Your SlideShare is downloading. ×
Tabloid Klubguruindonesia Edisi 02 Thn. 2009
Tabloid Klubguruindonesia Edisi 02 Thn. 2009
Tabloid Klubguruindonesia Edisi 02 Thn. 2009
Tabloid Klubguruindonesia Edisi 02 Thn. 2009
Tabloid Klubguruindonesia Edisi 02 Thn. 2009
Tabloid Klubguruindonesia Edisi 02 Thn. 2009
Tabloid Klubguruindonesia Edisi 02 Thn. 2009
Tabloid Klubguruindonesia Edisi 02 Thn. 2009
Tabloid Klubguruindonesia Edisi 02 Thn. 2009
Tabloid Klubguruindonesia Edisi 02 Thn. 2009
Tabloid Klubguruindonesia Edisi 02 Thn. 2009
Tabloid Klubguruindonesia Edisi 02 Thn. 2009
Tabloid Klubguruindonesia Edisi 02 Thn. 2009
Tabloid Klubguruindonesia Edisi 02 Thn. 2009
Tabloid Klubguruindonesia Edisi 02 Thn. 2009
Tabloid Klubguruindonesia Edisi 02 Thn. 2009
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Tabloid Klubguruindonesia Edisi 02 Thn. 2009

11,960

Published on

join klubguruindonesia mailinglist!

join klubguruindonesia mailinglist!

Published in: Education, Business
1 Comment
2 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total Views
11,960
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
248
Comments
1
Likes
2
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. DARI REDAKSI EDISI 02/TAHUN 2009 02 Editorial EVOLUSI... PERJALANAN dunia pendidikan di negeri ini tak kan Perkembangan ilmu pengetahuan yang kian maju dan pernah padam, karena masih banyak jiwa-jiwa mulia yang telah mengantarkan anak didik kita berkemampuan luar memelihara keutamaan ilmu pengetahuan. Di tangan para biasa, tentu harus segera kita sikapi secara bijak, yaitu guru dan kita semua yang peduli terhadap nasib dengan lebih banyak menambah bekal pembelajaran. Dan, pendidikan tunas-tunas bangsa yang kian bermekaran di tak ada salahnya kita saling meminta dan berbagi seluruh pencuru nusantara, terpelihara asa untuk bebas pengalaman mengajar menggunakan teknologi mutakhir. dari keterpurukan. Cukup sedikit guru yang sudah memiliki bekal ICT dan Banyak cerita pilu yang meranakan pendidikan di mempraktikkannya di depan kelas. Oleh sebab itu, kiranya Indonesia, tetapi tidak sedikit pula kisah membanggakan melalui komunitas yang kita bangun selama ini, Klub Guru buah prestasi cendikiawan-cendikiawan bangsa yang terus Indonesia, kita bisa selalu berbagi antar guru satu dengan bermunculan membawa ketenaran di kancah internasional. guru lainnya. Di samping akan meningkatkan kualitas Di setiap olimpiade-olimpiade ilmu pengetahuan pembelajaran, juga dapat dirasakan oleh siswa yang tentu (Matematika, Fisika, maupun yang lainnya), anak-anak merasa nyaman dan menyenangkan dalam ruang kelas, lab, Indonesia senantiasa memborong penghargaan. atau pun di mana pun mereka berada untuk belajar. Di zaman yang sudah menggelobal, setiap catatan Melalui media seperti Tabloid KLUB GURU ini, kami pun prestasi anak-anak didik kita kerap mencuri perhatian mencoba menggali potensi para guru yang berkemampuan dunia. Bahkan sudah banyak dari mereka yang berprestasi lebih untuk berbagi pengalaman. Fasilitas jejaring lain itu harus rela meninggalkan negerinya, karena tiada seperti milis dan blog juga telah kami sediakan untuk para keberdayaan yang memfasilitasi kemahiran-kemahiran guru berekspresi dalam memajukan pendidikan. Semua itu mereka. Namun kita masih harus terus bersyukur, karena bisa didapat di website www.klubguru.com dan milis aliran darah keindonesian yang mengalir dalam diri anak- klubguruindonesia@yahoogroups.com. anak membanggakan tersebut, tetap bisa kita harap suatu Ya, inilah Tabloid Klub Guru edisi 02. Sengaja kami ubah saat akan kembali lagi ke pelukan bunda pertiwi, sekaligus namanya dari tabloid EDUKASI --yang dulu pernah terbit membangun negeri ini menjadi lebih tersohor dan dihargai sampai 3 edisi-- berevolusi menjadi Tabloid KLUB GURU ini bangsa-bangsa lainnya di dunia. agar lebih familier dan mudah mengingatnya. Silakan kirim Kita sebagai guru juga turut berbangga atas artikel dan info pendidikan lainnya kepada kami. Kami kegemilangan anak-anak didik yang begitu luar biasa. dengan senang hati akan menampilkan karya-karya Anda. Meskipun kita tak harus mengkaim bahwa itu semua juga Tersedia bingkisan menarik bagi pengirim artikel atau berkat bantuan kita, namun yakinlah bahwa mereka tak kan tulisan yang dimuat. melupakan sedikit yang pernah kita sampaikan ketika mereka belajar berhitung atau mengeja huruf menjadi kata. Salam hangat, Jadi, pantaslah kalau kita bahagia atas keberhasilan anak Redaksi E-mail didik kita. ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ Pimpinan Redaksi: Metode Evaluasi Sekolah Mohammad Ihsan Redaktur Pelaksana: Arman Saputra Redaktur Eksekutif: IBURAN kemarin, sekolah kami sekolah kami ke depan. Hanya saja pelajaran, serta menciptakan L Satria Dharma Ahmad Rizali mengadakan kegiatan pada evaluasi ini dituntut kepada para kompetensi muatan yang variatif. evaluasi sekolah. Kegiatan guru yang mendapatkan kritik/ Namun demikian, tujuan Diknas Biro Jakarta: tersebut merupakan yang masukan harus bersifat legowo/ikhlas membeli sebegitu banyak judul buku Habe Arifin kesekian kali yang kami lakukan tiap dalam menerima kritik. Di sekolah kami pada setiap mata pelajaran berdampak tahun yang dilakukan oleh para guru. kemarin, ada evaluasi yang ditulis oleh kurang baik terhadap orang tua siswa. Biro Jawa Tengah: Mampuono Hanya saja pada tahun ini cara/metode seorang guru yang mengkritik salah Mengapa saya mengatakan evaluasi sekolah lain dari biasanya. seorang guru dalam hal kedisiplinan. demikian? Karena saya mengalami Sekretaris Redaksi: Alhamdulillah acara evaluasi berjalan Sebenarnya angket tersebut tidak kesulitan mencari salah satu judul Istikhomah dengan lancar. Dalam kesempatan ini menyebut nama seorang guru. Tetapi buku karangan A yang diterbitkan oleh saya hanya ingin share kepada rekan- yang merasa terkritik kemudian marah- penerbit AB yang digunakan oleh guru Reporter: rekan guru dan saya berharap ada marah dan menangis histeris serta anak saya di sekolah. Padahal di Hari Subagio, hikmahnya dan mohon masukannya mengancam mau mengundurkan diri. pasaran justru penerbit CD yang M Basyir, Faisal, Catur W kepada kami semoga kami lebih baik. Kepala Sekolah pun tak luput dari mendominasi pasar, tetapi dengan Prinsip evaluasi ini adalah: Untuk kritikan pedas. Lha, mumpung pengarang lain. Fotografer: Agus Yazid Setyabudi guru dari guru oleh guru. Teknik kesempatan bagi para guru untuk Sebenarnya di sekolah anak saya evaluasi yang kami gunakan mirip mencurahkan isi hatinya. Tetapi ini sendiri, buku tersebut dipinjami Pimpinan Perusahaan: lembar angket tetapi bersifat terbuka semua kami lakukan untuk kebaikan sekolah, hanya saja anak saya termasuk Satria Dharma dan tidak ditulis nama guru/penulis bersama. Bukan untuk saling menghina yang tidak kebagian, karena alokasi yang bersangkutan. Jadi, setiap guru dan mencaci. BOS yang diberikan ke sekolah hanya Marketing dan Pemasaran: bebas mengisi apa saja di lembar Semoga pengalaman ini bisa mampu membeli buku sesuai dana Andy Yasin, Husain Yatmono tersebut dalam bentuk kritik/usul/ diambil hikmahnya dan bermanfaat yang masuk. saran/solusi yang ditawarkan dengan bagi rekan-rekan guru. Jadi, saya berharap, mulai Diterbitkan oleh: mengevaluasi lima point unsur sekolah Yusuf Mansur, Solo, Jawa Tengah mendatang Diknas meninjau kembali Klub Guru Indonesia dan harapan-harapannya antara lain: <zahra_mansur@yahoo.com> saat harus membeli begitu banyak Alamat Redaksi: kinerja kepala sekolah, kurikulum, judul buku, sementara hanya sebian Jl. Dharmawangsa 7/4 kesiswaan, sarana dan prasarana, guru kecil yang dimanfaatkan oleh dan tata usaha, harapan, harapan guru masyarakat. Dengan begitu, orang tua Surabaya 60286 Telp/Fax. (031) 5025050 ke depan untuk sekolah. BSE Tidak Efektif seperti kami juga tidak dibingungkan, Teknik ini ternyata sangat efektif Banyaknya judul buku BSE pada sekaligus pemerintah juga bisa Website: dilakukan di sekolah kami, ini terbukti setiap kelas dari setiap jenis berhermat dalam anggaran www.klubguru.com dari banyaknya angket yang masuk ke matapelajaran memang merupakan pendidikan. Email: info@klubguru.com sekolah dan berisi hal-hal masukan upaya tersendiri dalam memberikan Julaikah, Surabaya yang mengarah pada perbaikan apresiasi terhadap para penulis buku <dwiimroah@yahoo.com> Redaksi menerima kiriman artikel yang berkaitan dengan pendidikan dan visi tabloid Klub Guru Indonesia. Naskah maksimal 7300 karakter dan disimpan dalam bentuk file word/rtf. File dikirim ke redaksi via email: info@klubguru.com Sertakan foto dan biodata serta alamat yang lengkap.
  • 2. LAPORAN KHUSUS EDISI 02/TAHUN 2009 03 Penguasaan ICT: Bekal Guru KILAS INFO Pelatihan Matematika Kreatif Profesional Menghadapi Era Digital KGI Sukabumi-LPP Salman ITB KLUB Guru Indonesia (KGI) Cabang Sukabumi (13/5) bekerjasama dengan LPP Salman ITB dan SMPN 1 Cikakak melaksanakan "Pelatihan Matematika Kreataif" untuk guru-guru SD/MI di Sukabumi, dengan narasumber tim MTK Kreatif Salman ITB. Kegiatan tersebut diikuti sekitar150 peserta, bertempat di Aula SMPN 1 Cikakak Palabuah Ratu, Sukabumi. Dalam acara tersebut, Ketua KGI Sukabumi, Jasman Syah hadir memberikan sambutan dan memaparkan program antara lain tentang SUS, PUS, BUS, dan beberapa kegiatan Klub Guru lainnya. Turut hadir Wakil Ketua KGI Sukabumi, sekaligus ketua panitia, Endang Muhtadin. Acara tersebut mendapat respons positif dari berbagai kalangan, khususnya para guru, yang saat itu secara spontanitas langsung bergabung dengan mendaftar sebagai anggota KGI, dan menginginkan pelatihan seperti itu terus diselenggarakan untuk menambah pengetahuan para guru. (*) Indonesia Telah Melaksanakan EfSD PENDIDIKAN untuk Pengembangan Berkelanjutan (EfSD-Education for Sustainable Development) telah berjalan lama di Indonesia. Namun mengenai definisi istilah tersebut belum terdapat kesepakatan bersama. "EfSD ternyata konsep baru tapi kita sudah melaksanakannya," kata Dr. Bambang Indriyanto, Sekretaris Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional (21/8). Ia berbicara dalam rapat pembahasan tentang EfSD di Ruang Sidang narasumber, manakala dia harus berhadapan seminar internasional yang memanfaatkan Lantai 5 Gedung E, Kompleks Depdiknas, dengan siswa atau masyarakat yang video conference ke Inggris dan Kanada. Senayan, Jakarta. Rapat dihadiri staf membutuhkan ilmu yang sesuai dengan core Perbedaan waktu 7 dan 11 jam tidak terlalu direktorat di lingkungan Ditjen competency (bidang)-nya maka seorang guru menjadi masalah manakala ICT dimanfaatkan Mandikdasmen. Ide ihwal EfSD berangkat dari kondisi profesional haruslah bisa terandalkan (reliable). secara optimal pada kegiatan tersebut. Even dunia kontemporer yang menghadapi Hal tersebut juga disebutkan di dalam UU No. tersebut cukup membuka mata para guru dan persoalan makin kompleks dan mengarah 14 tahun 2005 pasal 8 dan 10 ayat 1. menginspirasi mereka bahwa penggunaan ICT pada situasi chaos. Hal demikian terlihat dari sudah sedemikain besar pengaruhnya pada makin meningkatnya pertumbuhan SEMBILAN KRITERIA kemajuan pendidikan. Tidak berlebihan kiranya populasi dunia melebihi kapasitas produktivitas natural bumi. Makin cepatnya GURU PROFESIONAL jika melalui organisasi KGI yang memiliki misi perkembangan komunikasi dan transportasi Apa dan bagaimana menjadi guru meningkatkan kompetensi dan profesionalitas melahirkan sejumlah masalah besar seputar profesional yang memenuhi tuntutan zaman? guru ini para guru berharap akan terjadi globalisasi, perdagangan, lingkungan, Agar guru menjadi profesional yang sesuai migrasi besar-besaran dari guru konvensional pembangunan, dan kemiskinan. Maka dengan era global dan digital ini hendaknya ia menjadi guru profesional. Melalui komunitas diperlukan sebuah gagasan konstruktif untuk menyeimbangkan kembali dua kutub kurang lebih memiliki Sembilan Kriteria Guru yang mengusung slogan "Sharing and Growing tersebut. Profesional sebagai berikut: Together" inilah para guru akan berbagi dan Adalah Prof. Dr. Hans J. A. Van Ginkel, Oleh: 1. Mahir pada core competency-nya, tumbuh bersama untuk menjadi lebih Mantan Rektor United Nations (UN) MAMPUONO S.PD 2. Mengerti dan memahami kurikulum berkompeten dan profesional. University dan Staf Ahli Sekjen UN yang (Ketua KGI Jawa Tengah) beserta aplikasi dan pengembangannya, kali pertama mencetuskan ide tentang EfSD. Selama lebih dari 35 tahun laporan- 3. Menguasai pedagogik secara teoritis dan PROGRAM SAGUSALA laporan yang masuk ke badan dunia P ERUBAHAN menuju kemajuan yang praktis beserta pengembangannya, Dalam tahun 2009 ini KGI Jateng lebih Perserikatan Bangsa-Bangsa diolah dan dialami oleh suatu bangsa amat 4. Menjadi pendengar yang baik dan memprioritaskan kegiatan pada peningkatan dirumuskan menjadi sebuah kebijakan. ditentukan oleh kualitas emphatic, penguasaan ICT bagi para guru. Selain untuk Pendidikan dipandang menjadi sarana pendidikannya. Kita bisa mengambil 5. Menguasai public speaking, terampil mendukung program pemerintah dalam efektif dalam upaya mensosialisasikan EfSD. contoh mudah dari apa yang dialami bangsa Sebab ia merupakan instrumen kuat untuk memotivasi dan menginspirasi, mempercepat ICT-literate di Indonesia, melakukan komunikasi, memberikan Jepang ketika mereka bangkit dari 6. Menjadi pembaca yang efektif dan broad kegiatan-kegiatan tersebut juga sesuai dengan informasi, penyadaran, pembelajaran, dan keterpurukan akibat perang dunia II. Jepang minded, jalannya roda organisasi yang banyak di- dapat untuk memobilisasi massa/ kini bisa kembali menjadi raksasa Industri yang 7. Biasa melakukan research dan penulisan, support oleh penggunaan ICT. Penyebaran komunitas, serta menggerakkan bangsa ke sangat diperhitungkan oleh dunia karena 8. Bisa mengaplikasikan ICT based learning, informasi dan komunikasi antara sesama arah kehidupan masa depan yang keberhasilan pemerintahnya dalam mengelola berkembang secara lebih berkelanjutan. 9. Menguasai bahasa internasional. anggota KGI lebih bertumpu pada penggunaan Pendeknya, konsep ini akan masuk dalam pendidikan. Pendidikan berkualitas dengan Guru profesional adalah ujung tombak media internet daripada melalui media yang pembelajaran di berbagai jenjang sokongan dana yang memadai telah peningkatan kualitas pendidikan, oleh lain. Di samping itu, KGI Jateng menyadari pendidikan, baik formal, informal, maupun menjadikan Jepang sebagaimana kita lihat karenanya usaha-usaha pemerintah dimaksud bahwa untuk menjadi seorang guru yang nonformal. dewasa ini. tentu saja tidak akan berjalan normal jika guru profesional diperlukan penguasaan ICT yang "EfSD mencakup konservasi dan Walaupun terlambat, kesadaran akan preservasi tentang lingkungan dan sebagai komponen terpenting dari pendidikan memadai. Masyarakat juga tampaknya sudah hubungan sosial antarmanusia dan pentingnya mengedepankan pengelolaan itu sendiri tidak mendukung sepenuhnya sepakat bahwa hal tersebut sudah menjadi keberlangsungan manusia," ujar Bambang pendidikan yang berkualitas sebagaimana di kebijakan peningkatan kualitas pendidikan tuntutan zaman yang serba berbasiskan Indriyanto. "Pendidikan mendidik manusia Jepang kini juga sudah mulai bisa kita rasakan yang sudah digulirkan. Sebagai contoh, teknologi dan informasi ini. Jadi tidak salah untuk menjadi manusia yang bertanggung di sini (Indonesia, red). Selain melakukan pemerintah sudah sejak jauh hari telah kiranya jika KGI Jateng bertekad untuk ikut jawab terhadap dirinya dan pembaharuan dan perombakan kurikulum lingkungannya." mengisyaratkan akan pentingnya migrasi dari berperan serta mempercepat transformasi ICT Dalam sebuah makalah, Prof. Dr. Retno secara kontinyu, pemerintah juga sudah guru konvensional menjadi guru yang real kepada para guru di Jateng. S. Sudibyo, M.Sc.,Apt., Wakil Rektor Senior mengupayakan pemenuhan anggaran profesional, tetapi yang terlihat di lapangan, Tekad ini sejalan dengan langkah yang Bidang Pendidikan, Penelitian, dan pendidikan sebesar 20% dari total RAPBN para guru cenderung "adem-ayem" saja. Ini ditempuh oleh KGI pusat yang telah Pengabdian kepada Masyarakat Universitas sesuai amanat UUD 1945. Seiring dengan upaya tentu sangat memprihatinkan. Guru perlu lebih menggulirkan program SAGUSALA (Satu Guru Gadjah Mada, menyebutkan fungsi dan tersebut, DPR RI juga sudah mengesahkan RUU manfat EfSD. Pertama, terbangun kapasitas dimotivasi lagi agar berubah menjadi Satu Laptop). Program ini digulirkan untuk komunitas/bangsa yang mampu nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. profesional dan berkompeten seiring denga memberikan layanan penjualan laptop dengan membangun, mengembangkan, dan Undang-undang ini di antaranya mengatur perubahan zaman di dunia yang kini sudah harga lebih murah dengan akses internet, mengimplementasikan rencana kegiatan bagaimana sertifikasi guru dan dosen menjadi datar (flat) ini. Sebab guru adalah agen konten dan pelatihan yang dipersiapkan khusus yang mengarah kepada sustainable profesional dilaksanakan.Terlepas dari pro dan perubahan. Mau dibawa kemana negeri ini jika untuk menjadi bekal bagi guru yang development, yaitu kegiatan yang kontra yang terjadi di lapangan, ide besar dari mendukung pertumbuhan ekonomi secara agen perubahannya saja cenderung stagnan profesional. Program tersebut merupakan hasil berkelanjutan dengan disyahkannya RUU tersebut adalah pendidikan dan cukup berpuas diri dengan embel-embel kolaborasi antara KGI dengan Intel, HP, Zyrex, mempertimbangkan ekosistem. di Indonesia akan mengalami lonjakan kualitas profesional karena sudah memiliki selembar Axioo, Ion, Asus, Acer, Bamboo Media, Pesona Kedua, mendidik manusia agar sadar jika para guru dan dosennya sejahtera, kertas tanda lolos sertifikasi. Edu,Telkom dan lain-lain. Sebagai dukungan KGI tentang individual responsibility yang kompeten, dan profesional. Keprihatinan inilah yang menjadikan Jateng pada program SAGUSALA maka pada harus dikontribusikan, menghormati hak- Menurut penulis yang juga sebagai guru hak orang lain, alam dan diversitas, dapat penulis bergabung dengan Klub Guru tanggal 1- 2 lalu, KGI Jateng telah menentukan pilihan/keputusan yang dan ketua komunitas Klub Guru Indonesia Jawa Indonesia dan akhirnya bersama-sama para menyelenggarakan Seminar dan Pameran bertanggung jawab, dan mampu Tengah, untuk menjadi seorang guru guru di Jawa Tengah serta didukung oleh SAGUSALA yang bertema THE WORLD IS MY mengartikulasikan semua itu dalam profesional yang diperlukan tidak cukup hanya berbagai pihak yang peduli berhasil me- CLASS. Pembicaranya adalah Prof. Dr. Eko tindakan nyata. selembar kertas bukti lolos sertifikasi. Tidak launching Klub Guru Indonesia Wilayah Jawa Indrajid, Dr. Ir. Edy Noersasongko, M.Kom, M. Ketiga, menumbuhkan komitmen cukup juga hanya dengan setumpuk kertas untuk berkontribusi dalam mewujudkan Tengah pada 7 Pebruari 2009, di kampus Ihsan, S.Pd. , James Tomasouw, M.Kom., dan kehidupan yang lebih baik, dunia yang portofolio bukti mengikuti seminar, pelatihan Universitas Dian Nuswantoro Semarang. Mampuono, S.Pd. Informasi selengkapnya dapat lebih aman dan nyaman, baik sekarang atau kejuaraan ini dan itu. Guru adalah Launching tersebut disertai dengan sebuah dilihat pada www.jatengklubguru.com. (*) maupun di masa mendatang. (*)
  • 3. LAPORAN KHUSUS EDISI 02/TAHUN 2009 04 Teknologi untuk Belajar, KILAS INFO Tanpa Revolusi Bukan Belajar Teknologi Pendidikan, Indonesia Bisa Terpuruk TANPA revolusi dunia pendidikan, pembangunan manusia Indonesia yang adil (tulisan kedua dari “Guru Sebagai Motor Revolusi Informasi”) dan beradab menuju kehancuran. Demikian hal itu terungkap dalam Diskusi Meja Bundar bertopik "Pangan, Pendidikan, dan mengembangkan sikap inisiatif dan Penegakan Hukum" yang diselenggarakan Asosiasi Profesor Indonesia, (27/8). kemampuan belajar mandiri, sehingga siswa Guru besar Universitas Pendidikan dapat memutuskan dan mempertimbangkan Indonesia, Prof Mohammad Surya, selaku sendiri kapan dan dimana penggunaan pembicara, mengatakan bahwa perlu teknologi informasi dan komunikasi secara perubahan cara pandang terhadap tepat dan optimal, termasuk apa implikasinya pendidikan. saat ini dan pada masa yang akan datang. "Pendidikan yang cenderung intelektual-elitis perlu bergeser menjadi PENTINGNYA KONTEN BELAJAR populis-egalitarian. Pendidikan yang Konten atau aplikasi Pembelajaran dipandang komoditas harus berubah merupakan salah satu aspek untuk membentuk menjadi pelayanan publik. Model proses belajar mengajar yang menyenangkan. birokratisasi pendidikan perlu berubah Bukankah jika kita mendapatkan sebuah buku menjadi pemberdayaan," ujarnya. atau artikel yang isinya menarik, dengan Konsekuensinya adalah pemerintah antusias kita akan berulang-ulang membaca dan dituntut mempunyai komitmen kuat yang menelaah isinya. Konsep yang sama perlu dibuktikan antara lain melalui anggaran. diberlakukan dalam membuat konten belajar. Sementara itu, pengamat pendidikan Perlu ditegaskan, membuat konten belajar Darmaningtyas mengatakan, perlu revolusi bukan berarti harus membuatnya dalam aplikasi cara berpikir tentang pendidikan. yang canggih dan rumit, yang memerlukan "Pendidikan kelautan, pertanian, kehutanan, ketrampilan khusus untuk membuatnya.Tapi, dan perkebunan seharusnya mendapat membuat konten yang menarik dengan aplikasi perhatian serius. Ironis kalau Indonesia sederhana (misalnya menggunakan aplikasi harus mengimpor beras," ujarnya. presentasi) juga akan memenuhi kaidah ini. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Teknologi akan membantu membuat Departemen Pendidikan Nasional Fasli Jalal sebuah konten belajar lebih kaya dengan mengatakan, dalam kebijakan pendidikan, kemampuan multimedia dan replikasi. pemerintah berpegang pada Undang- Arya Sanjaya Beberapa keistimewaan multimedia yang tidak Undang Dasar 1945. Sejauh ini akses dimiliki oleh media lain, di antaranya: terhadap pendidikan dasar dinilai sudah menyediakan proses interaktif dan memberikan memadai. Oleh: ARYA SANJAYA asumsi utama melibatkan dan kemudahan umpan balik, memberikan "Permasalahan masih terjadi pada (Intel Indonesia Corporation) memanfaatkan Teknologi dan konektivitas. kebebasan kepada siswa dalam menentukan kelompok khusus, seperti anak jalanan, ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ Dalam kurikulum digital, rencana topik mana yang hendak dipelajari terlebih daerah terpencil, dan anak dengan masalah Pembelajaran, popular dengan nama RPP dahulu, dan memberikan kemudahan kontrol sosial yang persentasenya sekitar 4 persen," D ALAM tulisan terdahulu (lihat “Guru (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) akan yang sistematis dalam proses belajar. Teknologi ujarnya.Tantangan terbesar ialah sebagai Motor Revolusi Informasi” , berbeda dari segi rencana belajar, sumber juga sangat membantu untuk melakukan peningkatan mutu pendidikan. Hal itu Tabloid Klub Guru Indonesia, Edisi daya, dan isi sumber belajar (misalnya replikasi yang murah dan cepat, bisa Anda terutama penyediaan tenaga guru 01), telah dikemukakan pentingnya memanfaatkan multimedia, CD-ROM, bayangkan betapa cepatnya sebuah konten berkualitas dan profesional. Persoalan lain penguasaan Teknologi sebagai salah satu internet, dan bahan belajar elektronik, bukan belajar dalam bentuk file presentasi, misalnya, adalah angka partisipasi di sekolah kompetensi dasar yang harus dimiliki oleh insan berbasis kertas/buku fisik). disebarluaskan melalui media internet ke menengah dan pendidikan tinggi yang abad ke-21, untuk berkehidupan, melakukan ribuan pembacanya, dibandingkan jika konten masih rendah. (edukasi) pekerjaan, dan bersosialisasi, dengan layak, di Dari poin-point tersebut di atas, dapat tersebut dicetak dan dibagikan? era informasi ini. Tulisan ini bermaksud untuk disimpulkan, e-Learning yang lengkap tidak Teknologi untuk membantu guru untuk mengupas Teknologi sebagai alat Pembelajaran, hanya mewujudkan, misalnya website sekolah, membuat konten belajar sangat beragam terutama oleh para Guru yang berniat program kepemilikan komputer untuk guru dan ditemui sekarang ini. Apalagi dengan Waduh...Puluhan Siswa di Bengkulu melakukan transformasi pendidikan. siswa, tapi juga harus mewujudkan kesemua kemudahan guru untuk mendapatkan Dalam menuju pembelajaran yang berbasis aspek di atas. perangkat komputer dan aplikasi pendukung dan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi; atau kita kenal dengan istilah yang Dalam aspek teknologi, konsep yang perlu dikembangkan adalah “Teknologi untuk Belajar” , pembuat konten belajar, misalnya dalam program Satu Guru Satu Laptop (Sagusala). Tak Lulus Ujian lebih popular dengan e-pembelajaran, e- dan bukan Belajar Teknologi. Jika merujuk pada Kemampuan komputer mutakhir yang Kesetaraan learning, atau e-education; perlu dipersiapkan Kurikulum TIK 2004 tentang Visi Mata Pelajaran didukung oleh prosesor Intel® generasi terbaru, infrastruktur dan komponen pendukungnya. e- Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) adalah mampu membantu guru untuk membuat agar siswa dapat menggunakan perangkat BELUM Puluhan siswa Sekolah Dasar learning sebenarnya adalah gabungan dari konten belajar dengan multimedia yang lebih Teknologi Informasi dan Komunikasi secara (SD) di Provinsi Bengkulu kembali unsur-unsur berikut ini: kaya (dengan video, suara, narasi, dan yang tepat dan optimal untuk mendapatkan dan dinyatakan tidak lulus mengikuti ujian Teknologi, mencakup perangkat keras, lainnya), dengan hasil yang lebih cepat memproses informasi dalam kegiatan belajar, kesetaraan paket-A setelah sebelumnya perangkat lunak, dan pendukungnya. Sebagai dibandingkan dengan generasi komputer bekerja, dan aktivitas lainnya sehingga siswa tidak lulus Ujian Akhir Sekolah Berstandar contoh piranti Teknologi adalah komputer sebelumnya. Siswa yang menggunakan mampu berkreasi, mengembangkan sikap Nasional (UASBN). (PC desktop atau laptop), PC servers, perangkat komputer terjangkau yang "Dari 279 peserta pada UN kesetaraan handphone, PDA, dll. Peralatan pendukung inisiatif, mengembangkan kemampuan terhubung dengan internet, misalnya yang eksplorasi mandiri, dan mudah beradaptasi Paket A, sebanyak 69 siswa dinyatakan misalnya jaringan komputer (LAN atau berbasis pada prosesor Intel® Atom™ akan tidak lulus dan harus mengikuti ujian nirkabel). dengan perkembangan yang baru. Berdasarkan menjalankan aplikasi konten Belajar yang kesetaraan kembali pada ujian gelombang Konektivitas: merupakan hal yang mutlak visi kurikulum TIK adalah untuk menciptakan dikembangkan dan didistribusikan melalui kedua mendatang," kata Kepala Dinas untuk tersambung ke internet sebagai pusat siswa yang mampu mengatur diri dalam internet, dengan demikian tujuan replikasi Pendidikan (Disdik) Provinsi Bengkulu, komunikasi dan sumber daya pembelajaran, belajarnya (self and student centered learning). konten belajar akan tercapai dan konsep Supardi, (27/8). juga untuk melakukan lalu lintas Jadi, sangat jelas bahwa Teknologi adalah alat Pembelajaran e-learning yang berpusat pada Menurut Supardi yang didampingi pembelajaran melalui e-learning. Juga belajar, dan bukan tujuan belajar itu sendiri siswa sebagai subyek pembelajar akan ketua pelaksanaan UN kesetaraan, Azhar, termasuk membangun akses ke konektivitas, (misalnya mempelajari cara kerja komputer). terpenuhi, dengan konten belajar ciptaan guru persentase kelulusan ujian paket-A tahun misalnya website dan portal pendidikan, Peran Guru dalam konsep Teknologi untuk menjadi salah satu sumber belajar. ini lebih baik dibandingkan dengan tahun blog sebagai sarana komunikasi, email dan Belajar ini, adalah sebagai fasilitator media Apakah Guru memerlukan kompetensi 2008. Walaupun tidak memberikan angka mailing list. pembelajaran, terutama mempersiapkan untuk membangun konten belajar? Jawabannya pasti, persentase kelulusan ujian paket-A Pengembangan kompetensi dan konten-konten belajar. Guru tidak boleh lagi adalah wajib! Seorang Guru diwajibkan untuk sebesar 75,26 persen dari sekitar 279 profesionalitas Pendidik: adalah berperan sebagai pengajar komputer, namun memberikan manfaat baik untuk Siswa yang peserta ujian paket-A itu sudah cukup pengembangan kemampuan guru sebagai sebagai fasilitator TIK dengan mengajarkan TIK diajarkannya, maupun terhadap pengembangan menggembirakan. fasilitator pembelajaran dalam paradigm sebagai alat bantu belajar. Guru harus bisa profesionalitas dirinya sebagai tanggung jawan Berdasarkan data Diknas Provinsi student-centered learning (pembelajaran menemukan cara sehingga belajar dengan dan konsekuensi seseorang yang menjalani Bengkulu, dari seluruh murid SD gagal berpusat pada Siswa), yang merupakan memanfaatkan teknologi adalah sebagai proses profesi guru. Layaknya seorang sarjana UASBN yang mengikuti ujian kesetaraan prinsip dasar dari e-learning. belajar mengajar yang efektif dan kedokteran yang menjalani profesi dokter paket-A di sepuluh kabupaten/Kota di Metoda Pembelajaran yang diperbaiki: menyenangkan. Dengan demikian, proses untuk mengetahui teknik pengobatan mutakhir, Provinsi Bengkulu, peserta dari Kabupaten meliputi beberapa pendekatan yang pembelajaran mendapatkan manfaat bahwa mengoperasikan perangkat kedokteran terbaru. Bengkulu Selatan dan Kaur dinyatakan bertujuan meningkatkan kemampuan abad- Siswa bisa menggunakan perangkat teknologi Seorang Guru tidak boleh berhenti dalam lulus seratus persen. ke 21, misalnya Student-centric learning, informasi dan komunikasi untuk mencari, berkreasi, menciptakan suasana belajar yang Sementara itu, tingkat kelulusan project-based learning, group collaboration, mengeksplorasi, menganalisis, dan saling tukar menyenangkan, dan membuat konten belajar terendah terjadi di Kabupaten Seluma goal of developing higher-order thinking informasi secara kreatif namun bertanggung dengan bantuan Teknologi, adalah salah satu dengan 33,3 persen dari sembilan peserta, skills. jawab. Siswa juga bisa belajar bagaimana caranya. kemudian disusul Kabupaten Lebong 44,4 · Kurikulum Digital: termasuk pengembangan menggunakan teknologi informasi dan persen dari 18 peserta, Kota Bengkulu, konten-konten Pembelajaran digital. komunikasi agar dengan cepat mendapatkan Penulis adalah Business Development 61,53 persen dari 26 peserta, Kabupaten Mencipatakan konten digital tidak berarti ide dan pengalaman dari berbagai kalangan Manager/World Ahead Program Manager Mukomuko 62,29 persen dari 61 peserta, mendapatkan kurikulum digital, karena masyarakat, komunitas, dan budaya. Intel Indonesia Corporation. Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) kurikulum digital merupakan pendekatan Penambahan kemampuan karena penggunaan Website Intel untuk Pendidikan di 66,6 persen dari 18 peserta. (edukasi) pengajaran dan pembelajaran dengan teknologi informasi dan komunikasi akan Indonesia: www.intel.com/education/id
  • 4. LAPORAN KHUSUS EDISI 02/TAHUN 2009 05 Jawab: Terima kasih atas pertanyaan Bapak. Memang di pasaran saat ini banyak sekali merek dan jenis Kata Mereka komputer yang ditawarkan, dan karena pilihan yang banyak terkadang membuat orang menjadi Erni Caturwati bingung menentukannya. Semoga panduan singkat ini membantu: 1. Pilihlah komputer dengan prosesor yang "Sekarang Saya Sudah Bisa berkualitas dan memiliki garansi resmi. Hati- Asuhan: Tim Intel Indonesia Corporation hati dengan penawaran komputer dengan prosesor generasi lama seperti Pentium®4 Membuat Tabel Pakai Office" karena umumnya komputer tersebut tidak PROGRAM Satu Guru dan LOTUS. Lha, sekarang kan Klinik Teknologi Intel bertujuan untuk memiliki garansi resmi dari distributor karena Satu Laptop (Saguala) yang sudah zamannya Office. memberikan informasi mengenai Teknologi digulirkan Klub Guru sudah tidak diproduksi lagi oleh Intel®. terakhir yang digunakan terutama untuk Indonesia, yang pre- Nah, setelah beberapa 2. Pilih jenis komputer yang sesuai dengan proses pendidikan dan Pembelajaran launching-nya diresmikan jam tadi ikut acara kebutuhan aplikasi dan budget. Untuk berbasis TIK. oleh Kepala Dinas Sagusala dan telah kebutuhan pembelajaran siswa, terutama dalam Pendidikan Jawa Timur, 16- membeli laptop, apa hal pengenalan TIK, komputer jenis 'nettop' 17 Mei lalu langsung sekarang sudah bisa meru-pakan pilihan yang sesuai karena mendapat sambutan luar menggunakannya? Penasaran Perkembangan harganya terjangkau dan memiliki kemampuan biasa. Sudah. Ini tadi dibimbing Teknologi Intel yang cukup dalam menjalankan aplikasi pembelajaran. Untuk kebutuhan aplikasi yang Salah satu guru, Erni Caturwati, S.Pd, yang pada oleh Pak Yasin (ketua panitia Sagusala, Red) dan sekarang lebih tinggi, dapat dipilih komputer jenis kesempatan itu sebagai pembeli laptop sudah bisa membuat tabel pakai Office. Tanya: desktop dengan spesifikasi prosesor yang lebih pertama mengaku sangat gembira Saya sudah mencoba membuat laporan Terima kasih atas Klinik Teknologi ini, semoga tinggi seperti Celeron®, Pentium® ataupun mengikuti program Sagusala. Pasalnya, di menggunakan laptop. Selanjutnya, nanti membantu para Guru jadi melek IT! Pertanyaan samping bisa membeli laptop lengkap kalau ada pelatihan Blog dan Internet Core® 2 Duo. dengan aplikasi pembelajaran di saya akan mengikuti dalam program saya sebenarnya perkembangan komputer Intel itu sudah sampai dimana ya? Terima kasih dalamnya sesuai budget dan selera, ibu susulan saja. (Tauhid, Guru SMAN 13 Surabaya) dua anak itu pun pulang sekaligus membawa tambahan ilmu Sudah berapa tahun ibu pengoperisionalan komputer yang amat mengajar? Jawaban: dia butuhkan, yang sebelumnya tak Sebelas tahun lebih. Sebelumnya kami mengucapkan terima kasih pernah dikuasainya. kepada Ibu Guru di Madiun, semoga informasi yang Berikut bincang-bincang Tabloid Selain mengajar, apakah Ibu juga ada di sini bisa memberikan pengetahuan baru. Klub Guru dengan pengajar di TK Mekar ada pekerjaan lain sebagai sumber Teknologi yang dikembangkan oleh Intel Corpora- Surabaya, usai acara Sagusala Fair pemasukan? tion pada mikroprosesor Intel yang digunakan Surabaya beberapa waktu lalu. Tidak ada. Pagi saya mengajar di TK, dalam sebagian besar komputer di dunia ini sudah sorenya saya ngelesi (mengajar privat Ibu tahu ada program Sagusala SD). sampai pada Teknologi Teknologi nano dengan dari mana? kerapatan 45 nm. Ini berarti kira-kira ukuran Saya mengetahui dan mengikuti Apakah profesi mengajar ini transistor dalam prosesor terakhir buatan Intel program ini dari sebuah iklan. Kemudian sudah sesuai dengan pendidikan adalah 45 nanometer atau 45 x 10-9 mm, atau saya hadir ke sini (gedung Telkom Divre yang Ibu peroleh selama ini? dalam prosesor terbaru Intel, misalnya dalam V Jawa Timur, Jl. Ketintang Surabaya, red) Tentu dong. Saya lulusan 2003 prosesor Intel® Atom®, di dalam prosesor untuk membeli laptop ini. Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra berukuran 26mm2 (2,2 x 2,2 cm2) terdapat lebih Indonesia Unipa/IKIP PGRI Surabaya. dari 47 juta transistor. Teknologi lain yang Setelah punya laptop, apa Sebelumnya saya D2 PGTK dengan rencana Ibu selanjutnya? harapan bisa mengikuti pengangkatan dikembangkan adalah penggunaan listrik yang Ini saya mencoba latihan supaya guru kontrak atau PNS, ternyata tidak lebih hemat, hingga mencapai 20 persen dari nantinya ada peningkatan. Karena bisa lolos, karena lulusan PGTK swasta Teknologi sebelumnya. selama ini kan saya mengajar di TK, jadi 'tidak diakui'. Kebanyakan yang diterima 3. Sistem Operasi (OS) dapat dipilih menggunakan dengan memiliki kemampuan lebih itu dari Unesa (negeri, Red). Kalaupun Berikut ini adalah gambaran perkembangan OS dengan lisensi open-source gratis yang dalam mengoperasionalkan komputer bisa diangkat biasanya diutamakan yang Teknologi Prosesor Intel: ini, harapan saya bisa mengajar di dari SPG Negeri. Dan sekarang saya sudah berbasis Linux ataupun yang berbayar seperti jenjang yang lebih tinggi, misalnya di mulai kuliah S2 di Teknologi Microsoft* Windows XP. Microsoft* SMP. Pembelajaran. Harapan saya sih, setelah menyediakan sistem operasi Windows yang Kebetulan juga saat mendaftar di S2 lulus S2 nanti bisa mengajar di jenjang dikhususkan untuk kalangan pendidikan kemarin, saya juga diharapkan memiliki yang lebih tinggi lagi, misalnya menjadi dengan biaya yang terjangkau untuk sekolah. laptop sendiri. Karena menurut dosen. 4. Komputer yang dilengkapi dengan aplikasi informasi, ketika di S2 saya harus bisa Pembelajaran dan nilai tambah lainnya akan presentasi dan membuat buku. Sebagai guru yang telah mengajar sekian puluh tahun dan masih menjadi memberikan manfaat yang lebih besar kepada Mengapa Ibu kok memilih guru honorer, apa nih harapan Ibu penggunanya, terutama para guru yang membeli laptop dalam program kepada pemerintah sekarang? menggunakan komputer ini sebagai alat Sagusala ini? Bukankah bisa juga Saya berharap pemerintah lebih Pembelajaran yang multiguna. dibeli di toko komputer atau tempat memperhatikan lagi kesejahteraan guru. lainnya? Karena kebanyakan guru TK seperti saya Perbedaan Komputer Lokal dan Impor Ya, saya turut dalam program ini gak katut (tidak lolos, Red) dalam Tanya: Sagusala karena tujuan saya bisa sertifikasi kemarin. Apakah ada perbedaan antara komputer mendapatkan pelatihan ITC. Karena menurut Pak James (James F Tomasow, Kenapa tak bisa lolos program buatan lokal dan buatan luar negeri? Project Manager Sagusala, Red), laptop sertifikasi? ini di dalamnya sudah terinstal program Karena katanya saya harus meng- (Muthoinah, Guru SDN Denanyar Jombang) pembelajaran, sehingga dapat langsung upgrade NUPTK. Karena saya dulu kan D2. dimanfaatkan untuk mengajar. Kemudian ketika menggunakan ijasah S1 Tips dan Trik Memilih Jawab: eh ternyata dibilang NUPTK-nya Sejak kapan Ibu mempunyai cita- berubah. Padahal saya sudah Komputer untuk Pada dasarnya tidak ada perbedaan antara komputer buatan lokal maupun buatan luar negeri cita memiliki laptop sendiri? mempersiapkan semuanya pakai mesin Pembelajaran karena dalam industri komputer, komponen- Sebenarnya tak pernah terpikirkan. Tapi, alhamdilillah ternyata saya sekarang ketik manual dan harus rela begadang tiap malam, ternyata gagal. komponen yang digunakan adalah relatif sama memiliki laptop sendiri. Ini tadi uangnya Tanya: dengan sumber komponen yang sama. Dari segi juga saya dapat dari menguras tabungan Apakah Ibu merasa dipersulit Saya tertarik untuk mengetahui bagaimana mikroprosesor Intel® sendiri, tidak ada perbedaan dan ditambah pinjaman. Hehehe... atau bagaimana dalam pengalaman caranya memilih komputer untuk dipakai dalam dari prosesor Intel® yang digunakan baik di dalam mengurus sertifikasi ini? pendidikan, baik untuk guru, siswa atau sekolah. produk komputer lokal maupun luar negeri. Yang Apa Ibu sebelumnya sudah bisa Ya... mungkin belum rezeki sajalah. Terima kasih menjadi perbedaan adalah dari merek, jaringan mengoperasionalkan laptop dan Jadi dengan adanya laptop baru ini nanti, (M. Faruq, Pengajar di MTs Melirang Gresik) penjualan dan strategi pemasaran yang dilakukan. program di dalamnya? saya bisa mendokumentasikan segala Belum. Makanya, saya pagi-pagi keperluan sertifikasi berikutnya tak lagi sekali rela datang ke acara Sagusala Fair manual, sehingga mungkin bisa lebih ini, agar dapat membeli laptop sekaligus efektif. minta diajari bagaimana cara Baik Ibu, terima kasih atas menggunakannya. Dulu sih pernah waktunya. Semoga sukses selalu. kursus, tapi kan masih pakai program WS Amin... ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ Setyo Purnomo Konten Perlu Diperhatikan KATA pertama saya, alhmadulillah. Di tengah banyaknya pertanyaan guru tentang konteks fasilitas ini dan itu, Klub Guru bisa mengolaborasikan banyak pihak sehingga muncul program ini. Artinya, dari sisi kemudahan kita melihat sebuah perangkat laptop yang telah dilengkapi konten pembelajaran sehingga tepat bila dimiliki oleh guru sebagai sumber belajar. Dengan laptop seperti ini guru bisa memberikan yang terbaik sebagaimana kapasitasnya sebagai pengajar. Menurut saya, setelah Sagusala ini mestinya ditindaklanjuti dengan memperhatikan konten yang tidak boleh terlambat satu jengkal pun dari program Sagusala ini. Jadi, tepat sekali bila selama ini sudah dilaksanakan pelatihan pengenal internet untuk pembelajaran dan sejenisnya. Sehingga begitu guru membeli laptop, mereka lansung bisa beraksi untuk pembelajaran yang lebih baik. Program Sagusala ini sangat bagus. Namun akan lebih baik lagi bila terus disinergikan dengan berbagai pihak, khususnya dengan yang menunjang kian dikembangkannya program ini sehingga guru-guru bisa merasakan benar Para guru mengikuti pelatihan Power Point di SMAN 13 Surabaya dengan dukungan Intel dan Speedy Mobile. manfaatnya.(*)
  • 5. WAWASAN EDISI 02/TAHUN 2009 06 Pembelajaran c. Budaya yaitu kebiasaan-kebiasaan yang LANGKAH PRAKTIS berlaku dalam perilaku keseharian di Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan lingkungan sekolah. Contoh budaya 5 S Nasional Republik Indonesia Nomor 41 Tahun (senyum, salam, sapa, sopan, santun). 2007 tentang Standar Proses untuk Satuan Bermutu Kemudian, budaya belajar tidak hanya di Pendidikan Dasar dan Menengah, dipandu siswa tapi juga di guru dengan terlihatnya langkah praktis pembelajaran bermutu yaitu : guru di saat istirahat berdiskusi atau No. INDIKATOR membaca buku. Budaya religius salat I. KEGIATAN PENDAHULUAN berjama'ah atau membaca Alquran. Budaya 1. Menyiapkan peserta didik secara psikis dan saling membantu jika ada siswa, guru, fisik untuk mengikuti proses pembelajaran. karyawan yang ditimpa musibah. Jika 2. Mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang perilaku ini diamalkan dan terlihat nyata di mengaitkan pengetahuan sebelumnya sekolah oleh siswa, maka hal itu akan dengan materi yang akan dipelajari menjadi pesan dan membekas pada 3. Menjelaskan tujuan pembelajaran atau mereka. kompetensi dasar yang akan dicapai 4. Menyampaikan cakupan materi dan 2. SEGALANYA BERTUJUAN penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus. Semua yang ada di lingkungan sekolah pemanfaatan sumber dayanya tinggi. Dengan mempunyai tujuan. Kebijakan, kebiasaan, aturan II. KEGIATAN INTI Oleh: Syamril Al Bugisyi energi yang sedikit dari guru, maka hasil yang yang dibuat memiliki maksud dan tujuan untuk II.A. EKSPLORASI diperoleh besar. Bagaimana agar itu dapat menjadikan proses pembelajaran dan 1. Melibatkan peserta didik mencari informasi (Sekretaris Klub Guru Jawa Barat) terwujud ? Kuncinya adalah pembelajaran pendidikan berkualitas. Sehingga lingkungan yang luas dan dalam tentang topik/tema bermutu harus dapat dilakukan oleh guru. ditata dengan perencanaan dan merupakan materi yang akan dipelajari dengan Pembelajaran yang bermutu harus bagian dari kurikulum. Ucapan selamat datang menerapkan prinsip alam takambang jadi “P EMBELAJARAN adalah proses memiliki ciri 3M yaitu: Menyenangkan: siswa di gerbang, pesan-pesan kata mutiara, tempat guru dan belajar dari aneka sumber. interaksi peserta didik dengan mengikuti pembelajaran dengan perasaan sampah, pohon-pohon yang ditanam dan 2. Menggunakan beragam pendekatan pendidik dan sumber belajar riang, gembira dan bahagia sehingga siswa sebagainya tidak asal dibuat. Semua punya pembelajaran, media pembelajaran, dan pada suatu lingkungan belajar. terlibat penuh, antusias dan ceria. Memuaskan: tujuan agar siswa dapat terkondisikan dan sumber belajar lain. (UU No. 12 Tahun 2003 Pasal 1 kebutuhan dan rasa ingin tahu siswa terpenuhi merasakan belajar yang menyenangkan, 3. Menfasilitasi terjadinya interaksi ayat 20). sehingga mereka mau kembali belajar. Dari sisi memuaskan dan membekas. Lingkungan yang antarpeserta didik serta antara peserta didik Proses pembelajaran pada satuan guru, indikator pencapaian terpenuhi sehingga ada pun dapat dimanfaatkan sebagai media dengan guru, lingkungan dan sumber pendidikan diselenggarakan secara interaktif, juga muncul kepuasan. Membekas: apa yang belajar seperti taman sekolah dijadikan belajar lainnya. inspiratif, menyenangkan, meanntang, diajarkan secara kognitif membekas di pikiran "learning park", tempat siswa dan guru belajar. 4. Melibatkan peserta didik secara aktif dalam memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi siswa sehingga tidak akan lupa. Selain itu secara Pohon-pohon yang ada juga bagian dari setiap kegiatan pembelajaran. aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi afektif dan psikomotorik akan membentuk pelajaran sains. Ditanam untuk dipelajari oleh 5. Menfasilitasi peserta didik melakukan prakarsa, kreativitas, dan kemandiria sesuai perilaku baru pada siswa menjadi lebih baik. siswa. percobaan di laboratorium, studio, atau dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik Agar guru dapat mengajar dengan 3M lapangan. serta psikologis peserta didik. (PP No. 19 Tahun maka guru dalam setiap pembelajarannya 2005 Pasal 19 ayat 1)." harus: Attraktif: menarik perhatian sehingga II.B. ELABORASI siswa mau, senang dan aktif belajar. Interaktif: 1. Membiasakan peserta didik membaca dan Pertanyaan mendasar yang dapat kita dapat mengajar dengan kreatif dan efektif menulis yang beragam melalui tugas-tugas ajukan adalah bagaimanakah kondisi proses sehingga siswa menguasai ilmu yang dipelajari. tertentu yang bermakna. belajar mengajar di sekolah? Apakah sudah Dan yang ketiga Inspiratif: dapat menggugah 2. Menfasilitasi peserta didik melalui bermutu? Apakah parameter pembelajaran dan memotivasi siswa untuk terus mencintai, pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk yang bermutu? Apakah guru sudah mengembangkan dan menyebarkan ilmunya. memunculkan gagasan baru baik secara mengoptimalkan seluruh potensi yang ada? Sehingga dapat didefinisikan bahwa lisan maupun tertulis. pembelajaran 3M sebagai pembelajaran 3. Memberi kesempatan untuk berpikir, PROSES BELAJAR MENGAJAR bermutu adalah: "Keadaan dan suasana kelas menganalisis, menyelesaikan masalah, dan DI SEKOLAH yang mampu mengundang anak untuk bertindak tanpa rasa takut. Kami pernah bertanya kepada siswa beraktivitas secara penuh dan memberikan 4. Menfasilitasi peserta didik dalam bagaimana pendapat mereka tentang proses pengalaman belajar yang menyenangkan, pembelajaran kooperatif dan kolaboratif. belajar mengajar yang terjadi di sekolah, memuaskan serta membekas secara mendalam 5. Menfasilitasi peserta didik berkompetisi mereka mengemukakan pendapat berikut: kepada anak dengan bimbingan guru yang secara sehat untuk meningkatkan prestasi "Membosankan, guru monoton ngajarnya. atraktif, interaktif dan inspiratif". belajar. Ngajar cuma nulis-nulis di papan tulis aja, kita Manfaat yang dapat diperoleh yaitu: (1) 6. Menfasilitasi peserta didik membuat tidak mengerti apa yang guru ajarkan". Segala potensi siswa dapat berkembang secara laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan "Gurunya tidak jelas neranginnya, utuh sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan maupun tertulis, secara individual maupun monoton, boring". hidupnya, (2) Tumbuh rasa cinta dan semangat kelompok. "Pelajarannya enak, gurunya 'enak', kita belajar, yang akan menjadikan dirinya menjadi 7. Menfasilitasi peserta didik untuk juga semangat". pebelajar sepanjang hayat (life long learner), menyajikan hasil kerja individual maupun Ternyata sebagian besar merasakan dan (3) Siswa terus mengembangkan diri kelompok. kebosanan, tidak menarik atau menakutkan. sehingga dapat menjadi pengembang, 8. Menfasilitasi peserta didik melakukan Tidak berkaitan dengan dunia mereka, tidak pencipta dan penyebar ilmu 3. PENGALAMAN SEBELUM pameran, turnamen, festival, serta produk banyak manfaatnya. Akibatnya siswa kurang Dasar itu semua adalah kreativitas yaitu PEMBERIAN NAMA yang dihasilkan. bersemangat dalam belajar dan pencapaian kemampuan menghasilkan ide dan gagasan Otak manusia berkembang pesat dengan 9. Menfasilitasi peserta didik melakukan kompetensi dan target pun tidak optimal. baru atau 'berbeda' untuk pembelajaran adanya rangsangan kompleks, yang akan kegiatan yang menumbuhkan kebanggaan Lebih jauh lagi bisa berakibat siswa malas ke dengan memanfaatkan segala potensi yang ada. menggerakkan rasa ingin tahu. Oleh karena itu dan rasa percaya diri peserta didik. sekolah, stres dan jika terus berlanjut dapat Kreativitas tidak selalu harus baru, tetapi bisa proses belajar paling baik terjadi ketika siswa jatuh sakit. juga dari apa yang sudah ada dimodifikasi telah mengalami informasi sebelum mereka II.C. KONFIRMASI Jika kita bertanya kepada guru apa yang sehingga sedikit berbeda. Kreativitas tidak memperoleh nama apa yang mereka pelajari. 1. Memberikan umpan balik positif dan mereka inginkan tentang pembelajaran, maka selalu harus mahal dan menggunakan Dalam praktiknya, dapat diberikan hal-hal penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, pasti guru ingin: teknologi canggih. Barang-barang bekas, murah yang membuat siswa penasaran terkait dengan isyarat, maupun hadiah terhadap 1. Semua anak menyukai belajar. Anak-anak dan sederhana juga dapat dimanfaatkan. apa yang akan dipelajari. Atau lingkungan keberhasilan peserta didik. senang semua mata pelajaran. Tidak ada Sebagaimana dikemukakan pada syair berikut dirancang di saat tertentu sesuai dengan topik 2. Memberikan konfirmasi terhadap hasil perbedaan mata pelajaran yang disenangi (terinspirasi dari Lagu: Begadang oleh Rhoma apa yang dipelajari saat itu. Jika pekan ini eksplorasi dan elaborasi peserta didik dan tidak disenangi. Baik kesenian, Irama) : topiknya adalah tentang serangga, maka di luar melalui berbagai sumber. matematika, olahraga, sains, dan sebagainya dan di dalam kelas dibuat gambar-gambar 3. Menfasilitasi peserta didik melakukan semuanya disenangi siswa. Mengajar mari mengajar serangga atau boneka serangga yang beraneka refleksi untuk memperoleh pengalaman 2. Anak mendapatkan manfaat penuh dari Dengan cara yang kreatif macam. Ada yang ditempel, digantung di belajar yang telah dilakukan. belajar. Apa yang dipelajari akan berguna Gunakan apa saja yang ada langit-langit dan mungkin juga asesoris 4. Menfasilitasi peserta didik untuk dalam kehidupan siswa di masa kini maupun Yang penting bermanfaat gurunya semuanya ada hubungan dengan memperoleh pengalaman yang bermakna masa datang. serangga. Sehingga siswa merasakan atmosfer dalam mencapai kompetensi dasar 3. Anak bersemangat untuk terus belajar, tidak Tak perlu beli barang yang mahal 'serangga' yang akan mereka pelajari. a. berfungsi sebagai narasumber dan hanya di sekolah. Di rumah, di masyarakat Kalau memang tak punya uang yang Pengalaman ini di dalam dan di luar kelas akan fasilitator dalam menjawab pertanyaan anak terus belajar meskipun tidak diberi banyak merangsang otak siswa untuk belajar dan peserta didik yang menghadapi tugas atau PR. Cari saja barang bekas pakai memudahkan proses pembelajaran yang kesulitan, dengan menggunakan bahasa Jadi bahan ajar bila guru kreatif efektif berjadi. yang baku dan benar. Dari uraian di atas, terdapat kesenjangan Kalau begitu mengajar mudah b. membantu menyelesaikan masalah. antara harapan guru dan pandangan siswa. Siswanya senang gurunya tenang 4. AKUI SETIAP USAHA c. memberi acuan agar peserta didik dapat Bagaimana mengatasi itu semua? Bagaimana Belajar mengandung risiko. Belajar berarti melakukan pengecekan hasil eksplorasi. caranya agar antara harapan dan kenyataan PRINSIP-PRINSIP melangkah keluar dari kenyamanan. Pada saat d. memberi informasi untuk bereksplorasi sesuai? PEMBELAJARAN BERMUTU siswa mengambil langkah ini, mereka patut lebih jauh Dalam melaksanakan proses belajar mendapat pengakuan atas kecakapan dan e. memberikan motivasi kepada peserta PEMBELAJARAN BERMUTU: mengajar berkualitas hendaknya mengacu para kepercayaan diri mereka. didik yang kurang atau belum PEMBELAJARAN 3M prinsip-prinsip berikut (diadaptasi dari prinsip Biasanya guru pelit memberikan berpartisipasi aktif. Sebelum menjelaskan lebih jauh tentang Quantum Teaching: Bobbi de Porter, dkk, 2007) : pengakuan dan penghargaan kepada siswa pembelajaran bermutu maka penulis ingin karena menganggap kemampuan yang baru III. KEGIATAN PENUTUP mengemukakan contoh sebagai analogi 1. SEGALANYA BERBICARA dimiliki siswa, biasa-biasa saja. Memang bagi 1. Bersama-sama dengan peserta diik dan/atau tentang pembelajaran bermutu. Segalanya dari lingkungan baik di dalam guru bukan hal yang luar biasa, tapi bagi siswa sendiri membuat rangkuman/simpulan kelas maupun di luar kelas, semuanya sangat luar biasa. pelajaran. "Di rumah tangga, untuk penerangan mengirimkan pesan tentang belajar. Jika Aplikasinya dapat dilakukan dengan 2. Melakukan penilaian dan/atau refleksi ruangan atau kamar biasanya digunakan lampu lingkungan disekolah dibagi dalam 3 jenis memberikan penghargaan sekecil apapun, terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan listrik. Ada dua jenis lampu yaitu lampu tabung yaitu: tetapi akan sangat berarti bagi siswa. Untuk secara konsisten dan terprogram. (tube lamp:TL) dan lampu pijar. Dari dua jenis a. Orang-orang yaitu kepala sekolah, guru- anak-anak SD jika dia berhasil maka dapat 3. Memberikan umpan balik terhadap proses lampu ini ternyata untuk besar daya yang sama, guru, karyawan TU, petugas kebersihan, diberikan 'bintang' yang dipasang di dan hasil pembelajaran. tingkat cahayanya berbeda. Lampu TL 15 Watt petugas keamanan dan sebagainya: maka pakaiannya atau juga ditempel di dinding 4. Merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam lebih terang daripada lampu pijar 15 Watt. mulai dari hal yang asesoris seperti pakaian khusus. Bisa juga diumumkan di tempat terbuka bentuk pembelajaran remedi, program Mengapa terjadi demikian? Hal ini karena yang mereka gunakan, sampai yang dapat di luar kelas yang akan dibaca oleh semua siswa. pengayaan, layanan konseling dan/atau efisiensi kedua lampu tersebut dalam dirasakan seperti perilaku, ucapan, Pengakuan seperti ini akan memberikan memberikan tugas baik tugas individual mengubah energi menjadi cahaya yang senyuman dan lainnya semuanya kebanggaan pada siswa dan mereka akan maupun kelompok sesuai dengan hasil berbeda. Lampu TL dapat mengubah sekitar berkontribusi positif atau negatif pada semakin semangat belajar. belajar peserta didik. 80% energi menjadi cahaya. Lampu pijar hanya pembelajaran. Pakaian yang rapih, ucapan 5. Menyampaikan rencana pelajaran pada dapat mengubah sekitar 35% energi menjadi yang sopan, senyuman yang tulus, perilaku 5. JIKA LAYAK DIPELAJARI MAKA LAYAK pertemuan berikutnya. cahaya. Oleh karena itu, wajar saja lampu TL jadi yang baik akan memberikan pesan belajar PULA DIRAYAKAN. lebih terang karena lebih efisien. Akibatnya yang positif dan akan memberikan rasa Perayaan adalah sarapan para juara. SIMPULAN sebagian besar masyarakat menggunakan senang dan nyaman pada siswa dalam Perayaan memberikan umpan balik mengenai Mutu pendidikan ditentukan oleh mutu lampu TL meskipun harganya relatif lebih belajar. kemajuan dan meningkatkan asosiasi emosi pembelajaran. Pendidikan yang bermutu dapat mahal, tetapi dalam jangka panjang lebih b. Alam yaitu gapura gerbang, bangunan positif dengan belajar. diraih jika pembelajaran juga bermutu. hemat pembiayaan". sekolah, tulisan-tulisan pada dinding atau Aplikasinya selain di nomor 4 , dapat juga Pembelajaran yang bermutu, hanya dapat tempat khusus, pohon-pohon, taman, dilakukan dengan mengadakan acara khusus diwujudkan jika gurunya juga bermutu. Guru Apa hubungan cerita di atas dengan tempelan gambar atau tulisan di dalam setiap bulan untuk penampilan karya siswa bermutu sebagai guru profesional, wajib pembelajaran? atau di luar kelas semuanya juga terbaik di depan seluruh warga sekolah memiliki kompetensi pedagogik, kepribadian, Jika kita analogikan pembelajaran dengan mengirimkan pesan belajar sehingga harus termasuk orang tua. Hal seperti ini akan sosial dan profesional. lampu, maka dapat dikatakan bahwa dibuat dengan indah, pesannya memberikan pengakuan, apalagi acara pembelajaran yang bermutu itu seperti lampu menggugah, memberikan kenyamanan, dirancang meriah dan berkesan tetapi tetap Penulis adalah Sekretaris Klub Guru Jawa Barat dan TL. Daya serap siswa besar karena efisiensi keamanan. sederhana. Direktur Eksekutif LPP Salman ITB
  • 6. WAWASAN EDISI 02/TAHUN 2009 07 Multikecerdasan Siswa yang Disia-siakan Sekolah Bahkan pakar Psikologi semacam Howard Gardner & Associates konon memiliki daftar 25 nama kecerdasan manusia termasuk misalnya saja Kecerdasan Visual/Spasial, Kecerdasan Natural (kemampuan untuk menyelaraksan diri dengan alam), atau Kecerdasan Linguistik (kemampuan membaca, menulis, berkata-kata), Kecerdasan Logika (menalar atau menghitung), Kecerdasan Kinestik/Fisik (kemampuan mengolah fisik seperti penari, atlet, dll), Kecerdasan sosial yang dibagi menjadi Intrapersonal dan Interpersonal (Dr. Steve Hallam, Creative and leadership, Colloquium in Business, Fall: 2002). Oleh: DR. SUYATNO, M.PD (Ketua Jurusan Bahasa dan KECERDASAN INTELEKTUAL, Sastra Indonesia, Unesa) EMOSIONAL & SPIRITUAL Sudah bertahun-tahun dunia akademik, dunia militer (sistem rekrutmen dan promosi Semua guru teramat paham personel militer) dan dunia kerja, kalau siswa mempunyai menggunakan IQ sebagai standar mengukur multikecerdasan. Bahkan, kecerdasan seseorang.Tetapi namanya juga mereka mengikuti dengan temuan manusia, istilah teknis yang berasal dari hasil kerja Alfred Binet ini (1857 - 1911) lama seksama berbagai diskusi dan kelamaan mendapat sorotan dari para ahli dan bahasan tentang mereka mencatat sedikitnya ada dua multikecerdasan. Namun, kelemahan (bukan kesalahan) yang menuntut penerapan di sekolah tetap untuk diperbaruhi, yaitu: saja dengan pola A. PEMAHAMAN ABSOLUT TERHADAP monokecerdasan seperti pola SKOR IQ sekolah zaman dahulu. Lalu, Steve Hallam berpandangan, pendapat yang perubahannya di mana? menyatakan kecerdasan manusia itu sudah seperti angka mati dan tidak bisa diubah, adalah tidak tepat. Penemuan modern S EKALI lagi, guru-guru teramat menunjuk pada fakta bahwa kecerdasan paham bahwa manusia adalah manusia itu hanya 42% yang dibawa dari makhluk yang paling cerdas, dan lahir, sementara sisanya, 58% merupakan Tuhan, melengkapi manusia dengan hasil dari proses belajar. komponen kecerdasan yang paling kompleks. Sejumlah temuan para ahli mengarah pada B. CAKUPAN KECERDASAN MANUSIA : fakta bahwa manusia adalah makhluk yang KECERDASAN NALAR, MATEMATIKA diciptakan paling unggul dan akan menjadi DAN LOGIKA unggul asalkan bisa menggunakan Steve Hallam sekali lagi mengatakan bahwa keunggulannya. Kemampuan menggunakan pandangan tersebut tidaklah tepat, sebab keunggulan ini dikatakan oleh William W dewasa ini makin banyak pembuktian yang Hewitt, pengarang buku The Mind Power, mengarah pada fakta bahwa kecerdasan sebagai faktor yang membedakan antara orang manusia itu bermacam-macam. Buktinya, jenius dan orang yang tidak jenius di Michael Jordan dikatakan cerdas selama bidangnya. berhubungan dengan bola basket. Mozart Sayangnya, menurut Leonardo Da Vinci, dikatakan cerdas selama berurusan dengan dan sudah menjadi ter-kavling-kavling kebutuhan dan perasaan orang lain menjadi kebanyakan manusia me-nganggur-kan musik. Mike Tyson dikatakan cerdas selama sedemikian rupa. Kecerdasan spiritual lebih faktor penting dalam menimbang dan kecerdasan itu. Punya mata hanya untuk berhubungan dengan ring tinju. berurusan dengan pencerahan jiwa. Orang memutuskan. Banyak fakta dan dinamika dalam melihat tetapi tidak untuk memperhatikan, yang ber - SQ tinggi mampu memaknai hidup ini, yang harus dipertimbangkan, punya perasaan hanya untuk merasakan tetapi penderitaan hidup dengan memberi makna sehingga kita tidak bisa menggunakan rumusan tidak untuk menyadari, punya telinga hanya SEPUTAR KECERDASAN positif pada setiap peristiwa, masalah, bahkan logika - matematis untung rugi. untuk mendengar tetapi tidak untuk EMOSIONAL (EQ) penderitaan yang dialaminya. Dengan Kita pun sering menjumpai kenyataan, mendengarkan dan seterusnya. Guru dan Daniel Golemen, dalam bukunya Emotional memberi makna yang positif itu, ia mampu bahwa faktor human touch, turut sekolah termasuk orang yang menganggurkan Intelligence (1994) menyatakan bahwa membangkitkan jiwanya dan melakukan mempengaruhi penerimaan atau penolakan kemampuannya untuk mengelola "kontribusi IQ bagi keberhasilan seseorang perbuatan dan tindakan yang positif. seseorang terhadap kita (perlakuan kita, ide-ide multikecerdasan siswa. hanya sekitar 20 % dan sisanya yang 80 % atau bahkan bantuan yang kita tawarkan pada Saat ini, yang dipakai masih ditentukan oleh serumpun faktor-faktor yang mereka). Salah satu contoh kongkrit, di monokecerdasan yang digagas oleh Binnet disebut Kecerdasan Emosional. Dari nama PENERAPAN IQ-EQ-SQ DALAM Indonesia, budaya "kekeluargaan" sangat kental dengan konsep IQ-nya. Kebijakan dinas tehnis itu ada yang berpendapat bahwa kalau KEHIDUPAN mendominasi dan mempengaruhi perjanjian pendidikan juga mengacu pada konsep lama. IQ mengangkat fungsi pikiran, EQ mengangkat IQ, EQ, dan SQ bisa digunakan dalam bisnis, atau bahkan penyelesaian konflik. Meskipun, petinggi pendidikan itu teramat fungsi perasaan. Orang yang ber-EQ tinggi akan mengambil keputusan tentang hidup kita. Kenyataannya, hal di atas hanya sebatas paham tentang multikecerdasan itu. lalu, kapan berupaya menciptakan keseimbangan dalam Seperti yang kita alami setiap hari, keputusan dibaca guru namun tidak pernah menjadi dimulai penerapannya? Era setelah Binnet ada dirinya; bisa mengusahakan kebahagian dari yang kita buat, berasal dari proses: bagian dari sistem pendidikan. Bukannya guru Thorndike sebagai salah satu ahli yang dalam dirinya sendiri dan bisa mengubah 1) merumuskan keputusan, 2) menjalankan tidak mau menerapkan tetapi aturan membagi kecerdasan manusia menjadi tiga, sesuatu yang buruk menjadi sesuatu yang keputusan atau eksekusi, 3) menyikapi hasil pendidikan tidak juga beranjak dari pola yaitu kecerdasan Abstrak -- Kemampuan positif dan bermanfaat pelaksanaan keputusan. monokecerdasan. Meskipun, perlu diakui memahami simbol matematis atau bahasa, Rumusan keputusan itu seyogyanya bahwa IQ, EQ dan SQ adalah perangkat yang Kecerdasan Konkret -- kemampuan memahami didasarkan pada fakta yang kita temukan di bekerja dalam satu kesatuan sistem yang saling objek nyata dan Kecerdasan Sosial - SEPUTAR KECERDASAN SPIRITUAL lapangan realita (apa yang terjadi) - bukan terkait (interconnected) di dalam diri kita, kemampuan untuk memahami dan mengelola Danah Zohar, penggagas istilah tehnis SQ berdasarkan pada kebiasaan atau preferensi sehingga tak mungkin juga kita pisah-pisahkan hubungan manusia yang dikatakan menjadi (Kecerdasan Spiritual) dikatakan bahwa kalau pribadi suka - tidak suka. Kita bisa menggunakan fungsinya. Berhubungan dengan orang lain akar istilah Kecerdasan Emosional (Stephen Jay IQ bekerja untuk melihat ke luar (mata pikiran), IQ yang menonjolkan kemampuan logika tetap membutuhkan otak dan keyakinan sama Could, On Intelligence, Monash Univer- dan EQ bekerja mengolah yang di dalam berpikir untuk menemukan fakta obyektif, halnya dengan keyakinan yang tetap sity:1994) (telinga perasaan), maka SQ (spiritual quotient) akurat, dan untuk memprediksi resiko, melihat membutuhkan otak dan perasaan. Seperti kata Pakar lain seperti Charles Handy juga menunjuk pada kondisi 'pusat-diri' ( Danah konsekuensi dari setiap pilihan keputusan yang Thomas Jefferson atau Anthony Robbins, punya daftar kecerdasan yang lebih banyak, Zohar & Ian Marshall: SQ the ultimate ada. meskipun keputusan yang dibuat harus yaitu: Kecerdasan Logika (menalar dan intelligence: 2001). Rencana keputusan yang hendak kita ambil berdasarkan pengetahuan dan keyakinan menghitung), Kecerdasan Praktik (kemampuan Kecerdasan ini adalah kecerdasan yang - hasil dari penyaringan logika, juga tidak bisa sekuat batu karang, tetapi dalam mempraktikkan ide), Kecerdasan Verbal (bahasa mengangkat fungsi jiwa sebagai perangkat begitu saja diterapkan, semata-mata demi pelaksanaannya, perlu dijalankan se-fleksibel komunikasi), Kecerdasan Musik, Kecerdasan internal diri yang memiliki kemampuan dan kepentingan dan keuntungan diri kita sendiri. orang berenang. Intrapersonal (berhubungan ke dalam diri), kepekaan dalam melihat makna yang ada di Bagaimana pun, kita hidup bersama dan dalam Kecerdasan Interpersonal (berhubungan ke balik kenyataan apa adanya ini. Kecerdasan ini proses interaksi yang konstan dengan orang Tulisan ini sebelumnya telah luar diri dengan orang lain) dan Kecerdasan bukan kecerdasan agama dalam versi yang lain. Oleh sebab itu, salah satu kemampuan EQ, di-post-kan dalam blog Spasial (Inside Organizaion: 1990) dibatasi oleh kepentingan-pengertian manusia yaitu kemampuan memahami (empati) www.garduguru.com
  • 7. LENSA KLUB GURU INDONESIA EDISI 02/TAHUN 2009 08 Pertamina Bantu 1.000 Sepeda Gratis Untuk Sekolah P T Pertamina (Persero) kembali rektor Udinus Jateng. memberikan komitmennya Komitmen paling besar ditunjukkan dalam membudayakan hemat PT Pertamina yang menyumbang sekitar energi, memajukan pendidikan, 1.300 unit sepeda. "Pembagian kali ini di kesehatan lingkungan. Minggu, 14 Juni Bekasi paling besar, yaitu membagi 1000 2009 lalu, bekerja sama dengan unit sepeda ke 200 sekolah di empat Konsorsium Sepeda Sekolah Indonesia, kecamatan," tegas Danang. Sebelumnya, PT Pertamina memberikan 1000 unit Konsorsium SSI menyalurkan pembagian sepeda secara gratis ke 200 sekolah di sepeda di Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Kabupaten Bekasi. Acara direncanakan Semarang Jawa Tengah, Surabaya, Gresik, dibuka oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Sidoarjo-Jawa Timur- dan di Pendopo Heryawan. Sumatera Barat. Konsorsium Sepeda Sekolah Indone- Ada empat kecamatan yang menjadi sia merupakan perkumpulan sejumlah sasaran pemberian, yakni Kecamatan elemen organisasi yang sangat peduli Babelan (412 unit sepeda), Kecamatan pada pendidikan dan lingkungan. Tarumajaya (248 unit sepeda), Cabang Konsorsium SSI terdiri atas Klub Guru Bungin (180 unit sepeda), Muara Indonesia, CBE, Bike To Work, Ikatan Gembong (160 unit sepeda). Alumni UI, Ikatan Alumni ITB dan Ikatan Kontan saja pemberian ini disambut Alumni ITS (dalam proses adminsitrasi). gempita oleh Agnes. Siswa SDN 01 Konsorsium bertujuan untuk Babelan, Kecamatan Babelan, Bekasi. menyelamatkan siswa dari ancaman Agnes langsung berteriak kegirangan putus sekolah akibat tingginya harga begitu diberi tahu akan mendapatkan BBM. seiring perjalanan waktu, sepeda. "Terima kasih, Mas," katanya. konsorsium melihat pemberian sepeda Agnes siswa kelas lima ini memang Semyum bahagia langsung terurai di bibir para siswa penerima bantuan sepeda dari PT Pertamina. Para aktivis yang tergabung ke sekolah merupakan upaya penting tak begitu menonjol di kelasnya. Tetapi, ia dalam konsorsium SUS (Sepeda Untuk Sekolah) pun turut bersama siswa larut dalam kecerian, saat pembagian 1.000 sepeda untuk membudayakan siswa sangat aktif mengikuti kegiatan di Bekasi, Jawa Barat. menerapkan hidup hemat energi sejak ekstrakurikuler terutama paduan suara. dini dengan menggunakan sepeda ke Sayang ia tak berani muluk-muluk memasak mi instan untuk kedua adiknya. Hadirnya bantuan sepeda kelak akan sekolah. "Selain sehat juga bebas polusi," menggantungkan cita-citanya. Menjadi Setelah itu ia harus siap-siap berangkat sedikit membuatnya tersenyum. tegas Ketua Konsorsium SSI, Danang penyanyi seperti Krisdayanti atau Agnes ke sekolah. "Dari rumah ke sekolah sekitar Ya, sedikit senyum Agnes, semoga Caksono. Monica juga tak ada dalam bayangannya. setengah jam dengan berjalan kaki," bisa menjadi harapan baru baginya. Awalnya gagasan memberikan "Saya ingin bisa sekolah sampai SMA tutur Agnes ketika dijumpai di rumahnya. Dari 1000 siswa yang menerima sepeda untuk sekolah dilakukan Mapala saja," katanya dengan tersipu. Jika ia berangkat, kedua adiknya sepeda, sosok-sosok seperti Agnes ini UI di Jawa Tengah. Karena idenya yang Keseharian Agnes sangat luar biasa. dititipkan ke tetangganya. cukup banyak. Anak-anak buruh, luar biasa tersebut, Konsorsium SSI Bapak-ibunya hanya buruh toko yang Kehidupan keluarga Agnes memang pekerja, pedagang kecil, hingga mengambil alih program ini untuk saban hari berangkat pagi buta dan memprihatinkan. Rumah petak yang pemulung tersentuh oleh program dikembangkan dan disosialisasikan pulang larut malam. Setiap hari ia ditempatinya jauh dari sederhana. Rumah Sepeda Untuk Sekolah ini. kepada masyarakat luas. Gayung bersama dua adiknya, satu perempuan dengan tembok belum diplester dan Inilah generasi bangsa yang akan bersambut sejumlah pribadi usia sekitar 5 tahun dan satunya laki-laki lantai semen yang sudah mulai keropos mengisi Indonesia kelak, dengan senyum, menyumbang sepeda, PT Pertamina, ILuni berusia 2 tahun. Jika ibunya tak sempat menjadi bagian hidupnya. Tetapi Agnes dengan semangat, tekad yang kuat, terus UI, IKA ITS, PT Telekomindo Priya Karya, memasak, Agnes lah yang menggantikan tetap menjalani hidupnya dengan suka menempuh pendidikan: ayo bersepeda, perusahaan telekomunikasi, hingga peran kedua orang tuanya. Ia yang cita. Tak ada kesan menyesali diri. tetap sehat, bebas polusi.(hb) Saatnya H IDUP tidak dapat dilepaskan dari lancar. Sebesar 65 persen penduduk Indonesia Indonesia, terlalu sayang bila hanya dilihat pendidikan. Sebab, manusia berpendidikan SD, bahkan tidak tamat. Selain itu, sekilas saja. Tinggalkan diciptakan bukan hanya untuk hidup. kualitas pendidikan di negara ini pun dinilai Ulasan ringan, segar, dan bisa seiring dengan Ada tujuan yang lebih mulia dari masih rendah jika dibandingkan dengan negara perkembangan zaman. Itulah yang saya cerna sekadar hidup yang harus diwujudkan. lain. Tak heran jika Indonesia hanya menempati dari tulisan-tulisan Satria Dharma, Indra Djati Sidi, Hal itu memerlukan ilmu yang diperoleh dari urutan ke-102 di antara 107 negara di dunia dan dan Ahmad Rizali dalam buku ini. Pola pendidikan. urutan ke-41 di antara 47 negara di Asia. Bila hidup sangat berkaitan dengan Di antara satu juta penduduk di Amerika, **** pendidikan, faktor penting -bahkan penentu 6.500 orang bergelar S-3 (doktor), Israel 16.500, Usang hitam putihnya pendidikan- adalah guru Prancis 5.000, Jerman 4.000, dan India 1.300 Dalam salah satu ulasan, Ahmad Rizali (Izzudin Karimi: 2005). Benar! Guru bukanlah orang. Semua itu hasil dari pendidikan yang mencoba mengungkapkan realita bahwa guru satu-satunya instrumen pendidikan. Masih ada bermutu. Negara Asia lainnya seperti Korea kebanyakan adalah guru yang selalu ingin buku, kurikulum, peletak kurikulum, pembuat Selatan juga memberikan prioritas untuk muridnya langsung benar. Proses belajar adalah demi kebijakan pendidikan, dan seterusnya. Namun, di kemajuan pendidikan. Pengadaan sandang, proses berbuat kesalahan dan memperbaiki, antara sederet instrumen itu, guru adalah ujung pangan, dan papan perlu, tapi pembangunan salah kembali dan diperbaiki kembali. Jika tak tombak. Ibarat satu kesebelasan sepak bola, pendidikan jangan sampai dianaktirikan. pernah melakukan kesalahan, kapan sang murid Kemajuan striker memegang peran sentral untuk Kemajuan sebuah negara sangat ditentukan mengetahui dan menghayati kebenaran? mencapai tujuan, yaitu mencetak gol. Jika striker tingkat pendidikan sumber daya manusianya. Rizali menambahkan, guru saat ini adalah mandul, hal itu akan memengaruhi performa Contoh lainnya, pada 1970-an Malaysia masih mereka yang mendorong muridnya dan hasil akhir pertandingan. Bila guru "mandul", mengimpor tenaga pengajar dari Indonesia. menjalankan keinginan dan impian gurunya, hasil pendidikan akan rendah. Maka, tak salah jika Kini, pendidikan di Malaysia jauh di atas impian kepala sekolah , bahkan impian wali kota. muncul ungkapan "Guru kencing berdiri, murid Indonesia. Sehingga, murid dipaksa untuk "mengisi" kencing berlari." Tak ayal, perhatian guru dalam Mengapa? Sebab, pemerintahnya cetakan yang dibuat gurunya, bukan mengajak dunia pendidikan adalah prioritas. Pahlawan memberikan perhatian yang sangat serius. Tidak dan membimbing muridnya membuat cetakan tanpa tanda jasa itu memikul tugas dan seperti di Indonesia, pendidikan belum begitu yang diinginkan oleh murid (hal 73). tanggung jawab yang tidak ringan. disentuh secara menyeluruh, apalagi Dasar agenda pendidikan ke depan masih membentuk wadah menjembatani aspirasi dan panjang. Meliputi pembahasan kurikulum, **** suara guru. Harus diakui bahwa lulusan dari pembaruan dalam proses pembelajaran, lembaga pendidikan di Indonesia kurang pembenahan manajemen pendidikan nasional, Krisis multidimensi di negeri ini, mau tak relevan dengan kebutuhan tenaga yang pembenahan pengelolaan guru, dan mencari mau, membuka mata kita terhadap mutu diperlukan sehingga hasilnya kurang efektif dan serta mengembangkan berbagai sumber pendidikan Indonesia. Demikian pula halnya mendorong terjadinya pengangguran alternatif pembiayaan pendidikan. dengan sumber daya manusia hasil pendidikan intelektual. Masalah tersebut masih ditambah Pesan sederhana yang disampaikan Satria di nusantara ini. Memang, penyebab krisis dengan minimnya fasilitas pendidikan yang Dharma, Ahmad Rizali, dan Indra Djati Sidi dalam tersebut begitu kompleks. Namun, tak memadai dan tenaga pengajar yang berkualitas buku ini adalah ajakan kepada seluruh dimungkiri bahwa penyebab utamanya adalah pula. Karena itu, harus ada perubahan! komponen pendidikan, khususnya guru, untuk sumber daya manusia itu sendiri yang kurang Satria Dharma, tokoh dan pengamat mau mengembangkan diri dan meninggalkan bermutu. Jangankan bicara profesionalisme, pendidikan dari Balikpapan, Kalimantan Timur, pola usang demi kemajuan pendidikan itu terkadang sikap manusia Indonesia yang paling menegaskan bahwa guru memegang peran sendiri. Yakni, dari konvesional menuju merisaukan adalah seringnya bertindak tanpa yang amat penting sebagai pemimpin profesional. Judul buku: moralitas. perubahan. Gurulah yang mampu Buku ini tidak melulu mengupas tentang Maka, di sinilah pentingnya peran seorang menggerakkan bangsa ini untuk maju, dalam hal guru. Beberapa masalah pendidikan pun Dari Guru Konvensional guru dalam membentuk sumber daya manusia ini mendidik dan melahirkan generasi diungkapkan dengan bahasa otokritik yang Menuju Guru Profesional yang berwawasan dan berkualitas. Seperti berkualitas dan berprestasi. halus. Mulai masalah sekolah menengah Penulis: Ahmad Rizali, Indra perkembangan zaman dan majunya teknologi, Dari situlah, tercetus ide dari Satria tentang kejuruan, ujian akhir nasional (unas), Djati Sidi, Satria Dharma guru pun dituntut untuk selalu meng-update pembentukan Indonesian Teachers Club atau membaca, hingga sekolah bertaraf Tebal :246 halaman inovasi dan kreativitasnya. Tidak mungkin guru cikal bakal Klub Guru Indonesia, yang mampu internasional. Semuanya disajikan dalam Penerbit: sekarang hanya mengandalkan pengalaman menampung aspirasi dan inovasi para guru paparan yang ringan dan baik. Tentu saja, PT Gramedia Widiasarana serta kemampuan mengajar saja. dengan satu kata: sinergi! tujuannya untuk membangun dan Indonesia (Grasindo) Jakarta Harus diakui, perkembangan pendidikan di Buku ini ibarat sebuah museum pendidikan membangkitkan semangat para pendidik di Tahun Terbit: 2009 Amerika, Jepang, dan negara-negara lain di Asia yang amat berharga. Pandangan-pandangan dan negeri ini. Buku ini sangat pantas dan perlu Peresensi: dan Eropa hampir merata. Sebab, anggaran yang kritik membangun terhadap wajah pendidikan dibaca oleh semua kalangan, terutama bagi dialokasikan ke pendidikan besar dan berjalan di negeri ini, terutama menyoal keguruan di mereka yang peduli terhadap pendidikan. (*) Eko Prasetyo, Editor Jawa Pos
  • 8. LENSA KLUB GURU INDONESIA EDISI 02/TAHUN 2009 09 Prof. Wardiman memberikan pencerahan kepada para Dr. Indra Djati Sidhi melantik pengurus Klub Guru Indonesia anggota dan pengurus Klub Guru Yogyakarta. Cabang Yogyakarta. Seminar dan Pengukuhan Pengurus Klub Guru DIY MINGGU, 14 Juni 2009 telah dilaksanakan Sebelum seminar dimulai dilakukan Seminar Nasional dan Pengukuhan Pengurus pengukuhan Pengurus Klub Guru Jogja yang Klub Guru Wilayah Provinsi DIY bertempat di dipimpin oleh Dr. Indra Djati Sidhi kemudian Gedung KPLT UNY. Seminar bertemakan dilanjutkan dengan penandatanganan MOU Suvenir khas Yogyakarta, wayang menjadi cinderamata bagi para tamu kehormatan di acara launching Klub Guru Cabang “TANTANGAN PENDIDIKAN MASA DEPAN DAN oleh beberapa instansi perusahaan antara lain Yoygakarta. KIAT MENJADI GURU PROFESIONAL” diikuti TELKOM dan BPD. Sesi seminar pertama di isi oleh Guru, Dosen, Mahasiswa sekitar Yogyakarta oleh Prof. Wardiman, dan Dr. Baedowi, M. Si. dan tak kurang dari 400 perserta hadir pada dilanjutkan dengan sesi seminar kedua oleh Dr. milik penerbit Andi Offset menampilkan buku- menampilkan laptop untuk program acara tersebut. Jaslin Ikhsan, M.App.Sc. dan Divisi Telkom buku berkualitas terbitan Andi Offset, Penerbit SAGUSALA dan Ubuntu sebagai sistem operasi Pada kesempatan ini hadir pula tamu Speedy dan Aplikasi SIAP Online. Sesi Ketiga Pustaka Insan Mandiri menampilkan buku-buku linux alternatif (Terbuka dan Gratis) undangan antara lain Prof. Wardiman (mantan dilakukan dengan menghadirkan program pelajaran sekolah, Grup Kompas menampilkan Diharapkan dengan kegiatan seminar menteri pendidikan dan kebudayaan), Dr. SAGUSALA (satu guru satu laptop) dan Harian Kompas dan tabloid PC PLUS, Telkom semacam ini Guru dapat menambah wawasan Baedowi, M. Si. (Dir. Jen. PMPTK), Dr. Indra Djati Multikom Global Mediatama sebagai Speedy menampilkan akses internet tentang pendidikan masa depan dan mampu Sidhi (Ketua Pembina KGI Pusat), Dr. Jaslin perusahaan yang bergerak di bidang berkecepatan tinggi, BPD menampilkan menjadi Guru yang benar-benar profesional Ikhsan, M.App.Sc. (SEAMOLEC), Mohammad Telekomunikasi, IT dan Broadcast. program finansial untuk mendapatkan agar bangsa Indonesia menjadi bangsa yang Ihsan (Sekjen KGI Pusat) dan para pejabat Disisi lain tempat seminar terdapat SAGUSALA, Ceria menampilkan layanan besar dan disegani di seluruh dunia… dilingkungan Dinas Pendidikan se Provinsi DIY. beberapa counter sponsor antara lain, AndiStar internet stabil dan murah, Harrisma Semoga!! Sagusala Fair 2009 SAGUSALA FAIR yang dimulai Surabaya (16-17 Mei 2009), kemudian dilanjutkan ke Bandung, Yogyakarta, Jakarta, Malang, dan beberapa kota lainnya. Sagusala (Satu Guru Satu Laptop merupakan program yang digagas oleh Klub Guru Indonesia untuk membantu guru memiliki laptop yang di dalamnya sudah tertanam program pembelajaran yang langsung dapat diaplikasikan kepada peserta didik. Sagusala Fair Surabaya yang digelar Ruang Lebah Biru Telkom Jatim lalu, didukung oleh beberapa vendor dan sponsor yang terlibat seperti: Intel Indonesia Corporation, PT. Telkom, PT. Pesona Edukasi, Merk laptop: ION, Acer, HP, Reza Ervani (tengah atas) dari Superpedia diserbu para guru Zyrex, Axioo. yang ingin mendapatkan materi dengan mencopy via flasdis. Hadir dalam acara ini Drs. Suwanto, M.Si (Kadiknas Jatim), Gatot Indra (SM Marketing & Sales Telkom Jatim) dan Arya Sanjaya (Intel Indonesia Corporation), Reza Ervani (Superpedia), Moch Mas’ud (Pesona Edukasi). Program Sagusala ini, secara berkesinambungan dilaksanakan oleh James F Tomasow, selaku Project Manager, dan para pengurus lainnya. Salah satu evolusi Sagusala adalah Sagumutu (lihat hal 16). Drs. Suwanto, M.Si (Kadiknas Jatim), dan Arya Sanjaya (Intel Indonesia Corporation) saling akrab di acara Sagusala Fair Surabaya. Seorang guru dengan sabar menunggu giliran penginstalan program pembelajaran sebagai bagian dari program Sagusala. James Tomasow bersama M Ihsan bercengkerama di sela Seminar Para guru dengan setia mendengar pemaparan dari Sagusala Fair. Telkom tentang kemudahan pembelajaran via internet. Menkominfo Kunjungi Sagusala Menkominfo Mohammad Nuh saat mengunjungi stan Sagusala di acara pameran Pendidikan di Malang beberapa waktu lalu. Hadir juga Kadiknas Jatim Drs. Suwanto, M.Si, Suko Widodo-pakar komunikasi Unair, Mohammad Ihsan-Sekjen Klub Guru dan para petinggi pemerintahan lainnya.
  • 9. BAHASA & SASTRA EDISI 02/TAHUN 2009 10 Posisi Pembelajaran P OSISI bahasa Indonesia berada dalam banyak kamus bahasa Indonesia diterbitkan Bahasa Indonesia dua tugas. Tugas pertama adalah oleh negara lain. bahasa Indonesia sebagai bahasa Banyak pula warga Indonesia yang nasional. Sebagai bahasa nasional, menggunakan bahasa Indonesia dalam bahasa Indonesia tidak mengikat pemakainya kehidupan sehari-hari. Bahkan, banyak anak- untuk sesuai dengan kaidah dasar. Bahasa anak yang sudah tidak tahu bahasa daerah Indonesia digunakan secara nonresmi, santai, penting isinya dipahami bukan benar tidaknya, semestinya dapat berpikir, berkreasi, dan karena komunikasi di keluarga menggunakan dan bebas.Yang dipentingkan dalam pergaulan (b) buat apa belajar bahasa Indonesia karena berkomunikasi dengan bahasa Indonesia secara bahasa Indonesia. Hal itu sangat dan perhubungan antarwarga adalah makna tanpa belajar pun semua orang Indonesia dapat lugas, langsung, dan lancar. Dengan begitu, menguntungkan bagi guru bahasa Indonesia. yang disampaikan. Pemakai bahasa Indonesia berbahasa Indonesia, (c) bahasa Indonesia suatu saat akan dihasilkan karya-karya besar dari Meskipun, di sisi lain, bahasa daerah mengalami dalam konteks bahasa nasional dapat dengan sangat sulit, dan (d) bahasa Inggris lebih orang Indonesia dengan bahasa yang mantap. keterpurukan. Peran guru amatlah bebas menggunakan ujarannya baik lisan, tulis, bergengsi daripada bahasa Indonesia. Hal itu tentunya harus menjadi obsesi guru menentukan dalam mengajarkan bahasa maupun lewat kinesiknya. Kebebasan Anggapan itu akhirnya sampai ke siswa. Siswa bahasa Indonesia. Indonesia. Oleh karena itu, guru dituntut untuk penggunaan ujaran itu juga ditentukan oleh menjadi ogah-ogahan dalam belajar bahasa Saat ini, bahasa Indonesia mengalami menguasai bahasa Indonesia dan konteks pembicaraan. Manakala bahasa Indonesia. Banyak di antara siswa yang terpaksa perkembangan puncak. Hampir 40 negara pembelajarannya. Indonesia digunakan di bus antarkota, ragam dalam mengikuti mata pelajaran bahasa membuka program studi bahasa Indonesia di Begitu juga, bahasa Indonesia semestinya yang digunakan adalah ragam bus kota yang Indonesia. wilayahnya.Tahun ini menjadi mata pelajaran yang menarik bagi cenderung singkat, cepat, dan bernada keras. Begitu pula dengan pembelajaran bahasa (2001), Usbekhistan siswanya. Kemenarikan itu pada akhirnya Tugas kedua adalah bahasa Indonesia Indonesia, proses pemebelajarannya harus menawari membawa siswa ke tingkat komunikasi yang sebagai bahasa negara. Sebagai bahasa negara bertumpu ke siswa sebagai subjek belajar. lancar. Komunikasi yang didasari oleh minat berarti bahasa Indonesia adalah bahasa resmi. Materi pembelajaran BI terintegrasi dengan yang kuat dari siswa. Guru berperan besar Dengan begitu, bahasa Indonesia harus penggunaan bahasa Indonesia dewasa ini. dalam hal itu. Peran tersebut didasari oleh digunakan sesuai dengan kaidah, tertib, cermat, Pembelajaran diarahkan ke pemakaian sehari- kekuatan konsep dan kekuatan dan masuk akal. Bahasa Indonesia yang dipakai hari baik lisan maupun tulis dalam konteks mengembangkan strategi pembelajarannya. harus lengkap dan baku. Tingkat kebakuannya bahasa Indonesia. Pemakaian bahasa Indonesia Konsep pembelajaran bahasa Indonesia di diukur oleh aturan kebahasaan dan logika tersebut di antaranya melalui wacana tulis dan masa lalu cenderung menggunakan pemakaian. Dari dua tugas itu, posisi bahasa lisan. Wacana tulis berkembang melalui buku warga pendekatan struktural dengan pokok bahasan Indonesia perlu mendapatkan perhatian khusus pengetahuan, surat kabar, iklan, persuratan, dan Indonesia yang menekankan bunyi, kosakata, dan terutama bagi pembelajar bahasa Indonesia. lainnya. Sedangkan wacana lisan terkembang yang kalimat. Akibat yang muncul menurut Dua tugas di atas tentunya akan melalui percakapan sehari-hari, radio, televisi, berkemampuan di antara lain (1) guru lebih menekankan memberikan dampak bagi pembelajar bahasa pidato, lobi, dan sebagainya. Dengan begitu, bidang bahasa teori dan pengetahuan bahasa Indonesia yang masih awal dalam penguasaan siswa pembelajar bahasa Indonesia dapat Indonesia untuk daripada keterampilan berbahasa; (2) kaidah bahasa Indonesia. Di satu sisi, siswa harus mengikuti zamannya. menjadi pengelola bahan pelajaran tidak relevan dengan belajar bahasa Indonesia sesuai dengan kaidah. Yang belajar dalam kelas adalah siswa program studi bahasa kebutuhan siswa untuk Di sisi lain, siswa menghadapi masyarakat yang bukan guru. Siswa hendaklah diarahkan ke Indonesia di negara itu. berkomunikasi; (3) struktur bahasa berbahasa Indonesia secara bebas karena fungsi pengembangan potensi diri sendiri. Bukankah Australia bagian utara dibahas secara lepas; (4) evaluasi bahasa pergaulan. Siswa yang masih belajar itu siswa hidup di zaman ini? Artinya, segala telah memasukkan bahasa banyak menekankan aspek kognitif; tentunya berada di dua tarikan yang kalah kuat. masalah kebahasaan yang perlu dimainkan di Indonesia di kurikulum dan (5) PBM (Proses Belajar Tarikan masyarakat lebih kuat dibandingkan sekolah haruslah juga sesuai dengan zamannya. sekolah sebagai bahasa kedua. Mengajar) lebih oleh tarikan dari bangku sekolah. Apalagi, Kata, kalimat, paragraf, bahkan tulisan harus Di Jepang, banyak kursus-kursus didominasi guru pembelajaran bahasa Indonesia tidak disajikan bernuansa kekinian. Sumber kebahasaan yang bahasa Indonesia yang di buka di kota- daripada dengan menarik. Sebaliknya, bahasa Indonesia digunakan oleh guru juga harus mengacu ke kota besarnya. Bahkan, tiap tahun, UI, UGM, berpusat disajikan dengan membosankan, jenuh, dan minat dan harapan siswa. Dengan begitu, siswa Unpad, UNM, Unesa, dan perguruan tinggi pada siswa. berputar-putar. dapat tertarik dengan pemebelajaran bahasa lainnya membuka kelas bahasa Indonesia untuk (gardu Bermula dari kasus di ataslah, akhirnya Indonesia. orang asing yang tinggal di Indonesia maupun guru) banyak orang yang menganggap bahwa (a) yang Siswa Indonesia memang sudah yang sengaja datang untuk kursus. Di sisi lain, Menyoal Buku Sastra Anak Pada 1970-an, cerita-cerita anak internasional yang merupakan tulisan hasil adalah proses belajar, menjadi individu yang kontemporer lahir melalui majalah anak-anak ramuan imajinasi dan pengalaman faktual subjektif, perkembangan pengalaman dan Si Kuncung, Kawanku, dan Hai. Nama-nama penulisnya. Mungkin, itulah yang pengetahuan, yang semuanya berada dalam seperti Soekanto S.A., Arswendo Atmowiloto, menyebabkan buku Alice in Wonderland bisa bingkai dunia anak. Membaca dan menulis, dan Mohammad Sobary tercatat mengisi bertahan lebih dari seabad karena keabadian misalnya, merupakan hak anak. Sebab, di sana kesusastraan anak Indonesia. Anak-anak kisahnya. Kemampuannya menjangkau terdapat adanya "proses menjadi diri sendiri generasi itu dimanjakan oleh imajinasi Djoko berbagai aspek kehidupan dan yang penting secara utuh", bukan menjadi seperti gurunya, Lelono melalui Rahasia di Balik Lukisan menyentuh hati anak-anak. seperti orang tuanya, atau seperti orang lain. (tentang seorang anak yang mencari pencuri Berbicara mengenai sastra anak, mau tak Contoh pengalaman adalah masa kecil lukisan ayahnya dengan cara masuk ke dalam mau harus disinggung psikologi seorang pakar sastra anak di Indonesia, Murti lukisan-lukisan yang lain),Terlontar ke Masa perkembangan anak. Dalam fase Bunanta, yang sejak usia anak-anak Lalu (mesin waktu yang melontarkan perkembangan anak, saat itulah segala dikondisikan menyukai bacaan sastra. Ayahnya tokohnya ke masa Kerajaan Majapahit), dan pengalaman dan pengetahuan yang seorang guru, sedangkan ibunya, ibu rumah beberapa bukunya yang lain. Kemudian, ada diterimanya beserta proses dan pembiasaan tangga yang kerap mendongenginya dengan pula Dunia Penuh Tawa karya Soekanto S.A. akan menjadi bentukan dasar karakter merujuki buku-buku cerita karya sastrawan Oleh: dan Ito oleh Arswendo Atmowiloto. Buku- seorang manusia. Semua input yang diterima Indonesia, Belanda, maupun Jerman. Menurut EKO PRASETYO buku itu merupakan karya-karya yang bukan dalam memori di masa-masa itu akan lebih doktor sastra anak pertama di Indonesia (Jurnalis dan Editor) saja membawa anak-anak ke dunia yang seru awet tersimpan. Karena itu, apabila seorang tersebut, kesukaannya membaca dikarenakan dan menegangkan, tetapi juga memperluas anak bersentuhan dengan pembiasaan dan pembiasaan membaca buku-buku sastra. cakrawala pembacanya. pengenalan-pengenalan, di masa dewasa Sayang, di antara dua ratus juta penduduk, Kini, seiring dengan membanjirnya mereka tidak kerepotan mengingat dan tradisi 'lekat aksara' hanya dilakukan terjermahan karya impor (komik ataupun mempraktikkannya. (dinikmati) segelintir orang saja. Pendidikan D I Indonesia, urusan membaca buku sastra anak-anak dunia), tampaknya karya Maka, orang tua dan guru wajib yang gagal dibarengi dengan pemahaman memang, apa boleh buat, belum sastra anak-anak Indonesia tersudut. Kalaupun membimbing perkembangan anak-anak ke psikologi anak yang keliru menyebabkan menjadi persoalan yang dianggap ada, mungkin itu adalah beberapa buku anak- arah yang positif agar mereka kelak menjadi budaya baca hampir tak ada. Kekeliruan sebagai kebutuhan pokok. Mungkin, anak asal jadi. Kecenderungan anak-anak yang anggota masyarakat yang baik dan berguna pemahaman terhadap psikologi anak belum ada penelitian yang sangat kini dijejali karya terjemahan -yang diringkas dalam kehidupan. Salah satu sarana untuk misalnya: "anak kecil itu orang dewasa yang komprehensif meliputi seluruh wilayah dan disederhanakan- sebetulnya bukan mencapai tujuan tersebut adalah sastra yang kecil", atau anggapan bahwa anak-anak adalah Indonesia tentang minat baca anak Indonesia. sesuatu yang salah. Masalahnya, seberapa baik sesuai dengan perkembangan anak-anak. kumpulan manusia yang mirip dan serupa Tetapi, secara sekilas, amat mudah melihat terjemahan itu sehingga tidak merusak dan (Dian Haris, dkk. 2002: 38). Sebab, sastra anak- satu sama lain dan kehidupannya bersifat bagaimana toko-toko buku dan perpustakaan mengaburkan inti kecemerlangan cerita? anak dapat menunjang perkembangan statis. Orang dewasa banyak yang anak biasanya dipenuhi oleh anak-anak Masalah kedua, yang lebih penting lagi, jika bahasa, kognitif, personalitas dan sosial anak- beranggapan bahwa dunia anak merupakan (dibandingkan dengan bagian fiksi orang mampu menerjemahkan, kenapa sulit untuk anak. Sastra juga dapat memainkan perasaan dunia yang sama dengan masa kecilnya dewasa). Minat baca anak mungkin tinggi, tapi mencari karya-karya penulis lokal? secara dramatis dalam pengembangan sehingga orang dewasa cenderung mendikte minat baca orang tua sangat rendah. Masalah lain dalam sastra anak Indonesia konsep pribadi atau konsep diri dan perasaan- terhadap anak seolah-olah mereka jauh lebih Kebanyakan, buku-buku yang anak-anak adalah penulis Indonesia kurang melakukan perasaan kaya diri. Melalui sastra, anak-anak tahu dari anak (Purbani, 2003:2). baca adalah serial komik-komik Jepang seperti riset. Menurut Sobary (1999:44), cerita anak- dapat menemukan berbagai kemampuan Karena itu, akan sangat menarik ketika Avatar, Samurai Deeper Kyo, Crayon Shinchan, anak yang baik adalah jika penulis yang mereka miliki. kita mendapati surat kabar menyediakan Detektif Conan, Naruto, Baby Love, Gals, atau memasukkan unsur filsafat, psikologi, Dunia anak-anak tentu sewarna dengan rubrik sastra bagi anak. Sebagai media massa, Doraemon. Selain itu, seri terjemahan keluaran antropologi, dan memahami petualangan. pengalaman dan pengetahuan mereka yang ia sekaligus memberikan ruang belajar bagi Walt Disney tampak sering muncul di pasaran Faktor itulah yang kurang dimiliki oleh belum menumpuk sehingga masih tumbuhnya sebuah generasi. Selain itu, koran seperti Paman Gober, Donald Bebek, dan lain- penulis cerita Indonesia. Penulis cerita anak diperlukan mediasi untuk mengembangkan dan buku-buku bisa menjadi salah satu wujud lain. Di bagian sastra dunia, mereka akan Indonesia kurang melakukan riset sehingga daya kreatifnya (Nurgiyantoro). Maka yang kepedulian terhadap sastra anak, wujud bersapa dengan kisah Gadis Penjual Korek Api karyanya betul-betul karangan imajinatif, paling penting dalam hal ini adalah pemenuhan hak membaca bagi anak. (*) karya H.C. Andersen ataupun karya Enid Blyton. berbeda dengan karya sastra anak-anak pemenuhan hak anak. Hal yang dimaksud
  • 10. SOSIAL EDISI 02/TAHUN 2009 11 PENDIDIKAN GRATIS YANG DILEMATIS Oleh : Subari, S.Sos (Ketua Klub Guru Cabang Pasuruan) S OSIALIASI pendidikan gratis yang cetak lainnya belum memberikan pengertian sekolah tidak memungut biaya dari wali murid. siswa baru semakin merajarela. Dari kasus ini gencar melalui Iklan media cetak atau sepenuhnya program pendidikan gratis itu. Perbedaan program pemerintah yang pemerintah melarang pihak sekolah menarik elektronik saat ini dijadikan ikon Seharusnya pemerintah memberikan memberikan uang bantuan operasional uang seragam sekolah hal ini justru menjadikan departemen pendidikan untuk batasan bagaimana program pendidikan gratis sekolah dengan nama BOS dengan yayasan sebuah dilema bagi lembaga pendidikan yang mengkampanyekan program itu ? sehingga tidak menjadikan bumerang bagi pendidikan Budi mulya jelas sama yaitu ingin ingin mencerdaskan anak bangsa. pendidikan gratis. Prgram ini juga di siswa dan orangtua/ wali murid. Dalam mencerdaskan anak bangsa.Uang Bos di Apabila sekolah tidak mewajibkan seluruh kampanyekan oleh sang calon pemimipin prakteknya memang anak sekolah di gratiskan gunakan untuk keperluan meningkatkan siswa-siswi-nya memakai seragam sekolah, daerah maupun calon presiden . Karena uang Sumbangan Pengembangan Pendidikan kegiatan operasional sekolah sebagai ganti maka sekolah akan kehilangan identitas diri. program pendidikan gratis yang di canangkan (SPP) dan BP3, siswa tetap di bebani membayar uang sumbangan pengembangan pendidikan Seperti seragam sekolah bet lokasi dan baju oleh pemerintah ini di nilai isu yang tepat sejumlah uang dengan dalih untuk keperluan (SPP) dan BP3. disisi lain pihak sekolah ingin olah raga dan baju batik. Seragam semacam ini untuk meraup dukungan oleh masyarakat luas. lain- lain . Seperti uang untuk dana meningkatkan mutu pendidikan yang lebih telah menjadikancirikas di sekolah. Tetapi isu politik progarm pendidikan gratis penambahan alat laboraturium komputer dan baik. Belum tuntas program sekolah gratis di saat ini hanya sebatas ironi menjadi pembangunan infrastruktur lainnya dengan Pemerintah melarang setiap sekolah yang tingkat Sekolah Dasar dan Menengah, kini di kontroversi di kalangan masyarakat kelas dalih untuk menunjang proses belajar menerima bantuan bos memungut dana dari usulkan sekolah gratis untuk Sekolah bawah. Iklan yang setiap hari muncul di media mengajar seperti membeli buku mata wali murid karean telah memberikan uang menengah Kejuruan (SMK) usulan ini memang televisi ini, masih belum memberikan nuansa pelajaran dan alat-alat praktek lainnya. bantuan operasional sekolah, apabila ada baik karena sekolah lulusan siswa SMA dengan dan pemahaman yang jelas di kalangan kelas Penarikan uang oleh sekolah ini tidak lain sekolah SD dan SLTP yang memungut uang SMK saat ini masih di banding 40;60.(Surya /13/ masyrakat bawah. Kalangan masyarakat kelas adalah untuk menambah biaya operasional biaya sekolah akan di tindak. Ini ungkapan 7 ) sehingga menimbulkan banyaknya menengah keatas tidak pusing dengan sekolah yang kurang. SPP sekarang di ganti mndiknas di media masa bulan juni yang pengangguran ini .Dengan adanya sekolah SMK sosialisasi program pendidikan gratis, karena dengan uang bantuan pemerintah yang di lalu.Tetapi hingga kini larangan tersebut masih ini di harapkan siswa akan dapat mandiri karena kurang pemahaman tentang pendidikan gratis sebut Bantuan uang Sekolah (BOS ) belum di lakukan di sekolah-sekolah favorit, siswa di telah di bekali life skill saat di sekolah. Sehingga sehingga masyarakat beranggapan semua mencukupi biaya operasional sekolah bagi bebani membeli buku yang di terbitkan oleh akan mengurangi pengguran di usia produktif. pendidikan itu gratis. sekolah swasta. Uang bantuan sekolah dari penerbit swasta yang harganya justru lebih Dinilai saat ini perbandingan lulusan siswa SMA Memasuki tahun ajaran baru , saat pemerintah inilah yang di gunakan sekolah mahal. dan SMK masih jauh sehingga lulusan SMA di penerimaan siswa/mahasiswa baru setiap untuk operasional, sehingga sekolah tidak di Sekolah yang selama ini telah menerapkan nilai banyak teori kemudian SMK lebih banyak tahun, pada bulan juli ini, orangtua yang akan perbolehkan menarik uang Sumbangan dari dispilin memakai seragam sekolah baju, celana ketrampilan atau prakteknya daripada teori. menyekolahkan anaknya di pusingkan oleh para wali murid.. Dengan bantuan uang bos di dan sepatu tertentu oleh pihak sekolah, Disinilah diperlukan kurikulum, tata krama, biaya pendidikan ketika daftar ulang. hal ini nilai tidak cukup sehingga pihak sekolah sehingga setiap siswa wajib mematuhi aturan kejujuran, sopan santun dan keimanan dan terjadi ketika adik kami di terima di salah satu menarik dari sektor yang lain. Tetapi tindakan sekolah tersebut. Disini orangtua siswa akan di percaya pada tuhan. Apabila dalam diri siswa perguruan tinggi negeri ternama di jawa timur, kepala sekolah yang ini harus juga di waspadai bebani uang seragam sekolah dan buku. . mulai sejak dini di sekolah taman-kanak-kanak kami di sodori syarat-syarat daftar ulang . Kami dan di pantau agar uang hasil pungutan dari Kejadian ini mungkin terjadi di beberapa sudah di tanamkan jiwa iman dan taqwa niscaya tidak mempunyai biaya cukup untuk siswa di pergunakan untuk apa saja sehingga daerah, karena orangtua atau wali murid tidak jika akan mengetahui mana yang baik dan mana memenuhi syarat yang di sodorkan itu kami jelas penggunaannya. berani melapor ke pihak yang berwajib yang buruk akan bisa membedakan nantinya terpaksa mundur dan tidak jadi kuliah. Alhasil Bantuan operasioanl sekolah yang di sehingga pungli di sekolah saat penerimaan setelah dewasa. adik saya terpaksa tidak sekolah kemudian kerja berikan hanyalah untuk keperluan operasional Dari program pendidikan gratis diatas , di pabrik sebagai kuli angkut dengan harapan sekolah selain itu tidak boleh..Celakanya uang masih menimbulkan berbagai pertanyaan di untuk biaya makan dan biaya kuliah tahun bantuan pemerintah yang diberikan tidak kalangan masyarakat. Sehingga pemerintah depan. mencukupi untuk menggaji guru dan biaya mempunyai gagasan untuk memberikan Ketika itu kami ingat adanya program operasional sekolah, hal ini terutama di rasakan pendidikan gratis bagi masyarakat Indonesia, Pendidikan gratis yang di canangkan oleh oleh sekolah swasta di pinggiran desa. Dengan yang sesuai dengan UUD 1945 bahwa setiap pemerintah, yang saat ini iklan gencar- tidak cukupnya uang bantuan dari pemerintah warga Negara Indonesia memperoleh gencarnya di media cetak dan elektronil masih itu, kepala sekolah/ pengelola sekolah bingung pendidikan yang layak. Dengan meski masih menimbulkan pertanyaan dari berbagai bagaiamana caranya agar proses kegiatan terjadinya praktek memungut uang sekolah kalangan masyarakat kelas bawah.sebenarnya belajar mengajar disekolah tetap berjalan. Hal guru dengan dalih uang operasional sekolah pendidikan gratis itu untuk siapa ?.Saat ini belum di pikirkan oleh pemerintah, kurang itu, hal yang wajar. Tetapi pemerintah kampanye program pendidikan gratis bagaimana jika di lakukan untuk sekolah swasta seharusnya memikirkan bagaimana seharusnya di jelaskan batasan-batasan apa saja apabila sekolah gratiskan. Bagi sekolah negeri menciptakan pendidikan yang gartis dan yang di gartiskan. Apakah dalam tidak mejadi masalah karena di topang uang bermakna. Ini penting karena kenapa meskipun pelaksanaannya di lapangan saat ini sesuai finasial dari pemerintah .Sementara sekolah kita mengembar gemborkan pendidikan gratis dengan harapan ?. Saat ini pihak diknas apakah swasta harus ekstra kerja keras untuk ketika pelaksaannya membayar,akan sudah melakukan survei tentang efektivitas mendapatkan siswa baru di awal tahun baru, menjadikan sebuah dilematis dan akan menjadi program pendidikan gratsi ini. Seharusnya dengan harapan nanti bisa mendapatkan dari bumerang bagi intiusi pendidikan. Lebih baik pemerintah dalam hal ini diknas melakukan biaya operasional dari sejumlah siswa. Hal ini program pendidikan itu berjalan lancar, monitoring output yang di dapat dari program bertolak dengan slogan jawa timur, jerbasuki menerapkan kurikulum sesuai perkembangan pendidikan gratis ini. mawabea ( kalau ingin pandai yang mestinya tehnologi dan perkembangan jaman dan Iklan di televisi hampir setiap hari muncul berkorban harta/biaya). sekolah swasta boleh memungut biaya di televisi memberikan informasi pendidikan di Jika menyimak berita di jawa pos (13/12/) pendidikan sesuai dengan ketentuan. Disini sekolah Dasar (SD) /Madrasah Ibtidaiyah (MI) / di Yayasan Budi Mulya Malang tenyata telah akan terjadi persaingan pendidikan swasta dan SMP/MTS sederajat di gratiskan, tetapi dalam menerapkan program pendidikan gratis sekolah negeri. sehingga masyarakat akan prakteknya, masih adanya keluhan dari orngtua terlebih dahulu selama 14 tahun yang lalu. dapat menilai dan menentukan pilihan untuk /wali murid mengenai uang tarikan dari Yayasan Budi Mulya Malang ini mencari dana menyekolahkan anaknya. Bagaimana menurut sekolah dengan berbagai alasan. Program sekolah dari donatur saat di acara tertentu, anda ? Pemerintah dalam rangka mencerdasakan anak sehingga uang yang terkumpul dapat di bangsa membebasakan biaya pendidikan masih gunakan untuk biaya operasional sekolah. Penulis adalah Ketua Klub Guru belum berjalan sebagai mana mestinya. Tujuan pemerintah memberikan bantuan Biaya Indonesia Cabang Pasuruan Jawa Timur. Pendidikan gratis yang di gembar-gemborkan operasional ini tujuannya tidak lain adalah E-mail: sobaripsr@yahoo.com pemerintah lewat media televisi dan media untuk membantu sekolah dengan harapan SMA Negeri 1 Kebomas Gresik Imelda Francisca Ingin Majukan Pendidikan Indonesia Pindah ke Kampung Inggris? UNTUK menghadapi sistem pembelajaran Rintisan Sekolah Bertaraf BAGI seorang Imelda Fransisca, Miss Indonesia 2005, Internasional (RSBI), SMA Negeri 1 Kebomas Gresik, Jawa Timur, memondokkan pendidikan jelas merupakan hal yang tidak bisa dikesampingkan. siswanya di Kampung Inggris, Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Oleh sebab itu, ia bercita-cita tinggi untuk memajukan selama sebulan. pendidikan di Indonesia. Program yang dilaksanakan pada 1-30 Agustus 2009 itu terbagi dalam dua “Bagi saya, pendidikan dan informasi adalah sesuatu yang tahap. Kepala Sekolah SMA Negeri I Kebomas ME Wahyudi, (26/8), menyatakan berperan penting dalam kehidupan,” tukasnya seusai didapuk bahwa kegiatan semacam pondok pesantren ini dilaksanakan untuk sebagai duta pendidikan di Jakarta (28/7). mempersiapkan siswa menerima sistem pembelajaran RSBI. Dalam sambutan penobatannya itu, Imelda mengaku Selama ini Kampung Inggris telah menjadi rujukan banyak orang untuk memajukan pendidikan sudah menjadi cita-citanya sejak duduk belajar bahasa Inggris. Kebanyakan yang datang ingin bisa berkomunikasi dalam di bangku kuliah. Ajaran dosen-dosennya di Amerika Serikat (AS) bahasa Inggris dengan lancar. Dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, siswa menyadarkan dirinya bahwa pendidikan memiliki peran yang diharuskan berkomunikasi dalam bahasa Inggris. signifikan dalam kehidupan, mulai dari pembentukan karakter, ”Dipilihnya Kampung Inggris dalam Program English Development Camp hingga tujuan hidup. (EDC) sangat tepat, ini termasuk bedhol sekolah karena mengikutsertakan hampir Sejak saat itulah, Imelda bertekad akan menciptakan separuh dari seluruh siswa,” kata Wahyudi. perubahan pada pendidikan di Indonesia.“Saya berjanji pada diri Program EDC tersebut diikuti oleh 201 siswa. Rinciannya, seluruh siswa kelas sendiri bahwa, sepulang dari kuliah di Amerika saya tidak akan X sebanyak 160 orang, ditambah 29 orang murid kelas XI, serta 20 orang murid langsung menikah, tetapi akan berusaha memajukan pendidikan dari kelas XII. di Indonesia,” ujarnya, tentang tekad dan cita-citanya. (*) ”Hukumnya wajib bagi seluruh siswa kelas X, sedangkan peserta kelas XI dan XII adalah mereka yang nilai bahasa Inggrisnya di bawah standar,” ujar Wahyudi. (*)
  • 11. EKSAK EDISI 02/TAHUN 2009 12 telah menerapkan berbagai jenis permainan. Catatan: setiap orang harus segera Beberapa permainan yang menjadi andalan bercerita pada saat musik berhenti. Bila tidak saya adalah: maka murid tersebut mendapat sanksi. YES/NO QUESTION Kedua permainan ini dapat diterapkan Murid-murid berdiri membentuk dalam berbagai mata pelajaran, sehingga tidak lingkaran. terasa murid-murid sedang belajar, mengingat Satu kursi dipisahkan/dilipat. Satu kursi dan menerapkan ilmu yang baru didapat. Selain diletakkan di tengah lingkaran. itu dapat menghidupkan suasana kelas yang Di atas kursi letakkan kartu-kartu berisi semula terasa lesu dan dingin. pertanyaan. (atau hal yang akan ditanyakan). Seorang murid mengambil satu kartu, Dalam kegiatan belajar berkelompok pun menanyakan pada seorang temannya. dapat menggunakan teknik adu cepat tepat. Bila temannya menjawab "Ya" maka semua Tugas guru adalah mempersiapkan rangkaian bergerak bergeser satu/dua langkah. Bila soal dalam flash cards. Bila guru tersebut sudah temannya menjawab "No" maka semua harus memiliki laptop soal bisa disajikan dalam segera mencari tempat duduk.Yang tidak power point atau pemutaran film. Setiap mendapat kursi akan mendapat hukuman. kelompok siswa mendengarkan pembacaan Permainan dilanjutkan. Salah satu siswa soal, atau membaca soal pada flash card. mengambil kartu, bertanya pada temannya Dalam pelajaran matematika, fisika, atau Belajar Sambil yang tadi tidak mendapat kursi. Begitu seterusnya hingga kartu habis. (Alternatif: musik diputar murid bergerak dalam lingkaran sambil mengoper tongkat/ kimia sebaiknya mereka diberi waktu beberapa menit (dapat dengan pemutaran lagu sebagai penentu waktu pengerjaan) untuk mendiskusikan jawabannya. (Kadang untuk Bermain bola/pensil. Pada saat musik berhenti pemegang benda harus menjadi penanya. Pertanyaan dapat berupa identitas siswa, pelajaran yang baru dipelajari, berita terkini, mengecoh siswa, saya memutarkan sebuah lagu yang mereka sukai, sehingga tanpa terasa lagu itu selesai, namun mereka belum selesai mengerjakan soal.) Kemudian satu anggota dari Oleh: Manik Indraprasti Mughni, S.Pd (Guru MTs Baabussalaam Kota Bandung) dll.) setiap kelompok menuliskan jawaban secara serentak di papan tulis. Kelompok yang dapat DESCRIBING THINGS terlebih dahulu menyelesaikan soal dengan Seorang murid mengambil benda dalam benar akan mendapat point. S EJAK pertama saya menjadi guru di tergolong guru baru, berulangkali disertakan kotak. Murid tersebut menerangkan fungsi Dengan seringnya saya menerapkan suatu lembaga pendidikan bahasa dalam berbagai training pengajaran benda/definisi benda/bahan pembuatnya/ berbagai permainan di kelas, murid-murid pun swasta, saya diminta menyajikan proses menggunakan metode mengajar terbaru. harga/cara memperolehnya. menjadi bersemangat mengikuti pelajaran pembelajaran yang menarik. Pada awalnya saya benar-benar merasa Dapat pula sang murid menceritakan hal saya, namun paling membenci saya bila saya "Wah, harus kerja ekstra keras, nih,"pikir kaku, murid-murid pun merasa bosan dan cepat yang dia lakukan dengan benda itu. Atau, memberikan ulangan/tes. Bagaimana, Anda saya kala itu. Saya yang belum memiliki jenuh. Untuk mengusir kejenuhan para murid membuat suatu kalimat menggunakan nama tertarik untuk mencobanya? Pasti sangat pengalaman mengajar berusaha mencari saya selalu berkonsultasi kepada rekan guru benda itu. menyenangkan. referensi berbagai metode pembelajaran serta lainnya tentang pola pembelajaran yang Kemudian, dengan diiringi musik, benda tekniknya. Pihak pengelola lembaga menarik, sehingga saya pun berusaha membuat tersebut berpindah tangan. Pada saat musik Penulis adalah Guru Mata Pelajaran pendidikan tersebut juga mendukung usaha kreasi pengajaran yang menarik. berhenti yang memegang benda melakukan Bahasa Inggris pada MTs Baabussalaam saya, bahkan saya dan rekan-rekan yang Dan selama hampir 20 tahun mengajar saya hal yang sama dengan murid pertama. Kota Bandung. Kreativitas Guru PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS MULTIMEDIA D EWASA ini perkembangan ilmu dan tekonologi begitu pesatnya, laju perkembangan itu demikian luasnya hingga hampir mencakup seluruh kehidupan manusia. Khususnya di bidang teknologi informasi dan komunikasi inilah yang melatarbelakangi perlunya penerapan IPTEK di bidang pendidikan. Tujuan dari penggunaan media berbasis multimedia ini adalah memberikan pengalaman baru dan menyenangkan baik bagi guru itu sendiri maupun siswa serta menciptakan pembelajaran yang menyenangkan sehingga dapat menambah motivasi belajar anak lebih meningkat.Yang dimaksud dengan pembelajaran multimedia adalah suatu kegiatan belajar mengajar di mana dalam penyampaian bahan pelajaran yang disajikan kepada siswa, guru menggunakan atau menerapkan berbagai perangkat media pembelajaran. Adapun program editing film VCD Cutter.Tahapan- mudah diproduksi dengan teknologi Setelah kompor terangkai dengan media pembelajaran itu sangatlah beraneka tahapan dari pembelajaran berbasis sederhana dan biaya yang murah, serta sempurna langkah selanjutnya adalah macam, baik itu dalam bentuk media cetak, multimedia adalah tahap persiapan, tahap mudah dibawa dan disimpan. Baiklah ayo kita mempersiapkan wadah untuk memasak media/alat peraga ataupun media elektronik. pembuatan presentasi, dan tahap mulai membuatnya. makanan, pastikan panci yang kita jadikan Secara khusus penulis membatasi pelaksanaan. sebagai tempat memasak berwarna hitam, permasalahan ini dengan pembahasan Sudah semestinya sebagai guru yang ALAT DAN BAHAN yang harus disediakan karena warna hitam dapat menyerap penggunaan media elektronik/komputer, berdedikasi harus dapat membuat multime- diantaranya: panas dengan baik. Kemudian untuk berikut dengan pemanfaatan hardware, dia pembelajaran yang dapat meningkatkan 1. Karton tebal, ukuran 0,9 x 1,2 meter. mengoptimalkan panas yang terserap dan software dan alat - alat pendukung lainnya motivasi siswa dalam belajar fisika. Berikut 2. Alumunium foil, ukuran 0,3 x 3 meter. menghindari panas terbuang, dalam dalam proses pembelajaran di dalam kelas. salah satunya: 3. Lem. proses memasak sebaiknya kita gunakan Komputer merupakan suatu alat yang 4. Gunting atau cutter. plastik untuk membungkus panci canggih dan lengkap, karena dengan satu PERCOBAAN FISIKA ASYIK: 5. Pensil dan penggaris. tersebut. Dr. Steven Jones dari Brigham unit komputer yang baik dapat difungsikan KOMPOR ALUMUNIUM FOIL Young University mengatakan bahwa untuk berbagai keperluan, dan seorang guru Matahari adalah sumber energi terbesar LANGKAH-LANGKAH PEMBUATAN: "agar lebih optimal dalam memasak akan yang jeli tentunya dapat memanfaatkan dan utama bagi kehidupan kita, kita dapat Bentuk kertas karton menjadi pola seperti lebih baik jika dibuatkan tatakan untuk perangkat canggih tersebut untuk keperluan memanfaatkan energi matahari secara cuma- di bawah ini panci yang akan kita letakkan di dalam pembelajaran. cuma dan dengan teknologi yang sederhana. kompor".Tatakan dibuat dengan Perangkat multimedia komputer Oleh itu penggunaan energi matahari dapat Pastikan bahwa pola yang anda bentuk ketinggian 6 cm seperti pada gambar hanyalah sebuah alat proses pengolah data dijadikan sebagai salah satu alternatif yang seperti pada gambar diatas, setelah pola dibawah, dengan maksud untuk saja (hardware), sedang yang berperan dalam bisa kita manfaatkan sebagai sumber energi terbentuk kemudian lapisi dengan mengoptimalkan cahaya matahari yang pembelajaran adalah perangkat-perangkat untuk memasak sehari-hari disaat harga aluminium foil dengan lem yang sudah dipantulkan baik dari atas, samping lunak yang disebut dengan software. Sebuah minyak tanah, dan gas yang terus naik. dipersiapkan, dan jangan lupa buat dua maupun dari bawah panci. komputer dapat bekerja atau dijalankan Nah alasan di atas yang melatarbelakangi lubang pengaitnya seperti di gambar pola karena terdapat software di dalamnya. postingan ekseperimen Fisika kali ini yaitu sebagai tempat pengait untuk bagian Software meliputi sistim operasi dan tentang Kompor Alumunium. Kompor jenis kolektor sinar matahari. Setelah CATATAN: berbagai program aplikasi. ini banyak digunakan karena memiliki dipastikan alumunium foil yang disatukan Agar menanak nasi lebih optimal harus Beberapa software yang dapat digunakan berbagai keunggulan, diantaranya adalah dengan kertas karton telah benar-benar dilakukan ketika sinar matahari penuh. sebagai media pembelajaran, antara lain: temperatur yang dihasilkan tidak sepanas menempel dengan baik kemudian Kompor ini juga tak bisa diaplikasikan program presentasi Microsoft powerpoint, kompor biasanya sehingga cukup aman, rangkai kompor seperti gambar di bawah sewaktu-waktu, tanpa sinar matahari. Program editing gambar adobe photoshop, bentuknya yang flat juga aman bagi mata kita, ini.
  • 12. ULASAN EDISI 02/TAHUN 2009 13 mata pelajaran, banyak yang berkomentar mata pelajarannya terlalu banyak. Hal ini, sudah diatur dalam PP SNP. Pasal 70 menjelaskan bahwa: jenjang SD/ MI/SDLB, UN mencakup Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA; jenjang SMP/MTs/SMPLB, UN Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan IPA; jenjang SMA/MA/SMALB, UN UN mencakup Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Hantu Itu Matematika, dan mata pelajaran yang menjadi ciri khas program pendidikan; dan jenjang SMK/ MAK, UN mencakup Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan mata pelajaran Bernama kejuruan yang menjadi ciri khas program Oleh: Imron, S.Pd pendidikan. (Sekretaris Klub Guru Keempat, kalau terjadi banyak kecurangan, Cabang Rembang) semuanya tergantung individu yang bertugas. Di dalam POS UN, semua sudah dijelaskan secara rinci. Kalau semuanya dilakukan secara U SAI sudah pelaksanaan UN, US benar dan penuh tanggung jawab, hal-hal di maupun USBN. Beberapa catatan atas tidak akan pernah terjadi. dan masukan patut kita perhatikan. Kelima, kalau harus ada UN ulang, Mulai Kepala Sekolah yang harusnya BSNP melaksanakan sekalian UN 2 membuat kunci jawaban, pengawas yang kali dalam 1 tahun pelajran. Coba kita ulas PP diintimidasi sampai kurang tegasnya pengawas SNP pasal 66. Ujian nasional dilakukan secara ruang dan juga pengawas satuan pendidikan. obyektif, berkeadilan, dan akuntabel. Ujian Berdasarkan kondisi di atas, legalitas nasional diadakan sekurang-kurangnya satu pelaksanaan UN masih banyak yang kali dan sebanyak-banyaknya dua kali dalam mempertanyakan. Melalui tulisan ini, coba kita satu tahun pelajaran, Jadi, harusnya BSNP ulas pelaksanaan UN tahun 2009. Kecurangan berani membuat terobosan UN dilaksanakan 2 yang dilakukan oleh 33 SMA yang kali salam 1 tahun pelajaran. Jika ada siswa menyebabkan 19 SMA semua siswanya alias yang tidak lulus untuk UN pertama, dapat 100% dinyatakan tidak lulus UN. Dengan mengikuti UN kedua. Berani, ndak BSNP? gagahnya, BSNP menetapkan UN ulang untuk Sebenarnya antara pendidik (guru), satuan 19 SMA tersebut. Herannya, sebagian mereka pendidikan (sekolah) dan pemerintah, masing- sudah diterima di PTN lewat PMDK. Untunglah, masing ikut menentukan kelulusan peserta masih ada PTN yang mempunyai hati nurani. didik (siswa). Seperti yang dijelaskan pada PP Sehingga, mereka dicoret dari PTN tersebut. SNP, pasal 72. Siapakah yang salah? Apa yang harus dilakukan Peserta didik dinyatakan lulus dari satuan oleh BSNP? Kalau harus ada UN ulang, pendidikan, pada pendidikan dasar dan bagaimana dengan siswa yang jujur tidak lulus menengah setelah: a) menyelesaikan seluruh maupun curang lulus semua? program pembelajaran; b) memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk PELAKSANAAN UN seluruh mata pelajaran kelompok mata Beberapa catatan dari pelaksanaan UN pelajaran agama dan akhlak mulia, kelompok tahun 2008 dan 2009, untuk jenjang SMA/MA/ mata pelajaran kewarganegaraan dan SMK, dapat kita saksikan melalui pemberitaan kepribadian, kelompok mata pelajaran estetika, TV dan dibaca melalui beberapa surat kabar. Di dan kelompok mata pelajaran jasmani, olah antaranya: masih banyak siswa yang raga, dan kesehatan; c) lulus ujian sekolah/ menggunakan HP, pengawasan oleh pengawas madrasah untuk kelompok mata pelajaran ilmu independen dan ruang, juga kurang ketat. pengetahuan dan teknologi; dan d) lulus Ujian Bahkan, yang lebih memprihatinkan, Kepala Nasional. SMA Negeri 2 Lubuk Pakam, Deli Serdang Dengan berbagai kejadian di berbagai bersama 16 guru lainnya, ditetapkan sebagai daerah, apakah mungkin sekolah berani tidak tersangka pelaku kecurangan. Mereka meluluskan anak didiknya. Saya rasa hanya kedapatan membetulkan jawaban UN Bahasa 0,001 % alias mustahil, yang berani tidak Inggris. Mereka takut siswanya banyak yang Di dalam UU Sisdiknas, dijelaskan bahwa: Penilaian hasil belajar oleh satuan meluluskan siswanya. Buktinya kejadian di tidak lulus. Akhirnya, berbagai macam cara Evaluasi pendidikan adalah kegiatan pendidikan, bertujuan menilai pencapaian Lubuk Pakam, Deli Serdang maupun di dilakukan sekolah. Tragisnya, yang menjadi pengendalian, penjaminan, dan penetapan standar kompetensi lulusan untuk semua mata Bengkulu. korban adalah siswa itu sendiri. Sebanyak 19 mutu pendidikan terhadap berbagai pelajaran. Penilaian hasil belajar melalui ujian Marilah kita semua berpikir jernih, tentang SMA diwajibkan mengikuti UN susulan. Bahkan komponen pendidikan pada setiap jalur, sekolah/madrasah, untuk menentukan pelaksanaan UN. Memang, masih ada beberapa yang paling mengerikan, sebanyak 16 kepala jenjang, dan jenis pendidikan sebagai bentuk kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan. kekurangan dalam pelaksanaan UN.Tapi, apa Sekolah ditangkap pada pelaksanaan UN tahun pertanggungjawaban penyelenggaraan Mata pelajaran yang diujikan adalah mata harus membatalkan pelaksanaan UN? Kapan 2009. pendidikan. Evaluasi dilakukan, dalam rangka pelajaran kelompok mata pelajaran ilmu pendidikan kita mau maju? Melihat kondisi Kejadian di atas, saya yakin tidak hanya pengendalian mutu pendidikan secara pengetahuan dan teknologi yang tidak diujikan sekarang, penulis merasa UN bagaikan hantu terjadi di Lubuk Pakam saja.Tetapi, daerah lain nasional, sebagai bentuk akuntabilitas dalam UN dan aspek kognitif dan/atau seantero nusantara. Mulai menteri, gubernur, juga dimungkinkan terjadi hal yang sama. Itulah penyelenggara pendidikan kepada pihak-pihak psikomotorik kelompok mata pelajaran agama bupati, kepala dinas pendidikan, kepala sekolah, potret nyata pendidikan nasional kita. SMA yang berkepentingan. Evaluasi dilakukan dan akhlak mulia serta kelompok mata guru, siswa sampai orang tua. Segala cara Negeri saja, melakukan kecurangan. Lalu, terhadap peserta didik, lembaga, dan program pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian dilakukan. Apesnya, caranya kurang baik. bagaimana dengan kondisi SMA/MA/SMK pendidikan pada jalur formal dan nonformal yang akan diatur dalam POS Ujian Sekolah. Bagaimana kalau ke depan, sejak duduk di kelas swasta, yang sebagian besar berada di bawah untuk semua jenjang, satuan, dan jenis Penilaian hasil belajar oleh pemerintah, VII atau XII sekolah-sekolah sudah memetakan standar sekolah negeri. pendidikan. bertujuan untuk menilai pencapaian kemampuan anak. Anak yang dibawah rata-rata Di dalam PP SNP pasal 63, dijelaskan kompetensi lulusan secara nasional, pada mata Beberapa saran yang perlu DASAR HUKUM PELAKSANAAN UN Penilaian pendidikan pada jenjang pendidikan pelajaran tertentu dalam kelompok mata dipertimbangkan. Pertama, pelaksanaan UN Banyak LSM dan pengamat pendidikan, dasar dan menengah, terdiri atas: a) penilaian pelajaran ilmu pengetahuan teknologi dan dan US hendaknya digabung. Jam pertama berpendapat bahwa: (1) Pemerintah dipandang hasil belajar oleh pendidik; b) penilaian hasil dilakukan dalam bentuk ujian nasional. UN untuk mata pelajaran UN, jam kedua untuk melanggar hukum dan kerugian bagi belajar oleh satuan pendidikan; dan c) harus dilakukan secara objektif, berkeadilan, mata pelajaran US. Kedua, pemerintah masyarakat; (2) UN tidak seharusnya menjadi penilaian hasil belajar oleh Pemerintah dan akuntabel. UN diadakan sekurang- hendaknya segera merealisasikan anggaran standar tunggal penentu kelulusan; (3) Mata (depdiknas;2005). kurangnya satu kali dan sebanyak-banyaknya 20% untuk pendidikan. Anggaran tersebut pelajaran yang diujikan (SMA) terlalu banyak; Kedua, kalau UN menjadi standar tunggal dua kali dalam satu tahun pelajaran. digunakan untuk peningkatan mutu (4) UN belum sepenuhnya menggambarkan penentu kelulusan. Mari kita ulas kembali pasal Hasil UN digunakan, sebagai salah satu pendidikan, bukan sebatas untuk sarana saja. kemampuan siswa, karena masih terjadi banyak 63 di atas. Penilaian hasil belajar oleh pendidik pertimbangan untuk: a) pemetaan mutu Ketiga, kalau ingin membatalkan pelaksanaan kecurangan; (5) Kalau ada UN ulang tidak ada dijelaskan pasal 64; penilaian hasil belajar oleh program dan/atau satuan pendidikan; b) dasar UN, langkah yang harus dilakukan adalah dasar hukumnya, dan sebagainya. pendidik, dilakukan secara berkesinambungan, seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya; c) merevisi dulu PP 19 tentang SNP, yang otomatis Mari kita uraikan satu per satu. Pertama, untuk memantau proses, kemajuan, dan penentuan kelulusan peserta didik dari akan merevisi beberapa peraturan yang yang kalau Pemerintah melanggar hukum, coba kita perbaikan hasil dalam bentuk ulangan harian, program dan/atau satuan pendidikan; d) berkaitan dengan PP tersebut. dalami kembali (1) UU No 20 tahun 2003 tentang ulangan tengah semester, ulangan akhir pembinaan dan pemberian bantuan kepada Sisdiknas; (2) PP No. 19 tahun 2005 tentang semester, dan ulangan kenaikan kelas. Penilaian satuan pendidikan dalam upayanya untuk Standar Nasional Pendidikan; (3) Permendiknas tersebut digunakan untuk: a) menilai meningkatkan mutu pendidikan. Penulis adalah Guru SMA Negeri 1 Lasem No. 22, 23 dan 24 tahun 2006, No 20 dan 34 tahun pencapaian kompetensi peserta didik; b) bahan Ketiga, tahun 2007 lalu, UN diprotes karena Rembang, tinggal di Gg. Anggrek Ngemplak 2007 dan (4) Prosedur Operasi Standar(POS) UN penyusunan laporan kemajuan hasil belajar; hanya 3 mata pelajaran yang diujikan (SMA/ RT 02 RW I Lasem Rembang, Jawa Tengah. tahun 2009. dan c) memperbaiki proses pembelajaran. MA/SMK).Tahun 2008 dan 2009 ini, dengan 6 E- mail: imron_smanla@yahoo.co.id
  • 13. ENGLISH CORNER EDISI 02/TAHUN 2009 14 RECOGNIZING SUCCESS IN TEACHING ENGLISH By IIN HERMIYANTO S.PD (Teacher SMP An-Nissaa', Bintaro Tangerang Banten) M ANY institutions and teachers Have practical have a reputation for real success command in English, not in teaching English. Others have just knowledge of a poor reputation. For example, grammar rules. they say that they have learnt a lot of English at Use English most of the school. Others say that they have studied for time in every class, three, four years or more, but learnt almost including beginners' nothing. The main test in for real success in classes. teaching and learning should be whether or Emphasize more on not the learners are able to communicate at all learners' practice, in English. Can they understand simple instead of teacher instruction, letters, articles? Can they respond explanations. an interview? Can they use certain functional Use time for real- expressions in a conversation? Can they communicative comprehend simple paragraphs? Can they ask activities, not just for directions in the street? Can they express practice of language their opinion in a discussion? Can they write forms. letters or reports? And, can they pass recog- Focus their teaching on nized Examinations in English, like KET, PET, IELTS, their learners' needs, TOEIC, or TOEFL? not just 'finishing' the We know success is not just being able to contents required by repeat memorizes sentences or complete course book. grammar exercises, - but more than that, the Bring fun into classroom, learners should have ability to use English not just 'feed' the effectively in real communication situations. students with paper- Success is not the same as getting 8, 9 or 10 in based worksheet and course tests - though it may indicate some tasks. progress A teacher's development of a avoidable. By using English in or out of based entirely on their success as learners. Successful teachers and institutions where command of English should be a long-life classroom, their learners constantly experi- Hopefully these short ideas will they teach may be different in many ways. Their hobby as well as a professional obligation. Of ence the real communicative use of English. It benefit those interested in English teaching. teaching skill is affected by their experiences, course, a knowledge of the rules and terminol- motivates the learners and improves their trainings, size of class, hours of teaching in a ogy of grammar and vocabulary is also useful. exposure to the language through listening week, methodology and the materials they But language teaching is much more than just comprehension and gives them opportunity to Iin Hermiyanto S.Pd. Guru Bahasa Inggris usually use. However, successful teachers tend the transfer of knowledge. Using English in to speak English. Finally, put the learners at the di SMP An-Nissaa', Bintaro Tangerang to have certain things in common. They usually: communicate with their learners is also centre of teaching.Your success as a teacher is Banten. E-Mail: hermiyanto_i@yahoo.co.id Sharing Pembelajaran Bahasa Inggris Oleh: BUDI HANDOYO tentang guru sekolah dasar di negara bagian di-explore lagi. Ada beberapa pemahaman (Kadiv Kerja Sama Luar Negeri KGI Jateng) North Carolina, USA. Bagi saya maksud dari yang perlu diluruskan berkenaan dengan pemutaran film ini adalah bagaimana materi ini. memberikan inspirasi, motivasi dll. kepada Selanjutnya kami masuk pada topik B EBERAPA waktu lalu (4-5 Juli), saya rekan-rekan guru Aliyah. Film ini adalah film "integrating technology into EFL" yaitu berkesempatan untuk bertemu yang bagus bagi kita guru untuk ditonton bagaimana menggunakan teknologi mulai dari dengan teman-teman guru Madrasah karena film ini menceritakan kesuksesan yang sederhana sampai internet. Banyak hal Aliyah di Rembang. Ini merupakan seorang guru, dan yang lebih penting lagi kita diskusikan bagaimana teknologi mampu program kolaborasi antara Klub guru dengan adalah film ini didasarkan pada cerita nyata. membantu anak untuk belajar bahasa Inggris Sampoerna Foundation. Saya, berkesempatan Pengalaman saya belajar di Georgia dengan lebih baik. untuk sharing dengan guru-guru Aliyah di kota Southern University dan Magang di SMA Materi yang terakhir adalah pembahasan Rembang. Kegiatan secara umum adalah Liberty County High School memberikan soal-soal ujian dan bagaimana memberikan tip- training untuk meningkatkan kemampuan kemudahan bagi saya untuk menerangkan tip yang pas bagi anak untuk suskes dalam guru yang meliputi peningkatan penguasaan sistem pendidikan di sana terutama terkait mengerjakan ujian. Pada sesi ini menjadi ajang materi (core competence), manajemen kelas, dengan yang ada pada film tersebut. Rekan- sharing berkenaan dengan pengalaman kurikulum, metode pembelajaran, ICT rekan guru Aliyah bersemangat dengan film masing-masing dalam mengantarkan anak integrated learning dan motivasi. tersebut dan memberikan inspirasi mereka menghadapi ujin nasional. Kawan-kawan guru Hari pertama dimulai pukul 8.30. Kelas saya banyak hal. Kita mendiskusikan apa saja yang pun tak melewatkan mengerjakan soal terdiri atas 6 orang guru bahasa Inggris. Kami bisa ambil dari film tersebut. listening dengan sempurna. saling memperkenalkan diri dalam bahasa Selanjutnya kita mempelajari prinsip dan Bagi saya, training ini merupakan hal yang Inggris. Saya dari awal menekankan perlunya metode pengajaran bahasa Inggris mulai dari sangat perlu untuk dilakukan agar guru menggunakan bahasa Inggris sebagai audio lingual methode sampai Multiple mampu menjadi sosok yang inspiring bagi pengantar dalam training ini untuk Intellligences yang memberikan kesempatan siswa-siswanya yang pada akhirnya mampu memastikan bahwa ini adalah bagian pada para peserta untuk mengetahui begitu memberi motivasi yang lebih bagi anak untuk komunitas bahasa Inggris yang perlu banyak metode yang bisa digunakan untuk menjadi orang yang mampu mengembangkan diciptakan. Ini adalah salah satu masalah yang mengajar bahasa sehingga sangat tidak logis setiap potensi yang mereka miliki. Sehingga dihadapi oleh pembelajar bahasa Inggris di kalau pengajaran di kelas monoton. Hal yang mereka akan menjadi orang yang berhasil di Indonesia yakni komunitas berbahasa Inggris. ingin dicapai dari pemberian materi ini adalah dunia yang penuh dengan tantangan ini. Tampaknya teman-teman guru bahasa Inggris bagaimana setiap guru bahasa Inggris memiliki Terima kasih yang luar biasa saya yang hadir saat itu, 4 dari MAN Rembang dan 2 cadangan pengetahuan yang banyak akan pelajari bersama. Diawali oleh Pak Anshori dan sampaikan kepada Klub Guru Indonesia , dari MA Mualimin Mualimat yang satu memiliki berbagai metode pengajaran bahasa yang Bu Atmi. Saya sangat kagum dengan persiapan Sampoerna Foundation dan semua pihak yang background bahasa Arab, setuju dengan ide ini. pada giliranya akan memberikan kemudahan yang mereka lakukan untuk kegiatan ini. telah membuat training ini menjadi nyata. Mereka sangat bersemangat untuk practice bagai seorang guru untuk memilih metode Terbukti Bu Atmi mampu menggunakan Semoga apa yang saya sampaikan memberi bahasa Inggris. yang paling tepat untuk siswa mereka metode yang menggunakan alat bantu, dampak yang positif bagi rekan-rekan guru di Setelah saling berkenalan, hal yang saya sehingga akan mampu mengembangkan melibatkan anak, menyenangkan dan tentunya Madrasah Aliyah Rembang. I apologize for any berikan adalah mengajak mereka untuk potensi siswa dengan sebaik-baiknya. pengajaran yang menarik bagi siswa. incovenience. melihat sebuah film tentang guru yang Kami pun bersepakat untuk mengawali Materi berikutnya adalah kurikulum baru berjudul "The story of Ron Clark". Ini adalah hari kedua dengan micro teaching untuk bahasa Inggris yang berbasis genre yang bagi Budi Handoyo sebuah film yang didasarkan pada cerita nyata mencoba beberapa metode yang telah di sebagian guru masih cukup menantang untuk Guru bahasa Inggris SMA 8 Semarang.
  • 14. PROFIL EDISI 02/TAHUN 2009 15 Drs. Marjuki, M.Pd. Menjadikan Siswa SELALU BERLOMBA Raih Point Prestasi Edisi lalu kita sudah mengenal sosok aktivis Klub Guru penuh prestasi dari Jawa Tengah, yaitu Mampuono, Spd. Kali ini, kami ajak Anda berkenalan lebih dekat dengan yang lainnya, yaitu figur guru penuh kepribadian yang juga Ketua Klub Guru Indonesia Cabang mencari terobosan, pandai memilih dan Sudah berapa anggota KGI Gresik Gresik, Drs. Marjuki, M.Pd. Siapa dan bagaimana kiprah salah satu menempatkan orang yang tepat, asal bukan sekarang? Kemudian kegiatan apa saja yang guru favorit versi sbuah media terbesar di Surabaya ini? dari politisi. telah dilakukan selama ini? Alahamdulillah Anggota Klub Guru Berikut perbincangannya dengan Tabloid Klub Guru. Tentang KLUB GURU, bagaimana Kabupaten Gresik terus bertambah dan perkembangan KLUB GURU GRESIK sekarang sudah mencapai 1000 orang lebih. sekarang, setelah dilaunching oleh Bahkan anggotanya terus berkembang sampai Bupati Gresik Februari 2009lalu? pulau Bawean. Anggota Klub Guru Kabupaten Alhamdulillah baik. Seusai launching, Gresik tidak hanya guru, melainkan ada B isa berbagi sedikit pengalaman saya masih kuliah semester 3 Jurusan Bapak dalam hal mengajar yang Pendidikan Kimia di IKIP Surabaya (sekarang segenap pengurus langsung mahasiswa, orang tua siswa, pengusaha, menyenangkan, yang selama ini Unesa). Setahun berikutnya saya juga ngajar menindaklanjuti dengan pelatiahan karyawan, pejabat, dan penerbit buku. Bapak terapkan di kelas (kepada Kimia, Biologi, dan Matematika di SMA Candra internet selama 4 bulan bertempat di BLC Kegiatan selama anatar lain; seminar, siswa) sehingga memberikan hasil Kartika Gubeng Kertajaya Surabaya, masuk (Broadband Learning Centre) Telkom pelatihan, bedah buku, pembuatan buku, kerja positif bagi prestasi siswa? malam. Dulu dikenal sebagai SMA Mahasiswa. Gresik, sebanyak 600 orang guru mulai bareng, dan rapat-rapat rutin. Saya sebelum mengajar selalu Kemudian dalam perjalanannya saya juga Februari samapi Mei 2009. mempertanyakan pada diri sendiri, yaitu life mengajar dan memberi bimbingan di sekolah Selain itu kami selalu melakukan Sebagai ketua KGI Gresik, tentu ada skill apa yang harus dikuasai anak-anak ketika lain, di antaranya SMA Kertajaya, SMA Assa'adah pertemuan rutin untuk membahas romatikanya. Bagaimana ceritanya, pulang? Jadi dalam persiapan sudah Bungah Gresik, MA Ihyaul Ulum Dukun Gresik, perkembangan pendidikan yang terbaru. sehingga akhirnya bisa terpilih sebagai terdeskripsikan tujuan yang ingin dicapai. STAI Daruttaqwa Manyar Gresik, IAIN Sunan Bahkan pelatihan intern pengurus KG terus orang nomor satu di KGI Gresik? Untuk saya memilih strategi dan media Ampel Surabaya, STTQ Bungah Gresik. dilakukan untuk meng-update dan meng- Mungkin sebelumnya saya sudah banyak pembelajaran yang dapat membantu Sempat juga menjadi Konsultan upgrade kemampuan pengurus. Misalnya berkiprah di organisasi, menjadi Pengurus L.P. mendekatkan tujuan pembelajaran dengan Pengembangan Sekolah di Kabupaten Gresik akan dilakukannya pelatihan PTK secara Ma'arif NU Cabang Gresik, menjadi Konsultan kondisi siswa. kerja sama dengan Pemerinytah Australia besar-besaran, maka pengurus KG terlebih IAPBE, menjadi Nara Sumber dalam berbagai Strategi yang saya pakai bervariasi dari hari dikenal DSDC (District School Development dahulu mengadakan Training of Trainer seminar dan pelatihan, dan yang lainnya. ke hari, mulai dari pendekatannya, modelnya, Consultant) dengan Konsorsium Lembaga (TOT) beberapa kali agar dapat menjadi Dengan demikian saya mempunyai banyak metodenya, dan teknik yang dilakukan. Donor Internsional Ausaid -IAPBE (Indonesia- Fasilitator. Sebab pelatihan PTK tidak hanya sahabat dan saudara. Sehingga ketika pemilian Sehingga pembelajaran selalu menyenangkan, Australia Partnership in Basic Education). Dan terbatas pada acara workshop, melainkan Ketua Klub Guru langsung 100% memilih saya. joyfull. Sebagai contoh agar siswa fokus perlu terakhir ini, sejak tahun 2007 di SMA Negeri 1 membuka space untuk konsultasi dan Alhamdulillah mendapat amanat, semoga ditampilkan tayangan atau tempelan media Kebomas Gresik. pendampingan bagi guru yang terus barokah untuk Klub Guru dan semuanya. pembelajaran yang baru, dan untuk memotivasi membuat PTK atau karya tulis ilmiah (KTI) mereka perlu diberi tantangan. Ternyata luar biasa pengalaman Bapak. lainnya. Adakah kiat khusus, sehingga Bapak Untuk membuat suasana segar (fresh) saya Nah, menurut Bapak, apakah selama ini bisa eksis dalam memimpin KGI dan biasanya melakukan hal-hal sederhana pemerintah (khususnya pemkab/Diknas Bagaimana sambutan para guru di menjalankan kewajiban sebagai guru (PNS)? misalnya; olahraga ringan sebelum memulai setempat) telah memberikan yang terbaik Gresik atas lahirnya KLUB GURU Saya kira dengan perencanaan yang baik, pembelajarn (relaksasi), tepuk tangan, bagi para guru? GRESIK? Dan bagaimana pula pandai memilih dan menempatkan orang, maka menyanyi, permainan The Master (sulap), Menurut pandangan saya, respons diknas setempat? semua program dan impian-impian warga Klub bermain remi, dan bentuk diskusi yang Pemerintah Kepercayaan yang Guru dapat tercover dengan baik. Sebab kalau bervariasi, dan masih banyak lagi. Dengan Kabupaten Gresik masyarakat terus meningkat kita gagal membuat perencanaan, sama halnya strategi bervariasi seperti itu dapat komitmennya demikian juga pengakuan kita merencanakan kegagalan.Dengan schedult memudahkan pengelolaan kelas (Classroom sangat tinggi dari Pemerintah Kabupaten yang jelas dan paling besar peluangnya untuk manajement). Sehingga pembelajaran yang terhadap Gresik. Syukur sekali di sini dilaksanakan, maka semua dapat terlaksana. aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan dapat pendidikan, organisasi profesi guru yang Meskipun pengurus Klub Guru tersebar di tercapai. bahkan setahu diakui hanya dua yaitu setiap kecamatan dan tempatnya jauh dari saya pendidikan PGRI dan Klub kabupaten, karena komitmennya tinggi, maka Apa sebenarnya kunci sukses menjadi di sini justru Guru. Bahkan dengan senang hati hadir dalam kegiatan. seorang guru seperti Bapak, sehingga menjadi skala setiap ada Jadi sebenarnya yang hebat adalah teman- mampu menggugah siswa untuk lebih periotas baru event temanku, saudara-saudaraku pengurus Klub bersemangat dalam mengikuti pelajaran kemudian penting di Guru yang sadar bahwa mutu pendidikan harus yang Bapak sampaikan? kesehatan. Tak Kabupaten diperjuangkan. Kita tidak menunggu uluran Siswa adalah sosok manusia yang unik. Dari heran bila Klub Guru tangan dari siapa pun, akan tetapi kita akan keunikan tersebut saya harus selalu perkembangan mesti mengulurkan tangan untuk peduli mengeksplore apa yang ada pada diri siswa. pendidikan di dilibatkan. pendidikan.(*) Setiap siswa tidak sama keunikan yang Kabupaten Gresik dimilikinya. Oleh karena dalam menggali dan secara akademis mengembangkan diri siswa, saya menggunakan maupun non akademis berbagai strategi pembelajaran agar dapat mengungkap potensi siswa dan dapat sering menjadi yang terbaik di tingkat Jawa Timur. Biodata Singkat membantu siswa agar dapat berkembang Apalagi setelah ada terobosan secara natural. kerja sama dengan Australia di - Nama Lengkap, Gelar: Drs. Marjuki, M.Pd. Setiap hari saya selalu memberikan bidang pendidikan mulai 2004-2006 - Tempat, Tgl Lahir : Sidoarjo, 06 Agustus 1963 kesempatan siswa untuk mendapat point telah banyak yang dirasakan - Keluarga : prestasi, sehingga mereka terkondisi berlomba perubahannya, sering mengadakan a. Istri: Ma'ani Masturiyah, S.Pd.I. mencapainya. Bahkan setiap hari siswa selalu pelatihan-pelatihan pengembangan b. Anak : 1. Putri Ayundah Li'anatus Sholihah membawa spidol sendiri agar dapat maju ke sekolah. 2. Viha Ancillia Bintusi Sakti depan mengarjakan tantangan soal yang saya Terkait dengan Budgeting di 3. Muhammad Imaduddin Abdur Rohim berikan. Hari demi hari selalu ada tantangan Kabupaten Gresik sudah jauh lebih 4. Yulia Yasmin Al-Aniqo yang harus dikerjakan siswa. Wal hasil mereka tinggi dari APBN sebelum Pemerintah pun menjadi terbiasa berpikir spontan untuk Pusat menetapkan 20%. Jadi sekarang - Pendidikan: menjawab tantangan dan mendapat point perhatian pemerintah Daerah ke sekolah SD : Wunut I Porong Lulus 1976 prestasi. lebih menyebar termasuk perhatiannya ke SMP : TPI Porong Lulus 1981 Oleh karena itu berbagai metode yang Madrasah. SMA : TPI Porong Lulus 1984 saya gunakan selalu mencari ide yang terbaru. PT : S-1, IKIP Surabaya Lulus 1989 Model pembelajaran inovatif selalu saya Apakah hal yang fundamental untuk S-2, Unesa Suarabaya Lulus 2002 ujicobakan. Sehingga setiap hari siswa selalu diperbarui dalam sistem pendidikan kita - Alamat tinggal : mendapat suguhan baru dalam pembelajaran. oleh pemerintahan baru nanti? Jl. Siwalan No. 01 RT 15 RW VI Bungah Gresik Hal ini terus saya lakukan, sampai-sampai siswa Menurut saya, yang harus diperhatikan - Hoby: Bulu Tangkis, dan membaca selalu menanyakan kira-kira besuk apalagi hal oleh pemerintah ke depan adalah kualitas - Tokoh Idola: Gus Dur yang terbaru. Lembaga Pendidikan Tenaga Keguruan (LPTK) - Prestasi : yang selama ini memproduk tenaga pendidik 1. Juara I Lomba PTK Kabupaten Gresik tahun 2008 Sudah berapa lamakah Bapak menjadi dan kependidikan. Jangan harap mengahsilkan 2. 50 Guru Ideal Jawa Pos tahun 2009 guru dan pengajar? Bisakah diceritakan guru yang bermutu bila lembaga kawah - Buku Favorit : riwayat mengajar selama ini, dari mulai nol candradimukanya tidak profesional. 1. Tentang Motivasi hingga kini di SMAN Kebomas Gresik? 2. Tentang Kepemimpinan Menurut Bapak, siapakah yang pantas 3. Tentang Revolusi Pembelajaran Berapa lama ya... sebentar, saya coba ingat menjadi pengayom para guru sebagai lagi, memutar rekam perjalanan sebagai Umar Menteri Pendidikan mendatang? Apakah 4. tentang Tasauf, Religi Bakri. Pertama kali saya mengajar di SMA sebaiknya dari kalangan profesioal atau 5. Tentang IQ, EQ, SQ, ESQ, QQ. Generasi Muda Jl Kaliasin belakang Tunjungan dari pejabat struktural? Plaza Surabaya antara tahun 1985-an Menteri dari manapun tidak masalah yang mengasuh mata belajaran Biologi. Waktu itu penting visionir, mampu berpikir global, pandai
  • 15. 1. SAGUSALA (SATU GURU SATU LAPTOP) Program Sagusala dirancang untuk membantu guru memiliki laptop sendiri. Di samping berfungsi sebagai alat pembelajaran modern, laptop berisi materi pembelajaran berbasis TIK siap pakai, serta dilengkapi koneksi internet yang memungkinkan guru terhubung dengan sumber belajar terbesar dan terlengkap di internet. 2. SAGUMUTU (SEKOLAH GURU BERMUTU). Program Sagumutu merupakan program peningkatan mutu guru melalui berbagai pelatihan yang disusun secara sistematis dan berkelanjutan. · Pendidikan Komputer · Pendidikan Komunikasi · Pendidikan Bahasa Inggris · Tempat Uji Kompetensi (TUK) 3. KLUB GURU MULTIMEDIA (KGM) Merupakan divisi yang khusus menangani pembuatan bahan pembelajaran berbasis TIK. Materi digital tersebut kemudian diproduksi secara massal untuk disebarluaskan kepada guru-guru lainnya sehingga makin banyak guru yang memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran di dalam kelas

×