Media Indonesia 13 Maret 2014
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Media Indonesia 13 Maret 2014

on

  • 1,487 views

 

Statistics

Views

Total Views
1,487
Views on SlideShare
1,487
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
21
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Adobe PDF

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Media Indonesia 13 Maret 2014 Media Indonesia 13 Maret 2014 Document Transcript

  • Mengintip Masa Depan dari Jenewa Fungsi motor show terbesar sejagat itu kini telah bergeser dari aspek komersial semata menjadi ajang unjuk teknologi. Fokus Otomotif, Hlm 22-23 KAMIS, 13 MARET 2014 / NO. 12015 / TAHUN XLV / 28 HALAMAN Pemasangan Iklan & Customer Service: 021 5821303 No Bebas Pulsa: 08001990990 e-mail: cs@mediaindonesia.com Harian Umum Media Indonesia @ MIdotcom Rp2.900/eks (di luar P. Jawa Rp3.100/eks) Rp67.000/bulan (di luar P.Jawa + ongkos kirim) KENDATI sudah memasuki babak baru di meja hijau, kasus bailout Bank Century tetap saja tak bisa lepas dari nuansa politik. Bukan saja karena nama-nama yang terkait atau dikait-kaitkan dengan kasus penggelontoran dana Rp6,7 triliun tersebut merupakan pejabat di pucuk pimpinan negeri ini, melainkan juga karena komentar-komentar yang mengiringi kasus Century amat lekat dengan aroma politik. Bobot politis Century makin terasa ketika pendapat itu muncul dari pejabat nomor satu di Republik ini. Dalam per- temuan dengan Forum Pemimpin Redaksi di Jakarta, Senin (10/3) malam, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kembali mengomentari perkembangan kasus Bank Century. Saat memberikan sambutan, Presiden menegaskan ke- bijakan fasilitas pendanaan jangka pendek (FPJP) ataupun bailout Century tidak dapat diadili. Selain itu, saat proses pengambilan kebijakan, Yudhoyono mengaku tidak menge- tahui dan tidak dilapori oleh Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan Sri Mulyani dan Gubernur Bank Indonesia saat itu, Boediono. Itu karena, kata Yudhoyo- no, ia tengah berada di Lima, Peru, untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi APEC dan di Washington DC, Amerika Serikat, untuk KTT G-20. Menurut Yudhoyono, kebijakan FPJP dan bailout Century sudah tepat meli- hat kondisi krisis ekonomi pada 2008. Yudhoyono mengatakan itu untuk menanggapi si- dang kasus Century dengan terdakwa Budi Mulya, man- tan Deputi Gubernur BI. Itu merupakan kali kedua Pre- siden mengomentari Century. Sebelumnya pada 4 Maret 2010, di Istana Merdeka, dalam menanggapi hasil Rapat Paripurna DPR soal Century, Presiden juga mengatakan hal yang sama. Kita amat yakin Presiden paham bahwa kasus Century sudah masuk ke ranah hukum. Kita juga percaya Yudhoyono sepenuhnya tahu bahwa wilayah hukum semestinya steril dari intervensi politik dan kekuasaan. Apalagi dalam berba- gai kesempatan Presiden mengingatkan kepada siapa pun untuk menghormati hukum dan proses hukum. Berkali-kali pula Kepala Negara menegaskan pentingnya menegakkan prinsip equality before the law. Karena itu, sebagai pucuk pimpinan tertinggi di pemerin- tahan, Presiden dalam menanggapi kasus Century mestinya mengambil langkah menyerahkan sepenuhnya kepada para penegak hukum. Biarkanlah pengadilan yang adil dan trans- paran yang menentukan ada atau tidaknya langkah lancung dalam bailout Bank Century. Serahkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi dan pengadilan untuk merumuskan apakah benar kebijakan FPJP dan bailout Century tidak bisa diadili. KPK tentu tidak sembarangan membawa kasus ke ranah pidana karena su- dah memiliki dua alat bukti. Selain itu, sudah banyak pakar hukum menyatakan bahwa kebijakan tidak bisa dipidana ketika sesuai dengan aturan dan beriktikad baik. Namun, ketika terselubung ikti- kad buruk untuk menguntungkan diri sendiri, orang lain, atau korporasi, serta merugikan negara, kebijakan itu bisa bergeser ke hukum pidana. Dengan menyatakan bahwa penggerojokan dana talang- an untuk Century tidak bisa diadili akan muncul persepsi bahwa Presiden sedang mengintervensi pengadilan dan menarik Century ke gerbong politik. Itulah yang kemudian diingatkan oleh KPK agar semua pihak, termasuk Presiden, menghormati proses hukum. ANTARA/FB ANGGORO Gangguan kabut asap telah mencapai tahap membahayakan ke- selamatan penerbangan. Hasil penyidikan pelaku pembakaran hutan masih nihil. ANGGOTA legislatif cenderung memilih pertemuan dengan donor aktif ketimbang sese- orang dari daerah konstituen- nya. Demikian hasil penelitian gabungan Universitas Yale dan Universitas California, AS. Dalam studi itu duo peneliti, Joshua Kalla dan David Broockman, melibatkan 191 anggota Kongres AS. Mereka bekerja sama dengan organisasi CREDO mengirim per- mintaan pertemuan ke anggota Kongres. Semua surat itu sama, tetapi dibedakan secara acak antara surat yang ber- asal dari orang yang mau berdonor dan orang biasa dari konstituen. Hasilnya, permintaan dari yang bukan donor cenderung diabaikan, ditolak, atau diarahkan ke tingkat yang lebih rendah. “Penelitian ini sangat menarik karena bukti ilmiah per- tama dari yang kita lihat tentang kaitan nyata antara donasi kampanye dan kebijakan federal,” kata Direktur CREDO Becky Bond. Itulah penelitian yang menunjukkan tingkah legislator di AS. (UPI/Kid/X-4) AKIBAT ASAP KIAN PEKAT: Calon penumpang meninggalkan Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, karena penerbangan di bandara tersebut dihentikan, kemarin. Sebanyak 16 maskapai yang tergabung dalam Airlines Operator Comittee (AOC) menghentikan seluruh operasi penerbangan di bandara itu mulai hari ini hingga Sabtu (15/3) akibat kabut asap. Pekanbaru Tertutup untuk Penerbangan BAGUS HIMAWAN D AMPAK pembakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau telah mencapaitahapyang tidak bisa ditoleransi. Selain menyebabkan seorang warga Riau mati lemas, kabut asap juga melumpuhkan aktivitas penerbangan di Bandara Inter- nasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru. Komite Operator Maskapai Penerbangan (Airlines Opera- tor Comittee/AOC), kemarin, memutuskan untuk meng- hentikan seluruh operasi pe- nerbangan di bandara itu terhitung sejak hari ini hingga Sabtu (15/3). Ketua AOC Pekanbaru Ah- mad Nixon mengatakan ti- dak tertutup kemungkinan 16 maskapai yang tergabung HormatiProses Hukum Century Legislator dan Konstituen Silakan tanggapi Editorial ini melalui: www.metrotvnews.com Dengan memberikan pernyataan bahwa bailout Century tidak bisa diadili akan muncul persepsi bahwa Presiden sedang mengintervensi pengadilan. Pencarian Pesawat MAS Diperluas hingga 27 Ribu Mil PENCARIAN pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH 370 yang melibatkan 12 negara, hingga kemarin atau 5 hari sejak pesa- wat dinyatakan hilang, belum menemukan titik terang. Tidak ada satu pun petunjuk kuat yang mengarah pada posisi atau keberadaan pesawat. Padahal, lokasi pencarian telah diperluas hingga 100 mil laut persegi dari posisi terakhir hilang kontak pesawat, 8 Maret lalu. Kemarin, otoritas Malay- sia memperluas lagi daerah operasi hingga ke Laut China Selatan dan Selat Malaka. To- tal area pencarian mencapai 27 ribu mil laut persegi atau sekitar 93 ribu km2. Perluasan pencarian itu juga atas dasar deteksi radar angkatan udara Malaysia. Ke- pala Angkatan Udara Malaysia Rodzali Daud memperkirakan pesawat berputar arah menu- ju Selat Malaka atau sekitar 200 mil (sekitar 320 km) di barat daya Pulau Penang. Saat ini, kata Menteri Per- hubungan Malaysia Hisham- muddin Hussein, 42 kapal dan 39 pesawat dilibatkan dalam pencarian Boeing 777-200ER yang hilang itu. “Sebelum pesawat dan kotak hitam ditemukan, segala isu-isu spekulatif belum akan ter- jawab,” ujarnya, kemarin. Sebelumnya, sejumlah ben- da yang ditemukan tim pen- cari dan dianggap sebagai bagian pesawat, di antaranya minyak, pintu pesawat, dan sekoci, ternyata tidak benar. Spekulasi aksi terorisme dan sabotase yang mengakibatkan pesawat lenyap pun tidak ter- dukung oleh bukti kuat. Pada bagian lain, TNI-AU masih terus mencari pesawat MAS di kawasan Selat Malaka. Komandan Pangkalan TNI-AU Soewondo di Medan, Kolonel (Pnb) SM Handoko, mengata- kan tim telah mengubah pola pencarian dengan metode horizontal untuk dapat meli- hat secara detail. Namun, lanjutnya, setelah terbang selama 3 jam di utara Pulau Sumatra, tim tidak me- nemukan petunjuk apa pun menyangkut objek pencarian. TNI-AU akan kembali ber- koordinasi dengan pihak Ma- laysia sebelum memutuskan kapan akan melakukan pen- carian kembali. (Reuters/Ber- nama/Kid/YN/X-4) dalam komite tersebut akan memperpanjang penghentian operasi penerbangan jika kon- disi asap tidak membaik. “Ada sembilan penerbangan reguler yang dipastikan ber- henti beroperasi sementara,” ujar Ahmad di Pekanbaru, kemarin. Maskapai itu di antaranya Garuda Indonesia, Lion Air, Batik Air, Firefly, Air Asia, Tiger Air Mandala, Citilink, Silk Air, dan Sky Aviation. Sisanya ter- diri dari penerbangan carter. Keputus- an peng- h e n t i a n penerbang- an itu, diakui Ahmad, ha- rus diambil dengan pertim- bangan keselamatan penumpang serta untuk menghindari kerugian bisnis semakin besar. Pasalnya, tambah Ahmad, sudah sekitar sebulan ter- akhir aktivitas penerbangan di Bandara Pekanbaru terus terganggu asap yang memper- pendek jarak pandang. Oleh sebab itu, maskapai tidak akan menjual tiket un- tuk penerbangan dari dan menuju Pekanbaru hingga 15 Maret. Bagi penumpang yang telanjur membeli tiket, penerbangan akan dijad- walkan ulang. Airport Duty Manager Bandara SSK II Ibnu Hasan di Pekanbaru, kemarin, mengatakan kabut asap telah mengganggu jadwal penerbangan. Lebih dari 60 penerbangan, baik kedatangan maupun keberangkatan, telah dibatalkan. Ibnu menambahkan, kon- disi kabut asap dalam sepekan terakhir kian memburuk se- hingga membuat jarak pan- dang penerbangan hanya 300 meter. Padahal, setiap hari oto- ritas bandara harus melayani 80 jadwal penerbangan. Menyangkut penyebab kabut asap, Polda Riau, kemarin, me- ningkatkan status pemerik- saan kasus kebakaran hutan tanaman industri sagu milik anak perusahaan Sampoerna Agro dari penyelidikan ke penyidikan.Namun, tersangka b e l u m kunjung ditetapkan. Menteri Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya mene- gaskan pihaknya terus meng- investigasi kebakaran hutan di Pekanbaru untuk memas- tikan apakah hal itu sengaja dilakukan oleh masyarakat atau perusahaan kelapa sawit. (RK/SY/X-6) bagus @mediaindonesia.com Berita terkait hlm 12 SENO Sumber: yahoo.finance/idx Bursa per 12 Maret 2014 Keterangan: Data diambil pukul 19.00 WIB CAC 40 4.294,58 (-1,27%) FTS 100 6.628,05 (-0,86%) NIKKEI 225 14.830,39 (-2,59%) HANG SENG 21.901,95 (-1,65%) STRAIT TIMES 3.097,43 (-1,02%) Dow Jones 16.351,25 (-0,41%) IHSG 4.684,39 (-0,42%)
  • INDONESIA hanya punya satu tahun untuk memperkuat diri menghadapi pasar bebas Ma- syarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015. Salah satu kunci untuk menghadapi pasar tunggal eko- nomi di kawasan ASEAN itu ialah meningkatkan daya saing nasional. Pemerintah bersama pengusa- ha akan membentuk komite persiapan MEA 2015 yang akan bertugas melakukan sosialisasi dan mengembangkan potensi Indonesia di tengah tantangan pasar bebas. “Yang kita soroti ialah bagaima- na kita meningkatkan terus daya saing kita, terutama masalah bi- rokrasi,” ujar Menko Perekonomi- an Hatta Rajasa seusai memimpin rapat pembentukan komite per- siapan MEA 2015, kemarin. Pemerintah sudah menginven- tarisasi apa-apa yang membuat daya saing produk Indonesia belum optimal. Dalam daftar itu disebutkan bahwa pemerintah hendak membenahi birokrasi yang berbelit, membangun infra- struktur untuk mengurangi biaya logistik, dan mengurangi pungut- an liar. Pemerintah juga merasa perlu untukmengembangkankesiapan kapasitas sumber daya manusia lokal untuk bersaing dengan orang asing, sekaligus untuk eks- pansi bekerja di negara lain. Menteri Pendayagunaan Apa- ratur Negara dan Reformasi Biro- krasi Azwar Abubakar mengim- bau pegawai negeri sipil (PNS) harus menguasai bahasa Inggris dengan skor TOEFL (test of Eng- lish as a foreign language) mini- mal 560 poin. “Di setiap kabupaten itu harus ada orang-orang bisa bahasa Ing- gris dengan TOEFL 560. Kenapa tidak? Supaya semua orang di kantor bupati itu bisa baca surat luar negeri,” tegas Azwar. Dengan berlakunya MEA 2015 nanti bisa dipastikan negara-ne- gara di dunia kian memproteksi perekonomian domestik masing- masing dalam kancah perda- gangan global. Dalam menghadapi kondisi itu, Menteri Perdagangan Muham- mad Lutfi menegaskan bukan berarti Indonesia akan ber- sikap pasif terhadap hambatan- hambatan yang diterapkan ne- gara untuk produk-produk In- donesia. “Membalas itu adalah strategi juga. Hanya saja kita akan lebih hati-hati,” kata Lutfi. (Ghe/Wib/MTVN/X-9) PUTUSAN Mahkamah Konstitusi (MK) membatalkan Pasal 268 ayat 3 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) memantik polemik. Dalam menyikapi pembatalan aturan tentang batas satu kali pengajuan penin- jauan kembali (PK) itu, Mahkamah Agung (MA) menerbitkan aturan pengajuan PK maksimal dua kali. Putusan MK tersebut pada dasarnya tidak membatalkan persyaratan adminis- trasi pengajuan PK. Akan tetapi, usulan MA itu dianggap berseberangan dengan semangat putusan MK. “Saya menolak jika orang dibatasi da- lam mencari keadilan. Kecuali hakim luar biasa bijaksana dan bersih disertai pengetahuan mendalam sehingga rakyat percaya kepada yang bersangkutan. De- ngan demikian, orang tidak perlu meng- ajukan PK,” kata pakar hukum pidana Mudzakir, kemarin. Guru besar hukum pidana Universitas Islam Indonesia Yogyakarta itu menya- rankan sebaiknya MA membuat aturan baru tentang mekanisme pengajuan PK berdasarkan novum yang diajukan. Adapun pakar hukum pidana Univer- sitas Brawijaya Malang Adami Chazawi- bagi mengingatkan terpidana tidak dapat mengajukan semua alasan untuk memohon PK. Berdasarkan Pasal 263 KUHAP terdapat tiga syarat pengajuan PK, di antaranya terdapat novum, yaitu keadaan baru yang diperoleh dari alat bukti tapi belum diajukan. Selain itu, karena ada konflik putusan pengadilan dengan putusan yang akan ditinjau kembali. Namun, untuk menghindari menum- puknya permohonan PK, Adami meminta pemerintah membuat PP yang mengatur syarat formal. “Bukan sekadar surat edaran MA yang hanya berlaku di kala- ngan MA.” Pakar hukum pidana Universitas Tri- sakti Jakarta Abdul Fickar Hadjar menilai putusan MK lebih mengacu pada hukum progresif atau bisa disebut antihukuman mati. “Berbeda dengan kasus korupsi yang menekankan pengembalian uang negara. PK boleh jalan asal eksekusi sudah dilak- sanakan. Pada kasus korupsi pengemba- lian uang negara tetap berjalan,” tandas Fickar. (Yah/Ben/X-3) SYARIFAH berteriak histeris ke- tika majelis hakim Pengadilan Tipikor Pekanbaru menjatuhkan vonis 14 tahun penjara kepada mantan Gubernur Riau Rusli Zainal, kemarin. Sambil menangis dan berte- riak, istri kedua politikus Partai Golkar tersebut mencoba meng- hentikan dan menggedor-gedor mobil tahanan yang membawa Rusli. Adapun istri pertama Rusli, Septina Primawati, terisak sem- bari tertunduk. Pengadilan Tipikor Pekanbaru mengganjar Rusli hukuman 14 tahun penjara dalam kasus ko- rupsi pemberian bagan kerja ke- hutanan dan suap pembangunan sejumlah venue PON di Riau. Putusan itu lebih rendah tiga tahun daripada tuntutan jaksa yang 17 tahun penjara. Namun, vonis tersebut tercatat sebagai yang tertinggi untuk mantan ke- pala daerah. Majelis hakim yang diketuai Bachtiar Sitompul juga mewajib- kan Rusli membayar denda Rp1 miliar subsider 6 bulan penjara. Dalam amar putusan hakim menyebutkan Rusli memperkaya orang lain atau korporasi dari pemberian izin bagan kerja ta- hunan usaha pemanfaatan hasil hutan kayu hutan tanaman bagi sembilan perusahaan di Kabupa- ten Pelalawan dan Siak. Akibat pemberian izin tersebut, negara dirugikan sekitar Rp265 miliar. Ketua DPP Partai Golkar itu juga divonis terlibat suap penam- bahan anggaran pembangunan venue PON. Hakim menyebut Rusli aktif memperkenalkan mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Riau Lukman Ab- bas dengan Ketua Fraksi Golkar DPR Setya Novanto guna mengu- rus penambahan anggaran dari APBN sejumlah Rp290 miliar un- tuk pembangunan venue PON. Novanto lalu mendelegasikan pengurusan penambahan ang- garan itu kepada anggota Badan Anggaran DPR dari Fraksi Partai Golkar Kahar Muzakkir. Rusli, kata hakim, juga memerintahkan Lukman memenuhi permintaan Kahar berupa fee 6% dari Rp290 miliar (sekitar Rp17 miliar). Namun, Lukman hanya mam- pu mengumpulkan sekitar Rp10 miliar dari sejumlah perusahaan kontraktor pembangunan venue. Uang itu diserahkan Lukman ke- pada Kahar dua kali lewat staf ahli, Wihaji, di parkir basement Gedung DPR. Rusli juga divonis menerima suap Rp500 juta dari PT Adhi Karya. Atas putusan tersebut, Rusli mengajukan ban- ding. “Kami keberatan dengan denda Rp1 miliar kepada klien kami,” kata Eva Nora, kuasa hu- kum Rusli Zainal. Sidang juga diwarnai insiden kekerasan dan perampasan ka- mera milik wartawan oleh pe- ngawal Rusli. (BG/RK/X-2) KAMIS, 13 MARET 2014SELEKTA2 Hukuman 14Tahun RusliZainal JadiVonis Tertinggi DayaSaingIndonesiaTerganjalBirokrasi KPUBaruTerimaIzinCutiTigaPejabatNegara Hatta Rajasa Menko Perekonomian HINGGA tiga hari menjelang dimulainya kampanye terbuka pemilu legislatif pada Minggu (16/3), baru tiga pejabat negara yang melayangkan surat kete- rangan izin cuti kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU). “Ketiganya ialah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, dan Menteri Pertanian Suswono,” kata komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah kepa- da Media Indonesia, kemarin. KPU menerima surat izin cuti SBY pada Senin (10/3). Surat itu menyertakan pula jadwal kam- panye SBY pada Senin (17/3) di dapil VI Jawa Tengah, yaitu Kabupaten dan Kota Magelang, dan pada Selasa (18/3) di dapil VI Jawa Timur, yakni Kabupaten Tulungagung dan Blitar. Menteri Kehutanan Zulkif- li Hasan mengajukan izin cuti kepada Presiden pada Minggu (23/2) dan mendapat persetujuan melalui surat Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi pada Senin (24/2). Dalam suratnya, Zulkifli meng- ajukan izin cuti pada Jumat (28/2), Jumat (14/3), serta Kamis (20/3), Jumat (21/3), Kamis (27/3), dan Jumat (28/3). Juga di bulan berikutnya pada Kamis (3/4) dan Jumat (4/4). Zulkifli mengambil lokasi kampanye di Provinsi Lampung. Sementara itu, Menteri Perta- nian Suswono mengajukan izin cuti kepada SBY pada Kamis (27/2) yang disetujui berdasar- kan surat Mensesneg pada Jumat (28/2). Jadwal izin cuti Suswono ialah pada Jumat (14/3), Senin (17/3), Jumat (21/3), Senin (24/3), dan Jumat (4/4). Lokasi kampanye ialah Kabupaten Pekalongan, Batang, dan Pemalang. Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Daniel Zuchron menegaskan fasilitas pejabat negara selama kampanye hanya sebatas protokoler, sedangkan untuk Presiden tetap mengguna- kan pengamanan tingkat tinggi. “Presiden kan simbol negara. Kami harus memahami itu. Na- mun untuk semua kejelasan, ka- mi akan mengundang Mensesneg dan Mendagri tentang masalah itu,” ujar Daniel. Sebelumnya, Bawaslu mewan- ti-wanti agar para pejabat negara tidak memanfaatkan fasilitas ne- gara untuk kepentingan kampa- nye. Bahkan Bawaslu juga meng- imbau pejabat mengungkapkan detail kelaziman fasilitas yang diperoleh. (AB/X-3) DIVONIS 14 TAHUN: Mantan Gubernur Riau yang juga Ketua DPP Partai Golkar Rusli Zainal tertunduk lesu saat mendengarkan pembacaan vonis di Pengadilan Negeri Pekanbaru, Riau, kemarin. Rusli Zainal divonis 14 tahun penjara karena terlibat tindak pidana korupsi dana PON 2010 dan izin pemanfaatan hasil hutan. CORNELIUS EKO SUSANTO S EJUMLAH rumah sakit (RS) nyaris bangkrut, akibat klaim senilai Rp2,9 triliun dari 1.023 RS yang telah memberikan pelayanan pada pasien peserta Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) pada 2013 be- lum juga dibayar. Padahal, dari total utang klaim Rp2,9 triliun itu, sebanyak Rp1,3 triliun sudah rampung diaudit verifikasi oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangun- an (BPKP) per Januari 2014. Sisa klaim sebanyak Rp1,6 triliun akan tuntas dive- rifikasi pada April 2014. “Kita sudah tidak lagi meminta, tetapi mendorong Kementerian Keuangan se- gera mencairkan tagihan Jamkesmas tersebut,” ujar Dirjen Bina Upaya Kese- hatan Kemenkes Akmal Taher, di Jakarta, kemarin. Menurut Akmal, sebelumnya sudah ada kesepakatan antara Kemenkeu dan Kemenkes bahwa bila klaim tagihan su- dah tuntas diverifikasi BPKP, Kemenkeu berkewajiban segera mencairkan dana tagihan tersebut. “Akibat belum dicairkan juga, kini sejumlah rumah sakit mengaku nyaris bangkrut. Saya tidak tahu dalih Kemen- keu yang belum juga mencairkan. Kita berharap akhir Maret atau April sudah bisa dicairkan,” lanjutnya. Pasalnya, tambah Akmal, selain tagihan Jamkesmas 2013 belum dibayar, rumah sakit juga harus melayani pasien program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Dirut RSU Tarakan Jakarta, Kusmedi Priharto, mengaku dari total sisa tagihan Jamkesmas senilai Rp8 miliar, yang diba- yar baru Rp5 miliar. Imbasnya saat ini pihaknya kesulitan membeli obat. Hal serupa dialami sejumlah RS di luar Jakarta. RSUD dr Soekardjo Kota Tasikma- laya, misalnya, menyatakan diri bangkrut lantaran tagihan klaim Jamkesmas 2013 senilai Rp22 miliar belum dibayar. Untuk mengantisipasi kebangkrutan, tambah Akmal, Kemenkes sudah menyu- rati pemerintah daerah untuk membe- rikan pinjaman dana talangan kepada RSUD. Selain itu, Kemenkes juga meminta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) mempercepat administrasi klaim layanan JKN dari RS. Membengkak Pada kesempatan yang sama, Kepala PusatPembiayaandanJaminanKesehatan Kemenkes Donald Pardede menuturkan kronologi tekornya dana Jamkesmas. Hal itu, kata dia, dipicu pembengkakan dana Jamkesmas 2013 menjadi sekitar Rp11,2 triliun, padahal alokasi dana dari APBN hanya Rp8,3 triliun. Tiga faktor pemicu defisit, lanjutnya, ialah adanya pemotongan dana Jamkes- mas 2013 sebanyak Rp545 miliar untuk membayar tagihan klaim RS pada 2012. Selain itu, jumlah peserta Jamkesmas ta- hun lalu bertambah 10 juta peserta, dari 76,4 juta menjadi 86,4 juta orang, dan komponen biaya sistem pembayaran Ina- CBGs naik dengan rerata 30%. Di sisi lain, karena JKN mulai berlaku pada 2014, pada tahun ini juga program Jamkesmas yang dikelola Kemenkes ditu- tup. Imbasnya, verifikasi tagihan klaim Jamkesmas tidak lagi dilakukan Kemen- kes, tetapi oleh BPKP. Direktur Pelayanan BPJS Kesehatan Fa- jriadinur menambahkan, pihaknya telah mengutus pegawai guna mendampingi manajemen RS menyusun berkas klaim JKN untuk ditagihkan kepada BPJS. Saat ini pemerintah menyediakan ang- garan untuk membayarkan iuran 86,4 juta peserta BPJS bagi masyarakat yang tidak mampu. Mereka disebut penerima bantuan iuran. (Fat/X-7) cornel@mediaindonesia.com Berita terkait hlm 15 Tunggakan Jamkesmas Rp2,9Triliun Untuk mengantisipasi kebangkrutan RS, Kemenkes menyurati pemda untuk memberi dana talangan kepada RSUD. PerluAturanBaruuntuk HindariPenumpukanPK PEMAKAMAN REMAJA TURKI: Puluhan ribu orang mengikuti prosesi pemakaman remaja Turki, Berkin Elvan, di Istanbul, kemarin. Elvan akhirnya meninggal setelah koma sejak Juni tahun lalu akibat terkena tabung gas air mata saat polisi membubarkan unjuk rasa. ANTARA/RONY MUHARRMAN REUTERS/OSMAN ORSAL MI/ROMMY PUJIANTO
  • M ATRIK itu disusun rapi, sistematis, dan komprehensif, laiknya seorang bankir profesional bekerja. Sang pembuat matrik, Direktur Direktorat Penelitian dan Pengaturan Perbankan Bank Indonesia Halim Alamsyah. Dia membuat matrik atas permintaan Deputi Gubernur Bank Siti Fadjrijah yang memintanya membuat analisis tentang berdampak sistemis atau tidaknya permasalahan di Bank Century. Matrik dilihat dari fungsi, hubungan dengan nasabah, size (ukuran bank), substitutability (apakah fungsi bank dapat digantikan bank lain?), dan linkages (keterkaitan). Apa hasil matrik? “Permasalahan Bank Century tidak berdampak sistemik karena perannya dalam sektor riil kecil. Perannya dalam pemberian kredit juga tidak terlalu signifikan, dan fungsi Bank Certury dapat digantikan bank lain,” kata Halim seperti dikutip dalam dakwaan mantan Deputi Gubernur BI Budi Mulya. Kesimpulan matrik yang dibuat Halim sama dengan yang dibuat Direktorat Pengawasan BI, Century tidak ngaruh. Namun, jajaran Dewan Gubernur BI tetap ngotot bahwa masalah yang membelit Bank Century bisa berdampak sistemis. Para petinggi BI khawatir bila matrik tersebut dipakai, Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) tidak akan menyetujui usulan bahwa bank milik Robert Tantular itu sebagai bank gagal yang berdampak sistemis. “Lampiran data matrik itu jangan dimasukkan karena nanti malah ramai,” kata Deputi Senior BI Miranda Swaray Goeltom. Akhirnya, data yang dipakai adalah analisis yang dibuat Budi Mulya. Analasis itu merumuskan empat jalur dampak sistemis berdasarkan Memorandum of Understanding on Cooperation Between The Financial Supervisory Authorities, Central Banks and Finance Ministries of the European Union pada 1 Juni 2008, ditambah satu jalur psikologi masyarakat dari BI. Gubernur BI Boediono kemudian menanyakan kepada setiap anggota Dewan Gubernur BI, apakah permasalahan Century sistemis atau tidak. Mereka pun sepakat berdampak sistemis. Tok, Boediono mengetuk palu. Selanjutnya, pada 20 November 2008 pukul 23.00 WIB, mereka didampingi sejumlah satuan kerja BI menghadiri rapat pra-KSSK di Kementerian Keuangan Jakarta. Rapat dihadiri Menkeu/ Ketua KSSK Sri Mulyani, Sektetaris KSSK Raden Pardede, Darmin Nasution, Anggito Abimanyu, Fuad Rahmany, Agus Martowardojo, Rudjito, dan Firdaus Djaelani. Setelah BI memaparkan hasil analisisnya, Sri Mulyani membuka sesi tanya jawab. Ternyata, Rudjito selaku Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Anggito Abimanyu, Fuad Rahmani, dan Agus Martowardoyo menolak hasil analisis itu. “Hati- hati mengambil keputusan dengan informasi terbatas karena akan ditunggu masyarakat,” kata Agus. (Ade Alawi/P-3) RAJA EBEN L P ERNYATAANPresiden Susilo Bambang Yu- dhoyono bahwa ia ti- dak mengetahui dan tidak mendapatkan laporan terkait proses pengambilan kebijakan terhadap perma- salahan yang dihadapi Bank Century dianggap sebagai bentuk pembelaan serta u- paya melepaskan diri dari konsekuensi hukum dan poli- tik terhadap megaskandal yang merugikan negara seki- tar Rp6,7 triliun itu. Penilaian tersebut dikemu- kakan mantan anggota Tim Pengawas Bank Century DPR Akbar Faisal, di Jakarta, ke- marin. Padahal, dalam doku- men pemeriksaan oleh KPK, mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang juga menjabat Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) mengaku melaporkan penanganan kasus Bank Cen- tury kepada SBY. “SBY tahu, tapi ngomong-nya tidak tahu, itu artinya apa? Ia berusaha melepaskan diri dari tang- gung jawab dengan cara me- ngorbankan anak buahnya,” kata Akbar saat dihubungi Media Indonesia, kemarin. Menurut Akbar, hasil ri- salah telekonferensi antara Bank Indonesia dan mantan Ketua KSSK itu serta kete- rangan Sri Mulyani kepada penyidik KPK menunjukkan bukti yang kuat bahwa Pre- siden mengetahui dengan jelas dan detail masalah yang terjadi di Bank Century. “Pre- siden terus-menerus beru- paya membela diri dengan argumentasi yang sama. Pa- dahal saya ingin jawaban tentang tiga surat dari Sri Mulyani kepada Presiden yang menunjukan bahwa se- benarnya Presiden tahu dan aktif memberikan arahan da- lam pengambilan kebijakan itu,” tegasnya. Senada, anggota Timwas Century Hendrawan Supratik- no dari Fraksi PDIP menilai pernyataan SBY merupakan cara untuk melakukan pemu- tusan hubungan dan menjaga jarak dengan kasus Century. Apalagi pernyataan itu diper- kuat dengan peraturan sapu jagat, yaitu Perppu Nomor 4 Tahun 2008 tentang Jaringan Pengaman Sistem Keuangan (JPSK) yang dibuat pada 15 Oktober 2008. Perppu itu menjelaskan bahwa dalam mengambil keputusan, KSSK tidak perlu berkonsultasi dengan Presiden. “Namun, fakta pembicaraan lewat telepon dan dokumen tidak bisa dibantah. Presiden harus mengakui itu,” ujarnya. Bisa dipidanakan Lebih lanjut, Hendrawan mengatakanselainbisaberim- bas pada masalah politik, ka- sus Century bisa merambat ke konsekuensi hukum. Dengan kata lain, imbuhnya, Presiden sedang membentengi diri agar tidak terseret di kasus Century karena bisa berdampak pada citra, suara partai, bahkan ranah hukum. “Kebijakan Century bisa dipi- danakan karena mengandung dua unsur, yaitu niat jahat yang melandasi pengambilan kepu- tusan dan kebijakan itu mem- buka pintu munculnya penyim- pangan. Hal itu bisa dilihat dari kejanggalan dalam kronologi pengambilan kebijakan. Seperti pertemuan 8 Oktober 2008, saat Presiden mengundang pejabat tinggi yang kemudian lahirlah Perppu Nomor 4 pada 15 Okto- ber 2008. Juru bicara KPK Johan Budi SP sebelumnya mengingat- kan semua pihak untuk tidak mencampuri proses hukum yang tengah berlangsung. Dalam menetapkan seorang tersangka dan meningkatkan statusnya menjadi terdakwa, ujar Johan, KPK melalui pro- ses penyelidikan dan pe- nyidikan yang sistematis. Untuk kasus Century, berda- sarkan hasil selidik dan sidik, KPK menaikkan proses hu- kum ke persidangan. (P-2) raja_eben @mediaindonesia.com Setiap kebijakan strategis pemerintah yang dengan sengaja dibuat mengandung unsur korupsi sepatutnya dipidanakan. Putus Rantai di Century ANTARA/AGUNG RAJASA DITANYA SOAL ASET ANAS: Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Demokrat Ruhut Sitompul memberikan keterangan seusai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, kemarin. Ruhut yang diperiksa sebagai saksi mengaku dicecar 30 pertanyaan oleh penyidik KPK mengenai aset-aset milik tersangka Anas Urbaningrum. TERDAKWA kasus proyek bioremediasi PT Chevron Pacific Indonesia, Kukuh Ker- tasafari, yang Juli 2013 lalu di- vonis bersalah oleh Pengadil- an Tipikor Jakarta, berharap hakim di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta yang memeriksa proses banding dapat segera menghentikan penderitaan dirinya dan keluarga sebagai korban proses hukum yang keliru. Kepada wartawan di Ja- karta, kemarin, Kukuh sangat yakin penetapan dirinya se- bagai tersangka merupakan kekeliruan. “Saya korban proses hukum yang salah dan berharap hakim segera meng- hentikan kasus ini. Bagai- mana mungkin setelah saya ditetapkan tersangka, jaksa tidak tahu bahwa saya team leader produksi migas, bukan team leader untuk proyek bioremediasi,” ungkapnya. Kukuh pun mengenang kejadian pada 16 Maret 2012. Kala itu, seorang teman di kantor melihat namanya di internet sebagai tersangka. Setelah melihat sendiri berita tersebut, Kukuh segera meya- kinkan istrinya bahwa dia sama sekali tidak bersangkut paut dengan proyek tersebut dan tidak bersalah. Berun- tung, Kukuh mendapatkan dukungan penuh dari sang is- tri. Keesokan harinya, ia me- ngumpulkan kelima anaknya dan memberikan pengertian kepada mereka. “Waktu itu benar-benar saat yang sangat sulit. Anak- anak begitu terpukul hingga prestasi mereka di sekolah terganggu. Mereka sempat malu,” kenang Kukuh. Ia mengatakan sangat mengkhawatirkan kondisi kelima anaknya di sekolah karena orang-orang akan memperlakukan berbeda se- telah berita mengenai dirinya beredar. Karena tak ingin anak-anaknya mengalami ke- susahan akibat tuduhan palsu yang dijatuhkan kepadanya, ia pun memutuskan untuk tidak berdiam diri. Ujian semakin berat saat Kukuh harus mendekam di tahanan Kejaksaan Agung selama 63 hari, terhitung sejak 26 September 2012 se- hingga harus tinggal jauh dari keluarga yang berada di Su- matra. Namun, Kukuh tetap bersyukur karena dukungan yang diberikan teman-teman terdekatnya seolah tak per- nah habis. “Hampir setiap hari kawan- kawan Chevron datang berkunjung. Istri saya datang setiap seminggu sekali karena hari lainnya ia harus men- jaga anak-anak di Sumatra,” kenangnya. Kukuh pun mengungkap- kan perusahaan telah melaku- kan proses audit internal yang hasilnya makin menguatkan keyakinan bahwa dirinya ti- dak melanggar apa pun. “Audit internal menyatakan saya bersih. Jadi, sangatlah beralasan jika saya berharap bahwa hakim banding segera membebaskan saya dari se- mua tuduhan. Cukuplah saya dan terdakwa lainnya saat ini sebagai korban,” pungkasnya. (*/P-2) MenungguPutusanObjektifHakim KAMIS, 13 MARET 2014 TIPIKOR 3 MatriktidakBerdampakSistemisDitarik(4) “Bagaimana mungkin setelah saya ditetapkan jadi tersangka, jaksa tidak tahu bahwa saya team leader produksi migas, bukan team leader untuk proyek bioremediasi.” Kukuh Kertasafari Koordinator Tim EIS Chevron MI/ATET
  • KAMIS, 13 MARET 2014INDONESIA MEMILIH4 MAHKAMAHKonstitusimeng- abulkan permohonan uji ma- teri Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemi- lu Anggota DPR, DPD, dan DPRD. Pasal-pasal yang diuji ialah Pasal 8 ayat (2) huruf e, Pasal 55, Penjelasan Pasal 56 ayat (2) dan Pasal 215 huruf b yang mengatur keterwakilan perem- puan. Dalam putusannya, MK memprioritaskan keterwakil- an perempuan dalam pemilu legislatif dengan membatal- kan sejumlah kata dan frasa dalam kedua pasal tersebut yang diberlakukan pada Pe- milu 2019 mendatang. Permohonan ini diajukan gabungan organisasi dan se- jumlah aktivis perempuan. Pasal 8 ayat (2) huruf e menyebutkan, menyertakan sekurang-kurangnya 30% ke- terwakilan perempuan pada kepengurusan partai politik tingkat pusat. Pasal 55 menyebutkan, daf- tar bakal calon sebagaimana dimaksud Pasal 53 memuat paling sedikit 30% keterwakil- an perempuan. Pasal 56 ayat (2) menye- butkan di dalam daftar bakal calon sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), setiap tiga orang bakal calon terdapat sekurang-kurangnya seorang perempuan bakal calon. Penjelasan Pasal 56 ayat (2) menyebutkan, dalam setiap tiga bakal calon, bakal calon perempuan dapat ditempat- kan pada urutan 1, 2, atau 3 dan demikian seterusnya, tidak hanya pada nomor urut 3, 6 dan seterusnya. Penjelasan Pasal 215 huruf b menyebutkan, dalam hak terdapat dua calon atau lebih yang memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud da- lam huruf a dengan perolehan suara yang sama, penentuan calonterpilihditentukanberda- sarkan persebaran perolehan suara calon pada daerah pemi- lihan dengan mempertimbang- kan keterwakilan perempuan. Ketidakpastian Pemohon menilai bahwa Pasal 8 ayat 2 huruf e, Pasal 55, Penjelasan Pasal 56 ayat 2 dan Pasal 215 huruf b yang diujikan mengandung ketidakpastian hukum dan memunculkan penafsiran yang berbeda dan mengaki- batkan tertutupnya akses perempuan untuk berparti- sipasi dalam kepemimpinan, struktur kekuasaan, proses pengambilan keputusan dan dalam perumusan kebijakan. Pemohon mendalilkan bahwa dalam pasal-pasal yang diujikan tersebut terdapat frasa yang tidak tegas yakni frasa‘menyertakan’,‘memuat’, ‘mempertimbangkan’. MK membatalkan kata ‘atau’ danfrasa‘tidakhanyapadano- mor urut 3, 6, dan se-terusnya’ dalam Penjelasan 56 ayat (2). Sehingga Penjelasan Pasal 56 ayat (2) UU itu menjadi berbu- nyi, ‘Dalam setiap 3 (tiga) bakal calon, bakal calon perempuan dapat ditempatkan pada urut- an 1, dan/atau 2, dan/atau 3, dan demikian seterusnya’. Dalam pertimbangannya yang dibacakan Hakim Konsti- tusi Maria Farida, disebutkan frasa ‘mempertimbangan ke- terwakilan perempuan’ miliki ruang politis yang lebih deter- minan dibandingkan dengan asas kepastian hukum dalam maksud responsif gender. ‘Hal ini menunjukkan adanya peraturanperundang-undangan yang menjamin pelaksanaan hak konstitusional perempuan tidak cukup untuk memastikan tegaknya hak kosntitusional perempuan,” kata Maria di Ge- dung MK, Jakarta, kemarin. Menurut Mahkamah kata ‘atau’ dalam Penjelasan Pasal 56 ayat (2) dapat dimaknai se- tiap tiga orang bakal calon ha- nya terdapat seorang perem- puan, tidak dimungkinkan 2 atau 3 perempuan secara beru- rutan. Terlebih, adanya frasa ‘tidak hanya pada nomor urut 3, 6, dan seterusnya’ semakin memperjelas pesan pemben- tuk UU kepada parpol peserta pemiluuntuktidakmenempat- kan seorang perempuan pada urutan terakhir. (AI/P-4) MKPrioritaskanCalegPerempuan MI/M IRFAN MI/RAMDANI KABULKAN PERMOHONAN: Seorang staf mendengarkan pembacaan putusan oleh pimpinan sidang konstitusi Arief Hidayat soal Pengujian UU No 8 Tahun 2012 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD di Gedung MK, Jakarta, kemarin. Dalam putusannya, MK memprioritaskan keterwakilan perempuan dalam pemilu legislatif. KONVENSI RAKYAT: Peserta Konvensi Rakyat Capres 2014 (dari kiri) Rizal Ramli, Yusril Ihza Mahendra, Sofjan Saury Siregar, Isran Noor, Tony Ardie, Ricky Sutanto, dan Anni Iwasaki menyapa para pendukung sebelum Debat Publik Terakhir Konvensi Rakyat digelar, di Jakarta, kemarin. GAGASAN PERUBAHAN: Ketua Umum Partai NasDem Suya Paloh (tengah) disambut Pemimpin Redaksi harian Kompas Rikard Bagun dan Wakil Pemimpin Redaksi Budiman Tanuredjo (kiri) saat berkunjung ke Kantor Kompas di Jakarta, kemarin. Dalam kunjungannya, Surya menyampaikan pemikiran Partai NasDem untuk gagasan perubahan Indonesia. MI/M IRFAN PEMIMPIN yang berani ti- dak populer, memiliki visi, dan rela berkorban demi me- nampilkan keteladanan ialah figur utama yang diharapkan bangsa Indonesia. Untuk mere- alisasikan hal itu, media massa diharapkan mampu berperan dan objektif menilai pokok persoalan. Demikian pernyataan Ketua Umum Dewan Pimipinan Pusat Partai NasDem Surya Paloh saat berkunjung ke redaksi harian Kompas, Jakarta Barat, kemarin. Turut hadir Sekjen DPP Partai NasDem Patrice Rio Capella dan sejumlah anggota Dewan Pertimbangan Partai NasDem. “Negara ini memerlukan strong leader to have a strong government, yang terikat de- ngan komitmen nasionalisme, mampu membuat infrastruk- tur baik, sosialisasi pemikiran, dan melahirkan gagasan baik,” tutur Surya. Menurut Surya, semua harapan tersebut tak mung- kin tercapai apabila tidak ada campur tangan media massa. Partai NasDem menghargai kebebasan profesional media massa yang mau mengkritisi pelaksanaan kebijakan roda pemerintahan. “Saya paling sedih jika sebuah media digunakan un- tuk tidak memberikan asas manfaat, atau hanya mencari keuntungan seperti iklan dan lainnya. Saya menghargai kebebasan profesional,” te- gasnya. Pemimpin Redaksi Kompas Rikard Bagun, yang menyam- but langsung rombongan DPP Partai NasDem, menyatakan Partai NasDem merupakan sebuah personifikasi partai yang memiliki visi jelas. Se- cara spesifik, Partai NasDem bertekad memperkuat ideologi dan trilogi kebangsaan agar tidak terjadi disorientasi. (Gol/P-4). MediaBerperan LahirkanPemimpin K ANTOR Partai Aceh Dewan Pimpinan Sagoe (DPS) Lueng Bata, Banda Aceh, digranat orang tidak dikenal, Selasa (11/3) malam. Ledakan granat mengenai pintu depan kantor Partai Aceh dan sederet pertokoan lainnya. Akibatnya, pintu depan rusak dan kaca ruang tamu kantor hancur. Sejumlah pria yang kebetulan berada di rumah toko yang di- jadikan kantor partai setingkat kecamatan tersebut selamat. Namun, seorang bocah berusia 9 tahun terkena serpihan granat saat melintas di depan kantor tersebut. Korban yang bernama Sayed Habibi itu terkena serpih- an granat di bagian kepala dan menjalani operasi di Rumah Sa- kit Umum Zainal Abidin, Banda Aceh, kemarin. Pelaku berhasil kabur ke arah jalan lintas Banda Aceh-Medan. Hingga kini, kepolisian belum menemukan titik terang dari saksi. Menurut Kapolres Banda Aceh Kombes Moffan MK, saksi yang berada di dalam rumah toko tidak sempat melihat pe- laku. “Berdasarkan keterangan tiga saksi yang telah diperiksa, mereka mengaku tidak me- lihat pelaku penggranatan,” tukasnya. Belum terungkap Meski sudah terjadi empat teror jelang masa kampanye Pemilu 2014 di Aceh, Polri masih menempuh langkah biasa (business as usual) dalam penanganan keamanan di kota berjuluk Serambi Mekah itu. Korps Bhayangkara pun yakin proses pemilu bakal lancar. “Secara umum Polri siap memberikan pengamanan untuk rangkaian pemilu yang akan datang. Penanganan diserahkan sepenuhnya ke- pada Polda (Aceh). Yang pasti saat ini Mabes Polri belum melakukan pergeseran pasu- kan,” terang Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Agus Rianto, di Ja- karta, kemarin. Hal itu ia katakan mengenai pelemparan granat terhadap posko pemenangan Partai Aceh, di Lueng Bata, Banda Aceh, Selasa (11/3) pukul 20.30 WIB, serta sejumlah kasus teror politis sebelumnya. Agus mengatakan kejadian itu memang tidak menimbul- kan korban jiwa. “Namun, ini menimbulkan dampak karena terjadi beberapa saat menje- lang pesta demokrasi, yang masa kampanyenya sudah dilakukan minggu depan.” Agus menambahkan, pada kasus teror yang terakhir ke- polisian sudah memeriksa lima saksi. Selain kasus pelem- paran granat tersebut, data yang dihimpun Media Indo- nesia mengungkapkan pada 2014 sudah ada tiga kasus lain terkait teror yang memakan korban unsur partai politik. Kasus pertama menerpa Ketua Dewan Pimpinan Ca- bang Partai Nasional Aceh Kecamatan Kutamakmur, Aceh Utara, M Juwaini, Kamis (6/2) dini hari. Dia tewas setelah dikeroyok orang tak dikenal. Kedua, kasus penembakan terhadap posko pemenang- an Caleg Partai NasDem Ka- bupaten Aceh Utara, Zubir HT, di Desa Kunyet Mule, Matang Kuli, Minggu (16/2) pukul 04.20 WIB. Ketika itu, dua orang yang mengenakan penutup wajah atau sebo menembaki bangunan posko sehingga bagian kaca pecah. Para pelaku juga mendobrak masuk dan menganiaya dua simpatisan. Ketiga, penembakan yang menewaskan caleg dari Par- tai Nasional Aceh, Faisal, di Gunong Seumancang, Desa Ladang Tuha, Kecamatan Meukek, Aceh Selatan, Aceh, Minggu (2/3). (Kim/P-4) saputra @mediaindonesia.com Selain pelemparan granat, tahun ini dinodai pula oleh tiga kasus terkait teror yang memakan korban unsur parpol. Kekerasandi AcehkianMenjadi HENDRA SAPUTRA KONVENSI Rakyat yang dige- lar sejumlah tokoh nasional ternyata mulai mendapatkan tempat di partai politik. Salah satu peserta konvensi, Isran Noor, menyebutkan di- rinya sudah ditawari untuk masuk dalam bursa capres Par- tai Persatuan Pembangunan (PPP). “Walaupun kita belum tahu siapa yang ditawarkan Komite Konvensi ke parpol untuk men- jadi bakal capres, saat ini saya sudah ada tawaran dari PPP,” kata Isran seusai acara Debat Konvensi Rakyat di Jakarta, kemarin. Meski demikian, Isran meng- aku hingga kini belum tahu sia- pa yang bakal dinyatakan seba- gai pemenang dalam gelaran tersebut. Bagi Isran, hal yang terpenting dari keikutsertaan dirinya di konvensi itu ialah menyampaikan gagasan dan pandangan dalam membantu negara menemukan solusi. “Sebab nantinya kewenangan dan otoritas berada di tangan komite. Yang penting rakyat bebas melakukan evaluasi. Kalau rakyat mendukung, itu soal lain, itu belum cukup karena harus ada parpol,” ungkapnya. Ketua DPD Partai Demokrat Kaltim itu mengaku posisinya di Partai Demokrat terancam akibat mengikuti gelaran ini. Namun, menurutnya, Kon- vensi Rakyat lebih bermakna ketimbang konvensi partai. “Ya, kita tunggu saja, tak ada masalah,” pungkasnya. Selain Isran Noor yang saat ini juga menjabat sebagai Bupati Kutai Timur, Konvensi Rakyat yang dikoordinasi Sala- huddinWahidjugadiikutiAnni Iwasaki (tokoh perempuan), Ricky Sutanto (pengusaha), Rizal Ramli (mantan menteri perekonomian era Presiden Gus Dur), Sofjan Siregar (Rek- tor Universitas Islam Eropa di Belanda), Tony Ardie (aktivis), dan Yusril Ihza Mahendra (Ketua Dewan Syuro PBB dan mantan menteri). Pada kesempatan itu Rizal Ramli menyatakan Pemilu 2014 mendatang adalah mo- mentum bagi rakyat untuk membangun orde kedaulatan, yakni ketika rakyat berhak me- nentukan sendiri nasibnya. Ia berharap Indonesia tidak hanya demokratis, tapi juga tidak dibajak oleh kekuat- an uang. “Jangan sampai alam demokrasi hanya dapat dinikmati oleh politisi dan pejabat. Demokrasi saat ini cenderung seperti demokrasi prosedural.” Rizal menyebutkan, selama 10 tahun terakhir, Indonesia dipimpin rezim yang sibuk de- ngan pencitraan. Pada kenya- taannya 80% rakyat Indonesia masih miskin karena tidak banyak pembangunan yang secara berarti meningkatkan taraf hidup masyarakat. “Orde pencitraan hanya bagus di tele- visi, tapi tidak mampu memba- ngun,” tegasnya. (Che/P-4) Konvensi Rakyat Mulai Dilirik Parpol
  • D ISKURSUS mengenai otonomi daerah selalu menarik karena menjadi nyawa bagi perjalanan birokrasi di Indonesia. Usaha untuk menerapkan otonomi daerah sudah diinisiasi sejak pemerintahan Orde Baru melalui Undang- Undang Nomor 5 Tahun 1974 tentang Pokok- Pokok Pemerintahan di Daerah. Namun, implementasinya tetap menonjolkan sistem sentralisasi. Segala sesuatu bergantung pada pemerintah pusat. Pengalihan kepemimpinan dari pemerintah autokrasi ke sistem yang lebih demokratis pada 1998 menjadi tonggak lahirnya peraturan baru terkait dengan otonomi daerah. Pada masa kepemimpinan Presiden BJ Habibie, dibentuk Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah. Undang-undang itu dianggap sebagai peletak dasar bagi penyelenggaraan otonomi daerah yang lebih terarah salah satunya karena diikuti Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1999 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah. Pada Undang-Undang Nomor 22/1999, terowongan otonomi daerah sudah mengarahkan gerbong pemerintahan untuk berjalan sesuai dengan relnya. Otonomi daerah lebih dilihat sebagai hak setiap daerah, bukan lagi sebuah kewajiban yang memberatkan. Pengelolaan semua kebijakan selain politik luar negeri, keagamaan, fiskal, peradilan, ketahanan & keamanan diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah daerah. Pada era kepemimpinan Presiden Megawati Soekarnoputri, peraturan mengenai otonomi daerah mengalami perubahan dengan pemberlakuan Undang- Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Perubahan juga terjadi pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan membentuk Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah. Era otonomi daerah sejauh ini belum memberikan hasil konkret bagi terwujudnya kesejahteraan rakyat yang menjadi tujuan utamanya. Hal menonjol yang tampak sepanjang 10 tahun masa otonomi daerah ialah terus bertambahnya jumlah provinsi dan kabupaten/kota. Kini, jumlah daerah otonom baru sebanyak 205, terdiri dari 7 provinsi, 164 kabupaten, dan 34 kota. Untuk meneropong lebih jauh plus minus era otonomi daerah, Media Indoensia meminta komentar dan pandangan dari 12 parpol peserta Pemilu 2014. (Nov/P-3) KAMIS, 13 MARET 2014 PLATFORM PARTAI 5 1 Partai NasDem Marwan Jafar Ketua DPP PKB SEBETULNYA di undang-undang sudah jelas, dalam rangka oto- nomidaerah,adasemacamprosesdesentralisasi.Namun,otonomi daerah saat ini belum secara utuh berjalan dengan baik. Dalam kerangka NKRI, otonomi daerah tidak bisa dilakukan sebebas- bebasnya karena berpotensi menimbulkan perpecahan. Dalam konteks anggaran, daerah belum sepenuhnya mendapatkan yang proporsional dari APBN. Banyak daerah masih harus meminta- minta dari APBN. Padahal, daerah punya penghasilan besar, mi- salnya, dari minyak dan gas. Dari sisi tata kelola pemerintahan, belum sepenuhnya mencerminkan otonomi daerah. Kadang juga masih ada intervensi pusat. Di lain hal, otonomi daerah bisa mem- buat kepala daerah membandel terhadap pemerintah di atasnya. Apalagi, kalau berasal dari partai yang berbeda. (Wta/P-3) Arif Wibowo Ketua DPP PDIP SEMANGAT otonomi daerah ialah memberikan kewenangan penuh kepada daerah untuk melaksanakan pemerintahan se- cara mandiri. Kemudian dengan pemerintahan yang mandiri, kesejahteraan rakyat bisa lebih dicapai, pelayanan publik lebih optimal. Hal itu tidak tercapai karena otonomi daerah diberlakukan seragam. Kapasitas, kapabilitas, dan beban kerja setiap daerah berbeda. Ditambah lagi kemampuan anggaran berbeda-beda. Ini sejalan dengan perubahan UU 32/2004 ten- tang Pemerintah Daerah yang arahnya mengubah pola, supaya setiap daerah efektif melaksanakan pemerintahannya. Contoh, kalau ada daerah dengan luas tertentu, beban pemerintah terlalu besar, padahal anggaran kecil, tentu tidak efektif. Bahkan, cen- derung terjadi pemborosan. Pelayanan publik juga tidak jalan, infrastruktur terbata-bata. (Wta/P-3) Sutiyoso Ketua Umum DPN PKPI DULU kewenangan diberikan kepada daerah. Sumber daya alam dan sumber daya manusia dikelola daerah dengan efektif dan efisien, tapi kemudian pemerintah pusat membuka lagi unit pelak- sanaan daerah di daerah. Terjadi duplikasi sehingga daerah tidak tahu kerjanya apa. Ini tarik-ulur kewenangan dan kekuasaan ka- rena semua ingin memegang anggaran. Di pihak lain, kelemahan otonomi daerah terjadi karena pemilihan kepala daerah langsung. Harapannya untuk mendapat orang terbaik di daerah. Nyatanya, yang terpilih itu yang punya uang atau yang berani berutang. Orang-orang tidak berkualitas. Akibatnya, kita makin takut memberikan anggaran. Jadi, belum ada model yang pas. Ini namanya otonomi setengah hati. Aturannya perlu dikaji kembali, dilakukan evaluasi. (Wta/P-3) Ahmad Dimyati Ketua DPP PPP PROGRAM-PROGRAM daerah tidak sesuai dengan harapan pusat, tidak sesuai rencana pembangunan jangka panjang (RPJP), rencana pembangunan jangka menengah (RPJM), dan rencana kerja pemerintah (RKP). Itu disebabkan pemerintah daerah memiliki visi dan misi sendiri, lebih condong ke populis atau pencitraan. Program mereka tidak disesuaikan dengan kondisi nasional dan daerah. Mereka lebih condong memperta- hankan kekuasaan. Itu problem yang ada. Indonesia sekarang bersistem otonomi daerah, bukan desentralisasi. Pemerintah pusat atau gubernur tidak bisa melakukan penolakan terha- dap hal-hal yang tidak sesuai. Seharusnya pembangunan di Indonesia diselaraskan, baik dari satuan kerja, RKP, RPJM, dan RPJP. (*/p-3) Ahmad Sukatmaja Wakil Sekjen DPP PBB LUASNYA kewenangan yang diberikan pusat kepada daerah di- sebabkan sebagian besar dialihkan ke kabupaten/kota. Otonomi daerah seharusnya diberikan di tingkat I, bukan di tingkat II. Jika diberikan di tingkat II, gubernur tidak mempunyai kontrol secara langsung ke bupati/wali kota dan akan terjadi ketimpangan di daerah-daerah. Sebaliknya, jika diberikan di tingkat I, gubernur bisa mendistribusikan pendapatan dari satu daerah ke daerah lain. Selain itu, terlalu mudahnya pemekaran daerah sehingga tidak semua daerah mempunyai pendapatan asli daerah yang cu- kup. Pemerintah kota secara bebas mencari pendapatan sendiri dengan mengorbankan lingkungan, misalnya menjual kayu-kayu dari hutan. Pemekaran harus dihentikan karena akan ada ang- garan baru untuk pejabat dan protokolernya. (*/P-3) Miryam S Haryani Politikus Partai Hanura BILA dicermati, sebetulnya UU 32/2004 tentang Pemerintah Daerah sudah bagus. Cuma, campur tangan pusat masih terlalu tinggi. Ibaratnya otda itu ular yang ekornya dilepas, tapi kepala- nya dipegang. Kebebasan hanya diberikan setengah hati. Kenapa anggaran di pusat lebih tinggi ketimbang daerah? Kalau sudah otonomi daerah, seharusnya anggaran untuk daerah lebih tinggi dong.Pemerintahpusatbelumrelamelepasdaerah.Padahal,kalau dilepas, pembangunan di daerah akan lebih merata. Sekarang ini masih Jakartasentris. Selain itu, harus diantisipasi, jangan sampai otonomimelahirkanraja-rajakecil.Sistempemilusekarang,pemilu kada dilakukan secara langsung, berbiaya sangat tinggi sehingga memicupolitikuang.Iniyangmemicuberkuasanya raja-raja kecil di daerah. (Wta/P-3) Fadli Zon Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra KAMI melihat semangat desentralisasi selama ini tidak di- laksanakan dengan baik. Kewenangan diberikan, tetapi infrastrukturnya tidak disediakan. Dari hasil evaluasi sejak 1999, kita tidak mempersiapkan otonomi daerah dengan baik. Euforia reformasi yang ditunjukkan dengan kebijakan otonomi daerah terjadi begitu drastis. Harusnya ada masa transisi yang bertahap. Ketika terjadi krisis, tidak dilakukan desentralisasi. Harusnya sentralisasi dulu baru kemudian desentralisasi. Me- nyangkut pemekaran, menurut kami, bukan persoalan apakah itu kemajuan atau kemunduran. Namun, selama ini kita lihat banyak orang di daerah begitu besar peluang mereka untuk melakukan korupsi. Kepala daerah satu per satu terseret dalam arus korupsi. (Nov/P-3) Khatibul Umam Politikus Partai Demokrat KETIDAKSIAPAN kepala daerah dan birokrasi, pertama, di- sebabkan kepala daerah tidak bisa memimpin dan melayani masyarakat dengan baik. Kedua, sistem birokrasi yang maunya dilayani, tetapi tidak mau melayani. Bisa dilihat dari mobil-mobil pejabat daerah dan rumah dinas yang bagus-bagus, tapi rakyatnya tidak demikian. Tugas otonomi daerah itu di luar bidang agama, pendidikan, keuangan/ kebijakan fiskal, politik internasional, dan hukum. Sebesar 99% uang APBD berasal dari APBN, tidak ada satu pun uang daerah. Terkait dengan pemekaran daerah, itu saya kira perlu karena memang ada yang harus dimekarkan, teru- tama pulau-pulau yang dekat dengan perbatasan, seperti dengan Australia. Itu memang perlu guna mempercepat pembangunan. (*/P-3) Abdul Hakam Naja Ketua DPP PAN PADA pemberlakuan otonomi daerah pertama kali pada 1999, muncul sebuah euforia, ledakan kebebasan yang luar biasa. Dari rezim otoriter yang segalanya ditentukan pusat bergeser menjadi kebebasan di tingkat daerah, tapi ternyata memunculkan masalah. Terkait dengan kesiapan sumber daya manusia di daerah, banyak kepala daerah yang tidak siap dengan kebebasan yang dimiliki. Banyak kegamangan yang memunculkan masalah sehingga banyak kepala daerah tidak bisa menempatkan diri. Masalah lainnya daerah men- jadikan kekuasaan bagian dari ekspresi kebebasan. Ini yang memunculkan banyak kepala daerah tersangkut hukum. Ba- nyak kepala daerah yang menjadikan kewenangan seolah itu kewenangan individual yang tidak melekat dalam institusi kepala daerah. (Wta/P-3) ANTARA/ROSA PANGGABEAN PENGESAHAN RUU OTDA: Masyarakat adat Papua bersorak seusai rapat paripurna DPR yang memutuskan RUU tentang Pembentukan Daerah Otonomi Baru di kompleks parlemen, Jakarta, 25 Oktober 2012. Paripurna itu memutuskan pembentukan provinsi baru Kalimantan Utara dan empat kabupaten baru di Papua. 2 PKB 3 PKS 4 PDIP 5 Partai Golkar 6 Partai Gerindra 7 Partai Demokrat 9 PPP 10 PARTAI HANURA 14 PBB 15 PKPI 8 PAN Otonomi Daerah Basa-basi Akbar Faizal Politikus Partai NasDem SECARA keseluruhan harus diakui bahwa penataan daerah kita sudah sampai pada tahap yang amat mengkhawatirkan. Dalam hal pertumbuhan atau pengelolaan daerah, misalnya. Ada sebuah hasil survei yang mengatakan sebuah daerah yang pendapatan asli daerah di bawah 20% dari total APBD masuk kategori bangkrut. Dalam konteks Indonesia, ternyata 91% daerah ber-PAD di bawah 20%. Selain itu, dalam hal efek dari pengelolaan daerah. Hari ini sudah 316 kepala daerah tersang- kut perkara korupsi. Bisa bayangkan kerusakannya seperti apa. Ditambah lagi perilaku parpol dalam mengusung calon kepala daerah, yang penting banyak duit, populer, dan menang. Kemam- puan pengelolaan daerahnya tidak ada. Karena itu, diperlukan restorasi. (Wta/P-3) Agun Gunandjar Sudarsa Ketua DPP Partai Golkar FAKTOR utama kegagalan otonomi ialah politik anggaran yang tidak prodaerah, tidak konsisten dengan UU Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara. Seharusnya alokasi angga- ran untuk kementerian/lembaga mengikuti fungsi-fungsinya. Pusat dibatasi menjalankan fungsi perumusan kebijakan, bimbingan teknis, dan supervisi urusan kementerian/lembaga. Juga, tidak mengalokasikan fungsi pelaksanaan karena fungsi tersebut sudah diserahkan kepada provinsi dan kabupaten/ kota. Faktanya alokasi APBN 2014 untuk KL mencapai Rp637 triliun, sementara untuk seluruh provinsi dan kabupaten/ kota hanya mendapat Rp592 triliun. Apalagi, DAK-nya hanya Rp33 triliun. Apa yang bisa dikerjakan daerah dengan ang- garan itu? Sementara itu, seluruh SDA pajak daerah diambil pusat. (Nov/P-3) Jazuli Juwaini Politikus PKS MENURUT saya, sistem desentralisasi masih dilaksanakan setengah hati. Di sisi lain, ada juga daerah yang tidak bisa diatur sehingga merasa seperti raja kecil. Pusat tidak perlu basa-basi dalam memberikan kewenangan, seperti kambing disuruh lari, tetapi ekornya tetap dipegang. Saya menilai ma- salah kewenangan ini harus dikaji dan didalami lagi sehingga tidak timbul persoalan. Yang terpenting ialah adanya kerja sama yang baik antara pusat dan daerah supaya keduanya sinergi. Jangan sampai, ketika kewenangan itu sudah sepe- nuhnya diberikan kepada daerah, malah melahirkan kepala daerah yang malas karena bantuan selalu cair dari pusat. Harusnya, kepala daerah dapat menggali potensi di daerah- nya. (Nov/P-3) ANTARA/ROSA PANGGABEAN DAERAH BARU DI INDONESIA: Petugas Direktorat Topografi Angkatan Darat membawa bingkai untuk peta NKRI di kompleks parlemen, Jakarta, 5 Juli 2013. Peta berukuran 5,4x3,5 meter itu untuk memperbarui informasi luas wilayah dan pemekaran daerah di Indonesia.
  • PUTUSAN Nomor 20/PUU-XI/2013 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA [1.1] Yang mengadili perkara konstitusi pada tingkat pertama dan terakhir, menjatuhkan putusan dalam perkara Pengujian Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yang diajukan oleh: [1.2] 1. Nama : P u s a t P e m b e r d a y a a n Perempuan Dalam Politik Alamat : Jalan Hang Jebat Raya Nomor 1A, Blok F, Kebayoran Baru, Jakarta 12120. Telepon:021- 7226663, Fax: 021-7269863 Diwakili oleh : Nama : Titi Sumbung, S.H., MPA. Jabatan : Direktur Eksekutif Sebagai -------------------------------- Pemohon I; 2. Nama : Koalisi Perempuan Indonesia untuk Keadilan dan Demokrasi (KPI) Alamat : Jalan Siaga I/2B Pejaten Barat, Pasar Minggu Jakarta Selatan 12510 Diwakili oleh : Nama : Dian Kartikasari Jabatan : Sekretaris Jenderal Sebagai -------------------------------------- Pemohon II; 3. Nama : Yayasan LBH APIK Jakarta Alamat : Jalan Raya Tengah Nomor 31, Kampung Tengah, Kramat Jati - Jakarta Timur 13510, Telp. 021- 87797289 Fax. 021-87793300 Diwakili oleh : Nama : Ratna Batara Munti, M.Si. Jabatan : Direktur Eksternal Sebagai ------------------------------ Pemohon III; 4. Nama : L e m b a g a P a r t i s i p a s i Perempuan Alamat : Jalan Tebet Barat Dalam 1B/6, Jakarta 12810 Diwakili oleh : Nama : Dr. Adriana Venny Jabatan : C h i e f A d v i s o r y Board Sebagai ------------------------------ Pemohon IV; 5. Nama : Perhimpunan Peningkatan Keberdayaan Masyarakat (PPKM) Alamat : Jalan H. Umaidi Nomor 39A, RT. 10/07, Rawa Bambu 2, Pasar Minggu, Jakarta Selatan Diwakili oleh : Nama : Dra.TitikHartini,M.Si. Jabatan : Direktur Eksekutif Sebagai -------------------------------------- Pemohon V; 6. Nama : Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Alamat : K a y u j a t i I I I N o m o r 8 , Rawamangun, Jakarta Timur Diwakili oleh : Nama : Dra. Della Harianti Jabatan : Presidium I Sebagai ------------------------------------ Pemohon VI; 7. Nama : Yayasan Institute Pengkajian Kebijakan dan Pengembangan Masyarakat (Institute for Policy and Community Development Studies - IPCOS) Alamat : Jalan Pejaten Barat II Nomor 1A, Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Telpon/Fax. 021-8294670 Diwakili oleh : Nama : R a c h m a t A d j i Prakoso Jabatan : Direktur Sebagai ------------------------------------ Pemohon VII; 8. Nama : WomenResearchInstitute(WRI) Alamat : Jalan Kalibata Utara II Nomor 25A, Jakarta 12740, Telpon: 021-7985670 Diwakili oleh : Nama : SitaAripurnami,M.Sc. Jabatan : Direktur Eksekutif Sebagai ----------------------- Pemohon VIII; 9. Nama : Yayasan MELATI ‘83’ Alamat : Jalan Semangka Nomor S-37, Kalibata Indah, Jakarta Selatan Diwakili oleh : Nama : Dra. Setiawati Ar n, MSc. Jabatan : Ketua Umum Sebagai ------------------------------------- Pemohon IX; 10. Nama : Prof. Dr. Siti Musdah Mulia Pekerjaan : Peneliti/Ketua Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP) Alamat : Jalan Matraman Dalam II Nomor 6, RT.19 RW. 008, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat Sebagai -------------------------------------- Pemohon X; 11. Nama : Suhartini Hadad Pekerjaan : Pekerja Sosial/Pengurus Yayasan Kesehatan Perempuan Alamat : Jalan Majalah Blok A Nomor 2, Komplek PWI, Cipinang Muara, Jakarta Sebagai ------------------------------------- Pemohon XI; 12. Nama : Nursyahbani Katjasungkana, S.H. Pekerjaan : Pengacara/Koordinator Nasional Asosiasi LBH APIK Indonesia Alamat : Jalan Melati B 15, Mekarsari Permai, Cimanggis 16952, Depok Sebagai ------------------------------------ Pemohon XII; 13. Nama : Soelistijowati Soegondo, SH. Pekerjaan : Konsultan Hukum Alamat : Jalan Pengayoman II/51, Utan Kayu, Jakarta Timur 13120 Sebagai ----------------------------------- Pemohon XIII; 14. Nama : Atashendartini Habsjah Pekerjaan : Wakil Ketua Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia Pusat Alamat : Jalan Melati Nomor 7, Warung Buncit, RT/RW 002/001, K e l u r a h a n D u r e n Ti g a , Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan Sebagai ----------------------------------- Pemohon XIV; 15. Nama : Titi Anggraini Pekerjaan : Direktur Yayasan PERLUDEM (Lembaga Untuk Pemilu dan Demokrasi) Alamat : Jalan Aria Putra GG Bakti, RT 006/RW 010, Kedaung, Pamulang – Tangerang Selatan Sebagai ------------------------- Pemohon XV; 16. Nama : Kentjana Indrishwari S Pekerjaan : S w a s t a / K e t u a K e P P a K Perempuan (Kelompok Peduli Penghapusan Tindak Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak) Alamat : Jalan Bintaro Utama Blok O-4 Nomor 9 RT. 005/008, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Sebagai ----------------------------------- Pemohon XVI; 17. Nama : Magdalena Helmina M.S. Pekerjaan : Ketua Sahabat Perempuan dan Anak Indonesia (SAPA Indonesia) Alamat : Jalan Haji Ridi Nomor 90, Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan Sebagai ---------------------------------- Pemohon XVII; 18. Nama : Dr.MarwahMYunusBandie,MM. Pekerjaan : Ketua Bidang Politik Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) Alamat : Jalan Pulau Mas Barat VI/89, RT. 011/011 Kayu Putih, Jakarta Timur Sebagai --------------------------------- Pemohon XVIII; 19. Nama : Rotua Valentina, S.E., S.H., M.H. Pekerjaan : Swasta/Ketua Institut Perempuan Bandung Alamat : Jalan Dago Pojok Nomor 85, RT 007/03, Coblong, Kota Bandung Sebagai ---------------------------------- Pemohon XIX; 20. Nama : Gusti Kanjeng Ratu Hemas Pekerjaan : Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) Alamat : Keraton Yogyakarta, Kelurahan Panembahan, Kecamatan K e r a t o n 5 8 1 9 1 , K o t a Yogyakarta Sebagai ------------------------------------ Pemohon XX; 21. Nama : Eni Khairani Pekerjaan : naweDatoggnA/nesoD Perwakilan Daerah Alamat : Jalan K.S.Tubun Blok I-17, RT. 018/004, Kelurahan Jalan Gedang, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu Sebagai ----------------------------------- Pemohon XXI; 22. Nama : Hj. Hairiah, SH, MH. Pekerjaan : S w a s t a / A n g g o t a D e w a n Perwakilan Daerah-RI Alamat : Komplek Acisa Permai Nomor 52, RT.001/02, Bangka Belitung Darat, Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat Sebagai ---------------------------------- Pemohon XXII; 23. Nama : H a n a H a s a n a h F a d e l Muhammad Pekerjaan : Anggota Dewan Perwakilan Daerah-RI Alamat : Jalan Sultan Hasanuddin Nomor 1, RT. 01/01, Kelurahan Biawao, Kecamatan Kota Selatan, Gorontalo Sebagai --------------------------------- Pemohon XXIII; 24. Nama : Hj. Noorhari Astuti, S. Sos. Pekerjaan : Anggota DPD-RI Alamat : Jalan Depati Amir, Batu Rusa, Merawang. Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Sebagai --------------------------------- Pemohon XXIV; 25. Nama : Nurmawati Dewi Bantilan Pekerjaan : Anggota DPD-RI Alamat : Perum Gria Mulatama Blok A6/5, RT. 005/03, Pondok Cabe gnaregnaTatoK,gnalumaP,rilI Selatan, Provinsi Banten Sebagai ---------------------------------- Pemohon XXV; 26. Nama : Poppy Maipauw Pekerjaan : Anggota DPD-RI Alamat : Jalan K.H. Mas Mansyur Nomor 83, RT/RW: 016/009, Kelurahan Kebon Melati, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat Sebagai ------------------------------- Pemohon XXVI; 27. Nama : Poppy Susanti Dharsono Pekerjaan : Anggota DPD-RI Alamat : Jalan Sekolah Kencana I Nomor 3, RT/RW 002/015, Kelurahan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan Sebagai ------------------------------ Pemohon XXVII; 28. Nama : Vivi Effendy Pekerjaan : Anggota DPD-RI Alamat : Jalan Ciputat Raya, RT/RW 007/008, Kelurahan Kebayoran Lama Utara, Jakarta Selatan Sebagai ------------------------------- Pemohon XXVIII; 29. Nama : Dra. Siti Nia Nurhasanah Pekerjaan : Pekerja Sosial, Sekretaris Jenderal Aliansi Nasional Bhineka Tunggal Ika (ANBTI) Alamat : Jalan Pemuda Asli I/30, RT/RW 013/003, Kelurahan Rawamangun, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur Sebagai -------------------------------- Pemohon XXIX; 30. Nama : Wahidah Suaib Pekerjaan : Swasta Alamat : Jalan Mampang Prapatan XI, RT/ RW 005/004, Kelurahan Tegal Parang, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan Sebagai ------------------------------ Pemohon XXX; Dalam hal ini berdasarkan Surat Kuasa Khusus bertanggal 2 Juli 2012, 3 Juli 2012, 13 Juli 2012, 19 Juli 2012, 13 Agustus 2012, dan 16 Januari 2013, memberi kuasa kepada Erna Ratnaningsih, S.H., LL.M., Haghia Sophia Lubis, S.H., LL.M., Abdul Hamim Jauzie, S.H., Muhammad Rullyandi, S.H., M.H., Asnifriyanti Damanik, S.H., dan Nur Amalia, S.H., M.D.M., yang semuanya adalah advokat yang tergabung dalam Tim Advokasi Kesetaraan dan Demokrasi yang berkedudukan hukum di Jalan Raya Tengah Nomor 31, Kampung Tengah, Kramat Jati - Jakarta Timur 13510, Telepon 021-87797289 Faksimili 021-87793300, bertindak untuk dan atas nama pemberi kuasa; Selanjutnya disebut sebagai ----------------- para Pemohon; [1.3] Membaca permohonan para Pemohon; Mendengar keterangan para Pemohon; Mendengar keterangan Presiden; Mendengar dan membaca keterangan Dewan Perwakilan Rakyat; Mendengar dan membaca keterangan Ahli para Pemohon; Memeriksa bukti-bukti para Pemohon; Membaca kesimpulan para Pemohon; 2. DUDUK PERKARA Dan seterusnya 3. PERTIMBANGAN HUKUM [3.1] Menimbang bahwa maksud dan tujuan permohonan para Pemohon adalah menguji konstitusionalitas Undang- Undang Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 117, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5316, selanjutnya disebut UU 8/2012) khususnya frasa “atau” dalam Penjelasan Pasal 56 ayat (2) dan frasa “mempertimbangkan” dalam Pasal 215 huruf b, yang selengkapnya dinyatakan sebagai berikut: Penjelasan Pasal 56 ayat (2) : “Dalam setiap 3 (tiga) b a k a l c a l o n , b a k a l calon perempuan dapat ditempatkan pada urutan 1, atau 2, atau 3 dan demikian seterusnya, tidak hanya pada nomor urut 3, 6, dan seterusnya.” Pasal 215 huruf b : “Dalam hal terdapat dua calon atau lebih y a n g m e m e n u h i ketentuan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dengan perolehan s u a r a y a n g s a m a , penentuan calon terpilih ditentukan berdasarkan persebaran perolehan suara calon pada daerah p e m i l i h a n d e n g a n mempertimbangkan k e t e r w a k i l a n perempuan.” terhadap Pasal 28H ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (selanjutnya disebut UUD 1945) yang menyatakan, “Setiap orang berhak mendapat kemudahan dan perlakuan khusus untuk memperoleh kesempatan dan manfaat yang sama guna mencapai persamaan dan keadilan.”; [3.2] Menimbang bahwa sebelum mempertimbangkan pokok permohonan, Mahkamah Konstitusi (selanjutnya disebut Mahkamah) akan mempertimbangkan terlebih dahulu hal-hal berikut: a. kewenangan Mahkamah untuk mengadili permohonan a quo; b. kedudukan hukum (legal standing) para Pemohon; Terhadap kedua hal tersebut, Mahkamah berpendapat sebagai berikut: Kewenangan Mahkamah [3.3] Menimbang bahwa berdasarkan Pasal 24C ayat (1) UUD 1945, Pasal 10 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2011 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 70, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5226, selanjutnya disebut UU MK), dan Pasal 29 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 157, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5076), salah satu kewenangan konstitusional Mahkamah adalah menguji Undang-Undang terhadap UUD 1945; [3.4] Menimbang bahwa permohonan a quo adalah mengenai pengujian Undang-Undang in casu UU 8/2012 terhadap UUD 1945, sehingga Mahkamah berwenang untuk mengadili permohonan a quo; Kedudukan Hukum (Legal Standing) para Pemohon [3.5] Menimbang bahwa berdasarkan Pasal 51 ayat (1) UU MK beserta Penjelasannya, yang dapat bertindak sebagai Pemohon dalam pengujian suatu Undang-Undang terhadap UUD 1945 adalah mereka yang menganggap hak dan/atau aynukalrebhelonakiguridaynlanoisutitsnoknagnanewek Undang-Undang yang dimohonkan pengujian, yaitu: a. perorangan warga negara Indonesia (termasuk kelompok orang yang mempunyai kepentingan sama); b. kesatuan masyarakat hukum adat sepanjang masih hidup dan sesuai dengan perkembangan masyarakat dan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia yang diatur dalam Undang-Undang; c. badan hukum publik atau privat; atau d. lembaga negara; Dengan demikian, Pemohon dalam pengujian Undang-Undang terhadap UUD 1945 harus menjelaskan dan membuktikan terlebih dahulu: a. kedudukannya sebagai Pemohon sebagaimana dimaksud dalam Pasal 51 ayat (1) UU MK; b. kerugian hak dan/atau kewenangan konstitusional yang diberikan oleh UUD 1945 yang diakibatkan oleh berlakunya Undang-Undang yang dimohonkan pengujian; [3.6] Menimbang pula bahwa Mahkamah sejak Putusan Nomor 006/PUU-III/2005 bertanggal 31 Mei 2005 dan Putusan Nomor 11/PUU-V/2007 bertanggal 20 September 2007 serta putusan-putusan selanjutnya telah berpendirian bahwa kerugian hak dan/atau kewenangan konstitusional sebagaimana dimaksud Pasal 51 ayat (1) UU MK harus memenuhi lima syarat, yaitu: a. adanya hak dan/atau kewenangan konstitusional pemohon yang diberikan oleh UUD 1945; b. hak dan/atau kewenangan konstitusional tersebut oleh pemohon dianggap dirugikan oleh berlakunya Undang- Undang yang dimohonkan pengujian; c. kerugian hak dan/atau kewenangan konstitusional tersebut harus bersifat spesifik dan aktual atau setidak- tidaknya potensial yang menurut penalaran yang wajar dapat dipastikan akan terjadi; d. adanya hubungan sebab akibat (causal verband) antara kerugian dimaksud dengan berlakunya Undang-Undang yang dimohonkan pengujian; e. adanya kemungkinan bahwa dengan dikabulkannya permohonan, maka kerugian hak dan/atau kewenangan konstitusional seperti yang didalilkan tidak akan atau tidak lagi terjadi; [3.7] Menimbang bahwa Pemohon I s.d. Pemohon IX adalah Organisasi Non Pemerintah atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang merupakan badan hukum privat yang tumbuh dan berkembang secara swadaya, atas kehendak dan keinginan sendiri di tengah masyarakat, yang didirikan atas dasar kepedulian untuk dapat memberikan perlindungan dan penegakan hak asasi manusia, khususnya hak asasi perempuan di Indonesia; Bahwa Pemohon I s.d. Pemohon IX mendalilkan selaku organisasi dapat bertindak mewakili kepentingan publik/umum adalah organisasi yang memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam berbagai peraturan perundang- undangan maupun yurisprudensi, yaitu: (i) berbentuk badan hukum atau yayasan; (ii) dalam anggaran dasar organisasi yang bersangkutan menyebutkan dengan tegas mengenai tujuan didirikannya organisasi tersebut; (iii) telah melaksanakan kegiatan sesuai dengan anggaran dasarnya; Bahwa Pemohon I s.d. Pemohon IX juga mendalilkan dirinya sebagai rechtspersoon yang dianggap seperti pribadi orang perorangan yang memiliki hak dan kewajiban serta memiliki hak konstitusional yang dijamin dalam UUD 1945. Keberadaan Pemohon I s.d. Pemohon IX dimaksud juga bertepatan dengan visi dan misi untuk memperjuangkan tindakan khusus sementara/affirmative action; Bahwa Pemohon I s.d. Pemohon IX mendalilkan frasa “atau” dalam Penjelasan Pasal 56 ayat (2) dan frasa “mempertimbangkan” dalam Pasal 215 huruf b UU 8/2012 berpotensi melanggar hak konstitusional dari Pemohon I sampai dengan (s.d.) Pemohon IX, baik secara langsung maupun tidak langsung, merugikan berbagai macam usaha yang telah dilakukan secara terus-menerus dalam rangka menjalankan tugas dan perannya memperjuangkan ketertinggalan perempuan dalam berbagai bidang termasuk dalam bidang politik dengan tanpa membedakan jenis kelamin, suku bangsa, ras, agama, orientasi seksual, dan lain-lain, yang selama ini telah dilakukan oleh Pemohon I s.d. Pemohon IX; Bahwa Pemohon X s.d. Pemohon XXX adalah perseorangan warga negara Indonesia yang mendalilkan secara faktual telah mengalami kerugian akibat sedikitnya keterwakilan perempuan di lembaga perwakilan dan telah menimbulkan kekhawatiran baru bagi Pemohon X s.d. Pemohon XXX untuk kembali mengalami kerugian yang sudah pernah dialaminya akibat berlakunya frasa “atau” dalam Penjelasan Pasal 56 ayat (2) dan frasa “mempertimbangkan” dalam Pasal 215 huruf b UU 8/2012 tersebut; Bahwa Pemohon X s.d. Pemohon XXX juga mendalilkan sebagai perseorangan yang memiliki sejarah yang panjang di daerahnya masing-masing untuk memperjuangkan kesetaraan gender dan sekaligus bekerja sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah yang menyuarakan aspirasi daerahnya. Sedikitnya jumlah perempuan yang berkualitas yang menjadi anggota DPR, DPD, dan DPRD menyebabkan lahirnya banyak kebijakan-kebijakan yang bias gender dan merugikan kepentingan perempuan seperti pemberlakuan Peraturan Daerah Syariah berupa larangan bagi perempuan untuk keluar malam. Diharapkan seiring dengan meningkatnya kualitas dan kuantitas para anggota DPR, DPD, dan DPRD perempuan melalui Tindakan Khusus Sementara di dalam UU 8/2012 a quo, maka berbagai kebijakan yang berpotensi mendiskriminasikan dan merugikan perempuan dapat dicegah untuk disahkan dalam peraturan perundang- undangan; Bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 51 ayat (1) UU MK dan syarat-syarat kerugian hak dan/atau kewenangan konstitusional sebagaimana diuraikan di atas, menurut Mahkamah, para Pemohon memiliki hak konstitusional yang diatur dalam Pasal 28H ayat (2) UUD 1945 yang oleh para Pemohon dianggap dirugikan oleh berlakunya UU 8/2012 yang dimohonkan pengujian, yang kerugian hak konstitusional tersebut bersifat spesifik karena terkait dengan tindakan khusus sementara (affirmative action) khususnya hak-hak perempuan untuk memperoleh kesempatan dan manfaat yang sama guna mencapai persamaan dan keadilan untuk mengakses hak berpolitik baik untuk memilih maupun untuk dipilih. Kerugian konstitusional tersebut juga bersifat aktual karena terkait dengan Pemilihan Umum Tahun 2014 yang terdapat pula hubungan sebab akibat (causal verband) antara kerugian dimaksud dengan berlakunya UU 8/2012 yang dimohonkan pengujian oleh para Pemohon sehingga terdapat kemungkinan dengan dikabulkannya permohonan maka kerugian hak konstitusional seperti yang didalilkan tidak akan atau tidak lagi terjadi. Oleh karenanya, menurut Mahkamah, para Pemohon memiliki kedudukan hukum (legal standing) untuk mengajukan permohonan a quo; [3.8] Menimbang bahwa oleh karena Mahkamah berwenang mengadili permohonan a quo, serta para Pemohon memiliki kedudukan hukum (legal standing) untuk mengajukan permohonan a quo, maka Mahkamah selanjutnya akan mempertimbangkan pokok permohonan; Pokok Permohonan [3.9] Menimbang, pada pokoknya para Pemohon mendalilkan sebagai berikut: Bahwa frasa “atau” dalam Penjelasan Pasal 56 ayat (2) UU 8/2012, menurut para Pemohon, baik secara langsung maupun tidak langsung mendiskriminasi kaum perempuan karena penjelasan pasal tersebut tidak membuka peluang bagi perempuan untuk menempati urutan satu dan atau dua dan atau tiga; atau tidak memberikan kesempatan dan kemungkinan apabila dalam nomor urut satu, dua, dan tiga diisi oleh dua perempuan atau lebih; Bahwa terhadap frasa “mempertimbangkan” dalam Pasal 215 huruf b UU 8/2012, menurut para Pemohon, pengertian “mempertimbangkan” hanya menjadi sebuah tolok ukur pendapat sepanjang dimaknai dalam ketentuan politis tanpa memiliki sebuah kepastian hukum. Frasa “mempertimbangkan keterwakilan perempuan” memiliki ruang politis lebih determinan dibandingkan dengan asas kepastian hukum dalam maksud responsive gender. Hal ini menunjukkan bahwa adanya peraturan perundang- undangan yang menjamin pelaksanaan hak konstitusional perempuan tidak cukup untuk memastikan tegaknya hak konstitusional perempuan. Frasa “mempertimbangkan” adalah suatu penyisipan unsur pemberat atau peringan dalam suatu alasan atau pengambilan keputusan. Atas dasar ini, pemilihan frasa tersebut tidak tepat jika dalam pengujiannya dimaksudkan dalam rangka memberi kepastian perlakuan khusus bagi perempuan; [3.10] Menimbang bahwa Mahkamah telah mendengar keterangan Ahli yang diajukan para Pemohon yaitu Rocky Gerung, Sjamsiah Ahmad, dan Andi Irmanputra Sidin yang telah memberikan keterangan baik lisan dan/atau tertulis pada persidangan hari Kamis, 25 April 2013 dan hari Kamis, 23 Mei 2013, yang keterangan selengkapnya termuat dalam bagian Duduk Perkara; Pengantar : Putusan Mahkamah Konstitusi berikut ini dimuat agar dapat dipahami secara utuh oleh seluruh lapisan masyarakat. KUTIPAN PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA Putusan Nomor 20/PUU-XI/2013 Pengujian Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
  • [3.11] Menimbang bahwa Mahkamah telah mendengar keterangan lisan dan membaca keterangan tertulis dari Presiden dan DPR yang selengkapnya sebagaimana dimuat dalam bagian Duduk Perkara yang pada pokoknya mengemukakan bahwa UU 8/2012 adalah konstitusional; [3.12] Menimbang bahwa Mahkamah telah membaca dan memeriksa alat bukti tertulis serta Kesimpulan Tertulis yang diajukan oleh para Pemohon, yang keterangan selengkapnya termuat dalam bagian Duduk Perkara; [3.13] Menimbang, setelah Mahkamah memeriksa dengan saksama permohonan para Pemohon, keterangan Presiden, keterangan tertulis DPR, keterangan ahli yang diajukan oleh para Pemohon, dan bukti-bukti surat/tulisan yang di - ajukan oleh para Pemohon, serta kesimpulan tertulis para Pemohon, sebagaimana selengkapnya termuat pada bagian Duduk Perkara, Mahkamah berpendapat sebagai berikut: Pendapat Mahkamah [3.14] Menimbang bahwa terhadap Penjelasan Pasal 56 ayat (2) UU 8/2012, Mahkamah mempertimbangkan: 1. Bahwa secara tersurat Pasal 56 ayat (2) UU 8/2012 adalah sama dengan Pasal 55 ayat (2) Undang- Undang Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 51, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4836, selanjutnya disebut UU 10/2008) yang menyatakan, “Di dalam daftar bakal calon sebagaimana dimaksud pada ayat (1), setiap 3 (tiga) orang bakal calon terdapat sekurang-kurangnya 1 (satu) orang perempuan bakal calon.”; 2. Bahwa Penjelasan Pasal 55 UU 10/2008 tersebut menyatakan, “Cukup jelas.”, sedangkan Penjelasan Pasal 56 ayat (2) UU 8/2012 menyatakan, “Dalam setiap 3 (tiga) bakal calon, bakal calon perempuan dapat ditempatkan pada urutan 1, atau 2, atau 3 dan demikian seterusnya, tidak hanya pada nomor urut 3, 6, dan seterusnya.”; 3. Bahwa terhadap Pasal 55 UU 10/2008 tersebut, Mahkamah telah memutus dalam Perkara Nomor 22-24/PUU-VI/2008 tentang pengujian UU 10/2008, bertanggal 23 Desember 2008, yang mendasarkan pada dasar pengujian Pasal 27 ayat (1) UUD 1945: “Segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya.”; Pasal 28D ayat (1): “Setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama di hadapan hukum.”; Pasal 28D ayat (3): “Setiap warga negara berhak memperoleh kesempatan yang sama dalam pemerintahan.”; dan Pasal 28I ayat (2): “Setiap orang berhak bebas dari perlakuan yang bersifat diskriminatif atas dasar apa pun dan berhak mendapat perlindungan terhadap perlakuan yang bersifat diskriminatif itu.”; 4. Bahwa para Pemohon dalam perkara a quo mengajukan permohonan pengujian khususnya terhadap frasa “atau” dalam Penjelasan Pasal 56 ayat (2) UU 8/2012 dengan dasar pengujian Pasal 28H ayat (2) UUD 1945 yang menyatakan, “Setiap orang berhak mendapat kemudahan dan perlakuan khusus untuk memperoleh kesempatan dan manfaat yang sama guna mencapai persamaan dan keadilan.” Terhadap perkara a quo Pertimbangan Hukum Mahkamah dalam Putusan Nomor 22-24/PUU-VI/2008 tersebut sangat relevan, yaitu sebagai berikut: “Diberlakukannya ketentuan Pasal 55 ayat (2) UU 10/2008, yakni setiap tiga orang bakal calon terdapat sekurang-kurangnya satu orang calon perempuan adalah dalam rangka memenuhi affirmative action (tindakan sementara) bagi perempuan di bidang politik sebagaimana yang telah dilakukan oleh berbagai negara dengan menerapkan adanya kewajiban bagi partai politik untuk menyertakan calon anggota legislatif bagi perempuan. Hal ini sebagai tindak lanjut dari Konvensi Perempuan se-Dunia Tahun 1995 di Beijing dan berbagai konvensi internasional yang telah diratifikasi [Undang-Undang Nomor 68 Tahun 1958, Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1984, Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1985 tentang Hak Sipil dan Politik, Hasil Sidang Umum Convention on The Elimination of All Forms of Discrimination Against Woman (CEDAW)]; Affirmative action juga disebut sebagai reverse discrimination, yang memberi kesempatan kepada perempuan demi terbentuknya kesetaraan gender dalam lapangan peran yang sama (level playing- field) antara perempuan dan laki-laki, sekalipun dalam dinamika perkembangan sejarah terdapat perbedaan, karena alasan kultural, keikutsertaan perempuan dalam pengambilan keputusan dalam kebijaksanaan nasional, baik di bidang hukum maupun dalam pembangunan ekonomi dan sosial politik, peran perempuan relatif masih kecil. Kini, disadari melalui sensus kependudukan ternyata jumlah penduduk Indonesia yang terbesar adalah perempuan, maka seharusnyalah aspek kepentingan gender dipertimbangkan dengan adil dalam keputusan-keputusan di bidang politik, sosial, ekonomi, hukum, dan kultural; Bahwa kalau sistem kuota bagi perempuan dipandang mengurangi hak konstitusional calon legislatif laki-laki sebagai pembatasan, hal itu tidak berarti bertentangan dengan Pasal 28D ayat (1) UUD 1945. Pembatasan tersebut dibenarkan oleh konstitusi sebagaimana diatur dalam Pasal 28J ayat (2) UUD 1945 yang berbunyi, “Dalam menjalankan hak dan kebebasannya, setiap orang wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang dengan maksud semata-mata untuk menjamin pengakuan serta penghormatan atas hak dan kebebasan orang lain dan untuk memenuhi tuntutan yang adil sesuai dengan pertimbangan moral, nilai- nilai agama, keamanan, dan ketertiban umum dalam suatu masyarakat demokratis”. Bahkan di dalam Pasal 28H ayat (2) UUD 1945, perlakuan khusus tersebut diperbolehkan. Pasal 28H ayat (2) UUD 1945 berbunyi, “Setiap orang berhak mendapat kemudahan dan perlakuan khusus untuk memperoleh kesempatan dan manfaat yang sama guna mencapai persamaan dan keadilan.” Dewasa ini, komitmen Indonesia terhadap instrumen-instrumen hak asasi manusia (HAM) yang berhubungan dengan penghapusan segala bentuk diskriminasi perempuan serta komitmen untuk memajukan perempuan di bidang politik telah diwujudkan melalui berbagai ratifikasi dan berbagai kebijakan pemerintah; Bahwa sepanjang ambang batas kuota 30% (tiga puluh per seratus) dan keharusan satu perempuan dari setiap tiga calon anggota legislatif bagi perempuan dan laki-laki dinilai cukup memadai sebagai langkah awal untuk memberi peluang kepada perempuan di satu pihak, sementara di pihak lain, menawarkan kepada publik/pemilih untuk menilai sekaligus menguji akseptabilitas perempuan memasuki ranah politik yang bukan semata-mata karena statusnya sebagai perempuan, tetapi juga dari sisi kapasitas dan kapabilitasnya sebagai legislator, serta tempatnya menurut kultur Indonesia. Pemberian kuota 30% (tiga puluh per seratus) dan keharusan satu calon perempuan dari setiap tiga calon merupakan diskriminasi positif dalam rangka menyeimbangkan antara keterwakilan perempuan dan laki-laki untuk menjadi legislator di Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota. Pemberian kuota 30% (tiga puluh per seratus) bagi calon perempuan ditegaskan oleh Pasal 55 ayat (2) UU 10/2008 agar jaminan yang memberi peluang keterpilihan perempuan lebih besar dalam pemilihan umum; Bahwa untuk meningkatkan kedudukan perempuan dalam bidang politik tidak semata-mata tergantung pada faktor hukum, melainkan juga faktor budaya, kemampuan, kedekatan dengan rakyat, agama, dan derajat kepercayaan masyarakat atas calon legislatif perempuan, serta kesadaran yang semakin meningkat atas peranan perempuan dalam bidang politik. Terkait dengan asas Bhinneka Tunggal Ika dalam masyarakat yang majemuk seperti Indonesia, maka setiap pilihan masing- masing orang sesuai dengan pengetahuan dan keyakinan harus tetap dihargai sekalipun terdapat perbedaan satu dengan yang lain; Pandangan Mahkamah ini, sejalan dengan pandangan Pemerintah dan DPR yang menyatakan bahwa kebijakan mengenai cita-cita 30% (tiga puluh per seratus) kuota perempuan dan keharusan satu perempuan dari setiap tiga calon anggota legislatif merupakan satu kebijakan affirmative action yang sifatnya sementara untuk mendorong keikutsertaan perempuan dalam pengambilan kebijakan nasional melalui partisipasi dalam pembentukan undang-undang; Berdasarkan pandangan dan penilaian hukum di atas, Mahkamah berpendapat ketentuan Pasal 55 ayat (2) UU 10/2008 tidak bertentangan dengan konstitusi, karena perlakuan hak-hak konstitusional gender untuk tidak dikualifikasi diskriminatif tersebut, dimaknai untuk meletakkan secara adil hal yang selama ini ternyata tidak memperlakukan kaum perempuan secara tidak adil”; 5. Bahwa Pasal 56 ayat (2) UU 8/2012 menyatakan, “Di dalam daftar bakal calon sebagaimana dimaksud pada ayat (1), setiap 3 (tiga) orang bakal calon terdapat sekurang-kurangnya 1 (satu) orang perempuan bakal calon.” Terhadap ketentuan di atas, berdasarkan frasa “sekurang-kurangnya” dapat dimaknai bahwa dalam setiap tiga orang bakal calon dapat diisi sekurang- kurangnya satu orang perempuan atau dapat diisi dengan dua orang perempuan atau tiga orang perempuan sekaligus. Bahkan, dimungkinkan juga mulai dari nomor urut 1 dan seterusnya, semuanya diisi bakal calon perempuan, apabila dikehendaki demikian oleh partai politik yang bersangkutan; 6. Bahwa Penjelasan Pasal 56 ayat (2) UU 8/2012 menyatakan, “Dalam setiap 3 (tiga) bakal calon, bakal calon perempuan dapat ditempatkan pada urutan 1, atau 2, atau 3 dan demikian seterusnya, tidak hanya pada nomor urut 3, 6, dan seterusnya.” Terhadap ketentuan ini, berdasarkan frasa “atau” dapat dimaknai bahwa dalam setiap tiga orang bakal calon, hanya terdapat 1 (satu) perempuan, namun tidak memungkinkan adanya dua atau bahkan tiga perempuan sekaligus secara berurutan dalam setiap tiga orang bakal calon. Terlebih lagi, dengan adanya frasa “...tidak hanya pada nomor urut 3, 6, dan seterusnya” semakin memperjelas maksud bahwa pembentuk undang-undang berpesan kepada partai politik peserta pemilihan umum untuk tidak menempatkan satu orang perempuan tersebut pada urutan “terakhir” dalam setiap tiga bakal calon, namun juga dimungkinkan satu perempuan tersebut ditempatkan pada urutan “pertama” dalam setiap tiga bakal calon atau urutan “kedua” dalam setiap tiga bakal calon; 7. Bahwa berdasarkan fakta di persidangan, Presiden atau yang mewakili menyatakan bahwa norma dalam ketentuan Pasal 56 ayat (2) UU 8/2012 yang menyatakan daftar bakal calon sebagaimana dimaksud dalam Pasal 53 memuat paling sedikit 30% keterwakilan perempuan sejatinya tidaklah menghalang-halangi apabila dalam daftar bakal calon seluruhnya diisi oleh calon perempuan. Lebih lanjut, calon terpilih anggota DPR, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/ kota ditetapkan berdasarkan calon yang memperoleh suara terbanyak sehingga penempatan perempuan dalam nomor urutan berapa pun tidak secara serta- merta mempengaruhi keterpilihan dalam Pemilu; 8. Bahwa berdasarkan fakta di persidangan pula, DPR atau yang mewakili berpendapat bahwa Penjelasan Pasal 56 ayat (2) UU 8/2012 sama sekali tidak menghalang-halangi bakal calon perempuan untuk ditempatkan pada nomor 1 atau nomor 2 dan seterusnya. Ketentuan a quo juga sama sekali tidak membatasi atau tidak melarang dalam menempatkan bakal calon perempuan secara berurutan yang diisi oleh dua perempuan atau lebih, mengingat norma yang terkandung dalam ketentuan Pasal 56 ayat (2) UU 8/2012 menyebutkan, “...setiap 3 (tiga) orang bakal calon terdapat sekurang-kurangnya 1 (satu) orang perempuan bakal calon”. Frasa “sekurang-kurangnya 1 (satu) orang” bermakna bakal calon perempuan dapat lebih dari satu orang dalam setiap tiga orang bakal calon; 9. Bahwa berdasarkan uraian pada angka 5 sampai dengan angka 8 di atas, diketahui antara Pasal 56 ayat (2) UU 8/2012 dan Penjelasan Pasal 56 ayat (2) UU 8/2012 dapat dimaknai secara berbeda yang selain menimbulkan ketidakpastian hukum, juga berpotensi melanggar hak untuk memperoleh kemudahan dan perlakuan khusus, dalam hal ini bagi perempuan, untuk memperoleh kesempatan dan manfaat yang sama guna mencapai persamaan dan keadilan khususnya dalam bidang politik, yang lebih khusus lagi berupa hak untuk mencalonkan diri (right to be candidate) dan hak untuk dipilih (right to be voted); 10. Bahwa dengan mengacu pada pertimbangan hukum Putusan Nomor 22-24/PUU-VI/2008 tersebut, Mahkamah perlu menegaskan kembali bahwa pemberian kuota 30% (tiga puluh per seratus) dan keharusan setidaknya ada satu bakal calon perempuan dari setiap tiga bakal calon merupakan diskriminasi positif untuk menjamin peluang lebih besar bagi keterpilihan perempuan dalam suatu pemilihan umum dalam rangka menyeimbangkan antara keterwakilan perempuan dan laki-laki untuk menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah provinsi/kabupaten/kota; 11. Bahwa berdasarkan pertimbangan hukum Putusan Nomor 22-24/PUU-VI/2008 yang menyatakan penentuan calon terpilih harus pula didasarkan pada siapapun calon anggota lembaga perwakilan yang mendapat suara terbanyak secara berurutan, maka penempatan perempuan bakal calon dan calon anggota lembaga perwakilan di nomor urut terkecil atau nomor urut awal untuk lebih menjamin elektabilitas perempuan untuk masuk ke lembaga perwakilan telah kehilangan relevansinya karena penentuan siapa yang menjadi anggota lembaga perwakilan tidak lagi ditentukan oleh nomor urut melainkan oleh jumlah suara terbanyak, sehingga keterwakilan perempuan minimal 30% (tiga puluh per seratus) [vide Pasal 55 UU 8/2012] merupakan syarat mutlak bagi partai politik yang memenuhi syarat menjadi peserta pemilihan umum untuk mencalonkan kader partai tersebut dan sekaligus untuk menjaga peluang keterpilihan perempuan untuk berperan di lembaga perwakilan, namun tidak menjadi syarat mutlak untuk menentukan bahwa harus ada minimal 30% (tiga puluh per seratus) perempuan di lembaga perwakilan, karena semua pada akhirnya berpulang kepada para pemilih untuk menentukan pilihannya. Dapat diartikan pula, berdasarkan Pasal 56 ayat (2) UU 8/2012, dimungkinkan suatu partai politik dalam suatu daerah pemilihan mengajukan 100% (seratus per seratus) bakal calon anggota lembaga perwakilan yang seluruhnya adalah perempuan yang untuk dapat ditentukan masuk ke lembaga perwakilan atau tidaknya tidak ditentukan oleh nomor urut tetapi oleh suara terbanyak; 12. Bahwa untuk menjamin peluang keterwakilan perempuan di lembaga perwakilan sebagai implementasi dari kemudahan dan perlakuan khusus untuk memperoleh kesempatan dan manfaat yang sama guna mencapai persamaan dan keadilan [vide Pasal 28H ayat (2) UUD 1945] dan untuk menjamin kepastian hukum yang adil supaya tidak ada lagi pemaknaan atau penormaan baru di luar norma yang telah dinyatakan dalam Pasal 56 ayat (2) UU 8/2012, menurut Mahkamah, terhadap frasa “atau” dalam Penjelasan Pasal 56 ayat (2) UU 8/2012 haruslah dimaknai kumulatif-alternatif menjadi “dan/ atau” dan menghapus keberlakuan frasa “tidak hanya pada nomor urut 3, 6, dan seterusnya” Penjelasan Pasal 56 ayat (2) UU 8/2012 karena adanya frasa tersebut justru memperkuat makna bahwa hanya boleh ada satu perempuan dalam setiap tiga bakal calon yang telah kehilangan relevansinya dengan adanya frasa “dan/atau” tersebut, sehingga Penjelasan Pasal 56 ayat (2) UU 8/2012 yang awalnya menyatakan, “Dalam setiap 3 (tiga) bakal calon, bakal calon perempuan dapat ditempatkan pada urutan 1, atau 2, atau 3 dan demikian seterusnya, tidak hanya pada nomor urut 3, 6, dan seterusnya.” berubah menjadi “Dalam setiap 3 (tiga) bakal calon, bakal calon perempuan dapat ditempatkan pada urutan 1, dan/atau 2, dan/atau 3 dan demikian seterusnya,”; 13. Bahwa supaya tidak menimbulkan keragu-raguan mengenai keabsahan proses Pemilu yang sedang berjalan, khususnya yang terkait dengan penetapan daftar calon anggota lembaga perwakilan, Mahkamah perlu menegaskan bahwa berdasarkan Pasal 47 UU MK yang menyatakan, “Putusan Mahkamah Konstitusi memperoleh kekuatan hukum tetap sejak selesai diucapkan dalam sidang pleno terbuka untuk umum”, sehingga putusan ini berlaku ke depan dan tidak berlaku untuk susunan daftar calon anggota lembaga perwakilan dalam Pemilu Tahun 2014; 14. Bahwa berdasarkan pertimbangan hukum di atas, menurut Mahkamah, dalil permohonan para Pemohon a quo, beralasan menurut hukum; [3.15] Menimbang bahwa para Pemohon pada pokoknya mempersoalkan frasa “mempertimbangkan” dalam Pasal 215 huruf b UU 8/2012 yang menyatakan, “Penetapan calon terpilih anggota DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD kabupaten/kota dari Partai Politik Peserta Pemilu didasarkan pada perolehan kursi Partai Politik Peserta Pemilu di suatu daerah pemilihan dengan ketentuan sebagai berikut. .... b. Dalam hal terdapat dua calon atau lebih yang memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dengan perolehan suara yang sama, penentuan calon terpilih ditentukan berdasarkan persebaran perolehan suara calon pada daerah pemilihan dengan mempertimbangkan keterwakilan perempuan.” Adapun Penjelasan Pasal 215 menyatakan, “Cukup jelas.”; Bahwa para Pemohon pada pokoknya menganggap frasa “mempertimbangkan” memiliki ruang politis lebih determinan daripada kepastian hukum dan juga merupakan suatu penyisipan unsur pemberat atau peringan dalam suatu alasan atau pengambilan keputusan, sehingga frasa tersebut selain tidak menjamin terpenuhinya hak konstitusional perempuan untuk berpolitik, sekaligus tidak menjamin adanya kepastian hukum dalam rangka perlakuan khusus bagi perempuan. Oleh karenanya, para Pemohon pada pokoknya memohon kepada Mahkamah untuk memberi tafsir konstitusional dengan menyatakan bahwa yang dimaksud “mempertimbangkan” adalah “mengutamakan”; Bahwa terhadap frasa “mempertimbangkan” tersebut, terlebih dahulu perlu diperoleh suatu pengertian mengenai apa yang dimaksud dengan frasa “persebaran perolehan suara calon pada daerah pemilihan” dalam Pasal 215 huruf b UU 8/2012 apabila terdapat perolehan suara yang sama, khususnya antara calon anggota lembaga perwakilan laki- laki dan calon anggota lembaga perwakilan perempuan pada suatu daerah pemilihan yang sama. Terhadap hal tersebut dan dengan mengacu pada petitum para Pemohon yang pada pokoknya memohon kepada Mahkamah untuk memberi tafsir konstitusional terhadap frasa “mempertimbangkan” diartikan sebagai “mengutamakan”, maka terlebih dahulu harus dijawab tiga hal, sebagai berikut: 1. Jika persebaran perolehan suara seorang laki-laki calon anggota lembaga perwakilan lebih luas daripada seorang perempuan calon anggota lembaga perwakilan, apakah seorang perempuan calon anggota lembaga perwakilan tersebut harus diutamakan terlebih dahulu untuk dinyatakan terpilih sebagai anggota lembaga perwakilan? 2. Jika persebaran perolehan suara seorang perempuan calon anggota lembaga perwakilan lebih luas daripada seorang laki-laki calon anggota lembaga perwakilan, apakah seorang perempuan calon anggota lembaga perwakilan harus diutamakan terlebih dahulu untuk dinyatakan terpilih sebagai anggota lembaga perwakilan? 3. Jika persebaran perolehan suara seorang laki-laki calon anggota lembaga perwakilan dan seorang perempuan calon anggota lembaga perwakilan tersebut memiliki luas yang sama, apakah seorang perempuan calon anggota lembaga perwakilan tersebut harus diutamakan terlebih dahulu untuk dinyatakan terpilih sebagai anggota lembaga perwakilan? Bahwa terhadap pertanyaan pertama dan kedua, dengan mendasarkan pada perolehan suara terbanyak dan legitimasi keterwakilan dalam bentuk keluasan persebaran perolehan suara, maka sudah menjadi hak bagi siapa pun calon anggota lembaga perwakilan tersebut, baik laki- laki maupun perempuan, apabila persebaran perolehan suaranya lebih luas daripada calon anggota lembaga perwakilan yang lain, harus diutamakan terlebih dahulu untuk menjadi anggota lembaga perwakilan; Bahwa terhadap pertanyaan ketiga, menurut Mahkamah, dalam rangka menjamin pelaksanaan affirmative action dan wujud dari pelaksanaan Pasal 28H ayat (2) UUD 1945, khususnya mengenai perlakuan khusus terhadap kaum perempuan, maka jika terjadi keadaan sebagaimana pertanyaan ketiga tersebut, maka frasa “mempertimbangkan” tersebut haruslah dimaknai “mengutamakan” calon perempuan jika persebaran perolehan suara seorang laki-laki calon anggota lembaga perwakilan dan seorang perempuan calon anggota lembaga perwakilan tersebut memiliki luas yang sama; [3.16] Menimbang bahwa berdasarkan seluruh pertimbangan hukum di atas, menurut Mahkamah, dalil permohonan para Pemohon a quo, beralasan menurut hukum; 4. KONKLUSI Berdasarkan penilaian atas fakta dan hukum sebagaimana diuraikan di atas, Mahkamah berkesimpulan: [4.1] nanohomrepilidagnemgnanewrebhamakhaM a quo; [4.2] Para Pemohon mempunyai kedudukan hukum (legal standing) untuk mengajukan permohonan a quo; [4.3] Pokok permohonan para Pemohon beralasan menurut hukum untuk seluruhnya; Berdasarkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2011 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 70, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5226), serta Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 157, Tambahan Lembaran Negara Nomor 5076). 5. AMAR PUTUSAN Mengadili, Menyatakan: 1. Mengabulkan permohonan para Pemohon untuk seluruhnya; 1.1. Frasa “atau” dalam Penjelasan Pasal 56 ayat (2) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 117, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5316) bertentangan dengan Undang- Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sepanjang tidak dimaknai “dan/atau”; 1.2. Frasa “atau” dalam Penjelasan Pasal 56 ayat (2) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 117, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5316) tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat sepanjang tidak dimaknai “dan/atau”; 1.3. Frasa “tidak hanya pada nomor urut 3, 6, dan seterusnya” dalam Penjelasan Pasal 56 ayat (2) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 117, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5316) bertentangan dengan Undang- Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945; 1.4. Frasa “tidak hanya pada nomor urut 3, 6, dan seterusnya” dalam Penjelasan Pasal 56 ayat (2) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 117, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5316) tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat; 1.5. Penjelasan Pasal 56 ayat (2) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 117, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5316) selengkapnya menjadi, “Dalam setiap 3 (tiga) bakal calon, bakal calon perempuan dapat ditempatkan pada urutan 1, dan/atau 2, dan/atau 3 dan demikian seterusnya,”; 1.6. Frasa “mempertimbangkan” dalam Pasal 215 huruf b Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 117, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5316) bertentangan dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sepanjang tidak dimaknai “mengutamakan”; 1.7. Frasa “mempertimbangkan” dalam Pasal 215 huruf b Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 117, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5316) tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat sepanjang tidak dimaknai, “mengutamakan”; 1.8. Pasal 215 huruf b Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 117, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5316) selengkapnya menjadi, “Dalam hal terdapat dua calon atau lebih yang memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dengan perolehan suara yang sama, penentuan calon terpilih ditentukan berdasarkan persebaran perolehan suara calon pada daerah pemilihan dengan mengutamakan keterwakilan perempuan”; 2. Memerintahkan pemuatan Putusan ini dalam Berita Negara Republik Indonesia sebagaimana mestinya. Demikian diputuskan dalam Rapat Permusyawaratan Hakim oleh sembilan Hakim Konstitusi yaitu M. Akil Mochtar, sebagai Ketua merangkap Anggota, Achmad Sodiki, Harjono, Muhammad Alim, Arief Hidayat, Ahmad Fadlil Sumadi, Maria Farida Indrati, Anwar Usman, dan Hamdan Zoelva, masing-masing sebagai Anggota pada hari Senin, tanggal delapan, bulan Juli, tahun dua ribu tiga belas, dan diucapkan dalam sidang pleno Mahkamah Konstitusi terbuka untuk umum pada hari Rabu, tanggal dua belas, bulan Maret, tahun dua ribu empat belas, selesai diucapkan pukul 16.08 WIB, oleh tujuh Hakim Konstitusi, yaitu Arief Hidayat selaku Ketua merangkap Anggota, Harjono, Muhammad Alim, Maria Farida Indrati, Patrialis Akbar, Anwar Usman, dan Ahmad Fadlil Sumadi, masing-masing sebagai Anggota, dengan didampingi oleh Wiwik Budi Wasito sebagai Panitera Pengganti, dihadiri oleh para Pemohon, Presiden/yang mewakili, dan Dewan Perwakilan Rakyat/yang mewakili. KETUA, ttd. Arief Hidayat ANGGOTA-ANGGOTA, Harjono, Muhammad Alim, Maria Farida Indrati, Patrialis Akbar, Anwar Usman, Ahmad Fadlil Sumadi PANITERA PENGGANTI, ttd. Wiwik Budi Wasito Untuk Salinan Putusan ini sah dan sesuai dengan aslinya diumumkan kepada masyarakat berdasarkan Pasal 14 Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi, sebagaimana telah diubah dengan Undang- Undang Nomor 8 Tahun 2011 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi. Jakarta, 12 Maret 2014 Panitera, Kasianur Sidauruk Putusan selengkapnya dapat dilihat dalam situs www.mahkamahkonstitusi.go.id atau dapat diperoleh secara cuma-cuma di Kepaniteraan dan Sekretariat Jenderal Mahkamah Konstitusi, Jl. Medan Merdeka Barat No. 6 Jakarta Pusat, Telp. (021) 23529000.
  • Hujan ringan Hujan ringan Hujan ringan Hujan sedang Hujan ringan Hujan ringan Hujan ringan Hujan sedang Hujan ringan Hujan sedang Hujan ringan Hujan ringan Hujan sedang Hujan ringan Hujan ringan Hujan lebat Hujan sedang Hujan ringan Berawan Hujan sedang Hujan sedang Hujan sedang Hujan sedang Hujan ringan Hujan sedang Hujan ringan Hujan ringan Hujan ringan Hujan sedang Hujan ringan LINTAS BERITA KAMIS, 13 MARET 2014MEGAPOLITAN8 P ELAKU pembuatan dan penjualan video porno anak-anak harus diberi tambahan hukuman dari hu- kum formal yang berlaku di Indonesia. Komisioner Komisi Perlin- dungan Anak Indonesia (KPAI) bidang Agama dan Budaya Asrorun Niam Sholeh kemarin mengatakan penambahan hu- kuman itu harus dilakukan karena dampak kejahatan para pelaku terhadap perkem- bangan anak-anak sangat buruk. “Kami mendorong adanya pemberatan hukuman bagi pelaku, pembuat, dan penye- baran pornografi anak-anak. Sudah ada aturan hukum yang mengaturnya di UU ITE, UU Perlindungan Anak, dan KUHP. Tapi pengenaan hu- kuman untuk pelakunya di- tambah 1/3 lagi dari hukuman normalnya,” kata Asrorun. Di sisi lain, penyidik Polda Metro Jaya masih menyelidiki kasus penjualan video porno anak di bawah umur yang beredar di dunia maya. Sejauh ini polisi mengaku belum bisa memastikan lokasi pembuat- an maupun tempat produksi film tersebut. “Untuk pelacakan di mana pembuatan video, oleh siapa, lokasi, dan siapa pemeran da- lam video itu. Ini yang sedang kami telusuri,” kata Kasubdit Cyber Crime Polda Metro Jaya AKB Hilarius Duha. Hal senada disampaikan Ka- bid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto. Menurutnya, melacak kejahat- an dengan basis dunia maya tentunya membutuhkan wak- tu yang tidak singkat. “Keberadaan (pelaku dan pemeran film) itu yang dida- lami. Karena bisa saja kelihat- an wajahnya orang Indonesia, namun ternyata berasal dari rumpun Asia atau lainnya.” Terkuaknya bisnis video porno berawal dari hasil in- vestigasi penyidik Subdit Cy- ber Crime Ditkrimsus Polda Metro Jaya. Ada tiga tersangka yang ditangkap dan seluruh- nya ternyata tidak saling me- ngenal. Tersangka HGFM ditangkap di Jl Gamprit I Nomor 17B, RT02/14, Kelurahan Jati Wa- ringin, Pondok Gede, Kota Bekasi, Senin (3/3). MCAY di- tangkap di Jakarta Selatan. Adapun, satu pelaku lagi yang belum disebutkan identi- tasnya, ditangkap di Pekan- baru, Riau. Kepingan DVD porno ini dijual melalui situs www. jualbeli.com, www.order.blog- spot.com, atau memanfaatkan forum diskusi yang ada di du- nia maya. Ketiga tersangka yang di- tangkap, imbuh Hilarius, bu- kanlah pembuat atau aktor utama. Mereka hanya meng- gandakan dan menyebarluas- kan video kepada calon pem- beli. Situs dibuat semenarik mungkin untuk menarik mi- nat pembeli. Dalam realisasinya, pelaku mencantumkan nomor tele- pon, nomor rekening, serta memberisejumlahpenawaran semisal ukuran film yang di- ubah ke bentuk DVD atau hard disk berkapasitas 500 gigabita hingga 1 terabita. “Biasanyapemeranwanitan- ya adalah anak-anak di bawah umur, sedangkan pemeran pria adalah orang dewasa,” pungkas Hilarius. (Vei/Gol/J-1) MUNGKIN masih terekam jelas di benak publik akan sosok Wa- lang bin Kilon, 54, pengemis kaya yang terjaring razia membawa uang sebesar Rp25 juta. Baru-baru ini, muncul sosok yang tak kalah menghebohkan. Seorang pemulung bernama Eli Muliawati, 30, membawa uang Rp17 juta di dalam gerobaknya, Selasa (11/3), Kala itu Eli tengah beristirahat santai di dekat gerobaknya yang terparkir di tepi jalan kawasan Gondangdia, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat. Tak lama kemudian, petugas Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat yang tengah merazia penyandang masalah kesejahteraan sosial menciduk Eli beserta gerobaknya. Petugas tidak hanya membawa gerobak Eli, tetapi juga mengangkat seekor anjing berwarna putih yang menjadi teman setia Eli selama empat ta- hun terakhir. Petugas semakin terkejut ketika menemukan uang belasan juta rupiah di dalam gerobak perempuan tersebut. Kala ditemui di Panti Sosial Bina Insan 3, Kecamatan Cengka- reng, Jakarta Barat, fisik Eli Muliawati terlihat segar, tapi sorot matanya kosong. Bahkan, saat berbincang dengan Media Indo- nesia pada Rabu (12/3), ia hanya menggaruk-garuk kepala seraya menerawang ke langit-langit. Dari awal, Eli mengaku tidak mau disebut sebagai pengemis lantaran selama ini pekerjaan yang digelutinya ialah memulung rongsokan. “Saya enggak pernah mengemis, biasanya memang ada yang kasih uang atau nasi. Tapi selama bertahun-tahun saya meng- ambil rongsokan sambil bawa gerobak. Kerjaan saya memulung, bukan mengemis. Makanya heran kenapa saya diciduk,” tutur Eli, seraya menggaruk kepalanya. Uang sebesar Rp 17 juta, lanjut Eli, merupakan hasil penjualan barang rongsokan yang telah dipungut selama beberapa tahun seperti kardus, botol air mineral, kaleng aluminium, atau besi. Dalam sehari, ia memperoleh hasil sebesar Rp30ribu-Rp40 ribu. Menurutnya, bukan hal aneh bila pemulung dapat mengumpul- kan uang Rp17 juta, apalagi ia biasa berhemat. (Tes/J-2) WARGAsembilanperumahandiBekasi berunjuk rasa di depan kantor Peme- rintahan Kota (Pemkot) Bekasi, Selasa (11/3). Mereka menuntut penghentian pembangunan Perumahan Green Lo- tus Village di Kelurahan Jati Rahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, karena menyebabkan sembilan peru- mahan kebanjiran, yakni Perumahan Chandra Baru, Griya Jati TMII, Duta Indah, Intan Lestari, Sanctuary, Cahaya Kemang Permai, Dosen IKIP, dan Ante- lop Maju Jati Bening. Menurut mereka pembangunan perumahan dan apartemen itu pun merusak lingkungan dan mengambil ruang terbuka hijau (RTH) di lingkung- an mereka. Menurut Purwanto, koordinator aksi, warga menuntut Wali Kota Be- kasi Rahmat Efendi melaksanakan surat putusan DPRD, Senin (10/3) yakni Wali Kota harus menghentikan pem- bangunan Perumahan Green Lotus. Menurutnya, banjir yang kerap terjadi karena pengabaian fungsi re- sapan air dan mengubah tanah buat resapan air menjadi perumahan. Pada 2010, Rahmat Efendi berjanji tanah di Chandra Baru seluas 2,2 ha sebagai daerah resapan air. Namun, faktanya jadi perumahan Green Lotus. Asisten Daerah I, Jumha- ra Lutfi yang bertemu pendemo me- ngatakan akan menampung aspirasi warga. (Gan/J-2) S ATU bulan lebih Indra Azwan, 55, menarik gerobak dari Malang, Jawa Timur, ke Ibu Kota. Sepanjang perjalanan, Indra memungut sampah yang bisa didaur ulang untuk dijual dan dimasukkannya ke ‘Gerobak Keadilan’ yang ditariknya. Uang hasil penjualan sampah tersebut akan diserahkan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Warga Jalan Genuk Watu Barat II/95 RT 2/3, Kelurahan Purwantoro, Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur, itu memulai perjalanannya pada 10 Januari lalu. Perjalanan dari Malang ke Jakarta dengan berjalan kaki itu sudah lima kali dilakoni Indra. Perjalanan itu seakan melambangkan perjuangannya mencari keadilan untuk almarhum anaknya, Rifki Andika, 12, kepada Presiden Yudhoyono. Hujan dan terik mentari menyengat tidak dipedulikannya. Niatnya hanya satu, keadilan harus ditegakkan di Bumi Nusantara ini. Langkah Indra saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, kemarin, begitu cepat dan tegap menyusuri jalan kota yang padat merayap. Genggaman kuat tangan Indra menarik ‘Gerobak Keadilan’ mengiringi langkah kakinya. Bendera Merah Putih yang berkibar-kibar di atas gerobak kecilnya itu seakan memberikan semangat pantang menyerah bagi Indra. Saat tiba di Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH), Jl Diponegoro No 74, Menteng, Indra beristirahat sejenak. Indra bertekad untuk beraksi di Mabes Polri dan Istana Presiden. “Alhamdulillah, saya selamat sampai di LBH. Saya kembali jalan kaki kelima kalinya dan kini bawa gerobak karena SBY sering mengeluh soal gajinya. Makanya, hasil memulung ini saya akan kasih ke Presiden,” kata Indra. Rifki tewas karena menjadi korban tabrak lari di Jalan S Parman, Malang. Mobil yang menabraknya diketahui Honda Accord bernomor polisi L 512 BN yang dikemudikan Komisaris Polisi Joko Sumantri. “Saya berharap Presiden bisa bantu mengungkap kasus anak saya yang ditutupi jenderal-jenderal polisi,” ungkap Indra. Ia merasa tidak berdaya saat menyaksikan penabrak anaknya melenggang bebas dari jerat hukum. Dalam putusan Pengadilan Militer Tinggi III Surabaya bernomor PUT/05-K/PMT.III/POL/ II/2008, Joko dibebaskan dari segala tuntutan karena kasusnya dianggap kedaluwarsa, yakni melewati waktu 12 tahun sejak kecelakaan yang terjadi pada 1993 hingga dibukanya sidang pada 2008. Dalam perjalanannya menuju Jakarta, Indra sempat dihadang Kanit Intel Polsek Kranji yang kemudian merobek poster Wakapolri Komjen Badrodin Haiti. “Bahkan barang-barang saya dibongkar di depan Polsek Kranji. Saya akan tuntut dia. Tindakannya tidak sopan. Saya dipermalukan!” Alasan Indra membawa poster Wakapolri ialah Badrodin Haiti, saat menjabat Kapolda Jatim pada 2010, pernah dimintai laporan oleh Presiden mengenai kasus yang menimpanya. “Dia memberikan laporan palsu ke Presiden. Istana dibohongi. Tidak pantas dia menjadi Wakapolri,” ungkapnya. Muhamad Isnur dari LBH berjanji akan terus mengawal kasus anak Indra sampai tuntas. “LBH akan memperjuangkan keadilan untuk Indra dan keluarga. Kasus ini merupakan satu dari banyak rakyat kecil yang menuntut keadilan,” katanya. (Akmal Fauzi/J-1) BANJIR: Warga menyelamatkan barang saat banjir menggenangi permukiman Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, kemarin. Banjir setinggi 30 cm itu disebabkan hujan deras dan sistem drainase yang sangat buruk. ANTARA/RIVAN AWAL LINGGA Video Seks Anak Ditelusuri EliSimpanRp17Juta diDalamGerobak WaliKotaBekasiHarusPenuhiJanji JAKARTA BARAT POLDA METRO JAYA BEKASI PEMBERSIHAN: Petugas Satpol PP membersihkan coretan di ruang publik di Jakarta, kemarin. Coretan tersebut dibersihkan untuk menjaga keindahan kota. ANTARA/ROSA PANGGABEAN MenarikGerobakKeadilanuntukPresidenSusiloBambangYudhoyono KasusBusKaratanHarusDiusut GUBERNUR DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi), harus ikut bertang- gungjawabatasdugaankorupsipengadaanbusTrans-Jakartalima unit dan bus kota terintegrasi bus Trans-Jakarta (BKTB) yang rusak dankaratan.Apalagi,pembelianbusTrans-JakartadanBKTBimpor barudariChinaitudidugadilakukanmantantimsuksesJokowisaat pemilihan gubernur (Pilgub) DKI pada 2012 dan sebelumnya pada pemilihan wali kota Solo. Anggota Komisi B DPRD DKI, Aliman Aat, menegaskan Jokowi harus memeriksa penanggung jawab pembe- lianbus.“Masaktidaktahusebagaipimpinan,kalaubusyangakan dibelinya bagaimana,” kata Aliman, di Jakarta, kemarin. PolitikusdariFraksiPartaiDemokratitumengatakanduaguber- nur sebelumnya tak pernah berani membeli bus Trans-Jakarta se- cara besar-besaran, tetapi bertahap karena rawan ‘permainan’. “Jokowi sebaiknya lupakan dulu pencapresan dan fokus dalam kasus bus Trans-Jakarta yang diduga melibatkan orang dekat Jokowi,” ungkap Aliman. (Ssr/J-2) PNSTangselPakaidanEdarkanSabu SEKRETARIS Korpri Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Murhaedi terbuktipositifmengosumsisabubersamaketigarekannya.Bukan hanyamengonsumsi,diajugaternyatapengedarbarangharamitu. Murhaedi ditangkap bersama JN, OT, dan SR. Mereka kini ditahan di Polres Kota Tangerang, Banten. Ketiganya ditangkap saat pesta sabu di rumah kontrakan JN di Balaraja, Kabupaten Tangerang. Dari lokasi, polisi menyita satu paket sabu seberat 0,4 gram serta alat hisap sabu (bong). Kepada petugas, Murhaedi mengaku kerap menyediakansabukepadarekan-rekannya.“Sudahjelasperannya Murhaedi sebagai pengedar,” terang Kasat Narkoba Polres Kota Tangerang, Komisaris I Gede Gotia, kemarin. Sekretaris Daerah Kota Tangsel, Dudung E Diredja, menegaskan sanksi kepegawaian bakal dijatuhkan kepada Murhaedi. (DA/J-2) AmbilDanaHibah,DuaPNSDitahan DUA pegawai negeri sipil (PNS) Dinas Pendidikan Kota Bekasi dita- han Kejaksaan Negeri Bekasi, kemarin, karena menyelewengkan dana bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebesar Rp200 juta untuk guru daerah terpencil dan guru perbatasan tingkat SD,SMP, dan SMA. Kedua tersangka berinisial DHJ dan AM yang merupakan Staf Anggota Tim Teknis Pelaksana Pembagian Dana Bantuan Pemprov yang berasal dari APBD 2011-2012. Ketua Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kota Bekasi, Ery Syarifah, menjelaskan bahwa modus kedua tersangka adalah pemotongan dana yang seharusnya sampai kepada para guru. “Mereka menyelewengkan dana bantuan Pemprov buat dibagi- kan kepada para guru terpencil dan di perbatasan,” jelas Ery di Kantor Kejaksaan Negeri Bekasi, kemarin. Ery menjelaskan kedua tersangka menggelapkan dana hibah pada 2011 sebesar Rp482 juta yang seharusnya diberikan kepada 25guru.Kemudian,pada2012sebesarRp227jutayangseharusnya diberikan kepada 30 guru. (Gan/J-2) Para tersangka yang ditangkap bukanlah pembuat atau aktor utama. Mereka hanya menggandakan dan menyebarluaskan video kepada calon pembeli. MENCARI KEADILAN
  • KeberadaanSitu Memprihatinkan MasterplanRTH DepokHarusJelas MINIM RTH: Alat berat mengeruk kawasan ruang terbuka hijau (RTH) untuk proyek properti di Margonda, Depok, Jawa Barat, (22/1). Maraknya pembangunan mal, apartemen, dan perumahan di Depok makin membuat RTH sempit. MI/BARY FATHAHILAH Properti Subur, RTH Tergusur AKMAL FAUZI KISAR RAJAGUKGUK S EJAK ditetapkan sebagai kota madya sesuai UU No 15 Tahun 1999, Kota Depok, Jawa Ba- rat, telah berubah mengikuti dinamikanya. Pusat perbelanjaan, rumah toko (ruko), apartemen, dan perumahan berdiri nyaris di setiap sudut kota. Tak ayal, hasil sumbangan pajak pada 2013 dari sektor properti di Depok mencapai lebih dari Rp200 miliar atau sepertiga pendapatan asli daerah (PAD) kota itu yang mencapai Rp600 miliar. Maraknya pertumbuhan properti tidak hanya membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan in- vestasi di Kota Belimbing tersebut. Dampak lain yang dihadapi oleh Depok ialah makin berkurangnya ruang ter- buka hijau (RTH). Dari data yang dihimpun Media indo- nesia, RTH yang ada di Depok saat ini hanya 15%. Itu sudah mencakup ruang publik dan pribadi. Padahal, berdasar- kan UU No 26 Tahun 2007 tentang Tata Ruang disebutkan bahwa setiap wila- yah harus memiliki 30% RTH. Sebanyak 20% disedikan pemerintah daerah dan 10% oleh pribadi. Masalah kian berat kala jumlah po- pulasi mengalami pertumbuhan pesat, meleset dari proyeksi tahunan. Menu- rut hasil Sensus Penduduk Badan Pusat Statistik (BPS) 2013, jumlah penduduk Kota Depok telah mencapai 1.962.160 jiwa, dengan densitas pada angka 9.798 jiwa per kilometer persegi. Dengan mengabaikan berbagai faktor dan hanya melihat dari data, rata-rata pertumbuhan penduduk selama lima tahun tersebut ialah 72.809 orang se- tiap tahun. Adapun sejak 2010 hingga 2012, rata-rata pertambahan sebanyak 79.998 orang. Depok berubah menjadi kota yang kian kompleks seiring dengan pemba- ngunan fisik, terutama properti dan pertumbuhan populasi yang melebihi daya dukung. Kemacetan menjadi pe- mandangan sehari-hari, banjir terjadi di beberapa lokasi, juga gersang dan semrawut. Krisis RTH mengakibatkan wilayah di Depok terbilang gersang. Seperti terlihat di Jalan Margonda. Sepanjang jalan memang ditanami pohon peneduh seperti trembesi. Namun, jarak an- tara pohon satu dan pohon lain hanya sekitar 5 meter, dan di antara jarak itu ditanam pohon-pohon kecil sehingga belum berefek. Padahal, kepadatan kendaraan setiap hari menghasilkan emisi gas buang yang membuat udara terkontaminasi. “Sangat kurang kalau hanya tanam pohon di sepanjang jalan, apalagi baru- baru ini, panas, macet, semrawut,” kata Diana, warga Pancoran Mas yang hendak ke Margonda City Mall. Kejar target Pemkot Depok saat ini mengejar anggka 30% RTH dari total lahan wila- yah yang tersisa. Jumlah lahan kosong di Depok tinggal 9.829 hektare atau 47,64% dari 200,29 km persegi total luas wilayah Depok. “RTH sekarang ada 15,28%, kita pu- nya target 30 tahun yang akan datang mencapai 30%. Yang kita lakukan saat ini bagaimana memanfaatkan ruang yang tersisa dengan pengaturan upaya perencanaan, dalam hal ini perizinan pengawasan dan pengendalian (was- dal)” kata Plt Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Distarkim) Kota Depok Wijayanto kepada Media indonesia, Selasa (11/3). Pemkot Depok akan mengawal pem- bangunan permukiman di wilayahnya agar ruang publik privat bisa bertam- bah. “Kalau untuk unit rumah, 60% untuk bangunan, 40% itu pekarangan rumah,” lanjutnya. Wijayanto pun menambahkan ke- butuhan Depok memiliki peraturan daerah rencana tata ruang wilayah (RTRW) makin mendesak. Wijayanto menyarankan agar perda RTRW disetujui saja agar proses peren- canaan tata ruang yang diatur dalam peraturan tersebut bisa berjalan. Salah satunya agar bisa mengontrol pemba- ngunan perumahan.(J-1) akmal@mediaindonesia.com kisar@mediaindonesia.com PERMASALAHAN situ di Depok saat ini sangat mengkha- watirkan. Selain disebut hilang sehingga perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2012-2032 tidak disetujui Pemprov Jawa Barat, beberapa situ pun ditengarai meng- alami pendangkalan dan tidak terawat. Padahal fungsi situ tersebut sangat bermanfaat sebagai resapan air dan kawasan penghijauan. Koordinator Forum Komunitas Hijau (FKH) Kota Depok Heri Syaefudin mengatakan pendangkalan situ disebab- kan tidak adanya penertiban dari instansi terkait. Selain itu, banyak pula lahan situ di Depok yang beralih fungsi dan menghilang. Dari 33 situ, kini hanya tersisa 30. “Tiga situ sudah hilang dan beralih fungsi menjadi lahan perumahan serta bangunan permanen,” kata Heri Gonku, sapaan akrab Heri Syaefudin. Lebih lanjut, Heri mengatakan, dari 30 situ yang tersi- sa, empat di antaranya di ambang kepunahan. Pasalnya, situ-situ itu tidak berfungsi dan berpotensi diperjualbe- likan. Keempat situ itu ialah Situ Gadog, Situ Asih, Situ Pedongkelan, dan Situ Tipar. Yang sudah dijualbelikan ialah Situ Asih dan Situ Pedongkelan. “Situ Asih sudah separuhnya yang dijual oleh oknum, tapi tidak ada penindakan dari dinas terkait. Adapun Situ Gadog sudah tidak berfungsi, tidak ada air lagi,” beber Heri. Menurut rencana, tahun ini Pemkot Depok akan me- lakukan pengerukan situ untuk mengatasi debit air berlebih sehingga tidak terjadi banjir di 20 situ. Heri menjelaskan pengerukan situ harus dibarengi pula dengan manajemen air. Hal tersebut dilakukan agar normalisasi dapat berfungsi dengan baik. Kalau hanya pengerukan tanpa ada manajemen air, air hujan yang turun akan melintas begitu saja. “Analoginya seperti mengeluarkan air di situ untuk menampung air hujan dalam jumlah tertentu. Artinya, secara berkala ada sirkulasi air,” jelas Heri. Saluran inlet dan outlet, lanjut Heri, juga harus di- optimalkan sehingga limbah dan sampah tidak masuk ke situ. Pendangkalan situ disebabkan pengendapan akibat lumpur dan endapan sampah. Yang kebanyakan terendap ialah sampah plastik. Bahkan pendangkalan bisa mencapai 3 meter dari kedalaman situ. “Selain sampah plastik, kami juga temukan sampah organik seperti eceng gondok. Bahkan banyak yang memenuhi permukaan situ,” ungkapnya. (AF/KG/J-1) PENYEDIAAN ruang tata hijau (RTH) di Depok yang sa- ngat kurang membuat Pemkot Depok harus mengatur rancangan tata ruang agar ruang publik dan pribadi bisa mencapai angka 30% sesuai dengan UU No 26/2007 tentang Tata Ruang. Pengamat perkotaan dari Universitas Trisakti Nirwono Joga mengatakan masterplan RTH harus jelas dan teren- cana. Menurutnya, Depok saat ini tidak melaksanakan secara jelas kewajiban 20% membangun RTH publik yang diwajibkan untuk pemerintah kota. “Selama ini Depok tidak jelas dalam pencapaian RTH 30%. Depok harus punya masterplan yang jelas dalam membangun RTH yang ditargetkan.” Lebih lanjut Joga mengatakan permasalahan krisis RTH di Kota Depok disebabkan beberapa hal. Pertama, pertumbuhan pembangunan perumahan yang semakin pesat, tetapi tidak diimbangi dengan pemetaan wilayah ruang terbuka. “Rencana tata ruang wilayah Depok be- lum berpihak pada lingkungan. Pembangunan Depok seolah-olah tidak tertata dengan baik. Timbul pemba- ngunan berskala kecil yang mengincar daerah resapan air,” ujarnya. Joga menjabarkan topografi Kota Depok tidak da- tar. Ada daerah-daerah cekungan yang seharusnya menjadi wilayah resapan air, selain situ atau waduk. Wilayah-wilayah cekungan itu seharusnya diguna- kan sebagai ruang terbuka hijau. “Sayangnya, daerah cekungan dijadikan perumahan. Sungai diuruk, juga jadi perumahan,” lanjut Joga. Kedua, menurut Joga, Pemkot Depok tidak serius me- nangani waduk dan situ yang ada. Situ sebagai daerah tangkapan air dikeruk lebih dalam (10 meter lebih) dan dikelilingi sabuk jalur hijau selebar 100-200 meter se- bagai daerah limpahan air (buffer zone) dan didukung kolam-kolam penampung air sementara. “Penyusutan luas dan pendangkalan situ membawa konsekuensi kapasitas daya tampung air hujan mengecil, sementara efek pemanasan global dan anomali cuaca justru menyebabkan frekuensi dan curah hujan semakin besar,” tambahnya. Menurutnya, kawasan hijau harus bebas dari bangun- an apa pun. Situ dilengkapi dengan sejumlah titik saluran pembuangan air ke kolam penampungan dan sungai terdekat. “Beri ruang jarak pengaman berupa jalur hijau bantaran sungai yang lebar yang berfungsi menampung limpahan air sungai, meredam banjir, dan habitat ekosistem tepian air,” ujarnya. (AF/KG/J-1) Penduduk Kota Depok kini kian padat hingga mencapai 1.962.160 jiwa, dengan densitas pada angka 9.798 jiwa per kilometer persegi. Itu yang membuat kota tersebut kian gersang. KAMIS, 13 MARET 2014 LINGKUNGAN DEPOK 9
  • B ANGUNAN berukuran sekitar 7x2 meter di bank sampah Pitoe, Kelurahan/Kecamatan Jambangan, Kota Surabaya, Jawa Timur, dipenuhi puluhan tamu dari berbagai daerah. Kamis (6/3) siang merupakan hari tidak biasa bagi bank sampah Pitoe. Banyaknya tamu yang ingin melakukan studi banding pengelolaan sampah, membuat para pengelola bank sampah kerepotan. Para peserta studi banding itu ditempatkan di tiga ruangan berbeda. Ruangan tidak besar, hanya cukup sekitar 20 orang, namun pesertanya melebihi kapasitas. Pengunjung pun berdesak-desakan untuk menyimak penjelasan dari para mentor bagaimana mengelola bank sampah. Kemudian para peserta diajak keliling kampung binaan bank sampah Pitoe. Salah satu perkampungan yang cukup sukses dengan bank sampah ialah Kelurahan Jambangan. Mantan Lurah Jambangan, Soebowo yang ikut mendampingi para peserta studi banding menjelaskan kelurahannya terpilih mewakili Provinsi Jawa Timur menjadi desa percontohan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada 2011. Penghargaan cukup prestisius itu membuat Kelurahan Jambangan ramai dikunjungi rombongan studi banding, baik dari dalam maupun luar negeri. Sebelum ada PHBS, kata Soebowo, sampah di tiap rukun tetangga (RT) rata-rata mencapai 12,5 ton per bulan. Padahal di wilayah Kota Surabaya terdapat sekitar 2.000 rukun warga (RW). Tiap RW terdiri dari tujuh hingga sepuluh RT. “Sekarang tiap RT punya bank sampah, terutama di Kelurahan Jambangan. Jadi dari 12,5 ton sampah, sekitar 8 ton berhasil dikelola dan 4,5 ton sisanya masih disetorkan ke tempat pembuangan akhir (TPA) dan tempat perajangan sampah. Kita ingin kelola sampah sampai nol dan tidak ada lagi yang tersisa,” kata Soebowo saat menerima kunjungan Forum Jurnalis Temanggung dan Pemkab Temanggung ke Jambangan, Surabaya. Kelurahan Jambangan terletak paling selatan Kota Surabaya. Daerah ini terbagi atas tujuh RW dan dihuni sekitar 4 ribu jiwa atau 668 kepala keluarga. Di lingkungan tersebut terdapat 10 kelompok bank sampah dengan jumlah nasabah ribuan orang. Soebowo menambahkan pengelolaan sampah di kelurahannya telah dimulai sejak 2004. Setahun kemudian, Kelurahan Jambangan sempat mengikuti perlombaan bertema green and clean dan lomba kelurahan berseri. “Tapi tidak pernah menang,” ujar Soebowo. Kegagalan tersebut juga menunjukkan bahwa masyarakat di Jambangan masih belum mampu hidup bersih dan sehat. Dari situlah masyarakat mulai berubah gaya hidupnya. Warga diajak mengumpulkan sampah dengan harga berbeda. Untuk sampah tembaga campur harganya Rp45 ribu per kg, kuningan Rp20 ribu per kg, aluminium antara Rp9.800- Rp10 ribu per kg. Sampah besi Rp1.500-Rp3000 per kg. “Sampah yang dikumpulkan itu dijual lagi. Kebetulan Bu Wali Kota memiliki rekanan yang menampung sampah dari semua bank sampah di sini,” kata Panji, anggota bank sampah. Menurut Panji, bank sampah ini telah menghasilkan antara Rp20 juta-Rp45 juta per bulan. Pendapatan itu untuk membiayai operasional kampung Jambangan. Bank sampah tersebut juga dikelola di Kota Malang. Dari pengelolaan sampah, Kelurahan Jambangan sudah mendapatkan beberapa kali penghargaan, di antaranya Kalpataru (2008), The Best Kampung Mandiri (2010), Best of The Best Kampung Mandiri (2011). (Tosiani/N-3) BANK SAMPAH: Pengolahan sampah di Bank Sampah Malang (BSM) di Jalan Supriyadi Nomor 38A Malang, Jawa Timur, akhir pekan lalu. AKTIVITAS Gunung Slamet yang belakangan ini cukup meningkattidakmenyurutkan warga di timur dan selatan lereng tetap beraktivitas se- perti biasa. Bahkan petani di Desa Kutabawa dan Serang, Kecamatan Karangreja, Pur- balingga, Jawa Tengah, masih tetap menanam sayuran dan tidak terganggu dengan aktivi- tas gunung api tersebut. “Saya tetap berangkat ke ladang. Saat ini kondisi Gu- nung Slamet biasa-biasa saja dan tidak perlu ditakuti,” kata Singgih,43,petaniDesaSerang, kemarin. Masyarakat di Desa Limpa- kuwus, Kecamatan Sumbang, Banyumas,punmasihmencari kayu bakar dan pakan untuk ternak di hutan setempat. “Kita memang merasa was- was. Namun, Gunung Slamet belum memperlihatkan kon- disi yang mengkhawatirkan. Kami masih bisa melakukan perawatan tanaman sayuran,” kata Karinah, 46, petani sayur di radius 5 kilometer dari pun- cak gunung. Hal senada juga dikatakan Sardinim, 49, petani yang ting- gal di radius 3 kilometer dari puncak. Meskipun letusan terakhir cukup mengagetkan hingga tanaman sayurannya terselimuti debu vulkanis, ia tetap beraktivitas. “Saya baru akan turun jika kondisi lebih berat.Selainbiasanyaditandai udara panas dan gumpalan awan panas, binatang yang berada di gunung terlihat tu- run semua,” ujarnya. Asisten Ekonomi Pemba- ngunan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Banyumas Didi Rudwianto menjelaskan saat ini ada tujuh desa di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Sumbang, Baturraden, dan Kedungbanteng, yang rawan terkenadampakbencanaerup- si Gunung Slamet. Di ketiga wilayah itu te- lah dibuat posko dan dijaga tim gabungan. “Posko-posko itu akan membantu warga mendapatkan informasi yang benar guna mencegah isu-isu yang tidak bertanggung ja- wab,” ungkapnya. Gunung api dengan keting- gian 3.428 meter dpl itu ber- ada di perbatasan Kabupaten Brebes, Banyumas, Purbaling- ga, Tegal, dan Pemalang. Gu- nung Slamet memiliki ciri se- ringerupsikecil,statusnyakini masih waspada. (LD/AS/N-3) AKHMAD SAFUAN G UNUNG Slamet kem- bali mengeluarkan abu tebal dengan ketinggian 800-1.000 meter, kemarin sekitar pukul 06.53 WIB. Laporan dari Pos Pengamat- an Desa Gambuhan, Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, erupsi kecil Gunung Slamet selama tiga menit me- nyebabkankeluarnyaabupekat mengarah ke Kabupaten Tegal dan Brebes. Duaharisebelumnyagunung tertinggi di Jawa Tengah itu te- lah meletus sebanyak tiga kali dan menimbulkan gempa dan getaranhinggaratusankali,dan sempat mereda selama sehari. “Sebelumnya hanya asap tebal. Sekarang ini dampak le- tusankecil,GunungSlamettelah menyemburkan abu vulkanis yang cukup tebal,” kata Sukedi, pengamatGunungSlametdiPos Pengamatan Desa Gambuhan, Pulosari, Kabupaten Pemalang, kemarin. Kepala Badan Geologi Ke- menterian ESDM Surono mem- benarkan adanya erupsi kecil tersebut. Ia meminta masyara- kat agar meninggalkan wilayah di radius dua kilometer dari puncak Slamet. “Meski telah terjadi erupsi kecil pada pukul 06.53 WIB de- ngan lontaran material seting- gi 1 km, zona bahaya masih se- batas radius 2 km dari puncak. Masyarakat di luar radius 2 km tidak perlu panik,” ujar Surono dalam pesan singkat yang dite- rima Media Indonesia. Ia menambahkan sejak pu- kul 00.00 hingga 04.25, telah terjadi 4 kali gempa vulkanis dalam,satukaligempavulkanis dangkal, dan 54 kali gempa hembusan. Pusat Vulkanologi dan Miti- gasi Bencana Geologi juga men- catat sejak Selasa (11/3) telah terjadisatukaligempavulkanis dalam, 9 kali gempa vulkanis dangkal, dan 244 gempa hem- busan. Saat Gunung Slamet menge- luarkan abu vulkanik terda- pat 19 orang sedang mendaki. Mereka berasal dari Jakarta, Pekalongan, Semarang, dan beberapa daerah lain. TimSARPurbalinggadibantu TNI dan anggota Ganesa Muda Pecinta Alam SMA 1 Purbaling- ga mengevakuasi 19 pendaki tersebut. Sebanyak 9 orang berhasil ditemukan di Pos 2 yang berjarak 5 km dari pun- cak gunung pada pukul 04.00. Adapun, 10 orang lainnya ber- ada di pos 5 yang berjarak 2 km dari puncak gunung. “Mereka sudah kami minta turun,” kata anggota Tim SAR Purbalingga, Zaenal Abidin. Untuk mengantisipasi me- ningkatnya aktivitas Gunung Slamet, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabu- patenPemalang,telahmenyiap- kan rencana kedaruratan ter- utama melakukan evakuasi warga di sekitar gunung. Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Pemalang, Tri Wahyuni me- ngatakan ada sekitar 200 ribu warga yang tinggal di 35 desa di sekitar Gunung Slamet. Jalur evakuasi sudah disiap- kan melalui tujuh desa yakni Desa Penakiran, Clekatan, Gu- nungsari, Batursari, Siremeng, Gambuhan, dan Pulosari. Ter- masukpulapendiriansembilan pos pengungsian dan ratusan truk untuk mengangkut para pengungsi. Selain itu, di Kabupaten Ba- nyumas, pemkab bersama Kodim0701danpolressetempat sudah membuka tiga posko di wilayah paling rawan terkena dampak, jika terjadi erupsi be- sar Gunung Slamet. Tiga posko yang telah diba- ngun berada di pertigaan Desa Limpakuwus, Kalikesur, dan Lokawisata Baturraden. (LD/ N-3) achmad_sapuan @mediaindonesia.com PETANI korban erupsi Gu- nung Kelud, Jawa Timur (Jatim), mulai menerima bantuan bibit. Setelah proses rehabilitasi rumah rampung, Pemprov Jatim mulai me- nyalurkan bibit tanaman padi dan jagung. Bantuan bibit langsung diserahkan oleh Dinas Per- tanian Jatim kepada warga di Kecamatan Kasembon dan Kecamatan Ngantang, Kabu- paten Malang, kemarin. “Benih padi dan jagung dialokasikan dari cadangan benih pemerintah milik Pem- prov Jatim. Untuk Kasem- bon bantuan bibit padi jenis ciherang, sedangkan untuk Ngantang bantuan bibit ja- gung jenis hibrida,” kata Ke- pala Dinas Pertanian Jatim, Wibowo Ekoputro, di Sura- baya, kemarin. Bantuan padi ciherang sebanyak 6,5 ton untuk luas area 262 hektare atau per hektare mendapatkan jatah 25 kg. Adapun bantuan ja- gung hibrida sebanyak 2,1 ton untuk area seluas 143 hektare atau per hektare mendapatkan jatah 15 kg. “Sementara bantuan bibit ini yang mulai disalurkan. Untuk bantuan pupuk akan diberikan selanjutnya. Me- ngenai jenis pupuk yang layak untuk kedua bibit ter- sebut masih perlu diteliti terlebih dahulu,” ujarnya. Ia menjelaskan, untuk mengolah lahan yang luas tidak bisa langsung ditanami. Pasalnya, tanah yang masih bercampur debu vulkanis tersebut apakah langsung bisa ditanami atau harus diolah terlebih dahulu. “Ini harus diteliti. Yang pasti da- lam waktu dekat bantuan pu- puk akan segera menyusul,” imbuhnya. Selain pupuk dan benih, bantuan lain yang akan di- berikan berupa traktor ta- ngan untuk mempermudah petani mengolah tanah. Saat ini, Pemprov Jatim mengaju- kan 30 unit traktor kepada Kementerian Pertanian. Selain bahan-bahan per- tanian, para korban erupsi Kelud, terutama anak-anak sekolah, membutuhkan ban- tuan seragam. Para pelajar di SDN Pandansari 3, Kecamat- an Ngantang, memakai baju seadanya dan menggunakan sandal jepit. Menurut Kepala SDN Pan- dansari 3, Setiyono, para siswa mulai masuk ke seko- lah sejak kemarin. Pada hari pertama, para siswa bersama guru bekerja bakti member- sihkan ruang kelas, menata meja dan kursi, serta mem- bereskan buku yang basah dan berdebu. Kondisi sekolah itu hancur terkena abu vulkanis Kelud. “Kami memaklumi anak- anak tidak memakai seragam sekolah. Kami harap ada ban- tuan seragam sekolah untuk mereka,” harap Setiyono. (FL/ BN/N-3) KAMIS, 13 MARET 2014ERUPSI10 Batuk Kecil di Puncak Tertinggi Untuk mengantisipasi letusan besar Gunung Slamet, telah disiapkan tujuh jalur evakuasi. ‘‘Sejak pukul 00.00 hingga 04.25 WIB, telah terjadi 4 kali gempa vulkanis dalam, satu kali gempa vulkanis dangkal, dan 54 kali gempa hembusan.” Surono Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM ANTARA/OKY LUKMANSYAH MI/BAGUS SURYO MI/TOSIANI ABU VULKANIS: Warga berada di luar rumah saat hujan abu vulkanis Gunung Slamet di Desa Gambuhan, Pemalang, Jateng, kemarin. Gunung Slamet mulai mengeluarkan abu vulkanis sehingga masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dan kesiagaan karena kondisi Gunung Slamet bisa sewaktu-waktu berubah cepat. TARGET REHABILITASI: Sejumlah anggota TNI-AD memperbaiki atap rumah warga yang rusak setelah erupsi Gunung Kelud di Desa Laharpang, Puncu, Kediri, Jawa Timur, (24/2). Pemerintah Jawa Timur menargetkan rehabilitasi perbaikan rumah warga dan fasilitas umum akibat erupsi Gunung Kelud akan selesai pada 9 Maret 2014 dengan anggaran Rp100 miliar. Kelola Bank Sampah untuk Bangun Kampung Selain pupuk dan benih, bantuan lain yang akan diberikan berupa traktor tangan untuk mempermudah petani mengolah tanah. Bibit Padi dan Jagung Mulai Disalurkan Warga belum Terganggu Aktivitas Gunung Slamet
  • HARGA beras kualitas medium di Klaten, Jawa Tengah, masih tinggi menjelang musim panen sekarang ini. Padahal, stok beras di pedagang berlimpah, kecuali jenis mentik yang menghilang sejak dua pekan lalu. Pedagang beras di Pasar Mlinjon, Rika, 43, membenarkan bahwa harga beras belum tu- run hingga saat ini. “Masih mahal, Pak! Beras C-4 super Rp8.900 per kilogram,” paparnya, kemarin. Harga beras C-4 super naik Rp500 sejak sebulan lalu. Hingga kini harganya masih tetap bertahan. Harga beras mentik juga masih Rp10.200 per kilogram atau Rp1.200 lebih mahal dari harga normal. Namun, beras jenis mentik sejak dua pe- kan lalu hilang dari peredaran. “Saat ini, stok di pedagang kosong,” ujar Rika. Menurutnya, pedagang tidak mengetahui pasti penyebab beras kualitas medium jenis mentik langka di pasar. Sementara itu, petani di sejumlah wilayah kini mulai panen. Di antaranya Kecamatan Cawas, Trucuk, dan Ceper. “Sekarang sudah mulai panen. Hasil panen pun lumayan, meski ada serangan tikus dan banjir,” kata Suyono, 60, petani di Desa Cawas. Di Jawa Timur, harga sembako di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Lamongan terpantau stabil sejak sepekan terakhir. Meski stabil, harga sebagian komoditas ter- golong tinggi. Data dari Dinas Koperasi Industri dan Per- dagangan (Diskopindag) Pemkab Lamongan menyebutkan harga bahan pokok (sembako) di sejumlah pasar tradisional setempat ber- tahan stabil dalam sepekan terakhir. Meski stabil, harga sembako di Pasar Ke- camatan Babat, Pasar Kecamatan Mantup, Pasar Blimbing Kecamatan Paciran, dan Pa- sar Sidoarjo, Kecamatan Lamongan, masih tergolong tinggi. Misalnya, untuk beras kualitas super ma- sih seharga Rp8.700-Rp9.200 per kilogram (kg). Adapun beras kualitas medium harga- nya berkisar Rp8.300-Rp8.500 per kg dan beras kualitas dolog bertahan pada kisaran harga Rp7.500-Rp8.000 per kg. “Secara umum harga sembako masih sta- bil seperti pekan lalu,” kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Lamongan, Muhammad Zamroni, kemarin. Menurut dia, stabilnya harga komoditas tersebut terpantau hampir di sebagian be- sar pasar tradisional di wilayah Kabupaten Lamongan. Zamroni menyebutkan hanya harga gula putih yang terpantau naik pada kisaran Rp1.000 per kg dari harga sebelumnya Rp9.700. Termasuk, harga minyak goreng curah juga masih stabil seperti pada pekan sebelumnya, yakni pada kisaran harga Rp11.500-Rp12.200 per kg. Zamroni menambahkan harga daging sapi juga bertahan pada kisaran Rp94.000- Rp95.000 per kg. Adapun harga ayam buras di kisaran Rp27.500-Rp28.500 per kg. (JS/ YK/N-1) Hama Tikus Serang Persawahan TOSIANI S EKITAR 100 hektare areal sawah di Desa Caruban, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temang- gung,JawaTengah,diseranghama tikus. Serangan hama tikus pada saat tanaman memasuki fase generatif terse- but diperkirakan bakal berdampak pada penurunan produksi padi dari daerah itu sebanyak 50% lebih. Yunianto, 45, seorang petani di Desa Caruban,mengakutanamanpadinyayang baru berumur sekitar 1,5 bulan di lahan seluas 0,5 hektare habis dimakan tikus. “Padi sudah dimakan tikus sejak baru ditanam. Sekarang sudah umur 1,5 bulan juga sudah habis dimakan tikus. Nanti- nya saat panen mungkin akan membuat produksinya berkurang 50% lebih,” tutur Yunianto, kemarin. Serangan hama tikus juga terjadi pada ratusan hektare sawah di daerah itu. Tercatat ada 200 hektare areal sawah di Desa Caruban. Dari luasan tersebut, seki- tar 50% atau 100 hektare sudah terkena hama tikus. Setyo,30,petanilainnya,mengalamihal serupa. Ia memiliki lahan sawah seluas sekitar 3.000 meter persegi yang juga ditanami padi. Saat ini tanaman padinya sudah berumur 1,5 bulan. Semuanya pun habis dimakan tikus. “Kami sampai kehabisan akal ba- gaimana caranya mengatasi serangan tikus ini. Dampaknya, hasil panen pasti berkurang separuh lebih,” kata dia. Serangan hama wereng cokelat juga melanda Kabupaten Wonogiri, Jateng. Petani padi setempat yang siap panen mulai pertengahan Maret ini dipastikan mengalami kerugian. Minimnya dana pemerintah daerah untuk membantu pengadaan obat mem- buatpetanikurangcekatanmemberantas hama.Setidaknya,ada700hektaretanam- an padi yang dilanda wereng cokelat. Tidak hanya itu, sekitar 520 hektare tanaman pangan lain di Wonogiri juga di- ganggu hama lain seperti tikus, pengerek batang, dan sejumlah OPT (organisme pengganggu tanaman). Data yang diperoleh Media Indonesia menyebutkan secara keseluruhan ada 1.200 hektare tanaman padi dan palawija yang mengalami serangan berbagai OPT dan diperkirakan menggerus panenan sedikitnya 10%. Bupati Wonogiri Danar Rahmanto mengaku telah mendapatkan laporan dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan danHortikultura(DPTPH)terkaitberbagai gangguanhama,terutamawerengcokelat, yang mengurangi keuntungan petani di dalam menikmati hasil panen. “Sebenarnya mantri tani sudah kita terjunkan di lahan-lahan persawahan untukmembantupetanimemerangihama yangsepertinyatiadahabisini.Kamiakan tingkatkananggarankedepan,agarpetani bisa lebih terbantu di dalam mengelola tanaman pangan. Mudah-mudahan gang- guan OPT ini tidak akan sampai mengu- rangiketahananpangandiWonogiriyang memiliki luas lahan efektif sebanyak 38 ribu hektare,” ujar Danar, kemarin. Gagal panen DiJawaTimur,belasanhektaretanaman padidisejumlahkecamatandiKabupaten Tuban mengalami gagal panen karena luberansaluranpematusan(avour)Kuwu. Tersumbatnyasaluranpematusankarena adanya proyek pembangunan pintu air Rawa Jabung di hilir saluran. Kenyataanitumengakibatkantanaman padi mengalami puso setelah terendam banjir selama sepekan. Genangan banjir juga diperparah dengan tingginya curah hujan di wilayah kabupaten setempat sejak akhir bulan lalu. Kondisi tersebut membuatratusanpetanimengalamikeru- gian materi hingga jutaan rupiah. Sedikitnya 17 hektare tanaman padi di dua kecamatan mengalami puso akibat terendam banjir sekitar sepekan sejak Senin (24/2) lalu. Di Desa/Kecamatan Plumpang tanaman puso sekitar 14 hek- tare. Adapun untuk tanaman yang gagal panendiDesaBanjar,KecamatanWidang, jumlahnya sebanyak 3 hektare. “Kita merugi hingga Rp10 juta. Ini karena tanaman padi kami puso akibat kebanjiran,” ujar Warji, petani Desa/Ke- camatan Plumpang, kemarin. Menurut dia, kerugian yang dialaminya itu karena tanaman padi miliknya terendam banjir seluas 2.000 meter persegi. (WJ/YK/N-1) tosiani@mediaindonesia.com Produksi padi dipastikan bakal merosot sedikitnya 10%. Bahkan, di sejumlah tempat, bakal turun hingga 50%. ANTARA/ ANDREAS FITRI ATMOKO APEL PENGAMANAN: Anggota TNI mengikuti Apel Siaga Pengamanan Kedatangan Presiden RI di Alun-Alun Kudus, Jawa Tengah, kemarin. Sebanyak 2.000 personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, satpam, dishub, dan damkar diterjunkan guna mengamankan kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang akan datang ke Kudus, hari ini. JelangPanen,HargaBerasmasihTinggi Harga bahan pokok di sejumlah pasar tradisional di Lamongan tetap stabil dalam sepekan terakhir. KAMIS, 13 MARET 2014 NUSANTARA 11 GUBERNURJawaTengahGanjarPranowo mewajibkan seluruh pejabat struktural eselon III dan IV di lingkungan pemerin- tah provinsi setempat untuk menyerah- kan laporan harta kekayaan. “Sebelumnya, secara nasional hanya eselon I dan II yang menyerahkan la- poran harta kekayaan penyelenggara negara(LHKPN).Namun,sekarangeselon III-IV juga kami minta untuk melaporkan harta kekayaan,” tutur Ganjar di Sema- rang, kemarin. Hal tersebut disampaikan Ganjar seusai memimpin upacara pengambilan sumpah dan janji jabatan serta pelan- tikan 86 pejabat struktural eselon III dan 243 pejabat eselon IV di lingkungan Pemprov Jateng yang dilaksanakan di Gedung Gradhika Bakti Praja, kompleks Kantor Gubernur Jateng. Menurut dia, pelaporan harta keka- yaan pejabat struktural eselon III-IV ke Inspektorat Provinsi Jateng itu sebagai bentuk keterbukaan pegawai negeri sipil. “Harapannya, kita semua mulai membia- sakan diri untuk transparan pada soal ini (laporan harta kekayaan),” ujarnya yang didampingi Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Jateng Sri Puryono. Ganjar mengungkapkan, saat ini for- mulir pengisian laporan harta kekayaan pejabat struktural eselon III-IV sudah disiapkan Inspektorat Provinsi Jateng. Ganjar juga mengaku pihaknya sedang menyiapkan remunerasi bagi seluruh pegawai negeri sipil di lingkungan Pem- prov Jateng. “Dengan adanya remunerasi yang merupakan sistem nasional tersebut di- harapkan tidak ada lagi kesenjangan dan kecemburuan,” ujarnya. Terhadap ratusan pejabat struktural yang dilantik tersebut, Ganjar menekan- kan agar yang bersangkutan bekerja se- cara profesional sehingga Provinsi Jateng mampu mengatasi ketertinggalan pem- bangunan dari Jawa Timur dan Jawa Barat. Ia menjelaskan, selama ini ada ang- gapan yang menyebutkan bahwa proses lelang jabatan terbuka untuk pejabat struktural eselon III-IV hanya bohong- bohongan. Artinya, kalau ingin naik jabatan, seseorang harus membayar dan jika mau diangkat menjadi pegawai tetap, harus dekat dengan pejabat. “Saya ingin mematahkan anggapan itu dan para pejabat struktural eselon III-IV yang baru saja dilantik harus membukti- kan bahwa hal itu tidak benar. Pun menu- rut saya yang paling penting mereka bisa bekerja dengan baik,” kata politikus PDI Perjuangan itu. (AS/HT/N-1) PejabatEselonIII-IVWajibLaporkanHarta
  • BUPATI Lembata, Nusa Teng- gara Timur, Eliazer Yentji Sunur, telah mangkir dari tugasnya sejak 17 hari lalu dengan alasan berada di luar daerah. Akibatnya, para pegawai negeri sipil dan tenaga kontrak di pemkab telantar karena belum me- nerima gaji. Eliazer menghilang setelah DPRD Lembata memutuskan untuk merekomendasikan pemberhentiannya sebagai bupati karena melakukan se- jumlah pelanggaran aturan. Di antaranya ia diduga me- lakukan pemerasan dan penipuan terhadap kontrak- tor, sangat sering melakukan perjalanan dinas di luar daerah, serta menolak meng- hadiri paripurna dewan. “Sesuai aturan, seharusnya perjalanan dinas bupati tidak lebih dari 7 hari. Kecuali da- lam rangka pendidikan dan pelatihan, bisa lebih dari satu bulan. Saat ini ada 5.000-an PNS dan 2.000-an tenaga kontrak yang telantar,” papar Bediona Philipus, anggota DPRD Lembata, kemarin. Perjalanan dinas terakhir yang dilakukan sang bupati tercatat pada 26 Februari. “Kami tidak perlu mencari bukti baru tentang tidak layaknya orang ini melanjut- kan kepemimpinan sebagai bupati,” tandas Bediona. (PT/N-2) PALUNG NELAYAN MALAHAYATI: Sejumlah palung atau kapal bagan berlabuh di Pelabuhan Malahayati, Krueng Raya, Aceh Besar, kemarin. Palung merupakan perahu ganda untuk menangkap teri, cumi-cumi, serta ikan-ikan kecil lain merupakan alat tangkap tradisional yang hanya dioperasikan nelayan pada malam tanpa cahaya bulan, juga khusus di pelabuhan yang terlindung dari ombak atau gelombang. PenyediaanAirBersihTerkendala WALI Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Jonas Salean mengaku pesimistis bisa mencapai target Tujuan Pembangunan Milenium (MDGs) pada 2015 mendatang. Pasalnya, cakupan pelayanan air minum oleh PDAM di wilayahnya baru mencapai 57% dari idealnya 72% total penduduk. “Untuk mencapai target itu, kami butuh dana sebesar Rp30 miliar, sementara alokasi dana dari APBD Kota Kupang tahun ini hanya mencapai Rp5 miliar,” paparnya saat bertemu anggota Komisi V DPR RI, kemarin. Dana dibutuhkan untuk membangun jaringan pipa pelanggan baru sebanyak 10 ribu rumah serta pembukaan sumur bor baru. Pelayanan air minum di Kota Kupang dilayani PDAM Kota Kupang, PDAM Kabupaten Kupang, dan air curah badan layanan umum daerah, dengan total debit 650 liter per detik, jauh dari ideal target MDGs sebesar 1.250 liter per detik. (PO/N-2) AngkaKriminalitasdiSurakartaTinggi SELAMA tiga bulan pertama pada 2014 telah terjadi 127 kasus kejahatan di Kota Surakarta, Jawa Tengah. Jajaran Polresta Surakarta, sampai kemarin, baru bisa menuntaskan penanganan 76 kasus. “Gangguan kamtibmas di Surakarta tergolong tinggi. Karena itu, sebagai pengayom dan pelindung masyarakat, polisi harus lebih bekerja keras,” papar Kapolresta Surakarta, Komisaris Besar Iriansyah, saat memimpin pergantian jabatan Kasat Reskrim Polresta Surakarta, kemarin. Kasus paling menonjol yang meresahkan warga kota itu ialah pemecahan kaca mobil, yang mencapai sekitar 40 kasus dalam tiga bulan ini. Untuk menekan angka kejahatan itu, mutasi pun dilakukan kapolresta dengan menempatkan sejumlah wajah baru di bagian operasional dan kasat, juga kapolsek. (WJ/N-2) JalurGandaSurabaya-BanyuwangiDinanti KABUPATEN Banyuwangi berharap pembangunan jalur ganda kereta api dari Surabaya ke wilayah timur Jawa Timur bisa segera terwujud. Proyek itu dinilai akan bisa mendongkrak ekonomi di kawasan tersebut, terutama di Kabupaten Banyuwangi. “Jalur ganda akan merangsang tumbuhnya industri mulai Sidoarjo hingga Banyuwangi, khususnya industri berbasis pertanian. Proyek ini akan mendorong terciptanya pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang merata,” papar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, kemarin. Jalur ganda juga bisa membantu industri yang ada di Malang dan kawasan timur Jatim lainnya untuk mengirim hasil produksi ke pelabuhan Probolinggo atau Pelabuhan, Banyuwangi. (KH/N-2) MahasiswaRampokMinimarket LIMA kawanan perampok lintas provinsi ditangkap tim buru sergap Polres Klaten, Jawa Tengah, saat beraksi di sebuah minimarket di Jalan Yogya-Solo, di wilayah Plembon, Desa Ketandan, Klaten Utara, kemarin. Para perampok spesialis toko swalayan itu bersenjata tajam dan pistol mainan. Beberapa pelaku ternyata masih berstatus mahasiswa. Tiga perampok berasal dari Yogyakarta, satu dari Lampung Barat, dan satu lagi asal Karanganyar, Jawa Tengah. “Mereka mengaku sudah sering beraksi merampok minimarket di Magelang dan DI Yogyakarta. Kami menyita senjata tajam, dua pistol mainan, serta barang hasil rampokan,” papar Kasat Reskrim Polres Klaten Komisaris Danu Pamungkas.(JS/N-2) DarahBikinRSUDCirebonMerugi PENAIKAN dana penggantian pengolahan darah membuat RSUD Gunung Jati, Kota Cirebon, Jawa Barat, terancam merugi. Pasalnya, dana pengganti dari Pemkot Cirebon masih menggunakan besaran dana lama. “Sejak 1 Januari, PMI telah menaikkan dari Rp215 ribu menjadi Rp335 ribu per labu. Sementara mengacu pada peraturan daerah yang sudah diketuk, hanya ada penggantian dari APBD sebesar Rp250 ribu per labu,” papar Direktur RSUD Gunung Jati Heru Purwanto, kemarin. Kenaikan itu telah membuat RSUD Gunung Jati menombok Rp7 juta-Rp8 juta biaya penggantian pengolahan darah ke PMI pada Januari-Februari. “Kalau ini terus berlanjut, kami bisa menderita kerugian besar,” keluh Heru. (UL/N-2) ANTARA/AMPELSA Bupati Mangkir, PNS tidak Dapat Digaji J UMLAH titik panas akibat kebakaran lahan dan hu- tan di Sumatra mencapai 288 lokasi, kemarin. Selain di Riau, api juga terpantau merebak di Sumatra Barat, Aceh, Kepulauan Riau, dan Sumatra Utara. “Kabut asap masih akan jadi bahaya pada beberapa hari ke depan karena kebakaran lahan dan hutan belum terta- ngani,” papar juru bicara Pe- merintah Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara, Giotto Sormin, kemarin. Di Sumatra Utara, titik pa- nas terpantau ada di 10 kabu- paten. Daerah lain terpapar kabut asap karena angin ber- hembus ke arah timur laut. Sama seperti di Riau, ti- tik api di Batam, Kepulauan Riau, diduga sengaja disulut. “Mereka berniat membuka, menguasai, dan mengolah lahan. Sekitar 80% hutan di Batam sudah terbakar, dan kami duga setengahnya sengaja dibakar,” ungkap Ke- pala Seksi Konservasi BKSDA Riau wilayah II, Nur Patria Kurniawan. Areal hutan yang terbakar itu, lanjutnya, sudah men- capai 1.000-an hektare. Titik hutan paling banyak terbakar berada di kawasan Seihara- pan, Seitemiang, Tanjungriau, Bukit Harimau, Bukit Palapa Tanjungpinggir, di Kecamat- an Sekupang, serta hutan di Kecamatan Batuaji, Sagulung, Nongsa, dan Baloi. Kabut asap pekat juga dila- porkan terjadi di delapan ka- bupaten dan kota di Sumatra Barat. Bahkan, di Payakum- buh dan Bukittinggi, peme- rintah kota sudah meliburkan sekolah sejak dua hari lalu. “Status udara di Sumatra Barat sangat tidak sehat. Kon- disi ini menyebabkan warga berisiko menderita infeksi saluran pernapasan,” papar Kepala Bapedalda Sumbar Asrizal Asnan. Kabut juga membuat lima penerbangan maskapai Garu- da Indonesia batal berangkat dari Bandara Internasional Minangkabau di Kabupaten Padang Pariaman. Satu pen- daratan Garuda dari Jakarta juga dibatalkan. “Lion Air, Sriwijaya Air, dan Citilink juga menunda pendaratan dan keberang- katan karena kabut asap,” ungkap Kepala Operasi Ban- dara Minangkabau Joko Su- darmanto. Belajar dari pengalaman, Ke m e n t e r i a n Ke h u t a n - an memberikan bantuan perangkat global positioning system kepada para camat se-Kalimantan Tengah. Ada 95 unit yang diserahkan, kemarin. “Belum semua camat da- pat karena jumlahnya ratus- an. Dengan GPS, camat bisa mengetahui posisi kawasan hutan dan kawasan luar hu- tan yang terbakar,” ujar Ke- pala Dinas Kehutanan Kalteng Sipet Hermanto. Ia menambahkan potensi kebakaran hutan di Kalteng juga besar. Bahkan, saat ini tingkat polusi di provinsi itu masih tinggi akibat kebakaran hutan. (JH/HK/JH/SS/N-2) Kebakaran Hutan di 5 ProvinsiPULAU KE PULAU LEMBATA, NUSA TENGGARA TIMUR SURABAYA, JAWA TIMUR BALIKPAPAN, KALIMANTAN TIMUR INDRAMAYU, JAWA BARAT TAPANULI UTARA, SUMATRA UTARA Nikah Dini Meresahkan Pulau Kalimantan sudah Dikaveling Pengusaha Penangkapan Yance tidak Resahkan Warga KAMIS, 13 MARET 2014TANAH AIR12 ANGKA perkawinan di bawah umur di Jawa Timur telah mencapai 40 ribu kejadian. Guna menekan peningkatan- nya, BKKBN Jatim bergiat me- nyosialisasikan program dan mengedukasi siswa dari 1.500 SMP di wilayah itu. “Rata-rata usia perkawinan pertama di Jatim di bawah usia 20 tahun dan ini akan menjadi masalah bagi ke- sehatan reproduksi remaja ke depannya. Kebanyakan pernikahan di bawah umur berada di daerah tapal kuda dan Madura,” ujar Plt Kepala BKKBN Jatim, Suhartuti, di Surabaya, kemarin. Tahun lalu, sosialisasi gencar dilakukan di sejumlah pondok pesantren di Situbondo, Bon- dowoso, Malang, Pacitan, Ma- diun, dan Lamongan. Dengan menggarap pondok pesantren diharapkan ada peran serta dari para santri dan penggelola pondok. (FL/N-2) SEKITAR 41,6 juta hektare atau 72,63% dari total lahan di Pulau Kalimantan sudah tergadai untuk izin tambang, hak pengelolaan hutan, hu- tan tanaman industri, dan perkebunan kelapa sawit. Namun, sampai saat ini luas lahan yang dieksploitasi be- lum mencapai 10% dari luas izin yang diberikan. “Ini aneh, karena pera- turan presiden jelas menga- manatkan dari total luas daratan Pulau Kalimantan 45% di antaranya harus te- tap dijaga sebagai kawasan hutan konservasi. Kondisi ini terjadi akibat daerah ba- nyak mengeluarkan izin untuk beragam industri, permukiman, juga lahan pertanian,” kata Tuti Hen- drawati Mintarsih, Kepala Pusat Pengelolaan Ekore- gion Kalimantan, di Balik- papan, kemarin. Karena itu, ia mengusul- kan izin-izin tersebut harus ditinjau lagi. Perizinan bisa ditekansebelumdieksploitasi denganmenggelarkoordinasi antarinstansi,pusat,provinsi, dan kabupaten/kota. “Masih ada waktu untuk melakukannya.Saatinitidak semua luas izin itu bisa dibu- ka, untuk tambang misalnya, yang dibuka baru 500 ribu hektaredari16,2jutahektare yangsudahdikeluarkanizin- nya,” lanjut Tuti. (SY/N-2) PEGIAT antikorupsi O’ushj Di- alambaga yakin penangkapan Irianto MS Syaifuddin alias Yance tidak akan meresahkan warga Indramayu, Jawa Barat. Alasannya, di daerah itu tidak ada massa yang militan dan radikal. “Kejaksaan tidak perlu kha- watir atau takut menangkap Yance. Anggapan kalau Yance ditangkap akan ada gejolak, itu terlalu over,” papar Direktur Pusat Kajian Strategis Pemba- ngunan Daerah itu, kemarin. YanceialahmantanBupatiIn- dramayu dua periode, dan kini Ketua Partai Golkar Jawa Barat. Ia tersandung dugaan korupsi penggelembungandanapembe- basanlahanproyekpembangkit listrik pada 2006, yang meru- gikan negara hingga Rp4,15 miliar. Oleh Kejaksaan Agung, Yancesudahditetapkansebagai tersangka sejak 2010, tapi tidak pernah dikerangkeng hingga kemarin. O’ushj mengaku mendapat informasi kejaksaan sudah ber- dialogdengansejumlahtokohdi Indramayu untuk mengetahui situasi di daerah itu jika Yance ditangkap. “Saya menduga pemberkasan Yance sudah me- masuki tahap akhir, atau sudah selesai. Saya berharap Yance segera dipanggil dan maju ke pengadilan sebagai terdakwa.” Karena itu, jaksa tidak perlu khawatir dengan kondisi di In- dramayu.“Jaksabisabelajardari penangkapan Gubernur Banten oleh KPK. Ternyata pendekar Banten bisa diam,” tandasnya. Dari Bandung, Kejati Jabar juga mengaku tidak terlibat da- lam penyidikan kasus korupsi yang melibatkan Yance. “Kami tidak terlibat sama sekali, baik dalam penyidikan maupun pe- ngembangan kasusnya,” papar jurubicaraKejatiJabarKoswara. (UL/EM/N-2) ANTARA ANTARA
  • N AMA Sri Mulyani mulai menghangat disebut publik saat Century mulai disi- dangkan. Mulyani dianggap ikut bertanggung jawab terha- dap dana Rp6,7 triliun yang ke- luar dari Century. Masalahnya publik tetap berasumsi bahwa mendatangkan Sri Mulyani ke Indonesia ialah mission impos- sible. Benarkah demikian? Selama ini, banyak pihak mengkritik kinerja KPK da- lam penanganan kasus Cen- tury. Salah satu kritik yang dialamatkan pada KPK ialah soal rencana pemeriksaan yang dilakukan KPK pada Sri Mulyani. Yang ditembakkan publik pada KPK bukan pada soal yurisdiksi Sri Mulyani, melainkan pada integritas dan sikap militansi KPK. Mengapa harus memeriksa Sri Mulyani ke Washington? Apa memang Sri Mulyani tidak bisa dida- tangkan ke Indonesia? Atau apakah Sri Mulyani termasuk warga negara Indonesia yang mempunyai tempat privilese di mata hukum? Pertanyaan itu seharusnya menyakitkan didengar dan dirasakan KPK karena KPK ibarat diposisikan sebagai in- stitusi yang kehilangan nyali dan integritas moral profetis mereka sedang tereduksi se- hingga harus mengunjungi Sri Mulyani di Amerika. Sebagai institusi indepen- den, seharusnya bukan KPK yang harus munduk-munduk mendatangi Sri Mulyani ke Amerika, tetapi Sri Mulyani- lah yang harus memenuhi panggilan KPK. KPK sudah dipercaya masyarakat un- tuk mendekonstruksi kasus korupsi apa pun, khususnya yang mengandung kerugian negara di atas Rp1 miliar. Kepercayaan yang diberikan masyarakat ini tidak boleh dibalas dengan cara menerap- kan politik tebang pilih. Sebagai seseorang yang su- dah mendapatkan keistime- waan dari negara dalam ben- tuk pemberian lisensi untuk bekerja di Bank Dunia, padahal di sisi lain, masih disangkutkan dengan perkara Century, Sri Mulyani idealnya kooperatif dengan cara mendatangi KPK, baik dipanggil maupun tidak. Jika Sri Mulyani menjatuh- kan opsi dalam bentuk men- datangi KPK, opsi itu akan membuat dirinya terhormat. Dirinya akan diposisikan pub- lik sebagai seseorang yang berusaha keras membuktikan dirinya sosok pelaku sejarah yang bertanggung jawab. Pembuktian itu juga me- rupakan wujud pembuktian terbalik, artinya Sri Mulyani menunjukkan kepada aparat KPK dirinya punya bukti-bukti memadai atau mampu meng- hadirkan fakta hukum yang memosisikan dirinya tidak layak dikaitkan dengan pro- blem penyalahgunaan uang negara. Beda halnya kalau KPK ma- sih memaksa- kan menda- tangi Sri M u l y a - ni, akan b a n y a k risiko yang ditanggung baik oleh KPK sendiri, jati diri ne- gara hukum, m a r t a b a t konstitusi (Un- dang-Undang Dasar 1945), idealisme pen- didikan hukum, maupun masa depan politik pe- n a n g g u l a n g a n korupsi. Pertama, KPK akan mengha- dapi hujatan pub- lik sebagai institusi yang tidak lagi pantas menyandang identi- tas sebagai institusi yudisial yang indepen- den. KPK yang secara historis didirikan se- bagai institusi alternatif tidak pantas memang- gul amanat besar dalam pemberantasan korupsi. Kalau memang KPK masih pantas distigmatisasi sebagai wakil negara dan rakyat (pen- cari keadilan), tentulah KPK tidak melihat Sri Mulyani seba- gai sosok istimewa, yang bisa mereduksi kemandiriannya, tetapi sebagai orang biasa yang bisa diundang atau dipaksa un- tuk datang ke Kantor KPK. KPK berkali-kali mengampa- nyekan slogan ‘jujur itu hebat’ sehingga KPK wajib memberi teladan kepada rakyat bahwa diri me- reka juga berani jujur atas kebijakan (hendak) mendatangi Sri Mulyani di Washington. Tidak perlu ada yang ditutup-tutupi KPK sebab kejelasan kasus Century yang diduga melibatkan Sri Mulyani sangat ditunggu masyarakat. Selain itu, rencana KPK me- meriksa Sri Mulyani (jika sam- pai terlaksana di Washington) dapat ditafsirkan publik seba- gai tanda-tanda kekalahan KPK atau kuatnya posisi tawar Sri Mulyani sehingga KPK ‘meng- alah’ untuk menjemput bola. Cara demikian bisa membuat KPK semakin terpojok sebab KPK dianggap kurang mendu- kung terwujudnya hak keter- bukaan informasi publik atas implementasi sistem peradilan korupsi dalam kasus Century. Salah seorang pemenang Hadiah Nobel untuk Perda- maian Sean Bride pernah menyatakan saat ditanya wartawan: hak asasi a- pakah yang m e n u r u t anda ter- g o l o n g f u n d a - mental? Ia men- j a w a b : h a k m e m - p e r - o l e h d a n m e - ny a m p a i - kan informasi. Kalau seseorang atau masyarakat semakin kehilangan hak mem- peroleh informasi dengan baik dan benar, bangunannya pastilah ringkih. Kedua, jati diri negara hu- kum. Jika KPK jadi mendatangi (memeriksa) Sri Mulyani di Washington, berarti langkah KPK itu tak ubahnya menam- par muka sendiri. KPK yang dihadirkan di Bumi Pertiwi sebagai lembaga penegak hu- kum alternatif setelah institusi lain mengalami kemandulan, gagal mempertahankan atau menguatkan misi historis dan fundamentalnya. Misi historis dan fundamental itu ialah mewujudkan Indonesia seba- gai negara yang dikomandani atas norma yuridis dan bukan diperintah kekuasaan. Kalau KPK mengunjungi Sri Mulyani, berarti KPK lebih mengabdi kepada kekuasaan dan bukan kepada supremasi yuridis. Ketiga, jika KPK tetap ke Washington untuk Sri Mulya- ni, berarti KPK mengebiri konstitusi. Dalam konstitusi Indonesia (UUD 1945) sudah di- jelaskan, setiap warga negara berkedudukan sederajat di de- pan hukum dan pemerintahan. Kedudukan setiap orang yang sederajat dalam akuntabilitas yuridis itu menjadi tak ada artinya ketika KPK menjatuh- kan opsi diskriminasi. Kata ‘setiap’ dalam kon- struksi konstitusi itu menun- juk ke penghargaan yang setinggi-tingginya pada harkat kemanusiaan untuk tidak diperlakukan berbeda antara satu dan lainnya dalam ranah proses hukum. Pembedaan dalam proses yuridis berarti penisbian harkat kemanu- siaan dan penoleransian ke- biadaban (Hikmawati Sukma, 2011). KPK merupakan kumpulan orang pintar yang terpilih, yang tentu saja sangat paham dengan doktrin egalitarian dalam konstitusi sehingga jika sampai terjadi KPK menda- tangi Sri Mulyani ke Wash- ington, opsi yang dijatuhkan KPK ini tak ubahnya sebagai opsi yang berlawanan dengan idealisme konstitusi. Keempat, orang-orang hebat yang memimpin KPK merupa- kan kumpulan sosok pedagog (pendidik). Segala ucapan, si- kap, atau diskresinya layaknya sebagai materi pelajaran yang bisa dipelajari masyarakat. Ketika materi pelajaran yang disampaikannya baik dan be- nar, ini dapat menjadi pendi- dikan hukum yang efektif. Pendidikan hukum tidaklah bisa terlaksana atau ditela- dani dengan gampang dan benar oleh masyarakat, ma- nakala KPK memilih jalur memihak kekuatan elitis yang bermasalah daripada memi- hak doktrin konstitusi. Bukan hanya Mahkamah Konstitusi yang mendapatkan peran sebagai pengawal kon- stitusi. KPK pun punya peran yang sama sehingga KPK bisa dianggap sebagai biang kerok kegagalan pendidikan hukum (konstitusi) ketika KPK gagal menjalankan peran pedago- gisme yuridis mereka. Kelima, opsi ke Washington oleh KPK dapat berakibat fatal pada politik penanggu- langan korupsi. Kejahatan bertipe istimewa (extraordi- nary crime) yang oleh Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas dinyatakan sudah merugi- kan sedikitnya uang negara sebanyak Rp32 triliun sejak 2004 hingga 2011 itu akan berdampak membuat gagap- nya gerakan penanggulangan korupsi saat koruptornya ber- asal dari lingkaran komunitas elitis kekuasaan. Para koruptor dari jajaran elitis atau yang bernaung lang- sung di bawah rezim merasa mendapatkan tempat terhor- mat dan mempunyai imunitas sebab perilaku korup mereka disikapi sebagai produk yang aman. KPK bahkan dianggap- nya sebagai teman atau ‘seja- wat’ yang bisa didorong dan digiring mengikuti skenario politik yang mengamankan dan menguntungkannya. Dalam ranah tersebut, KPK akhirnya dianggap sebagai jalur utama pengamanan dan bukan ancaman serius yang bisa menjebloskan koruptor dalam akuntabilitas maksi- mal, inklusif, dan egaliter. Pimpinan KPK yang tidak mau terkena limbah demi- kian seharusnya menjatuhkan putusan bahwa pemeriksaan pada Sri Mulyani cukuplah dengan mengundangnya se- suai dengan slogan KPK, ‘jujur itu hebat’. Kalau Sri Mulyani mau menjadi orang hebat, datanglah ke Indonesia dan ‘jujurlah dalam menyampai- kan testimony Century’. S EKITAR1,7jutapenyan- dang tunanetra dikha- watirkan tidak akan bisa mempergunakan hak pilih secara memadai dalam Pemilu 9 April 2014 (Kompas, 7/3). Hal itu karena tidak disediakannya kartu suara khusus (braille) untuk penyandang tunanetra. Alasan Komisi Pemilihan Umum ialah adanya kendala teknis untuk memfasilitasi kartu suara khusus untuk pe- nyandang tunanetra (Kompas, 7/3). Kartu suara khusus hanya tersedia untuk pemilihan ang- gota DPD dan presiden/wakil presiden. Meski demikian, sebenarnya masih ada cukup waktu untuk memfasilitasi pemenuhan hak pilih penyandang tunanetra khususnya, atau penyandang disabilitas pada umumnya. Ti- dak ada alasan pembenar un- tuk tidak memenuhi hak pilih mereka, apalagi dengan alasan kendala teknis seperti diutara- kan salah seorang komisioner KPU. Penyandang tunanetra yang jumlahnya sekitar 1% dari jumlah pemilih secara nasio- nal tersebut belum termasuk dengan kelompok rentan lain yang terancam kehilangan dan atau tidak dipenuhinya hak pilih mereka. Kelompok rentan tersebut di antaranya masyarakat adat di pedalaman yang tidak melek huruf atau jauh dari akses untuk memilih, buruh migran di tempat tran- sit dan tujuan, dan tahanan/ narapidana. Untuk itulah maka Komnas HAM akan melakukan pe- mantauan atas penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak pilih kelompok rentan. Komnas HAM akan melaku- kannya di 21 provinsi untuk pemilu legislatif ataupun pe- milihan presiden/wakil pre- siden. Undang-Undang No 39 Ta- hun 1999 tentang HAM di pasal 43 menegaskan bahwa setiap orang berhak untuk dipilih dan memilih. Pun dengan Pasal 25 Kovenan Internasional tentang Hak Sipil dan Politik (Undang- Undang No 12/2005) yang me- negaskan hak pilih sebagai hak asasi manusia. Kelompok rentan, berbeda dengan warga negara lainnya, mempunyai kerentanan baik karena faktor sosial, ekonomi, budaya, politik, maupun fisik, sehingga harus difasilitasi se- cara khusus dalam mempergu- nakan hak pilih. Negara harus memastikan setiap individu di dalam kelompok rentan tercatat di dalam daftar pe- milih tetap (DPT) sehingga dapat mempergunakan dan menikmati hak pilihnya secara bebas dan merdeka. Pentingnya pemenuhan hak pilih karena merupakan hak yang melekat pada setiap o- rang yang sudah memenuhi syarat untuk turut serta me- nentukan jalannya peme- rintahan. Kelompok rentan mempunyai hak yang sama dengan warga negara lain untuk berpartisipasi dalam pemilu. Hak pilih adalah in- strumen dari pemberdayaan rakyat untuk mewujudkan pemerintahan yang kredibel dan demokratis, termasuk un- tuk memperjuangkan hak-hak kelompok rentan. Untuk mewujudkannya, maka sarana dan prasarana bagi terwujudnya pemilihan umum yang fair, transparan, dan jujur harus terpenuhi. Pe- nyelenggara pemilu dalam hal ini KPU, Bawaslu, dan lainnya mempunyai kewajiban un- tuk mewujudkannya dengan partisipasi masyarakat dan aktor nonnegara, misalnya lembaga swadaya masyarakat, serta bantuan internasional jika perlu. Kewajiban negara dalam pe- nyelenggaraan pemilu secara umum ialah menghormati, melindungi, dan memenuhi hak pilih. Bagi kelompok rentan, di- mensi penghormatan atas hak pilih direfleksikan dalam ben- tuk kebebasan dari pemegang hak pilih untuk memperguna- kan ataupun tidak mempergu- nakan hak pilih. Tidak seorang pun atau institusi negara mana pun yang diperbolehkan mene- kan atau memaksa pemegang hak pilih untuk memilih calon tertentu. Apabila ada pemaksaan, terjadi pelanggaran hak asasi manusia berupa tercerabutnya atau terkuranginya penikmat- an hak pilih dan kemerdekaan seseorang. Potensi adanya pemaksaan atau rekayasa hak pilih kelompok rentan sangat besar. Misalnya pada masya- rakat di daerah perbatasan de- ngan negara lain, yang tercatat sebagai pemilih, tetapi tidak pernah bisa mempergunakan hak mereka. Kemudian dimensi perlin- dungan hak pilih ialah kewa- jiban dari negara untuk me- lindungi hak pilih seseorang dari tindakan pihak ketiga, misalnya tindakan dari calon legislator atau tim sukses calon atau partai politik yang me- maksa atau mengancam sese- orang atau kelompok untuk memilih calon tertentu. Negara harus menjamin bahwa setiap pemegang hak pilih mem- punyai kemerdekaan dalam mempergunakan atau tidak mempergunakan hak pilihnya. Suasana yang aman dan nya- man menjadi prasyarat pen- ting dalam perlindungan hak politik. Di aspek ini, tahanan/ narapidana bisa menjadi ke- lompok yang rentan untuk dimobilisasi mendukung calon tertentu. Dimensi pemenuhan HAM dalam pemilu ialah kewajiban dari negara untuk merealisasi- kan penyelenggaran pemilu yang bebas dan demokratis. Pemilu membutuhkan biaya yang sangat besar, puluhan triliun rupiah, yang di antara- nya untuk membiayai opera- sional dan tahapan kegiatan pemilu yang dilaksanakan oleh lembaga-lembaga penye- lenggara pemilu, seperti KPU dan Bawaslu, juga untuk me- nyediakan logistik dan sarana yang memadai. Di samping itu, pentingnyajaminankeamanan dalam penyelenggaran pemilu sehingga perlu dana yang me- madai bagi Polri dan TNI. Pemenuhan HAM juga ter- kait dengan kewajiban negara untuk memberikan pendi- dikan politik bagi pemegang hak pilih (voter’s education). Hal itu sangat mendasar un- tuk mewujudkan pemilu yang berkualitas. Pemegang hak pilih yang kritis tidak hanya akan mampu memilih calon secara kritis, tapi juga akan ‘memaksa’ partai politik un- tuk menetapkan calon yang kapabel dan kredibel. Aspek pemenuhan itu sa- ngat terkait dengan hak pilih kelompok rentan. Jangan ka- rena alasan keterbatasan dana, fasilitas, dan waktu, menjadi pembenar terabaikannya hak pilih, seperti dalam kasus penyandang tunanetra. Jika negara dinilai belum mampu untuk menyelenggarakan pe- milu yang demokratis ter- kait antara lain keterbatasan dana dan sumber daya ma- nusia, bisa dilakukan kerja sama secara internasional, misalnya dalam melakukan pendidikan pemilih ataupun pendampingan dalam pene- rapan teknologi informasi atau teknologi yang memudahkan kelompok rentan mempergu- nakan hak pilih. Pemilu yang berbasis- kan HAM akan menjamin proses dan hasil pemilu yang berkualitas sehingga terbentuk pemerintahan yang kredibel. Pemilu menjadi ruang publik bagi negara, partai politik, dan warga negara untuk ber- interaksi secara konstruktif dan aktif dalam membangun sistem dan mekanisme pe- merintahan yang diinginkan oleh rakyat. Dengan demikian, pemerintahan yang terbentuk mempunyai legitimasi sosial dan politik yang memadai un- tuk menyejahterakan rakyat. Tulisan ini merupakan pendapat pribadi KAMIS, 13 MARET 2014 OPINI 13 PARTISIPASI OPINI Kirimkan ke email: opini@mediaindonesia.com atau opinimi@yahoo.com atau fax: (021) 5812105, (Maksimal 6.000 karakter tanpa spasi. Sertakan nama, alamat lengkap, nomor telepon, foto kopi KTP, nomor rekening, dan NPWP) Pemilu yang berbasiskan HAM akan menjamin proses dan hasil pemilu yang berkualitas sehingga terbentuk pemerintahan yang kredibel. Mission Impossible untuk Sri Mulyani? HakPilihKelompokRentan Bambang Satriya Guru Besar Stiekma dan dosen luar biasa Universitas Merdeka Malang Mimin Dwi Hartono Penyelidik Komnas HAM Pendiri: Drs. H. Teuku Yousli Syah MSi (Alm) Direktur Utama: Lestari Moerdijat Direktur Pemberitaan/Penanggung Jawab: Usman Kan- song Dewan Redaksi Media Group: Saur M. Hutabarat (Ketua), Bambang Eka Wijaya, Djadjat Sudradjat, Elman Saragih, Lau- rens Tato, Lestari Moerdijat, Rahni Lowhur Schad, Suryoprato- mo, Toeti P. Adhitama, Usman Kansong Redaktur Senior: Elman Saragih, Gaudensius Suhardi, Lau- rens Tato Kepala Divisi Pemberitaan: Abdul Kohar Kepala Divisi Content Enrichment: Teguh Nirwahyudi Kepala Divisi Artistik & Foto: Hariyanto Asisten Kepala Divisi Pemberitaan: Ade Alawi, Haryo Prase- tyo, Jaka Budisantosa, Ono Sarwono, Rosmery C. Sihombing, Tjahyo Utomo Kepala Sekretariat Redaksi: Sadyo Kristiarto Kebon Jeruk: 117-009-500-9098; BCA - Cab. Sudirman: 035- 306-5014, Diterbitkan oleh: PT Citra Media Nusa Purnama, Jakarta, Alamat Redaksi/Tata Usaha/Iklan/Sirkulasi: Kompleks Delta Kedoya, Jl. Pilar Raya Kav. A-D, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat - 11520, Telepon: (021) 5812088 (Hunting), Fax: (021) 5812105 (Redaksi) e-mail: redaksi@ mediaindonesia.com, Percetakan: Media Indonesia, Jakarta, ISSN: 0215-4935, Website: www.mediaindonesia.com, DALAM MELAKSANAKAN TUGAS JURNALISTIK, WAR- TAWAN MEDIA INDONESIA DILENGKAPI KARTU PERS DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA ATAU ME- MINTA IMBALAN DENGAN ALASAN APA PUN Redaktur: Agus Mulyawan, Ahmad Punto, Anton Kustedja, Aries Wijaksena, Cri Qanon Ria Dewi, Denny Parsaulian Sinaga, Eko Rah- mawanto, Eko Suprihatno, Hapsoro Poetro, Ida Farida, Iis Zatnika, Irana Shalindra, Jerome E. Wirawan, M. Soleh, Mathias S. Brahmana, Mirza Andreas, Patna Budi Utami, Santhy M. Sibarani, Soelistijono, Sitria Hamid, Wendy Mehari Utami, Widhoroso, Windy Dyah Indri- antari Staf Redaksi: Adam Dwi Putra, Agung Wibowo, Ahmad Maulana, Akhmad Mustain, Anata Syah Fitri, Anshar Dwi Wibowo, Arief Hul- wan Muzayyin, Asep Toha, Asni Harismi, Bintang Krisanti, Corne- lius Eko, Daniel Wesly Rudolf, Deri Dahuri, Dian Palupi, Dika Dania Kardi, Dinny Mutiah, Dwi Tupani Gunarwati, Emir Chairullah, Eni Kartinah, Fardiansah Noor, Gayatri Suroyo, Ghani Nurcahyadi, Gino F. Hadi, Hafizd Mukti Ahmad, Heni Rahayu, Heryadi, Hillarius U. Gani, Iwan Kurniawan, Jajang Sumantri, Jonggi Pangihutan M, Mo- hamad Irfan, Muhamad Fauzi, Nurulia Juwita, Panca Syurkani, Per- mana Pandega Jaya, Raja Suhud V.H.M, Ramdani, Rommy Pujianto, Rudy Polycarpus, Sabam Sinaga, Selamat Saragih, Sidik Pramono, Siswantini Suryandari, Siska Nurifah, Sugeng Sumariyadi, Sulaiman Basri, Sumaryanto, Susanto, Syarief Oebaidillah, Thalatie Yani, Us- man Iskandar, Zubaedah Hanum Biro Redaksi: Dede Susianti (Bogor) Eriez M. Rizal (Bandung); Kisar Rajagukguk (Depok); Firman Saragih (Karawang); Sumantri Handoyo (Tangerang); Yusuf Riaman (NTB); Baharman (Palem- bang); Parulian Manulang (Padang); Haryanto (Semarang); Wi- djajadi (Solo); Faishol Taselan (Surabaya) METROTVNEWS.COM News: Khudori Redaksi: Agus Triwibowo, Asnawi Khaddaf, Basuki Eka P, Deni Fauzan, Henri Salomo, Irvan Sihombing, Laila B, Rizky Yanuardi, Sjaichul, Wily Haryono, Wisnu AS, Retno Hemawati, Nurtjahyadi, Afwan A, Andrie, Donny Andhika, Fario Untung, Prita Daneswari, Rita Ayuningtyas, Torie Natallova DIVISI TABLOID, MAJALAH, DAN BUKU (PUBLISHING) Kepala Divisi: Budiana Indrastuti Asisten Kepala Divisi: Mochamad Anwar Surahman, Victor JP Nababan Redaktur: Agus Wahyu Kristianto, Lintang Rowe, Sri Purwandhari CONTENT ENRICHMENT Periset: Heru Prasetyo (Redaktur), Desi Yasmini S, Gurit Adi Suryo Bahasa: Dony Tjiptonugroho (Redaktur), Aam Firdaus, Adang Iskandar, Henry Bachtiar, Ni Nyoman Dwi Astarini, Riko Alfonso, Suprianto ARTISTIK Asisten Kepala Divisi: Rio Okto Waas Redaktur: Annette Natalia, Donatus Ola Pereda, Gatot Purnomo, Marjuki, Prayogi, Ruddy Pata Areadi Staf Redaksi: Ali Firdaus, Ami Luhur, Ananto Prabowo, Andi Nursandi, Bayu Aditya Ramadhani, Bayu Wicaksono, Briyan Bodo Hendro, Budi Setyo Widodo, Catherine Siahaan, Dedy, Dharma Soleh, Endang Mawardi, Fredy Wijaya, Gugun Permana, Hari Syahri- ar, Haris Imron Armani, Haryadi, Marionsandez G, M. Rusli, Muhamad Nasir, Muhamad Yunus, Nana Sutisna, Novi Hernando, Nurkania Ismono, Putra Adji, Rugadi Tjahjono, Seno Aditya, Tutik Sunarsih, Warta Santosi Olah Foto: Saut Budiman Marpaung, Sutarman PENGEMBANGAN BISNIS Kepala Divisi Marketing Communication: Fitriana Saiful Bachri Kepala Divisi Iklan: Gustaf Bernhard R Asisten Kepala Divisi Iklan: Wendy Rizanto Perwakilan Bandung: Aji Sukaryo (022) 4210500; Surabaya: Tri Febrianto (031) 5667359; Yogyakarta: Andi Yudhanto (0274) 523167. Telepon/Fax Layanan Pembaca: (021) 5821303, Telepon/ Fax Iklan: (021) 5812107, 5812113, Telepon Sirkulasi: (021) 5812095, Telepon Distribusi: (021) 5812077, Telepon Per- cetakan: (021) 5812086, Harga Langganan: Rp67.000 per bu- lan (Jabodetabek), di luar P. Jawa + ongkos kirim, No. Rekening Bank: a.n. PT Citra Media Nusa Purnama Bank Mandiri - Cab. Taman
  • Tidak Tegas ATURAN pemilu yang tidak tegas memberi ruang seperti itu kepada pejabat negara. Pas- tilah mereka memanfaatkan posisinya kendati sedang cuti karena jabatan itu melekat. Apa karena cuti posisi sebagai pejabat negara hilang? Tidak mungkinlah. Apalagi kalau me- reka punya aparat di tingkat daerah, pastilah orang-orang di daerah yang kerepotan. Budi Santi Koreksi Diri SEMAKIN banyak anggota kabinet yang jadi caleg seharusnya membuat mereka bisa mengoreksi diri. Mengurus negara saja be- lum berhasil kok masih ingin terus menjadi wakil rakyat. Jangan-jangan nanti di DPR cuma duduk manis dan terima gaji buta saja.... Sugeng Adityo Sikap Kesatria SEBAGAI putra bangsa seharusnya menunjuk- kan sikap sebagai negarawan yang berjiwa kesatria. Caranya, ya enggak usah nyaleg karena selama ini tidak mengurus rakyat de- ngan baik. Yogi Andre Belum Mengerti RAKYAT kita masih banyak belum mengerti. Jadi, jangan heran kalau nanti para menteri itu terpilih jadi anggota dewan. Apalagi kalau saat kampanye nanti diberi berbagai macam bantuan. Suwarto Fasilitas Negara BAGAIMANA caranya kita mengawasi para pejabat tinggi yang kampanye bahwa mereka tidak menggunakan fasilitas negara? Dengan posisi seperti sekarang ini mereka mudah saja memanfaatkan dengan berbagai dalih. Lihat saja nanti faktanya.... Fitri Yana Rangkap Jabatan BAGAIMANA mungkin seseorang bisa merang- kap menjadi eksekutif sekaligus legislatif? Ke- napa tidak sekalian saja merangkap yudikatif? Kalau perlu nanti setelah jadi anggota DPR sekalian juga minta posisi menteri. Hilda Maulidina Abuse of Power POTENSI abuse of power hampir pasti terjadi, ka- rena mereka bukan lagi berpihak kepada rakyat. Mengawasi menteri yang nyaleg menjadi tidak penting karena yang mengawasi juga punya ke- pentingan untuk berebut kekuasaan. Wajar saja kalau mereka memanfaatkan fasilitas negara karena demokrasi memberi peluang. Abdul Kemas Manusia Serakah CUMA manusia serakah itu adalah mereka yang tidak pernah puas dengan apa yang sudah dimiliki. Bisa dibayangkan ketika semuanya su- dah tercukupi masih juga ingin mencari harta. Sebanyak apa pun hasilnya sudah pasti tidak akan membuat manusia tipikal ini puas, sebe- lum malaikat Izrail mencabut nyawa mereka. Nur Irawan Apa Faedahnya? APAKAH ada faedahnya para menteri itu men- jadi caleg? Rakyat tetap saja menjadi pihak yang paling menderita. Syahwat kekuasaan memang tidak lagi bisa dihindari dan demi tetap berkuasa tugas negara pun ditinggalkan dengan alasan cuti. Dini Kuncoro 12 Maret2014 EDITORIAL Editorial @ BukankahSelamaini MemangKerja untukPartai? BOLEH saja kok mereka menggunakan fasilitas ne- gara untuk kepentingan partai mereka. Bukankah mereka selama ini memang bekerja untuk partai? 085215189xxx KALAU kejujuran menjadi sikap hidup, tentu tidak akan ada pejabat yang memanfaat- kan fasilitas negara demi ke- pentingan pribadi dan partai. 081804698xxx NAMANYA keadilan itu me- mang sulit diwujudkan, tapi bukan berarti tidak bisa di- lakukan. Kalau hanya meng- aku-ngaku bisa bersikap adil, ngomong sama tembok aja, deh, Pak.... 082335365xxx HAMPIR semua pejabat yang kampanye sulit diharapkan tidak memanfaatkan fasilitas negara. 081258325xxx KALAU sudah ada caleg yang mencuri start, apa masih bisa diharapkan kejujuran- nya ketika berhasil masuk parlemen? 085342595xxx BAGAIMANA rakyat mau percaya kalau sejak awal me- langkah saja sudah berlaku curang? 083129265xxx PRESIDEN, menteri, dan ke- pala daerah banyak yang cuti untuk kampanye. Masih percaya kepada mereka? 089639106xxx PAKBeye,Bapakmasihpunya cukup waktu untuk menuai simpati rakyat dengan cara tidak membuat keputusan aneh-aneh, ya, pak.... 085796060xxx HARUS ada aturan yang lebih tegas kepada para pejabat ne- gara yang cuti kampanye. 081393649xxx HASIL kerja kabinet saja masih banyak yang tidak memuaskan rakyat, kok ma- sih berani-beraninya mereka lebih mengutamakan kepen- tingan partai? 089601659xxx Cari Apa Sih SEBENARNYA enak mana sih, jadi menteri atau anggota DPR? Kok masih pengin jadi penghuni Senayan, ya? Rasa- nya aneh saja begitu ngotot mengejar jabatan. Apa sih yang mereka cari? Hani Aprianto Wajarlah WAJARLAH mereka menggu- nakan fasilitas negara karena memang pejabat negara. Me- mangnya bisa membedakan mana fasilitas negara dan pribadi? Bukankah sudah jamak terjadi kalau fasilitas negara digunakan juga untuk kepentingan pribadi? Apalagi kalau para pejabat itu sudah mencapai level yang tinggi. Tri Wahyuni Syahwat Kekuasaan BILA rakyat merasa kehidup- an sekarang semakin sulit, itu pertanda hasil kerja kabi- net kurang berhasil dalam menyejahterakan rakyat. Seharusnya para pejabat itu berpikir untuk kepentingan rakyat, bukan malah menge- jar syahwat kekuasaan men- jadi calon legislatif. Sebaiknya para calon legislatif yang se- belumnya jadi menteri tidak usah dipilih. Seno Abdi Mendadak Baik SEBETULNYA rakyat sudah bosan dengan para pemimpin yang tidak berpihak kepada rakyat. Apalagi ketika me- reka terlihat sangat baik dan mendadak santun menjelang 9 April. Artinya, lima tahun lagi kebaikan dan kesantunan akan muncul lagi. Jadi ritual kebaikan dan kesantunan itu cuma terjadi lima tahun sekali. Luar biasa. Rudi Hartono Demi Partai KALAU sudah begini, rasanya kita memang tidak punya pe- merintah. Demi partai men- dadak cuti atas nama pemilu. Nasib rakyat kembali tidak diperhitungkan. Bayangkan saja seandainya para pamong praja itu merupakan kader- kader parpol dan mengajukan cuti untuk kampanye. Pasti negara ini cuma menunggu waktu bubar. Hartono Punya Malu? INGIN rasanya memiliki pemimpin yang bekerja untuk rakyat,yangselalumemikirkan bagaimananasibrakyatitubisa diperbaiki menuju kebaikan. Kalau saja para pemimpin masih punya rasa malu, pasti mereka akan berpikir ulang. Mimpi banget yaa.... Heni Cahyani Masih Nafsu BAYANGKAN saja dengan fakta 90% caleg itu merupa- kan mereka yang lima tahun lalu sudah duduk di sana dan sekarang masih bernafsu ingin mencalonkan diri lagi. Apakah rakyat masih banyak yang bodoh dengan memilih mereka kembali? Rahmat Wijaya Meragukan KOK jadi anggota DPR itu se- perti arena pembuangan, ya? Setelah tidak menjadi menteri lagi malah memenuhi syah- wat ingin jadi wakil rakyat. Ali Mochtar Tidak Berbuat SAYA sih yakin kalau akhir- nya mereka duduk di DPR tidak akan berbuat banyak untuk rakyat. Contohnya su- dah jelas kok. Rakyat cuma dibutuhkan suaranya sekali dalam lima tahun. Soal na- sib, silakan rakyat berjibaku masing-masing. Fanny Indria SMS INTERAKTIF 0811140772 Senin-Sabtu, 07.05 WIB di Metro TV ONLINE metrotvnews.com FACEBOOK Harian Umum Media Indonesia Kirimkan tanggapan dan komentar Anda melalui: ONLINE metrotvnews.com FACEBOOK Mengawasi MenteriCaleg Kirimkan keluhan dan komentar Anda tentang pelayanan publik ke e-mail: forum@mediaindonesia.com FORUM LakukanPengaspalanSegera KAMIS, 13 MARET 2014BEDAH EDITORIAL14 Kirimkan komentar Anda atas tema: Babak Baru Kasus Century, Kemajuan atau Cari Kambing Hitam? (Periode 10 -15 Maret 2014) opini publik ke e-mail: forum@mediaindonesia.com S ETIAP melintas di underpass Kebayoran Lama yang terletak di depan Mal Gandaria City, saya selalu merasa khawatir. Sebab di jalur yang sangat ramai tersebut aspalnya mulai terkelupas dan mem- buat kontur jalan tidak rata. Kondisi tersebut sangat membahayakan para pengendara sepeda motor, terutama di malam hari. Setidaknya sudah hampir dua bulan terakhir saya belum melihat adanya perbaikan di jalur tersebut. Di sejum- lah titik, aspal jalan terkelupas dan bergelombang. Beberapa kali saya melihat bebera- pa pengendara sepeda motor terpele- set karena menghindari lubang dan aspal yang bergelombang tersebut. Seandainya ada mobil yang berjalan kencang, bisa saja sang pengendara motor itu tertabrak. Beruntunglah dia tidak mengalami luka serius. Saya sempat terkejut juga ketika membaca surat pembaca di Media In- donesia beberapa waktu lalu tentang kondisi jalan di pelintasan rel kereta api Jalan Makaliwe Raya. Saya beberapa kali melintasi jalan tersebut dan memang terda- pat lubang berkedalaman beberapa sentimeter. Ketika ada truk kontainer melintas, guncangannya mengerikan pengen- dara di sebelahnya karena amat mungkin untuk terguling. Ketika pekan lalu melintas di sana, ternyata jalan di perlintasan kereta api itu sudah mulus dan tidak terlihat lubang lagi. Kalau di Makaliwe bisa cepat dibenahi, semoga di underpass Kebayoran Lama juga bisa dilakukan pengaspalan lagi. Jangan sampai jatuh korban sia-sia akibat kondisi jalan yang rusak. Ahmad Maulana Kedoya Selatan Jakarta S EJATINYA tidak ada yang keliru dengan keikutsertaan kala- ngan eksekutif sebagai calon anggota legislatif (ca- leg). Bahkan pejabat sekelas menteri yang mestinya fokus dengan tugas membantu pre- siden melancarkan jalannya roda pemerintahan pun boleh menjadi caleg karena aturan memang tidak melarang hal tersebut. Pada pemilu legislatif 9 April mendatang tercatat 10 menteri dari partai poli- tik (parpol) akan bertarung berebut posisi di gedung parlemen Senayan. Enam di antaranya sudah mengajukan cuti untuk keperluan kampa- nye pemilu. Namun, meski ada lampu hijau, hak politik para pejabat untuk menjadi caleg sekaligus berkampanye demi kepentingan diri dan partai mereka tentunya mesti dibarengi tanggung jawab tinggi untuk tidak melupakan tugas utama mereka sebagai pelayan rakyat. Bagaimanapun, tidak mu- dah membagi fokus antara menjalankan tugas negara dan melayani syahwat politik pribadi. Terlebih lagi dalam kondisi pemerintahan saat ini yang dalam berbagai hal tidak bisa dikatakan memuas- kan. Bayangkan, di antara menteri yang sudah meng- ajukan cuti itu ada menteri yang tugasnya mengoordinasi menteri-menteri di bidang ekonomi. Ada juga menteri yang mengurusi sektor energi yang kita tahu masih banyak persoalan pelik di dalamnya. Cukup miris membayangkan jika orang-orang yang sudah diberi amanah untuk mengu- rus pemerintahan itu justru kehilangan fokus gara-gara sibuk mengejar ‘jabatan’ yang lain. Belum lagi soal penggunaan fasilitas negara oleh para pejabat saat berkampanye. Meski itu sudah secara tegas dilarang, pengalaman pada sejumlah pemilu dan pemilu kada yang lalu-lalu membuk- tikan penggunaan fasilitas negara itu masih banyak dilakukan. Salah satu fasili- tas yang mesti kita pelototi saat ini karena sangat rawan dijadikan alat politik jangka pendek ialah dana bantuan sosial (bansos). Terutama yang dianggarkan untuk kementerian yang di- pimpin orang parpol. Fo r u m I n d o n e - sia untuk Trans- paransi Anggaran (Fitra) mencatat sebanyak 10 ke- menterian yang dipimpin men- teri dari parpol mendapatkan alokasi dana bantuan so- sial dengan n i l a i m e n - capai Rp25,6 triliun. Dana sebesar itu tera- mat rentan disa- lahgunakan karena tidak ada aturan main dalam penggunaan dana bansos. Artinya, ti- dak ada jaminan dana itu nantinya tidak akan dipakai sebagai alat politik uang terselubung. Kekhawatiran terha- dap pos dana bansos di kementerian tentu bukan mengada-ada. SENO K EPUTUSAN menjadikan Ban- dar Udara (Bandara) Halim Perdanakusuma sebagai bandara komersial selain Bandara Soekarno-Hatta membuat arus lalu lintas di sekitarnya menjadi lebih ramai daripada biasanya. Kendati tidak sampai menimbul- kan kemacetan yang masif, bila tidak ditata sedemikan rupa, jalan di seki- tar Bandara Halim Perdana-kusuma bakal mengalami kemacetan. Apalagi kalau kemudian sejumlah maskapai sudah mengalihkan sebagian armada ke sana. Satu hal yang mengganggu saya, dan mungkin juga banyak orang yang melintas di Jalan Halim Per- danakusuma, ialah adanya U turn di depan Kantor BKKBN. Rambu lalu lintas di situ memang melarang kendaraan berputar, tapi tidak melarang berbelok kanan. Akibatnya, bila jam sibuk, itu akan membuat antrean panjang. Keruwetan ditambah dengan ke- beradaan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang membuat sepeda motor melawan arah. Mereka masuk dari arah Kantor BKKBN dan menyeberang untuk kemudian melawan arus lalu lintas menuju SPBU. Bukan satu-dua motor yang me- lakukan hal tersebut, tapi kadang sampai 10 sepeda motor. Sebaiknya aparat berwenang menutup saja perputaran tersebut secara permanen. Kendaraan yang akan menuju Jalan Jengki atau Kan- tor BKKBN berputar di depan pintu masuk pangkalan militer Halim Perdanakusuma. Atau mereka yang akan menuju BKKBN bisa melewati bekas depo bus PPD. Semua itu demi tertib dan kenya- manan banyak pihak. Terima kasih. Yoyok Cawang, Jakarta TutupsajaUTurndiHalimPK
  • FURQON ULYA S EBANYAK 35 organisasi penyandang disabilitas mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk membatalkan persyaratan seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) 2014 yang diang- gap diskriminatif bagi mereka. Mereka juga mengancam mem- bawa permasalahan itu ke tingkat internasional melalui Dewan Nasio- nal Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Direktur Sasasa Integrasi dan Advokasi Difabel (Sigab) Yogyakarta Joni Yulianto mengatakan hal itu di- lakukan lantaran hingga kini peme- rintah belum merespons tuntutan mereka dengan cepat. Pemerintah, yakni Kemente- rian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), bersama panitia SNMPTN masih mempertimbang- kan masukan dari setiap perguruan tinggi negeri (PTN) yang sampai saat ini membahas secara internal persyaratan SNMPTN. Sebelumnya, pemerintah menya- takan sekitar 30% program studi di PTN bisa diakses penyandang disabilitas melalui SNMPTN. Para penyandang disabilitas bisa memilih 716 program studi dari 2.563 program studi yang tersedia atau sekitar 30%. Selain itu, ada 40 PTN dari 62 PTN yang tak men- syaratkan apa pun, serta bisa dipilih siapa pun, termasuk penyandang disabilitas. Joni menegaskan semestinya ak- ses bagi penyandang disabilitas tak lagi dibeda-bedakan sehingga perlu diberikan seluas-luasnya kesem- patan. Dengan pemberian kesem- patan, mereka bisa membuktikan diri juga dapat berprestasi seperti manusia biasa. “Permasalahan sebenarnya ialah negara dan kampus mau, tidak, memberikan kesempatan kepada kami (penyandang disabilitas) da- lam pendidikan, itu saja,” tutur Joni yang jadi juru bicara 35 organisasi kepada pers di Pusat Layanan Di- fabel (PLD) UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, kemarin. Maka itu, di Dewan Nasional Hak Asasi Manusia PBB nanti, pihaknya membuat laporan bayangan atas implementasi ratifikasi Convention on the Rights of Persons with Dis- abilities (CRPD) di Indonesia. “Indonesia telah meratifikasi CRPD melalui UU Nomor 11 Tahun 2011 yang isinya negara bakal memperlakukan penyandang di- sabilitas sebagai manusia setara yang lainnya dan tidak diskrimi- natif terhadap pemenuhan hak pendidikan. Faktanya, Indonesia masih melakukan praktik diskrimi- nasi pada kami di bidang pendi- dikan tinggi. Inilah yang terus kami kawal hingga ada perubahan berarti,” tegas Joni. Di Jakarta, Persatuan Penyan- dang Disabilitas Indonesia (PPDI) mendatangi kantor Kemendikbud, untuk menuntut hal yang sama. Punya regulasi Saat dikonfirmasi, Direktur Pem- belajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Pendidikan Tinggi Kemendik- bud Illah Sailah menyatakan pihaknya akan menyampaikan hal itu kepada panitia SNMPTN. “Biar mereka juga mengetahui apa yang jadi tuntutan. PTN itu punya hak otonom menentukan seleksi mahasiswa baru. Namun, pemerintah punya regulasi dan memberi rambu-rambunya. Sa- lah satunya meminta kepada PTN untuk ramah atas penyandang disabilitas,” kata Illah. Ketua Panitia SNMPTN 2014 Gan- jar Kurnia berjanji mempelajari tuntutan ke-35 organisasi itu. “Saya mau pelajari dulu tuntutan mereka dan pengertian diskriminasinya se- perti apa,” kata Ganjar. Tentang kuota syarat program studi dan PTN, ia minta media massa bersabar. Pihaknya masih berkoordinasi dengan PTN-PTN. “Kami masih menunggu. Saya be- lum cek,” tutupnya. (Bay/Vei/H-2) furqon @mediaindonesia.com SETELAH banyak ditemui permasa- lahan tunjangan profesi guru di ber- bagai daerah, pemerintah akhirnya membuka pelayanan pembayaran tunjangan guru baru yakni Unit Pe- layanan Teknis Pendidik dan Tenaga Kependidikan (UPT PTK) Pendidikan Dasar. Dengan pelayanan itu, permasa- lahan selama ini antara lain pemba- yaran tunjangan profesi guru yang selalu telat masuk ke rekening guru diharapkan bisa teratasi. ‘’Untuk tahap awal, pusat pe- layanan buat guru sekolah dasar (SD),’’ papar Dirjen Pendidikan Dasar Kemendikbud Hamid Muhammad kepada pers, di Jakarta, kemarin. Sebelumnya, Badan Akuntabilitas Keuangan Negara DPR menyatakan tata kelola program tunjangan pro- fesi guru masih buruk. Di antaranya, masih ada sisa dana tunjangan guru yang mengendap Rp56 triliun pada tahun lalu. KPK pun akan mengawasi pembayaran tunjangan profesi guru di daerah. Hamid meminta petugas harus melayani semua keluhan guru de- ngan standar pelayanan yang baik. ‘’Saya minta kepada semua petugas melayani bukan dengan standar PNS (pegawai negeri sipil). Jangan cemberut, tapi layani mereka dengan ramah dan senyuman,’’ katanya. Selain itu, UPT PTK pun melayani data pokok pendidikan (dapodik). Jika dapodik bagus, pembayaran tunjangan tidak ada masalah, dan begitu pula sebaliknya. Artinya, proses pelayanan tunja- ngan profesi guru, memang dimulai dari pendataan sekolah yang diung- gah ke dapodik. Guru yang datang ke pusat pelayanan dapat memeriksa datanya di dapodik. ‘’Mereka pun bisa bertanya apa- kah SK (surat keputusan)-nya sudah turun atau belum serta kevalidan sertifikat yang dipunyai.’’ (Bay/H-2) KEMENTERIAN Pendidikan dan Kebudayaan bakal membangun 10 rumah budaya Indonesia (RBI) di 10 negara sahabat untuk menunjang politik luar negeri berupa diplomasi budaya atau soft power diplomacy. Untuk negara pertama, RBI akan dibangun di Timor Leste. “RBI di Dili merupakan implementasi dari rekomendasi Komisi Ke- benaran dan Persahabatan RI dan Republik Demokratik Timor Leste untuk meningkatkan hubungan antarmasyarakat dan persahabatan kedua negara,” ungkap Wamendikbud Bidang Kebudayaan Wiendu Nuryanti kepada pers di Jakarta, kemarin. Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Kacung Marijan menambahkan, pembangunan RBI di Timor Leste bakal ditambah dengan rumah pintar yang disesuaikan dengan kebutuhan negara setempat. “Ada keinginan Timor Leste untuk mempelajari budaya Indonesia sehingga kita bangun rumah pintar di samping RBI,” katanya. (Bay/H-2) UNIVERSITAS Muhammadiyah Prof Dr HAMKA (UHAMKA) menjalin kerja sama dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait dengan melek finansial dan materi pembelajaran kuliah. Penandatanganan kerja sama (MoU) tersebut dilakukan Rektor UHAMKA Prof Suyatno bersama Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad di Kampus UHAMKA, Jakarta, kemarin. Menurut Suyatno, kerja sama dilakukan antara lain untuk mening- katkan pengetahuan keuangan dan memberikan perlindungan kepada pendidik dan peserta didik terhadap produk dan layanan lembaga jasa keuangan. Selain itu, kerja sama meliputi penelitian melalui penelitian ber- sama, kerja sama pengajaran melalui penyusunan silabus mata kuliah dan modul terkait sektor jasa keuangan, serta bantuan penyediaan tenaga pendidik dan narasumber untuk materi sektor jasa keuangan. “Kerja sama ini merupakan rangkaian kerja sama dengan delapan perbankan syariah lainnya,” kata Suyatno. (Bay/H-2) Rumah Sahabat Dibangun di 10 NegaraPosdayaBantu CapaiTargetMDGs UHAMKA dan OJK Bekerja Sama POS pemberdayaan keluarga (posdaya) dinilai mampu me- ningkatkan taraf kehidupan yang menjadi salah satu indikator pencapaian Millennium Develop- ment Goals (MDGs). Posdaya yang mencakup kegiatan ekonomi berkonsep dari, oleh, dan untuk masyarakat itu terbukti mampu mengurangi kemiskinan. Posdaya yang merupakan pro- gram nasional itu jadi bahasan seminar bertema Peran peme- rintah daerah dalam MDGs dan ekonomi biru yang diadakan Universitas Trilogi di Bogor, Jawa Barat, kemarin. Seminar di antaranya menampilkan hasil- hasil penelitian posdaya dan kegiatan pemberdayaan masya- rakat lainnya. Salah satu pembicara, Rizal Bahtiar, memberi contoh peneli- tiannya mengenai keberhasilan posdaya di Kota Bogor, tepatnya di Situ Gede. Di wilayah itu ada lima posdaya yang dinilai ber- hasil. “Posdaya adanya di RW-RW. Nah di Bogor itu sudah ada yang nilai perputaran uangnya men- capai Rp750 juta.” Ia menambahkan, kegiatan posdaya terbukti meningkatkan taraf kehidupan dan mengurangi kemiskinan. Sementara itu, pada sam- butannya Rektor Universitas Trilogi Asep Saefuddin menekan- kan pentingnya upaya mencapai target MDGs untuk mengatasi kemiskinan, kelaparan, dan pe- nyakit menular. “Kami sendiri sudah mewu- judkan itu dengan mewajibkan mahasiswa terlibat dalam prog- ram posdaya sebagai bentuk manifestasi upaya mencapai target MDGs.” Tema seminar yang meng- angkat isu peran pemerintah daerah dalam MDGs, kata Asep, didasari fakta bahwa pencapa- ian target MDGs di Indonesia memang bergantung pada keter- libatan pemerintah daerah. “Keterlibatan itu tecermin dari program konkret, utamanya pen- gentasan rakyat dari kemiskin- an, mengatasi kelaparan, dan penyakit menular,” katanya. (DD/H-3) Pelayanan Tunjangan Guru Dibentuk MI/SUSANTO TOLAK DISKRIMINASI: Sejumlah penyandang disabilitas yang tergabung dalam Koalisi Organisasi Disabilitas Indonesia menggelar aksi di depan Gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, kemarin. Dalam aksi itu mereka menuntut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menghapus segala persyaratan yang mendiskriminasi penyandang disabilitas dalam Seleksi Nasional Masuk Penguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2014. Penyandang Disabilitas akan Melapor ke PBB PELUNCURAN DAN SOSIALISASI FATWA MUI: Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan (kanan) bersama Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin menyosialisasikan Fatwa MUI No 4 Tahun 2014 tentang Pelestarian Satwa Langka untuk Menjaga Keseimbangan Ekosistem, di Pusat Primata Schmutzer Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta Selatan, kemarin. MI/ADAM DWI Tarif11 ItemIna-CBGsDinaikkan SEBANYAK 11 item paket pem- biayaan Indonesia Case Based Groups (Ina-CBGs) bakal dirom- bak. Hasil verifikasi Nasional Casemix Center (NCC) selaku penyusun tarif Ina-CBGs me- nunjukkan tarif 11 item itu terlalu murah dan bakal me- rugikan pihak rumah sakit pemberi layanan Jaminan Ke- sehatan Nasional (JKN). “Kini sedang disusun besar- an kenaikan tarif dari item yang terlalu rendah itu. Target kita, pada 1 April tarif Ina- CBGs baru sudah bisa disahkan melalui permenkes (peraturan menteri kesehatan),” ujar Wak- il Ketua NCC Achmad Soebagio, di Jakarta, kemarin. Ke-11 item CBGs yang di- maksud antara lain bidang bedah syaraf, ortopedi, penya- kit mata, dan penyakit dalam. Perubahan tarif, sambung Ach- mad, didasari atas masukan dari sejumlah pihak. Seperti, Ikatan Dokter Indonesia dan asosiasi RS. Sebelumnya, Ketua Asosiasi Rumah Sakit Daerah (Arsada) Kusmedi Priharto mengkritisi tarif Ina-CBGs yang menurut- nya terlalu rendah. Akibatnya, belum semua RS swasta mau bekerja sama dengan BPJS Kesehatan untuk melayani pasien JKN. Imbas- nya, RS milik pemerintah pusat dan daerah selalu kebanjiran pasien JKN. Keluhan akan rendahnya tarif Ina-CBGs juga diungkap- kan salah satu direktur RS swasta peserta talkshow ber- tajuk Membangun Komunikasi Efektif di Era Keterbukaan Informasi dalam Penerapan JKN Menuju Indonesia Sehat yang diselenggarakan Media Indonesia Komunitas, di Ja- karta, kemarin. “Rendahnya tarif itu me- nyulitkan posisi RS di depan masyarakat,” ujarnya. Saat menanggapi keluhan itu, Kepala Bidang Jaminan Kesehatan Kementerian Kese- hatan Kamaruzzaman meng- ungkapan pihaknya tengah memperbaiki tarif pelayanan RS dalam JKN. Direktur Hukum Komunika- si, Informasi, dan Hubungan Antarlembaga BPJS Kesehatan Purnawarman Basundoro juga mengungkapkan pihaknya akan terus memperbaiki BPJS Kesehatan. (Tlc/Alw/H-3) TALKSHOW MI: (Dari kiri) CEO & Managing Partner Power PR Christovita Wiloto & Partners Christovita Wiloto, Direktur Hukum Komunikasi dan Hubungan Antarlembaga BPJS Purnawarman Basundoro, dan Kabid Jaminan Kesehatan Kemenkes M Kamaruzzaman menjadi pembicara, dipandu moderator Askadiv Pemberitaan Media Indonesia (MI) Ade Alawi, pada Talkshow MI di Jakarta, kemarin. MI/ADAM DWI SEKILAS Pemerintah sudah meratifikasi Convention on the Rights of Persons with Disabilities (CRPD), tetapi faktanya masih terdapat diskriminasi dalam syarat SNMPTN. KAMIS, 13 MARET 2014 HUMANIORA 15 “Permasalahan sebenarnya ialah negara dan kampus mau, tidak, memberikan kesempatan kepada kami (penyandang disabilitas) dalam pendidikan, itu saja.” Joni Yulianto Direktur Sigab Yogyakarta
  • HAUFAN HASYIM SALENGKE G ITARISbandrockfenome- nal Rolling Stones, Keith Richards, 70, dalam wak- tu beberapa bulan ke depan akan meluncurkan sebuah buku tentang anak-anak. Richards mengungkapkan proses penulisan dan pembuatan karyanya itu melibatkan anak perempuannya, Theodora Dupree Richards. Ia menyebut putrinya yang berusia 28 itu berkontribusi penting dalam pembuatan ilustrasi untuk buku yang berjudul Gus and Me: The Story of My Granddad and My First Guitar. Musikus asal Inggris itu mem- beberkan sedikit rahasia menge- nai isi karyanya itu. Ia mengakui buku itu bercerita tentang masa kecilnya saat kakeknya, Theodore Augustus Dupree, yang seorang pemain jazz, mulai memperkenal- kan Richards muda dengan musik yang akan menjadi penentu dalam hidupnya. “Saya baru saja menjadi kakek untuk kelima kalinya. Jadi, saya tahu apa yang saya ceritakan,” ungkap salah satu gitaris rock ‘n roll terbaik tersebut dalam sebuah siaran pers yang juga diunggah di situs pribadinya. “Pertalian, ikatan khusus, antara anak-anak dan kakek-nenek unik dan tentunya sangat berharga. Ini kisah dari salah satu momen magis. Semoga saya bisa menjadi kakek yang hebat seperti halnya Gus bagi saya,” timpalnya. Buku tersebut, ujar Richards, menjadi karya spesial baik bagi dirinya, orang-orang yang dekat secara emosional dengannya, mau- pun para fan. Maklum putrinya akan menggambarkan buku de- ngan pena dan tinta kolase yang terinspirasi oleh foto-foto Richards di masa kanak-kanak. “Ketika saya mendapati mereka menginginkan saya untuk men- jadi bagian dari proyek ini, insting saya langsung mengatakan ya, dan saya sangat senang melaku- kannya,” ujar Theodora. “Bisa mengeksplorasi hubungan ayah saya dengan kakeknya merupa- kan sebuah hadiah tersendiri bagi saya,” imbuhnya. Perusahaan penerbit Little, Brown Books for Young Readers, menyatakan buku Gus and Me: The Story of My Granddad and My First Guitar akan diterbitkan dalam bentuk buku hardcover plus CD dan e-book. Singkap sisi liar Bagi Richards, menulis buku bukanlah bidang yang asing dan menjadi dunia lain baginya selain musik. Legenda hidup kelahiran Dartford, Inggris, pada 1943 itu sebelumnya telah menulis auto- biografi berjudul Life pada 2011. Karya yang masuk daftar buku laris itu menyingkap sisi liar Roll- ing Stones, band papan atas yang membesarkan namanya. Bila berbicara mengenai kehi- dupan pribadi, Richards pernah memiliki masa kelam pada akhir 1960 hingga 1970-an. Ia mengalami kecanduan heroin yang serius sebe- lum berhasil sembuh dan berhenti menggunakannya. (The Guardian/ New York Times/H-1) haufan_hasyim @mediaindonesia.com Buku ini bercerita tentang momen magis hubungan emosional antara kakek dan cucunya. Antara lain, Keith Richards muda diperkenalkan dengan musik oleh kakeknya, Theodore Augustus Dupree, yang seorang pemain jazz. K E I T H R I C H A R D S Luncurkan Buku Anak-Anak AP/ CHRIS PIZZELLO SELEBRITASKAMIS, 13 MARET 2014 HALAMAN 16 BACAAN FAVORIT FILM SOEKARNO DIPROTES DUBES KUBA DAN VENEZUELA RACHMAWATI Soekarnoputri mendapat protes dari Duta Besar Venezuela dan Kuba. Musababnya, sosok ayahanda Rachmawati yang ditampilkan di film Soekarno garapan Hanung Bramantyo dinilai tak sesuai dengan aslinya. (Showbiz) OMEGA 3 TINGKATKAN KUALITAS TIDUR ANAK ASUPAN Omega 3 atau minyak ikan ternyata dapat meningkatkan kualitas tidur anak. Demikian hasil penelitian Universitas Oxford yang dipublikasi dalam Journal of Sleep Research. (Showbiz) TOYOTA MENGGUNAKAN MESIN SKYACTIV MAZDA TOYOTA telah membuat kesepakatan dengan Mazda untuk meman- faatkan mesin-mesin Skyactiv Mazda yang mungkin digunakan pada kendaraan Toyota pengganti Yaris. (Otomotif) SEBUAH apartemen berlantai lima di kawasan Harlem Timur, New York, Amerika Serikat, runtuh akibat ledakan dan kebakaran hebat. Hingga berita ini diturunkan, kejadian yang terletak di dekat Park Avenue dan Jalan 116, Harlem Timur, itu mene- waskan satu perempuan serta melu- kai lebih dari 20 orang. “Satu orang trauma serius sedang dirawat di Rumah Sakit Harlem,” kata juru bicara Rumah Sakit Harlem, Lamarr Nelson. Ledakan itu juga menyebabkan kaca-kaca di sekitar gedung pecah. Untuk memadamkan kebakaran, Dinas Pemadam Kebakaran New York mengerahkan 168 petugas dan 39 mobil kebakaran. Menurut saksi mata, ledakan terjadi sekitar pukul 09.30 waktu setempat dan tercium bau gas yang kuat sebelum kejadian. Insiden itu menyebabkan perjalanan kereta di Terminal Grand Central diberhentikan sementara. (NBCNew- York/BBC/Ben/E-4) VOLVO memandang mobil-mobil au- tonomous sebagai cara yang paling tepat untuk mengurangi kecelakaan di jalan dengan menghilangkan faktor nomor satu penyebab tabrakan, yakni kelalaian manusia. Volvo menghadirkan sebuah solusi permasalahan dengan menggunakan serangkaian magnet yang ditanam di per- mukaan jalan raya untuk membantu mobil autonomous menentukan posisinya secara lebih akurat. Para peneliti di Volvo menciptakan sebuah lintasan uji coba sepanjang 100 meter di fasilitas pengujian me- reka di Hällered di luar Gothenburg, Swedia. Lintasan tersebut dilengkapi pola rangkaian magnet ferrite bundar yang ditanam sekitar 20 cm di bawah permukaan jalan. Sebuah mobil autonomous yang di- lengkapi dengan beberapa sensor medan magnet kemudian dijalankan di sepanjang lintasan dengan memanfaatkan magnet- magnet tersebut untuk membantu me- mandu perjalanan. (Cdx) ApartemendiNewYorkMeledak 1OrangTewas MagnetdiJalanuntukAkurasiMobilAutonomous ONLINEHARIINI k l i k ! Ak k l i k ! AP REUTERS/MIKE SEGAR AP/ CHRIS PIZZE Kepiawaiannya dalam memetik gitar membuat majalah Rolling Stone menempatkan Keith Richards di peringkat ke-10 di daftar 100 Greatest Guitarists of All Time pada 2003. BUNGA CITRA LESTARI TerinspirasiSosokAinun KEHIDUPAN rumah tangga pasangan muda se- lama ini diyakini tidak selalu lepas dari konflik, termasuk artis. Itu pula yang dirasakan artis Bunga Citra Lestari yang biasa disapa BCL dalam mengarungi bahtera rumah tangganya bersama aktor Ashraf Sinclair. Meski demikian, dirinya mengaku lebih memiliki motivasi yang besar untuk men- ciptakan keluarga harmonis ketimbang mengikuti ego. Aktris yang pernah berkolaborasi de- ngan penyanyi asal Filipina Christian Bautista lewat lagu Tetaplah di Hatiku itu mengaku dalam menjalankan kehi- dupan rumah tangga banyak terinspirasi dari karakter Ainun yang diperankan- nya. “Semenjak film ini, hidupku berubah dari yang sebelumnya. Aku berubah jadi lebih dewasa, tenang, dan banyak berpikir. Aku juga jadi orang yang tak pernah lelah berjuang untuk cinta,” tu- tur artis kelahiran 22 Maret 1983 seusai acara syukuran film Habibie & Ainun di MD Place, Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Selasa (11/3). (Eno/H-1) BASUKI TJAHAJA PURNAMA BakFilmTomandJerry WAKIL Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok mengatakan kehidupan di Jakarta layaknya film kartun Tom and Jerry. Ahok mengaku lebih tertarik berperan sebagai Jerry lan- taran selalu menang dari Tom. Hal itu diungkapkan terkait dengan kegeraman Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) pada pengusaha yang gemar menempelkan stiker penyedia jasa sedot WC di sembarang tempat. “Kayak main Tom and Jerry saja. Ditang- kap, tapi lolos terus. Aku lebih milih jadi Jerry lama-lama. Menang mulu soalnya, sementara Pemprov (DKI) kalah terus,” ujarnya di Balai Kota Jakarta, kemarin. Mantan Bupati Belitung Timur itu menyebut bahwa dia tidak pernah memengaruhi Jokowi agar bersikap temperamental seperti dirinya. Sebelumnya, Jokowi memberikan pengarahan ke pejabat eselon 3 dan 4 di bawah Asisten Pembangunan dan Asisten Perekonomian Pemprov DKI untuk mengadukan pengusaha yang me- nempelkan stiker penyedia jasa sedot WC dan antena televisi ke polisi. (Pri/H-1) SHANDY AULIA JumpaPembacaIncomplete PEMERAN Tita dalam film Eiffel I’m in Love, Shandy Aulia, 26, mengadakan jumpa pembaca buku Incomplete yang ditulisnya. Meski hanya 15 orang yang dipilih, Shandy mengaku menanti-nantikannya. “Mereka terpilih dari timku yang masih berkutat dengan fase Incomplete dalam keluarga masing-masing. Aku mengajak semua pembaca untuk saling cerita dan berbagi. Ada 15 yang terpilih dan mereka bisa punya 2 jam lebih bertanya atau sharing apa saja bersamaku berkenaan dengan kondisi yang sekarang mereka alami,” kata Shandy. Meski hanya menyelenggara- kan pertemuan dalam jumlah terbatas, dirinya tidak sungkan- sungkan menjawab pertanyaan dari 15 tamu yang hadir. Namun, sayangnya Shandy menolak untuk menjawab nama asli dari beberapa pacar yang disebutnya dalam buku Incomplete yang dirilis pada 24 Janu- ari 2014 tersebut. (RO/Eno/H-1) ANTARA/ MUHAMMAD ADIMAJA MI/IMMANUEL ANTONIUS MI/ ADAM DWI AP
  • Minyak NYMEX 99,42 | IHSG 4.684,39 | DOW JONES 16.351,25 | EMAS 1.356,87 | RP/USS 11.420 Penutupan/Per 12 Maret 2014 EKONOMI KAMIS, 13 MARET 2014 HALAMAN 17 HLM 25 The Umbrella Wisdom Mengajar di Bantaran RelHLM 18 Melayani Ruang Udara Sendiri ANSHAR DWI WIBOWO K EMENTERIAN Perdagangan akan menetapkan harga patokan petani (HPP) gula kristal putih sebelum musim giling yang jatuh pada periode April sampai Mei mendatang. Kementerian Pertanian mengusulkan agar HPP di- naikkan dari Rp8.100/kg saat ini men- jadi minimal Rp8.700/kg. Menteri Perdagangan M Lutfi meng- ungkapkan pihaknya akan terus ber- koordinasi untuk merumuskan besaran HPP yang tepat, baik bagi petani maupun konsumen. Lutfi menduga inefisiensi membuat harga gula lokal terlampau tinggi. “Kita tidak bisa membiarkan rakyat Indonesia harus memikul inefisiensi dan turunnya produktivitas. Tidak bisa gula global Rp7.780 (per kg) sudah termasuk tarif dibandingkan dengan harga gula yang Rp9.500,” ujarnya. Namun, di sisi lain, petani juga ber- hak mendapatkan harga beli yang bisa menutupi ongkos produksi. Untuk itu, Lutfi mengungkapkan, Kemendag segera membentuk tim untuk menetapkan HPP sebelum musim giling April-Mei. “Saya mewakili petani tebu yang konon 2 juta, 63 pabrik gula, dan 11 pabrik rafinasi. Jadi, tim yang dibentuk akan menetapkan HPP dengan arif dan bijaksana,” tuturnya. Wakil Menteri Pertanian Rusman He- riawan mengungkapkan, idealnya harga patokan petani gula kristal putih tidak kurang dari Rp8.700/kg. Adapun Dewan Gula Indonesia mengajukan usulan di kisaran Rp9.500/kg. “Sampai break down-nya minimal Rp8.700,” ujar Rusman di Jakarta, ke- marin. Rapat DGI berlangsung tertutup di Kementerian Pertanian, Selasa (11/3), dipimpin Menteri Pertanian Suswono dan dihadiri Menteri Perdagangan M Lutfi serta asosiasi pergulaan. Angka kisaran Rp8.700 yang disebut Rusman merupakan usulan yang ber- dasarkan biaya produksi petani (BPP). Perhitungan DGI secara spesifik merujuk angka BPP sebesar Rp8.791/kg. Jika keun- tungan petani dihitung 10%, semestinya HPP sekitar Rp9.670/kg. Lahan sewa Rusman mengakui harga gula lokal tergolong mahal. Selama ini penyum- bang terbesar dari meningkatnya BPP ialah komponen lahan yang mempunyai sumbangsih sekitar 20%-30% dari biaya produksi. “Karena kebanyakan petani tebu bu- kan punya sendiri, tetapi sewa,” ujar Rusman. Berdasarkan catatan Kemen- terian Perdagangan, saat ini harga rata- rata gula pasir secara nasional mencapai Rp11.444/kg. Ketua Umum Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Sumitro Sa- madikun mengatakan tahun ini akan ada kenaikan ongkos tebang angkut sebesar 50% dari Rp8.000 per kuintal menjadi Rp12.000 per kuintal. Adapun upah buruh juga ikut naik menyesuai- kan kenaikan upah minimum regional (UMR) daerah yang rata-rata naik 20%. Oleh karena itu, tambahnya, pihaknya mengusulkan kepada pemerintah agar menaikkan HPP gula tahun ini sebesar 31,6% atau menjadi Rp10.664/kg dari sebelumnya Rp8.100/kg. “Usulan HPP ini dengan asumsi rende- men tebu sebesar 7%. Artinya, usulan HPP dari kami ini rasional,” katanya. Sumitro menjelaskan sejak tahun lalu, HPP gula yang dipatok sebesar Rp8.100/ kg sudah tidak rasional, idealnya berada di kisaran Rp9.900/kg. (Ant/E-1) anshar@mediaindonesia.com P ARAS cantik dan tubuh propor- sional tidak melulu menjadi aset penting bagi perempuan. Setidaknya hal tersebut berlaku da- lam dunia bisnis. Berdasarkan hasil penelitian terbaru dari Sekolah Bisnis Harvard, penampilan tidak banyak membantu perempuan dalam menarik investor ataupun mitra bisnis. Perempuan yang diberkahi wajah cantik bukan berarti punya peluang sukses lebih besar daripada perem- puan lainnya. Seperti dilansir Daily Mail yang mengutip hasil studi Har- vard, hanya 4 dari 100 perusahaan dalam indeks FTSE bursa saham London yang dipimpin perempuan. Di Amerika Serikat, 90% perusa- haan berkembang didirikan atau dipimpin oleh laki-laki. Hal tersebut terjadi karena para pemodal cen- derung memilih presentasi bisnis dilakukan lawan jenis perempuan. “Berdasarkan uji coba, kami mene- mukan investor cenderung memilih presentasi bisnis dilakukan laki-laki, bahkan dengan konten presentasi yang sama,” ujar Alison Brooks dari Sekolah Bisnis Harvard. Penelitian di Sekolah Bisnis Har- vard dilakukan dengan mengum- pulkan 60 investor berpengalaman untuk melihat 90 video presentasi bisnis dari berbagai sektor. Pria berpenampilan menarik ternyata ampuh menarik hati inves- tor, sedangkan wanita yang berpe- nampilan menarik ternyata dipan- dang bukan pembicara yang andal. Berdasarkan uji coba tersebut, ditemukan juga bahwa suara laki-laki cenderung memberikan rasa aman dalam bertransaksi jika dibanding- kan dengan perempuan. Hasil penelitian tersebut dipub- likasikan di jurnal resmi National Academy of Sciences. Terungkap bahwa ide bagus dan penyaji berpe- ngalaman tidak selalu menjadi resep sukses memikat investor. Nilai lebih dalam hal fisik menguntungkan bagi laki-laki, tapi tidak bagi perempuan. Laki-laki berpenampilan menarik berpeluang 36% lebih besar untuk sukses. Namun, perbedaan peluang tidak ditemukan pada perempuan. Peneliti Harvard tidak memungkiri ada beberapa perempuan menarik yang sedang berada di puncak karier. CEO Burberry, Angela Ahrendts, ataupun pendiri Ultimo di London, Michelle Mone, ialah dua dari perem- puan pengusaha berpenampilan menarik tersebut. Namun berda- sarkan hasil penelitian, penampilan sama sekali tidak membantu mereka dalam pencapaian puncak karier. Di sisi lain, laki-laki pengusaha yang saat ini berada di puncak karier disebut banyak terbantu oleh penam- pilan mereka. Peter Jones dari Ing- gris, ataupun salah seorang pendiri Twitter Jack Dorsey menaiki puncak karier dengan anugerah tampilan fisik yang menarik. Preferensi dunia bisnis yang cen- derung bias gender juga membuat perempuan sulit berkompetisi. Di Inggris, survei pemerintah pada 2011 menunjukkan pertumbuhan perem- puan pengusaha yang buruk. Hanya 14% usaha kecil dan menengah yang dipimpin perempuan. Adapun di AS, hanya 11% perusa- haan di bawah kepemimpinan perem- puan yang mampu menarik investor. (M Khadafi/Daily Mail/Reuters/E-1) DIRJEN Pajak Kementerian Keuangan Fuad Rahmany kembali melontarkan pra- kiraan bahwa penerimaan pajak tahun ini tidak akan mencapai target. Hal itu tidak terlepas dari faktor pertumbuhan ekonomi yang juga melambat. “Kita lihat asumsi makro- nya sudah banyak berubah, termasuk pertumbuhan ekonomi. Ini overall semua, PPh maupun PPN, karena terkait transaksi ekonomi,” ujarnya di Kantor Wakil Pre- siden, Jakarta, kemarin. Target pajak tahun ini ialah Rp1.110,2 triliun. Perubahan target pajak yang signifikan dapat memengaruhi total pe- nerimaan negara dan struk- tur APBN 2014. Namun, Fuad enggan me- nyebutkan berapa potensi penurunan penerimaan pa- jak, termasuk target pajak terbaru dalam APBN Per- ubahan. Menurutnya, itu masih dalam kajian Kemen- terian Keuangan dan be- lum dilakukan pembahasan dengan DPR. “Saya tidak mau mendahului menteri keuangan karena ini nanti akan ada hubungan dengan berapa bujet pengeluaran yang akan dipotong.” Meskipun proyeksi per- tumbuhan ekonomi turun, dan berdampak pada pene- rimaan pajak, lanjut Fuad, Dirjen Pajak tidak akan nye- rah untuk mencapai target pajak. “Semua potensi pajak be- sar, kita melakukan eskten- sifikasi. Jadi memang inti persolan untuk meningkat- kan perolehan pajak dengan melakukan ekstensifikasi itu yang akan kita usahakan,” tuturnya. Menurut Staf Khusus Pre- siden Bidang Ekonomi dan Pembangunan Firmanzah, pemerintah akan mengaju- kan rancangan APBN Peru- bahan 2014 seusai pemilu legislatif pada 9 April. Di lain hal, awal pekan ini Kementerian Keuangan mengemukakan pengajuan APBN Perubahan belum da- pat dipastikan karena masih mencermati dinamika per- ekonomian. Beberapa kalangan meni- lai pembahasan APBN Per- ubahan 2014 hanya akan menghabiskan energi. Di luar lifting minyak yang amat mungkin meleset dari target 870 ribu barel per hari, asumsi makro lain- nya, termasuk pertumbuhan ekonomi 6%, dinilai masih dapat dipenuhi. Maka, seperti disampaikan anggota Komisi XI Arif Budi- manta, menjelang periode transisi, pemerintah agar lebih fokus untuk menyiap- kan rencana kerja 2015 yang akan dijalankan pemerin- tahan berikutnya. Yang juga dicermati ada- lah komisi-komisi DPR yang menjadi mitra pemerintah dalam proses penganggaran, akan berganti setelah akhir September 2014. (Mad/E-2) HPP Baru Gula Segera Terbit Komponen biaya lahan membuat biaya produksi gula lokal terus naik. Pasalnya, rata-rata lahan petani merupakan lahan sewa. Pascakrisis, InvestasiPropertidi ASMenggiurkan ANZBidik20Ribu KartuMasterCard Titanium KRISIS ekonomi yang me- nerpa Amerika Serikat di pe- riode 2008 sempat menggo- yahkan perekonomian global. Pascakrisis, muncul potensi investasi properti menggiur- kan di AS, khususnya di ibu kota Negara Bagian Georgia, Atlanta. Pengembang properti asal AS, AU1 Property, menawar- kan investasi properti rumah bekas di Atlanta kepada in- vestor di beberapa negara termasuk Indonesia. AU1 membeli properti yang disita bank pada saat krisis AS yang lalu kemudian merenovasi secara total. “Ada 500 rumah bekas yang ditawarkan ke se- luruh dunia, termasuk 50 unit untuk pasar Indonesia yang tinggal tersisa 35 unit,” ujar Wakil Presiden AU1 Property Dion Giannarelli di Jakarta, kemarin. Menurutnya, investasi di At- lanta menarik karena rumah- rumah itu ditawarkan dengan harga mulai Rp800 juta-Rp1,3 miliar atau sekitar US$70 ribu-US$150 ribu untuk luas tanah 600-4.000 m2. Rumah itu memiliki 3-4 kamar tidur, termasuk beberapa peralatan rumah tangga di dalamnya. Rumah-rumah tersebut di- tawarkan dengan imbal hasil sebesar 8%-11% setiap tahun. (Mus/E-4) PT Bank ANZ Indonesia me- nargetkan 20 ribu pengguna kartu kredit ANZ Master Card Titanium di 2014. Direktur Pembiayaan Konsumen ANZ Luskito Hambali mengatakan pihaknya menyasar kalangan profesional ataupun pengu- saha muda berusia 25-35 tahun dengan pendapatan Rp4,5 juta per bulan. “Golongan titanium ini satu tingkat di atas segmen kartu kredit gold dan di bawah platinum. Golongan ini sudah berpenghasilan tetap, tetapi belum memasuki golongan platinum,” katanya di Jakarta, kemarin. Target tersebut dinilai rea- listis sebab berdasarkan Mas- ter Card Youth Confidence Index yang dirilis pada awal 2014, kalangan profesional dan pengusaha muda di Indo- nesia memiliki tingkat keper- cayaan (confidence index) yang positif dengan nilai mencapai 82,5 dari 100. Seiring dengan meningkatnya tingkat keper- cayaan itu, kalangan profe- sional dan pengusaha muda akan terus meningkatkan konsumsi. Hingga kini, Bank ANZ Indo- nesia sudah menerbitkan 900 ribu kartu kredit. (Bow/E-4) LebihUntungTampanketimbangCantik PajakBerisiko TergeretDeselerasi LajuEkonomi PAMERAN BATU AKIK: Peserta pameran memperlihatkan batu akik ketika berlangsung Indonesia Gemstone Competition and Exhibition di GOR Ciracas, Jakarta Timur, kemarin. Pameran tersebut menampilkan sejumlah batu mulia dan akik asli Indonesia serta luar negeri. PENENTUAN HPP: Sejumlah buruh mengangkut tebu saat panen di Desa Bendo, Magetan, Jawa Timur, pekan lalu. Kemendag terus melakukan koordinasi dengan pemangku kepentingan terkait perumusan besaran harga patokan petani (HPP) yang tepat, baik itu untuk petani maupun konsumen. ANTARA /SAPTONO ANTARA /FIKRI YUSUF EKONOMIKA
  • DIREKTUR Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Per- dagangan Srie Agustina meng- ungkapkan telah terjadi penu- runan stok beras di Pasar Induk Beras Cipinang. Persediaan stok di pasar terse- but biasanya cukup untuk 13-14 hari, dengan pasokan beras per harinya berkisar 2.500-3.000 ton. “(Belakangan) kita pantau stok di pasar induk (Cipinang) selalu 9 hari,” ujar Srie di Jakarta, ke- marin. Meski terjadi penurunan, Srie meyakinkan persediaan beras masih aman. Kendati begitu, Perum Bulog telah diminta untuk mengkaji lebih dalam dampak penurunan itu. Pedagang beras di Pasar Induk Beras Cipinang Nelly Sukidi me- ngatakan penurunan stok beras karena tengah memasuki masa panen. Dengan pasokan yang berlimpah, pedagang umumnya tidak menyediakan stok beras da- lam jumlah besar. Ini untuk me- ngurangi risiko kerugian karena harga beras cenderung menurun antara Rp400-Rp500/kg. “Sudah musim panen jadi pedagang tidak menyetok. Se- suai kebutuhan saja untuk me- ngurangi beban kerugian,” tu- turnya. Nelly mengungkapkan, saat ini beras jenis IR1 dijual dengan harga Rp8.700/kg dari yang se- belumnya Rp9.200. Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, harga rata-rata nasional beras medium juga menurun. Pada akhir minggu pertama Maret tercatat Rp8.942/kg. Kemu- dian pada minggu kedua di bu- lan yang sama menjadi sekitar Rp8.895/kg. Direktur Utama Badan Urusan Logistik Sutarto Alimoeso mem- benarkan telah terjadi penu- runan harga beras sebab sedang memasuki masa panen. Bulog berencana meningkatkan serap- an beras lokal mulai minggu depan. “Pengadaan makin besar, seha- ri mencapai sekitar 4 ribu-5 ribu ton. Minggu depan bisa sampai 10 ribu ton,” ungkap Sutarto. Ia pun memastikan stok beras aman untuk enam bulan ke de- pan. Saat ini Bulog memiliki stok beras sebanyak 1,6 juta ton. “Sangat aman, bulan ini peng- adaan beras kami akan mening- kat,” tegas Sutarto. (Wib/E-1) KAMIS, 13 MARET 2014AVIASI18 ASOSIASI Transportasi Udara Internasional (In- ternational Air Transportation Asosiation/IATA) merilis data pertumbuhan penumpang pesawat secara global. Tahun ini, jumlah penumpang diprediksi tumbuh 5,8%, sedangkan kapasitas maskapai hanya akan tumbuh 5,5%. Sebagai gambaran, untuk Asia Pasifik, IATA memprakirakan pertumbuhan penumpangnya tahun ini mencapai 7,4%, sedangkan pertum- buhan kapasitas maskapainya hanya 7%. Untuk kawasan Amerika Utara dan Eropa, pertumbuhannya tidak terlalu signifikan. Un- tuk Eropa, prakiraan IATA, jumlah penumpang hanya naik 4,7%. Dengan taksiran pertum- buhan kapasitas maskapai penerbangan di Benua Biru kurang lebih 4,5%. Pertumbuhan tertinggi penumpang secara global disumbangkan oleh kawasan Timur Te- ngah. Di wilayah itu, laju jumlah penumpang dan kapasitas maskapai tahun ini diestimasi mengembang 13%. Kondisi pertumbuhan jumlah penumpang yang melampaui kapasitas maspakai merupa- kan fenomena yang disebut IATA sudah ber- langsung sejak 2010. ‘Di tahun tersebut per- tumbuhan penumpang penerbangan secara global capai 8%, sedangkan pertumbuhan kapasitas maskapainya hanya 4,5%,’ seperti dikutip dari laporan yang dilansir di situs resmi IATA. IATA juga membuat prakiraan keuntungan industri penerbangan. “Industri bisnis pener- bangan akan tetap mendapatkan keuntungan meskipun dihadang oleh beberapa kendala, terutama kenaikan harga bahan bakar.” Perhitungan IATA, laba industri penerbang- an tahun ini US$18,7 miliar. Jumlah itu tum- buh sekitar 45% dari laba industri 2013 yang sebesar US$12,9 miliar. Tahun ini, maskapai dapat meraup profit rata-rata US$5,65 per penumpang. Masih ada risiko kerugian akibat naiknya harga avtur. Namun, itu bisa ditutupi oleh pertumbuhan penumpang yang tinggi, terutama di kawasan negara-negara berkembang. (Riz/E-2) Besar Penumpang ketimbangKursi RIZKY NOOR ALAM M U N G K I N t i d a k banyak orang tahu Indonesia belum sepenuhnya dapat mengontrol wilayah udara Nu- santara. Ada andil Singapura dan Malaysia di dalamnya. Tentu saja itu bukan kehendak Indonesia. Ada instruksi dari Or- ganisasi Aviasi Sipil Internasional (International Civil Aviation Orga- nization/ICAO) demi keselamatan penumpang. “Untuk wilayah Batam itu ma- sih dikontrol FIR (Flight Informa- tion Region) Singapura. Natuna dikontrol FIR Malaysia. Tapi itu berdasar perintah ICAO, jadi be- nar-benar mengenai keselamatan dan keamanan penerbangan. Tidak ada sangkut-paut dengan kedaulatan negara,” jelas Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemen- terian Perhubungan Bambang Ervan di Jakarta, awal pekan ini. Meski tidak berkaitan dengan soal kedaulatan, toh pemerintah sudah memasang target untuk dapat mengontrol sepenuhnya wilayah udara Tanah Air pada 2016. Untuk mengejarnya, kata Bam- bang, standar peralatan navigasi penerbangan harus setara dengan Singapura. “Jika sudah sama, kita ajukan permohonan ke ICAO un- tuk kontrol wilayah itu.” Walakin,pengamatpenerbangan Chappy Hakim pesimistis dengan target 2016. Ia menerangkan In- donesia kini masih dalam kategori 2 atau belum memenuhi standar keselamatan ICAO. “Dari 2007- sekarang kita belum bisa penuhi standar ICAO, jadi bagaimana mau ambil alih dari Singapura?” Menurutnya, keberadaan ge- dung baru navigasi udara Jakarta Automated Air Traffic Services (JAATS) tidak menjamin tercapai- nya target 2016. Sebab, sebagian peralatan navigasi udara di Ibu Kota ia anggap masih kuno. Sum- ber daya manusia pun terbatas. Aeronautical equipment Indo- nesia diakui pemerintah memang masih punya keterbatasan opera- sional. Alhasil belum dapat men- dukung perkembangan lalu lintas penerbangan yang kian padat. Adapun FIR, atau wilayah ru- ang udara di Indonesia dibagi dua. FIR untuk kawasan barat Indonesia berada di Jakarta, yaitu Gedung JAATS atau Airnav Indo- nesia yang diresmikan Menhub EE Mangindaan, Senin (10/3) di lingkup Bandara Soekarno-Hatta. Sementara, untuk FIR wilayah timur Indonesia berada di Makas- sar, tepatnya di Gedung MATSC. Naikkan slot Adapun Dirut Lembaga Penye- lenggara Pelayanan Navigasi Pe- nerbangan Indonesia (LPPNPI) Ikhwanul Idrus komit mengopti- malkan navigasi udara di Tanah Air. Optimalisasi itu diharap menciptakan tambahan slot pe- nerbangan. “Pengaturan slot time pener- bangan akan kami atur sedemiki- an rupa sehingga menjadi banyak take off dan landing, khususnya di bandara-bandara yang sudah padat,” ucapnya. Ia mencontohkan, di Bandara Soekarno Hatta, sebelum LPPNPI eksis, pergerakan pesawat di awal 2013, baik lepas landas maupun mendarat, ialah 52 kali setiap jamnya. Setelah dibenahi LPPNPI, pada akhir 2013 pergerakan men- jadi 64 pesawat setiap jamnya. Pihaknya menargetkan pada Juni 2014, angka itu naik jadi 72 pesawat setiap jamnya, dan pada 2015 menjadi 86 pesawat setiap jamnya. Itu berarti ada pesawat yang lepas landas atau mendarat setiap 51 detik. Untuk memenuhinya, Idrus menegaskan butuh infrastruktur memadai sehingga bisa memper- pendek jarak satu pesawat dengan pesawat lain di udara. (Ant/E-2) rizkynoor@mediaindonesia.com Di Bandara Soekarno- Hatta, per akhir 2013, ada pergerakan 64 pesawat setiap jamnya. Melayani Ruang Udara Sendiri StokBerasPasarCipinangMenurun EKONOMI NASIONAL BANK Indonesia (BI) diperkirakan bakal mempertahankan tingkat suku bunga acuan, BI rate, di level 7,5%. Hal itu selain untuk mengendalikan defisit transaksi berjalan dengan meredam laju kredit perbankan. Demikian dikemukakan ekonom Uni- versitas Indonesia Lana Soelistianingsih, di Jakarta, kemarin. “BI fokusnya masih sama, yakni mengendalikan defisit tran- saksi berjalan, jadi melihat hingga kuartal I tahun ini dampaknya seperti apa.” Apabila BI rate diturunkan, menurut Lana, akan mendorong lonjakan likuidi- tas ke masyarakat. Laju kredit perbankan akan semakin kencang. Alokasi kredit yang tinggi dapat berim- plikasi pada peningkatan impor. Muara- nya ialah defisit transaksi berjalan bakal memburuk. Kendati begitu, Lana berharap otoritas moneter juga tetap mencermati penguat- an rupiah. Itu berisiko memicu lonjakan impor. Ia melihat potensi kenaikan impor terjadi pada komoditas nonmigas. “Kalau impor migas kan pasti tinggi impornya karena pemerintah belum mampu mengendalikannya. Kalau impor nonmigas ini masih bisa dikendalikan.” Kalangan perbankan menilai belum diperlukan penurunan BI rate untuk mengendalikan pergerakan nilai tukar rupiah yang menguat secara berlebih- an. Suku bunga acuan perbankan itu diproyeksikan tetap di level 7,5%. “BI rate sejauh ini sebaiknya diperta- hankan terlebih dahulu,” ujar Direktur Utama Bank BJB Bien Subiantoro, di Ja- karta, Selasa (11/3). BI menggelar rapat dewan gubernur (RDG) bulanan pada hari ini. Dalam rapat yang dipimpin oleh Gubernur BI Agus Martowardojo itu akan dilihat perkem- bangan ekonomi nasional terkini, serta dibahas penggunaan instrumen moneter yang tepat untuk mengendalikannya. Sa- lah satu instrumennya ialah BI rate. Presiden Direktur PT Bank Central Asia (BCA) Jahja Setiaatmadja juga menyata- kan mengaku banjirnya likuiditas di pa- sar uang yang ikut mendorong penguatan kurs rupiah belum berpengaruh positif ke bank. Baik pada peningkatan simpanan valas maupun kredit valas. Oleh karena itu, menurut Jahja, BI rate juga belum saatnya diturunkan. (Wes/E-1) BI Rate Diprediksi Bertahan7,5% PINDAHKAN BERAS: Seorang pekerja memindahkan karung berisi beras di Pasar Induk Cipinang, Jakarta. Musim panen raya membuat para pedagang membatasi stok yang tersedia di pasar. ANTARA /WAHYU PUTRO A
  • KAMIS, 13 MARET 2014 KORPORASI 19 ANTARA/HO Kimia Farma Kurangi Ketergantungan Impor SEKILAS INFO SKK Migas menyelenggarakan program pengembangan pekerja lintas kontraktor migas untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja migas nasional. PT Kimia Farma Tbk (KAEF) beren- cana mengurangi ketergantungan bahan baku impor untuk produksi kimia. BUMN farmasi tersebut akan menghasilkan bahan baku herbal di Tanah Air. Menurut Direktur Riset dan Pe- ngembangan Bisnis Kimia Farma M Wahyuli Syafari, rencana itu akan direalisasikan melalui kerja sama dengan investor yang memahami metode dasar. Kemitraan itu akan menekan impor bahan baku. “Bahan kimianya ada di Indone- sia,” ujarnya di Jakarta, kemarin. Kimia Farma memiliki lahan seluas 1.060 hektare (ha) untuk tanaman herbal di Bandung, Jawa Barat. Saat ini, ketergantungan Ki- mia Farma akan luar negeri men- capai 85%. “Bila bisa membuat lima atau sepuluh item mengurangi kebergan- tungan, bahkan menciptakan (peng- hasilan) dolar AS,” ungkapnya. Ia menuturkan produk herbal akan berkontribusi bagi pendapatan Kimia Farma Rp130 miliar tahun ini atau naik jika dibandingkan tahun sebelumnya Rp80 miliar. Selain produk herbal, lanjut Wahyuli, Kimia Farma juga be- rencana memproduksi bahan baku garam berfarmasi di 2015. Kegiatan itu akan direalisasikan melalui kemitraan dengan PT Garam untuk memenuhi kebutuhan baku dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) untuk teknologi. Wahyuli mengungkapkan Kimia Farma menganggarkan investasi sebesar Rp25 miliar untuk produksi bahan baku garam berfarmasi me- lalui pembangunan pabrik di Mojo- kerto, Jawa Timur, yang berkapasi- tas 1.500 ton per tahun. “Kapasitas akan ditingkatkan hingga 3.000 ton per tahun dengan penambahan mesin produksi.” Produksi itu untuk menyokong ke- butuhan garam berfarmasi domestik yang sekitar 3.000 ton setiap tahun. Ia menambahkan Kimia Farma akan mendistrbusikan produk bahan baku garam berfarmasi ke China. Garam farmasi termasuk ke dalam salah satu jenis garam industri de- ngan kadar natrium klorida minimal 99,0% dan berbagai ion pencemar yang masih diperbolehkan seperti yang tercantum dalam Farmakope Indonesia. (Bow/E-4) Pertamina Gelar Tender Biodiesel AYOMI AMINDONI P T Pertamina (persero) menggelar tender peng- adaan biodiesel (fatty acid methyl ester/FAME) ta- hap ketiga untuk pasokan sekitar 850.000 kiloliter (kl) per tahun pada Maret hingga April 2014. VP Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir menjelas- kan nominasi pasokan terdiri dari 115.000 kl/ tahun di Sumatra, 28.000 kl/tahun Nusa Tenggara, 335.000 kl/ tahun wilayah sebagian Kalimantan dan Sulawesi, dan 372.000 kl/ ta- hun untuk sebagian Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. “Tender ini merupakan lanjutan setelah sebelumnya Pertamina memperoleh kepastian pasokan 2,4 juta kl dalam 2 tahap, dari total ke- butuhan 5,3 juta kl dalam 2 tahun,” ujar Ali di Jakarta, kemarin. Sedikit berbeda dengan tender sebelumnya, mekanisme freight on board (FoB) akan dipakai untuk mengatasihambatanprodusenyang terkendala dengan biaya angkutan, terutama dalam memasok wilayah Indonesia Timur yang marginal dan permintaan yang rendah. “Untuk besaran biaya transpor- tasi, Pertamina mensyaratkan tidak boleh lebih tinggi dari biaya angkut solar Pertamina,” kata Ali. Volume pengadaan FAME sejak 2009 hingga 2013 naik enam kali lipat. Pada 2009, pengadaan FAME hanya 126.098 kl, pada 2013 men- jadi 930.561 kl. Pertamina menargetkan pe- manfaatan bahan bakar nabati akan menggantikan porsi bahan bakar konvensional 15% dari total permintaan di 2025. Jumlah itu setara dengan 245.000 barel per hari (bph) atau ekuivalen 38.000 kl/hari. Petronas di Kepodang Di lain hal, perusahaan minyak dan gas (migas) asal Malaysia Pet- ronas Carigali Ltd menargetkan produksi dua lapangan migas terealisasi pada kuartal IV 2014. Kedua lapangan itu ialah Lapangan Kepodang, Blok Muriah, dengan kapasitas produksi 116 juta kaki kubik gas bumi per hari (mmscfd), serta Lapangan Bukit Tua, Blok Ketapang 2, dengan kapasitas pro- duksi 20.000 bph minyak dan 70 mmscfd gas. General Manager Petronas Hazli Sham B Kassim mengatakan, un- tuk kedua proyek, pihaknya me- ngeluarkan dana investasi US$800 juta (sekitar Rp9 triliun) untuk pengeboran dan konstruksi fasili- tas. “Rata-rata untuk yang Kepo- dang itu US$400 juta. Kemudian yang Ketapang juga sekitar US$400 juta,” ujar Hazli seusai penutupan program pengembangan pekerja lintas Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di Kantor SKK Migas, Jakarta, Rabu (12/3). Dijelaskan Hazli, tahun ini pihaknya mengebor 6 sumur di Ke- podang dan 5 sumur di Bukit Tua. Pada kesempatan yang sama, Deputi Pengendalian Dukungan Bisnis SKK Migas Lambok H Hu- tauruk menjelaskan SKK Migas berkomitmen meningkatkan kapa- bilitas dan kapasitas tenaga kerja Indonesia di industri hulu migas. Pasalnya, sektor itu tengah meng- hadapi kelangkaan tenaga kerja kompeten. Salah satu yang dilakukan dengan program pengembangan pekerja lintas KKKS. Sebagai langkah awal, Petronas Carigali menempatkan pekerja yang bertugas sebagai operator produksi di Santos dan Kangean Energi Indonesia. Sebanyak 20 pekerja Petronas magang selama 6 bulan, mulai Sep- tember 2013 di kedua kontraktor. “Hasilnya, ada peningkatan kom- petensi dasar dalam sikap kerja, ke- terampilan teknik, dan keselamatan kerja,” kata Lambok. (E-1) amindoni@mediaindonesia.com Volume pengadaan FAME 2009-2013 naik enam kali lipat. Pada 2009 tercatat 126.098 kl, dan di 2013 menjadi 930.561 kl. PENYALURAN BAHAN BAKAR NABATI: Kendaraan mengisi bahan bakar di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di kawasan Kuningan, Jakarta. PT Pertamina (persero) tengah menyiapkan fasilitas penyaluran bahan bakar nabati atau biodiesel di 44 stasiun pengisian bahan bakar minyak di seluruh Indonesia. DIREKTUR Utama PT Bank PembangunanDaerahJawa Barat dan Banten Tbk (BJB) Bien Subiantoro (tengah) berbincang dengan Direk- tur Kepatuhan dan Manaje- men Risiko Zaenal Aripin (kanan) dan Pemimpin Divisi Corporate Secretary Agus Mulyana seusai ana- lyst meeting di Jakarta, Selasa (11/3). PT Bank Jabar Banten Tbk (BJBR) sepanjang 2013 menyalurkan kredit se- besar Rp45,3 triliun atau tumbuh 28,1% bila diban- dingkan dengan pencapaian 2012. Kontribusi terbesar berasal dari sektor konsumen, yaitu 63,3% dari total kredit BJB. Sektor konsumen tumbuh 27,5% bila diban- dingkan dengan realisasi tahun sebelumnya. “Pertumbuhan kredit paling tinggi ialah KPR,” kata Direktur Utama BJB Bien Subiantoro. Tahun ini, perseroan menargetkan per- tumbuhan kredit sebesar 25%. Bidikan itu sedikit di atas target yang ditentukan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan sebesar 20%. (Sas/E-4) BJB Targetkan Pertumbuhan Kredit 25% DIREKTUR Bank Mutiara Ah- mad Fajar (tengah) bersama EVP Kredit Candra Utama (kiri) berbincang dengan Direktur Keuangan PT Per- modalan Nasional Madani (PNM) Kemas Hasani seusai penandatanganan kesepa- katan penyaluran kredit mik- ro di Jakarta, Selasa (11/3). Bank Mutiara memberikan kredit modal kerja (KMK) ke- pada PT Permodalan Nasio- nal Madani (Persero) dengan pagu sebesar Rp100 miliar per tahun. Kredit tersebut selanjutnya disalurkan kepada ribuan pe- laku usaha mikro dan kecil binaan PNM. Hal itu guna mendukung peraturan Bank Indonesia yang mewajibkan perbankan na- sional mengalokasikan 20% dari total kredit- nya ke sektor UMKM. “Segmen UMKM memiliki potensi usaha yang sangat besar. Sampai saat ini terdapat 55,2 juta pelaku UMKM di Indonesia yang berkontribusi sebesar 55,7% terhadap PDB,” ujar Sekretaris Perusahaan Bank Mutiara, Rohan Hafas. (Sas/E-4) Bank Mutiara Kucuri PNM Rp100 Miliar per Tahun MI/PANCA SYURKANI ANTARA/HO
  • KAMIS, 13 MARET 2014UKRAINA20 DIKA DANIA KARDI P RESIDEN sementara Ukraina, Oleksandr Turchynov, mengaku tidak akan menggu- nakan kekuatan militer demi menghentikan proses pemisah- an Semenanjung Krimea da- lam referendum pada Minggu (16/3) mendatang. Mantan pemimpin oposisi itu menga- takan pengerahan serdadu di semenanjung tersebut akan mengakibatkan pertahanan Ukraina terbuka. Lagi pula, lanjut Turchynov, kekuatan militer Rusia di Krimea saat ini lebih besar jika dibandingkan dengan kekuatan Ukraina. “Kami tidak bisa melancar- kan operasi militer di Krimea mengingat perbatasan bagian timur akan terbuka dan perta- hanan Ukraina rentan. Mereka (Rusia) memprovokasi kami untuk melancarkan intervensi dari daratan Ukraina.... (Na- mun)Kamitidakbisamengikuti skenario yang ditulis Kremlin,” kata Turchynov. Lantaran Ukraina nyaris tidak bisa berbuat apa pun, Turchynov kini berpaling ke negara-negara Barat. Berda- sarkan dokumen setebal tu- juh halaman yang diperoleh Reuters, negara-negara Uni Eropa menyepakati rancangan rangkaian sanksi yang meli- puti pelarangan perjalanan dan pembekuan aset terha- dap sejumlah individu Rusia yang melanggar kedaulatan Ukraina. Beberapa pejabat Uni Eropa mengatakan individu-indi- vidu yang dikenai sanksi amat mungkin mencakup Presi- den Rusia Vladimir Putin dan Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov. Jika disetujui dalam per- temuan para menlu negara anggota Uni Eropa, Senin (17/3) mendatang,sanksi-sanksiterse- but menjadi hukuman pertama yang dikeluarkan Uni Eropa terhadap Rusia sejak akhir Pe- rang Dingin. Di ranah militer, Pakta Per- tahanan Atlantik Utara (NATO) telah melesatkan dua pesawat mata-mata dari pangkalan di Jerman dan Inggris ke kawasan Polandia dan Rumania untuk memantau krisis di Ukraina. Selain itu, USS Truxtun, yang merupakan kapal penghancur pengangkut rudal balistik milik Amerika Serikat, bergabung dengan kapal fregat Drazki milik Bulgaria dan tiga kapal tempur milik Rumania dalam latihan bersama di Laut Hitam yang berseberangan dengan Semenanjung Krimea. Migas Secara terpisah, Perdana Menteri Republik Otonomi Krimea Sergey Aksyonov, bertekad menasionalisasi se- mua sumber daya alam sekali- gus menguasai semua fasilitas militer Ukraina di semenan- jung tersebut tatkala hasil referendumpadaMinggu(16/3) mendatang menunjukkan du- kungan terhadap Rusia. “Begiturakyatmemberikami hak membuat keputusan inde- penden, kami akan mencip- takan mekanisme sehingga semua penggunaan sumber daya alam dan mineral akan menjadi properti Krimea,” kata Aksyonov. Sebelum Viktor Yanukovych dilengserkan dari kursi presi- den, Ukraina tengah bersiap menandatangani kesepakatan eksplorasi minyak di Laut Hi- tam dengan perusahaan Exxon Mobil dan Shell. Kesepakatan bernilai US$735 juta itu bakal memberi kedua perusahaan hak untuk mengebor ladang minyak Skifska dan Foros di lepas pantai Laut Hitam. Apabila Krimea berpisah dari Ukraina, perjanjian pengebor- an ladang yang diperkirakan dapat menghasilkan 7 ton mi- nyak mentah tiap tahun itu amat mungkin jatuh ke pang- kuan Krimea. “Semua wilayah eksplorasi berada di perairan Krimea. Kehilangan wilayah-wilayah tersebut merupakan pukulan telak bagi Ukraina,” ujar Julian Lee, analis Pusat Kajian Energi Global di London, Inggris. (Reu- ters/AP/ITAR-TASS/Kid/I-1) dika @mediaindonesia.com MiliterUrung Dikerahkan keWilayah Krimea Pemerintah sementara Ukraina menghindari konfrontasi langsung dengan militer Rusia. Bantuan Barat pun diandalkan. SUMPAH PRO-RUSIA: Perdana Menteri Krimea Sergey Aksyonov (kiri) mengambil sumpah anggota unit pertahanan pro-Rusia di Simferopol, Krimea, Selasa (11/3). S EKITAR 2 juta warga Semenanjung Krimea akan berbondong-bondong menuju tempat pemungutan suara, pada Minggu (16/3) mendatang, demi menentukan apakah wilayah tersebut akan bergabung ke Rusia atau bertahan bersama Ukraina. Namun, faktanya tidak sesederhana itu. Berdasarkan format kertas suara yang dipublikasikan laman daring parlemen Krimea, pertanyaan pertama dalam referendum tersebut ialah, ‘Apakah Anda setuju reunifikasi Krimea dengan Rusia sebagai bagian dari Federasi Rusia?’. Pertanyaan kedua, ‘Apakah Anda setuju Konstitusi 1992 kembali dihidupkan dan status Krimea sebagai bagian Ukraina?’. Sekilas pertanyaan kedua tampaknya menawarkan prospek Semenanjung Krimea tetap berada dalam kedaulatan Ukraina. Namun faktanya, cetak biru Konstitusi 1992, yang dibentuk setelah keruntuhan Uni Soviet dan kemudian dicabut oleh pemerintah Ukraina, bernada ambigu. Konstitusi 1992 menyatakan Krimea sebagai entitas independen di dalam Ukraina yang berhak menentukan nasibnya sendiri, termasuk bergabung dengan Rusia. Menurut sejumlah analis, dalam referendum pada 16 Maret mendatang, warga Krimea tidak diberikan opsi ketiga, yaitu bertahan dengan Ukraina serta menikmati status otonomi. Imbasnya, setiap kertas suara baik yang memilih opsi pertama maupun kedua secara teknis memilih bersatu dengan Rusia. “Bahkan apabila ini (referendum) sah, dua pilihan yang diajukan kepada pemegang suara warga Krimea membuat mereka tidak memiliki opsi untuk melepaskan kendali Rusia,” kata Keir Giles, peneliti lembaga kebijakan Chatham House di London. “Pemberlakuan Konstitusi (1992) akan menjadi langkah menuju kemerdekaan nasional (Krimea) di bawah kendali Rusia. Warga yang menginginkan Krimea tetap menjadi bagian dari Ukraina tidak memiliki suara dalam referendum nanti,” imbuhnya. Sentimen pro-Ukraina menjelang pelaksanaan referendum tampak disudutkan secara sistematis. Poster- poster dan billboard yang membujuk warga memilih bergabung dengan Rusia bertebaran di kota-kota besar Krimea, seperti Sevastopol dan Simferopol. Adapun poster pro-Ukraina tidak dijumpai. Bahkan, Valery Medvedev, pria kelahiran Rusia yang menjabat Kepala Komisi Pemilu di Sevastopol, bersikap partisan. “Saya ingin menjadi bagian Rusia dan saya tidak malu mengatakan hal itu,” ucapnya. (Reuters/ Drd/I-1) AP/ANDREW LUBIMOV DalamReferendum SemuaJalanMenujuMoskow JELANG REFERENDUM: Seorang pria berjalan melewati poster referendum bertendensi pro-Rusia di Sevastopol, Krimea, Ukraina, kemarin. Poster itu bertuliskan, ‘16 Maret Kita Memilih (peta Krimea bermotif swastika Nazi) Atau (peta Krimea bermotif bendera Rusia)’. REUTERS/VASILY FEDOSENKO Senin- Jumat, 08.00 - 17.00 WIB (BE BA S P ULS A ) LAYANAN KONSUMEN 0800 140 1074Dapatkan juga diapotik & toko obat terdekat WWW.JAMUBOROBUDUR.COM KLIK! Jakarta :021.56968655 Tangerang &Serang :021.5522889 Bekasi :O21.88961634 Bogor:0251.8333707 Bandung :022.6041413 Semarang :024.7606888 Lombok:081353499710 Surabaya :031.7490909 Bali :0361.422252Medan :061.8473456 Pembayaran ke Rekening Bank BCA CAB. PEMUDA SEMARANG Bank Mandiri CAB. PEMUDA SEMARANG a/n PT. Industri Jamu Borobudur 009.034.7756 135.000.468.7438 ORDER VIA : SMS 0858 6536 8555 FAX +62-24-7605553 TEL +62-24-7606888 order@borobudurherbal.com Sertakan nama produk dan jumlah produk yang ingin dibeli, beserta alamat kirim& buktitransfer BELANJA MUDAH BARANG DIKIRIM MIN. Rp. 120.000 DAPATKAN JUGADI KOTAANDA!HUBUNGI : BACA ATURAN PAKAI
  • TOKYO, JEPANG KAMIS, 13 MARET 2014 JAGAT 21 1781:HerschelTemukanUranus SEORANG astronom Inggris kelahiran Jerman, William Herschel, berhasil menemukan planet Uranus. Temuan Herschel itu merupakan penemuan planet pertama di era modern dan penemuan pertama yang menggunakan teleskop. Penggunaan teleskop membuat Herschel bisa mengidentifikasi Uranus sebagai sebuah planet, bukan bintang, sebagaimana diyakini oleh para astronom sebelumnya. Herschel memberi nama planet ketujuh dari matahari itu dengan nama Georgium Sidus, sebagai penghormatan terhadap Raja George III dari Inggris. Kemudian, Johann Bode, seorang astronom Jerman, mengusulkan nama ‘Uranus’ yang berasal dari nama dewa Yunani kuno. Planet Uranus, seperti juga Jupiter dan Saturnus, adalah sebuah bola gas raksasa yang terdiri dari hidrogen, helium, dan metana. Uranus ialah planet terbesar ketiga dalam tata surya dan mengorbit di bumi setiap 84 tahun. Pada Januari 1986, pesawat tanpa awak milik AS, yakni Voyager 2, mengunjungi planet itu dan menemukan 10 bulan tambahan dari lima bulan yang sebelumnya telah ditemukan. 1881:TsarAlexanderIIDibunuh TSAR Alexander II yang menjadi pemimpin Rusia sejak 1855 terbunuh di jalan Kota St Petersburg akibat bom yang dilemparkan seorang anggota kelompok revolusioner bernama Kehendak Rakyat. Organisasi ini didirikan pada 1879 dengan tujuan menggulingkan sistem kerajaan di Rusia. Kelompok ini sebelumnya telah membunuh pejabat kerajaan dan beberapa kali melakukan percobaan pembunuhan terhadap Tsar Alexander II. Sebagai raja, Alexander II banyak melakukan reformasi untuk meliberalisasi dan memodernisasi Rusia, termasuk pembebasan budak pada 1861. Namun, ketika kekuasaannya ditentang, Tsar Alexander II berubah menjadi represif dan dengan keras menentang gerakan reformasi politik. Ironisnya, pada hari ketika Alexander II dibunuh, dia telah menandatangani UU pendirian dua komisi legislatif yang terdiri dari wakil-wakil rakyat yang dipilih secara tidak langsung. Pengganti Alexander II ialah anaknya, Alexander III. Raja baru itu membatalkan UU tersebut serta menghukum gantung para pembunuh ayahnya. Perjuangan rakyat Rusia untuk menggulingkan kerajaan berhasil pada 1917. 1954:PertempuranDienBienPhu PERTEMPURAN Dien Bien Phu ialah bagian terakhir dalam Perang Indochina I antara Prancis dan Viet Minh. Pertempuran yang terjadi antara Maret dan Mei 1954 itu berakhir dengan kekalahan Prancis. Hasil dari serangkaian kekeliruan dalam proses pengambilan keputusan Prancis ialah bahwa Prancis berusaha menciptakan sebuah basis pemasokan lewat udara di Dien Bien Phu. Wilayah itu terletak jauh di daerah perbukitan Vietnam. Tujuannya untuk memotong jalur pasokan Viet Minh ke Laos. Sebaliknya, Viet Minh di bawah Jenderal Vo Nguyen Giap sanggup mengitari dan mengepung Prancis. Maka, pecahlah pertarungan sengit di darat. Pertempuran itu sendiri dimulai pada 13 Maret 1954 ketika Viet Minh melepaskan tembakan artileri besar-besaran. Pada akhir malam pertama, sekitar 9.000 peluru artileri telah jatuh di daerah itu. Viet Minh menduduki daerah perbukitan di sekitar Dien Bien Phu. Pasukannya mampu menembak ke bawah dengan akurat ke posisi- posisi pasukan Prancis. Pasukan Prancis berulang-ulang membalas serangan-serangan Viet Minh di posisi mereka, dengan sesekali menerjunkan pasukan-pasukan tambahan. Namun, pada akhirnya Viet Minh berhasil merebut basis pertahanan Prancis dan memaksa Prancis menyerah. Setelah pertempuran itu, perang berakhir lewat Persetujuan Jenewa 1954. 1969:DisneyRilisTheLoveBug STUDIO Walt Disney pada hari ini merilis The Love Bug. Disutradarai oleh Robert Stevenson, film itu menampilkan Herbie, sang mobil Volkswagen yang memiliki kepribadian. Dikisahkan, Herbie mengalami ‘penyiksaan’ oleh pengemudi balap antagonis bernama Thorndyke (David Thomlinson) dan kemudian diselamatkan Jim (Dean Jones). Merasa sangat berterima kasih atas tindakan Jim, Herbie membalasnya dengan memenangi perlombaan balap satu per satu bersama Jim. Pertentangan mulai muncul ketika Thorndyke menginginkan Herbie kembali dengan cara apa pun. Dibuat berdasarkan cerita yang digarap oleh Gordon Buford, The Love Bug melahirkan beberapa sekuel, termasuk Herbie Rides Again, Herbie Goes to Monte Carlo, Herbie Goes Bananas, dan Herbie: Fully Loaded. Setelah menjadi film dengan pendapatan kotor terbesar pada 1969, The Love Bug seakan memberikan ketenangan kepada Disney yang terancam terpuruk setelah pendirinya, Walt Disney, meninggal. Film itu dinyatakan berhasil menjadi film klasik untuk anak-anak dan menambah citra baru untuk Volkswagen Beetle sebagai sebuah mobil berancangan solid yang juga penuh dengan trik. 13 Maret | space | history | * | L-2 | Riset MI ON THIS DAY J UMLAH anak Suriah yang terkena dampak perang meningkat dua kali lipat dari tahun lalu, menjadi se- dikitnya 5,5 juta jiwa. Badan Perserikatan Bangsa- Bangsa untuk Urusan Anak- Anak (UNICEF) melaporkan lebih dari setengah anak di negara tersebut mengalami masalah kesehatan, pendidik- an, dan psikologis. Perang saudara di Suriah yang memasuki tahun ke-4 pada Maret ini telah membawa penderitaan besar di semua segmen masyarakat. Sesuai dengan laporan yang mereka terbitkan, Selasa (11/3), UNI- CEF menyatakan anak-anak mengalami pengaruh paling buruk. Masalah malnutrisi dan ber- bagai penyakit telah meng- hambat pertumbuhan anak- anak di negeri itu. Anak-anak juga dilaporkan mengalami masalah pendidikan sejak pe- rang sipil berkecamuk pada Maret 2011 silam. “Setelah tiga tahun konflik berlangsung, Suriah sekarang menjadi salah satu tempat paling berbahaya di dunia un- tuk pertumbuhan anak-anak. Beribu-ribu jiwa kehilangan anggota tubuh. Mereka juga kehilangan ruang kelas dan guru, saudara, teman, rumah, dan stabilitas.” UNICEF mengatakan lebih dari 10 ribu anak tewas akibat kekerasan. Tidak hanya itu, perang telah menyebabkan ribuan anak terluka, kehilang- an rumah, dan menderita gangguan mental akibat me- lihat anggota keluarga dan teman-teman mereka ter- bunuh. Akibatnya, sekitar 2 juta anakdilaporkan membutuh- kan dukungan atau perawatan psikologis sesegera mungkin. Lembaga itu juga mendata sekitar 3 juta anak terperang- kap di kamp-kamp pengung- sian di dalam wilayah Suriah. Sekitar 1,2 juta lainnya juga dilaporkan telah meninggal- kan negara tersebut dan kini hidup sebagai pengungsi di kamp-kamp tanpa adanya ak- ses air bersih, makanan, dan kebutuhan dasar lainnya. Secara terpisah, Badan Per- serikatan Bangsa-Bangsa un- tuk Urusan Pengungsi (UN- HCR) mengingatkan masya- rakat internasional untuk tidak melupakan krisis Suriah karena fokus pada ketegangan di Ukraina. Jika itu terjadi, lembaga tersebut khawatir persoalan di Suriah akan lebih memburuk. Kepala Komisi Tinggi UNHCR Antonio Guterres mengatakan terlalu sedikit kemajuan yang telah dilakukan Amerika Seri- kat dan Rusia dalam penyele- saian krisis Suriah. Iakhawatirupayaperunding- an damai Jenewa II yang me- reka gagas tidak akan mengha- silkan apa-apa karena kedua negara itu sedang berseteru mengenai Ukraina. “Pada saat kita membutuh- kan negara-negara di dunia untuk bekerja bersama-sama dan mempersempit segala per- bedaan guna menemukan cara membangun perdamaian di Suriah, ketegangan di Ukraina jelas tidak akan membantu,” cetus Guterres. (Reuters/AP/ Hym/T-3) BEIRUT, LIBANON 5,5Juta AnakSuriah Menderita VALPARAISO, CILE PEMERINTAH Jepang mengga- gas konferensi tingkat tinggi (KTT) trilateral dengan Korea Selatan dan Amerika Serikat pada bulan ini. Seorang pejabat pemerin- tah mengatakan, kemarin, pertemuan tingkat tinggi itu merupakan upaya untuk men- cairkan hubungan yang beku antara Tokyo dan Seoul. Namun, pihak Korsel belum menunjukkan reakasi apa-apa. Padahal, ‘Negeri Sakura’ sangat berharap tercipta pertemuan antara Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Presiden Korsel Park Geun-hye, dan Presiden AS Barack Obama di sela KTT keamanan nuklir di Den Haag, Belanda, pada 24-25 Maret nanti. Dengan kehadiran Obama sebagai sekutu di meja perun- dingan, Jepang berharap Park akan bersedia duduk bertatap muka dengan Abe. Kemungkinan tatap peme- gang tampuk kepemimpinan kedua negara di satu meja perundingan terbilang sangat kecil karena usaha itu belum pernah terwujud sejak Abe menjabat perdana menteri 15 bulan lalu. Seperti diberitakan, Abe telah mengunjungi seluruh pemimpin 10 negara Asia Teng- gara. Sejak menjabat, dia juga telah lima kali bertemu dengan Presiden Rusia. Namun, hingga saat ini Abe belum satu kali pun betemu dengan pemimpin Korea atau China. (Reuters/Hym/T-3) JepangGagasPertemuanTigaNegara PEMERINTAH China pada Ra- bu (12/3) mengatakan akan meningkatkan upaya dalam memburu para pejabat korup yang melarikan diri ke luar negeri. Selain itu, aset-aset yang mereka larikan akan disita. Kantor berita negara mela- porkan pemerintah juga akan mengeluarkan perin- tah pencekalan terhadap ter- sangka tindak pidana korupsi untuk mencegah mereka me- ninggalkan China. Kepala Kejaksaan Agung China Cao Jianming menegas- kan China mengencangkan ikat pinggang dan bekerja sama dengan dengan lembaga peradilan di luar negeri un- tuk memperluas akses guna memburu para koruptor yang melarikan diri. Tindakan itu, kata dia, seba- gai upaya memulihkan citra ‘Negeri Tirai Bambu’. “Sete- lah bukti-bukti terkumpul lengkap, kami akan memulai prosedur penyitaan menurut hukum yang berlaku,” ujar Cao, seperti dilaporkan surat kabar China Daily. Cao melanjutkan sekitar 10,14 juta yuan (US$1,65 juta) ‘uang kotor’ dan properti te- lah dipulihkan oleh negara. Sejauh ini sedikitnya 762 tersangka korupsi telah di- tangkap. Mereka ditangkap baik di dalam maupun di luar negeri. Meski demikian, Cao meng- akui, dalam memburu para buron korupsi, pihaknya terhadang rintangan hukum dan perjanjian ekstradisi. (Reuters/H/T-3) PARA pengunjuk rasa bentrok dengan polisi di sejumlah kota di penjuru Turki pada Selasa (11/3) waktu setempat. Bentrokan terjadi setelah peristiwa kematian seorang remaja berusia 15 tahun yang dipukul di bagian kepala de- ngan kaleng gas air mata saat demonstrasi antipemerintah berlangsung. Berkin Elvan, korban pe- mukulan, dilaporkan terjebak dalam pertempuran jalanan di Istanbul antara polisi dan pengunjuk rasa pada 16 Juni 2013 lalu. Dia terjebak saat akan membeli roti untuk ke- luarganya. Kematiannya itu meletup- kan amarah baru bagi peng- unjuk rasa antipemerintah dalam melawan kebijakan pemerintah yang mereka ang- gap tidak memberikan ruang bagi kebebasan berekspresi. Merespons hal itu, polisi melepaskan meriam air dan gas air mata kepada ribuan demonstran yang memprotes kebijakan prapemilu Perdana Menteri Tayyip Erdogan yang saat ini tengah menghadapi kasus skandal korupsi. Resistensi terhadap Erdo- gan menjadi salah satu tan- tangan terbesar selama dia berkuasa. Akibatnya, Istanbul dan Ankara kini didera protes besar dalam beberapa pekan terakhir. Pengunjuk rasa menuding Erdogan sebagai pemimpin yang otoriter dan mencoba menutup-nutupi skandal ko- rupsi yang melibatkan dia dan keluarganya. (Reuters/ Hym/T-3) BEIJING, CHINA ANKARA, TURKI PemerintahBuruKoruptordiLuarNegeri TurkiDideraGelombangProtes KORBAN PERANG: Anak-anak yang mengangkut air dengan gerobak menyusuri sepanjang jalan yang rusak di Aleppo, Suriah, kemarin. UNICEF menyatakan ribuan anak diperkirakan telantar selama perang sipil di Suriah. REUTERS/MAHMOUD HEBBO SETELAH empat tahun me- nunggu, Michelle Bachelet kembali menjadi presiden Cile. Politikus sosialis tersebut kini memiliki pekerjaan rumah besar. Dia harus mengeluarkan negara itu dari masalah per- lambatan ekonomi dan protes yang telah melumpuhkan per- tumbuhan Cile dalam beber- apa tahun terakhir. Karena itu, Bachelet dituntut untuk membuat perubahan sosial yang mendalam di Cile. Di tengah gemuruh tepuk tangan dan sorak-sorai pendu- kungnya, Rabu (12/3), senator Isabel Allende yang juga putri mantan Presiden Salvador Allende memakaikan selem- pang kepresidenan berwarna merah, putih, dan biru di bahu Bachelet dalam upacara di Kongres Cile, di kota pelabuh- an Valparaiso. “Ini saatnya bekerja dan ber- komitmen untuk menjalankan program pemerintah kita. Saatnya mulai mewujudkan mimpi-mimpi rakyat menjadi kenyataan menuju sebuah bangsa yang lebih adil, maju, modern, toleran, dan inklusif,” ungkapnya di hadapan lebih dari 5.000 orang di istana pre- siden di Santiago. Dia melanjutkan, Cile hanya memiliki satu musuh besar, yakni ketidaksetaraan. Kare- na itu, lanjutnya, hanya de- ngan kebersamaan warga Cile dapat mengalahkannya.(AP/ Hym/T-3) BacheletPimpinCile AP/EUGENE HOSHIKO AP/VICTOR RUIZ CABALLERO WIKIPEDIA WIKIPEDIA WIKIPEDIA WIKIPEDIA Shinzo AbeShinzo Abe Michelle BacheletMichelle Bachelet
  • FOKUS O22 Mengintip Masa Depan dari Genewa Fungsi motor show terbesar sejagat itu kini telah bergeser dari aspek komersial semata menjadi ajang unjuk teknologi. TidaksekadarTampil Maskulin JANJI Honda menaburkan mesin injeksi ke seluruh motornya kini menyentuh Supra X 125. Tentu saja, tak hanya mesin yang diutak-atik. Penyegaran tampilan plus penambahan fitur baru membuat- nya tak sekadar tampil maskulin, tapi juga kian fungsional dengan fitur baru tersebut. Apa itu? Mari sorot perubahan tampilannya dahulu, dari depan sampai belakang. Sisi penerangan muka serta ekor New Supra X 125 FI mendapat sentuhan me- lalui lampu depan dengan multireflek- tor ganda plus visor anyar. Tampang depannya memburatkan kesan maskulin dan aerodinamis ber- kat leg shield dengan karakter lekukan tegas, tajam, dan ramping. Mukanya makin bernuansa ‘sadis’ akibat desain lampu senja dan lampu sein ganda plus inner lens yang menatap tajam aspal jalanan. Di bagian buntutnya, lampu setop berdesain sporty kini dilengkapi LED enam titik yang membuatnya makin modern. Hal itu diparipurnakan dengan knalpot yang memiliki pelindung panas berwarna krom. Efisiensi dan fungsionalitas kemudian menjadi poin berikutnya yang ingin disasar Honda. Pada New Supra X 125 FI, hal itu digapai berbekal mesin 125 cc 4-langkah SOHC silinder tunggal ber- pendingin udara. Seperti biasa, mesin itu dipersenjatai teknologi programmed fuel injection (PGM-FI) khas Honda. Chief Engineer Honda R&D Southeast Asia Co Ltd Kenichiro Ikeda mengklaim, berbekal ‘jagoan’ baru di ruang pacu itu, konsumsi BBM New Supra X 125 FI lebih hemat 23% ketimbang generasi karbu- ratornya. Pengujian internal Honda, jelasnya, menunjukkan pemakaian BBM sebesar 61,8 km/liter. Mesin tersebut dipadukan dengan tangki bensin yang kini berkapasitas 4 liter. “Dengan tingkat efisiensi saat ini dan besar tangki bensinnya, motor ini dapat menempuh jarak yang lebih jauh dari- pada sebelumhya,” lontar Ikeda dalam acara peluncuran New Supra X 125 FI, akhir Februari, di Jakarta. Pengisi baterai Lanjut ke fitur keamanan, motor bebek berbanderol harga Rp15.350.000 untuk tipe spoke wheel dan Rp16.400.000 untuk tipe cast wheel itu diberkahi rem cakram (disc brake) baik di roda depan maupun bela- kangnya. Ada pula auto secure key shutter, sistem pe- nguncian bermagnet de- ngan penutup otomatis. Membuka bagasi New Supra X 125 FI juga dapat di- lakukan melalui tombol yang terletak di dekatnya. F i t u r f u n g s i - onal yang p a l i n g b a r u b a g i Honda ialah soket pengi- sian baterai smartphone atau gadget yang terletak di bagasinya. “Suhu di dalam bagasi memang lebih panas, tapi hal ini sudah kami perhitungkan. Sinyal ponsel yang dekat dengan tangki bahan bakar juga tidak akan menggangu,” kata Ikeda. Ikeda memberi tahu, pengisian bate- rai telepon seluler sebaiknya dilakukan saat sang bebek dalam keadaan hidup. Hal itu agar aki tetap ‘mengisi’. Ba- gaimana jika aktivitas itu dilaku- kan kala mesin mati? “Misalnya pun aki habis, mesin tetap dapat dinyalakan dengan kick starter dan aki akan mengisi lagi,” pungkasnya. (Xan/S-2) REUTERS/ARND WIEGMANN INSAN AKBAR KRISNAMUSI A PA yang terjadi saat pameran oto- motif berskala dunia dipadukan dengan mobil-mobil konsep? Satu jawaban yang harus dikedepan- kan: masa depan. Terang saja, para pabrikan global kerap menggunakan motor show sebagai arena memperkenalkan pengembangan produk termutakhir. Fungsi motor show kelas wahid sejagat saat ini telah bergeser dari aspek komersial semata menjadi wahana unjuk teknologi. Tak mengherankan, mobil-mobil konsep di Geneva Motor Show 2014, yang berlang- sung 6-16 Maret ini di Genewa, Swiss, turut menjadi patokan model serta teknologi yang akan diproduksi di tahun-tahun mendatang. Karena itu, mari kita mengintip sekelumit masa depan dari Genewa. Maserati Alfieri Namanya sama dengan nama satu dari duo Maserati bersaudara yang membangun pabrikan asal Italia tersebut dari nol. Tak mengherankan, Alfieri menjadi mobil kon- sep spesial dari Maserati untuk panggung Geneva Motor Show. Menurut laman daring Autocar.co.uk, sasis milik GranTurismo MC Stradale, yang diperpendek 240 mm, diambil. Alfieri juga menggunakan mesin V8 4,7 liter, kapasitas yang sama dengan GranTurismo. Gelon- toran daya klimaksnya 460bhp di kitiran 7000 rpm dan torsi puncak 383 lb-ft di 4750 rpm. CEO Maserati Harald Wester, dikutip dari Autoexpress.co.uk, menjelaskan, Alfieri adalah masa depan Maserati dan pihaknya sedang memperhitungkan masak-masak perwujudan versi produksinya. Meski mengambil sasis dan mesin berkapasitas sama dengan MC Stradale, ia menyanggah Alfieri bakal menggantikan model Gran- Turismo. “Alfieri bukanlah GT. Ini adalah mobil sport 2+2 dengan dimensi sempurna yang dapat melengkapi jejeran model Mase- rati.” Versi konsepnya membawa pelek 20 dan 21 inci plus bodi berbalut cat steel flair, se- dangkan bagian seperti rem calipers, grille, air ducts, hingga tailpipes beraksen biru Maserati. Berat keseluruhan Alfieri sendiri kurang dari 1.400 kg. Honda Civic Type R Honda Civic Type R menjadi salah satu dari lima mobil konsep terbaik pilihan Auto- car.co.uk. Dasarnya, mobil tersebut menjadi Civic Type R berdesain paling ekstrem dan digadang-gadang akan diproduksi massal dalam satu tahun, dengan tampilan yang diklaim tak akan jauh berbeda. Civic Type R di Geneva Motor Show 2014 memiliki ground clearance lebih rendah 30 mm, spoiler depan nan masif, wheelarches menonjol, hingga sayap belakang paling nyeleneh yang pernah ada di sebuah hatch- back. Sistem distribusi dan pembuangan udara Civic R Type mulai spoiler depan hingga berujung pada sayap belakang dengan mengarahkan hembusan angin menuju dapur pacu. Selain itu, cakram rem keempat roda akan mendinginkan dan mereduksi hambatan udara. Dapur pacunya digawangi mesin 2.0 liter turbocharged berkekuatan hampir 300 bhp, dengan torsi 300 lb-ft pada 2.000 rpm. Senior Project Designer Honda Masaru Hasegawa, yang mengepalai pengembangan Civic R Type, menjelaskan inspirasi datang dari mobil World Touring Car Honda. “Kami terus berkomunikasi dengan tek- nisi kami di Nurbugring dan Jepang demi sebuah bentuk yang menyediakan down- force eksepsional dengan hambatan udara sekecil mungkin. Juga sistem pendinginan yang diperlukan bagi mesin dan remnya,” ujar Hasegawa. Audi TT Quatro Sport Audi TT Quatro Sport menggoda dengan mesin tergarang di balik kap depannya. Mesin 2.0 liter TFSI milik TT Quatro Sport mampu memuntahkan tenaga hingga 414 bhp ditambah torsi 450 Nm. Kedigdayaan se- besar itu disalurkan melalui keempat roda twin-clutch S tronic girboks dan menghasil- kan akselerasi 3,7 detik untuk mencapai 100 km/jam dari titik diam. “Saat pertama kali datang, saya meminta tenaga lebih dari 2.0 TFSI. Kami mencapai 400 bhp, tapi saya katakan itu belum cukup. Kami lalu mencapai 420 bhp dan baru saya puas,” imbuh Kepala Pengembangan Audi yang baru, Ulrich Hackenberg, dikutip dari Autoexpress.co.uk. Di Genewa, kursi belakang TT Quatro Sport dicopot dan digantikan roll cage serta tempat menyimpan helm. Sistem audio di- angkat demi mengurangi bobot. Dua kursi depan bermodel bucket, lengkap dengan sabuk pengaman racing. Tampilannya galak dengan grill depan metal tiga dimensi, saluran udara besar di bemper, ban 20 inci, sayap belakang, dan penggunaan alumunium hingga serat kar- bon di bodinya. “Mobil ini perlu dihomologasikan se- hingga kami bisa fokus pada versi produk- sinya. Jika kami membuat versi clubsport- nya, ada kesempatan menggunakan mate- rial lain. Kami bisa menggunakan karbon di bagian strukturnya,” pungkas Hackenberg. (S-2) insan@mediaindonesia.com Mercedes-Benz Indonesia Pilih Diler Terbaik PT Mercindo Autorama didapuk sebagai Dealer of The Year 2013 dalam ajang ta- hunan yang digelar PT Mercedes-Benz Indonesia, beberapa waktu lalu. Selain itu, Hartono Raya Motor Semarang juga terpilih sebagai Best Bus Dealer 2013 dan Bintang Cosmos sebagai Best Truck Dealer 2013. Ketiganya dinilai memiliki prestasi ter- baik di sepanjang 2013 lalu setelah menda- patkan nilai terbaik dari beberapa kriteria penilaian, antara lain penjualan, purnajual, indeks kepuasan pelanggan (customer satis- faction index/CSI), dan business excellence. “Dealer of the Year Mercedes-Benz In- donesia merupakan bentuk terima kasih dan apresiasi kami kepada diler sebagai mitra strategis dalam memajukan bisnis perusahaan,” ungkap President and CEO Mercedes-Benz Indonesia Claus Weidner dalam siaran persnya, kemarin. (RO/S-2) Komunitas KIA Bersama PMI Adakan Donor Darah BERBAGAI komunitas independen peng- guna KIA, bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI), mengadakan ke- giatan donor darah di gerai KIA Sunter, Ja- karta Utara, Sabtu (8/3). Tercatat lebih dari 100 orang dan 75 kantong darah terkumpul dari aksi sosial tersebut. Terdapat enam komunitas independen KIA yang menginisiasi kegiatan kolaboratif bersama PMI tersebut. Keenamnya ialah Carnival Sedona Owners Club (CSOC), Carens Club Indonesia (CCI), Picanto Club Indonesia (PiCA), ID Sportage (IDS), juga Rio Owners Community (Rocks). “Donor darah bersama ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas kami terhadap sesama, juga tempat silaturahim antarpengguna KIA,” terang PT KIA Mobil Indonesia dalam keterangan persnya. (Xan/S-2) Yamaha Raih Roy Morgan Award 2014 YAMAHA meraih Indonesia Roy Morgan Customer Satisfaction Award 2014 untuk kategori motorcycle manufacturer of the year. Sebanyak 27 ribu responden dilibat- kan. Status motorcycle manufacturer of the year digenggam Yamaha setelah menda- patkan poin tertinggi 93,6% untuk tingkat kepuasan konsumen. Survei dilakukan di 22 kota besar dan 22 kota kecil di 17 provinsi Tanah Air. Seremoni penyerahan penghargaan dilakukan pada Rabu (5/3). “Untuk kedua kali secara beruntun penghargaan prestisius ini diraih Yamaha. Ini membuktikan eksistensi Yamaha di dunia otomotif Tanah Air sekaligus bukti kepercayaan dan loyalitas konsumen pada produk dan pelayanan Yamaha,” ucap Di- rektur Sales Yamaha Indonesia Sutarya dalam rilisnya, awal pekan ini. (Xan/S-2) PAMER TEKNOLOGI: Kendaraan roda tiga hasil desain pabrikan Morgan menjadi salah satu keunikan teknologi otomotif yang yang menghiasi ruang pamer Geneva International Motor Show 2014. OTO INFO NewHondaSupraX125FI DOK MERCEDES-BENZ MI/INSAN
  • KAMIS, 13 MARET 2014OTOMOTIF 23 Audi TT Quatro Sport Concept DOK FERRARI PajeroSportV6Gasoline JanganRemehkan MesinBensinnya PAJERO Sport, sport utility vehicle (SUV) legendaris Mitsubishi, akhir tidak hanya berkutat dengan mesin diesel. Varian mesin bensin dikeluarkan. Namun, pabrikan asal Jepang itu mewanti-wanti khalayak agar jangan memandang re- meh kemampuannya. New Pajero Sport V6 Gasoline, sesuai namanya, berjantung mesin V6 MIVEC 3.0 SOHC. Dengan didukung teknologi variable induction control (VIC), jagoan di dapur pacunya itu diklaim sebagai yang paling bertaji di antara para kom- petitor. “Mobil ini didukung mesin bensin tangguh dengan VIC yang mampu mem- berikan tenaga terbesar di kelasnya. Teknologi MIVEC (Mitsubishi Innovative Valve Timing Electronic Control) ikut membantu menghasilkan tenaga, tetapi dengan suara mesin halus,” aku Execu- tive General Manager Mitsubishi Motor Corporation (MMC) Kosei Tamaki, Jumat (7/3), dalam acara peluncuran New Pa- jero Sport V6 Gasoline di Jakarta. Suara halus tersebut antara lain ber- kat penggunaan blok silinder aluminium nan ringan pada teknologi MIVEC yang berfungsi membantu pendinginan me- sin di putaran rendah. Tingkat emisi gas buang pun tereduksi karenanya. Gelontoran daya maksimum yang dihasilkan, menurut Mitsubishi, ialah 220 PS pada kitiran 6.250 rpm. Adapun torsi puncaknya mencapai 28,7 Kgm saat putaran mesin mencapai 4.000 rpm. Namun, apakah mesin SOHC Pajero Sport satu ini bisa diandalkan? Head of Field Service Department PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) Boedi- arto menjamin dengan teknologi seperti MIVEC dan VIC, mesin SOHC milik Pajero Sport itu memiliki kinerja moncer. “Valve intake pada saat rpm rendah yang terbuka hanya satu setengah, itu juga tidak terbuka penuh. Hal ini berpengaruh pada efisiensi,” papar Boediarto. “Kalau (rpm) sudah medium ke atas, secara bertahap bukaan (valve intake) akan berubah drastis sehingga aliran udara lebih banyak masuk. Dipadu de- ngan suplai bensin yang telah diatur lalu menghasilkan tenaga sebesar itu (220 PS),” lanjutnya. Fitur Dakkar Head of Passanger Car and Light Com- mercial Vehicle Department KTB Imam Choeru Cahya menambahkan, secara tampilan, perbedaan New Pajero Sport V6 Gasoline ada di kaca spion dengan lampu sein, door handle berwarna senada dengan bodi, desain alloy wheel ban 17 inci, juga emblem V6 MIVEC serta V6 3.0 yang mempertegas kemampuan- nya. “Kelebihan-kelebihan yang ada di varian Dakkar juga kami terapkan se- perti sun roof, lampu kabut, interior bernuansa hitam, dan air bag.” Operating General Manager KTB Dul- jatmono menambahkan, alih-alih varian 2.4 L, KTB memang langsung membawa yang berkapasitas 3.0 L dari Thailand. “Fortuner ada varian mesin bensin 2.7 l. Untuk dapat berkompetisi kami pilihlah 3.0 l karena dari performa le- bih tinggi,” tutupnya soal SUV seharga Rp481 juta on the road Jakarta dengan target 150 unit per bulan tersebut. (Xan/S-2) BALAP FERRARI: Kejuaraan balap Ferrari Challenge yang mempertemukan pembalap berpengalaman dengan pembalap pemula merupakan satu-satunya balapan yang khusus dibuat oleh Ferrari. Tahun ini diadakan di Sirkuit Sepang, Malaysia. “Mobil ini didukung mesin bensin tangguh dengan VIC yang mampu memberikan tenaga terbesar di kelasnya. Teknologi MIVEC ikut membantu menghasilkan tenaga, tetapi dengan suara mesin halus.” Kosei Tamaki Executive GM Mitsubishi Motor Corp NEGARA tetangga Malaysia mendapat ke- hormatan sebagai pembuka Ferrari Racing Days 2014, 21-23 Februari lalu. Di Sirkuit In- ternational Sepang berkumpul 1.000 pasang mata, dan 300 pasang di antaranya pemilik Ferrari di seputar Asia Pasifik, termasuk Indonesia. Berbarengan dengan Ferrari Racing Days ialah Ferrari Challenge, yang telah lebih dari dua dekade diselenggarakan oleh pabrikan berlogo ‘kuda jingkrak’ tersebut. Ferrari Challenge bertujuan mempertemu- kan pembalap berpengalaman dengan pembalap pemula. Tak mengherankan pula jika mereka juga pemilik Ferrari. Untuk Ferrari Challenge di tahun kuda kayu ini, ‘sang kuda jingkrak’ juga telah mengembangkan supercar khusus, yakni Ferrari 458 Evoluzione. “Ferrari Challenge kini memasuki usia 22 tahun dan merupakan satu-satunya kejuaraan yang khusus dibuat oleh Ferrari. Ajang ini memungkinkan klien kami untuk balapan di lintasan balap terindah di du- nia di dalam (kabin) 458 Italia yang telah dikembangkan,” tandas Head of the Ferrari Sporting Activity Department Antonella Co- letta dalam keterangan pers yang diterima Media Indonesia, Selasa (11/3). Pembalap dari berbagai negara menye- muti Sepang untuk berkompetisi dalam Fer- rari Challenge yang dibagi menjadi Trofeo Pirelli--bagi mereka yang berpengalaman- -dan Coppa Shell. Mulai ‘tuan rumah’ Max Blancardi (Italia) hingga sosok dari Indone- sia, David Tiptobiantoro. Terdapat pula kategori ‘Gentleman’s Cup’ yang dibuat khusus untuk para veteran di atas usia 50. “Kami telah memiliki tradisi balap sejak lahir dan Ferrari Racing Days memung- kinkan kami untuk berbagi dengan klien dan penggemar kami,” lanjut Antonella Coletta. Di samping Ferrari Challenge, terdapat pula program Corso Pilota. Program itu mempersilakan tamu-tamu yang hadir menjajal dan meningkatkan teknik menge- mudi mereka di lintasan balap sekaligus potensi berbagai supercar Ferrari. Tentu saja, mereka semua ditemani instruktur profesional. Corso Pilota sendiri menjadi pintu masuk dari Corso Pilota resmi di ‘Negeri Menara Pisa’ itu. Lantas, mengapa memilih Malaysia? “Kami memiliki sejarah di Malaysia. Masyarakatnya mengerti brand kami dan etos di belakangnya. Dalam hal tersebut, Malaysia memiliki basis klien yang mapan bagi Ferrari, yang merupakan angin segar di wilayah ini,” tukas Managing Director Ferrari Far East Giuseppe Cattaneo. Ajang yang diakhiri dengan parade para pemilik Ferrari di Sepang itu selanjutnya akan menyambangi sirkuit-sirkuit di ne- gara seperti Australia, China, Korea Sela- tan, Jepang, dan Uni Emirat Arab hingga Desember nanti. Lalu, kapan mampir ke Indonesia? (Xan/S-2) PemuladanProfesional BertemudiFerrari Challenge MI/INSAN Honda Civic Type R Concept Maserati Alfieri Concept DOK AUDI AP/MARTIAL TREZZINI REUTERS/ARND WIEGMANN
  • 24 KEHILANGAN Hilang BPKB Mobil Daihatsu Taff tahun 1991 a/n Antonius Setyawan.NoPol : B 1010 WP. NOSIN : 943235,Warna Biru,tdk laku lagi. MOBIL DISEWAKAN OtomileCarRentalNewInnova,NewAvanza Harian,Mingguan,Bulanan.BerikutSupir/Tdk Berikut Supir 34616936, 081296116625 PERHIASAN STAR ARLOJI ,BELI JAM bks/berlian dgn hrgTgg ROLEX,BULGARI,OMEGA,BREITLING,dll,Hub:Bp. TONY3929079,08129455198AptMentengPrada Lt.1No.10A dpnSt.Cikini(Dtgketmpt). RUANG KANTOR DISEWAKAN...65m2, 2 lantai, 2 kmr tidur/R. direksi,5 ac & 1kitchen set, 2K,MANDI dlm, parkir pribadi, satpam,JL Persada Raya no 48 *Saharjo Jaksel, tlp 83705285 bbm27562ddc DISEWAKAN...RUANGkantor40m2,lantai1, R.direksi & R.kasir, 2 ac & 2 toilet dlm, parkir, satpam,akses MT. Haryono Jl.Tebet tmr IIIno 4 Jaksel, tlp 83705285, bbm27562ddc TANAH DIJUAL Dijual tanah 10 hektar di BATAM, SHG, lokasi STRATEGIS, HARGA NEGO. Hub. 0813 6434 2510 / 0813 1780 3070. KLASIFA
  • KAMIS, 13 MARET 2014 KOMUNITAS 25 NOVI dan Amelia merupakan karya- wan swasta yang belum lama ini merampungkan kuliah. Hidup kedua- nya masih jauh dari kemilau harta. Amelia seorang akuntan di sebuah perusahaan swasta mengaku kerap mencuri waktu seusai bekerja untuk datang ke pusat kegiatan The Umbrella Wisdom. Meski orangtuanya kurang setuju, Amelia berkukuh. “Karena daerah ini dianggap tempat seram. Tapi, biasanya kalau tidak lem- bur kerja, aku sempatkan ke sini seperti hari ini meski kelas sudah dimulai se- jak jam 5 sore,” ujarnya. Bagi Novi dan Amelia, anak-anak seperti, Nur, Maria, Putri, Oji, Ahmad, Yono, Fadil, Caca, dan Putri ialah kekuatan mereka. Sebab, kata Novi, kala semangat relawan mengendur ka- rena kesibukan, keriangan anak-anak menjadi cambuk bagi mereka. Mereka memang tak sekadar mengajar, tetapi juga menjadi sahabat buat anak-anak. Sedih bercampur senang bergelanyut di kepala Novi kala melihat keriangan bocah-bocah yang berumur antara 6-13 tahun itu. “Senang ketika melihat mereka tertawa, tapi juga sedih karena anak- anak ini tak banyak memiliki kesem- patan seperti teman sebaya mereka. aksi kami ini cuma sederhana. Semua berlandaskan niat untuk membantu sesama,” ujarnya. Novi, Amelia, dan Gavin tak tahu sampai kapan mampu menjadi rela- wan di The Umbrella Wisdom. Seka- rang semangat mereka masih menyala, tapi entah esok hari ketika kesibukan dengan pekerjaan lain memburu me- reka. Tak jarang, kata Novi, pekerjaan relawan menyita waktu sehingga me- reka terpaksa mengurangi kunjungan mereka ke bantaran rel ini. Karena itu, Amelia selalu bercerita dengan teman-temannya soal aktivitasnya di ko- munitas itu, entah di ling- kungan kantor atau per- gaulan lainnya. Alasan- nya sederhana, mereka ingin semakin banyak orang yang peduli de- ngan nasib anak-anak yang berkekurangan. “Siapa pun yang mau bergabung, kami mem- buka pintu selebar- lebarnya. Semakin ba- nyak relawan, anak- anak seperti ini akan memiliki masa depan yang lebih baik lagi,” ujarnya. Mau tau lebih banyak soal ke- giatan mereka, silakan intip di laman Facebook mereka The Umbrella Wis- dom. (Pol/M-5) MembukaPintubagiRelawan FOTO-FOTO: MI/ROMMY PUJIANTO RUDY POLYCARPUS S UATU sore di balik gedung- gedung modern tak jauh dari Stasiun Jakarta Kota, di tengah deretan permukiman di ban- taran rel kereta api yang sudah tidak lagi digunakan, menyempil bangunan kelas dari tripleks berukuran 4x4 me- ter. Di sana, setiap Senin, Kamis, dan Jumat, para relawan muda yang ter- gabung dalam komunitas The Umbrella Wisdom mengajar sekitar 20 anak di Kampung Dao, Kelurahan Ancol, Ja- karta Utara. Azan magrib baru selesai berkumandang, anak-anak itu langsung berhamburan dan berebut masuk ke kelas. Materi pelajaran kali ini adalah bahasa Inggris. Menggunakan kapur putih, Novita Christiati, relawan The Umbrella Wis- dom menulis kata-kata dalam bahasa Inggris di papan hitam yang sudah tak lagi legam. Anak-anak memerhatikan dengan saksama, meski sesekali terdengar sua- ra riuh bisik-bisik di antara mereka. Agar anak-anak tak bosan karena cuma mendengarkan penjelasannya, Novi membuat permainan. Mereka dibagi dalam kelompok. Satu kelompok memperagakan gerakan, ke- lompok lain harus menebaknya dalam bahasa Inggris. Sontak suasana kelas ramai dengan gelak tawa dan jeritan gemas karena tebakannya tidak tepat. Sepanjang proses belajar itu, mereka, termasuk Novi, sangat menikmatinya. The Umbrella Wisdom dibentuk pada 2011 oleh Hendri, Jovan, Sari, Mala, Reni, dan Gavin, seorang warga berkebangsaan Kanada. Mereka ter- hubung karena mempunyai visi yang sama, yaitu prihatin terhadap kondisi anak-anak yang berada di bawah garis kemiskinan. “Banyak yang menjadi pengamen, pemulung, dan lebih ekstrem lagi ada- lah putus sekolah. Lewat komunitas ini, kami ingin ajak anak muda peduli kondisi anak-anak ini dengan melaku- kan suatu perubahan dan kesempatan belajar untuk mereka,” ujar Novi. Nama The Umbrella Wisdom ter- inspirasi oleh payung. Payung, ujar akuntan di sebuah perusahaan swasta itu, adalah tempat perlindungan, ber- naung, entah hujan ataupun panas. Namun, perlindungan yang diberikan The Umbrella Wisdom dalam bentuk lain, yakni pendidikan dan kecerian bagi anak-anak. Pada awalnya, perjuangan untuk diterima keluarga anak-anak tersebut tidak mudah. Mereka membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dapat meyakinkan orangtua dan penduduk di sana bahwa kedatangan mereka un- tuk membantu pendidikan anak-anak, bukan yang lain. “Sebagian dari mereka senang anak- anaknya mendapatkan pendidikan dan sebagian lagi ada yang khawatir kalau kami dari organisasi yang sengaja masuk dengan tujuan negatif. Namun, kami buktikan bahwa tujuan kami adalah mengajar. Perlahan kami pun diterima,” kenangnya. Saat ini tercatat 70 anak yang ter- daftar menjadi peserta didik. Namun, hanya 40 anak yang aktif mengikuti setiap kegiatan. Makan bersama Selain itu, mereka juga menggelar makan bersama. Kegiatan itu, kata Amelia Virgiani Pertiwi, baru dimulai empat bulan terakhir. Masakan diolah dan disajikan orangtua anak-anak se- cara bergilir. Menunya pun terbilang sederhana, yakni lauk berupa ikan atau telur yang bersanding dengan sayur dan buah. “Anak-anak ini pasti minim gizinya. Namun, karena anggaran kami kurang memadai, kegiatan ini dilakukan sekali dalam sepekan saja,” ujar Amelia. Keakraban terpendar jelas lewat pola anak-anak di dekat para relawan. Caca tak lepas dari pangkuan Amelia. Adapun Putri tak mau kalah. “Kak, ayo makan. Enak nih,” ujar Putri sembari menjulurkan sendok makannya kepada Amelia. Sebelum menikmati sajian malam itu, anak-anak berbaris rapi menanti giliran piring mereka disajikan dengan lauk yang tersedia. Semua kelas bersifat nonformal, artinya para pengajar The Umbrella Wisdom mengajarkan pe- ngetahuan umum dan kesenian untuk menggali kreativitas anak-anak. Hal menarik lainnya, anak-anak didik The Umbrella Wisdom juga mendapat- kan ilmu bercocok tanam. Mereka di- jajari menanam dan merawat tanaman hingga berbuah. Selain koleksi buku tanaman, di ru- angan itu juga terdapat tanaman yang dirawat anak-anak di dalam pot kecil sebagai wadahnya. Untuk menambah koleksi buku me- reka, komunitas itu membuka pintu selebar-lebarnya bagi masyarakat yang ingin menyumbangkan bahan bacaan bagi anak-anak. Bagaimana cara mereka mengum- pulkan dana untuk aktivitas ini? Kata Amelia, The Umbrella Wisdom adalah gerakan mandiri. Bisa dibilang, ujarnya, sebagian besar dana dan buku bacaan diperoleh dari donatur yang tak lain adalah teman-teman atau kerabat rela- wan. Pendapat Amelia diamini Gavin. Bahkan tak jarang ia harus merogoh koceknya sendiri. “Saya kerja di Kanada di perusahaan travel selama musim panas saja. Setelah mengumpulkan uang, saya kembali ke Indonesia dan mengurus komunitas ini. Begitu terus setiap tahun. Saya tergerak melakukan sesuatu setelah melihat ka- wasan slum seperti ini,” kata pria yang pertama kali menginjakkan kakinya di Indonesia pada 2004 itu. (M-5) rudy@mediaindonesia.com Prihatin dengan kondisi anak-anak di bantaran rel membuat mereka memutuskan untuk membantu mengajar, memperbaiki gizi, dan bercocok tanam. T H E U M B R E L L A W I S D O M Mengajar di Bantaran Rel Belajar bahasa Inggris Antre sebelum makan Suasana makan bersama
  • PROVINSI Papua, Bali, dan Nanggroe Aceh Darussalam akan bersaing untuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional XX/2020. Dalam pemungutan suara saat Ra- pat Anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KOI) di Jakarta Convention Center, Selasa (11/3) malam, ketiga provinsi itu menempati posisi tiga besar. Papua mendapat dukungan mayoritas peserta rapat de- ngan mengantongi 66 suara, sedangkan Bali dan Aceh masing-masing hanya me- ngantongi 46 suara. Ketiganya menyingkirkan Jawa Tengah, Sumatra Utara, dan Sulawesi Selatan. Daerah-daerah itu dipastikan gagal menjadi tuan rumah. Setelah menentukan tiga besar, KONI akan memberi- kan berkas tersebut kepada Kemenpora untuk memberi- kan rekomendasi penunjuk- kan tuan rumah PON 2020 secara definitif. Tuan rumah PONXX/2020akandiputuskan dalam Rapat Anggota KONI tahun depan. Gubernur Papua Lukas E- nembe mengatakan pihaknya akan menanggung semua biaya akomodasi, transpor- tasi lokal, dan konsumsi selu- ruh kontingen bila akhirnya provinsinya terpilih. “Kami telah menandata- ngani nota kesepahaman (memorandum of understand- ing/MoU) dengan berbagai pihak untuk menjamin se- muanya gratis. Kami sangat siap untuk melaksanakan PON 2020,” kata Lukas. Lukas menambahkan, pihaknya juga menggandeng perusahaan swasta seperti PT Freeport. “Kami juga akan menggandeng provinsi te- tangga, Papua Barat, untuk ikut menyelenggarakan PON 2020,” tutur Lukas. Pelayanan maksimal juga dijanjikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Menu- rutnya, Bali telah menyiapkan slogan untuk pelaksanaan PON 2020, yaitu sport, tour- ism, and culture (olahraga, wisata, dan budaya). “Yang kami tawarkan ada- lah pertandingan di PON bisa disaksikan oleh dunia karena Bali merupakan tujuan wisata asing. Kami juga akan mem- berikan tempat bagi provinsi di Indonesia untuk membuka pameranselamaPONberlang- sung,” katanya. (Gnr/R-2) HennyPecahkanRekorWNBL PEMAIN Surabaya Fever Henny Sutjiono mencetak rekor di ajang Speedy Women’s National Basketball League (WNBL) Indonesia 2013-2014. Pemain yang menempati posisi small forward tersebut menjadi pemain yang paling banyak menc- etak rebound dalam satu pertandingan dengan 24 rebound. Rekor tersebut dibukukan Henny saat membawa timnya menang 71-60 atas Merah Putih Predators Jakarta di laga Seri III WNBL 2013-2014 di C-Tra Arena, Bandung, Jawa Barat kemarin. Rekor sebelumnya dipegang Windi Hastari dengan raihan 23 rebound. Selain itu, catatan rebound Henny ini juga melampaui raihan rekor terbanyak di NBL atas nama Galank Gunawan (Garuda Kukar Bandung) dengan 23 rebound. Menurut Henny, pelatih memang menginstruksikan dirinya untuk lebih agresif melakukan rebound terutama saat menye- rang. “Saya tidak tahu bisa mencetak rebound sebanyak itu. Saya hanya fokus menjalankan tugas di lapangan,” jelasnya seperti dikutip wnblindonesia.com. (Wdo/R-3) Indoprix2014bakalLebihSengit PERSAINGAN di ajang Indoprix 2014 dipastikan akan makin sengit. Pasalnya, tim-tim merek seperti Yamaha, Honda, Suzuki, ataupun Kawasaki telah menyiapkan motor dengan serang-kaian riset. “Kami perkirakan lomba nanti akan berlangsung ketat. Sulit untuk memprediksi tim mana yang akan unggul,” ujar Bambang Gunardi dari Indospeed Management selaku penye- lenggara lomba, kemarin. Indoprix 2014 akan berlangsung dalam lima seri. Seri per- tama akan berlangsung di Sirkuit Karting, Sentul, Bogor, 26-27 April. Kemudian dilanjutkan putaran kedua digelar di Sirkuit Skyland, Sekayu, Sumatra Selatan, 24-25 Mei. Adapun putaran ketiga dilangsungkan di Kenjeran Park, Surabaya, 9-10 Agustus dan putaran keempat kembali dilang- sungkan di Sirkuit Karting, Sentul, 13-14 September. Sirkuit Balipat, Binuang, Kalimantan Selatan, akan menjadi putaran pamungkas pada 22-23 November. “Indoprix tahun ini akan diikuti 32 pembalap,” tutup Bambang. (Mln/R-2) SchumacherPerlihatkanTandaPositif TANDA-TANDA menggembirakan diperlihatkan Michael Schumacher yang saat ini masih dalam keadaaan koma a- kibat mengalami cedera otak. Kabar menggembirakan itu diungkapkan agen dan juru bicara keluarga Schumacher Sabine Kehm, kemarin. “Kami tetap yakin Michael akan mampu pulih dan sadar. Memang tanda-tanda itu sangat kecil. Namun, kami tahu dalam kondisi seperti sekarang, kami harus sangat sabar,” ujar Kehm. Schumacher, 45, koma sejak mengalami kecelakaan saat bermain ski di Pegunungan Alpen, 29 Desember 2013 lalu. Se- jak kecelakaan tersebut, juara tujuh kali Formula 1 asal Jerman itu tidak sadarkan diri dan dalam kondisi kritis dan dirawat di RS Grenoble, Prancis. “Sejak awal kami sadar ini akan menjadi perjuangan yang berat dan panjang. Cederanya sangat parah. Sulit untuk me- mahami ia mengalami hal itu setelah sebelumnya mampu lolos dari berbagai kondisi sulit di masa lalu,” imbuh Kehm. (Rtr/Wdo/R-3) SEKILAS GELANGGANG KEMBALIKAN BOLA: Petenis Serbia yang juga unggulan kedua Novak Djokovic mengembalikan bola saat bertanding melawan Alejandro Gonzalez (Kolombia) di turnamen Indian Wells, kemarin. Djokovic menang 6-1, 3-6, 6-1. Di bagian putri, Li Na yang menjadi unggulan pertama juga melaju. REUTERS/JAYNE KAMIN-ONCEA-USA TODAY SPORTS Papua,Bali,danAcehKandidat TuanRumahPON2020 KAMIS, 13 MARET 2014OLAHRAGA26 DENNY P SINAGA U NGGULAN turna- m e n t e n i s B N P Paribas Open di Indian Wells me- langkah pasti ke putaran berikutnya. Unggulan kedua putra Novak Djokovic (Serbia) melaju ke putaran keempat, sedangkan di bagian putri, unggulan utama Li Na (China) ke perempat final. Djokovic sempat kalah di set kedua saat melawan petenis Kolombia Alejandro Gonzalez. Beruntung, petenis berusia 26 tahun itu akhirnya menang dengan skor 6-1, 3-6, 6-1. ‘’Saya pikir saya bermain baik sejak awal,’’ jelas Djoko- vic yang merupakan juara Indian Wells 2008 dan 2011 itu. ‘’Lalu tiba-tiba saya kehilangan konsentrasi dan dia (Gonzalez) merebut set kedua.’’ Di babak selanjutnya, Djoko- vic akan bertemu petenis Kroa- sia Marin Cilic. Cilic baru saja membukukan kemenangan ke-20 pada musim ini dengan menyingkirkan Tommy Ro- bredo (Spanyol) 6-4, 6-3. “Saya tidak boleh kehilangan konsentrasi lagi saat bertand- ing, terutama saat melawan petenis seperti Cilic. Dia se- dang dalam performa ter- baiknya dan saya pikir dia telah mengalami peningkatan signifikan sejak dilatih Goran Ivanisevic,’’ tukas Djokovic yang akrab disapa Nole. Jika Robredo tersingkir, lain halnya dengan tiga rekan senegaranya yang lain. Fer- nandoVerdascomenundukkan petenis peringkat sembilan Richard Gasquet (Prancis) 7-6 (5), 6-1. Dua petenis Spanyol lain- nya, Roberto Bautista Agut dan Feliciano Lopez, juga lolos. Bautista mengalahkan petenis Finlandia Jarkko Nieminen 6-2, 4-6, 7-6 (6) dan Lopez menang 1-6, 6-3, 6-4 atas Mikhail Kuku- shkin (Kazakhstan) untuk lolos ke putaran ke-4. 10 match point Di bagian putri, Li yang men- jadi unggulan utama karena Serena Williams absen mampu menundukkan petenis Kanada Aleksandra Wozniak 6-1, 6-4. Ternyata petenis berusia 32 tahun itu mengaku tidak gam- pang untuk menang. Li hanya butuh setengah jam memenangi set pertama. Namun di set kedua, ia sempat tertinggal 0-3 sebelum akhir- nya berbalik unggul 5-4. Untuk gim penutup, Li butuh 20 menit untuk menyelesai- kannya dengan melewati 10 kali match point. ‘’Saya hanya bisa bilang, ‘selamat datang kegilaan tur WTA’,’’ ujarnya seusai pertandingan. ‘’Saya menikmati pertandingan tadi kecuali gim terakhir.’’ Li terkesan dengan penam- pilan lawannya yang bertahan sangat baik. ‘’Di awal pertan- dingan saya rasa pertand- ing-an sangat ketat, bikin gu- gup dan saya berkata dalam hati,’kenapa ini? Kenapa saya tidak bisa segera menyelesai- kan pertandingan ini?’ Saya bisa bilang wow,’’ Di pertandingan lainnya, petenis putri Serbia Jelena Jankovic mengakhiri rekor kalah lima kali beruntun dari Carolina Wozniacki (Denmark) untuk menang 6-3, 6-1. Unggulan kedua Agnieszka Radwanska (Polandia) juga lolos dengan kemenangan 7-5, 6-3 atas Alize Cornet (Prancis). (Reuters/R-2) denny @mediaindonesia.com Djokovic Sempat tidakFokus Li Na butuh 20 menit untuk memenangi gim terakhir saat bertemu petenis Kanada Aleksandra Wozniak. PENGHARGAAN bagi ganda putra Mohammad Ahsan/ Hendra Setiawan serta ganda campuran Tontowi Ahmad/ Liliyana Natsir, yang baru saja merebut gelar di All England, tidak cukup hanya bonus. Nilai sponsor individu mereka juga wajar dinaikkan jika melihat prestasi yang telah diraih. Hal itu diungkapkan Kabid Binpres PP PBSI Rexy Mainaky. Menurutnya, naiknya nilai sponsor akan lebih memotivasi para pemain. “Mereka memang layak un- tuk itu. Mereka berhak me- nikmati pencapaian mereka. Atlet-atlet dunia pun demikian. Begitu mereka berprestasi, sponsor berdatangan dengan nilai tinggi. Tapi, itu tidak menjadi suatu patokan. Mental seorang juara tidak tergantung pada nilai kontrak sponsor,” jelas Rexy kemarin. Hal senada diungkapkan pelatih ganda campuran PP PBSI Richard Mainaky. Menu- rutnya, besarnya nilai spon- sor memang bukan jaminan seorang atlet akan mampu meraih prestasi. Namun, hal itu bisa menjadi pendorong atlet untuk meraih prestasi. “Kalau sekelas Butet (Lili- yana), tinggi-rendahnya nilai kontrak sponsor individu tidak menghalanginya untuk jadi juara. Waktu nilai sponsornya cuma ratusan juta, Butet bisa juara,” tuturnya. Dengan kesuksesan di All England 2014, Ahsan/Hendra serta Owi/Butet memang dipas- tikan akan kebanjiran bonus. Selain dari PBSI, klub tempat asal mereka juga akan mem- beri bonus yang tidak sedikit. PB Djarum, yang merupa- kan klub Ahsan, Owi, dan Butet sudah menyatakan akan memberikan masing-masing Rp200 juta bagi ketiga pemain kebanggaan mereka. Adapun Jaya Raya yang merupakan klub Hendra belum memberi- kan konfirmasi soal bonus. Ketua PB Djarum Kudus Yoppy Rosimin menyebut pem- berian bonus tersebut sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras para atlet yang telah berjuang dan berlatih keras demi mengharumkan nama Indonesia. “Ini juga untuk merangsang pemain yang lain supaya bisa mencetak prestasi seperti yang dilakukan mereka bertiga,” jelas Yoppy. Selain itu, bonus dari PBSI akan diberikan pekan de- pan selepas para atlet beserta pelatih menjalani libur satu minggu. (MN/R-2) Jankovic memenangi laga para mantan petenis nomor satu dunia itu sekaligus mengakhiri rekor kalah lima kali beruntun dari Wozniacki. PrestasiMoncer,NilaiSponsorIndividuLayakNaik MI/ARNOLD DHAE Made Mangku Pastika Gubernur Bali
  • KAMIS, 13 MARET 2014 SEPAK BOLA 27 ASNI HARISMI U NTUK meningkatkan teknik para pemain dan mengasah men- tal mereka sebelum tampil di Piala AFF, timnas senior Indonesia akan mela- kukan pemusatan latihan di Spanyol. Rencananya, skuat Garuda akan berkumpul pada 19 Maret dan berangkat ke ‘Ne- geri Matador’ pada 22 Maret, kemudiankembalipada3April mendatang. “Sesuai program, pemain akan masuk 19 Maret dan ber- latih di sini (Indonesia) pada 20 dan 21 Maret, kemudian berangkat ke Spanyol pada 22 Maret dan kembali ke Tanah Air pada 3 April,” ujar asisten pelatih timnas Widodo Cah- yono Putro. Rencananya, pelatih Alfred Riedl akan membawa 23 pe- main, terutama mereka yang memperkuat timnas pada laga terakhir Pra-Piala Asia kontra Arab Saudi, (5/3) lalu. Namun, setidaknya akan ada tujuh nama baru yang masuk skuat. Pasalnya, enam pemain tim- nas asal Arema Cronus dan satu Persipura Jayapura di- pastikan tidak berangkat ke Spanyol karena akan mem- perkuat klub mereka di ajang AFC Cup. ‘Singo Edan’ akan melawat ke Maladewa untuk menghadapiMaziyaSportsand Recreations, sedangkan Mu- tiara Hitam menghadapi New Radiant sehari kemudian. Ketujuh pemain yang tidak akan bergabung itu ialah Im- manuel Wanggai (Persipura), Cristian Gonzales, Ahmad Bus- tomi, Victor Igbonefo, Kurnia Meiga, Irsyad Maulana, dan I Gede Sukadana (Arema). Sebagai pengganti mereka, Alfred Riedl berencana akan mengumumkan dalam waktu dekat. “Kami akan memanggil 23 pemain untuk pemusatan la- tihanitu,nantibiarAlfredRiedl yang mengumumkan,” kata Widodo lagi. Di Spanyol, timnas akan melakoni dua hingga tiga laga uji coba. Namun, bukan La Furia Roja yang akan menjadi lawan tanding, melainkan dua tim guram yaitu Kuba (pering- kat 100 dunia) dan Andorra (198 dunia). Tahap kedua Selain timnas senior, Timnas U-23 juga mengagendakan pemusatan latihan (TC) tahap kedua pada 20 Maret hingga 6 April. Di tahap ini, pelatih ‘Garuda Muda’ Aji Santoso menyatakan skuatnya akan diisi 24 hingga 26 pemain atau berkurang dibanding TC tahap satu yang mencapai 28 orang. Dari nama-nama yang akan ikut TC tahap dua, ia akan memanggil nama-nama baru. Namun, 50%-60% di antara pe- mainyangakanikutsertaialah pemainlamayangsebelumnya sudah ikut TC tahap pertama. “Pada tahap kedua, ada ke- mungkinan 24-26 pemain yang ikut, jadi tidak 28 pemain lagi. Ada pemain baru yang akan kami beri kesempatan,” kata Aji. Pemanggilan nama-nama pemain baru ini memang su- dah sesuai program kepelati- hannya. Ia menambahkan hal tersebut dilakukan sekaligus untuk memantau bibit-bibit baruhinggaterbentuktimyang finalpadaTCtahapkelimapada Juli mendatang. “Sampai tahap keempat, pro- mosidandegradasimasihakan terus berlangsung. Sampai pada tahap kelima pada Juli mungkin tim sudah pasti men- capai 80%-90%. Sebelum itu, masih banyak yang keluar dan masuk,”tambahmantanasiten Rahmad Darmawan itu. Selain melakukan berbagai latihan, Aji juga mengagenda- kan serangkaian uji coba. Meskipun demikian, ia masih menunggukepastianmengenai tim-tim mana saja yang bisa di- hadapikarenamasihdicarikan Badan Tim Nasional. Bukan hanya itu, tempat TC juga masih belum ditentukan. Ia masih mempertimbangkan untukmemakaikembalitempat TCpertama,yaitudiYogyakarta, namun bukan tidak mungkin mereka bakal pindah ke bekas tempat latihan timnas senior di lapangan Universitas Pelita Harapan di Karawaci. (R-4) asni@mediaindonesia.com Timnas U-23 akan kembali memulai pemusatan latihan tahap kedua dengan membawa 24 hingga 26 pemain. Tim Senior Timba Ilmu di Spanyol TimnasU-23 UjiCoba dengan TimKuat TIDAK hanya timnas U-19 dan senior yang mengagendakan uji coba di luar negeri. Tim- nas U-23 yang dipersiapkan ke Asian Games 2014 juga siap-siap melakukan uji coba ke luar. Yang terdekat, Bayu Gatra dan kawan-kawan akan menjajal tim dari Asia Teng- gara. Pelatih timnas U-23 Aji San- toso sudah berkoordinasi de- ngan Badan Tim Nasional (BTN) PSSI. Setelah melawan tim dari Asia Tenggara, tim- nas baru akan menjajal tim yang akan turun di Asian Games pada September-Okto- ber 2014. Menurutnya laga melawan tim kuat dengan level yang sedikit lebih tinggi penting untuk membiasakan pemain dengan persaingan ketat. “Saya akan meminta satu sampai dua kali uji coba mela- wan tim di atas kami. Seperti Jepang,Australia,atauKoreaSe- latan. Itu jelang keberangkatan ke Asian Games,” ujar Aji. Sejauh ini skuat ‘Garuda Muda’ ini baru satu kali mela- kukan uji coba melawan tim- nas U-21 Malaysia dan menang 3-0 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, beberapa waktu lalu. Saat ini Aji masih mencari pemain terbaik di setiap po- sisi. Pencarian pemain terbaik dilakukan sebelum pemusatan latihan masuk ke tahap kelima pada Juli 2014. Jika sudah sam- pai pada tahap kelima, mantan pelatih Persik Kediri dan Per- sisam Samarinda itu meyakini skuat inti akan terbetuk. “Ada pemain baru yang akan kami beri kesempatan. Sampai tahap keempat, promosi dan degradasi berlangsung. Tahap kelima pada bulan puasa yang jatuh pada Juli mungkin tim sudah mencapai 80%-90%. Se- belum itu, masih banyak yang keluar dan masuk,” kata Aji. Saat ini pelatnas akan me- masuki tahap kedua. Pelatnas ini akan digelar pada 20 Maret sampai dengan 6 April. Pada tahap kedua amat mungkin ada 24-26 pemain dari 28 pemain tersisa saat ini. Untuk tempat latihan masih tentatif apakah di Yogyakarta, Sura- karta, atau Lapangan Univer- sitas Pelita Harapan (UPH) di Karawaci Tangerang. (*/R-1) ANTARA/MUHAMMAD IQBAL AKAN KE SPANYOL: Para pemain timnas senior sedang melakukan latihan di Lapangan Universitas Pelita Harapan, Karawaci, Tangerang, Rabu (26/2). Timnas juga akan melakukan pelatnas dan uji coba di Spanyol pada 22 Maret-3 April 2014. Alfred Riedl Pelatih timnas senior KREDIT -------
  • Kuncinya Terus Menekan dan Atur Tempo SEPAK BOLAKAMIS, 13 MARET 2014 HALAMAN 28 TUTUP MUKA: Striker Mario Balotelli berjalan dengan menutup muka setelah AC Milan kalah 1-4 dari Atletico Madrid dalam leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Stadion Vicente Calderon, Madrid, kemarin. ASNI HARISMI A TLETICO Madrid melaju ke perempat final Liga Cham- pions untuk yang pertama kalinya dalam kurun 17 ta- hun. Pencapaian itu diraih pasukan Diego Simeone dkk setelah menakluk- kan AC Milan 4-1 di leg kedua 16 besar, kemarin. Dengan demikian, Atletico ung- gul 5-1 setelah di laga pertama juga menang 1-0 atas tim Seri A itu. Bagi Milan, hasil tersebut memberi citra buruk betapa tim itu tengah dalam titik terendah selama Silvio Berlusconi memimpin sejak 1986. Pelatih Milan Clarence Seedorf pun sangat menyayangkan tersing- kirnya mereka dari Liga Champions. Ia mengakui kondisi mental timnya kini makin hancur sehingga hal per- tama yang akan dilakukan Seedorf ialah mengangkat kembali semangat berjuang tim. “Para pemain sangat hancur setiap kali kalah, apalagi di Liga Champions. Saya harus menghibur mereka su- paya kami tetap bisa tampil maksimal hingga akhir musim,” jelas pelatih yang baru tahun ini berlaga di Liga Champions sebagai pelatih. Itu bisa jadi merupakan laga Liga Champions terakhir yang dimainkan Il Diavolo, setidaknya satu musim beri- kutnya. Tahun depan, mereka amat mungkin bakal absen di kompetisi klub level tertinggi Eropa itu karena kini masih tercecer 20 angka dari peringkat tiga sementara Seri A Napoli. Dalam laga di Vicente Calderon itu, Milan terlihat berada dalam tekanan nyaris sepanjang pertandingan. Gelandang serang pinjaman dari Queens Park Rangers (QPR) Adel Taarabt terlihat lamban. Begitu pula Michael Essien yang kerap salah um- pan. Lini terparah ialah barisan perta- hanan yang seperti takut menghalangi Diego Costa dkk untuk menceploskan bola ke jala Christian Abbiati. Hasilnya empat gol terjaring, ma- sing-masing dicetak oleh Diego Costa (3’ dan 85’), Arda Turan (40’) dan Raul Garcia (70’). Hanya gol Kaka yang mampu membalas skor di menit 27 yang tentu saja tidak menolong timnya dari kekalahan. Gol ketiga Bagi Atletico, kemenangan itu mem- perpanjang catatan tak terkalahkan mereka di kandang kala menjalani Liga Champions. Mereka hanya per- nah kalah sekali di Calderon, itu pun datang dari rival sekota, Real Madrid, di fase semifinal Copa del Rey. Selain itu, Los Rojiblancos memper- tahankan predikat sebagai satu dari dua tim yang belum pernah kalah di Liga Champions tahun ini selain Real Madrid. Secara keseluruhan, Atletico mampu menang dalam 15 dari 16 laga yang mereka mainkan kandang di Eropa. Pelatih Diego Simeone membeber- kan kunci kemenangan timnya ialah bermain kompak. “Kami bermain sebagai tim dan saya rasa itulah kunci kemenangan kami malam ini, walaupun saya baru bisa sedikit santai ketika Raul mencetak gol ketiga malam itu,” kata Simeone. Kini, Atletico tinggal menunggu lawan di perempat final. Pengundian babak delapan besar itu baru akan dilakukan setelah 16 tim yang melaju ke perdelapan final selesai bertanding pada 21 Maret 2014. (Rtr/AP/UEFA. com/R-1) asni@mediaindonesia.com UNTUK kali kedua dalam sepekan, Juventus akan menjamu Fiorentina di Juventus Stadium. Setelah menang 1-0 atas La Viola di Seri A, akhir pekan lalu, ‘si Nyonya Tua’ membidik skor yang lebih besar saat keduanya bertemu di leg satu babak 16 besar Liga Europa, dini hari nanti. Optimisme anak-anak asuhan Anto- nio Conte itu cukup tinggi mengingat mereka selalu menang dalam 12 laga kandang beruntun. Bahkan di pentas domestik, I Bianconeri menorehkan 14 partai tanpa pernah kalah di rumah sendiri. Tim terakhir yang mampu memper- malukan pasukan ‘Hitam-Putih’ di Tu- rin ialah Bayern Muenchen pada Liga Champions, Oktober 2010. Namun, musim ini, Fiorentina pernah men- jungkalkan juara bertahan Seri A itu dengan skor 4-2 di Artemio Franchi. Motivasi itulah yang diusung pelatih Fiorentina Vincenzo Montella. Hanya, ia menekankan anak-anak asuhnya untuk meningkatkan tempo permain- an sejak awal dan menusuk hingga jantung pertahanan Juve. “Kami harus bermain menekan dan meningkatkan tempo serta bermain dengan karakter kuat plus keper- cayaan diri tinggi,” jelas mantan tan- dem Francesco Totti di AS Roma itu. Fiorentina melaju mulus ke 16 besar Liga Europa setelah menaklukkan wak- il Denmark Esbjerg dengan agregat 4-2. Perjalanan Juventus lebih meyakinkan dengan menaklukkan klub besar asal Turki Trabzonspor 4-0 lewat keme- nangan 2-0 di kandang dan tandang. Bek Giorgio Chiellini bahkan sudah menatap timnya bermain di laga final yang tahun ini akan dilangsungkan di Juventus Stadium itu. Ia pun berharap lawan mereka di partai puncak nanti ialah Napoli atau dengan kata lain terjadi all-Italians final. “Saya rasa impian kami ialah meng- hadapi Napoli di final karena adanya dua tim Italia di puncak Liga Europa merupakan kebanggaan bagi kami,” kata bek yang baru merumput sete- lah sebulan cedera paha itu. (Reuters/ Ash/r-1) Mental Pemain Milan Hancur Sang Legenda Kritik Muenchen JUARA bertahan Bayern Muenchen memang berhasil menga- mankan tiket ke perempat final Liga Champions setelah ber- main imbang 1-1 dengan Arsenal pada laga kedua di Allianz Arena, kemarin, sehingga unggul argregat 3-1. Dalam duel itu, Muenchen unggul lebih dulu melalui Bastian Schweinsteiger (55’). Akan tetapi, 2 menit berselang giliran Lukas Podolski menyamakan kedudukan. Meski lolos, alih-alih mendapat pujian, Philipp Lahm dan kawan-kawan justru menuai kritik. Tidak kurang Presi- den Kehormatan Muenchen Franz Beckenbauer yang juga legenda Muenchen tidak terkesan dengan penampilan FC Hollywood. Baginya, Muenchen tidak ubahnya Barcelona. “Pada akhirnya kami bermain seperti Barcelona, tidak akan ada yang ingin melihat itu. Para pemain Muenchen terus mengoper bola hingga sedekat mungkin dengan garis gawang jika mereka bisa. Menurut saya, akan lebih efektif jika mereka menembak dari tengah lapangan saat mendapat kesempatan. Namun, tentu saja mereka berhak melakukan cara mereka sendiri,” jelas Beckenbauer. Sebelumnya, arsitek Arsenal Arsene Wenger juga me- nyoroti permainan Die Roten. Menurut ‘sang Profesor’, Muenchen kini tidak sekuat musim lalu. “Muenchen me- mang tim yang bagus, tapi saya pikir mereka lebih rentan ketimbang musim lalu. Pertahanan mereka juga rapuh,” cetus arsitek asal Prancis itu. “Satu-satunya hal yang kami sesali ialah pada lima musim terakhir, kami dua kali menghadapi Barcelona dan dua kali melawan Bayern dan sialnya kedua tim itu tengah dalam performa terbaik,” jelasnya. Saat menanggapi semua kritik tersebut, arsitek Muenchen Pep Guardiola bergeming. Juru taktik asal Spanyol itu justru puas dengan performa timnya. “Kami menghadapi tim hebat di kompetisi ini. Kami berusaha meredam serangan balik Arsenal dan mengontrol laga. Kami hanya memberi mereka satu peluang di babak pertama. Apa yang dilakukan Arsenal ialah menunggu kami kehilangan bola.” (AP/Rtr/Mln/R-1) Bagi Atletico, kemenangan ini memperpanjang catatan tak terkalahkan mereka di kandang kala menjalani Liga Champions. AP/PAUL WHITE MENGERANG KESAKITAN: Pemain Bayern Muenchen Franck Ribery mengerang kesakitan setelah dilanggar kapten Arsenal Thomas Vermaelen di Stadion Allianz Arena, kemarin. REUTERS/KAI PFAFFENBACH