Your SlideShare is downloading. ×
Attachments 2012 07_07
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Saving this for later?

Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime - even offline.

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

Attachments 2012 07_07

548
views

Published on

Metode Penelitian

Metode Penelitian


0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
548
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
8
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide
  • Setelahpersiapan analisis data
  • Transcript

    • 1. Metode asosiasi akan membantu kita untuk memahami hubungan secara baik, namun juga membantu kita mengetahui kekuatan hubungan secara lebih baikMetode Asosiasi yang sesuai dengan Kombinasi Pengukuran
    • 2. Analisis Bivariat: Prosedur Umum untuk Uji Asosiasi
    • 3. Tabulasi Silang adalah cara termudah untuk melihat asosiasi dalam sejumlah dataKorelasi Kontinjensi: untuk mengukur kekuatan hubungan dalam tabulasi silang.Untuk itu perlu menggunakan koefisien phi (f)
    • 4. Korelasi Spearman Bank: cara yang paling tepat untuk mengukur asosiasi hubungan antarvariabel. Rumusnya adalah: N = Jumlah Ranking d = perbedaan antar ranking dalam dua distribusi ranking
    • 5. Uji perbedaan adalah untuk mendeteksi mengenai perbedaan antar kelompok yangamat berguna bagi para peneliti. Uji ini meliputi uji Chi Square untuk mengujiperbedaan antar grup dan uji Z untuk perbedaan proporsi, serta uji t untuk perbedaanrata-rata
    • 6. Bab 13
    • 7. Analisis multivariat adalah analisis di mana masalah yang diteliti bersifat multidimensional dan menggunakan tiga atau lebih variabelAnalisis ini dibagi menjadi dua kategori, yaitu: (1)1. Dependence Method: Analisis yang digunakan untuk menjelaskan atau memprediksi variabel terikat berdasarkan dua atau lebih variabel bebas. Metode ini terdiri empat macam, yaitu: a. Analisis Regresi berganda (Multiple Regression Analysis) b. Analisis Diskriminan Berganda (Multiple Discriminant Analysis)
    • 8. Analisis ini dibagi menjadi dua kategori, yaitu: (2) b. Analisis Multivariat Varians (Multivariate Analysis of Variance) c. Analisis Korelasi Kanonikal (Canonical Corrrelation Analysis) 2. Metode saling ketergantungan (Interdependence Method). Metode ini dikelompokkan menjadi tiga, yaitu: a. Analisis Faktor (Factor Analysis) b. Analisis Kluster (Cluster analysis) c. Skala multidimensional (Multidimensional Analysis)
    • 9. Semua data yang dikumpulkan dapat dikelompokkan ke dalam: (1)1. Data Kuantitatif: Data yang diukur dalam suatu skala numerik; hal ini dapat dibedakan menjadi: a. Data Interval: data yang diukur dengan jarak di antara dua titik pada skala yang sudah diketahui b. Data Rasio: data yang diukur dengan suatu proporsi.
    • 10. Semua data yang dikumpulkan dapat dikelompokkan ke dalam: (2)2. Data Kualitatif: Data yang tidak dapat diukur dalam skala numerik.Data kualitatif digolongkan menjadi: a. Data nominal: data yang dinyatakan dalam bentuk kategori b. Data ordinal: data yang dinyatakan dalam bentuk kategori, namun posisi data tidak sama derajatnya karena dinyatakan dalam peringkat..
    • 11. Metode yang dapat digunakan untuk Analisis Regresi adalah: (1)1. Metode OLS (Pangkat Kuadrat Terkecil Biasa). Metode ini mengestimasi suatu garis regresi dengan jalan meminimalkan jumlah dari kuadrat kesalahan setiap observasi terhadap garis tersebut. Tujuannya adalah untuk mengestimasi fungsi regresi populasi (FRP) berdasarkan fungsi regresi sampel
    • 12. Metode yang dapat digunakan untuk Analisis Regresi adalah: (2)2. Inferensi Hasil Regresi. Terdapat 3 jenis kriteria, yaitu: 1. Uji signifikansi individual (uji statistik t): uji yang menunjukkan seberapa jauh pengaruh satu variabel penjelas secara individual dalam menerangkan variase variabel terikat1 2 34
    • 13. Keterangan:1. Hipotesis nol (Ho) yang hendak diuji adalah apakah suatu parameter (bi) sama dengan nol,2. Hipotesis alternatifnya (Ha), parameter suatu variabel tidak sama dengan nol,3. Rumus Statistik t4. Rumus lain Statistik t, dimana:n = jumlah observasik = jumlah parameter dalam model, termasuk intersept
    • 14. 2. Inferensi Hasil Regresi. Terdapat 3 jenis kriteria, yaitu (2) 2. Uji Signifikansi Simultan (uji statistik f): Menunjukkan apakah semua variabel bebas yang terdapat dalam model mempunyai pengaruh secara bersama-sama terhadap variabel terkait.1 2 3
    • 15. Keterangan:1. Hipotesis nol (Ho) yang hendak diuji adalah apakah semua parameter dalam model sama dengan nol,2. Hipotesis alternatifnya (Ha), tidak semua parameter secara simultan sama dengan nol,3. Rumus Statistik F, dimana:
    • 16. 3. Koefisien Determinasi: Perangkat yang mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menerangkan variasi variabel terikat. Formulanya adalah:Selain itu, banyak juga peneliti menganjurkan untuk menggunakannilai Adjusted R2 pada saat mengevaluasi mana model regresi yangterbaik
    • 17. ANOVA untuk Analisis Regresi
    • 18. Analisis Diskriminan dipergunakan untuk diskriminasi dan klasifikasiAnalisis Korelasi Kanonikal adalah analisis atau teknik yang digunakan untukmenentukan tingkat hubungan antara dua kelompok variabel yang masing-masing terdiridari beberapa variabelAnalisis MANOVA(multivariate analysis of variance) adalah analisis yang menaksirhubungan antara dua atau lebih variabel dependen dan klasifikasi atau faktor
    • 19. Analisis Interdependence mempunyai tujuan yang berbeda, yaitu: untuk mengetahuilebih dalam mengenai struktur dari seperangkat variabel atau objek Analisis ini terdiri dari 3 macam: (1)1. Analisis Faktor: jenis analisis yang digunakan untuk mengenali dimensi pokok atau keteraturan sebuah fenomena. Pendekatan yang paling populer digunakan adalah principal component analysis, yaitu analisis yang mentransformasikan sejumlah variabel ke dalam suatu variabel komposit baru, atau komponen utama yang tidak berkorelasi satu sama lain.
    • 20. Analisis ini terdiri dari 3 macam: (2)2. Analisis Kluster: Teknik yang digunakan untuk mengidentifikasi objek atau individu yang serupa dengan memperhatikan beberapa kriteria. Tujuan utama penggunaan teknik ini adalah untuk menggolongkan individu atau objek yang berhubungan secara mutually exclusive ke dalam jumlah yang lebih kecil. Biasanya analisis ini digunakan untuk memudahkan segmentasi pasar dengan mengidentifikasi subjek atau individu yang memiliki kesamaan kebutuhan, gaya hidup, atau respon terhadap strategi pemasaran.
    • 21. Analisis ini terdiri dari 3 macam: (3)3. Skala multidimensi (Multidimensional Scale): Teknik yang digunakan untuk mengukur objek dalam ruang multidimensi berdasarkan kesamaan penilaian responden terhadap suatu objek. Alat analisis yang biasanya digunakan adalah Tipologi Klassen yang pada dasarnya membagi daerah berdasarkan dua indikator utama, yaitu pertumbuhan ekonomi daerah dan pendapatan perkapita daerah.