SLEMAN (KR) - Ketua
Umum PDI Perjuangan, Me-
gawati Soekarnoputri membe-
berkan alasan menunjuk
Gubernur DKI, Joko Widodo
...
YOGYA (KR) - Indonesia menjadi negara
nomor sembilan dengan angka bunuh diri paling
tinggididunia,samasepertiJepang.Bahkan...
Dari penelusuran KR, pe-
ngusaha peternakan ayam ini
menempati tanah milik warga
dengan cara disewa atau dibe-
li. Hanya s...
RABU WAGE 26 MARET 2014 (24 JUMADILAWAL 1947) ÓKEDAULATAN RAKYATÓ HALAMAN 4BANTUL
KR-Sukro Riyadi
Drs HM Idham Samawi dala...
RABU WAGE 26 MARET 2014 ( 24 JUMADILAWAL 1947 ) ÓKEDAULATAN RAKYATÓ HALAMAN 5KULONPROGO
Kepala Bappeda Kulonprogo Ir Agus
...
RABU WAGE 26 MARET 2014 (24 JUMADILAWAL1947 ) ÓKEDAULATAN RAKYATÓ HALAMAN 6SLEMAN
KEBUTUHAN DISABILITAS SEBAIKNYA DIPENUHI...
pelaksanaan pemilu. Pemilih pinda-
han adalah perorangan yang telah
terdaftar dalam daftar pemilih tetap di
TPS di wilayah...
Kedaulatan Rakyat 26 Maret 2014
Kedaulatan Rakyat 26 Maret 2014
Kedaulatan Rakyat 26 Maret 2014
Kedaulatan Rakyat 26 Maret 2014
Kedaulatan Rakyat 26 Maret 2014
Kedaulatan Rakyat 26 Maret 2014
Kedaulatan Rakyat 26 Maret 2014
Kedaulatan Rakyat 26 Maret 2014
Kedaulatan Rakyat 26 Maret 2014
Kedaulatan Rakyat 26 Maret 2014
Kedaulatan Rakyat 26 Maret 2014
Kedaulatan Rakyat 26 Maret 2014
Kedaulatan Rakyat 26 Maret 2014
Kedaulatan Rakyat 26 Maret 2014
Kedaulatan Rakyat 26 Maret 2014
Kedaulatan Rakyat 26 Maret 2014
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Kedaulatan Rakyat 26 Maret 2014

2,177 views
2,014 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
2,177
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
6
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Kedaulatan Rakyat 26 Maret 2014

  1. 1. SLEMAN (KR) - Ketua Umum PDI Perjuangan, Me- gawati Soekarnoputri membe- berkan alasan menunjuk Gubernur DKI, Joko Widodo (Jokowi) maju sebagai Calon Presiden (Capres). Hal ini di- sampaikan dalam pidato kam- panye di Lapangan Denggung Sleman, Selasa (25/3). "Mengapa saya tetapkan beliau (Jokowi), karena rak- yat ingin sebuah keadaan Indonesia lebih baik dari waktu lalu. Jokowi adalah ge- nerasi muda yang bisa mem- bawa perubahan. Saya minta simpatisan PDI Perjuangan mendukung Jokowi menjadi presiden," kata Megawati. Sedang agar bisa menca- lonkan Jokowi sebagai presi- den, dalam Pileg 9 April 2014 mendatang, PDI Perjuangan menargetkan minimal mem- peroleh 20 persen suara seca- ra nasional. Untuk itu dibu- tuhkan kerja sama semua kader dan simpatisan secara maksimal. Megawati juga mengingat- kan, partai tidak boleh le- ngah setelah Jokowi ditetap- kan menjadi capres. Banyak partai lain masih ingin men- jegal dan menghalang-hala- ngi. "Mereka tidak ingin PDIP menjadi pemenang, makanya berusaha sekuat mungkin untuk merusak apa yang te- lah dilakukan PDIP. Maka- nya ini perlu dukungan seca- ra riil di lapangan," ujarnya. Megawati mengingatkan, saat ini yang perlu diwas- padai adalah kecurangan pa- da saat penghitungan suara. Para kader dan saksi diminta mengawasi proses penghi- tungan suara. "Pada saat saya menjabat Presiden, saya tahu bagaima- na cara kecurangan agar memperoleh kemenangan. Tapi tidak saya lakukan ka- rena saya ingin masyarakat menggunakan hati nurani," katanya. Sedang putri Megawati, Puan Maharani mengatakan, setelah 10 tahun rakyat ber- tahan dan berjuang atas pen- deritaan, sudah saatnya ma- syarakat memperjuangkan agar lebih baik. Salah satu- nya menggunakan suaranya pada 9 April 2014 dengan mendukung PDIP. "Kami minta Yogya sebagai salah kota yang meraih suara PDIP terbanyak, sehingga se- cara nasional bisa memper- oleh suara lebih dari 20 persen," kata Puan. Ketua DPD PDI Per- juangan DIY Drs HM Idham Samawi menuturkan, saat ini kondisi Indonesia sedang salah jalan. Untuk itu pi- haknya mengajak rakyat un- tuk merebut kekuasaan se- cara konstitusional. "Kami bertekad memenangi Pemilu 2014 dengan memperoleh suara 35 persen. PDI Per- juangan ingin mengemba- likan Indonesia ke jalan yang benar," kata Idham. (Sni)-d KR-Surya Adi Lesmana Massa PDIP memerahkan Lapangan Denggung Sleman saat kampanye terbuka yang dihadiri Megawati Soekarnoputri, Selasa (25/3). KR-Surya Adi Lesmana Megawati Soekarnoputri didampingi Drs HM Idham Samawi, Puan Maharani dan Sidarto Danusubroto melambaikan tangan kepada massa PDIP. BEIJING (KR) - Ratusan keluarga korban jatuhnya pe- sawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 bentrok de- ngan polisi di Beijing, Selasa (25/3). Insiden ini terjadi saat keluarga korban menggelar aksi protes di depan Keduta- an Besar Malaysia di China. Mereka menuntut pemerin- tah Malaysia menjelaskan apa yang terjadi dengan pe- sawat MH730 dan para pe- numpangnya. Keluarga kor- ban berduka sekaligus marah kepada pemerintah Malaysia yang dinilai tertutup dalam menangani kecelakaan pener- bangan tersebut. Sejumlah demonstran pingsan dalam bentrokan dengan aparat. Demonstran melempari aparat dengan botol sambil mengecam pemerintah Ma- laysia yang dinilai membo- hongi mereka. Polisi mem- bentuk pagar betis menge- lilingi Kedubes Malaysia dan mencegah demonstran ma- suk. “MH370 Jangan biarkan kami menunggu terlalu lama! 1,3 miliar orang menunggu untuk menyambut pesawat,” teriak demonstran. Keluarga korban telah me- nunggu selama 19 hari dan masih harus menunggu lebih lama. Demonstran meng- usung spanduk bertulisan “Malaysia Airlines! Kalian harus menjelaskan”. Demon- stran menganggap Malaysia Airlines sebagai pembunuh. * Bersambung hal 7 kol 1 YOGYA (KR) - Permasa- lahan antara PTAngkasa Pu- ra (AP) I Persero dengan PT Jogja Magasa Iron (JMI) ter- kait lokasi pembangunan bandara di Temon Kulonpro- go akhirnya menemui titik terang. Megaproyek pemba- ngunan bandara dan pabrik pengolahan pasir besi akan sama-sama direalisasikan da- lam waktu dekat ini, sehing- ga bakal berkontribusi besar dalam mendorong pertum- buhan perekonomian DIY di masa yang akan datang. Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X me- ngatakan, setelah melakukan dialog dengan masing-masing pihak, baikAP I maupun JMI secara terpisah, maka secara umum permasalahan kedua- nya clear. Pihak AP I yang semula keberatan memun- durkan landasan pacunya, ki- ni tidak perlu lagi karena pi- hak JMI telah memundurkan pabriknya sehingga panjang landasan pacu bandara yang semula 3.000 meter kini men- jadi 3.600 meter. "Panjang landasan pacu bandaranya sudah 3.600 me- ter, ya sudah tidak ada masa- lah, saya baru mau ketemu AP I lagi, guna mengerucut- kan hasil dialog dan keputus- an akhir kedua belah pihak. Selaku fasilitator kedua be- lah pihak saya rasa sudah clear dan tidak ada masalah lagi antara JMI dan AP I," tandas Sultan HB X saat dite- mui di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Selasa (25/3). Dengan ukuran panjang tersebut, maka AP I tidak perlu memperpanjang lagi landasan yang telah meme- nuhi syarat untuk ukuran bandara kelas internasional. "AP I sudah tidak perlu lagi memundurkan landasan pa- cunya seperti yang diminta JMI beberapa saat lalu. Ber- arti masalah selesai dan saya * Bersambung hal 7 kol 1 PASAR Beringharjo Se- lasa (25/3) kemarin tiba-tiba heboh. Para pedagang kaget karena kedatangan Ketua Umum PDI Perjuangan Me- gawati Soekarnoputri, ber- sama Puan Maharani. Se- jumlah pedagang langsung mengelu-elukan. Dalam kunjungan 'blu- sukan' tersebut, Megawati disertai Ketua DPD PDIP DIY Drs HM Idham Samawi, Bupati Bantul Hj Sri Surya Widati dan Juwarto yang mendampingi. Meski tak le- bih seperempat jam di dalam pasar, namun kehadiran para tokoh partai bergambar ke- pala banteng tersebut men- dapat sambutan hangat dari para pedagang dan pengun- jung pasar lainnya. Masyarakat berebut ingin bersalaman dengan para to- koh partai politik itu, teruta- ma Megawati dan Puan. Ke- tua Umum PDI Perjuangan itu berkeliling pasar berdia- log dengan pedagang di pasar itu. Namun antusiasme masyarakat yang menyam- butnya, membuat Ketua Umum PDI Perjuangan itu kesulitan untuk melakukan dialog dengan pedagang. Dan dengan sabar melayani para pedagang yang ingin sala- man dengan Ketua Umum PDIP. Meskipun begitu, Me- ga sempat berdialog sebentar dengan pedagang pecel di de- pan pasar. Bagi Megawati pasar terbesar dan berse- jarah di Yogya tersebut, sa- ngat akrab. Sebab lahir dan masa kecilnya di Yogya. * Bersambung hal 7 kol 5 @krjogjadotcom q BELUM lama ini saya mendapat SMS dari seorang teman. Isinya begini: Tahun 2014 adalah Tahun Politik dan Tahun Pergantian Jabat- an 5 Tahunan. Tahun perta- ma, bingung. Tahun kedua, mulai hitung-hitung. Tahun ketiga, mulai tahu "lurung". Tahun keempat, ngiwung. Ta- hun kelima, jabatan ram- pung. Tahun keenam, ber- hadapan dengan... hukum. (Kiriman: Aribowo Hartanto, Jalan Gunung Sari No 11-B, RT 08 RW 12, Sidanegara, Cilacap 53223, Jateng)-b Rabu Wage 26 Maret 2014 24 Jumadilawal 1947 Tahun LXIX No. 175 Harian Pagi 24 Halaman Harga Eceran Rp. 3.000 http://www.krjogja.com Megawati 'Blusukan' di Pasar Beringharjo Suara Hati Nurani Rakyat Terbit Sejak 27 September 1945 PESTA demokrasi tinggal menyisakan hitungan hari menuju 9 April 2014. Namun penyelenggara pemilu baik di tingkat pusat maupun daerah masih dihadapkan pada beberapa problema pelik, yang potensial mengganggu kelancaran perhelatan akbar tersebut. Salah satu isu krusial yang muncul adalah terkait dengan kebijakan pemilih pindahan seiring dengan dikeluarkannya Surat Edaran KPU 127/KPU/III/2014 tentang Surat Pindah Memilih. Penerapan kebijakan pemilih pindahan oleh KPU ini bermuara pada prinsip memudahkan akses bagi pemilih untuk menggunakan hak pilihnya, guna mengoptimalkan tingkat partisipasi pemilih yang sampai saat ini masih menjadi tolok ukur keberhasilan * Bersambung hal 7 kol 1 KeluargaPenumpangMH370BentrokdiBeijing PERSOALAN PTAP I DAN JMI 'CLEAR' LandasanPacuBandara3.600Meter KR- Effy Widjono Putro Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan putrinya Puan Maharani berjabat tangan dengan pedagang Pasar Beringharjo. KR-Antara/Septianda Perdana Adik kandung Sugianto, penumpang pesawat MH370 Siswanto (kanan) memperlihatkan foto Sugianto Lo dan Vinny Chynthya Tio. Daus Mini Ceraikan Istri KABAR mengejutkan datang dari pasangan komedian Daus Mini dan Yunita Lestari. Diam-diam Daus Mini ternyata sudah men- jatuhkan talak cerai pada Yunita sejak satu bulan lalu. Namun gugatan cerai Daus Mini baru diajukan Kamis (20/3) lalu. Daus beserta kuasa hukumnya Yanuar Saputra berjanji akan mem- beberkan semua yang terjadi dalam rumah tangganya, Sabtu (29/3) besok. "Secara garis besar sudah tidak ada lagi kecocokan di antara mereka," jelas Yanuar. Daus Mini menikah dengan Yunita pa- da 17 Juli 2011 dengan mas kawin beru- pa uang sebesar Rp 2.100.100 yang ter- susun rapi dalam sebuah bingkai. Pasangan ini telah dikaruniai satu pu- tra, Ivander Haykal Firdaus (Ical) yang lahir pada 2 Januari 2012. Yunita sendiri membenarkan sudah ditalak cerai Daus sejak satu bulan lalu dengan alasan sudah tidak ada kecocokan lagi. Keduanya pun memutuskan untuk ber- pisah secara baik-baik. "Pertama aku pesan su- paya beritanya jangan didramatisir. Kita memutuskan cerai secara baik-baik. Semua demi Ical," ujarnya. (Sim)-f KR-Dokumen Daus Mini
  2. 2. YOGYA (KR) - Indonesia menjadi negara nomor sembilan dengan angka bunuh diri paling tinggididunia,samasepertiJepang.Bahkanper- cobaanbunuhdiriitu,tidakhanyadilakukanoleh kaumlanjutusia(Lansia),tapijugaanakmudadi Indonesia. Kaum muda di Indonesia yang rentan melakukan percobaan bunuh diri, rata-rata beru- sia 15 sampai 35 tahun. Aksi percobaan bunuh diri tersebut terjadi, selain dikarenakan masalah sosial ekonomi, transisi budaya, depresi juga dise- babkan oleh gangguan kepribadian dan genetika. "Anak muda di Indonesia rentan melakukan percobaan bunuh diri. Persoalan ini terjadi kare- na tingkat depresi yang tinggi akibat perubahan sosial dan kesenjangan ekonomi," kata psikiater dari UGM, Dr dr Carla R Machira SpKJ(K) da- lam seminar media 'Kekhawatiran Mengenal Angka Bunuh Diri yang Tinggi di DIY' di Grand Aston, Selasa (25/3). Dosen Fakultas Psikologi UGM itu menyata- kan,angkabunuhdiridiDIYdaritahunketahun menunjukkan adanya peningkatan. Karena berdasarkan data yang ada pada tahun 1980 hingga 1990 terjadi 337 aksi bunuh diri. Sementarapadatahun2005hingga2012jumlah- nya meningkat menjadi 239 aksi bunuh diri. Adapun cara yang digunakan untuk bunuh diri cukup beragam, seperti gantung diri, bakar diri sampai minum racun. "Angka bunuh diri tertinggi di DIY paling ting- gi ada di Gunungkidul, bahkan jumlahnya dari tahun 2001 hingga 2012 mencapai 250 orang. Untukmengatasimasalahinisebenarnyabisadi- lakukan deteksi dini, Di antaranya melalui peng- awasan dan pencegahan seseorang yang berpotensi melakukan aksi tersebut secara inten- sif," papar Carla, seraya menambahkan, deteksi dini sangat diperlukan karena keinginan bunuh diri bisa muncul berkali-kali. Komentar serupa dikemukakan oleh guru be- sar bidang Psikiatri UNS Solo, Prof Dr dr SyamsulHadiSpKJ(K)mengungkapkan,saatini telah terjadi pergeseran aksi bunuh diri. Gejala bunuh diri paling tinggi terjadi di akhir masa re- maja atau dewasa awal. Aksi percobaan bunuh diri ini lebih banyak dilakukan wanita daripada laki-laki karena perubahan hormonal wanita. Setengah dari kasus percobaan bunuh diri mulai di usia 25 tahun. "Gejalagangguanbipolarataumoodyangmen- jadi resiko bunuh diri bisa merusak hubungan dan memperburuk kinerja, baik di pekerjaan maupun di sekolah. Karena itu diperlukan kepatuhan akan pengobatan terhadap penyakit ini agar penderita bisa memiliki hidup yang pro- duktif," terang Syamsul. (Ria)-e YOGYA (KR) - Perwakilan tiga dusun yang masuk kawasan rawan bencana (KRB) III Merapi di Desa Glagaharjo, Kecamatan Cangkringan Sleman, mengadu ke DPRD DIY, Selasa (25/3). Mereka meminta Dewan membantu mengupayakan agar status legalketigadusunitudipulihkan,sehinggakembalimendapatban- tuan dan fasilitasi pemerintah melaluiAnggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Tiga dusun tersebut, yaitu Dusun Srunen, Kalitengah Lor dan Kalitengah Kidul, masuk KRB III sehingga tidak diperbolehkan untuk hunian. Namun warga setempat menolak relokasi, memilih tetap bertahan. Warga Srunen, Aris Biyanto (36) menuturkan, mereka punya prinsip hidup selaras dengan alam diantara ancam- an bencana (live in harmony with disaster risk). Di satu sisi, erupsi Merapi memang membahayakan mereka yang tinggal di lereng, tapi di sisi lain memberikan berkah kesuburan bagi mereka yang bermata pencaharian sebagai petani dan peternak "Kami bukannya ingin mbalela kepada pemerintah, kami sudah buktikan mampu hidup selaras dengan alam. Pascaerupsi 2010, sekarangtigadusunsudahhijau,kehidupansosialdanekonomiju- gasudahpulih.Kamitidakinginpergidaritanahkelahirantempat kehidupan ekonomi kami berpijak," kataAris. Dalam Peraturan Presiden (Perpres) tentang Rencana Tata Ruang (RTR) Kawasan Strategis Nasional (KSN) Merapi, tiga dusun itu bersama sembilan dusun lain masuk dalam area ter- dampaklangsung(ATL)sehinggatidakdiperbolehkanuntukhuni- an. Regulasi itu membawa implikasi tidak diberikannya fasilitasi dan bantuan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) bagi warga yang bertahan di ATL. "Kami minta Dewan membantu cari solusi, kembalikan status legal kami sehingga hak kami sebagai warga negara terpenuhi seperti warga lain. Kami ingin Perpres itu direvisi," ujarAris. (Bro)-e DUKUNGAN terhadap Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus mengalir. Kali ini, salah satu kerabat Kraton Yogyakarta, KRT Poerbokusumo atau sering dipanggil Ndoro Acun, secara resmi mendukung partai yang didirikan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) serta KH Mustofa Bisri (Gus Mus) dan kyai sepuh lainnya. Masuknya kerabat kraton ke PKB, karena kultur antara PKB dengan Kraton Yogyakarta sama. "Saya suka dengan PKB, se- lain kultur PKB sama dengan Kraton Yogyakarta, maka tidak salah jika saya mendukung PKB pada Pemilu 2014 ini. Apalagi saat ini tidak terjadi konflik, terutama internal partai," ujar KRT Poerbokusumo di rumah- nya, saat ditemui Ketua DPW PKB DIY H Agus Sulistiyono SE MT, kemarin. Menurut KRT Poerbokusumo, pilihan terhadap PKB ini bukan tanpa alasan, tetapi sudah da- lam perhitungan matang. Jika selama ini dia masuk di partai lain, namun setelah melakukan silaturahmi dengan para alim ulama dan kyai, termasuk Gus Mik Kediri Jatim. "Membutuhkan waktu lama untuk merapat ke PKB, dan saya senang di PKB, dibanding ke partai lain yang pe- nuh konflik diinternal partai," ujarnya. PKB yang merupakan par- tainya warga Nahdliyin itu, sa- ngat menjunjung pluralitas, tidak membedakan dan istiqomah. "Untuk itu, saya siap untuk ikut membesarkan PKB, terutama di wilayah Kota Yogyakarta. Me- mang, selama ini saya men- dukung partai lain, namun sejak bergaul dengan para kyai dan ulama, saya memutuskan untuk ikut membesarkan PKB," jelas- nya. Dikatakan KRT Poerboku- sumo, selama ini pihaknya me- ngaku sebagai orang jalanan, namun mereka tidak menge- tahui jika sering bergaul dengan para ulama. "Kenapa saya pilih bergabung ke PKB, karena pingin hal yang baru, terutama bergaul dengan para alim ulama. Selain itu, PKB itu bukan hanya partainya orang NU, tetapi juga warga lain, kare- na PKB sangat moderat," jelas- nya. Ketua DPW PKB DIY, HAgus Sulistiyono SE MT menyatakan, sangat mengapresiasi atas bergabungnya salah satu ke- rabat Kraton Yogyakarta men- dukung PKB. Dengan dukungan kerabat Kraton ini, menunjukkan PKB merupakan partai yang ter- buka, sehingga pada Pemilu 2014 ini PKB semakin menda- pat kepercayaan masyarakat. "Dukungan kerabat Kraton Yogyakarta terhadap PKB, merupakan amunisi bahwa PKB merupakan partai yang bersih, karena selama ini tidak ada per- soalan yang membelit PKB. Kalau kita melihat, tidak ada poli- tisi PKB yang terlibat korupsi yang berurusan dengan KPK. Dukungan kerabat Kraton Yogyakarta sangat positif," ujar anggota Komisi VII DPR RI dari PKB tersebut. (*)-b RABU WAGE 26 MARET 2014 (24 JUMADILAWAL1947 ) ÓKEDAULATAN RAKYATÓ HALAMAN 2KOTAYOGYA KONVOI GANGGU KENYAMANAN WISATAWAN IsiKampanyedenganAtraksiBudaya Ketua Badan Promosi Pariwisata Kota Yogyakarta (BP2KY) Deddy Pranowo Eryono mengatakan kampa- nye terbuka dengan konvoi di jalanan justru mengganggu kenyamanan wi- satawan, bahkan terkesan mena- kutkan bagi wisatawan terutama man- canegara. Berdasarkan laporan Him- punan Pramuwisata Indonesia (HPI) beberapa wisatawan yang berlibur di DIY mengeluhkan hal tersebut, meskipun telah diberikan penjelasan tetapi pihaknya berharap sebagai tu- juan pariwisata dunia, masyarakat DIY diminta ikut serta menjaga iklim pariwisata khususnya kenyamanan. "Kampanyelah dengan santun dan berbudaya, tidak usah dengan knalpot yang diblombong dan memenuhi badan jalan. Jadikan kampanye sebagai atraksi wisata un- tuk mendapatkan simpati masya- rakat sekaligus mendukung citra pariwisata DIY," kata Deddy yang ju- ga merupakan Sekretaris Per- himpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY tersebut kepa- da KR, Selasa (25/3). Terpisah, Ketua Association of The Indonesia Tour and Travel Agencies (Asita) DIY, Edwin Ismedi Himna mengaku kampanye dengan konvoi jalanan jelas sangat mengganggu ik- lim pariwisata, terlebih bulan-bulan ini memasuki peralihan musim dari low season ke peak season. Selain itu sangat susah memberikan pengertian kepada wisatawan terkait euforia simpatisan parpol jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2014. "Kebiasaan peserta konvoi yang menguasai semua bagian jalan sa- ngat mengganggu, kita terpaksa harus berhenti. Padahal paket wisata kita sudah diperhitungkan per menit- nya sehingga agen biro wisata rugi di waktu dan bahan bakar" ungkapnya. Untuk itu, pihaknya meminta kepada aparat yang berwenang su- paya bisa mengarahkan kampanye konvoi di jalanan supaya jangan sam- pai menutup semua badan jalan alias tidak mengganggu pengguna jalan yang lainnya. Asita DIY juga memin- ta supaya bisa meminimalisir suara knalpot blombongan supaya tidak mengganggu dan menghormati peng- guna jalan yang lainnya. (*-24)-b DI USTYOGYAKARTA DengarPendapatUmumMPR-RI YOGYA (KR) -Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI bekerja sama dengan Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta mengadakan 'Dengar Pendapat Umum MPR- RI' bertema 'Peran MPR dalam Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional' di Gedung Ki Sarino Mangunpranoto, Jalan Kusumanegara 157, Timoho, Selasa (25/3). Kegiatan terse- but menghadirkan narasumber Ketua MPR-RI Drs H Sidarto Danusubroto SH dan Prof Dr Wuryadi (Ketua III Majelis Luhur Persatuan Tamansiswa). Kegiatan yang diikuti 300 mahasiswa UST tersebut dibuka Drs Hadi Pangestu Riharjo MT, selaku Wakil Rektor III USTYogyakarta. Sidarto dalam kesempatan itu mengatakan, pembangunan su- atu negara kalau ingin berhasil harus memiliki tujuan jelas. Setidaknya memiliki tahapan-tahapan, jangka pendek 5-10 tahun maupun jangka. Arah pembangunan Indonesia belum je- las. Pembangunan itu bisa dituangkan dalam Garis Besar Haluan Negara (GBHN). "Saya mengamati, pembangunan Indonesia masih kurang terarah," ujar Sidarto, mantan ajudan Bung Karno. Sedangkan Wuryadi dalam kesempatan itu berbicara tentang nilai-nilai Pancasila serta implementasi dalam pembangunan ke- hidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila memang dianggap penting dalam teks bernegara, tetapi masih lemah implemen- tasinya secara kontekstual kehidupan berbangsa dan bernegara. Saat dibuka dialog, mahasiswa banyak bertanya dan mengkritisi kebijakan pemerintah yang kurang membela rakyat. (Jay)-e YOGYA (KR) - Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) APBD Kota Yogyakarta 2013 melonjak di banding 2012 lalu. Dalam Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) yang dis- erahkan ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Silpa tahun 2013 mencapai Rp 303 miliar. Sementara tahun 2012 lalu Rp 224 miliar. Kepala Dinas Pajak Daerah dan Pengelola Keuangan (DPDPK) Kota Yogyakarta Kadri Renggono membenarkan hal tersebut. Menurutnya, meski Silpa meningkat, namun serapan anggaran ada peningkatan meski skalanya masih kecil. "Tahun 2012 lalu serapannya 89,31 persen. Sekarang jadi 89,51 persen," terangnya usai penyerahan LKPD ke BPK RI, Selasa (25/3). Tingginya angka Silpa tersebut salah satunya dipengaruhi oleh pendapatan yang melebihi target. Dari target sebesar Rp 1,2 triliun, Pemkot mampu memperoleh Rp 1,3 triliun yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah sebanyak Rp 383 miliar, Dana Perimbangan sebesar Rp 658,7 miliar dan pendapatan lain-lain yang sah sebanyak Rp 267,7 miliar. Kadri menambahkan, pihaknya kini menunggu proses audit dari BPK RI. Meski ada peningkatan Silpa, namun pihaknya op- timis penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) akan kembali diraih. Selama empat tahun berturut-turut, penilaian keuangan Pemkot selalu memperoleh WTP. "Kami serahkan auditor. Pembukuannya sudah kami lakukan sesuai prosedur. Harapan kami tetap WTP, tapi itu kami serahkan ke auditor," imbuhnya. Wakil Ketua Badan Anggaran DPRD Kota Yogyakarta, Agus Prasetyo mengungkapkan, sesuai prosedur LKPD harus dise- rahkan maksimal tiga bulan setelah tutup buku tahun anggaran. Pihaknya pun mengapresiasi ketepatan waktu yang dilakukan Pemkot. (R-9)-b YOGYA (KR) - Insan pariwisata DIY meminta selama masa kampanye pesta demokrasi bisa diisi dengan atraksi budaya yang lebih mendukung pariwisata dan menggugah simpati masyarakat. Meskipun belum membuat pembatalan maupun penundaan kun- jungan wisatawan ke DIY, tetapi banyak wisatawan yang me- ngeluhkan kampanye dengan konvoi kendaraan bermotor yang se- cara tidak langsung mengganggu suasana kondusif. OPTIMISTETAPWAJARTANPAPENGECUALIAN SilpaAPBD2013CapaiRp303Miliar KerabatKraton MerapatkePKB KR-Bambang Nurcahya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta mempercepat proses pengemasan logistik Pemilu 2014. Ditargetkan tahap ini selesai pada 3 April mendatang. Tampak petugas sedang menata amplop berisi surat suara di gudang pengelolaan logistik, Selasa (25/3). YOGYA (KR) - Tiket masuk ke wahana edukasi Taman Pintar Yogyakarta akan mengalami penyesuaian atau ke- naikan. Hal ini merujuk Peraturan Walikota (Perwal) Nomor 6 Tahun 2014 tentang Tarif Taman Pintar Yogyakarta. Penyesuaian tersebut mulai berlaku pada bulan ini. Berdasarkan perwal tersebut, kenaikan tarif tiket masuk ke zona di Taman Pintar bervariasi. Misal di Zona Paud yang semula ditetapkan Rp 2.000 naik menjadi Rp 3.000. Kemudian tarif tiket masuk untuk Gedung Kotak dan Oval yang semula Rp 8.000 untuk anak-anak menjadi Rp 10.000, sedang untuk dewasa dari Rp 15.000 menjadi Rp 18.000. Menurut Kepala Kantor Pengelola Taman Pintar Yogyakarta, Yunianto Dwisutono, kenaikan tersebut lebih di- tujukan untuk operasional seperti perawatan pascakenaikan harga BBM. Selain itu, honorarium bagi karyawan juga perlu disesuaikan dengan Upah Minimum Kota (UMK). "Apalagi, target tahun ini juga ada kenaikan. Tahun 2013 lalu targetnya Rp 10,5 miliar sedangkan tahun ini target dinaikkan jadi Rp 12 miliar," terangnya, Selasa (25/3). Yunianto mengaku, selama lima tahun ini tarif Taman Pintar belum pernah disesuaikan. Sedangkan mengacu pada rencana strategi dan bisnis, penyesuaian tarif tersebut akan dilakukan setiap tiga tahun. Namun meski ada penyesuaian, tarif tiket ke Taman Pintar masih lebih murah dibanding tem- pat wisata lainnya. Hal ini juga berkaitan dengan status Taman Pintar sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). (R-9)-b YOGYA (KR) - Persoalan lingkungan yang cukup kompleks ti- dak hanya menjadi tanggungjawab pemerintah, tapi membu- tuhkan sikap proaktif dari masyarakat dan swasta. Menyadari hal itu SKH Kedaulatan Rakyat bekerjasama dengan Hotel Royal AmbarrukmoYogyakarta berencana mengadakan diskusi terbatas di Pendopo Hotel RoyalAmbarrukmo, Sabtu (29/3). Diskusi dengan tema 'Menyelamatkan Bumi Menuju Kehidupan yang Nyaman' tersebut menghadirkan pembicara Prof Dr Sudibiyakto (Pakar Manajemen Bencana UGM), Drs Djoko Raharjo MKes (Dosen Fakultas Bioteknologi UKDW) dan Halik Sandera (Direktur Walhi DIY). "Penggunaan energi secara berlebihan dan kerusakan lingkung- an yang semakin mengkhawatirkan membutuhkan penanganan serius. Lewat kegiatan diskusi terbatas ini kami berharap bisa memotivasi masyarakat untuk terlibat aktif dalam upaya pelesta- rian lingkungan," kata koordinator diskusi, Ronny Sugiantoro. Diskusi terbuka bagi masyarakat umum. Bagi mereka yang ter- tarik dan ingin mengikuti acara dapat mengambil undangan seca- ra cuma-cuma (gratis) di redaksi KR Jl Mangkubumi 42, Yogya Rabu-Kamis, 26-27 Maret 2014. Sementara Public Relations Manager Royal Ambarrukmo, WiwiedAWidyastuti mengungkapkan, selain acara diskusi terse- but, berkaitan dengan peringatan Earth Hour RoyalAmbarrukmo Yogyakarta akan memadamkan listrik selama satu jam, pukul 20.00-21.00, meliputi area halaman depan, PendopoAgung dan lo- go hotel di atas gedung. "Pelaksanaan kegiatan Earth Hour tidak hanya sekadar pe- madaman lampu di area hotel semata. Karena di PendopoAgung akan diadakan berbagai pertunjukan dan penampilan kesenian budaya dari pendopo activity yang menjadi ciri khas Royal AmbarrukmoYogyakartaselamaini,"tambahnya. (Ria)-e YOGYA (KR) - Penanganan terhadap pecandu atau korban penyalahgunaan narkoba kini semakin terpadu. Terutama pena- nganan yang dilakukan dalam lembaga rehabilitasi. Tujuh ke- menterian dan lembaga pun telah menyepakati peraturan bersama yang mengatur hal tersebut. Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIY, Drs Budiharso MSi mengungkapkan, aparat penegak hukum telah bertekad memulihkan pecandu narkoba. Namun dalam pelak- sanaan diakuinya masih ditemui sejumlah kendala. "Menentukan apakah pecandu, korban atau pengedar ini sangat tergantung dari tim dokter yang melakukan asesmen. Sedangkan tim itu belum ada," tandasnya dalam Focus Group Discussion (FGD) dan bantu- an hukum Non Litigasi yang digelar di Balaikota Yogyakarta, Selasa (25/3). Merujuk pada peraturan bersama tujuh kementerian dan lem- baga, BNNP kini memiliki kewenangan untuk membentuk Tim Asesmen Terpadu. Tim tersebut terdiri dari tim dokter yang meliputi dokter dan psikolog dan tim hukum dari unsur Polri, BNN, Kejaksaan dan Kemenkumham. Bagi narapidana yang termasuk kategori pecandu atau korban penyalahgunaannarkobamakadapatdirehabilitasididalamlapas maupun lembaga lain yang ditunjuk pemerintah. Sedangkan pecandu yang terbukti merangkap sebagai pengedar, rehabilitasi hanya dilakukan di dalam lapas. (R-9)-b WargaDusunKRBIIIMinta StatusLegalDipulihkan DILAKUKAN TIAP TIGATAHUN TamanPintarSesuaikanTiketMasuk PERATURANBERSAMATUJUHLEMBAGA PenangananPecanduNarkobaMakinTerpadu DISKUSI ’KR’-ROYALAMBARRUKMO GelarDiskusiPenyelamatanBumi DIY, PALING TINGGI DI GUNUNGKIDUL AnakMudaRentanPercobaanBunuhDiri
  3. 3. Dari penelusuran KR, pe- ngusaha peternakan ayam ini menempati tanah milik warga dengan cara disewa atau dibe- li. Hanya saja pendirian kan- dang ayam ini ada yang mepet dengan objek wisata seperti di Pantai Drini, Desa Banjarejo Kecamatan Tanjungsari. Yanto (43) warga Banjarejo, Tanjungsari menduga, pendiri- an kandang ayam kerja sama dengan perusahaan besar ini belum dilengkapi izin. Bahkan pada musim hujan sudah mengganggu lingkungan ter- utama para wisatawan. Camat Tanjungsari, Drs Wi- tanto tidak mengelak, wila- yahnya di pesisir selatan ba- nyak berdiri kandang ayam, tetapi pihaknya tidak bisa berbuat banyak dan belum sempat melakukan pendataan maupun verifikasi lapangan. Witanto mengakui ada be- berapa pedagang yang me- ngeluh karena banyaknya lalat dan bau tidak sedap di sekitar Pantai Drini sehingga membuat tidak betah baik ba- gi wisatawan maupun peda- gang. "Kami belum tahu apa- kah mereka mengurus izin atau tidak," ujar Witanto, Se- lasa (25/3). Witanto bersama kepala de- sa setempat akan segera mela- kukan pembinaan dan mendo- rong para peternak untuk mengurus perizinan apakah bolehatautidakmembuatkan- dang di kawasn objek wisata. Kepala Kantor Pengenda- lian Dampak Lingkungan (Kapedal) Kabupaten Gu- nungkidul Drs Irawan Jat- miko MSi saat dikonfirmasi terpisah mengaku sedang me- lakukan kajian terhadap ma- raknya usaha ternak ayam di kawasan objek wisata. Kape- dal akan mempelajari apakah melanggar tata ruang atau tidak, juga akan menelusuri perizinannya. Menurut Irawan, usaha pe- ternakan ayam selain harus meminta persetujuan warga sekitar dan izin HO juga perlu adanya kelengkapan Surat Pernyataan Pengelolaan Ling- kungan (SPPL), jika usahanya besar perlu dilengkapi Unit Pengelolaan Lingkungan. "Ka- mi sedang menerjunkan tim untuk melakukan pendataan dan verifikasi lapangan." ujar Irawan. (Awa)-f RABU WAGE 26 MARET 2014 (24 JUMADILAWAL 1947) ÓKEDAULATAN RAKYATÓ HALAMAN 3GUNUNGKIDUL KAWASAN WISATA BANYAK BERDIRI KANDANG AYAM Warga dan Wisatawan Mulai Terusik TANJUNGSARI (KR) - Kawasan pesisir selatan Gunungkidul mulai dari Pantai Kukup sampai Pantai Krakal banyak berdiri kandang ternak ayam. Usaha ternak ayam ras ini mulai mengusik warga dan pelaku pariwisata maupun para wisatawan, karena menimbulkan bau tidak sedap dan lalat. SEMANU (KR) - Hujan de- ras disertai angin kencang menerjang Kecamatan Se- manu dan menyebabkan 5 ru- mah rusak, Senin (24/3). Se- mentara korban luka terku- rung reruntuhan rumah Ny Sukamti (45) warga Desa Semanu. "Saat kejadian saya di dalam rumah dan tiba-tiba terjadi angin kencang dan ru- mah tertimpa pohon," kata Ny Sukamti, Selasa (25/3). Peristiwa yang membuat warga dilanda kepanikan ini terjadi sekitar pukul 16.00 dan menimpa Dusun Munggu RT 06 RW 19 Kecamatan Se- manu. Badan Penanggulang- an Bencana Daerah (BPBD) mencatat ada lima rumah yang rusak yakni milik Su- rono (43),Atmo Suwito (60), Ny Wiryorejo (70), Wagino (45) dan Danudiharjo (62) selu- ruhnya tinggal satu kompleks. Di antara lima rumah yang ru- sak, paling parah menimpa ru- mah milik Surono (43). Rumah berbentuk kampung ini gen- tengnya hancur dan bagian dinding dari bambu jebol. "Me- masuki hari kedua setelah bencana terjadi, jumlah keru- gian masih terus didata dan diperkirakan mencapai pu- luhan juta," ujar Kepala Pelak- sana BPBD Gunungkidul, Bu- dhi Harjo SH MH. Selain menyebabkan lima rumah rusak bencana angin kencang juga menyebabkan aliran listrik padam, jaringan listrik sebagian rusak tertim- pa pohon. Begitu juga jalan desa banyak yang tidak ber- fungsi lantaran banyak pohon tumbang. Kapolsek Semanu AKP Ri- yanto mengatakan, terkait de- ngan bencana itu sejumlah anggotanya bergabung de- ngan anggota TNI juga diter- junkan ke lapangan memban- tu masyarakat membersih- kan pohon yang tumbang, Di antaranya dengan menying- kirkan pohon yang tumbang merintangi jalan. (Bmp/Ded)-f DiterjangAnginKencang,5RumahRusak WONOSARI (KR) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gu- nungkidul sudah melakukan perbaikan daftar pemilih tetap (DPT) dalam rapatnya, 19 Maret lalu. Sebanyak 828 orang pemilih dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dengan rin- cian meninggal dunia 492 orang, pemilih fiktif 26 orang, pindah domisili 201 orang dan pemilih ganda 109 orang. "Nama-nama pemilih tak memenuhi syarat tetap tercantum dalam DPT, tetapi namanya dibirukan," kata Ahmad Ruslan Hani MPdI, Komisioner KPU Gunungkidul yang membidangi penyeleng- garaan, Selasa (25/3). Jumlah DPT tetap 591.600 orang, namun 828 orang tidak memenuhi syarat pemilih. Meski secara riil jumlah DPT turun se- jumah pemilih TMS, tetapi ada pemilih khusus (PK) yang jumlah- nya 1.137 orang. Sehingga riilnya mengalami kenaikan. Jika se- mua hadir memberikan suara ke tempat pemungutan suara (TPS), jumlah tersebut akan naik lagi bila ada masyarakat yang menggunakan hak pilihnya dengan persyaratan kartu tanda pen- duduk (KTP). Dalam regulasi, bagi yang tidak masuk DPT, selain dapat masuk dalam daftar pemilih khusus (DPK) juga dapat menggunakan persyaratan KPT dalam memberikan suaranya dalam pemilu. "Kartu tanda penduduk hanya dapat digunakan dalam TPS sesuai dengan domisili dalam KTP," ucapnya. Sebaran pemilih khusus didominasi pada kecamatan-keca- matan yang warganya banyak merantau. Paling banyak di Kecamatan Karangmojo 162 orang, Kecamatan Semin 153 orang, Kecamatan Girisubo 139 orang, Kecamatan Saptosari 129 orang dan Kecamatan Semanu 115 orang. Kecamatan lain jumlahnya di bawah 100 orang, bahkan ada empat kecamatan, Gedangsari, Ngawen, Nglipar dan Panggang tidak mempunyai daftar pemilih khusus. "Mungkin banyak perantau yang milih menggunakan hak pilihnya di tanah kelahirannya." ujarnya. (Ewi)-f TAK PENUHI SYARAT 828 ORANG JumlahPemilihKhusus1.137Orang WONOSARI (KR) - Wari- nem (48) warga Mojo RT 02, RW 13 Ngeposari, Semanu meninggalkan rumah sejak, Senin (17/3) tanpa pamit. Se- belum hilang, keberadaan Wa- rinem sempat terdeteksi di se- kitar Pasar Argosari, Wonosa- ri. Sampai saat ini keberada- annya belum ditemukan. "Memang sempat ada infor- masi Warinem terlihat di seki- tar Pasar Argosari, Wonosari namun kini belum juga di- temukan," kata Margiyono ke- luarga Warinem di Sub Biro KR Wonosari, Selasa (25/3). Bagi masyarakat yang me- lihat keberadaan Warinem dengan ciri-ciri kulit kuning, rambut keriting, kurus de- ngan tinggi badan kurang lebih 150 cm diharapkan un- tuk memberikan informasi kepada keluarga maupun pi- hak kepolisian. (Ded)-f Warinem Pergi Tanpa Pamit WONOSARI (KR) - Bupati Gunungkidul Hj Badingah SSos menegaskan, dalam pelaksanaan pembangunan, terdapat hal penting yang harus mendapatkan prioritas perhatian. Salah sa- tunya pelayanan dasar, sebab Indeks Pembangunan Manusia (IPM) masih berada di posisi terendah di lima kabupaten dan kota. Pengembangan budaya juga menjadi tema penting, mengingat salah satu implementasi Keistimewaan DIY. "Termasuk pengembangan kawasan selatan, Danais bisa diopti- malkan untuk mempercepat pembangunan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS)," kata Hj Badingah SSos ketika membuka Musren- bang Rencana Program Kerja Daerah (RKPD) di Bangsal Sewaka- praja, Wonosari, Selasa (25/3). Kegiatan dihadiri Ketua DPRD Budi Utama, muspida, seluruh kepala dinas, camat dan undangan. Diungkapkan, percepatan pembangunan JJLS sangat penting, mengingat jalur utama pari- wisata, perekonomian dan perhubungan. Selain itu, permasalah- an kemiskinan harus menjadi agenda utama penyelesaian secara lintas sektoral. Persoalan lain yang juga perlu penanganan yakni minimnya infrastruktur daerah, fasilitas umum, pengangguran, rendahnya daya saing daerah dan kualitas sumber daya manusia. "Oleh sebab itu, penyusunan regulasi berupa peraturan daerah, perencanaan pembangunan, peraturan pagu indikatif kecamatan menjadi tonggak perencanaan yang harus dipersiapkan secara matang," ucapnya. Bupati menuturkan, Gunungkidul pada 2013 telah memperoleh penghargaan Anugerah Reka Cipta Bhakti Nugraha sebagai da- erah penyusunan perencanaan terbaik DIY. Prestasi tersebut hen- daknya dipertahankan dan terus ditingkatkan, untuk mewujud- kan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. "Untuk 2014, kembali diraih Juara 1Anugerah Reka Cipta Bhakti Nugraha dari DIY dan akan maju tingkat nasinal." ucapnya. (Ded)-f BUPATI BUKA MUSRENBANG DanaisPercepatPembangunanJJLS KR-Istimewa Warinem KR-Bambang Purwanto Salah satu rumah yang rusak diterjang angin.
  4. 4. RABU WAGE 26 MARET 2014 (24 JUMADILAWAL 1947) ÓKEDAULATAN RAKYATÓ HALAMAN 4BANTUL KR-Sukro Riyadi Drs HM Idham Samawi dalam acara temu kangen bersama warga Druwo Sewon Bantul. SUMBER DAYAALAM MELIMPAH BelumSepenuhnyaSejahterakanRakyat BANTUL (KR) - Walaupun sumber daya alam di Indonesia melimpah, tetapi belum sepenuh- nya mampu dikelola mandiri oleh bangsa Indonesia. Kebanyakan kekayaan alam tersebut dalam pengelolaannya melibatkan cam- pur tangan pihak asing, yang mengakibatkan kekayaan alam Indonesia yang begitu melimpah belum sepenuhnya mampu me- nyejahterakan bangsa ini. "Saya katakan, ada yang salah dengan bangsa ini. Sehingga kita harus kembali ke jalan yang be- nar, yakni kembali ke Pancasila dan UU Dasar 1945 Negara Repu- blik Indonesia," dikatakan mantan Bupati Bantul, Drs HM Idham Sa- mawi dalam acara temu kangen bersama warga Dusun Druwo De- sa Bangunharjo Kecamatan Se- won Bantul, Senin (24/3) malam. Bahkan untuk sejumlah kebu- tuhan pangan tertentu, Indonesia harus impor dari luar negeri, ter- masuk beras. Lebih mengerikan lagi, ketika bangsa ini dengan pen- didikan seadanya harus pergi ke luar negeri mencari pekerjaan. Dengan keadaan seperti itu, tidak jarang negara Indonesia dileceh- kan oleh bangsa lain. "Saudara ta- hu mengapa semua itu bisa terja- di? karena kita bodoh. Tidak usah malu, faktanya memang seperti itu," tegas Idham. Sekarang ini terjadi pergeseran paradigma, orang yang pergi ke Malaysia. Jika beberapa tahun la- lu orang Indonesia pergi ke Ma- laysia adalah guru untuk menga- jar. Tetapi sekarang ini, warga In- donesia yang ke Malaysia seba- gian besar menjadi pembantu ru- mah tangga. Semua terjadi karena di negeri ini sama sekali tidak ada lapangan untuk berkarya. Melihat fakta tersebut Idham mengajak semua pihak untuk memperha- tikan pendidikan generasi bangsa Indonesia. Sebab hanya dengan pendidikan itulah jalan satu-satunya menuju Indonesia yang lebih baik, dan kembali ke Pancasila dan UUD 45. (Roy)-m BANTUL (KR) - Inspektorat Kabupaten Bantul mulai me- manggil Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) atau honorer K2 peserta ujian CPNS 2013, yang dilaporkan ke Inspektorat Bantul, melakukan kecurangan manipulasi data. Menurut Kepala Inspektorat Bantul, Bambang Purwadi Nugro- ho SH MH, Selasa (25/3), proses pemanggilan sudah dimulai Senin (24/3) lalu secara bertahap. Dijelaskan oleh Bambang, jumlah surat pengaduan dari warga terkait kecurangan GTT-PTT peserta ujian CPNS 2013 yang ma- suk ke Inspektorat ada 38 surat. Dengan adanya pengaduan tersebut, kemudian Inspektorat Bantul membentuk 4 Tim gabungan terdiri dari petugas Inspektorat, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Dinas Pendidikan Dasar maupun Pendidikan Menengah dan Non Formal. Tim tersebut melakukan pelacakan dan pemeriksaan mulai darisekolahantempathonorerK2yangdiadukankeInspektorat. Hasil pemeriksaan, sebagian besar honorer K2 yang diadukan ke Inspektorat Bantul memang melakukan kecurangan, memani- pulasi data, yakni mengubah angka masa kerja. Mereka baru bekerja kurang dari 9 tahun tetapi dalam pendaftaran diubah masa kerjanya menjadi belasan tahun. Padahal mestinya mere- ka belum termasuk status honorer K2. Karena kecurangan tersebut, mereka dipanggil ke Inspektorat guna menerima penjelasan dan pemeriksaan. Yang terbukti melakukan kecurangan akan dicoret dari kelulusan CPNS. Wa- laupun mereka sudah menyerahkan kelengkapan persyaratan pembuatan Nomor Induk Pegawai (NIP), tetap akan dicoret. Sementara kepala sekolah setempat yang memberikan tanda tangan kepada honorer K2 untuk melakukan manipulasi data masa kerja, bisa juga terkena sanksi administrasi. (Jdm)-m InspektoratPanggilK2ManipulasiData BANTUL (KR) - PT PLN (Persero) area Yogyakarta akan melakukan pemadaman listrik sementara di wilayah Poncosari, Srandakan dan sekitarnya, Rabu (26/3) mulai pukul 09.00 hing- ga 12.00 WIB. Asisten Manajer Jaringan, Bambang Eko H me- ngatakan, pemadaman dilakukan sehubungan adanya pemeli- haraan jaringan berupa pemasangan peralatan pengaman ja- ringan/LBS. Selain itu, di hari yang sama, juga akan dilakukan pemadaman listrik di wilayah Pr Pelem Sewu, Ds Sawit, Jaranan, Kweni, Dongkelan dan sekitarnya, mulai 13.00-16.00 WIB. "Pemadaman di wilayah ini terpaksa dilakukan karena ada penggantian per- alatan pengaman jaringan/ABWS menjadi LBS di S1-24/1," kata Bambang dalam rilis yang diterima KR, Selasa (25/3). (*-5)-m PemadamandiSekitarSrandakan BANTUL (KR) - Berawal dari sekedar untuk mencukupi kebutuhan gizi warga Dusun Karet Kelurahan Pleret Keca- matan Pleret, justru berhasil mendapat penghargaan dari Kantor Urusan Khusus Presiden RI dalam Indonesia Mille- nium Development Goals 2014. Penghargaan tingkat nasional itu sebagai Pemenang Kategori Nutrisi, untuk Organisasi Masyarakat Sipil. Mereka yang terdiri dari kaum ibu ter- gabung dalam Kelompok Kebun Gizi Mandiri. "Kami menanam berbagai sayuran tanpa zat kimia dan sem- pat ditinjau oleh Prof Dr Nila F Moeloek dari Kantor Urusan Khusus Presiden," kata Ketua Kelompok Kebun Gizi Mandiri Watini Aryanti di kebun tersebut kepada KR, Selasa (25/3). Menurut Watini kebun gizi berukuran 8 x 12 meter itu dita- nami oyong, kacang panjang, kenikir, singkong daun, kunyit, lengkuas, sawi dan sayuran lainnya. Kegiatan tersebut mendapat pendampingan dari Cita Sehat Foundation, yang pendanaannya dari Rumah Zakat. Dari Cita Sehat Foundation yang turun mendampingi adalah Regional Head Cita Sehat, Dwi Endah Kurniasih SKM dan Manajer Rumah Bersalin Gratis Rumah Zakat Ratna Kusumaningsih SKM. Siang itu keduanya juga mendampingi Kelompok Kebun Gizi Mandiri itu. (War)-m KEBUN GIZI MANDIRI KARET PLERET DapatPenghargaanKategoriNutrisi BANTUL (KR) - Pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Peda- gang Kali Lima Indonesia (AP- KLI) Bantul, dilaksanakan di Pendapa Rumah Dinas Bupati BantulTrirenggo,Selasa(25/3). Pelantikan pengurus tingkat kecamatan itu dilakukan Ke- tua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Ban- tul, Eko Mahardi. Setelah pe- lantikan diharapkan APKLI makin solid, dan mampu men- dorong kemajuan anggotanya dalam semua aspek. Eko Mahardi di sela acara mengatakan, pelantikan peng- urus DPC APKLI di 17 keca- matan di Bantul, merupakan langkah awal memulai per- baikan semua aspek organi- sasi. Dengan anggota yang ter- sebar di Bantul, secara tidak langsung mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah ba- nyak. Selain itu, DPD APKLI Bantul bertekad mendukung anggotanya berkembang da- lam merintis usaha jual beli. "Kami anggota APKLI tidak ingin selamanya jadi pedagang kali lima, tetapi harus me- ningkat jenis usahanya," ujar Eko. Dengan target tersebut, ketika sebelumnya bergerak pada penjualan makanan, ber- kembang ke usaha restoran. Menurut Eko, untuk mencapai target itu, DPD APKLI Bantul berusaha, agar anggotanya tidak ketergantungan pada rentenir. Salah satunya de- ngan meminta sokongan mo- dal untuk penguatan kope- rasi. (Roy)-m PENGURUS DPC APKLI BANTUL DILANTIK BebaskanAnggotadariJeratanRentenir BANTUL (KR) - Partai po- litik ideal adalah hadir di ma- syarakat tidak hanya saat Pe- milu, tetapi setiap saat. Na- mun trend yang terjadi, justru partai hadir hanya saat Pe- milu. "Partai NasDem memili- ki tekad sebagai partai yang siap dibutuhkan masyarakat setiap saat. Jadi hadir tidak hanya jelang coblosan," ujar Calon Anggota Legislatif (Ca- leg) DPRD DIY Partai Nas- Dem No urut 1 dari daerah pe- milihan (Dapil) Yogyakarta 3 (Sedayu, Kasihan, Sewon, Bantul, Pajangan, Pandak, Srandakan dan Sanden). Menurut Suryo Putro Nu- groho, dengan hadir terus di tengah rakyat, maka partai akan mengetahui lebih jauh mengenai harapan dan pen- deritaan rakyat. Kalau hadir saat Pemilu, maka partai ter- kesan hanya membutuhkan suara rakyat saja. Suryo yang dikenal dengan panggilan Unang ini merupa- kan aktivis LSM yang selalu berada di tengah-tengah ma- syarakat. Ia sering melakukan advokasi terhadap kepenting- anrakyat,baiksoalpendidikan hingga aspek keadilan hukum. Karena aktivitasnya dalam pembelaan masyarakat, ia pernah menjadi Ketua Forum LSM. Saat muncul ketidak- adilan bidang pendidikan, diri- nya bersama rekan-rekan mendirikan LSM Sapurata. Unang semasa menjadi aktivis ikut mendirikan Jogja Corrup- tion Wacth (JCW). Sebagai Caleg dari daerah Pemilihan Yogyakarta 3, ia melihat masih banyak infra- struktur yang perlu dibangun. Kebutuhan tersebut terkait dengan kondisi alam dan ke- butuhan masyarakat. Karena itu, jika dirinya dipercaya menjadi anggota legislatif akan memperjuangkan terwu- judnya peningkatan pemba- ngunan infrastruktur. Di samping itu, pengentasan kemiskinan menjadi prioritas yang diperjuangkan. Jangan ada lagi rakyat yang menga- lami kesulitan dalam menda- patkan layanan kesehatan. Selain itu, pendidikan rakyat juga menjadi faktor penting di- wujudkan. Agar generasi berikut meng- hasilkan generasi berkualitas, upaya meningkatkan kualitas pendidikan menjadi penting. Di samping itu, pendidikan yang terjangkau juga menjadi harapan masyarakat. "Anggar- an publik harus ditingkatkan, termasuk anggaran untuk pen- didikan. Jangan ada lagi siswa yang putus sekolah karena tidak mampu membayar pen- didikan," ujarnya. (*)-m SURYO PUTRO NUGROHO Partai Hadir Setiap Waktu BANTUL (KR) - Pembentukan Pusat Informasi Konseling (PIK) Remaja merupakan program kerja Badan Kesejah- teraan Keluarga (BKK) Bantul, disambut antusias siswa SMK Muhammadiyah 2 Bantul. Melalui PIK, para siswa menerima informasi yang benar tentang kesehatan reproduksi (kespro), dan diharapkan menyebarkan informasi tersebut kepada rekan-rekannya, bahkan lingkungan keluarga dan masya- rakat sekitar. "Kami menyambut baik pembentukan PIK, karena siswa bisa memperoleh informasi tentang Kespro dari sumber yang berkompeten," kata Drs Bambang Sutarto, Kepala SMK Muhammadiyah 2 Bantul kepada KR di ruang kerjanya, Selasa (25/3). Informasi yang benar tentang Kespro sangat penting, agar para siswa tidak melakukan hal-hal yang bisa merusak masa depannya. Banyak para siswa yang belum pernah mengenal dan paham tentang Kespro. "Ketika BKK menawarkan program ceramah tentang Kespro, kami langsung menerimanya. Bahkan pesertanya melebihi target yang ditentukan," kata Drs Bambang Sutarto. Suryadi Raharjo SH, Kasub Bidang Advokasi BKK Bantul ketika menyampaikan ceramah Kespro di SMK Muham- madiyah 2 Bantul yang diikuti siswa kelas X dan XI, belum lama ini mengemukakan, ribuan siswa tingkat SMTA di Kabupaten Bantul, perlu pendidikan kesehatan reproduksi. Karena keterbatasan kesempatan, program BKK terkait sosialisasi Kespro belum bisa menyentuh seluruh siswa di Kabupaten Bantul. Pendidikan Kespro sangat penting, karena memberi penge- tahuan yang terkait risiko dan bahaya yang dihadapi remaja bila melakukan hubungan seks yang tidak sehat dan belum saatnya. Biasanya pada kehamilan yang tidak diinginkan menurut Suryadi, diikuti dengan tindakan aborsi yang sangat memba- hayakan kesehatan. Dengan memahami pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, seorang remaja bisa terhindar dari peri- laku seks yang tidak sehat. Sebenarnya pendidikan Kespro tidak hanya terkait dengan hubungan seks, tetapi lebih luas lagi untuk memahami dan menjaga fungsi alat reproduksi. (Arf)-m DI SMK MUHAMMADIYAH 2 BANTUL SiswaAntusiasPelajariKespro BANTUL (KR) - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) secara efektif melakukan pemetaan, terkait penentu- an lokasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB). Dari hasil sementara Bappeda telah menentukan sekitar 18 titik lokasi pembangunan PLTB, di kawasan pantai selatan. Kepala Bappeda Bantul, Trisakti kepada wartawan, Selasa (25/3) mengatakan, ke-18 titik tersebut direncanakan akan di- lakukan oleh investor dari luar negeri. Adapun titik tersebut an- taramuaraSungaiOpakKecamatanSandenkebaratsampaide- ngan wilayah pantai Kecamatan. Direncanakan pembangunan PLTB menghabiskan dana Rp 1 triliun, yang semuanya dari in- vestor asing. "Dari Pemkab hanya kejatah mempersiapkan lahannya saja. Bagi Pemkab tidak menjadi masalah, karena tidak akan ada pembebasan lahan dan sebagainya, sebab lahan yang akan digu- nakan merupakan lahan Sultan Ground," ujar Trisakti. Direncanakan, energi listrik yang dikelola akan disalurkan ke Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan dijual ke masyarakat umum dan kepada kawasan industri. Tri menandaskan, setiap kincir diperkirakan akan memiliki ukuran setinggi 150 meter dan menghasilkan energi listrik kisaran 2 Megawatt. Pengembangan PLTB imbuh Trisakti sudah melalui meka- nisme persetujuan Gubernur DIY, investor serta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). (Aje)-m BAPPEDATERUS LAKUKAN PEMETAAN Tentukan18TitikPembangunanPLTB Untuk itu panitia ujian telah membuat kebijakan khusus, untuk mengakomo- dir siswa ABK supaya dapat melaksanakan UN dengan maksimal. Kepala Dikmenof Bantul, Drs Masharun Ghozalie MM kepada KR di ruang ker- janya, Selasa (25/3) mema- parkan, dari 9.729 siswa, em- pat siswa berkebutuhan khu- sus yang ikut UN berasal da- ri dua sekolah. Yaitu SMAN 1 Sewon sebanyak tiga siswa, yang terdiri satu siswa penyandang tuna rungu dan dua siswa tuna netra serta SMKN 3 Kasihan satu pe- nyandang low visions. "Fasilitas bagi mereka un- tuk tuna netra naskah ujian menggunakan huruf braille dan untuk penyandang low visions naskah ujian diminta perbesar dengan font 14 serta dilengkapi dengan penerang- an. Sedangkan siswa tuna ru- ngu karena mereka dapat melihat dan menulis, ujian- nya seperti layaknya siswa lain. Namun khusus ujian ba- hasa Inggris listening diban- tu dengan pendamping khu- sus. Kami meminta pada sekolah untuk mempersiap- kan secara maksimal sarana dan prasarana bagi siswa ABK tersebut," urai Mas- harun. Masharun menambahkan, bagian dari kesiapan khusus persiapan UN, maka Dikme- nof dan sekolah mengadakan komunikasi dan cek lang- sung ke sekolah-sekolah. Adapun cek tersebut meliputi beberapa hal seperti kepas- tian siswa masuk dalam DNT termasuk apakah ada siswa yang mengundurkan diri atau pindah, cek hasil try-out, koordinasi antara sekolah dengan orangtua terkait pendampingan dan persiapan anak menghadapi UN, serta pemetaan mata pelajaran apa saja yang da- pat mengangkat nilai anak (mata pelajaran favorit), dan mata pelajaran yang masih menjadi momok bagi siswa. Sementara Kepala Bidang Pendidikan Menengah Atas (Kabid Dikmentas) Dikmenof Bantul, Suhirman MPd me- nambahkan, mata pelajaran yang masih menjadi favorit siswa adalah Bahasa Indone- sia dan Biologi untuk siswa IPA dan Bahasa Indonesia serta Ekonomi untuk siswa IPS. Sedangkan mata pela- jaran yang masih dikeluhkan sulit untuk siswa adalah Ma- tematika bagi siswa IPS, dan Fisika bagi siswa IPA. "Selanjutnya kami me- ngumpulkan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) untuk dicarikan so- lusi supaya siswa tidak takut dengan pelajaran tertentu. Beberapa solusi, misalnya siswa dapat memilih guru, bertukar guru antarsekolah dan sebagainya," tambah Suhirman. Berdasarkan data yang di- himpun KR jumlah sekolah peserta UN terdiri dari SMA/MA sebanyak 45 seko- lah, SMK 41 sekolah dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) 14 lem- baga. Sementara untuk siswa formal peserta UN SMA/- MA/SMK sebanyak 9.729 yang terdiri dari siswa SMA/- MA 4.938 dan siswa SMK 7.791. Sedangkan siswa in- formal terdiri dari siswa Paket A sebanyak 144 siswa, Paket B (563) dan Paket C (456). UN dilaksanakan se- rentak pada 14-16 April men- datang untuk SMA/MA dan SMK, dan UN Susulan 22-24 April. (Aje)-m DNT WAJIB DIPASTIKAN SEKOLAH 4 Anak Berkebutuhan Khusus Ikuti UN BANTUL (KR) - Dinas Pendidikan Menengah dan Non Formal (Dikmenof) mendesak sekolah- sekolah penyelenggara Ujian Nasional (UN), untuk memastikan jumlah Daftar Nominasi Tetap (DNT) peserta UN. Hal ini disebabkan terdaftarnya siswa dalam DNT, menjadi syarat mutlak dapat melak- sanakan UN. Sementara dari total peserta UN yang sudah masuk dalam DNT, ada empat peserta UN di Bantul yang merupakan Anak Berkebutuh- an Khusus (ABK). KR-Sukro Riyadi Pelantikan pengurus DPC APKLI Bantul. KR-Istimewa Suryo Putro Nugroho
  5. 5. RABU WAGE 26 MARET 2014 ( 24 JUMADILAWAL 1947 ) ÓKEDAULATAN RAKYATÓ HALAMAN 5KULONPROGO Kepala Bappeda Kulonprogo Ir Agus Langgeng Basuki mengungkapkan angka kemiskinan di Kulonprogo masih relatif tinggi, masih ada 23 persen dari jumlah penduduk yang hidup di bawah garis ke- miskinan. Dalam setahun yakni tahun 2011 dan 2012 sampai saat ini belum bisa mengentaskan kemiskinan sampai 1 persen, tapi baru 0,3 persen. Padahal ber- dasar Rencana Pembangunan Jangka Me- nengah Daerah (RPJMD) 2011-2016 penu- runan seharusnya 1,5 persen. Karena itu perlu adanya strategi mengentaskan ke- miskinan secara lebih meningkat lagi. "Tujuan penyusunan profil keluarga miskin untuk memperoleh gambaran kondisi kemiskinan keluarga, penyebab kemiskinan dan potensi yang dimiliki. Serta menentukan intervensi sesuai penyebab kemiskinan dan mendapatkan bahan evaluasi kebijakan rumah tangga sasaran (RTS) penerima bantuan sosial. Dalam satu desa yang dibuat profil seki- tar 20 KK. Dan profil KK miskin tersebut sudah harus selesai 2 April mendatang," ujarnya ketika dikonfirmasi Selasa (25/3). Selanjutnya, kata Langgeng Basuki, dari hasil profil tersebut akan dilakukan pembahasan atau rekomendasi interven- si, apa yang harus dilakukan terhadap profil tadi, sehingga diharapkan dari 5 persen KK miskin sebanyak 2,5 persen mampu meningkat menjadi tidak miskin. Rekomendasi intervensi ini akan berjalan satu tahun atau dalam tahun 2014 ini pelaksanaannya, dan awal tahun 2015 su- dah didapatkan hasilnya. Dikatakan, tugas kader penanggulang- an kemiskinan adalah melakukan pen- dataan terhadap RTS dengan dilengkapi foto kepala atau anggota keluarga dan tempat tinggalnya, menganalisis dugaan sementara penyebab kemiskinan, meng- usulkan pemecahan masalah berdasar- kan diagnosa sementara. Analisis penye- bab kemiskinan di antaranya keter- batasan akses produksi, tidak mempu- nyai pekerjaan, beban biaya pendi- dikan/kesehatan tinggi, tak memiliki ke- trampilan atau motivasi kerja kurang. Setiap hari kader penanggulangan kemis- kinan ditargetkan mendata di 2-4 RTS. Koordinator kader mengkoordinasikan pelaksanaan penyusunan profil. "Kami akan melakukan updating data kemiskin- an pada bulan Juni 2014. Penyusunan profil dan rekomendasi penyelesaian masalah akan mendapatkan kompensasi pemberian bantuan pembelian BBM yang jumlahnya sesuai dengan jumlah RTS," kata Langgeng Basuki. (Wid)-e KR-Agussutata DAS Sumitro salah satu potensi alam pendukung objek wisata Goa Kiskendo di Desa Jatimulyo akan dikembangkan, WATES (KR) - Dalam upaya mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Kulonprogo, Pemkab melakukan pemetaan yang menjadi masalah kemiskinan. Untuk itu kader penanggulangan kemiskinan di- minta membuat profil Kepala Keluarga (KK) miskin di wilayahnya, dan paling lambat 2April sudah harus diserahkan ke Bappeda setempat. GIRIMULYO (KR) - Pe- merintah Desa (Pemdes) Jati- mulyo menjadi perintis peme- rintahan di tingkat desa yang menerbitkan Peraturan Desa (Perdes) tentang Kelembagaan Kemasyarakatan Desa. Salah satu produk hukum nomor 7 tahun 2014 itu menjadi salah satu dasar penataan kelemba- gaan untuk mengembangkan potensi alam yang mendukung potensi objek wisata Goa Kiskendo. Kepala Desa (Kades) Desa Jatimulyo, Anom Sucondro ke- pada KR, Selasa (25/3) meng- ungkapkan berniat menata kelembagaan kemasyarakat- an di wilayah Desa Jatimulyo. Melalui Perdes tersebut peme- rintah desa dapat memberikan pembinaan ke lembaga yang diakui oleh desa. "Di sini banyak berdiri ke- lembagaan di masyarakat. Pemdes hanya akan mem- berikan pembinaan kelemba- gaan yang memenuhi syarat dan diakui oleh desa. Kelem- bagaan itu sudah waktunya harus mulai ditata," ujarAnom Sucondro. Salah satu diantaranya ke- lembagaan yang akan me- ngembangkan potensi alam untuk mendukung objek wisa- ta Goa Kiskendo.Alam di Desa Jatimulyo banyak potensi wisata yang selama ini belum diberdayakan secara optimal. Menurutnya, potensi alam tersebut hanya ada di Desa Jatimulyo. Pemdes bersama pemerintah kecamatan sudah melakukan identifikasi be- lasan lokasi yang potensial se- bagai tujuan wisata selain Goa Kiskendo. "Kelembagaan itu yang diberikan kepercayaan oleh Pemdes untuk mengem- bangkannya," jelasnya. Kabag Pemerintahan Keca- matan Girimulyo, Supriyono ditemui terpisah mengatakan, sejak awal tahun 2014 ber- sama Pemdes mengidentifika- si potensi alam dengan meng- adakan kunjungan bersama jajaran muspika di belasan lo- kasi. Di antaranya ke Gunung Blencong, Daerah Aliran Sungai (DAS) Sumitro dan aliran sumber air Segembor, Pedukuhan Banyunganti, Desa Jatimulyo. (Ras)-e WATES (KR) - Siswa kelas IX SMP terkesan belum siap menghadapi Ujian Nasional (UN) 2014 untuk mengerja- kan soal Bahasa Indonesia. Nilai dari tiga kali Tes Pendalaman Materi (TPM) UN SMP di tingkat kabupa- ten dan provinsi, hasilnya ma- sih rendah. Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Ba- hasa Indonesia Kulonprogo, Nurudin SPd yang ditemui KR, Selasa (25/3) mengatakan para orangtua dan guru masih perlu memotivasi siswa agar lebih giat belajar untuk menghadapi UN. Para guru sudah mem- berikan semua materi mata pelajaran Bahasa Indonesia yang di-UN-kan. Mencermati dari nilai tiga kali TPM UN, belum semua materi pela- jaran dapat diserap siswa. "Anak-anak membutuhkan motivasi belajar dari orang- tua. Guru masih perlu inten- sif memberikan pelajaran tambahan," ujar Nurudin di sela-sela acara pertemuan para guru bidang studi Bahasa Indonesia di Aula Dinas Pendidikan (Disdik) Kulonprogo. Menurutnya, pertemuan para guru bidang studi Ba- hasa Indonesia se-Kulonprogo dalam rangka evaluasi pelak- sanaan TPM UN SMP. Indi- kator nilai peserta dari tiga kali penyelenggaraan TPM, masih rendah. Nilai rata-rata Bahasa Indo- nesia tertinggi di Kulonprogo baru mencapai 7,8. Sedangkan nilai rata-rata peringkat tiga ada di 6,5. Meskipun dalam perkiraan bobot soal lebih be- rat dibandingkan soal UN, pencapaian nilai dalam TPM UN cukup mencemaskan. Selain disebabkan siswa kurang minat belajar, katanya kendala sebagian be- sar siswa yang dihadapi adalah mengambil kesimpul- an dalam pemahaman kali- mat. Kemudian para siswa masih miskin terhadap gagasan-gagasan utama dan pengetahuan sastra. "Dari waktu tersisa sekitar 40 hari sebelum pelaksanaan UN SMP diharapkan para gu- ru dapat mengejar keterting- galan. Dalam UN diharapkan siswa bisa mendapatkan nilai Bahasa Indonesia di atas standar kelulusan minimal," ujarnya. (Ras)-e MENGHADAPI UN SMP 2014 Nilai Tes Bahasa Indonesia Masih Rendah LENDAH (KR) - Sejak di- canangkannya oleh Bupati Kulonprogo, batik geblek renteng mampu mengang- kat batik lokal. Bahkan di setiap pameran, pengunjung ingin melihat batik geblek renteng dan biasanya lang- sung membeli bahkan me- mesan dalam jumlah ba- nyak. Hal itu diakui Kang Girin pemilik Batik Sembung. "Dengan berbagai pameran dan jaringan, usaha berkem- bang. Makin pesat setelah Bupati Kulonprogo men- canangkan batik geblek renteng untuk mengangkat batik lokal dan keterlibatan Dekranasda dalam mempro- mosikan produk. Produk ti- dak hanya diminati lokal, tapi pesanan juga dari luar Jawa seperti Kalimantan dan Sumatera, bahkan turis asing sering berkunjung ke galeri dan tempat pembuat- an batik," kata Kang Girin. Untuk pembinaan, pe- ngembangan dan menggali permasalahan yang di- hadapi para perajin, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Ku- lonprogo dr Hj Dwikisworo Setyowireni SpA(K) me- ngunjungi beberapa perajin batik Sembung di Gulurejo Lendah, perajin tas di Demangrejo Sentolo dan pe- rajin sandal di Sentolo. Sedangkan Edi Yulianto perajin tas mengungkapkan awalnya usaha tersendat karena keterbatasan sarana dan modal. Setelah ada per- hatian dan bantuan dari Pemkab melalui Dinas Per- indag ESDM dan Dekra- nasda, saat ini sudah bisa berproduksi dan mulai men- dapatkan pesanan. Namun Edi menyampaikan belum ada alat untuk obras dan terbatasnya mesin jahit, se- hingga pekerjaan untuk obras belum dilakukan sen- diri. Terkait hasil kreasi pera- jin di Kulonprogo Reni Hasto (panggiran akrab dr Hj Dwikisworo Setyowireni SpA(K)), mengaku senang dengan hasil produksi. "Di- harapkan makin dapat me- ningkatkan kreasi lainnya agar produknya dapat diteri- ma masyarakat. Dekra- nasda akan membantu un- tuk memasarkannya," kata Reni, Senin (24/3). (Wid)-e USAI DICANANGKAN BUPATI Batik'GeblekRenteng'BanyakPesanan BENDACAGAR BUDAYALOKAL DICURI BPCBTelitiLoncengSMKN2Pengasih PENGASIH (KR) - Jumlah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Sendangsari Kecamatan Pengasih hingga saat ini masih sangat banyak. Berdasarkan data Pemdes se- tempat, di sepuluh pedukuhan terdapat sekitar 300 unit RTLH. Jumlah tersebut sudah sedikit berkurang dibanding sebelum ada Program Bedah Rumah yang digagas Bupati dan Wakil Bupati Kulonprogo dr Hasto Wardoyo - Drs Sute- djo. "Di wilayah kami terutama Pedukuhan Girinyono, Gegu- nung, Pereng, Blubuk, Kroco dan Secang masih banyak sekali warga yang mendiami rumah tidak layak huni. Pokoknya semakin ke pelosok jumlah RTLH semakin ba- nyak," kata Kades Sendang- sari R Sumbogo, Selasa (25/3). Fakta masih banyaknya RTLH di desa tersebut terung- kap ketika anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) DPRD setempat Nur Eni Rahayu SE bersama Pengurus Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) PKB Pengasih menyerahkan bantu- an bedah rumah kepada janda miskin Sumiyem (50) warga Pedukuhan Gegunung, Sen- dangsari. Dari hasil blusukan anggota DPRD tersebut mencatat jum- lah RTLH di Girinyono paling banyak dibanding pedukuhan lain. "Di Girinyono jumlah RTLH dengan kondisi dinding gedhek dan lantai tanah yang sudah saya lihat langsung ada 40-an rumah. Belum di pe- dukuhan lain jumlahnya juga masih banyak," ujar Eni di sela penyerahan bantuan. Dukuh Gegunung Nitirejo membenarkan masih banyak- nya RTLH di wilayahnya dan sangat membutuhkan uluran tangan pemerintah maupun pihak-pihak yang peduli agar bisa direhab. "Program bedah rumah belum mampu meng- kaver seluruh RTLH di wilayah kami," jelasnya. Menurutnya penuntasan masalah RTLH diperlukan komitmen dan kerja sama pe- merintah, pemdes dan masya- rakat. Sebagai anggota DPRD Eni prihatin melihat kondisi tersebut sehingga berjanji akan memperjuangkan agar Pemkab mengalokasikan dana lebih besar untuk program be- dah rumah. "Anggota FPKB selalu konsisten mensejahter- akan masyarakat melalui berbagai program di an- taranya bantuan bedah ru- mah, lantainisasi, jambanisasi dan pemberdayaan masyara- kat," terangnya. (Rul)-b WATES (KR) - Lonceng SMKN 2 Pengasih yang berhasil diamankan petugas kepolisian, saat ini dalam penelitian di Balai Pelestarian Cagar Budaya (BP- CB) Yogyakarta. Sekitar dua minggu lalu, lonceng yang terma- suk kriteria benda cagar budaya lokal Kulonprogo hilang. Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbud- parpora) Kulonprogo, Joko Mur- sito dan Kepala Seksi Sejarah dan Kepurbakalaan (Sepur), Si- nggih Hapsoro yang ditemui KR, Senin (24/3) membenarkan ada pencurian lonceng di SMKN 2 Pengasih. Menurutnya, Disbudparpora menerima laporan dari Polsek Pengasih ada pencurian lonceng di SMKN 2 Pengasih, Selasa (18/3) lalu. Pelaku berhasil ditangkap dan mengamankan lonceng yang sudah dijual ke pedagang rongsok. Pelaku dikenai wajib la- por ke kepolisian dan barang bukti dalam proses penelitian BPCB. "Dari hasil analisa di laboratorium termasuk benda cagar budaya untuk tataran lokal Kabupaten Kulonprogo. Lonceng tersebut sampai sekarang masih di BPCB," kata Joko Mursito. Lonceng menggunakan bahan logam diduga merupakan bagian luar dari bom dengan berat sekitar 65 kg. Diameter lonceng 38 cm, panjang 35 cm dengan ketebalan 0,96 cm. Dimensi handel lonceng 9 cm dan panjang bandhul 15,8 cm. Singgih menjelaskan lonceng SMKN 2 Pengasih yang hilang terletak di utara pendapa sekolah. Lonceng yang dibunyikan seti- ap pergantian mata pelajaran, ada sejak sekitar tahun 1969 pada saat sekolah masih bernama Sekolah Teknik (ST) di barat Alun- alun Wates. ST yang berganti nama menjadi STM (Sekolah Teknik Menengah) pada tahun 1988 di barat Alun-alun Wates dipindah ke Desa Margosari, Kecamatan Pengasih. Lonceng yang masih digunakan, dipindah ke sekolah tersebut. (Ras)-e KR-Agussutata Lonceng SMKN 2 Pengasih. PENGASIH (KR) - Nanda Dewi dari SMPN 1 Galur meraih juara lomba karaoke antar SMP/MTs se-Kulonprogo, Senin (24/3), di hala- man madrasah setempat. Lomba diadakan dalam rangka HUT ke-36 MAN Wates. Ber- samaan itu digelar gerak jalan santai yang dilepas Ketua Komite Madrasah Drs H Pahid Mahmud Rais didampingi Kepala Madrasah Drs H Jazim MPdI. Pemenang lomba karaoke selengkapnya, Juara II Yoke AUCA (SMPN 3 Pengasih) dan III Rahma Khoirunnisa (SMPN 1 Galur), mendapatkan piala dan uang pembinaan. Harapan I-II Aqsha A Apriani (SMP Muh 1 Wates) dan Astri Vibrianingrum (SMPN 5 Wates), mendapat uang pembinaan. Dikatakan Humas MAN Wates I, Anhar, rangkaian HUT yang jatuh pada 16 Maret su- dah dimulai apel akbar Senin (17/3), peluncuran Forum Ilmiah MAN Wates I (FILMAS) Jumat (21/3) dan gerak jalan santai serta lomba karaoke untuk siswa SMP/MTs se-Kulonprogo Senin (24/3) dan akan diakhiri Mei berupa be- dah rumah milik orang tua siswa. (Wid)-e Nanda Juara Karaoke se-Kulonprogo WATES (KR) - Hadiah uta- ma Simpedes Periode II Tahun 2013 berupa satu mobil Daihatsu Xenia diraih Marjo Suyatno nasabah BRI Unit Wates I. Pengundian Simpedes dilakukan Wakil Bupati (Wabup) Kulonprogo Drs H Sutedjo didampingi Pemimpin Cabang Bank BRI Kantor Cabang Wates Sukarno, No- taris dan PPAT Hj Siti Baroroh SH serta para saksi, Selasa (25/3), di Gedung Kesenian Wates. Selain itu diundi pula hadiah lainnya yakni 12 sepe- da motor, 23 mesin cuci, 23 kulkas, dan 5 LCD TV. Dalam kesempatan itu juga di- lakukan lelang tabungan de- ngan hadiah kulkas dan LCD TV. Lelang hadiah kulkas di- raih salah satu nasabah yang menabung Rp 105 juta. Enam pemenang hadiah utama II sepeda motor Lets Sporty adalah Suratmin (BRI Unit Pripih Wates), Judi (BRI Unit Pleret Wates), Lilis Siti Rochayah (KC Wates), Sri As- tuti (Temon), Alfiah (Sentolo). Sedangkan hadiah utama III enam Suzuki Nex 110 diraih Sutiyamah (Pengasih), Haris Sulaiman (Nanggulan), Sadali (Wates I), SMK Muhammadi- yah 2 Wates (KC Wates), Mia Hidayah W (Galur), Sutrisno (Lendah). Wabup Sutedjo berharap kepada BRI, seiring dengan makin dinamis dan majunya perekonomian di Kulonprogo maka BRI juga dapat mem- berikan pelayanan kepada na- sabah dengan sebaik-baiknya, serta mempromosikan pro- duknya secara kompetitif de- ngan bank-bank lainnya, se- hingga masyarakat tetap per- caya kepada BRI. "Kami yakin nasabah akan mendapatkan banyak manfaat dan keun- tungan dalam menabung," ka- ta Wabup. Dikatakan Pemimpin Ca-- bang Bank BRI Kantor Ca- bang Wates Sukarno, sampai Februari 2014 nasabah Simpe- des sebanyak 105.650 dengan nilai simpanan Rp 400 miliar. Sedangkan total simpanan masyarakat Rp 569 miliar de- ngan nasabah 118.900.(Wid)-b UNTUK REKOMENDASI INTERVENSI KaderDimintaMembuatProfilKemiskinan KR-Asrul Sani Warga bergotong royong menurunkan empyak rumah Sumiyem. ANGGOTA FRAKSI PKB DPRD PRIHATIN 300 Rumah Tak Layak Huni di Sendangsari INGIN KEMBANGKAN POTENSI JATIMULYO Pemdes Terbitkan Peraturan Desa KR-Widiastuti Wabup Sutedjo secara simbolis menyerahkan hadiah utama Xenia kepada BRI Unit Wates I. Marjo Suyatno Raih Xenia dari Simpedes
  6. 6. RABU WAGE 26 MARET 2014 (24 JUMADILAWAL1947 ) ÓKEDAULATAN RAKYATÓ HALAMAN 6SLEMAN KEBUTUHAN DISABILITAS SEBAIKNYA DIPENUHI KPUTetapTakBisaSediakan'TemplateBraille' Salah satu poin dalam per- aturan tersebut, menurut ang- gota KPU Sleman Divisi Logis- tik, Keuangan, Rumah Tangga dan Umum KPU Sleman Aswino Wardhana SIP, menje- laskan bahwa KPU tidak me- ngadakan alat bantu untuk tu- na netra. Dia selaku komisi- oner di daerah hanya men- jalankan kebijakan yang ada di pusat saja. Selain itu, atur- an yang baru juga menje- laskan dibutuhkannya payung hukum sebelum melakukan pengadaan barang. "Kami bukannya tidak mau atau tidak bisa melengkapi template braille. Hanya saja kami terbentur kebijakan dari pusat. Setiap akan melakukan pengadaan, kami tidak bisa sembarangan, tapi harus ada payung hukumnya. Sampai sekarang kami juga terus ber- upaya untuk melengkapi tem- plate braille," katanya kepada KR, Selasa (25/3). Ketika disinggung pengurus KPU sebelumnya yang bisa mengupayakan template braille untuk semua surat suara di semua Tempat Pemu- ngutan Suara (TPS), sebagai komisioner baru, Aswino bersama sesama anggota KPU lainnya belum semuanya tahu prosedur seperti itu. Termasuk ketika ada persoalan terkait pemenuhan kebutuhan logis- tik. Namun sekali lagi dite- gaskan Aswino, dia bersama seluruh anggota KPU sudah berusaha. "Sampai sekarang kami ma- sih menunggu wewenang dari KPU pusat seperti apa," ungkapnya. Sementara itu ketika di- mintai pendapat terkait ke- luhan dari disabilitas, Bupati Sleman Sri Purnomo meng- ungkapkan, jika KPU memang sebaiknya dapat memfasilitasi apa yang dikehendaki penyan- dang difabel. Sebab menurut- nya, sebagai warga negara mereka memiliki hak yang sama. "Sebaiknya, KPU memang bisa memfasilitasinya, sehing- ga semua warga masyarakat memiliki hak yang sama da- lam menentukan kepemimp- inan untuk lima tahun kede- pan," ujar bupati. (Awh)-f SLEMAN (KR) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) KabupatenSlemantetappadakeputusanawaldengantidak dapat menyediakan template braille untuk surat suara DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota. Hal itu sesuai dengan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 16 Tahun 2013 ten- tangnorma,standarkebutuhanpengadaandanpendistribu- sian perlengkapan Pemilu DPR, DPD dan DPRD 2014. AncamanBanjirGendolTetapDiwaspadai SLEMAN (KR) -Memasuki musim pancaroba, kewaspadaan terhadap an- caman bahaya aliran lokal dan lahar hujan melalui Daerah Aliran Sungai (DAS) Gendol, harus tetap ditingkat- kan. Karena bagian hulu sungai ini me- miliki daya tangkap aliran yang cukup luas, sehingga saat curah hujan di pun- cak atau lereng meningkat sangat berpotensi memicu banjir lahar dingin. Ketua Komunitas Relawan Saluran Komunikasi Sosial Bersama (SKSB) Sriyanto Thiwul kepada KR, Selasa (25/3) mengatakan, jika dibanding su- ngai lain, seperti Opak dan Kuning, karakter aliran melalui Sungai Gendol cenderung lebih pekat. Bahkan se- ringkali aliran lahar hujan juga mem- bawa material kasar seperti kerikil dan batu ukuran sedang. Meskipun saat ini kondisi alur maupun daya tampung sungai masih cukup aman dilalui banjir, tapi masyarakat diminta tidak lengah dan tidak beraktivitas disungai saat kondisi cuaca tidak memungkinkan. "Selama potensi hujan deras masih terjadi, ma- ka ancaman masih perlu terus diwas- padai," katanya. Diakui, dampak beberapa kali aliran belakangan ini juga mengakibatkan bertambahnya deposit material di se- panjang sungai Dusun Kepuh, Mang- gong, dan Batur. Terutama berasal dari sisa material kawasan lereng gunung yang terkikis juga dari longsoran tebing bukit Bebeng yang masuk ke sungai dan terbawa aliran. Sebab guyuran hu- jan lokal yang terjadi di seputaran lereng atas menyebabkan struktur tanah di sebagian bukit yang terutama di bawah kendil longsor. Sedangkan terkait penanganan un- tuk mengurangi material batuan di alir- an sungai, sementara ini hanya di- lakukan di titik-titik yang dianggap rawan dengan cara manual. "Berbeda dengan Sungai Opak aliran yang tidak memiliki akses langsung dari puncak. Aliran lebih banyak dipicu hujan di kawasan hilir Opak dan jarang mem- bawa material kasar," katanya. (R-1)-f SLEMAN (KR) - Sekda Sleman dr H Sunartono mengingatkan jajarannya un- tuk melakukan perencanaan dan kegiatan pembangunan dengan lebih cermat di segala aspek. Tidak hanya pada aspek fisik semata, namun juga perlu memperhatikan aspek sosial mengingat aspek ini seringkali terlewatkan. "Jangan sampai ada yang terlewatkan dalam setiap pe- rencanaan," tegas Sekda saat membuka Musyawarah Ren- cana Pembangunan (Musren- bang) 2015 di Aula Bappeda Sleman, Selasa (25/3). Menurut Sekda, peningkat- an kesejahteraan masyarakat merupakan upaya untuk menurunkan persentase KK miskin yang pada tahun 2013 menjadi 13,89%, menurun ji- ka dibanding tahun sebelum- nya 15,85%. Sedangkan ting- kat pengangguran terbuka pa- da tahun 2013 masih tinggi yaitu 6,47%, lebih tinggi jika dibandingkan rata-rata nasio- nal sebesar 6,25%. Sementara pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sleman masih rendah yaitu 5,45%, masih lebih rendah jika dibanding- kan rata-rata nasional, 6,23%. "Tahun 2015 merupakan tahun kritis. Hal ini menuntut Pemkab Sleman melak- sanakan pembangunan de- ngan lebih cermat. Prioritas pelaksanaan kegiatan pemba- ngunan di tahun 2015 harus mampu melengkapi keku- rangan-kekurangan yang ada di tahun-tahun sebelumnya," kata Sekda. Ditambahkan, dalam mem- formulasikan kegiatan pemba- ngunan tahun 2015 harus bertumpu pada pencapaian target yang telah ditetapkan untuk pencapaian visi Rencana Pembangunan Jangka Pan- jang tahun 2010-2015. RPJMD tersebut menetapkan indikator capaian IPM 79,63, untuk kon- disi masyarakat yang berdaya saing, pertumbuhan ekonomi sebesar 5,98%, untuk daya saing dan indeks gender 74 un- tuk keadilan gender. Sedang Kepala Bappeda DIY Tavip Agus Rayanto mengungkapkan, saat ini pen- gangguran di DIY didominasi kaum intelektual dan itu per- lu penanganan yang serius. Sementara untuk Sleman sen- diri angka kemiskinannya re- latif kecil dibanding dengan kabupaten lain di DIY. Di samping itu pertumbuhan yang sangat luar biasa yaitu pertambahan kendaraan bermotor setiap tahunnya mencapai 10.000 an kendara- an, padahal kapasitas mau- pun volume jalan tidah bertambah, ini dikhawatirkan akan menimbulkan kemacet- an. (Has)-f SLEMAN (KR) - KPU Sle- man akan menyediakan Tem- pat Pemungutan Suara (TPS) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cebongan dan Lapas Narkotika Pakem. Untuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Lapas Cebongan sekitar 250 orang dan Lapas Narkotika sekitar 200 orang. "Selain TPS di masing-ma- sing padukuhan, kami hanya menyediakan di Lapas Ce- bongan dan Lapas Narkotika. Untuk jumlah DPT masih fluk- tuatif karena keluar masuk. Sedangkan di rumah sakit ti- dak kami sediakan," kata Ketua KPU Sleman Ahmad Shidqi SThI MHum, Selasa (25/3) di kantornya. Untuk jumlah TPS yang ada di Sleman sekitar 2.390 lokasi. Sedangkan jumlah DPT seki- tar 777.068. Masing-masing TPS akan ada 4 bilik suara dan 4 kotak suara. Untuk warga yang ingin pindah TPS karena alasan kuliah atau bekerja, KPU telah mengeluarkan 192 kartu A5. Di antaranya di Caturtunggal ada 85, Sinduadi Mlati 48, Condongcatur 24 dan lainnya relatif kecil. "Mereka ini sedang belajar atau bekerja di Sleman. Dari pada balik ke daerah asalnya, mereka mengurus A5 di KPU Sleman. Sehingga nanti mere- ka bisa menggunakan hak sua- ranya di Sleman," terangnya. Sedangkan untuk suara yang masih kurang, sudah dimintakan penambahan ke KPU pusat. Diperkirakan akhir bulan ini sudah tiba di KPU Sleman. Untuk logistik, sekarang ini yang belum da- tang hanya sebagian formulir surat suara. Sementara for- mulir yang lebih dulu datang, sudah mulai melakukan pema- sangan hologram. (Sni)-f WISATA MERAPI: Jeep wisata yang mengangkut wisatawan mancanegara melintasi alur Kali Opak Dusun Petung Kepuharjo Cangkringan Sleman, Senin (24/3). Panorama alam dan pesona lereng Gunung Merapi menjadi idola tak cuma wisatawan domestik tapi juga mancanegara. KR-Surya Adi Lesmana LaporanKeuanganPPEJawa TerbaikSe-DIY SLEMAN (KR) - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), dalam hal ini Pusat Pengelolaan Ekoregion Jawa (PPEJ), kembali mendapat penghargaan sebagai peringkat per- tama Laporan Keuangan Kemente- rian Negara/Lembaga (LKKL), Tahun Anggaran (TA) 2013 se-DIY. "PPEJ dinilai berhasil menyusun dan menyampaikan laporan ke- uangan secara andal," kata Kepala PPE Jawa Dr Sugeng Priyanto MSi kepada wartawan, usai penyerahan penghargaan di Aula Kanwil Ditjen Perbendaharaan DIY, Jalan Solo Km 8,6 Nayan Maguwoharjo Depok. Sebelumnya, di tahun 2013, KLH pernah meraih penghargaan juara II BMN Awards di bidang Utilisasi BMN. Sedangkan di tahun 2012, KLH mendapat juara III untuk peng- hargaan yang sama. Sugeng mengatakan, penghargaan ini merupakan bagian dari ikhtiar PPEJ-KLH dalam upaya mewujud- kan tata kelola pemerintahan yang baik. Menurutnya, salah satu per- syaratan untuk menjadi lembaga/ke- menterian yang akuntabel adalah adanya laporan pertanggungjawaban penggunaan negara yang benar (berbasis kinerja), sesuai perundang- undangan yang berlaku. Selain itu, kata Sugeng, penghar- gaan ini juga sebagai bukti bahwa PPEJ mampu menjadi instansi yang eksistensinya diakui oleh pemerintah daerah (Pemda) dan tidak menjadi beban bagi Pemda DIY. Ia berharap penghargaan ini harus tetap dipertahankan dan ditingkat- kan. "Kepada semua staf PPEJ un- tuk meningkatkan profesionalitas, soliditas dan integritas," pungkas- nya. (*-5)-f KR-Saifullah Nur Ichwan Para pekerja memasukkan surat suara ke sampul. *WAYANG Golek Menak, di Bangsal Sri Manganti Kraton Yogyakata, Rabu (26/3) pukul 10.00-12.00 *Pameran Patung: Kecil-kecil Patung, di Taman Budaya Yogyakarta, Jl Sri Wedani, Rabu (26/3) pukul 10.00-21.00 *Sendratari Ramayana, di Purawisata, Jl Brigjen Katamso, Rabu (26/3) pukul 20.00-21.30. *Pementasan Wayang Kulit, di Museum Sonobudoyo, Jl Pangurakan 6 Alun-alun Utara, Rabu (26/3) pukul 20.00-22.00 *Musik Keroncong, di Gedung Basiyo XT Square, Jl Veteran, Rabu (26/3) pukul 19.00 *Latihan Tari Klasik Gaya Yogyakarta, di Ndalem Kaneman Kadipaten Kidul 44, Rabu (26/3) pukul 20.00-23.00 *Workshop Kreativitas, Membatik, Presenter TV, di Taman Pintar, Jl P Senopati 1-3, Rabu (26/3) pukul 09.00-16.00 *Gelar Batik Peringatan 4 Tahun Inskripsi UNESCO: Batik Bagelen Urut Sewu di Hotel Mustokoweni Jl AM Sangaji 72, Rabu (26/3) pukul 09.00-17.30 *Gelar Produk 100 Persen Jogja Banget, di Klinik Konsultasi Bisnis DIY, Jl Pekapalan 9 Alun-alun Utara, Rabu (26/3) *Pelatihan Tari Klasik Gaya Yogyakarta, di Ndalem Pujokusuman, Jl Brigjen Katamso, Rabu (26/3) pukul 15.00. *Orkes Melayu, di Purawisata, Jl Brigjen Katamso, Rabu (26/3) pukul 20.00-23.00. (Asp)-g ASPEKSOSIALTAKBOLEHDILEWATKAN PembangunanJanganFisikSemata SLEMAN (KR) - Masih tingginya intensitas curah hujan memasuki musim pancaroba ini, dimanfaatkan sejumlah kelompok tani di wilayah perbukitan Prambanan untuk mengembangkan berbagai jenis tanaman hortikultura. Selain itu juga memperluas budidaya tanaman berkasiat obat (biofar- maka). Pengembangan komoditas dengan sistem tumpangsari tersebut terbanyak dilakukan di lahan dataran tinggi dengan luasan kurang lebih 250 hektare. Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Prambanan Sriyono, kepada KR, Selasa (25/3) di kantornya mengatakan, untuk wi- layah Sumberharjo, tanaman biofarmaka tersebut berhasil dikembangkan di lahan dataran tinggi dan tadah hujan. Terutama lahan Dusun Umbulsari A dan B, Kuncen, dan Sengir dengan total luasan mencapai 50 hektare. Sedangkan di wilayah Desa Wukirharjo seluas 75 hektare, Gayamharjo 75 hektare dan Sambirejo sekitar 50 hektare. "Dari total potensi lahan seluas 450 hektare, kini sudah ter- tanami kurang lebih setengahnya. Sistem tumpangsari terse- but dilakukan sekaligus dengan berbagai jenis sayuran juga tanaman palawija," katanya. Diungkapkan, hingga saat ini sudah lebih dari 20 kelompok tani yang mengembangkan tanaman biofarmaka dan ter- banyak untuk jenis jahe, kunyit dan temulawak. Tanaman tersebut sangat cocok dikembangkan di lahan dataran tinggi antara 200-1000 dpl dengan produksi tiap hektarenya bisa menghasilkan 12-16 ton. Bahkan selama ini hasil panen kelompok tani selain mampu menyuplai sejumlah perusahaan jamu, beberapa kelompok ki- ni sudah mandiri atau mampu memproduksi menjadi minu- man serbuk instan. "Untuk luas tanam tiap tahunnya ditar- getkan bisa terus ditingkatkan. Dengan demikian sekalipun sebagian besar lahan merupakan tadah hujan, tetap bisa di- manfaatkan secara maskimal dan menghasilkan beberapa ko- moditas sekaligus," imbuhnya. (R-1)-f KPUSediakanTPSdiLapasCebongan Perluasan Biofarmaka Capai250Hektare
  7. 7. pelaksanaan pemilu. Pemilih pinda- han adalah perorangan yang telah terdaftar dalam daftar pemilih tetap di TPS di wilayah domisili berdasarkan Kartu Tanda Penduduk atau Kartu Keluarga, namun karena aktivitas pendidikan, bisnis, profesi atau alasan khusus lainnya menyebabkan dirinya tidak bisa menggunakan hak pilihnya di daerah asal. Oleh sebab itu, mereka masih diberi peluang un- tuk menggunakan hak pilihnya melalui jalur pemilih pindahan. Prosesnya adalah dengan mem- bawa surat pengantar dari penye- lenggara pemilu di daerah asal untuk diserahkan pada penyelenggara pemilu di daerah tujuan, dengan batas waktu sampai dengan H-10. Ada beberapa isu yang harus dipecahkan seiring dengan di- adopsinya kebijakan pemilih pinda- han ini, yaitu: Pertama, isu jaminan ketersediaan logistik pemilu, khusus- nya surat suara. Potensi jumlah pe- milih pindahan di beberapa wilayah seperti DKI Jakarta, Surabaya maupun DI Yogyakarta sangat besar, sehingga akan melebih kuantitas lo- gistik yang ada. Untuk kasus di DIY saja, berdasar data KPU DIY diprediksikan ada sebanyak 350.000 potensi pemilih pindahan, sementara jumlah surat suara cadangan yang ada hanya sebanyak 54.472 lembar saja, mengingat surat suara cadang- an sebagaimana diatur dalam Peraturan KPU hanya 2% dari total DPT DIY sebanyak 2.732.120 orang, sehingga dikalkulasi akan defisit surat suara. Kondisi ini dari sisi pengadaan logistik akan menjadi sangat riskan, apalagi pemilih pindahan berhak mendapatkan surat suara lengkap (DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota). Tak ayal Komisioner KPU DIY menyatakan kondisi ini seperti menghadapi tsuna- mi masalah yang tiba-tiba meng- hadang (KR, 22/3). Isu kedua adalah ketersediaan TPS untuk menampung para pemilih pindahan tersebut. Dengan ditetap- kannya maksimal kapasitas TPS maksimal 500 pemilih, maka sangat mungkin terjadi banyak pemilih pinda- han yang tidak mendapatkan TPS yang dekat dengan tempat tinggal- nya, bahkan ekstremnya bisa lintas desa atau lintas kecamatan bahkan kabupaten. Oleh sebab itu perlu pemetaan dan koordinasi intensif an- tara KPU Kabupaten-Kota untuk mengantisipasinya. Isu ini potensi mobilisasi pemilih untuk mendukung caleg atau calon DPD tertentu melalui mekanisme ke- bijakan pemilih pindahan. Kekha- watiran ini cukup logis, mengingat de- ngan diberikannya hak suara penuh sebagaimanapemilihyangtercantum dalam DPT, maka terbuka peluang bagi para caleg untuk memobilisasi pendukungnya untuk mendulang suara. Namun demikian kekhawatiran penyelenggara pemilu khususnya di DIY mungkin tak akan separah de- ngan yang diprediksikan, mengingat animo pelajar dan mahasiswa untuk menjadi pemilih pindahan dalam Pileg ini tidak akan sebesar yang dia- sumsikan. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi rendahnya animo mahasiswa menjadi pemilih pinda- han: Pertama, Sebagian besar poten- si pemilih pindahan adalah maha- siswa dan pelajar yang merupakan segmen pemilih cerdas, sehingga potensi memobilisasi mereka bukan hal yang mudah. Kedua, sebagai pemilih cerdas, mereka kritis terhadap caleg-caleg yang harus dipilijh sementara mereka tidak mengetahui banyak jati diri ca- leg yang ada, sehingga ikatan emo- sional mereka dengan calon wakil- nya tidak sekuat dibandingkan jika mereka memilih di daerah asalnya. Ketiga, kurangnya sosialisasi penye- lenggara pemilu kepada pemilih pin- dahan potensial dan sempitnya batas waktu serta ketatnya persyaratan menjadi pemilih pindahan menjadi kendala signifikan bagi pemilih pinda- han. Kendati demikian antisipasi penyelenggara pemilu mengantisipa- si kemungkinan itu tetap harus di- lakukan. (Penulis ,Ketua Jurusan Ilmu Pemerintahan Fisipol UMY)-d KEPADA Yth. Bapak Poltan- tas Kotagede, Yogyakarta. Tol- ong parpol yang berkampanye dengan motor ditertibkan. Kami sebagai pelajar kelas 3 merasa terganggu dengan suara bising motor yang tiap hari selalu di- gembor-gemborkan. Selain menyebabkan kemacetan, ke- banyakan mereka tidak tertib lalulintas. Kalau ingin berkampa- nye, berkampanyelah dengan baik. Seminar, sosialisasi atau kegiatan apa yang sekiranya ti- dak mengganggu. +62857437XXXX RABU WAGE 26 MARET 2014 ( 24 JUMADILAWAL 1947 ) HALAMAN 7 Mewaspadai . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Sambungan hal 1 Keluarga . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Sambungan hal 1 Landasan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Sambungan hal 1 Megawati . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Sambungan hal 1 KR-Franz Boedisukarnanto AKSI UNIK: Seorang simpatisan PDIP yang menghias wajahnya berbentuk kepala banteng dengan moncong putih melintas di kawasan Jembatan Layang Jombor Sleman, Selasa (25/3). Kampanye terbuka di Lapangan Denggung Sleman diwarnai atribut serta aksi unik oleh para simpatisan. SOLO (KR) - Tim Persis Solo perlu diacungi jempol karena mampu memberi perlawanan sekaligus menyulitkan tim nasional U-23 asuh- an pelatih Aji Santosa. Dalam laga uji coba di Stadion Manahan Solo, Selasa (25/3) malam, tim Laskar Sambernyawa berhasil menahan seri 2-2. Sebelum kedudukan sama kuat 2-2, di babak pertama tim asuhan pelatih Widyantoro sempat memimpin 2-1. Setelah menit 12 pemain timnas Fandi Eko Utomo menjebol gawang Agung Prasetyo langsung membangkitkan mo- tivasi pemain Persis Solo. Pada menit 15 giliran tim asuhan Widyantoro berhasil menyamakan kedudukan 1-1 lewat ten- dangan Chandra Waskito memanfaatkan umpanAndrid. Pada menit 40 Persis unggul 2-1, setelah Marcelo Cirreli membobol gawang tim- nas U-23 yang dijagaYogi Triana lewat tendang- an bebas. Gol yang disambut sekitar 20 ribu penonton yang memadati Stadion Manahan. Namun menjelang jeda, timnas berhasil menyamakan kedudukan 2-2 lewat Aldair Makatindu. Ten- dangan keras dari kotak penalti gagal diji- nakkan kiperAgung Prasetyo. Di babak kedua persaingan kedua tim se- makin seru dan panas. Baik timnas U-23 maupun Persis Solo masih saling ingin bisa membuat gol. Timnas menit 52 mendapat pelu- ang emas tendangan penalti. Sayang Alfin Tuasalamony yang dipercaya untuk mengek- sekusi gagal. Tendangan berhasil di tepis kiper Agung Prasetyo. Permainan yang disuguhkan tim asuhan pelatih Widyantoro tidak mengecewakan. Tim Persis Solo 'ketiban sampur' menjadi mitra tan- ding timnas U-23, setelah timnas Filipina batal datang. Berikutnya timnas U-23 di tempat yang sama masih akan menjalani uji coba melawan Sri Lanka. (Qom)-d Demikian disampaikan Direktur Lalu Lintas Angkutan Kereta Api yang juga se- laku Pelaksana Tugas Direktur Kese- lamatan Kereta Api, Hanggoro Budi Wiryawan kepada KR usai menutup Rakornis Keselamatan Perkeretaapian Ditjen Perkeretaapian Kemenhub RI di Hotel Inna Garuda Yogyakarta, Selasa (25/3). "Kita coba memetakan permasalahan yang ada, memang tidak bisa jangka pen- dek karena ada yang memerlukan pen- danaan, 'law enforcement', rambu-rambu dan lain-lain. Kita sepakati bersama su- paya semua yang terkait dengan kesela- matan perkeretaapian mempunyai tang- gung jawab yang sama," tuturnya. Hanggoro menjelaskan dari 5.200 pintu palang perlintasan KA, masih ada 600-an yang liar dan tidak diawasi. Angka ini harus diwaspadai karena terkadang deve- loper atau masyarakat asal main motong- motong saja membuat perlintasan tanpa memperhitungkan resiko keselamatan- nya. Untuk itu, pihaknya bergerak dengan instansi terkait guna menginventarisasi dan menutup perlintasan liar tersebut. Apabila Pemda setempat ingin membuka tentu ada pertimbangan karena ada per- syaratan dan batasannya. "Bagi perlintasan sebidang baru khusus jalan kelas tiga dengan kecepatan di bawah 60 km/jam, frekuensi kereta api lebih dari 30 menit sekali, secara geome- teri ada ruang bebas pandang dan seba- gainya. Bukannya kita tidak pro pemba- ngunan tetapi marilah kita berkoordinasi lebih baik," ujarnya. Pihaknya juga telah memperbaharui MoU dengan Kemendagri per 1 Agustus 2013 lalu dimana Ditjen Perkeretaapian mencoba membangun sinergi agar semua pihak mempunyai tanggung jawab yang sama dalam penanganan perlintasan se- bidang. Upaya ini juga didukung oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) guna membangun lebih baik lagi khususnya Jawa dan Sumatera. (*-24)-f PURBALINGGA (KR) - Ratusan warga Desa Mer- gasana Kecamatan Kerta- negara Purbalingga, Selasa (25/3) siang keracunan ma- kanan. Warga mengalami pu- sing, mual dan muntah- muntah usai makan siang berupa daging ayam dalam hi- dangan pengajian. Ratusan orang yang kera- cunan dilarikan ke RSUD Goeteng Tarunadibrata, RSU Nirmala dan Puskesmas ter- dekat. Diperoleh keterangan, sekitar 360 warga desa itu mengikuti pengajian thoriqot rutin yang dilaksanakan di Masjid Al Ikhlas di desa itu, dari pagi hingga siang hari. Pengajian ditutup dengan salat Zuhur berjamaah. Usai salat, panitia mem- bagikan makan siang kepa- da jemaah. Menu hidangan terdiri sayur kare tahu, kare kentang, ayam goreng, ayam kecap dan ayam kuah. "Ma- kanan itu dimasak secara swadaya oleh warga. Ada tiga juru masak yang memasak makanan terse- but," tutur Djunaedi, salah seorang warga Mergasana kepada KR di RSUD Goeteng, tadi malam. Sebagian jemaah membawa pulang makanan dari pengaji- an tersebut.Awalnya tidak ada yang mengeluh sakit setelah menyantap makanan itu. Baru sekitar pukul 16.00, se- jumlah warga mengeluhkan mual dan muntah-muntah. Jumlah warga yang meng- alami gejala tersebut semakin bertambah. Suasana menjadi panik dan warga lalu dilarikan ke Puskesmas Kertanegara. Kepala Puskesmas dr Sri Wahyudi menyebutkan, warga yang dirawat di Puskesmas memang mengalami gejala seperti keracunan. Jumlah- nya mencapai ratusan. Me- reka terdiri dari orang tua dan anak-anak. Karena kondisinya makin mengkhawatirkan, se- bagian pasien dipindah ke RSUD dan RS Nirmala Pur- balingga. Dokter jaga RSUD Pur- balingga dr Puspitasari me- nuturkan, bisa jadi keracunan diakibatkan makanan yang baru disantap. Hanya saja, un- tuk kepastiannya harus me- nunggu hasil pemeriksaan lab- oratorium. (Rus)-b harapkan segera diparaf secepatnya supaya pro- ses perencanaan masuk ke tahapan pelak- sanaan," tuturnya. Untuk itu, dirinya telah meminta Sekda DIY segera membuat janji dengan pihak AP I agar proyek segera berjalan.Apabila kesepakatan ke- duanya telah disahkan secara resmi melalui no- ta kesepahaman, maka pihak AP I bakal segera mengajukan dokumen teknis termasuk Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) supaya Izin Penetapan Lokasi (IPL) Gubernur turun. "Nah saat ini dokumen belum 'clear' jadi IPL Gubernur belum turun. Saya harap secepatnya supaya pembangunan ban- dara segera dimulai," ujar Sultan HB X. Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Drs Ichsanuri mengungkapkan, dalam waktu dekat pihaknya akan segera menghubungiAP I untuk menentukan kapan pertemuan tersebut bisa di- lakukan. Jadi pihaknya belum bisa memas- tikan, kapan pertemuan itu dilakukan. Karena harus mencari waktu yang pas, agar Gubernur DIY, PT AP I dan PT JMI bisa bertemu secara bersama-sama. Kepala Bappeda DIY, Tavip Agus Rayanto mengatakan, Gubernur DIY meminta kepa- da Sekda Kulonprogo untuk membuat semacam dokumentasi kesepakatan terkait dua megaproyek tersebut. Rencananya doku- mentasi kesepakatan itu akan dibawa saat Gubernur DIY bertemu dengan kedua belah pihak. Tindakan itu dilakukan agar pemba- ngunan kedua mega proyek tersebut tidak mundur lagi. (*-24/Ria)-f USAI SANTAP DAGING AYAM RatusanJemaahPengajian Keracunan Persis Tahan 2-2 Timnas U-23 YOGYA (KR) - Direktorat Keselamatan Perkeretaapian Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI meminta segenap stakeholder mulai tingkat provinsi sampai kabupaten/kota se-Jawa maupun Sumatera guna inven- tarisasi titik rawan dan menutup perlintasan liar Kereta Api (KA). Sinergi menyeluruh tersebut diharapkan mampu menekan angka ke- celakaan perlintasan KA sekaligus menyadarkan pentingnya pe- nanganan perlintasan sebidang demi keselamatan bersama. INVENTARISASI PERLINTASAN LIAR TekanAngka Kecelakaan KA Berkampanyelah dengan Baik KR - Toto R Dua bocah warga Desa Mergasana, dirawat di RSUD Goeteng Tarunadibrata. JAKARTA (KR) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pos dana bantuan sosial (bansos) yang hampir berada di semua ke- menterian. Karena itu pula KPK telah mengi- rim surat ke Presiden agar keberadaan dana bansos hanya dikelola Kementerian Sosial (Kemensos). Juru Bicara KPK Johan Budi SP mengata- kan, setelah melakukan kajian mengenai pos dana bansos yang berada di semua kementeri- an, maka KPK mengusulkan agar dikelola Kemensos. "Untuk itu, pimpinan KPK dalam kaitan ini telah mengirim surat kepada Presiden terkait penggunaan dana bansos," tu- turnya di Jakarta, Selasa (25/3). Hal itu di- lakukan untuk menghindari penyimpangan, terlebih menjelang pemilu ini. Perlu disampaikan, jelas Johan, dalam hal ini KPK bukannya minta dihentikan. Namun, mengusulkan pengelolaan atas dana bansos itu cukup satu kementerian. Pasalnya, selama ini dana Bansos berada di semua kementerian. "Jadi, pengelolaan dana Bansos harus akunt- abel dan bisa dipertanggungjawabkan," kata Johan seraya menyebutkan, surat KPK yang di- tandatangani Ketua KPK ini juga ditujukan kepada Ketua DPR dan BPK. Sebelumnya, lanjut Johan, KPK juga mengi- rimkan surat ke semua gubernur seluruh Indonesia terkait pengelolaan dana bansos. Inti dari surat itu menyangkut tentang pengelolaan dana bansos ini juga harus mengacu pada Permendagri. Sebelumnya Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas mengatakan, KPK menyoroti pola penggunaan dana bantuan sosial karena menje- lang pemilu atau pemilukada. Bahkan ia juga mengkritik naiknya anggaran bansos menje- lang pemilu. Busyro menyebutkan, KPK dalam kajiannya tentang APBD menemukan banyak fakta naiknya dana bansos dan dana hibah. Bahkan, untuk dana hibah naik lebih besar dari bansos dalam musim pilkada 2011-2013. "Untuk itu, KPK memiliki kewajiban mengingatkan peme- rintah agar segera melakukan perubahan kebi- jakan tentang pencairan dana bansos itu," kata Busyro seraya meminta pemerintah agar ja- ngan mencairkan dana bansos sampai pemilu selesai. (Ful)-d HINDARI PENYIMPANGAN Bansos Hanya Dikelola Kemensos Kunjungan Ketua Umum PDI Perjuangan di Pasar Beringharjo hanya sebentar. Kemana Mega melangkah pengunjung pasar mengikutinya. Banyak pula yang hanya ingin difoto. Sambutan masyarakat yang begitu an- tusias, membuat putri Bung Karno itu tidak leluasa dalam berdialog dengan masyarakat. Hanya sebentar berada di Pasar Beringharjo, kemudian melanjutkan perjalanan, namun bagi pedagang sangat berkesan. (War)-f Mereka juga mengecam pemerintah serta militer Malaysia. Di antara 239 penumpang dan awak MH370, sebanyak 154 orang merupakan warga negara China. Kemarahan mereka semakin memuncak setelah pihak berwe- nang memutuskan menghentikan pencar- ian korban untuk sementara waktu kare- na cuaca buruk. Lokasi jatuhnya pesawat diduga berjarak 2.500 kilometer di barat dayaAustralia. Ada gelombang setinggi empat meter, sehingga situasi ini membahayakan ka- pal-kapal yang mencari korban di Samudera Hindia. Menteri Pertahanan Australia David Johnston serta PM Tony Abbott ingin membantu keluarga korban. Pemerintah China mendesak Malaysia menyerahkan data satelit yang digunakan untuk mengambil kesimpulan bahwa MH370 hilang di Samudera Hindia dan ti- dak ada penumpangnya yang selamat. Deputi Menlu China Xie Hangsheng ingin tahu mengapa PM Najib Razak mengu- mumkan bahwa pesawat berada di Sa- mudera Hindia. Malaysia mengumumkan informasi itu berdasarkan data satelit Ing- gris Inmarsat. Pengumuman pihak Malaysia itu disambut histeris oleh kelu- arga korban yang berkumpul di hotel di Beijing. Kini fokus perhatian adalah mencari ko- tak hitam pesawat Boeing 777 di Samudera Hindia. Seharusnya kotak hi- tam mengirimkan sinyal paling tidak sam- pai 30 hari setelah kecelakaan. Tetapi para ahli mengatakan selama 15 hari berikut- nya, kotak hitam masih bisa mengirimkan sinyal, tergantung kekuatan baterei pada saat musibah terjadi. Tanpa kotak hitam, tim tidak mungkin memastikan penyebab kecelakaan (AP/Bro)-d 26

×