apa itu HIV/AIDS...?
Jika (+) terkena HIV, belum tentu ia terkena AIDS.
Jika (+) terkena AIDS, sudah pasti ia terkena HIV
AIDS merupakan bentuk terparah atas akibat infeksi HIV. HIV adalah retrovirus yang
biasanya menyerang organ-organ vital si...
 fase 1:
HIV menjangkiti seseorang individu.
 fase 2:
Di mana virus tersebut berkembang tetapi masih tidak menampakkan t...
HIV dapat ditemukan di semua cairan tubuh yang
termasuk air liur, Jaringan sistem saraf dan cairan tulang
belakang, darah,...
 HIV tidak dapat hidup di luar tubuh manusia.
 HIV tidak dapat tertular melalui keringat, air kencing atau air mata.
 H...
AIDS disebabkan oleh infeksi HIV. Virus menyerang sistem kekebalan tubuh yang
meninggalkan individu yang rentan terhadap m...
Sampai saat ini tidak ada vaksin atau obat untuk HIV atau AIDS. Metode satu-
satunya yang diketahui untuk pencegahan didas...
Tes HIV
Tes HIV umum, termasuk imunoasai enzim HIV dan pengujian Western blot,
dilakukan untuk mendeteksi antibodi HIV pad...
Penyebaran HIV di
Indonesia
AIDS di Indonesia ditangani oleh Komisi Penanggulangan AIDS (KPA)
Nasional dan Badan Koordinas...
Kota Batam merupakan salah satu pintu masuk penyebaran
HIV/AIDS di Provinsi Kepri. Hal ini cukup beralasan karena
Batam me...
P e n u l a r a n A I D S d i K e p r i b a g a i k a n f e n o m e n a g u n u n g e s ,
k e l i a h a t a n k e c i l d ...
Seks bebas dan menjamurnya PSK di Provinsi Kepri menjadikan wilayah ini setiap tahunya
mengalami panen penderita HIV/ AIDS...
Hiv aids
Hiv aids
Hiv aids
Hiv aids
Hiv aids
Hiv aids
Hiv aids
Hiv aids
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Hiv aids

3,389
-1

Published on

Published in: Health & Medicine
0 Comments
4 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
3,389
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
296
Comments
0
Likes
4
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Hiv aids

  1. 1. apa itu HIV/AIDS...? Jika (+) terkena HIV, belum tentu ia terkena AIDS. Jika (+) terkena AIDS, sudah pasti ia terkena HIV
  2. 2. AIDS merupakan bentuk terparah atas akibat infeksi HIV. HIV adalah retrovirus yang biasanya menyerang organ-organ vital sistem kekebalan manusia, AIDS adalah suatu penyakit yang sangat berbahaya karena mempunyai Case Fatality Rate 100% dalam lima tahun, artinya dalam waktu lima tahun setelah diagnosis AIDS ditegakkan, semua penderita akan meninggal. Pertama kali ditemukan pada tahun 1981 di Amerika Serikat dilaporkan bahwa penyakit infeksi ini diduga kuat terjadi melalui hubungan seksual. “Pada tahun 1982- 1983 mulai diketahui adanya transmisi di luar jalur hubungan seksual, yaitu melalui transfusi darah, pengguna jarum suntik secara bersama oleh para pengguna narkotika suntik” Para ilmuwan umumnya berpendapat bahwa AIDS berasal dari Afrika Sub-Sahara. Kini AIDS telah menjadi wabah penyakit. AIDS diperkiraan telah menginfeksi 38,6 juta orang di seluruh dunia.
  3. 3.  fase 1: HIV menjangkiti seseorang individu.  fase 2: Di mana virus tersebut berkembang tetapi masih tidak menampakkan tanda-tanda atau gejala-gejala yang tertentu.  fase 3: virus berkembang dan mulai menampakkan tanda dan gejala yang memburukkan lagi mekanisme pertahanan tubuh.  fase 4: penderita mulai mengalami penyakit-penyakit yang jarang berlaku yang disebut ‘infeksi oportunistik’ seperti Pneumocystis Carinii Pneumonia dan kanker termasuk Sarkoma Kaposi.  fase 5: orang tersebut tersebut disahkan menderita AIDS. Di dalam fase ini, mekanisme pertahanan mengalami kemusnahan yang parah dan sudah tidak mampu lagi untuk melawan serangan bakteria, virus dan kuman-kuman lain.
  4. 4. HIV dapat ditemukan di semua cairan tubuh yang termasuk air liur, Jaringan sistem saraf dan cairan tulang belakang, darah, air mani, cairan pre-seminal, yang merupakan cairan yang keluar sebelum ejakulasi, sekresi vagina, air mata dan air susu ibu. Hanya darah, air mani, dan payudara susu telah ditunjukkan untuk mengirimkan infeksi kepada orang lain.
  5. 5.  HIV tidak dapat hidup di luar tubuh manusia.  HIV tidak dapat tertular melalui keringat, air kencing atau air mata.  HIV tidak dapat tertular menerusi kulit yang sihat ataupun melalui udara.  HIV tidak dapat hidup di luar badan manusia seperti di atas kulit atau pakaian, dalam air atau udara.  HIV tidak dapat ditularkan melalui:  Pendonoran darah dengan menggunakan peralatan yang steril  Berjabat tangan, berpelukan, bersentuhan, melancap dan berciuman ringan.  Berkongsi telefon, kolam renang dan toilet umum.  Berkongsi makanan.  Menggunakan piring, sendok dan gelas yang digunakan oleh pesakit HIV kerana virus HIV tidak dapat hidup lama di luar tubuh manusia. Peralatan tersebut apabila dicuci seperti biasa akan membunuh virus HIV.  Berkongsi tempat tinggal, bekerja bersama, belajar bersama atau berkongsi tempat tidur.  Bersin, batuk, keringat atau air kencing.  Gigitan serangga (termasuk gigitan nyamuk) atau binatang.  Menjaga seseorang yang positif HIV. HIV tidak dapat menular melalui:
  6. 6. AIDS disebabkan oleh infeksi HIV. Virus menyerang sistem kekebalan tubuh yang meninggalkan individu yang rentan terhadap mengancam kehidupan infeksi dan kanker. Umum bakteri, jamur, parasit dan virus yang biasanya tidak menimbulkan penyakit serius pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang sehat dapat mengubah mematikan untuk pasien AIDS Penyebab timbulnya penyakit AIDS belum dapat dijelaskan sepenuhnya. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa virus HIV telah ada di dalam tubuh sebelum munculnya penyakit AIDS ini. Namun kenyataan bahwa tidak semua orang yang terinfeksi virus HIV ini terjangkit penyakit AIDS menunjukkan bahwa ada faktor-faktor lain yang berperan di sini. Penggunaan alkohol dan obat bius, kurang gizi, tingkat stress yang tinggi dan adanya penyakit lain terutama penyakit yang ditularkan lewat alat kelamin merupakan faktor- faktor yang mungkin berperan.
  7. 7. Sampai saat ini tidak ada vaksin atau obat untuk HIV atau AIDS. Metode satu- satunya yang diketahui untuk pencegahan didasarkan pada penghindaran kontak dengan virus atau, jika gagal, perawatan antiretrovirus secara langsung setelah kontak dengan virus secara signifikan, disebut post-exposure prophylaxis (PEP). Penanganan infeksi HIV terkini adalah terapi antiretrovirus yang sangat aktif (highly active antiretroviral therapy, disingkat HAART). Terapi ini telah sangat bermanfaat bagi orang-orang yang terinfeksi HIV sejak tahun 1996. Perawatan HAART memungkinkan stabilnya gejala dan viremia (banyaknya jumlah virus dalam darah) pada pasien, tetapi ia tidak menyembuhkannya dari HIV ataupun menghilangkan gejalanya. Penerapan HAART dianggap meningkatkan waktu bertahan pasien selama 4 sampai 12 tahun
  8. 8. Tes HIV Tes HIV umum, termasuk imunoasai enzim HIV dan pengujian Western blot, dilakukan untuk mendeteksi antibodi HIV pada serum, plasma, cairan mulut, darah kering, atau urin pasien. Namun demikian, periode antara infeksi dan berkembangnya antibodi pelawan infeksi yang dapat dideteksi (window period) bagi setiap orang dapat bervariasi. Inilah sebabnya mengapa dibutuhkan waktu 3-6 bulan untuk mengetahui serokonversi dan hasil positif tes. Terdapat pula tes-tes komersial untuk mendeteksi antigen HIV lainnya, HIV-RNA, dan HIV-DNA, yang dapat digunakan untuk mendeteksi infeksi HIV meskipun perkembangan antibodinya belum dapat terdeteksi. Meskipun metode-metode tersebut tidak disetujui secara khusus untuk diagnosis infeksi HIV, tetapi telah digunakan secara rutin di negara- negara maju.
  9. 9. Penyebaran HIV di Indonesia AIDS di Indonesia ditangani oleh Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Nasional dan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dan memiliki Strategi Penanggulangan AIDS Nasional untuk wilayah Indonesia. Ada 79 daerah prioritas di mana epidemi AIDS sedang meluas. Daerah tersebut menjangkau delapan provinsi: Papua, Papua Barat, Sumatera Utara, Jawa Timur, Jakarta, Kepulauan Riau, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Sekitar 170.000 sampai 210.000 dari 220 juta penduduk Indonesia mengidap HIV/AIDS. Jumlah kasus kematian akibat AIDS di Indonesia diperkirakan mencapai 5.500 jiwa. Epidemi tersebut terutama terkonsentrasi di kalangan pengguna obat terlarang melalui jarum suntik dan pasangan intimnya, orang yang berkecimpung dalam kegiatan prostitusi dan pelanggan mereka, dan pria yang melakukan hubungan seksual dengan sesama pria.
  10. 10. Kota Batam merupakan salah satu pintu masuk penyebaran HIV/AIDS di Provinsi Kepri. Hal ini cukup beralasan karena Batam merupakan pintu masuk penjuru Asia ke Indonesia. Dimungkinkan jika HIV/AIDS di Provinsi Kepri awalnya ditemukan di kota Batam.
  11. 11. P e n u l a r a n A I D S d i K e p r i b a g a i k a n f e n o m e n a g u n u n g e s , k e l i a h a t a n k e c i l d i a t a s , n a m u n b e s a r d i b a g i a n b a w a h
  12. 12. Seks bebas dan menjamurnya PSK di Provinsi Kepri menjadikan wilayah ini setiap tahunya mengalami panen penderita HIV/ AIDS. Untuk mewaspadai dan memutuskan mata rantai virus ini adalah sebagai berikut: 1. Meningkatkan iman dan taqwa terhadap tuhan yang maha kuasa. 2. Bagi wanita, jangan terpancing dengan rayuan dan godaan pria ganteng dan banyak duitnya untuk melakukan beresek esek ria, karena pria hidung belang jenis ini jangan jangan telah terjangkit HIV/AIDS. 3. Bagi pria, jangan tergoda dengan wanita cantik, bertubuh mulus, gampang untuk diajak bermesum ria. Karena wanita jenis ini casingnya saja yang bagus tapi dalamnya sudah hancur hancuran, biasanya wanita jenis ini telah memiliki bibit bibit virus HIV/ AIDS didalam tubuhnya. 4. Mulai sekarang rajin rajinlah sholat dan berwudhu, biar setan dan iblis menjauh trus gak bisa mempengaruhi hati dan otak kita. Katanya, HIV/AIDS obatnya cuma mohon ampunan dan tobat setobatnya kepada Allah SWT

×