28

Halaman

Minggu
@ MIdotcom
Harian Umum
Media Indonesia

Pemasangan
Iklan & Customer Service:
021 5821303
No Bebas Puls...
SELEKTA

2

MINGGU, 16 FEBRUARI 2014

Segera Tuntaskan
Kasus TPPU Wawan

NTARA/JOKO SULISTYO

WISATA RELIGI DI BATAM: Wisa...
umum

minggu, 16 FEBRuari 2014

3

Lagi, Demonstran
Antipemerintah
Dilempari Bom
Rumah milik Pramon Sutivong, seorang
peng...
ERUPSI KELUD

4

MINGGU, 16 FEBRUARI 2014

ANTARA/ANDREAS FITRI ATMOKO

BERSIHKAN LANDASAN: Petugas gabungan dari TNI-AU, ...
JEDA

MINGGU, 16 FEBRUARI 2014

5

Melayani dengan

Seni dan Kesabaran
Di kala bencana, para prajurit TNI dan Polri menjad...
PIALA FA

6

minggu, 16 FEBRuari 2014

Balas Dendam
atau kembali
Terjungkal
Konsentrasi Arsenal terbelah karena akan
memai...
MINGGU, 16 FEBRUARI 2014

OLAHRAGA

7

Cilic Gagalkan
Final Ideal
di Rotterdam
KE FINAL: Petenis
Republik Ceko
Tomas Berdy...
JENDELA BUKU

8

MINGGU, 16 FEBRUARI 2014

Nagara Kretagama

Kisah Perjalanan Raja
yang Mendunia
PENGANTAR
Dalam rangka me...
HIBURAN

MINGGU, 16 FEBRUARI 2014

9
FILM

Konser Kemanusiaan
Musikus

Dua Hati
Satu Cinta

DOK FILM

LILIA DAN ZEINEB

MI...
CERPEN

10

MINGGU, 16 FEBRUARI 2014

Tubuh Sukro Menggeletar
S PRASETYO UTOMO

G

UNDUKAN makam Nyai Laras terselubung
re...
Media Indonesia 16 Februari 2014
Media Indonesia 16 Februari 2014
Media Indonesia 16 Februari 2014
Media Indonesia 16 Februari 2014
Media Indonesia 16 Februari 2014
Media Indonesia 16 Februari 2014
Media Indonesia 16 Februari 2014
Media Indonesia 16 Februari 2014
Media Indonesia 16 Februari 2014
Media Indonesia 16 Februari 2014
Media Indonesia 16 Februari 2014
Media Indonesia 16 Februari 2014
Media Indonesia 16 Februari 2014
Media Indonesia 16 Februari 2014
Media Indonesia 16 Februari 2014
Media Indonesia 16 Februari 2014
Media Indonesia 16 Februari 2014
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Media Indonesia 16 Februari 2014

2,596 views
2,458 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
2,596
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
182
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Media Indonesia 16 Februari 2014

  1. 1. 28 Halaman Minggu @ MIdotcom Harian Umum Media Indonesia Pemasangan Iklan & Customer Service: 021 5821303 No Bebas Pulsa: 08001990990 e-mail: cs@mediaindonesia.com Rp2.900/eks (di luar P. Jawa Rp3.100/eks) Rp67.000/bulan (di luar P.Jawa + ongkos kirim) 16 FEBRUARI 2014 | NO.11990 | TAHUN XLV SNMPTN 2014 Dimulai 17 Februari Balas Dendam atau kembali Terjungkal Ideologi dan Idealisme Pemuda Siswa pelamar hanya dapat memilih dua PTN yang diminati dan sebanyak-banyaknya dua program studi pada tiap PTN. Urutan dan program studi menyatakan prioritas pilihan. Menjamu Liverpol di Stadion Emirates, konsentrasi Arsenal terbelah karena akan memainkan juga Liga Champions melawan Bayern Muenchen. Tujuh seniman muda menafsir persoalan sosial lewat karya. Ada kritik akan korupsi hingga permenungan atas alam imajinatif.. Selekta, Hlm 2 Piala FA, Hlm 6 Tifa, Hlm 11 Giliran Lahar Jadi Ancaman ANTARA/M RISYAL HIDAYAT Belum bisa dipastikan kapan aktivitas Gunung Kelud benar-benar berhenti. EDY SAPUTRA K ENDATI amuk Gunung Kelud mulai mereda, bukan berarti ancaman terhadap warga sekitar tak lagi ada. Banjir lahar dengan daya rusak tinggi harus diwaspadai. Setelah erupsi pada Kamis (13/2) malam dengan melontarkan sekitar 80 juta meter kubik material vulkanis setinggi 17 km, gunung yang berada di wilayah Kediri, Blitar, dan Kabupaten Malang, Jawa Timur, itu memang menurun aktivitasnya. Hujan abu yang menyebar hingga Bandung, Jawa Barat, atau sejauh 800 km pun telah reda. Namun, menurut Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi SELA Rokok dan Mental PENELITIAN anyar di Inggris yang dipublikasikan di British Medical Journal (BMJ) mengungkapkan bahwa berhenti merokok dapat meningkatkan kesehatan mental. Demikian hasil dari 26 studi yang mengkaji kesehatan mental masyarakat sebelum dan setidaknya enam minggu setelah partisipan berhenti merokok. Mereka yang diteliti berusia rata-rata 44 tahun dan terbiasa merokok 20 batang sehari. Tim peneliti menemukan terjadi perbaikan kualitas psikologis signifikan pada partisipan yang berhenti merokok, seperti dapat mengatasi masalah kecemasan, depresi, dan stres. (Medical News Today/ Hym/X-7) Muhammad Hendrasto, ancaman dari Gunung Kelud tetap mengkhawatirkan. Banjir lahar dingin sewaktuwaktu bisa memorak-porandakan kawasan sekitar gunung. “Kalau hujan deras, bisa saja lahar dingin turun dan tingkat berbahayanya juga tinggi karena saat turun bisa sampai membawa batu besar-besar,” kata Hendrasto, kemarin. Ia mengimbau masyarakat menjauhi kantong-kantong lahar. Warga juga diminta tidak melakukan aktivitas di radius 10 km dari puncak karena Gunung Kelud masih berbahaya dan berstatus awas. ‘’Erupsi Gunung Kelud telah selesai, tapi bukan berarti sudah tenang. Sampai saat ini masih ada hembusan-hembusan yang membawa abu vulkanis. Belum bisa dipastikan kapan aktivitas Gunung Kelud benarbenar berhenti.’’ Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Surono mengamini bahwa lahar akan menjadi ancaman serius karena erupsi Kelud memproduksi material dengan volume luar biasa besar. Material itu akan meluncur cepat jika turun hujan lebat. ‘’Apalagi ditambah medan yang miring sehingga lahar bisa menyebar ke segala penjuru,’’ jelasnya. Surono juga memperingatkan potensi ancaman awan panas. “Masyarakat jangan melakukan aktivitas apa pun dalam radius 10 km. Gunung Kelud dikhawatirkan akan kembali melontarkan material dan awan panas.’’ Kemarin pagi, Gunung Kelud sempat erupsi setinggi 1.000 meter yang memicu keluarnya lava dan melontarkan material di sekitar lereng. Lahar Kirimkan tanggapan Anda atas berita ini melalui e-mail: interupsi@mediaindonesia.com Facebook: Harian Umum Media Indonesia Twitter: @MIdotcom Tanggapan Anda bisa diakses di metrotvnews.com panas itu mengalir ke arah barat daya menuju Desa Besowo dan Sumberejo, Kecamatan Kepung, Kediri. Turunnya lahar tersebut membuat panik puluhan warga yang nekat meninggalkan pengungsian untuk membenahi rumah mereka yang tertimpa pasir dan kerikil. Di wilayah Malang pun masih ada warga yang menolak dievakuasi, padahal rumah mereka di radius 5 km dari puncak Kelud. Lantaran itu, petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Malang terus berpatroli khususnya di Kecamatan Ngantang dan Kasembon. Penyisiran di zona bahaya juga dilakukan Badan SAR Nasional. Tidak ditemukan korban jiwa dalam penyisiran itu, tetapi diketahui rumahrumah warga rusak akibat guyuran pasir dan kerikil. Di Desa Pandansari, Kecamatan Ngantang, sedikitnya 300 rumah rusak berat bahkan ambruk. Kawasan itu kini seperti desa mati. Empat tewas Hingga kemarin, menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho, 56.089 jiwa masih mengungsi dan 4 orang tewas di Kecamatan Ngantang akibat terdampak erupsi Kelud. ‘’Kami telah mengecek ulang di lapang an dan korban tewas empat orang, bukan tujuh orang,’’ jelas Sutopo. Para pengungsi juga mulai terserang penyakit terutama pernapasan. Di pos pengungsian Kecamatan Pujon, Malang, mereka juga mengeluhkan minimnya fasilitas mandi, cuci, dan kakus. Dari Yogyakarta, tim investigasi dari Pusat Studi Bencana UGM menilai manajemen kebencanaan erupsi Gunung Kelud belum optimal. Indikasinya antara lain petunjuk arah pengungsian masih minim. (BN/Vei/ FU/FL/Ant/X-8) UNGSIKAN WARGA: Relawan menggendong warga untuk dievakuasi dari Dusun Sayang, Desa Tulungrejo, Ngantang, Malang, Jawa Timur, kemarin. Evakuasi dilakukan karena abu vulkanis letusan Gunung Kelud berbahaya bagi warga. es@mediaindonesia.com Berita terkait hlm 4 Bertempur di Medan Bencana “T E N TA R A b u k a n s u a t u golongan di luar masyarakat. Tentara tidak lain dan tidak lebih salah satu bagian masyarakat....” Pidato Jenderal Besar Sudirman di Yogyakarta pada 1 Januari 1946 itu pas untuk melukiskan kesetiaan para personel TNI-AD terhadap rakyat yang terkena musibah erupsi Gunung Kelud, Kamis (13/2). Pasukan TNI-AD sejak Jumat (14/2) dini hari berjibaku membantu evakuasi warga yang rumahnya diterjang erupsi Kelud. Para prajurit dari berbagai kesatuan itu habis-habisan menjalankan operasi selayaknya di medan pertempuran, meski medan perang mereka itu kini berupa daerah yang luluh lantak dihajar erupsi Kelud. Mereka mengangkut ribuan ton pasir yang mengotori atap-atap kantor pemerintahan, rumah ibadah, rumah sakit, jalan raya, hingga rumah-rumah penduduk, dan kemudian membersihkannya dengan menyemprotkan air. Menurut Kepala Dinas Penerangan TNI-AD Brigjen Andika Perkasa, pihaknya menyiagakan 5.000 prajurit untuk membantu penanggulangan bencana letusan Gunung Kelud. Selain itu, TNI-AD juga menyiapkan puluhan truk, puluhan set dapur lapangan, tim medis, dan puluhan set alat komunikasi. Seperti layaknya dalam perang sebenarnya, semua peralatan itu disiapkan untuk menunjang pergerakan pasukan di lapangan. “Kekuatan TNI-AD terdiri atas satuan teritorial dari Kodam, Kostrad, dan Kopassus,” kata Andika, kemarin. Selain prajurit TNI-AD, Polri, Pramuka, ormas, dan mahasiswa tak ketinggalan membantu warga bersih- bersih rumah serta lingkungan tempat tinggal mereka setelah diguyur debu Kelud (grafik hlm 5). Sebelumnya, TNI-AD juga menerjunkan pasukan ke medan tempur lain, yakni membantu korban banjir di Jakarta, bencana Gunung Sinabung, dan rehabilitasi jalan di pantura. “Kami mengerahkan 7.000 personel. Perbaikan jalan di pantura bekerja sama dengan PU untuk mengurangi kecelakaan karena banyak lubang akibat banjir,” kata KSAD Jenderal Budiman kepada Antara, Rabu (12/2). Menteri Pekerjaan Umum Joko Kirmanto mengakui perbaikan jalan di Brebes yang digarap pasukan TNI-AD tuntas Maret. “Adapun perbaikan jalan di jalur pantura Jabar dan Jatim sudah rampung sekitar 80%.” (ES/JI/X-3) Jeda Hlm 5 MI/IMMANUEL ANTONIUS BERSIHKAN JALAN: Warga dibantu anggota TNI-AD membersihkan abu vulkanis pascaerupsi Kelud setebal 10 cm yang menyelimuti Jalan MT Haryono, Kutoarjo, Jawa Tengah, kemarin.
  2. 2. SELEKTA 2 MINGGU, 16 FEBRUARI 2014 Segera Tuntaskan Kasus TPPU Wawan NTARA/JOKO SULISTYO WISATA RELIGI DI BATAM: Wisatawan mancanegara berdoa di Kelenteng Tua Pek Kong Bio, Winsor, Nagoya, Batam, kemarin. Cap Go Meh (hari ke-15 Imlek) yang jatuh pada akhir pekan dimanfaatkan oleh banyak wisatawan asal Singapura, Malaysia, dan Korea Selatan untuk berdoa di kelenteng tua itu. SNMPTN 2014 Dimulai 17 Februari Kepala sekolah harus jujur dalam mengisi data di PDSS. Jika tidak, panitia akan mem-blacklist sekolah itu. SYARIEF OEBAIDILLAH P ENDAFTARAN Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2014 akan dimulai Senin (17/2) dan berakhir Senin (31/3)tahun ini. Seluruh siswa yang telah terdaftar di pangkalan data sekolah dan siswa (PDSS) berhak mulai mendaftar SNMPTN 2014. “Siswa SMA/SMK/MA/MAK yang berhak mendaftar harus memiliki nomor pokok sekolah nasional (NPSN) dan mengisi data prestasi di PDSS. Siswa yang berhak melamar juga harus lulus ujian nasional (UN) serta memiliki nomor induk siswa nasional (NISN) dan terdaftar pada PDSS,” kata Ketua Umum Panitia SNMPTN 2014 Ganjar Kurnia pada konferensi pers di Jakarta, kemarin. Ganjar yang juga Rektor Universitas Padjadjaran Bandung mengatakan kepala sekolah menerima password dari panitia dan akan meneruskan ke siswa. Kemudian siswa pelamar menggunakan NISN dan password tersebut ke laman http://snmptn.ac.id. Selanjutnya, siswa mengisi biodata, pilihan perguruan tinggi negeri (PTN), pilihan program studi, serta mengunggah pas foto. Adapun siswa pelamar program studi bidang ilmu seni dan keolahragaan harus mengunggah portofolio atau dokumen bukti keterampilan. “Sesudah itu, siswa pelamar mencetak kartu bukti pendaftaran sebagai tanda bukti peserta SNMPTN,” ungkapnya. dapat memilih sebanyak-banyaknya dua program studi pada tiap PTN. Urutan dan program studi menyatakan prioritas pilihan. Beasiswa Di sisi lain, Ganjar menjelaskan bagi siswa yang terkendala biaya dapat mengajukan bantuan melalui program beasiswa Bidikmisi. SNMPTN, kata ganjar, ialah pola seleksi nasional ber- Siswa pelamar hanya dapat memilih dua PTN yang diminati dan sebanyak-banyaknya dua program studi pada tiap PTN. Urutan dan program studi menyatakan prioritas pilihan. Ganjar mengingatkan, pelamar hanya dapat memilih dua PTN yang diminati. Bila pelamar memilih satu, PTN yang dipilih bisa berada di provinsi mana pun. Namun, untuk yang memilih lebih dari satu PTN, salah satunya harus berada di provinsi yang sama dengan SMA asalnya atau dari provinsi terdekat bila belum terdapat PTN pada provinsi asal siswa. Selain itu, lanjutnya, peserta hanya dasarkan penjaringan prestasi akademik dengan menggunakan nilai rapor dan prestasi-prestasi lainnya. SNMPTN tidak melalui tes tertulis, tetapi diseleksi langsung oleh perguruan tinggi yang bersangkutan. Pengumuman hasil seleksi pada 27 Mei 2014. Ganjar mengungkapkan hingga kemarin sebanyak 11.836 sekolah telah mengisi PDSS. Sebanyak 1.982 di antaranya sekolah baru. Namun, masih ada 4.788 sekolah yang belum mengisi PDSS, tetapi sudah mendaftar SNMPTN. “Pihak sekolah masih diberi kesempatan untuk mengisi PDSS hingga 6 Maret. Saya imbau dan meminta kepala sekolah segera mengisi data prestasi siswa di PDSS,” ujarnya. Data tersebut, lanjut Ganjar, diperlukan agar siswa dapat mendaftar SNMPTN. Ganjar juga meminta kepala sekolah harus jujur dalam mengisi data di PDSS. Jika tidak jujur, panitia akan memasukkan sekolah itu ke daftar hitam (blacklist). “Ada 10 sekolah masuk daftar hitam. Sebelumnya sekitar 140, tetapi karena pihak sekolah sudah mengklarifikasi, tinggal 10 sekolah.” Di sisi lain, pemerhati pendidikan M Abduh Zen mengaku pesimistis pada SNMPTN yang tidak lagi menggunakan jalur tulis. “All bussiness as usual. Tak ada harapan perbaikan. Dengan memperbesar jalur undangan, kualitas masukan PTN jadi merosot,” ujar dosen Universitas Paramadina Jakarta itu. (X-7) Oebay@mediaindonesia.com HARTA kekayaan Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan terus diusut Komisi Pemberantasan Korupsi dengan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU). Penelusuran aset tersebut justru menyeret beberapa nama artis yang mendapatkan berbagai hadiah barang mewah, seperti mobil, dari adik Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah itu. Setelah Gedung KPK menjadi showroom mobil mewah Wawan, kali ini giliran para artis yang secara bergantian mendatangi panggilan penyidik. “Pemberitaan (para artis) saat ini justru tidak ada kaitannya dengan penanganan kasus itu. Ini yang menjadi tantangan KPK, kasusnya harus dituntaskan. Publik jangan hanya dipancing dengan menyebut nama-nama artis begitu saja, tapi kasusnya tidak fokus,” ujar anggota Komisi III DPR Eva Kusuma Sundari dalam diskusi bertajuk Aliran Dana buat Rakyat Jelita, di Jakarta, kemarin. Di tempat yang sama, Direktur Pemeriksaan dan Riset Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan Ivan Yustiavandana menyampaikan pihaknya terus mendukung KPK dengan data yang dimiliki. Apalagi, TPPU jauh lebih berbahaya ketimbang korupsi lantaran TPPU merupakan cara menikmati hasil korupsi. “Penyidik memang harus fokus pada penuntasan kasus dan TPPU terjadi. Mereka harus dihukum. Tidak ada yang susah untuk ditelusuri kalau memang harus dilakukan. TPPU memang sangat berbahaya karena mereka benar-benar menikmati hasil korupsi,” kata Ivan. Dia pun menyampaikan data yang diberikan ke penyidik dalam berbagai kasus sering kali diabaikan. Direktur Divisi Korupsi Indonesia Corruption Watch Ade Irawan juga berharap KPK tetap fokus pada penuntasan kasus meskipun artis-artis yang mendapat aliran dana dari Wawan mungkin juga dijadikan bumper untuk pencucian uang. “Penempatan uang harus diwaspadai karena pencucian uang saat ini juga makin canggih. Yang terkait dengan artis, terutama yang memiliki hubungan khusus harus cepat karena bisa saja uangnya juga mengalir ke orang lain,” tandas Ade. (AB/P-4) Aturan Pengawasan di Perppu Bisa Ditiru MAHKAMAH Konstitusi seharusnya bisa membentuk Majelis Kehormatan Hakim (MKH) sebagai pengawas hakim konstitusi. Demikian diungkapkan pakar hukum tata negara Universitas Khairun, Ternate, Margarito Kamis ketika dihubungi Media Indonesia, kemarin. H a k i m ko n s t i t u s i t i d a k mungkin mengawasi diri sendiri dan teman-temannya. “Praktis aturan majelis pengawasan yang diatur di perppu bisa dipakai. Khususnya unsur-unsur majelis pengawasan cukup pantas ditiru,” cetus Margarito. Mantan hakim konstitusi HAS Natabaya menekankan poin-poin persyaratan, aturan rekrutmen, dan pengawasan hakim konstitusi yang termuat pada Perppu Nomor 1/2013 tentang Perubahan Kedua UU MK yang telah digugurkan seharusnya tetap menjadi acuan untuk mencari hakim konstitusi baru dan untuk melakukan pengawasan. Hal itu penting demi memulihkan wibawa MK. Adapun pakar hukum tata negara Universitas Parahyangan Asep Warlan Yusuf mengusulkan pemerintah dan DPR mengubah aturan penanganan sengketa pemilu kada sebagai solusi mengurangi potensi perilaku korup yang ada di MI/ATET Asep Warlan Yusuf Pakar hukum tata negara Universitas Parahyangan tubuh MK. Penanganan sengketa pemilu kada itulah yang diduga dijadikan para hakim konstitusi sebagai lahan mencari uang haram. “Serahkan kembali sengketa pemilu kada ke pengadilan tinggi karena ‘lahan’ itulah yang dimanfaatkan Akil Mochtar dalam mencari uang. Itu yang paling mungkin dilakukan dalam waktu dekat.” Asep menyebutkan klausul perubahan penanganan sengketa pemilu kada tersebut bisa dimasukkan ke draf RUU pemilu kada yang saat ini sedang dibahas pemerintah dan DPR. Apabila pemerintah dan DPR sepakat mengubah aturan tersebut dan MK kemudian membatalkan, publik bakal mengetahui bahwa MK tidak ingin kehilangan ‘lahan’ dalam hal menangani sengketa pemilu kada. (Wta/Che/P-4) Kampanye Tiket Bola ala Yoyok B ARU terjadi kali ini. Foto seorang calon anggota legislatif (caleg) mejeng di lembar tiket pertandingan sepak bola timnas U-19 lawan PSIS Semarang yang berlangsung Jumat (14/2). Siapa gerangan sang caleg tersebut? Dialah Alamsyah Satyanegara Sukawijaya atau biasa dipanggil Yoyok Sukawi. Caleg asal Partai Demokrat yang juga pengurus teras PSIS tersebut maju pada pemilu legislatif April mendatang untuk DPRD Jawa Tengah. Kenekatan Yoyok sontak mengundang protes para penggemar sepak bola dan simpatisan PSIS karena dianggap sebagai bentuk kampanye terselubung. “Cara yang dilakukan caleg dari Partai Demokrat itu sangat tidak etis dan mencederai sepak bola nasional milik seluruh masyarakat Indonesia,” keluh Suryono, seorang warga yang tinggal tidak jauh dari Kawasan Industri Genuk, Semarang. “Kok, dia memanfaatkan kesem- patan. Meskipun Yoyok berdalih memasang foto pribadi dalam kapasitas sebagai pengurus PSIS, semua orang juga tahu bahwa Yoyok itu caleg,” ujar Wawan Prasetyo, seorang mahasiswa perguruan tinggi swasta di Semarang. Kecaman senada juga dilontarkan pimpinan dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Induk olahraga sepak bola di Tanah Air itu bahkan sempat mengancam membatalkan pertandingan yang berlangsung di Stadion Jati Diri Semarang. Sekretaris Jenderal PSSI Joko Driyono mengultimatum panitia penyelenggara Tur Nusantara Timnas U-19 agar segera meminta maaf secara terbuka dan tertulis kepada PSSI terkait dengan pemasangan foto Yoyok di lembar tiket. “Jika tidak, pertandingan laga uji coba Timnas U-19 melawan PSIS Semarang bisa batal,” ungkap Joko geregetan. Menurut Joko, pihaknya baru mengetahui foto Yoyok terpampang di lembar tiket pada Jumat (14/2) sore, beberapa saat menjelang pertandingan yang dimulai pukul 20.00 WIB. Ancaman Sekjen PSSI terbukti manjur. Panitia segera meminta maaf secara terbuka dan tertulis sebelum wasit meniup peluit tanda kick off. Yoyok pun dengan tergopoh-gopoh membuat pernyataan permintaan maaf atas insiden foto dirinya yang terpasang di lembar tiket. “Saya minta maaf kepada Badan Tim Nasional, pengurus timnas U-19, pimpinan PSSI, dan seluruh warga negara Indonesia atas kejadian ini.” Ihwal pemasangan foto pribadi tersebut, Yoyok berdalih bukan didasari kepentingan politik, melainkan untuk memperkenalkan manajemen baru PSIS. “Ini kesalahan saya,” tambah Yoyok sendu. Meski Yoyok mengaku salah, ribuan tiket telanjur dibeli penonton dan tidak mungkin ditarik. Modus kampanye terselubung ala Yoyok itu tergolong berhasil. (Akhmad Safuan/X-3) MI/AKHMAD SAFUAN TIKET LAGA TIMNAS: Foto calon anggota legislatif dari Partai Demokrat untuk DPRD Jawa Tengah Alamsyah Satyanegara Sukawijaya atau Yoyok Sukawi dipasang di tiket laga uji coba timnas U-19 melawan PSIS Semarang pada Jumat (14/2).
  3. 3. umum minggu, 16 FEBRuari 2014 3 Lagi, Demonstran Antipemerintah Dilempari Bom Rumah milik Pramon Sutivong, seorang pengusaha yang membantu dana demonstrasi antipemerintah, ditembaki oleh orang tak dikenal. Haufan Hasyim Salengke S AP/SAKCHAI LALIT LATIHAN BERSAMA: Tentara Korea Selatan turun dari tank amfibi dalam latihan militer bersama bersandi Cobra Gold yang digelar di Pantai Hat Yao, Provinsi Chonburi, Thailand, kemarin. Latihan bersama yang digelar tiap tahun itu melibatkan 8.000 personel dari Amerika Serikat, Thailand, Indonesia, Korea Selatan, Jepang, Malaysia, dan Singapura. Donor Darah di Love Donation 2014 PELAKSANAAN Love Dona­ tion 2014 menargetkan donor darah sampai 700 kantong. Kegiatan donor darah yang diprakarsai komunitas Young On Top ini merupakan ke­ giatan tahunan yang sudah empat kali dilaksanakan dan sukses mendapatkan sejum­ lah kantong darah yang terus meningkat setiap tahunnya. Pendiri Young On Top Billy Boen mengatakan kegiatan donor darah yang merupakan agenda tahunan ini memang sengaja menyasar kalangan anak muda untuk ikut ber­ partisipasi dalam mendonor­ kan darah dan membantu sesama. Dikatakan Billy, dua tahun belakangan, pelaksanaan donor darah dilaksanakan di pusat perbelanjaan. Selain itu diadakan pula acara talkshow yang meng­ hadirkan berbagai pembicara. Love Donation 2014 akan ber­ langsung selama dua hari di Casablanka pada Sabtu dan Minggu. “Aksi sosial ini juga didu­ kung penampilan beberapa artis, di antaranya Fay Nabila, Dewi Sandra, Rio Febrian, dan Bayu Risa. Seluruh kantong darah yang didapat akan disumbangkan kepada Him­ punan Masyarakat Hemofilia Indonesa (HMHI),” ujar Billy saat ditemui pada pembukaan Love Donation 2014 pada Sabtu (15/2). Pada pelaksanaan tahun pertama pada 2011 didapat­ kan 140 kantong darah. Tahun kedua meningkat 300 kantong darah dan tahun berikutnya berhasil terkumpul 447 kan­ tong darah. Dengan terus meningkatnya pendapatan kantong darah maka pada tahun ini target 700 kantong darah dan diharapkan dapat terpenuhi. Wakil Ketua HMHI dr. Novie Amelia Chozie mengatakan hemofilia merupakan pe­ nyakit akibat kelainan pem­ bekuan darah. Penderitanya akan mengalami kesulitan darahnya untuk berhenti jika mengalami luka. Jumlah penderita di Indo­ nesia tercatat 1.700 orang hingga Februari 2014. Jumlah itu masih perkiraan sekitar 6% dari jumlah penduduk Indonesia. “Mereka harus dapat sup­ lai darah terus karena me­ reka kehilangan faktor yang bisa memproses pembekuan darah. Selama ini ada be­ berapa hal yang sudah dilak­ sanakan. Kenapa hemofilia masih belum terdiagnosis? Itu karena banyak yang belum tahu mengenai penyakit ini,” kata Novie. (VEI/J-2) ebuah bom dilempar­ kan ke arah kerumun­ an demonstran anti­ pemerintah Perdana Menteri (PM) Yingluck Shi­ na­ atra di Distrik Klaeng, w Pro­ insi Rayong, Thailand, v ke­ arin. Insiden itu melu­ m kai 4 orang dan merusak 5 mo­ il serta 2 sepeda motor b yang diparkir di sekitar lokasi ledakan. Kepala Kepolisian Klaeng, Kolonel Jatuwat Kingbualuang, mengungkapkan keempat kor­ an luka ialah Thayarat b La­ om, Udomsak Ruangpra­ m dit, Sitthicai Amnatjed, dan Alongkorn Tem-iam. Para kor­ ban dibawa ke Rumah Sakit Klaeng guna mendapatkan pe­ awatan, dan dinyatakan r selamat. “Ledakan bom terjadi selang beberapa waktu tatkala sekitar 500 demonstrans antipemerin­ tah hendak meng-akhiri aksi protes mereka,” ungkap Jatu­ wat. Kepala keamanan di Klaeng, Banyat Siankiaw, mengatakan ledakan bom itu terjadi seki­ tar 15 meter dari panggung tem­ at massa dari Komite p Re­ ormasi Rakyat Demokratik f (PDRC) berkumpul. Dilihat dari motifnya, kata dia, peledakan bom itu bukan untuk merusak fasilitas, melainkan meneror demonstran antipemerintah. Penyandang dana Di sisi lain, lebih dari 10 pe­ luru ditembakkan orang tak di­ kenal ke rumah milik Pramon Sutivong, ketua Organisasi An­ ti­ orupsi Thailand, di Bangkok, k Jumat (14/2) malam. Insiden itu tidak menelan korban. Pihak kepolisian mengata­ kan rumah Pramon yang ber­ ada di Distrik Yannawa, Bang­ kok, diserang sekitar pukul 03.00. Polisi juga menemukan lima selosong peluru dalam rumah yang kacanya telah berantakan. Selama ini Pramon dike­ nal sebagai tokoh yang turut membiayai demonstrasi ke­ lompok antipemerintah, PDRC. Namun, Pramon sendiri mem­ bantah tuduhan tersebut. Dia menilai tuduhan itu bertujuan menghancurkan reputasi dan nama perusahaannya. Tak hanya itu, Pramon be­ ren­ ana mengajukan gugatan c terhadap Pusat Pengelola Ke­ tenteraman dan Ketertiban (CMPO). Pasalnya pejabat CMPO telah menuduh Pramon membiayai aksi protes yang hendak menggulingkan PM Yingluck. Secara terpisah, pemimpin demonstran antipemerintah yang menduduki kompleks Gedung Pemerintah, Luang Pu Buddha Issara, telah sepakat untuk menggelar pertemuan dengan pihak kepolisian hari ini (Minggu, 16/1). Keputusan tersebut mem­ buat pemerintah menunda ren­ ana untuk merebut kem­ c bali kantor-kantor negara yang diduduki PDRC, kemarin. “Kami dan otoritas kepolisi­ n a telah bersepakat untuk meng­ gelar pertemuan pada Ming­ u g pukul 13.00,” katanya. Pria yang dikenal sebagai biksu itu meminta pejabat yang mewakili kepolisian ke perte­ muan tersebut tidak mengena­ an seragam resmi. Alasan­ k nya, hal itu untuk menghindari penangkapan para petinggi PDRC yang masuk daftar surat perintah penangkapan oleh Pengadilan Kriminal. Di sisi lain, para pendukung PDRC telah menguasai ka­ wasan kompleks pemerintah selama lebih dari satu bulan sebagai bagian untuk meng­ gulingkan pemerintahan Yingluck. Akibat pendudukan itu, Yingluck terpaksa berpindah kantor ke kompleks Kemente­ rian Pertahanan. Direktur Pusat CMPO Chalerm Yubamrung menegaskan bahwa Yingluck bisa kem­ bali bekerja di kantornya se­ cara normal pada Rabu (19/2) mendatang. (Bangkok Post/ Hym/I-3) haufan_hasyim @mediaindonesia.com
  4. 4. ERUPSI KELUD 4 MINGGU, 16 FEBRUARI 2014 ANTARA/ANDREAS FITRI ATMOKO BERSIHKAN LANDASAN: Petugas gabungan dari TNI-AU, TNI-AD, Polri, damkar, sekolah penerbangan, dan Angkasa Pura membersihkan abu vulkanis Gunung Kelud yang menutup landasan pacu Bandara Adi Sutjipto, Sleman, Yogyakarta, kemarin. Pembersihan dikebut guna membuka kembali bandara yang ditutup selama dua hari. Warga Beralih Naik KA Partikel debu erupsi tajam seperti silet, sangat berbahaya jika masuk ke mesin ataupun kabin pesawat. FAISOL TASELAN D I tengah ketidakpastian pemulihan jadwal penerbangan akibat penutupan beberapa bandar udara di Jawa Barat, Jawa Te n g a h , d a n J a w a T i m u r pascaerupsi Gunung Kelud, kereta api kini menjadi tumpuan mobilitas warga. Mereka meyakini moda transportasi itu cukup aman untuk menghubungkan daerah-daerah yang terkena dampak erupsi tersebut. “Saya seharusnya naik Citilink penerbangan malam ini, tapi karena semua penerbangan dibatalkan, ya sudah saya coba cari tiket kereta,” ujar Wati, ibu tiga anak, kepada Media Indonesia di Stasiun Pasar Turi Surabaya, kemarin. Limpahan penumpang yang memburu tiket kereta api eksekutif ataupun ekonomi juga tampak di Stasiun Gubeng, Abu Kelud Susah Hilang ERUPSI Gunung Kelud di Jawa Timur menyisakan hujan abu vulkanis yang tersebar mulai Jawa Tengah, Yogyakarta, hingga Jawa Barat, Jumat (14/2). Abu vulkanis itu belum bisa hilang hingga dua minggu. Dewan Pakar Pusat Studi Bencana Alam (PSBA) Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Sudibyakto menjelaskan, berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan tim dari PSBA sebelum dan sesudah erupsi, debu vulkanis tidak bisa dibersihkan dengan cara biasa. “Kalau pembersihannya seperti sekarang ini, debu vulkanis hanya memutar dari pepohonan dan atap turun ke tanah, kemudian dari tanah tertiup oleh angin kembali naik,” terangnya di Yogyakarta, kemarin. Menurutnya, perlu campur tangan Tuhan untuk membantu membersihkan debu vulkanis tersebut. “Dengan hujan deras beberapa jam bisa selesai,” imbuhnya. Ia mengimbau masyarakat agar berdoa memohon hujan seperti salat meminta hujan. “Umat yang lainnya juga bisa berdoa memohon hujan,” imbaunya. Debu vulkanis Gunung Kelud cukup membahayakan. Dalam laporan, Carl Wilhelm Wormser, pejabat Pengadilan Landraad di Tulungagung, Jawa Timur, pada saat me- nyaksikan letusan Kelud 1919 menyebutkan debu yang dihirup masyarakat membuat susah bernapas. Dalam catatan Wormser disebutkan, udara semakin mencekik warga di sekitar Kelud sehingga susah bernapas. Hal yang digambarkan Wormser itu dibenarkan Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Pemkab Tulungagung Jito Prayogo. “Debu erupsi Gunung Kelud sangat berbahaya jika terhirup oleh kita. Konon debu itu berbahan kaca yang ujungnya runcing. Jika terhirup, bisa akibatkan infeksi saluran pernapasan atas dan buat paru-paru sakit.” (AU/FU/ST/N-3) Surabaya. “Dalam dua hari ini tiket eksekutif dan ekonomi ludes terjual, khususnya tujuan Jakarta dan Bandung. Tapi seluruhnya bisa terangkut,” kata Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 8 Surabaya Sri Winarno. Pihaknya tidak menambah rute ataupun gerbong karena rangkaian kereta masih mampu mengangkut semua penumpang. Kepala Humas PT KAI Sugeng Priyono mengatakan perjalanan kereta api normal dan tidak ada lonjakan berlebihan akibat beralihnya para penumpang pesawat terbang. “Berita penumpang menyerbu kereta itu enggak ada, perjalanan normal. Hari Jumat, Sabtu, dan Minggu itu memang masa puncak penumpang,” ujar Sugeng, kemarin. Namun, masinis akan mewaspadai wilayah yang mempunyai keterbatasan jarak pandang akibat debu dengan mengurangi kecepatan kereta. Hal itu bisa saja menyebabkan sejumlah keterlambatan perjalanan kereta, di antaranya yang menuju Yogyakarta dan Solo. “Kita sesuaikan, bisa saja dihentikan sementara kalau berbahaya,” katanya. Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Suroyo Alimoeso mengatakan sudah mengirim tim untuk menangani permasalahan jalur darat yang terdampak letusan Gunung Kelud. Empat bandara dibuka Berkurangnya aktivitas erupsi Kelud membuat otoritas empat bandara kembali membuka penerbangan. Hingga kemarin siang, hanya tiga bandara yakni Bandara Ahmad Yani Semarang, Abdurahman Saleh Malang, dan Tunggul Wulung Cilacap yang belum beroperasi. Pada pukul 18.00 WIB, otoritas Bandara Juanda Sidoarjo akhirnya juga membuka kembali operasional bandara. “Namun diprioritaskan untuk pesawat yang akan mendarat dari daerah lain, sementara 33 pesawat yang sudah dua hari parkir tidak boleh langsung terbang karena harus melakukan pemeriksaan dulu secara menyeluruh,” ujar Kepala Otoritas Bandara Wilayah 3 Surabaya, M Alwi, kemarin. Keputusan bersama dengan perwakilan maskapai penerbangan diambil setelah hujan abu terhenti dan endapan abu di landasan pacu ataupun apron parkir pesawat sudah dibersihkan dengan disemprot air. Dengan demikian, tinggal Bandara Husein Sastranegara Bandung, Adi Sutjipto Yogyakarta, dan Adi Soemarmo Surakarta yang masih ditutup untuk lalu lintas penerbangan. Dampak erupsi Gunung Kelud juga dirasakan para pelaku pariwisata di Bali. Kemarin, misalnya, terjadi penundaan 40 penerbangan dari Surabaya, Solo, Yogyakarta, dan Jakarta, juga penerbangan Air Asia dari Kuala Lumpur, Malaysia. “Sebelumnya tingkat hunian untuk wisatawan lokal 70%, dalam dua hari tinggal 40%,” ujar pengurus Asita Bali Misto Leo Faisal. (Tim/Wib/Ant/E-5) faisol@mediaindonesia.com Padi Tertimbun, Susu pun tidak Bisa Diperah DAMPAK erupsi Gunung Kelud sungguh luar biasa. Tidak hanya memaksa puluhan ribu orang mengungsi, merusak rumah-rumah warga, dan menyebabkan transportasi udara terhenti, amuk gunung setinggi 1.731 meter di atas permukaan laut itu juga merusak pertanian dan peternakan serta melumpuhkan pariwisata. Hitungan sementara menunjukkan guyuran material vulkanis Gunung Kelud mengakibatkan 1.200 hektare tanaman padi di Kabupaten Malang, Jawa Timur, rusak. Hitungan itu baru meliputi Kecamatan Ngantang, belum termasuk di Pujon dan Kasembon ataupun daerah-daerah sekitar Kelud di Kediri dan Blitar. Pantauan di lapangan memperlihatkan abu, pasir, dan kerikil muntahan Gunung Kelud menimbun lahan-lahan pertanian. Kondisi terparah terjadi di Desa Sidodadi, Pandesari, Ngantru, Pagersari, dan Banturejo, Kecamatan Ngantang. Bupati Malang Rendra Kresna mengatakan, kemarin, pihaknya berkoordinasi dengan Pemprov Jatim soal bantuan untuk petani. “Pengalaman erupsi Gunung Bromo lalu, petani dapat bantuan benih.’’ Tak cuma pertanian, peternakan di Ngantang, Pujon, dan Kasembon kena dampak pula. Ketiga wilayah itu merupakan sentra susu sapi terbesar di Ja- tim. Di Ngantang saja ada sekitar 41 ribu ekor sapi perah. Untuk membantu peternak, Pemkab Malang membuka posko pakan ternak agar mereka bisa memberi pakan konsentrat pada pagi-sore, dan malamnya kembali ke pengungsian karena status Kelud masih awas. “Kami akan menyediakan 40 ton pakan, dananya Rp460 juta per hari,” jelas Rendra. Sejak Kelud erupsi pada Kamis (13/2) malam, produksi susu di koperasi SAE Pujon terhenti. Demikian juga pasokan sayur di Subterminal Agrobisnis Mantung yang memasok sekitar 150 ton sayur per hari untuk mencukupi kebutuhan Jatim dan Kalimantan. Sektor pariwisata Yogyakarta dan sekitarnya pun tak luput dari amuk Kelud. Candi Borobudur ditutup sementara dan stupa-stupa dibungkus. “Sekitar 3.000-4.000 orang batal naik ke Candi Borobudur akibat hujan abu Gunung Kelud,” ujar Kepala Unit Taman Wisata Candi Borobudur Bambang Irianto. Sama halnya objek wisata Keraton Yogyakarta. Sejumlah abdi dalem ‘Prajurit Biru’ didukung para relawan kemarin masih bersih-bersih. Seorang abdi dalem keraton, menjelaskan pada saat normal, kunjungan wisatawan rata-rata 2.000-4.000 orang per hari. (BS/Ant/X-8) Masker dari Singapura untuk Korban A NJAR Setya tidak pernah melewatkan pemberitaan erupsi Gunung Kelud di Jawa Timur yang terjadi pada 14 Februari lalu. Dokter yang bermukim di Singapura itu prihatin saat melihat foto-foto hujan abu di berbagai wilayah termasuk Kediri, wilayah terdekat dengan Gunung Kelud. Apalagi banyak warga kesulitan mendapatkan masker karena stoknya telah habis. “Dari pemberitaan itu, saya tergerak untuk bisa membantu warga di sekitar Kelud, terutama untuk mendapatkan bantuan masker dan obat-obatan,” ujar Anjar, yang menjadi koordinator aksi, saat mengantarkan bantuan obat-obatan dan masker kepada korban erupsi Kelud di wilayah Madiun, Kediri, dan Blitar, kemarin. Awalnya Anjar menyumbang secara pribadi. Namun, belakangan teman-teman pengajian di Singapura mendengar rencananya. “Akhirnya banyak teman pengajian ikut menyumbang.” Dari para ibu yang tergabung dalam kelompok pengajian di Singapura, terkumpullah uang S$580. Selanjutnya, sumbangan dari para suami yang tergabung dalam klub badminton di lingkup KBRI Singapura, yang dikumpulkan mendadak saat makan siang, mencapai jumlah S$700. Stok masker yang terus menipis juga terjadi di Kabupaten Tulungagung. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat terpaksa melakukan pengadaan masker untuk dibagikan gratis kepada warga. Sudah 200 ribu masker dibagikan kepada warga sejak kemarin. Pembagian masker gratis juga dilakukan BPBD Klaten. Ratusan orang berjubel di depan Kantor BPBD Klaten, Jawa Tengah, kemarin, untuk mendapatkan masker gratis. Sebanyak 100 ribu masker telah dibagikan ke warga untuk menangkal debu vulkanis Kelud agar tidak terhirup. Pascaerupsi, masyarakat mulai bekerja bakti membersihkan rumah, perabotan, dan jalanjalan utama. Warga di Surakarta, pantura Gresik, ataupun di Yogyakarta dan Klaten bekerja bakti membersihkan perabotan, atap, halaman rumah, hingga mencuci ulang pakaian yang terkena abu. Bahkan di Kabupaten Temanggung, polisi menyediakan dua water cannon untuk membersihkan debu vulkanis. Sikap gotong royong dan kepedulian juga ditunjukkan Kementerian Pekerjaan Umum, yang langsung tanggap dengan memberikan bantuan air bersih untuk warga di Kediri. (Tim/N-3) ANTARA/ADHITYA HENDRA BAGIKAN MASKER: Sejumlah relawan membagikan masker untuk pengguna jalan di Pasuruan, Jawa Timur, kemarin. Pengendara diwajibkan menggunakan masker karena abu vulkanis Gunung Kelud sangat berbahaya.
  5. 5. JEDA MINGGU, 16 FEBRUARI 2014 5 Melayani dengan Seni dan Kesabaran Di kala bencana, para prajurit TNI dan Polri menjadi terdepan dalam menolong sesama meski harus bertarung nyawa. Kesabaran dan ketahanan fisik mereka menjadi keutamaan. EDY SAPUTRA S UARA letusan Gunung Kelud menggelegar pekan ini. Ketika semua warga yang berjarak minimal 10 kilometer turun ke zona aman, tidak halnya dengan mereka. Mereka mempertaruhkan nyawa mereka untuk memastikan semua warga sudah turun ke pengungsian. “Saat orang semua pada turun, kita yang harus naik dan tetap bertahan,” kata Letnan Dua (Letda) Adi Setiawan, Komandan Peleton Rayon Infanteri 521 Kediri kepada Media Indonesia, kemarin, sambil tersenyum. Sosok yang dikenal ramah dan tidak suka membandingkan orang itu menyadari peran prajurit TNI saat berhadapan dengan bencana. “Kita menjalani tugas kemanusiaan,” ujarnya. Sudah sepekan ia dan anggota peletonnya berada di kawasan rawan bencana. Ia menyadari dinamika masyarakat saat ini jauh berbeda dengan era sebelum reformasi. Seperti saat menghadapi masyarakat yang enggan turun ke lokasi pengungsian, diperlukan seni tersendiri. “Bagaimanapun juga mereka punya hak yang tak bisa seenaknya kita langgar,” ujar Adi. Di sisi lain ia mengemban tugas menyelamatkan warga dari kemungkinan paling buruk. Di titik itulah egonya sebagai tentara mengalami ujian. “Kita kasih argumen kalau mereka tidak turun berpotensi celaka,” ujar Adi. Respons masyarakat pun be- ragam. Ada yang tahu 15 hari sebelumnya kalau Gunung Kelud akan meletus, tetapi tetap menolak turun karena khawatir dengan harta atau ternak mereka. “Harus dihadapi dengan sikap penuh perhatian dan ini seni, intinya harus dialog,” ungkap ayah tiga orang anak itu. Tidak saja membujuk warga turun, tapi juga ia harus kembali bernegosiasi dengan warga yang kembali ke rumah. Tak pelak ia harus mengawal mereka kembali meski hanya 1 jam. “Tapi di lain waktu jika keadaan benar-benar mengharuskan tegas, ya kita harus tegas juga,” sambung Inspektur Dua (Ipda) Anang yang ditemui di depan Posko Terpadu Gunung Kelud di Kecamatan Ngancar, Kediri. Sabar Di balik semua itu, petugas mengalami ujian kesabaran. Hal itu diakui Inspektur Dua (Ipda) Sunarno. Perwira pengendali Desa Mergourip, Kecamatan Ngancar, itu mengaku perlu kesabaran saat berkomunikasi dengan masyarakat. Bak dua sisi mata koin, ia bertugas membantu masyarakat, tapi juga tidak boleh lemah dan lelah. “Kita ini juga manusia kan, bisa sakit, tapi kalau petugasnya yang sakit malah enggak lucukan, jadi pandai-pandai kitalah,” ungkap Sunarno sambil tertawa. Sudah sepekan terakhir, ia kerja tanpa batas waktu. “Jadi benar-benar melekat, baru kemarin aja kita dapat jadwal semacam piket,” tawanya. Selain kesabaran, ketulusan mereka menolong dan menangani pengungsi diuji. Orang yang tidak benar-benar tulus, kata Sersan Dua Rahmad, petugas pengendali pengungsi warga Sugihwaras, Kecamatan Ngancar di pos pengungsi Desa Tawang, Wates, akan menuai masalah. “Ini benar-benar soal kemanusiaan, tidak boleh menghitung untung rugi,” ujar Rahmad yang sehari-hari bertugas di Koramil Wates. Termasuk saat pemimpin dipuji pihak lain, sedangkan anak buah yang bekerja keras terkesan terabaikan. “Pendek kata kalau sudah terkait tugas kemanusiaan seperti menangani pengungsi seolah prajurit tidak punya hak terhadap dirinya sendiri,” ujarnya penuh makna. Pada saat bencana, TNI dan Polri siap bertarung nyawa saat bernegosiasi agar warga mau turun ke pengungsian. Untuk penanganan bencana meletusnya Gunung Kelud, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Budiman sebelumnya menurunkan tiga ribu personel anggotanya dari Kodam V Brawijaya ditambah Kostrad dari Satuan Infanteri Divisi II dan Brigif 18 dari Malang dan Madiun. Selain itu, satuan zeni diturunkan untuk membersihkan debu vulkanis di jalan dengan ketebalan lebih dari 20 sentimeter. “Ada 3.000 personel kegiatan pelaksanaan penanggulangan bencana Gunung Kelud, sebelum terjadi erupsi yang dilakukan,” kata KSAD. (Ant/M-5) es@mediaindonesia.com ANTARA/M RISYAL HIDAYAT EVAKUASI WARGA: Anggota TNI bersama relawan menggendong warga saat evakuasi di Dusun Sayang, Desa Tulungrejo, Ngantang, Malang, Jawa Timur, kemarin. Sebanyak 25 kepala keluarga di kawasan itu dipindahkan ke tempat yang lebih layak dari dampak abu Gunung Kelud. Membangkitkan Keceriaan Anak di Pengungsian ANTARA/FIKRI YUSUF MI/BAGUS SURYO BERJAGA DI ZONA BERBAHAYA: Anggota TNI dari Batalyon Infanteri Linud 501/Bajra Yudha membersihkan Gereja Santo Cornelius dari abu vulkanis Kelud, di Madiun, Jawa Timur (atas). Sejumlah anggota TNI juga diturunkan untuk menjaga agar warga tidak masuk ke zona bahaya radius 6 km di kawasan Bendungan Selorejo, Kecamatan Ngantang, Malang, Jawa Timur. PULUHAN pengungsi berusia balita dan siswa sekolah dasar (SD) serta SMP mengikuti terapi kebencanaan (trauma healing) untuk mengobati trauma psikologis akibat bencana letusan Gunung Kelud, di posko pengungsian Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, kemarin. Kegiatan yang digelar Forum Peduli Bencana Indonesia (FPBI) itu dipusatkan di dalam ruangan gedung SDN Nglegok 3 yang juga menjadi salah satu posko pengungsian korban letusan Gunung Kelud. Selain menyajikan berbagai permainan, para relawan FPBI juga menyediakan media menggambar bagi anak-anak pengungsi untuk menghilangkan kebosanan mereka selama berada di tenda-tenda pengungsian. “Kami akan melakukan terapi ini sampai mereka benar-benar bisa memahami dan tidak ada rasa takut, bisa ceria kembali dan tanpa tertekan akan adanya letusan Gunung Kel u d ini,” kata relawan FPBI, Ahmad Syarif. Ia berharap setelah kembali ke rumah masingmasing, anak-anak pengungsi tersebut dapat beraktivitas kembali dengan normal. Menurutnya, dari pengamatan di lapangan, pemerintah daerah kurang tanggap merespons dampak psikologis setiap pengungsi, terutama anak-anak. “Saat ini, sekitar 250 KK korban letusan Gunung Kelud di Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, masih menghuni lokasi pengungsian,” ujarnya. Di sisi lain, Palang Merah Indonesia (PMI) terus menjalankanoperasi tanggap darurat bencana (TDB) Gunung Kelud dengan membantu aparat TNI, Polri, dan instansi setempat untuk bersiaga menghadapi ancaman banjir lahar dingin. Sekretaris PMI Kabupaten Kediri, Triatmono, mengatakan PMI mendapat kabar dari petugas vulkanologi setempat tentang kemungkinan turunnya lahar dingin melalui tiga wilayah di Kecamatan Kepung, yaitu Desa Kebon Rejo, Kampung Baru, dan Besowo. Karena itu, tambahnya, 15 relawan PMI sudah terjun bersama anggota TNI dan Polri untuk mengimbau warga agar segera turun dari tiga desa di Kecamatan Kepung yang berada pada radius 15 km dari kawah Gunung Kelud. Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), banjir lahar dingin mungkin akan terjadi di wilayah Kebon Rejo, Kampung Baru, dan Kampung Besowo, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri. Koordinator Dapur Umum PMI Kabupaten Blitar Sunu Aliwardana mengatakan tim dapur umum telah mendistribusikan sarapan pagi untuk pengungsi di empat titik pos pengungsian. Lokasi dapur umum di SMK 01 Nglegok. Sebanyak 25 relawan PMI Kediri dibantu oleh anggota Palang Merah Remaja (PMR), petugas Linmas, dan ibu-ibu persatuan guru setempat. (Ant/X-7)
  6. 6. PIALA FA 6 minggu, 16 FEBRuari 2014 Balas Dendam atau kembali Terjungkal Konsentrasi Arsenal terbelah karena akan memainkan juga Liga Champions melawan Bayern Muenchen. Ghani Nurcahyadi T RAGEDI 20 menit di awal laga yang terjadi tepat seminggu yang lalu belum hilang dari ingatan pelatih Arsenal Arsene Wenger. Empat gol the Reds dalam kurun waktu tersebut meruntuhkan perlawanan ‘Me­ riam London’ yang akhirnya menyerah 1-5 di Anfiled. Kekalahan itu membuat Ar­ senal kehilangan posisi pemun­ cak klasemen yang akhirnya menjadi milik Chelsea. Arsenal kini berada di peringkat ke­ dua Liga Primer atau selisih satu poin dengan Chelsea yang mengoleksi 57 poin. Kini, setelah ‘kejadian pahit’ itu, Wenger tak perlu menung­ gu lama untuk balas dendam. Namun, bukan di ajang Liga Primer, melainkan di Babak V Piala FA di Stadion Emirates hari ini. Wenger mengaku telah me­ nunggu pertemuan tersebut. Bagi juru taktik asal Prancis itu, pertemuan ke-198 kedua tim itu akan dijadikan momentum untuk meningkatkan keper­ cayaan diri pemainnya. “Pertemuan yang pertama (minggu lalu di Liga Primer) punya pengaruh terhadap pertemuan kali ini. Kami sa­ ngat fokus untuk memberikan respons yang kuat bahwa laga sebelumnya ialah sebuah ke­ celakaan. Saya sangat yakin para pemain akan berkonsen­ trasi penuh dalam pertanding­ an ini dengan semangat yang AP/Bogdan Maran kuat,” kata Wenger dalam situs resmi klub. Dalam duel nanti, Arsenal punya modal kuat untuk me­ menangi pertandingan. Perta­ hanan the Gunners solid bila bermain di depan publik Lon­ don. Terbukti, jala Arsenal tidak pernah terkoyak dalam 11 laga dari 12 pertandingan terakhir di Stadion Emirates. Akan tetapi, konsentrasi Ar­ senal akan sedikit terbelah da­ lam laga ini. Pasalnya, mereka harus menjamu tim kuat Jer­ man, Bayern Muenchen, pada laga 16 besar Liga Champions (19/2). Wenger dituntut cerdik dalam merotasi pemain. “Apakah saya akan mengis­ tirahatkan beberapa pemain, saya belum tahu itu. Yang pasti fokus utama kami ialah meme­ nangi pertandingan ini,” kata Wenger yang kembali bisa me­ mainkan gelandang Mathieu Flamini seusai masa hukuman tiga pertandingan pemain ter­ sebut berakhir. Wenger yakin keseimbangan BEREBUT BOLA: Bek Arsenal Laurent Koscielny (kiri) berebut bola dengan striker Liverpool Luis Suárez di ajang Liga Primer (2/11/2013). Kedua tim akan kembali bertemu di Babak V Piala FA di Stadion Emirates malam ini. antara para pemain muda yang terus berkembang dan pemainpemain berpengalaman terus tumbuh. Itu sebabnya the Professor tak kesulitan dalam me­ nentukan skuat kala melakoni laga-laga penting. “Pada laga yang penuh de­ ngan tekanan, saya akan me­ mainkan pemain yang lebih berpengalaman. Namun, saya punya kepercayaan sama pada semua pemain. Skuat saya me­ mang tak banyak, tapi mereka punya level.” Diuntungkan Berbeda dengan Arsenal, ‘si Merah’ tidak harus memecah konsentrasinya untuk berlaga pada kompetisi Eropa. Pelatih Liverpool Brendan Rodgers me­ ngatakan dirinya bisa menu­ runkan skuat terbaik untuk menyingkirkan Arsenal dari laga Piala FA. “Kami ingin memenangi Pia­ la FA. Itu jadi salah satu tujuan kami. Kami tidak punya per­ tandingan pada pertengahan minggu sehingga kami bisa menurunkan skuat terkuat kami dalam laga itu,” ujar Rodgers. Pelatih asal Irlandia Utara itu berharap momentum keme­ nangan di dua pertandingan terakhir Liga Primer dapat berlanjut. Meski demikian, mantan arsitek Swansea itu juga mengakui Arsenal seba­ gai tim besar tidaklah mudah dikalahkan. “Ini pertandingan yang ber­ beda dalam kompetisi yang juga berbeda. Terlebih ini merupa­ kan partai tandang. Ini pasti akan menjadi partai yang sulit, tapi saya percaya pada pemain saya.” (R-1) gani@mediaindonesia.com
  7. 7. MINGGU, 16 FEBRUARI 2014 OLAHRAGA 7 Cilic Gagalkan Final Ideal di Rotterdam KE FINAL: Petenis Republik Ceko Tomas Berdych menjadi satusatunya petenis unggulan yang bertahan hingga final Rotterdam Terbuka 2014. Kemarin Berdych menaklukkan Ernest Gulbis (Latvia) 6-3, 6-2 untuk memastikan tiket final. Di final, unggulan ketiga itu akan bertemu petenis tuan rumah Igor Sijsling atau Marin Cilic (Kroasia) REUTERS/PAUL VREEKE Tiket Terakhir Milik BSB Absennya Jakarta BNI 46 kemarin membuat Jakarta Pertamina Energi memastikan diri menjadi juara Putaran II tanpa menguras keringat. GHANI NURCAHYADI K EMENANGAN tim putra Palembang Bank Sumsel Babel (BSB) atas Solo Bank Jateng di BSI Proliga 2014 Seri III Putaran II yang berlangsung di GOR Tri Dharma, Gresik, Jawa Timur, kemarin, memastikan juara bertahan itu menggenggam tiket terakhir untuk berlaga di final four kompetisi tertinggi bola voli Indonesia itu. Anak asuh Munawar itu menang meyakinkan 3-0 (25-21, 25-19, 25-17) atas Solo Bank Jateng. Kemenangan itu membuat Bank Sumsel Babel menggeser Bank Jateng di posisi keempat klasemen dengan koleksi 14 poin, unggul 2 poin atas Solo Bank Jateng. Anak asuh Rohadi Mulyo dipastikan tidak bisa mengatasi ketertinggalan poin karena sudah tidak memiliki jadwal pertandingan, sedangkan Bank Sumsel Babel masih bisa menambah poin karena hari ini masih bertanding menghadapi Jakarta Electric PLN. Bank Sumsel Babel menyusul tiga tim putra lainnya yang sudah lebih dulu memastikan diri ke final four, yaitu Surabaya Samator, Jakarta Pertamina Energi, dan Jakarta Electric PLN. Tiket final four juga memperpanjang asa Andri dan kawan-kawan untuk mempertahankan gelar juara. Munawar mengatakan kemenangan timnya berkat kesolidan dalam menerima bola dan menyerang. Ia bahkan sempat memberi porsi latihan khusus bagi Andri cs selama seminggu untuk melatih penerimaan dan servis. Di pertandingan terakhir, Munawar akan menurunkan tim pelapis saat menghadapi Jakarta Electric PLN. Andri mengungkapkan kehadiran dua tosser berkualitas di timnya membuat timnya bermain lebih nyaman. Namun, kunci kemenangan sebenarnya ialah permainan lepas yang ia tunjukkan bersama rekan-rekannya. “Set kedua receive (penerimaan bola) kami memang kurang baik.” Di pertandingan putri yang tidak lagi menentukan, Jakarta Bank DKI harus tunduk 0-3 (32-30, 28-26, 25-22) kepada Jakarta Electric PLN. Tuan rumah Gresik Petrokimia juga memperoleh poin penuh setelah menang 3-1 (16-25, 25-21, 25-19, dan 25-16) atas Jakarta BNI 46. Juara Putaran II Tim putra Jakarta Pertamina Energi memastikan diri menjadi juara Putaran II. Tambahan tiga poin setelah menang WO (walk over) 3-0 (25-0, 25-0, 25-0) atas Jakarta BNI 46 memastikan raihan poin Pertamina tidak terkejar lagi. Pertamina saat ini telah mengumpulkan nilai 12 dan sebagai juara Putaran II berhak menerima hadiah uang pembinaan Rp10 juta. Pertandingan Pertamina melawan BNI seharusnya digelar pukul 15.00 WIB. Namun, BNI tidak hadir karena tidak ada penerbangan ke Surabaya. Sejak Jumat (14/2), seluruh penerbangan dari dan ke Bandara Internasional Juanda Surabaya dibatalkan karena dampak erupsi Gunung Kelud pada Kamis (13/2) malam. “Kami mendapat pemberitahuan dari manajemen Jakarta BNI bahwa rombongan pemain tertahan di Jakarta dan tidak bisa terbang ke Surabaya karena faktor cuaca. Dengan demikian, BNI dinyatakan kalah WO,” kata Wakil Direktur Proliga Reginal Nelwan. Jakarta BNI yang sudah tidak berpeluang lolos empat besar masih memiliki satu pertandingan melawan Surabaya Samator pada Minggu (16/2) dan kalau kembali tidak hadir di lapangan, mereka akan dijatuhi sanksi denda oleh penyelenggara. (Ant/R-3) KEJUTAN terus terjadi di turnamen tenis Rotterdam Terbuka 2014. Setelah sebelumnya juara bertahan asal Argentina, Juan Martin del Potro gagal ke perempat final, kali ini giliran unggulan kedua Andy Murray yang harus angkat koper. Murray dikalahkan petenis Kroasia Marin Cilic 3-6, 4-6 pada pertandingan yang berlangsung di Ahhoy Rotterdam Arena, Belanda, kemarin. Kegagalan Murray melangkah ke semifinal memastikan final ideal antarpetenis unggulan di turnamen yang telah berlangsung sejak 1972 itu tidak akan terjadi. Unggulan yang tersisa hanya tinggal Tomas Berdych yang saat berita ini ditulis sedang melawan Ernest Gulbis di semifinal. Cilic akan bertemu Igor Sijsling yang sebelumnya mengalahkan Jo-Wilfred Tsonga. “Saya bermain dengan baik dan mampu keluar dari kesulitan, terutama di set kedua,” ujar petenis peringkat 37 itu. Di lain pihak, Murray mengatakan kekalahan dari Cilic akibat ia belum fit 100% seusai cedera punggung yang membuatnya harus menjalani operasi untuk penyembuhan. Namun, ia mensyukuri pencapaiannya kali ini. Dari ajang ATP Memphis, dua petenis Asia Kei Nishikori (Jepang) dan Lu Yen-Hsun (Taiwan) berhasil lolos ke semifinal. Nishikori yang merupakan juara bertahan mengalahkan petenis Rusia Alec Bogomolov 3-6, 6-3, 6-2, sedangkan Lu membekuk petenis tuan rumah Alex Kusnetzov 6-1, 6-4. Turnamen tenis Rotterdam Terbuka tidak akan mempertemukan para unggulan setelah Andy Murray tersingkir menyusul juara bertahan Juan Martin del Potro. ‘’Pertandingan tadi tidaklah mudah. Saya tidak berada dalam kondisi 100% fit, jadi saya berharap permainan saya bisa terus membaik karena tujuan saya ialah memenangi turnamen ini lagi,” kata Nishikori yang butuh 2 jam 18 menit untuk mengalahkan Bogomolov. Sementara itu, dari ajang WTA Qatar, unggulan kedua asal Polandia Agnieszka Radwanska menjadi petenis pertama yang menginjakkan kaki di semifinal setelah mengalahkan Yamina Wickmayer (Belgia) 6-1, 6-4. Itu merupakan semifinal ketiga beruntun petenis peringkat empat dunia itu. (ESPN/ATP/Gnr/R-3) gani@mediaindonesia.com REUTERS/STEFAN WERMUTH KONI Gulirkan PON di Dua Provinsi pada Maret KOMITE Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat mewacanakan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) pada masa mendatang di dua provinsi. Sekjen Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) EF Hamidy, di Medan, Sumut, kemarin mengatakan, hal itu demi meningkatkan pemerataan pembangunan pada segala bidang di setiap provinsi, termasuk olahraga. Atas dasar itu, setelah berdiskusi dengan berbagai pihak, KONI perlu mewacanakan menggelar PON di dua provinsi dengan berbagai pertimbang- an, di antaranya pemerataan pembangunan olahraga di daerah-daerah. “Wacana ini sudah kita diskusikan dengan teman-teman. Katakanlah saat ini ada 34 provinsi, jadi kalau PON digelar di satu provinsi, kalau digilir, baru kembali jadi tuan rumah 124 tahun mendatang. Nah, kalau dibuat di dua provinsi kan tidak selama itu rotasinya,” kata dia. Menurut dia, PON memiliki multiefek kepada tuan rumah penyelenggaranya, termasuk kepada masyarakat sekitar, karena dengan menjadi tuan rumah PON akan terbangun berbagai fasilitas olahraga dan berbagai infrastruktur lainnya. Misalnya yang sudah terjadi pada Pekanbaru, Riau. Pascamenjadi tuan rumah PON, pembangunan dan pertumbuhan ekonomi mereka cukup tinggi karena didukung infrastruktur yang memadai. Demikian juga penerbangan di bandara juga meningkat. “Coba lihat sebelum PON, tidak ada apa-apanya di Pekanbaru. Namun setelah PON, infrastruktur terbangun dan ekonomi langsung meningkat. Artinya PON memiliki multiefek ekonomi yang luar biasa kepada masyarakat keseluruhan,” jelasnya. Menurut Hamidi, pelaksanaan PON di dua provinsi itu akan digulirkan pada rapat tahunan anggota KONI, 1011 Maret, yang menurut rencana akan dibuka langsung oleh Presiden RI. Untuk itu, peserta rapat tahunan tentunya diharapkan dapat secara bulat menyepakati wacana tersebut dan untuk selanjutnya disampaikan kepada Presiden RI sebagai pengambil keputusan akhir. (Ant/R-3) Sang Komedian Tolak Jadi MVP Ketiga Kalinya G ELAK tawa penonton pecah di Smoothie King Center, New Orleans, Amerika Serikat, Sabtu (15/2), dipicu aksi Kevin Hart. Komedian bertubuh mungil (163 cm) untuk ukuran pebasket itu bukan sedang melucu, tapi justru ia sedang tampil dalam laga antarselebritas yang menjadi rangkaian NBA All-Star 2014. Bintang film Think Like a Man itu sudah mulai memancing tawa sebelum pertandingan dimulai. Presenter bertanya kepada bintang WNBA Skylar Diggins yang mewakili tim Timur berapa poin yang akan dibuat Hart. ‘‘Lima poin, nol rebound,’’ ujar Diggins serius. Hart tampak keberatan dengan jawaban Diggins itu. Dia pun menyela. ‘‘Mungkin saya akan mencetak 36 (poin), 25 (rebound), dan 17 (assist),’’ ujarnya dengan sombong. Di kuarter pertama, Hart memancing tawa penonton saat mengolok-olok legenda NBA Bruce Bowen, yang akan melakukan lemparan bebas. Ia menyebut Bowen bertubuh pendek. Padahal, sebenarnya Bowen bertinggi 2 meter. Aksi Hart dibalas Bowen dengan menindih Hart saat berusaha bangun REUTERS/ DERICK E. HINGLE-USA TODAY SPORTS BERCANDA: Aktor Amerika Serikat Nick Canon (kanan) dan komedian Kevin Hart bercanda saat berlaga di NBA All-Star Celebrity Game di Ernest N Morial Convention Center. ketika memperebutkan bola. Bowen tidak mau melepaskan badannya sehingga Hart meronta-ronta agar bisa terlepas. Tingkah Hart juga mengundang tawa ketika badut elang yang merupakan maskot tim Atlanta Hawks ‘memakan’ kepalanya saat duduk di bangku cadangan. Meski Tim Barat yang dibela Hart harus mengakui keunggulan Tim Timur 60-56, aksi jenaka Hart membuat fan NBA tetap memilihnya untuk menjadi most valuable player (MVP) di pertandingan antarselebritas itu. Hart secara total mencetak 7 poin dan 4 assist dalam pertandingan tersebut. Itu kali ketiga secara beruntun Hart menjadi MVP laga antarselebritas NBA All-Star. Namun, saat akan menerima trofi MVP, Hart menolak dan malah memberikannya kepada Menteri Pendidikan AS Arne Duncan dari Tim Timur yang bermain cemerlang dengan double-double 20 poin dan 11 rebound. “Saya berterima kasih karena fan masih memilih saya, tapi saya harus menunjukkan bahwa saya orang kalah yang bersahaja, maka saya akan berikan trofi ini kepada Arne Duncan,” ujar Hart. Seusai memberi trofi MVP, Hart kembali mengundang tawa ketika dia menyempatkan diri mempromosikan filmnya. “Namun jangan lupa malam ini film saya masih main bioskop sepanjang pekan ini ya.’’ Ada 15 selebritas yang tampil di pertandingan tersebut. Selain Hart, Bowen, Diggins, dan Duncan, antara lain ada model Erin Heatherton dan rapper Snoop Dogg. Selain laga antarselebritas, hari pertama NBA All-Star juga menampilkan pertandingan antarbintang muda NBA. Pemain Detroit Pistons, Andre Drummond, dianugerahi MVP setelah mencetak 30 poin. (ESPN/AP/Ghani Nurcahyadi/R-3) EMAS SWEDIA: Tim estafet Swedia (dari kiri) Charlotte Kalla, Anna Haag, Emma Wiken, dan Ida Ingemarsdotter merayakan keberhasilan mereka, kemarin, meraih emas nomor cross-country putri 4x5 km di Olimpiade Musim Dingin 2014 di Sochi, Rusia. SEKILAS GELANGGANG NBL Seri III di Solo Akhirnya Disetop SERI III Speedy NBL Indonesia 2013-2014 di Sritex Arena, Solo, Jawa Tengah, terpaksa dihentikan lebih awal pada Jumat (14/2). Semestinya seri itu berlangsung hingga hari ini. Hujan abu akibat meletusnya Gunung Kelud di perbatasan Kediri, Malang, dan Blitar, Jawa Timur, menjadi penyebabnya. Dengan penyetopan tersebut, tercatat 10 laga NBL dan lima laga WNBL yang terpaksa ditunda. Penyelenggara memantapkan niat menyetop setelah meminta masukan dari BMKG Stasiun Semarang, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Kota Yogyakarta. ‘’Kami juga melakukan diskusi dengan beberapa dokter lokal di Solo. Sarannya, game ditunda, sebab partikel abu vulkanis yang turun berbahaya bagi kesehatan pemain, penonton, dan semua orang yang berada di arena,’’ kata Komisioner NBL dan WNBL Azrul Ananda. Laga-laga yang ditunda itu akan dimainkan di Seri IV Bandung, Seri V Jakarta, dan Seri VI Surabaya. (nblindonesia.com/R-3) Indonesia Mulai Coba Lapangan JELANG kejuaraan Asia Junior Championships 2014, tim Indonesia memulai latihan perdana di Taipei, Taiwan. Kejuaraan yang berlangsung 16-23 Februari itu dimulai dengan nomor beregu pada 16-19 Februari, disusul nomor perseorangan, 19-23 Februari. Tim junior Indonesia yang tiba di Taipei pada Kamis (13/2) malam sudah mulai beradaptasi dengan kondisi cuaca setempat yang dilaporkan cukup sejuk. “Cuaca di Taipei cukup dingin, sekitar 10 derajat celsius disertai hujan gerimis sejak kemarin. Hingga saat ini seluruh pemain dalam kondisi baik dan siap untuk bertanding,” kata Lius Pongoh, manajer tim Indonesia, kemarin. Pada hari pertama di Taipei, tim junior yang terdiri dari 20 atlet U-19 sudah menjalani latihan pada pagi dan sore. Penyisihan grup akan dilangsungkan mulai hari ini. Indonesia berada di Grup A bersama India, Hong Kong, dan Uzbekistan. (R-3) Taekwondoin UTI Raih Emas di Hong Kong AJANG kejuaraan Asian Cities Gold Cup Taekwondo Championship 18 yang dilangsungkan di Kowloon Park Sport Center, Hong Kong, menjadi ujian pertama bagi para taekwondoin yang tergabung di UTI Pro pada 2014. Sebagai kegiatan pembuka, taekwondoin UTI Pro sukses menggondol 5 emas, 3 perak, dan 1 perunggu pada kejuaraan yang digelar 8-9 Februari 2014 di Kowloon, Hong Kong. Pembina YUTI/UTI Pro Lioe Nam Khiong mengatakan pencapaian itu bukti dari hasil pembinaan yang tidak putus. “Di UTI Pro pembinaan terus berjalan tanpa henti, termasuk dengan kegiatan try out di luar negeri,” ujarnya. Pada kejuaraan tersebut UTI Pro mengirim 14 atlet. (RO/R-3)
  8. 8. JENDELA BUKU 8 MINGGU, 16 FEBRUARI 2014 Nagara Kretagama Kisah Perjalanan Raja yang Mendunia PENGANTAR Dalam rangka memperingati 44 tahun Media Indonesia, redaksi akan menggupas 44 buku yang membawa perubahan dan mengubah Indonesia. Buku Nagara Kretagama karya Mpu Prapanca menjadi buku ke empat yang dibahas secara mendalam. ANWAR SURAHMAN D ARI sekian naskah kuno di Indonesia, Nagara Kretagama atau Nagara Krtagama adalah salah satu yang cukup terkenal. Bersanding dengan naskah kuno lainnya seperti Sutasoma dan sejenisnya. Nagara Kretagama merupakan sebuah pujasastra yang mengandung maksud agar orang yang dipuji ingat kepada yang memuji. Dari sisi arti, Nagara Kretagama bermakna negara dengan tradisi (agama) yang suci. Aslinya, penulis naskah menyebut ciptaannya ini sebagai Desa Warnnana yang artinya uraian tentang desa-desa. Namun, nama asli tersebut malahan tidak begitu terkenal. Nagara Kretagama sering disebutsebut, terutama jika membahas ideologi negara Pancasila dan makna-makna di dalamnya. Ternyata memang kata ‘Pancasila’ atau lebih tepatnya ‘Pancasyiila’ termuat dalam Nagara Kretagama. Di Sarga 53 Bait 2 tertulis ‘yatnang gegwani pancasyiila kertasangkara bhiseka krama’. Artinya raja menjalankan ‘pancasyiila’ atau lima pantangan dengan setia. Pantangan yang dimaksud seperti menghindari pembunuhan, Nagara Kretagama menduduki tempat utama sebagai karya sejarah tentang Majapahit dalam abad ke-14 dan merupakan karya sejarah tertua dalam sastra Jawa kuno. menghindari pencurian, menghindari perzinaan, menghindari kebohongan, menghindari makanan dan minuman yang memabukkan yang menyebabkan ketagihan. Di sisi lain, topik utama Nagara Kretagama sebetulnya bukan soal Pancasila. Ditulis pada 1287 Saka menggunakan media daun lontar oleh Mpu Prapanca, Nagara Kretagama berisi penjelasan mendetail tentang Kerajaan Majapahit serta puja-puji terhadap Raja Hayam Wuruk yang bergelar Sri Rajasa Nagara. Hayam Wuruk sendiri berkuasa dari 1350 sampai 1389. Bentuknya sebuah kakawin atau puisi Jawa kuno. Syair-syair di dalamnya menekankan pentingnya aspek keagamaan (Hindu-Buddha) di Majapahit. Ini diwujudkan dalam pembahasan tentang istana, candicandi, serta pengamatan akan beberapa upacara agama yang dilangsungkan di kerajaan itu. Menurut Muhammad Yamin dalam buku Gajah Mada (1945), Nagara Kretagama ditulis dalam bahasa Kawi Majapahit. Naskah itu disempurnakan pada 1365, setahun sesudah Patih Gajah Mada meninggal. Syair-syair di dalamnya memiliki susunan bahasa sangat indah. Berharga sekali bagi penyelidikan sejarah, agama, dan bahasa. Dikatakan pula bahwa kitab itu bergandengan dengan cerita Pararaton yang dikarang kira-kira pada permulaan abad ke-14. ke Madagaskar di Samudra Hindia, di lepas pantai timur Afrika. Syair-syair di dalamnya juga mendorong Patih Gajah Mada untuk mengucapkan sumpah yang terkenal sebagai Sumpah Palapa. Naskah Nagara Kretagama terbagi dari 98 bagian atau pupuh, dengan 41 wirama dan keseluruhan ada 386 bait. Pupuh bermakna nyanyian atau ikatan yang memadu tembang-tembang. Pupuh 1 sampai dengan pupuh 7 menguraikan raja dan keluarganya. Termasuk mengibaratkan Raja Rajasa Nagara sebagai titisan dewa yang turun ke alam nyata. Adapun pupuh 8 sampai 16 menguraikan tentang kota dan wilayah Majapahit. Pada pupuh 13 hingga 15, misalnya, Prapanca menulis tentang banyaknya daerah jajahan yang dimiliki Majapahit serta daerah di luar Nusantara yang bersahabat. Pupuh 17 sampai 39 menguraikan perjalanan keliling Hayam Wuruk dan rombongannya ke Lumajang, Pajang, Lasem, dan pantai selatan pada 1359. Menggunakan angkutan kereta yang ditarik lembu, rombongan menempuh jarak sekitar 900 kilometer dalam waktu sekitar dua bulan. Belakangan ada beberapa ekspedisi ilmuwan dalam ataupun luar negeri yang menelusuri kembali jejak perjalanan rombongan Hayam Wuruk. Ternyata ma- Karya monumental ruk, dengan perincian lebih detailnya pupuh 40 sampai 44 tentang sejarah raja-raja Singasari, pupuh 45 sampai 49 tentang sejarah raja-raja Majapahit dari Kertarajasa sampai Hayam Wuruk. Pada bagian kedua, pupuh 50 sampai 54 menguraikan kisah raja Hayam Wuruk yang sedang berburu di hutan Nandaka. Pupuh 55 sampai 59 menguraikan kisah perjalanan pulang ke Majapahit. Pupuh 60 menguraikan oleh-oleh yang dibawa pulang dari pelbagai daerah yang dikunjungi. Pupuh 61 sampai 70 menguraikan perhatian Raja Hayam Wuruk kepada leluhurnya. Lalu pupuh 71 sampai 72 menguraikan tentang berita kematian Patih Gajah Mada. Sesudah Gajah Mada mangkat, raja mengadakan rapat untuk mencari pengganti, tetapi tidak ada yang sanggup menggantikan sang patih. Akhirnya pemerintah dipegang sendiri oleh raja dan para menteri. Keunikan lain dari Nagara Kretagama terkait penulisnya. Mengenai Nagara Kretagama ditulis oleh Mpu Prapanca, hampir semua tahu. Tapi siapa sebenarnya Prapanca dan apa latar belakangnya? Mengapa sampai dia menulis kitab tersebut? Seperti diulas oleh Yamin, Prapanca adalah seorang pejabat, pernah berpangkat dharma dyaksa yang mengepalai agama Kasogatan (Buddha). Dia jugalah yang mengabadikan politik Gajah Mada dalam ikatan aksara yang diwariskan kepada bangsa Nusantara turun-temurun. Prapanca rupanya nama samaran karena aslinya dia bernama Dang Acarya Nadendra. Slamet Muljana dalam buku Menuju Puncak Kemegahan (2005) menulis bahwa nama resmi Prapanca ialah Kanakamuni. Dalam bahasa Sanskerta, ‘prapanca’ bermakna ‘perintang dan penyesat’. Dipakai nama Prapanca karena sang penulis merasa dirinya menjadi korban persaingan antara pemuka agama Buddha dan Siwa. Di zaman Hayam Wuruk, Siwa menjadi agama negara di Majapahit, sementara Buddha dan kepercayaan lainnya, Brahma, seolah terpinggirkan. Ia juga diliputi rasa takut karena memiliki sejumlah musuh di Majapahit. Namun, Prapanca tidak mendendam. Malahan, setelah tidak menjabat dharma dyaksa, dia kemudian menyumbangkan harta bendanya untuk kaum miskin. Setelah itu Prapanca beralih menjadi pertapa di desa terpencil di Kamalasana atau Karangasem. Belakangan Prapanca turun dari pertapaannya dan pindah menetap ke Pondok Kancana di sebelah selatan Kota Surabaya. Kakawin Nagara Kretagama ditulisnya di pertapaan sebagai pujian terhadap Hayam Wuruk agar Kerajaan Majapahit damai dan tenteram selama-lamanya dan Hayam Wuruk teringat kembali kepadanya. Sebetulnya Prapanca menulis juga kakawin lain. Misalnya Parwasagara, Bhismacaranantya, dan Sugataparwawarnnana. Namun, belum diketahui apa isi kakawin-kakawin tersebut dan semuanya terkalahkan oleh popularitas Nagara Kretagama. (Anwar Surahman/M-2) sih ada sejumlah tempat yang masih dikenali karena menggunakan nama lama seperti di zaman Majapahit. Pupuh 40 sampai 49 menguraikan silsilah Raja Hayam Wu- Nagara Kretagama menjadi karya sastra bersejarah dan monumental karena satu-satunya naskah yang menggambarkan kemegahan Majapahit, kerajaan pemilik tonggak penting di dalam sejarah Nusantara. Majapahit merupakan kerajaan besar yang sudah dikenal sejak ratusan tahun lalu hingga miweekend @mediaindonesia. com Berhasil Masuk ke Memori Dunia BADAN Warisan Budaya dan Alam PBB UNESCO sejak 1992 menggelar Memory of the World Programme atau Program Memori Dunia. Tujuannya untuk menjaga sekaligus mempromosikan dokumen-dokumen penting dari risiko terlupakan, tersia-siakan atau rusak akibat pengaruh waktu, cuaca atau bahkan akibat kesengajaan. Dokumen, materi audio-visual, dan bahan-bahan arsip bersejarah dari berbagai negara lalu dicatat dan didigitalisasi. Tiap negara berhak mengajukan manuskrip untuk masuk dalam The Memory of the World Register kepada International Advisory Committee sebagai penanggung jawab program. Komite tersebut kemudian meneliti dokumen yang masuk. Mulai dari deskripsinya, asal mula, pentingnya bagi dunia serta keadaan terkini dari dokumen. Masuknya dokumen dalam catatan dunia itu akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi negara yang mengusulkannya. Pada tahun 2013, Indonesia berhasil mencatatkan dua dokumen dalam Memory of the World Register. Nagara Kretagama menjadi salah satunya, selain Babad Diponegoro. Seperti diulas di situs Memory of the World Programme, Nagara Kretagama memuat perihal berkuasanya seorang raja di Indonesia pada abad ke-14. Yang menarik adalah di era kekuasaan sang raja, pikiranpikiran modern seperti keadilan sosial, kebebasan beragama, keamanan perorangan hingga kesejahteraan sosial menjadi fokus perhatian. Meski berharga dan penting, naskah Nagara Kretagama ternyata pernah nyaris punah terbakar. Penyebabnya ialah ekspedisi penyerangan oleh pasukan Belanda ke puri Cakranegara, lokasi kerajaan Mataram di Lombok. Dalam kejadian tahun 1894 itu, selain menghancurkan istana, Belanda merampas barang-barang berharga milik kerajaan. Beruntung dalam ekspedisi itu ikut serta seorang ilmuwan Belanda bernama JLA Brandes. Saat tentara KNIL Belanda akan membakar perpustakaan milik kerajaan Lombok, Brandes sigap bertindak. Manuskripmanuskrip kuno, termasuk Nagara Kretagama, diselamatkannya dan dibawa ke Belanda. Selanjutnya, Nagara Kretagama menjadi koleksi perpustakaan Universitas Leiden di Belanda. Naskah berharga itu baru kembali ke Tanah Air di tahun 1973. Diserahkan langsung oleh penguasa Belanda, Ratu Juliana, yang bertandang ke Indonesia. Kini Nagara Kretagama aman tersimpan di Perpustakaan Nasional Indonesia di Jakarta. (War/M-2) BUKU BARU Demi Cinta yang Lebih Besar GIHARU mati-matian berusaha mempertahankan perkawinannya dengan Squal, orang yang tidak pernah dicintainya, demi cinta yang lebih besar; Oracle, anaknya, dan nilai yang telanjur diyakininya. Squal, suaminya, memberikan tegangan setiap hari, menebarkan ‘api’ yang tidak pernah kecil, atas nama cinta kembali. Oracle setelah dewasa mulai mencari tahu atas dasar apa ia lahir di dunia ini. Selain bu- kan cinta, adakah yang lebih besar? Sebenarnya tidak ada yang ingin disembunyikan, tetapi waktu yang menghalangi. Sebelum Oracle beranjak dewasa, Giharu bukan saja cepat tua, tetapi meyakini dirinya akan mati sebelum anaknya mengerti alasan di balik Mainan Oracle/ keputusan yang diambilGiharu/Gramedia Gramedia nya. Giharu kalang kabut— Pustaka/2013/689 dilema, perlu tidak perlu halaman memberitahunya. (*/M-2) Setiap Langkah Adalah Mukjizat ‘ARAHKANLAH pandanganmu kepada Tuhan dan Dia akan memberimu jalan. Tidak semuanya sekaligus, tetapi selangkah demi selangkah. Dan setiap langkah adalah mukjizat’. Formula sukses Merry Riana ialah vision–action–passion. Berbeda dengan buku pertama Mimpi Sejuta Dolar yang mengisahkan vision (mimpi), buku sekuel Lang- kah Sejuta Suluh ini berfokus pada action (langkah). Buku ini membeberkan kisah yang seru dan mendebarkan; penuh ketegangan dan tikungan-tikungan terjal. Tentang sekelompok anak muda yang mulanya disepelekan, tetapi selalu bertekad tidak mau kalah sampai pada akhirnya berhasil membuktikan bahwa mereka layak menjadi juara. (*/M-2) Langkah Sejuta Suluh/ISBN 9786020301983/Clara Ng, Merry Riana/Gramedia Pustaka Utama/2014/ 472 Halaman
  9. 9. HIBURAN MINGGU, 16 FEBRUARI 2014 9 FILM Konser Kemanusiaan Musikus Dua Hati Satu Cinta DOK FILM LILIA DAN ZEINEB MI/ROMMY PUJIANTO PARA GITARIS INDONESIA Penggalangan dana lewat konser musik digelar untuk meringankan beban korban bencana alam. Semua musikus hingga penyanyi beraksi atas nama kemanusiaan. IWAN KURNIAWAN ”...Give thanks and praise to the Lord and I will feel all right; Let’s get together and feel all right//One more thing! One love...” LUNAN lagu milik s a n g ra j a r e g g a e Bob Marley berjudul One Love itu seakan membius ratusan penonton yang membeludak datang menyaksikan konser bertajuk Dari Gitaris untuk Indonesia. Racikan instrumen lagu yang dibawakan gitaris The Fly, Kin Aulia, terdengar merdu saat tampil bersama rekannya, Riri Silalahi, di Bentara A Budaya Jakarta, pertengahan pekan ini. Ada sebuah pesan untuk memberikan sesuatu kepada korban bencana alam yang ada di sebagian daerah di Tanah Air. Konser yang digelar untuk aksi penggalangan dana terlihat lebih kepada sebuah seremonial. Nama-nama donatur yang menyumbang ratusan juta rupiah disebutkan secara jelas di atas panggung. Sementara itu, di kerumunan penonton, beberapa volunter membawa kantong untuk menggalang dana secara manual. Malam itu, para gitaris beraksi secara gesit. Ada nama- nama besar yang sudah tak asing dalam belantika musik pop hingga rock di Tanah Air. Ada Iwan Hasan, Ian Antono, Baron, Ovi Rif, Endah N Rhesa, Jubing Kristanto, Piyu, Jikun Rif, Mus Mujiono, Bambang Sutedjo, Stevie Item, Gugun Blues, dan Ezra. Semua gitaris turut menggalang dana untuk membantu para korban di berbagai daerah, mulai bencana di Manado, Sulawesi Utara, Tanah Karo di Sumatra Utara, hingga banjir yang melanda beberapa tempat di Pulau Jawa. Komunitas gitaris itu memang cukup santai. Mereka menghadirkan alunan yang khas dan merdu. “Kami ingin membantu saudara-saudara yang sedang dilanda musibah. Semoga dukungan ini ada manfaatnya,” ujar Iwan Hasan yang malam itu memainkan lagu Tanah Air Beta bersama dua anaknya. Berbagi Sebelumnya, musisi lainnya telah terlebih dahulu menggalang dana lewat berbagai konser. Beberapa musikus menggalang dana di Taman Ismail Marzuki, awal Februari ini, lewat konser amal bertajuk Singing Toilet: Sanitasi untuk Sinabung. Konser tersebut bertujuan untuk meng ajak masyarakat luas untuk menyisihkan sebagian uang mereka untuk membantu para pengungsi letusan Gunung Sinabung. “Setiap saat adalah waktu yang tepat untuk berbagi, setelah semua yang kita peroleh dalam hidup,” tutur Is, vokalis Payung Teduh. Tak hanya itu, Abdee Negara, gitaris Slank, juga membuat acara bersama rekan-rekannya bertajuk Konser Koin: Senandung untuk Negeri Indonesia di beberapa kafe. Selain Abdee Slank, ada sederet ENGLISH / FANTASY D nama, di antaranya Once, Glenn Fredly, Musikimia, The Fly, Ermy Kulit, Connie Constantia, Alexa, Kikan, Indah Dewi Pertiwi, Kerispatih, The Tintans, Soul I’d, Yacko, Intan Ayu & The Hammers, JFLOW, dan Budi Doremi. Bukti kebersamaan musisi hingga penyanyi Indonesia menjadi sinyal penting. Ada kepedulian yang patut diapresiasi untuk menolong para pengungsi yang masih menempati kamp pengungsian, baik korban Sinabung maupun banjir bandang di Manado. Tentu saja, aksi-aksi konser amal masih akan digelar. Apalagi, Gunung Kelud di Jawa Timur sudah kembali meletus. Sebuah aksi nyata musisi untuk meringankan penderitaan akibat bencana alam. Satu suara demi kemanusiaan. (M-2) miweekend @mediaindonesia.com [D] DEWASA Permainan hati Film pendek Tiraillement (Twinge) memang menyimpan akhir cerita yang menggugah dan mendebarkan. Lilia dan Zeineb pun tidak mau untuk saling menyakiti. Mereka harus memutuskan siapa yang berhak hidup bersama Skander kelak. Atas kesepakatan mereka berdua, Lilia mengubah penampilannya dengan berhijab, sedangkan Zeinab yang sudah berhijab memutuskan untuk melepaskan kerudung. Itu dilakukan agar kakaknya Lilia bisa menikah dengan Skander. Film tersebut mendapatkan pujian pada the 13th Festival Cinéma d’Afrique d’Angers 2011. Di festival itu, Slama meraih dua penghargaan untuk Best Short Film dan Jeune Public Short Film. “Film ini menggambarkan perempuan di Tunisia. Ada yang modern dan konservatif. Ini film terbaik sehingga kami memutarnya di sini,” ujar Mouda Zaibi, pemerhati film Tunisia, seusai penayangan. Selain film tersebut, ada pula film pendek Wandering (Errance) garapan sutradara Noury Bouzid. Film-film pendek dengan epik romantis yang cukup menggugah penonton. Ada sebuah pesan bahwa film pendek Tunisia dapat menjadi tontonan alternatif. (Iwa/M-2) HINDI / ACTION D Kehidupan Mewah sebagai Tema Baru Available at blitz Grand Indonesia & Mall Of Indonesia [R] REMAJA SUARA televisi berbunyi kencang di ruangan tengah. Zeineb masih menonton acara televisi yang mengupas topik religius. Dari depan pagar, Lilia dan kekasihnya, Skander, baru pulang dari sebuah acara. Lilia dan Zeineb merupakan kakak beradik yang memiliki kesibukan dan sifat berbeda. Lilia ialah sosok yang modern dengan kehidupan glamor, sedangkan Zeineb ialah sesosok perempuan yang konservatif dan pemalu. Cuplikan itu terlihat jelas pada film pendek Tiraillement (Twinge) garapan sutradara Najwa Limam Slama yang diputar di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, awal pekan ini. Film asal Tunisia itu berbahasa Prancis dengan durasi sekitar 17 menit. Film itu cukup memberikan gambaran tentang kehidupan modern di Tunisia. Kehidupan religius hingga sekuler begitu kuat yang disimbolkan lewat tokoh Lilia dan Zeineb. Para bintang yang terlibat dalam film itu, yaitu Anisa Daoud, Sawsen Maleej, Jawhar Basti, Jamila Chihi, Amel Alouane, dan Mohamed Tounsi. Mereka cukup lihai berakting dalam menghadirkan kisah epik romantis yang dibungkus lelucon itu. Plot dalam kisah ini cukup sederhana dan tidak memberikan sebuah kejutan. Hanya sandiwara-sandiwara ringan yang datar. Sebuah dramaturgi begitu jelas yang dihadirkan sutradara lewat film tersebut. Kehadiran Skander, seorang bujang, dalam kehidupan Lilia membuat semua terasa indah. Skander tinggal dalam satu kompleks sehingga membuat mereka sering bertemu di sekitar lingkungan tempat tinggal. [SU] SEMUA UMUR SCHEDULE SUBJECT TO CHANGE AT ANY TIME INFO & INSIGHT Buy 1 get 1 Free tickets Reguler Class and 3D only. * BRI Prioritas, Gold & Platinum Debit Card Holder Sunday only. Buy 1 Get 1 Free ticket Regular Class (non 3D & Hindi Movie) * CIMB Credit Card (Platinum, World Card & Visa Infinite Card) Saturday - Sunday. SU ENGLISH / ANIMATION D INDONESIAN / COMEDY D INDONESIAN / THRILLER % 50 FF O 50% Velvet Class : * CIMB Niaga Credit Card (World Card), Saturday - Sunday. Buy 1 Get 1 Free Regular class with Mandiri Power Point Redemption * Mandiri Silver, Gold & Platinum credit card. All days. DOK FILM RICH KIDS OF BEVERLY HILLS ROBOCOP GI 4DX: 12:00 14:30 17:00 19:30 22:00 MOI 4DX: 11:45 14:15 16:45 19:15 21:45 D ROBOCOP PP VELVET: 11:30 13:50 16:10 18:30 20:50 MOI VELVET: 14:20 19:40 CP VELVET: 12:30 15:15 18:00 20:45 ENDLESS LOVE LOVE PP VELVET: 11:50 14:00 16:10 18:20 20:30 CP VELVET: 16:00 21:30 THE LEGO MOVIE MOI VELVET: 12:00 17:00 I, FRANKENSTEIN CP VELVET: 13:15 18:45 GUNDAY ENGLISH / DRAMA MOI VELVET: 22:00 D ENGLISH / HORROR D D THAI / HORROR D ENGLISH / HORROR BLITZ PROMOTION VISIT OUR WEBSITE MORE INFO : www.blitzmegaplex.com Advertise your product on the big screen with us. Contact: marketing@blitzmegaplex.com @blitzmegaplex 021-293.64.800 E! menghadirkan tayangan terbaru #Rich Kids of Beverly Hills yang menyoroti lingkaran elite para miliarder dan jutawan usia 20-an, di saat tas birkin bertaburan, rumah mewah di mana-mana, dan media sosial adalah segalanya. Tayang perdana 9 Februari pukul 21.00 WIB lalu, E! mengangkat kehidupan lima sahabat yang hidup dalam kemewahan dan mendapat tempat di media sosial karena pengeluaran boros mereka, gaya hidup mewah, dan drama bernilai tinggi di Instagram dan Twitter. Lima sosialita bergaya yang ditampilkan dalam serial ini tumbuh di dunia, tempat mimpi terliar mereka hanya sebatas jet pribadi dan sebuah tweet untuk teman-teman mereka. Namun, bahkan bagi anak-anak yang memiliki semuanya, persahabatan selalu diuji ketika orang hanya dinilai dari luar di Beverly Hills dan kehidupan cinta dalam dunia yang tak terbatas oleh akses adalah hampir mustahil. Sementara beberapa ahli waris itu bertekad untuk melangkah ke luar dari bayang-bayang orangtua mereka dan berusaha meraih kekayaan mereka sendiri, beberapa yang lain hanya duduk manis akan menjadi kecewa dan sedih ketika orangtua mereka menukar gaya hidup mewah mereka dengan menjadikan mereka pekerja. Dengan dipimpin dua sahabat dekat Dorothy Wang dan Morgan Stewart, kelima sahabat itu, secara virtual diambil dari Clueless dengan perubahan modern, mengundang kamera untuk masuk melihat kehidupan mewah mereka. (RO/M-2)
  10. 10. CERPEN 10 MINGGU, 16 FEBRUARI 2014 Tubuh Sukro Menggeletar S PRASETYO UTOMO G UNDUKAN makam Nyai Laras terselubung remang senja. Mandor Karso, yang tinggal di surau dekat makam Nyai Laras, melihat kedatangan seorang lelaki setengah baya berkaki kanan buntung. Langkah kakinya berdetakdetak di jalan setapak. Kruk yang menyangga kaki kanannya tiap ayun menakik tanah basah. Lelaki berkaki kanan buntung itu datang diam-diam berziarah. Tubuhnya serupa bayangan. Duduk di batu menghadap makam Nyai Laras, lelaki itu meletakkan kruknya. Menunduk. Larut dalam doa. Berdiri di surau, Mandor Karso melihat lelaki setengah baya itu berdiam diri setelah berdoa. Mandor Karso berhasrat menemuinya. Ingin mengenal siapa sebenarnya dia. Mandor Karso bertanya pada beberapa orang di sekitar surau, siapa lelaki berkaki kanan buntung yang senantiasa berziarah ke makam Nyai Laras? Satu-dua orang berusia tua masih mengingatnya sebagai keturunan Nyai Laras, bernama Sukro. Semasa muda, lelaki itu bertubuh sempurna. Ia menjual bukit peninggalan Nyai Laras yang kini diratakan dengan jalan raya, didirikan mal dan pertokoan. Satu dua orang berkisah; uang penjualan bukit itu dihambur-hamburkan Sukro di meja perjudian dan digunakan untuk menikah lagi. Ia ayah kandung Aji, yang kini menjadi santri Kiai Sodik. Telah lama Sukro dibebaskan dari penjara di pulau kecil, semenjak tertangkap merampok dan membunuh. Kaki kanannya buntung saat melarikan diri dari pulau pengasingan itu, berenang di pantai Segara Anakan yang berhutan bakau. Ia diburu buaya. Kaki kanannya digigit. Terputus. Kini ia mengenakan kruk ke mana pun pergi. Kruk yang terbuat dari kayu bakau. Ada bekas kruk menakik tanah basah makam Nyai Laras. “Apa yang kaulakukan di sini?” sapa Mandor Karso, mendekati makam. “Ini makam leluhurku. Aku ahli waris Nyai Laras. Tinggalkan aku sendiri di makam ini. Kau tak perlu merisaukanku.” Takut, Mandor Karso surut. Meninggalkan makam. Diurungkannya segala niat berbincang-bincang dengan lelaki berkaki kanan buntung itu. Sukro tak ingin berdebat dengan Mandor Karso yang sangat setia menjaga surau dan makam Nyai Laras. Dalam hati Sukro masih ingin menjelaskan silsilah dirinya. Nyai Laras memiliki seorang putri, Nyai Dewi. Nyai Dewi memiliki seorang putri, Nyai Kinanti. Nyai Kinanti memiliki seorang putri, Ibu Sari. Dari rahim Ibu Sari inilah lahir seorang anak lelaki yang kini merantau jauh ke Ibu Kota, dan adik lelakinya bernama Sukro. Anak lelaki pertama menerima warisan berupa rumah, surau, dan ladang luas. Sukro menerima warisan bukit gersang yang di puncaknya dimakamkan Nyai Laras. Sukro menjual bukit gersang itu dengan harga sangat murah. Ketika bukit diratakan dengan jalan raya, didirikan mal dan pertokoan, makam Nyai Laras yang semula berada di puncak bukit dipindahkan ke pekarangan rumah yang sudah lama dikosongkan. Menjelang senja ini suasana makam Nyai Laras menjadi lain. Aji, anak kandung Sukro dari istri kedua, tak bisa menahan diri untuk berziarah ke makam Nyai Laras. Telah beberapa tahun ini Aji tinggal di pesantren Kiai Sodik. Makam Nyai Laras tak begitu jauh dari pesantren Kiai Sodik. Begitu Aji mencapai makam, seorang lelaki setengah baya dengan kaki kanan buntung, tengah berdoa. Lelaki setengah baya itu tergeragap. Getaran perasaan Sukro sebagai ayah, cepat sekali menentukan sikap: ini anak lelakiku. Telah bertahuntahun ia berpisah dengan Aji, menitipkannya pada keluarga Pakde, kakak lelakinya. Tapi Aji meninggalkan rumah Pakde, memilih hidup di pesantren Kiai Sodik. “Aji? Kau sudah sebesar ini?” seru Sukro, tak menduga akan bertemu dengan anak lelakinya. Tak dapat menahan kangen, Sukro memeluk Aji. Memeluk rapat. Menepuk-nepuk punggung anak lelakinya. Dia seperti tak percaya, mereka bertemu di makam Nyai Laras. Kini Aji tumbuh menjadi lelaki dewasa. Tegap. Gagah. Merasa canggung, Aji tak membalas pelukan Sukro. Ia tak menduga bakal ketemu ayahnya dalam ziarah di makam Nyai Laras. Dia merasa asing dengan lelaki yang mengatakan diri bernama Ayah. Hanya sewaktu berumur lima tahun, ia pernah bertemu ayahnya, yang menjenguk di rumah Pakde. Memang bila memandangi wajah ayahnya, Aji merasa memandangi wajahnya sendiri. Tapi bila melihat sepasang matanya yang garang, Aji seperti melihat sesuatu yang aneh. Sesuatu yang bukan dirinya. Ketika pelukan Sukro mengendur, Aji masih termangu memandangi lelaki berkaki kanan buntung, dengan kruk di bawah ketiak. “Bagaimana Ayah bisa buntung begini?” Sukro terus-menerus menatap Aji, anak lelakinya, yang telah dia telantarkan. “Aku melarikan diri dari pulau pengasingan. Ketika aku mencebur ke Segara Anakan, berenang ke laut, seekor buaya menyambar kakiku. Beruntung aku ditolong seorang nelayan, hingga sembuh dan dapat melarikan diri. Aku mencarimu ke mana-mana, hingga ke pesantren Kiai Sodik. Tidak bertemu. Kau sedang pergi. Aku diterima Kiai Sodik. Di pesantren itu aku ditangkap, dan dikembalikan ke pulau pengasingan, sampai masa hukumanku habis.” “Ayah tinggal di mana?” “Sudahlah. Jangan pikirkan Ayah.” “Ayah tak ingin tinggal bersamaku?” Bimbang, Sukro menggeleng. “Tidak, Nak. Jalan hidup kita berbeda. Aku memiliki jalan hidup sendiri, yang berbeda denganmu. Biar aku hidup sendiri. Aku sudah sangat bangga ketemu kau di sini. Aku tidak pernah menduga, akan memiliki seorang anak yang menjadi santri.” “Lalu, pekerjaan Ayah sekarang? Masih merampok?” “Tidak lagi, Nak. Ayah jadi tukang parkir.” Dengan kruk di bawah ketiak tangan kanan itu, Sukro bergerak lamban meninggalkan makam Nyai Laras, menjelang magrib. Ia menjauh dari keremangan senja. *** Di makam Nyai Laras, senja meredup. Tanpa diduga orang-orang berwajah garang menyergap Sukro. Orang-orang kekar itu sangat sengit menghampiri si lelaki buntung. Wajah mereka dengki. Lima orang lelaki bertubuh kekar, dengan pandangan beringas, mengepung Sukro, rahangrahang mereka bergemeretak. “Serahkan wilayah parkir yang kaukuasai,” ancam lelaki beringas dengan luka bacok di pipi kiri, “atau uangnya kausetorkan padaku?” “Kaukira aku seorang pecundang? Aku tidak akan tunduk pada kalian!” “Cuah! Tak ada jalan lain bagimu!” “Kalian tak bisa memaksaku!” seru Sukro, tenang menghadapi lima lelaki beringas. “Aku tidak pernah takut pada kalian.” Serentak, seketika, kelima lelaki kekar itu menghajar Sukro. Lelaki berkaki kanan buntung itu terjatuh, dengan dagu dan mulut yang pecah, melelehkan darah, terkena hantaman. Tubuh Sukro diinjakinjak. Kruk dibuang jauh. Lelaki buntung itu tergagap-gagap. Mandor Karso, yang menyaksikan pengeroyokan lelaki buntung itu, buru-buru menghampiri tubuh yang terkulai. Ia mengambilkan kruk, membangunkan lelaki buntung itu. Sukro tidak mengerang sedikit pun. Ia berjalan, tertatih-tatih, dan lambat-lambat meninggalkan makam Nyai Laras. *** Menjelang subuh rekah, penangkapan Sukro berlangsung di rumah kontrakannya. Lelaki-lelaki bersenapan, berambut cepak, mengepung rumah kontrakan itu saat pagi berkabut, mendobrak pintu. Tak terdengar suara tembakan. Hanya teriakanteriakan. Bentakan lelaki-lelaki kekar berambut pendek, seperti geledek. Lelaki berkaki kanan buntung itu dibawa dengan mobil bak terbuka. Tak tampak kesedihan pada wajah Sukro, ketika duduk di bangku panjang mobil bak terbuka itu. Tangannya diborgol. Duduk dihimpit lelaki-lelaki bersenapan. Tenang. Dingin. Tak peduli. Aji yang mengunjungi rumah kontrakan Sukro, mendapati pintu depan terpental rusak, didobrak paksa. Tergeletak di ruang tamu itu sebuah kruk yang biasa digunakan Sukro ke mana pun pergi. Aji meneruskan perjalanan ke kantor polisi. Berada di ruang tunggu, dia menanti bersua ayahnya. Wajah Sukro tenang. Tak tampak kesedihan terpancar di wajah itu. “Kamu jangan bersedih dengan keadaan ini,” kata Sukro. “Ayah tak melakukan perampokan itu, kan?” Tapi Sukro terdiam. Memandangi Aji, seperti seseorang yang menjajaki telaga sebelum ia mencebur ke dalamnya. Sukro menemukan ketenangan telaga pada sepasang mata anak lelakinya: bening, menenggelamkan siapa pun yang merindukan kesegaran. Sukro bimbang. Menimbang. Dan ia memutuskan untuk berterus terang, “Aku memang melakukan perampokan itu, Aji.” Aji memandangi wajah ayahnya dengan tatapan yang semula terkejut. Ia mencari ketenangan dalam dirinya sendiri. “Suatu saat, mungkin Ayah akan bersamaku,” kata Aji. Mohon diri. Mencium tangan lelaki setengah baya berkaki kanan buntung itu. Meninggalkan kantor polisi. Dia harus kembali ke pesantren. Punggung tangan Sukro terasa dingin, basah, tercecer luruh tetesan dari sudut mata anak lelakinya. Tubuh Sukro menggeletar, mula-mula lembut. Lamakelamaan mengguncang seluruh nadinya. Ia tak pernah merasakan guncangan sederas ini. *** S Prasetyo Utomo, sastrawan kelahiran 1961. Bekerja sebagai dosen IKIP PGRI Semarang. Pada 2007, ia menerima Anugerah Kebudayaan dari Departemen Kebudayaan dan Pariwisata untuk cerpen Cermin Jiwa. Buku fiksinya Bidadari Meniti Pelangi (2005). Redaksi menerima kiriman naskah cerpen, ketik sebanyak 9.000 karakter, karya orisinal dan belum pernah diterbitkan di media massa lain. Kirim e-mail ke cerpenmi@mediaindonesia.com dan cerpenmi@yahoo.co.id @Cerpen_Mi PIGURA Bebendu ONO SARWONO SEMAR Badranaya tanpa ditimbali (dipanggil) menghadap Prabu Kresna di sitihinggil Kerajaan Dwarawati. Ia sowan sendirian. Ketiga anaknya, Gareng, Petruk, dan Bagong menunggu di alun-alun sambil leyeh-leyeh di bawah pohon beringin kurung yang teduh. Suasana di alun-alun dan sekitarnya tampak asri dengan berbagai hiasan dari janur. Pot-pot bunga segar mekar mewangi tertata rapi di sepanjang jalan sekitar istana. Aneka pajangan tersebut dironce-ronce guna menyambut pernikahan agung putri kedhaton Siti Sundari dengan Raden Abimanyu dari Kesatrian Plangkawati. Kresna mengira Semar datang untuk mangayubagya. Namun, ternyata Semar bermaksud lain. Dengan rendah hati, Semar mengingatkan sang raja agar tidak bersikap adigang, adigung, dan adiguna. Kresna memerintah dengan sesukanya. Dalam perhelatan pernikahan Sundari dengan Abimanyu pun, ia tidak butuh hadirnya orangtua mempelai laki-laki. Itu tindakan pengabaian terhadap asas-asas kepatutan. Masih banyak contoh lain akan sikap ketersesatan sang raja. Semar menyampaikan kritikannya lewat kidung mendung. Pada awal syair yang dilantunkan, mengayunkan keagungan Kresna sebagai titisan Betara Wisnu. Namun, pada syair berikutnya menyindir sang raja yang berpredikat gung binathara, tetapi selalu melanggar angger-angger atau aturan. Belum rampung Semar mengidung, Kresna menyela. Situasi yang semula penuh kebahagiaan berubah murung. Dengan nada penuh marah, Kresna mengumpat Semar sebagai gedibal (kere) yang tidak tahu diri. Semar disebut wong cilik ongklak-angklik (berderajat rendah) yang tidak patut melantur-lantur di depan raja. Prabu Baladewa, kakak Kresna, yang menyaksikan peristiwa tersebut terperanjat dan berjingkat. Ia berusaha menyadarkan adiknya itu bahwa tidak sepatutnya bicara kasar kepada Semar. Kritik yang disampaikan Semar itu benar adanya. Karenanya, sepantasnya berintrospeksi diri. Namun, Kresna menjawab bahwa semua yang terjadi merupakan tanggung jawabnya. Ia menegaskan, sebagai kekandangannya Betara Wisnu, dewa ketenteraman dan kesejahteraan jagat, ia bisa berbuat apa pun dan tidak ada yang berhak melarang atau menyalahkannya. Bahkan, bila mau, ia mengaku bisa menggeser matahari terbit dari barat. Saat mendengar itu, Baladewa terbakak-bahak. Ia jadi mengerti dan sadar bahwa Kresna memang sedang ‘sakit’, kehilangan muruahnya Wisnu. Maka, Baladewa tidak perlu meneruskan pembicaraannya dengan Kresna. Ia kemudian menyampaikan permintaan maaf kepada Semar atas semua yang terjadi. Semar dengan kalem menjawab bahwa itu adalah kodrat yang harus terjadi pada dirinya sebagai warga jelata. Jangankan olok-olok dan diumpat, jika ada yang merajam jiwa raganya pun, tidak ada yang pantas menolongnya. Ia kemudian pamit tanpa menyebut siapa yang dipamiti. Tidak lama setelah kejadian tersebut, bumi Dwarawati gonjang-ganjing diterjang bencana masif. Nyaris tidak ada wilayah dalam kekuasaan negara tersebut yang kalis dari amukan alam. Kresna pun terpaksa mengungsi ke Indraprastha. Berikhtiar Itulah penggalan lakon Semar Kuning yang menggambarkan Dwarawati tersapu bebendu (bencana). Pertanyaannya, kenapa Dwarawati yang dipimpin Kresna bisa mengalami kekelaman? Bukankah Kresna adalah ‘wakil dewa’ di arcapada yang bertugas menjaga keutamaan dan keharmonisan hidup antarmakhluk dan juga dengan alamnya? Cerita carangan seni pedalangan itu mengandung makna bahwa jangankan titah dan penguasa biasa, raja yang menjadi kekandangane (tempat) Betara Wisnu saja bisa kena bebendu akibat nalingsir atau melanggar angger-angger jagat. Dari kisah itu, Kresna digambarkan sedang ‘tidak normal’ karena ia sedang koncatan (ditinggalkan) Wisnu. Akibatnya, jiwanya kosong dari segala aspek kawaskithan. Peran Semar dalam cerita tersebut menyimbolkan peringatan atau pertanda akan datangnya bebendu jika Kresna dan rakyatnya mengingkari kodrat jagat yang tersua dalam angger-angger. Dalam konteks itu pula, Semar melambangkan suara rakyat. Ia juga Betara Ismaya, dewa pamong (pembimbing) para kesatria berbudi luhur. Pengabaian terhadap kritikan Semar itulah yang melahirkan prahara. Kisah tersebut bisa dipasemonkan dengan kondisi negeri ini yang baru-baru ini dilanda bebendu berupa berbagai bencana alam. Semestinya, berulangnya bencana yang mendera membuat kita semakin sadar. Kedasaran itulah seharusnya menjadikan kita paham bahwa alam memiliki watak kodratnya sendiri yang tidak bisa diintervensi. Sebelum makhluk yang namanya manusia ada di bumi, alam sudah hidup dengan hukum dan angger-angger masing-masing. Itu akan demikian adanya hingga akhir zaman. Jadi, dengan demikian, tidak ada pilihan lain kita harus bijak berada di tengah-tengah lingkungan alam. Jangan ada yang merasa mampu dan kemudian jemawa mengakali atau menantang alam. Kalau itu yang terjadi, bencana pasti datang. Nah, terkait dengan gawean bangsa ini yang tidak lama lagi, yakni pemilu legislatif dan presiden, harapan kita jangan sampai menimbulkan bebendu. Belajar dari kearifan lokal dalam kisah itu, maka semua stakeholder pemilu jangan sampai melanggar angger-angger. Jika ada yang coba-coba melakukan tindakan yang inkonstitusional dan melanggar aturan, bebendu pasti datang. Karena itu, kita perlu berikhtiar agar kita tidak kehilangan ‘ke-Wisnu-an’ sehingga bangsa dan negara ini terhindar dari bencana. (M-1)

×