Tutorial Postgre SQL

  • 4,920 views
Uploaded on

Tutorial terkait: …

Tutorial terkait:
- Instalasi Postgre
- Menambah add-ons aplikasi Postgre
- Membuat database
- Administrasi database menggunakan phpPgAdmin
- Struktur logical postgre
- Tipe data
- Membuat tabel (Constraint dan Sequences)
- Sintaks SQL dasar
- Migrasi ke Postgre
- Problematika migrasi

Tutorial dilengkapi screenshoot agar memudahkan anda. Enjoy.. :)

More in: Education
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
No Downloads

Views

Total Views
4,920
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1

Actions

Shares
Downloads
428
Comments
0
Likes
2

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. TUTORIAL DATABASE POSTGRE SQL<br />PT. Rabiha Pilar Informatika Yogyakarta<br />(www.erpie.org)<br />Penyusun : Hari Setiaji<br />(www.setiaji.info)<br />DAFTAR ISI<br /> TOC f F h z t "Heading 2" c A.PostgreSQL Installation PAGEREF _Toc288034319 h 3<br />B.Menambah add-ons aplikasi PAGEREF _Toc288034320 h 5<br />C.Membuat Database PAGEREF _Toc288034321 h 6<br />D.Administrasi Database Menggunakan phpPgAdmin PAGEREF _Toc288034322 h 8<br />E.Struktur Logical Database Postgre SQL PAGEREF _Toc288034323 h 9<br />F.Tipe Data PAGEREF _Toc288034324 h 10<br />G.Membuat Tabel PAGEREF _Toc288034325 h 10<br />H.Sintaks SQL Dasar PAGEREF _Toc288034326 h 13<br />I.Migrasi Database dari MySQL ke Postgre PAGEREF _Toc288034327 h 13<br />J.Problematika Migrasi PAGEREF _Toc288034328 h 15<br />PostgreSQL Installation<br />Jalankan Program Installer postgre yang telah didownload sebelumnya.<br />Berikan password untuk user tertinggi dalam database postgres (user tertinggi : postgres)<br />Gunakan post default untuk postgre service yaitu port : 5432.<br />Gunakan default locale.<br />Tekan next dan finish untuk menyelesaikan proses instalasi.<br />Menambah add-ons aplikasi<br />Setelah berhasil menginstal postgre, maka kita dapat menambahkan aplikasi add-ons untuk melengkapi kebutuhan administrasi ataupun application builder untuk postgre sql.<br />Masuk ke Start  Programs  PostgreSQL  Application Stack Builder untuk membuka aplikasi<br />Pilih service yang tersedia sesuai dengan port yang telah di-setting sebelumnya. Dengan catatan, aksi ini dapat dilanjutkan jika koneksi tersedia dikomputer sebelumnya. Jika kondisi ini terpenuhi maka Stack Builder akan mendownload application list yang tersedia.<br />Tools MigrasiTools phpPgAdmin<br />Untuk add-ons yang kita butuhkan adalah aplikasi untuk migrasi yaitu Migration Wizard, dan phpPgAdmin (Administrasi Postgre berbasis web)<br />Membuat Database<br />Salah satu aplikasi add-ons untuk melakukan administrasi database postgre adalah pgAdmin (Aplikasi berbasis desktop) dan phpPgAdmin (Aplikasi berbasis web layaknya phpMyAdmin).<br />Masuk ke Start  Programs  PostgreSQL  pgAdmin III untuk membuka aplikasi<br />Pilih server lalu klik connect untuk memulai aktivitas administrasi database. Lalu masukkan password server (Password sesuai dengan inputan password ketika instalasi)<br />
    • Membuat Account Database
    Select Login Roles and right click and choose New Login Role.<br />Beri inputan demopos untuk username dan password, lalu centang semua role privileges.<br />
    • Create Database
    Pilih database lalu klik kanan, kemudian pilih New Database.<br />Berikan username dan password : demopos<br />Sesuaikan encoding dengan encoding ketika instalasi.<br />Administrasi Database Menggunakan phpPgAdmin<br />
    • Jika sebelumnya anda telah familiar dalam menggunakan tools phpMyAdmin, maka tools kali ini tidak jauh berbeda. Tools ini berbasis web dan sangat mudah dalam pengoperasiannya.
    • 2. Yang perlu diperhatikan disini adalah alamat URL dari aplikasi. Perhatikan port yang digunakan, alamat ini akan diberitahukan ketika proses instalasi berhasil.
    • 3. Lalu connect dengan meng-klik kanan server yang ingin diakses, kemudian masukkan username dan password yang telah didefenisikan sebelumnya.
    • 4. Jika berhasil maka akan muncul tampilan sebagai berikut.
    Struktur Logical Database Postgre SQL<br />Gambar diatas menunjukkan urutan logical dari database postgre. Yang dimaksud object antara lain: Table, views, indexes, sequences, data types, operators, dan functions.<br />Silahkan dicermati urutan diatas jika kita bandingkan dengan tampilan pada phpPgAdmin<br />DatabaseSchemaObjectsCluster<br />Tipe Data<br />Pada dasarnya tipe data pada database postgre memiliki kesamaan pada database lainnya. <br />Character: character(n), character varying(n), text <br />Numeric: smallint, integer, biginteger, numeric(p,s)<br />Date: date, timestamp<br />Boolean: boolean<br />Mungkin anda baru mendengar tipe data character varying. Tipe data tersebut merupakan character yang memiliki ukuran lebih besar dari character. Merupakan sebutan lain dari varchar.<br />Membuat Tabel<br />Jika anda telah terbiasa membuat table menggunakan phpMyAdmin, maka pembuatan table pada database postgre tidak akan menemukan kendala yang berarti. Gunakan tools phpPgAdmin, maka anda akan familiar dalam administrasi database postgre. <br />Shortcut untuk membuat tabel<br />Lalu anda cukup membeikan nama tabel, jumlah row dan nantinya akan mengisi detail dari row tabel yang ingin dibuat.<br />Perbedaan utama ketika membuat tabel pada Postgre dibandingkan dengan MySQL adalah tidak adanya fitur auto increment pada pendefenisian pembuatan tabel. Di Postgre, fitur auto increment akan ditangani dengan metode sequences.<br />
    • Constraint
    Untuk hal constraint, Postgre hamper memiliki kesamaan dengan Oracle. Telah terdapat pendefenisian Foreign Key sehingga konsep Relational Database dapat berjalan dengan baik. Jika di MySQL fitur Foreign Key dapat ditemukan pada versi 5.xx dan dengan menggunakan engine InnoDB.<br />
    • Sequences
    Salah satu komponen penting jika ingin membuat database untuk sebuah aplikasi adalah meng-generate unique identifier. Semisal pada pembuatan tabel users sebelumnya diatas yang menjadi unique identifier adalah id_user. Untuk itu perlu kita tambahkan sequences agar values dari id_user di-generate secara otmatis oleh database. (Dengan metode urutan)<br />Term sintaks SQL untuk membuat sequences:<br />CREATE SEQUENCE name<br /> [ INCREMENT increment ]<br /> [ MINVALUE min ]<br /> [ MAXVALUE max ]<br /> [ START start_value ]<br /> [ CACHE cache_count ]<br /> [ CYCLE ]<br />Contoh : CREATE SEQUENCE id_user_sequence START 1;<br />Atau anda dapat membuat sequence via phpPgAdmin, berikut tampilannya:<br />Berikut adalah nilai default dari tiap atribut sequence:<br />Mengakses Sequence<br />Setelah berhasil membuat sequence, maka berikut ini adalah cara menggunakan sequence ketika anda ingin memasukkan record baru pada sebuah tabel yang diterapkan aturan sequence.<br />INSERT INTO <br />users (id_user, nama_user, username, password, status_user) VALUES (<br />nextval(‘id_user_sequence’), ’Hari’, ‘setiaji’, ‘1234’,‘1’<br />);<br />Berikut ini adalah sintaks lengkap untuk membuat user dengan constraint dan sequences.<br />
    • CREATE TABLE lokasi ( id_lokasi integer primary key, nama_lokasi character varying(50), keterangan character varying(50));CREATE TABLE users ( id_user integer primary key,id_lokasi integer references lokasi(id_lokasi),nama_user character varying(50),username character varying(50),password character varying(50),email character varying(50) unique, status_user integer);CREATE SEQUENCE id_user_sequence START 1;
    Sintaks SQL Dasar<br />Sintaks SQL merupakan bahasa yang menjadi standar dalam pengaksesan data pada database manapun. (ISO 1990). Oleh karena itu sintaks yang biasanya anda tulis baik di Oracle ataupun di MySQL akan berjalan dengan baik pula di Postgre. <br />Migrasi Database dari MySQL ke Postgre<br />Jika sebelumnya anda telah memiliki database dalam DBMS MySQL dan ingin migrasi ke Postgre, maka langkah-langkahnya sangatlah mudah sekali. <br />Buka tools migrasi database (Migration Wizard) yang merupakan telah diinstal sebelumnya pada proses penambahan add-ons. <br />Yang perlu kita perhatikan disini adalah host, port, database, username dan password baik dari DBMS Source (Dalam kasus ini MySQL) dan DBMS Destination (Postgre).<br />Option yang akan muncul merupakan apa sajakah yang nantinya akan dimigrasikan, jika ingin full migration, maka semua akan dicentang, sesuaikan dengan kebutuhan.<br />Pilih database yang akan dimigrasikan.<br />Jangan lupa untuk memilih kolom mana saja yang akan ikut dimigrasikan.<br />Setelah semua dirasakan cukup, lalu tekan next dan biarkan aplikasi bekerja.. <br />Cukup mudah bukan.. <br />Problematika Migrasi<br />Beberapa pengalaman yang kemungkinan akan ditemukan ketika migrasi dari MySQL ke Postgre antara lain (Problematika ini akan terus diupdate, masih on progress :p )<br />
    • Auto Increment pada MySQL tidak berlaku pada Postgre, oleh karena itu anda harus membuat sequence untuk mengatasi problem ini.
    • 5. Sintaks JOIN tidak akan semudah biasanya, karena harus menulis nama table lengkap dengan schema dan tanda petik (Saya juga heran dengan problem ini..)
    Originally Posted By Hari SetiajiFollow Hari Setiaji on TwitterOr visit : http://setiaji.info<br />