Aliran Filsafat

40,955 views
40,796 views

Published on

Published in: Education, Business
4 Comments
6 Likes
Statistics
Notes
  • kalau kita mengerti akan mempelajari filsafat justru kita akan lebih kritis dan radikal, sifat keingin tahuan akan sesuatu semakin terus dicari kebenarannya dan pasti akan bertambah wawasan, dengan bertambah wawasan akan sesuatu, mestinya orang akan lebih arif dan bijak, tidak sombong dalam menghadapi apapun.
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • apa sih arti dari aliran filsafat kuatianisme
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • bagus
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • filsafat dapat mengubah pola fikir seseorang secara drastis, jika keyakinan dan ilmu agama kita belum mantap, maka janganlah mendalami filsafat, khawatir kita bisa menganggap bahwa agama itu adalah bagian dari filsafat, sehingga dengan menghayati filsafat kita merasa cukup menjadi orang yg baik, tanpa perlu adanya agama dalam kehidupan kita, sudah banyak saudara2 kita yang tergelincir karena mendalami filsafat...
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
No Downloads
Views
Total views
40,955
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
128
Actions
Shares
0
Downloads
566
Comments
4
Likes
6
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Aliran Filsafat

  1. 1. Beberapa pandangan dlm Filsafat <ul><li>Idealisme: Plato realitas yang fundamental adalah ide atau idea. Realitas yg tampak oleh indera manusia adalah bayangan dari ide. Berarti dibelakang alam empiris atau alam fenomena yg kita hayati terdpt alam ideal atau alam esensi. </li></ul><ul><li>Bagi klp ideal manusia merupakan bagian dari proses alam, yg juga bersifat spiritual karena memiliki akal, jiwa, budi dan nurani </li></ul>
  2. 2. <ul><li>2. Humanisme. Abad ke 5-14, tujuan pendidikan utk mencapai kebahagiaan hidup abadi dan mengatasi kebutuhan duniawi. </li></ul><ul><li>Abad 15, masa kebangkitan kembali atau renaissance timbul pandangan humanisme yg didukung berbagai penemuan mis. Mesin cetak </li></ul><ul><li>Humanisme memiliki dua arah </li></ul><ul><li>Humanisme individu mengutamakan kemerdekaan berpikir, berpendapat. Kemampuan ini disalurkan melalui kesenian, musik, teknologi, penguasaan ttg kealaman. </li></ul><ul><li>Humanisme Sosial mengutamakan pendidikan bagi masyarakat dan kesejahteraan sosial dan perbaikan hub antarmanusia </li></ul>
  3. 3. <ul><li>3. Rasionalisme. Satu-satunya sumber pengetahuan yg dapat dipercaya adalah rasio (akal) seseorg. </li></ul><ul><li>John Locle (1662-1704) tokoh filsafat dan pendidik dgn pandangannya tabula rasa artinya bahwa setiap insan diciptakan sama, sebagai kertas kosong, berarti memberikan pendidikan untuk pandai tugas utama penddkan formal </li></ul><ul><li>JJ. Rousseau (1717-1778), seorg anak hrs dididik sesuai dgn kemampuannya atau kesiapan menerima penddidikan </li></ul>
  4. 4. <ul><li>4. Empirisme: kenyataan yg tdk dibuktikan melalui pengalaman adalah tanpa arti. Ilmu hrs dpt diuji melalui pengalaman </li></ul><ul><li>Francis Bacon (1561-1626) menyarankan agar penemuan-penemuan dilakukan dg metode induksi. Ilmu akan berkembang melalui pengamatan serta menyusun fakta sebagai hasil eksperimen </li></ul><ul><li>John Locle: akal tdk melahirkan pengetahuan dgn sendirinya. Pengalaman merupakan sumber pengetahuan </li></ul><ul><li>gagasan atau ide yg timbul dari pengalaman lahiriah dan pengalaman batin (refleksi) merupakan sumber gagasan (ide) tunggal. Gagasan tunggal ini menjadi gagasan majemuk shg menimbulkan pengetahuan yg beraneka ragam </li></ul>
  5. 5. <ul><li>5. Kritisisme </li></ul><ul><li>Immanuel kant (1724-1804) menjebatani pandangan rasionalisme dan empirisme dan disebut kritisisme. </li></ul><ul><li>6 . Konstruktivisme </li></ul><ul><li>Giambattista Voco (1710), pengetahuan seseorg marupakan hasil konstruksi individu, melalui interaksi dgn objek, penomena, pengalaman dan lingkungannya. </li></ul><ul><li>Jean Piaget : pengetahuan tdk diperoleh secara pasif seseorg. Pengetahuan dibangun secara aktif oleh individu sendiri melalui berbagai jalur: membaca, mendengarkan bertanya, menelusuri dan melakukan eksperimen terhdp lingkungannya. </li></ul>

×