Your SlideShare is downloading. ×
Media Indonesia 25 Maret 2014
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Introducing the official SlideShare app

Stunning, full-screen experience for iPhone and Android

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

Media Indonesia 25 Maret 2014

951
views

Published on

Published in: Education

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
951
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
27
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. ARIF HULWAN P ESAWAT Malaysia Air- lines (MAS) bernomor penerbangan MH 370 dipastikan jatuh di Sa- mudra Hindia bagian selatan, di lepas pantai Perth, Australia. Penumpang pesawat yang ber- jumlah 239 orang pun dinyata- kan tidak ada yang selamat. “Dengan kesedihan dan penyesalan mendalam, saya harus mengabarkan bahwa menurut data terbaru, pener- bangan MH 370 berakhir di Samudra Hindia,” ujar PM Ma- laysia Najib Razak dalam kon- ferensi pers di Kuala Lumpur, Malaysia, kemarin. Pernyataan Najib tersebut didasarkan atas hasil analisis satelit telekomunikasi Inggris Inmarsat dan Badan Investi- gasi Kecelakaan Udara Inggris (AAIB). Satelit itu mendeteksi jalur MH 370 lewat algoritma jejak penerbangannya. Najib melanjutkan analisis satelit menunjukkan pesawat itu terbang di sepanjang kori- dor selatan hingga posisi tera- khirnya terdeteksi di tengah Samudra Hindia sebelah barat daya Perth, Australia. Najib memastikan pihaknya sudah memberitahukan ke- pada seluruh keluarga penum- pang soal insiden pesawat ter- sebut dan nasib para penum- pangnya. Pernyataan Najib tersebut menjawab teka-teki MH 370 yang dinyatakan hilang kontak pada 8 Maret. Setidaknya 26 negara yang bahu-membahu mencari jejak pesawat dalam penerbangan Kuala Lumpur- Beijing, China, tersebut. Namun, hingga berita ini diturunkan pukul 23.00 WIB, belum diketahui bagaimana dan kenapa pesawat tersebut berbalik arah hingga ke se- latan, begitu juga penyebab jatuhnya pesawat tersebut. Sebelumnya sempat muncul spekulasi pesawat itu dibajak dan meledak di udara. Selamat Omar, ayah insinyur penerbangan yang merupakan salah seorang penumpang MH 370, mengaku menerima dengan lapang dada fakta ter- sebut. Meski begitu, akunya, beberapa anggota keluarga penumpang yang lain menan- gis tersedu saat berita tentang penemuan pesawat itu di- tayangkan. “Kami menerima kabar tra- gedi itu. Ini sudah takdir,” ujarnya. Dalam pernyataan resmi kepada keluarga para penum- pang, MAS menyatakan penye- salan. “Dalam masa yang be- nar-benar menyakitkan ini, doa kami tertuju pada semua orang tercinta, 226 penum- pang dan 13 rekan serta kolega kami,” ujar maskapai itu. Pencarian dipacu Pada bagian lain, perburu- an puing pesawat MH 370 di Samudra Hindia sebelah barat daya Perth, Australia, semakin ditingkatkan. Angkatan Laut Australia yang memimpin pencarian di Samudra Hindia koridor selatan mengirim ka- pal HMAS Success untuk mene- mukan benda itu. “HMAS Success sudah ber- ada di lokasi dan mencoba un- tuk menemukan benda-benda tersebut,” ungkap PM Australia Tony Abbott. Abbott mengungkapkan bahwa kedua objek yang di- gambarkan seperti benda ber- bentuk lingkaran berwarna abu-abu atau hijau tersebut terlihat di sekitar 2.500 kilo- meter di barat daya Perth pada kemarin sore. Lokasi pencarian Australia saat ini meliputi wilayah seluas 18.500 mil laut persegi. Selain kapal HMAS Success yang su- dah berada di lokasi, sejumlah kapal China juga diperkirakan tiba di lokasi pencarian pada hari ini. Tiga pesawat, 2 dari Jepang dan 1 dari Uni Emirat Arab, sudah diberangkatkan dari Subang, Malaysia, menuju koridor selatan. Komandan Armada Ketujuh AS Laksanama Chris Buddge berharap kesimpulan akhir dari penemuan objek tersebut amat berguna untuk menemu- kan kotak hitam (black box) dan perekam suara kokpit se- segera mungkin sebelum daya baterainya habis. (Reuters/AP/ Hym/X-4) arif_hulwan @mediaindonesia.com SELASA, 25 MARET 2014 / NO. 12027 / TAHUN XLV / 28 HALAMAN Pemasangan Iklan & Customer Service: 021 5821303 No Bebas Pulsa: 08001990990 e-mail: cs@mediaindonesia.com Rp2.900/eks (di luar P. Jawa Rp3.100/eks) Rp67.000/bulan (di luar P.Jawa + ongkos kirim) Harian Umum Media Indonesia @ MIdotcom Perempuan India Cari Rasa Aman Undang-Undang Antipemerkosaan di India saat ini jauh dari memadai. Banyak kasus pemerkosaan yang terjadi tidak sampai ke pengadilan. Fokus Internasional, Hlm 22-23 TIDAK salah jika banyak tenaga kerja Indonesia di luar negeri merasa menjadi anak terbuang. Berulang kali para pahlawan remitan itu harus terjebak dalam kondisi tidak manusiawi bahkan hingga meregang nyawa. Cerita lama itu terulang di penghujung pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Sementara Presiden melakukan lawatan ke berbagai daerah, termasuk kesibukan berkampanye, buruh migran bernama Satinah terancam hukuman pancung. PerempuanasalSemarang,JawaTengah,ituakandihukum mati pada 12 April mendatang setelah ditetapkan bersalah oleh pemerintah Arab Saudi, atas pembunuhan majikannya, Nura Al Gharib. Satinah juga dinyatakan mencuri uang sebe- sar SR37.970, atau Rp100 juta lebih, pada Juni 2007. Satinah bisa selamat jika membayar diat, atau ganti rugi, selambatnya 3 April 2014. Namun, diat sebesar Rp21 miliar jelas hanya bisa dipenuhi dalam mimpi oleh keluarga Sati- nah. Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri memang menyediakan dana sebesar SR4 juta, atau Rp12,4 miliar, untuk membayar diat tersebut. Melalui berbagai jalan, pemerintah juga tengah me- negosiasikan penurunan uang diat tersebut. Namun, peran yang dija- lankan pemerintah semesti- nya jauh lebih besar. Ibarat pemadam kebakaran, peme- rintah baru bekerja setelah api muncul. Tidak menghe- rankan, seperti yang terjadi pada Satinah, pembebasan tidak kunjung tercapai meski sudah bertahun-tahun. Jika pendekatan seperti itu yang terus dipilih pemerintah, bukan tidak mungkin kondisi sama juga dialami 48 buruh migran yang juga sudah divonis hukum pancung oleh pe- merintah Arab Saudi. Tingginya angka buruh migran yang terjerat hukuman berat juga gambaran lemahnya perjuang- an hukum dan diplomasi yang dilakukan pemerintah. Pada 2011, lemahnya diplomasi berbuah pelaksanaan hu- kuman pancung terhadap Ruyati yang diklaim pemerintah tanpa pemberitahuan dari pemerintah Arab Saudi. Kita iri dengan sikap pemerintah Filipina yang sigap mem- bebaskan buruh migrannya yang terancam hukuman mati di Uni Emirat Arab, beberapa waktu silam. Pembebasan itu terjadi setelah Presiden Filipina saat itu Fidel Ramos menelepon Raja UEA. Diplomasi langsung macam itu juga sebenarnya bukan baru di Indonesia. Presiden Abdurrah- man Wahid, misalnya, berhasil membebaskan Siti Zainab setelah berbicara dengan Raja Arab Saudi. Oleh karena itu, sudah sewajarnya pula Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ikut langsung memperjuangkan warga negaranya yang nyawanya terancam di negeri orang. Diplo- masi Presiden juga bukan hanya menjadi bukti nyata dari janji kampanye, melainkan juga memang kewajiban yang semestinya tetap dipenuhi selama memerintah. Tidak berhenti di situ, sudah selayaknya pula Presiden fokus menyelesaikan berbagai pekerjaan rumah yang belum terselesaikan di sisa masa jabatannya, termasuk melindungi buruh migran. Pasalnya, sudah jamak terjadi, lilitan hukum terhadap buruh migran juga buah dari kondisi kerja mereka yang tidak manusiawi. Itu disebabkan kita lebih banyak me- ngirim tenaga kasar, bukan tenaga kerja berketerampilan. Pemerintah telah gagal menyediakan lapangan kerja di da- lam negeri sehingga banyak tenaga kerja kita yang mengais rezeki di negeri seberang. Ketika pemenuhan lapangan kerja di dalam negeri tidak disediakan, perlindungan terhadap buruh migran semestinya menjadi hal minimal yang di- penuhi pemerintah. MENJAGA kekuatan penglihatan tidak ha- nya bisa dilakukan de- ngan menjaga nutri- si yang dibutuhkan mata, tetapi juga de- ngan berolahraga. Me- nurut penelitian terbaru yang dipublikasikan di jurnal Opthalmology, berolahraga baik karena membuat mata menjadi aktif. Untuk sampai pada kesimpulan, tim peneliti dari Univer- sity of Wisconsin School of Medicine, AS, menganalisis data dari studi Beaver Dam Eye, sebuah penelitian jangka panjang yang diikuti hampir 5.000 peserta yang berusia 43-84 tahun antara 1988 dan 2013. Selama periode 20 tahun, 5,4% dari partisipan mengalami gangguan penglihatan. Tim menemukan orang yang berolahraga tiga kali atau lebih dalam seminggu berkurang mengalami gangguan penglihatan. Ketika tim menyesuaikan temuan mereka berdasarkan usia, 58% orang yang aktif secara fisik punya lebih kecil kemungkinan mengalami gangguan penglihatan daripada yang tidak aktif. (Medical News Today/Hym/X-4) Buruh Migran yang Terus Terlupakan Olahraga dan Mata Ketika lapangan kerja di dalam negeri tak dapat disediakan, perlindungan buruh migran mestinya menjadi hal minimal yang dipenuhi. Silakan tanggapi Editorial ini melalui: www.metrotvnews.com AP/HATEM MOUSSA, POOL Najib Razak Perdana Menteri Malaysia BANYAKNYA tindak korupsi terungkap yang pelakunya lalu diadili, tidak terkecuali pejabat negara, menjadi sa- lah satu alasan pemerintah menerbitkan Inpres No 2/2014 tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi (lihat grafik). Hal itu diungkapkan Menko Polhukam Djoko Suyanto saat menanggapi keraguan sejum- lah pihak tentang efektivitas inpres yang ditandatangani Presiden, Jumat (21/3) itu, dan beberapa inpres terdahulu. “Justru karena gencarnya kebijakan pemberantasan korupsi, (pelaku) yang dulu bersembunyi kini ditangkap. (Terbitnya inpres) harus dilihat dari sisi ini,” kata Djoko kepada Media Indonesia, kemarin. Kendati demikian, lanjut Djoko, pemerintah masih ha- rus banyak membenahi sistem untuk menutup semua celah korupsi di tubuh birokrasi. “Kami bahkan membuat strategi nasional pencegahan dan pemberantasan korupsi jangka panjang dan jangka me- nengah melalui perpres. Inpres itu kebijakan yang diperbarui setiap tahun,” ujar Djoko. Direktur Pusat Kajian Anti- korupsi UGM Zaenal Arifin Mochtar tidak sependapat dengan pernyataan Djoko tersebut. Menurut Zaenal, se- sungguhnya yang dibutuhkan ialah daya jelajah inpres untuk memastikan apa yang dilakukan birokrasi di pusat dan daerah dalam pemberantasan korupsi sudah benar. “Kalau tidak ada KPK, apa yang bisa dikerjakan pemerin- tah pusat (dalam memberan- tasan korupsi)?” tanya Zaenal. Ia melihat persoalan dasar pemberantasan korupsi di pu- sat dan daerah ialah minimnya kemampuan dan kemauan. “Presiden harus mengurai p r o b l e m dengan melaku- kan evaluasi dan sinkronisasi. Publik pasti bertanya, ‘ada apa dengan inpres lama?’’’ Adapun mantan Menteri Otonomi Daerah Ryass Rasyid mendorong agar inspektorat diberi kewenangan melaku- kan penyidikan internal. “KPK sebagai supervisor. Jangan tunggu menteri!” Irjen Kemenag M Jasin meng akui selama ini fokus inspek- torat hanya mengaudit berda- sarkan sampling risiko dan memberikan pendidikan anti- korupsi. Jasin sepakat apabila inspektorat diperbolehkan mengusulkan sanksi bagi satu- an kerja yang hasil audit kiner- janya buruk selama dua tahun. (Mad/Nov/SU/Bay/X-3) MH370Berakhir diSamudraHindia DUKA KELUARGA: Keluarga penumpang pesawat Malaysia Airlines MH 370 tak kuasa menahan tangis setelah mendapat informasi terbaru mengenai keberadaan pesawat nahas itu, di Beijing, China, kemarin. Perdana Menteri Malaysia Najib Razak memastikan pesawat tersebut jatuh di Samudra Hindia. Perdana Menteri Malaysia Najib Razak memastikan 239 penumpang pesawat tidak ada yang selamat. AP/NG HAN GUAN DayaJelajahInpres TutupCelahKorupsi SENO
  • 2. SELASA, 25 MARET 2014SELEKTA2 KPKakan ValidasiData Anassoal DanaSBY KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memvalidasi dan mendalami keterangan dan data dari mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum yang mengatakan sumber dana kampanye Presiden Susilo Bambang Yu- dhoyono (SBY) pada Pemilu 2009 sebesar Rp232 miliar sebagian diduga berasal dari penyela- matan Bank Century. “Semua informasi akan kita validasi kemu- dian selanjutnya akan kita dalami dan telusuri kebenarannya,” kata Ketua KPK Abraham Sa- mad saat dihubungi, kemarin. Jubir KPK Johan Budi belum mengetahui data yang diberikan Anas seperti apa. Namun, jika benar data itu ada, ia menegaskan KPK akan menelusuri setiap informasi atau data yang disampaikan tersangka atau saksi untuk kemu- dian didalami penyidik. “Apakah keterangan itu didukung fakta-fakta atau tidak sehingga bisa disimpulkan data dan informasi itu benar atau tidak serta terkait de- ngan penanganan kasus yang sedang disidik atau tidak,” kata Johan. Pekan lalu, seusai diperiksa KPK selama 9 jam, Anas mengatakan telah menyampaikan infor- masi dan data hasil audit akuntan independen terkait dengan dana kampanye Pilpres 2009 pa- sangan SBY dan Boediono. Menurut Anas, data itu menjelaskan siapa daftar penyumbang, baik perseorangan atau korporasi yang jumlahnya Rp232 miliar. Ternyata hasil audit menunjukkan terdapat dugaan manipulasi data penyumbang dana, yaitu nama pihak yang sesungguhnya tidak menyumbang tetap ditulis sebagai donatur pa- sangan tersebut. Terkait dengan wacana justice collaborator (JC) yang diusulkan Anas dan sudah ditolak KPK, pengamat hukum Universitas Sriwijaya Amzulian Rivai menjelaskan pengajuan ter- sangka menjadi JC tidak diatur dalam hukum positif negara dan merupakan kewenangan dari penyidik. Karena itu, ia menyarankan agar informasi yang diketahui Anas diungkapkan di pengadilan. “Artinya Anas dalam fakta persidangan nanti (membuka informasi agar) keterangannya bisa (digunakan) untuk menelusuri kasus itu,” jelasnya. Sebelumnya, KPK merespons tegas permin- taan Firman Wijaya agar kliennya itu bisa men- jadi justice collaborator. (Ben/Ami/X-6) Rusia Lucuti Semua Simbol Kekuatan Ukraina LANGKAH militer Rusia melucuti simbol-simbol kekuatan Ukraina di semenanjung Krimea terus berlanjut. Setelah merampas pangkalan angkatan udara di Belbek dan angkatan laut di Sevastapol pada Sabtu (22/3), tentara Rusia merebut paksa markas marinir Ukraina di Feo- dosia, kemarin pagi. “Pasukan Rusia telah merebut markas militer yang menjadi bagian dari pangkalan Feodosia. Markas itu digunakan Bataliyon Marinir Khu- sus Pertama, yakni unit militer utama Ukraina di Krimea,” ungkap pejabat militer Ukraina, Letnan Satu Anatoly Mozgovoy. Dia memaparkan bahwa tentara Rusia me- nekan dengan melemparkan granat dan me- lepaskan tembakan. Padahal, lanjutnya, tentara Ukraina dalam keadaan pasif atau tidak sedang melengkapi diri dengan persenjataan. Sebelum pengambilalihan, tentara Ukraina masih ber- cokol dan mengendalikan gudang senjata, barak, dan fasiltas yang terdapat di dalam kompleks. “Pasukan menyerang dengan menggunakan granat setrum dan juga menembakkan senjata otomatis. Wilayah di dalam kompleks penuh dengan tentara Rusia,” kata juru bicara militer Ukraina di Krimea, Vladislav Seleznyov. Namun, dia tidak menjelaskan apakah ada korban atau tidak. Setelah berhasil menguasai area, jelas dia, pasukan Rusia lalu mengusir semua anggota militer Ukraina yang ada di markas marinir tersebut ke tempat lain untuk diinterogasi. Mi- liter ‘Negeri Beruang Merah’ juga menurunkan bendera Ukraina dan menggantinya dengan bendera Rusia. Taktik tentara Rusia menguasai markas marinir itu sama dengan ketika mereka merebut pangkalan udara Belbek. Selain melempar granat dan menghujani dengan tembakan, mereka juga mengerahkan kendaraan lapis baja. Aksi itu juga didukung milisi Krimea yang pro-Rusia. Saat menanggapi aksi Rusia yang agresif itu, presiden sementara Ukraina Oleksander Turchinov menyeru kepada semua tentara yang tersisa untuk segera meninggalkan Krimea. Dia menyayangkan aksi Rusia tersebut. Ia juga menyebut aksi itu sangat membahayakan jiwa dan keselamatan para tentara berikut para keluarga mereka. “Dewan keamanan dan pertahanan nasional telahmenginstruksikankementerianpertahanan untuk melakukan penyebaran ulang unit tentara dan melakukan proses evakuasi bagi keluarga mereka,” ujar Turchinov. (Reuters/BBC/X-4) Pemerintahhanya MauBayarRp12,4Miliar PEMERINTAH menolak mem- bantu membayar penuh diat untuk membebaskan Satinah binti Jumadi, TKI yang diancam hukuman mati, pada April men- datang di Arab Saudi. Pasalnya, diat yang diminta keluarga kor- ban Al Gharib SR7,5 juta (sekitar Rp21 miliar) terlalu besar dan tidak rasional. Namun, pemerin- tah terus melakukan negosiasi intensif untuk menurunkan diat yang diminta. “Kita hanya bersedia mem- bantu pembayaran diat (uang darah) dalam kasus pembunuhan yang dilakukan Satinah sebesar SR4 juta (sekitar Rp12,4 miliar),” kata Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri Tatang Budi Utama Razak, kemarin. Menurut Tatang, pemerintah menunjukkankeberpi- hakan,tapibukan berartidiharus- kan memba- yar penuh. “Kami sudah mendekati Fi- lipina dan Bang- ladesh. Tidak ada satu pun negara yang menyediakan bantuan bagi warga masing- masing yang terlibat kasus kriminal.” Menteri Tenaga Kerja dan TransmigrasiMuhaiminIskandar, dalam siaran persnya, menga- takan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah mengirimkan surat permohonan maaf dan ke- ringanan diat kepada Raja Arab. Wakil Menteri Luar Negeri Wardhana menambahkan, Satgas Perlindungan TKI dan petugas Kedutaan Besar RI di Arab Saudi juga berbicara dengan tokoh agama setempat untuk mem- bantu proses negosiasi itu. Ketua Satgas Perlindungan TKI Maftuh Basyuni me- ngatakan pada awalnya pihak korban meminta diat SR15 juta (sekitar Rp45 miliar). Saat dihubungi secara terpisah, aktivis Migrant Care Anis Hi- dayah mengatakan pemerintah wajib membayar diat dari dana taktis untuk Satinah agar ia ter- hindar dari hukuman mati. Sementara itu, sejumlah ka- langan menggalang dana untuk membantu pembebasan Satinah dari jerat hukuman pancung. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan kalangan PNS, para artis, dan teman-teman di Jakarta juga ikut menyumbang hingga terkumpul Rp103 juta. Aksi serupa juga dilakukan musikus Melanie Subono. Man- tan model itu berharap bisa me- nyelamatkan ibu satu putri itu. “Sudah terkumpul Rp3 miliar,” ujarnya. (Hym/Vei/Mad/HT/X-7) HakimMKAkuiKongkalikongBisaTerjadi HAKIM Konstitusi Maria Farida bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, kemarin. Maria bersaksi dalam kasus suap mantan Ketua MK Akil Mochtar dengan terdakwa Susi Tur An- dayani. Pada kasus itu, Susi didakwa menyuap Akil Rp1 miliar dalam sengketa pemilu kada Lebak, Banten. Dalam sengketa itu, Maria bersama Anwar Usman menjadi anggota hakim panel yang dipim- pin Akil. Ketika meberikan kesaksian, Maria lebih banyak mengatakan bahwa setiap putusan MK netral dari intervensi pihak mana pun, termasuk sesama hakim. “Sebelum pengambilan putus- an, selalu didiskusikan dengan hakim panel lainnya, termasuk fakta-fakta di persidangan. (Akil) tak pernah memengaruhi hakim lainnya, bahkan dia selalu mena- nyakan lebih dulu kepada hakim anggota lainnya,” kata Maria. Meski begitu, Maria tidak menampikkemungkinankongkali- kong. Pasalnya, jelas dia, ada masa jeda cukup panjang antara rapat permusyawaratan hakim (RPH) dan hari pembacaan putusan. RPHdiikutiolehsembilanhakim konstitusi untuk menentukan draf isi putusan. Berdasarkan kete- rangan Maria, RPH digelar pada 26 MI/ROMMY PUJIANTO SIMAK KETERANGAN SAKSI: Terdakwa kasus dugaan suap di MK, Susi Tur Andayani (kiri), menyimak keterangan saksi hakim MK Maria Farida Indrati ketika sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, kemarin. DIRAWAT DI RUANG TUNGGU: Sejumlah pasien menjalani perawatan di ruang tunggu Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja, Jakarta Utara, kemarin. Penuhnya ruang rawat inap di rumah sakit tersebut membuat puluhan pasien tidak mendapatkan perawatan di tempat yang layak. ANTARA/M AGUNG RAJASA Titik api sempat kembali melonjak, sebagian akibat pembakaran lahan dan hutan yang terus saja terjadi. Ultimatum Presiden Diabaikan RUDI KURNIAWANSYAH K ENDATI Presiden Susilo Bambang Yu- dhoyono telah me- lontarkan ultimatum agar kebakaran hutan segera dituntaskan, titik api masih saja bertebaran di Sumatra. Ti- tik api bahkan kembali melon- jak, Minggu (23/3). Berdasarkan pencitraan satelit yang dilansir Badan Meteorologi Singapura di situs www.weather.gov.sg, terpan- tau 549 hot spot yang sebagian besar berada Riau. Titik api juga ditemukan di Aceh dan Sumatra Utara. Jumlah itu jauh lebih banyak ketimbang dua hari sebelumnya yang menca- pai 261 titik. Kembali melonjaknya titik api tersebut mengindikasikan pembakaran lahan dan hutan untuk dijadikan perkebunan terus berlangsung. Padahal saat terjun langsung ke Riau, Sabtu (15/3), SBY menegaskan kebakaran hutan akibat pem- bakaran lahan tak bisa lagi ditoleransi. “Saya tidak mau kejadian seperti ini terus terulang dari tahun ke tahun. Sekarang ada waktu tiga minggu untuk me- madamkan. Sudah banyak warga tidak berdosa menjadi korbanorangtidakbertanggung jawab. Saya akan kumpulkan perusahaan-perusahaan,”tegas- nya kala itu. Kepala Pusat Data dan Infor- masi Badan Nasional Penang- gulangan Bencana (BNPB) Su- topo Purwo Nugroho menyata- kan, kembali merebaknya titik api tersebut, selain akibat fak- tor cuaca panas yang meman- tik bara di kedalaman lahan gambut, juga tak lepas dari ulah para pembakar lahan. “Memang ada indikasi diba- kar lagi. Itu sudah kita ke- tahui saat pemantauan lewat udara. Namun, kami belum bisa mengidentifikasi pelaku, apakah warga lokal atau kor- porasi perkebunan,” ungkap Sutopo, kemarin. Ia menepis anggapan pene- gakan hukum lemah sehingga pembakar hutan tak jera. Saat ini, ujar dia, aparat sudah me- netapkan 88 tersangka yang hampir seluruhnya warga. Disisilain,DirekturEksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Riau Riko Kurniawanmengatakanpelaku tak akan takut dengan ultima- tum Presiden karena belum ada tindakan yang bisa meng- hadirkan efek jera. “Seperti pada kasus PT Adei Plantation yang tertangkap membakar lahan pada 2013. Padahal, per- usahaan sawit itu sudah beru- lang kali terjerat kasus serupa,” ujarnya di Pekanbaru. Agar para pembakar hutan kapok, ia meminta pemerintah konsisten mengimplementasi- kan perintah Undang-Undang tentang Kehutanan dan UU Lingkungan Hidup. Mereka yang bersalah mesti dikenai sanksi pencabutan izin dan penyitaan lahan konsesi untuk dikembalikan ke negara. Jaksa Kejaksaan Tinggi Riau Banu Laksamana yang mena- ngani kasus PT Adei Plantation juga mengatakan penegakan hukum bagi pembakar lahan danhutanbelummampumem- berikan shock therapy. “Sudah saatnya pembakaran lahan dan hutan yang meru- pakan kejahatan lingkungan masuk pidana khusus seperti halnya korupsi. Siapa yang merusak harus dimiskinkan.’’ Masalah kewibawaan Direktur Walhi Abetnego Tarigan juga meragukan teng- gat ultimatum SBY soal keba- karan hutan bisa terpenuhi selama aparat masih loyo ter- hadap pelaku dari kalangan korporasi. Ketua DPP Partai NasDem Bidang Advokasi dan Hukum Taufik Basari menilai pemba- karan lahan dan hutan masih marak lantaran kurangnya kewibawaan pemerintah. “Ada indikasi ultimatum Presiden tidak ditanggapi secara serius oleh penegak hukum di lapang- an. Kalau hukum enggak tegak, tidak ada efek jera, pembakar- an terus terjadi.” Ketua Umum Partai Gerindra Suhardi berpandangan sama. “Karenapemerintahmasihber- pihak ke pengusaha perkebun- an sawit. Selama pemerintah masihberpikirbahwasawitbisa menjadi sumber kemakmuran ekonomi, kebakaran hutan dan asap akan terus terjadi.” (Kim/ SU/Vei/BG/X-8) rudi@mediaindonesia.com September2013,sedangkanputus- an dibacakan 1 Oktober 2013. “Mungkin ya. Tapi saya tidak pernah berpikiran seperti itu sampai kejadian ini (penangkap- an Akil) terjadi,” ujarnya menja- wab pertanyaan kuasa hukum Susi, Reza Edwijayanto. Kuasa hukum terdakwa men- duga adanya permainan untuk menekan pihak beperkara. Na- mun,Mariaberkukuhbahwadraf putusan hasil RPH tak berubah ketika putusan itu dibacakan pada 1 Oktober 2013. “Tidak berubah, sama dengan putusan yang dibacakan.” Hasil RPH berbuah putusan yangmemerintahkanpemilukada Lebak harus diulang serta meng- anulir kemenangan pasangan Iti Oktavia-Ade Sumardi. Gugatan itu diajukan oleh pasangan Amir Hamzah dan Kasmin. Dalam surat dakwaan jaksa penuntut umum, Akil disebut pernah meminta Susi, yang ke- tika itu menjadi kuasa hukum Amir Hamzah dan Kasmin, untuk menghubungi Gubernur Banten Ratu Atut. Akil meminta uang Rp3 miliar agar dapat mengabul- kan permohonan penggugat. (Pol/X-6) “Pembakaran lahan dan hutan masih marak lantaran kurangnya kewibawaan pemerintah.” Taufik Basari Ketua DPP Partai NasDem Bidang Advokasi dan Hukum
  • 3. Peran Wawan dalam Pemilu Kada Lebak juga terungkap dalam kesaksian Amir Hamzah saat menjadi saksi untuk terdakwa Susi Tur Andayani, kemarin. MI/M IRFAN DIPERIKSA TERKAIT KASUS SKRT: Anggota DPR dari Fraksi PKS Tamsil Linrung memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi di Jakarta, kemarin. Tamsil diperiksa sebagai saksi terkait dengan proses penyidikan kasus dugaan korupsi pengajuan anggaran proyek Sistem Komunikasi Radio Terpadu (SKRT) di Kementerian Kehutanan atas tersangka Anggoro Widjojo. MAJELIS hakim di Pengadil- an Tipikor Jakarta menolak nota keberatan (eksepsi) Tu- bagus Chaeri Wardana alias Wawan, terdakwa perkara dugaan tindak pidana ko- rupsi terkait pengurusan sengketa pemilihan umum kepala daerah Kabupaten Lebak dan Provinsi Banten di Mahkamah Kosntitusi. “Menyatakan keberatan terdakwa dan penasihat hu- kum terdakwa tidak dapat diterima, memerintahkan penuntut umum melanjut- kan pemeriksaan perkara ini,” kata Ketua Majelis Ha- kim Matheus Samiadji dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, kemarin. Keberatan kubu Wawan yang menyata- kan bahwa surat dakwaan ti- dak cermat mengungkapkan pihak yang menyuap diang- gap majelis hakim sudah memasuki pokok perkara sehingga akan dibuktikan dalam persidangan selan- jutnya. Wa w a n d a l a m n o t a keberatannya menyatakan bahwa ia tidak berkepenting- an untuk persoalan sengketa pemilu kada Lebak. Wawan didakwa memberikan uang Rp1 miliar untuk mantan Ketua MK Akil Mochtar me- lalui advokat Susi Tur An- dayani agar membantu me- menangkan pasangan Amir Hamzah dan Kasmin dalam sengketa pemilu kada Lebak di MK. Uang Rp1 miliar ter- sebut merupakan sepertiga jumlah yang diminta Akil, yaitu Rp3 miliar. Pemberian uang itu pun direstui oleh Gubernur Banten yang juga kakak Wawan, Ratu Atut Cho- siyah. Dalam sidang putusan sela kali ini, Wawan juga ti- dak didampingi oleh istrinya, Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany. Sementara itu, dalam perkara dugaan pemberian hadiah terkait pengurusan sengketa pemilu kada Banten di MK, Wawan menghad- iahkan Rp7,5 miliar kepada Akil Mochtar agar menolak permohonan gugatan pa- sangan calon gubernur dan wakil gubernur lain. Peran Wawan dalam pe- milu kada Lebak juga ter- ungkap dalam kesaksian Amir Hamzah saat menjadi saksi dengan terdakwa Susi Tur Andayani, di pengadil- an tipikor, kemarin. Amir Hamzah berpasangan de- ngan Kasmin ialah pihak yang disokong Golkar dan kalah dalam Pemilu Kada Lebak 2013-2018. Dalam kesaksian, disebutkan, Atut melalui adiknya, Wawan, menggelontorkan uang Rp1 miliar kepada Akil Mochtar yang diberikannya melalui Susi Tur Andayani. (Pol/P-2) LAPORAN masyarakat ten- tang hakim yang diadukan main perkara atau suap yang masuk ke Komisi Yudisial dari tahun ke tahun masih bermun- culan. Dalam sebulan rata- rata KY menerima 100 laporan pengaduan dari masyarakat. Hal itu disebabkan masih ada hakim yang belum meng- hayati jabatannya sebagai pengadil dan masyarakat yang beranggapan lembaga peng- adilan bukan untuk mencari keadilan, melainkan keme- nangan. Komisioner Komisi Yudisial Imam Anshari Saleh mengakui masih adanya adu- an miring dari masyarakat terhadap hakim. “Kalau me- ningkat, tidak; turun drastis juga tidak,” ujarnya kepada Media Indonesia, kemarin. Menurut Imam, pengawas- an dari MA dan KY harus terus ditingkatkan, termasuk sistem pengawasannya diperbaiki. Ia juga mengusulkan mekanisme hakim mengawasi hakim. Kalau tidak bisa mengingat- kan, sarannya, mereka harus melaporkan. Hal lain yang tidak kalah pentingnya ialah kultur masyarakat yang mu- dah memberikan sesuatu. Imam mengungkapkan KY setiap harinya menerima tiga atau empat laporan pengadu- an, atau sekitar 100 laporan sebulan. Data dari Bagian Pengolahan Laporan Masya- rakat KY menyebut pada 2013 pengaduan mencapai 2.193 la- poran. Ada yang disampaikan langsung ke KY, via pos, via daring, dan informasi. Jumlah laporan yang telah diregister sebanyak 709. Data tersebut mengungkap sikap profesional menjadi jenis pelanggaran yang pa- ling banyak dilakukan, 775 laporan (35,33%). Data itu menunjukkan ketidakmam- puan hakim dalam menerap- kan hukum acara. Berikutnya hakim berperilaku tidak adil 375 laporan (17,09%). Berda- sarkan lokasi aduan, terba- nyak dari DKI (489 laporan), diikuti Jawa Timur (247), Sumatra Utara (204), Jawa Barat (167), dan Jawa Tengah (117). (Nur/P-2) RAJA EBEN L A NGGOTA Badan A n g g a ra n D P R dari Fraksi Par- tai Keadilan Se- jahtera (F-PKS) Tamsil Lin- rung, saat diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi, kemarin, memaparkan u- paya mantan pemilik PT Masaro Radiocom Anggoro Widjojo dalam meyakinkan anggota DPR terkait kasus korupsi Sistem Komunikasi Radio Terpadu (SKRT) Ke- menterian Kehutanan ta- hun 2006-2007. Ia menjelaskan, dalam pertemuan tersebut, Ang- goro meyakinkan bahwa pendanaan proyek SKRT berskema G to G (government to government) sehingga DPR tidak bisa mengham- batnya. “Waktu itu, Ang- goro juga memerlihatkan surat dari Kementerian Ke- uangan untuk menunjukkan bahwa DPR sama sekali tidak boleh menghambat,” ungkap Tamsil seusai diperiksa KPK sekitar 3,5 jam di Jakarta, kemarin. Saat anggaran proyek SKRT diajukan ke DPR sekitar 2007, Tamsil duduk di Komisi IV yang bermitra dengan Kementerian Kehutanan. Tamsil pada 2009 pernah di- periksa sebagai saksi dalam persidangan Yusuf Erwin Faishal, anggota DPR yang menjadi terdakwa kasus SKRT ketika itu. “Itu dana loan dari pemerintah Ame- rika. Itulah yang kemudian tadi ditanyakan kepada saya, apa pernah melihat surat se- perti ini,” tambah Tamsil. Tamsil mengaku pemerik- saannya berlangsung sing- kat karena hanya meme- riksa berita acara pemerik- saan (BAP) miliknya dulu pada 2009. “Kami pernah mengembalikan dana ke KPK dan itu ditanyakan, apakah dana yang dikembalikan itu termasuk dana SKRT, saya tidak tahu persisnya, tapi rupanya KPK punya rincian- nya dan dia tahu bahwa itu salah satunya ialah SKRT,” ungkap Tamsil. Namun, Tamsil tidak meng- ungkapkan rincian jumlah uang yang ia kembalikan. “Saya tidak buka, saya sudah kembalikan ada yang ke KPK, ada yang lewat orang lain, ada juga yang dikembalikan ke Pak Anggoro,” tambah Tamsil. Orang lain yang di- maksud Tamsil ialah petugas suruhan mantan Ketua Komi- si IV bidang Kehutanan DPR Yusuf Erwin Faishal yang mendapatkan Rp75 juta dan S$60 ribu dari Anggoro. Da- lam persidangan pada 2009, Tamsil mengaku sempat me- nerima uang dalam bentuk cek perjalanan dari Yusuf terkait alih fungsi hutan lind- ung di Tanjung Api-api, tapi uang itu, menurut Tamsil, telah dikembalikan. Mengalir ProyekSKRTsesungguhnya sudah dihentikan pada 2004, ketika M Prakoso menjabat Menteri Kehutanan. Diduga, atas upaya Anggoro, proyek tersebut dihidupkan kembali saat MS Kaban menjabat menhut. Komisi IV akhirnya mengabulkan permintaan Anggoro dengan menge- luarkan rekomendasi pada 12 Februari 2007 dan nilai proyek Rp180 miliar yang dialokasikan dari anggaran Dephut, padahal dana itu seharusnya digunakan untuk reboisasi dan gerakan reha- bilitasi hutan dan lahan. Dalam pengusutan kasus SKRT, kemarin, KPK meme- riksa Ketua Umum Dewan Da’wah Islmiyah Indonesia Syuhada Bahri sebagai saksi dengan tersangka pemilik PT Masaro Radiokom Anggoro Widjojo. Seusai menjalani pemeriksaan, Syuhada meng- akui, pernah menerima ban- tuan dari Anggoro. Namun, ia tidak mengetahui bantuan tersebut dari proyek SKRT. “Ditanya tentang bantuan untuk menara dakwah tahun 2008. Bantuan dari Anggoro,” katanya. Menurut Syuhada, Anggoro merupakan sosok yang dermawan.(P-2) raja_eben @mediaindonesia.com EksepsiWawanDitolakHakim KYSebulanTerima100AduanHakimNakal MI/ROMMY PUJIANTO EKSEPSI WAWAN DITOLAK: Terdakwa kasus dugaan suap penanganan sengketa pemilu kada Lebak, Banten, Tubagus Chaeri Wardana atau Wawan (kiri), berkonsultasi dengan penasihat hukumnya saat sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, kemarin. Dalam sidang putusan sela itu, majelis hakim menolak eksepsi terdakwa. SELASA, 25 MARET 2014 TIPIKOR 3 Kemenkeu Muluskan SKRT Ada hal aneh dalam kasus proyek SKRT bahwa DPR tidak berdaya saat Anggoro membawa surat dari Kemenkeu yang memereteli hak bujet DPR.
  • 4. SELASA, 25 MARET 2014INDONESIA MEMILIH4 SEJUMLAH lembaga survei menggugat ketentuan larang- an pengumuman hasil peng- hitungan cepat (quick count) pemilu yang diatur dalam UU No 8/2012 tentang Pemilu DPR, DPD, dan DPRD ke Mahkamah Konstitusi (MK). Para pemohon yang terdiri dari Indikator Politik Indo- nesia, Pedoman Riset, dan Saiful Mujani Research and Consulting menguji Pasal 247 ayat (2), (5), (6), Pasal 291, dan Pasal 317 ayat (1) dan (2) UU Pemilu Legislatif. Kuasa hukum pemohon, Andi Syafrani, saat sidang di MK Jakarta, kemarin, me- ngatakan norma yang diuji tersebut sebenarnya telah dibatalkan dalam putusan MK No 09/PUU-VII/2009 yakni menghapus Pasal 245 ayat (2) dan (3) UU No 10/2008 tentang Pemilu DPR, DPD, dan DPRD. “Larangan pengumuman survei pada masa tenang menghilangkan semangat reformasi, yakni kebebasan berekspresi dan menyuarakan pendapat.Halitubertentangan dengan Pasal 28F UUD 1945 dan Pasal 28E ayat (3) UUD 1945,” kata Andi Syafrani saat membacakan permohonan di depan majelis panel yang diketuai Muhammad Alim. Pasal 247 ayat (2) berbunyi ‘Pengumuman hasil survei atau jajak pendapat tentang pemilu sebagaimana dimak- sud pada ayat (1) dilarang dilakukan pada masa te- nang’. Pasal 247 ayat (5) berbunyi ‘Pengumuman prakiraan hasil penghitungan cepat pemilu hanya boleh dilakukan paling cepat 2 (dua) jam setelah sele- sai pemungutan suara di wila- yah Indonesia bagian barat’. Ayat (6) di pasal yang sama menyebutkan, ‘Pelanggaran terhadap ketentuan ayat (2), ayat (4), dan ayat (5) merupa- kan tindak pidana pemilu’. Sementara itu, Pasal 291 me- nyebutkan, ‘Setiap orang yang mengumumkan hasil survei atau jajak pendapat tentang pemilu dalam masa tenang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 247 ayat (2) dipidana de- ngan pidana kurungan paling lama 1 (satu) tahun dan denda paling banyak Rp12 juta’. Adapun Pasal 317 mengatur ancaman pidana dan denda jika lembaga survei tidak memberitahukan hasil peng- hitungan cepat bukan meru- pakan hasil resmi pemilu, dan memberitahukan hasilnya sebelum 2 jam. Menurut Andi, larangan pengumumanhasilsurveisaat masa tenang dalam Pasal 247 ayat (2) kontraproduktif de- ngan cita-cita menjaga kuali- tas demokrasi dan pemilihan umum. Sebab, survei seperti halnya hasil penelitian lain selayaknya dapat diumumkan kapan pun kepada publik. Saat menanggapi gugatan itu, anggota majelis hakim Ah- mad Fadlil Sumadi menyebut pembuat aturan itu sembrono dalam menyusun UU tentang pemilu itu. “Ini tidak benar yang mem- buat UU ini, bahasa prokem- nya begitu. Suatu materi yang sudah diputuskan MK dan pu- tusan itu mengabulkannya, se- harusnya dari situ konstruksi awalnya,” ucapnya. Menurutnya, pasal-pasal yang mengatur pengumuman hasil survei dan penghitungan cepat dalam dalam UU Pemilu itu sama dengan dua UU yang telah diputuskan MK bebera- pa tahun silam, yakni UU No 10/2009 dan UU No 42/2008. Persoalan yang diuji di ke- dua UU itu pun serupa de- ngan UU No 8/2012 yang kini tengah disidangkan, yaitu soal larangan pengumuman hasil survei pada masa tenang dan larangan pengumuman peng- hitungan cepat. “Yang pernah diuji dimuat lagi, lalu harus diuji lagi. Ini kan tidak benar yang mem- buat UU ini, problemnya kan begitu. Lalu, kriminalisasinya itu jahatnya seperti apa? Saya kira itu saja,” tutur Fadlil. Selain itu, majelis hakim MK tidak bisa menjanjikan peng- abulan permintaan pemohon agar MK mempercepat si- dang dengan alasan mepetnya pelaksaan pemilu. (AI/*/P-1) LembagaSurveiGugatAturanQuickCount MI/IMMANUEL ANTONIUS SIDANG PENDAHULUAN: Hakim konstitusi Patrialis Akbar (kiri), Muhammad Alim, dan Ahmad Fadlil Sumadi (kanan) memimpin sidang di Gedung MK, Jakarta, kemarin. Sidang beragendakan pemeriksaan atas uji UU No 8/2012 tentang Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD, dan DPRD. ANTARA/ARIF FIRMANSYAH MUSNAHKAN SURAT SUARA RUSAK: Petugas KPU Kota Bogor memusnahkan surat suara Pemilu Legislatif 2014 yang rusak di halaman GOR Indoor Pajajaran, Bogor, Jabar, Minggu (23/3). Sebanyak 3.701 surat suara untuk DPR, DPD, DPRD Provinsi Jabar, dan DPRD Kota Bogor, yang rusak akibat robek dan bercak tinta, dimusnahkan dengan cara dibakar. K AMPANYE rapat terbuka yang telah berlangsung selama sembilan hari dini- lai telah gagal menanamkan pendidikan politik kepada masyarakat. Menurut pengamat politik dari Universitas Indonesia An- drinof Achir Chaniago, kampa- nye yang tengah berlangsung saat ini tak lebih dari sekadar panggung hiburan dan ajang mencela lawan politik. “Seharusnya metode kampa- nye terbuka calon anggota le- gislatif (caleg) harus menekan- kan pada pemaparan gagasan, solusi terhadap memperbaiki masalah yang dihadapi, dan program apa yang akan dilaku- kan jika terpilih nanti. Ini kok kampanye malah didominasi sama hiburan musik,” kata Andrinof saat dihubungi, ke- marin. Setelah panggung diisi oleh gegap gempita musik, sam- bungnya, kampanye kian ke- hilangan arah saat para caleg menjelek-jelekkan partai lain dalam orasi. Semua itu dilaku- kan para partai dan caleg di tengah minimnya pemahaman masyarakat soal kinerja peme- rintah dan DPR. “Kampanye harusnya men- jadi sebuah rancangan awal buat menentukan solusi atas berbagai masalah yang di- hadapi. Saat terpilih, harus berlomba-lomba memberikan solusi jika mereka benar bertu- juan untuk mewakili rakyat,” jelasnya. Senada dengannya, Direk- tur Lingkar Madani Indonesia (Lima) Ray Rangkuti mengata- kan kampanye terbuka bela- kangan ini dimanfaatkan oleh partai politik untuk sekadar hiburan bagi masyarakat alih- alih penyampaian visi-misi parpol dalam menyelesaikan masalah bangsa. “Panggung rapat terbuka lebih banyak didominasi ke- giatan hiburan atau entertain- ment lain, semisal kuis dan sebagainya, daripada mem- bangun komitmen bersama untuk Indonesia lima tahun ke depan,” kata Ray. Pengajar ilmu komunikasi politik dari Universitas Pelita HarapanTjiptaLesmanameng- ingatkan, metode pembusukan karakter (black campaign) de- ngan cara menjelek-jelekkan lawan politik berpotensi me- ningkatkan sikap apatis ma- syarakat. “Pembusukan karakter ja- ngan sampai menyebar. Selain menambah apatis masyarakat terhadap calon wakil me- reka, itu juga dapat menu- runkan penggunaan hak pilih. Maka itu, saya mengingatkan untuk arif dan bijak dalam berkomunikasi dalam politik,” ujarnya. Tidak bermartabat Di tempat terpisah, Ikrar Nusa Bhakti, profesor riset Pusat Penelitian Politik UI, menilai kampanye pemilu kali ini lebih tidak bermartabat ke- timbang Pemilu 2009. Menurutnya, banyak contoh kampanye hitam dalam kam- panye partai politik dengan menjelekkan lawan-lawan politik yang tengah bersama- sama bertarung. “Kampanye Pemilu 2014 jauh tidak bermartabat dari- pada 2009. Pertanyaannya, kenapa? Misalnya, saya lihat ada majalah yang judul de- pannya pakai judul ‘Kristen dan Tiongkok ada di belakang Jokowi’. Itu sama sekali tidak bermartabat,” ujarnya dalam dialog pilar negara bertajuk Persaingan Capres-Cawapres Menjelang Pemilu, di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin. Selain itu, Ikrar juga mene- mukan beberapa tokoh dengan terang-terangan menjelek- jelekkan, bahkan menggem- bosi beberapa tokoh yang memang tengah unjuk gagasan dalam kampanye. (*/P-1) cahya@mediaindonesia.com Partai politik tidak memanfaatkan masa kampanye mereka sebagai ajang membangun komitmen bersama demi bangsa. Kampanye cuma Jadi Ajang Joget CAHYA MULYANA SEKRETARIS Jenderal Par- tai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah berharap ma- syarakat tak lupa atas ber- bagai tindakan yang diambil PDIP saat berkuasa pada 2001-2004. Sejumlah kebi- jakan tidak populer diambil saat itu oleh Presiden Mega- wati Soekarnoputri. “Saya sudah ingatkan ma- syarakat lewat tweet saya di Twitter,” jelas Fahri, ke- marin. Lewat tujuh cicitannya dengan hashtag #Mela- wanLupa, ia memaparkan kebijakan-kebijakan peme- rintah saat dipimpin Presi- den Megawati Soekarnopu- tri, mulai dari penjualan satelit ke Singapura melalui Indosat. ‘Dulu kau jual satelit ne- gara kami ke Singapura me- lalui jualan Indosat dengan murah.#MelawanLupa’, de- mikian Fahri memulai ki- cauannya. Ia melanjutkan, ‘Dulu kau jual aset-aset kami yang di- kelola BPPN dengan mu- rah (hanya 30% nilainya) ke asing#MelawanLupa’. ‘Dulu kau jual kapal tan- ker VLCC milik Pertamina lalu Pertamina kau paksa sewa kapal VLCC dengan mahal#MelawanLupa’. ‘Dulu kau jual gas Tangguh de- ngan murah (banting harga) ke China (hanya US$3 per mmbtu)#MelawanLupa’. ‘Se- karang, kau ngomong lagi soal nasionalisme, setelah kader-kader kau banyak yang korup#MelawanLupa’. ‘Dan sekarang, untuk me- ngatrol suaramu yang ter- puruk, kini kau umpankan si ‘Kotak2’ #MelawanLupa’. ‘Semoga saja, rakyat kini tak lagi terbuai oleh janji-janji manismu#MelawanLupa’. ‘PDIP, termasuk Jokowi, harus bisa menjelaskan ke- bijakan itu sekarang. Sebab kalau memang itu benar, berarti akan terulang lagi. Kecuali diakui salah’, ia me- nambahkah tweet-nya. Di kesempatan berbeda, Ketua DPP PDIP Eva Kusuma Sundari mengatakan kri- tik yang dilontarkan Fahri Hamzah kepada PDIP terlalu memaksakan diri. Eva meni- lai Fahri melepaskan kritik di luar konteks persoalan yang terjadi pada saat PDIP berkuasa. “Konteksnya jangan dilepas dalam menilai masa lalu. Pre- siden Megawati saat itu ha- nya menerima mandat dari MPR,” ujar Eva. Eva mengatakan, pada masa pemerintahan Mega- wati, presiden wajib men- jalankan GBHN. Presiden juga bertanggung jawab sepe- nuhnya kepada MPR, bukan kepada partainya ataupun partai lain di DPR. Dengan kata lain, kebi- jakan-kebijakan yang di- keluarkan Megawati atas sepengetahuan MPR, yang terdiri dari berbagai partai politik. (*/P-1) PKSTagih PenjelasanPDIP MI/PANCA SYURKANI BAKTI SOSIAL KAKI PALSU: Caleg Partai NasDem dapil Sumatra Utara 1 Prananda Surya Paloh (tengah) membantu memasangkan kaki palsu kepada perwakilan penerima kaki palsu di Medan, Sumatra Utara, kemarin. Sebanyak 59 kaki palsu dibagikan kepada penyandang disabilitas. SALAH satu tanggung jawab negara ialah menjamin pe- nyandang disabilitas dapat hidup dengan layak. Sayang- nya, penyandang disabilitas di Indonesia malah menjadi warga nomor dua di negeri sendiri. Keluhan itu disampaikan para penyandang disabilitas di Sumatra Utara saat bertemu Prananda Surya Paloh, calon anggota legislatif (caleg) DPR Partai NasDem, di Medan, Su- matra Utara, kemarin. “Perlu ditekankan, ini tidak semata-mata untuk memben- tuk popularitas pribadi dan Partai NasDem, tetapi ini ben- tuk kepedulian saya sebagai individu dan caleg NasDem kepada kaum yang dikesam- pingkan. Di luar negeri, me- reka lebih diperhatikan. Tetapi di Indonesia, hak-hak para penyandang disabilitas tidak setara dengan warga negara lainnya,” ujar Prananda. Ia menyesalkan pemerintah yang kurang tanggap untuk membantu warga negara yang membutuhkan bantuan fasili- tas kesehatan bagi penyandang disabilitas. Prananda bersama Sugeng Siswoyudoyono, penyandang disabilitas yang juga pem- buat kaki palsu, juga mem- berikan bantuan berupa kaki palsu kepada para penyandang disabilitas dari Medan, Deli Serdang, Tebing Tinggi, dan Serdang Bedagai, di Sumatra Utara. Kegiatan sosial itu juga dihadiri orangtua Prananda, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh beserta istri, Rosi- ta Barrack. Caleg muda nomor urut 1 dapil Sumatra Utara I itu me- ngakui apa yang dilakukannya murni sebagai bentuk inisiatif mengurangi beban hidup pe- nyandang disabilitas. Sebagai sesama penyandang disabilitas, Sugeng Siswoyu- doyono memberikan sema- ngat kepada para penyandang disabilitas untuk tidak berkecil hati dengan keterbatasan yang dimiliki. Saat ini, Sugeng sudah membuat inovasi generasi ke- enam yang mampu membuat pengguna kaki palsu bisa me- nekukkan lututnya. “Sekarang saya sedang mem- buat generasi ketujuh. Jadi, kaki palsu yang digunakan nanti dapat dibengkokkan agar dapat menyesuaikan gerakan salat saat duduk tahiat,” kata Sugeng. (Yah/P-1) CalegMudaJanjikanPerubahan ‘PDIP, termasuk Jokowi, harus bisa menjelaskan kebijakan itu sekarang. Sebab kalau memang itu benar, berarti akan terulang lagi. Kecuali diakui salah’
  • 5. ASTRI NOVARIA P ETA politik berke- naan dengan pemi- lihan presiden dan wakil presiden pada 9 Juli 2014 sejauh ini masih mengerucut pada dua isu uta- ma, yakni apakah yang akan terpilih dalam pilpres menda- tang ialah tokoh tua (lama) atau tokoh muda (baru). Dalam realitas politik keki- nian, panggung politik terkait dengan Pilpres 2014 masih di- dominasi tokoh-tokoh tua. Na- mun, itu tidak berarti peluang tokoh muda sudah tertutup. Hanya, pemunculan tokoh muda harus dilakukan lebih awal, tidak bisa ujuk-ujuk menjelang pilpres. “Kalau partai ingin memun- culkan nama baru harusnya jauh hari. Sekarang saja, an- tara pileg dan pilpres jaraknya sebentar.Apakahmasihpunya waktu bagi partai politik un- tuk mengajukan calon baru?” ujar pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Ikrar Nusa Bakti, dalam sebuah diskusi di Jakarta, kemarin. Menurut dia, peluang bagi tokoh muda masih terbukan terutama bagi partai politik yang hingga kini belum me- nentukan capresnya. Ia men- contohkan Partai Keadilan Sejahtera. Beberapa nama sempat beredar dalam bakal capres seperti Anis Matta dan Ahmad Heryawan. “Kemudian, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar juga mengatakan bahwa mendu- kung Rhoma Irama jadi ca- pres dan Jusuf Kalla jadi ca- wapresnya. Buat saya, ini tan- da tanya besar. Jangan-jangan hanya digunakan sebagai vote getter,” imbuhnya. Ditambahkan, konvensi capres Partai Demokrat pun yang diharapkan dapat me- munculkan tokoh muda sela- ma ini tidak diseriusi. Ia me- nilai konvensi itu layaknya pertandingan sepak bola an- tarkampung alias bukan di- visi utama. Sementara itu di- visi utama tetap wajah-wajah lama. “Dari hasil survei saja, tokoh muda seperti Gita Wirjawan, Anis Baswedan kecil sekali. Saya mau mengatakan upaya Demokrat dalam hal ini tidak berhasil. Konvensi malah di- hentikan oleh ketua umumnya karena harus fokus pada pileg. Artinya, disitu terjadi problem besar, konvensi tidak dijalan- kan oleh partai dengan baik,” pungkasnya. Padakesempatanyangsama, pakar psikologi politik Univer- sitas Indonesia, Hamdi Muluk, menilai konstelasi capres dan cawapres sesungguhnya akan diputuskan dengan pola nego- siasi oleh elite. “Negosiasinya elite. Ka- lau kita lihat sekarang, siapa cawapres Jokowi ya tanya Bu Mega. Begitu juga dengan yang lain,” ujarnya. Pihaknya melihat para ak- tor politik juga akan mulai berkeliling dengan mengklaim hanyamelakukansilaturahim. “Padahal, intinya ‘dagang sapi’ dan melakukan deal politik. Sehingga nantinya rakyat ting- gal disodorkan pilihan-pilihan itu,” tukasnya. Ia menambahkan, perlu ada perbaikan sistem presi- dential ke depan karena yang terjadi saat ini presiden baru dicalonkan setelah melihat ha- sil pileg. “Yang benar itu cari dulu eksekutif baru legislatif,” jelasnya. Politik panas Sementara itu, politikus mudaPartaiGolkarAisAnanta Said mengingatkan pimpinan partai tersebut mewaspadai eskalasi politik yang diperki- rakan meningkat menjelang maupun setelah Pileg 2014. “Yang saya khawatirkan situa- si politiknya panas,” katanya. Terkait capres dari Partai Golkar, dia mendesak Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie mempertimbangkan kembali pencapresannya ka- rena elektabilitasnya tidak memungkinkan untuk me- nang dalam pilpres. (Ant/P-3) astri@mediaindonesia.com KUOTA sebesar 30% calon legislatif (caleg) perempuan yang wajib dipenuhi oleh partai politik di setiap daerah pemilihan (dapil), dirasa kurang oleh caleg DPR Ratih Sanggarwati. “Tiga puluh persan saja sebetulnya kurang banyak, se- harusnya 50%,” ungkap Ratih kepada Media Indonesia. Menurut caleg PPP untuk Dapil Sumedang, Majaleng- ka, dan Subang itu beralasan persoalan bangsa Indonesia mayoritas berkaitan dengan perempuan. Maka dari itu, perempuan akan lebih mengerti permasalahan terse- but jika dibandingkan dengan laki-laki. “Laki-laki hanya memiliki pandangan secara garis besarnya,” ujar Ratih. Dia juga mengatakan pikiran-pikiran perempuan hebat sebagian besar di- brainwash oleh laki-laki. Mereka tidak diizinkan suami mereka untuk menjadi anggota DPR, sehingga lama kelamaan mereka menjadi takut untuk maju. “Se- perti benang ruwet.” Ratih mengaku jika terpilih menjadi anggota DPR, dia ingin terjun di bi- dang yang mengurus terkait masalah perempuan dan anak terutama pen- didikan. Adapun alternatif lain, yaitu yang membidangi pertanian. “Karena pemilih saya sebagian besar ialah petani perempuan, saya harus memikirkan permasalahan yang me- reka hadapi,” ungkapnya. Keinginan untuk menjadi wakil rakyat di dalam diri Ratih tumbuh karena dia berpendapat bahwa semua kegiatan yang ada di dalam kehidupan negara Indonesia, semuanya merupakan hasil keputusan anggota DPR. “DPR yang mengesahkan semua produk hu- kum itu,” cetus Ratih. Jika menjadi anggota DPR nanti, dia juga tidak akan melupakan latar belakang pendidikannya sebagai lulusan sarjana ekonomi Universitas Jayabaya. Meskipun Ratih akan fokus di bidang pendidikan perempuan, ternyata di balik itu semua dia ingin meningkatkan perekonomian kaum hawa. Dia berpendapat majunya pereko- nomian diawali dengan pendidikan. “Semua berawal dari pendidikan. Kalau terdidik, mereka akan terangkat. Sehing- ga perekonomian pun akan tertolong,” tegas Ratih. Dia menceritakan dirinya terjun ke dunia perpolitikan sejak 2008. Awalnya, dia berkenalan dengan Ketua Umum PPP Suryadharma Ali. Saat itu, dia diminta untuk menjadi duta koperasi perempu- an. Kemudian PPP meminta dirinya untuk menjadi anggota PPP. PPP, menurut Ratih, merupa- kan partai yang berasas Islam. Maka dari itu, Ratih yang juga merupakan tokoh muslimah merasa terpanggil untuk mem- besarkan partai tersebut. “Saya berkewajiban menjadikan PPP sebagai partai Islam yang besar,” ujarnya. Ratih mengatakan bahwa memilih partai sama seperti memilih jalan hidup. Anggota DPR, dalam kacamata Ratih, ialah wakil-wakil yang dipilih oleh rakyat sendiri. Dia mengatakan jangan terlalu mendiskreditkan anggota DPR. “Karena mereka merupakan pilih- an rakyat, makanya rakyat jangan sampai salah pilih,” tandas Ratih. Dalam menarik simpati rakyat, Ratih memberikan pendidikan politik dan terkait pemilu. Dia me- ngatakan bahwa dirinya sangat menentang politik uang. “Saya sangat menolak money poli- tic,” tegas Ratih. (Nur/P-4) MENCARI PERHATIAN: Baliho calon anggota legislatif berkepala hewan dipasang di kawasan Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur, kemarin. Menjelang Pemilu Legislatif 2014 yang digelar pada 9 April mendatang, beraneka cara dilakukan para caleg untuk menarik perhatian masyarakat. MI/ROMMY P Bila partai politik ingin mengorbitkan tokoh muda sebagai capres atau cawapres, hal itu harus dilakukan secara mendadak jelang pilpres. TokohMudaHarusSegeraMuncul TingkatkanPendidikan,TingkatkanPerekonomian ”Karena pemilih saya sebagian besar ialah petani perempuan, saya harus memikirkan permasalahan yang mereka hadapi.” Ratih Sanggarwati Caleg PPP PERNIK KAMPANYE CALEG PEREMPUAN BICARA Panggung politik saat ini didominasi tokoh tua, tetapi itu tidak berarti peluang tokoh muda untuk maju sudah tertutup. SELASA, 25 MARET 2014 INDONESIA MEMILIH 5 MI/ROMMY P SensasiCalegBermukaBinatang PARA caleg biasanya akan menggunakan foto terbaiknya dan visi- misinya untuk digunakan dalam upaya sosialisasi pencalonannya agar menarik minat masyarakat. Namun, tidak demikian dengan caleg asal Sidoarjo yang satu ini. Tidak jelas apa maksud Indra Dedy HK caleg dari Partai Hanura Dapil Kecamatan Gedangan, Buduran, dan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Dia justru mengganti wajah pada poster atribut kampanyenya dengan kepala berbentuk berbagai binatang. Ada (muka) tikus, monyet, dan buaya. Munculnya atribut kampanye yang tidak la- zim yang dipasang di perempatan jalan utama di tiga kecamatan itu cukup menarik perhatian warga. Bisa dipastikan warga yang berlalu lalang di perempatan jalan tersebut melihatnya. Sebagian besar warga yang melihat poster tersebut menilai bahwa apa yang dilakukan caleg bersangkutan hanya untuk sensasi dan menarik perhatian orang. Namun, sebagian juga menilainya justru tidak baik dan tidak sopan. “Cara kampanye seperti ini justru akan menjatuhkan nama caleg bersangkutan,” kata Tri Julianto, warga Kecamatan Buduran. (HS/P-2) DanaKampanyePKPIPamekasanRp50Ribu PARTAI Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Kabupaten Pamekasan, Pulau Madura, Jawa Timur menyetorkan laporan dana kampanye dengan catatan nominal hanya Rp50 ribu pada laporan tahap kedua kepada KPUD Pamekasan. “Itu sesuai dengan laporan rekening dana kampanye yang disampaikan ke KPU Pamekasan,” kata Komisioner KPU Pameka- san, Agus Kasianto, kemarin. Laporan rekening dana kampanye partai sebesar itu ditandatangani Ketua PKPI Kabupaten Mahrus Miyanto dan bendahara Nurul Bariyah pada 25 Februari 2014. Agus menjelaskan KPU tidak mempersoalkan besaran laporan dana kampanye yang diserahkan partai politik peserta pemilu itu, karena layak-tidaknya laporan dana kampanye akan dinilai akuntan publik yang memang telah ditunjuk KPU pusat. KPUD hanya memeriksa kelengkapan dan jadwal penyerahan berkas laporan dana kampanye ke institusi penyelenggara pe- milu. Di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, PKPI merupakan satu dari 12 partai politik peserta pemilu yang tercatat paling sedikit melaporkan dana kampanyenya. “Parpol yang terbanyak adalah Partai Nasional Demokrat (NasDem), yakni Rp1,68 miliar, selanjutnya PKB Rp592 juta, lalu Partai Golkar di urutan ketiga, yakni Rp576 juta dan PDIP Rp128 juta,” katanya. Selanjutnya, PKS Rp2,6 juta, Gerindra Rp72 juta, Partai Demokrat Rp2 juta, PPP Rp47,2 juta lebih, dan Partai Hanura Rp14,7 juta, serta PBB Rp7,5 juta.(Ant/P-2) PANGorontaloUtaraPilihMancing KADER Partai Amanat Nasional Gorontalo Utara, memilih me- mancing bersama rakyat agar lebih dekat dan mampu menyam- paikan pesan demokrasi dengan bahasa yang mudah dipahami. Herman Adam di Gorontalo, mengakui sudah dua pekan setiap akhir pekan mancing bersama masyarakat di wilayah pesisir Ponelo Kepulauan. “Saat memancing, kami mendiskusikan banyak hal, khu- susnya kiprah PAN dan peran para calegnya yang bercita-cita mengantarkan rakyat pada kesejahteraan yang lebih baik pada Pemilu 2014 ini. “Menjadi partai kedua terbesar di Gorontalo, seluruh kader harus bisa berinovasi agar posisi tersebut semakin meningkat,” ujarnya. Sama halnya dengan Syaiful yang mengaku sengaja memilih cara itu (memancing) untuk menarik dukungan massa bagi istrinya, sebagai caleg DPRD Provinsi Gorontalo dari PAN. “Ide ini datang dari masyarakat yang wajib kita tanggapi dan ternyata mampu menyedot dukungan bagi istri saya, Inday Joan Sanabe,” ujar Syaiful. Ia sendiri sangat bersemangat melakoni kegiatan memancing bersama masyarakat dan simpatisan par- tai. (*/P-2)
  • 6. R AKYAT Riau dan beberapa provinsi di Pulau Sumatra tak bisa lagi hidup nyaman. Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Bumi Lancang Kuning terus menyesaki napas mereka. Mata pun perih terpapar kabut asap. Semua aktivitas masyarakat lumpuh. Begitu pula aktvitas pemerintah dan swasta tak bergairah. Kerugian ditaksir mencapai trilunan rupiah akibat kasus kabut asap tahun ini. Anehnya, kasus kebakaran hutan dan lahan yang mengakibatkan kabut asap bukan pertama kali terjadi. Kasus itu terus berulang saban tahun, tetapi tidak ada langkah luar biasa dari pemerintah untuk menghentikannya. Sekalipun ada Inpres Nomor 16 Tahun 2011 tentang Penangangan Asap dan Inpres Nomor 6 Tahun 2013 tentang Penundaan Pemberian Izin Baru dan Penyempurnaan Tata Kelola Hutan Alam Primer dan Lahan Gambut, aturan itu hanya menjadi macan kertas. Dari rezim ke rezim, hutan kita selalu menderita. Tak heran bila laju deforestasi kita pernah meraih predikat terbesar di dunia. Pembalakan liar (illegal logging) menjadi pesta pora kaum mafioso dengan para pengambil kebijakan di sektor kehutanan plus aparat keamanan. Saat menyadari hal itu, pemerintahan Soesilo Bambag Yudhoyono sejak awal mencanangkan pro- growth, pro-job, and pro- environment. Tidak hanya itu, Presiden Yudhoyono pun bertekad memberantas pembalakan liar. Tekad itu berbarengan dengan deklarasi pemberantasan korupsi, terorisme, dan narkoba. Kemudian, Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mencanangkan Gerakan Menanam 1 Miliar Pohon. Di mana-mana Menhut mengadakan penanaman pohon sehingga jumlah pohon yang ditanam sudah melampaui target yang dicanangkan. Zulkifli pun mengklaim laju deforestasi dan degradasi hutan di Indonesia kini telah menurun signifikan. Hingga akhir 2012, laju deforestasi menurun dari angka 3 juta hektare per tahun menjadi sekitar 300 ribu hektare per tahun. Lalu, bagaimana pandangan 12 partai politik peserta Pemilu 2014 terhadap pengelolaan hutan di Tanah Air? Berikut petikannya. (Alw/P-3). ANTARA/AMPELSA PEMBALAKAN LIAR: Warga menyaksikan pohon yang ditebang dan dibakar di kawasan hutan Gunung Seulawah, Kecamatan Seulimum, Aceh Besar. Hukuman yang ringan bagi pembalak liar tidak menimbulkan efek jera bagi perambah hutan. JanganUbah MataAirJadiAirMata Bambang Wuryanto Ketua DPP PDIP PEMERINTAH belum memiliki peta jalan untuk menjaga kelesta- rianlingkunganyangberkelanjutan.Kalautidakadaperencanaan terhadap pembangunan untuk keseluruhan, kita akan menjadi bangsa yang terkaget-kaget dan kemudian didikte negara lain sehingga kepentingan nasional kita tidak jelas. Kalau jelas, tentu tergambardaripetajalanyangdisiapkan.Membangunnegaraitu untuk jangka panjang sehingga harus ada peta jalan yang jelas. Coba lihat sekarang, apakah oksigen sudah memenuhi standar, apakah air terjaga keberlanjutannya? Kita seharusnya bisa men- contoh China yang membakar batu bara sesukanya untuk men- dapatkan listrik murah. Kenapa kita tidak melakukan hal yang sama? Misalnya, bahan bakar minyak yang terlalu berlebihan, apa tidak lebih baik kita alihkan ke batu bara? (Wta/P-3) 4 PDIP Mulyadi Politikus Partai Gerindra PROGRAM pemerintah masih kurang berpihak pada upaya mengatasi kerusakan lingkungan. Prinsipnya, sumber daya alam, terutama yang berada di perut bumi, terus dieksploitasi untuk kemakmuran rakyat. Dalam rapat kerja di DPR, saya meng- ingatkan Menteri Lingkungan Hidup untuk tidak boleh memberi izin tambang hanya berdasarkan amdal yang seremonial. Kita harus menata kekayaan di perut bumi. Hal sederhana, misal- nya, pada kontrak karya yang dikeluarkan untuk perusahaan asing. Kompensasinya hanya perusakan alam. Ini menunjukkan pemerintah tidak punya roadmap kuat terhadap pemanfaatan sumber daya alam dengan memelihara lingkungan. Harusnya itu menjadi sinergi antarkementerian. Dari sisi anggaran, yang ada saat ini lebih dipakai sebagai pemadam masalah daripada mencegah kerusakan lingkungan. (Wta/P-3) 6 Partai Gerindra 7 Partai Demokrat 9 PPP 10 PARTAI HANURA 14 PBB 15 PKPI 8 PAN 1 Partai NasDem 3 PKS Kurtubi Ketua DPP Partai NasDem SAAT ini langkah pemerintah untuk mengatasi kerusakan ling- kungan masih jauh dari memuaskan. Kerusakan lingkungan di negara kita terjadi karena ketidakseriusan pemerintah dalam mengatasi lingkungan. Sekarang saya sedang berdiskusi dengan tokoh-tokoh pemuda di Lombok, menginisiasi penanaman man- grove di pantai-pantai Pulau Lombok yang banyak terdegradasi. Masyarakat sendiri berinisiatif secara aktif untuk masalah ling- kungan. Ini harus didukung. Kita mengetahui kerusakan-kerusa- kan lingkungan tetap berjalan, terutama pembalakan liar. Atau contoh lainnya, kerusakan lingkungan yang disebabkan lumpur Lapindo. Yang rusak bukan hanya lingkungan secara biologis, melainkan juga sosial serta lingkungan aktivitas ekonomi masya- rakat.Tidakadalangkahkonkretpemerintahuntukmenyehatkan lingkungan yang sudah rusak itu. (Wta/P-3) Nasir Djamil Ketua DPP PKS SALAH satu yang ikut menyumbang kerusakan lingkungan ialah sistem politik yang selama ini berlangsung, terutama pe- milihan kepala daerah secara langsung. Kepala daerah tidak berdaya saat pengusaha meminta kompensasi atas bantuan yang diberikan saat pemilu kada. Kompensasinya ya pemberian izin penambangan dan perambahan hutan, apalagi kalau kepala daerahnya pengusaha. Walaupun Presiden Susilo Bambang Yu- dhoyono sudah membuat program prolingkungan, tapi tetap saja di lapangan tidak bisa dicegah. Sebabnya, izin eksplorasi sumber daya alam tidak semuanya di pusat, sebagian ada di daerah. Menurut saya, peraturan perundangan mengenai ling- kungan hidup harus dipertegas. Isu lingkungan memang tidak populer. (Wta/P-3) Nur Yasin Politikus PKB PROGRAM pemerintah terkait lingkungan saat ini tidak efektif. Kementerian Lingkungan Hidup seperti ada, tapi tiada. Secara kelembagaan, Kementerian Lingkungan Hidup hanya menteri negara.Jadi,hanyamembuataturan,tapitidakbisamengeksekusi sendiri beberapa kegiatan yang bersifat pelestarian lingkungan. Yang sangat perlu sebetulnya membuat aturan, melakukan pe- nindakan,danaksipembenahan.Initidakada.penindakanmasih sangat kurang. Seharusnya ada hakim ad hoc dari pengadilan ne- geri sampai Mahkamah Agung untuk memperkuat penindakan. Diperlukan hakim dengan spesialisasi lingkungan karena tidak bisa ditangani oleh sarjana hukum biasa. Dari sisi pendanaan, anggaranuntuklingkunganhidupsaatinitidaksampaiRp1triliun. Hanya 0,05% dari APBN. (Wta/P-3) 2 PKB 5 Partai Golkar Tantowi Yahya Wakil Sekjen DPP Partai Golkar PERHATIAN pemerintah terhadap kerusakan lingkungan masih belum cukup. Kami melihat kasatmata saja di daerah pemilihan saya di Jakarta, kerusakan lingkungan yang terjadi parah sekali. Kita lihat bagaimana sampah yang menggunung tidak tertangani dari tahun ke tahun. Saking banyaknya, sampai menjadi daratan baru. Saya menilai komitmen pemerintah untuk lingkungan ma- sih rendah. Penanganan harus fokus pada hal-hal yang bersifat edukatif, preventif, dan penindakan. Edukasi kepada masyarakat saat ini masih kurang. Harus ada edukasi yang kuat bagaimana kerusakanlingkunganberakibatlangsungkepadamereka.Akibat jangka panjangnya seperti apa. Masih banyak masyarakat yang belum tahu secara pasti dampak kerusakan lingkungan. Upaya preventif juga masih kurang memadai. (Wta/P-3) Sutan Bhatoegana Ketua DPP Partai Demokrat KAMI akan meneruskan kebijakan pemerintahan SBY yang berpihak pada empat pro, yakni pro-job, pro-poor, pro-growth, dan pro-environment. Jadi, kebijakan lingkungan itu bagi Demokrat harga mati. Demokrat selalu menyampaikan kepada kader-kader untuk melestarikan lingkungan. Kementerian Lingkungan Hidup, yang tadinya hanya mengimbau, sekarang bisa menangkap dan menghukum perusak lingkungan. Tahun ini dibuat lagi Dewan Nasional Perubahan Iklim. Artinya, pe- merintahan SBY sangat prolingkungan. Siapa pun pemimpin yang melanjutkan kepemimpinan Pak SBY harus memikirkan lingkungan hidup untuk keberlangsungan kehidupan rakyat. Aturan dan kebijakan pemerintah sebenarnya sudah benar semua. Cuma, implementasinya belum maksimal kalau tidak didukung rakyat. (Wta/P-3) Alimin Abdullah Ketua DPP PAN SEJUJURNYA harus kita katakan bahwa perhatian pemerintah terhadap kerusakan lingkungan masih kurang. Ini juga ter- kait porsi anggaran yang masih kecil untuk lingkungan hidup. Padahal, kerusakan yang sudah terjadi selama ini luar biasa. Baik karena perambahan hutan maupun tidak memperhatikan lingkungan dan pembangunan. Termasuk juga pembangunan tambang, terutama tambang-tambang liar seperti di Bangka dan Kalimantan sudah luar biasa. Karenanya, perlu sosialisasi untuk kepentingan bersama dan melakukan pengawasan. Kita lihat sekarang penindakan terhadap orang yang membakar hutan saja belum tegas, belum jelas. Harus ada pendidikan khu- sus lingkungan bagi hakim dan jaksa supaya lebih memahami teknis-teknisnya. (Wta/P-3) Romahurmuziy Sekjen DPP PPP KETENTUAN dan sanksi atas tindakan perusakan lingkungan, terutama perambahan hutan, sudah termuat jelas dan tegas dalam undang-undang. Baik di UU Nomor 41 Tahun 1999 ten- tang Kehutanan maupun UU Perlindungan dan Pengelolaan (PPLH). Ada masalah dalam hal penegakan hukum di bidang lingkungan. Selama ini para pelaku perusakan hanya diberikan hukuman ringan, atau bahkan kasusnya menguap karena dini- lai tidak cukup bukti. Ini membuat tidak ada efek jera. Mereka terus melakukannya lagi dan lagi. Untuk para pembalak liar, harus dicabut izin mereka karena sudah masuk kejahatan yang luar biasa. Perlu ada kemauan politik semua pihak guna men- dukung penegakan hukum. Kalau tidak, anak cucu kita akan diwarisi masalah lingkungan yang serius. (Wta/P-3) Ali Kastela Ketua DPP Partai Hanura MASALAHpenangananlingkunganhidupseharusnyadikuatkan pada upaya pencegahan kerusakan lingkungan. Selanjutnya, pengendalian pencemaran dan masalah yang berhubungan de- ngan penegakan hukum. Masalahnya saat ini upaya pencegahan tidak dilakukan dengan baik. Penindakan juga berorientasi pada pendapatan. Contohnya, perizinan terkait pemanfaatan sumber daya alam yang diberikan seluas-luasnya. Ini memberi dampak luar biasa terhadap kerusakan lingkungan kita. Oleh karena itu, kita prihatin kalau pemerintah saat ini tidak menge- depankan perhatian terhadap kerusakan lingkungan. Yang kita titipkan kepada generasi mendatang ialah air mata, padahal seharusnya kita memberikan mata air. Kerusakan lingkungan luar biasa yang terjadi di mana-mana. (Wta/P-3) MS Kaban Ketua Umum DPP PBB PROGRAMpemerintahsaatinimasihjauhdariefektifuntukmeng- atasi kerusakan lingkungan. Tidak ada strategi dan program yang jelas untuk meningkatkan kualitas lingkungan kita. Pemerintah lebihbanyakmengambilisu-isuinternasionalyangsedangpopuler, padahal itu bukan sesuatu yang utama untuk Indonesia. Misalnya, tentang emisi karbon. Indonesia bukan negara industri, tidak pu- nya kewajiban menurunkan emisi. Kita lupa masalah lingkungan definisinya luas. Terkait pemanfaatan sumber daya alam, saat ini mulai dari hulu hingga hilir tidak ada program yang tuntas, dari pusat ke daerah. Maka itu, dari waktu ke waktu kita tidak punya standarsuksesmenyelamatkanlingkungan.Yangpalingmencolok ketika pemerintah mengatakan ada moratorium kawasan hutan, tapi kenapa masih terjadi kebakaran yang luar biasa? (Wta/P-3) Budhy Santoso Ketua DPN PKPI MEMANG sudah ada UU Nomor 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, di samping program- program kementerian terkait. Namun, realitas menunjukkan upaya pemerintah belum efektif. Hal itu dapat dilihat dari masih banyaknya bencana alam, khususnya yang disebabkan keru- sakan lingkungan. Contohnya antara lain banjir, longsor, efek rumah kaca yang disebabkan limbah industri, serta kerusakan, kemerosotan, dan/atau kepunahan aneka ragam hayati. Itu di- sebabkan sifat fisik, kimia, dan atau hayati lingkungan hidup yang melampaui kriteria baku kerusakan lingkungan hidup. Oleh sebab itu, pemerintah perlu mengefektifkan konsep go green. Misalnya, dengan melakukan sosialisasi seluas-luasnya secara intens dan berlanjut mengingat pemahaman masyarakat tentang arti lingkungan hidup masih rendah. (Wta/P-3) SELASA, 25 MARET 2014PLATFORM PARTAI6
  • 7. P ENGAWASAN atas pe- nyelenggaraan pemi- lihan umum (pemi- lu) sepertinya tidak didesain untuk mengawasi peserta pemilu yang juga aktif sebagai pejabat atau penye- lenggara negara. Jika melihat DCT anggota DPR, DPD, dan DPRD, mayoritas masih diisi wajah lama, termasuk juga yang menduduki jabatan se- bagai menteri. Di jajaran Kabinet Indo- nesia Bersatu (KIB) Kedua, setidaknya ada 10 menteri aktif yang mencalonkan diri sebagai anggota DPR. Bahkan 5 dari 10 menteri tersebut berasal dari Partai Demokrat, sisanya dari Partai Keadilan Sejahtera (2 menteri), Partai Kebangkitan Bangsa (2), dan Partai Amanat Nasional (1). Sekilas tak ada yang salah jika seorang menteri atau incumbent mengajukan diri sebagai calon anggota legisla- tif. Namun, jika diselisik lebih jauh ada kelemahan sistemis dalam sistem pengawasan pemilu jika dikaitkan dengan keikutsertaan menteri atau incumbent dalam kontestasi pemilu legislatif. Problem hukum Dari sisi hukum, Undang- Undang Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD, dan DPRD cenderung memberikan kele- luasaan kepada anggota DPR, DPD, DPRD, dan menteri un- tuk tetap aktif memegang jabatan mereka walaupun dicalonkan sebagai calon anggota legislatif. Namun, di sisi yang lain, undang-undang justru mewajibkan kepada kepala daerah untuk mun- dur dari jabatan mereka jika dicalonkan sebagai anggota legislatif. Dampak dari pengaturan itu ialah ketiadaan instrumen pengawasan yang mumpuni untuk mengawasi menteri dan incumbent. Hampir ti- dak ada batasan atau ukuran untuk menilai apakah yang bersangkutan sedang men- jalankan tugasnya sebagai pejabat negara atau se- dang melakukan ke- giatan kampanye. Sebagai contoh, misalnya, ketika anggota DPR tu- run ke basis pemi- lihnya menggu- nakan fasilitas negara karena jabatan- nya se- b a g a i a n g - g o t a D P R . Dalam p r a k - t i k n y a kegiatan tersebut sering kali ‘dibum- bui’ konten yang sebetulnya dikategorikan sebagai bentuk kampanye. Dalam banyak kasus ke- giatan semacam itu bahkan dilakukan secara vulgar, misalnya ada anggota DPR menggunakan program di kementerian tertentu un- tuk digunakan sebagai alat kampanye. Biasanya caleg melakukan ‘klaim’ bahwa program tersebut ialah ‘jerih payahnya’ sebagai anggota le- gislatif. Pada sisi yang lain, tak tertutup kemungkinan men- teri aktif pun menggunakan fasilitas yang melekat pada jabatannya untuk melakukan kegiatan kampanye. Faktanya memang sangat sulit dibeda- kan dan dibuktikan apakah yang bersangkutan sedang menjalankan tugasnya atau sedang berkampanye. Dalam konteks pengawasan, sebagai bahan perbandingan dalam penyelenggaraan pe- milu kada, penggunaan dana bansos untuk kepentingan in- cumbent tidak pernah tersen- tuh oleh pengawasan pemilu. Lalu apa yang akan dilakukan jika ada indikasi dana bansos di kementerian tertentu disalah- gunakan, termasuk terhadap incumbent yang menggunakan fasilitas jabatannya untuk ke- pentingan kampanye? Fenomena penyalahgunaan dana bansos sebetulnya telah menjadi perhatian dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hasil kajian KPK di daerah, misalnya, mengungkap bahwa ada peningkatan signifikan terhadap pengalokasian dana bansos dan hibah dalam APBD (2011–2013). Hal yang sama juga terjadi di ke- menterian, alokasi dana ban- sos dalam APBN 2014 men- capai Rp73,2 triliun, padahal di tahun sebelumnya (2013) berkisar pada angka Rp59 triliun (Media Indonesia, 20/3). Namun, pada sisi yang lain, diskresi pengguna anggaran yang terlalu besar tidak di- imbangi dengan mekanisme akuntabilitas yang kuat. Karena itu, tidak menghe- rankan jika pada sisi audit, ha- sil pemeriksaan Badan Peme- riksa Keuangan (BPK) selalu menemukan penyimpangan atas pengelolaan dana ban- sos dan hibah. Bahkan dalam beberapa kasus, itu dikatego- rikan sebagai bagian dari tin- dak pidana korupsi. Semua hal itu tentu tidak terlepas dari politik alokasi anggaran yang memang berpotensi sangat besar untuk disalahgunakan baik oleh kepala daerah mau- pun kementerian. Terobosan pengawasan Kondisi tersebut tentu saja melahirkan situasi yang tidak fair dalam penyelenggaraan pemilu. Harus diakui bahwa pejabat aktif tentu lebih memi- liki peluang paling besar un- tuk menggunakan anggaran, fasilitas, dan kekuasaan yang melekat pada jabatannya un- tuk kepentingan politik. Karena i t u , p e n g a - wasan pemi- lu harusnya masuk ranah ke k u a s a a n yang dijalan- kan para ca- leg. Namun, fakta yang lain justru memper- lihatkan ringkihnya pengawasan pemilu. Institusi penyeleng- gara pemilu terlihat gagap dalam mela- kukan pengawasan terhadap peserta p e m i l u y a n g n y a t a - n y a t a m e l a k u k a n pelanggaran. Contoh yang paling sederhana ialah soal pemasangan atribut kampanye yang melanggar aturan. Saat ini atribut peserta pe- milu dengan mudahnya dapat dijumpai dalam ruang-ruang publik. Padahal, secara hu- kum pemasangan atribut ter- sebut dapat dikategorikan sebagai pelanggaran pemilu karena dipasang pada tempat yang dilarang. Lalu, bagaimana penyeleng- gara pemilu bisa mengidenti- fikasi dan menindak pelang- garan yang dilakukan secara terselubung melalui program di kementerian tertentu, se- mentara pelanggaran yang terlihat nyata sekalipun tidak dilakukan tindakan hukum yang tegas? Itulah potret nyata bahwa sistem pengawasan pemilu jauh tertinggal di bela- kang, sementara pelanggaran pemilu telah dikreasikan sede- mikian rupa untuk menyiasati celah hukum. Ke depan mungkin perlu ada terobosan penegakan hu- kum dalam hal pengawasan pemilu. Pengawasan pemilu hendaknya tidak dibatasi kerangka hukum pemilu saja, ada regulasi lain yang bisa diterapkan untuk menjerat peserta pemilu yang melaku- kan pelanggaran. Dalam konteks penyalahgu- naan anggaran, jabatan atau fasilitas negara bagi menteri aktif dan incumbent harus- nya menggunakan terobosan hukum tidak hanya dalam konteks hukum kepemiluan. Ada instrumen hukum lain, misalnya dengan mengguna- kan Undang-Undang tentang Pemberantasan Tindak Pi- dana Korupsi. Karena rumus- an tentang penyalahgunaan jabatan untuk kepentingan pribadi ialah bagian dari tin- dak pidana korupsi. Tero- bosan semacam itu penting dilakukan agar kelemahan pengawasan pemilu benar- benar menjamin pelaksanaan pemilu yang fair bagi semua peserta pemilu. H ARI Air Sedunia (World Water Day), yang diperingati se- tiap 22 Maret, pada tahun ini mengambil tema water and energy (air dan energi). Tema itu dipilih de- ngan mempertimbangkan keterkaitan yang erat antara air dan energi. Di masa datang, ketersediaan energi dengan harga terjangkau dan harga air tawar yang makin mahal akan menjadi masalah pelik bagi setiap negara. Meski air kebutuhan dasar manusia, peringatan Hari Air Sedunia belum mendapat perhatian luas dari masya- rakat. Di tengah kehidupan yang kian boros energi karena tersedianya berbagai fasilitas yang memanjakan kehidupan, setiap anggota masyarakat diharapkan mau melaksana- kan berbagai kegiatan gerakan hemat air dalam kehidupan sehari-hari. Gerakan hemat air semakin pentingketikakrisislingkungan yang kian masif belakangan ini dapat menetaskan defisit air tawar di tengah penduduk dunia yang jumlahnya terus meningkat. Dalam 10 tahun terakhir meningkat menjadi 7 miliar, dan akan mendekati angka 9 miliar dalam kurun waktu 30 tahun yang akan da- tang. Defisit air tawar menjadi ancaman baru. Kebutuhan se- karang dan masa datang akan lebih sulit karena masyarakat membutuhkan pangan yang jumlahnya dua kali produksi pangan saat ini, yang berarti meningkatkan kebutuhan air. Itu menunjukkan kebutuhan air bagi umat manusia sangat- lah penting karena air ialah sumber kehidupan. Defisit Kebutuhan air yang makin meningkat setiap tahun di te- ngah krisis lingkungan yang kian masif patut mendapat perhatian dari pemerintah. Di mata masyarakat dunia, Indo- nesia dikenal sebagai negara yang memiliki sumber daya air yang cukup besar. Namun, mereka juga mencatat bahwa bencana kebakaran hutan yang terjadi di Riau dan di sejumlah daerah baru-baru ini telah menetaskan defisit air tawar. Fenomena krisis lingkungan yang makin buruk ini akan memicu kelangkaan pangan di negeri yang memiliki jumlah penduduk terbesar keempat di dunia. Tanpa pengelolaan serius, di masa datang air akan menjadi sumber konflik di te- ngah warga. Para ahli konser- vasi air mengestimasi dua dari tiga penduduk akan semakin sulit mengakses bersih tawar pada 2025. Air merupakan kebutuhan vital manusia. Namun, krisis lingkungan yang kian masif mengakibatkan pemenuhan kebutuhan air tawar bagi pen- duduk dunia menghadapi ma- salah pelik. Sekitar 1,8 miliar penduduk dunia mengonsumsi air tidak bersih setiap hari dan 1,3 miliar penduduk dunia be- lum memiliki fasilitas sanitasi. Dampaknya dari sekitar 50 ribu orang meninggal setiap hari di dunia, sedikitnya 16 ribu orang di antaranya me- ninggal akibat mengonsumsi air yang kurang bersih. Lalu, bagaimana pemenuh- an air bersih di Indonesia? Sudahkah seluruh masyarakat dapat mengakses air bersih secara merata baik kuanti- tas maupun kualitas untuk kebutuhan sehari-hari? Apa upaya yang dapat dilakukan pemerintah untuk mence- gah krisis air? Apakah sudah terjalin kerja sama yang baik dengan masyarakat luas untuk mengatasi pencemaran air di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Medan? Kerja sama kian penting mengingat harga air semakin mahal. Ilmu ekonomi zaman dulu mengajarkan air ialah barang gratis. Kini terbukti air lebih mahal daripada bensin. Dahulu, untuk minum dan ke- butuhan rumah tangga cukup mengambil air dari sumur. Na- mun, seiring dengan kualitas air sumur yang kian diragukan kelayakannya karena terce- mar, masyarakat harus mem- buka dompet untuk membeli air kemasan yang diproses dari air pegunungan demi menjaga kesehatan. Sudah menjadi rahasia umum warga Jakarta dan kota besar lainnya seperti Medan dan Surabaya terus menyedot air tanah secara berlebihan menyusul pembangunan per- mukiman baru yang bertum- buh secara signifikan. Peng- gunaan air tanah dengan cara menyedot secara berlebihan dapat mengakibatkan intrusi air laut di berbagai kota pantai. Air di sumur-sumur penduduk berubah menjadi asin alias payau. Penyedotan air tanah secara berlebihan akan mem- bentuk rongga-rongga di dalam tanah dan banjir besar akan selalu mengintai karena terjadi penurunan permukaan tanah. Di Jakarta belahan utara, menurut data terkini, tanah- nya sudah turun secara ber- makna dalam jangka waktu 30 tahun belakangan. Intrusi air laut sudah mencapai daerah Monas. Jika eksploitasi air tanah ini dilanjutkan secara terus-menerus tanpa pengen- dalian, penurunan tanah akan mencapai 4 meter pada 2030. Dalam kondisi demikian, bisa dipastikan akan sangat sulit mengatasi bahaya banjir yang kerap terjadi belakangan ini. Bahkan tidak mustahil kawa- san Jakarta Utara akan men- jadi waduk raksasa. Gerakan hemat air Mengatasi defisit air tawar patut dilakukan melalui gera- kan hemat air dan dikampa- nyekan secara terus-menerus. Kesadaran masyarakat akan terbangun untuk memahami bahwa sumber daya air itu ha- rus dijaga kelestariannya demi kelangsungan hidup bangsa. Hal itu akan menetaskan pa- radigma baru, yakni memberi pemahaman bahwa fungsi air tidak sekadar untuk mandi, cuci, dan kebutuhan minum, tetapi juga berfungsi untuk membilas kota. Kota Jakarta, yang saat ini berpenguhuni sekitar 12 juta jiwa, setiap hari menghasilkan sekitar 3.000 ton tinja. Jumlah limbah yang luar biasa itu dikhawatirkan dapat menjadi ‘bom waktu’ yang mencemari seluruh air tanah dangkal oleh bakteri koli yang hidup dalam tinja manusia. Untuk itu, dibu- tuhkan air yang cukup untuk membilas Kota Jakarta dari cemaran dan ancaman penya- kit akibat bakteri koli. Kecukupan air bersih seba- gai hak asasi manusia masih terjadi kesenjangan. Masyara- kat miskin yang tidak mampu berlanggananairminumharus membayar lebih mahal dari tu- kang pikul jika dibandingkan dengan tarif air minum yang dibayar warga yang menda- patkan pelayanan air bersih dari PAM. Sekadar menyebut contoh, masyarakat miskin di Jakarta Utara harus membeli air bersih yang harganya lebih mahal daripada yang dinikma- ti masyarakat mampu di Men- teng dan Kebayoran Baru. Data menunjukkan warga Medan yang bisa menikmati air PAM baru mencapai 40%. Warga lainnya mendapatkan air bersih dari air tanah yang kualitasnya sudah mulai menu- run. Untuk kebutuhan mandi dan cuci, sebagian warga meng- gunakan air dari Sungai Deli dan Babura yang warnanya kerap berubah menjadi cokelat karena tercemar baik secara kimia maupun biologis. Mengingat kian masifnya krisis lingkungan belakangan ini dan sudah berdampak buruk pada defisit air tawar untuk kehidupan, saatnya kita belajar menghargai setiap tetes air. Jika setiap orang, misalnya di Jakarta, dapat menghemat 1 liter air setiap hari, berarti ada 12 juta liter air yang bisa diselamatkan. Nah, mulai seka- rang mari berhemat air guna mencegah konflik baru mem- perebutkan sumber kehidupan yang satu ini. SELASA, 25 MARET 2014 OPINI 7 PARTISIPASI OPINI Kirimkan ke email: opini@mediaindonesia.com atau opinimi@yahoo.com atau fax: (021) 5812105, (Maksimal 6.000 karakter tanpa spasi. Sertakan nama, alamat lengkap, nomor telepon, foto kopi KTP, nomor rekening, dan NPWP) Mengingat kian masifnya krisis lingkungan belakangan ini dan sudah berdampak buruk pada defisit air tawar untuk kehidupan, saatnya kita belajar menghargai setiap tetes air. Ringkihnya Pengawasan Pemilu AirdanKrisisLingkungan Reza Syawawi Peneliti hukum dan kebijakan Transparency International Indonesia Posman Sibuea Guru Besar Tetap di Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Unika Santo Thomas Sumut, Direktur Center for National Food Security Research Pendiri: Drs. H. Teuku Yousli Syah MSi (Alm) Direktur Utama: Lestari Moerdijat Direktur Pemberitaan/Penanggung Jawab: Usman Kan- song Dewan Redaksi Media Group: Saur M. Hutabarat (Ketua), Bambang Eka Wijaya, Djadjat Sudradjat, Elman Saragih, Lau- rens Tato, Lestari Moerdijat, Rahni Lowhur Schad, Suryoprato- mo, Toeti P. Adhitama, Usman Kansong Redaktur Senior: Elman Saragih, Gaudensius Suhardi, Lau- rens Tato Kepala Divisi Pemberitaan: Abdul Kohar Kepala Divisi Content Enrichment: Teguh Nirwahyudi Kepala Divisi Artistik & Foto: Hariyanto Asisten Kepala Divisi Pemberitaan: Ade Alawi, Haryo Prase- tyo, Jaka Budisantosa, Ono Sarwono, Rosmery C. Sihombing, Tjahyo Utomo Kepala Sekretariat Redaksi: Sadyo Kristiarto Kebon Jeruk: 117-009-500-9098; BCA - Cab. Sudirman: 035- 306-5014, Diterbitkan oleh: PT Citra Media Nusa Purnama, Jakarta, Alamat Redaksi/Tata Usaha/Iklan/Sirkulasi: Kompleks Delta Kedoya, Jl. Pilar Raya Kav. A-D, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat - 11520, Telepon: (021) 5812088 (Hunting), Fax: (021) 5812105 (Redaksi) e-mail: redaksi@ mediaindonesia.com, Percetakan: Media Indonesia, Jakarta, ISSN: 0215-4935, Website: www.mediaindonesia.com, DALAM MELAKSANAKAN TUGAS JURNALISTIK, WAR- TAWAN MEDIA INDONESIA DILENGKAPI KARTU PERS DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA ATAU ME- MINTA IMBALAN DENGAN ALASAN APA PUN Redaktur: Agus Mulyawan, Ahmad Punto, Anton Kustedja, Aries Wijaksena, Cri Qanon Ria Dewi, Denny Parsaulian Sinaga, Eko Rah- mawanto, Eko Suprihatno, Hapsoro Poetro, Ida Farida, Iis Zatnika, Irana Shalindra, Jerome E. Wirawan, M. Soleh, Mathias S. Brahmana, Mirza Andreas, Patna Budi Utami, Santhy M. Sibarani, Soelistijono, Sitria Hamid, Wendy Mehari Utami, Widhoroso, Windy Dyah Indri- antari Staf Redaksi: Adam Dwi Putra, Agung Wibowo, Ahmad Maulana, Akhmad Mustain, Anata Syah Fitri, Anshar Dwi Wibowo, Arief Hul- wan Muzayyin, Asep Toha, Asni Harismi, Bintang Krisanti, Corne- lius Eko, Daniel Wesly Rudolf, Deri Dahuri, Dian Palupi, Dika Dania Kardi, Dinny Mutiah, Dwi Tupani Gunarwati, Emir Chairullah, Eni Kartinah, Fardiansah Noor, Gayatri Suroyo, Ghani Nurcahyadi, Gino F. Hadi, Hafizd Mukti Ahmad, Heni Rahayu, Heryadi, Hillarius U. Gani, Iwan Kurniawan, Jajang Sumantri, Jonggi Pangihutan M, Mo- hamad Irfan, Muhamad Fauzi, Nurulia Juwita, Panca Syurkani, Per- mana Pandega Jaya, Raja Suhud V.H.M, Ramdani, Rommy Pujianto, Rudy Polycarpus, Sabam Sinaga, Selamat Saragih, Sidik Pramono, Siswantini Suryandari, Siska Nurifah, Sugeng Sumariyadi, Sulaiman Basri, Sumaryanto, Susanto, Syarief Oebaidillah, Thalatie Yani, Us- man Iskandar, Zubaedah Hanum Biro Redaksi: Dede Susianti (Bogor) Eriez M. Rizal (Bandung); Kisar Rajagukguk (Depok); Firman Saragih (Karawang); Sumantri Handoyo (Tangerang); Yusuf Riaman (NTB); Baharman (Palem- bang); Parulian Manulang (Padang); Haryanto (Semarang); Wi- djajadi (Solo); Faishol Taselan (Surabaya) METROTVNEWS.COM News: Khudori Redaksi: Agus Triwibowo, Asnawi Khaddaf, Basuki Eka P, Deni Fauzan, Henri Salomo, Irvan Sihombing, Laila B, Rizky Yanuardi, Sjaichul, Wily Haryono, Wisnu AS, Retno Hemawati, Nurtjahyadi, Afwan A, Andrie, Donny Andhika, Fario Untung, Prita Daneswari, Rita Ayuningtyas, Torie Natallova DIVISI TABLOID, MAJALAH, DAN BUKU (PUBLISHING) Kepala Divisi: Budiana Indrastuti Asisten Kepala Divisi: Mochamad Anwar Surahman, Victor JP Nababan Redaktur: Agus Wahyu Kristianto, Lintang Rowe, Sri Purwandhari CONTENT ENRICHMENT Periset: Heru Prasetyo (Redaktur), Desi Yasmini S, Gurit Adi Suryo Bahasa: Dony Tjiptonugroho (Redaktur), Aam Firdaus, Adang Iskandar, Henry Bachtiar, Ni Nyoman Dwi Astarini, Riko Alfonso, Suprianto ARTISTIK Asisten Kepala Divisi: Rio Okto Waas Redaktur: Annette Natalia, Donatus Ola Pereda, Gatot Purnomo, Marjuki, Prayogi, Ruddy Pata Areadi Staf Redaksi: Ali Firdaus, Ami Luhur, Ananto Prabowo, Andi Nursandi, Bayu Aditya Ramadhani, Bayu Wicaksono, Briyan Bodo Hendro, Budi Setyo Widodo, Catherine Siahaan, Dedy, Dharma Soleh, Endang Mawardi, Fredy Wijaya, Gugun Permana, Hari Syahri- ar, Haris Imron Armani, Haryadi, Marionsandez G, M. Rusli, Muhamad Nasir, Muhamad Yunus, Nana Sutisna, Novi Hernando, Nurkania Ismono, Putra Adji, Rugadi Tjahjono, Seno Aditya, Tutik Sunarsih, Warta Santosi Olah Foto: Saut Budiman Marpaung, Sutarman PENGEMBANGAN BISNIS Kepala Divisi Marketing Communication: Fitriana Saiful Bachri Kepala Divisi Iklan: Gustaf Bernhard R Asisten Kepala Divisi Iklan: Wendy Rizanto Perwakilan Bandung: Aji Sukaryo (022) 4210500; Surabaya: Tri Febrianto (031) 5667359; Yogyakarta: Andi Yudhanto (0274) 523167. Telepon/Fax Layanan Pembaca: (021) 5821303, Telepon/ Fax Iklan: (021) 5812107, 5812113, Telepon Sirkulasi: (021) 5812095, Telepon Distribusi: (021) 5812077, Telepon Per- cetakan: (021) 5812086, Harga Langganan: Rp67.000 per bu- lan (Jabodetabek), di luar P. Jawa + ongkos kirim, No. Rekening Bank: a.n. PT Citra Media Nusa Purnama Bank Mandiri - Cab. Taman
  • 8. LINTAS BERITA SELASA, 25 MARET 2014MEGAPOLITAN8 S ETELAH menempuh sejumlah rangkaian tes, Brigadir Susanto, tersangka penembak- an Kepala Pelayanan Markas Polda Metro Jaya Ajun Komisa- ris Besar Pamudji, akhirnya mengakui perbuatannya. Menurut pengakuan Su- santo, penembakan itu tidak disengaja, tapi hanya reaksi spontan. Ia bahkan sempat bergelut dengan korban un- tuk memperebutkan senjata api jenis revolver kaliber 38 milimeter. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Heru Pranoto, kemarin, menga- takan pengakuan itu diung- kapkan Susanto saat kembali menjalani pemeriksaan inten- sif di ruang penyidik Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Ketika penyidik melaku- kan tes psikologis, tersangka berusaha menutupi fakta kejadian. Selain itu, tambah Heru, hasil pemeriksaan lanjutan menggunakan alat uji ke- bohongan (lie detector) pun nyaris dikelabui karena ke- terangan Susanto tidak didu- kung data yang dikeluarkan mesin. “Karena ada indikasi bohong, tersangka lalu kita istirahatkan dan lakukan pen- dekatan. Pada pemeriksaan kedua dengan lie detector, ba- rulah dia mengaku yang me- lakukan (penembakan). Mesin juga menunjukkan jawaban jujur dan benar,” kata dia. Se- telah ada pengakuan sebagai pelaku tunggal itulah Susanto kembali menjalani pemerik- saan intensif di ruang. Ambil pistol Dalam pemeriksaan inten- sif, Susanto juga mengung- kapkan peristiwa pada selasa (18/3) pukul 21.15 WIB itu di- awali kedatangan atasannya, AKB Pamudji, ke ruang piket Yanma. Tersangka menyapa, “Selamat malam, Koman- dan.” Namun, Pamudji malah menegur tersangka karena tidak mengenakan seragam. “Senjata api tersangka lalu diambil dan disimpan di kan- tong celana korban. Tersangka kemudian masuk ke ruangan untuk memakai seragam dan diperintahkan mengecek piket (unit) genset,” ujar Heru. Tak lama berselang, tersang- ka kembali ke ruang piket dan melapor ke Pamudji perihal hasil pemeriksaan di unit gen- set. Saat laporan disampaikan, terjadi perselisihan karena korban dianggap tak peduli. “Artinya, laporan tersangka tidak dipedulikan. Pekerjaaan yang dilakukan tidak menda- pat apresiasi, tapi terus dapat teguran,” tambahnya. Susanto selanjutnya me- minta Pamudji agar mengem- balikan senjata api miliknya. “Terjadilah sedikit perta- hanan. Saat itu tangan kor- ban memegang pelatuk dan meletus,” kata Heru. Hal senada dikatakan Ka- bid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto. Menu- rutnya, setelah pergumulan dan letusan pertama, senjata pindah ke tangan tersangka. “Jadi, tangan korban dan ter- sangka sama-sama ke atas memperebutkan senjata. Lalu, tangan korban sempat ditu- runkan tersangka dan senjata diarahkan ke kepala korban, (tembakan kedua) kena peli- pis,” pungkasnya. (Gol/J-4) ANITA Ambarwati, 18, siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) PGRI 2 Cibinong yang jenazahnya ditemukan di hu- tan Kampung Pedurenan, RT 001 RW 02, Kelurahan Kali Mulia, Cilodong, Kota Depok, Minggu (16/3), tewas akibat dibunuh. Setelah dibunuh, kor- ban diperkosa dua pelaku. Kepala Polsek Sukma Jaya Komisaris Agus Widodo me- ngatakan pelaku bernama Syarifuddin, 33, dan Parilhan Jayadi alias Pepen, 33. Mereka mengaku membunuh dan me- merkosa Anita lantaran ingin memperdalam ilmu hitam dan aji kesaktian. “Polisi mencurigai peng- akuan kedua tersangka, se- hingga perlu pendalaman untuk mengungkap korban lain. Kami juga perlu kete- rangan lain, tidak cukup hanya keterangan Syarifuddin dan Pepen,” kata Agus, kemarin. Menurutnya, ilmu hitam ter- sebut oleh kedua tukang ojek itu selain akan dipakai untuk mengguna-gunai gadis, juga untuk kebal terhadap macam senjata tajam dan bisa meng- hilang setelah melakukan kejahatan. “Untuk mendapatkan itu harus membunuh dan me- merkosa anak baru gede (ABG) untuk tumbal,” kata Pepen. Pepen mengungkapkan, ia mengenal Anita lewat jejaring sosial Face Book. Pada Minggu (16/3) pukul 04.00 WIB, ia menghubungi Anita yang ting- gal di Perumahan RRI Cisalak, Sukma Jaya, Depok, melalui telepon untuk menemuinya di SPBU Kali Mulya, Cilodong. Setelah bertemu , Anita, Pepen, dan Syarifuddin kemudian menyusuri jalan setapak ke arah hutan. Setibanya di sana, leher gadis itu dijerat dengan tali nilon yang telah disiapkan hingga tewas. Setelah itu, ke- dua pelaku memerkosanya. Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Sukma Jaya Ajun Komi- saris I Ketut Gorris mengata- kan, mayat Anita ditemukan pada Kamis (20/3). Melalui pe- nelusuran ponsel milik Anita, petugas mendeteksi identitas Pepen dan Syarifuddin, ke- mudian meringkus mereka. (KG/J-4) KEPOLISIAN Sektor Tambun, Kabu- paten Bekasi, Jawa Barat, memukan unsur kesengajaan dalam kasus keba- karan toko mebel yang menewaskan dua bocah dan membuat ibu mereka kritis. “Kami sudah mendapat ha- sil sementara dari Puslabfor (Fusat Laboratorium Forensik). Memang ada dugaan unsur kesengajaan da- lam kebakaran yang menewaskan dua balita dan satu orang kritis,” kata Kapolsek Tambun Komisaris Indra Arya Yuda, kemarin. Menurutnya, sejak awal pihaknya telah menemukan kejanggalan dalam kebakaran Toko Bintang Makmur Fur- niture sekaligus rumah tinggal pada 19 Maret lalu. Antara lain, di dinding kamar tidak ada bekas terbakar, dan hanya kasur yang terbakar. Sementara itu, berdasarkan data dari hasil olah tempat kejadian perkara di Jalan H Nausan, Kam- pung Gabus Pabrik, RT 04/01, Desa Sriamur, Kecamatan Tambun Utara, ditemukan beberapa barang bukti yang menguatkan kejanggalan itu. Di antaranya, lima botol air mineral, dua bungkus korek api, dan kunci kamar yang diletakkan di meja. Di sisi lain, Monalisa, 34, ibu kedua bocah, saat ini masih kritis dan dira- wat Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur. (Gan/J-4) HINGGA kemarin, polisi masih mem- buru pelaku perusakan Stasiun Kereta Duri, Tambora, Jakarta Barat, yang terjadi pada Jumat (21/3) malam. Ber- dasarkan penyelidikan, pelaku diduga berjumlah lima orang. Perusakan itu dipicu dari perteng- karan antara petugas keamanan dan sekelompok penumpang yang turun dari KA 1033. Namun kemudian, lima penumpang yang sudah menukar tiket dan keluar dari peron memaksa masuk lagi ke stasiun. Alhasil, tindakan kelima penum- pang tersebut langsung mendapat- kan teguran dari petugas keamanan. Pasalnya, penumpang yang hendak masuk stasiun harus membeli tiket untuk melewati gerbang dengan sis- tem tap-in/tap-out. Perusakan pun terjadi oleh kelima orang itu bersama puluhan teman mereka. Mereka melempari stasiun hingga membuat fasilitas stasiun ru- sak. Namun, kemarin, Humas Daop I PT KAI Agus Komarrudin mengatakan stasiun sudah diperbaiki dan operasi- onal pelayanan tidak terganggu. Kanit Reskrim Polsek Tambora AK Widharma Jaya mengungkapkan su- dah delapan saksi diperiksa dalam kasus ini. (Tes/J-1) PENERTIBAN JOKI 3 IN 1: Petugas satpol PP merazia sejumlah joki 3 in 1 dan gelandangan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, kemarin. Razia dilakukan untuk menciptakan kondisi Jakarta yang bebas gelandangan dan permasalahan joki 3 in 1 yang kerap menimbulkan kemacetan dan kesemrawutan. MI/ANGGA YUNIAR SIDANG PERDANA: Terdakwa pembunuh Holly Angela, yakni Surya Hakim, Abdul Latif, dan Pago menjalani sidang perdana di PN Jakarta Selatan, kemarin. Ketiganya ialah eksekutor yang disewa otak pembunuhan, Gatot Supiartono, MI/ANGGA YUNIAR SusantoAkui tidakSengajaMenembak TukangOjekBunuhAnita untukPerdalamIlmuHitam RAZIA PARKIR LIAR: Petugas Dishub Pemrov DKI mencabut pentil kendaraan roda empat yang diparkir sembarangan di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, kemarin. Razia parkir sembarangan di pinggir jalan tersebut bertujuan mengantisipasi kemacetan. ANTARA/RENO ESNIR KebakaranDidugaDisengaja PerusakanStasiunDiusut KOTA DEPOK POLDA METRO JAYA KABUPATEN BEKASI JAKARTA BARAT PELESIR massal pegawai Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Na- kertrans) Jakarta Timur ke Gunung Bromo, Jawa Timur, dengan cuti bersamaan, Jumat (21/3) pekan lalu, menuai protes keras. Bahkan Dinas Nakertrans DKI Ja- karta akan memverifikasi ulah 24 pegawai negeri sipil (PNS) itu dan meminta keterangan Kepala Suku Di- nas Nakertrans Jakarta Timur Hikmat Sirait. Dia dinilai lalai karena mem- berikan izin kepada anak buahnya untuk pelesir di hari kerja. “Sebagai PNS, tidak bisa seperti itu, apalagi di saat jam kerja,” kata Kepala Disnakertrans DKI Jakarta Priyono, kemarin. Menurut dia, seharusnya PNS bertanggung jawab melayani masya- rakat, bukan berwisata. Oleh karena itu, baik Kepala Sudin Nakertrans maupun 24 PNS yang berwisata akan dijatuhi sanksi jika dalam verifikasi, mereka terbukti melakukan kesa- lahan. Ketika ditanya soal bentuk sanksi yang akan dijatuhkan, Priyono mengatakan hasil verifikasi tim akan menentukan jenis sanksi. “Kita tunggu tim. Mau sanksi te- guran tertulis atau lisan, yang jelas ini warning pertama dan terakhir buat mereka,” tegasnya. Ia juga ber- harap sudin nakertrans lainnya bisa mengambil pelajaran dari kasus itu. (AF/J-4) PNSPelesirTerancamSanksi JAKARTA TIMUR Pembunuh Satpam Diduga Sakit Jiwa PELAKU penusukan hingga tewas Chairil Fachri, petugas keamanan Giant Ekspres Pondok Betung, Pondok Aren, Kota Tangsel, diduga menderita gangguan jiwa. Hal itu terlihat dari melanturnya jawaban pelaku saat dimintai keterangan oleh polisi. Tersangka Amordiah Widi Amara hingga kini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Ti- mur, karena dikeroyok massa. Kapolsek Pondok Aren Komisaris Hafidz Herlambang, kemarin, mengaku tidak sepenuhnya percaya dengan tingkah laku pelaku. Makadariitu,penyidikakanmemanggilpsikiateruntukmengecek kondisi kejiwaan tersangka. “Ditakutkan, dia cuma berpura-pura hilang ingatan supaya da- pat mengelabui petugas,” tuturnya. Desi, kakak kandung pelaku, mengatakan Amordiah mengalami gangguan jiwa sejak 10 tahun lalu. Sebelumnya, pelaku sempat membakar rumah kontrakan tetangganya. Pelaku juga pernah berobat untuk kejiwaannya di Cirebon, Jawa Barat. (DA/J-1) Hakim Duga Pelapor Bohong MAJELIS Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menduga ada kejangalan dalam kasus penguasaan harta yang dilaporkan Luthfia terhadap mantan suaminya, Deding Abdulah. Sudah dua kali Luthfia mangkir dalam persidangan. Majelis Hakim Dahmi Wirda menyatakan tidak bisa menerima alasan sakit yang diberikan Luthfia melalui jaksa. Menurutnya, harus dijelaskan sakit dari pelapor itu seperti apa sehingga tidak bisa datang dalam dua kali persidangan. Dia juga mendesak Jaksa untuk memastikan kebenaran alasan pelapor, dan melakukan penjemputan terhadap pelapor utuk sidang berikutnya. Jaksa Indra Gunawan berkeras menyatakan pelapor sakit. “Ini baru pangilan kedua. Pada persidangan ketiga akan kami lakukan penjemputan,” katanya. (Nel/J-1) Eksekutor Holly Diancam Hukuman Mati TIGA eksekutor pembunuhan Holly Angela yang terdiri dari Surya Hakim, Abdul Latief, dan Pago Satria Permana terancam hukuman mati. Ancaman itu disampaikan jaksa dalam dakwaan untuk ketiga orang itu dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, kemarin. Dalam persidangan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Made Sutrisna itu, Sofyan Yusuf dan Abdul Latief, diadili bersamaan, sedangkan Pago Satria terpisah. Jaksa Agus Setiawan dalam dakwaan primer menjerat ketiga terdakwa dengan Pasal 340 KUHP jo Pasal 55 ayat 1, subsider Pasal 338 jo Pasal 55 ayat 1 dan dalam dakwaan lebih subsider menjerat mereka dengan Pasal 353 ayat 3 KUHP jo Pasal 55 ayat 1. Menurutnya, Pasal 340 merupakan pidana pembunuhan be- rencana dengan ancaman hukuman mati atau pidana seumur hidup. (Nel/J-4) “Susanto meminta Pamudji mengembalikan senjata apinya sehingga terjadi perebutan. Saat itu tangan korban memegang pelatuk dan pistol meletus.”
  • 9. REKONSTRUKSI PENYIKSAAN IQBAL: Tersangka Dadang Supriatna, 29, melakukan proses rekonstruksi adegan penyiksaan yang dilakukannya terhadap Iqbal Saputra, 3,5, di kolong jembatan penyeberangan orang (JPO) Halte Pademangan, Jakarta Utara, Rabu (19/3). MI/IMMANUEL ANTONIUS THOMAS HARMING SUWARTA S UKU Dinas Sosial Jakarta Utara kini sedang me- nelusuri keberadaan Iis Noviyanti, 28, ibunda Iqbal Saputra, 3,5, korban penculikan dan penganiayaan. “Kami terus mencari ke- beradaan Iis. Nanti, saya juga akan mencari di panti-panti sosial,” ujar Kepala Suku Dinas Sosial Ja- karta Utara Ika Lestari Adji, saat menjenguk Iqbal di Rumah Sakit Umum Daerah Koja (RSUD Koja), Jakarta Utara, kemarin. Penelusuran di panti sosial itu, lanjut Ika, dilakukan karena latar belakang Iis yang sering berjualan di Senen Jaya. Iis mungkin pernah terkena razia yang dilakukan oleh Suku Dinas Sosial Jakut. Menurut Ika, Iis harus ditemu- kan demi menyembuhkan trauma psikologis Iqbal yang diduga diculik dan dianiaya oleh Dadang Supriatna sejak awal Desember 2013. Direktur Kesejahteraan Sosial Anak Kementerian Sosial, Edi Suharto, juga berharap Iis sece- patnya ditemukan. Menurut dia, pengasuhan yang paling baik bagi anak ialah oleh orangtua. Jika orangtua belum ditemukan, hak pengasuhan akan diberikan kepada keluar- ganya. Menurut dia, Kemensos akan memperhatikan peningkatan ekonomi produktif, termasuk ke- butuhan pendidikan bagi Iqbal. Edi menambahkan, ia akan berusaha menyosialisasikan pera- turan mengenai perlindungan anak sehingga kejadian seperti ini tidak terjadi lagi. Tersangka diduga tahu Sementara itu, Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait menduga Dadang Supriatna, pengamen yang me- lakukan penyiksaaan terhadap Iqbal, menyembunyikan info keberadaan Iis. Arist, yang juga ditemui saat menjenguk Iqbal, mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polres Jakarta Utara untuk memaksa Dadang memberitahu- kan keberadaan Iis. “Dadang harus diperiksa lagi. Kami menduga dia tahu ke- beradaan Iis. Kehadiran dia me- nemani Iqbal ini sangat penting karena Iqbal sedang membu- tuhkan kehadiran ibunya dalam kondisi seperti ini,” kata Arist. Arist pun meminta Iis, jika sudah mengetahui soal kondisi anaknya, supaya datang ke RSUD Koja. “Ibu Iis datanglah ke rumah sakit, supaya IS bisa cepat sem- buh,” katanya. Iqbal kini hanya dijaga oleh bibinya, Ira Mariani, 34, dan kakeknya, Masri Maas, 70. Adapun keberadaan Iis belum diketahui. Pihak kepolisian pun kebingungan mencari anak bung- su itu. Keluarga dan kepolisian sempat mencari Iis hingga di ru- mahnya di Bekasi, tapi perempuan itu menghilang sejak beberapa pekan lalu. Adapun Dadang mengaku ia tidak mengetahui keberadaan Iis. Sebab sejak dia menculik Iqbal dari tangan Iis pada awal Desem- ber 2013 lalu, ia tak pernah me- ngontak mantan pacarnya itu. “Saya hanya culik Iqbal saja. Kalau keberadaan Iis saya enggak tahu di mana,” ujar Dadang saat rekonstruksi pada Rabu (19/3) lalu. Kasat Reskrim Polres Jakut AKB Daddy Hartadi mengatakan pihaknya masih mencari tahu keberadaan Iis. “Kita sudah mencari ke tempat kerja, saudara, dan kerabatanya. Tapi dia belum ditemukan,” kata Daddy. (Ant/J-1) thomas @mediaindonesia.com KABAR mengenai kasus yang menimpa Iqbal Saputra bere- dar di hampir seluruh media massa. Maraknya pemberi- taan diduga dimanfaatkan beberapa orang, walau belum diketahui apa motifnya. Beberapa hari lalu, ada dua orang yang mengaku sebagai keluarga Iqbal dan memaksa menjenguk bocah berumur tiga setengah tahun itu. Me- reka mengaku sebagai pihak yang selama ini membesar- kan Iqbal. Namun, bibi Iqbal dari pihak Iis Noviyanti, ibunda Iqbal, Ira Mariani, 34, meng- aku tidak mengenal orang- orang tersebut. “Saya tidak tahu kenapa tiba-tiba mereka ke sini dan mengaku keluarga keponakan kami. Namun, kami tidak kenal mereka. Ngaku-ngaku yang rawat sejak kecil lah,” ungkap Ira saat ditemui di RSUD Koja, Jakarta Utara, kemarin. Ira pun curiga, semenjak kasus penganiayaan yang di- alami Iqbal mencuat di media, banyak orang yang mungkin ingin memanfaatkan situasi tersebut. “Mereka ke sini datang ada dua orang pada hari Sabtu dan Minggu (22-23/3). Mereka mengaku sebagai paman dan bibi Iqbal. Namun, saya eng- gak kenal mereka,” ungkap Ira. Menurut Ira, kedua orang itu memaksa masuk ke ruang paediatric intensive care unit (PICU) tempat Iqbal dirawat. Bahkan, lanjut Ira, perem- puan dengan usia sekitar 60 tahun dan pria dengan usia sekitar 40 tahun tersebut memaksa dokter dan suster yang berada di dalam ruang PICU untuk memberikan izin bisa mendekati Iqbal. “Untung ada adik saya (Irma) di sebelah Iqbal. Jadi dia minta satpam usir me- reka,” kata Ira. Saat itu, kedua orang itu menantang untuk melakukan tes DNA untuk dicocokkan de- ngan Iqbal. Namun, rencana tersebut ditolak oleh pihak ru- mah sakit karena memikirkan kondisi Iqbal. Kepada pihak keluarga, kata Ira, suster rumah sakit mengatakan kedua orang ter- sebut akan kembali lagi pada hari ini (kemarin). “Makanya saya tungguin orangnya. Kemarin, kami eng- gak sempat tanya nama dan dari mana asal mereka ka- rena kami dan pihak rumah sakit fokus menjaga Iqbal. Kami juga sudah sampaikan ke Polres Metro Jakarta Utara terkait dengan hal ini. Apabila ada yang mengaku, akan saya suruh melapor dulu ke pol- res,” kata Ira. Iqbal memang kebanjiran tamu sejak kasus ini merebak. Warga biasa hingga seorang calon presiden pun menje- nguk korban penculikan dan penganiayaan itu. (Ths/J-1) KONDISI Iqbal Saputra berangsur mem- baik. Sebelumnya, bocah tiga setengah ta- hun yang menjadi korban penculikan dan penganiayaan mantan kekasih ibunya itu sempat berada dalam kondisi koma selama beberapa hari. Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja, Jakarta Utara, Togi Asman Sinaga, kemarin, mengakui kondisi Iqbal berangsur membaik. Meski demikian, kondisinya saat ini masih lemas karena be- lum sepenuhnya sehat. “Pagi tadi (kemarin), kami sudah ke neu- rologi anak dan melihat perkembangan pe- nyembuhannya. Masih kejang , tapi semoga segera membaik,” kata Togi. Togi menambahkan, meski masih lemas, saat ini Iqbal sudah mulai sadar dan tertawa, bahkan menangis. Tangisan itu, diyakini Togi, berkaitan dengan trauma psikologis yang diderita putra semata wayang Iis Novianti tersebut. “Kami masih ikuti terus perkembangan kondisinya. Setiap hari dipantau supaya dipastikan tertangani dengan baik,” ucap Togi. Terkait peradangan pada otak kiri Iqbal, menurut Togi, masih ada dan itu diakibat- kan oleh adanya benturan benda tumpul. “Makanya masih ada kejang-kejang karena luka pada otak tersebut,” tukas Togi. Seperti diketahui, Iqbal sebelummya mengalami penganiayaan serius yang diduga dilakukan oleh Dadang Supriatna, seorang pengamen yang pernah menja- lin asmara dengan ibu kandung Iqbal, Iis Novianti. Iqbal, selain diculik dari pangkuan ibunya, juga dipaksa menemani Dadang mengamen berkeliling Jakarta. Sepanjang mengikuti Dadang, Iqbal sering disiksa, sampai akhirnya ditemukan oleh seorang penumpang bus Trans-Jakarta pada 13 Maret lalu dalam kondisi sekarat. Iqbal saat itu mengalami kejang-kejang. Selain itu, hampir seluruh badannya meng- alami luka bekas sulutan api rokok, tangan kiri patah, serta luka dan bengkak pada alat kelamin serta lidah. Saat ini Dadang sudah ditahan Polres Metro Jakarta Utara dengan ancaman hu- kuman penjara seumur hidup. (Ths/J-1) SELASA, 25 MARET 2014 PENGANIAYAANANAK 9 Ibunda Iqbal Saputra Dicari Kehadiran ibu Iqbal sangat penting untuk mempercepat kesembuhan fisik maupun mental korban. MunculOrangAsing yangMengakuKeluarga MasihKejang, KondisiKorban Membaik Iqbal kebanjiran tamu sejak kasusnya merebak. Warga biasa hingga calon presiden pun ramai-ramai menjenguk Iqbal. MEMBAIK: Iqbal Saputra 3,5, didampingi pendamping dari Lembaga Perlindungan Anak Sudin Sosial Jakarta Utara Rika Sutio (kiri) di ruang Paediatric Intensive Care Unit (PICU) RSUD Koja, Jakarta, kemarin. Kondisi Iqbal membaik setelah balita malang itu dianiaya oleh tersangka Dadang. ANTARA/AGUNG RAJASA
  • 10. D ERETAN toko pakaian dan warung makan menjamur di sepanjang Jalan Raya Anjun, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Padahal, dahulu di sepanjang jalan itu dipenuhi showroom keramik. Plered sangat identik dengan daerah penghasil keramik. Berdasarkan data dari Balitbang Keramik Kabupaten Purwakarta, ada 230 showroom keramik. Namun, dalam perkembangannya, hanya 53 showroom keramik yang masih bertahan. Sisanya telah beralih fungsi menjadi warung sembako, gerai pulsa, toko pakaian, warung makan, dan penjual buah serta sayuran. Data yang dikeluarkan UPTD Litbang Keramik Purwakarta menunjukkan jumlah pengusaha keramik di Plered terus menurun. Pada 2013, jumlah pabrik keramik pun menurun sekitar 30% jika dibandingkan dengan 2011- 2012. Jumlah pabrik atau unit usaha keramik di Plered pada 2011-2013 mencapai 286 unit, tetapi setahun kemudian tinggal 221 unit usaha. Yanto, 45, mantan pedagang keramik yang kini membuka gerai pulsa, mengaku geliat masyarakat yang mengalihkan fungsi usaha keramik cukup besar. Pasalnya, bisnis keramik mulai sepi pembeli dan kurang diminati konsumen. Ditambah lagi, Pemkab Purwakarta telah merelokasi Pasar keramik Plered ke Pasar Baru Citeko. “Apalagi setelah ada jalur Tol Cipularang, pengunjung ataupun wisatawan yang sering datang ke Plered sudah jarang. Sekarang Pasar Plered juga direlokasi ke Citeko. Warga melihat kawasan Jalan Raya Anjun menjadi lokasi strategis untuk usaha. Banyak warga mulai memutar otak, kenapa tidak berjualan lain seperti pakaian, warung makan, dan sembako,” ungkap Yanto. Kecamatan Plered memang dikenal sebagai wilayah penghasil keramik sejak zaman kolonial Belanda. Lahirnya para perajin keramik mulai 1795 di sekitar Citalang. Di daerah itu terdapat lio-lio atau tempat pembuatan genting dan batu bata. Sejak itulah rumah-rumah rakyat yang semula beratap ijuk, sirap, daun kelapa atau alang-alang di sekitar Plered mulai diganti dengan atap genting. Bahkan di sekitar Ajun (yang berasal dari kata panjunan), sudah ada pembuat gerabah atau tembikar. Kemudian pada 1935, produk gerabah yang diglasir di Plered itu berkembang menjadi industri rumah tangga. Pada tahun tersebut, terdapat perusahaan Belanda yang membuka pabrik glasir bernama Hendrik De Boa di Warung Kondang, Plered. Pada zaman kolonial Jepang, kerajinan keramik mengalami kemunduran akibat penduduknya harus bekerja sebagai romusa, utamanya di sekitar kaki Gunung Cupu dan Ciganea, sedangkan pabrik De Boa dikuasai dan diganti nama menjadi Toki Kojo. Kendati demikian, perusahaan tersebut tetap berjalan. Pada masa kemerdekaan, produksi gerabah dan keramik di Plered nyaris terhenti sama sekali karena keterlibatan penduduk dalam gerakan perjuangan. Saat ini seiring dengan perkembangan zaman dan pergeseran paradigma, tengah terjadi pembenahan rekayasa desain, teknologi, dan manajemen yang dilakukan secara koordinatif oleh Kelompok Kerja Klaster Industri Kerajinan Keramik Plered yang berada di bawah binaan Ditjen Industri Kecil dan Menengah Kementerian Perindustrian bekerja sama dengan UPTD Litbang Keramik Plered. Kerja sama itu sebagai instansi di bawah Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Penanaman Modal Kabupaten Purwakarta. (Reza Sunarya/ N-3) SELASA, 25 MARET 2014BENCANA10 GunungSlamet Semburkanlagi LavaPijar PalawijadiLangkatMulaiPanen Runtuhnya Kejayaan Keramik Plered Pembukaan WisataKelud HarusDikaji Kembali PEMERINTAH Provinsi Jawa Timur me- minta Pemerintah Kabupaten Kediri un- tuk mengevaluasi kembali pembukaan wisata Gunung Kelud meskipun status- nya kini aman untuk dikunjungi. “Meski(Kelud)aman,tingkatrisikonya masih tinggi. Saya sudah minta agar Pemkab Kediri mengevaluasi ulang,” kata Gubernur Jawa Timur Soekarwo di Surabaya, kemarin. Pernyataan Soekarwo itu terkait de- ngan dibukanya taman wisata Gunung Kelud belum lama ini. Cukup banyak wisatawan mendatangi kawasan Ke- lud meskipun belum ada yang berani mendekat ke puncak gunung. Pemkab Kediri mengakui wisata Gunung Kelud mampu mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD). Namun, Gubernur meminta Pemkab Kediri jangan hanya memikirkan PAD sebab keselamatan menjadi lebih penting. “Jangan (wisata diperbolehkan) ha- nya karena PAD, tapi (pemkab) perlu memikirkan keselamatan warganya. Gas beracun bisa muncul kapan pun,” Soekarwo mengingatkan. Sebelumnya Kepala Pusat Badan Ge- ologi Kementerian ESDM Surono juga meminta Pemkab Kediri mengevalu- asi pembukaan kembali wisata Gunung Keludpascaerupsi13Februari.Menurut Surono, kondisi Kelud masih berbahaya untuk masyarakat umum. “Lebih baik berhati-hati daripada ragu,” kata Kepala PusatBadanGeologiKementerianESDM, Surono. Dijelaskannya, Pemkab Kediri harus berhati-hatidengankebijakanyangtelah dikeluarkan. Menurutnya, keselamat- an pengunjung ataupun warga harus diutamakandaripadasekadarmembuka bisnis pariwisata. Meskipun mulai tenang, gunung yang berlokasi di Desa Sugihwaras, Keca- matan Ngancar, Kabupaten Kediri, itu sebetulnya belum stabil sehingga status- nya masih waspada. “Memang antara uang dan keselamat- an ada pertarungan. Tapi, kalau terjadi sesuatu seperti di Sinabung, masyarakat baru komplain mengapa tidak dilarang. Semua komplain akan sia-sia.” . Sampai sekarang PVMBG tidak per- nah memberikan rekomendasi kepada pemkab setempat untuk menjadikan Kelud sebagai kawasan wisata. Terlebih pascaerupsimasyarakatdilarangmasuk ke kawasan kawah Kelud. Hingga sekarang kawasan radius 3 kilometer harus netral dari berbagai macam aktivitas masyarakat. Warga dilarang masuk ke kawasan itu karena dianggap masih berbahaya. (FL/N-3) ANTARA/RONY MUHARRMAN MI/REZA SUNARYA KEBAKARAN LAHAN PEKANBARU: Petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke arah ranting dan lahan gambut yang terbakar di kawasan permukiman warga di Pekanbaru, Riau, kemarin. Pemerintah masih terus berupaya memadamkan titik-titik api di Riau, baik dengan cara pemadaman darat maupun udara. PERAJIN KERAMIK PLERED: Perajin mengerjakan pembuatan keramik di Jalan Raya Anjun, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pekan lalu. Jumlah pabrik atau unit usaha keramik di Plered pada 2011-2013 mencapai 286 unit, tetapi setahun kemudian tinggal 221 unit. LILIEK DHARMAWAN G UNUNG Slamet, Jawa Te- ngah, kembali meningkatkan aktivitas vulkanisnya pada Minggu (23/3) dini hari sete- lah sehari sebelumnya cukup tenang. Lava pijar terlihat di puncaknya. Status Gunung Slamet pun hingga kini masih waspada. Kepala Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Hendrasto menjelaskan munculnya lava pijar merupakan hal biasa. “Kadang lava pijar muncul, kadang tidak. Tetapi statusnya masih tetap waspada,” kata Hendrasto saat dihubungi melalui telepon, kemarin. Munculnya lava pijar menunjukkan karakter Gunung Slamet. Dijelaskan- nya, tinggi letupan asap dari puncak mencapai 1.500 meter, atau lebih tinggi daripada hari sebelumnya. “Memang aktivitas Gunung Slamet masih fluktuatif. Kadang-kadang letupannya setinggi lebih dari 1.000 meter, kadang lebih rendah. Tetapi se- kali lagi, status Gunung Slamet masih tetap waspada. Zona larangan masih berjarak 2 kilometer dari puncak,” tegasnya lagi. Aktivitas vulkanis Gunung Slamet juga diakui masyarakat yang melihat dari Posko Aju, Desa Limpakuwus, Kecamatan Sumbang, Banyumas. Menurut pengakuan warga, terdapat kepulan asap hitam diikuti warna merah seperti api. “Letupan asap hi- tam yang diikuti warna merah seperti api terjadi pada pukul 05.30 WIB, Saya melihatnya hanya sekali karena sete- lah itu, Gunung Slamet tertutup kabut,” ujar Kepala Dusun Limpakuwus, Sum- bang, Wasirun. Petugas Posko Aju, Jumara, me- nambahkan, sejak pukul 00.00 hingga pukul 08.00, beberapa kali asap hi- tam keluar dari puncak Slamet. “Ini berbeda dengan sehari sebelumnya. Gunung Slamet lebih tenang. Namun, masyarakat masih tetap tenang de- ngan kondisi gunung terkini. Kami juga mengimbau kepada warga untuk tidak khawatir karena statusnya masih waspada,” jelas Jumara. PVMBG mencatat sejak Minggu pu- kul 18.00 hingga pukul 00.00 terjadi lima kali letusan dengan ketinggian 400-1.000 meter. Gempa hembusan sebanyak 36 kali dan gempa letusan 15 kali. Untuk aktivitas vulkanis, mu- lai pukul 00.00 hingga pukul 06.00 kemarin tercatat 16 kali letusan asap kelabu setinggi 500-1.500 meter, 45 kali gempa hembusan, dan 16 kali gempa letusan. Aktivitas Merapi Selain Gunung Slamet, Gunung Merapi menunjukkan aktivitas vul- kanisnya. Warga sekitar Gunung Me- rapi di Dusun Keron, Desa Krogowan, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, dikejutkan suara gemuruh disertai kilat berulang kali keluar dari Merapi pada Minggu malam. Kilat dan suara gemuruh terjadi seki- tar pukul 18.00. Kilat berulang-ulang terlihat selama 1 jam. Suara gemuruh terdengar sekitar setengah jam. Pada saat peristiwa tidak ada hujan turun. Banyak warga Keron keluar rumah dan waswas mengamati kondisi gu- nung. “Kami khawatir bila terjadi apa-apa. Fenomena alam itu mirip seperti kondisi yang terjadi sebelum Gunung Merapi saat erupsi pada 2010,” kata Sujono, warga Dusun Keron, Desa Krogowanan, Kecamatan Sawangan, kemarin. Munculnya kilat diakui petugas pada Pos Pengamatan Ngepos, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Heru Suparwoko. Ia menyebutkan puncak Merapi mengeluarkan asap putih set- inggi 300 meter dan asap bergerak ke timur. “Kilat dan gemuruh yang mun- cul pada Minggu malam itu disebabkan faktor cuaca. Saat ini aktivitas Gunung Merapi tidak mengalami peningkatan dan masih berstatus aktif normal,” terang Heru. Sejak1-23Maret,Merapimengalami65 kali dan 36 kali gempa tektonis. (TS/N-3) liliek@mediaindonesia.com Gunung Merapi pun mengeluarkan asap putih disertai kilat dan suara gemuruh. PASOKAN sayuran dan buah-buahan yang diha- silkan para petani dari Kabupaten Karo, Sumatra Utara, belum sepenuhnya stabil. Apalagi masih ada ribuan warga di sekitar lereng Gunung Sinabung mengungsi. Untuk mencukupi kebu- tuhan pangan lokal, Kabupaten Langkat yang ber- batasan dengan Kabupaten Karo mulai memanen komoditas hortikultura, palawija, dan sayuran. Salah satunya ialah panen jagung yang ditanam mulai Januari hingga sekarang ini, di sentra ta- naman jagung Sei Bingei, Padang Tualang, Hinai, dan Binjai yang mencapai 3.171 hektare. “Saat ini luas panen jagung di wilayah setempat sudah mencapai 3.171 hektare. Menurut rencana, target tanam jagung seluas 26.684 hektare, tapi sudah terealisasi tanam sebanyak 4.297 hektare,” kata Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Langkat, Yusfik Helmi di Stabat, ke- marin. Tanaman lainnya yang sudah dipanen antara lain kacang hijau, ubi kayu, ubi jalar, cabai, ka- cang panjang, tomat, terung, semangka, ketimun, bayam, kembang kol, sawi, dan kangkung. Dia berharap dengan adanya panen sementara itu, kebutuhan sayuran serta hortikultura dan palawija bagi masyarakat Langkat dapat ter- penuhi. “Pasalnya sejak erupsi Gunung Sinabung, pasokan sayuran dan bahan pangan lainnya dari Tanah Karo belum pulih,” terangnya. Pada bagian lain, para pengungsi korban erupsi Gunung Sinabung hingga kini belum direlokasi. Saat ini ada 15.800 jiwa pengungsi yang belum mendapatkan tempat tinggal. Anto Paranginangin, 45, pengungsi Gunung Sinabung, mengungkapkan sampai sekarang nasib warga yang bertahan di posko tanpa kepas- tian. “Sampai sekarang belum ada pemberita- huan kami akan tinggal di mana,” kata Anto. Dia menyebutkan pasokan logistik yang dite- rima di posko pengungsian tetap membuat warga tidak tenang. “Kami tidak memiliki pekerjaan, bahkan rumah dan tanah juga tidak ada lagi. Kami menunggu kepastian sejak lama,” keluh- nya. Kepala Dinas Infokim Kabupaten Tanah Karo, Kenan Ginting membenarkan bahwa hingga se- karang Pemkab Tanah Karo belum menentukan lokasi baru bagi para pengungsi. (Ant/JH/N-3)
  • 11. Perbaikan Jalan akan Diutamakan SUPARDJI RASBAN P EMBENAHAN infra- struktur menjadi agen- da utama bagi Peme- rintah Provinsi Jawa Tengah pada tahun ini. Sejum- lah jalan dan jembatan rusak a- kibat berbagai faktor, terutama akibat bencana alam. “Karena banyak jalan yang mengalami kerusakan parah di Jawa Tengah ini,” kata Gu- bernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo seusai melantik Wali Kota-Wakil Wali Kota Tegal, Siti Masitha Soeparno-Nur Soleh, Minggu (23/3). Menurut data Dinas Bina Marga Jawa Tengah, akibat banjir dan tingginya intensitas hujan, jalan yang rusak di Jawa Tengah mencapai 261 kilome- ter, yakni 167 kilometer di ruas jalur pantura dan 94 kilometer di luar jalur pantura. “Panjang jalur pantura 409 kilometer, 167 kilometer di antaranya rusak, dan dari 181 kilometer jalur di luar pantura, 94 kilometer di antaranya ru- sak,” ungkap Kepala Bidang Bina Teknik Dinas Bina Marga Jawa Tengah Hanung Triyono, baru-baruini.“Kamihanyabisa melakukan penanganan daru- rat dengan pengurukan dan penambalan sementara.” Gubernur Jateng Ganjar Pra- nowo mengaku pihaknya telah mencanangkan tahun ini seba- gaitahuninfrastruktur.Namun, perbaikan jalan rusak terken- dala oleh keterbatasan dana. “Penyusunan anggaran baru selesai Desember. Januari diketuk dan baru Maret ini ang- garan cair sehingga perbaikan baru dapat dilaksanakan sete- lah itu,” kata Ganjar yang juga politikus dari PDIP itu, belum lama ini. Di Jawa Timur, Pemerin- tah Kabupaten Banyuwangi menginginkan pembangunan jalur lintas selatan (JLS) segera rampung. JLS penting karena dinilai mendorong investasi di kawasan timur Jawa Timur. Bupati Banyuwangi Abdul- lah Azwar Anas menjelaskan penyelesaian pembangunan JLS juga sinergi dengan misi Pemerintah Provinsi Jawa Ti- mur yang menginginkan antar- daerah terhubung. “HarusnyaJLSdanjalurganda kereta menjadi skala prioritas karena bisa mendongkrak per- tumbuhanekonomi,disamping memecahkanurbanisasidilima daerahkawasanindustriseperti Sidoarjo, Gresik, Surabaya, dan sekitarnya,” ujarnya, kemarin. Akuisisi tol Di sisi lain, PT Jasa Marga Tbk secara terbuka menyatakan berminat mengakuisisi ruas tol mangkrak di Indonesia. Salah satunya ialah tol Batang-Sema- rang, Jawa Tengah, sepanjang 75 kilometer. “Investor jalan tol Batang-Se- maranginingumpet(sembunyi) terus. Kalau memang dia tidak mampu, kami siap menerus- kan melalui skema akuisisi,” kata Dirut PT Jasa Marga Tbk, Adityawarman, kemarin. Namun, Adityawarman eng- gan merinci lebih jauh terkait dengan rencana akuisisi itu. “Yang pasti, kami sudah ber- temudenganMenteriPekerjaan Umum untuk menyampaikan rencana itu,” katanya. Konsesi tol Batang-Semarang dipegangPTMargaSetiaPurita- ma. Sebelumnya, pembebasan lahan tol itu hingga April tahun lalu, sesuai dengan data Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, baru 3,44%. Hal itu disebabkan belum di- lakukannya pembebasan lahan di seksi II-VI (Weleri-Krapyak), sementara di seksi I (Batang- Batang Timur) sudah mencapai 49,44%. Pemegang konsesi tol itu pun sudah merevisi target operasinya dari tahun ini men- jadi 2015. Di Bali, pembangunan Der- maga Gunaksa di Kabupaten Klungkung terancam gagal. Se- jak pembangunannya yang di- mulaipada2008dandirencana- kan kelar 2012, hingga kini tak kunjung rampung. (AS/KH/OL/ Ant/N-1) supardji @mediaindonesia.com PT Jasa Marga menyatakan berminat mengakuisisi ruas tol mangkrak di Indonesia, termasuk tol Batang-Semarang. ANTARA/BASRI MARZUKI ANTARA/ANDREAS FITRI ATMOKO REKLAMASI PANTAI TALISE: Truk menurunkan material batu dan pasir ketika menimbun Pantai Talise pada proyek reklamasi pantai di Palu, Sulawesi Tengah, kemarin. Reklamasi pantai seluas 38 hektare sebagai bagian pengembangan kawasan wisata itu terhambat karena kurangnya material timbunan. BELUM ADA JEMBATAN: Warga berjalan melintasi sedimentasi sungai setelah menyeberangi Sungai Wulan menggunakan perahu di kawasan Setrokalangan, Kaliwungu, Kudus, Jawa Tengah, kemarin. Akibat belum adanya jembatan, warga memilih menyeberang menggunakan perahu demi mempersingkat jarak tempuh sepanjang puluhan kilometer. Ratusan Hektare Jagung Terancam Mati RATUSAN hektare tanaman petani wilayah pantura di Keca- matan Panceng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, terancam mati kekeringan. Pasalnya, hingga kemarin, hujan tidak juga turun. Kondisi tersebut membuat petani resah. Sebab mereka khawatir tanaman mereka mengalami gagal panen. “Su- dah dua pekan ini hujan tidak turun. Kami khawatir jagung mati mengering,” ungkap Nuri, petani di Kecamatan Panceng, kemarin. Menurutdia,rata-ratatanam- an jagung berumur 15-20 hari setelah tanam (HST). Sejak awal masa tanam kedua seki- tar sebulan lalu, hujan tidak juga turun. “Saat ini, daun dan batang jagung mulai ngelinting (mengering),” katanya. Nuri menambahkan, benih yang mereka tanam juga hanya sebagian kecil yang tumbuh. Sebagian besar lainnya tidak tumbuh karena lahan sudah mengeras dan kering. Menurut Nuri, ratusan hek- tare tanaman jagung itu berada di lahan tadah hujan di sejum- lah desa di kecamatannya. Di antaranya, Desa Prupuh, Ketanen, Pantenan, Sumurber, Sukun, Suwalan, dan Serah. Pengakuan serupa juga da- tang dari Fauzan, petani lain- nya. Menurut dia, tanaman padinya yang berumur sekitar 35 HST juga kekurangan air akibat hujan yang tidak turun dalam dua pekan terakhir. “Ini yang membuat saya resah,” ungkapnya. Pada bagian lain, Bulog Sub- divre III Solo mendapatkan kepercayaan dari Bulog Pusat untuk membantu pengadaan beras daerah Cianjur yang se- lamainidikenalsebagaigudang emas beras di Jawa Barat. Ti- dak hanya itu, Bandung juga ikut mendapatkan grojokan dari Solo dan satu lagi wilayah Karesidenan Kedu juga menda- patkan pasokan. “Ya, perintah kantor pusat (Bulog), kami harus melaku- kan move out beras ke Cianjur, Bandung, dan Kedu (Mage- lang). Jumlah totalnya sampai 6.000 ton, dan sudah kami lakukan, meski tugas untuk pengadaan raskin di enam kabupaten dan satu kota di wilayah Solo Raya juga harus lancar,” tandas Kepala Bulog Subdivre III Solo, Yudi Prakasa Yudha, kemarin. Dia menyebutkan pihaknya menyanggupi perintah Bulog Pusat untuk melakukan move out,karenavolumepenyerapan beraspetanitidakpernahmeng- alami kendala. Sepanjang harga gabah atau beras petani masih dalam jang- kauan harga ketentuan peme- rintah, Bulog Subdivre Solo cepat mengambil. (YK/WJ/N-1) Sejak awal masa tanam kedua sekitar sebulan lalu, hujan tidak juga turun. SELASA, 25 MARET 2014 NUSANTARA 11 ”Baru Maret ini anggaran cair sehingga perbaikan baru dapat dilaksanakan setelah itu.” Ganjar Pranowo Gubernur Jawa Tengah
  • 12. SELASA, 25 MARET 2014TANAH AIR12 PULAU KE PULAU DemiPartai,HUTSimalungunDimajukan PERAYAAN HUT Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara, yang seharusnya digelar 11 April, dilaksanakan mulai kemarin hingga lima hari ke depan. Protes pun dikumandangkan warga dan wakil rakyat. Untuk menggulirkan kegiatan itu, pemkab menyiapkan dana Rp2,8 miliar. Sejumlah tokoh dari Partai Demokrat hadir dan banyak kendaraan berbendera partai itu memasuki pelataran kantor bupati. “Perayaan yang digelar Bupati JR Saragih ini tidak lebih dari pemborosan. Rakyat butuh pembangunan, bukan hura-hura, karena banyak jalan, saluran air, dan sekolah yang rusak,” papar Mukti Damani, warga. Bernhard Damanik, anggota DPRD Simalungun, juga menilai perayaan itu dimanfaatkan untuk kepentingan partai. “HUT pemkab digelar tanpa persetujuan DPRD. Ini foya-foya yang dimanfaatkan untuk pencitraan,” tandas kader Partai NasDem itu. (*/N-2) CamatTolakPemekaran,RumahDirusak RATUSAN warga mengamuk di rumah Camat Batauga, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, La Ode Murni, kemarin, karena ia tidak mendukung pemekaran Kabupaten Buton Selatan. Mereka melempari rumah itu dengan batu. “Kami bermaksud datang dan berdialog, tapi dia selalu menghindar. Kami ingin tahu mengapa La Ode Murni menulis surat kepada Bupati Buton dan DPR bahwa tidak ada ibu kota jika Buton Selatan jadi dimekarkan,” ungkap Yudi, 31, warga. Kedatangan warga ke rumah camat, kemarin, ialah yang kelima kalinya. Warga yang marah juga pernah terlibat bentrok dengan polisi, akhir pekan lalu. (HM/N-2) PemkabSetopPembangunanHotel PEMBANGUNAN Hotel Peni di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, disetop Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) dan Satpol PP karena tidak mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB). Sejumlah gedung lain yang juga belum memiliki IMB akan segera disasar. “Pemilik hotel sudah mengajukan izin dan masih dalam proses. Namun, kegiatan proyek sudah dilakukan sehingga kami terpaksa menghentikannya,” kata Kepala BPPT Banyuwangi Abdul Kadir. Dia mengancam akan melakukan penindakan serupa terhadap pembangunan gedung yang juga tidak memiliki IMB. (KH/N-2) TerumbuKarangIndonesiaRusakParah SEKITAR 70% dari luas total terumbu karang di Indonesia dalam kondisi rusak parah akibat pengaruh iklim dan pencurian ikan. Lautan Indonesia sudah dijarah nelayan asing yang mencuri ikan dengan cara mengebom, meracuni, dan menggunakan pukat. “Ikan besar di lautan kita sudah habis. Tuna yang kita makan saat ini adalah hasil tangkapan dua tahun lalu yang dibekukan,” papar Cahyo Alkantana, ahli fotografi bawah laut, di kampus Institut Seni Indonesia Surakarta, kemarin. Kerusakan terumbu karang terparah terjadi di Taman Nasional Taka Bonerate, Sulawesi Selatan, Bunaken, Sulawesi Utara, Raja Ampat, Papua, serta Kepulauan Banda. (WJ/N-2) UMSGelarBeasiswaProgramDoktor UNIVERSITAS Muhammadiyah Surakarta (UMS), Jawa Tengah, mulai semester gasal 2014 dipercaya menjadi penyelenggara beasiswa Pendidikan Dalam Negeri untuk program doktor ilmu hukum. UMS menjadi satu-satunya perguruan tinggi Muhammadiyah yang menyelenggarakan program tersebut. “Kami mengajukan permohonan untuk menggelar program itu pada 7 Maret dan 10 hari kemudian disetujui Dirjen Pendidikan Tinggi. Ini kepercayaan yang luar biasa di tengah sinyalemen banyak PTS yang sakit,” papar Direktur Program Pascasarjana UMS, Khudzaifah Dimyati, kemarin. Bersama Rektor UMS Bambang Setiaji dan Ketua Program Doktor Ilmu Hukum Absori, ia menambahkan program beasiswa tersebut diperuntukkan bagi kalangan dosen. (FR/N-2) PolisiSitaNarkobaSenilaiRp4Miliar POLRES Banjarbaru Kota, Kalimantan Selatan, menangkap Agus W, yang memiliki 3,7 kilogram sabu dan 4.700 butir ekstasi, Minggu (23/3). Barang bukti senilai Rp4 miliar itu disita dari rumah tersangka di Kompleks Padat Karya, Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin. “Pelaku ditangkap saat dalam keadaan teler tidak bisa menemukan alamat pembeli sabu di Jalan Ahmad Yani, Kota Banjarbaru. Dia ditangkap Polres Banjarbaru Kota dan barang bukti dalam jumlah besar ditemukan di rumahnya,” kata Kapolda Kalsel Brigjen Mahfud Ariffin, kemarin. Di Jawa Tengah, Polres Cilacap menyita sejumlah sabu yang disimpan di salah satu kamar di LP Narkotika, Nusakambangan. Barang haram itu milik Rasiwan, narapidana yang dihukum 5 tahun penjara dalam kasus penyalahgunaan narkoba. (DY/LD/N-2) MantanHakimTipikor Dituntut11TahunPenjara BANDUNG, JAWA BARAT JELANG HARI RAYA NYEPI: Pemangku (orang suci) menata sesaji dan perlengkapan sembahyang pada altar di Pura Jagad Karana, Perak Surabaya, Jawa Timur, kemarin. Sejumlah persiapan dilakukan umat Hindu dalam menyambut Hari Raya Nyepi tahun baru Saka 1936. D UA mantan hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Se- marang, Jawa Tengah, Asma- dinata dan Pragsono dituntut hukuman 11 tahun penjara dalamkasussuap.Padasidang di Kantor Pengadilan Tipikor Semarang, kemarin, kedua- nya dinilai telah merusak kepercayaan masyarakat ter- hadap pengadilan dan upaya pemberantasan korupsi. Asmadinata juga dituntut membayar denda sebesar Rp300 juta dan Pragsono Rp200 juta. “Mereka secara bersama-sama menerima se- jumlah uang yang berkaitan dengan penanganan perkara korupsi pemeliharaan ken- daraan dinas di Kabupaten Grobogan dengan terpidana mantan Ketua DPRD M Yaeni,” papar jaksa Komisi Pembe- rantasan Korupsi Siswanto. Dalam kasus serupa, dua mantan hakim juga sudah menerima vonis. Mereka ialah Kartini Marpaung yang dihukum 8 tahun penjara dan Heru Kisbandono yang harus dikerangkeng selama 6 tahun. Para hakim tersebut telah menerima sogokan sebesar Rp150 juta pada Agustus 2012. Tragisnya,pemberiansuapitu dilakukan di halaman Peng- adilan Negeri Semarang. “Ini tuntutan yang luar biasa. Kami minta waktu untuk menyiapkan pleidoi sama dengan yang diberi- kan kepada jaksa, yakni dua minggu,” kata kuasa hukum Asmadinata, Yosef Parera. Dari Jambi, mantan Sek- retaris Provinsi AM Firdaus divonis hukuman lima tahun penjara dalam kasus korupsi dana Pramuka. Ketua Kwartir GerakanPramukaJambi2009- 2011 itu dinyatakan telah me- nilap dana untuk Pramuka sebesar Rp3,1 miliar. Selain hukuman badan, Majelis Pengadilan Tipikor Jambi juga menetapkan den- da Rp200 juta dan membayar ganti rugi Rp761 juta bagi Firdaus. Hukuman itu lebih rendah daripada tuntutan jaksa yang meminta dia dihu- kum 7 tahun penjara. Penuntasan kasus korupsi juga digelar Kejari Surakarta, Jawa Tengah, dengan meme- riksa lima saksi dugaan ko- rupsi dana hibah APBD 2013 senilai Rp118 miliar. Para saksi itu merupakan anggota Paguyuban Keroncong Pe- langi di Mojosongo. “Dana hibah diberikan ke- pada ratusan penerima me- lalui sejumlah satuan kerja perangkat daerah Kota Sura- karta. Kami mendapat in- formasi beberapa penerima dana hibah adalah fiktif,” ujar Kepala Seksi Pidana Khu- sus Kejari Surakarta Erfan Suprapto. Info lainnya ialah dana itu dipotong. “Sampai satu pekan ke depan, kami harus meme- riksa ratusan penerima dana hibah sebagai saksi,” lanjut Erfan. (HT/SL/WJ/Ant/N-2) PembunuhSiscaDivonis SeumurHidup DUA pembunuh Fransisca Yofie, alias Sisca, divonis hu- kuman seumur hidup oleh Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat, kemarin. Sisca, manajer sebuah perusahaan asuransi kendaraan, dibunuh Wawan, 39 dan Ade, 32, Agus- tus 2103. Vonis Wawan lebih ringan daripada tuntutan jaksa, yang meminta terdakwa dihukum mati. Sementara itu, hukuman bagi Ade sama dengan ke- inginan jaksa. Sidang berlangsung kurang dari 20 menit dan berjalan tertib. Sejumlah anggota kelu- arga korban ikut hadir. “Kedua terdakwa secara sah dan meyakinkan telah membunuh korban. Mereka dikenai hukuman sesuai Pasal 365 KUHP,” papar Ketua Ma- jelis Hakim Parulian Lumban Toruan. Kedua pelaku merampok korban yang baru pulang ke tempat kosnya di Jalan Setra Indah Utara. (EM/N-2) ANTARA/M RISYAL SEMARANG, JAWA TENGAH CILACAP, JAWA TENGAH Keracunan,TKITewasdiBrunei NASIB buruk masih menghadang sejumlah TKI. Sugianto Afendi, 34, asal Desa Mernek, Kecamatan Maos, Cilacap, Jawa Tengah, ialah salah satunya korbannya. Dia meninggal di Brunei, pertengahan Maret lalu, setelah keracunan pestisida saat bekerja di perusahaan sayuran. Setelah tiba di kampung halamannya, Minggu (23/3) malam, jenazahnya dimakamkan. Mudakir, 54, kerabat Sugianto, meng- ungkapkan korban berangkat ke Brunei, enam bulan lalu. “Tidak ada masalah, sampai dia dikabarkan meninggal karena keracunan.” Staf Kedutaan Besar RI di Brunei, Fatoni, yang mengantar jenazah korban juga men- gakuinya. “Dari hasil autopsi, korban dipasti- kan keracunan pestisida saat dia menyemprot rumput.” Dari Purwakarta, Jawa Barat, dilaporkan, pemkab siap memulangkan jenazah Lilis Utari, 30, warga Kampung/Desa/Kecamatan Darangdan, yang tewas dibunuh di Qatar, Februari lalu. “Soal biaya pemulangan jena- zah dari Qatar ke Indonesia, pemerintah ka- bupaten siap menanggungnya,” kata Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi. Selain itu, pihaknya akan menurunkan tim untuk mengusut kasus pengiriman Lilis ke Qatar yang diduga dilakukan secara tidak resmi. “Kami pastikan korban berangkat se- cara ilegal, karena sejak 2 tahun lalu sudah terbit peraturan bupati yang melarang pem- berangkatan TKI ke Timur Tengah, termasuk Qatar,” tandas Dedi. Ia juga mempertanyakan kerja Kementerian Luar Negeri dalam mengatasi masalah TKI. Pemulangan TKI itu menyangkut hubungan internasional yang seharusnya diurus Kemen- terian Luar Negeri. Setelah mendapat kabar kematian Lilis, sebulan lalu, sampai kemarin, keluarga tidak mendapat informasi pemulangan jenazah. Lilis berangkat ke Qatar dua tahun lalu melalui PT BGS di Jakarta. (LD/RZ/N-2) BANDUNG, JAWA BARAT BalaiBesarTekstil GelarSeminar DEMI membangkitkan daya sa- ing industri tekstil dan produk tekstil, sekitar 150 pengusaha dan pemangku kepentingan lain hadir di Bandung, Jawa Barat, kemarin. Mereka ber- sepakat melakukan penguat- an kompetensi melalui ino- vasi teknologi yang produktif, mandiri, dan profesional. Balai Besar Tekstil, Badan Pengkajian Kebijakan Iklim dan Mutu Industri, dan Ke- menterian Perindustrian, se- laku penyelenggara acara, membungkus kegiatan itu dalam seminar nasional tekstil dan Business Gathering 2014. Dalam rangkaian acara juga digelar peresmian Gedung Pengujian. “Kegiatan ini digelar untuk memberikan informasi, wa- wasan, serta inspirasi kepada masyarakat demi meningkat- kan daya saing produk na- sional. Lewat acara ini, kami juga ingin menyosialisasikan layanan pengujian balai yang terbaru, termasuk SNI wajib tekstil,” papar Suseno Utomo, Kepala Balai Besar Tekstil. Ia menambahkan, acara ak- bar di bidang tekstil tersebut diharapkan menjadi jembatan interaksi yang berdampak pada kerja sama di antara para pelaku industri TPT. (EM/N-2) ANTARA
  • 13. SELASA, 25 MARET 2014 BEDAH EDITORIAL 13 Membuat dan Melanggar UU BAGAIMANA sih mereka yang membuat aturan dan UU tentang korupsi, mereka pula yang sebagian anggotanya melanggar dan korupsi. Wajar saja rakyat jadi bingung. Di sinilah momentum yang baik di tahun politik, untuk mengembalikan DPR sebagai lembaga berwibawa yang mewakili rakyat di Republik ini. Untuk para calon wakil rakyat, kembalilah ke fitrah sebagai pilar demokrasi. Bila tidak bisa, siapa pun Presiden yang terpilih, kartel politik jadi aktor utama yang mengembangkan korupsi. Tolong perketat pengawasan korupsi di setiap instansi, tunda pencairan dana bansos sampai pemilu presiden berakhir. Lexlox Klinten Seperti Perhiasan Imitasi DI Indonesia peraturan dibuat memang untuk dilanggar. jadi buat apa diawasi? Peraturan itu seperti perhiasan imitasi, menarik tapi tidak berharga. Haerudin Tea Mirip Buang Air Besar MEMBUAT aturan kok seperti orang mau buang air besar saja, ribut sebelumnya terus dilupakan. Pantas saja bangsa ini tidak pernah kenal disiplin. Lily Yumili Hajah Penuh Nuansa Politik ITU namanya inpres penuh nuansa politik ka- rena diterbitkan menjelang pemilu. Muh Hasir Sonda Berlaku Satu Bulan Saja BAGAIMANA tidak disebut bernuansa politik karena peraturan itu kesannya hanya berlaku satu bulan. Selebihnya kembali ke kebiasaan lama karena pengawasannya berakhir sampai di situ saja. Padahal, untuk membuat satu UU atau peraturan negara mengeluarkan uang banyak. Nenden Juliet Kuantitas Terpenuhi AKSI itu harus nomor satu, yang penting kuantitas terpenuhi. Masalah kualitas ya masa bodohlah. Arif Wijaya Marzal Jalan Sendiri-Sendiri BAGAIMANA tidak majal karena yang bersang- kutan enggak mau menegur eselon di bawah- nya, sehingga mereka jalan sendiri-sendiri tanpa ada pengawasan. Baruno Marsudi Beri Contoh yang baik SEHARUSNYA pemimpin itu memberi con- toh yang baik kepada rakyat, bukan malah mengajarkan mengambil kesempatan dalam kesempitan. percuma banyak aturan kalau un- tuk dilanggar. Indonesia terlalu banyak aturan, yang ada malah membingungkan dan tidak ada yang efektif. Seandainya para pemimpin bangsa ini lebih bisa pintar, dan jangan ter- lalu banyak birokrasi yang membebani rakyat kasihan rakyat Indonesia sudah negara ini mis- kin ditambah lagi dengan pemimpin-pemimpin yang seperti itu, jangan hanya mementingkan kelompok sendiri. Cak Gareng 24Maret2014 EDITORIAL Editorial @ AturanTerpenting IalahMembatasi Legislator MAU dibawa ke mana ne- gara ini kalau memang pola pikirnya seperti itu terus? Membuat aturan kok hanya karena untuk pencitraan saja. 081548408xxx KALAU memang penguasa masih ingin berkuasa lagi, hendaknya membuat rakyat terkesan dengan kinerja bu- kan dengan membuat aturan macam-macam, tapi tidak bergigi. 081241687xxx YANG terpenting harus dibuat aturan anggota legislatif tidak boleh lebih daripada satu kali. 082237241xxx MEMBUAT aturan itu kan sama artinya memberi kete- gasan berupa sanksi buat yang melanggar. La, kalau yang melanggar orang-orang terdekat, mana mungkin be- rani ditindak. 087870359xxx MUNGKIN filosofi inpres itu ialah katakan tidak pada korupsi. Maksudnya jangan tidak (melakukan) korupsi. 087836167xxx SEBANYAK 10 inpres sudah dikeluarkan, tetapi korupsi semakin merajalela, karena tidak satu pun yang mencan- tumkan hukuman mati bagi koruptor. 081584764xxx KOK semakin banyak inpres malah semakin subur korupsi di Indonesia? Apakah ini menjadi tanda bahwa peme- rintah gagal dalam membe- rantas korupsi? 02719164xxx PEMBERANTASAN korupsi kan cuma kencang di depan televisi atau wartawan. 082197448xxx P E RC U M A s a j a p u ny a pemimpin badannya besar tapi tidak punya nyali mem- berantas korupsi. Katanya menjadi garda terdepan, nyatanya? 089623742xxx Perlu Diklarifikasi KALAU pada masa Orde Baru, segala regulasi nasional itu sangat sakti karena bersifat workable serta dikawal dan dibiayai pada tahap imple- mentasinya. Pada era seka- rang ini perlu diklarifikasi di dalam roh atau desain regulasi itu sesungguhnya di dalam domain kewenangan siapa, selanjutnya di mana, dan siapa pelaksananya. Bu- kankah sudah diimplementa- sikan kebijakan desentralisasi dan otonomi daerah, bahkan (akan) otonomi desa. Setiap regulasi semestinya mem- pertimbangkan domain dan segmentasi ini, jangan sampai baju ukuran XL dipakai anak- anak atau sebaliknya. Masageng Daldiri UU Cuci Otak SEBETULNYA kita dosa memi- lih seorang pemimpin dan wakil rakyat tidak amanah. Apakah kita harus mengem- balikan Indonesia ke sistem demokrasi mayoritas tunggal? Bila perlu agar lebih opera- sional lagi setiap peraturan, perlu UU cuci bersih otak se- mua penyelenggara negara. Sutarman Tindakan Tegas BUKAN pada banyaknya aturan, melainkan bagaimana melakukan tindakan tegas da- lam setiap pelanggaran. Apa- lagi pemberantasan korupsi bukan sekadar hebat di atas kertas saja. Mawardi Bagus Aturan Saja SOAL aturannya sih bagus banget kok, cuma sumber daya manusianya yang me- lempem. Itu karena tidak ada pengawasan ketat dan lemahnya penegakan hukum. Padahal, korupsi merupakan kejahatan luar biasa dan perlu upaya luar biasa juga dalam mengatasinya. Bukan hebat di atas kertas dan jumlahnya yang segudang, tapi malah minim implementasinya. Iwan Fahmi Sudah Diabaikan KALAU Pancasila dan UUD 45 sudah diabaikan dan tidak dijadikan lagi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, beginilah jadinya. Apalagi sekarang banyak ke- paladaerahmenjelmamenjadi raja-raja kecil dan tidak lagi mematuhi pemerintah pusat. Hani Mugani Cuma Pencitraan INPRES pencegahan dan pem- berantasan korupsi itu hanya- lah pencitraan. Semua partai rasanya cuma mengusung hal-hal yang bagus agar tidak terlihat munafik. Kalau me- mang mereka tulus, ya jangan mudah mengatasnamakan partai dalam berbuat. Apalagi kalau terkait dengan masa- lah dana bansos yang sudah telanjur dicairkan. Putri Amira Baru Dicanangkan? KOK baru mencanangkan pemberantasan korupsi? Bu- kankah dari awal memerintah sudah mengatakan tidak pada korupsi? Hari gini baru sibuk mencegah dan memberantas korupsi? Apa kata dunia.... Vonna Hasbi Di Semua Lini MAFIA di negeri ini sudah menjangkiti semua tingkatan birokrasi. Tidak usah heran kalau korupsi pun sudah menimpa semua lini dan akan sulit diberantas. Apalagi kalau pemimpinnya juga lemot. Hendro Joyo SMS INTERAKTIF 0811140772 Senin-Sabtu, 07.05 WIB di Metro TV ONLINE metrotvnews.com FACEBOOK Harian Umum Media Indonesia Kirimkan tanggapan dan komentar Anda melalui: ONLINE FACEBOOK K ITA ialah bangsa yang rajin memproduksi aturan, tapi ma- las mengawasi pelaksanaan- nya. Aturan kerap diterbitkan, tapi efektivitasnya enggan diukur. Pa- dahal, aturan hanya bermakna bila pelaksanaannya efektif. Tanpa itu, aturan hanyalah macan ompong, garang di atas kertas, tapi loyo di lapangan. Itulah juga yang terjadi de- ngan instruksi presiden, pera- turan presiden, dan keputusan presiden terkait dengan pen- cegahan dan pemberantasan korupsi. Sejak 2004 hingga Maret 2014, Presiden telah menerbitkan 10 inpres, per- pres, dan keppres pencegahan dan pemberantasan korupsi. Yang paling mutakhir ialah Inpres Nomor 2 Tahun 2014 tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Ko- rupsi yang ditanda- tangani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 21 Maret 2014. Sekadar komitmen di atas ker- tas berwujud aturan tidaklah cu- kup. Negara ini lebih memerlukan komitmen dalam bentuk perbuat- an daripada barisan kata dalam inpres, perpres, dan keppres itu. Bukankah esensi pencegahan dan pemberantasan korupsi ialah pe- laksanaan kata-kata dalam berbagai tata aturan? Akan tetapi, justru di tingkat pe- laksanaan itulah kita kedodoran. Contohnya Inpres Nomor 17 Tahun 2011 tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi. Inpres itu ternyata tak cukup perkasa mence- gah korupsi di BP Migas serta Ke- menterian Energi dan Sumber Daya Mineral yang terungkap pada 2013. Ihwal pemberantasan korupsi, inpres, keppres, ataupun perpres menugasi Polri dan Kejaksaan Agung sebagai institusi di bawah presiden untuk melaksanakannya. Namun, kita me- nilai Polri dan Kejagung belum juga naik kelas dalam memberantas korupsi. Lemahnya pencegahan dan pem- berantasan korupsi oleh kemen- terian dan lembaga memamerkan kepada kita bahwa berbagai aturan yang dikeluarkan Presiden pada ha- kikatnya lemah pengawasan, tiada ukuran, serta absen hukuman. Dengan melihat pengalaman aturan-aturan terdahulu yang ma- jal di tingkat pelaksanaan, kita ber- tanya, apa sesungguhnya tujuan penerbitan Inpres Nomor 2 Tahun 2014? Apakah Presiden tidak se- dang melakukan pencitraan di penghujung masa jabatan? Bila terkait Pemilu 2014 yang tengah memasuki masa kampanye, apakah inpres itu merupakan kampanye demi memulihkan citra partai Pak Presiden yang belakangan banyak tersandung oleh kasus korupsi? Kita berharap bukan itu tujuan penerbitan inpres. Untuk itu, Presiden harus menyertakan komitmen pengawasan pelaksanaan, pengukuran efektivitas, serta hukuman bagi yang meng- abaikan inpres. Presiden, misalnya, bisa me- mulai dengan mengeluarkan perintah untuk membekukan sementara dana bantuan sosial di sejumlah ke- menterian yang ra- wan dikorupsi men- jelang pemilu hing- ga pemilu usai. Dengan begitu, kita boleh berharap Inpres Nomor 2 Ta- hun 2014 tentang Aksi Pencegahan dan Pembe- rantasan Korupsi merupa- kan langkah awal menyetop produksi aturan majal oleh Presiden. MengobralyangMajal P ADA hari pertama sebagai calon pelakubisnisdirumahtoko(ruko) kawasan Sentra Niaga Citra Raya Cikupa, Tangerang, Banten, kami men- dapatkankirimanalat-alatdarisupplier, dan berniat memasukkan sendiri alat- alat tersebut ke dalam ruko. Pada saat memasukkan barang- barang ke dalam ruko, tiba-tiba kami dikepung puluhan preman liar yang meminta dengan paksa uang bongkar muat dan uang keamanan. Hal itu mengingatkan kami pada 10 tahun si- lam pernah terjadi di Gading Serpong, Karawaci, Alam Sutra, dan BSD. Mohon perhatian dan tindakan nyata dari pihak pengembang kawa- san tersebut dan pihak keamanan/ke- polisian setempat. Seharusnya aparat keamanan rutin melakukan razia dan patroli untuk mengantisipasi tindakan premanisme di kawasan Citra Raya. Kalau dibiarkan tanpa ada tindakan, tentunya mereka merasa tindakan mencoreng wibawa aparat keamanan itu sebagai hal yang biasa. Bilakegiatanpremanismedibiarkan, pasti secara perlahan akan banyak investor yang hengkang atau batal membuka usaha di kawasan Citra Raya. Kami berharap dibentuk tim khusus untuk menanggapi keluhan pengusaha. Kalau di Gading Serpong, Karawaci, Alam Sutra, BSD hal ini bisa diatasi, tentulah Citra Raya harus bela- jar bagaimana mengatasinya dengan bertanya pada mereka. Kami mencari nafkah dengan memeras keringat dan para preman itu seenaknya meminta bagian tanpa bersusah payah. Seharusnya ada hotline tim keaman- an yang siap mengatasi masalah premanisme bagi para penghuni. Se- moga hal ini menjadi perhatian serius pemangku kepentingan di Citra Raya untuk membenahi kawasan ini men- jadi tempat yang nyaman dan aman untuk mencari nafkah. Seorang pemilik ruko di Citra Raya AncamanMaut diJalanMarundaBerantasPremanismediCitraRaya J ALAN rusak dan berlubang me- mang menjadi ancaman maut bagi para pengendara, khusus- nya mereka yang menunggang roda dua. Kondisi itu bisa dilihat di sepanjang Jalan Arteri Marunda, Jakarta Utara. Di sana banyak jalan rusakdanberlubangsehinggamem- buat khawatir para pengendara yang melintas di jalan tersebut. Sekitar 1 km dari arah Cilincing– Bekasidanarahsebaliknyadipenuhi jalan rusak dan berlubang yang ja- raknyatidakberjauhan.Bayangkan saja ketika di dua arah jalan ternya- ta banyak yang rusak. Kondisi ini bukan tidak pernah diperbaiki, tapi usianya tidak pernah lama. Petugas terkait hanya menambal jalanan yang berlubang. Namun dalam beberapa hari, jalanan kembali rusak dan berlubang karena jalan tersebutmerupakanalternatifyang sering dilintasi truk kontainer dan pengangkut alat berat. Wajar saja jalan yang sudah ditambal tidak dapat bertahan lama. Sering kali kami terjatuh ke- tika melintas di jalan tersebut akibat menghindari lubang. Saya berharap kepada Dinas Pekerjaan Umum Provinsi DKI Jakarta untuk segera memperbaiki (bukan seka- dar menambal) sepanjang Jalan Arteri Marunda. Saran saya, lebih baik dilakukan pembetonan agar jalan tahan lama dan tidak cepat rusak sehingga pengendara pun terasa nyaman akan keselamatan- nya dan tidak khawatir ketika melintas di jalan tersebut. Sitti Ghaziyah Mahasiswi IISIP Jakarta Sering kali kami terjatuh ketika melintas di jalan tersebut akibat menghindari lubang. SENO Kirimkan keluhan dan komentar Anda tentang pelayanan publik ke e-mail: forum@mediaindonesia.com FORUM Kirimkan komentar Anda atas tema: Solidaritas makin Menurun di Masyarakat (Periode 24 Maret-29 Maret 2014) opini publik ke e-mail: forum@mediaindonesia.com
  • 14. SELASA, 25 MARET 2014HUMANIORA14 ANGGARAN Kementerian So- sial (Kemensos) hanya cukup untuk menangani kurang dari 200 ribu anak telantar per tahun. Sementara itu, jumlah anak telantar yang ada di se- luruh Indonesia saat ini sekitar 4,5 juta anak. Direktur Kesejahteraan So- sial Anak Kementerain Sosial (Kemensos) Edi Suharto me- ngatakan, dalam tiga tahun, jumlah anggaran Kemensos untuk penanganan anak te- lantar berkisar di angka Rp300 miliar per tahun. Agar ideal, menurut Edi, anggaran itu perlu dinaikkan hingga dua kali lipat. Ia mengatakan anggaran pe- nanganan anak telantar tahun ini berjumlah Rp304 miliar. Sepertiganya merupakan dana dekonsentrasi yang diberikan kepada dinas sosial provinsi. “Setelah desentralisasi, daerah semestinya harus lebih aktif karena mereka juga menda- patkan dana dekonsentrasi,” ungkap Edi. Keterlibatan pemda, lanjut- nya, sangat dibutuhkan. Misal- nya, dengan mengalokasikan dana APBD untuk penanganan anak telantar. Sayangnya, saat ini besaran anggaran itu jauh dari memadai. “Sekarang ini, belum ada aturan yang mengharuskan pemda mengalokasikan angka minimal untuk penanganan kesejahteraan sosial. Untuk pe- nanganan anak saja belum ada aturan dalam komposisi ang- garan. Bisa mengalokasikan 2%-5% saja sudah hebat,” ungkap Edi. Secara terpisah, Menteri Sosial (Mensos) Salim Segaf Al-Jufrie mengatakan hasil evaluasi menunjukkan bahwa 80% anak jalanan disuruh para orangtua mereka untuk meminta-minta di jalanan. “Karena miskin, orangtua menyuruh anaknya meminta- minta,” kata Mensos di Lam- pung Tengah, Minggu (23/3). Karena itu, lanjutnya, orang- tua dari rumah tangga mis- kin dan sangat miskin harus diberdayakan untuk mencegah munculnya anak jalanan. Untuk itu, diperlukan kerja sama, dan koordinasi seluruh pemangku kepentingan mulai dari pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat. “Kemensos menargetkan akhir 2014 sudah tidak ada lagi anak jalanan. Kalau hanya Kemensos, tentu tidak akan berhasil. Perlu peran pemerin- tah daerah dan masyarakat,” tuturnya. Menurutnya, upaya menca- pai 2014 bebas anak jalanan masih terus berjalan. “Apakah akan berhasil? Kita lihat akhir 2014. Namun, ja- ngan berpikir kalau tidak berhasil lalu berhenti. Pena- nganan harus terus berjalan.” (Vei/Ant/H-3) SedikitDaerahPeduliAnakTelantar FILM Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck produksi Soraya Intercine Films berhasil keluar sebagai film terlaris 2013 versi Akademi Film Indonesia (AFI). Film yang diilhami novel karangan Buya Hamka itu mampu menyedot 1,724 juta pe- nonton. “AFI mempersembahkan piala jati emas untuk film terlaris 2013,’’ ujar anggota AFI Mira Lesmana saat membe- rikan penghargaan itu, di Jakarta, kemarin. Mira pengatakan pada tahun lalu, perolehan penonton film di Tanah Air berada di titik terendah dalam lima tahun terakhir. Salah satu penyebab kurangnya penonton ialah kurangnya magnet film yang diproduksi pada tahun itu. Ram Soraya yang menerima penghargaan menyatakan sa- lah satu kiat agar film banyak ditonton ialah harus membuat film dengan hati. ‘’Begitu juga dengan buku yang diangkat ke layar lebar, harus yang bagus dan sesuai dengan selera pasar,’’ kata Ram. (Ant/H-2) SEBANYAK 60 pemuda dari program pertukaran pemuda Australia Indonesia (AIYEP) menggelar dialog kemitraan un- tuk menjalin hubungan bilateral antarkedua negara. Dialog yang digelar di Kedutaan Besar Australia di Jakarta baru-baru ini itu bertujuan memperkaya hubungan antarkedua negara yang saling berdampingan tersebut. Duta Besar Australia untuk Indonesia Greg Moriarty me- nyatakan dialog itu memainkan peranan penting terutama di antara para pemuda kedua negara. “Mereka bisa bertukar pengalaman bersama-sama untuk merefleksikan hubungan lintas budaya dari pengalaman mutakhir mereka,’’ kata Mori- arty melalui rilis yang diterima Media Indonesia, kemarin. Ia juga berharap dari dialog itu bisa lahir karya kerja sama yang baik di bidang pendidikan, media, masyarakat madani, antaragama, serta seni dan budaya antara Indonesia dan Australia. (RO/H-2) JUMLAH siswa Indonesia yang melanjutkan kuliah di Jerman dalam lima tahun terakhir ini naik lebih dari 100%. Dari seki- tar 1.500 siswa melejit hingga 4.000 siswa per 2013 lalu. “Kondisi ini seperti Pak Habibie menjabat Presiden RI pada 1998 lalu,” kata Eddy Pratomo, mantan Duta Besar Indonesia untuk Jerman yang kini aktif di lembaga konsultasi pendidikan Jerman Go Deutschland di Jakarta, kemarin. Lembaga pendi- dikan itu akan menggelar pameran pendidikan Jerman. Ia menambahkan, kuliah di Jerman masih jadi pilihan karena selain mutunya tinggi, biaya kuliah di sana lebih murah ketimbang di Amerika Serikat atau Australia. Bahkan, biayanya bisa lebih rendah 10 kali lipat. “Meski begitu, kuliah di Jerman tak mudah. Karena semua perkuliahan, terutama jenjang S-1 dilaksanakan dalam bahasa Jerman. Sebenarnya ini jadi nilai tambah karena siswa harus belajar bahasa Jerman.’’ (Ant/H-3) AFIBeriPenghargaanFilmTerlaris PemudaIndonesia-AustraliaBerdialog MinatKuliahdiJermanMeningkat ANTARA/HO JUARA DEBAT: Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo (kedua dari kanan) bersama Duta Besar Republik Indonesia untuk Inggris Teuku Mohammad Hamzah Thayeb (kanan) berfoto bersama dengan pemenang Debat Mahasiswa Aspirasi untuk Negeri dari Universitas Muslim Indonesia di Wisma Nusantara, London, Inggris, Sabtu (22/3). Lomba debat tersebut didukung penuh oleh PT Bank Negara Indonesia (persero) Tbk. SEKILAS SISWA SMA Negeri (SMAN) 5 Surabaya unjuk gigi de- ngan menggelar serangkaian pertunjukan seni di Tranby College, Perth, Australia, ke- marin. Kegiatan itu merupa- kan bagian dari rangkaian program pertukaran pelajar Indonesia di Australia. Rombongan SMAN 5 Sura- baya yang terdiri atas 30 siswa tersebut menampilkan 10 tarian tradisional dari Bali, Kalimantan, Jawa Barat, Jawa Timur, hingga Jawa Tengah. Sambutan meriah diberi- kan ratusan siswa dan guru Tranby College serta komu- nitas warga Indonesia yang hadir.Selanjutnya,parasiswa Surabaya itu akan menetap dua minggu di Australia. Kepala Konsulat Jenderal RI di Perth Dede Syarief Syam- suri menyebutkan pertunjuk- an budaya itu bermanfaat untuk mempromosikan kein- dahan budaya Indonesia. “Para siswa dan guru dapat lebih terbuka, berpartisipasi dan berinteraksi dengan ko- munitas dari negara lain,” kata Dede seperti dilaporkan wartawan Media Indonesia Mochamad Anwar Surach- man dari Perth, Australia. Menurut Abdul Latif selaku koordinator rombongan, kunjungan siswa SMAN 5 Surabaya itu merupakan kali kelima sejak 2010. Setelah itu, 25 siswa Australia akan ganti berkunjung ke Surabaya pada September. “Program ini juga dapat memperkenalkan Indo- nesia sebagai tujuan edukasi bagi siswa Australia.” Pertukaran pelajar itu ber- langsung di bawah program Building Relations Through In- terculturalDialogueandGrow- ing Engagement (BRIDGE) yang diselenggarakan Aus- tralia-Indonesia Institute (AII) melalui kerja sama dengan Asia Education Foundation (AEF) sejak 2008. Tujuan besar program yang didukung Myer Foundation dan Ausaid itu antara lain meningkatkan pemahaman dan pengetahuan antarpela- jar Australia dan Indonesia Program BRIDGE hingga kini telah mengajak 96 guru Australia berkunjung ke Indo- nesia dan sebaliknya, 91 guru Indonesia bertolak ke ‘Negeri Kanguru’ tersebut. Sementara itu, total sekolah yang terlibat berjumlah 46 di Australia dan 47 di Indonesia. (H-2) SMAN5Surabaya UnjukGigidiAustralia P ERGURUAN tinggi negeri (PTN) se-In- donesia akhirnya secara resmi mene- rima penyandang disabilitas (penyandang ketunaan) se- perti tunanetra, tunarungu, tunawicara, dan tunadaksa, untuk mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi negeri. Mereka diperbolehkan ikut bersaing masuk PTN dengan siswa normal lainnya melalui dua jalur seleksi, yakni jalur undangan atau seleksi nasio- nal masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) dan ujian tertulis atau seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN). “Rata-rata PTN se-Indonesia hanya membatasi buta warna, baik buta warna sebagian maupun buta warna secara total, sedangkan tunanetra, tunarungu, dan tunadaksa bisa diterima,’’ kata Humas Panitia SNMPTN dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Ismaini Zain, di Surabaya, Jawa Timur, kemarin. Namun, kata dia, keputusan rektor PTN se-Indonesia yang merupakan hasil rapat Jumat (21/3) malam itu masih mem- beri batasan untuk program studi tertentu, seperti pendi- dikan kedokteran dan teknik fisika yang tidak menerima tunanetra dan buta warna. “Ada pula program studi yang memberi syarat dan ketentuan khusus, selain buta warna, seperti program studi keperawatan, teknik perka- palan, dan teknik kelautan yang memberi syarat dan ke- tentuan dalam website itu,’’ Misalnya, keperawatan memberi syarat tinggi tubuh dalam batas ketinggian terten- tu agar mereka bisa merawat pasien yang tinggi. Ada pula program studi yang masih bisa menerima buta warna sebagian, seperti teknik elektro atau teknik mesin. Namun, penyandang buta warna sebagian itu ti- dak mungkin jadi operator (pelaksana), tetapi sebatas konseptor. MenurutSekretarisLembaga Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni ITS itu, keputusan tersebut membuat 28 program studi di ITS akhirnya bisa me- nerima penyandang disabili- tas, bahkan 11 program studi di antaranya bisa menerima semua penyandang disabilitas, termasuk buta warna. Ke-11 program studi di- maksud ialah matematika, statistika, teknik mesin, teknik sipil, teknik industri, teknik pe- rencanaan wilayah dan kota, sistem informasi, transportasi laut, teknik multimedia, dan manajemen bisnis. “Untuk 17 program studi di ITS ada syarat terkait buta warna dan kebutuhan kerja. Yang jelas persyaratan atas di- sabilitas sudah ada perubahan besar yang selama ini berlaku akibat ketidaktahuan kami bahwa penyandang disabili- tas sudah mengenal teknologi canggih yang membantu me- reka. Padahal, kami sendiri belum punya alat khusus me- reka,’’ kata Ismaini. Pendidikan inklusif Keputusan rapat rektor PTN se-Indonesia itu disambut baik penyandang disabilitas. Seperti Laksmasyita Khanza Larasati Carita, atau Shita. Penyandang tunarungu itu lega setelah ada perubahan dalam syarat SNMPTN dan SBMPTN. “Sekarang saya senang ka- rena bisa daftar kuliah jurusan seni rupa di Universitas Negeri Yogyakarta karena persyarat- an bagi penyandang disabilitas sudah dihapus,’’ ujar Shita dengan bahasa isyarat di Yog- yakarta, kemarin. Namun, ia tetap minta peme- rintahmenerapkanpendidikan inklusif, yakni penyandang disabilitas tetap bisa sekolah dan melanjutkan kuliah. “Se- bab, kami juga punya cita-cita membangun negeri dan meng- harumkan Indonesia di inter- nasional.’’ (FU/Ant/H-2) oebay @mediaindonesia.com Penyandang Disabilitas BisaDaftar kePTN Hanya penyandang buta warna sebagian dan buta warna total yang agak dibatasi masuk ke perguruan tinggi negeri. SYARIEF OEBAIDILLAH MASUK KAMPUNG: Warga memperhatikan buaya yang ditangkap di Kampung Bandagadang Balimbiang, Kuranji, Padang, Sumatra Barat, kemarin. Buaya sepanjang 2 meter lebih tersebut ditangkap warga karena berada di sekitar kampung. ANTARA /IGGOY EL FITRA ANTARA /HO KOMITMEN KELESTARIAN APRIL: Ketua Stakeholder Advisory Committee (SAC) Joe Lawson (kiri) berbincang dengan Presiden Asia Pacific Resources International Holding Limited (APRIL) Praveen Singhavi dan Presiden Direktur PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Kusnan Rahmin (kanan) seusai konferensi pers di Jakarta, kemarin. SAC yang terdiri atas pakar kehutanan, sosial, dan penggerak lingkungan akan memantau komitmen kelestarian APRIL yang terkait dengan konservasi hutan, pengelolaan gambut lestari, sertifikasi, keterlibatan sosial, dan transparansi tata kelola perusahaan yang baik. TINGKAT ketuntasan pendi- dikan anak usia dini (PAUD) di enam provinsi di Indone- sia masih minim. Terbukti, hingga akhir 2013 ketuntasan PAUD di enam provinsi itu masih di bawah 50%. ‘’Keenam provinsi itu meli- puti Maluku Utara, Kaliman- tan Barat, Maluku, Aceh, Pa- pua, dan Papua Barat,’’ kata Dirjen PAUD Kemendikbud, Lydia Freyani Hawadi, di Ja- karta, kemarin. Menurut Lydia, yang jadi kendalaminimnyaketuntasan PAUD pada enam provinsi itu lantaran kendala geografis. Karena itu, perlu ada sebuah kemauan yang kuat dari se- mua pihak, termasuk peme- rintah daerah. Lydia menambahkan, un- tuk memacu ketuntasan PAUD di enam provinsi yang tingkat ketuntasannya masih minim itu, pihaknya akan merangkul sejumlah organisasi mitra yang memiliki daya jangkau hingga ke daerah terpencil. ‘’Pada tahun lalu, kami be- kerja sama dengan TNI Ang- katan Darat dan TNI Angkatan laut untuk membangun PAUD di daerah terdepan, terpencil, dan tertinggal. Tahun ini, kami berencana member- dayakan rumah ibadah se- bagai lokasi pengembangan program PAUD,’’ kata dia. Sebelumnya, Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Fasli Jalal mengatakan layan- an PAUD baru menjangkau sekitar 30% dari 30 juta anak 0-6 tahun. Jumlah itu masih jauh dari target yang disepa- kati dengan UNESCO, yakni 75% pada 2015. ‘’Saat ini baru setengah dari 30 juta anak yang mendapat pelayanan PAUD. Padahal menjadi kesepakatan ber- sama antara 119 negara dan UNESCO termasuk Indonesia, pada 2015 angka partisipasi kasar (APK) PAUD di Indo- nesia sudah bisa terpenuhi 75%,’’ kata Fasli. APK PAUD saat ini baru mencapai 55,4%. Jumlah ter- sebut jika dihitung berdasar- kan kategori anak usia dini berusia tiga sampai enam tahun. Namun, jika dihitung dari anak usia nol sampai enam tahun, APK masih ber- ada di kisaran 34%. Maka itu, menurut Fasli, ba- nyaknya anak usia dini yang belum terjangkau layanan PAUD menjadi pekerjaan ru- mah bagi pemerintah pusat dan daerah sehingga perlu kerja sama antarinstansi un- tuk mengembangkan layanan PAUD secara holistis integratif dengan berbasis komunitas. ‘’Holistis integratif artinya juga mengacu pada hak anak memperoleh kesehatan, hak memperoleh pengasuhan yang baik, serta hak untuk mendapat perlindungan ter- hadap kekerasan fisik dan psikis.’’ (Ant/Bay/Tlc/H-2) 6ProvinsiMinimPendidikanDini Sebanyak 28 program studi di ITS bisa menerima penyandang disabilitas, bahkan 11 program studi di antaranya menerima semua penyandang disabilitas, termasuk buta warna.
  • 15. SELASA, 25 MARET 2014 HUMANIORA 15 KehamilanDini SulitDicegah DUKUNG SBMPTN: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh (tengah) berbincang dengan Dirut Bank Mandiri Budi G Sadikin (kanan) dan Direktur Enterprise dan Bisnis Telkom Muhammad Awaluddin seusai penandatanganan kerja sama pelaksanaan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2014 di Jakarta, Jumat (21/3) malam. Bank Mandiri mendukung pelaksanaan SBMPTN 2014 dengan menyediakan skema pembayaran online bagi calon mahasiswa yang berasal dari seluruh wilayah Indonesia untuk pendaftaran dan pembayaran online SBMPTN 2014 mulai 12 Mei hingga 6 Juni. 75% Sungai Besar Tercemar Berat MI/ROMMY PUJIANTO CORNELIUS EKO SUSANTO T INGKAT kehamilan remaja Indonesia akibat pernikahan dini masih tinggi. Berdasarkan Survei De- mografi dan Kesehatan Indo- nesia (SDKI) 2012 pada 6.927 responden wanita berusia 15-19 tahun dari sejumlah wilayah di Indonesia, 59% di antaranya pernah melahir- kan pertama kali pada usia di bawah 18 tahun. “Jadi saat survei dilakukan, 1 dari 10 remaja perempuan umur 15-19 tahun sudah per- nah melahirkan atau sedang hamil,” sebut peneliti Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Kependudukan BKKBN Mugia Bayu Raharja, di sela acara telaah hasil SDKI 2012, di Jakarta, kemarin. Jika dikaji lebih jauh, lanjut Bayu,terdapathalyangmenge- jutkan. Yaitu, sebanyak 11,1% dari responden itu menikah pertama kali pada rentang usia 10-14 tahun. Kebanyakan remaja yang menikah dini berasal dari daerah perdesaan dengan tingkat pendidikan rendah dan tidak bekerja. Dari responden perdesaan, sebanyak 61,7% di antaranya menikah di bawah usia 20 tahun. Adapun di perkotaan yang menikah di bawah usia 20 tahun mencapai 41,8%. “Ke- banyakan anak-anak menikah karena disuruh orangtua.” Tingginya tingkat kehamilan remaja dan pernikahan dini juga disampaikan peneliti Pus- litbang Kependudukan BKKBN Muhammad Dawam. Dia me- nambahkan, pada saat ini Indonesia merupakan negara dengan tingkat pernikahan di bawah umur yang tergolong tinggi di dunia. Di kawasan ASEAN, tingkat nikah dini negara kita berada di posisi kedua setelah Kamboja. Ia menjelaskan, upaya pe- merintah dalam menurunkan tingkat pernikahan dini lewat upaya seperti sosialisasi pro- gram Generasi Berencana (Genre) yang digencarkan BKKBN belum mencapai hasil menggembirakan. “Upaya pe- merintah belum memberikan dampak signifikan terhadap pendewasaanusiaperkawinan di atas umur 20 tahun.” Padahal, pernikahan dini jadi faktor meningkatnya angka kematian ibu (AKI). Sebab, secara medis, rahim perempuan yang menikah terlalu muda belum siap benar untuk proses persalinan. Wal- hasil, risiko pendarahan pada proses persalinan jadi tinggi. Hasil SDKI 2012 yang di- luncurkan pada 2013 menun- jukkan AKI meningkat tajam. Dari 228 kematian per 100 ribu kelahiran hidup pada 2007, naik jadi 359 kematian di 2012. Lewat pendidikan Dari telaah yang dilakukan, Puslitbang Kependudukan BKKBN mengusulkan agar ada uji materi (judicial review) UU No 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan yang memboleh- kan perempuan menikah pada usia minimal 16 tahun. Selain itu, upaya meningkatkan pe- ngetahuan remaja atas kese- hatan reproduksi melalui kuri- kulum pendidikan di sekolah patut ditingkatkan. Kepala BKKBN Fasli Jalal mengatakan kegiatan infor- masi dan edukasi perlunya penundaan anak pertama pada calon pengantin sebelum wanita berusia 23 tahun perlu diperkuat. Akses remaja perempuan untuk mendapat pendidikan minimal 12 tahun pun harus dipermudah dan diwajibkan. Remaja putri yang putus seko- lah perlu difasilitasi pelatihan dan pengembangan usaha ekonomi kreatif. “Di Nepal, proporsi menikah di bawah usia 18 tahun bisa diturunkan dari 25% jadi 7% dengan wajib belajar 12 tahun, pemenuhan akses pekerjaan pada perem- puan dan pembinaan pada orangtua.” (H-3) cornel @mediaindonesia.com Remaja putri yang putus sekolah perlu difasilitasi pelatihan dan pengembangan usaha ekonomi kreatif. Di Nepal, proporsi menikah di bawah usia 18 tahun bisa diturunkan dari 25% menjadi 7% dengan program utama pendidikan wajib belajar 12 tahun. MENTERI Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya menye- butkan bahwa 75% sungai besar di Indonesia tercemar berat. Sebanyak 60% kasus pencemaran itu disebabkan limbah domestik. “Dari 57 sungai besar di Indonesia yang kualitasnya dipantau selama 2013, ada 75% yang tercemar berat,” tuturnya saat membuka rapat kerja teknis (rakernis) peman- tauan kualitas air sungai se- Indonesia di Kota Bengkulu, kemarin. Pencemaran sungai, menu- rut Balthasar, berkaitan erat dengan perilaku hidup ma- syarakat di Indonesia. Tidak hanya masyarakat, perilaku sektor industri, menurutnya, juga berperan dalam pence- maran sungai. “Sungai dianggap tempat yang paling mudah untuk membuang sampah, padahal sumber air baku untuk air yang kita konsumsi berasal dari sungai,” tambah Bal- thasar. Pertemuan yang diikuti se- luruh kepala Badan Lingkung- an Hidup (BLH) se-Indonesia itu dilakukan untuk mene- laah sumber pencemaran dan strategi pengendalian kualitas air sungai. Deputi VII Kementerian Lingkungan Hidup Bidang Sarana Teknis dan Pening- katan Kapasitas Kementerian Lingkungan Hidup Henri Bastaman menambahkan, rakernis tersebut juga me- laporkan hasil evaluasi yang dilakukan 2008 hingga 2013. “Ada data series sejak 2008 hingga 2013 dari 57 sungai yang dipantau,” ujar Henri. Dari laporan tersebut, nantinya dihasilkan data kecenderungan kualitas air di berbagai sungai prioritas. Data tersebut akan diguna- kan untuk menghitung indeks kualitas lingkungan hidup Indonesia serta bisa men- jadi acuan berbagai instansi terkait. Sementara itu, Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah mengatakan pada 2013, tercatat 10 sungai besar di Bengkulu yang dipantau BLH menggunakan dana APBD Provinsi Bengkulu. “Dari 10 sungai yang di- pantau, kecenderungannya semakin tercemar itu terjadi akibat limbah domestik, lim- bah industri perkebunan, dan limbah pertambangan,” ungkap Junaidi. Sungai-sungai di Bengkulu yang dipantau dari segi kuali- tas yakni Sungai Masnau, Nelas, Lais, Manna, Padang- guci, Selagan, Airketahun, Hi- tam, Airseblat, dan Airmaras. (Ant/H-3)
  • 16. BACAAN FAVORIT DIVERGENT PUNCAKI BOX OFFICE UNTUK mengimbangi kesuksesan Twilight dan The Hunger Games, Lionsgate kini memiliki Divergent. (Showbiz) SIAPAKAH TEDDY BEAR DI PELUKAN ICAL FOTO Aburizal Bakrie (Ical) sedang memeluk boneka teddy bear menjadi pembicaraan hangat di jejaring sosial. Ical memeluk boneka itu pada saat kepergiannya bersama dengan Marcella dan Olivia ke Maladewa pada 2010. (Showbiz) PAUL WALKER TETAP BERLAGA DI FAST & FURIOUS 7 FILM Fast & Furious 7 bisa dipastikan akan ‘hambar’tanpa kehadiran aksi Paul Walker yang tewas dalam sebuah kecelakaan sebelum film tersebut rampung. (Otomotif) GENERASI terbaru Panamera buatan Porsche nantinya akan memakai mesin V6 dan V8, yang diperkirakan bakal dirilis pada 2017. Dengan dilabeli sebagai platform MSB, mesin tersebut akan membuat karakter Panamera lebih sporty. “Porsche akan memakai mesin V8 yang nantinya umum disebut sebagai platform MSB. Mesin ter- sebut akan menjadi keluarga baru Porsche dalam kurun waktu 10 tahun ke depan,” kata Chief Engineering Officer Porsche Divisi Panamera seperti dilansir Autoblog. Menurut Autocar, selain Panamera, koleksi lain Porsche yang akan menggunakan platform MSB ialah seri Cayenne. Namun, kabarnya merek Bentley juga akan ikut meng- gunakan platform MSB karena masih satu grup dengan Porsche. Selain membuat mobil melaju lebih cepat, platform MSB sendiri akan mengubah jarak sumbu roda, track, dan posisi jok. Perubahan tersebut dimaksudkan untuk mengantisipasi Bentley jika ia bersedia memakainya. (Budi Ernanto) KOREA Selatan mengalahkan Jepang sebagai negara kedua terbesar dalam industri cip. Saham di pasar global cip asal Korsel men- capai 16,2% pada 2013, di pering- kat kedua setelah Amerika Serikat yang berada posisi puncak dengan 52,4%. Menurut Kementerian Perda- gangan Korsel, seperti dilansir Xin- hua, Senin (24/3), pihaknya menga- lahkan Jepang untuk kali pertama yang sahamnya melorot 13,7% dari 17,5% pada 2012. Adapun saham di pasar Eropa hanya 8,7% dan Taiwan 6,5%. Peningkatan Korsel terjadi lewat penjualan sektor cip memori, yang sahamnya men- capai 52,4% pada 2013, naik dari 52,1% pada tahun sebelumnya. Sementara itu, untuk sistem cip, Korsel hanya mencapai 5,8% pada tahun lalu, sedangkan Amerika Serikat 67,7%, Jepang 8,6%, Eropa 8,5%, dan Taiwan 6,7%. (Willy Haryono) PorscheakanGunakanMesinV6danV8 KorselKalahkanJepangdalamIndustriCip ONLINEHARIINI k l i k ! M i k l i k ! AP/ LEE JIN-MANAP/ JAE C. HONG SELEBRITASSELASA, 25 MARET 2014 HALAMAN 16 RACHMAT GOBEL RaihDoktorHonorisCausa PRESIDEN Komisaris Panasonic Gobel Indo- nesia Rachmat Gobel, kemarin, menerima gelar doktor honoris causa dari Chuo Univer- sity, Jepang. Rachmat menjadi orang ke-12 yang menerima penghargaan akademik tertinggi dari perguruan tinggi yang sudah berusia 130 tahun tersebut. Hadir pada acara itu Duta Besar Indonesia untuk Jepang Yusron Ihsa Mahendra, mantan Menteri Perindustrian Fahmi Idris, dan mantan Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal. Rektor Chuo University Akira Tohyama menjelaskan gelar itu dianugerahkan karena Rachmat Gobel merupakan alumnus yang peduli pada pe- ningkatan sumber daya manusia dan mempererat hubungan an- tara Indonesia dan Jepang. Dalam pidato pengukuhan gelar tersebut, Rachmat Gobel menekankan era ke- bangkitan Asia. Ia mengatakan kecenderungan yang terjadi pada 2050 mendatang, sekitar 51% produk domestik bruto akan berada di ‘tangan’ negara-negara Asia. (Tom/H-1) DANIEL MANANTA KetagihanBikinFilm SETELAH sukses memproduseri film kolaborasi Indonesia-Jepang berjudul Killers, Daniel Mananta ketagihan untuk kembali membuat film. Film pertama Daniel bergenre dark psychol- ogy dan niche market atau punya pasar yang spesifik. “Kita ke depannya sih pengin film yang mungkin bisa dinikmati masya- rakat segala umur,” ujar Daniel di Jakarta, kemarin. Film Killers yang dibintangi Oka Antara dan aktor Jepang Kazuki Kita- mura itu sukses masuk Festival Film Sundance 2014. Film Indonesia, menurut pria kela- hiran 14 Agustus 1981 ini, sudah banyak yang bagus dan berkualitas. “Gue mendukung film Indonesia da- lam genre apa pun dan menurut gue film Indonesia is getting better.” Host ajang Indonesian Idol itu meng- aku mantap menjadi orang di balik layar sebagai produser. Namun, tidak tertutup kemungkinan Daniel akan menjadi pemain film. (*/H-1) ADELE TampilkanWajahTirus PENYANYI Adele, 25, mengunggah empat foto dirinya kepada 20 ribu follower-nya melalui Twitter dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia, pada Minggu (23/3). Salah satu foto menampakkan gambar perempuan diduga Adele minum air. Foto tersebut menjadi perbincangan (trend- ing topic) karena pelantun Skyfall itu terlihat tirus. Sebelumnya, penampilan Adele banyak menuai kritik akibat berat badannya yang dinilai pengamat fesyen terlalu gemuk. Karl Lagerfeld bahkan pernah secara khusus mem- peringatkan Adele mengenai hal itu. Namun, Adele mengaku enjoy dengan bentuk tubuhnya meski tidak seindah bentuk tubuh model sampul Sports Illustrated. Bersamaan dengan empat foto terse- but, Adele menulis ajakan untuk ikut memasang foto bertema air. “Semuanya, ayo tweet foto kalian bersama air. Sedang minum, sedang mandi dengan shower, memasak, atau bersih-bersih,” seru Adele. (Fat/dailymail/H-1) MI/RAMDANI Penghematan air dilakukan Riyanni Djangkaru melalui prinsip 3P, yakni pengurangan, penggunaan kembali, dan pelestarian air. R I YA N N I D J A N G K A R U Mandi hanyaMandi hanya dengandengan Dua Gayung AirDua Gayung Air ANTARA/TERESIA MAY MI/IMMANUEL ANTONIUS IRMANIAR DEVIANI P ENGALAMAN ditempatkan di salah satu daerah krisis air membuat Riyanni Djangkaru menerapkan hemat air. Mantan presenter Jejak Petualang di televisi swasta itu sempat meliput salah satu daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT). Sulit untuk mendapatkan air di sana. Hal itu memaksanya mandi hanya menggunakan satu hingga dua gayung air. Hemat air, aku perempuan kelahiran Bo- gor, 31 Januari 1980 itu, sebenarnya sudah ia lakukan sejak kecil. “Sebenarnya aku sudah dari kecil diajari kakekku untuk hemat air,” ujarnya di Ja- karta, akhir pekan lalu. Penghematan air tersebut dilakukan karena keluarganya suka melakukan pe- lajaran ke lokasi-lokasi yang memaksa mereka berhemat air. Namun, kebiasaan tersebut diterapkan Riyanni secara terus-menerus sejak 2004. Bahkan kebiasaan itu ia tularkan kepada anak dan keluarga lainnya. “Kebiasaan anakku suka berlama-lama di dalam kamar mandi untuk main air dan itu membuang- buang air,” tuturnya. Menurut dia, mandi dengan dua gayung air cukup untuk membersihkan seluruh tubuh dan sikat gigi. Ia menjelaskan cara mandi dengan air dua gayung. Pertama ialah membersihkan tubuh dengan waslap basah dan sabun un- tuk mengangkat kotoran. Setelah itu, baru dibilas dengan air satu gayung. “Kalau keramas, ya membutuhkan dua gayung air lagi,” ujar lulusan Fakultas Hu- kum Universitas Pakuan, Bogor, itu. Tujuan Riyanni mengedukasi anaknya tentang penghematan air ialah agar mereka lebih menghargai dan melestarikan semua yang tersedia di alam. Untuk menghemat penggunaan air, ia pun mengganti penggunaan bak mandi dengan shower. Air bekas pakai Tak hanya cara itu yang dilakukan, ia juga menggunakan air bekas untuk dipakai lagi. Ia mencontohkan penggunaan air bekas cucian beras untuk menyiram tanaman dan menggunakan air bekas mencuci pakaian untuk mengepel atau mencuci mobil. “Aku sering banget lihat air bekas pakai, seperti cucian atau bilasan, langsung dibuang. Padahal, itu bermanfaat banget, contohnya air bekas bilasan bisa kita gu- nakan untuk mencuci mobil atau air bekas nyuci beras bisa kita gunakan buat nyiram tanaman supaya subur,” tegasnya. Untuk melestarikan ketersediaan air, ia pun menanam pohon, membuat biopori atau sumur resapan, dan menampung air hujan untuk digunakan. Pengetahuannya tentang cara berhemat air dan melestarikan keberadaan air di bumi juga ia sebarkan ke tetangga sekitar rumahnya. “Biasanya tetangga-tetanggaku yang suka minta air aku ajak buat biopori atau mena- nam pohon bareng-bareng. Tanamannya sih bukan pohon beringin, tapi bisa juga de- ngan tanaman-tanaman pagar. Simpel aja, yang penting manfaatnya bisa dinikmati untuk masa depan.” (H-1) irmaniar@mediaindonesia.com Riyanni terus berupaya menularkan prinsip hemat air kepada banyak orang di sekitarnya. USMAGAZINE.COM ANTARA
  • 17. RIZKY NOOR ALAM E UFORIA bisnis pener- bangan nasional mulai tersendat seiring de- ngan lonjakan biaya operasional akibat fluktuasi nilai tukar mata uang yang mengerek harga bahan bakar (avtur). Kebijakan penerapan tambah- an biaya (surcharge) harga tiket sulit membantu pemulihan bis- nis aviasi yang tengah terpuruk karena persaingan tidak sehat maskapai dalam berebut rute penerbangan gemuk. Menurutpengamatpenerbang- an Chappy Hakim, hal itu terjadi karena liberalisasi aturan ten- tang pembagian rute dan area operasional membuat maskapai besar bebas mencaplok rute ma- na pun tanpa batasan. “Dulu Merpati itu untuk rute perintis maka pesawat mereka kecil-kecil. Garuda itu sebagai flight carrier airline penghubung kota besar dan kota di luar negeri dengan pesawat besar,” ujar Chappy kepada Media Indonesia, kemarin. Sejatinya, masuknya maska- pai swasta dimaksudkan untuk membantu memaksimalkan ki- nerja kedua maskapai pelat me- rah itu serta membuka lapangan pekerjaan. “Kini maskapai penerbangan bebas berebut rute gemuk. Hal itu tidak sehat dan berpengaruh pada kepadatan di bandara serta terpinggirkannya pembangunan infrastruktur penerbangan,” pa- parnya. Sementara itu, Sekretaris Jen- deral Indonesia National Air Car- riers Association (INACA) Tengku Burhanuddin menyebut perban- dingan banyaknya maskapai de- ngan pasar saat ini sudah tidak seimbang. “Pemerintah terlalu banyak memberi izin kepada maskapai di satu rute tanpa melihat potensi penumpang. Hal itu membuat maskapai merugi. Rute yang seharusnya untuk 10 frekuensi menjadi 15 frekuensi,” kata Tengku. Ia memprediksi maskapai yang akan setop beroperasi bakal te- rus bertambah dan tidak akan ada perusahaan penerbangan yang bisa meraup untung signifi- kan hingga akhir tahun ini. Belum membantu Bahkan penguatan nilai tukar rupiah dalam sepekan terakhir tidak otomatis mendongkrak bisnis penerbangan nasional. Pasalnya, pelemahan rupiah yang terjadi sejak 2013 membuat harga avtur yang berkontribusi 70% terhadap biaya operasional masih tetap mahal. “Aturan surcharge sulit diha- rapkan (membantu) karena terlambat diberlakukan. INACA sudah minta dinaikkan sejak pertengahan 2013, tapi pemerin- tah baru mengesahkan aturan itu akhir Februari lalu,” jelas Ketua INACA Arif Wibowo melalui pe- san singkat. Hal itu sulit menutup kerugian maskapai yang telah terjadi da- lam enam bulan terakhir. Bah- kan sejak Februari lalu beberapa maskapai telah menutup rute dalam dan luar negeri untuk melepaskan diri dari jeratan pailit. Misalnya, Mandala Tiger Air sudah menutup sembilan rute luar negeri serta mengurangi frekuensi dua rute domestik. Pun Sky Aviation membekukan ope- rasi dari awal Februari lalu. Kabar terakhir datang dari Sri- wijaya Air yang telah menutup rute Jakarta-Pekanbaru dan kan- tor penjualan di kota itu pada 5 Maret lalu dengan alasan adanya peralihan atau pembukaan rute baru ke Indonesia bagian timur. (Ire/Bow/E-5) rizkynoor @mediaindonesia.com EKONOMI SELASA, 25 MARET 2014 HALAMAN 17 HLM 25 Petani Cerdas Perintis Kampung Mandiri EnergiHLM 18 Melawan Kampanye Hitam EKONOMIKA MenperinUsulTarifListrik NaikBertahapsampai2015 KEMENTERIAN ESDM sepakat menaikkan tarif tenaga listrik (TTL) pelanggan industri menengah yang go public (I-3) dan industri besar (I-4) terhi- tung mulai 1 Mei. Penaikan dilakukan bertahap setiap dua bulan hingga Desember 2014. Namun, Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan pihaknya masih berupaya mengajukan relaksasi jangka waktu penaikan TTL. “Saya sudah menganjurkan dan diskusi dengan ESDM, ada kemungkinan memperpanjang, tidak berakhir di Desember (2014). Kalau bisa, diupa- yakan sampai akhir tahun depan,” ujarnya di Jakarta, kemarin. Sebab, imbuhnya, bila sesuai kebijakan yang ada, arus kas sektor industri terdampak yang mencapai sekitar 400 perusahaan bisa terganggu. Idealnya, kata Hidayat, TTL naik bertahap dalam tempo tiga tahun. Namun, pihaknya berusaha mencari titik imbang menjadi paling tidak akhir 2015. (Wib/E-2) BankJatimRilis SMSBanking3366 BERTEMPAT di Surabaya Town Squre, Jumat (21/3), Bank Jatim resmi meluncurkan SMS Banking 3366 untuk mempermudah nasabah bertransaksi. Layanan berbasis e-channel itu memungkinkan nasabah Bank Jatim memanfaatkan layanan pesan singkat (SMS), baik dengan plain-text mode mau- pun mobile application mode. “SMS Banking Bank Jatim 3366 merupakan pe- ngembangan lanjutan dari format sebelumnya, yaitu 3388. Dengan source code baru ini tentunya terdapat fitur lebih lengkap serta lebih mengerti kebutuhan mobilitas para nasabah sehingga dapat mempermudah aktivitas perbankan mereka,“ jelas Dirut Bank Jatim Hadi Sukrianto. Fitur tersebut antara lain informasi, pembelian, pembayaran,dantransfer.Sejakizinoperasionaldari BI turun per Desember 2013, 15 ribu nasabah telah memanfaatkan layanan 3366 tersebut. (RO/E-2) ANTARA /MEDI Fluktuasi kurs menggerus kinerja maskapai karena pendapatan dalam rupiah tidak menutupi biaya operasional yang berbasis dolar. Bisnis AviasiTerantuk Rute Gemuk M EMULAI bisnis identik dengan membangun organisasi usaha. Setiap anggota harus bisa membangun rasa saling percaya. Kondisi itu memicu banyaknya perusahaan keluarga. Pasalnya, basis kepercayaan terbesar biasanya datang dari anggota keluarga. Banyak sekali perusahaan besar di dunia yang diawali sebagai bisnis keluarga. Misalnya, dua bersaudara Sam dan Bud Walton yang menjadi pendiri jaringan ritel terbesar dunia, Walmart. Di Indonesia, bisnis keluarga juga mendominasi daftar perusahaan kelas kakap. Keluarga Hartono, Salim, Soeryadjaya, Sampoerna, Widjaya, Riady, dan Bakrie, misalnya, mendominasi perusahaan berkapitalisasi besar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Membesarnya bisnis yang dirintis keluarga tersebut tak lepas dari keputusan mereka untuk melantai di bursa. Sayangnya, contoh itu belum diikuti perusahaan-perusahaan keluarga lainnya di Tanah Air. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia Suryo Bambang Sulisto menilai umumnya perusahaan keluarga takut kehilangan identitas setelah melantai di bursa. Akibatnya, baru ada 489 perusahaan yang menjadi emiten BEI. Jumlah itu jauh lebih rendah ketimbang Thailand (585 emiten), Singapura (774), dan Malaysia (899). Karenanya, nilai kapitalisasi BEI pun masih sebatas US$358,9 miliar. Bandingkan dengan bursa Malaysia yang mencapai US$482,6 miliar. Kendati begitu, belakangan ini gelombang perusahaan keluarga yang masuk bursa mulai terjadi. PT Eka Sari Lorena Transport, misalnya, menggelar public expose IPO pada 20 Maret lalu di Jakarta. Anak perusahaan PT Lorena Karina itu menawarkan 42,86% sahamnya. Namun, niat itu bukannya tanpa proses. Presiden Direktur Eka Sari Lorena Transport Gusti Terkelin Soerbakti mengaku awalnya menolak ide yang diusulkan anaknya itu. “Tadinya saya juga enggak mau sebagai orangtua,” ungkapnya. Putri dari Gusti Terkelin Soerbakti, Eka Sari Lorena Soerbakti, mengakui minimnya jumlah anggota keluarga menjadi pertimbangan untuk membuka diri guna menarik kalangan profesional. “Kami sebagai regenerasi yang berikut berharap ada pembaruan yang mengikuti zaman tanpa meninggalkan nilai baik,” tuturnya. Selain Eka Sari Lorena Transport, perusahaan keluarga PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk juga melepas sahamnya di bursa pada 18 Desember 2013. Menarik tenaga profesional dari eksternal keluarga juga menjadi alasan perusahaan itu melantai di bursa. Kendati begitu, Presiden Direktur Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Irwan Hidayat tetap akan memprioritaskan keluarga dalam pengembangan bisnis. “Kecuali suatu hari Sido Muncul punya 100 usaha, pemiliknya hanya lima, sisanya dari kalangan eksternal,” tuturnya. (Wibowo/E-3) BermuladiKeluarga,MembesardiBursa TRAKTOR PERKEBUNAN: Pekerja mengoperasikan traktor khusus perkebunan (farm tractor) di kantor layanan produk Kobexindo, Cikarang, Jawa Barat, kemarin. Untuk memperkuat sektor agro bisnis, Kobexindo menyediakan sejumlah unit farm tractor yang didatangkan dari Belarus.
  • 18. ANSHAR DWI WIBOWO L ABEL antisawit ter- pampang pada ke- masan berbagai jenis produk seperti wafel, selai cokelat, dan margarin yang dijual di beberapa super- market di Belgia. Tulisan no palm oil, 0% palm oil, atau palm oil free tercetak di bagian de- pan kemasan dengan ukuran yang besar sehingga menarik perhatian. Apa pasal? Warga Uni Eropa (UE) kian kritis sebelum mem- beli dan mengonsumsi sebuah produk. Di tengah sikap kritis tersebut, perkebunan kelapa sawit dituding sebagai penye- bab utama dari deforestasi, hilangnya keanekaragaman hayati, dan peningkatan emisi gas rumah kaca. Hal itu diperburuk dengan minimnyainformasiyangtepat dan pengetahuan masyarakat akan manfaat minyak sawit. Bahkan, ada yang menyama- kan minyak sawit dengan zat pewarna dan zat aditif. Tudingan-tudingan tersebut kerap disebut kampanye hitam karena diduga ditunggangi politik dagang. Berbagai cara ditempuh pemerintah guna menangkal hal itu. “Kita harus dapat membe- rikan informasi yang akurat untuk menanggapi tudingan tersebut, sehingga kita meng- gulirkan gagasan perlunya Indonesia-UE melakukan joint research di Indonesia,” papar Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi di Jakarta, akhir pekan lalu. Menurut Bayu, yang tidak kalah penting ialah memberi- kan pemahaman dan edukasi kepada industri dan konsumen minyak sawit. Kementerian Perdagangan akan bekerja sama dengan instansi terkait lainnya melaksanakan kam- panye di negara-negara kon- sumen utama minyak sawit. Pada kegiatan dialog dengan Parlemen UE yang berlang- sung 17-18 Maret lalu, Bayu bahkan meminta agar konsep berkelanjutan tidak hanya un- tuk minyak sawit, tetapi juga semua jenis minyak nabati, termasuk minyak zaitun dan minyak biji matahari yang ba- nyak dipakai di Eropa. “Kita enggak mau perlakuan diskriminatif. Masyarakat Ero- pa sudah paham mereka tidak mungkin tidak mengonsumsi sawit. Namun, sawit Indonesia masih dikenai dumping, dan lainnya,” cetus Bayu. Adapun Pelaksana Tugas Kepala Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian(BBP2TP)AgungHen- driadi mengungkapkan bentuk perlawanan bisa melalui kajian ilmiah. Salah satunya dengan membuktikan pengurangan emisi karbon pada penanaman sawit di lahan gambut. “Penelitian yang kita laku- kan di Jambi dalam rangka membuktikan kepada dunia yang namanya kampanye hi- tam terkadang tidak didasari bukti ilmiah, akhirnya politik dagang,” ujar Agung di Jambi, pekan lalu. Kementerian Pertanian te- ngah membuat proyek percon- tohan penanaman sawit di atas lahan gambut seluas 5 hektare di wilayah Desa Arang-Arang, Muaro Jambi, Provinsi Jambi. Itu merupakan bagian dari pengembangan kelapa sawit berkelanjutan. Pacu produktivitas Agung mengatakan kebi- jakan yang melarang mem- buka hutan membuat peman- faatan lahan-lahan marjinal seperti lahan gambut dinilai penting. Namun, lahan gambut men- jadi sumber utama emisi gas rumah kaca manakala bera- lih guna menjadi lahan perke- bunan atau pertanian. Namun, dengan pola tanam dan pe- nanganan yang tepat, emisi dapat ditekan. Pola penanganan sawit yang baik di lahan gambut yang telantar juga bisa meningkat- kan produktivitas sawit. Pada tahun ini, produksi sawit di- prediksi menyentuh 29 juta ton. Adapun tahun sebelumnya angka produksi tercatat 27 juta ton. (E-1) anshar@ mediaindonesia.com PEREKONOMIAN Indonesia dalam jangka 2014-2016 ma- sih akan dibayangi kebijakan tapering atau pengurangan sti- mulus ekonomi Amerika Seri- kat.Apalagi,TheFedberencana menaikkan suku bunga setelah perekonomian pulih. “Kondisi ini telah memicu keluarnya dana asing dari pa- sar keuangan Asia kembali ke Amerika Serikat,” papar Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi dan Pembangunan Firman- zah di Jakarta, kemarin. Seperti diketahui, The Fed memangkas kembali plafon bulanan pembelian aset sebe- sar US$10 miliar dan menjadi US$55 miliar. Bahkan, bank sentral AS itu berencana me- naikkan suku bunga (Fed fund rate) dari 0,25% saat ini menjadi 1% akhir 2015, kemudian 2,25% pada 2016. Hal itu, kata Firmanzah, telah menciptakan kepanikan di pasar keuangan global. Sejum- lah mata uang seperti baht Thailand, peso Filipina, yuan China, ringgit Malaysia, dan won Korea Selatan terdepresiasi cukup tajam terhadap dolar AS. “Pembalikan modal ke negara maju perlu kita antisipasi bersama ka- rena berdampak kepada ru- piah, IHSG, inflasi, cadangan devisa, neraca perdagangan, dan neraca pembayaran,” tuturnya. Selain fokus mengantisi- pasi arus pembalikan modal itu, Indonesia harus mem- berikan perhatian yang serius terhadap pelemahan ekonomi China, Jepang, dan India. Apalagi, Bank Dunia memproyeksikan aliran modal ke negara berkembang termasuk Indonesia tahun ini hanya sebesar US$818,1 miliar atau turun 21,2% ketimbang tahun lalu. Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia Agus DW Martowardojo mengatakan BI akan mengantisipasi kondisi itu dengan berbagai bauran kebijakan. Arah kebijakan bank sen- tral ditujukan pada keseimbangan struktur ekonomi, penguatan koordinasi kebijakan, dan pendalaman pasar keuangan. “Namun, hal yang sangat penting ialah mempercepat reformasi struktural ekonomi dengan mewujudkan ketahanan pangan dan energi serta percepatan implementasi proyek infrastruktur,” tutur Agus. (Mad/E-3) KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) menimbang untuk memberikan relaksasi tenggat pemenuhan kewajiban me- miliki sertifikat Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) bagi perusahaan perkebunan kelapa sawit. “Sangat mungkin kita akan mintakan, tetapi semangat- nya bahwa ada peningkatan (kepemilikan sertifikat ISPO),” ujar Pelaksana Tugas Kepala Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Agung Hendriadi di Jambi, pekan lalu. Sesuai Permentan No 11/2011, ISPO berlaku mulai Maret 2011. Perusahaan per- kebunan kelapa sawit paling lambat 31 Desember 2014 ha- rus sudah melaksanakan. Kasubdit Budi Daya Direk- torat Tanaman Tahunan Ke- menterian Pertanian Murdwi Astuti mengungkapkan ISPO menganut prinsip dan kriteria sistem usaha sawit secara ber- kelanjutan, atau dengan kata lain ramah lingkungan. Dengan menganut prinsip- prinsip tersebut, minyak sawit Indonesia bisa memerangi kampanye hitam. Murdwi me- ngatakan promosi ISPO telah dilakukan pada 2012 di Jer- man dan Moskow. Pada 2013 dilanjutkan di London dan Den Haag. Promosi juga di- lakukan di India dan China. “Tanggapan cukup positif dari negara Eropa. Mereka mengusulkan agar promosi dilanjutkan dan dibuat me- kanisme pembelian melalui jalur resmi, misalnya bursa,” ujar Murdwi. Selain ISPO, usaha sawit Indonesia terus berupaya meningkatkan pemenuhan setifikasi global Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO). Total perdagangan crude palm oil (CPO) atau minyak sawit mentah dunia sekitar 60 juta ton. Kurang lebih 8,2 juta ton merupakan CPO berserti- fikat RSPO. “Dari 8,2 juta ton bersetifikat (RSPO), 48%-nya diproduksi di Indonesia. Jadi Indonesia adalah produsen sawit beser- tifikat terbesar di dunia,” tutur Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi di Jakarta, Jumat (21/3). Menurut Bayu, ISPO akan semakin diselaraskan dengan RSPO. Dengan demikian, di masa mendatang, pemegang sertifikat ISPO sudah pasti memenuhi persyaratan RSPO. (Wib/E-1) DI tengah produksi minyak dan gas yang terus melorot setiap tahunnya, produksi gas nonkonvensional yang diharapkan dapat menjadi al- ternatif juga tidak membawa hasil yang membanggakan. Hingga saat ini produksi gas metana batu bara (coalbed methane/CBM) baru sekitar 1-2 juta kaki kubik per hari (mmscfd). Padahal, berdasar roadmap pengembangan CBM Indone- sia, pada tahun lalu produksi CBM diestimasikan sebesar 500 mmscfd. Direktur Jenderal Minyak danGasBumiKementerianEn- ergi dan Sumber Daya Mineral Edy Hermantoro beralasan majalnya pengembangan CBM lantaran terkendala ma- salah regulasi dan teknis. “Ya, waktu itu dengan catat- an pada waktu 2008-2009 kita akan lakukan masif, tapi ru- panya ada sedikit hambatan,” ujar Edy di Jakarta, kemarin. Hambatan yang mengganjal pengembanganCBM,kataEdy, antara lain masalah perizinan lahan dan tingginya pajak bumi dan bangunan (PBB) tu- buh bumi yang dikenakan ke- pada kontraktor kontak kerja sama (KKKS) yang mengeks- plorasi CBM. Dengan kondisi tersebut, ia pesimistis pada tahun depan produksi CBM dapat terca- pai sesuai perencanaan yang ditetapkan sebelumnya. “Terlalu berat, kecuali betul- betulsemuamasif,seluruhnya bareng, dan dengan adanya percepatan masalah periz- inan segala macam, mungkin lain.” Cara untuk mendorong pro- duksi CBM, lanjut Edy, salah satunya yaitu membuat studi independen untuk menelaah proyek tersebut, baik dari sisi regulasi, investasi, maupun teknis. Adapun hingga saat ini terdapat 54 wilayah kerja (WK) CBM di Indonesia. Dari keseluruhan, baru KKKS Vico Indonesia di Sa- nga-Sanga, Kalimantan Timur. Vico menyalurkan 0,5 mmscfd untuk pembangkit listrik PT PLN. Selain itu, terdapat PT BA yang mengembangkan CBM di Tanjung Enim, Sumatra Selatan. Deputi Pengendalian Pe- rencanaan SKK Migas Aus- sie Gautama menjelaskan pengembangan CBM harus didukung infrastruktur yang memungkinkan mobilisasi ca- dangan CBM yang tersimpan. (Aim/E-4) SELASA, 25 MARET 2014INDUSTRI SAWIT18 Melawan KampanyeHitam RI meminta agar konsep berkelanjutan juga diberlakukan untuk semua minyak nabati. ”Indonesia adalah produsen sawit besertifikat (RSPO) terbesar di dunia.” Bayu Krisnamurthi Wakil Menteri Perdagangan Pembalikan Modal Bayangi RI Opsi Relaksasi Sertifikasi ISPO Terbuka Produksi Energi Alternatif Minim EKONOMI NASIONAL “Hal yang sangat penting ialah mempercepat reformasi struktural ekonomi.”
  • 19. SELASA, 25 MARET 2014 KORPORASI 19 SEKILAS INFO BRI-Ditjen Pajak Berduet Kelak, setiap wajib pajak, baik nasabah BRI maupun bukan, dapat melaporkan pajaknya via unit kerja bank pelat merah itu di seluruh Indonesia. DANIEL WESLY RUDOLF P T Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk berkolaborasi dengan Ditjen Pajak Kementerian Ke- uangan untuk mempermudah pelaporan SPT Tahunan pajak peng- hasilan (PPh) melalui e-filing. Peresmian pemanfaatan e-filing se- bagai sarana pelaporan SPT Tahunan Pekerja BRI di seluruh Indonesia dihadiri Direktur Utama BRI Sofyan Basir dan Dirjen Pajak Fuad Rahmany di Jakarta, kemarin. E-filing merupakan hasil kerja sama BRI dengan Ditjen Pajak. BRI saat ini memiliki 9.084 kantor unit hingga pelosok daerah di Tanah Air, termasuk Teras Mobile. Fuad mengatakan pihaknya terus mengembangkan teknologi sistem pembayaran pajak. Itu demi memberi kemudahan bagi masyarakat dalam menyetor pajak. Awalnya, pemba- yaran pajak dilakukan secara manual dengan meletakan formulir SPT pada drop box. Kemudian, melangkah ke elektronik dengan menggunakan alat penyimpan data seperti flash disk. Kini, sistem pembayaran pajak berbasis internet melalui e-filing. “Masyarakat sekarang dapat mem- bayar pajak penghasilan melalui bank. Selama ini kan keluhannya bayar pa- jak ribet,” ucap Fuad. Ia pun berharap kemudahan tersebut akan berdampak positif berupa kenaikan jumlah pem- bayar pajak. Menurutnya, jumlah pembayar PPh saat ini baru mencapai 25 juta jiwa dari total 60 juta jiwa wajib pajak pribadi. “Wajib pajak yang belum terkover da- pat membayar kewajibannya, sehingga penerimaan dapat bertambah Rp500 triliun tiap tahun,” terang dia. Namun, Fuad belum dapat menye- butkan waktu layanan pembayaran pajak melalui BRI dapat diakses ma- syarakat awam. Sebab, untuk tahap awal, layanan e-filing dengan BRI itu hanya bisa diakses 113 ribu pegawai bank pelat merah tersebut. Dalam kesempatan serupa, Sofyan Basir mengatakan kerja sama pengem- bangan e-filing merupakan bentuk ke- percayaan pemerintah terhadap BRI. “Penunjukan ini nantinya juga akan mempermudah masyarakat se-Indo- nesia untuk mengakses e-filing, sebab e-filing versi BRI ini memanfaatkan jaringan kerja BRI yang terbesar se- Indonesia,” imbuh Sofyan. Sebelumnya, BRI telah bermitra de- ngan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menyediakan layanan terha- dap wajib pajak di Ibu Kota. Berkat layanan e-Tax BRI, Pemda DKI Jakarta menggaet 9.000 wajib pajak restoran, 371 tempat hiburan, 1.000 wajib pajak parkir, dan 580 hotel. “Potensi trickle down business-nya ada 10.951 wajib pajak dengan potensi omzet sekitar Rp40 triliun.” pungkas Sofyan. Joint venture Di lain hal, BRI terus mematangkan rencana akuisisi atas perusahaan asuransi dan sekuritas. Skema yang digodok antara lain skema perusahaan patungan. Direktur Keuangan BRI Achmad Bai- quni mengatakan rencana itu untuk mendukung pertumbuhan perseroan secara anorganik. Untuk melancar- kan aksi korporasi itu, bank berkode emiten BBRI tersebut menyiapkan Rp3 triliun. “Yang menawarkan diri (un- tuk joint venture) banyak. Kami tidak menutup diri asing atau lokal. Tapi, tengah dibahas,” ungkap dia. (E-2) wesly@mediaindonesia.com BCALuncurkanNewGebyarBCA2014 PRESIDEN Direktur PT Bank Central Asia Tbk Jahja Setiaat- madja (kanan) bersama Direktur Suwignyo Budiman (kedua dari kiri) dan Direktur Armand W Hartono (kiri) berbin- cang dengan nasabah BCA, dalam acara New Gebyar BCA 2014, di Jakarta, Sabtu (22/3). New Gebyar BCA Masquerade hadir dengan konsep yang unik, elegan, dan mengutamakan keintiman dengan nasabah. “New Gebyar BCA merupakan apresiasi BCA atas kesetiaan nasabah dalam memercayakan kebutuhan layanan perbankannya di BCA. Acara ini juga menjadi bukti komitmen untuk berkomunikasi, berinteraksi, dan menjalin relasi yang baik dengan nasabah,” kata Jahja. (Sas/E-3) ApartemenOneOtiumMulaiDibangun SEJUMLAH pekerja menyelesaikan pembuatan pembatas pembangunan proyek apartemen premium One Otium di Jalan Pangeran Antasari, Jakarta, kemarin. Apartemen One Otium terdiri dari 1 menara dengan 160 unit eksklusif. Apar- temen itu dibangun di atas lahan seluas 9.500 m2 dengan 65% merupakan ruang terbuka hijau untuk memenuhi kebutuhan apartemen premium yang pasokannya terbatas. One Otium Residence dikembangkan dengan total investasi sebesar Rp600 miliar, dengan konsep single use tempat tinggal bagi keluarga yang dilengkapi fasilitas penunjang yang leng- kap. Unit Apartemen One Otium Residence mulai diserahkan kepada konsumen pada akhir 2016. (Sas/E-3) E-FILING SPT: Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) Sofyan Basir (kiri) bersama Dirjen Pajak Fuad Rahmany meresmikan pemanfaatan e-filing untuk sarana pelaporan SPT tahunan seluruh pekerja BRI di Jakarta, kemarin. BRI bersama Direk- torat Jenderal Pajak meresmikan layanan e-filing sebagai sarana pelaporan surat pem- beritahuan tahunan pa- jak penghasilan (PPh). Sebanyak 113 ribu karyawan BRI lang- sung melaporkan SPT PPh melalui layanan e-filing yang langsung terhubung dengan sis- tem Ditjen Pajak. Pegadaian Bidik Komunitas PERUSAHAAN milik negara yang bergerak di bidang jasa keuangan berbasis gadai, penyediaan kredit mikro, dan bisnis emas, PT Pegadaian, akan memfokuskan pembi- ayaan bagi komunitas pada tahun ini. “Pegadaian berencana memberikan literasi pem- biayaan kepada organisasi. Misalnya komunitas hobi, agama, arisan, dan pesan- tren,” ujar Direktur Keuangan Pegadaian Dwi Agus Pra- mudya di Jakarta, kemarin. Menurutnya, fokus untuk memberikan pembiayaan bagi komunitas tertuang dalam Rencana Kerja dan Anggaran Pegadaian (RKAP) di 2014. Hal itu memper- timbangkan perkembangan untuk penyaluran pinjaman di sektor mikro. “Ini salah satu strategi me- ningkatkan volume usaha di tengah kondisi harga emas,” jelasnya. Lebih jauh ia mengatakan Pegadaian menargetkan pen- dapatan Rp9,59 triliun di 2014 atau naik 23% ketimbang ta- hun sebelumnya Rp7,8 triliun. Pencapaian laba bersih yang tahun lalu mencapai Rp1,9 triliun diharapkan meningkat pada 2014. Pencapaian itu dikontri- busikan dari bisnis gadai yang mencapai 95%. Sisanya layanan kredit angsuran fidu- sia ataupun transaksi emas. Ia menuturkan Pegadaian memproyeksikan penjualan emas 2,75 ton pada 2014. Jumlah itu meningkat 25% jika dibandingkan dengan ta- hun sebelumnya 2,2 ton. Agus menambahkan Pega- daian mengharapkan kena- ikan harga emas di 2014. Saat ini nilainya stabil, meski di bawah tahun lalu. “Sekarang US$1.360 per troy ounce, ada analis me- ngatakan US$1.400 per troy ounce,” ungkapnya. Pegadaian juga berencana mengimpelementasikan agen untuk penjualan emas de- ngan mekanisme penawaran keuntungan (fee). Langkah itu untuk menjangkau pasar yang lebih luas bagi kegiatan transaksi emas. (Bow/E-4) Laba Bersih Pertagas Rp1,9 T PT Pertamina Gas (Pertagas) membukukan laba bersih US$158,84 juta atau seki- tar Rp1,9 triliun pada 2013. Pencapaian anak usaha PT Pertamina (persero) itu me- ningkat 29% dari laba 2012 senilai Rp1,21 triliun. “Peningkatan laba ini di- topang dari pendapatan ni- aga gas yang meningkat se- iring perkembangan pasar,” ujar Direktur Utama Pertagas Hendra Jaya dalam siaran pers di Jakarta, kemarin. Menurutnya, selama lima tahun terakhir, laba anak usaha itu terus tumbuh, dari Rp198 miliar di 2009, Rp555 miliar di 2010, hingga Rp808 miliar di 2011. “Upaya pengembangan pa- sar dilakukan dengan pening- katan penjualan gas untuk industri di Jawa Barat dan Jawa Timur, serta industri pupuk di Sumatra Selatan,” kata dia. Dalam laporan keuangan tahun buku 2013 (teraudit), perseroan meraup penda- patan US$615,46 juta (Rp7,5 triliun), naik 54% jika diban- dingkan dengan 2012 sebesar US$400,22 juta. “Dalam lima tahun terakhir laba Pertagas tumbuh signifi- kan, dengan kinerja perusa- haan yang sehat kategori AA, dan semakin mengukuhkan tekad kami memenangi kom- petisi dalam bisnis gas,” ujar Hendra. Peningkatan pendapatan Pertagas itu, imbuhnya, di- peroleh dari pendapatan ni- aga gas yang meningkat lebih dari 65% menjadi US$ 246,28 juta dari US$ 149,47 juta pada 2012. Realisasi penjualan gas 33,866 miliar british thermal unit (bbtu), naik ketimbang tahun sebelumnya yang ber- jumlah 23.070 bbtu. Pendapatan lainnya dari transportasi gas, transportasi minyak,dangasterprosesjuga meningkat. Perkembangan pendapatan positif juga terli- hat dari penjualan elpiji dan lean gas yakni US$87,68 juta pada 2013, naik 483,82% dari 2012 yang hanya mencapai US$ 15,02 juta. “Ini membuktikan kami mampu mengembangkan bisnis layaknya perusahaan nasional lainnya,” cetusnya. Selama 2013 Pertagas melakukan investasi pe- ngembangan usaha sebesar US$286,64 juta (Rp3,5 triliun), naik 213,92% jika dibanding- kan dengan 2012 sebesar US$91,36 Juta. (Aim/E-5) Dari total investasi US$930 juta di 2014, 76% dialokasikan untuk proyek pipa Arun–Belawan, Muara Karang-Tegalgede, dan Gresik-Semarang. ANTARA/PUSPA PERWITASARI ANTARA/RUDI ANTARA /AUDY ALWI
  • 20. IMPIAN imperium Presiden Rusia Vladimir Putin tak hanya berhenti di Krimea atau Ukraina. Namun, pertanyaannya, kenapa berhenti di Krimea? Bagaimana Putin menggu- nakan ‘mitos politis’ untuk membujuk rakyatnya memiliki hak membangun bekas wilayah imperium Uni Soviet? Setelah aneksasi Rusia terhadap Krimea pekan lalu, masyarakat se- luruh dunia masih bertanya-tanya. Apa yang akan dilakukan Moskow selanjutnya? Apa yang sebenarnya diinginkan Putin? Jawaban tersebut bisa ditemukan pada ungkapan yang disampaikan para pendukungnya. Untuk lebih mengetahui para pen- dukung Putin, inilah ungkapan pro- fesional kota muda atau ‘yuppie’ di Moskow yang bernama Artem Nekrasov. “Jika Putin memutuskan untuk menganeksasi Krimea dan wilayah tenggara Ukraina dengan damai, saya secara pribadi memaafkan dia untuk persoalan korupsi, pejabat yang tak tersentuh hukum, dan kekurangan prospek ekonomi, kekacauan di pendidikan dan jurnalisme, serta kebingungan masyarakat...,” papar Nekrasov pada Facebook-nya. Komentar pada akun sosial Face- book tersebut tak ubahnya sebuah jajak pendapat masyarakat Rusia. Pernyataan Nekrasov itu mencer- minkan pikiran umum masyarakat di Rusia. Tingkat kesetujuan terhadap kebijakan Putin mencapai 75% sejak pemerintah Rusia mengumumkan se- cara resmi menganeksasi Krimea. Sebuah saluran televisi Moskow pernah mewawancarai seorang ve- teran Soviet di Akademi Angkatan Laut Nahimov di Sevastopol, Krimea. Sebagaimana Putin, dia telah mele- wati masa lalu yang panjang. “Disebabkan disintegrasi Uni Soviet, kami melepaskan Odessa (di Laut Hitam) dan sebagian wilayah Baltik,” kata veteran itu. “Namun, komandan tertinggi kami saat ini (Putin) adalah pemersatu Soviet. Kami menambat- kan harapan kami pada dia (Putin).” Roman Kokorev, seorang peneliti senior di Departemen Hukum Inter- nasional Federasi Rusia, mengata- kan Rusia akan bergerak lebih jauh. “Langkah berikutnya ialah Moldova dan semua Ukraina!!!” ujarnya pada Facebook-nya. Tak hanya itu, Kokorev berharap se- mua wilayah Uni Soviet bisa kembali ke tangan Rusia. Dia juga mengimpi- kan kekuatan militer Rusia bangkit dan menunjukkan kedigdayaan di dunia. (Dailybeast/Drd/T-3) SELASA, 25 MARET 2014UKRAINA20 HAUFAN HASYIM SALENGKE P RESIDEN Amerika Serikat (AS) Barack O- bama memaksimalkan lawatan internasional- nya ke Belanda selama sepekan untuk memperluas dan me- nekankan kembali pengaruh ‘Negeri Paman Sam’ di ranah global. Kunjungan kenegaraan itu juga akan dipakai Obama untuk membahas serangan Rusia atas wilayah kedaulatan Ukraina . Setibanya di Amsterdam, Belanda, kemarin pagi, tidak ada isu lain yang menyita per- hatian Obama dan Eropa selain daripada masalah sikap aser- tif Rusia yang menganeksasi Semenanjung Krimea. Barat khawatir pergerakan ahli waris Uni Soviet itu bisa memper- luas cengkeraman mereka di Ukraina setelah mencaplok Krimea. “Kami bersatu dalammenjatuh- kansanksiterha- dap Rusia atas tindakanmereka selama ini,” kata Obama setelah bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Belanda Mark Rutte. Menurut Obama, pihaknya akan melakukan semua stra- tegi yang diperlukan untuk membendung pengaruh dan pergerakan Rusia. Strategi itu termasuk dengan memperkuat kedekatan dengan Eropa serta Asia dan Timur Tengah. Dalam menanggapi penje- lasan Obama, Rutte menyata- kan aksi militer Rusia di Seme- nanjung Krimea merupakan pelanggaran kontras terhadap hukum internasional. Karena itu, pihaknya akan merespons setiaplangkahyangmemengar- uhi kepentingan sekutu dengan mengerahkan semua sumber daya yang diperlukan. “Kehadiran begitu banyak pemimpin internasional di Be- landa minggu ini memberikan kesempatan penting bagi ma- syarakat internasional untuk membahas masalah ini serta masalah-masalah mendesak lainnya yang memengaruhi kepentingan bersama kami,” kata Rutte saat berbicara di Rijksmuseum. Selain bertemu Rutte, O- bama menggelar pertemuan dengan Presiden China Xi Jin- ping di sela-sela pertemuan puncak (KTT) keamanan nuk- lir di ‘Negeri Kincir Angin’. Setelah bertemu Xi, Obama akan bertemu dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dan Presiden Korea Selatan Park Geun-hye hari ini. Dukung Ukraina Krusialnya aksi aneksasi oleh Rusia atas wilayah kedaulatan Ukraina membuat pertemuan puncak keamanan nuklir se- lama dua hari di Belanda ba- nyak diwarnai pembahasan menyangkut krisis tersebut. Se- jumlah kekuatan ekonomi dan industri yang tergabung dalam Group of Seven (G-7), seperti AS, Inggris, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, dan Jepang, juga menggelar per- temuan penting secara terpisah untuk mendis- kusikan soal bantuan untuk Ukraina. Dalam sebuah wawancara de- ngan surat kabar Belanda De Volkskrant, Obama kembali mengulang pesan-pesannya yangkerapdisampaikanbahwa Presiden Rusia Vladimir Putin perlu memahami konsekuen- si ekonomi dan politik atas tindakannya di Ukraina. Dia menegaskan tidak akan me- ninggalkan Ukraina sendirian karena negara itu menjadi mitra penting AS dan Uni Eropa (UE). Dalam konteks yang luas, krisis Ukraina akan menguji kemampuan Obama untuk menyatukan kekuatan sekutu melawan pengaruh Rusia. Hal itu tidak mudah bagi Obama karena AS dan negara-negara Uni Eropa memiliki ketergan- tungan di bidang perdagangan dan energi dengan Rusia. (Reu- ters/AP/Hym/I-2) haufan_hasyim @mediaindonesia.com ASBendungPengaruhRusia Presiden Barack Obama tidak akan meninggalkan Ukraina sendirian karena negara itu mitra penting AS dan UE. MEMBUAT PARIT: Prajurit Ukraina membuat parit di dekat pos pemeriksaan perbatasan di Kota Armyansk di wilayah Kherson, Krimea, kemarin. Militer Ukraina mulai mengetatkan penjagaan di wilayah perbatasan pascapenyerangan pangkalan militer Ukraina oleh militer Rusia. AS akan melakukan semua strategi yang diperlukan untuk membendung pengaruh dan pergerakan Rusia.DikecamInternasional,DipujidiDalamNegeri REUTERS/VALENTYN OGIRENKO PRO-RUSIA: Seorang wanita memegang foto Presiden Ukraina Viktor Yanukovych yang digulingkan saat demonstrasi pro-Rusia di alun-alun Kota Donetsk, Ukraina Timur, kemarin. AP /SERGEI GRITS
  • 21. 1655:HuygensTemukanTitan TITAN adalah bulan terbesar milik Saturnus. Titan ditemukan pada 25 Maret 1655 oleh seorang ahli astronomi Belanda Christiaan Huygens. Ahli sejarah umumnya mengaitkan Huygens dengan revolusi ilmiah. Titan merupakan satelit pertama di tata surya yang ditemukan setelah bulan Galileo milik Jupiter. Titan ialah salah satu dari sedikit bulan, bersama dengan bulan Saturnus Enceladus, di tata surya kita yang memiliki atmosfer signifikan. Titan memiliki jarak nyata antara +7,9 dan +8,7 dan menjangkau jarak angular kira-kira 20 garis tengah Saturnus dari planet tersebut. Titan dapat diamati dengan menggunakan teleskop kecil yang berdiameter lebih dari 5 cm atau teropong kuat. Titan memiliki ukuran yang lebih besar ketimbang Planet Merkurius dan satelit alam terbesar kedua di tata surya setelah Ganymede. Awalnya Titan diperkirakan sedikit lebih besar ketimbang Ganymede, tapi penelitian terbaru menunjukkan atmosfer tebalnya telah memantulkan banyak cahaya sehingga menyebabkan perkiraan melampau dari diameternya. Seperti sejumlah satelit lainnya, Titan juga lebih besar dan berat daripada Pluto. 1975:RajaFaisalDibunuh RAJA Faisal merupakan raja Arab Saudi yang menjabat mulai 1964 hingga 1975. Raja Faisal merupakan anak keempat dari Raja Abdul Aziz al Saud. Setelah Arab Saudi berdiri, ia dipercaya untuk menduduki jabatan menteri luar negeri pada 1932. Selepas skandal keuangan Raja Saud, Pangeran Faisal dilantik menjadi pemerintah sementara. Pada 2 November 1964, ia dilantik menjadi raja setelah Raja Saud melarikan diri ke Yunani. Ketika memegang tampuk kekuasaan, Raja Faisal melakukan banyak reformasi, antara lain memperbolehkan anak-anak perempuan bersekolah dan televisi. Pada 1973, Raja Faisal memulai suatu program yang bertujuan memajukan kekuatan tentara Arab Saudi. Pada 17 Oktober 1973, secara mengejutkan ia menghentikan ekspor minyak Arab Saudi ke pasaran internasional yang menyebabkan harga minyak melambung tinggi. Pada 25 Maret 1975, Raja Faisal ditembak mati oleh anak adiknya, yaitu Faisal bin Musad. Menurut spekulasi yang berkembang, pembunuhan itu dilakukan untuk membalaskan dendam atas kematian saudaranya akibat perbuatan pasukan keamanan pada 1965. Kecurigaan tentang adanya teori konspirasi pun sempat merebak, tetapi penyelidikan membuktikan Pangeran Faisal bin Musad bertindak sendiri. 1999:NATOGempurSerbia MARKAS Besar Angkatan Darat Yugoslavia menyatakan Pakta Pertahanan Atlantik Utara akhirnya menggempur Yugoslavia dengan mengerahkan tidak kurang dari 70 pesawat tempur dari berbagai jenis dan dua kapal perang. Penduduk Beograd--ibu kota Yugoslavia--menyatakan serangan dimulai pukul 02.00 WIB. Sejumlah sumber di Markas Besar NATO di Brussels menjelaskan serangan diawali dengan peluncuran rudal penjelajah Tomahawk yang diluncurkan dari dua kapal perang Amerika Serikat yang beroperasi di Laut Adriatik. Sekjen NATO Javier Solana menyatakan serangan gelombang pertama sukses. “Laporan awal mengindikasikan serangan-serangan pertama ini sukses. Seluruh pesawat NATO kembali ke pangkalan.” Namun, Kepala Staf Gabungan Rusia Jenderal Anatoly Kvashnin mengatakan dua pesawat tempur NATO--Tornado dan F-15 Eagle- -dirontokkan sistem pertahanan udara Yugoslavia. “Demi alasan tertentu, tidak ada orang yang menyebutkan hal ini walau bukti-bukti jelas,” katanya. 25 Maret | History | Space | BBC | * | L-2 | Riset MI D EMONSTRAN antipemerintah kembali turun ke jalan-jalan di Kota Bangkok, kemarin, setelah selama beberapa minggu mengurangi aksi protes mereka. Demonstrasi yang melibatkan ribuan orang itu menekan Perdana Menteri (PM) Yingluck Shina- watra yang akan menghadapi impeach- ment dalam beberapa hari mendatang. Para penentang Yingluck mendapat semangat kembali setelah Mahkamah Konstitusi Thailand memutuskan pem- batalan hasil pemilu legislatif Februari lalu pada Jumat (21/3). Dengan keputus- an itu, pembentukan susunan pemerin- tah baru ditunda dan Yingluck tetap sebagai perdana menteri sementara dengan kewenangan yang terbatas. Para demonstran antipemerintah per- tama kali berunjuk rasa pada November 2013. Sejak unjuk rasa berlangsung de- ngan diwarnai bentrokan, tercatat 23 orang tewas dan ratusan orang terluka. Namun, dengan keputusan mahkamah konstitusi, demonstran anti-Yingluck kembali mendapat angin untuk meng- goyang pemerintah. Demonstrasi yang berlangsung kali ini tidak lepas dari perseteruan politik sejak 8 tahun lalu dan merupakan per- tentangan masyarakat kelas menengah pendukung Partai Demokrat serta loya- lis mapan melawan kalangan masyara- kat perdesaan pendukung Yingluck dan kakaknya, mantan PM Thaksin Shinawa- tra yang dikudeta militer pada 2006. Setelah Mahkamah Konstitusi Thai- landmembatalkanhasilpemiluFebruari lalu, Partai Demokrat yang memboikot pemilu mendapat angin segar untuk me- nekan Yingluck. Namun sejauh ini, Par- tai Demokrat yang didukung kalangan elite belum mengambil keputusan. Komisi Pemilu Thailand yang bertang- gung jawab atas pelaksanaan pemilu menggelar pertemuan kemarin untuk melaksanakan keputusan pengadilan. Ketua Komisi Pemilu Thailand mengata- kan pihaknya membutuhkan waktu sedikitnya tiga bulan untuk bisa melak- sanakan pemilu ulang. Anggota Komisi Pemilu Thailand Supachai mengaku tidak cemas aksi demonstran bakal menghalangi pelaksa- naan pemilu ulang. “Dengan perubahan waktu, situasi akan berubah,” ucap- nya. Bila ada pemilu ulang, lanjut Supa- chai, negara akan bergerak ke depan. “Jika situasi masih memanas, kami ti- dak menggelar pemilu ulang dan kami akan menunda pemilu ulang karena ini akan menghamburkan uang pajak yang diambil dari rakyat,” kata dia. Pemimpin demonstran antipemerin- tah Suthep Thaugsuban mengatakan ia akan memimpin demonstrasi setiap hari dalam pekan ini. Dia juga meminta para pengikutnya untuk bergabung da- lam unjuk rasa di Bangkok. (Reuters/ Drd/M-1) PENGADILAN Mesir memvonis hukuman mati 529 anggota Ikh- wanul Muslimin (IM), kemarin. Anggota organisasi Islam terbe- sar di Mesir itu didakwa dengan tuduhan membunuh saat terjadi penyerbuan dalam unjuk rasa. Sebagian besar anggota IM ditangkap dalam bentrokan di Provinsi Miya. Bentrokan itu dipicu aksi keke- rasan aparat keamanan di dua lokasi demonstrasi IM pendukung presiden terguling Muhammad Mursi di Kairo pada 14 Agustus 2013. Gonjang-ganjing politik di Me- sir kian mendalam sejak militer menggulingkan Mursi yang ber- asal dari IM pada Juli 2103. “Pengadilan memutuskan menghukum mati 529 terdakwa dan 16 terdakwa dibebaskan,” kata pengacara Ahmed al-Sha- rif. Ratusan anggota IM yang divo- nis hukuman mati didakwa ter- libat kekerasan, pembunuhan, dan penyerangan pos polisi dan warga, serta perusakan properti publik dan perorangan. Kini 123 anggota IM belum divonis. Sebagian tahanan telah dibebaskan dengan jaminan, se- dangkan sebagian lainnya melari- kan diri dari penjara. Sejak terjadi unjuk rasa me- nentang pemerintah yang di- dukung militer, otoritas Mesir me- nyatakan IM sebagai organisasi teroris dan terlarang. (Reuters/ Drd/M-1) SELASA, 25 MARET 2014 JAGAT 21 ON THIS DAY Dengan keputusan Mahkamah Konstitusi Thailand, demonstran anti-Yingluck kembali mendapat angin untuk menggoyang pemerintah. WIKIMEDIA.ORG WIKIMEDIA.ORG WIKIMEDIA.ORG BANGKOK, THAILAND Anti-Yingluck BeraksiLagi BEIJING, CHINA KAIRO, MESIR CHINA menghendaki keterangan yang gamblang dari Washington terkait dengan laporan bahwa Ba- dan Keamanan Nasional (NSA) A- merika Serikat (AS) menyusup ke server kantor pusat perusahaan telekomunikasi raksasa China, Huawei Technologies Co. Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) China Hong Lei mengatakan pemerintah China memberi perhatian penuh terhadap aksi mata-mata yang dilakukan NSA. “Baru-baru ini, media inter- nasional telah memberi laporan mengenai penyadapan suara, penyadapan, dan pencurian data- data rahasia oleh Amerika Serikat terhadap negara lain termasuk China,” kata Hong. China juga telah menyampai- kan keluhan terhadap AS soal ini. “Kami meminta AS memberi penjelasan gamblang dan meng- hentikan tindakan tersebut,” tegas Hong. Surat kabar New York Times dan majalah Jerman Der Spiegel terbitan Sabtu (22/3) melaporkan data yang diberikan pegawai kon- trak NSA Edward Snowden dari hasil operasi mata-mata. Der Spiegel juga melaporkan NSA menyadap jajaran pemimpin politisi China termasuk mantan Presiden China Hu Jintao dan pejabat di Kementerian Perda- gangan dan Luar Negeri China. (AP/Drd/M-1) 529Anggota IMDivonis Mati HuaweiChina JadiTarget SpionaseAS DELAPAN orang dilaporkan tewas dan sedikitnya 18 orang masih hilang dua hari setelah terjadi tanah longsor yang menimbun sejumlah rumah dan kenda- raan hingga sedalam 5 meter di Negara Bagian Washington, Amerika Serikat (AS). Pencarian korban terus dilanjut- kan hingga berita ini ditulis, kemarin. Sebelumnya, tim penyelamat terpaksa menunda operasi penyelamatan karena kondisi longsoran dinyatakan memba- hayakan. Petugas penyelamat sempat terperosok ke dalam longsoran tanah lumpur. Tanah longsor itu terjadi akibat hu- jan besar yang kemudian merembes ke tanggul yang berdiri di sepanjang State Route 530 dekat Oso, Washington, sekitar 90 km sebelah timur laut Seattle pada Sabtu (22/3) pagi dan merobohkan sedikitnya enam rumah. Juru bicara Kantor Sheriff Snohomish County mengatakan delapan jenazah telah ditemukan di lokasi seluas 2,6 ki- lometer persegi dalam kondisi tertimpa serpihan, bebatuan, pohon, dan lumpur pada Minggu (23/3) malam. “Kami tidak menemukan korban ter- timbun yang masih hidup. Tampaknya tidak ada lagi tanda kehidupan,” kata Travis Hots, Kepala Dinas Kebakaran Distrik 21 Snohomish County, pada jumpa pers, kemarin. Dia juga menambahkan jumlah orang yang hilang bisa saja masih bertambah dan berharap warga segera melaporkan jika mengetahui ada korban. Longsoran tanah memblokade aliran sungai sehingga mengakibatkan banjir. Jalan raya ditutup dua arah. Belum ada kepastianan sampai kapan penutupan itu. (AP/Drd/M-1) WASHINGTON, AMERIKA SERIKAT 8OrangTewasakibatTanahLongsor DIPUKUL: Anggota propemerintah kelompok Kaus Merah menyerang biksu di luar kantor Komisi Nasional Antikorupsi di Provinsi Nonthaburi, Bangkok, Thailand, kemarin. Sang biksu diserang setelah berteriak untuk memblokade jalan ke gedung antikorupsi itu. REUTERS/CHAIWAT SUBPRASOM AP/THE SEATTLE TIMES, LINDSEY WASSON, POOL
  • 22. DIKA DANIA KARDI E MPAT pria yang seluruh kepala mereka ditutupi kain hitam berdiri pasrah. Tam- bang melingkar di leher mereka dan siap untuk mencekik. Itu merupakan adegan teatrikal dalam unjuk rasa yang menuntut hukuman mati kepada setiap pe- merkosa di India. Gelombang demonstrasi menuntut hukuman keras terhadap pemerkosa semakin menguat jelang pengadilan vonis atas pelaku pemerkosaan terhadap seorang jurnalis foto dan seorang staf pusat informasi telepon (call center) di Mumbai, India. Selain itu, di tempat terpisah, pengadilan terhadap seorang pria yang memerkosa remaja 14 tahun pun digelar di pengadilan anak. Pekan lalu, pengadilan India telah memvonis para pelaku yang memerkosa wartawan foto di sebuah pabrik tekstil yang tak dipakai di tengah distrik bisnis Mumbai. Jumat pekan lalu, pengadilan India hanya memvonis para pelaku pemerkosaan yang berusia 19-26 tahun dengan hukuman kurungan penjara seumur hidup. Proses pengadilan itu membuka kembali ingatan warga India--khususnya perempuan--atas pemerko- saan terhadap seorang mahasiswi kedokteran yang diiringi pembunuhan secara sadis di sebuah bus di Kota New Delhi pada Desember 2012. Sebelumnya, pemerkosaan merupakan hal yang tabu bagi masyarakat India yang konservatif. Na- mun, sejak 2012 lalu, pemerkosaan ke- rap menghiasi halaman de- pan media m a s s a lokal. Se- FOKUS INTE22 Perempuan India Mencari Rasa Am Undang-Undang Antipemerkosaan yang ada di India saat ini jauh dari memadai. Pemerkosa belumDihukum Sepantasnya RENTETAN kejadian pemerkosaan yang terjadi di be- berapa tempat di India telah membuka mata dunia betapa lingkungan ‘Negeri Hindustan’ belum sepenuhnya aman bagi kaum perempuan. Di wilayah Mumbai yang dikenal paling ramah pun ternyata kaum hawa masih mengalami tindak asusila. Di sisi lain, meningkatnya pemerkosaan telah mencu- atkan protes dan diskusi di kalangan akar rumput yang menyoroti lemahnya penegakan hukum. Banyak kalangan di India mulai dari akademisi, politisi, praktisi hukum, guru, hingga rakyat biasa maju ke depan menyuarakan pe- mikiran mengenai masalah perempuan hingga ke sisi yang lebih luas yaitu meyangkut hak dan kebebasan mereka. Berikut ini tanggapan dan perdebatan yang menyoroti masalah perempuan terkait dengan hak dan tidak pidana yang kerap diberikan. BeriTahuLelakitidakMemerkosa SETELAH insiden Delhi, saya melihat ba- nyak orang-orang muda-–siswa, maha- siswa, dan masyarakat--mulai tertarik dengan isu-isu seputar diskriminasi ter- hadap perempuan. Setelah pemerkosaan seorang jurnalis foto 22 tahun di Mumbai, kepala polisi kota malah mengatakan hal itu terjadi karena perempuan berciuman di depan umum dan menyalahkan itu pada apa yang disebut sebagai ‘budaya tak pilih- pilih’! Perlu tindakan tegas terhadap orang- orang yang membuat pernyataan seperti itu. Kaum perempuan sejatinya menginginkan ke- bebasan tanpa rasa takut. Mereka berkata, “Jangan memberi tahu kami bagaimana cara berpakaian, tapi beri tahu para lelaki untuk tidak memerkosa kami.” Kavita Krishnan Aktivis Pemerkosabelum DihukumBerat SEJAK Desember, kita telah mengembangkan sejumlah produk hukum mengatur ten- tang kekerasan pada perempuan. Amandemen Kitab Undang-Un- dang Hukum Pidana (KUHP), mi- salnya, mengategorikan tindakan seperti menguntit perempuan se- bagai perilaku kriminal yang dapat dihukum berat. Di samping itu, telah terjadi pergeser- an budaya di tengah masyarakat. Banyak perempuan sekarang lebih merasa berhak atas keutuhan tubuh dan martabatnya, dan lebih banyak pria dan perempuan mulai memahami tentang perubahan ini. Namun, sistem pendidikan dan pemerintah belum sepenuhnya mengadopsi dan mengakomodasi perubahan itu. Pelaku pemerkosa belum dihukum sepantasnya akibat rendahnya kompetensi polisi dan jaksa. Karuna Nundy Pengacara MenelikungKebebasanPerempuan ‘BUDAYA pemerkosaan’ di India didorong sikap permisif terhadap ketidaksetaraan dan kekerasan yang tertanam, mungkin menjadi yang pertama kalinya dalam beberapa dekade bahwa kita men- jelajahi jalur-jalur yang salah ini–-tentang kasta, kelas, dan gender–-dalam sebuah kebiasaan yang kearusutamaan gender. Seiring dengan memudarnya protes dalam pemerko- saan ini juga timbul suara-suara yang mengatasnamakan perlindungan perempuan, tetapi sejatinya menelikung dan mengekang kebebasan perempuan. Nilanjana Roy Penulis Novel MENGGIRING PEMERKOSA: Polisi menggiring salah seorang dari empat pelaku pemerkosa fotografer di luar penjara di Mumbai pada 20 Maret 2014. REUTERS/MANSI THAPLIYAL DANCINGGWITHMIND BLOGSPOT.COM BBC.COM BBC.COM perti dilansir BBC, statistik pemerkosaan di seluruh India terjadi setiap 21 menit per hari. Karena itu, tidaklah mengherankan jika kemudian kelompok- kelompok perempuan menuntut pemerintah bersikap lebih tegas dan melindungi mereka. Setahun setelah pemerkosaan terhadap mahasiswi kedokteran di New Delhi, publik India dikejutkan dengan kejahatan pemerkosaan sadis terhadap se- orang remaja putri 16 tahun. Remaja putri malang asal Kalkuta itu diperkosa dan dibakar hidup-hidup tepat pada malam pergantian tahun baru 2014, pada 31 Desember 2013. Kejahatan pemerkosaan terus terjadi, termasuk oleh tujuh pria India terhadap seorang wisatawan asal Denmark berusia 51 tahun pada 14 Januari 2014. Warga negara Denmark tersebut disergap para pelaku ketika ia hendak pulang ke hotelnya seusai mengun- jungi Museum Nasional. Hukuman bagi pemerkosa Semenjak kasus pemerkosaan yang menimpa ma- hasiswi kedokteran di New Delhi, pengadilan atas kejahatan pemerkosaan digelar dengan sangat cepat. Padahal, seperti dilansir BBC, India dikenal sebagai negara dengan proses peradilan yang lamban dan berlarut-larut serta sering terjadi penundaan. “(Saya) berharap keputusan ini akan bisa menjadi pencegah (kejahatan serupa),” kata Menteri Dalam Negeri India Maharashtra RR Patil seusai vonis cepat terhadap sekelompok pemerkosa wartawati foto berusia 22 tahun. Jaksa Agung India Indira Jaisingh mengakui Un- dang-Undang Antipemerkosaan di negaranya saat ini jauh dari memadai. Selain itu, sebelum ada keputusan mempercepat peradilan, proses pengadilan terhadap pelaku pemerkosaan terlalu lambat dan rendah. Ia mengatakan banyak kasus pemerkosaan terjadi bahkan tidak sampai ke pengadilan karena ada stigma yang melekat pada pemerkosaan. Selain itu, budaya patriarkat membuat keluarga India kerap mencegah perempuan untuk mengeluh. Ada hal yang harus di- ubah, kata Jaisingh, bukan hanya hukum, melainkan juga kondisi sosial masyarakat. “Tidak ada rumus ajaib untuk menangani masalah pemerkosaan. Ada bias yang beroperasi di benak para pengambil keputusan. Stereotipe terhadap perem- puan, menyalahkan korban, dan mencoba untuk mencari tahu apakah ia (perempuan) mengundang pemerkosaan,” tandasnya. Gelombang protes terhadap hukum antipemerko- saan di India sendiri telah terjadi sejak dasawarsa 1980-an. Pada 1983, aktivis berdemonstrasi menun- tut pemerintah mengubah UU Antipemerkosaan. Demonstrasi meletus setelah dua polisi pemerkosa seorang gadis 16 tahun di kantor mereka pada 1972 dibebaskan pengadilan. Selain itu, sejak tragedi yang menimpa mahasiswi kedokteran pada akhir 2012, Kementerian Kesehatan India telah membuat suatu standar prosedur baru untuk membantu dan memeriksa korban pemerko- saan. Dalam standar tersebut, seperti dilansir India West awal bulan ini, Kemenkes telah meminta semua rumah sakit mendirikan sebuah ruang yang ditujukan untuk pemeriksaan forensik dan medis korban. Kemenkes juga melarang uji--yang disebut uji dua jari--terhadap korban diduga diperkosa karena di- anggap tidak ilmiah. Hal itu dinilai menghindarkan korban dari pelecehan seksual secara medis. (Reuters/ BBC/AP/India West/Hindustan Times/I-2) dika@mediaindonesia.com
  • 23. SELASA, 25 MARET 2014 23RNASIONAL man SetahunsetelahInsiden, NestapamasihMencekam KEHIDUPAN telah berubah drastis bagi keluarga maha- siswi India yang menjadi korban pemerkosaan sadis. Setahun setelah insiden yang memicu kemarahan dunia itu, keluarga mahasiswi tersebut tidak lagi menempati rumah mereka di kawasan kumuh New Delhi. Kini, mereka menempati apartemen dua kamar pem- berian pemerintah. Meski kerap mati lampu, mereka tidak lagi kebanjiran. Sang ayah mahasiswi tersebut juga mendapat peker- jaan baru. Perusahaan swasta yang mengelola bandara tempatnya bekerja memberinya pekerjaan baru. Kini tugasnya membuat pas masuk dengan jam kerja regu- ler dan gaji 20 ribu rupee atau sekitar Rp3,7 juta per bulan. Hal itu jauh lebih baik jika dibandingkan dengan pekerjaan terdahulunya yang mengurusi bagasi. Un- tuk pekerjaan tersebut, meski sudah bekerja dua sif, dia hanya membawa pulang sekitar 6.620 rupee (Rp1,2 juta) per bulan. Hal serupa juga terlihat pada kedua putra keluarga itu, yang merupakan adik mahasiswi malang tersebut. Putra yang berusia 21 kini kuliah teknik dan mengambil jurusan komputer. Adiknya, yang berusia 17 tahun, bersekolah di sebuah sekolah menengah terkemuka di kota mereka tinggal. Dia bercita-cita ingin menjadi dokter. Biaya sekolah mereka ditanggung pemerintah. Sorotan publik pada keluarga mahasiswi itu juga ma- sih terus berlangsung. Sang ayah masih kerap hadir di televisi untuk wawancara. Telepon dari wartawan yang ingin mewawancarai dan mengunjungi rumah mereka tiada hentinya berdering. Dia juga masih terus menghadiri undangan upacara untuk mengenang putrinya. Semua orang di lingkungan tempat tinggal mereka yang baru juga telah mengenal mereka sebagai keluarga korban. Bisa dibilang, kehidupan mereka kini jauh lebih makmur. Apartemen mereka kini sudah dilengkapi televisi, mesin cuci, gas, dan pemanas air baru. Na- mun, tentu saja semua yang mereka dapatkan kini tidak sebanding dengan rasa kehilangan anak perem- puan mereka. “Namun, kadang-kadang saya merasa kemiskinan ada- lah lebih baik bagi kami. Kami bisa tidur nyenyak. Kami lebih bahagia. Kini, kami punya segalanya tapi tidak merasa apa-apa. Tanpa putri kami, dunia kami terasa hampa,” ujar sang ayah yang kini berusia 54 tahun. “Saya biasa mengatakan putri kami bisa diibaratkan mesin bagi keluarga kami. Kami semua seperti gerbong yang ditarik mesin tersebut,” paparnya. Sebagai seorang ayah, dia telah bekerja keras agar anak-anaknya bisa meraih pendidikan tinggi. Dia rela bekerja dua sif, menjual lahan mereka senilai 200 ribu rupee (Rp37 juta) supaya putrinya bisa masuk sekolah fisioterapi empat tahun yang telah dirampungkan. Tidak banyak yang dibawa keluarga tersebut ke da- lam kehidupan mereka yang baru kini. Salah satu yang dibawa ialah boneka pink kesayangan putri mereka. “Biarkan putri kami di ranjang bersama kami untuk difoto,” ujar sang ibu, 46, kepada sejumlah fotografer yang akan mengambil gambar ruangan mereka. Selain boneka pink, sejumlah buku putri mereka dibawa serta ke apartemen baru. Di antaranya buku- buku tentang neurologi dan neurosains, serta anatomi manusia. Buku-buku itu semua difotokopi karena mereka tidak mampu membeli buku aslinya. Namun, sebagian besar milik putri mereka ditinggalkan di rumah lama di dalam kardus. “Terutama pakaian, catatan, dan mimpi- mimpinya,” ujar salah satu putra keluarga itu. Kesedihan telah membuat kehidupan keluarga ter- sebut menjadi tidak mudah. Setiap kali teringat akan kejadian yang dialami putrinya yang menjadi korban para penyerang, sang ibu lantas menggigil kedinginan. “Saya mulai batuk-batuk juga,” ujarnya. Setiap Minggu, dia akan selalu diliputi kesedihan dan tenggelam dalam tangis. Pada hari itulah mereka biasanya berkumpul dan di hari itu juga hari menyedih- kan tersebut terjadi. Putri mereka untuk pertama kalinya menonton film bahasa Inggris--Life of Pi--dengan seorang teman dan tidak kembali lagi sejak itu. “Minggu menjadi hari yang paling sulit. Saya masih merasakan dia ada di sekitar kami,” ujar sang ibu. Dia mengatakan tidak banyak keluar rumah ataupun membeli sesuatu sejak kematian putrinya. Kesulitan tidur membuatnya kerap sakit. Kini keluarga itu hanya memiliki kenangan dengan sang mahasiswi, yang baik dan buruk, dan impian-impiannya. Kini, di hari peringatan satu tahun pertama kematian putri mereka, keluarga itu berencana menggelar doa bersama kecil-kecilan. Mereka juga berencana meng- galang dana untuk memberi makan dan menyekolahkan anak-anak dari keluarga miskin. (Hde/BBC/I-3) PeradilanmasihLambat SAYA pikir India masih marah dan mengutuk atas insiden Desember. Dialog tentang isu-isu yang lebih dalam ma- sih dalam tahap baru lahir. Sistem peradilan India masih lambat dalam menyelesaikan kasus pidana. Bahkan kasus pidana kekerasan membutuhkan waktu 10-20 tahun untuk mendapatkan keputusan di pengadilan. Kami hanya memiliki 13 hakim per satu juta o- rang dibandingkan dengan perbandingan 50-100 di negara maju. Keadilan tidak dilaksanakan atau di- anggap tidak harus dilaksanakan. Selain itu, jumlah polisi terhadap rasio penduduk cukup rendah. Tidak mengherankan, kapasitas sistem untuk mem- proses kasus-kasus kriminal sangat dikompromikan. Keteguhan mereka yang bekerja di dalam sistem telah menjadi lemah. Sistem politik kita juga tidak cukup ter- libat dengan isu-isu ini. (Reuters/Hym/I-3) Baijayanti ‘Jay’ Panda Anggota Parlemen: PolisiDiprotes SAYA pikir polisi di Delhi telah menjadi target sasaran dalam kampanye yang dimotivasi kasus pemerko- saan di Delhi. Saya menjabat komisaris polisi pada saat itu dan kami menangkap semua tersangka dalam waktu 72 jam setelah kejadian, di seluruh India--termasuk satu o- rang dari daerah lokasi pemberontak Maois beroperasi. Bandingkan ini de- ngan apa yang terjadi di Mumbai bulan lalu ketika wartawan foto diperkosa beramai-ramai. Polisi dipuji ketika mereka menangkap para penjahat. Neeraj Kumar Mantan Komisaris Kepolisian Delhi MEMICU SOLIDARITAS:Aktivis dari All India Democratic Student’s Organization berdemonstrasi mengutuk atas terjadinya pemerkosaan terhadap seorang perempuan berusia 20 tahun. Maraknya pemerkosaan telah memicu solidaritas kaum perempuan India. VONIS PELAKU: Jaksa Ujjwal Nikam menunjukkan tanda victory (kemenangan) di luar pengadilan seusai vonis terhadap empat pelaku pemerkosa seorang fotografer di Mumbai tahun lalu. AP/RAJANISH KAKADE WIKIPEDIA.ORG DAILYMAIL.CO.UK AP/BIKAS DAS
  • 24. PERHIASAN STAR ARLOJI ,BELI JAM bks/berlian dgn hrgTgg ROLEX,BULGARI,OMEGA,BREITLING,dll,Hub:Bp. TONY3929079,08129455198Apt MentengPrada Lt.1No.10A dpnSt.Cikini(Dtgketmpt). RUANG KANTOR DISEWAKAN...65m2, 2 lantai, 2 kmr tidur/R. direksi,5 ac & 1kitchen set, 2K,MANDI dlm, parkir pribadi, satpam,JL Persada Raya no 48 *Saharjo Jaksel, tlp 83705285 bbm27562ddc DISEWAKAN...RUANGkantor40m2,lantai1, R.direksi & R.kasir, 2 ac & 2 toilet dlm, parkir, satpam,akses MT. Haryono Jl. Tebet tmr III no 4 Jaksel, tlp 83705285, bbm27562ddc SELASA, 25 MARET 2014KLASIFA24 K ETE Kesu ialah sebuah desa di Tana Toraja yang terkenal dengan kebudayaan megalitik terlengkap di Tana Toraja. Desa ini dikelilingi sawah yang terbentang luas serta barisan rumah adat yang usianya mencapai lebih dari 300 tahun. Setiap rumah adat saling berhadapan dengan lumbung padi yang berukuran lebih kecil. Selain rumah dan lumbung padi, di desa ini juga terdapat makam-makam tua. Kete Kesu ditetapkan sebagai kawasan cagar budaya dan merupakan pusat dari berbagai perayaan atau upacara adat Toraja. Beberapa upacara yang dilangsungkan di antaranya pemakaman secara adat (Rambu Solo) dan upacara memasuki rumah adat baru (Rambu Tuka). Bila ingin berkunjung, Anda bisa mengunjungi desa ini pada Juni hingga Desember. Pada bulan tersebut diadakan upacara Rambu Solo. Puluhan hingga ratusan kerbau disembelih. Masyarakat Toraja percaya roh binatang dapat menjadi kendaraan bagi yang meninggal untuk mencapai nirwana. Jumlah kerbau yang harus dikorbankan berkisar 24 hingga 100 ekor bagi keluarga bangsawan. Adapun untuk kalangan menengah berkisar 8 kerbau ditambah 50 ekor babi. Bila keluarga yang meninggal tidak sanggup memenuhi jumlah tersebut, biasanya jenazah akan disimpan di rumah adat dan tidak boleh dikubur. Kete Kesu juga terkenal sebagai daerah penghasil kerajinan pahat, ukir, dan lukis. Kemampuan memahat dan mengukir tersebut diajarkan secara turun-temurun. Desa Kete Kesu terletak di sebelah selatan Kota Rantepao, Sulawesi Selatan. Untuk berkunjung ke Desa Kete Kesu, Anda dapat memilih Rantepao kemudian menempuh perjalanan selama 30 menit dengan menggunakan angkutan umum atau ojek menuju Desa Kete Kesu. (indonesia.travel/id/*/S-3) Desa Megalitikum Kete Kesu
  • 25. SELASA, 25 MARET 2014 KIPRAH 25 MI/ BAGUS SURYO BIODATA Nama: Muhammad Slamet Tempat, tanggal lahir: Malang, 18 Agustus 1974 Pendidikan Madrasah Aliah Pendidikan Pon- dok Pesantren Islam, Desa Jeru, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang Prestasi 1. Penghargaan Kalpataru (2013) 2. Penghargaan Perintis Lingkungan Tingkat Jawa Timur (2013) 3. Penghargaan Program Kampung Iklim Kementerian Lingkungan Hidup (2013) 4. Penghargaan Energi Nasional dari Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (2011) 5. Penghargaan Petani Teladan Tingkat Kabupaten Malang (2010) BAGUS SURYO H UJAN baru saja reda sete- lah mengguyur kawasan Malang dan sekitarnya. Muhammad Slamet terli- hat sibuk di kandang sapi belakang rumahnya di Dusun Bendrong, Desa Argosari, Kecamatan Jabung, Kabu- paten Malang, Jawa Timur, Kamis (20/3). Tepat di samping rumah, terda- pat kandang sapi seluas 8 x 5 meter berpagar bambu. Lahan itu terlihat bersih ditumbuhi rumput taman dan pohon pisang yang menghiasi seluruh areal. Meski lahan itu bersih, semua war- ga tidak ada yang berani membangun apa pun di lahan itu. Pasalnya, di bawah lahan itu terdapat fixed dome yang berfungsi sebagai penampung limbah kotoran sapi. Walaupun pe- nampungan, itu merupakan sumber energi seluruh desa. “Di lahan ini tempat reaktor gas,” tegas Muhammad Slamet membuka pembicaraan dengan Media Indo- nesia. Skema pengolahan limbah yang terintegrasi dengan baik itu dirintis masyarakat beberapa tahun terakhir. Rasa bangga itu tampak terlihat dari wajah Slamet yang ceria saat ditanya soal reaktor gas itu. Nada suaranya pun penuh semangat dan ia tidak segan menunjukkan skema pengolah- an limbah dari kandang sapi hingga dapur rumah warga. Limbahkotoranternak,kataSlamet, disalurkan melalui pipa paralon ke sumur penampungan pertama. Di sumur itu terdapat pemutar dari pipa besi. Fungsinya untuk mengencerkan limbah agar mudah masuk ke bak penampungan utama. “Itu sebabnya warga harus rajin mengecek sumur penampungan se- telah membersihkan kandang sapi mereka, termasuk mengecek kondisi bak penampungan utama, agar meng- hasilkan biogas secara optimal,” ujar pria kelahiran 18 Agustus 1974 itu. Gas dari reaktor itu memiliki daya tampung bervariasi, mulai kapasitas 4 meter kubik hingga 30 meter kubik yang mampu menampung limbah kotoran hingga 25 ekor sapi. Semua gas yang dihasilkan disalur- kan ke rumah warga melalui pipa. Itu tidak hanya dipergunakan untuk kompor, tapi juga menyalakan lampu sehingga dengan gas itu, warga tidak perlu lagi repot membeli lilin. “Hanya tinggal menyalakan keran di dapur, gas langsung mengalir cepat melalui selang menuju lampu petromaks. Disulut dengan korek api, nyala api menerangi seisi ruangan,” tuturnya. Pembalakan liar Jasanya mencerdaskan masyara- kat dan membangun desa berbasis mandiri energi membuat Ketua Kelompok Tani Usaha Maju II Desa Argosari periode 2008-2012 tersebut mendapatkan penghargaan puncak Kalpataru dari Presiden RI karena jasanya sebagai penyelamat ling- kungan. Di balik pencapaian itu, ternyata ada proses panjang dan kerja keras. Semua itu ternyata berawal dari keprihatinannya melihat kondisi lingkungan yang berantakan. Sebelum 1998-1999, Desa Argosari hidup tenteram sebagai petani dan peternak sapi perah. Kehidupan warga pun harmonis dengan alam. Namun, kondisi itu berbalik arah akibat pembalakan liar. Lingkungan di tiga dusun di Desa Pateguhan, Gen- tong, dan Bendrong menjadi rusak. Kehidupan warga menjadi susah. Untuk mendapatkan kayu bakar ha- rus merambah masuk hutan kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Se- meru (TNBTS). Akibat kerusakan itu, sumber mata air banyak yang mati, irigasi mengering, dan kerap terjadi bencana banjir dan tanah longsor. Tidak ketinggalan, krisis air bersih saat kemarau melanda. “Sering terjadi perkelahian antar- warga untuk mendapatkan air ber- sih,” ujar bapak tiga anak itu. Saat melihat kenyataan lingkungan yang rusak itu, Slamet tergerak un- tuk mengembalikan kondisi men- jadi lebih baik. “Saya tidak ingin berpangku tangan membiarkan desa tempat kelahiran semakin hancur,” ujarnya. Upayanya melestarikan lingkungan tidak selalu mudah. Slamet kerap dimaki, dicurigai warga setempat. Namun, ia pantang menyerah dan terus melakukan blusukan dari dusun ke dusun, termasuk dari warung kopi, musala, masjid, hingga ke tahlilan. Ia pun mulai mengidentifikasi ma- salah, penyebab, dampak, dan solusi. “Hasil analisis ternyata akar masalah- nya pada pemenuhan kebutuhan pa- ngan dan energi,” ungkapnya. Slamet pun membuat skala priori- tas. Berdasarkan kesepakatan dengan warga, masalah utama yang harus diselesaikan ialah pembangunan biogas. Kendati tak satu pun warga me- mahami pembuatan biogas, ia tetap optimistis dan berkeyakinan upaya itu bakal berhasil. Berbagai upaya di- lakukan Slamet mulai membeli buku, mencari informasi, hingga berkun- jung ke daerah lain yang sudah ber- hasil dalam membangun biogas. “Kami berinisiatif melakukan kunjungan ke Desa Pesanggrahan Kota Batu, sebab di tempat itu ba- nyak yang sudah membuat biogas,” kenangnya. Di Kota Batu, sebanyak tujuh warga menimba ilmu. Saat itu mereka dikenalkan pada konstruksi biogas fixed dome yang permanen tapi berbiaya mahal dan digester plastik lebih sederhana hanya butuh Rp2 juta sudah menghasilkan energi. Setelah puas belajar, Slamet berdis- kusi dengan warga hingga terba- ngunlah instalasi skala rumah tangga. Kesuksesan satu instalasi itu memicu warga lain untuk membuat serupa. Diskusi pun semakin gencar mela- lui pertemuan warga. Pikiran Slamet berkembang untuk mencari cara pengembangan agar semua warga menikmati gas gratis. Lantas, instalasi biogas itu dires- mikan dengan mengundang pejabat pemerintah desa, kecamatan, Balai Penyuluh Pertanian, TNBTS, tokoh masyarakat, dan lembaga swadaya masyarakat. Peresmian itu berhasil mengun- dang reaksi pemerintah dan pihak lain bahwa upaya warga untuk meng- ubah perilaku menuju mandiri energi akhirnya diapresiasi dengan baik. Petugas getol menyambangi warga untuk memberikan pelatihan cara membuat instalasi energi alternatif. (M-5) bagussuryo @mediaindonesia.com Karena prihatin dengan kerusakan alam dan krisis energi di daerahnya, ia terpanggil untuk mencari solusi. Petani Perintis Kampung Mandiri Energi M U H A M M A D S L A M E T Kendati tak satu pun warga memahami pembuatan biogas, ia tetap optimistis dan berkeyakinan upaya itu bakal berhasil.
  • 26. PERENANG Indonesia sukses menunjukkan penampilan impresif mereka di Kejuaraan Renang Nasional Kelompok Umur (KU) Singapura yang berakhir Minggu (23/3). Meski tidak mampu menggondol ge- lar juara umum, Triady Fauzi Sidiq cs membawa pulang tujuh medali emas. Tujuh medali emas terse- but diraih Raina Saumi (800 m gaya bebas), Triady Fauzi Sidiq (100 m gaya kupu-kupu, 200 m gaya ganti, dan 50 m gaya bebas), Glenn Victor Su- tanto (50 m gaya kupu-kupu), I Gde Siman Sudartawa (50 m gaya punggung dan 200 m gaya punggung). Kepala bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) Heru Pur- wanto menyambut baik hasil tersebut. Menurutnya, hasil itu melebihi target PRSI sebe- lumnya yang hanya mematok lima medali emas. “Kami sebenarnya tidak menargetkan banyak medali emas karena hanya ingin melihat catatan waktu anak- anak di sana. Hasil ini positif buat kami karena kami meng- harapkan puncak performa mereka di Asian Games 2014 nanti,” kata Heru. Kejuaraan Renang Nasio- nal KU Singapura memang menjadi ajang uji coba per- tama bagi atlet pemusatan latihan nasional (pelatnas) Asian Games cabang olah- raga renang. Tiga dari empat peraih medali emas Indonesia di ajang itu merupakan atlet pelatnas Asian Games. SelainujicobadiSingapura, PB PRSI, lanjut Heru, sebenar- nya juga mengagendakan uji coba di Benua Eropa. Cabang atletik juga me- ngirim atlet untuk memper- siapkan diri menghadapi Asian Games. Mereka ialah Triyaningsih (maraton) dan Rini Budiarti (3.000 m halang rintang). Triyaningsih mengi- kuti kejuaraan half-marathon di Australia, sedangkan Rini ke Taiwan Open. “Rencananya uji coba Mei, artinya setelah masuk per- siapan khusus. Atau sebelum Juli karena Juli sudah Rama- dan,” kata pelatih lari jarak jauh Wita Witarsa. Soal peluang di AG 2014, Wita belum bisa mempredik- si. “Patokan sementara kita lihat dari hasil AG 2010, tetapi kita juga harus lihat perkem- bangan atlet kita sudah sam- pai sejauh mana,” tuturnya. (Gnr/Mag/R-3) TIGA EMAS: Triady Fauzi Sidiq, salah satu perenang pelatnas Asian Games 2014 di Incheon, 19 September-5 Oktober nanti, meraih tiga emas di Kejuaraan KU di Singapura. MENJADI unggulan utama di ajang Piala Thomas yang akan berlangsung di New Delhi, India, 18-25 Mei mendatang, diharapkan tidak menjadi beban bagi Tommy Sugiarto dan kawan-kawan. Hal itu di- ungkapkan manejer tim Piala Thomas Indonesia Christian Hadinata. Menurut Christian, China yang merupakan juara di lima perhelatan terakhir Piala Thomas, memiliki beban pa- ling berat. “Di kejuaraan be- regu, juara bertahanlah yang seharusnya lebih terbebani untuk mempertahankan ge- lar. Dalam hal ini, China-lah yang tekanannya lebih tinggi ketimbang Indonesia,” kata Christian, kemarin. Lebih jauh, Christian me- ngatakan tim ‘Merah Putih’ dijadikan sebagai unggulan utana berdasarkan prestasi para pemain di turnamen-tur- namen yang diikuti. “Predikat rangking satu didapat dari prestasi setiap pemain di turnamen individu. Jadi, saya rasa predikat juara bertahan di turnamen beregu seharus- nya lebih berat,” tambahnya. Pernyataan Christian ter- sebut merujuk pada prestasi yang didapat pebulu tangkis Indonesia di berbagai turna- men tahun ini. Yang paling mencolok ialah pencapaian ganda putra Mohammad Ah- san/Hendra Setiawan dengan menjuarai turnamen All Eng- land 2014. Selain Ahsan/Hendra, Ang- ga Pratama/Rian Agung Sapu- tro yang menduduki pering- kat tujuh dunia juga menjadi andalan Indonesia. Adapun di nomortunggal,selainTommy, Indonesia akan mengandal- kan Sony Dwi Kuncoro dan Dionysius Hayom Rumbaka. Indonesia terakhir kali mere- but supremasi bulu tangkis beregu putra itu pada 2002. Pada Piala Thomas 2014, Indonesia menjadi unggulan utama. Sementara itu, China yang merupakan juara Piala Thomas sejak 2004 menjadi unggulan kedua, disusul Ma- laysia, Jepang, dan Denmark. Berbeda dengan Piala Thomas, di ajang Piala Uber Indonesia tidak menempati unggulan pertama. Bellaetrix Manuputtydankawan-kawan hanya menempati unggulan kelima. Prestasi para pemain putri Indonesia memang masih ka- lah bila dibandingkan dengan pemain negara lain. China masih menjadi unggulan utama disusul Jepang, Thai- land, dan Korea. (Mag/R-2) PredikatUnggulanJanganJadiBeban LiNakePerempatFinalMiamiPertamaKali PETENISnomorsatuChinadanperingkatduaduniaLiNaakhirnya loloskeputarankeempatWTAMiamiyangberlangsungdiCrandon Park, Miami, Florida, kemarin. Li Na yang baru tampil pertama kali di Miami ini mengalahkan petenis tuan rumah Madison Keys 7-6 (3), 6-3. Key mengakui keunggulan lawannya. ‘“Dia nomor dua dan baru menjuarai Australia Terbuka. Dia salah satu pemain hebat.’’ Li Na langsung nyetel di pertandingan itu. Akan tetapi, dia juga memuji Key yang merupakan salah satu petenis berbakat AS itu. “Saya rasa itu pertandingan yang ketat. Servis dan forehand-nya patut diwaspadai,’’ imbuh Li Na yang bakal menghadapi Carla Suarez (Spanyol) di putaran keempat. (Reuters/Yan/R-2) HolcimBadmintonCup JalinKebersamaanmelaluiOlahraga KESIAPAN fisik dan mental dibutuhkan setiap individu untuk menjawab tantangan masa depan yang semakin dinamis. Holcim Indonesia menyikapinya dengan mengadakan Holcim Badminton Cup 2014. Kompetisi bertema Smash it, win it itu digelar di Taufik Hidayat Arena, Cipayung, 22-23 Maret 2014 lalu, dan diikuti 28 pemilik toko bangunan yang merupakan mitra Holcim. “Banyak nilai baik yang bisa diambil dari olahraga, antara lain strategi, kesabaran dalam menghadapi lawan tanding, dan kerja sama. Holcim berharap setiap pihak yang terlibat dalam turna- men ini akan mampu mengambil nilai-nilai baik tersebut,’’ ujar Channel Focus Marketing Manager PT Holcim Indonesia Tbk Omar Hadijaya. Pemenang turnamen itu akan mendapat kesempatan menyaksi- kan Singapore Open yang berlangsung pada April 2014. Pemenang pertama ialah Gregorius Pito Wahyu Prakoso (TB Barokah) dan Joko Prasetyo (TB Prasetyo) dari Tim Jogjakarta. Pemenang kedua, Karyono (TB Makmur Lestari) dan Joni (TB Jaya Bangunan) dari TimBatam.PemenangketigaLimJieKhim(TBSinarCicadas1)dan Sapriyah (TB Sinar Cicadas 2) dari Tim Cibubur, serta Widiyarto (TB Widiyasimo) dan Kabul Pujo Martoyo (TB Karunia Utama) dari Tim Solo. (RO/R-3) SEKILAS GELANGGANG PERATURAN Menteri Pemuda danOlahragaNomor006Tahun 2014 tentang Petunjuk Pelaksa- naan Tugas dan Kewenangan Komite Olahraga Nasional In- donesia (KONI) serta Tugas dan Kewajiban Komite Olimpiade Indonesia (KOI) menuai kritik. Kritik tidak saja datang dari KOI, tetapi juga dari para prak- tisi olahraga. Mantan Wakil Ketua Umum KONI Pusat Hendardji Soepan- dji mengusulkan peraturan menteri tersebut segera di- tarik kembali dari peredaran karena melanggar delegation of authority (pendelegasian wewenang). “Saya melihat ini masih ter- lalu sumir dan melanggar prin- sip organisasi. Di setiap organi- sasi ada tugas, wewenang, dan tanggung jawab. Saya tidak melihat Komite Olimpiade In- donesia diberikan wewenang dan hanya diberikan tugas dan kewajiban. Bagaimana bisa berjalan kalau wewenang tidak diberikan?” kata mantan Danpuspom TNI-AD itu. Ketua Umum PB Forki itu mengemukakan, dalam men- jalankan roda organisasi itu, tugas, wewenang, dan tang- gung jawab harus diberikan. Hanya, menyangkut KONI dan KOI, itu berbeda. “Lebih aneh lagi diberikan tugas, tapi tidak diberi tang- gung jawab. Kalau prestasi ini merosot di kegiatan multievent, siapa yang bertanggung jawab? Kemudian juga kalau wasit tidak diberangkatkan seperti (saat) SEA Games, lalu siapa yang akan bertanggung jawab,’’ ujar Hendardji. Untuk itu, ia mengusulkan permen tersebut ditarik kem- bali dan diperbaiki agar sejalan dengan Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN). “Sebaiknya permen ditarik dan diperbaiki dulu kalau seperti itu. Jika seperti ini, konflik akan terus terjadi antara KONI dan KOI,’’ paparnya. Soal ini, Menpora Roy Suryo menyatakan hal yang dimak- sud praktisi ini tidak perlu dipermasalahkan. ‘‘Kata ‘tugas dan wewenang’ (untuk KONI) dan ‘tugas dan kewajiban’ (un- tuk KOI) memang sudah sesuai dengan yang tercantum pada UU SKN 03/2005. jadi tidak ada yang perlu dipermasalahkan, karena kalau berbeda harus mengubah UU,’’ demikian isi pesan singkat Roy kepada Me- dia Indonesia, kemarin. Roy mengeluarkan Permen 006/2014 pada Kamis (20/3). (Gnr/Yan/R-2) Permen KONI-KOI Diminta Ditarik ANTARA/PRASETYO UTOMO ANDALAN: Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan menjadi andalan di perebutan Piala Thomas 2014 yang akan berlangsung di India, 18-25 Mei mendatang. Ahsan/Hendra diharapkan bisa menjadi motor tim Indonesia untuk kembali merebut Piala Thomas. ANTARA /ISMAR PATRIZKI DUEL SENGIT: Marc Marquez (depan) bertarung ketat dengan Valentino Rossi di seri perdana Moto-GP 2014 yang berlangsung di Sirkuit Losail, Qatar, kemarin dini hari. Marquez yang membela tim Repsol Honda akhirnya menjadi juara, sedangkan Rossi harus puas finis di posisi dua. Itu merupakan keberhasilan perdana Marquez di Losail, yang dalam dua tahun terakhir dikuasai rekan Rossi di tim Yamaha, Jorge Lorenzo. AP/OSAMA FAISAL TimRenang IndonesiaRaih7Emas SELASA, 25 MARET 2014OLAHRAGA26 GHANI NURCAHYADI B E K A PA N c e d e r a ternyata tidak me- ngendurkan per- forma juara dunia Moto-GP 2013 Marc Marquez. Pembalap Repsol Honda yang baru pulih dari patah kaki itu membuktikannya dengan menjuarai seri pem- buka di Sirkuit Internasional Losail, Doha, Qatar, kemarin dini hari. Marquez menjadi yang ter- cepat dalam 22 lap balapan dengan selisih 0,259 detik dari pembalap tim Yamaha Valen- tino Rossi yang finis di posisi dua. Ini menjadi kemenangan pertama Marquez di Losail. Gelar di seri pembuka ini menjadi pembuktian pemba- lap Spanyol yang sebelumnya mengaku belum fit akibat baru pulih dari cedera. Awal pekan lalu Marquez mangaku masih merasakan sakit pada kaki kanannya yang cedera. Dalam 3 sesi latihan bebas GP Qatar, Marquez juga tidak menunjukkan performa yang konsisten. Setelah tercepat di latihan bebas pertama, ia gagal mengulanginya di dua latihan bebas berikutnya. “Saya sangat menikmati balapan di sini dan tidak me- nyangka hasilnya bisa sebagus ini, Namun sehari sebelum- nya, saya sudah merasakan perasaan yang baik tentang lomba ini,” kata Marquez. Namun, bukan hal mudah bagi Marquez untuk meng- klaimkemenanganpertamanya tahun ini. Start dari posisi ter- depan, posisinya lalu melorot di awal lomba dan baru bisa kembali ke posisi terdepan di sembilan lap terakhir. Beberapa lap menjelang finis, Marquez terlibat per- saingan sengit dengan Rossi. Keduanya terlibat saling susul. Namun, Marquez akhirnya mampu meninggalkan Rossi dan finis di posisi pertama. “Di lap terakhir, saya men- coba 100% kemampuan saya, tapi tidak sebelum kami sa- ling bergantian mengambil alih posisi terdepan,” ujar Marquez. Puas Di sisi lain, walau kalah dalam pertarungan dengan Marquez, Rossi mengaku tidak kecewa. Juara dunia enam kali Moto-GP itu mengatakan telah berusaha keras. “Marc sangat hebat, saya terus mecoba, tapi sayangnya saya harus tertinggal cukup jauh di lap terakhir. Tapi mengawali lomba dari posisi 10 dan finis di urutan 2 sudah merupakan prestasi yang ba- gus,” kata pembalap berjuluk the Doctor itu. Di sisi lain, nasib sial dia- lami Lorenzo. Pemegang dua gelar juara dunia itu bernasib sial setelah tidak mampu me- nyelesaikan lomba. Bahkan Lorenzo tidak mampu menye- lesaikan satu lap setelah ter- jatuh menjelang garis finis. “Saya melakukan kesalahan layaknya pembalap junior. Roda yang digunakan sangat berbeda dengan musim lalu dan temperaturnya juga le- bih dingin jika dibandingkan dengan saat kualifikasi. Saya tidak memperhitungkan itu,” tandas pembalap yang meru- pakan juara GP Qatar 2012 dan 2013 itu. (Rtr/AP/R-2) gani@mediaindonesia.com Pembuktian Marquez diAwal Musim Di usia yang sudah 35 tahun, Valentino Rossi membuktikan diri masih merupakan pesaing kuat dalam perebutan juara dunia. Berbeda dengan Rossi dan Marquez, pemegang dua gelar juara dunia Jorge Lorenzo bernasib sial. Ia tidak mampu menyelesaikan lomba.
  • 27. ACHMAD MAULANA K O N T R A S d e n g a n musim-musim sebe- lumnya, Manchester United tidak diung- gulkan saat derby melawan Manchester City dalam lanjut- an kompetisi Liga Primer dini hari nanti. Pun meski laga itu berlangsung di kandang ‘Setan Merah’, Old Trafford. Fakta menunjukkan Old Traf- ford memang bukan lagi tempat yang angker bagi musuh-musuh the Red Devils. Buktinya, dua pekan lalu tim besutan David Moyes itu dihajar Liverpool 0-3 di hadapan pendukung mereka sendiri. Apalagi jika mengingat hasil derby pertama pada September tahun lalu. Kala itu Manchester merah takluk 1-4. Namun, dua kemenangan beruntun itu bisa mengubah keadaan. Wayne Rooney dkk kini tentu lebih percaya diri menghadapi laga tersebut. Moyes mengungkapkan keme- nangan 2-0 atas West Ham Uni- ted (22/3) dan 3-0 atas Olympia- kos Piraeus di laga kedua babak 16 besar Liga Champions, (20/3), berhasil memulihkan kembali kepercayaan mereka. “Kami menatap laga selan- jutnya dengan percaya diri dan siap memetik hasil sempurna,” cetus Moyes. “Anda bisa menda- pat tiga poin dengan memenangi sebuah pertandingan, tapi ada nilai tambah jika Anda meme- nangi laga-laga besar.” “Sayangnya itu tidak bisa kami lakukan dengan cukup baik musim ini. Jadi akan sangat menyenangkan jika kami meme- nangi laga nanti. Kemampuan mereka (City) dalam mencetak gol musim ini memang mengeri- kan, tapi kami tidak gentar,” imbuh pelatih asal Skotlandia tersebut. Satu-satunya penyesalan suk- sesor Sir Alex Ferguson itu ialah dalam laga nanti ia tidak bisa menurunkan Robin van Persie karena sang pemain menderita cedera lutut. Penyerang asal Be- landa itu diprediksi akan absen 4-6 pekan. Sebagai gantinya, ia sangat mungkin akan menurunkan mantan pemain Chelsea, Juan Mata, di belakang Wayne Rooney. Untuk lini belakang, Moyes tidak bisa menurunkan Nemanja Vidic yang masih di- skors dua pertandingan. Krisis striker City juga dalam kepercayaan diri tinggi setelah akhir pekan lalu sukses melabrak Fulham 5-0. Dengan modal kemenangan tersebut, the Citizen sangat be- rambisi memetik poin penuh guna memangkas defisit poin mereka dari pemuncak klase- men sementara Liga Primer Chelsea. Saat ini, City berada di posisi ketiga klasemen dengan 63 poin dari 28 laga, defisit 6 angka dari Chelsea dan 2 angka dari Liverpool yang ada di pering- kat kedua. Soal duel nanti, arsitek Manuel Pellegrini sedikit cemas dengan lini depan. Pasalnya, ia tidak bisa menurunkan striker Sergio Aguero yang cedera hamstring. Apalagi kondisi dua striker lainnya, Edin Dzeko dan Stevan Jovetic, juga diragukan lantaran baru pulih dari cedera. “Saya berharap kami tidak bergantung pada satu striker. Pekan lalu kami memang kesulitan dengan absennya Aguero dan Jovetic, tapi Jovetic kini sudah pulih dan saya harap dia fit untuk laga nanti,” ujar Pellegrini. “Seandainya pun ia (Jovetic) tidak terlalu fit dan tidak bisa mencetak gol, saya berhadap para pemain lain bisa melaku- kannya,” imbuh juru taktik asal Cile tersebut. (AP/Rtr/R-1) maulana @mediaindonesia.com USIA muda bukan halangan untuk menggantungkan cita-cita setinggi langit. Buktinya, Thoriq Alkatiri sudah mulai menatap Liga Champions Asia meski berstatus sebagai wasit paling belia yang memimpin di Indone- sia Super League (ISL) saat ini. Impian pria kelahiran 19 November 1988 itu bu- kanlah angan-angan semata. Februari lalu, Thoriq dinyatakan lolos tes untuk mendapatkan lisensi wasit dari Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA). “Kemarin, saya baru pulang dari Brunei Darussalam (tempat tes ber- langsung), hasilnya sudah lulus jadi sekarang tinggal menunggu tugas kalau diberi kesem- patan,” kata Thoriq yang baru saja me- nyabet Wasit Ter- baik ISL Februari 2014 pilihan panelis media di Indonesia. Dalam tes untuk wasit FIFA, Thoriq menjadi satu- satunya wasit asal Indonesia yang dinyatakan lolos. Dua wasit lainnya, Handri Kristanto dan Oki Dwi Putra, harus mengulang tes itu pada 11 April. Bagi Thoriq, lisensi FIFA itu tidak lantas membuat dirinya tinggi hati. “Tanggung jawab saya sekarang lebih besar karena saya juga harus bertanggung jawab dengan sertifikat ini.” Menjadi wasit tidak pernah ada dalam benaknya ke- tika memulai karier di dunia sepak bola. Pria dengan tinggi lebih dari 170 cm itu pernah merumput bersama tim sepak bola Purwakarta di Piala Suratin U-17, tapi kariernya terhenti lebih awal karena cedera. Agar tetap terlibat di panggung sepak bola, Thoriq lalu banting setir menjadi wasit dengan mengikuti kursus wasit pada 2006 di Sukabumi. Setelah melewati berbagai tahapan kursus, ia mulai dipercaya memim- pin laga Divisi II. Dualisme kompetisi yang sempat melanda sepak bola Indonesia ikut mempercepat kariernya. Saat PT Liga Indonesia kekurangan stok wasit, Thoriq mendapat kesempatan untuk memimpin laga Divisi Utama pada 2012 dan hingga kini menjadi langganan big match ISL. Kini tim pemantau AFC akan menilai langsung kinerjanya dalam beberapa laga di ISL. Jika mereka puas, Thoriq akan masuk jajaran wasit elite dan bukan tidak mungkin akan mulai memimpin di panggung tertinggi kompetisi kulit bundar Asia itu tahun depan. (Ash/R-1) Muda, Berprestasi, dan Ulet SetanMerahLebihPercayaDiri Dengan kompetisi yang akan berakhir pada 11 Mei 2014, derby Manchester menjadi sangat vital bagi United dan City. JADI ANDALAN: Absennya Robin van Persie (kanan) karena cedera lutut membuat Wayne Rooney menjadi andalan saat duel melawan Manchester City dalam lanjutan Liga Primer di Stadion Old Trafford, dini hari nanti. AP/ PETER BYRNE, PA SELASA, 25 MARET 2014 SEPAK BOLA 27 “Tanggung jawab saya sekarang lebih besar karena saya juga harus bertanggung jawab dengan sertifikat ini.” Thoriq Alkatiri Wasit ISL
  • 28. HasilMinggu(23/3):BayerLeverkusen2(Kiessling39’,Rolfes54’)-Hoffenheim3(Salihovic 14’-pen,Volland40’,Modeste89’),Nuremberg2(Drmic64’,Campana71’)-EintrachtFrank- furt 5 (Barnetta 21’, Joselu 49’, 88’, Madlung 53’, Kadlec 90+2’), Top scorer:17 gol Mario Mandzukic (Bayern Muenchen), 16 gol Robert Lewandowski (Borussia Dortmund), 15 gol AdrianRamos(HerthaBerlin),JadwalSiaranLangsung:LigaInggris-NewcastlevsEverton, Rabu(26/3),pukul02.45WIB(BeinSports2),ArsenalvsSwanseaCity,Rabu(26/3),pukul 02.45WIB(BeinSports1),ManchesterUnitedvsManchesterCity,Rabu(26/3),pukul02.45 WIB(BeinSports3),Liga Italia-RomavsTorino,Rabu(26/3),pukul02.45WIB(OrangeTV), Liga Spanyol -Elche vs Athletic Club, Rabu (26/3), pukul 04.00 WIB (Orange TV) KLASEMEN LIGA JERMAN MUENCHEN 26 24 2 0 76-12 74 DORTMUND 26 16 3 7 59-29 51 SCHALKE 04 26 15 5 6 51-37 50 LEVERKUSEN 26 14 2 10 43-32 44 M’GLADBACH 26 12 6 8 46-32 42 WOLFSBURG 26 12 5 9 43-40 41 MAINZ 26 12 5 9 37-40 41 FC AUGSBURG 26 11 6 9 39-37 39 HERTHA 26 10 6 10 35-34 36 HOFFENHEIM 26 8 8 10 57-58 32 HANOVER 96 26 8 5 13 34-46 29 FRANKFURT 26 7 8 11 33-46 29 BREMEN 26 7 8 11 30-50 29 FREIBURG 26 6 7 13 29-47 25 STUTTGART 26 6 6 14 40-52 24 HAMBURG SV 26 6 5 15 41-55 23 NUREMBERG 26 4 11 11 30-49 23 BRAUNSCHWEIG 26 4 6 16 21-48 18 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. KLASEMEN LIGA SPANYOL MADRID 29 22 4 3 80-30 70 ATLETICO 29 22 4 3 66-21 70 BARCELONA 29 22 3 4 85-25 69 ATHLETIC 29 16 7 6 52-32 55 SEVILLA 29 13 8 8 53-44 47 SOCIEDAD 28 13 7 8 49-39 46 VILLARREAL 29 13 6 10 49-36 45 VALENCIA 29 11 6 12 41-40 39 ESPANYOL 29 10 7 12 32-34 37 LEVANTE 29 9 10 10 26-35 37 GRANADA CF 29 10 4 15 28-39 34 CELTA VIGO 29 9 6 14 33-4 33 MALAGA 29 8 8 13 28-36 32 ELCHE 29 7 9 13 24-41 30 VALLECANO 29 9 3 17 33-63 30 OSASUNA 29 8 5 16 25-50 29 GETAFE 29 7 7 15 26-46 28 VALLADOLID 29 5 12 12 31-49 27 ALMERIA 28 7 5 16 27-52 26 BETIS 29 4 7 18 23-58 19 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. Hasil Minggu (23/3): Real Madrid 3 (Benzema 20’,24’, Ronaldo 55’-pen)-Barcelona 4 (Iniesta 7’, Messi 42’, 65’-pen, 84’-pen), Valencia 2 (Fuego 35’, 44’)-Villarreal 1 (Dos Santos 83’), Real Betis 0-Atletico Madrid 2 (Gabi 58’, Costa 64’),Osasuna 1 (Acuna 90+4’)-Sevilla 2 (Jairo 27’, Bacca 45+1’-pen) Top scorer: 26 gol Cristiano Ronaldo (Real Madrid) 23 gol Diego Costa (Atletico Madrid) 21 gol Lionel Messi (Barcelona) Hasil Minggu (23/3): Lazio 1 (Gonzalez 61’)-AC Milan 1 (Konko 43’-bunuh diri), Catania 0-Juventus 1 (Tevez 59’), Napoli 0-Fiorentina 1 (Joaquin 87’), Udinese 1 (Di Natale 26’)-Sassuolo 0, Sampdoria 5 (Sansone 4’, Renan 23’, Soriano 38’, 48’, Palombo 58’)-Verona 0, Inter Milan 1 (Icardi 36’)-Atalanta Bergamo 2 (Bonaventura 35’, 90’), Bologna 1 (Hristodoulopoulos 78’-pen)-Cagliari 0, Parma 1 (Schelotto 31’)-Genoa 1 (Cofie 21’). Top scorer:16 gol Carlos Tevez (Juventus), Ciro Immobile (Torino) 14 gol Giuseppe Rossi (Fiorentina), Gonzalo Higuain (Napoli) KLASEMEN LIGA ITALIA JUVENTUS 29 25 3 1 65-19 78 AS ROMA 28 19 7 2 54-14 64 NAPOLI 29 17 7 5 53-30 58 FIORENTINA 29 15 6 8 49-31 51 PARMA 28 12 11 5 46-32 47 INTER 29 12 11 6 47-31 47 LAZIO 29 11 9 9 37-36 42 ATALANTA 29 12 4 13 33-39 40 VERONA 29 12 4 13 43-51 40 TORINO 29 10 9 10 42-37 39 SAMPDORIA 29 10 7 12 38-42 37 AC MILAN 29 9 9 11 42-43 36 GENOA 29 9 9 11 32-36 36 UDINESE 29 10 4 15 33-42 34 CAGLIARI 29 6 11 12 27-39 29 BOLOGNA 29 5 11 13 24-43 26 CHIEVO 29 6 6 17 23-43 24 LIVORNO 29 6 6 17 32-54 24 SASSUOLO 29 5 6 18 28-57 21 CATANIA 29 4 8 17 21-50 20 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. Hasil Minggu (23/3):Aston Villa 1 (Benteke 5’)-Stoke City 4 (Odemwingie 22’, Crouch 26’, N’Zonzi 42’, Cameron 90’), Tottenham Hotspur 3 (Eriksen 31’, 46’, Sigurdsson 90+2’)-Southampton 2 (Rodriguez 19’, Lallana 28’) Top scorer: 28 gol Luis Suarez (Liverpool) 19 gol Daniel Sturridge (Liverpool) 16 gol Yaya Toure (Manchester City) KLASEMEN LIGA INGGRIS 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. SEPAK BOLASELASA, 25 MARET 2014 HALAMAN 28 EKO RAHMAWANTO E L Clasico ke-168 kemarin ber- langsung panas sejak awal. Insiden menjurus ke kasar juga tak terelakkan. Tercatat ada 3 penalti dan 7 gol tercipta sepanjang laga yang berkesudahan 3-4 di Santiago Bernabeu tersebut. Insidenpalingparahdantidaktertang- kap kamera adalah saat gelandang Bar- celonaSergioBusquetsmenginjakwajah bek Real Madrid Pepe di babak pertama. Marcamenulisinsidenituterjadisetelah PepeterlibatketegangandenganCescFa- bregas. Keduanya terkapar di lapangan setelah tampak beradu kepala. Busquets diduga ingin balas dendam setelah Pepe pernah menginjak wajah Lionel Messi dalam duel pada awal 2012. Wasit Alberto Undiano Mallenco juga tak luput dari sorotan. Dia dituding mengeluarkan keputusan kontroversial yangmenyebabkanMadridmenanggung malu di depan publiknya. Winger Madrid Cristiano Ronaldo me- nudingwasitAlbertoUndiano,sejakawal ingin Barcelona menang. Bek Madrid Sergio Ramos yang harus diusir ke luar lapangan karena melanggar Neymar tak mau ketinggalan. Dia bahkan berharap tidak melihat Mallenco lagi di setiap per- tandingan Los Galacticos. Ini merupakan kartu merah ketiga RamosdipertandinganElClasico.Ramos juga ternyata menjadi pemain paling se- ring mendapat kartu merah di La Liga, yakni sebanyak 19 kali. Lepas dari kontroversi itu, Messi tetap menjadi bintang. Messi mencetak hat- trick (42’,65’,84). Sebelumnya, Andres Iniesta sudah membawa ‘El Barca’ ung- gul menit ketujuh. Madrid kemudian membalasnyalewatKarimBenzema(20’, dan 24’) serta penalti Ronaldo (55’). Pelatih Barcelona Gerardo ‘Tata’ Mar- tinotidakbisaberkata-katamenyaksikan aksicemerlangMessi.Kinitambahantiga gol membuat Messi mencetak 20 gol di El Clasico sekaligus memecahkan rekor legenda Madrid Alfredo Di Stefano yang pernah mencetak 18 gol. “Hari ini dia pecahkan rekor lain. Saya tidak bisa berkata-kata lagi untuk penampilan Messi. Itu pujian di atas pu- jian,” kata Martino dilansir Soccerway. Lalu apako- m e n - tar‘Raja El Cla- sico’ itu? “Dalamlev- el personal, semua berjalan sangat baik untuk saya. Akan tetapi, saya harus memuji selu- ruh tim karena telah bermain sangatmenakjubkan,”ujarMessikepada Insidespanishfootball.com. Soalkekalahanini,pelatihRealMadrid CarloAncelottimengakukesalahanyang dilakukan timnya menjadi perbedaan antara kedua tim. “Kami melakukan kesalahan kecil dan itu sebabnya kami kalah.” Makin sengit Hasil El Clasico membuat persaingan untuk menjadi juara La Liga musim ini makinsengit.ApalagisetelahAtleticoMad- rid m e - n a n g 2-0 atas R e a l B e - tis. Sama-sama mengantongi 70 poin dari 29 laga, skuat Diego Simeone itu bercokol di atas Madrid karena unggul head to head. Mereka menang 1-0 di SantiagoBernabeudanseri2-2diVicente Calderon. Bagaimana dengan Barcelona? Tam- bahantigapoinmembuatmerekahanya berjarak satu angka dari kedua rivalnya itu dan itu berarti persaingan di antara merekamasihakanberlangsungdengan ketat. (AP/Rtr/R-4) eko@mediaindonesia.com TIM nasional U-23 akan mela- koni tiga partai uji coba dalam pemusatanlatihantahapkedua 20 Maret-4 April 2014. Salah sa- tunya ialah menjajal kekuatan timnas U-23 Singapura dalam laga tandang di ‘Negeri Singa’ itu, (2/4). Partai kontra Singapura itu digelar sebagai persiapan je- lang Asian Games 2014. Mes- ki belum pernah menjuarai ajang SEA Games, Singapura dianggap sebagai salah satu kekuatan sepak bola Asia Teng- gara dengan tiga kali meraih perunggu dalam empat ajang SEA Games terakhir. Selain Singapura, anak-anak asuhan Aji Santoso itu juga akan menjalani dua partai uji coba di dalam negeri. Dua lawan pun sudah disiapkan Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, yaitu timnas U-23 Sri Lanka dan tim lokal asal Divisi Utama, Persis Solo. Menurut Sekretaris Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, ‘Ga- ruda Muda’ lebih dahulu akan meladeni Persis Solo (25/3) baru menjamu Sri Lanka (30/3). Kedua partai itu akan dilang- sungkan di Stadion Manahan, Surakarta, Jawa Tengah, na- mun laga kontra Persis tidak akan disiarkan stasiun tele- visi. Di sisi lain, timnas senior juga tengah mempersiapkan diri di pelatnas tahap dua jelang Piala AFF 2014. Kini mereka sudah tiba di Spanyol dan segera mu- lai berlatih untuk menghadapi tiga partai uji coba dan dimulai dengan menghadapi timnas Andorra, (26/3). Minggu (23/3) dini hari ke- marin, timnas take-off dari Jakarta dan mendarat di Dubai pukul 05.30 waktu setempat untuk transit. Setelah sarapan pagi di Dubai, mereka be- rangkat kembali pukul 10.00 dan tiba di Roma pukul 12.50 waktu Roma sebelum kembali berangkat pukul 14.50 dan tiba di Valencia pukul 16.50 waktu Valencia. Selain Andorra, skuat ‘Me- rah-Putih’ juga akan menjajal timnas Kuba (29/3) dan salah satu klub Spanyol Elche (2/4). Ketiga laga ini akan dilakukan di Valencia. (Ash/R-1) Busquets diduga ingin balas dendam setelah Pepe pernah menginjak wajah Lionel Messi dalam duel pada awal 2012. GarudaMudaJajalTimnasSingapuraU-23 SelaluSelalu Ada DendamAda Dendam di El Clasicodi El Clasico INJAK MUKA: Gelandang Barcelona Sergio Busquets (tengah) menginjak muka bek Real Madrid Pepe saat El Clasico ke-168 di Stadion Santiago Bernabeu, kemarin. Dalam duel itu Barcelona menang 4-3. FOTO-FOTO: REUTERS/PAUL HANNA CHELSEA 31 21 6 4 62-23 69 LIVERPOOL 30 20 5 5 82-38 65 MAN CITY 28 20 3 5 76-27 63 ARSENAL 30 19 5 6 53-34 62 TOTTENHAM 31 17 5 9 40-40 56 EVERTON 29 15 9 5 43-30 54 MAN UNITED 30 15 6 9 48-34 51 NEWCASTLE 30 14 4 12 38-40 46 SOUTHAMPTON 31 12 9 10 45-40 45 STOKE CITY 31 9 10 12 36-45 37 ASTON VILLA 30 9 7 14 33-42 34 HULL CITY 30 9 6 15 32-37 33 NORWICH 31 8 8 15 26-48 32 WEST HAM 30 8 7 15 32-40 31 SWANSEA 30 7 8 15 40-46 29 WEST BROM 30 5 13 12 33-45 28 CRYSTAL 30 8 4 18 19-39 28 SUNDERLAND 28 6 7 15 26-44 25 CARDIFF 31 6 7 18 26-58 25 FULHAM 31 7 3 21 30-70 24