DRAFTKURIKULUM 2013Kurikulum SD                 1
Perkembangan Kurikulum di Indonesia    1947                                1975                                 2004    Re...
Landasan Pengembangan Kurikulum  Aspek      • Filosofi pendidikan yang berbasis pada nilai-nilai luhur, nilai akademik,   ...
Strategi Pengembangan Pendidikan  Pembelajara  n siswa aktif  berbasis  kompetensiEfektivitas                             ...
Strategi Peningkatan Efektivitas Pembelajaran                               Pembelajaran yang                Iklim        ...
Rasionalitas Penambahan Jam Pelajaran• Perubahan proses pembelajaran [dari siswa diberi  tahu menjadi siswa mencari tahu] ...
Permasalahan Kurikulum 2006•   Konten kurikulum masih terlalu padat yang ditunjukkan dengan banyaknya    matapelajaran dan...
Alasan Pengembangan KurikulumTantangan Masa Depan                             Kompetensi Masa Depan• Globalisasi: WTO, ASE...
Identifikasi Kesenjangan Kurikulum           Kondisi Saat Ini                           Konsep Ideal          A. Kompetens...
Identifikasi Kesenjangan Kurikulum           Kondisi Saat Ini                            Konsep Ideal              D. Peni...
Kurikulum sebagai Integrator      Sistem Nilai, Pengetahuan dan Keterampilan                       Watak/Perilaku Kolektif...
Kerangka Kerja Pengembangan KurikulumPsikologi        Pedagogi              Sosio-eko-kultural    *tidak pernah berhenti b...
Elemen PerubahanStandar                       Standar ProsesKompetensi Lulusan               Elemen PerubahanStandar Isi  ...
Elemen Perubahan    Elemen                                          Deskripsi                         SD                SM...
Elemen Perubahan                                                Deskripsi  Elemen                     SD                  ...
Elemen Perubahan                                                 Deskripsi  Elemen                     SD               SM...
Elemen Perubahan                                                   Deskripsi     Elemen                         SD        ...
Fungsi dan Tujuan Pendidikan NasionalUU No.20/2003 Sistem Pendidikan Nasional Pasal 3                         Fungsi   Men...
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN (SKL) - RINCIGradasi antar Satuan Pendidikan memperhatikan;1.Perkembangan psikologis anak2.Ling...
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN (SKL) - RINGKASGradasi antar Satuan Pendidikan memperhatikan;1.Perkembangan psikologis anak2.Li...
Pertimbangan dalam Perumusan SKLDunia (Peradaban) Global        Negara                   Meta-                            ...
Ruang Lingkup SKL      Dunia (Peradaban) Global                Negara                   Meta-           PT                ...
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN – DOMAIN SIKAP       DIKDAS:SD                      DIKDAS:SMP                   DIKMEN:SMA/KME...
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN – DOMAIN                      KETERAMPILAN           SD              SMP            SMA/KMEMILI...
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN – DOMAIN PENGETAHUAN           SD                          SMP                       SMA/KMEMIL...
Dasar Pemikiran Perancangan Struktur Kurikulum SDNo Permasalahan                               Penyelesaian1   Capaian pem...
Dasar Pemikiran Perancangan Struktur Kurikulum SDNo   Permasalahan                                       Penyelesaian7    ...
Usulan Rancangan Struktur Kurikulum SDNo                                    Komponen Rancangan Alternatif - 11    Berbasis...
Rasional IPA dan IPS di Kelas V – VI SD                                 Alternatif 2• Peserta didik kelas V – VI (usia 11 ...
PENGEMBANGAN STRUKTUR KURIKULUM SD    Struktur Kurikulum Sekarang                 Usulan Struktur Kurikulum Baru          ...
Prosedur Penyusunan Kompetensi Dasar Baru                                     SK-KD Lama Mapel  SKL Baru                  ...
SKL dan KI Sekolah Dasar Kelas I          Standar Kompetensi Lulusan                       Kompetensi Inti Kelas IMemiliki...
KOMPETENSI DASARRumusan Kompetensi Dasar Agama Islam untuk SD Kelas I                                                     ...
KOMPETENSI DASARRumusan Kompetensi Dasar Agama Islam untuk SD Kelas I        Kompetensi Inti                KD Hasil 30-10...
KOMPETENSI DASARRumusan Kompetensi Dasar Agama Islam untuk SD Kelas I        Kompetensi Inti            KD Hasil 30-10-201...
KOMPETENSI DASARRumusan Kompetensi Dasar Agama Islam untuk SD Kelas I        Kompetensi Inti            KD Hasil 30-10-201...
Faktor Pendukung Keberhasilan Implementasi Kurikulum        Kesesuaian kompetensi                     Penguatan peran     ...
Pengembangan Guru                                   Mindset:                                     Perubahan paradigma, dar...
Sistem Implementasi Kurikulum IKLIM DAN BUDAYA SEKOLAH            Pendidik dan                                     Sarana ...
Kerangka Implementasi KurikulumPenataan Kurikulum                                       Implementasi Kurikulum    Perangka...
Kelebihan Alternatif IN   Kelebihano1   Butuh waktu lebih singkat untuk menyiapkan:    -Buku Teks    -Pelatihan Guru    -A...
Selamat Berdiskusi  untuk mencermatipembaharuan kurikulum     tahun 2013
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Draft kurikulum 2013 sd

5,831

Published on

3 Comments
1 Like
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total Views
5,831
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
352
Comments
3
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide
  • Saran Pak Aman: Penyempurnaan KTSP
  • Judulnya apa ya?
  • Disamakan polanya
  • Alasan: konsep pedagogik, kebutuhan kedepan, kondisi skrg
  • Deskripsikan elemennya
  • Nomor 7 kalimatnya dibalik
  • Draft kurikulum 2013 sd

    1. 1. DRAFTKURIKULUM 2013Kurikulum SD 1
    2. 2. Perkembangan Kurikulum di Indonesia 1947 1975 2004 Rencana Pelajaran → Kurikulum Rintisan Dirinci dalam Rencana Sekolah Dasar Kurikulum Pelajaran Terurai Berbasis Kompetensi 1968 1994 (KBK) Kurikulum Kurikulum 1994 2013 Sekolah Dasar Kurikulum 20131945 1955 1965 1975 1985 1995 2005 2015 1984 Kurikulum 1984 2006 1973 Kurikulum Kurikulum Proyek Tingkat Satuan Perintis Sekolah Pendidikan Pembangunan (KTSP) 1964 (PPSP) 1997 Rencana Revisi Kurikulum 1994 Pendidikan Sekolah Dasar 2
    3. 3. Landasan Pengembangan Kurikulum Aspek • Filosofi pendidikan yang berbasis pada nilai-nilai luhur, nilai akademik, kebutuhan peserta didik dan masyarakat Filosofis • Kurikulum berorientasi pada pengembangan kompetensi RPJMN 2010-2014 SEKTOR PENDIDIKAN •Perubahan metodologi pembelajaran Aspek •Penataan kurikulum INPRES NOMOR 1 TAHUN 2010 Yuridis •Percepatan Pelaksanaan Prioritas Pembangunan Nasional: Penyempurnaan kurikulum dan metode pembelajaran aktif berdasarkan nilai-Nilai Budaya bangsa Untuk Membentuk Daya Saing Karakter Bangsa • Relevansi • Model Kurikulum Berbasis Kompetensi • Kurikulum lebih dari sekedar dokumen • Proses pembelajaran Aspek Aktivitas belajarKonseptual Output belajar Outcome belajar • Penilaian Kesesuaian teknik penilaian dengan kompetensi Penjenjangan penilaian 3
    4. 4. Strategi Pengembangan Pendidikan Pembelajara n siswa aktif berbasis kompetensiEfektivitas g gu in /mPembelajara ja m 6n 2- + ah(Kurikulum ol ek iS, Guru, ....) al d n gg 0 SD 6 SMP SM i aT 9 12 m Wajar Dikdas 9 Tahun PMU La Periode 1994-2012 Mulai 2013 Dibahas tersendiri 4
    5. 5. Strategi Peningkatan Efektivitas Pembelajaran Pembelajaran yang Iklim mengedepankan pengalaman akademik, personal melalui observasi budaya (Menyimak, Melihat, Membaca, sekolah/ Mendengar), asosiasi, bertanya, kampus, .... menyimpulkan, mengkomunikasikan, ....Sistem Nilai: -Universal Efektivitas Efektivitas Efektivitas Transformasi -Nasional Interaksi Pemahama Penyerapan Nilai -Lokal n Penilaian Manajemen berdasarkan Kesinambungan dan proses dan hasil Pembelajaran Kepemimpina pekerjaan serta secara horisontal n kemampuan dan vertikal menilai sendiri 5
    6. 6. Rasionalitas Penambahan Jam Pelajaran• Perubahan proses pembelajaran [dari siswa diberi tahu menjadi siswa mencari tahu] dan proses penilaian [dari berbasis output menjadi berbasis proses dan output] memerlukan penambahan jam pelajaran• Kecenderungan akhir-akhir ini banyak negara menambah jam pelajaran [KIPP di AS, Korea Selatan]• Perbandingan dengan negara-negara lain menunjukkan jam pelajaran di Indonesia relatif lebih singkat• Walaupun pembelajaran di Finlandia relatif singkat, tetapi didukung dengan pembelajaran tutorial 6
    7. 7. Permasalahan Kurikulum 2006• Konten kurikulum masih terlalu padat yang ditunjukkan dengan banyaknya matapelajaran dan banyak materi yang keluasan dan tingkat kesukarannya melampaui tingkat perkembangan usia anak.• Kurikulum belum sepenuhnya berbasis kompetensi sesuai dengan tuntutan fungsi dan tujuan pendidikan nasional.• Kompetensi belum menggambarkan secara holistik domain sikap, keterampilan, dan pengetahuan.• Beberapa kompetensi yang dibutuhkan sesuai dengan perkembangan kebutuhan (misalnya pendidikan karakter, metodologi pembelajaran aktif, keseimbangan soft skills dan hard skills, kewirausahaan) belum terakomodasi di dalam kurikulum.• Kurikulum belum peka dan tanggap terhadap perubahan sosial yang terjadi pada tingkat lokal, nasional, maupun global.• Standar proses pembelajaran belum menggambarkan urutan pembelajaran yang rinci sehingga membuka peluang penafsiran yang beraneka ragam dan berujung pada pembelajaran yang berpusat pada guru.• Standar penilaian belum mengarahkan pada penilaian berbasis kompetensi (proses dan hasil) dan belum secara tegas menuntut adanya remediasi secara berkala.• Dengan KTSP memerlukan dokumen kurikulum yang lebih rinci agar tidak menimbulkan multi tafsir. 7
    8. 8. Alasan Pengembangan KurikulumTantangan Masa Depan Kompetensi Masa Depan• Globalisasi: WTO, ASEAN Community, APEC, • Kemampuan berkomunikasi CAFTA • Kemampuan berpikir jernih dan kritis• masalah lingkungan hidup • Kemampuan mempertimbangkan segi moral suatu• kemajuan teknologi informasi permasalahan• konvergensi ilmu dan teknologi • Kemampuan menjadi warga negara yang efektif• ekonomi berbasis pengetahuan • Kemampuan mencoba untuk mengerti dan toleran• kebangkitan industri kreatif dan budaya terhadap pandangan yang berbeda• pergeseran kekuatan ekonomi dunia • Kemampuan hidup dalam masyarakat yang• pengaruh dan imbas teknosains mengglobal• mutu, investasi dan transformasi pada sektor • Memiliki minat luas mengenai hidup pendidikan • Memiliki kesiapan untuk bekerja• Hasil TIMSS dan PISA • Memiliki kecerdasan sesuai denganFenomena Negatif yang Mengemuka Persepsi Masyarakat bakat/minatnya Perkelahian pelajar • Terlalu menitikberatkan pada aspek kognitif Narkoba • Beban siswa terlalu berat Korupsi • Kurang bermuatan karakter Plagiarisme Kecurangan dalam Ujian (Contek, Kerpek..) Gejolak masyarakat (social unrest) 8
    9. 9. Identifikasi Kesenjangan Kurikulum Kondisi Saat Ini Konsep Ideal A. Kompetensi Lulusan A. Kompetensi Lulusan1 Sikap belum mencerminkan karakter 1 Berkarakter mulia mulia 2 Keterampilan yang relevan2 Keterampilan belum sesuai kebutuhan 3 Pengetahuan-pengetahuan terkait3 Pengetahuan-pengetahuan lepas B. Materi Pembelajaran B. Materi Pembelajaran1 Belum relevan dengan kompetensi yang 1 Relevan dengan kompetensi yang dibutuhkan dibutuhkan2 Beban belajar terlalu berat 2 Materi esensial3 Terlalu luas, kurang mendalam 3 Sesuai dengan tingkat perkembangan anak C. Proses Pembelajaran C. Proses Pembelajaran1 Berpusat pada guru (teacher centered 1 Berpusat pada peserta didik (student learning) centered active learning)2 Sifat pembelajaran yang berorientasi 2 Sifat pembelajaran yang kontekstual pada buku teks 3 Buku teks memuat materi dan proses3 Buku teks hanya memuat materi pembelajaran, sistem penilaian serta 9 bahasan kompetensi yang diharapkan
    10. 10. Identifikasi Kesenjangan Kurikulum Kondisi Saat Ini Konsep Ideal D. Penilaian D. Penilaian1 Menekankan aspek kognitif 1 Menekankan aspek kognitif, afektif, psikomotorik secara proporsional2 Test menjadi cara penilaian yang 2 Penilaian test dan portofolio saling 10 dominan melengkapi E. Pendidik dan Tenaga Kependidikan E. Pendidik dan Tenaga Kependidikan1 Memenuhi kompetensi profesi saja 1 Memenuhi kompetensi profesi, pedagogi, sosial, dan personal2 Fokus pada ukuran kinerja PTK 2 Motivasi mengajar 10 F. Pengelolaan Kurikulum F. Pengelolaan Kurikulum1 Satuan pendidikan mempunyai 1 Pemerintah Pusat dan Daerah memiliki kebebasan dalam pengelolaan kurikulum kendali kualitas dalam pelaksanaan2 Masih terdapat kecenderungan satuan kurikulum di tingkat satuan pendidikan pendidikan menyusun kurikulum tanpa 2 Satuan pendidikan mampu menyusun mempertimbangkan kondisi satuan kurikulum dengan mempertimbangkan pendidikan, kebutuhan peserta didik, kondisi satuan pendidikan, kebutuhan dan potensi daerah peserta didik, dan potensi daerah3 Pemerintah hanya menyiapkan sampai 3 Pemerintah menyiapkan semua standar isi mata pelajaran komponen kurikulum sampai buku teks 10 dan pedoman
    11. 11. Kurikulum sebagai Integrator Sistem Nilai, Pengetahuan dan Keterampilan Watak/Perilaku Kolektif Kompetensi: Watak/ Sistem -Sikap Aktualisasi Internalisasi Perilaku Nilai -keterampilan (Action) (Reflection) -Pengetahuan Individu Keterampilan PengetahuanKurikulum -Peduli & -Produktif -Bertangggung jawab -...Pembelajaran PTK dan dukungan lain: SarPras,... 11
    12. 12. Kerangka Kerja Pengembangan KurikulumPsikologi Pedagogi Sosio-eko-kultural *tidak pernah berhenti belajar Pribadi beriman, bertakwa, berakhlak mulia Pembelajar yang Sukses Pembelajaran Individu yang Percaya Diri WN yang Bertanggung Jawab Kontributor Peradaban yang EfektifKesiapan: Kelayakan: Kebutuhan:-Fisik -Materi -Individu-Emosional -Masyarakat, Bangsa, Negara, Dunia -Metode Penyampaian-Intelektual -Metode Penilaian -Peradaban- Spiritual Kurikulum (SKL, Struktur Kurikulum, Standar-standar: Isi, Proses, dan Penilaian) Buku Pegangan (Buku Babon) (Buku Pegangan Siswa, Buku Pegangan Guru) Rumusan Kompetensi Guru dan Penyiapan Guru 12
    13. 13. Elemen PerubahanStandar Standar ProsesKompetensi Lulusan Elemen PerubahanStandar Isi Standar Penilaian 13
    14. 14. Elemen Perubahan Elemen Deskripsi SD SMP SMA SMKKompetensi • Adanya peningkatan dan keseimbangan soft skills dan hard skills yangLulusan meliputi aspek kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuanKedudukan • Kompetensi yang semula diturunkan dari matapelajaran berubah menjadimata pelajaran matapelajaran dikembangkan dari kompetensi.(ISI)Pendekatan Kompetensi dikembangkan melalui:(ISI) • Tematik • Mata • Mata pelajaran • Vokasinal Integratif dalam pelajaran semua mata pelajaran 14
    15. 15. Elemen Perubahan Deskripsi Elemen SD SMP SMA SMKStruktur • Holistik • TIK menjadi • Perubahan • PenambahanKurikulum berbasis sains media semua sistem: ada jenis keahlian(Matapelajara (alam, sosial, matapelajaran matapelajara berdasarkann dan alokasi dan budaya) • Pengembangan n wajib dan spektrumwaktu) • Jumlah diri terintegrasi ada kebutuhan (6(ISI) matapelajaran pada setiap matapelajara program dari 10 menjadi matapelajaran n pilihan keahlian, 40 6 dan • Terjadi bidang keahlian, • Jumlah jam ekstrakurikuler pengurangan 121 kompetensi bertambah 4 • Jumlah matapelajara keahlian) JP/minggu matapelajaran n yang harus • Pengurangan akibat dari 12 menjadi diikuti siswa adaptif dan perubahan 10 • Jumlah jam normatif, pendekatan • Jumlah jam bertambah 1 penambahan pembelajaran bertambah 6 JP/minggu produktif JP/minggu akibat akibat • produktif perubahan perubahan disesuaikan pendekatan pendekatan dengan trend 15 pembelajaran pembelajara perkembangan di
    16. 16. Elemen Perubahan Deskripsi Elemen SD SMP SMA SMK • Standar Proses yang semula terfokus pada Eksplorasi, Elaborasi, dan Konfirmasi dilengkapi dengan Mengamati, Menanya, Mengolah, Menyajikan, Menyimpulkan, dan Mencipta. • Belajar tidak hanya terjadi di ruang kelas, tetapi juga di lingkungan sekolah dan masyarakatProses • Guru bukan satu-satunya sumber belajar.pembelajara • Sikap tidak diajarkan secara verbal, tetapi melalui contoh dan teladann • Tematik dan • IPA dan IPS • Adanya mata • Kompetensi terpadu masing- pelajaran wajib keterampilan yang masing dan pilihan sesuai dengan standar diajarkan sesuai dengan industri secara bakat dan terpadu minatnya 16
    17. 17. Elemen Perubahan Deskripsi Elemen SD SMP SMA SMK • Penilaian berbasis kompetensi • Pergeseran dari penilain melalui tes [mengukur kompetensi pengetahuan berdasarkan hasil saja], menuju penilaian otentik [mengukur semua kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan berdasarkan proses dan hasil]Penilaian hasilbelajar • Memperkuat PAP (Penilaian Acuan Patokan) yaitu pencapaian hasil belajar didasarkan pada posisi skor yang diperolehnya terhadap skor ideal (maksimal) • Penilaian tidak hanya pada level KD, tetapi juga kompetensi inti dan SKL • Mendorong pemanfaatan portofolio yang dibuat siswa sebagai instrumen utama penilaianEkstrakuri-kuler • Pramuka • Pramuka • Pramuka • Pramuka (wajib) (wajib) (wajib) (wajib) • OSIS • UKS • OSIS • OSIS • UKS • PMR • UKS • UKS • PMR • Bahasa Inggris • PMR • PMR • Dll • Dll • Dll 17
    18. 18. Fungsi dan Tujuan Pendidikan NasionalUU No.20/2003 Sistem Pendidikan Nasional Pasal 3 Fungsi Mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, Tujuan Untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. 18
    19. 19. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN (SKL) - RINCIGradasi antar Satuan Pendidikan memperhatikan;1.Perkembangan psikologis anak2.Lingkup dan kedalaman materi3.Kesinambungan4.Fungsi satuan pendidikan 195.Lingkungan
    20. 20. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN (SKL) - RINGKASGradasi antar Satuan Pendidikan memperhatikan;1.Perkembangan psikologis anak2.Lingkup dan kedalaman materi3.Kesinambungan4.Fungsi satuan pendidikan5.Lingkungan 20
    21. 21. Pertimbangan dalam Perumusan SKLDunia (Peradaban) Global Negara Meta- kognitif Sosial-Ekonomi-Budaya Peserta Pendidikan Prosedural Didik Sat Konseptual Faktual Konteks Konten 21
    22. 22. Ruang Lingkup SKL Dunia (Peradaban) Global Negara Meta- PT kognitif Sosial-Ekonomi-Budaya SMA/K Peserta Pendidikan Prosedural Didik Sat SMP Konseptual SD Faktual SD SMP SMA/KPT 22
    23. 23. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN – DOMAIN SIKAP DIKDAS:SD DIKDAS:SMP DIKMEN:SMA/KMEMILIKI PERILAKU YANG MEMILIKI PERILAKU YANG MEMILIKI PERILAKU YANGMENCERMINKAN SIKAP MENCERMINKAN SIKAP MENCERMINKAN SIKAPORANG BERIMAN, BERAKHLAK ORANG BERIMAN, BERAKHLAK ORANG BERIMAN, BERAKHLAK MULIA,MULIA, PERCAYA DIRI, DAN MULIA, PERCAYA DIRI, DAN PERCAYA DIRI, DAN BERTANGGUNGBERTANGGUNG JAWAB DALAM BERTANGGUNG JAWAB DALAM JAWAB DALAM BERINTERAKSI SECARABERINTERAKSI SECARA EFEKTIF BERINTERAKSI SECARA EFEKTIF EFEKTIF DENGAN LINGKUNGAN SOSIALDENGAN LINGKUNGAN SOSIAL DAN DENGAN LINGKUNGAN SOSIAL DAN DAN ALAMALAM ALAM SERTA DALAM MENEMPATKANDI SEKITAR RUMAH, SEKOLAH, DAN DALAM JANGKAUAN PERGAULAN DIRINYA SEBAGAI CERMINAN BANGSATEMPAT BERMAIN DAN KEBERADAANNYA DALAM PERGAULAN DUNIA 23
    24. 24. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN – DOMAIN KETERAMPILAN SD SMP SMA/KMEMILIKI KEMAMPUAN PIKIR MEMILIKI KEMAMPUAN PIKIR MEMILIKI KEMAMPUAN PIKIRDAN TINDAK YANG EFEKTIF DAN DAN TINDAK YANG EFEKTIF DAN DAN TINDAK YANG EFEKTIF DANKREATIF DALAM RANAH ABSTRAK KREATIF DALAM RANAH ABSTRAK KREATIF DALAM RANAH ABSTRAK DAN KONKRET DAN KONKRETDAN KONKRET SESUAI DENGAN YANG TERKAIT DENGANSESUAI DENGAN YANG DIPELAJARI DI SEKOLAH PENGEMBANGAN DARI YANGDITUGASKAN KEPADANYA. DIPELAJARINYA DI SEKOLAH SECARA MANDIRI 24
    25. 25. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN – DOMAIN PENGETAHUAN SD SMP SMA/KMEMILIKI PENGETAHUAN MEMILIKI PENGETAHUAN MEMILIKI PENGETAHUANFAKTUAL DAN KONSEPTUAL FAKTUAL, KONSEPTUAL DAN PROSEDURAL DAN METAKOGNITIFDALAM PROSEDURAL DALAM DALAMILMU PENGETAHUAN, ILMU PENGETAHUAN, ILMU PENGETAHUAN,TEKNOLOGI, SENI, BUDAYA, TEKNOLOGI, SENI, BUDAYA, TEKNOLOGI, SENI, BUDAYA,HUMANIORA, DENGAN HUMANIORA, DENGAN HUMANIORA, DENGANWAWASAN KEBANGSAAN, WAWASAN KEBANGSAAN, WAWASAN KEBANGSAAN,KENEGARAAN, DAN PERADABAN KENEGARAAN, DAN PERADABAN KENEGARAAN, DAN PERADABANTERKAIT FENOMENA DAN TERKAIT FENOMENA DAN TERKAIT PENYEBAB FENOMENAKEJADIAN DI LINGKUNGAN KEJADIAN YANG TAMPAK MATA DAN KEJADIANRUMAH, SEKOLAH, DAN TEMPATBERMAIN 25
    26. 26. Dasar Pemikiran Perancangan Struktur Kurikulum SDNo Permasalahan Penyelesaian1 Capaian pembelajaran disusun Perlunya ditetapkan standar kompetensi berdasarkan materi pelajaran bukan kelulusan dan standar kompetensi kelas kompetensi yang harus dimiliki peserta untuk menyatakan capaian pembelajaran didik2 Kompetensi diturunkan dari Kompetensi dirumuskan dalam tiga domain, pengetahuan yang diperoleh dari mata yaitu sikap, keteramilan, dan pengetahuan pelajaran3 Walaupun kelas I – III menerapkan Perlunya merumuskan kompetensi inti untuk pembelajaran tematik, tidak ada masing-masing kelas kompetensi inti yang mengikat semua mata pelajaran4 Walaupun kelas I-III menerapkan Mata pelajaran harus dipergunakan sebagai pembelajaran tematik, tetapi warna sumber kompetensi bukan yang yang mata pelajaran sangat kental bahkan diajarkan berjalan sendiri-sendiri dan saling mengabaikan5 Kompetensi siswa hanya diukur dari Penilaian terhadap semua domain kompetensi pengetahuan yang kompetensi menggunakan penilaian otentik diperolehnya melalui penilaian berbasis [proses dan hasil] 26
    27. 27. Dasar Pemikiran Perancangan Struktur Kurikulum SDNo Permasalahan Penyelesaian7 Peserta didik pada jenjang satuan sekolah dasar Perlunya proses pembelajaran yang belum perlu diajak berfikir tersegmentasi dalam menyuguhkan keutuhan pada peserta didik mata pelajaran-mata pelajaran terpisah karena melalui pemilihan tema masih berfikir utuh8 Banyak sekolah alternatif yang menerapkan Perlunya menerapkan sistem pembelajaran sistem pembelajaran integratif berbasis tema integratif berbasis tema yang menujukkan hasil menggembirakan9 Adanya keluhan banyaknya buku yang harus Perlunya penyederhanaan mata pelajaran dibawa oleh anak sekolah dasar sesuai dengan banyaknya mata pelajaran10 Indonesia menerapkan sistem guru kelas Perlunya membantu memudahkan tugas guru dimana semua mata pelajaran [kecuali agama, dalam menyampaikan pelajaran sebagai suatu seni budaya, dan pendidikan jasmani] diampu keutuhan dengan meminimumkan jumlah mata oleh satu orang guru pelajaran tanpa melanggar ketentuan konstitusi [idealnya tanpa mata pelajaran sama]11 Banyak negara menerapkan sistem Dapat dipergunakan sebagai acuan dalam usaha pembelajaran berbasis tematik-integratif meringankan beban guru kelas yang harus sampai SD kelas VI, seperti Finlandia, England, mengampu sejumlah mata pelajaran Jerman, Scotland, Perancis, Amerika Serikat (sebagian), Korea Selatan, Australia, Singapura, New Zealand,, Hongkong, Filipina 27
    28. 28. Usulan Rancangan Struktur Kurikulum SDNo Komponen Rancangan Alternatif - 11 Berbasis tematik-integratif sampai kelas VI2 Menggunakan kompetensi lulusan untuk merumuskan kompetensi inti pada tiap kelas3 Menggunakan pendekatan sains dalam proses pembelajaran [mengamati, menanya, mencoba, mengolah, menyajikan, menyimpulkan, mencipta] semua mata pelajaran4 Menggunakan IPA dan IPS sebagai materi pembahasan pada semua mata pelajaran5 Meminimumkan jumlah mata pelajaran dengan hasil dari 10 dapat dikurangai menjadi 6 melalui pengintegrasian beberapa mata pelajaran: -IPA menjadi materi pembahasan pelajaran Bahasa Indonesia , Matematika, dll -IPS menjadi materi pembahasan pelajaran PPKn, Bahasa Indonesia, dll -Muatan lokal menjadi materi pembahasan Seni Budaya dan Prakarya serta Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan -Mata pelajaran Pengembangan Diri diintegrasikan ke semua mata pelajaran6 Menempatkan IPA dan IPS pada posisi sewajarnya bagi anak SD yaitu bukan sebagai disiplin ilmu melainkan sebagai sumber kompetensi untuk membentuk sikap ilmuwan dan kepedulian dalam berinteraksi sosial dan dengan alam secara bertanggung jawab.7 Perbedaan antara IPA/IPS dipisah atau diintegrasikan hanyalah pada apakah buku teksnya terpisah atau jadi satu. Tetapi bila dipisah dapat berakibat beratnya beban guru, kesulitan bagi bahasa Indonesia untuk mencari materi pembahasan yang kontekstual, berjalan sendiri melampaui kemampuan berbahasa peserta didiknya seperti yang terjadi saat ini, dll8 Menambah 4 jam pelajaran per minggu akibat perubahan proses pembelajaran dan penilaian 28
    29. 29. Rasional IPA dan IPS di Kelas V – VI SD Alternatif 2• Peserta didik kelas V – VI (usia 11 – 12 tahun) sudah masuk pada tahap berpikir abstrak (operasi formal ), sehingga sudah mampu memahami konsep- konsep keilmuan secara sederhana• Dengan matapelajaran IPA/IPS yang terpisah, proses pembelajaran di SD tetap dapat dilaksanakan dengan pendekatan tematik-terintegrasi.• Masalah fokus pembelajaran: ada istilah-istilah IPA yang memiliki arti berbeda dengan istilah-istilah umum pada matapelajaran Bahasa Indonesia, misalnya: “gaya”, “usaha”, “daya”, dll.• Tiap matapelajaran memiliki indikator pencapaian masing-masing. Jika indikator Bahasa Indonesia dan IPA digabung, maka pelajaran Bahasa Indonesia menjadi IPA.• Jika materi IPA dipaksakan bergabung dengan Bahasa Indonesia, akan terjadi pendangkalan materi IPA (terhapusnya beberapa bagian maneri IPA), dampak negatifnya: – Prestasi kita di TIMSS dan PISA akan menurun – Anak tidak banyak mengerti istilah-istilah IPA, sehingga tidak suka membaca surat kabar/majalah yang mempunyai kolom sains. 29
    30. 30. PENGEMBANGAN STRUKTUR KURIKULUM SD Struktur Kurikulum Sekarang Usulan Struktur Kurikulum Baru Alternatif - 1No Komponen I II III IV V IV No Komponen I II III IV V IVA Matapelajaran A Kelompok A Tematik 1 Pend. Agama 4 4 4 4 4 4 1 Pend. Agama 3 3 3 2 Pend. Pancasila & Kewarganegaraan 5 6 6 6 6 6 2 Pend. Kewarganegaraan 2 2 2 3 Bahasa Indonesia 8 8 10 10 10 10 4 Matematika 5 6 6 6 6 6 3 Bahasa Indonesia 5 5 5 B Kelompok B 4 Matematika 5 5 5 1 Seni Budaya & Prakarya 4 4 4 6 6 6 5 IPA 4 4 4 2 Pend. Jasmani, OR & Kes. 4 4 4 4 4 4 Jumlah 30 32 34 36 36 36 6 IPS 3 3 3 Alternatif - 2 7 Seni Budaya & Ketrpln. 4 4 4 No Komponen I II III IV V IV Pend. Jasmani, OR & A Kelompok A Tematik 8 4 4 4 1 Pend. Agama 4 4 4 4 3 3 Kes. 2 Pend. Pancasila & Kewarganegaraan 5 6 6 6 4 4B Muatan Lokal 2 2 2 3 Bahasa Indonesia 8 8 10 10 5 5C Pengembangan Diri 2 2 2 4 Matematika 5 6 6 6 6 6 5 IPA - - - - 4 4Jumlah 26 27 28 32 32 32 6 IPS - - - - 4 4 B Kelompok B 1 Seni Budaya & Prakarya 4 4 4 6 6 6 2 Pend. Jasmani, OR & Kes. 4 4 4 4 4 4 Jumlah 30 32 34 36 30 36 36
    31. 31. Prosedur Penyusunan Kompetensi Dasar Baru SK-KD Lama Mapel SKL Baru per kelas • Mempertahankan SK-KD lama yang sesuai dengan Evaluasi SKL Baru • Merevisi SK-KD lama disesuaikan dengan SKL Baru • Menyusun SK-KD Baru Sumber Kompetensi [Mapel per kelas] Kompetensi Inti Kompetensi Dasar Baru 31
    32. 32. SKL dan KI Sekolah Dasar Kelas I Standar Kompetensi Lulusan Kompetensi Inti Kelas IMemiliki [melalui menerima, menjalankan, Menerima dan menjalankan ajaranmenghargai, menghayati, mengamalkan] perilaku agama dan kepercayaan yang dianutnya.yang mencerminkan sikap orang beriman,berakhlak mulia, percaya diri, dan bertanggung Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab dalam berinteraksi secara efektif dengan jawab, santun, peduli, dan percaya dirilingkungan sosial dan alam , di sekitar rumah, dalam berinteraksi dengan keluarga,sekolah, dan tempat bermain teman, dan guru.Memiliki [melalui mengamati, menanya, mencoba, Menyajikan pengetahuan faktual dalammengolah, menyaji, menalar, mencipta] bahasa yang jelas dan logis, dalam karyakemampuan pikir dan tindak yang efektif dan yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalamkreatif dalam ranah abstrak dan konkret terkait tindakan yang mencerminkan perilakudengan yang ditugaskan kepadanya. anak beriman dan berakhlak mulia.Memiliki [melalui mengetahui, memahami, Memahami pengetahuan faktualmenerapkan, menganalisis, mengevaluasi] dengan cara mengamati berdasarkanpengetahuan faktual dan konseptual dalam ilmu rasa ingin tahu tentang dirinya, makhlukpengetahuan, teknologi,seni, budaya, humaniora, ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dandengan wawasan kebangsaan, kenegaraan, dan benda-benda yang dijumpainya diperadaban terkait fenomena dan kejadian di rumah dan di sekolah 32lingkungan rumah, sekolah, dan tempat bermain
    33. 33. KOMPETENSI DASARRumusan Kompetensi Dasar Agama Islam untuk SD Kelas I 33
    34. 34. KOMPETENSI DASARRumusan Kompetensi Dasar Agama Islam untuk SD Kelas I Kompetensi Inti KD Hasil 30-10-2012 Rumusan Kompetensi Dasar UsulanMemiliki perilaku jujur, disiplin,   1. Selalu berterima kasih atas segenap tanggung jawab, santun, peduli, pemberian sebagai implementasi dari dan percaya diri dalam pemahaman surat Al Fatihahberinteraksi dengan keluarga, 2. Memiliki perilaku bersih badan, teman, dan guru. pakaian, barang-barang, dan tempat  sebagai implementasi pemahaman  makna bersuci 3. Memiliki perilaku kasih sayang terhadap  semua makhluk ciptaan Allah sebagai  implementasi dari pemahaman surat Al  Fatihah dan surat Al Ikhlas 4. Memiliki perliaku hormat  dan patuh  kepada orangtua, guru dan sesama  anggota keluarga sebagai implementasi  dari pemahaman Surat Al Fatihah dan  Surat Al Ikhlas 5. Memiliki perilaku rajin belajar sebagai  implementasi dari pemahaman Surat Al  ‘Alaq ayat 1 s.d. 5 34
    35. 35. KOMPETENSI DASARRumusan Kompetensi Dasar Agama Islam untuk SD Kelas I Kompetensi Inti KD Hasil 30-10-2012 Rumusan Kompetensi Dasar UsulanMemahami pengetahuan   1. Mengenal Allah berdasarkan faktual dengan cara mengamati pengamatan terhadap dirinya dan [mendengar, melihat, makhluk ciptaanNya yang dijumpai di membaca] dan menanyaberdasarkan rasa ingin tahu sekitar rumah dan  sekolahtentang dirinya, makhluk 2. Mengenal makna dua kalimat ciptaan Tuhan dan kegiatannya, syahadatdan benda-benda yang 3. Mengenal Rukun Islam dan Rukun dijumpainya di rumah dan di Iman ? sekolah 4. Mengenal makna doa sebelum dan  sesudah belajar 5. Mengenal tata cara bersuci 6. Mengamati kegiatan agama yang  dianutnya di sekitar rumahnya 7. Mengenal sejarah sebelum dan  setelah kelahiran Nabi Muhammad  SAW 35
    36. 36. KOMPETENSI DASARRumusan Kompetensi Dasar Agama Islam untuk SD Kelas I Kompetensi Inti KD Hasil 30-10-2012 Rumusan Kompetensi Dasar UsulanMenyajikan pengetahuan   1. Melafalkan huruf hijaiyah dengan jelas faktual dalam bahasa yang dan benarjelas dan logis, dalam karya 2. Melafalkan dua kalimat syahadat yang estetis, dalam gerakanyang mencerminkan anak dengan benar dan jelassehat, dan dalam tindakan 3. Melafalkan surat Al Fatihah dan surat yang mencerminkan perilaku Al-Ikhlas dengan benar dan jelas anak beriman dan berakhlak 4. Melafalkan doa sebelum dan sesudah mulia. belajar dengan benar dan jelas. 5. Menunjukkan hafalan surat Al Fatihah  dan surat Al Ikhlas dengan benar dan  jelas 6. Mempraktekkan tata cara bersuci 7. Menceritakan kegiatan agama yang  dianutnya di sekitar rumahnya 8. Menceritakan kisah yang terjadi  sebelum dan setelah kelahiran Nabi  Muhammad SAW 36
    37. 37. Faktor Pendukung Keberhasilan Implementasi Kurikulum Kesesuaian kompetensi Penguatan peran Penguatan peran pendidik dan tenaga pemerintah dalam pemerintah dalam kependidikan dengan pembinaan dan pembinaan dan kurikulum yang pengawasan pengawasan diajarkan dan buku teks yang dipergunakan KURIKULUM KURIKULUMKetersediaan buku sebagai bahan ajar dan sumber belajar yang:•Mengintegrasikan keempat standar pembentukkurikulum Penguatan•Sesuai dengan model interaksi pembelajaran Penguatan•Sesuai dengan model pembelajaran berbasis manajemen dan manajemen danpengalaman individu dan berbasis deduktif budaya sekolah budaya sekolah 37•Mendukung efektivitas sistem pendidikan
    38. 38. Pengembangan Guru Mindset:  Perubahan paradigma, dari konten  menuju kompetensi  Persepsi tentang peserta didik  Persepsi tentang belajar Skills  Persepsi tentang fungsi penilaian Uji Kompetensi, Penilaian  GURU GURU Kinerja, dan Pembinaan  Keprofesionalan Budaya Kerja Berkelanjutan Pelindungan dan  Kode Etik Guru Karir Guru 38
    39. 39. Sistem Implementasi Kurikulum IKLIM DAN BUDAYA SEKOLAH Pendidik dan  Sarana KURIKULUM Tenaga  Prasarana Kependidikan MANAJEMEN DAN KEPEMIMPINAN 39
    40. 40. Kerangka Implementasi KurikulumPenataan Kurikulum Implementasi Kurikulum Perangkat Perangkat Pembelajaran  Implementasi Implementasi Kurikulum dan Buku Teks Terbatas Meluas Uji Publik dan Sosialisasi pelatihan guru dan tenaga kependidikan Reflective Evaluation (Validitas Isi, Akseptabilitas. Aplikabilitas, Legalitas) Formative Evaluation Summative Evaluation melalui: diskusi internal Tim Inti, TimDes 2012 Tim Pakar Mar 2013 Internal, Juni 2013 Juni 2016• Kerangka Penilaian menyeluruh • Buku Babon Implementasi Terbatas Dasar terhadap pelaksanaan Guru (Silabus, kurikulum baru secara• Struktur Panduan Kurikulum nasional Pembelajaran dan Beban dan Penilaian Alternatif : Belajar Mata 1. Dipilih beberapa kelas (I, IV, VII, X) untuk• Kompetensi Pelajaran) seluruh sekolah (SKL, KI, • Buku Teks 2. Dipilih beberapa kelas (I, IV, VII, X) untuk SKMP/K, Pelajaran beberapa sekolah 40 KDMP)
    41. 41. Kelebihan Alternatif IN Kelebihano1 Butuh waktu lebih singkat untuk menyiapkan: -Buku Teks -Pelatihan Guru -Administrasi Sekolah -Budaya Sekolah2 Memudahkan proses pendampingan karena jumlah kelas masih  relatif terbatas3 Dapat dilakukan penyempurnaan untuk tahun berikutnya4 Tidak menyebabkan perubahan ditengah jalan bagi peserta didik  karena implementasi dimulai pada awal tahapan jenjang satuan  pendidikan5 Tidak mengganggu siswa yang sudah berada pada tahap akhir 41 jenjang satuan pendidikan
    42. 42. Selamat Berdiskusi untuk mencermatipembaharuan kurikulum tahun 2013
    1. A particular slide catching your eye?

      Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

    ×