Kelompok 9 :   Septian Hari           (116100015)   Fantri Rizkiani S.     (116101085)   Ramadhan Triyanto P.   (116102108...
Pendahuluan     • By ramadhan
apa beda kepemimpinan dan       manajemen?
Apa definisi kepemimpinan?
Trait theories
Behavioral Theories•Behavioral theory:Leadership behaviors can be taught.Vs.•Trait theory:Leaders are born, not made.Behav...
Ohio State Studies-LBDQ th 19501. Consideration (pertimbangan).2. Initiating Structure(orientasi tugas)
Michigan Studiesmenemukan tiga karakteristik penting daripemimpin yang efektif1. Berorientasi tugas perilaku2. Berorientas...
Managerial Grid Model- 1964 by Robert R. Blake and Jane Mouton
Scandinavian studies- pemimpin yang efektif akan menampakkan  kepemimpinan yang berorientasi  pengembangan- Pemimpin yang ...
&Model Kepemimpinan Situasi     Menurut Fielder
.
Seorang menjadi pemimpin bukan karena sifat- sifat daripada kepribadiannya, tetapi karena  berbagai faktor situasi dan ada...
orientasi gaya tugas orientasi gaya hubungankinerjaBaikkinerjaJelek            menguntungkan                moderat       ...
Teori Situasional
Model Kepemimpinan Situasional1. Model kepemimpinan Kontingensi Fielder2. Model Kepemimpinan Situasional menurut   Hersey ...
Dasar Model Kepemimpinan Situasional • Kadar bimbingan dan pengarahan yang diberikan   oleh pemimpin (perilaku tugas). • K...
Model Kepemimpinan Situasional      menurut Hersey dan Blanchard                 Tinggi                          Partisipa...
Kesiapan Pengikut    Tinggi                 Sedang                 Rendah      R4             R3             R2           ...
Pembagian Kepemimpinan Situasional•   Instruksi•   Konsultasi•   Partisipasi•   Delegasi
Sumber• http://ivanilasukma.blogspot.com/2011/05/bl  og-post.htm• http://www.business.unr.edu/faculty/simmon  sb/mgt423/ch...
Pengertian Leader-Member teori                  Bursa-Menurut Morrow, et al (2005, p. 682) bahwa “leader member exchange m...
Leader-Member teori Bursa- Menurut Robbins (2007, p. 368) “akibat dari tekanan waktu, pemimpin menetapkan bahwa  adanya se...
KELOMPOK DALAM-Penilaian kinerja dari pimpinan lebih tinggi-memperoleh kepercayaan pemimpin-Mendapat sejumlah perhatian ya...
Kelompok LuarCiri anggota kelompok luar :1. Mendapat sedikit dari waktu yang   diberikan oleh leadernya2. sedikit kontrol ...
Teori Tujuan/ Path Goal
Gaya Kepemimpinan Path Goal  1. Kepemimpinan pengarah (directive     leadership)  2. Kepemimpinan pendukung     (supportiv...
Leaders-participant model•   AI•   AII•   CI•   CII•   GII
Teori Kepemimpinan KarismatikTeori Kepemimpinan Transformasional    Teori Kepemimpinan Visioner
Para pengikut membuat atribusi dari kemampuankepemimpinan yang heroik atau luar biasa bilamereka mengamati perilaku-perila...
CIRI-CIRI PERSONAL DARI PEMIMPIN               KARISMATIKa) Memiliki visib) Mau mengambil resiko untuk mencapai visic) Pek...
Proses 3 langkah untuk belajar menjadi             pemimpin karismatik1) Mengembangkan aura karisma dengan   memelihara su...
Pemimpin yang memberikan pertimbangan danrangsangan intelektual yang diindividualkan,dan yang memiliki karisma MENU
MENU
Kepemimpinan VISIONERKemampuan       untuk    menciptakan     danmengartikulasikan     suatu     visi    yangrealistik, da...
1) Kemampuan menjelaskan visi dilihat dari segi   tindakan-tindakan yang dituntut dan sasaran   melalui komunikasi lisan d...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Leadership

5,134 views

Published on

Published in: Business, Education
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
5,134
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
173
Actions
Shares
0
Downloads
373
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide
  • john kotterdariharvard business school berpendapatbahwamanajemenadalahtentangmengatasikompleksitas.good management membawaketeraturandankonsistensidenganmembuatrencana, mendesainorganisasi yang stabil, danmemonitorhasildarirencana.kepemimpinan, menurutnyaadalahtentangmengatasiperubahan.pemimpinmenstabilkanarahdengancaramengembangkanvisikedepan, kemudianmerekamengatur orang2 dengancaramengomunikasikanvisinyadanmenginspirasimerekauntukmengatasirintangan.
  • bukuinimenjelaskankepemimpinanadalahkemampuanuntukmempengaruhisebuahtimuntukmenujupencapaianvisiatauserangkaiantujuan.
  • Sejarah: mahatmagandhi, napoleon, juliuscaesar, nelson mandela, almarhumsteve jobs, merekaadalahpemimpin yang memangtampakdaricirinyasebagaipemimpin: karismatik, antusias, berani.Jadiapaitu trait theories?Trait theories adalahteori yang menganggapkualitaspribadidankarakteristiklah yang membedakanantarapemimpindan non pemimpin.Ataudengan kata lain pemimpinitudilahirkan, bukandilatih.Ada enamciriseorangpemimpin:AmbisidanenergiHasratuntukmemimpinKejujurandanintegritasPercayadiriKecerdasanPengetahuan yang berhubungandenganpekerjaannya
  • Teorikepemimpinan yang memberikanseperangkataturanuntukmenentukanragam & banyaknyapengambilankeputusanpartisipatifdalamsituasi-situasi yang berlainanOleh Vector Vroom & Philip YettonMenghubungkanperilakukepemimpinan & partisipasidenganpengambilankeputusanDirevisimenjadi 5 Gaya kepemimpinan* AI (Otokratis) Pemimpinmemecahkanmasalahataumembuatkeputusanunilate-rally, menggunakaninformasi yang tersedia. Pemimpinmembuatkeputusansendiri.AII (Otokratis) Pemimpinmemperolehinformasi yang diperlukandarisubordi-natestapikemudianmembuatkeputusansecarasepihak. Pemimpinmenanyakaninformasidaribawahanakantetapikeputusandiambilsendiriolehpemimpin. Bawahantidakselaluharusmengetahuiinformasimengenaisituasi yang dihadapi.* CI (Consultative) sahamPemimpinmasalahdenganbawahanindi-vidually, tapikemudianmembuatkeputusansecarasepihak. Pemimpinberbagiinformasidenganbawahansecara individual, danbertanyamengenaiberbagaiinformasidanevaluasidarimereka. Akan tetapipemimpinmengambilkeputusansendiri.* CII (Consultative) sahamPemimpinmasalahdenganbawahandalampertemuankelompok, tapikemudianmembuatkeputusansecarasepihak. Pemimpindanbawahanbertemusebagaitimuntukmendiskusikanberbagaihalmenyangkutsituasi yang dihadapiakantetapipemimpin yang mengambilkeputusan.* GII (Group Decision) saham Leader masalahdenganbawahandalamsebuahpertemuankelompok; keputusantersebuttercapaimelaluidiskusiuntuk consensus. Pemimpindanbawahanbertemusebagaitimuntukmendiskusikanberbagaihal yang menyangkutsituasi yang dihadapidankeputusanditentukanolehtim.a. Pemimpinmemecah problem sendiriandenganmenggunakaninformasi yang tersediapadanyapadasaat problem tersebutmuncul. (A I)b. Pemimpinmendapatkaninformasi yang diperlukandaribawahannya, kemudianmemutuskan problem tersebutsecarasendirian (A II). A I dan A II duagaya Autocratic yang berbeda.c. Pemimpinmemberitahukanproblemnyakepadaseseorangbawahannya yang berkaitandengan problem tersebut, untukmendapatkan ide dan saran-sarannya, selanjutnyapemimpinmembuatkeputusan (bisaterpengaruh, bisatidakpadabawahannya (C I).d. Pemimpinmemberitahukan problem kepadabawahandalamsatukelompok, kemudianbersama-samamencari ide dan saran pemecahan. Selanjutnyapemimpinmengambilkeputusan, bisaterpengaruhatautidakterhadapkelompok. (C II). C I dan C II duagaya Consultative yang berbeda.e. Pemimpinmemberitahukan problem kepadabawahannyadalamsatukelompok. Pimpinanbersama-samamenyimpulkandanmengujialternatifhinggamencapaisuatukesepakatanterhadappemecahan yang diambil. (G II) G II gaya yang adapadakelompok (group).
  • Leadership

    1. 1. Kelompok 9 : Septian Hari (116100015) Fantri Rizkiani S. (116101085) Ramadhan Triyanto P. (116102108) Herdianto (116104115) Nunung Noer Hidayati (116104117) Wismi Nur Isdiani (116104124)
    2. 2. Pendahuluan • By ramadhan
    3. 3. apa beda kepemimpinan dan manajemen?
    4. 4. Apa definisi kepemimpinan?
    5. 5. Trait theories
    6. 6. Behavioral Theories•Behavioral theory:Leadership behaviors can be taught.Vs.•Trait theory:Leaders are born, not made.Behavioral Leadership Theories didasarkan pada keyakinan bahwapemimpin yang besar diciptakan, bukan dilahirkan. Menurut teoriini, orang biasa(nonleader) bisa menjadi pemimpin melalui sebuahpembelajaran. Teori ini juga mengatakan bahwa perilaku spesifikmembedakan pemimpin dari bukan pemimpin (nonleader).
    7. 7. Ohio State Studies-LBDQ th 19501. Consideration (pertimbangan).2. Initiating Structure(orientasi tugas)
    8. 8. Michigan Studiesmenemukan tiga karakteristik penting daripemimpin yang efektif1. Berorientasi tugas perilaku2. Berorientasi pada hubungan perilaku3. kepemimpinan partisipatif
    9. 9. Managerial Grid Model- 1964 by Robert R. Blake and Jane Mouton
    10. 10. Scandinavian studies- pemimpin yang efektif akan menampakkan kepemimpinan yang berorientasi pengembangan- Pemimpin yang menampakkan perilaku yang berorientasi pengembangan mempunyai lebih banyak karyawan yang terpuaskan dan dipandang lebih kompeten oleh karyawannya
    11. 11. &Model Kepemimpinan Situasi Menurut Fielder
    12. 12. .
    13. 13. Seorang menjadi pemimpin bukan karena sifat- sifat daripada kepribadiannya, tetapi karena berbagai faktor situasi dan adanya interaksi antara Pemimpin dan situasinya
    14. 14. orientasi gaya tugas orientasi gaya hubungankinerjaBaikkinerjaJelek menguntungkan moderat tidak menguntungkanKategori I II III IV V VI VII VIIIHubunganpemimpin- BAIK BAIK BAIK BAIK JELEK JELEK JELEK JELEKanggotaSusunantugas TINGGI TINGGI RENDAH RENDAH TINGGI TINGGI RENDAH RENDAHKekuasaanjabatan KUAT LEMAH KUAT LEMAH KUAT LEMAH KUAT LEMAH
    15. 15. Teori Situasional
    16. 16. Model Kepemimpinan Situasional1. Model kepemimpinan Kontingensi Fielder2. Model Kepemimpinan Situasional menurut Hersey dan Blanchard
    17. 17. Dasar Model Kepemimpinan Situasional • Kadar bimbingan dan pengarahan yang diberikan oleh pemimpin (perilaku tugas). • Kadar dukungan sosio emosional yang disediakan oleh pemimpin (perilaku hubungan). • Tingkat kesiapan atau kematangan yang diperlihatkan oleh anggota dlam melaksanakan tugas dan fungsi mereka dalam mencapai tujuan tertentu.
    18. 18. Model Kepemimpinan Situasional menurut Hersey dan Blanchard Tinggi Partisipasi KonsultasiPerhatian pemimpin Terhadap hubungan dengan pegawai Delegasi Instruksi Rendah 4 3 2 1 Kesiapan Pegawai
    19. 19. Kesiapan Pengikut Tinggi Sedang Rendah R4 R3 R2 R1Mampu dan mau. Mampu, Tidak mampu, Tidak mampu dan namun tidak namun ada tidak mau. mau. kemauan.
    20. 20. Pembagian Kepemimpinan Situasional• Instruksi• Konsultasi• Partisipasi• Delegasi
    21. 21. Sumber• http://ivanilasukma.blogspot.com/2011/05/bl og-post.htm• http://www.business.unr.edu/faculty/simmon sb/mgt423/ch03.ppt
    22. 22. Pengertian Leader-Member teori Bursa-Menurut Morrow, et al (2005, p. 682) bahwa “leader member exchange merupakan peningkatan kualitas hubungan antara supervisi dengan karyawan akan mampu meningkatkan kerja keduanya. Namun realitasnya, hubungan antara karyawan dan supervisi dapat dikelompokkan pada dua hubungan yaitu hubungan yang baik dan hubungan yang buruk. Hubungan yang baik akan menciptakan kepercayaan karyawan, sikap positif, dan loyalitas, namun hubungan yang buruk berpengaruh sebaliknya.”-Truckenbrodt (2000, p. 233) menyatakan bahwa “leader member exchange difokuskan pada penilaian terhadap hubungan dan interaksi antara supervisor (atasan) dan bawahan. Tingkat kedekatan dari hubungan antara pimpinan dan bawahan ini yang menunjukkan adanya indikasi dari leader member exchange di perusahaan.”
    23. 23. Leader-Member teori Bursa- Menurut Robbins (2007, p. 368) “akibat dari tekanan waktu, pemimpin menetapkan bahwa adanya sebuah hubungan khusus dengan suatu group yang terdiri dari beberapa pengikutnya.”- Terdiri dari 2 Grup: 1. Grup dalam 2. Grup luar-Pemilihan anggota kelompok dalam dan luar tidak jelas metodenya. Tapi, kelompok dalam yang diciptakan oleh seorang pemimpin mempunyai karakteristik pribadi yang hampir sama dengan pimpinan.
    24. 24. KELOMPOK DALAM-Penilaian kinerja dari pimpinan lebih tinggi-memperoleh kepercayaan pemimpin-Mendapat sejumlah perhatian yang tidak proporsional dari si pemimpin-memiliki kemungkinan lebih besar untuk mendapat hak istimewa/ perlakuan khusus• Contoh : misalnya perihal kompensasi kerja, toleransi absensi kerja dan lainnya.-tingkat turn over yang lebih rendah-Kemauan menerima tambahan tanggung jawab dari perusahaan.-tingkat kepuasan yang lebih besar
    25. 25. Kelompok LuarCiri anggota kelompok luar :1. Mendapat sedikit dari waktu yang diberikan oleh leadernya2. sedikit kontrol yang diberikan oleh leader dalam hal pemberian penghargaan3. Hubungan leader dengan anggota kelompok luar didasarkan pada hubungan wewenang yang formal.
    26. 26. Teori Tujuan/ Path Goal
    27. 27. Gaya Kepemimpinan Path Goal 1. Kepemimpinan pengarah (directive leadership) 2. Kepemimpinan pendukung (supportive leadership) 3. Kepemimpinan partisipatif (participative leadership) 4. Kepemimpinan berorientasi prestasi (achievement-oriented leadership)
    28. 28. Leaders-participant model• AI• AII• CI• CII• GII
    29. 29. Teori Kepemimpinan KarismatikTeori Kepemimpinan Transformasional Teori Kepemimpinan Visioner
    30. 30. Para pengikut membuat atribusi dari kemampuankepemimpinan yang heroik atau luar biasa bilamereka mengamati perilaku-perilaku tertentuMENU
    31. 31. CIRI-CIRI PERSONAL DARI PEMIMPIN KARISMATIKa) Memiliki visib) Mau mengambil resiko untuk mencapai visic) Peka terhadap kendala lingkungan dan kebutuhan pengikutd) Memperagakan perilaku yang khusus (diluar yang biasanya/ tidak konvensional)MENU
    32. 32. Proses 3 langkah untuk belajar menjadi pemimpin karismatik1) Mengembangkan aura karisma dengan memelihara suatu pandangan yang optimis.2) Manarik orang lain masuk dengan menciptakan suatu ikatan yang mengilhami yang lain-lain untuk mengikuti3) Membangkitkan potensial dalam diri para pengikut dengan menyadap emosi merekaMENU
    33. 33. Pemimpin yang memberikan pertimbangan danrangsangan intelektual yang diindividualkan,dan yang memiliki karisma MENU
    34. 34. MENU
    35. 35. Kepemimpinan VISIONERKemampuan untuk menciptakan danmengartikulasikan suatu visi yangrealistik, dapat dipercaya, atraktif tentangmasa depan organisasi atau unit organisasiyang terus tumbuh dan membaik MENU
    36. 36. 1) Kemampuan menjelaskan visi dilihat dari segi tindakan-tindakan yang dituntut dan sasaran melalui komunikasi lisan dan tertulis yang jelas2) Mampu mengungkapkan visi, tidak hanya secara verbal, melainkan juga melalui perilaku pemimpin3) Mampu memperluas visi kepada konteks kepemimpinan yang berbeda MENU

    ×