Pembahasan

2,216 views
2,063 views

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
2,216
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
44
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Pembahasan

  1. 1. BAB II PEMBAHASAN 2.1 Pengertian Lingkungan Organisasi Lingkungan organisasi mencakup seluruh elemen yang terdapat di luar dan didalam organisasi, yang mempunyai potensi untuk mempengaruhi sebagian ataupun keseluruhan organisasi. Secara garis besar elemen lingkungan organisasi dapat dibedakan menjadi dua, yaitu lingkungan mikro dan lingkungan makro. 2.2 Elemen Lingkungan Lingkungan organisasi terdiri dari sejumlah elemen yaitu bagian-bagian dari lingkungan yang berpengaruh terhadap perilaku dan kinerja organisasi. a. Lingkungan Khusus Lingkungan khusus adalah bagian dari lingkungan yang secara langsung relevan bagi organissasi dalam mencapai tujuannya. Lingkungan khusus merupakan sesuatu yang khas bagi setiap organisasi dan berubah sesuai dengan kondisinya. Secara khas yang termasuk lingkungan khusus adalah : Lingkungan internal: Pemilik Adalah mereka yang secara historis maupun hukum dinyatakan sebagai pemilik akibat adanya penyertaan modal, ide maupun berdasarkan ketentuan lainnya dinyatakan sebagai pemilik organisasi Tim Manajemen Adalah orang-orang yang menurut pemilik organisasi atau perusahaan atau ditunjuk sebagai pengelola organisasi untuk periode tertentu Para anggota atau pekerja Adalah sumber daya manusia atau organisasi atau perusahaan yang bergelut dalam aktivitas operasional perusahaan dan menjalankan tugas-tugas keseharian organisasi berdasarkan apa yang telah ditetapkan oleh tim manajemen 1
  2. 2. Lingkungan fisik organisasi Adalah sumber daya selain manusia yang dimiliki perusahaan dan menjadi faktor pendukung berjalannya sebuah aktifitas organisasi atau perusahan. Lingkungan eksternal: Pelanggan Adalah mereka yang secara langsung memanfaatkan, menggunakan dan mengajukan permintaan atas barang atau jasa yang ditawarkan organisasi Pesaing Adalah organisasi bisnis lain yang menjalankan bisnis yang sama dengan organisasi yang kita jalankan. Karena bisnis yang dijalankan sama, maka pesaing merupakan tantangan sekaligus ancaman yang dihadapi organisasi dalam meraih pelanggan. Pemasok Adalah pihak yang terkait langsung dalam kegiatan bisnis dari sebuah organisasi, khususnya organisasi bisnis yang melakukan kegiatan produksi barang jadi dari berbagai jenis bahan baku. Regulator Adalah pihak-pihak yang berkepentingan dalam menciptakan keadaan dan kegiatan bisnis yang fair dan aman bagi semua pihak yang ingin menjalankan bisnis. Partner strategis Adalah perusahaan lain yang menjalankan bisnis berbeda dengan perusahaan kita, akan tetapi dapat secara bersama-sama menjadi mitra kita dalam menjalankan bisnis yang saling menguntungkan kedua belah pihak. Pemerintah Adalah pihak yang atas legitimasi politik tertentu disuatu negara, diangkat dan bertugas untuk mewujudkan masyarakat yang lebih baik dalam pembangunan disegala bidang. 2
  3. 3. Lingkungan khusus sebuah organisasi berbeda-beda bergantung pada daerah/domain yang dipilihnya. Domain merujuk pada pilihan yang dibuat organisasi bagi dirinya sendiri yang menyangkut rangkaian produk atau jasa yang ditawarkan dan pasar yang dilayaninya. b. Lingkungan Umum Lingkungan umum mencakup kondisi yang mungkin dapat mempengaruhi dan mempunyai dampak terhadap organisasi, namun relevansinya tidak sedemikian jelas. Lingkungan ini jauh lebih luas dan lebih besar dari lingkungan mikro. Lingkungan ini dapat berupa lingkungan ekonomi, lingkungan sosial, lingkungan budaya, lingkungan teknologi, lingkungan hukum, lingkungan alam dan lingkungan global. 1. Lingkungan Ekonomi Elemen ini menggambarkan kondisi umum perekonpomian, baik dalam skala lokal, nasional maupun global. Kondisi ekonomi merefleksikan kondisi bisnis nyata. Kondisi ekonomi dapat berupa pertumbuhan ekonomi, tingkat inflasi, tingkat suku bunga. Peningkatan pertumbuhan ekonomi cenderung konsumsi dan permintaan meningkat, sebaliknya pertumbuhan ekonomi yang menurun mengakibatkan konsumsi dan permintaan menurun. Inflasi berdampak terhadap menurunnya daya beli dan konsumsi masyarakat. Dari sisi perusahaan, peningkatan suku bunga mendorong biaya meningkat dan pada kahirnya harga jual juga meningkat. 2. Lingkungan Sosial Budaya Mencakup sistem nilai yang berlaku di masyarakat di mana organisasi berada. Sistem nilai ini berpengaruh terhadap cara pengelolaan organisasi. Perusahaanperusahaan di Jepang jarang melakukan PHK walaupun kegiatannya lagi menurun. Hal ini karena pekerja dianggap sebagai anggota keluarga, dan bukan dipandang semata sebagai faktor produksi. Di Indonesia perusahaan harus meliburkan karyawannya beberapa hari untuk merayakan lebaran. 3. Lingkungan Teknologi Teknologi mencakup alat, cara dan pengetahuan yang membuat pekerjaan menjadi lebih mudah. Tehnologi telah menjadikan proses-proses bisnis lebih efektif, efisien, dan produktif. 3
  4. 4. Efektivitas berarti memberikan hasil yang diinginkan. Lingkungan teknogi khususnya IT, menyebabkan pertumbuhan e-commerce, pembelian dan penjualan barang-barang secara online. 4. Lingkungan Hukum Lingkungan hukum tidak jarang sangat mempengaruhi dan penting bagi kegiatan-kegiatan bisnis, karena ia memberikan batas-batas yang jelas mengenahi legalitas bisnis. Cakupannya adalah mulai dari undang-undang dasar, hukum perdata, hukum pidana, dan peraturan perundangan lainnya seperi Undang-Undang, Peraturan Pemerintah (PP), Peraturan Daerah (Perda) dan praktek hukum yang berlaku pada umumnya. 5. Lingkungan Alam Lingkungan alam terdiri dari kondisi alam itu sendiri (misalnya iklim, cuaca, topografi, dan kondisi geografis wilayah) maupun sumber-sumber daya alam yang tersedia di suatu negara atau wilayah. Pasokan sumber daya alam tidak jarang menjadi permasalahan tersendiri bagi organisasi. Sebagai contoh, terjadinya kelangkaan pasokan bahan bakar, listrik, atau gangguan pada pasokan pangan dapat menggangu kegiatan organisasi secara signifikan. Selain itu, faktor alam dapat memberikan pengaruh tidak terduga, misalnya terjadi banjir, gempa bumi, letusan gunung berapi, dan lain-lain. Ini pun dapat mempengaruhi organisasi. 6. Lingkungan GlobaL. Dua perubahan penting pada lingkungan global adalah tumbuhnya persaingan internasional dan meningkatnya perdagangan bebas antar bangsa. Dua hal tersebut terjadi terutama adanya perbaikan tranportasi dan komunikasi Elemen lingkungan antara organisasi bisnis yang satu dengan yang lain tidaklah sama baik jumlah dan ragamnya maupun besaran potensi pengaruhnya sesuai denghan perbedaan organisasi dan kondisi lingkungannnya. 4
  5. 5. 2.3 Lingkungan Internasional dan Kegiatan Bisnis 1. Lingkungan Internasional (International Environment) Lingkungan internasional dapat menjadi menajdi peluang sekaligus tantangan atau ancaman bagi kegiatan perusahaan. Sebuah perusahaan perlu memahami lingkungan internasional, terutama jika perusahan tersebut beroperasi dalam jangka waktu panjang, dimana perubahan ke arah kompetensi global akan semakin dirasakan sebagai sebuah kenyataan yang tidak dapat ditolak. 2. Berbagai Bentuk Kegiatan Bisnis Internasional a. Kegiatan Expor-Impor, pasar produk (product market) b. Lisensi (lisencing) c. Partner Strategis d. Investasi Langsung, diantaranya melalui berupa pendirian anak cabang perusahaan di berbagai negara (subsidiaries) 5
  6. 6. 3. Faktor-Faktor Terkait dalam Bisnis Internasional a. Kontrol dalam perdagangan internasional Kadangkala lingkungan internasional dalam bisnis belum tentu menjamin sebuah perusahaan yang beroperasi secara internasional akan sukses. Hal ini terkait dengan kepentigan dari suatu negara dalam menjamin, selain transaksi bisnis bisa dijalankan, juga kepentingan pebisnis lokal di setiap negara juga terjaga. Ada dua jenis kontrol perdagangan internasional yang biasanya dilakukan oleh setiap negara, yaitu : Quota (Pembatasan jumlah barang yang diperjualbelikan secara internasional) dan Tariff (Pembebanan pajak kepada setiap barang yang di ekspor maupun impor). b. Komunitas ekonomi internasional Kelompok yang terdiri dari berbagai negara yang bersepakat untuk mengurangi kendala-kendala dalam perdagangan internasional, contohnya : NAFTA, AFTA dan lain sebagainya. c. Perbedaan budaya Antarnegara Perusahaan perlu memahami adanya perbedaan budaya di setiap lingkungan yang berbeda, apalagi di lingkungan internasional, maka perusahaan perlu mengetahui bagaimana cara beradaftasi dan mengetahui kebiasaan masyarakat di tempat negara yang berbeda. 2.4 Pengaruh Lingkungan terhadap Operasional Perusahaan Perusahaan dewasa ini sudah menjadi sistem terbuka yang sangat kompleks. Sebagai suatu sistem perusahaan yang didalamnya terdapat beragai elemen, orang, dan jaringan yang saling terhubung, saling berinteraksi, saling bergantung dan saling berkepentingan. Karena itu keberadaan perusahaan ditentukan bukan saja oleh elemen-elemen yang ada didalam perusahaan, tetapi juga oleh faktor-faktor di luar perusahaan, baik faktor manusia maupun non-manusia. Faktor manusia di sini antara lain: pemasok, pelanggan, penanam modal dan pemerintah, baik selaku individu maupun selaku institusi. Faktor non manusia, adalah alam sebagai sumber bahan baku 6
  7. 7. dan tempat beroperasinya kegiatan bisnis. Kalau selama ini orang melihat faktor eksternal dalam bentuk kondisi ekonomi, politik, teknologi, dan sosial budaya, orang lupa bahwa semua kondisi tersebut hakekatnya divciptakn oleh manusia juga. Bentukbentuk hubungan antara perusahaan dengan elemen lingkungan menurut Kusdi (2009) dapat berupa: Hubungan yang bersifat relatif permanen dan jangka panjang. Hubungan dengan pemasok, baik pemasok bahan baku, pemasok energi, pelanggan, penanam modal, pemerintah dan masyarakat. Hubungan yang berubah-ubah, bersifat sementara, atau jangka pendek (seperti hubungan dengan pelanggan, yang bisa berlangsung satu kali, beberapa kali atau berulang-ulang secara kontinu). Hubungan yang bersifat kerjasama, ada yang bersifat persaingan atau perbedaan kepentingan (hubungan dengan pesaing dan serikat buruh), Hubungan yang berbentuk regulatif (hubungan dengan badan-badan pemerintah yang menetapkan peraturan, pajak, dan lain-lain yang harus dipatuhi). 2.5 Strategi Dalam Merespon Pengaruh Lingkungan Semakin rendah ketidak pastian lingkungan semakin kecil pula ketergantungan organisasi pada lingkungan. Ini berarti pengaruh lingkungan terhadap organisasi kecil pula. Sebaliknya semakin tinggi ketidak pastian lingkungan maka, semakin besar pengaruhnya pada organisasi. Hal ini berarti adanya ketergantungan organisasi pada lingkungan. Terdapat dua strategi dasar yang dapat dilakukan organisasi untuk beradaptasi dengan lingkungan yaitu melalui perubahan internal serta melalui pengendalian lingkungan 1. Perubahan internal. Yaitu dengan melakukan penyesuian aspek-aspek internal organisasi seperti perencanaan, struktur, sistem dan prosedur kerja sehingga sesuai dengan karakterisitik lingkungan yang berubah. a. Perubahan struktur organisasi 7
  8. 8. Kompleksitas lingkungan diikuti dengan perubahan struktur organisasi yang lebih kompleks, sehingga setiap elemen lingkungan krusial perlu dihadapi oleh bagian/ satuan khusus dari organisasi. b. Peredam inti teknis Inti teknis adalah bagian yang melaksanakan tugas utama dari organisasi. Bagian produksi di PT Bentoel, Bagian Akademik di FIA Unibraw merupakan inti teknis. Peredam inti tehnis adalah bagian-bagian yang mengelililingi inti teknis yang tugasnya adalah meredam ketidak pastian lingkungan, sehingga inti tehnis terosolir (tidak terganggu) lingkungan. c. Elemen Perbatasan Elemen perbatasan adalah individu atau satuan organisasi yang diberi tugas untuk menyelaraskan dan menghubungan organisasi dengan lingkungan melalui pertukaran informasi. Tujuan pertukaran informasi adalah untuk mendeteksi dan meproses informasi tentang perubahan lingkungan misalnya melalui riset pasar. d. Diferensiasi Diferensiasi adalah pembedaan orientasi kognitif dan emosional para pejabat dari bagian-bagian dengan fungsi yang berlainan dan perbedaan struktur formal dari bagian-bagian tersebut, sesuai dengan karakteristik lingkungan yang dihadapi. e. Integrasi Integarsi adalah kualitas kerjasama antar bagian dalam organisasi melalui koordinasi dengan tujuan untuk menjembatani perbedaan antar bagian. f. Perencanaan Perencanaan adalah penetapan sesuatu sebelum sesuatu itu dilaksanakan. Dalam kondisi lingkungan yang stabil dapat dilakukan perencanaan jangka panjang, namun apabila lingkungan tidak stabil maka perencanaan sebaiknya difokuskan dalam jangka pendek Pemilihan startegi perubahan internal mana yang akan diambil, tergantung dengan jenis dan karakteristik lingkungan yang dihadapi. 8
  9. 9. 2. Pengendalian Lingkungan Dalam upaya untuk menguasai atau mengendalikan lingkungan dapat dilakukan dengan beberapa cara diantaranya adalah; a. Merger. Yaitu penyatuan usaha dengan organisasi lain yang menjadi sumber ketidak pastian sehingga terjadi pemilikan dan atau pengawasan bersama. b. Kontrak atau Joint Ventures Kontrak atau usaha patungan dapat mengurangi ketidak pastian melalui ikatan bersifat formal (perjanjian) dengan organisasi lainnya. c. Kooptasi Kooptasi adalah upaya memasukkan orang-orang penting dan berpengaruh pada ;lingkungan untuk masuk ke dalam organisasi. Misalnya memasukkan pejabat pemerintah, analis senior ke dalam jajaran komisaris di perusahaan swasta. d. Iklan dan Humas Ini merupakan cara tradisonal untuk menciptrakan hubungan yang baik dengan lingkungan dengan tujuan untuk mempengaruhi pandangan dan pilihan masyarakat. e. Asosiasi Pengusaha Sejenis. Melalui asosiasi pengusaha sejenis seringkali dapat memunculkan suatu kekuatan yang cukup besar untuk mempengaruhi lingkungan. Misalnya dengan melakukan pendekatan-pendekatan dengan pihak pengambil kebijakan. f. Merubah Bidang Kegiatan Apabila lingkungan sudah tidak dapat dikendalikan maka cara yang dapat ditempuh adalah dengan merubah bidang kegiatan, sehingga diperoleh kondisi lingkungan uyang lebih baik. Misalnya memilih bidang kegiatan yang; tingkat persaingannya tidak terlalu berat, campur tangan pemerintah tidak terlalu banyak, jumlah konsumen yang cukup banyak dan sebagainya. Sebelum menjatuhkan pilihan strategi yang akan diambil maka langkah yang paling penting adalah menidentifikasi menganalisis dan mengetepretasikan kondisi lingklungan yang ada. Kemudian juga harus memeperhatikan karekateristik internal serta peluang resiko yang dapat diperoleh. Karena pada hakekatnya peluang untuk dapat memperoleh keuntungan besar itu hanya ada usaha bisnis yang beresiko besar pula. 9
  10. 10. BAB III PENUTUP 3.1 Kesimpulan Setiap organisasi tidak terkecuali organisasi bisnis akan berhadapan dengan lingkungan dimana setiap kegiatan dijalankan. Lingkungan organisasi dapat berupa lingkungan internal maupun lingkungan eksternak makro dan eksternal mikro. Organisasi bisnis akan berhadapan dengan lingkungan organisasinya, baik lingkungan secara langsung mempengaruhi dan dipengaruhi oleh kegiatan organisasi bisnis, maupun lingkungan yang secara tak langsung terkait dengan organisasi bisnis. Lingkungan organisasi terdiri dari sejumlah elemen yaitu bagian-bagian dari lingkungan yang berpengaruh terhadap perilaku dan kinerja organisasi. Adapun elemen-elemen lingkungan yaitu : Lingkungan khusus Lingkungan umum 3.2 kritik dan saran Sekian pemaparan makalah mengenai Lingkungan Organisasi cakupan dari mata kuliah bisnis internasional. Apabila banyak kekurangan dalam makalah ini, penulis mohon maaf dan mengharapkan kritik dan saran yang membangun guna menyempurnakan makalah-makalah kami selanjutnya. Terimakasih 10
  11. 11. BAB IV DAFTAR PUSTAKA Boone & Kurtz.. 2007. Contemporary Business, Pengantar Bisnis Kotemporer, Penerbit Salemba Empat. Jakarta. Kusdi, 2009, Teori Organisasi dan Administrasi. Penerbit Salemba Humanika, Jakarta Nickels, William G., Jam M. Hugh dan Susan M. Hugh. 2004. Pengantar Bisnis: Understanding Business. Jakarta: Salemba Empat Robbins, Stephen P, 1994, Teori Organisasi, Struktur, Desain dan Aplikasi, Penerbit Arcan, Jakarta. Ernie Tisnawati Sule, Kurniawan Saefullah, Pengantar Manajemen¸ Kencana. http://www.slideshare.net/iwanpalembang/bab-tiga-budaya-organisasibudaya organisasi. http://makalah85.blogspot.com/2013/09/lingkungan-dan-budaya-organisasi.html http://pustaka iqbal/diakses 15 sept 2013 11

×