Your SlideShare is downloading. ×
SMK-HU BOARDING MANAGEMENT SYSTEM IT-TKJ
SMK-HU BOARDING MANAGEMENT SYSTEM IT-TKJ
SMK-HU BOARDING MANAGEMENT SYSTEM IT-TKJ
SMK-HU BOARDING MANAGEMENT SYSTEM IT-TKJ
SMK-HU BOARDING MANAGEMENT SYSTEM IT-TKJ
SMK-HU BOARDING MANAGEMENT SYSTEM IT-TKJ
SMK-HU BOARDING MANAGEMENT SYSTEM IT-TKJ
SMK-HU BOARDING MANAGEMENT SYSTEM IT-TKJ
SMK-HU BOARDING MANAGEMENT SYSTEM IT-TKJ
SMK-HU BOARDING MANAGEMENT SYSTEM IT-TKJ
SMK-HU BOARDING MANAGEMENT SYSTEM IT-TKJ
SMK-HU BOARDING MANAGEMENT SYSTEM IT-TKJ
SMK-HU BOARDING MANAGEMENT SYSTEM IT-TKJ
SMK-HU BOARDING MANAGEMENT SYSTEM IT-TKJ
SMK-HU BOARDING MANAGEMENT SYSTEM IT-TKJ
SMK-HU BOARDING MANAGEMENT SYSTEM IT-TKJ
SMK-HU BOARDING MANAGEMENT SYSTEM IT-TKJ
SMK-HU BOARDING MANAGEMENT SYSTEM IT-TKJ
SMK-HU BOARDING MANAGEMENT SYSTEM IT-TKJ
SMK-HU BOARDING MANAGEMENT SYSTEM IT-TKJ
SMK-HU BOARDING MANAGEMENT SYSTEM IT-TKJ
SMK-HU BOARDING MANAGEMENT SYSTEM IT-TKJ
SMK-HU BOARDING MANAGEMENT SYSTEM IT-TKJ
SMK-HU BOARDING MANAGEMENT SYSTEM IT-TKJ
SMK-HU BOARDING MANAGEMENT SYSTEM IT-TKJ
SMK-HU BOARDING MANAGEMENT SYSTEM IT-TKJ
SMK-HU BOARDING MANAGEMENT SYSTEM IT-TKJ
SMK-HU BOARDING MANAGEMENT SYSTEM IT-TKJ
SMK-HU BOARDING MANAGEMENT SYSTEM IT-TKJ
SMK-HU BOARDING MANAGEMENT SYSTEM IT-TKJ
SMK-HU BOARDING MANAGEMENT SYSTEM IT-TKJ
SMK-HU BOARDING MANAGEMENT SYSTEM IT-TKJ
SMK-HU BOARDING MANAGEMENT SYSTEM IT-TKJ
SMK-HU BOARDING MANAGEMENT SYSTEM IT-TKJ
SMK-HU BOARDING MANAGEMENT SYSTEM IT-TKJ
SMK-HU BOARDING MANAGEMENT SYSTEM IT-TKJ
SMK-HU BOARDING MANAGEMENT SYSTEM IT-TKJ
SMK-HU BOARDING MANAGEMENT SYSTEM IT-TKJ
SMK-HU BOARDING MANAGEMENT SYSTEM IT-TKJ
SMK-HU BOARDING MANAGEMENT SYSTEM IT-TKJ
SMK-HU BOARDING MANAGEMENT SYSTEM IT-TKJ
SMK-HU BOARDING MANAGEMENT SYSTEM IT-TKJ
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

SMK-HU BOARDING MANAGEMENT SYSTEM IT-TKJ

2,424

Published on

laporan PKL

laporan PKL

Published in: Technology, Business, Education
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
2,424
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
78
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. i BOARDING MANAGEMENT SYSTEM DI TERMINAL FERRY INTERNASIONAL SEKUPANG Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan Untuk Mengikuti Ujian Akhir Semester dan Ujian Nasional Disusun Oleh: Heryanto 0-011 JURUSAN IT-TKJ SEKOLAH MENENGAHKEJURUAN HARAPAN UTAMA-KOTA BATAM TAHUN PELAJARAN 2009/2010
  • 2. ii BOARDING MANAGEMENT SYSTEM Disusun Oleh : Heryanto 0-011 JURUSAN :INFORMASI TEKNOLOGI Telah diperiksa dan disetujui oleh pembimbing Pada tanggal 23 April 2010 Dan dinyatakan telah memenuhi syarat untuk di terima Pemeriksa, Pembimbing, Ketua Jurusan Koordinator Prakerind ALFONS HASTO ADI, ST. JACOB T, A.Md Batam, 23 April 2010 Sekolah Menengah Kejuruan Harapan Utama Kepala Sekolah (Miftakhudin, S.Pd)
  • 3. iii HALAMAN PENGESAHAN PERUSAHAAN Telah disetujui oleh pembimbing Praktek Kerja Industri (Prakerind/Pendidikan Sistem Ganda(PSG)), diketahui dan disahkan oleh pimpinan perusahaan pada tanggal:…………… Koordinator Pembimbing PT.Aneka Jaya Terpadu Ernawan,S.Pd Ronaldi,S.Kom
  • 4. iv Hidup Cuma sekali jadi jangan kita menghamburkan waktu kita di hal yang menyebabkan kerugian ,karena itu jangan pernah kita sia-sia kan waktu kita yang Cuma hanya ada sekali ini.
  • 5. v ABSTRAK HERYANTO :Boarding Management System (BMS).Jurusan Informasi Teknologi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) HARAPAN UTAMA (HU) Batam Paper ini bertujuan untuk memperoleh hasil tentang langkah-langkah yang dilakukan Terminal Ferry Internasional Sekupang Untuk memelajari Boarding Management System (BMS),penulis menggunakan berbagai pendekatan serta teori lain yang berkaitan dengan program Boarding Management Sekupang. Penulisan dilakukan dengan cara mengumpulkan data telah permintaan pasar dan telah perpustakaan. Langkah-Langkah yang dilakukan adalah : mengadakan studi kepustakaan,wawancara,mencari permasalahan yang tampak melalui kegiatan operasional .
  • 6. vi KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmad dan karunianya sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan/paper ini dari kegiatan Pendidikan Sistem Ganda (PSG) di Terminal Ferry Internasional Sekupang selama 4 bulan yaitu mulai tanggal 19 Januari sampai dengan .Laporan ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat untuk mengikuti Ujian Semester dan Ujian Nasional di SMK HU (Harapan Utama) . Dalam penyusunan laporan ini,tidak lepas dari bimbingan beberapa pihak.Oleh karena itu,maka pada kesempatan ini penulis ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak yang telah memberi dukungan dan semangat selama penulis melaksanakan kegiatan Pendidikan Sistem Ganda (PSG) . Ucapan terima kasih yang ditujukan kepada pihak perusahaan,yaitu kepada : 1. Bapak M.Ridwan,selaku DIrektur PT.Indodharma Corpora . 2. Bapak Ir.Julmarli, selaku General Manager di PT.Indodharma Corpora. 3. Ibu Dina Yuliana,SSn , selaku Manajer Operasional di PT.Indodharma Corpora. 4. Bapak Ali Akbar,SE, selaku Manajer Keuangan di PT.Indodharma Corpora. 5. Bapak Dardo M.Darda,SH, selaku General Afair di PT.Indodharma Corpora. 6. Bapak Zakaria, selaku Kepala Batam Fast serta pimpinan PT.Aneka Jaya Terpadu. 7. Bapak Ernawan, selaku General Manager PT.Aneka Jaya Terpadu. 8. Bapak Romaldi,S.kom ,selaku Pembimbing serta staff di PT.Aneka Jaya Terpadu . 9. Para Staf Maintance di Terminal Ferry Internasional Sekupang.
  • 7. vii 10. Para Staf BMS sekupang. 11. Seluruh Staf dan Karyawan yang ada di Terminal Ferry Internasional Sekupang. Ucapan terima kasih yang ditujukan kepada PIhak sekolah dan keluarga yaitu kepada: 1. Kedua Orang Tua penulis,yang selalu member dukungan kepada penulis selama ini. 2. Bapak Miftakhudin,S.Pd, selaku Kepala Sekolah SMK Harapan Utama . 3. Bapak Alfons Hasto Adi, ST, selaku Ketua jurusan penulis di SMK Harapan Utama. 4. Bapak Jacob, selaku Pemimpin dan Pembimbing Pendidikan Sistem Ganda (PSG). 5. Seluruh Guru-Guru dan Staff karyawan yang telah membimbing penulis di SMK Harapan Utama . 6. Security dan Cleaning service di SMK Harapan Utama . 7. Kakak tercinta yang selalu memberi dukungan dan motivasi untuk penulis dalam laporan praktek kerja industri ini. 8. Teman-teman yang selalu setia dalam membuat laporan kerja industry . Akhir kata penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pembaca dan semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi adik-adik Sekolah Menengah Kejuruan Harapan Utama. Batam, Mei 2010 Penulis Heryanto NIS : 011
  • 8. viii HALAMAN PERSEMBAHAN Penulis mengucapkan terima kasih kepada kedua orang tua dan kakak yang telah banyak membantu penulis dalam melaksanakan Pendidikan Sistem Ganda (PSG). Dan teman teman yang sangat saya sayangi yang telah rela dan senang hati untuk mencurahkan waktu dan pikirannya kepada penulis .
  • 9. ix DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ............................................................................................ i HALAMAN PENGESAHAN SEKOLAH.......................................................... ii HALAMAN PENGESAHAN PERUSAHAAN .................................................. iii MOTTO................................................................................................................. iv ABSTRAK............................................................................................................. v KATA PENGANTAR........................................................................................... vi HALAMAN PERSEMBAHAN ........................................................................... viii DAFTAR ISI ........................................................................................................ ix BAB1 PENDAHULUAN…………………………………………………… 1 1.1 Tujuan Pembuatan Laporan …………………………... 1 1.2 Tujuan Praktek Kerja Industri…………………………. 2 1.3 Alasan Pemilihan Judul……………………………….. 3 1.4 Ruang Lingkup Pembahasan………………………….. 3 1.5 Teknik Pengumpulan Data……………………………. 4 1.6 Sistematika Pembahasan……………………………..... 5 BAB II TINJAUAN UMUM KONDISI PERUSAHAA…………………… 6 2.1 Latar Belakang Berdirinya Perusahaan………………... 6 2.2 Prosedur Dan Tata Kerja Perusahaan………………….. 7 2.3 Peraturan Perusahaan………………………………….. 8 2.4 Kegiatan Dan Jenis Usaha Perusahaan………………... 8 2.5 Struktur Organisasi……………………………………. 8 BAB III LANDASAN TEORI……………………………………………… 12 3.1 Pengertian Visual Studio Dotnet……………………… 12
  • 10. x 3.2 Pengertian Net Framework……………………………. 13 3.3 Data Modelling………………………………………... 14 3.4 Database………………………………………………. 15 3.5 PostgreSQL…………………………………………… 17 BAB IV BOARDING MANAGEMENT SYSTEM……………………… 19 4.1 Sistem Berjalan di Pelabuhan………………………… 19 4.2 Pengertian Boarding Management System…………… 19 4.3 Fitur-FItur di Program BMS………………………….. 21 4.4 Problem……………………………………………….. 25 4.5 Solusi ………………………………………………… 26 BAB V PENUTUP………………………………………………………….. 27 5.1 Kesimpulan…………………………………………… 27 5.2 Saran………………………………………………….. 28 DAFTAR PUSTAKA……………………………………………………….. 30 CURRICULLUM VITAE………………………………………………….. 31 LAMPIRAN…………………………………………………………………. 32
  • 11. 1 BAB 1 PENDAHULUAN Praktek Kerja Industri (Prakerind)/magang adalah suatu bentuk penyelengaraan pendidikan keahlian professional yang memadukan secara sistematis dan sinkron antara program pendidikan disekolah dan program penguasaan yang diperoleh melalui kegiatan bekerja didunia kerja. Sebagai pelaksanaan dari system ini, maka diadakan Praktek Kerja Industri (Prakerind) Dimana diharap menambah dan meningkatan keterampilan para siswa dan siswi sesuai dengan bidang pendidikan yang dipelajari. Sebagai bentuk partisipasi mensukseskan Praktek Kerja Industri (Prakerind) dalam pembekalan keterampilan yang lebih baik dan matang, maka siswa siswi SMK Harapan Utama diwajibkan untuk melaksanakan Praktek Kerja Industri (Prakerind) yang dilaksanakan selama 4 bulan yaitu mulai tanggal 11 januari sampai dengan 30 april 2010. Oleh karena itu penulis dapat merasakan besarnya manfaat diadakan Praktek Kerja Industri (Prakerind). Sejalan dengan kemajuan itu dalam rangka mencapai tujuannya, tiap organisasi atau perusahaan berusaha untuk semakin meningkatkan kualitasnya seperti yang kita ketahui bahwa kota batam telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai daerah industri pada masa sekarang atau tenaga kerja yang merupakan faktor yang perlu diperhatikan atau tenaga kerja yang mempunyai kemampuan dan keterampilan yang luas. Dalam pertumbuhan perekonomian Kota Batam pada masa ini bukan hanya kuatintas kerja yang diperlukan akan tetapi lebih diutamakan kualitas yang dimiliki. 1.1Tujuan Pembuatan Laporan Setelah melaksanakan Praktek Kerja Industri (Prakerind) selama 4 bulan,siswa siswi diwajibkan untuk membuat laporan,tujuannya adalah :
  • 12. 2 1. Sebagai salah satu syarat untuk mengikuti Ujian Semester (US) dan Ujian Nasional (UN). 2. Sebagai tanda bukti tertulis bahwa penulis telah melaksanakan Praktek Kerja Industri (Prakerind) yang merupakan salah satu program pendidikan di sekolah kejuruan 3. Untuk memberikan informasi kepada pembaca mengenai dunia industry 4. Melaporkan kegiatan-kegiatan yang dilakukan di perusahaan selama melaksanakan Praktek Kerja Industri (Prakerind) dalam jangka waktu 4 bulan . 1.2 Tujuan Praktek Kerja Industri (Prakerind) Tujuan Praktek Kerja Industri (Prakerind)/magang adalah terwujudnya tujuan pendidikan kejuruan. Pendidikan menengah kejuruan sebagai bagian dari pendidikan menengah dalam sistem pendidikan nasional mempunyai tujuan antara lain: 1. Siswa-siswi dapat membandingkan teori yang didapat disekolah dengan praktek sesungguhnya diperusahaan. 2. Untuk menambah dan memperluas pengetahuan siswa siswi. 3. Agar siswa siswi mengetahui dan mengerti apa dan bagaimana perusahaan tersebut menjalakan kegiatan usahanya. 4. Mempersiapkan tenaga kerja tingkat menengah untuk mengisi kebutuhan dunia dan industri pada saat ini mampu dimasa yang akan datang. 5. Memberi latihan dan pengalaman dalam berkerja di perusahaan. 6. Siswa siswi dapat memiliki keterampilan khusus yang tidak bisa diperoleh disekolah.
  • 13. 3 7. Memupuk kedisplian dan tanggung jawab terhadap tugas yang diberikan. 8. Mendorong siswa siswi untuk berjiwa mandiri. 9. Mempersiapkan tamatan agar menjadi warga Negara yang produktif,adaptif dan kreatif. 1.3 Alasan Pemilihan Judul Selama melaksanakan Praktek Kerja Industri (Prakerind) di Boarding Management System Sekupang yang dikelola oleh PT.Aneka Jaya Terpadu bersama PT.Indodharma Corpora dalam jangka waktu 4 bulan yang terhitung sejak tanggal 19 Januari sampai dengan 15 April 2010, banyak perkerjaan/kegiatan yang dapat penulis lakukan secara langsung atau praktek secara nyata. Didalam menentukan judul laporan penulis telah meminta pentunjuk dari pihak perusahaan dan mendapat persetujuan dari pihak sekolah dengan demikian penulis memilih judul “Boarding Management System”karena apa yang telah dijelaskan dan diuraikan dalam laporan ini berdasarkan apa yang telah penulis kerjakan secara langsung dan nyata selama melaksanakan Praktek Kerja Industri (Prakerind) di Pelabuhan Internasional Sekupang. 1.4 Ruang Lingkup Pembahasan Pada masa Praktek Kerja Industri (Prakerind) di Pelabuhan Internasional Sekupang , penulis ditempatkan di Boarding Management System (BMS), oleh karena itu ruang lingkup yang akan dibahas oleh penulis sesuai judul yang penulis ambil yaitu “Boarding Management System” adalah: 1. Sistem berjalan 2. Pengertian Boarding Management System
  • 14. 4 3. Fitur-fitur di Program Boarding Management System 4. Problem 1.5 Teknik Pengumpulan Data Dalam penyusunan laporan atau paper ini tidak hanya dari hasil pemikiran penulis saja, tetapi dibutuhkan data-data yang dapat melengkapi laporan tersebut. Adapun teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah sebagai berikut: 1. Literature 2. Validitas (wawancara) 3. Observasi (pengamatan) Dalam penjelasan diatas, pengumpulan data dapat dijelaskan sebagai berikut: 1. Literature Adalah teknik yang mengumpulkan data-data yang diperlukan dalam penyusunan laopran ini, penulis melakukan dengan cara membaca buku-buku yang berkaitan dengan objek penulisan melalui studi keputusan. 2. Validitas (wawancara) Adalah cara yang dilakukan dengan tanya jawab atau diskusi secara langsung kepada pihak yang membantu dalam penyusunan laporan ini atau dengan pembimbing sehingga dapat memberikan informasi yang mendukung dalam pembuatan laporan ini . 3. Observasi (Pengamatan) Adalah teknik dilakukan penulis pada saat melaksanakan pekerjaan yang diberikan, yang nantinya penulis dapat meneliti objek-objek yang berhubungan dengan kegiatan karya tulis dan dapat dijadikan bahan untuk melengkapi penulisan.
  • 15. 5 1.6 Sistematika Pembahasan Laporan ini terdiri 5 (bab) yang berisi tentang : BAB I: PENDAHULUAN Pada bab ini penulis menjelaskan tentang latar belakang penulisan, tujuan praktek kerja industry, alas an pemilihan judul, ruang lingkup pembahasan, teknik pengumpulan data, data sistematika penulisan . BAB II: TINJAUAN UMUN TENTANG PERUSAHAAN Pada bab ini penulis menjelaskan latar belakang berdirinya perusahaan, prosedur dan tata tertib perusahaan, kegiatan usaha perusahaan dan struktur organisasi perusahaan. BAB III:LANDASAN TEORI Pada bab ini penulis menguraikan arti garis besar mengenai pemograman yang dibahas oleh penulis dalam laporan tersebut. BAB IV:ISI POKOK PEMBAHASAN Pada bab ini penulis menjelaskan tentang pokok ataupun dari laporan dengan judul “Boarding Management System”. Di sini penulis berusaha menuangkan segala informasi yang telah penulis dapatkan setelah melangsungkan Praktek Kerja Industri (Prakerind) BAB V:PENUTUP Pada bab ini penulis membuat beberapa kesimpulan mengenai isi laporan yang penulis buat serta beberapa saran yang ditunjukan kepada siswa-siswi Sekolah
  • 16. 6 Mengenah Kejuruan (SMK) Harapan Utama (HU), pihak sekolah, dan perusahaan dalam pelaksanaan Praktek Kerja Industri (Prakerind) .
  • 17. 7 BAB II TINJAUAN UMUN TENTANG KONDISI PERUSAHAAN 2.1 Sejarah Berdirinya Perusahaan PT.Indodharma Corpora adalah badan hukum yang ditujukan oleh pemerintah untuk mengelola Terminal Ferry Internasional Sekupang. Terminal Ferry Internasional Sekupang adalah salah satu Terminal Internasional yang ada dipulau Batam,bertujuan untuk sebagai pintu masuk wisatawan domestic atau internasional yang berdampak kepada penambahan devisa Negara Indonesia. PT.Indodharma Corpora mengelola Terminal Ferry Internasional Sekupang dimulai sejak tanggal 1 september 2004, yang mana di dukung oleh instansi- instansi terkaitpemerintahan seperti bea cukai,imigrasi,karantina,pengamanan,dan salah satu adalah BMS. Sistem pengelolaan penumpang dilakukan dengan komputerisasi dan berhubung ke pelabuhan-pelabuhan internasional terkait dan Negara tujuan (Singapore). Visit Indonesia 2008 dan Visit Batam 2010 merupakan target dari Terminal Ferry Internasional Sekupang sebagai pintu masuk wisatawan ke Indonesia. Oleh karena itu, PT.Indoharma Corpora berusaha untuk meningkatkan dengan pola aman, tertib dan asli, dan memberikan motto pelayanan “Ketepatan” waktu anda adalah keberhasilan kami. Untuk menunjang meningkatnya wisatawan yang berkunjung ke Pulau Batam khususnya dan Indonesia pada umurnya PT.Indodharma Corpora berusaha menberikan pelayanan dengan kelengkapan infrastruktur selengkap-lengkapnya sesuai dengan yang dibutuhkan penumpang,oleh karena itu, PT.Indodharma Corpora menerima perhargaan tertinggi dari menteri perhubungan pada tahun 2007, bisa dibandingkan dengan pelabuhan Ferry Internasional lain yang ada di Pulau Batam pada khususnya dan di Indonesia pada umurnya.
  • 18. 8 Ada beberapa kelebihan dari Terminal Ferry Internasional Sekupang yang dikelola PT.Indodharma Corpora di antaranya yaitu: 1. Dimulai keberangkatan Ferry pukul 6.30am merupakan terpagi dan yang terakhir 19.30 merupakan termalam dengan selisih 10 trip per-harinya. 2. Alur laut untuk pelayaran dalam alami sehingga tidak perlu dilakukan pengerukan untuk pendalaman,dan tidak pernah mengalami erosi atau pengikisan tanah yang berdampak kepada kelancaran dan keamanan pelayaran. 3. Jarak tempuh yang dituju lebih singkat,hanya 45menit pada musim angin kencang sekalipun tidak pernah terbentuk gelombang yang bahayakan kapal dan penumpang karena di apit pulau-pulau yang indah Jarak tempuh dari terminal Ferry Internasional Sekupang ke pusat perbelanjaan tidak menbutuhkan waktu yang lama,begitu pula menuju ke kota,waktu yang dibutuh hanya 25menit. Akses tersebut di tempuh dekat fasilitas kesehatan terbesar di Pulau Batam yakni RS.Otorita Batam dan hal-hal lainnya yang tidak didapat di Terminal Ferry Internasional yang ada di Pulau Batam. Demikian sedikit informasi tentang posisi,keungulan,dan berita tentang Terminal Ferry Internasional Sekupang yang dikelola PT.Indodharma Corpora serta merupakan pintu masuk wisatawan ke Pulau Batam-Indonesia . 2.2 Prosedur Dan Tata Kerja Prosedur dan tata kerja atau mekanisme pengelolaan Terminal Ferry Internasional Sekupang oleh PT.Indodharma Corpora adalah sebagai berikut: 1. Membuat mekanisme kerja untuk seluruh institusi yang berada di Terminal Ferry Internasional Sekupang. 2. Melakukan pemantauan system yang berlak di Terminal Ferry Internasional Sekupang.
  • 19. 9 3. Melakukan pengawasan operasional Terminal Ferry Internasional Sekupang. 4. Bertanggung jawab terhadap seluruh aktifitas yang terjadi di Terminal Ferry Internasional Sekupang. 5. Menciptakan stabilitas sistem di Terminal Ferry Internasional Sekupang. Sistem Tata Kerja di PT.Indodharma Corpora selaku pengelola Terminal Ferry Internasional Sekupang adalah melaksanakan sistem prosedur dengan di tunjang sistem tenaga kerja yang professional dan handal di bidangnya dengan waktu kerja di sesuaikan dengan sistem jam kerja layaknya yang di atur Departemen Tenaga Kerja guna menciptakan iklim pariwisata yang baik di Pulau Batam khususnya,Indonesia Umumnya . 2.3 Displin Tenaga Kerja Perusahaan (Peraturan Perusahaan) a. Legalitas akte pendirian perusahaan PT.Indodharma Corpora. b. Perjanjian kerjasama untuk membangun,mengelola,dan memelihara Terminal Ferry Internasional Sekupang antara Pemerintah atau Otorita Batam dengan PT.Indodharma Corpora. c. Perjanjian-perjanjian kerja sama dan atau kesepakatan bersama dengan masing-masing instansi yang ada di dalam Terminal Ferry Internasional Sekupang. 2.4 Kegiatan Dan Jenis Usaha Perusahaan Secara garis besar,bidang kegiatan PT.Indodharma Corpora adalah sebagai pengelola dan pengoperasi terhadap Terminal Ferry Internasional Sekupang. 2.5 Struktur Organisasi Pada PT.Indodharma Corpora organisasi yang dipakai adalah struktur organisasi bentuk garis, dimana bawahanya mempunyai seorang atasan dan tidak
  • 20. 10 bertanggung jawab kepada atasan lain. Sebagai kekuasaan tertinggi adalah President Direktur yang membawahi beberapa Manager,dan Manager tersebut bertanggung jawab kepada President Direktur. Beberapa kebaikan dalam memilih struktur organisasi dalam bentuk garis antara lain adalah sebagai berikut: 1. Bentuk sederhana sehingga pengawasan dan pembinaan lebih mudah dilaksanakan. 2. Adanya ketegasan dalam tugas dan tanggung jawab saling mencampuri masalah atau urusan lain. Kelemahan-kelemahan dari struktur organisasi bentuk garis adalah sebagai berikut : 1. Karena wewenang tinggi ditangan satu orang, maka dibutuhkan orang yang benar menguasai beberapa bidang. 2. Memungkinkan pimpinan bertindak otoriter,karena keputusan diambil sendiri. 3. Kurangnya kreativitas bawahan,karena hanya melaksanakan perintah atau tugas dan memberikan pertanggung jawaban,tanpa terlihat dalam proses perrencanaan Untuk lebih mengerti mengenai struktur organisasi seperti yang tergambar di PT.Indodharma Corpora terdiri dari beberapa jabatan maka dilihat dibawah ini : 1. Direktur Melakukan pengawasan sistem pengelola Terminal Ferry Internasional Sekupang dan bertanggung jawab terhadap mekanisme pengoprasian Terminal Ferry Internasional Sekupang .
  • 21. 11 2. General Manager Merupakan perpanjangan tangan direktur yang bertugas mengawasi kinerja masing-masing divisi dan bertanggung jawab pada direktur 3. Manager Operasional Melakukan pengawasan operasional di Terminal Ferry Internasional Sekupang. 4. Manager Keuangan Melakukan pengawasan dan perhitungan masuknya sumber-sumber dana di Terminal Ferry Internasional Sekupang. 5. Humas Melakukan pengawasan terhadap sistem, penginformasian, pemberitaan , promosi, dan laporan-laporan yang terkait dengan Terminal Ferry Internasional Sekupang. 6. Management Menjalanin kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh PT.Indodharma Corpora.
  • 22. 12
  • 23. 13 BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Visual Studio Dot Net Microsoft Visual Studio merupakan sebuah perangkat lunak lengkap (suite) yang dapat digunakan untuk melakukan pengembangan aplikasi, baik itu aplikasi bisnis, aplikasi personal, ataupun komponen aplikasinya, dalam bentuk aplikasi console, aplikasi Windows, ataupun aplikasi Web. Visual Studio mencakup kompiler, SDK, Integrated Development Environment (IDE), dan dokumentasi (umumnya berupa MSDN Library). Kompiler yang dimasukkan ke dalam paket Visual Studio antara lain Visual C++, Visual C#, Visual Basic, Visual Basic .NET, Visual InterDev, Visual J++, Visual J#, Visual FoxPro, dan Visual SourceSafe. Microsoft Visual Studio dapat digunakan untuk mengembangkan aplikasi dalam native code (dalam bentuk bahasa mesin yang berjalan di atas Windows) ataupun managed code (dalam bentuk Microsoft Intermediate Language di atas .NET Framework). Selain itu, Visual Studio juga dapat digunakan untuk mengembangkan aplikasi Silverlight, aplikasi Windows Mobile (yang berjalan di atas .NET Compact Framework). Visual Studio kini telah menginjak versi Visual Studio 9.0.21022.08, atau dikenal dengan sebutan Microsoft Visual Studio 2008 yang diluncurkan pada 19 November 2007, yang ditujukan untuk platform Microsoft .NET Framework 3.5. Versi sebelumnya, Visual Studio 2005 ditujukan untuk platform .NET Framework 2.0 dan 3.0. Visual Studio 2003 ditujukan untuk .NET Framework 1.1, dan Visual Studio 2002 ditujukan untuk .NET Framework 1.0. Versi-versi tersebut di atas kini dikenal dengan sebutan Visual Studio .NET, karena memang membutuhkan Microsoft .NET
  • 24. 14 Framework. Sementara itu, sebelum muncul Visual Studio .NET, terdapat Microsoft Visual Studio 6.0 (VS1998). Teori tersebut dilandasi dari website Wikipedia. 3.2. NetFramework NET Framework adalah teknologi inti yang mediakan berbagai library untuk digunakan oleh apilikasi di atasnya. Komponen inti .NETFramework adalah Common language runtime (CLR) yang menyediakan runtime environment untuk apilikasi yang dibangun menggunakan Visual Studio .Net, terlepas dari jenis bahasa pemogramnya . Gambar 3.2 :NetFramework Dengan adanya CLR tersebut, programmer dapat menikmati consistent object model dalam mengakses berbagai komponen library. Dengan demikian penggunaan bahasa pemograman dalam dunia .NET adalah lebih ke masalah selera atau taste,dan bukan pada kelebihan maupun kekurangan masing-masing masalah. Hal itu dikarenakan semua bahasa pemograman yang mensupport .NET mengakes library yang sama didalam .NET Framework, dengan object model yang konsisten, dengan runtime file
  • 25. 15 yang sama. Bahasa adalah sekedar skin atau theme,bukan senjata sakti. Bagi seorang .NET Developer, pemahaman terhadap konsep dan object .NET Framework adalah jauh lebih penting daripada bahasa pemograman itu sendiri. 3.3 Data Modeling Data Modeling adalah Teknik untuk mengorganisasi dan mendokumentasikan system data. Model yang sering dipakai yaitu Entity Relationship Diagram (ERD) karena menggambarkan data dalam hubungan dari entity dan relation yang ditunjukkan oleh data. Konsep yang mendasari semua data model : 1.Entity Sesuatu tentang yang mana perusahaan membutuhkan untuk menyimpan data. (apa sih yang user ingin dapatkan ,olah dari data tersebut). Ada 2 : Entity type & Entity class. 2.Attributes Deskripsi sifat atau karakteristik dari entity, termasuk element ,property dan entity class. Nilai dari setiap attribute dapat didefinisikan ke dalam 3 properties: a) Data type : attribute didefinisikan sebagai type data apa yang dapat disimpan dalam attribute.
  • 26. 16 b) Domain : attribute didefinisikan sebagai nilai apa dari attribute yang dapat didapatkan secara sah. c) Default Value for an attribute: attribute adalah nilai yang akan dicatat jika tidak ditentukan. d) Identification: setiap entity harus mempunyai sebuah key/identifier Key: sebuah attribute/group dari attribute , yang dianggap uniq untuk setiap entity 3.Relationships Menggambarkan hubungan antara 1 atau lebih entities Cardinality : didefinisikan sebagai maximum dan minimum dari suatu entity yang mungkin dapat dihubungkan dengan entity lain. Cara membangun sebuah data model: 1. Menemukan entity 2. .Membangun konteks data model ,termasuk menentukan relationship 3. Menentukan key dari setiap entity 4. Mengeneralisasi hierarki dalam wilayah perusahaan. 3.4 DATABASE Basis data (bahasa Inggris: database), atau sering pula dieja basisdata, adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri (query) basis data disebut sistem manajemen basis data (database management system, DBMS). Sistem basis data dipelajari dalam ilmu informasi.
  • 27. 17 Istilah "basis data" berawal dari ilmu komputer. Meskipun kemudian artinya semakin luas, memasukkan hal-hal di luar bidang elektronika, artikel ini mengenai basis data komputer. Catatan yang mirip dengan basis data sebenarnya sudah ada sebelum revolusi industri yaitu dalam bentuk buku besar, kuitansi dan kumpulan data yang berhubungan dengan bisnis. Konsep dasar dari basis data adalah kumpulan dari catatan-catatan, atau potongan dari pengetahuan. Sebuah basis data memiliki penjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di dalamnya: penjelasan ini disebut skema. Skema menggambarkan obyek yang diwakili suatu basis data, dan hubungan di antara obyek tersebut. Ada banyak cara untuk mengorganisasi skema, atau memodelkan struktur basis data: ini dikenal sebagai model basis data atau model data. Model yang umum digunakan sekarang adalah model relasional, yang menurut istilah layman mewakili semua informasi dalam bentuk tabel-tabel yang saling berhubungan dimana setiap tabel terdiri dari baris dan kolom (definisi yang sebenarnya menggunakan terminologi matematika). Dalam model ini, hubungan antar tabel diwakili denga menggunakan nilai yang sama antar tabel. Model yang lain seperti model hierarkis dan model jaringan menggunakan cara yang lebih eksplisit untuk mewakili hubungan antar tabel. Istilah basis data mengacu pada koleksi dari data-data yang saling berhubungan, dan perangkat lunaknya seharusnya mengacu sebagai sistem manajemen basis data (database management system/DBMS). Jika konteksnya sudah jelas, banyak administrator dan programer menggunakan istilah basis data untuk kedua arti tersebut. Teori diatas didapat dari ilmukomputer.com
  • 28. 18 3.5 PostgreSQL PostgreSQL adalah sebuah obiect-relational database management system (ORDBMS) yang bersifat open source. PostgreSQL adalah database yang powerful dan tidak kalah dengan database komersil sekelas Oracle, Sybase maupun Informix. PostgeSQL yang mendukung standar SQL92 dan SQL99 ini juga mendukung bahasa pemograman C, C++, Java, Tcl, Perl, Python, PFIP, dst. Untuk kategori database, nama PostgreSQL tidaklah sepopuler MySQL. Tetapi software yang satu ini sebenarnya mempunyai riwayat yang teramat panjang. PostgreSQL dibangun berbasiskan kode Ingres yang kemudian berkembang menjadi Postgres dan akhirnya ditahun 1995 menjadi PostgreSQL. Berbeda dengan saudara- saudaranya yang telah menjadi produk komersial seperti Sybase, MS SQL Server, Infomix dan illustra, PostgreSQL bertahan sebagai produk open source. Pengembangan PostgreSQL berfokus pada fitur OO, reliabilitas, dan dukungan SQL yang mantap. Database ini dikembangkan secara lebih terdesentralisasi dan merakyat, namum tetap diatur oleh sebuah kelompok online bernama “PostgreSQL Development Group” dan produknya dirilis sekitar 4-6 bulan sekali. PostgreSQL memiliki arsitektur multiproses (forking) yang berarti memiliki stabilitas yang lebih tinggi, sebab satu proses anak yang mati tidak akan menyebabkan seluruh daemon mati-meskipun pada kenyataannya, dulu ini sering terjadi. Di sisi lain, arsitektur dengan forking ini sulit diterapkan ke Windows, sebab Windows amat thread-oriented, karena itulah PostgreSQL hanya bisa dijalankan di Windows dengan melalui lapisan emulasi Cygwin. Nilai plus dari PostgreSQL adalah ia menyediakan hampir seluruh fitur-fitur database seperti yang terdapat dalam produk database komersial pada umumnya.Dalam waktu beberapa tahun PostgreSQL akan memiliki fitur yang lebih iengkap karena lebih banyak mengimplementasi fitur dari standar SQL92. Hal ini membuat anda tidak repot untuk bersusah-payah melakukan code around fasilitas- fasiltas. Di samping itu PostgreSQL naemiliki fitur OO seperti pewarisan tabel dan
  • 29. 19 tipe data, atau tipe data array yang kadang praktis untuk menyimpan banyak item data di dalam satu record. Dengan adanya kemampuan OO ini maka di PostgreSQL, kita dapat mendefinisikan sebuah tabel yang mewarisi definisi tabel iain. Misalnya, ada tabel Karyawan yang memiliki field partyld dan currentSalary. Kita dapat mendefinisikan tabel Karyawan DivisiA dengan hanya mendefinisikan field tambahan postld dan ditambahkan klausa SQL INHERITS (Karyawan). Field-field lain akan otomatis diambil dari tabet induknya, Karyawan. Bukan tabel saja,tipe data baru pun dapat didefinisikan. Dan uniknya, PostgreSQL, pun memiliki tipe data geometri (seperti titik, garis, lingkaran, poligon) yang mungkin berguna bagi aplikasi itrmiah tertentu. Satu lagi, anehnya, PostgreSQL memberikan kita kemampuan mendefinisikan sebuah field sebagai array. Dari segi kekayaan SQL, para pengembang database mungkin akan lebih tertarik, karena PostgreSQL memiliki hampir semua fasilitas standar yang biasanya diinginkan: view (tabel virtual), trigger, subselek, stored procedure (dalam beberapa bahasa), dan foreign key constraint PostgreSQL juga memiliki apa yang disebut rule, yaitu tindakan custom yang bisa kita definisikan dieksekusi saat sebuah tabel di- INSERT, UPDATE, atau DELETE. Sistem rule ini memungkinkan kita menengendalikan bagaimana data kita diubah atau diambil. Misalnya, kita dapat membuat sebuah tabel menjadi bersifat append-only dengan membuat rule yang membatalkan efek DELETE dan UPDATE. Atau kita bisa melakukan pengecekan data sebelum terjadinya perubahan pada tabel, Atau melindungi row tertentu agar tidak bisa diambil datanya, dsb. Rule ini dipakai untuk mengimplementasi view, Meski begitu mungkin Anda perlu menghindari menggunakan rule secara eksplisit karena fasilitas ini tidak ada dalam standar.(sQL92).
  • 30. 20 BAB IV Pembahasan 4.1 Sistem Berjalan di Pelabuhan 4.2 Pengertian Boarding Managament System Boarding Management System (BMS) adalah sebuah program apilikasi yang mengatur tentang proses Boarding dan Checkin. Tujuan program ini di buat adalah untuk memudahkan agent-agent ticketing menginput data tentang penumpang serta mengoptimalkan kinerja para agent-agent ticketing dalam melayanin pelanggan. Gambar 4.2.1 :Login screen Buy Ticket Checkin ImigrationCheckup Boarding Departure
  • 31. 21 Gambar 4.2.2: Depature Control Screen 4.3 Fitur-fitur d Program Boarding Management System A. 1 Master Option Master option adalah option untuk mengontrol Boarding Management System pilihan-pilihan yang terkandung dalam master option adalah: 1. Country Country adalah form untuk menambahkan daftar Negara-negara para penumpang yang pernah melalui Terminal Internasional Sekupang. 2. Boarding Gate
  • 32. 22 Boarding Gate adalah form untuk menambahkan daftar Boarding Gate yang ada di Terminal Ferry Internasional Sekupang. Pada saat ini, Boarding Gate yang ada di Terminal Ferry Internasional Sekupang Hanya 1 saja, yaitu Boarding Gate A 3. Seaport Seaport adalah form untuk menambahkan daftar tujuan terminal yang ditujukan oleh kapal-kapal dari Terminal Ferry Internasional sekupang. Terminal Ferry Internasional sekupang hanya memiliki 1 Seaport saja, yaitu Harbour Front Centre. 4. Owner Owner adalah form untuk menambahkan perusahaan yang mengelola agent- agent yang beraktivitas di Terminal Ferry Internasional Sekupang. Untuk saat ini, Terminal Ferry Internasional Sekupang hanya memiliki 2 owner saja, yaitu PT. Citra bahari nusindo yang mengelola agent penguin dan PT. Baruna bina segara yang mengelola agent Batam Fast. 5. Agent Agent adalah form untuk menambahkan daftar agent-agent yang dapat mengakses boarding management system. Untuk saat ini,yang termasuk dalam agent form hanya 4, yaitu : 1. Indodharma Corpora 2. Batam Fast 3. Citra Bahari Nusindo (penguin) 4. BMS-NOC 6. Vessel
  • 33. 23 Vessel adalah form untuk menambahkan daftar kapal-kapal yang digunakan di Terminal Ferry Internasional Sekupang. Kapal yang digunakan di Terminal Ferry Internasional Sekupang berjumlah 47 kapal. 7. Platform Platform adalah form untuk menambahkan daftar Platform-platform yang ada di Terminal Ferry Internasional Sekupang . Untuk saat ini, platform yang ada di Terminal Ferry Sekupang hanya 1 saja, yaitu Platform A. 8. Arrival Arrival adalah form untuk menambahkan daftar jalur kedatangan yang ada di Terminal Ferry Internasional Sekupang. 9. PIDS PIDS (Public Information Display System) digunakan untuk menampilkan daftar kapal yang akan berangkat. 10. Display Passenger Display Passenger digunakan untuk menampilkan daftar penumpang yang telah boarding. 11. Security Security adalah form untuk membuat account BMS (Boarding Management System). A.2 Schedule Schedule adalah Option yang berhubungan dengan trip-trip kapal. Pilhan- pilihan yang ada didalam schedule option.adalah :
  • 34. 24 1.New Schedule: Digunakan untuk menambahkan Trip kapal 2.Edit Schdule : Digunakan untuk mengedit trip kapal. Mulai dari nomor trip,kapal,seaport,boarding gates,platform,waktu remote cheeckin,waktu boarding.waktu boarding,waktu departure,dan status departure. 3.Delete Schedule: Digunakan untuk menghapus Trip kapal. A.3 Checkin Checkin adalah option yang berhubungan dengan proses checkin. Pilihan-pilihan yang ada didalam checkin option,adalah ; Gambar 4.2.3: Checkin Screen
  • 35. 25 Gambar 4.2.4 :New Checkin Sceen 1. Advance Booking: Form yang digunakan untuk booking ticket yang menggunakan jasa telepon 2. Checkin : Form yang digunakan untuk checkin ticket. Form ini juga dapat digunakan untuk mencari data penumpang yang pernah berangkat ke Singapore melalui Terminal Ferry Internasional Sekupang. 3. Transfer : Form yang digunakan untuk mentransfer penumpang yang pindah trip ke trip yang lain. 4. Bagage : Form yang digunakan untuk menginput data barang yang di angkut dengan kapal. A.4 Boarding
  • 36. 26 Boarding adalah option untuk menampilkan daftar penumpang yang telah boarding di keberangkatan. Option ini juga digunakan untuk printing manifest. A.5 Report Report adalah option untuk menampilkan: 1. Daftar penumpang tidak berangkat 2. Daftar penumpang yang berangkat 3. Daftar penumpang WNI/WNA 4. Summary Report 5. Status report 4.4 Problem Problem atau masalah yang sering timbul di Terminal Ferry sekupang biasanya di bidang hardware dan jaringan. Problem di bidang Hardware antara lain tentang kerusakan mouse,toner printer,Lan Card / Ethernet Card, dan keyboard. Sedangkan di bidang networking biasanya meliputi kerusakan kabel, dan IP conflict. Contoh Permasalahan: Seluruh computer di agent penguin tidak dapat (login) ke account program Boarding Management System karena Scrollbox Agent kosong sehingga mengakibatkan agent- agent di penguin tidak bisa melakukan proses Checkin. Penyebab Permasalahan Ada 2 penyebab terjadinya permasalahan, yaitu: 1. Kabel LAN yang menghubungi Switch di Agent dengan server di BMS telah mengalami error yang mengakibatkan server di BMS tidak dapat berhubungan dengan Agent Penguin.
  • 37. 27 2. Tidak terinstallnya aplikasi pendukung program BMS yang menyebadkan program BMS yang diinstall di computer Agent tidak dapat aksses ke program BMS yang ada di komputer server. 4.5 Solusi 1. Kabel UTP Switch harus dipotong sedikit unjungnya (bagian connector) dan dikuliti, lalu kabel-kabel yang berwarna harus disusun dengan urutan kabel sebagai berikut: 1. Orange 2. Orange/white 3. Green/white 4. Blue/white 5. Blue 6. Green 7. Brown 8. brown / white Setelah selesai disusun,kabel-kabel diratakan unjungnya,kemudian pasang connector yang baru di unkung kabel yang telah selesai disusun dan diratakan,lalu crimping kabel. Tes koneksi ke server dengan melalui test ping. 2. Program BMS harus di install ulang secara berurutan mulai dari Dotne1,Dotnet2,.NetFramework,Crystal Report, dan yang terakhir program BMS itu sendiri.
  • 38. 28 BAB V PENUTUP Demikianlah atas terusunnya laporan Praktek Kerja Industri (Prakerind) Ini pada Terminal Ferry Internasional Sekupang selama 4 bulan untuk dapat diperhatikan dan dipertimbangkan oleh semua pihak yang terkait dan sebagai bahan acuan atau pedoman dalam pelaksanaan program Praktek Kerja Industri (Prakerind). 5.1 Kesimpulan Berdasarkan pengalaman, pengamatan dan informasi yang penulis dapatkan selama melaksanakan Praktek Kerja Industri (Prakerind) pada Terminal Ferry Internasional Sekupang, maka penulis mengambil kesimpulan sebagai berikut: 1. Bahwa PT. Indodharma Corpora adalah suatu perseroan terbatas yang di kelolah oleh Warga Negara Indonesia yang diberi kewenangan langsung oleh Institusi Pemerintah Negara Indonesia untuk menyelenggarakan pembangunan dan pengelolaan Terminal Ferry Internasional Sekupang, Pulau Batam berdasarkan perjanjian sebagai mana telah dijelaskan diatas. 2. Bahwa PT. Indodharma Corpora selaku pengelola Terminal Ferry Internasional Sekupang mempunyai struktur organisasi layaknya perseroaan terbatas pada umumnya 3. Bahwa fasilitas yang dimiliki oleh Terminal Ferry Internasional Sekupang yang di kelola oleh PT. Indodharma Corpora adalah Terminal Ferry Internasional Sekupang yang mempunyai fasilitas pendukung terlengkap di Indonesia, sehingga memperoleh Penghargaan dari menteri Perhubungan. 4. Bahwa sistem pelaksanaan pengoperasiaan keberangkatan dan kedatangan penumpang di Terminal Ferry Internasional Sekupang dilakukan dengan komputerisasi Boarding Management Sistem (BMS) yang langsung dapat
  • 39. 29 dipantau dan terkoneksi langsung di Terminal Ferry Internasional Singapore Harbour Front. 5. Bahwa Sistem BMS di Terminal Ferry Internasional Sekupang juga ter-link langsung ke semua pihak pendukung di Terminal Ferry Internasional Sekupang. 6. Bahwa pihak pendukung di Terminal Ferry Internasional Sekupang meliputi : CIQP (bea & cukai), Imigration (imigrasi), Quarantine (karantina) dan port Master (UPT Laut) dan lainnya seperti Pihak pengamanan, yang terdiri dari DITPAM (Direktorat Pengamanan OB), KPPP, Brimob Polda Kepri dan Satpam PT. Indodharma Corpora. 5.2 Saran Setelah penulis melaksanakan Pendidikan Sistem Ganda (PSG) selama 4 bulan penulis memberi beberapa saran baik kepada pihak perusahaan maupun pihak sekolah agar lebih diperhatikan dan lebih ditingkatkan pelaksanaan Praktek Kerja Industri (Prakerind) dan menjadi lebih sempurna atau lebih baik lagi dimasa yang akan datang. Saran-saran yang dapat penulis kemukahkan yaitu sebagai berikut : A.Bagi pihak perusahaan 1. Pembimbing dunia usaha diharapkan lebih banyak memberi bimbingan atau ilmu yang bermanfaatan agar dapat membantu dan meningkatkan keahlian atau keterampilan siswa-siswi, lebih memperhatikan dan menanyakan kepada siswa-siswi yang melaksanakan Praktek Kerja Industri (Prakerind) tentang kesulitan yang dihadapi dalam menjalankan tugas yang diberikan.
  • 40. 30 2. Hubungan antara atasan dengan bawahan dan siswa-siswi dengan pembimbing harus dipelihara dan ditingkatkan lagi, sehingga menciptakan rasa kekeluargaan dan keharmonisan. 3. Penulis berharap agar pihak perusahaan/dunia Industri bersedia menerima siswa-siswi untuk melaksanakan Praktek Kerja Industri (Prakerind) baik dimasa sekarang maupun dimasa yang akan datang. B.Bagi Pihak Sekolah 1. Guru Pembimbing diharapkan lebih memperhatikan dan menanyakan kesulitan yang dihadapi siswa-siswi dalam melaksanakan Praktek Kerja Industri (Prakerind) didunia industry serta dalam perbuatan laporan/paper. 2. Bagi pihak sekolah agar dapat meningkatkan mutu pendidikan siswa- siswi untuk siap terjun kedunia Industri baik mental,kualitas,kedisplinan, serta dapat bertanggung jawab dalam menerima tugas yang di berikan. 3. Penulis berharap adanya kerjasama yang baik antara pihak sekolah dengan pihak perusahaan/dunia industry dalam pelaksanaan Praktek Kerja Industri (Prakerind) dan dapat berlangsung secara terus-menerus dan dapat dikembangkan lagi.
  • 41. 31 DAFTAR PUSTAKA 1. www.google.com 2. www.ilmukomputer.com 3. Id.wikepedia.org 4. Robeevanjava.com
  • 42. 32 CURRICULUM VITAE Heryanto,dilahirkan pada tanggal 11 maret 1994 di batam. Mengecap pendidikan dari TK pertiwi Moro,dan melanjutkan ke SDS011 Seroja tamat tahun 2005 dan melanjutkan pendidikan ke SMPN 1 MORO tamat pada tahun 2008,dan melanjutkan ke Sekolah Mengenah Kejuruan (SMK) Harapan utama dengan mengambil jurusan Informasi Teknologi(IT). Penulis menyadari bahwa dalam penulisan laporan ini masih mempunyai kekurangan oleh karena itu, penulis mengharapkan petunjuk dan saran atau kritik dari pihak manapun yang sifatnya kearah penyempurnaan.

×