Your SlideShare is downloading. ×
Pengembangan Industri Berbasis SMK
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Introducing the official SlideShare app

Stunning, full-screen experience for iPhone and Android

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

Pengembangan Industri Berbasis SMK

5,025
views

Published on

Konsep Pengembangan Industri Berbasis SMK sebagai Pendukung Perkembangan Perekonomian Daerah …

Konsep Pengembangan Industri Berbasis SMK sebagai Pendukung Perkembangan Perekonomian Daerah

Industri berbasis SMK "harga mati" bagi Home Industry di Indonesia

Published in: Business, Education

5 Comments
3 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total Views
5,025
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
593
Comments
5
Likes
3
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional PROGRAM INDUSTRI BERBASIS SMK UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN EKONOMI DAERAH
  • 2. DAFTAR ISI (1)
    • Deskripsi Program
    • Tujuan
    • Strategi Implementasi Industri Berbasis SMK
    • Sistem Operasi Industri Berbasis SMK
    • Proses Bisnis Industri Berbasis SMK
    • Ruang Lingkup Bisnis
      • Lini Produk Manufaktur
      • Lini Layanan Perdagangan dan Jasa
    • Tinjauan Ekonomi Produk Manufaktur
      • Lini Produk Industri Mesin Perkakas
        • Permintaan Pasar
        • Investasi
        • Tenaga Kerja
        • Kapasitas Produksi
  • 3. DAFTAR ISI (2)
      • Lini Produk Perakitan Komputer
        • Permintaan Pasar
        • Investasi
        • Tenaga Kerja
        • Kapasitas Produksi
      • Lini Produk Industri Sepeda Motor
        • Permintaan Pasar
        • Investasi
        • Tenaga Kerja
        • Kapasitas Produksi
      • Lini Produk Perakitan Mobil
        • Permintaan Pasar
        • Investasi
        • Tenaga Kerja
        • Kapasitas Produksi
  • 4. DAFTAR ISI (3)
      • Lini Produk Perakitan Hand Tractor
        • Permintaan Pasar
        • Investasi
        • Tenaga Kerja
        • Kapasitas Produksi
    • Tinjauan Ekonomi Layanan Perdangan dan Jasa
      • Lini Layanan Perdagangan
        • Permintaan Pasar
        • Investasi
        • Tenaga Kerja
        • Kapasitas Produksi
      • Lini Produk Pangan (Buah, Telor, Daging, Susu, Ikan, Sayuran)
        • Permintaan Pasar
        • Investasi
        • Tenaga Kerja
        • Kapasitas Produksi
    • Rekapitulasi Investasi
  • 5. 1. Deskripsi Program
    • Program manufaktur dan layanan jasa yang dioperasikan berbasis SMK dengan cara memaksimalkan kapasitas terpasang di lingkungan SMK
    • Program manufaktur dan layanan jasa dapat dilaksanakan melalui kemitraan dengan Industri dan Masyarakat
    • SMK dapat berperan sebagai kepanjangan tangan mitra industri dalam melakukan berbagai operasi bisnis
  • 6. 2. Tujuan
    • Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah
    • Memperluas Pasar Kerja
    • Menciptakan Barang Murah Produksi Dalam Negeri
    • Meningkatkan Perputaran Rupiah di Dalam Negeri ( Multiplier Effect )
    • Meningkatkan Kualitas SDM Dalam Negeri
    • Meningkatkan Ketahanan Ekonomi Indonesia
  • 7. 3. STRATEGI IMPLEMENTASI INDUSTRI MANUFAKTUR INDONESIA BERBASIS SMK (1)
    • SUMBER DAYA ALAM
    • Terbarukan
    • Tidak terbarukan
    • INDUSTRI
    • MATERIAL
    • DASAR
    • Petrokimia
    • Baja
    • Semen, dll
    • INDUSTRI
    • KOMPONEN
    • Basis IKM
    • INDUSTRI
    • BARANG
    • MODAL
    • Mesin Perkakas, dll
    • INDUSTRI
    • BARANG
    • KONSUMSI
    • Pakaian
    • Sepatu
    • Makanan, dll
    • INDUSTRI AGRO
    • Pra panen
    • Pasca panen
    • INDUSTRI
    • TELEMATIKA
    • Telekomunikasi
    • Komputer
    • INDUSTRI
    • ALAT ANGKUT
    • Darat, Laut & Udara
    Basis Industri Manufaktur Industri Andalan Masa Depan
  • 8. 3. STRATEGI IMPLEMENTASI INDUSTRI PERDAGANGAN DAN JASA INDONESIA BERBASIS SMK (2)
    • SUMBER DAYA ALAM
    • Terbarukan
    • Tidak terbarukan
    • INDUSTRI
    • BAHAN DASAR
    • Pertanian & Peternakan
    • Bahan Bangunan
    • Makanan
    • Barang Dagangan, dll
    • INDUSTRI
    • PERDAGANGAN
    • Mini Market
    • Toko/Warung
    • Grosir,dll
    • INDUSTRI
    • PARIWISATA & SENI
    • Hotel & Restaurant
    • Kecantikan
    • Seni Pertunjukan, dll
    Basis Industri Perdagangan & Jasa Industri Andalan Masa Depan
    • INDUSTRI
    • KONSTRUKSI
    • Rancang Bangun
    • Pembangunan Gedung
    • Pembangunan Jalan, dll
  • 9. 4. SISTEM OPERASI INDUSTRI MANUFAKTUR BERBASIS SMK (1) PRODUKSI SPARE PART A BHP SMK 5 PRODUKSI SPARE PART B BHP SMK 2 PRODUKSI SPARE PART C BHP SMK MIKAEL PRODUKSI SPARE PART D BHP SMK MUHAMMADIYAH PRODUKSI SPARE PART E BHP SMK WARGA PRODUKSI SPARE PART F BHP SMK KRISTEN PRODUKSI SPARE PART G BHP SMK BK PRODUKSI SPARE PART ?? BHP SMK Lainnya BHP SMK INTEGRATOR (TEACHING FACTORY)
  • 10. 4. SISTEM OPERASI INDUSTRI MANUFAKTUR BERBASIS SMK (2) SMKN 2 SMKN 5 SMK ST MIKAEL SMK MUHAMMADIYAH BHP SMK INTEGRATOR (TEACHING FACTORY) SMK KRISTEN SMK LAINNYA ??? SMK WARGA SMK BK
  • 11. 4. SISTEM OPERASI INDUSTRI MANUFAKTUR BERBASIS SMK (3) SMK INTEGRATOR DI SURABAYA SMK DI JEMBER SMK DI TUBAN SMK DI NGANJUK SMKN DI MADIUN SMK DI BLITAR SMK DI MALANG SMK DI LUMAJANG SMK LAINNYA ???
  • 12. 4. SISTEM OPERASI INDUSTRI MANUFAKTUR BERBASIS SMK (4) BHP SMK INTEGRATOR KOTA MALANG SMKN 2 SMKN 1 SMKN 10 SMK LAINNYA ??? SMKN 3 SMKN 4 SMKN 6 SMKN 5
  • 13. 5. PROSES BISNIS INDUSTRI MANUFAKTUR BERBASIS SMK BHP SMK
    • MITRA
    • INDUSTRI
    MARKETING PERAKITAN SPARE PART
    • BHP SMK
    AFTER SALES SERVICES BHP SMK
    • SMK
    • GURU
    • MURID
    • UMUM
  • 14. 6. RUANG LINGKUP BISNIS
    • 6.1 Lini Produk Manufaktur
    • 6.2 Lini Layanan Perdagangan dan Jasa
  • 15. 6.1 Lini Produk Manufaktur
    • Industri Mesin Perkakas
    • Perakitan Komputer, Notebook dan Perangkat yang terkait
    • Perakitan Sepeda Motor
    • Perakitan Mobil
    • Perakitan Alat Pertanian
  • 16. 6.2 Lini Layanan Perdagangan dan Jasa
    • Layanan Perdagangan
    • Produk Pangan (Buah, Telor, Daging, Susu, Ikan, Sayuran)
    • Jasa Perhotelan, Kecantikan, Seni, Konstruksi, dan Catering/Restaurant
  • 17. 7.1 TINJAUAN EKONOMI PRODUK MANUFAKTUR LINI PRODUK INDUSTRI MESIN PERKAKAS BERBASIS SMK
  • 18. 7.1.1 Permintaan Pasar Mesin Perkakas
    • Captive Market SMK
      • Program Keahlian SMK yang membutuhkan mesin Perkakas:
        • PK. Teknik Mesin : 4.704 SMK
        • PK. Teknik Otomotif : 1.952 SMK
        • PK. Teknik Bangunan : 949 SMK
      • 7.605 SMK
      • Kebutuhan Minimal Mesin Perkakas Per Program keahlian diatas:
        • Mesin Bubut : 5 Unit
        • Mesin Milling : 5 Unit
        • Mesin Drilling : 2 Unit
      • 12 Unit
      • Total Minimal Kebutuhan Mesin Perkakas = 7.605 x 12
      • = 91.260 Unit
    • Market Non-SMK
  • 19. 7.1.2 Investasi Industri Mesin Perkakas Foundry Facilities (Fasilitas pengecoran) dan Planomiller
  • 20. 7.1.3 Kapasitas Produksi Industri Mesin Perkakas
    • Kapasitas Assembling per Bulan per SMK
    • = 16 Unit Mesin Perkakas
    • Kapasitas Assembling per Tahun per SMK
    • = 16 x 12bln
    • = 192 Unit Mesin Perkakas/SMK
    • Kapasitas Assembling 10 SMK per Tahun
    • = 10 x 192
    • = 1.920 Unit
  • 21. 7.1.4 Tenaga Kerja Industri Mesin Perkakas TOTAL (A) 5.760 B. Pemanfaat Mesin Perkakas 1.920 Unit x 3 Org Operator 7.145 TOTAL (A + B) A. Produksi Mesin Perkakas 10 10 10 10 10 1 1 SMK 1.385 50 5 1 5 Engineering 7 150 5 1 10 Sales & Marketing 6 150 5 1 10 Logistic & Inventory 5 200 10 1 10 Services & Maintenance 4 450 5 1 40 Assembling 3 35 5 3 10 Pemesinan 2 350 50 3 100 Casting (Pengecoran) 1 Total Indirect Shift Direct Jenis Proses No
  • 22. Tahapan Pengembangan Mesin perkakas SMK Penjualan Mesin Pusat Perbaikan Mesin Perkakas Perakitan Mesin Perkakas Tahap 1 Tahap 2 Components Machining Tahap 3 Components Casting
  • 23. Proses Perakitan Mesin CNC, melibatkan SMK
  • 24. PEMBUATAN KOMPONEN MESIN 53
  • 25. PRODUK PERMESINAN SMK Conventional Lathe Machine
  • 26. PRODUK PERMESINAN SMK CNC Milling Machine with ATC Ahmadi - SMK VMC - 500
  • 27. PRODUK PERMESINAN SMK CNC Machining Centre
  • 28. PRODUK PERMESINAN SMK CNC Vertical Milling Machine
  • 29. Kebutuhan Investasi Foundry Facilities
  • 30. Kebutuhan Investasi Mesin Perkakas Plano Milling Machine
  • 31. Kebutuhan Investasi Fasilitas Pembuatan Cutting Tools Rp 10 sd 12 Milyar utk 50.000 pcs / bulan
  • 32. 7.2 TINJAUAN EKONOMI PRODUK MANUFAKTUR LINI PRODUK PERAKITAN KOMPUTER BERBASIS SMK
  • 33. 7.2.1 Permintaan Pasar Komputer
    • Captive Market SMK
      • Kebutuhan PC :
        • Rerata Kebutuhan PC per SMK 2 Lab @ 30 = 60 Unit
        • Jumlah SMK sebanyak = 7.500 Sekolah
      • Total = 60 x 7.500 = 450.000 PC
      • Kebutuhan Laptop
        • Pengadaan Laptop untuk semua siswa di = 315 SMK RSBI
        • Rerata Siswa SMK RSBI = 1.200 Orang
      • Total = 315 x 1.200 = 378.000 Laptop
    • Market Non-SMK
      • SMA = 9.000 SMA x 1 Lab @ 30 = 270.000 PC
      • = 200 SMA x 1.200 Siswa = 240.000 Laptop
      • SMP = 28.000 SMP x 1 Lab @ 30 = 840.000 PC
    • Total Market Pendidikan untuk Komputer = 2.178.000 Unit
  • 34. 7.2.2 Investasi Perakitan Komputer Electronic Printed Circuit Board (PCB) Manufacturing
  • 35. 7.2.3 Kapasitas Perakitan Komputer
    • Kapasitas Assembling per Bulan per SMK
    • = 2.400 Unit Komputer
    • Kapasitas Assembling per Tahun per SMK
    • = 2.400 x 12 bln
    • = 28.800 Unit Komputer/SMK
    • Kapasitas Assembling 50 SMK per Tahun
    • = 28.800 x 50 SMK
    • = 1.440.000 Unit Komputer
  • 36. 7.2.4 Tenaga Kerja Industri KOMPUTER dan Multiplier Effects TOTAL (A) 15.000 B. Pemanfaat Komputer untuk usaha mandiri (warnet, game online , pemrograman dll) ref: iatt/depperin = 5000 tempat usaha x 3 orang. 21.900 TOTAL (A + B) A. Produksi Perakitan Komputer 50 50 50 50 50 1 SMK 6.900 350 2 1 5 Sales and Marketing 6 600 2 1 10 Logistic, Inventory, and Controlling 5 600 2 1 10 Service and Maintenance 4 2.200 4 1 40 Software Installation 3 2.200 4 1 40 Assembling PC and Laptop 2 950 50 3 300 Motherboard Computer Production 1 Total Indirect Shift Direct Jenis Proses No
  • 37. Tahapan Pengembangan Komputer SMK Penjualan Komputer Laptop & Desktop Pusat Perbaikan Hardware & Software Perakitan Komputer Tahap 1 Pembuatan Casing Pembuatan Electical Board Tahap 2 Tahap 3 opensource
  • 38. SMK ZYREX PRODUK KERJASAMA SMK - ZYREX 82
  • 39. Diklat Guru SMK untuk Perakitan Komputer, Standar Industri di SMK di Jakarta
  • 40. Diklat Guru SMK untuk Perakitan Komputer, Standar Industri di SMK di Jakarta
  • 41. PERAKITAN 100 PC KOMPUTER DI TEACHING FACTORY 80
  • 42. PERAKITAN 100 PC KOMPUTER DI TEACHING FACTORY 81
  • 43. Perakitan/ Assembling LCD Monitor, Laptop, dan PC NECSMK
  • 44. Perakitan PC, Laptop, LCD Monitor NEC-SMK SMK di Bandung, Solo, dan Jogja
  • 45. Perakitan PC, Laptop, LCD Monitor NEC-SMK SMK di Bandung, Solo, dan Jogja
  • 46. Perakitan PC, Laptop, LCD Monitor NEC-SMK SMK di Bandung, Solo, dan Jogja
  • 47. Perakitan PC, Laptop, LCD Monitor NEC-SMK SMK di Bandung, Solo, dan Jogja
  • 48. Perakitan PC, Laptop, LCD Monitor NEC-SMK SMK di Bandung, Solo, dan Jogja
  • 49. Perakitan PC, Laptop, LCD Monitor NEC-SMK SMK di Bandung, Solo, dan Jogja
  • 50. Perakitan PC, Laptop, LCD Monitor NEC-SMK SMK di Bandung, Solo, dan Jogja
  • 51. PERAKITAN LAPTOP & LCD MONITOR DI TEACHING FACTORY MALANG 81
  • 52. PERAKITAN LAPTOP & LCD MONITOR DI TEACHING FACTORY MALANG 81
  • 53. PERAKITAN LAPTOP & LCD MONITOR DI TEACHING FACTORY MALANG 81
  • 54. PERAKITAN LAPTOP & LCD MONITOR DI TEACHING FACTORY MALANG 81
  • 55. PERAKITAN LAPTOP & LCD MONITOR DI TEACHING FACTORY MALANG 81
  • 56. Pelatihan perbaikan Hardware & Software di SMK di Malang
  • 57. Pelatihan perbaikan Hardware & Software di SMK di Malang
  • 58. Pelatihan perbaikan Hardware & Software di SMK di Malang
  • 59. Penjualan Komputer NEC - Esemka
  • 60. Kebutuhan Investasi Fasilitas Pembuatan PCB (Mother Board)
  • 61. Kebutuhan Investasi Automatic Punching Machine untuk Pembuatan Casing Komputer
  • 62. 7.3 TINJAUAN EKONOMI PRODUK MANUFAKTUR LINI PRODUK PERAKITAN SEPEDA MOTOR BERBASIS SMK
  • 63. 7.3.1 Permintaan Pasar Sepeda Motor
    • Captive Market SMK
      • Kebutuhan Teaching Aid SMK Teknik Otomotif :
        • Rerata Kebutuhan Per SMK Otomotif = 5 Unit
        • Jumlah SMK Otomotif sebanyak = 1.952 Sekolah
      • Total = 5 x 1.952 = 9.760 Unit
      • Guru dan Siswa
        • Rerata Guru dan Siswa per SMK yg beli Motor = 10 Unit
        • Jumlah SMK = 7.500 Sekolah
      • Total = 10 x 7.500 = 75.000 Unit
    • Market Non-SMK = 50% Market SMK = 50% x 75.000
    • = 37.500 Unit
    • Total Market Pendidikan Sepeda Motor = 122.260 Unit
  • 64. 7.3.2 Investasi Perakitan Sepeda Motor (1) Komponen Engine Sepeda Motor
  • 65. 7.3.2 Investasi Perakitan Sepeda Motor (2) Manufaktur Komponen Gear Sepeda Motor
  • 66. 7.3.3 Kapasitas Perakitan Sepeda Motor
    • Kapasitas Assembling per Bulan per SMK
    • = 160 Unit Sepeda Motor
    • Kapasitas Assembling per Tahun per SMK
    • = 160 x 12 bln
    • = 1.920 Unit Sepeda Motor
    • Kapasitas Assembling 60 SMK per Tahun
    • = 1.920 x 60 SMK
    • = 115.200 Unit Sepeda Motor
  • 67. 7.3.4 Tenaga Kerja Industri Sepeda Motor dan Multiplier Effects TOTAL (A) 2.928 B. Effect untuk membuka usaha mandiri (bengkel sepeda motor, pembuatan spareparts, dll) misal : 50% dari SMK Prog.Keahlian Otomotif (1.952 SMK) memerlukan rata-rata 10 orang = 1.952 x 50% x 3 =9.760 orang 10.048 TOTAL (A + B) A. Produksi Perakitan Sepeda Motor 60 60 60 60 1 1 SMK 7.120 420 2 1 5 Sales and Marketing 6 720 2 1 10 Logistic, Inventory, and Controlling 5 2.640 2 1 40 Service and Maintenance 4 2.640 4 1 40 Assembling Sepeda Motor 3 350 50 3 100 Manufacture Gear 2 350 50 3 100 Manufacture Engine Components 1 Total Indirect Shift Direct Jenis Proses No
  • 68. Pembuatan Komponen Sepeda Motor Mesin & transmisi Rangka Gear Fuel Tank Knalpot Roda Fairing / sayap Penutup body
  • 69. Pembuatan Komponen Sepeda Motor
  • 70. Pembuatan Komponen Sepeda Motor
  • 71. PERAKITAN SEPEDA MOTOR Esemka - Kanzen 60
  • 72. PERAKITAN SEPEDA MOTOR Esemka - Kanzen 61
  • 73. Training Guru SMK di Kanzen SMKN4 Jakarta, SMKN2 Surabaya, SMKN2 Sukabumi, SMKN5 Surakarta, dll.
  • 74. Training Guru SMK di Kanzen
  • 75. Training Guru SMK di Kanzen
  • 76. Perakitan Sepeda Motor Esemka KANZEN di Teaching Factory Malang
  • 77. Perakitan Sepeda Motor Esemka KANZEN di Teaching Factory Malang
  • 78. Perakitan Sepeda Motor Esemka KANZEN di Teaching Factory Malang
  • 79. Perakitan Sepeda Motor Esemka KANZEN di Teaching Factory Malang
  • 80. Perakitan Sepeda Motor Esemka KANZEN di Teaching Factory Malang
  • 81. Perakitan Sepeda Motor Esemka KANZEN di Teaching Factory Malang
  • 82. Perakitan Sepeda Motor Esemka KANZEN di Teaching Factory Malang
  • 83. Perakitan Sepeda Motor Esemka KANZEN di Teaching Factory Malang
  • 84. Bengkel Sepedamotor Esemka KANZEN
  • 85. Penjualan Sepeda Motor Esemka – Kanzen BHP SMKN 2 Subang Jl. Km.5 Dangdeur Subang Jawa-Barat Esemka – Kanzen
  • 86. Spesifikasi Motor Esemka Kanzen
  • 87. Kebutuhan Investasi Dies & Injection Mold Dies Injection Dies Casting Machine Komponen Otomotif
  • 88. 7.5 Tinjauan Produk Manufaktur LINI PRODUK INDUSTRI MOBIL BERBASIS SMK
  • 89. 7.5.1 Permintaan Pasar Engine Mobil
    • Captive Market SMK Program Keahlian Teknik Otomotif sebanyak 1.952 SMK.
    • Tiap SMK memerlukan @ 3 unit Engine Mobil sebagai Teaching Aid.
  • 90. 7.5.1 Permintaan Pasar Mobil
    • Terdapat 7500 SMK yang semuanya memerlukan kendaraan operasional dengan harga yang murah.
    • Terdapat ribuan warga masyarakat yang menantikan mobil karya Putra Indonesia.
  • 91. 7.5.2 Penyerapan Tenaga Kerja
    • Akan diperlukan Industri Mesin Mobil berbasis SMK yang menyerap tenaga kerja sebanyak 100 orang.
    • Akan memunculkan sekitar 1.000 Bengkel Mobil yang terdapat di SMK maupun di luar SMK. Tiap Bengkel setidaknya mempekerjakan 3 orang (15% dari Lulusan SMK Jurusan Otomotif).
    • Mobil jenis angkutan umum dan niaga dapat menyerap tenaga kerja.
  • 92. Engine Head Cover Casting Produk SMK
  • 93. Engine Head Cover Machining Produk SMK
  • 94. Camshaft Production Produk SMK
  • 95. Camshafts Produk SMK
  • 96. Die Casting for intake manifold (alumunium alloy) Produk SMK 1 3 4 core 2 3 pengecoran solid Finish parts
  • 97. Machining Intake Manifold Produk SMK Facing & drilling on milling machine Casting Parts
  • 98. Crank Shaft Casting Part Produk SMK
  • 99. Piston Machining Produk SMK
  • 100. Pengembangan Engine Esemka 1.5i
  • 101. Proses Pembuatan & Perakitan Komponen Mesin Esemka 1.5i Camshaft dirakit di Engine head
  • 102. Proses Pembuatan & Perakitan Komponen Mesin Esemka 1.5i Crankshaft dipasang di Engine Block
  • 103. Proses Pembuatan & Perakitan Komponen Mesin Esemka 1.5i Engine Firing & Testing
  • 104. Proses Pembuatan & Perakitan Komponen Mesin Esemka 1.5i SMKN 4 Jakarta SMKN 1 Cibinong
  • 105. Proses Pembuatan & Perakitan Komponen Mesin Esemka 1.5i
  • 106. Proses Pembuatan & Perakitan Komponen Mesin Esemka 1.5i
  • 107. Proses Pembuatan & Perakitan Komponen Mesin Esemka 1.5i
  • 108. Proses Pembuatan & Perakitan Komponen Mesin Esemka 1.5i
  • 109. Konsep Chassis & Transmisi Engine System Chassis Transmission Sistem Axle (gardan) Brakes Systems Suspension System Steering System Penggerak belakang Muffler
  • 110. Konsep Mobil Esemka SUV Esemka SUV
  • 111. Konsep Mobil Esemka Jenis Pickup Konsep A Konsep B esemka
  • 112. Konsep Mobil Esemka Jenis Minibus esemka
  • 113. Service Centre & Maintenance
  • 114. 7.4. Tinjauan Produk Manufaktur LINI PRODUKSI PERAKITAN ALAT PERTANIAN / TRAKTOR BERBASIS SMK
  • 115. 7.4.1 Permintaan Pasar
    • Captive Market SMK Program Keahlian Pertanian :
      • Terdapat 811 SMK, memerlukan Handtractor @ 3 buah per sekolah, sehingga total = 2433 handtractor.
  • 116. 7.4.2 Penyerapan Tenaga Kerja
    • Diperlukan Industri Handtracktor Berbasis SMK untuk memenuhi kebutuhan ini.
    • Setidaknya menyerap 20 orang tenaga kerja didalam industri ini.
    • Multiplier effect dari terciptanya 3000 handtractor untuk SMK di seluruh Indonesia, setidaknya terdapat 3000 tenaga kerja yang dapat memanfaatkan alat ini selain digunakan untuk belajar.
  • 117. Traktor Tangan Serba Guna SMK-Almas
  • 118. Pengelasan Roda Tracktor dengan Generator Diesel
  • 119. Komponen Hand Tractor
  • 120. Transmisi Hand Tractor
  • 121. Peraktian Hand Tractor di SMKN Lampung
  • 122. Peraktian Hand Tractor di SMKN Lampung
  • 123. Peraktian Hand Tractor di SMKN Lampung
  • 124. Peraktian Hand Tractor di SMKN Lampung
  • 125. Hand Tractor Hasil Perakitan di SMKN Lampung
  • 126. 8.1 Tinjauan Layanan Perdagangan LINI LAYANAN PERDAGANGAN BERBASIS SMK
  • 127. 8.1.1 Permintaan Pasar
    • Setiap SMK Program Keahlian Bisnis Manajemen dapat membuka usaha retail dimana menyerap tenaga kerja.
  • 128. Rekapitulasi
  • 129. Rekapitulasi Penyerapan Tenaga Kerja 7.700 unit bisnis Bisnis/Retail 2.433 Traktor Alat Pertanian 3.000 3000 org 1000 bengkel 5.856 Engine 7.500 Mobil Mobil 10.048 2.928 7.120 115.200 122.260 Sepeda Motor 21.900 15.000 6.900 1.440.000 2.178.000 Komputer 7.145 5.760 1.385 1.920 91.260 Mesin Perkakas Jumlah Total Tenaga Kerja (orang) Tenaga Kerja akibat Multiplier Effect (org) Tenaga Kerja di Industri (orang) Kapasitas Produksi (unit) Pangsa Pasar (unit) Jenis Industri
  • 130. LINI PERDAGANGAN/RETAIL SMK PERDAGANGAN/RETAIL 84
  • 131. Perdagangan Retail
  • 132.  
  • 133.  
  • 134.  
  • 135.  
  • 136.  
  • 137.  
  • 138.  
  • 139.  
  • 140. LINI PERHOTELAN DAN BOGA SMK PERHOTELAN DAN BOGA 87
  • 141. PENATAAN RESTAURAN 88
  • 142. PENATAAN RESTAURAN 89
  • 143. BISNIS KATERING SMK Teaching Industri Pariwisata Makasar 90
  • 144. BISNIS KATERING SMK Pariwisata Makasar 91
  • 145. LINI BUSANA DAN KECANTIKAN SMK BUSANA DAN KECANTIKAN 93
  • 146. PEMBUATAN PAKAIAN WANITA 94
  • 147. KOMPETISI RIAS RAMBUT SMK 95
  • 148. Bisnis Perawatan Kecantikan SMK 96
  • 149. Bisnis Perawatan Kecantikan SMK 97
  • 150. Bisnis Perawatan Kecantikan SMK 98
  • 151. HASIL KARYA TATA RIAS KECANTIKAN SMK 99
  • 152. LINI INDUSTRI SENI SMK SENI MUSIK KLASIK 101
  • 153. PENTAS KOMERSIAL MUSIK KLASIK SMK 102
  • 154. PENTAS SENI KOMERSIAL SMK 103
  • 155. BISNIS PEMBUATAN MEBELAIR 105
  • 156. BISNIS PEMBUATAN MEBELAIR 106
  • 157. BEBERAPA SMK PENGEMBANG TEACHING INDUSTRI MANUFAKTUR
    • SMKN 4 JAKARTA ( Mesin Perkakas, Automotif, Computer)
    • SMKN 5 JAKARTA ( Mesin Perkakas, Computer)
    • SMKN 2 SUBANG (Automotif, Computer)
    • SMKN 6 BANDUNG (Computer)
    • SMKN 1 SUKABUMI ( Mesin Perkakas, Automotif, Computer)
    • SMKN 2 SURAKARTA (Computer)
    • SMKN 5 SURAKARTA ( Mesin Perkakas, Automotif, Computer)
    • SMK WARGA SURAKARTA ( Mesin Perkakas, Automotif)
    • SMK ST.MIKAEL SURAKARTA (Mesin Perkakas)
    • SMKN 7 SEMARANG ( Mesin Perkakas, Computer)
    • SMKN 1 MAGELANG ( Mesin Perkakas)
    • SMK MUHAMMADIYAH 2 BOROBUDUR MAGELANG (Automotif)
    • SMKN 2 YOGYA (Computer)
    • SMKN 2 DEPOK SLEMAN ( Mesin Perkakas, Computer)
    • SMKN 2 WONOSARI GUNUNGKIDUL ( Mesin Perkakas)
    • SMKN 1 SINGOSARI MALANG (Automotif)
    • SMKN 5 SURABAYA (Mesin Perkakas, Automotif),
    • SMKN 2 SURABAYA (Computer), dll.
  • 158. Usul Depdiknas Struktur Pengelolaan Teaching Factory SMK Surakarta Koordinator Dinas Pendidikan Kota Surakarta SMK SMK SMK SMK Mitra Industri
  • 159. TERIMA KASIH