Model Pengelolaan Kekayaan Alam dalam Islam
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Model Pengelolaan Kekayaan Alam dalam Islam

on

  • 2,886 views

Slide materi Konferensi Tokoh Umat 1433 H Jakarta |...

Slide materi Konferensi Tokoh Umat 1433 H Jakarta |

Islam memiliki sistem ekonomi yang khas. Di dalamnya ada konsep bagaimana mengelola sumber daya alam ini.
Menurut pandangan Islam, hutan, air, dan energi adalah milik umum. Ini didasarkan kepada hadits Rasulullah SAW:
‘‘Kaum muslimin berserikat dalam tiga hal: air, padang rumput dan api“ (HR Abu Dawud, Ahmad, Ibnu Majah) (Imam Asy Sayukani, Nayl al Authar, halaman 1140)

Statistics

Views

Total Views
2,886
Views on SlideShare
2,886
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
53
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Model Pengelolaan Kekayaan Alam dalam Islam Model Pengelolaan Kekayaan Alam dalam Islam Presentation Transcript

  • Model PengelolaanKekayaan Alam dan EnergiDalam Islam
  • • Sebagai sebuah ideologi, Islam memiliki sistem ekonomi yang khas.• Di dalamnya ada konsep bagaimana mengelola sumber daya alam.
  • Menurut pandangan Islam, hutan, air, dan energi adalah milik umum.hadits Rasulullah SAW: Maka, pengelolaannya tidak boleh‘‘Kaum muslimin berserikat diserahkan kepada swasta (corporatedalam tiga hal: air, padang based management) tapi harusrumput dan api“ dikelola sepenuhnya oleh negara (state based management) dan hasilnya harus dikembalikan kepada(HR Abu Dawud, Ahmad, Ibnu Majah)(Imam Asy Sayukani, Nayl al Authar, rakyat dalam berbagai bentuk.halaman 1140)
  • Untuk pengelolaan barang tambang dijelaskan oleh hadits riwayatImam At-Tirmidzi dari Abyadh bin Hamal yang menceritakan,saat itu Abyad meminta kepada Rasul SAW untuk dapatmengelola sebuah tambang garam. Rasul meluluskan permintaanitu, tapi segera diingatkan oleh seorang sahabat.“Wahai Rasulullah, tahukah engkau, apa yangengkau berikan kepadanya? Sesungguhnyaengkau telah memberikan (bagaikan) air mengalir(ma’u al-‘idda)” Berkata (perawi), “kemudianBeliau SAW menarik kembali tambang tersebutdarinya”.
  • Pengelolaan negara terhadap sumber daya alam ini menghasilkan dua keuntungan1. Hasil pengelolaannya menjadi sumber pemasukan bagi anggaran belanja negara yang cukup besar untuk mencukupi berbagai kebutuhan negara2. Negara bisa melepaskan diri dari ketergantungan terhadap utang luar negeri.
  • PengeluaranPengeluaran negara dari sumber daya alam ini bisa dialokasikanuntuk berbagai kebutuhan. Antara lain:1. Biaya eksplorasi dan eksploitasi sumber daya alam, mulai dari biaya tenaga kerja, pembangunan infrastruktur, penyediaan perlengkapan, dan segala hal yang berhubungan dengan dua kegiatan pengelolaan sumber daya alam di atas.2. Dikembalikan hasilnya kepada rakyat sebagai pemilik sumber daya alam itu. Khalifah boleh dan bisa membagikannya secara langsung dalam bentuk benda yang memang diperlukan atau dalam wujud layanan kebutuhan dasar seperti pendidikan dan kesehatan murah juga infrastuktur lainnya.3. Dialokasikan untuk biaya dakwah dan jihad.
  • Konsep Islam dalam pengelolaansumber daya alam ini memastikan hasil kekayaan alamIndonesia kembali kepadarakyat. Walhasil, rakyat akan merasakan kemakmuran dalam arti sebenarnya.