Kedaulatan Rakyat 4 Maret 2014

8,548 views
8,275 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
8,548
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
9
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Kedaulatan Rakyat 4 Maret 2014

  1. 1. Selasa Pahing 4 Maret 2014 2 Jumadilawal 1947 Tahun LXIX No. 153 http://www.krjogja.com Harian Pagi 28 Halaman Suara Hati Nurani Rakyat @krjogjadotcom Harga Eceran Rp. 3.000 Terbit Sejak 27 September 1945 MALAM INI PERTEMUAN BAHAS BANDARA Sultan Tengahi AP I-PT JMI YOGYA (KR) - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menyatakan, rencana pembangunan bandara baru di Temon Kulonprogo belum mengalami banyak perkembangan. Untuk itu dijadwalkan Selasa (4/3) malam ini pihaknya akan melakukan pertemuan dengan pihak PT Angkasa Pura (AP) I Persero. Dalam pertemuan yang akan dilangsungkan di Jakarta, Sultan akan didampingi Direktur Jenderal (Dirjen) dari Kementerian Perhubungan. "Rencananya Selasa (4/3) malam saya baru ketemu dengan PT Angkasa Pura di Jakarta untuk mengetahui keinginan mereka. Karena saya harus menengahi persoalan yang terjadi antara PT Angkasa Pura dengan PT JMI," terang Gubernur DIY di Kompleks Kepatihan, Senin (3/3). Sultan mengungkapkan, dirinya merasa perlu untuk mendengarkan aspirasi kedua belah pihak. Dari situ diharapkan bisa dicari jalan keluar terbaik. Soal solusi yang akan diberikan, Sultan mengaku belum bisa berkomentar banyak. "Soal pilihannya apa saja sampai saat ini saya belum tahu, karena pertemuan belum dilakukan. Jadi nanti kita dengarkan dulu, keputusannya apa, kita tunggu saja hasil rapatnya," kata Sultan. Sementara Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo menegaskan permasalahan antara PT Jogja Magasa Iron (JMI) dengan PT Angkasa KR-Antara/Fahrul Jayadiputra BANJIR: Sejumlah warga menggunakan jasa transportasi delman berusaha melintasi genangan banjir di kawasan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jabar, Senin (3/3). JAKARTA (KR) - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengucurkan dana untuk pembiayaan penyelenggaraan kewajiban pelayanan publik (Public Service Obligation/PSO) kepada PT Kereta Api Indonesia (KAI) sebesar Rp 1,22 triliun lebih. Dengan kucuran dana ini, para penumpang kereta api (KA) kelas ekonomi jarak jauh, sedang dan lokal, termasuk Prameks memperoleh subsidi sehingga tarif menjadi lebih murah. Kontrak PSO antara pemerintah dengan PT KAI ditandatangani Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Hermanto Dwiatmoko dengan Dirut PT KAI Ignasius Jonan di Jakarta, Senin (3/3). "Ini merupakan bagian dari penugasan pemerintah untuk melayani publik, yang akan diberlakukan mulai 1 April 2014 hingga 31 Desember 2014 dengan besaran Rp 1,2 triliun," kata Hermanto. * Bersambung hal 7 kol 1 - Pura I Persero lebih berhubungan dengan masalah teknik, bukan konflik. Pemkab Kulonprogo tidak terpengaruh terkait hal tersebut. "Permasalahan teknis itu urusan AP karena sangat detil, teliti dan 'njlimet' kan namanya membangun bandara tidak asal-asalan membangun. Kalau sampai sekarang itu belum ada titik temu, sangat wajar karena tidak sembarangan," tutur Hasto. Pemkab Kulonprogo mengaku sudah berjuang 'all out' untuk tetap merealisasikan rencana pembangunan bandara baru di daerahnya. Sebab bagi Kulonprogo, pembangunan bandara tersebut merupakan satu-satunya jembatan emas untuk menuju kemakmuran yang lebih baik. "Saya kira wajar kita ingin pembangunan bandara segera direalisasi. Pemkab Kulonprogo sudah persuasif terkait pembebasan lahan dan komunikasi berbagai pihak," tan(Ria/*-24)-d dasnya. KR-Antara Sri Sultan HB X PULUHAN DRUM SIAP EDAR DISITA Pabrik Miras Oplosan Digerebek KABAR gembira diwartakan harian KR (27/2) lalu yang mengabarkan perihal moratorium iklan kampanye di televisi. Selengkapnya KR mewartakan sebagai berikut, ëíKomisi I DPR bersama gugus tugas pengawasan dan pemantauan pemberitaan, penyiaran dan iklan kampanye pemilihan legislatif akhirnya menyepakati moratorium iklan kampanye maupun iklan politik. Dengan adanya keputusan ini, semua lembaga penyiaran dilarang menayangkan iklan yang berbau politik. Gugus tugas terdiri dari * Bersambung hal 7 kol 1 PEMERINTAH-MUI BEREBUT KEWENANGAN Menag: Sertifikat Halal Tak Wajib GOMBONG (KR) - Puluhan drum berisi bahan baku minuman keras (miras) dan ratusan botol miras oplosan siap edar diamankan dalam penggerebekan pabrik di Desa Semanding Gombong Kebumen. Polisi juga menggelandang 2 tersangka, YSB (44) pemilik pabrik warga Desa Karangjambu Sruweng Kebumen serta karyawannya AM (23) warga Desa/Kecamatan Kuwarasan Kebumen. Pabrik tersebut memanfaatkan rumah yang dikontrak YSB. Polisi menggerebek Minggu (2/3) petang setelah dilakukan penyelidikan selama dua minggu terakhir. Barang bukti yang diamankan, antara lain 185 botol oplosan yang dikemas dengan label Anggur Kimhoa 500, 9 drum bibit anggur, 14 drum alkohol murni dan 3 KR-Sukmawan Kapolres Kebumen AKBP Faizal (berpeci) memeriksa barang bukti dan tersangka miras oplosan. drum oplosan siap kemas. Setiap drum berisi 35 liter. Selain itu bahan-bahan campuran seperti minuman ringan kemasan merek Big Cola, serta rempah-rempah seperti ketumbar, kayu manis, kayu manis jangan, pala dan jinten, serta peralatan untuk membuat miras oplosan. Tersangka YSB sudah membuat miras oplosan selama 5 bulan terakhir. Kapasitas produksi mencapai 360 botol dalam sebulan. Harga per dus isi 12 botol Rp 460.000. "Bahan baku bibit anggur dipasok dari Solo," jelas Kapolres Kebumen AKBP Faizal bersama Kasat Reskrim AKP Purwanto Hae Widodo. (Suk)-d JAKARTA (KR) - Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali mengingatkan semua pihak bahwa para pengusaha tidak wajib meminta 'sertifikat halal'. Sebab kalau diwajibkan bisa menghambat perkembangan usaha, khususnya usaha kecil. Menurut Menag, ada beberapa pasal yang masih diperdebatkan dalam pembahasan Rancangan UndangUndang Jaminan Produk Halal. Salah satu pasal yang diperdebatkan mengenai kewajiban pengusaha untuk menyertifikasi produk mereka. Demi tumbuhnya investasi dan pertumbuhan ekonomi, kata Menag, pemerintah tak ingin membebani para pelaku usaha itu dengan mewajibkan sertifikasi halal. Sebab hal itu bisa menghambat pengusaha kecil. "Pemerintah berpandangan sertifikasi ini bersifat su- karela, karena khawatir belum bisa dilaksanakan oleh pengusaha kecil dan akan menjadi masalah hukum," kata Suryadharma di Gedung DPR Jakarta, Senin (3/3). Jangka panjangnya, demikian Suryadharma, pemerintah khawatir ini malah menghambat aktivitas usaha kecil. "Ekonomi kita rugi, janganjangan peraturan itu mengganggu ekonomi," katanya. Selain itu, kata Suryadharma, pemerintah dan MUI juga masih berebut kewenangan mengeluarkan sertifikasi itu. Selama ini, sertifikasi dikeluarkan MUI. Namun, dalam RUU Jaminan Produk Halal tercantum bahwa pemerintah yang memiliki kewenangan tersebut. "Pemerintah itu pelaksana UU, suatu produk halal atau tidak halal, mengandung konsekuensi hukum. * Bersambung hal 7 kol 4 TEMUAN MAHASISWA FT UGM Alat Sensor Genangan Keamanan Penerbangan ERUPSI Gunung Kelud membuat puluhan ribu warga sekitar mengungsi, meninggalkan harta bendanya. Untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita tersebut, KR membuka dompet sumbangan pembaca. Sumbangan diharapkan berupa uang, tak berbentuk barang. Diberikan di bagian keuangan SKH KR, Jl P Mangkubumi 42 Yogyakarta atau melalui rekening Bank BRI Cabang Mlati, Yogyakarta No. 0409-01-000180-56-1 atas nama Dompet KR Peduli Bencana Gunung Kelud. NO NAMA ALAMAT RUPIAH 237 SD IDEA BARU jl. Solo Km 12 Cupuwatu 2, Purwomartani, Kalasan, Sleman, Yogyakarta . 1,178,500.00 238 Hamba Alloh Tegal Lempuyangan . . . . . . . . . . 100,000.00 239 Kampung Peduli Bencana Warga Sindurejan .Kel. Patangpuluhan Kec. Wirobrajan Yogyakarta . . 1,142,000.00 * Bersambung hal 7 kol 1 ANDY Aulia Prahardika, mahasiswa Teknik Industri Fakultas Teknik (FT) UGM, meraih penghargaan di World Inventor Award Festival. Kegiatan ini merupakan ajang tahunan diadakan oleh Korea Invention News (KINews) di Seoul, Korea Selatan. Ajang yang diikuti lebih dari 350 kalangan akademisi dan industri dari 30 negara ini memamerkan berbagai penemuan serta hasil riset. Para peserta diuji dan dinilai dengan mengacu pada beberapa hal terkait inovasi, kreativitas, teknologi, daya saing, serta kontribusi riset terkait pada masyarakat. Pada World Inventor Award Festival kali ini, Andy mendapat penghargaan World Inventor Order of Merit, Traffic and Transportation Order of Merit dalam kegiatan riset, pameran, publikasi, kontribusi penelitian kepada ma- syarakat. Karyanya yang mendapat penghargaan tersebut alat sensor banjir atau genangan air pada landasan pacu bandara dalam mendukung sistem keselamatan penerbangan. “Penelitian alat sensor de- teksi banjir dilakukan di landasan pacu pesawat terbang selama tiga tahun di Bandar Udara Internasional Ahmad Yani Semarang,” kata Andy, Senin (3/3), kelahiran Semarang 18 tahun yang lalu. Penelitian menghasilkan beberapa rekomendasi sistem early warning keadaan landasan pacu bandara secara real time dan otomatis yang akan mendukung sistem keselamatan penerbangan maupun keselamatan otoritas bandara. Sensor banjir ini akan bekerja ketika ada genangan air pada permukaan * Bersambung hal 7 kol 1 q NAIK pesawat terbang paling lama yang pernah saya alami adalah penerbangan Jakarta-New York, USA. Dari Bandara SoekarnoHatta (Jakarta) ke Bandara Narita (Tokyo, Jepang) lama penerbangan 11 jam. Dari Narita ke Bandara SFO (San Fransisco, USA), lama penerbangan 12 jam. Dari San Fransisco ke Bandara La Guardia (New York, USA) lama penerbangan 9 jam. Total penerbangan 32 jam. Jadi selama 32 jam itu saya kampul-kampul di udara.-(Kiriman: Dr Warsi, Gumulir Indah Blok 2 No 122, Cilacap 53235, Jateng).-b
  2. 2. SELASA PAHING 4 MARET 2014 (2 JUMADILAWAL 1947) KOTAYOGYA ÓKEDAULATAN RAKYATÓ HALAMAN 2 PELANGGARAN ALAT PERAGA KAMPANYE KIAN BANYAK Marak, Atribut Caleg Jadi Penunggu Pohon YOGYA (KR) - Mendekati pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2014, semakin banyak pula pelanggaran pemasangan alat peraga kampanye (APK) yang dilakukan calon legislatif (caleg) maupun Partai Politik (parpol). Bahkan, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DIY mencatat sudah ada 12 ribuan pelanggaran APK. KR-Yuwono Jajaran Bawaslu DIY memaparkan sejumlah pelanggaran Pemilu di redaksi KR. HARI INI DIMAKAMKAN DI BLUNYAH GEDE Besan Sri Sultan HB X Meninggal YOGYA (KR) - Kraton Yogyakarta kembali berduka, RAy Hj Handayati Djuanto (78 tahun) ibunda Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Purbodiningrat atau besan Sultan Hamengku Buwono X wafat pada Senin (3/3) pukul 14.15 WIB dalam perjalanan menuju RS Panti Rini Kalasan. Ibu mertua Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Maduretno yang tidak lain putri ketiga Raja Kraton Yogyakarta tersebut meninggal akibat kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Laksda Adisutjipto Km 8 Yogyakarta. Kabar duka tersebut disampaikan KPH Purbodiningrat saat ditemui KR di rumah duka tempat jenazah ibundanya disemayamkan di Jalan Ahmad Jazuli No 23 Kotabaru, Senin (3/3). Rencananya jenazah akan dikebumikan di Pemakaman Blunyah Gede Yogyakarta pada Selasa (4/3) pukul 13.00 WIB. "Saya kaget saat ditelpon pihak rumah sakit dan kurang begitu tahu kronologis kejadiannya. Ibu meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit, semoga beliau diterima di sisi Allah SWT," kata Mas Yun, sapaan putra bungsu almarhumah Handayati Djuanto atau KPH Purbodiningrat tersebut. Sebelum jenazah disemayamkan ke rumah duka, Mas Yun menyampaikan sempat melihat jasad ibundanya sebelum dimandikan dan dimasukkan ke dalam peti jenazah di rumah sakit. Mas Yun juga didampingi oleh istrinya Maduretno yang mengurus segala keperluan persiapan pemakaman. Keluarga Kraton Yogyakarta juga hadiri di rumah sakit diwakili oleh GKR Hemas, GKR Pembayun, GKR Maduretno dan GPBH Prabukusumo yang ikut membantu kelancaran prosesi pengurusan jenasah. Almarhumah Handayati Djuanto meninggalkan tiga putra, satu orang putri dan tiga cucu. Keempat anaknya yaitu H Mandaro Listianto yang bermukim di Washington DC, Didik Nugrahanto, Titik Rahmawati dan Yun Prasetyo yang kini bergelar KPH Purbodiningrat. Sementara Kapolres Sleman AKBP Ihsan Amin dikonfirmasi menjelaskan, kecelakaan terjadi Senin (3/3)sekitar pukul 13.00 WIB. Peristiwa terjadi di Jalan Yogya-Solo tepatnya depan Samsat Pembantu barat Hotel Sheraton Dusun Kembangan Maguwoharjo Depok Sleman Yogyakarta. Semula, seorang perempuan dengan identitas Handayati (78) warga Jalan A Jazuli 23 RT 021/004 Gondokusuman Yogya, menyeberang dari arah selatan ke utara. Bersamaan dengan itu pengendara motor Yamaha Vega, Tony (38) warga Tegalrejo Yogya melaju dari arah barat ke timur. Karena jarak dekat, motor menabrak pejalan kaki tersebut. (*-24/Ria/Ayu)-a SELURUH PARPOL WAJIB PERBAIKAN KPU Belum Rekap Modal Dana Kampanye YOGYA (KR) - Meski seluruh parpol peserta pemilu sudah melaporkan dana kampanye pada 2 Maret 2014 kemarin, namun KPU belum bisa merekapitulasi total modal kampanye yang dimiliki parpol. Hingga saat ini, KPU masih sibuk melakukan pemeriksaan berkas yang disesuaikan dengan peraturan perundangan. Menurut Ketua KPU DIY, Hamdan Kurniawan, rekapitulasi jumlah dana masih dikerjakan dan belum bisa diselesaikan dalam waktu singkat. "Ada tiga berkas laporan, yakni sumbangan kampanye tahap kedua, laporan awal dana kampanye serta rekening khusus. Masing-masing memiliki lampiran cukup banyak sehingga jumlahnya belum bisa kami paparkan," terangnya, Senin (3/3). Meski demikian, dari pencermatan awal, belum ada satu pun par(R-9)-a pol yang mampu melengkapi sesuai persyaratan. Diantara pelanggaran yang cukup dominan adalah alat peraga menjadi 'penunggu' pohon, atau dipasang di pepohonan atau taman. Ketua Bawaslu DIY Drs Muhammad Najib MSi menyampaikan hal itu saat di Redaksi SKH Kedaulatan Rakyat Jalan Margo Utomo (P Mangkubumi) Yogyakarta, Senin (3/3). Turut hadir dari Bawaslu DIY terdiri Bagus S, Bambang U, Imam A dan Hany Amaria. Mereka diterima Pemimpin Redaksi KR Drs Octo Lampito MPd. Berdasar catatan Bawaslu DIY, urutan kasus angka pe- langgaran APK tertinggi ditempati PDI-P (2.401), Nasdem (2.335), Gerinda (1.665), PPP (1.155), Demokrat (1.129), Golkar (1.052), PKS (863), PAN (800), Hanura (3740, PKB (210), PKPI (19) dan angka pelanggaran APK terendah diduduki oleh PBB (17). Dari 12 ribuan pelanggaran tersebut didominasi pemasangan APK di pepohonan dan fasilitas publik jalan protokol. "Bahkan, ada juga pelanggaran pemasangan APK ukuran besar berada di jalan protokol dan sulit untuk ditindak karena terkendala jumlah personel mau- pun peralatan," tandas M Najib. Sebagai lembaga pengawas, kata M Najib, Bawaslu DIY memiliki peran penting untuk ikut menyukseskan pelaksanaan Pemilu 2014, namun peranan media juga sangat strategis. Karenanya, Bawaslu DIY mengajak media untuk bermitra agar bersama-sama menyukseskan Pemilu 2014 ini. (Asa)-a SULTAN SUDAH SIAPKAN LIMA NAMA TENAGA HONORER YANG LULUS CPNS Butuh Pemulihan, Jeng Reni Masih Dirawat Harus Ikuti Pengarahan Pemberkasan YOGYA (KR) - Kelahiran cucu keempat, Sri Sultan Hamengku Buwono X dari pasangan GKR Bendara dan KPH Yudanegara disambut gembira oleh keluarga Kraton. Bahkan raja Kraton Yogyakarta itu sudah menyiapkan 5 nama untuk cucunya. Meski sudah menyiapkan beberapa nama, tapi Sultan masih enggan mengungkapkan nama-nama tersebut. Sebab selain, masih melalui beberapa pertimbangan, pemilihan nama tersebut diserahkan langsung kepada GKR Bendara dan KPH Yudanegara. "Saya sudah menyiapkan 5 nama, tapi kalau ditanya soal nama detailnya saya belum tahu. Soal nama yang nantinya akan dipilih, terserah orangtuanya (Bendara dan Yudanegara) akan memilih yang mana," terang Sri Sultan di Bangsal Kepatihan, Senin (3/3). Sultan mengungkapkan, soal nama untuk cucu keempatnya, masih akan dicocokkan dengan nama yang diberikan oleh orangtuanya serta pihak besan. Jadi dari 5 nama yang sudah disiapkan nantinya akan dipilih satu. Sehingga jika yang memberikan nama ada 3 orang, porsi nama yang sudah ia siapkan hanya sepertiganya. SMAN 8 Gelar Delayota Tryout YOGYA (KR) - SMA Negeri 8 Yogyakarta menggelar Delayota buat Tryout untuk siswa SMP/MTS sederajat, baru-baru ini. Kegiatan yang digelar di SMA N 8 ini terbagi dalam dua sesi pengerjaan, yaitu sesi Matematika dan Bahasa Inggris serta sesi Bahasa Indonesia dan IPA. "Sebagai peraih peringkat I dalam even Delayota buat Tryout ini adalah Jauzan Nafi Haifa dari SMP N 8 Yogya, Juara II oleh Francesco dari SMP 2 Yogya serta Juara III diraih Anindya Intan dari SMP 1 Godean," papar Panitia Totok, Senin (3/3). Selain menggelar Tryout ada juga pementasan seni bertema Delayota Art yang digelar (5-8/3) di Taman Budaya Yogya. Membawakan tema 'Regrowing Earth' sebagai upaya edukasi pentingnya merawat bumi agar asri lestari. Ada juga perlombaan bagi siswa TK, SD dan umum. "Untuk pementasan teater berjudul 'Banjir' digelar di Concert Hall Taman Budaya Yogya pada 6 Maret 2014 pukul 18.30 WIB dengan tiket VVIP Rp 40 ribu, VIP Rp 30 ribu, festival A Rp 20 ribu dan festival B Rp 15 ribu. Tiket bok di SMA N 8 Yogya," ucap Totok. (Asa)-a KR-Fira Nurfiani Sri Sultan HB X "Daftar nama-nama tersebut sudah saya serahkan pada Reni untuk dipilih, yang jelas nama itu mengandung makna baik. Saat ini saya merasa senang karena ibu dan bayinya sehat, jadi cucu lakilaki atau perempuan tidak masalah," ungkap Sultan. GKR Condrokirono menyampaikan kondisi terakhir adiknya GKR Bendara pasca melahirkan putri pertamanya pada Sabtu (1/3) lalu masih membutuhkan perawatan di RS Sardjito. Sebelumnya diprediksi Senin (3/3) ini, adiknya sudah diperbolehkan pulang bersama buah hatinya ke Kraton Kilen Yogyakarta, namun karena luka pasca operasi ceasar belum sepenuhnya kering maka diputuskan memperpanjang ra(Ria/*24)-a wat inap. YOGYA (KR) - Para peserta yang dinyatakan Lulus Seleksi CPNS Tahun 2013 dari Tenaga Honorer Kategori II Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta diharuskan mengikuti "Pengarahan Pemberkasan Usulan NIP". Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Jumat, 14 Maret 2014 pukul 08.00 WIB di Ruang Rapat C BKD DIY Jl Kyai Mojo Nomor 56, Yogyakarta. Informasi ini disampaikan Kepala Biro Kepegawaian Daerah (BKD) DIY, R Agus Supriyanto kepada KR, Senin (3/3). Mengenai ketentuannya, masing-masing diharuskan membawa Tanda Peserta Ujian CPNS. Selain itu, lanjutnya, berpakaian lengan panjang putih (atas) dan hitam (bawah) berdasi kupu-kupu hitam, berpeci hitam/yang berjilbab memakai jilbab hitam dan bersepatu hitam. Mengenai pengumuman peserta yang dinyatakan Lulus Seleksi CPNS Tahun 2013 dari Tenaga Honorer Kategori II Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta dapat diakses melalui situs resmi BKD DIY dengan alamat http://bkd.jogjaprov.go.id dan Papan Pengumuman Badan Kepegawaian Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta, Jl. Kyai Mojo Nomor 56 Yogyakarta. Ditambahkan, dari 163 peserta seleksi TKD dan TKB Tenaga Honorer K-II, yang dinyatakan lulus sebanyak 48 orang. "Keputusan penetapan kelulusan bersifat mutlak dan tidak dapat (*-24)-a diganggu gugat," tegasnya.
  3. 3. SELASA PAHING 4 MARET 2014 (2 JUMADILAWAL 1947) GUNUNGKIDUL TIAP PARTAI 3 PUTARAN KPU Tolak Informasikan Dana Kampanye WONOSARI (KR) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul selain tengah memverifikasi laporan dana kampanye juga sudah menyelesaikan penyusunan kampanye rapat umum dimulai 16 Maret ini. Setiap partai politik mendapatkan tiga putaran selama masa kampanye terbuka. Waktu lainnya digunakan untuk kampanye tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) maupun pusat. Jadwal kampanye segera akan disosialisasikan kepada partai politik. "Jadwal yang disusun berdasarkan masukan dari partai politik ini sangat adil karena masing-masing partai mendapatkan waktu dan kesempatan yang sama," kata Is Sumarsono, Anggota KPU Gunungkidul membidangi masalah kampanye, Senin (3/3). KPU Gunungkidul tidak bersedia merilis data dana kampanye yang dokumennya sudah diserahkan masing-masing partai politik. Kewenangan KPU kabupaten hanya melakukan penerimaan dokumen dan menepati jadwal waktu penerimaan. Selanjut- TERKAIT MASALAH DI SIDOREJO PONJONG Bupati Perintahkan Bentuk Pansus WONOSARI (KR) - Bupati Gunungkidul Hj Badingah SSos memerintahkan Asekda I Tommy Harahap SH MH segera dibentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk menangani berbagai masalah yang sedang terjadi di Desa Sidorejo, Ponjong. Tugas Pansus tersebut selain menyelidiki dan memeriksa terhadap dugaan penyimpangan berbagai program dan kegiatan di Desa Sidorejo, juga mengkaji proses pemberhentian Dukuh Gunungkrambil dan Dukuh Bolo Dukuhwetan. Guna menindaklanjuti perintah bupati, Asekda I sudah membentuk pansus dengan koordinator Inspektorat Kabupaten Gunungkidul dengan melibatkan beberapa instansi. "Pansus ini bertugas mengklarifikasi terhadap laporan warga terkait dugaan penyimpangan dan proses pemberhentian dukuh, bukan SK pemberhentiannya," kata Tommy Harahap, Senin (3/3). Menurut Tommy, permasalahan yang terjadi di Sidorejo adalah perseteruan antar tokoh masyarakat termasuk beberapa dukuh dengan kepala desanya. Sebagian tokoh masyarakat sudah tidak ada kecocokan sehingga saling curiga dan menjatuhkan. Untuk itu perlu diklarifikasi secara detail pokok permasalahan dan kebenaran atas laporan masyarakat tersebut. Memang benar, tegas Tommy kepala desa berwenang memberhentikan stafnya termasuk dukuh, jika memang terbukti melanggar aturan perundang-undangan, namun perlu dilihat proses sehingga terbitnya surat keputusan pemberhentian dukuh tersebut. Kepala Inspektorat Kabupaten Gunungkidul Drs Agus Prihastoro saat dikonfirmasi tidak (Awa)-e berada di tempat. nya akan dilakukan verifikasi selama lima hari, untuk selanjutnya jika terjadi kekurang lengkapan partai politik diberikan waktu untuk menyempurnakan. Perhitungan dana kampanye oleh tim audit. "KPU DIY memerintahkan agar kami tidak menyiarkan dana kampanye parpol yang laporannya baru diterima 2 Maret lalu," kata M Zaenuri Ikhsan SAg, Ketua KPU Gunungkidul. Sejumlah pengurus partai politik, seperti Tri Iwan Bendara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Gunungkidul mengaku dana kampanye jumlahnya Rp 235.165.000. Terdiri dari kampanye calon anggota legislatif (caleg) sebanyak Rp 174.165.000 dan kampanye partai Rp 61.000.000, DPD Partai Amanat Nasional (PAN) menurut, Sukrisno ST sekretarisnya, dana kampanye sebesar Rp 499.505.500, Partai Golkar, menurut Nurasyid SH, bendaharanya, jumlah dana kampanye Rp 382.779.433, H Suhardono MSi, Wakil Sekretaris DPD Partai Demokrat, dana kampanyenya Rp 64.501.400.000, Lebih sedikit dari Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dana kampanye, menurut Suwarno sebesar Rp 55.550.000. (Ewi)-b RSUD TERAPKAN PARKIR NONPROGRESIF Dievaluasi, Masyarakat Bisa Mengawasi WONOSARI (KR) - Setelah melakukan evaluasi penarikan parkir, RSUD Wonosari mulai 3 Maret memberlakukan tarif nonprogresif. Masyarakat bisa ikut melakukan pengawasan di lapangan dengan memberikan pengaduan langsung ke pihak pengelola maupun rumah sakit bila menemukan pelanggaran. "Laporan yang masuk tentunya akan ditindaklanjuti. Parkir elektronik nonprogresif bekerja sama dengan pihak ketiga untuk peningkatan pelayanan. Termasuk dilengkapi CCTV," kata Direktur RSUD Wonosari, drg Isti Indiyani MM dalam keterangan persnya di Aula kantor RSUD, Senin (3/3). Tarif nonprogresif berlaku Rp 1.000 untuk sepeda motor dan Rp 2.000 bila menginap. Bagi mini bus, sedan, jeep dan pick up dikenakan Rp 2.000 dan Rp 3.000 jika bermalam. Sementara truk, mobil boks serta bus kecil dipungut Rp 2.500 dan Rp 3.500 jika menginap. Aris Suryanto Kabid Pelayanan Medis menambahkan, sistem memang masih diuji coba. Sebelumnya pada 1 Januari sudah dimulai dengan bonggol karcis dan Februari parkir progresif. Pada ujicoba parkir progresif memang ada keluhan dari masyarakat terkait tarif parkir dinilai terlalu mahal. Pada parkir progresif memang sudah dilakukan evaluasi. Berdasarkan data yang masuk, keluhan penarikan tarif terlalu tinggi tidak muncul dalam laporan. Petugas kini juga mencermati adanya kendaraan yang terekam masuk rumah sakit, tetapi lolos pungutan. Hasilnya, salah satu kendaraan yang lolos tersebut merupakan tukang ojek yang mengantar petugas rumah sakit, sehingga tidak dikena(Ded)-e kan biaya parkir. ÓKEDAULATAN RAKYATÓ HALAMAN 3 ’Pustu’ Berubah Jadi Etalase Pakaian PLAYEN (KR)-Drs Budi Utama MPd, Ketua DPRD Gunungkidul menemukan Gedung Pusat Kesehatan Masyarakat Pembantu (Pustu) Logandeng, Kecamatan Playen berubah fungsi menjadi etalase pakaian dan rumah tinggal pagawai Dinas Kesehatan Gunungkidul. Sementara tempat pelayanan kesehatan diposisikan di belakang. "Kami sangat menyayangkan Gedung Puskesmas Pembantu yang letaknya pinggir jalan raya, kok berubah fungsi," ucapnya, Senin (3/3). Menurut penelusuran Budi Utama ketika blusukan, penghuni di Puskesmas Pembantu tersebut bukan petugas yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, tetapi justru pegawai Dinas Kesehatan Gunungkidul yang sudah lebih lima tahun menghuni gedung milik pemerintah tersebut. "Kami berharap agar dinkes segera menertibkan karena bisa mengganggu pelayanan kesehatan kepada masyarakat," katanya. Selain itu menurut Budi Utama, gedung tersebut KR-Agus Waluyo Drs Budi Utama MPd melihat ’Pustu’ Logandeng digunakan untuk etalase pakaian. mengalami kerusakan pada bagian atap, tetapi hanya dibiarkan oleh penghuninya yakni Ari Suprihantoro dan istrinya. Ketika dikonfirmasi dengan Kepala UPT Puskesmas Playen I, menurut Budi Utama Pustu Logandeng bersebelahan dengan rumah dinas pegawai Dinkes Gunungkidul. Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, drg Widodo MM saat dikonfirmasi tidak berada di kantor, dihubungi lewat ponselnya juga tidak diangkat. Sementara drg Rr Dewi Anggraeni Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan yang ditemui terpisah mengatakan, Puskesmas Pembantu Logandeng bersebelahan dengan rumah dinas tenaga medis yakni ditempati oleh Ari Suprihantoro. Jika digunakan untuk kegiatan bisnis akan dilihat di (Awa)-b lokasi. ANGIN KENCANG DI KARANGMOJO 1 Rumah Hancur, Puluhan Pohon Tumbang WONOSARI (KR) - Hujan deras disertai angin kencang menerjang Kecamatan Karangmojo, Gunungkidul dan menyebabkan 1 rumah milik Suratno (56) warga Sumberejo, Kecamatan Karangmojo hancur tertimpa pohon dan puluhan pohon lainnya tumbang Senin (3/3). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu karena saat rumah tertimpa pohon seluruh penghuni berada di kamar bagian depan. "Polisi sedang mendata jumlah rumah rusak maupun pohon tumbang akibat bencana angin tersebut," kata Kapolsek Karangmojo Kompol Saman di lokasi kejadian, Senin (3/3). Informasi yang dikumpulkan di lokasi kejadian menyatakan, sebelum peristiwa terjadi hujan mengguyur cukup deras selama kurang lebih setengah jam. Begitu hujan mengguyur mendadak terjadi angin kencang yang mengakibatkan sejumlah pohon tumbang. Dari puluhan pohon yang tumbang itu terdapat satu rumah dalam keadaan hancur tertimpa pohon jati. Selain itu ada beberapa pohon yang tumbang merintangi jalan. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul Budihardjo SH MH menyatakan total kerusakan akibat bencana angin di Kecamatan Karangmojo tengah didata. Terkait dengan masih tingginya curah hujan pihaknya meminta kepada masyarakat meningkatkan kewaspa(Bmp/Ded)-e daan.
  4. 4. BANTUL SELASA PAHING 4 MARET 2014 (2 JUMADILAWAL 1947) ÓKEDAULATAN RAKYATÓ HALAMAN 4 Membangun Negara dengan Perilaku KR-Sukro Riyadi Drs HM Idham Samawi ketika menjadi inspektur upacara di SMAN 1 Imogiri, Senin (3/3). BANTUL (KR) - Proses pendidikan untuk merintis generasi cerdas, tidak cukup dilakukan dari bangku sekolah saja. Tetapi perlu dikombinasikan antara dua komponen, yaitu antara sekolah dan masyarakat. Lebih penting lagi, dalam menjalani proses itu tidak bisa meninggalkan Pancasila sebagai dasar negara. Karena dalam Pancasila sudah memuat nilai-nilai yang sesuai diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut disampaikan Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Bantul, Drs HM Idham Samawi ketika menjadi inspektur upacara di SMAN 1 Imogiri, Senin (3/3). Selain Kepala SMAN 1 Imogiri, dalam upacara tersebut juga dihadiri Drs H Sumarman, Kepala Pendidikan Menengah Non Formal Bantul, Masharun Ghazali, Kepala Bi- Tak Ikuti Pemberkasan Dianggap Mundur nomor urut 101-200, dan pukul 13.0015.00 untuk 201-300. Kemudian Kamis (13/3) pukul 08.00-09.30 untuk nomor urut 301-400, pukul 10.00-11.30 nomor urut 401-500 dan pukul 13.00-15.00 untuk 501 sampai 592. Ditambahkan, daftar nama Tenaga Honorer Kategori II Pemerintah Kabupaten Bantul yang dinyatakan Lulus Seleksi CPNS 2013 dapat diakses melalui situs resmi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Bantul, dengan alamat http://bkd.bantulkab.go.id dan papan pengumuman di Kompleks Parasamya Kabupaten Bantul, Jalan RW Monginsidi 01 Bantul. Bagi warga masyarakat dan atau semua pihak yang keberatan/menyanggah hasil pengumuman ini, dimohon segera menyampaikannya dalam bentuk laporan tertulis kepada Bupati Bantul, dengan tembusan Inspektur Kabupaten Bantul dan Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Kabupaten Bantul, paling lambat 10 Maret 2014 dengan menyertakan bukti tertulis dan (Aje)-m atau saksi. ’Tryout’ Jelang Masuk SMP BANTUL (KR) - Sejumlah persiapan dilakukan untuk seleksi ujian masuk SMP tahun ajaran 2014/2015. Salah satunya, dilakukan SMP Unggulan Aisyiyah Bantul, dengan menggelar tryout bertema "Lolos Seleksi Masuk SMP Siapa Takut". Materi yang diberikan dalam kegiatan itu, pelajaran Matematika, IPA serta Bahasa Indonesia. Kegiatan ini diikuti 154 peserta dari berbagai SD se Kabupaten Bantul, bahkan ada pula peserta dari Kabupaten Gunungkidul. Seperti dikatakan seorang panitia tryout, Nur Indah Sari Dewi kepada KR, di sekolah tersebut, Senin (3/3), dalam tryout yang digelar Minggu (2/3) lalu, yang mendapatkan nilai terbaik diraih Eni Nuraeni R dari SD Negeri 3 Imogiri, posisi kedua Dina Pramita Putri (SD Bantul Timur), sementara di posisi ketiga ditempati Isnaini Rahma Dewi (SD Bakulan). Untuk peraih nilai terbaik 1 hingga 3 masing-masing mendapat piala dan uang pembinaan Rp 400.000, Rp 350.000 serta Rp 300.000. Dengan program tersebut diharapkan menjadi motivasi siswa dalam menghadapi ujian masuk SMP. Hal ini penting, agar siswa yang sekarang kelas 6 sudah melakukan persiapan. Sehingga kedepannya bisa masuk sekolah sesuai dengan harapan awal. Karena selain mengerjakan tiga mata pelajaran di atas, juga di(Roy)-m lakukan pembahasan soal. AGAR BISA EKSPOR LANGSUNG Pemkab Tingkatkan Kemampuan Perajin BANTUL (KR) - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bantul, Drs Sulistiyanto mengakui, jumlah koperasi di Bantul yang mampu melakukan ekspor kerajinan keluar negeri sangat kecil. Dengan fakta tersebut, dinas berupaya meningkatkan kemampuan dengan menggelar sejumlah pelatihan anggota koperasi. Selama ini banyak perajin ekspor, tetapi tidak bisa langsung. "Jumlah koperasi di Bantul mencapai 460, tidak sampai 5 % yang mampu melakukan ekspor barang secara langsung ke luar negeri," ujar Sulistiyanto, Senin (3/3) di Bantul. Sebenarnya, untuk meningkatkan kemampuan perajin Bantul terus dilakukan. Termasuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada perajin. Konsep pendampingan itu langsung dari dinas dan mahasiswa. Bahkan tahun ini terdapat 31 paket pelatihan, yang orientasinya untuk meningkatkan kemampuan perajin. Sulistiyanto mengakui, memang tidak mudah untuk mendorong perajin mengekspor langsung. Karena mekanismenya panjang dan membutuhkan ketelitian. Sekarang ini justru digencarkan, meningkatkan kualitas produk serta membuat kemasan paling menarik. Alasan tersebut menilik, barang ekspor asal Bantul didominasi mebel, disusul gerabah serta batik. Sementara Ketua Koperasi Sido Katon Krebet Sendangsari Pajangan Bantul, Riyadi mengungkapkan, pihaknya belum bisa mengekspor langsung. Karena menurutnya mekanisme ekspor terlalu panjang dan rumit. Sementara dirinya belum paham de(Roy)-m ngan proses ekspor dari awal hingga akhir. KR-Sukro Riyadi Seorang perajin membatik topeng kayu. "Jika adik-adik semua mengonsumsi makanan impor atau berbahan dari impor, sama saja dengan memperkaya orang asing," ujar Idham. Menurut Idham, banyak makanan impor membanjiri Indonesia tanpa bisa dicegah. Tetapi realitanya, keadaan tersebut justru tanpa disadari sebagian masyarakat Indonesia. Sehingga dalam kenyataannya, masyarakat justru bangga memanfaatkan barang impor itu. Mulai dari makanan, pakaian dan perabotan rumah tangga lainnya. Padahal, ketika barang produksi dalam negeri diperbandingkan, kualitasnya tidak kalah. "Kebiasaan itu harus diubah, dan jika perlu harus dilawan. Caranya sederhana, jangan memakai atau membeli barang dari luar negeri," (Roy)-m ujarnya. TERBANYAK ADA DI BANTUL TENAGA HONORER LULUS CPNS BANTUL (KR) - Tenaga honorer Kategori II (K-II), di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bantul yang lulus seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) diharuskan mengikuti pengarahan 'Pemberkasan Usulan NIP', dengan membawa berkas kelengkapan usul penetapan NIP. Jika tidak mengumpulkan berkas pada jadwal yang telah ditentukan tanpa keterangan dan alasan yang dapat diterima akal sehat, dianggap mundur dari proses pengangkatan CPNS. Bupati Bantul Hj Sri Surya Widati dalam pengumuman Nomor 814/1085 tentang "Hasil Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2013 dari Tenaga Honorer K-II Pemerintah Kabupaten Bantul" yang diterima KR, Senin (3/3) menjelaskan, pengarahan 'Pemberkasan Usulan NIP' dilaksanakan dua hari, yaitu pada Rabu dan Kamis (12-13/3) minggu depan di Operation Room Gedung Induk Lantai 3 Kompleks Parasamya. Mengenai jadwalnya, Rabu (12/3) pukul 08.00 hingga 09.30 untuk nomor urut 1-100, pukul 10.00-11.30, untuk dang Pendidikan Menengah Kejuruan, Drs H Sukardjo MPd, Kepala Pendidikan Menengah Atas, Drs Suhirman MPd, pengurus Dewan Pendidikan Bantul, Untoro Haryadi, Komandan Koramil Imogiri, Kapten ARM Haryono. Idham mengatakan, dalam membangun negara Indonesia kedepan lebih baik tidak cukup pandai dari aspek akademiknya saja. Namun tidak kalah penting adalah pembelajaran budi pekerti. Dalam kaitannya dengan itu, Pancasila harus hadir sebagai pedoman, termasuk untuk pegangan berperilaku. Karena untuk membangun negara salah satunya dengan perilaku keseharian. Termasuk dari pola makan, dengan mengutamakan sumber pangan lokal. Melenceng, 800 DPK Diverifikasi BANTUL (KR) - Verifikasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) invalid dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), secara berangsur telah disempurnakan. Dari lima kabupaten/kota di DIY dengan jumlah 2.723.621 DPT, saat ini tinggal 216 NIK invalid yang masih ditemukan. Sementara untuk saat ini, KPU Kabupaten/Kota tengah menyusun Daftar Pemilih Khusus (DPK). Meski demikian dari DPK sementara ada 800 yang masuk, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi meminta KPU Kota/Kabupaten melakukan verifikasi ulang. Pasalnya dalam DPK tersebut ada beberapa warga yang terdata dalam DPK melenceng dari kriteria DPK. "Kriteria DPK adalah warga telanjur tidak terdaftar dalam DPT, kemudian didata lagi dan dimasukkan dalam DPK. Meski demikian, ternyata dari data tersebut ada beberapa yang melenceng tidak sesuai de- ngan kriteria. Misalnya mahasiswa kos dan mahasiswa rantau dimasukkan dalam DPK. Harusnya kriteria mahasiswa rantau bukan masuk ke DPK, tetapi dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb)," ujar Komisioner KPU Provinsi DIY dan Koordinator Wilayah (Korwil) Bantul, Nur Huri Mustofa, MAg kepada KR di Bantul, Senin (3/3). Nur Huri menambahkan, dari sekian DPK yang harus diverifikasi ulang paling banyak terjadi di Bantul. Sehingga KPU Provinsi meminta KPU Kota/Kabupaten mencermati data DPK tersebut. Adapun masa perbaik- an DPT batas waktunya masih lama, yakni H-14 sebelum Pemilu. Sedangkan penyusunan DPK masih terus berjalan, hingga H-7 menjelang Pemilu. Ditanya mengenai perkembangan pelaporan dana kampanye tahap kedua dari parpol, Nur Huri menjelaskan, secara prinsip seluruh parpol di DIY dinyatakan berhak maju mengikuti Pemilu 9 April mendatang. Hal ini karena 12 parpol peserta Pemilu dinyatakan telah mengumpulkan dana rekening kampanye seluruhnya, meski pada menit-menit terakhir. Dan hingga saat ini pihaknya masih melakukan verifikasi pada laporan yang masuk. "KPU akan mengumumkan laporan dana rekening kampanye dari parpol maksimal 3 hari setelah pengumpulan. Sampai saat ini hingga Jumat (7/3) mendatang, KPU memberikan ke- SERAH TERIMA 13 CAMAT Pemimpin Harus Bisa ’Manjing Ajur-ajer’ BANTUL (KR) - Sebagai seorang pejabat camat atau pemimpin yang ada di daerah, harus bisa manjing ajur-ajer, dengan masyarakat. Pemimpin yang bisa manjing ajur-ajer akan diterima di mana saja, oleh siapa saja dan dalam kondisi apapun. Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati (Wabup) Bantul Drs H Sumarno Prs, pada acara serah terima jabatan 13 camat dan pelantikan ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK), di Pendapa Parasamya Kabupaten Bantul, Senin (3/3). Wabup menambahkan, pemimpin yang bisa manjing ajur-ajer, akan mengetahui situasi wilayahnya yang sebenarnya, sehingga mampu mengambil keputusan yang benar, apa yang menjadi kebutuhan bawahan dan masyarakatnya. Camat tidak hanya dituntut untuk menyelesaikan halhal yang terkait dengan adiministrasi saja, tetapi camat juga harus peka dan mampu menyerap berbagai aspirasi masyarakat, serta mampu memberikan solusi dari berbagai permasalahan di masyarakat. KR-Judiman Wakil Bupati Bantul menandatangani berita acara serah terima camat di Bantul. "Hal ini bisa dilakukan bila seorang camat rajin turun ke bawah, membaur dengan berbagai lapisan masyarakat, sehingga seorang camat mampu menguasai kondisi wilayahnya. Dengan cara tersebut, insya Allah, berbagai tugas camat akan lebih mudah dilaksanakan", tegas Wabup. Ada 13 pejabat yang menjadi camat baru di Bantul, yakni R Jati Barubroto di Kecamatan Kretek, Drs Sigit Subroto (Imogiri), Drs Fatoni (Sanden), Drs Anton Adianto BSc (Srandakan), Drs Agus Sulistiyana MM (Pandak), Drs Saroyo Heryanto (Piyu- ngan), Jazim Aziz SH (Pleret), Slamet Santosa SIP (Banguntapan), Kwintarto Heru Prabowo SSos (Sewon), Harso Wibowo SH MSi (Jetis), Drs Sri Kayatun (Pajangan), Drs Susanto (Dlingo) dan Drs Sukrisna Dwi Susanta MSi (Pundong). Selain serah terima jabatan, dalam acara yang sama juga dilakukan pelantikan ketua TP-PKK Kecamatan. Wakil Bupati berpesan, agar ketua TP-PKK kecamatan, dapat melanjutkan kiprah TP-PKK dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan di kecamatan masing-ma(Jdm)-m sing. DIKMENOF GANDENG PIHAK KETIGA PPDB ’Online’ Telan Rp 192 Juta BANTUL (KR) - Sebagai wujud upaya melancarkan rencana Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) Online SMA negeri di Bantul. Dinas Menengah dan Non Formal (Dikmenof) Bantul menggandeng pihak ketiga sebagai penyedia jaringan, yakni PT Telkom Indonesia. Sementara untuk PPDB Online dianggarkan biaya sebesar Rp 192 juta dengan asumsi sekolah-sekolah penyelenggara melakukan sharing anggaran. Hal tersebut di atas dikatakan Kepala Dikmenof Bantul, Drs Masharun Ghozalie MM kepada KR, Senin (3/3) saat penandatanganan nota kesepahaman kerja sama (MoU) antara Dikme- nof Bantul dan PT Telkom Indonesia. Masharun menambahkan, meski PPDB Online baru pertama dilaksanakan di Bantul, namun pihaknya tidak ingin pelaksanaan PPDB Online perdana ini gagal. Maka dari itu terkait persiapan harus lebih terarah, baik sarana dan prasarana berupa jaringan dan peralatan serta kesiapan SDM di tingkat sekolah. "Karena PPDB Online menjadi jawaban atas penyelenggaraan penerimaan peserta didik yang bersih tanpa titip-titipan. Dalam PPDB Online juga meminimalisir keterlambatan informasi yang didapat calon siswa ataupun orangtua," tegas Masharun. Sementara, Kepala Bidang Pendidikan Menengah Atas (Dikmentas), Suhirman MPd menambahkan, besaran alokasi dana yang dibutuhkan untuk PPDB Online sekitar Rp 192 juta, adapun tiap sekolah diberikan bantuan stimulan Rp 3,3 juta. Selain itu PPDB Online dilakukan sharing anggaran antara Dikmenof dengan sekolah penyelenggara. Manajer Divisi Bisnis PT Telkom Indonesia, Umi Fatimah menambahkan, selama dua minggu efektif pihaknya akan melakukan pelatihan pada operator di sekolah untuk mempersiapkan PPDB Online tersebut. (Aje)-m sempatan pada parpol untuk melakukan verifikasi dan melengkapi berkas-berkas yang sudah dikumpulkan. Hal ini dikarenakan banyak parpol yang belum melengkapi berkas-berkas pelaporan dana kampanye saat diserahkan ke KPU," urai Nur Huri. Terpisah, Ketua KPU Bantul, Muhammad Johan Komara SIP menambahkan, di Bantul seluruh parpol sudah mengumpulkan rekening dana kampanye tahap kedua, meski di menitmenit terakhir. Johan menambahkan, KPU tidak memiliki kewajiban melakukan perekapan. Meski demikian publik dapat melihat jumlah dana rekening yang masuk dari parpol-parpol, di situs resmi KPU yang diunggah maksimal 3 hari pascapelaporan dana rekening seluruh parpol. (Aje)-m ISI Bantu Kembangkan Kesenian Belitung BANTUL (KR) - Berawal dari inisiatif Dekan Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (FSP ISI) Yogyakarta, Prof Dr I Wayan Dana SST MHum yang bersama dua dosen dan beberapa mahasiswa melakukan penelitian kesenian tradisional Kabupaten Belitung. Ide itu muncul setelah mengetahui banyak orang datang ke Belitung, setelah wisata alamnya diangkat dalam film "Laskar Pelangi". Prof Wayan Dana menyatakan FSP ISI Yogya siap membantu Pemerintah Kabupaten Belitung, membina dan mengembangkan kesenian daerah di sana sebagai penunjang pariwisata. "Kami siap membantu meningkatkan mutu sanggar yang ada," kata Prof Dr I Wayan Dana kepada KR, di ruang kerjanya, Senin (3/3). Wayan Dana menambahkan, meningkatkan mutu karena ada beberapa sanggar yang memang sudah bagus tinggal memoles untuk lebih bagus lagi. Penelitian memang baru dilaksanakan satu tahap dari 3 hingga 8 Juli 2013 silam. Dari penelitian itu, tim FSP ISI Yogya menemukan beberapa potensi kesenian daerah, tradisi, rumah adat dan kuliner yang bisa menjadi daya tarik wisata. Misalnya sandiwara daerah 'Dul Muluk', seperti wayang atau ketoprak di Jawa. Kemudian tradisi Nirok Nangrok, menangkap ikan massal di laut. Pantainya juga indah (War)-m dengan bongkahan batu-batu besar. SIM Keliling Dimulai di Pundong BANTUL (KR) - Pelayanan perpanjangan masa berlaku SIM A dan C melalui mobil keliling dari Ditlantas Polda DIY, untuk wilayah Bantul untuk Maret 2014 ini, dijadwal dimulai Selasa (4/3) pagi ini di Polsek Pundong, Bantul. Selanjutnya untuk Kamis (6/3), dilangsungkan di Polsek Jetis. Sedangkan Selasa (11/3) berikutnya, di Polsek Sewon, Kamis (13/3) di Kecamatan Kretek, Selasa (18/3) di Kecamatan Sedayu. Kemudian Kamis (20/3), di Polsek Srandakan, Selasa (25/3) di Polsek Bambanglipuro, dan Kamis (27/3) di Polsek Pandak. Menurut Kanit Regident Satlantas Polres Bantul, IPTU Ahmat Hidayat Sukri, pelayanan perpanjangan SIM keliling tidak terpengaruh kegiatan kampanye Pemilu 2014, yang digelar pada Maret ini. Karena itu, diimbau kepada pemohon perpanjangan SIM, untuk tepat waktu datang di lokasi pelayanan. Untuk pelayanan SIM keliling ini ada perubahan jam, yang semula pukul (Jdm)-m 08.00 WIB, sekarang 09.00 WIB.
  5. 5. SELASA PAHING 4 MARET 2014 ( 2 JUMADILAWAL 1947 ) KULONPROGO ÓKEDAULATAN RAKYATÓ HALAMAN 5 BEREDAR SURAT SUARA PILEG PELABUHAN BEROPERASI, KAPAL KEMBALI Panwaslu Menilai Ada Kesan Kerja Sama KPU Diskepenak Magangkan Nelayan ke Cilacap WATES (KR) - Bantuan kapal bagi nelayan dari pemerintah sekarang ini tidak ada di Kulonprogo, namun di luar daerah. Jika Pelabuhan Tanjung Adikarto di Karangwuni nanti beroperasi yakni direncanakan September 2014, maka kapal-kapal tersebut harus kembali ke Kulonprogo. Untuk menyiapkan itu, maka Dinas Kelautan Peternakan dan Perikanan (Diskepenak) Kulonprogo tahun ini akan memagangkan nelayan mengikuti pelatihan di Cilacap. KR-Agussutata Salah satu contoh surat suara untuk sosialisasi yang dibuat oleh caleg Pileg 2014. WATES (KR) - Di tengah masyarakat banyak beredar surat suara Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2014 menggunakan kop dan logo Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kulonprogo. Surat suara yang hanya mencantumkan nama caleg tertentu itu terkesan dikeluarkan oleh lembaga penyelenggara pemilu. Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kulonprogo, Puja Rasa Satuhu yang ditemui KR di ruang kerjanya, Senin (3/3) membenarkan hal tersebut. Untuk menunjukkan sikap netral penyelenggaraan Pemilu, KPU harus menyikapi dengan mengeluarkan surat edaran. "Sebaiknya KPU mengeluarkan surat edaran pernyataan bahwa kop dan logo surat suara yang dibuat caleg, tak ada kerja sama atau tidak dikeluarkan oleh KPU," kata Puja. Surat suara yang beredar di tengah masyarakat dibuat oleh para caleg dari parpol peserta Pileg. Di bawah kop dan logo KPU pada surat suara tersebut tercantum gambar parpol peserta pemilu beserta kolom daftar caleg. Muhammad Umar Maksum SH yang dihubungi KR mengungkapkan termasuk salah satu caleg yang membuat surat suara tersebut untuk sosialisasi pemungutan suara dalam Pileg nanti. Bentuknya menyerupai surat suara yang akan digunakan dalam pemungutan suara nanti dengan kop dan logo KPU. Termasuk ukuran dan cara pelipatannya. Namun dalam tiap lembar surat suara tersebut dicantumkan tulisan specimen atau contoh. "Memang pembuatan surat suara dibuat sedemikian rupa agar masyarakat tidak bingung saat pemberian suara di TPS. Dengan ukuran sama dan cara pelipatan sama, masih banyak yang tidak tahu," katanya. Menurutnya, pembuatan surat suara tersebut tidak ada maksud agar terkesan surat suara yang dikeluarkan KPU. Adanya penulisan specimen di tiap lembar surat suara tidak ada pelanggaran. Pelipatan Sementara itu, surat suara yang diterima KPU Kulonprogo sudah mulai dilakukan pelipatan di halaman KPU setempat sejak Sabtu (1/3). Penyelenggara pemilu baik di kecamatan dan desa yakni Panitia Pemilu Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) dikerahkan untuk pelipatan. Kegiatan tersebut ditargetkan selesai 16 Maret mendatang. "Dua jenis surat suara yang DPD dan DPRD Kabupaten diterima Jumat (28/2), sedangkan Minggu (2/3) surat suara DPR Pusat. Sementara surat suara untuk DPRD DIY belum sampai, kemungkinan Selasa (4/3) baru akan kami terima,"kata Ketua KPU Kulonprogo Muh Isnaini STP, Senin (3/3). (Ras/Wid)-b Ditemukan Mayat Diduga Pengusaha Kayu SENTOLO (KR) - Mayat laki-laki yang diduga bernama Dwi R (45) seorang pengusaha kayu warga Srikayangan ditemukan tewas terkapar di semak dekat pabrik traktor di Pedukuhan Bulak Desa Tuksono Kecamatan Sentolo, Senin (3/3). Di tubuh korban didapati sejumlah luka berdarah. Jenazah oleh petugas dievakuasi dan dibawa ke RSUP dr Sardjito Yogyakarta untuk proses visum dan otopsi. Polisi juga masih melakukan penyidikan di lokasi kejadian dan menghimpun keterangan untuk mendalami kejadian. Mayat pertama diketahui oleh penggembala ternak, Eko W (25) yang lewat di lokasi kejadian. Ia menggiring kambingnya ke selatan dan melihat sesosok tubuh pria yang tergeletak di semak pinggir jalan kecil. "Saya menggiring ternak pukul 13.00 di sekitar lokasi. Tidak tahunya malah ada mayat. Saya kaget dan langsung kasih tahu warga terdekat dan lapor ke polisi yang langsung datang ke lokasi," kata Eko yang rumahnya tidak jauh dari lokasi itu. Berdasar pemeriksaan pada tubuh korban, ditemukan sejumlah luka berdarah di bagian hidung, pergelangan kaki dan memar di perut korban. Sedangkan jarak sekitar 20 meter dari tempat tergeletaknya korban, terparkir sebuah mobil Toyota Altis warna hitam yang diketahui milik korban. Polisi yang melakukan penyisiran di sekitar lokasi berhasil menemukan telepon seluler korban di sebuah petak ladang, sekitar 15 meter dari lokasi korban terbaring. Tapi dompet dan tanda pengenal korban tidak berhasil ditemukan. Sedangkan identitas korban sendiri diketahui warga yang mengenalinya sebagai warga Panjul Sri Kayangan Sentolo yang merupakan pengusaha kayu. Kasat Reskrim Polres Kulonprogo, AKP Ricky Boy Sialagan menyatakan pihaknya belum bisa menyimpulkan penyebab kematian korban. (Rul/Wid)-e LOMBA BURUNG MERPATI KOLONGAN Ajang Kegiatan Positif Generasi Muda TEMON (KR) - Ratusan penggemar burung merpati kolongan dari berbagai wilayah Kulonprogo dan sekitarnya mengikuti lomba memperebutkan piala bergilir 'Nyi Ageng Serang Cup' di trek Lapak Lapangan Temon Kulon Kecamatan Temon, Minggu (2/3). Ketua Panitia Lomba Rr Dhina Andriana Rintokowati mengatakan, lomba tersebut melibatkan juri berpengala- man diantaranya Sulis asal Serut, Darto dan Gilang (Tayuban) serta Ardi (Sindutan) Kulonprogo. "Untuk juara 1 diraih Merpati 'Rama' milik Bagong asal Krendetan Purworejo Jateng, berhak membawa pulang piala bergilir dan Tabanas Rp 1.500.000 plus piagam. Sedangkan juara 2 dan 3 direbut Merpati 'Singo BDK' dan 'Singo Picek' milik Agus Wates (Ta- KR-Asrul Sani Pemilik Merpati 'Rama', Bagong menerima piala juara 1 dari Dhina Andriana Rintokowati (kiri). banas Rp 1.000.000 dan Rp 700.000, piala dan piagam). Sedangkan Merpati 'Delta Mas' milik Ismoyo juara IV dengan hadiah Tabanas Rp 400.000 plus piala dan piagam. Meski lomba burung merpati kolongan sempat vakum beberapa tahun. Tapi begitu pihaknya menggelar kegiatan langsung mendapat respons positif dari para penggemar burung merpati kolongan khususnya yang tergabung dalam Persatuan Penggemar Merpati Tinggi Kolongan 'Delta Mas'. Pihaknya berharap lomba mampu membangkitkan kembali semangat komunitas tersebut untuk berkegiatan. "Dengan eksisnya Delta Mas, maka generasi muda Temon khususnya penggemar merpati kolongan punya wadah menyalurkan hobi mereka, sehingga tidak terjebak dalam kegiatan negatif seperti kebut-kebutan di jalan raya apalagi membentuk geng motor. Melalui kegiatan ini tumbuh semangat persatuan dan kesatuan dalam hal positif," ujarnya. (Rul)-e Demikian dikatakan Kepala Diskepenak Kulonprogo drh Endang Purwaningrum."Ada tiga kapal bantuan pemerintah untuk kelompok nelayan Kulonprogo dan sekarang di luar daerah. Masing-masing dua kapal Inkamina 30 gross ton (GT) ada di Cilacap serta Pantai Sadeng Gunungkidul, dan kapal 40 GT di Pacitan. Kami sudah sampaikan ke nelayan terkait hal itu, dan nelayan menyatakan siap kembali," kata Endang, Senin (3/3). Dikatakan Endang, dalam menyiapkan nelayan menyambut Pelabuhan Tanjung Adikarto tersebut, Diskepenak tahun ini tetap melanjutkan program magang bagi nelayan. Tahun ini sebanyak 32 nelayan akan magang mendapatkan pelatihan di Cilacap. Sedangkan tahun lalu sudah ada nelayan yang magang pula. Kepala Bidang Kelautan dan Perikanan Tangkap Diskepenak Kulonprogo, Pra- bowo Sugondo mengungkapkan, Pelabuhan Tanjung Adikarto dalam jangka panjang dirancang memiliki kemampuan untuk pendaratan kapal ikan tangkap di atas 100 GT. "Sesuai dengan DED, pelabuhan ini proses pembangunannya masih berlangsung. Jangka panjangnya sebagai kawasan industri perikanan di Kulonprogo," kata Prabowo. Dalam satu tahun diharapkan ada 15 kapal dengan bobot lebih dari 100 GT yang beroperasi di Tanjung Adikarto. Sedangkan untuk kapal ikan dengan bobot kurang dari 3 GT sampai 15 GT, 100 kapal. Kapal ikan tangkap dengan bobot antara 15 sampai 30 GT sekitar 255 kapal, bobot kapal 30 - 50 GT 150 kapal dan kapal 50 - 100 GT sebanyak 30 kapal. Dijelaskan Endang, Pemkab nantinya berwenang mengelola Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Tanjung Adikarto. Kapal yang menangkap ikan dan masuk pelabuhan harus melelangkan ikan di TPI pelabuhan. "Pemkab dari pelelangan ikan ini berhak menarik retribusi berdasar Perda, yakni 5 persen dari nilai penjualan, meliputi 3 persen dibebankan kepada penangkap ikan dan 2 persen dibebankan pada pembeli. Keuntungan lainnya bagi Kulonprogo yakni kapal yang masuk membutuhkan perbekalan dan lainnya, ini tentunya akan menggerakkan perekonomian warga sekitar," kata Endang. Sementara menurut Suroto, Sekretaris Kelompok Usaha Bersama (KUB) Nelayan Bogowonto Desa Jangkaran, setelah pelabuhan beroperasi kelompoknya siap mengoperasikan kapal Inkamina berukuran 30 GT kembali ke Kulonprogo. Pelabuhan beroperasi merupakan impian kelompoknya. "Kapal bantuan tahun 2011 itu sekarang masih beroperasi di Cilacap yang dikerja samakan dengan nelayan setempat. Anggota kami ada 85 orang, bila sudah beroperasi nanti akan bergiliran saat melaut, sebab kapal hanya berkapasitas 10-12 orang. Dan untuk biaya sekali melaut sekitar 20 hari dananya Rp 20 juta hingga Rp 25 juta. Kapal tersebut merupakan aset bagi kami," kata Suroto. (Wid/Ras)-e DANA KAMPANYE PARPOL KPU Masih Melakukan Pencermatan WATES (KR) - Dua belas partai politik peserta Pemilu 2014 di Kabupaten Kulonprogo sudah mengumpulkan pelaporan tahap dua dana kampanye, Minggu (2/3). Mayoritas parpol mengumpulkan pelaporan dana kampanye pada detik-detik penutupan pukul 18.00. Dijelaskan Ketua KPU Kulonprogo Muh Isnaeni STP, yang paling awal menyerahkan laporannya adalah Partai Golkar, yakni Sabtu (1/3). Sedangkan parpol lainnya pada Minggu (2/3). Bahkan lebih dari lima parpol setelah pukul 17.00 dan terakhir pukul 17.45 ada tiga parpol. "Namun se- mua sudah masuk sebelum pukul 18.00," kata Isnaeni, Senin (3/3). Secara keseluruhan, menurut Isnaeni, pelaporan dana kampanye sudah sesuai prosedur dan lengkap. Memang ada beberapa yang belum menyerahkan soft copy. "Tapi Senin mereka sudah menyerahkan soft copy. Dan untuk angka sebagian masih dilakukan perekapan. Kebanyakan dana kampanye diserahkan pada masing-masing caleg. Sumbangan dari kelompok atau badan usaha ke parpol nihil. Kalau perorangan memang ada namun tidak banyak," ujarnya. Sementara Marwanto SSos, anggota KPU Kulonprogo yang juga Penanggungjawab Divisi Perencanaan, Data-Informasi, Organisasi dan SDM, menyatakan dalam periode pelaporan dana kampanye ini ada tiga macam laporan yaitu sumbangan dana kampanye periode II, rekening khusus dana kampanye dan laporan awal dana kampanye. "Yang saya ampu adalah tiga parpol, masing-masing Parpol Golkar, Gerindra dan PDIP. Pelaporan dana kampanye untuk Partai Golkar Rp 910.110. 000, Partai Gerindra Rp 254. 240.000 dan Partai PDIP Rp 161.225.300. Sedangkan untuk parpol lain diampu rekan yang lain," kata Marwanto sembari menambahkan sesuai SE KPU No 69, laporan dana kampanye mulai Senin KPU masih mencermati terhadap cakupan informasi dan atau format laporan. Sementara Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kulonprogo Hamam Cahyadi menyatakan PKS dalam pelaporan tahap dua dana kampanye sebesar Rp 348 juta. "Jumlah tersebut terdiri 40 caleg sebesar Rp 146 juta dan DPD ada Rp 202 juta," kata Hamam. (Wid)-b Panitia Pengajian Ahad Pagi Bantu Bedah Rumah NANGGULAN (KR) - Panitia Pengajian Ahad Pagi (PPAP) yang rutin mengadakan kegiatan di Gedung Kaca Kompleks Pemkab Kulonprogo membantu bedah rumah dengan menyumbang uang Rp 10 juta kepada keluarga kurang mampu, Jumino warga Pedukuhan Klampis Desa Tanjungharjo Kecamatan Nanggulan, Minggu (2/3). Dihadiri Wabup Drs Sutedjo dan sejumlah Kepala SKPD termasuk Kepala Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (BPMPT) setempat Agung Kurniawan. "Kami tersentuh sehingga mendukung Gerakan Gotong Royong Rakyat Bersatu (Gentong Rembes) yang digelorakan Pemkab dengan melakukan penggalangan dana. Kegiatan tersebut mengandung spirit kepedulian sosial luar biasa. Mengajak pihak mampu peduli kemudian membantu warga miskin," kata Pengurus PPAP Asnawi usai menyerahkan bantuan. Selain dari PPAP, keluarga Jumino juga mendapat dukungan dana dari Dinas Pekerjaan Umum, Badan Zakat Amil Kecamatan (Bazcam) Nanggulan, masyarakat setempat serta saudara-saudaranya mencapai Rp 30 juta lebih. Wabup Sutedjo yang turun langsung membantu bedah rumah mengatakan, Pemkab terus berusaha mengurangi angka kemiskinan di Kulonprogo dengan mengajak sekaligus mendorong berbagai pihak memberi bantuan kepada warga miskin. RAPERDA KAWASAN TANPA ROKOK Dewan Siap Bahas WATES (KR) - Anggota DPRD Kulonprogo siap membahas dua Raperda masing-masing Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara dan Raperda Kawasan Tanpa Rokok. "Hari ini kami akan membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk membahas dua Raperda tersebut," katanya, Senin (3/3). Sementara itu Bupati Kulonprogo dr Hasto Wardoyo saat menyampaikan draf Raperda dalam rapat paripurna mengatakan, merokok merupakan aktivitas yang berdampak negatif bagi kesehatan individu, keluarga, masyarakat dan lingkungan baik secara langsung maupun tidak. Karena itu perlu upaya pengendalian dampak rokok terhadap kesehatan. "Merokok merugikan bagi perokok sendiri maupun orang lain di sekitarnya. Perokok berisiko dua sampai empat kali lipat terkena penyakit jantung koroner dan risiko lebih tinggi untuk kematian mendadak. Tapi hal tersebut sebenarnya bisa dicegah," tandas Hasto. Ditegaskan, pembentukan Perda Kawasan Tanpa Rokok tidak dikonstruksikan untuk melarang seseorang merokok namun mengatur aktivitas, memproduksi, menjual, mengiklankan atau mempromosikan produk tembakau untuk tidak dilakukan pada kawasan yang telah ditetapkan sebagai Kawasan Tanpa Rokok. Mengenai Raperda Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara, Bupati mengatakan, untuk menjamin kesinambungan bahan tambang yang merupakan kekayaan alam yang tak terbarukan, diperlukan pengaturan pengelolaan. Agar cadangan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal dan bijaksana dengan berpedoman pada pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. "Perda Nomor 6/2002 tentang Izin Usaha Pertambangan Galian Golongan C sudah tidak sesuai lagi dengan kondisi yang ada sehingga dibutuhkan pengaturan kembali di bidang pengelolaan usaha pertambangan mineral dan batubara agar dapat mendukung usaha pertambangan di Kulonprogo," ujar Bupati. (Rul)-b KR-Asrul Sani Pengurus Pengajian Ahad Pagi Asnawi (kiri) menyerahkan bantuan bedah rumah kepada Jumino dan istrinya. "Melalui bedah rumah, Pemkab dan masyarakat serta pihak-pihak yang peduli terus berjuang mengurangi jumlah rumah yang tak layak huni," ujarnya. Jumino menyampaikan terima kasih kepada pihak yang telah membantu. Selama ini dirinya tidak tinggal diam dalam mewujudkan impian mempunyai rumah sederhana. Sejak delapan tahun silam Jumino telah menabung material termasuk mengurus IMB yang saat ini sudah terbit. "Selama ini saya tidak bersikap pasrah menunggu bantuan, tapi berupaya keras menabung material. (Rul)-e
  6. 6. SELASA PAHING 4 MARET 2014 (2 JUMADILAWAL 1947) SLEMAN ÓKEDAULATAN RAKYATÓ HALAMAN 6 LALULINTAS DIALIHKAN Jembatan Jalan Ringroad Utara Ambles SLEMAN (KR) - Jalan di atas jembatan Gorongan di Ringroad Utara, Condongcatur, Depok, tepatnya sebelah barat RS JIH atau timur Mapolda DIY, Senin (3/3) pagi, ambles. Jalan yang ambles berada di dua jalur cepat, yaitu sisi utara dan selatan, mengalami penurunan sekitar 30 sentimeter dengan panjang dua meter. KR - Wahyu Priyanti Beberapa pekerja mulai mengerjakan perbaikan sementara. Amblesnya kedua jalur tersebut, diperkirakan karena faktor umur jembatan yang sudah tua. Untuk sementara waktu, jalan diuruk dengan sirtu (agregat B) agar bisa dilalui oleh kendaraan ringan. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah DIY, Santoso mengungkapkan, banyaknya kendaraan berat yang melintas juga menyebabkan jembatan Gorongan ambles. "Sebelum ambles, kami sudah berencana untuk mengganti dengan jembatan baru. Karena sejak tahun lalu telah terjadi penurunan dalam skala kecil di jalan tersebut. Hanya saja kami masih menunggu kontrak untuk pelaksanaannya di tahun ini," paparnya. Menurut Santoso, jembatan itu terbuat dari gorong-gorong baja bergelombang yang dibangun sekitar tahun 1976. Diperkirakan umurnya hanya mampu bertahan selama 20-30 tahun saja. Seluruh Parpol Sudah Laporkan Dana Kampanye SLEMAN (KR) - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menjadi partai terakhir yang menyerahkan laporan dana kampanye tahap kedua ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman. PKS datang ke KPU sesaat sebelum batas akhir penyerahan, yakni Minggu (2/3) pukul 18.00 WIB. Anggota KPU Sleman Divisi Hukum, Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Imanda Yulianto mengungkapkan hal tersebut ketika ditemui wartawan, Senin (3/3). Menurutnya, dari 11 partai politik peserta pemilu di Kabupaten Sleman, sudah semuanya melaporkan dana kampanye tahap kedua. Setelahnya KPU Sleman akan menyerahkan ke KPU DIY untuk selanjutnya dilakukan verifikasi. "Dalam tahap kedua ini, kami dari kabupaten hanya bertanggungjawab dalam pengecekan kelengkapan berkas dan tata cara penyusunannya saja. Sedangkan yang berwenang melakukan rekapitulasi akuntan publik yang telah ditunjuk oleh KPU DIY," katanya. Dalam penyusunan laporan yang disampaikan parpol, menurut Imanda untuk sementara tidak ada kekeliruan. Sebab sebelumnya KPU juga aktif menggelar asis- tensi guna meminimalisir tingkat kesalahan dalam penyusunan laporan. Imanda menjelaskan, adanya perbedaan dalam penyusunan laporan antara tahap pertama dengan tahap kedua. Pada tahap kedua ini, partai diharuskan mencatatkan laporan awal dana dan rekening khusus kampanye. Dana ini merupakan laporan seluruh kegiatan kampanye sebelum pembukaan rekening khusus. Semua sumbangan baik dari parpol, caleg maupun perorangan harus dicatat dalam laporan. Sedangkan tahap pertama hanya menyampaikan penerimaan sumbangan dana kampanye. Sementara itu Ketua DPD PKS Sleman Syafriel Haeba membenarkan bahwa partainya paling terakhir melaporkan dana kampanye ke KPU. Menurutnya, banyaknya kelengkapan admistrasi yang harus diurus membuat PKS sedikit terhambat ketika menyelesaikan. "Tapi ini bukan bentuk kesengajaan agar kita terakhir. Kita memiliki 50 caleg yang harus kami perhatikan betul dari mana sumber dana kampanyenya. Mengenai dananya yang kami laporkan sebesar Rp 217 juta. Itu sudah termasuk dari jasa sesuai dengan formulir yang diberikan oleh KPU," katanya. MERASA DIANAKTIRIKAN Korban Merapi di KRB Ancam Golput SLEMAN (KR) - Sebagian masyarakat korban Merapi di Kawasan Rawan Bencana (KRB) Glagaharjo Cangkringan, mengancam untuk tidak menggunakan hak suara (golput) pada Pemilu 9 April mendatang. Hal ini lantaran mereka kecewa karena selama ini merasa dianaktirikan pemerintah dan tidak mendapatkan hak semestinya sebagai warga negara. "Ada sebagian warga kami yang kecewa karena merasa di kotak-kotakkan. Salah satunya dalam hal pembangunan infrastruktur dan lainnya selama ini warga wilayah KRB sama sekali belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah. Bahkan belum lama ini kelompok ternak Dusun Srunen mutung (patah semangat) lantaran batal menerima bantuan pakan karena mereka warga KRB," ujar salah satu tokoh masyarakat Glagaharjo yang enggan disebut namanya. Diungkapkan, isu golput tersebut mulai mencuat sekitar sepekan ini. Meskipun sudah banyak caleg yang kampanye namun mereka mengaku pesimis jika nanti terpilih bisa memperjuangkan haknya. "Hal ini patut disayangkan dan jangan sampai terjadi. Sebab di KRB sendiri tercatat lebih dari 1.000 orang yang bisa menggunakan hak suaranya," imbuhnya. Terpisah Kepala Desa Glagaharjo Suroto ketika di konfirmasi menjelaskan, terkait dengan munculnya isu ancaman golput tersebut pihaknya sangat menyayangkan. Sebab sebagai warga negara yang baik sudah semestinya menggunakan hak pilihnya pada pesta demokrasi mendatang. "Kami selaku pemerintah desa selalu menyampaikan kepada tokoh masyarakat maupun masing -masing kepala dusun. Jika ada warga yang tidak akan menggunakan hak pilihnya (golput) itu hanya oknum. Kami juga terus memberikan penyadaran kepada masyarakat agar hal ini jangan sampai terjadi," tan(R-1)-a dasnya. Partai lain yang telah melaporkan dana kampanyenya yakni Partai Golkar dengan besaran Rp 680 juta. Jumlah ini meningkat hampir separo dibandingkan tahap pertama kemarin yang berjumlah Rp 320 juta. "Itu sudah termasuk laporan dari caleg-caleg," ungkap Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sleman Jaelani. Sementara Ketua DPC PDIP Sleman H Rendradi Suprihandoko SH MHum mengatakan, kebutuhan dana untuk pemenangan Pemilu 2014 di Sleman sebesar Rp 1,4 miliar. Dana itu berasal dari para caleg dan partai, baik tingkat kabupaten, provinsi hingga pusat. "Dana yang kami laporkan ke KPU baru Rp 72 juta, karena belum semua caleg menyerahkan uang gotong royong ke rekening partai untuk pemenangan. Sampai saat ini dana dari pihak luar atau badan usaha belum ada," kata Rendradi kepada KR, Senin (3/3). Dijelaskan setiap caleg dimintai dana pemenangan Pemilu sebesar Rp 10 juta. Namun dari 49 caleg, yang efektif untuk dimintai dana gotong royong hanya 39 orang. Hingga kini belum semua caleg membayar sesuai dengan yang ditentukan partai. (Awh/Sni/*-1)-a Awal diketahui kejadian itu, menurut saksi mata Taufik, yang saat itu sedang bersepeda pukul 5 dinihari. Tiba-tiba dia melihat jalan yang amblong, bahkan ia tampak sebuah mobil yang terperosok. Menyaksikan situasi tersebut, anggota Forpi Sleman itu segera menghubungi sejumlah pejabat supaya tak terjadi korban lebih banyak. "Saya bayangkan kalau tak ada yang memberitahu, tentu banyak korban berjatuhan" katanya kepada KR. Dikatakan, untuk sementara waktu jembatan tersebut diuruk dengan sirtu (agregat B) agar bisa dilalui oleh kendaraan ringan. "Hingga pelaksanaan jembatan baru yang diperkirakan memakan waktu 7 bulan, semua kendaraan berat dilarang melintasi ringroad utara," pungkas Santoso seraya menjelaskan tiga jembatan lain yang sudah tua dan terbuat dari gorong-gorong baja yakni jembatan Maguwo, jembatan Mancasan dan jembatan Gajah Wong Condongcatur. Sementara pantauan KR, sejak pagi terjadi kemacetan di sejumlah titik sepanjang Ringroad Utara. Polres Sleman kemudian melakukan pengalihan arus dari arah barat dan timur ringroad. Sejak pukul 07.00 WIB, petugas menutup jalan ambles untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas. Kapolres Sleman AKBPIhsan Amin menjelaskan, pengalihan arus dari arah barat di mulai dari simpang empat Pelem Gurih. Di jalur ini kendaraan bertonase tinggi dialihkan ke jalur ringroad selatan. Sedangkan kendaraan berat dari barat menuju Magelang, tetap diperbolehkan melintas. Untuk kendaraan dari arah utara (Magelang) menuju ke timur melalui Jombor, dialihkan menuju Jombor ke barat melalui jalur ringroad selatan. Sementara kendaraan dari arah timur menuju ke Magelang atau Purworejo, dialihkan menuju ringroad Jembatan layang Janti kemudian berbelok ke ringroad selatan. "Kendaraan dari timur dilakukan buka tutup. Untuk kendaraan yang tidak terlalu besar diperbolehkan melintas melalui jalur lambat. Pengalihan kami lakukan hingga jalan aman dilewati. Kami sudah berkoordinasi dengan instansi (*-1/Ayu)-a terkait," jelas Ihsan. SDAEM BENTUK FORUM PEDULI SUNGAI Normalisasi Tinggal Menunggu Rekomendasi SLEMAN (KR) - Dinas Sumber Daya Air dan Mineral (SDAEM) Sleman sudah membentuk forum masyarakat peduli sungai di Kali Gendol dan Boyong. Pembentukan forum itu sesuai permintaan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak sebagai syarat akan dikeluarkannya rekomendasi normalisasi. Kabid ESDM Dinas SDAEM Kabupaten Sleman Fauzan Darmadi ST mengatakan, forum itu akan dibentuk di seluruh sungai yang akan ada kegiatan normalisasi. Sekarang ini yang sudah dibentuk di Kali Gendol dan Kali Boyong dengan anggota masyarakat yang melakukan kegiatan di sungai, memanfaatkan material atau masyarakat pinggir sungai . "Forum yang belum dibentuk hanya di Kali Progo dan Krasak. Pembentukan forum ini petunjuk dari BBWS. Sekarang kami hanya tinggal menunggu rekomendasi normalisas di Kali Gendol dan Boyong karena kalau belum terbentuk, rekomendasi dari BBWS belum akan turun," kata Fauzan kepada KR, Senin (3/3). Forum itu nantinya bersama pemerintah melakukan pengawasan terhadap kegiatan normalisasi. Agar kegiatan normalisasi tidak melebihi batas yang sudah ditentukan karena bisa berdampak pada kerusakan lingkungan. "Nanti forum itu bisa melaporkan ke kami jika ada pelanggaran terhadap kegiatan pemanfaatan sungai seperti normalisasi. Jangan sampai yang diambil materialnya saja tanpa mempertimbangkan sumber air," ujarnya. Sekarang ini yang diajukan rekomendasi ke Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak adalah, Kali Gendol di Manggong ke arah hulu sampai Srunen. Sedangkan Kali Boyong di Wonorejo ke arah hulu hingga Ngepring. "Untuk wilayah lainnya tidak kami ajukan rekomendasi karena materialnya sudah habis," terangnya. (Sni)-a Tim Gabungan Sita Puluhan Botol Miras SLEMAN (KR) - Puluhan botol minuman keras (miras) dari berbagai merk dan kemasan, berhasil diamankan tim gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Polres Sleman dan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS), Senin (3/3). Kabid Penertiban dan Ketentraman (Trantip) Drs Fathoni Budi Prabowo mengungkapkan, razia ini dilakukan untuk menegakkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2007 tentang Pelarangan Pengedaran, Penjualan dan Penggunaan Minuman Berakhohol. Lokasi pertama yang dituju adalah salah satu toko modern yang berada satu lingkungan dengan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kecamatan Turi. Lokasi kedua di daerah Pakem yang hanya berupa warung biasa. "Razia berjalan lancar, tak ada perlawanan dapi penjual miras. Sebab kami telah menyertakan surat tugas disertai dasar hukumnya. Jelas dalam Perda tersebut mengatur, yang boleh menjual minuman beralkohol adalah cafe, bar ataupun tempat yang telah memiliki izin penjualan miras. Sedangkan toko modern dan kelontong tidak diperbolehkan menjual kepada konsumen," katanya kepada wartawan. Lebih lanjut Fathoni mengungkapkan, dalam menentukan lokasi petugas KR-Atiek Widyastuti H Petugas Satpol PP menunjukkan salah satu miras yang berhasil diamankan. terlebih dulu menerjunkan tim investigasi. Tujuan agar dalam merazia tidak terjadi salah sasaran. Kebetulan juga dua lokasi yang menjadi sasaran dalam razia kali ini, sudah tercium lama akan aktivias jual beli miras. Selain untuk menegakkan Perda, semakin mendekati masa kampanye ternyata dikhawatirkan membuat peredaran miras semakin luas. Sebab tidak jarang aksi kriminalitas muncul akibat kebiasaan minum miras yang tidak terkontrol. "Selain merazia, kami juga mengingatkan tentang bahaya miras oplosan. Untuk miras dengan kandungan diatas 40 persen sudah sering memakan korban jiwa, sehingga perlu diinformasikan akan bahayanya kepada masyarakat," (Awh)-a jelasnya. UNTUK KORBAN ERUPSI KELUD Bantuan Sleman Disambut Gembira KR-Surya Adi Lesmana MANCING DI KALI GENDOL: Sejumlah warga memancing di Dam Suruh Kali Gendol Argomulyo Cangkringan Sleman, Minggu (2/3). Dam yang berfungsi sebagai penahan lahar tersebut, saat tak terjadi banjir menjadi tempat memancing para warga. Ikan mujair diakui oleh pemancing banyak terdapat di sungai ini. SLEMAN (KR) - Tim relawan dan bantuan peduli korban Gunung Kelud dari Pemkab Sleman mendapat sambutan positif dari Pemkab Kediri dan korban erupsi Gunung Kelud. Bantuan berupa uang Rp 100 juta dan bantuan hidrant umum (sarana air bersih), sarung selimut, tikar, terpal, handuk, peralatan untuk pembersihan rumah senilai Rp 100 juta diharapkan mampu mengurangi beban korban erupsi Kelud, serta dari BAZ Sleman sebesar Rp 100 juta. Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Dae- rah (BPPD) Sleman Juli Setiono kepada KR di Sleman, Senin (3/3). Menurutnya, bantuan dari Pemkab Sleman diterima Assek Bidang Perekonomian Kabupaten Kediri Joko Susilo, Sabtu (1/3) kemarin. Bantuan berupa barang langsung dibongkar di gudang logistik Posko Utama Satlak PB dan Pengungsi Kabupaten Kediri untuk disalurkan kepada korban Gunung Kelud. "Sleman juga mengirim 67 relawan terdiri dari unsur Tagana, SAR Sleman, dokter, perawat, dan lain-lain. Para relawan ini langsung membantu memasak di dapur umum di pusat lo- gistik, dan lainnya langsung ke lokasi Kecamatan Kepuh, Wates dan Puncu. Bantuan tangki air bersih akan diperbantukan selama 10 hari dan bila masih diperlukan akan diperpanjang sampai 1 bulan," kata Juli Setiono. Sebelumnya, Bupati Sleman Sri Purnomo sempat berpesan relawan untuk menunjukkan semangat sosial membantu korban Gunung Kelud, menunjukan kinerja dan etos kerja yang baik. "Jangan sampai relawan malah merepotkan serta menambah beban masyarakat yang sudah tertimpa (Has)-a musibah," ujarnya.
  7. 7. HALAMAN 7 SELASA PAHING 4 MARET 2014 (2 JUMADILAWAL 1947) MENINGGAL DI PERINGATAN 1 MARET Buwono Suka Pakaian TNI ’Tempo Doeloe’ BUWONO Aji Subiantoro (54), salah satu pemeran drama Serangan Umum (SU) 1 Maret 1949 yang meninggal di Benteng Vredeburg, Sabtu (1/3) lalu, di mata anak-anak dan istrinya adalah sosok ayah yang disiplin, tegas namun bukan pemarah. Justru Buwono sering menghibur keluarga dengan gaya seni dan kreativitasnya. "Bapak itu banyak diam kalau di rumah. Sekali mau ngomong sangat menghibur meski bukan seniman. Bapak juga suka mengerjakan ukiran mebel, membuat hiasan dari kayu. Mengumpulkan benda unik untuk mendukung hobinya," tutur Endang Sri Budiati (53), istri Buwono saat ditemui KR di kediamannya, Perum Griya Klangkapan Asri, Margoluwih, Seyegan, Sleman, Yogyakarta, Senin (3/3). Menurut Endang, suaminya sangat suka bergabung dengan komunitas, misalnya paguyuban bersepeda, komunitas replika pejuang zaman dulu dan komunitas lainnya. Buwono juga selalu turut di berbagai kegiatan karnaval seni budaya, KR-Bambang Nurcahya Istri dan salah satu putri Buwono menunjukkan seragam tentara Indonesia zaman dulu koleksi Buwono.Inzet: Buwono Aji Subiantoro. olahraga sepeda serta pada peringatan hari besar nasional seperti upacara peringatan kemerdekaan RI, Sumpah Pemuda dan Serangan Umum 1 Maret beberapa hari lalu. Buwono selalu menyesuaikan pakaian yang dikenakan dengan peranan dan acaranya. Jika yang diikuti terkait seni budaya, Buwono mengenakan busana Jawa atau menjadi sosok rakyat biasa seperti Pak Tani dengan caping dan serempang sarung. Sedangkan pada kegiatan hari besar nasional, pakaian favorit adalah seragam tentara Indonesia zaman dulu, lengkap dengan topi, senjata dan rentengan peluru. Terkadang juga berpakaian doreng. Keunikan dan kreativitas lain Alat Sensor . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Sambungan hal 1 landasan pacu, sensor secara otomatis mengirimkan early warning†permukaan landasan pacu telah tergenang air pada ketinggian tertentu. Sensor buatan Andy ini akan mengirim sinyal yang dapat membahayakan pesawat yang akan mendarat kepada petugas Air Traffic Control (ATC). Setelah itu pihak ATC dapat langsung memberikan arahan kepada pihak pilot melalui media komunikasi mengenai keadaan landasan pacu. Peringatan tersebut dapat mengurangi risiko kecelakaan pesawat yang diakibatkan genangan air di permukaan landasan pacu. “Tapi dengan hanya memberikan early warning tidak dapat memecahkan masalah utama yaitu genangan air. Karena itu, pada saat yang sama, sinyal dari sensor juga akan secara otoma- tis menyalakan water pump untuk mensterilkan permukaan landasan pacu dari genangan air,” katanya.Dari karya penelitiannya itu, kata Andy, water pump dapat bekerja secara otomatis tanpa menunggu pihak ground staff untuk mengecek ataupun memasang pompa untuk mensterilkan landasan pacu dari genangan air. Sistem sensor ini akan fokus pada bagian landasan pacu tertentu, yaitu pada bagian touchdown zone karena pada bagian ini pesawat akan menyentuh landasan pacu pertama kali. Andy menceritakan penelitian sudah dilakukan sejak duduk di bangku SMA Negeri 3 Semarang. Penelitian tersebut terus dikembangkan ketika sudah menjadi mahasiswa di Fakultas Teknik (Asp)-d UGM. Tarif Kereta Api . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Sambungan hal 1 Dijelaskan, PSO yang diberikan pemerintah adalah subsidi tarif angkutan orang untuk kereta jarak jauh sebanyak 11 lintasan dengan frekuensi 22 kali/hari dan 4,8 juta tempat duduk/tahun. Jarak sedang 9 lintasan dengan frekuensi 24 kali/hari dan 4 juta tempat duduk/tahun. Sedangkan, untuk kereta ekonomi jarak dekat sebanyak 27 lintasan dengan frekuensi 90 kali/hari untuk 22,4 juta tempat duduk/tahun, KRD ekonomi 10 lintasan dengan 34 frekuensi/hari dan 4,6 juta tempat duduk/tahun, KRL ekonomi 13 lintasan dengan frekuensi 561 kali/hari untuk 300,2 juta tempat duduk/tahun dan kereta ekonomi Lebaran 7 lintasan dengan frekuensi 14 kali/hari untuk 186.432 tempat duduk/tahun. Berbeda dengan tahun sebelumnya, pada pemberian dana PSO tahun ini KA Prambanan Express dan Sriwedari yang melayani rute Kutoarjo-Yogyakarta-Solo juga kebagian sebesar Rp 29,7 miliar. "Tahun ini KRD Prameks dan Sriwedari mendapat alokasi dana PSO. Harga tiket dari PT KAI tetap sama, tapi sebagian dari harga itu dibayar pemerintah, sehingga masyarakat membayar lebih murah," jelas Hermanto. Dicontohkan, untuk kereta Prameks rute SoloKutoarjo tarif yang ditentukan oleh PT KAI sebesar Rp 19.000. Subsidi yang diberikan pemerintah Rp 7.000, sehingga masyarakat hanya perlu membayar Rp 12.000. Kemudian, rute Yogyakarta-Solo dari tarif Rp 7.350 disubsidi Rp 1.350, sehingga masyarakat membayar Rp 6.000. Hermanto menambahkan, dengan PSO sebesar Rp 1,22 triliun itu ditargetkan untuk melayani sekitar 336,4 juta penumpang yang menggunakan 6 jenis kereta api sepanjang 2014, meliputi kereta jarak jauh, jarak sedang, jarak dekat, KRD, KRL Jabodetabek serta kereta Lebaran. Angka ini mengalami peningkatan 50 persen lebih dibandingkan PSO tahun 2013 lalu. (Imd)-d Buwono menurut Endang adalah, seluruh anaknya diberi nama Buwono sendiri. Sedangkan Endang hanya manut. Mereka adalah Tanjung Martasari, Yudarma Ardiani Raharja, Alam Nur Baskoro, Bangkit Surya Adil dan Pinasthi Restu Merti. Menjelang kepergian Buwono untuk selamanya, Endang tak mendapati firasat kuat. Hanya terganggu perasaan bahwa rumahnya cukup kotor sehari sebelum Buwono meninggal. Lalu dia bergegas membersihkan. Endang juga heran dengan suami yang meninggalkan rumah sangat pagi sekali. Padahal hari sebelumnya sudah pergi dan pulang malam. "Saya bersihkan rumah sambil berpikir bahwa besok Sabtu akan ada tamu banyak. Ternyata benar banyak tamu melayat. Yang sangat mengherankan adalah, Pak Buwono keluar rumah Sabtu 1 Maret jam 3 pagi. Apalagi tidak dipamiti, jadi saya tak tahu Pak Buwono pergi ke mana.," tutur Endang. (*-2)-d Menag: . . . . . . . . . . . . . . Kami kan impor makanan, kalau tidak halal, sebut tidak halal, ketika produk halal ternyata tidak halal, kan ada konsekuensi hukumnya," ujar Suryadharma. Sedang MUI sendiri menjamin semua dana yang ditarik dari pemohon sertifikasi halal bisa dipertanggungjawabkan. Secara periodik, kata Ketua MUI Amidhan, dana tersebut diaudit. Ketua Bidang Perekonomian dan Produk Halal MUI itu mengatakan, dana dari pemohon sertifikasi halal itu diaduit tim akuntan independen. "Hasil auditnya selalu dilaporkan setiap Munas MUI," kata Amidhan. MUI sendiri, katanya, aktif menyetorkan pajak ke negara. Sementara itu Wakil Bendahara Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetik (LPPOM), Zuhdi, mengatakan, MUI mengeluarkan rata-rata 200 sertifikasi. "Dengan kategori pengajuan baru, perpanjangan dan pengembangan produk," katanya mengirim tim audit ke lokasi produsen makanan untuk mengecek bahan dan proses pembuatan produk. Tim ini, imbuh Zuhdi, terdiri ahli gizi dan pangan. "Sebagian besar dosen di IPB," katanya. Pada sisi lain, MUI Moratorium Iklan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Sambungan hal 1 Komisi Pemilihan Umum (KPU), Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Informasi Pusat (KIP)íí Sebagian besar rakyat Indonesia sebagai calon pemilih menyambut gembira keluarnya keputusan moratorium iklan politik jelang Pemilu 2014. Rakyat senang untuk sementara waktu tidak mendapatkan teror visual iklan politik. Rakyat agak lega napasnya dari serbuan visual iklan politik dikumandangkan caleg dan calon presiden. Mereka yang memosisikan dirinya seolah sudah menjadi anggota DPR dan seakan sudah resmi menyandang jabatan presiden. Moratorium pelarangan tayangan iklan politik seperti itu didasari dari watak penetrasi iklan politik yang disebar lewat media massa elektronik. Iklan politik yang dihadirkan di depan mata publik sejatinya mempertontonkan realitas semu. Dimunculkan lewat kanal televisi sekadar memvisualisasikan jargon omong kosong yang sulit diejawantahkan dalam hidup dan kehidupan sehari-hari rakyat Indonesia. Apa yang akan dilakukan para caleg dan kandidat presiden beser- ta tim suksesnya pasca diundangkannya moratorium iklan politik? Jawabannya dengan mudah dapat ditebak. Mereka akan membanjiri ruang publik dengan alat peraga kampanye dalam bentuk iklan luar ruang. Billboard, baliho, umbul-umbul, poster, stiker, bendera dan rontek akan menjadi media utama untuk menggenjot elektabilitas caleg dan kandidat presiden peserta Pemilu 2014. Data lapangan memunculkan fakta penjarahan ruang publik sebagai tempat pemasangan alat peraga kampanye iklan politik. Semuanya itu dapat disaksikan di pengkolan dan perempatan jalan kampung, di bantaran sungai, di batang pohon, di tiang telpon, tiang listrik dan di dinding rumah dipasang alat peraga kampanye caleg dan kandidat presiden. Pada titik inilah terjadi perang iklan politik di seluruh Indonesia. Fenomena sosial perang iklan politik ini menggambarkan, betapa politisi dan calon politisi Indonesia biasa berpikir instan. Iklan politik yang mereka sebar lebih mengedepankan wajah. Raut muka caleg dan kandidat presiden dijadikan komoditas yang dijual layaknya seorang artis. Dengan andalan visualisasi peci, deretan gelar akademik dan aktivitas menyantuni orang miskin, diyakini mampu mencitrakan sosok caleg dan kandidat presiden yang agamis, intelek dan perhatian kepada rakyat. Padahal realitas sosialnya, semua itu semu semata. Fakta Pemilu sebelumnya membuktikan, iklan politik dengan memajang wajah, mengindikasikan si pengiklan tidak merakyat. Efek visual dari moratorium larangan tayangan iklan politik di media massa elektronik menyebabkan para caleg dan kandidat presiden panik. Mereka kehilangan media utama yang diandalkan mampu mendongkrak elektablitas wajah narsis dirinya. Selain itu, instanisasi komunikasi politik yang direpresentasikan para caleg dan kandidat presiden lewat alat peraga kampanye di ruang publik berujung pada pelanggaran aturan KPU No 15/2013. Mereka secara sengaja dan terstruktur memasangan alat peraga kampanye di sekitar tempat ibadah, rumah sakit, lembaga pendidikan, jalan protokol. Penempatannya pun tidak mempertimbangkan etika, estetika, kebersihan dan keindahan sesuai dengan peraturan pemerintah daerah, kabupaten dan kota. Atas pelanggaran aturan KPU Dompet . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Sambungan hal 1 240 Bp. Bambang Tris Perum Gunung Sempu Jl. Melati 182 RT. 06 Kasihan Bantul . . . . 300,000.00 241 Kelompok Pengajian Malam Senin Dusun Teguhan Kalitirto Berbah Sleman . . . . . . . . . 1,000,000.00 242 Bu Rika SP 1 Sleman . . . . 500,000.00 243 Karyawan-Karyawati Mirota Batik Malioboro Jl. A Yani No. 9 Yogyakarta 10,000,000.00 244 PUTRI MINANG JL. Parangtritis Km 6 . . . . 150,000.00 245 SMK YPKK 2 Sleman Jl. Pemuda Wadas, Tridadi, Sleman ......... 300,000.00 Melalui Biro Wates Kulonprogo : 246 Siswa SMP N 1 Galur Kulon Progo . . . . . . . . . . 247 Ibu Tilah Margosari Pengasih Kulon Progo ......... Jumlah 1,800,400.00 75,000.00 . . . . . . . .Rp. 16,545,900.00 ........ s/d 02 Maret 2014 . . . . .Rp. 341,042,000.00 s/d 03 Maret 2014 . . . . .Rp. 357,587,900.00 ........ (Tiga ratus lima puluh tujuh juta lima ratus delapan puluh tujuh ribu sembilan ratus rupiah) Sambungan hal 1 menyatakan sejatinya tidak memiliki kewajiban menyetor ke kas negara. "Karena MUI adalah lembaga independen yang tidak dibiayai negara. Jadi, tidak ada setoran untuk negara," jelas Amidhan. Meski demikian, kata dia, MUI punya kewajiban untuk membayar pajak. "Dan, itu sudah kami lakukan. Setoran lain, selain pajak tidak ada," (Edi)-d jelas Amidhan. Mayat Perempuan Muda di Sungai SLEMAN (KR) - Mayat perempuan tanpa identitas, ditemukan di Sungai Soko Dusun Kembangan I Sumberrahayu Moyudan Sleman, Senin (3/3). Selain membusuk, saat ditemukan tubuh korban yang diperkirakan berusia 30 tahun tersebut tanpa pakaian satu lembar pun. Tubuh korban juga terlihat hitam seperti hangus terbakar. Belum diketahui secara pasti penyebab tewasnya wanita malang tersebut. "Korban masih muda dan ditemukan tergeletak tanpa pakaian. Lokasi penemuan juga di tempat yang jarang dilalui orang. Jenazah korban saat ini sudah dibawa ke RSUP Sardjito untuk otopsi," ujar seorang penyidik. Kapolsek Moyudan AKP Sukamto mengatakan korban pertama kali ditemukan Dika Rusdianto (28) warga Sumberrahayu, sekitar pukul 13.00. Saat itu saksi sedang berburu di Sungai Soko. Jarak beberapa meter, saksi melihat benda mencurigakan seperti batang pisang. Namun setelah mendekat, saksi kaget karena yang dilihat adalah sesosok tubuh manusia. (Ayu)-d Melawan, 2 Perampok Ditembak WONOSOBO (KR) - Jajaran Resmob Polres Wonosobo bekerjasama dengan tim Polda Jateng berhasil membekuk 11 perampok sadis bersenjata api. Kawanan rampok ini telah menembak korbannya saat menyatroni 4 rumah sekaligus milik kerabat Ketua PCNU Wonosobo Ngarifin Shiddiq yang juga Ketua KPU Wonosobo di Dusun Sarwodadi Kidul Gadingrejo Kepil Wonosobo. Kapolres Wonosobo AKBP Agus Pujianto saat gelar barang bukti, Senin (3/3) sore mengungkapkan, dari 11 pelaku yang ditangkap di sejumlah lokasi, 6 pelaku ditangani langsung Polres Wonosobo yakni Sf (30), Rd (29), Ah (27), Ak (29), Pt (29) dan Sm (32). Sedangkan 5 tersangka RG, Sb, Rm, An, dan Ry langsung ditangani Polda Jateng. Polisi terpaksa menembak 2 pelaku dengan timah panas hingga terkapar, karena berupaya melawan petugas. Polisi mengamankan barang bukti berupa 2 senjata api (senpi) jenis revolver dan rakitan, senjata clurit, 29 peluru kaliber 9,5 untuk senjata jenis FN, 17 selongsong peluru hampa dan 1 peluru ruger mini. (Art)-d Kangen Nenek, Napi Kabur BOYOLALI (KR) - Mardiyanto (20), narapidana yang kabur dari Rutan Boyolali, Minggu (2/3) kemarin akhirnya menyerahkan diri, Senin (3/3) pagi. Maryanto diantar warga Dukuh Gajihan Desa Cabean Kunti yang merupakan domisili napi tersebut. Kepala Rutan (Karutan) Boyolali Satriyo Waluyo menceritakan, modus napi tersebut kabur karena kangen dengan neneknya. Tapi pihaknya tidak percaya begitu saja. Sehingga sementara ini Mardiyanto ditahan di ruang isolasi. (*-9)-d 10 TAHUN KEHADIRAN DAIHATSU Komitmen Berbagi Lewat Program CSR JAKARTA (KR) - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) akan terus mengembangkan Daihatsu Xenia agar menjadi kendaraan keluarga yang mampu bertahan lama dan diminati masyarakat Indonesia. "Berbagai strategi dan inovasi kami dilakukan, sehingga mobil jenis low multi purpose vehicle (LMPV) ini bisa menyamai Toyoya Kijang yang mampu bertahan selama 40 tahun di Indonesia," kata Direktur Marketing PT ADM, Amelia Tjandra pada acara perayaan 10 tahun Daihatsu Xenia, di Jakarta, Senin (3/3). Untuk merayakan 10 tahun kehadiran Daihatsu Xenia, PT ADM ingin berbagi bersama bangsa melalui program empat pilar CSR, yakni Pintar bersama Daihatsu, Sehat bersama Daihatsu, Hijau bersama Daihatsu, dan Sejahtera bersama Daihatsu. Dalam pelaksanaan program CSR empat pilar tersebut Daihatsu mengajak The Dance Company, grup musik beranggotakan empat personel ternama, yakni Nugie, Pongky, Baim dan Aryo Wahab untuk menjadi brand ambassador. Program ini juga akan melibatkan para Xenia Mania, sebutan bagi pengguna setia atau loyal customer Xenia yang tersebar di seluruh Indonesia. Daihatsu akan menyelenggarakan 10 aktivitas di 10 kota besar di Indonesia mulai Maret hingga Desember 2014. Untuk setiap Xenia Mania yang telah mendaftar mengikuti aktivitas tertentu, Daihastu akan menyediakan dana sebesar Rp 10.000/anggota keluarga. Dana ini akan dikumpulkan dan dialokasikan untuk kegiatan empat pilar CSR Daihatsu di seluruh Indonesia. Aktivitas yang dilakukan selama 10 bulan antara lain foto kontes, kuis radio, mengisi liburan sekolah dengan safety driving, tendang bola dan nonton bareng, mudik asyik, lomba tradisional, media sosial, konvoi, berbagi cerita, serta program rekondisi sembilan unit Xenia generasi perdana secara gratis. Puncaknya, di Desember akan ada Pesta Sahabat Daihatsu di Jakarta untuk mengumumkan para pemenang kontes. (Imd)-b No 15/2013 seperti itu, Komunitas Reresik Sampah Visual menyebut tebaran iklan politik di ruang publik sebagai sampah visual iklan politik. Kehadiran dan perwujudan iklan politik cenderung menjadi teroris visual bagi warga masyarakat calon pemilih. Atas dasar itulah, bagi caleg dan kandidat presiden, iklan politik, apa pun bentuknya, hanyalah upaya memperkenalkan diri kepada publik. Hal yang lebih penting adalah kerja nyata. Bukan tampang, citra, apalagi sekadar nama tenar. Citra pemimpin sejati hanya dapat dibuktikan lewat perilaku, pola pikir dan kinerja nyata. (Penulis Dosen Komunikasi Visual ISI Yogyakarta dan Relawan Komunitas Reresik Sampah Visual)-b KR-Imong Dewanto DUTA CSR: Para personil The Dance Company, Baim, Pongky, Nugie dan Aryo Wahab menerima Daihatsu Xenia yang akan digunakan untuk menjalankan aktivitasnya sebagai duta Brand Social Responsibility, di Jakarta, Senin (3/3). Buat Jalur Pesepeda PENGGUNA alat transportasi sepeda di Klaten cukup banyak. Sementara di kota tidak ada jalur khusus pesepeda. Mohon Pemerintah Kabupaten Klaten membangun jalur khusus pesepeda karena lalulintas di tengah kota cukup padat. +62831522XXXX Gorong-gorong Tersumbat KEPADA PU Sleman. Goronggorong di perempatan Demakijo tersumbat. Mohon diperbaiki. Bila hujan air meluap sampai di Jalan Godean sehingga mengganggu lalulintas. +6281567XXXX
  8. 8. HALAMAN 8 SELASA PAHING 4 MARET 2014 (2 JUMADILAWAL1947) SELEKSI CALON HAKIM KONSTITUSI 1 Orang Terindikasi Korupsi KR-M Taslim Parade seni budaya lokal dalam rangka HUT ke-288 Kabupaten Grobogan. JAKARTA (KR) - Dengan ditemukannya sejumlah laporan terkait jejak rekam para calon hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Komisi III DPR berpeluang menolak 11 calon hakim konstitusi yang ada. Hal tersebut dikatakan Wakil Ketua Komisi III DPR AlMuzzammil Yusuf di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (3/3). “Kami berharap memang bisa selesai, tapi tidak terhindarkan juga jika Komisi III tidak memilih satu pun hakim konstitusi pada seleksi kali ini,” ujar Muzzammil. Seperti diberitakan, Komisi III DPR membuka pendaftaran bagi calon hakim konstitusi untuk mengisi kursi hakim MK yang kosong. Ada dua kursi hakim konstitusi yang kosong milik mantan Ketua MK Akil Mochtar yang menjadi terdakwa korupsi dan hakim konstitusi Harjono yang akan pensiun. Seleksi akan dilakukan awal Maret ini oleh Komisi III DPR dengan mempertimbangkan rekomendasi dari tim pakar. Calon hakim konstitusi ditargetkan sudah terpilih sebelum masa reses 6 Maret 2014. Dari 12 calon hakim yang mendaftar, 11 di antaranya berasal dari kalangan profesional. Sementara seorang lainnya merupakan politikus PPP Dimyati Natakusuma. Mengenai rekam jejak calon hakim MK, Muzzammil mengakui ada satu calon hakim konstitusi yang sempat gagal pada seleksi hakim MK sebelumnya. Selain itu, Muzzammil mengaku sudah memegang laporan kasus dugaan korupsi yang menjerat nama salah satu calon hakim MK, Dimyati Natakusuma, yang juga anggota Komisi III dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP). “Sudah kami terima jejak rekam pengalaman yang lalu. Masukan masyarakat ini sangat berarti, karena sudah ada masukan dari pihak yang merasa dirugikan. Laporan ini akan kami sebar ke seluruh anggota dan tim pakar kita,” jelasnya. Menurut Muzzamil, Komisi III DPR bersama tim pakar akan menilai calon hakim konstitusi dari tiga aspek, yaitu pengetahuan, visi dan misi, serta aspek moralitas. Jika nantinya seluruh calon ditolak, Komisi III DPR akan kembali menggelar uji kepatutan dan kelayakan menggunakan masa reses yang mulai dilakukan pada pekan depan hingga Mei mendatang. (Sim/Edi)-d HUT KE-288 KABUPATEN GROBOGAN KAMIS, SIDANG PERDANA KASUS CENTURY Legenda Mrapen Menarik Perhatian Boediono Kukuh Tolak Panggilan Timwas GROBOGAN (KR) - Parade seni budaya lokal memperingati Hari Jadi ke-288 Kabupaten Grobogan, Senin (3/3) sore cukup meriah. Sebanyak 25 kelompok kesenian tradisional dari 19 kecamatan dan sejumlah sekolah di daerah itu ‘turun gunung’ tampil di hadapan ribuan masyarakat dan berkeliling Kota Purwodadi. Prajurit Kraton Surakarta, Barongan, Legenda Sendang Keongan, Reog Gondoriyo dan Legenda Mrapen ikut memeriahkan parade, menarik perhatian penonton. Tidak ketinggalan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga juga tampil dengan fashion batik show. Sebelum kirab, peserta dilepas Bupati H Bambang Pudjiono SH di depan pintu gerbang pendapa, disaksikan Wabup H Icek Baskoro SH dan unsur pimpinan daerah. “Parade seni budaya bertujuan untuk mengenalkan kepada masyarakat Grobogan jika di daerahnya menyimpan seni budaya, tradisi dan legenda yang adi luhung. Ini sekaligus nguringuri budaya dan tradisi masyarakat Grobogan agar tidak tertelan zaman,” ujarnya. Kirab berangkat dari depan pendapa kabupaten Jalan Gatot Subroto melewati Jalan DI Panjahitan, Kapten Tendean, R Suprapto, S Parman dan berakhir di Alun-alun Purwodadi. Sepanjang jalan yang dilalui peserta karnaval, dipenuhi ribuan (Tas)-d warga yang ingin melihat dari dekat. JAKARTA (KR) - Wakil Presiden Boediono tetap kukuh pada pendiriannya tak akan memenuhi panggilan DPR terkait kasus Bank Century. “Sikap Pak Boediono tidak berubah. Dengan tetap menghormati tugas-tugas DPR, Pak Boediono tidak dapat memenuhi undangan Rapat Dengar Pendapat Umum dengan Tim Pengawas Century DPR,” kata Juru Bicara Wakil Presiden, Yopie Hidayat, dalam pesan singkatnya di Jakarta, Senin (3/3). Sebelumnya, anggota Timwas Bank Century dari Fraksi PAN, Chandra Tirta Wijaya, mendorong Timwas Century melakukan pemanggilan ketiga terhadap Wakil Presiden Boediono sebelum pemilu legislatif. Jika Boediono kembali tidak memenuhi panggilan, kata Chandra, Fraksi PAN akan mendorong pemakzulan Boediono. “PAN mendorong, mende- DINYATAKAN SEHAT Wawan Kembali Ditahan KPK JAKARTA (KR) - Tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi dan pencucian uang (TPPU) Tubagus Chaeri Wardana (TCW) alias Wawan telah selesai menjalani pengobatan di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Kini, adik Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah itu sudah dinyatakan sehat sehingga dikembalikan ke rumah tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Wawan sudah dijemput dan dikembalikan ke Rutan. Ini karena yang bersangkutan sudah bisa dibawa ke Rutan sesuai keterangan dokter yang menanganinya di Rumah Sakit Polri,” kata Juru Bicara KPK Johan Budi di Jakarta, Senin (3/3). Sebagaimana diketahui, Wawan sejak Senin (24/2) menjalani perawatan di RS Polri Kramat Jati. Ia terkena demam berdarah sehingga sidang pembacaan dakwaan untuk perkara dugaan korupsi Lebak harus ditunda hingga Kamis (6/3). Sekitar pukul 13.15 WIB, Wawan tiba di Rutan KPK diantarkan mobil tahanan KPK. Dia keluar dari mobil tanpa memberikan keterangan dengan masih mengenakan rompi tahanan KPK berwarna oranye. Pia Akbar Nasution, pengacara Wawan mengatakan, pihaknya terakhir bertemu dengan kliennya Jumat (28/2). Namun, imbuhnya, saat ini ia sudah kembali ke Rutan. “Saat terakhir saya bertemu, trombositnya masih turun. Karena itu, sekarang saya mau memastikan apakah Mas Wawan sudah benarbenar sehat,” kata Pia di KPK. Wawan ditahan KPK terkait kasus suap dalam Pilkada Lebak. Selain itu, juga menjadi tersangka untuk tiga perkara dugaan tindak pi(Ful)-b dana korupsi. VERIFIKASI DANA KAMPANYE Caleg Belum Lapor, Jadi Catatan JAKARTA (KR) - Setelah partai politik (parpol) menyerahkan laporan awal dana kampanye, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan memverifikasi laporan tersebut dan memberi kesempatan kepada parpol untuk memperbaiki laporan. “Jika terdapat peserta pemilu yang laporan awal dana kampanyenya belum meliputi cakupan informasi sebagaimana dimaksud, kami berikan kesempatan kepada parpol untuk melengkapi atau memperbaiki selama lima hari setelah parpol menerima pemberitahuan dari KPU,” kata Komisioner KPU Ida Budhiati di Jakarta, Senin (3/3). Lebih lanjut dikatakan, KPU akan memeriksa laporan yang telah diserahkan kepada pihaknya hingga 5 Maret mendatang. Verifi- kasi, akan mencakup kelengkapan informasi atas penerimaan dan pengeluaran awal dana kampanye dan rekening khusus dana kampanye parpol. Sedangkan Kepala Biro Hukum KPU Nur Syarifah menambahkan, perbaikan diserahkan paling lambat 9 Maret 2014. Kemudian 10 Maret, KPU akan mengumumkan laporan tersebut tersebut di laman www.kpu.go.id. Selanjutnya, pada 24 April batas laporan akhir dana kampanye. Nur menyatakan, apabila masih ada caleg yang belum melaporkan, hal tersebut akan menjadi catatan auditor atas patuh atau tidak patuh parpol terkait pelaporan dana kampa(Edi/Sim)-d nye. MENANG TIPIS TERHADAP AMBAR Tasdi Jadi Wabup Purbalingga PURBALINGGA (KR) - Rapat Paripurna DPRD Purbalingga berhasil memilih dan menetapkan Tasdi SH MM sebagai Wakil Bupati Purbalingga periode 2010-2015, Senin (3/3). Tasdi yang masih menjabat Ketua DPRD Purbalingga itu meraih 23 suara, unggul tipis dari pesaingnya, Ambar Budi Yuwono yang memperoleh 21 suara. “Rapat paripurna diikuti 44 anggota dewan. Semuanya melaksanakan hak pilih dengan pemungutan suara tertutup,” tutur Ketua Panitia Pelaksana (Panlak) Pemilihan Wabup, Tongat, kepada wartawan, usai rapat paripurna, Senin petang (3/3). Rapat yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Yuniarti SH dilaksanakan secara tertutup. Sejumlah wartawan yang semua hendak meliput, terpaksa menunggu dari luar ruang rapat paripurna. “Sesuai PP Nomor 16 tahun 2010 tentang Tata Tertib DPR dan DPRD, memang ada sejumlah rapat yang dilaksanakan secara tertutup. Rapat pemilihan wabup termasuk salah satunya sehingga kami laksanakan secara tertutup,” ujarnya. Sebelum pemilihan, dilaksanakan pengecekan surat suara. Kedua kandidat wabup, yakni Tasdi dan Ambar, duduk di bagian depan. Sejak awal Tasdi memang diunggulkan untuk memenangkan pemilihan. Karena secara resmi telah mendapatkan rekomendasi dari DPP PDIP. Dari hasil perhitungan suara Tasdi mengumpulkan 23 suara dan Ambar 21 suara. Dengan demikian Tasdi dinyatakan terpilih sebagai wabup. “Hasil rapat paripurna ini akan kami buat berita acara. Selanjutnya kami akan mengirimkannya kepada Mendagri melalui gubernur. Setelah itu Mendagri akan mengeluarkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan dan pelantikan yang bersangkutan menjadi wabup,” tu(Rus)-d tur Yuniarti. sak, untuk pemanggilan ketiga sebelum pileg. Kami meminta tak ada pemanggilan paksa. Tapi, apabila Boediono tak hadir, PAN akan memelopori hak menyatakan pendapat untuk pemakzulan Boediono,” ujar Chandra. Menurut Yopie, keputusan Wapres Boediono tak mau datang ke rapat Timwas, karena ingin menghormati rekomendasi Panitia Khusus Hak Angket Century (Pansus Century) dan keputusan Sidang Paripurna DPR RI mengenai Hak Angket Bank Century yang intinya menyatakan bahwa seluruh penyimpangan dan penyalahgunaan wewenang yang berindikasi perbuatan melawan hukum yang merupakan tindak pidana korupsi, tindak pidana perbankan, dan tindak pidana umum berikut pi- hak-pihak yang diduga bertanggung jawab, diserahkan kepada lembaga penegak hukum. “Pak Boediono juga sudah menyampaikan segala keterangan dan informasi yang diketahuinya kepada penegak hukum, dalam hal ini KPK,” kata Yopie. Menurut anggota Tim Pengawas Bank Century dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera DPR RI, Indra, keputusan Wapres Boediono yang selalu menolak panggilan Timwas Century mengesankan mantan Gubernur Bank Indonesia itu tidak amanah dalam menjalankan konstitusi. Sementara itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyelesaikan pemberkasan kasus Bank Century dan telah melimpahkannya ke pengadilan dengan tersangka mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Budi Mulya. Kasus tersebut akan mulai disidangkan dalam tiga hari ke depan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Juru Bicara Johan Budi SP membenarkan tentang rencana sidang perdana kasus Century. “Jadwalnya, sidang perdana BM akan digelar hari Kamis (6/3) mendatang,” katanya di kantor KPK, (Sim/Edi/Ful)-d Jakarta.

×