihat dari sisi “durasi” surat utang dimana makinpendek durasinya memiliki resiko makin rendah. Obligasi dan Saham keduanya adalah merupakan instrumen keuangan yangdisebut Sekuriti namun bedanya adalah bahwa pemilik saham adalah merupakan bagian daripemilik perusahan penerbit saham, sedangkan pemegang obligasi adalah semata merupakanpemberi pinjaman atau kreditur kepada penerbit obligasi. Obligasi juga biasanya memiliki suatujangja waktu yang ditetapkan dimana setelah jangka waktu tersebut tiba maka obligasi dapatdiuangkan sedangkan saham dapat dimiliki selamanya ( terkecuali pada obligasi yang diterbitkanoleh pemerintah Inggris yang disebut Gilts yang tidak memiliki jangka waktu jatuh tempo.Penerbit obligasiPenerbit obligasi ini sangat luas sekali, hampir setiap nadan hukum dapat menerbitkan obligasi,namun peraturan yang mengatur mengenai tata cara penerbitan obligasi ini sangat ketat sekali.Penggolongan penerbit obligasi biasanya terdiri atas :
    • Lembaga supranasional, seperti misalnya Bank European Investment Bank atau Bank Asia Pembangunan (Asian Development Bank). Pemerintah suatu negara menerbitkan Obligasi pemerintah dalam mata uang negaranya maupun Obligasi pemerintah dalam denominasi Valuta asing yang biasa disebut dengan Obligasi Internasional (sovereign bond). Sub-sovereign, Propinsi, negara atau otoritas daerah . Di Amerika dikenal sebagai Obligasi daerah (municipal bond). Diindonesia dikenal sebagai Surat Utang Negara (SUN) Pemerintah. Obligasi ini biasa juga disebut agency bonds, atau agencies. Perusahaan yang menerbitkan Obligasi Swasta. Special purpose vehicles adalah perusahaan yang didirikan dengan suatu tujuan khusus guna menguasai aset tertentu yang ditujukan guna penerbitan suatu obligasi yang biasa disebt Efek Beragun Aset.Proses penerbitan obligasiProses yang umum dikenal dalam penerbitan suatu obligasi adalah melalui Penjamin Emisi ataujuga dikenal dengan istilah“underwriting”. Dalam penjaminan emisi, satu atau lebih perusahaansekuritas akan membentuk suatu sindikasi guna membeli seluruh obligasi yang diterbitkan olehpenerbit dan menjualnya kembali kepada para Investor. Pada penjualan Obligasi Pemerintahbiasanya melalui proses Lelang.Fitur obligasiFitur yang terpenting dalam suatu obligasi adalah : Nilai nominal atau nilai utang pokok , yaitu nilai yang harus dibayar bunganya oleh penerbit dan harus dilunasi pada saat akhir masa jatuh tempo. Harga penerbitan, yaitu suatu harga yang ditawarkan kepada investor pada saat penjualan perdana obligasi. Nilai bersih yang diterima oleh penerbit adalah setelah dikurangi dengan biaya- biaya penerbitan. Tanggal jatuh tempo, yaitu suatu tanggal yang ditetapkan dimana pada saat tersebut penerbit wajib untuk melunasi nilai nominal obligasi. Sepanjang pembayaran kembali / pelunasan tersebut telah dilakukan maka penerbit tidak lagi memiliki kewajiban kepada pemegang obligasi setelah lewat tanggal jatuh tempo obligasi tersebut. Beberapa obligasi diterbitkan dengan masa jatuh tempo hinga lebih dari seratus tahun. Pada awal tahun 2005, pasar atas obligasi Euro dengan masa jatuh tempo selama 50 tahun mulai berkembang. Pada pasaran Amerika dikenal 3 kelompok masa jatuh tempo obligasi yaitu : o Jangka pendek (surat utang atau bill): yang masa jatuh temponya hingga 1 tahun; o Medium Term Note: masa jatuh temponya antara 1 hingga 10 tahun; o Jangka panjang (obligasi atau bond): jatuh temponya diatas 10 tahun.
    • Kupon (obligasi), suku bunga yang dibayarkan oleh penerbit kepada pemegang obligasi.Biasanya suku bunga ini memeiliki besaran yang tetap sepanjang masa berlakunya obligasi, tetapijuga bisa mengacu kepada suatu indeks pasar uang seperti LIBOR, dan lain-lain. Istilah “kupon”ini asal mulanya digunakan karena dimasa lalu secara fisik obligasi diterbitkan bersama dengankupon bunga yang melekat pada obligasi tersebut. Pada tanggal pembayaran kupon, pemegangobligasi akan menyerahkan kupon tersebut ke Bank guna ditukarkan dengan pembayaran bunga.Tanggal kupon, tanggal pembayaran bunga dari penerbit kepada pemegang obligasi. DiAmerika, kebanyakan pembayaran kupon obligasi dilakukan secara “tengah tahunan”, yangartinya pembayaran kupon dilakukan setiap 6 bulan sekali. Di Eropa, kebanyakan obligasi adalahsecara “tahunan” atau 1 kupon pertahun.Dokumen resmi , suatu dokumen yang menjelaskan secara terinci hak-hak dari pemegangsaham. Di Amerika, ketentuan ini diatur oleh departemen keuangan pemerintah dan undang-undang komersial dimana dokumen ini dihadapan pengadilan diperlakukan sebagai suatu kontrak.Ketentuan dalam dokumen resmi tersebut sulit sekali diubah dimana perubahan hanya dapatdilakukan atas persetujuan mayoritas pemegang obligasi.Hak opsi: suatu obligasi dapat memuat ketentuan mengenai hak Opsi (keuangan) kepadapembeli obligasi ataupun penerbit obligasi. Hak pelunasan, beberapa obligasi memberikan hak kepada penerbit untuk melunasi obligasi tersebut sebelum masa jatuh tempo obligasi. Obligasi jenis ini dikenal sebagai Obligasi opsi beli. Kebanyakan obligasi jenis ini memberikan hak kepada penerbit untuk melakukan pelunasan obligasi pada Nilai pari. Pada beberapa obligasi mengharuskan penerbit untuk membayar premi yang disebut Opsi (keuangan). Ini utamanya digunakan bagi obligasi berbunga tinggi. Pada obligasi jenis ini terdapat banyak sekali persyaratan yang ketat yang membatasi kegiatan operasional penerbit, maka guna membebaskan penerbit dari pembatasan-pembatasan dilakukanlah pelunasan dini atas obligasi tersebut. namun dengan biaya yang lebih tinggi. Hak jual, beberapa obligasi memberikan hak kepada pemegang obligasi untuk memaksa penerbit melakukan pelunasan awal atas obligasinya sebelum masa jatuh tempo; lihat Opsi (keuanagan). Tanggal pelaksanaan opsi adalah Opsi (keuanagan). dimaka opsi beli atau opsi jual dapat dilaksanakan sebelum masa jatuh tempo obligasi, dimana pada umumnya terdapat 4 cara pelaksanaan opsi yang demikian ini yaitu : Gaya Bermudah memiliki beberapa tanggal pelaksanaan yang biasanya disesuaiakan dengan tanggal kupon. Gaya Eropa hanya memiliki satu tanggal pelaksanaan , ini merupakan kasus khusus gaya Bermuda.
    • Gaya Amerika opsi dapat dilaksanakan setiap saat hingga masa jatuh tempo. Penjualan karena kematian adalah opsi yang diberikan kepada ahli waris pemegang opsi untuk menjual kembali obligasinya kepada penerbit dalam hal terjadinya kematian pada pemegang obligasi atau menderita cacat tetap. Dana jaminan atau yang juga dinenal dengan istilah sinking fund adalah merupakan suatu syarat dalam “dokumen resmi” yang mensyaratkan adanya suatu porsi tertentu dari obligasi yang dapat dicairkan berkala. Penerbit juga dapat membayar kepada Wali Amanat yaitu dengan cara melakukan pembelian secara acak atas obligasi yang diterbitkannya atau pilihan lainnya dengan membeli obligasi di pasaran lalu menyerahkannya kepada wali amanat. Obligasi Konversi adalah obligasi yang mengizinkan pemegang obligasi untuk menukarkan obligasi yang dipegangnya dengan sejumlah Saham perusahaan penerbit. Obligasi Tukar atau dikenal juga dengan nama Exchangeable bond (“XB”) yang memperkenankan pemegang obligasi untuk menukarkan obligasi yang dipegangnya dengan saham perusahaan selain daripada saham perusahaan penerbit, biasanya dengan saham anak perusahaan penerbit.Jenis-jenis obligasi Obligasi Suku Bunga Tetap memiliki kupon bunga dengan besaran tetap yang dibayar secara berkala sepanjang masa berlakunya obligasi. Obligasi suku bunga mengambang atau biasa juga disebut dengan Floating rate note (FRN) memiliki kupon yang perhitungan besaran bunganya mengacu pada suatu indeks pasar uang seperti LIBOR atau Euribor. Junk Bond atau “obligasi berimbal hasil tinggi” adalah obligasi yang memiliki peringkat dibahah Peringkat Investasi yang diberikan oleh Lembaga Pemeringkat Kredit. Oleh karena obligasi jenis ini memiliki resiko yang cukup tinggi maka investor mengharapkan suatu imbal hasil yang lebih tinggi. Obligasi Tanpa Bunga atau lebih dikenal dengan istilah (zero coupon bond) adalah obligasi yang tidak memberikan pembayaran bunga. Obligasi ini diperdagangkan dengan pemberian potongan harga dari Nilai Pari. Pemegang obligasi menerima secara penuh pokok hutang pada saat jatuh tempo obligasi. Obligasi Inflasi atau lebih dikenal dengan sebutan (Inflation linked bond), dimana nilai pokok utang pada obligasi tersebut adalah mengacu pada indeks inflasi. Suku bunga pada obligasi jenis ini lebih rendah daripada obligasi suku bunga tetap . Namun dengan bertumbuhnya nilai pokok utang sejalan dengan inflasi, maka pembayaran pelunasan obligasi ini akan meningkat pula. Pada periode tahun 1980an, pemerintah Inggris adalah yang pertama kalinya menerbitkan obligasi jenis ini yang diberi nama Gilts. Di Amerika obligasi jenis ini dikenal dengan nama “Treasury Inflation- Protected Securities” (TIPS) dan I-Bonds.
    • Obligasi indeks lainnya, adalah Surat Utang berbasis ekuiti (equity linked note) dan obligasiyang mengacu pada indeks yang merupakan indikator bisnis seperti penghasilan, nilai tambahataupun pada indeks nasional seperti Produk Domestik Bruto.Efek Beragun Aset adalah obligasi yang pembayaran bunga dan pokok utangnya dijamin olehacuan berupa arus kas yang diperoleh dari penghasilan aset. Contoh dari obligasi jenis ini adalahEfek Beragun KPR (mortgage-backed security-MBS), Collateralized (CMOs) dan Collaterlized debtobligation (CDOs).Obligasi subordinasi obligasi yang memiliki peringkat prioritas lebih rendah dibandingkanobligasi lainnya yang diterbitkan oleh penerbit dalam hal terjadinya Likuidasi. Dalam hal terjadinyaKepailitan maka ada hirarki dari para kreditur. Pertama adalah pembayaran dari Likuidator,kemudaian pembayaran utang pajak, dan lain-lain. Pemegang obligasi yang pembayarannyadiutamakan adalah obligasi yang memiliki tanggal penerbitan paling awal yang disebut obligasisenior, setelah obligasi ini dilunasi maka barulah pembayaran pelunasan obligasi subordinasidilakukan. Oleh karena resikonya lebih tinggi maka obligasi subordinasi ini biasanya memilikiperingkat kredit lebih rendah daripada obligasi senior. Contoh utama dari obligasi subordinasi inidapat ditemui pada obligasi yang diterbitkan oleh Bank dan pada Efek Beragun Aset . Penerbitanyang berikutnya umumnya dilakukan dalam bentuk “Tranches”. Senior tranches dibayar terlebihdahulu daritranches subordinasi.Obligasi Abadi, Obligasi ini tidak memiliki suatu masa jatuh tempo. Obligasi jenis ini yangterkenal dalam pasar obligasi adalah “UK Consols” yang diterbitkan oleh pemerintah inggris, ataujuga dikenal dengan nama Treasury Annuities atauUndated Treasuries. Beberapa dari obligasi iniditerbitkan pertama kali pada tahun 1888 dan masih diperdagangkan hingga hari ini. Beberapaobligasi jenis ini juga memiliki masa jatuh tempo yang sangat panjang sekali seperti misalnyaperusahaan West Shore Railroad yang menerbitkan obligasi dengan masa jatuh tempo pada tahun2361 (atau abad ke 24). Terkadang juga obligasi abadi ini dilihat berdasarkan dari nilai tunaiobligasi tersebut pada saat ini yang nilai pokoknya mendekati nol.Obligasi Atas Unjuk adalah merupakan sertifikat resmi tanpa nama pemegang dimana siapapunyang memegang obligasi tersebut dapat menuntut dilakukannya pembayaran atas obligasi yangdipegangnya tersebut. Biasanya juga obligasi ini diberi nomer urut dan didaftarkan gunamenghindari pemalsuan namun dapat diperdagangkan seperti layaknya uang tunai. Obligasi iniamat beresiko terhadap kehilangan dan kecurian. Obligasi ini sering disalah gunakan untukmenghidari pengenaan pajak.ref>Eason, Yla (June 6, 1983). “Final Surge in Bearer Bonds” NewYork Times.</ref> Para perusahaan di Amerika menghentikan penerbitan obligasi atas unjuk i9nisejak tahun 1982 dan secara resmi dilarang oleh otoritas perpajakan pada tahun 1983.Obligasi tercatat adalah obligasi yang kepemilikannya ataupun peralihannya didaftarkan dandicatat oleh penerbit atau oleh lembaga administrasi Efek (keuangan). Pembayaran bunga danpembayaran pokok utang akan dtransfer langsung kepada pemegang obligasi yang namanyatercatat.Obligasi Daerah atau di Amerika dikenal sebagai (municipal bond) adalah obligasi yangditerbitkan oleh negara bagian, teritorial, kota, pemerintahan setempat, ataupun lembaga-lembaganya. Bunga yang dibayarkan kepada pemegang obligasi seringkali tidak dikenakan pajak
    • oleh negara bagian yang menerbitkan, namun obligasi daerah yang diterbitkan guna suatu tujuan tertentu tetap dikenakan pajak. Obligasi tanpa warkat atau lebih dikenal sebagai Book-entry bond adalah suatu obligasi yang tidak memiliki sertifikat, dimana mahalnya biaya pembuatan sertifikat serta kupon mengakibatkan timbulnya obligasi jenis ini. Obligasi ini menggunakan sistem elektronik terpadu yang mendukung penyelesaian transaksi efek secara pemindahbukuan di pasar modal. Obligasi Lotere atau juga disebut Lottery bond adalah obligasi yang diterbitkan oleh suatu negara (biasanya negara-negara Eropa). Bunganya dibayar seperti tata cara pembayaran bunga pada obligasi suku bunga tetap tetapi penerbit obligasi akan menebus obligasi yang diterbitkannya secara acak pada waktu tertentu dimana penebusan atau pelunasan obligasi yang beruntung terpilih akan dilakukan dengan harga yang lebih tinggi daripada nilai yang tertera pada obligasi . Obligasi Perang atau War bond adalah suatu obligasi yang diterbitkan oleh suatu negara guna membiayai perangObligasi yang diterbitkan oleh lembaga asingBeberapa Perusahan, Bank, pemerintah dan lembaga berwenang lainnya dapat menerbitkanobligasi dalam denominasi mata uang Valutas Asing lainnya yang nampak lebih stabildibandingkan mata uang domestiknya. Penerbitan obligasi dalam denominasi valuta asing inijuga memberikan kemungkinan bagi penerbit obligasi ini memasuki pasar perdagangan obligasidiluar negaranya. Penerbitan obligasi ini juga sering digunakan sebagai suatu sarana LindungNilai terhadap resiko gejolak perubahan nilai tukar. Beberapa obligasi ini dijuluki dengan namapanggilan yang khas seperti terlihat dibawah ini : Obligasi Eurodollar atau Eurodollar bond, Obligasi berdenominasi USDyang diterbitkan oleh penerbit obligasi dari suatu negara diluar Amerika. Obligasi Kangguru atau Kangaroo bond,adalah obligasi dalam denominasi mata uang dollar Australia (AUD) yang diterbitkan oleh penerbit obligasi dari suatu negara diluar Australia dan diperdagangkan pada pasar Australia. Obligasi Maple atau Maple bond, adalah obligasi dalam denominasi mata uang dollar Kanada yang diterbitkan oleh penerbit obligasi dari suatu negara diluar Kanada dan diperdagangkan pada pasar Kanada. Obligasi Samurai atau Samurai bond, adalah obligasi dalam denominasi mata uang Yen yang diterbitkan oleh penerbit obligasi dari suatu negara diluar Jepang dan diperdagangkan pada pasar Jepang. Obligasi Yankee atau Yankee bond, adalah obligasi dalam denominasi mata uang USD yang diterbitkan oleh penerbit obligasi dari suatu negara diluar Amerika dan diperdagangkan pada pasar Amerika. Obligasi Shogun atau Shogun bond, adalah obligasi dalam denominasi mata uang dollar Yen yang diterbitkan di Jepang oleh penerbit obligasi dari suatu negara diluar Jepang.
    • Bulldog bond, adalah obligasi dalam denominasi mata uang Poundsterling yang diterbitkan di London oleh suatu lembaga atau pemerintahan asing. Pinjaman Ninja atau Ninja loan, suatu pinjaman sindikasi dalam denominasi mata uang Yen oleh kreditur asing. Obligasi Formosa atau Formosa bond, adalah obligasi dalam denominasi mata uang dollar Taiwan yang diterbitkan oleh penerbit obligasi dari suatu negara diluar Taiwan dan diperdagangkan pada pasar Taiwan. Obligasi Panda atau Panda bond, adalah obligasi dalam denominasi mata uang Renminbi (RMB) yang diterbitkan oleh penerbit obligasi dari suatu negara diluar RRT dan diperdagangkan pada pasar RRT.Obligasi di IndonesiaJenis obligasi di IndonesiaSecara umum jenis obligasi dapat dilihat dari penerbitnya, yaitu, Obligasi perusahaan danObligasi Pemerintah. Obligasi pemerintah sendiri terdiri dalam beberapa jenis, yaitu: 1. Obligasi Rekap, diterbitkan guna suatu tujuan khusus yaitu dalam rangka Program Rekapitalisasi Perbankan; 2. Surat Utang Negara (SUN), diterbitkan untuk membiayai defisit APBN; 3. Obligasi Ritel Indonesia (ORI), sama dengan SUN, diterbitkan untuk membiayai defisit APBN namun dengan nilai nominal yang kecil agar dapat dibeli secara ritel; 4. Surat Berharga Syairah Negara atau dapat juga disebut “obligasi syariah” atau “obligasi sukuk”, sama dengan SUN, diterbitkan untuk membiayai defisit APBN namun berdasarkan prinsip syariah.Pasar obligasiSebagai suatu efek, obligasi bersifat dapat diperdagangkan. Ada dua jenis pasar obligasi yaitu:1. Pasar Primer Merupakan tempat diperdagangkannya obligasi saat mulai diterbitkan. Salah satupersyaratan ketentuan Pasar Modal, obligasi harus dicatatkan di Buras Efek untuk dapatditawarkan kepada masyarakat, dalam hal ini lazimnya adalah di Bursa Efek Surabaya (BES).2. Pasar Sekunder Merupakan tempat diperdagangkannya obligasi setelah diterbitkan dantercarat di BES, perdagangan obligasi akan dilakukan di Pasar Sekunder. Pada saat ini,perdagangan akan dilakukan secara Over the Counter (OTC). Artinya, tidak ada tempatperdagangan secara fisik. Pemegang obligasi serta pihak yang ingin membelinya akanberinteraksi dengan bantuan perangkat elektronik seperti email, Online Trading, atau telepon.Aspek Pajak Obligasi
    • Jenis obligasi dan tarifnya Dari aspek perpajakan obligasi dibagi menjadi 2 macam, yaitu : 1. Obligasi dengan kupon (interest bearing bond) atas bunganya dikenakan Pajak Pengasilan dengan tarif 20% dari jumlah bruto bunga sesuai dengan masa kepemilikan (holding period). 1. Atas diskontonya dikenakan Pajak Penghasilan sebesar 20% dari selisih lebih harga jual pada saat transaksi atau nilai nominal pada saat jatuh tempo di atas harga perolehan, tidak termasuk bunga berjalan (accrued interest). 2. Obligasi tanpa bunga (zero coupon bond) Hanya atas diskontonya saja yang dikenakan Pajak Penghasilan, yaitu sebesar 20% dari selisih harga jual pada saat transaksi atau nilai nominal pada saat jatuh tempo obligasi di atas harga perolehan obligasi.Tata Cara Pemotongan PPh Final atas obligasiPemotongan PPh yang bersifat final atas penghasilan yang diterima dari obligasi yangdiperdagangkan atau dilaporkan perdagangannya di bursa efek, dilakukan oleh : Penerbit obligasi (emiten) atau kustodian yang ditunjuk selaku agen pembayaran : 1. Atas Bunga, yang diterima oleh pemegang interest bearing bond, pada saat jatuh tempo bunga; dan 2. Atas Diskonto, yang diterima baik oleh pemegang interest bearing bond maupun pemegang zero coupon bond, pada saat jatuh tempo obligasi. Perusahaan efek (broker) atau bank selaku pedagang perantara : 1. Atas Bunga dan Diskonto bagi pemegang interest bearing bond dan atas diskonto bagi pemegang zero coupon bond, yang diterima penjual obligasi pada saat transaksi. Perusahaan efek (broker), bank, dana pensiun, dan reksadana, selaku pembeli obligasi langsung tanpa melalui pedagang perantara atas bunga dan diskonto dari interest bearing bond dan zero coupond bond yang diterima atau diperoleh penjual obligasi pada saat transaksi. PT. Argo Travel Neraca Per Desember 1997A. AktivaAkriva Lancar
    • - Kas Rp. 29.936.933,24,--Baku Rp. 59.015.794,34,--Piutang Rp. 46.226.761,83,--Persediaan Rp. 3.957.763,98,-Total Aktiva Lancar Rp. 139.137.253,37,-Aktiva Tetap-Kendaraan Rp. 33.483.003,34,--Gedung Rp. 9.700.000,00,--investasi kantor Rp. 7.709.179,58,-Jumlah aktiva tetap Rp. 50.892.182,92,-Total aktiva Rp. 190.029.436,29,-B.PassivaHutang Bank-BCA Rek. 040-731-8 Rp. 95.648.859,77,--Lippo Rek. 789-489-04 Rp. 54.342.013,39,-Jumlah Utang Rp. 149.990.873,16,-Modal :-Modal Saham Rp. 15.000.000,00,--Laba yang ditahan Rp. 25.038.063,13,-Jumlah Modal Rp. 40.038.563,13,-Total Hutang dan Modal Rp. 190.029.436,29,- PT. Argo Travel Neraca
    • Per Desember 1998A. AktivaAkriva Lancar- Kas Rp. 19.295.001,38,--Baku Rp. 127.217.050,84,--Piutang Rp. 21.413.997,24,--Persediaan Rp. 2.655.757,08,-Total Aktiva Lancar Rp. 170.581.806,84,-Aktiva Tetap-Kendaraan Rp. 45.549.752,50,--Gedung Rp. 11.400.000,00,--investasi kantor Rp. 6.552.802,64,-Jumlah aktiva tetap Rp. 63.502.555,68,-Total aktiva Rp. 234.084.361,68,-B.PassivaHutang Bank-BCA Rek. 040-731-8 Rp. 139.881.302,34,--Lippo Rek. 789-489-04 Rp. 53.587.552,14,-Jumlah Utang Rp. 193.468.852,48,-Modal :-Modal Saham Rp. 15.000.000,00,--Laba yang ditahan Rp. 25.038.063,13,-Jumlah Modal Rp. 40.038.563,13,-
    • Total Hutang dan Modal Rp. 234.084.361,68,- PT. Argo Travel Neraca Per Desember 1999A. AktivaAkriva Lancar- Kas Rp. 23.723.062,87,--Baku Rp. 66.005.398,10,--Piutang Rp. 71.835.252,05,--Persediaan Rp. 5.761.138,03,-Total Aktiva Lancar Rp. 170.581.806,84,-Aktiva Tetap-Kendaraan Rp. 45.412.314,37,--Gedung Rp. 8.850.000,00,--investasi kantor Rp. 5.569.882,24,-Jumlah aktiva tetap Rp. 59.832.196,61,-Total aktiva Rp. 227.157.047,66,-B.PassivaHutang Bank-BCA Rek. 040-731-8 Rp. 139.881.302,34,--Lippo Rek. 789-489-04 Rp. 53.587.552,14,-Jumlah Utang Rp. 193.468.852,48,-Modal :
    • -Modal Saham Rp. 15.000.000,00,--Laba yang ditahan Rp. 25.038.063,13,-Jumlah Modal Rp. 40.038.563,13,-Total Hutang dan Modal Rp. 234.084.361,68,- PT. Argo Travel Neraca Per Desember 2000A. AktivaAkriva Lancar- Kas Rp. 14.806.309,87,--Baku Rp. 74.714.221,10,--Piutang Rp. 29.263.891,74,--Persediaan Rp. 4.317.221,73,-Total Aktiva Lancar Rp. 123.128.644,44,-Aktiva Tetap-Kendaraan Rp. 46.746.737,78,--Gedung Rp. 6.300.000,00,--investasi kantor Rp. 6.484.399,56,-Jumlah aktiva tetap Rp. 59.531.137,34,-Total aktiva Rp. 182.659.781,78,-B.PassivaHutang Bank-BCA Rek. 040-731-8 Rp. 89.875.630,15,-
    • -Lippo Rek. 789-489-04 Rp. 37.875.925,05,-Jumlah Utang Rp. 127.748.555,20,-Modal :-Modal Saham Rp. 15.000.000,00,--Laba yang ditahan Rp. 39.911.226,58,-Jumlah Modal Rp. 54.911.226,58,-Total Hutang dan Modal Rp. 182.659.751,78,- PT. Argo Travel Laporan Rugi / Laba Periode 1 Januari S/D 31 Desember 1997Penjualan Tunai Rp. 958.190.668,57,-Penjulan Kredit Rp. 335.001.995,28,-Penjualan Total Rp. 1.293.063.850,85,-Harga Pokok Penjualan Rp. 1.114.103.209,14,-Laba Kotor Rp. 179.089.034,71,-Biaya Operasi-Gaji Karyawan Rp. 59.536.999,36,--Biaya pem. Gedung Rp. 2.312.500,00,--Biaya Jar. ABACUS Rp. 14.326.501,94,--Biaya Jar.V.SAT Rp. 10.500.000,00,--Biaya Listrik,air dan telp Rp. 5.500.000,00,--Biaya administrasi Rp. 4.312.051,94,-Total biaya Operasi Rp. (96.308.052,42,-)
    • Laba Usaha Rp. 82.780.982,29,-Biaya Bunga Rp. 52.123.800,00,-Laba Sebelum Pajak Rp. 30.657.181,46,-Pajak Rp. (6.664.295,37,-)Laba setelah Pajak Rp. 23.992.886,09,- PT. Argo Travel Laporan Rugi / Laba Periode 1 Januari S/D 31 Desember 1998Penjualan Tunai Rp. 999.529.184,57,-Penjulan Kredit Rp. 270.473.226,005,-Penjualan Total Rp. 1.270.002.410,56,-Harga Pokok Penjualan Rp. 1.082.851.910,96,-Laba Kotor Rp. 187.150.499,61,-Biaya Operasi-Gaji Karyawan Rp. 60.127.170,66,--Biaya pem. Gedung Rp. 2.312.500,00,--Biaya Jar. ABACUS Rp. 12.685.800,75,--Biaya Jar.V.SAT Rp. 8.500.000,00,--Biaya Listrik,air dan telp Rp. 6.500.000,00,--Biaya administrasi Rp. 2.643.345,40,-Total biaya Operasi Rp. (91.517.066,81,-)Laba Usaha Rp. 95.633.432,80,-Biaya Bunga Rp. (66.864.147,00.-)
    • Laba Sebelum Pajak Rp. 28.769.257,90,-Pajak Rp. (6.192.314,46,-)Laba setelah Pajak Rp. 22.576.943,44,- PT. Argo Travel Laporan Rugi / Laba Periode 1 Januari S/D 31 Desember 1999Penjualan Tunai Rp. 1.069.728,11,-Penjulan Kredit Rp. 360.672.072,192,-Penjualan Total Rp. 1.430.400.719,30,-Harga Pokok Penjualan Rp. 1.231.774.124,59,-Laba Kotor Rp. 198.626.584,71,-Biaya Operasi-Gaji Karyawan Rp. 60.937.006,83,--Biaya pem. Gedung Rp. 2.312.500,00,--Biaya Jar. ABACUS Rp. 14.557.350,00,--Biaya Jar.V.SAT Rp. 12.500.000,00,--Biaya Listrik,air dan telp Rp. 6.171.300,00,--Biaya administrasi Rp. 1.886.727,34,-Total biaya Operasi Rp. (93.364.944,17,-)Laba Usaha Rp. 100.261.650,54,-Biaya Bunga Rp. (663.875.925,19,-)Laba Sebelum Pajak Rp. 36.385.925,35,-Pajak Rp. (8.096.431,26,-)
    • Laba setelah Pajak Rp. 28.289.294,00,- PT. Argo Travel Laporan Rugi / Laba Periode 1 Januari S/D 31 Desember 2000Penjualan Tunai Rp. 2.600.391.864,34,-Penjulan Kredit Rp. 338.681.997,663,-Penjualan Total Rp. 2.939.073.862,00,-Harga Pokok Penjualan Rp. 2.700.733.418,52,-Laba Kotor Rp. 239.340.407,48,-Biaya Operasi-Gaji Karyawan Rp. 94.386.385,90,--Biaya pem. Gedung Rp. 2.312.500,00,--Biaya Jar. ABACUS Rp. 15.662.976,59,--Biaya Jar.V.SAT Rp. 14.500.000,00,--Biaya Listrik,air dan telp Rp. 15.100.450,00,--Biaya administrasi Rp. 3.752.460,00,-Total biaya Operasi Rp. (145.120.772,49,-)Laba Usaha Rp. 94.219.635,99,-Biaya Bunga Rp. (46.877.732,44,-)Laba Sebelum Pajak Rp. 47.341.902,55,-Pajak Rp. (13.335.476,63,-)Laba setelah Pajak Rp. 34.006.425,92
    • Tinggalkan sebuah Komentar »