BAB I                                PENDAHULUAN       Saat ini perkembangan teknologi informasi dan komunikasi berlangsun...
BAB II                 TEORI DAN MODEL KOMUNIKASI MASSA1. Pengertian Komunikasi Massa       Komunikasi massa ( mass comuni...
Para ahli komunikasi mengemukakan pendapat dan hasil penelitiannya tentangkomunikasi massa, diantaranya :       a. Produks...
4. Kriteria Komunikasi Massa Kiteria                                Komunikasi Massa Komunikator                          ...
Massa dalam komunikasi massa terajdi dari orang – orang yang heterogen yangmeliputi penduduk yang bertempat tinggal dalam ...
pribadi, ini timbul disebabkan tekhnologi dari penyebaran yang massal dan sebagian  lagi dikarenakan syarat – syarat bagi ...
Kemajuan teknologi komunikasi secara masal semakin pesat. Media massaseperti surat kabar, majalah, radio, televisi, dan in...
b. Model Komunikasi Satu Tahap       Model komunikasi satu tahap menyatakan bahwa saluran media massaberkomunikasi langsun...
Riset yang melahirkan teori difusi dan pengaruh dilakukan pada tahun 1940oleh Paul Lazarsfeld terhadap masyarakat kota New...
kemudian sebagai kebalikannya memberi tanggapan kepada pesan atau kepada orang-orang yang berinteraksi dengannya.       Da...
Model DeFleur merupakan model komunikasi massa dari perluasan model-model yang dikemukakan para ahli lain, khususnya Shann...
Contohnya:       Ketika seseorang berbicara, ia memilih simbol-simbol untuk menyatakanmakna denotatif dan konotatif ( meru...
“objek orientasi,” menempatkan suatu peran C di antara A dan B, dan menyediakanumpan balik.       Dalam komunikasi massa u...
dengan pesan yang tidak bertujuan (nonpurposif). Pesan yang bertujuan adalah pesanyang dikirimkan sumber untuk mengubah ci...
Model Berlo dikenal dengan model SCMR, kepanjangan dari Source(sumber), Message (pesan), Channel (saluran), dan Receiver (...
In Which ChannelTo WhomWith What Effect?       Sumbangan pemikiran Lasswel dalam kajian teori komunikasi massa adalahident...
menyederhanakan masalah. Tetapi , kelebihan model Lasswell ialah fokus terhadapaspek-aspek penting komunikasi.i. Model Opi...
dipandang sebagai “iklim opini” yang berlaku pada saat tertentu dalam isu tertentuatau yang lebih luas.j. Model Heibert, U...
k. Model ShannonDikemukakan oleh Shannon pada tahun 1949       Teori matematikal ini acapkali disebut model Shannon dan We...
tentang hal-hal yang di beritakan media massa terhadap isu - isu yang berbeda               Teoritisi utama agenda setting...
- menunjukkan hubungan kekuasaan- memudahkan inovasi, adaptasi dan kemajuanb. Korelasi- menjelaskan, menafsirkan, mengomen...
- Belajar, rasa ingin tahu dan minat umum   - Memperoleh rasa damai melalui penambahan pengetahuan   b. Indentitas Pribadi...
1.    Surat Kabar        Menurut Agee, surat kabar memiliki tiga fungsi utama dan fungsi sekunder.Fungsi utama media adala...
5. Film                 Gambar bergerak adalah bentuk dominan dari komunikasi massa. Film lebih dulu menjadi media hiburan...
11. Kompoonen-Komponen Komunikasi Massa       Everett M. Rogers bahwa dalam kegiatan komunikasi ada empat elemen yangharus...
Pesan komunikasi massa bersifat umum, maka pesan harus diketahui olehsetiap orang. Severin dan Tankard (1992) bahwa komuni...
c.4.. Film               Yang dimaksud dengan media film disini adalah film yang       dipertunjukkan di gedung-gedugn bio...
Ketika menerima pesan dari media massa       Regulator adalah lembaga atau individu yang mewakili lembaga berwenangyang me...
BAB III                                       PENUTUP          Kesimpulan yang saya buat berdasarkan laporan tentang “Teor...
Wassalamualaikum Wr.Wb                                DAFTAR PUSTAKA            Effendy, Onong Uchjana.Ilmu Komunikasi: Te...
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Model Komunikasi Massa

43,773

Published on

5 Comments
12 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total Views
43,773
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
1,281
Comments
5
Likes
12
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Model Komunikasi Massa

  1. 1. BAB I PENDAHULUAN Saat ini perkembangan teknologi informasi dan komunikasi berlangsung pesatseiring berkembanganya kebutuhan manusia akan informasi. Pada era informasi inikhalayak butuh informasi akurat dan cepat untuk menunjang aktivitas mereka dalamdunia agama, pekerjaan, pendidikan,sosial, budaya, bahkan hiburan. Informasi yangcepat dapat terwujud dengan suatu proses komunikasi yang disebut komunikasimassa. Komunikasi massa dapat terwujud karena diproduksi oleh suatu lembagamedia massa, kemudian media massa tersebut memberikan informasi kepadakhalayak secara hampir bersamaan. Setiap komunikasi massa mempunyai model danciri khas masing-masing serta dapat diimplementasikan dalam berbagai kegiatankomunikasi massa. Tujuan dari laporan ini adalah mengetahui apa saja jenis model komunikasimassa yang telah dikemukakan oleh para ahli, latar belakang terciptanya model-modelkomunikasi, bagaimana proses penyampaian informasi itu dibuat sampai diterimaoleh khalayak, serta penjabaran secara keseluruhan tentang aspek-aspek yangterkandung dalam komunikasi massa tersebut. Semoga laporan ini dapat membantu bagi kami khususnya dan para pembacapada umumnya untuk memahami perkembangan komunikasi massa beserta model-model komunikasi massa. 1
  2. 2. BAB II TEORI DAN MODEL KOMUNIKASI MASSA1. Pengertian Komunikasi Massa Komunikasi massa ( mass comunication ) adalah komunikasi yangmenggunakan media massa, baik cetak ( surat kabar, majalah) atau elektronik(radio,televisi), berbiaya relatif mahal, yang dikelola oleh suatu lembaga atau orangyang dilembagakan, yang ditujukan kepada sejumlah besar orang yang tersebar dibanyak tempat, anonim, dan heterogen. Pesan-pesannya bersifat umu, disampaikansecara cepat, serentak dan selintas (khususnya media elektonik). Meskipun khalayakada kalanya menyampaikan pesan kepada lembaga ( dalam bentuk saran-saran yangsering tertunda), proses komunikasi didominasi oleh lembaga, karena lembagalahyang menentukan agendanya. Komunikasi antarpribadi, komunkasi kelompok,komunikasi publik dan komunikasi organisasi berlangsung juga dalam proses untukmempersiapkan pesan yang disampaikan media massa ini.2. Pengertian Komunikasi Massa Menurut Beberapa Ahli 2
  3. 3. Para ahli komunikasi mengemukakan pendapat dan hasil penelitiannya tentangkomunikasi massa, diantaranya : a. Produksi dan distribusi yang berlandaskan teknologi dan lembaga dari arus pesan yang kontinyu serta paling luas dimiliki orang dalam masyarakat industri. ( Gerbner) b. Suatu bentuk komunikasi yang menyampaikan pernyataan secara terbuka melalui media penyebaran teknis secara tidak langsung, satu arah pada publik yang tersebar. c. Komunikasi massa diartikan sebagai jenis komunikasi yang ditujukan kepada sejumlah khalayak yang tersebat, heterogen dan anonim melalui media cetak atau elekronik sehingga pesan yang sama dapat diterima secara serentak dan sesaat. ( Jalaludin Rakhmat)3. Unsur-unsur Komunikasi Massa1. Terlembagakan2. Pesan bersifat umum atau serentak3. Komunikate bersifat heterogen, anonim, dan banyak4. Proses berlangsung satu arah5. Umpan balik tertunda 3
  4. 4. 4. Kriteria Komunikasi Massa Kiteria Komunikasi Massa Komunikator Organisasi kompleks Pesan Umum Saluran Elekronik dan Cetak Khalayak Massa Umpan Balik Tertunda Kontak Sekunder Contoh Berita TV5. Karakteristik Komunikasi Massaa. Komunikasi Bersifat Umum Pesan komunikasi yang disampaikan melalui media massa adalah terbukauntuk semua orang. Meskipun pesan komunikasi massa bersifat umum dan terbuka,sama sekali terbuka juga jarang diperoleh, disebabkan faktor yang bersifat paksaanyang timbul karena struktur sosial. Pengawasan terhadap faktor tersebut dapatdilakukan secara resmi sejauh bersangkutan dengan larangan dalam bentuk hukumterutama yang berhubungan dengan penyiaran ke luar negeri. Penggunaan lebihbanyak media audio-vidual, kemajuan teknik untuk mencapai jarak jauh danperluasan usaha bebas buta huruf, cenderung untuk mempercepat menuju keterbukaanyang luas.b. Komunikasi Bersifat Heterogen Perpaduan antara jumlah komunikan yang besar dalam komunikasi massadengan keterbukaannya dalam memperoleh pesan – pesan komunikasi erat sekalihubungannya dengan sifat heterogen komunikan. 4
  5. 5. Massa dalam komunikasi massa terajdi dari orang – orang yang heterogen yangmeliputi penduduk yang bertempat tinggal dalam kondisi yang sangat berbeda,dengan kebudayaan yang beragam berasal dari berbagai lapisan masyarakat,mempunyai pekerjaan yang berjenis – jenis maka oleh karena itu mereka berbeda puladalam kepentingan , standar hidup dan derajat kehormatan, kekuasaan dan pengaruh. Jelasnya, komunikan dalam komunikasi massa adalah sejumlah orang yangdisatukan oleh suatu minat yang sama yang mempunyai bentuk tingkah laku yangsama dan terbuka bagi pengaktifan tujuan yang sama, meskipun demikian orang –orang yang berinteraksi tadi tidak saling mengenal, berinteraksi secara terbatas, dantidak terorganisasikan. Komposisi komunikan tersebut tergeser – geser terus –menerus, serta tidak mempunyai kepemimpinan atau perassaan identitas.c. Media massa menimbulkan keserempakan Yang dimaksud dengan keserempakan ialah keserempakan kontak dengansejumlah besar penduduk dalam jarak yang jauh dari komunikator, dan penduduktersebut satu sam lainnya berada dalam keadaan terpisah. Radio dan televisi dalam halini melebihi media cetak. Ada dua segi penting mengenai kontak yang langsung itu ; pertama :kecepatan yang lebih tinggi dari penyebaran dan kelangsungan tanggapan ; kedua :keserempakan adalah penting untuk keseragaman dalam seleksi dan interpretasi pesan–pesan. Tanpa komunikasi massa hanya pesan – pesan yang sangat sederhana sajayang disiarkan tanpa perubahan dari orang yang satu ke orang uang lain.d. Hubungan komunikator – komunikan bersifat non- pribadi Dalam komunikasi massa, hubungan antara komunikator dengan komunikanbersifat non pribadi, karena komunikan yang anonim dicapai oleh orang – orang yangdikenal hanya dalam peranannya yang bersifat umum sebagai komunikator. Sifat non 5
  6. 6. pribadi, ini timbul disebabkan tekhnologi dari penyebaran yang massal dan sebagian lagi dikarenakan syarat – syarat bagi peranan komunikator yang bersifat umum. Yang terakhir ini,umpamanya mencakup keharusan untuk objektif dan tanpa prasangka dalam memilih dan menanggapi pesan komunikasi yang mempunyai norma – norma penting. Komunikasi dengan menggunakan media massa berlaku dalam satu arah ( one way communication ), dan ratio output – input komunikan sangat besar. Tetapi dalam hubungan komunikator dengan komunikan itu terdapat mekanisme resmi ( siaran komersial). 6. Model-Model Komunikasi Massa 1. Tipologi Model Semua Model Model Simbolik Model FisikModel Mental Model Matematik Model Verbal Model Ikonik Model Analog 6
  7. 7. Kemajuan teknologi komunikasi secara masal semakin pesat. Media massaseperti surat kabar, majalah, radio, televisi, dan internet berkembang mengikutikemajuan berpikir manusia. Kemajuan teknologi komunikasi massa berpengaruhbesar pada kehidupan politik, sosial, ekonomi, dan kebudayaan. Perkembangankomunikasi masa itu menghasilkan beberapa teori model komunikasi. Yaitu:2. Macam Model-Model Komunikasia. Model Jarum Hipodermik Dikemukakan oleh Elihu Katz pada tahun 1930-anDalam hubungannya dengan komunikasi massa, istilah “model jarum hipodermik”mengandung anggapan dasar bahwa media massa menimbulkan efek yang kuat,terarah, segera dan langsung itu adalah sejalan dengan pengertian “perangsangtanggapan (stimulus-response)” yang mulai dikenal sejak penelitian ilmu jiwa padatahun 1930-an. Media massa digambarkan sebagai jarum hipodermik raksasa yang mencotokmassa komunikan yang pasif.Elihu Katz mengatakan, bahwa model tersebut terdiri dari: 1. Media yang sangat ampuh mampu memasukkan idea pada benak yang tidak berdaya. 2. Massa komunikan yang terpecah-pecah, yang terhubungkan dengan media massa, tetapi sebaliknya komunikan tidak terhubungkan satu sama lain. 7
  8. 8. b. Model Komunikasi Satu Tahap Model komunikasi satu tahap menyatakan bahwa saluran media massaberkomunikasi langsung dengan massa komunikan tanpa berlalunya suatu pesanmelalui orang lain, tetapi pesan tersebut tidak mencapai semua komunikan dan tidakmenimbulkan efek yang sama pada setiap komunikan. Model komunikasi satu tahap adalah model jarum hipodermik yangdimurnikan, tetapi model satu tahap mengakui, bahwa: 1. Media tidak mempunyai kekuatan yang hebat. 2. Aspek pilihan dari penampilan, penerimaan, dan penahanan dalam ingatan Yang selektif mempengaruhi suatu pesan. 3. Untuk setiap komunikan terjadi efek yang berbeda.Selanjutnya model satu tahap memberi keleluasaan kepada saluran komunikasi massauntuk memancarkan efek komunikasi secara langsung.c. Model Komunikasi Dua Tahap Dikemukakan oleh Lazarfeld, Berelson, dan Gaudet pada tahun 1948 8
  9. 9. Riset yang melahirkan teori difusi dan pengaruh dilakukan pada tahun 1940oleh Paul Lazarsfeld terhadap masyarakat kota New York. Hasil penelitian yangdilakukan oleh Lazarsfeld menunjukan bahwa pengaruh yang ditimbulkan olehkomunikasi massa dipengaruhi juga oleh faktor lain yaitu oleh komunikasi antarpersonal. Lazarsfeld menamainya sebagai two-step flow hipotesis. Teori ini masihmempunyai pengaruh yang sangat besar mengenai studi komunikasi massa,terutama terhadap studi mengenai khalayak. Pada studi awalnya Lazarsfeldmenemukan bahwa informasi dan pengaruh dari media massa disebarluaskan olehpara penentu opini kepada khalayak luas, setelah mereka menerima informasi darimedia, sehingga isi pesan media tidak serta merta tersebar dan apalagi menjadi opinipublik dalam khalayak yang luas. Mereka menyatakan bahwa idea-idea seringkali datang dari radio dan suratkabar yang ditangkap oleh pemuka pendapat (opinion leaders) dan dari mereka inikemudian menuju komunikan yang kurang giat. Tahap pertama adalah darisumbernya, yakni komunikator kepada pemuka pendapat yang mengoperkaninformasi. Sedang tahap kedua ialah dari pemuka pendapat kepada pengikut-pengikutnya, yang juga mencakup penyebaran pengaruh. Model komunikasi dua tahapi ini menyebabkan kita menaruh perhatian kepadaperanan media massa dan komunikasi antarpribadi. Model dua tahap ini melihatmedia massa ini sebagai perorangan yang berinteraksi. Pada kebanyakan komunikasimassa tampak bahwa sebuah pesan melaju dari sumbernya, yakni komunikator,melalui saluran media massa, menuju komunikan sebagai pihak penerima, yang 9
  10. 10. kemudian sebagai kebalikannya memberi tanggapan kepada pesan atau kepada orang-orang yang berinteraksi dengannya. Dari penelitian model komunikasi dua tahap dua tahap ini timbul duakeuntungan dari hipotesis model komunikasi dua tahap tersebut. Yaitu: 1. Suatu pemusatan kegiatan terhadap kepemimpinan opini dalam komunikasi massa. 2. Beberapa perbaikan dari komunikasi dua tahap, seperti komunikasi satu tahap dan komunikasi tahap ganda.d. Model Komunikasi Tahap Ganda Model ini menggabungkan model komunikasi jarum hipodermik, modelkomunikasi satu tahap, dan model komunikasi dua tahap. Model komunikasi tahapganda ini didasarkan pada fungsi penyebaran yang berurutan yang terjadi padakebanyakan situasi komunikasi. Model ini menyatakan bahwa lajunya komunikasidari komunikator kepada komunikan terdapat jumlah “relay” yang berganti-ganti.Beberapa komunikan menerima pesan langsung melalui saluran dari komunikatoryang lainnya terpindahkan dari sumnernya beberapa kali. Jumlah tahap yang pasti dalam proses ini bergantung pada maksud dan tujuankomunikator, tersedianya media massa dengan kemampuan untuk menyebarkannya,sifat dari pesan, dan nilai pentingnya pesan bagi komunikan.e. Model DeFleurDikemukakan oleh DeFleur 10
  11. 11. Model DeFleur merupakan model komunikasi massa dari perluasan model-model yang dikemukakan para ahli lain, khususnya Shannon dan Weaver, denganmemasukkan perangkat media massa (mass medium device) dan perangkat umpanbalik (feedback device). Ia menggambarkan sumber (source), pemancar (transmitter),penerima (receiver), dan sasaran (destination ) sebagai fase-fase yang terpisah dalamproses komunikasi massa. MASS MEDIUM DEVICE Source Transmitter Channel Receiver Destination NOISE Destination Receiver Channel Transmitter Source FEEDBACK DEVICE Transitter dan receiver dalam model DeFleur pararel dengan encoder dandecoder dalam model Schramm. Source dan transmitter adalah dua fase atau duafungsi berbeda yang dilakukan seseorang. 11
  12. 12. Contohnya: Ketika seseorang berbicara, ia memilih simbol-simbol untuk menyatakanmakna denotatif dan konotatif ( merumuskan makna ke dalam pesan ) dan kemudianmengucapkannya secara verbal atau menuliskan simbol-simbol ini sedemikian rupasehingga berubah menjadi peristiwa yang dapat didengarkan atau dilihat yang dapatdipersepsi sebagai rangsangan oleh khalayaknya. Fungsi receiver dalam model DeFleur adalah menerima informasi danmenyandi –baliknya-mengubah peristiwa fisik informasi menjadi pesan (sistemsimbol yang signifikan). Dalam komunikasi tertulis, mekanisme visual mempunyaifungsi yang sejajar.f. Model Westley dan MacLean Dipopulerkan oleh teoretikus komunikasi yaitu Bruce Westley dan MalcomMacLean pada tahun 1957 Bruce Westley dan MacLean merumuskan suatu model yang mencakupkomunikasi massa, dan memasukkan umpan balik sebagai bagian integral dari proseskomunikasi. Model ini dipengaruhi oleh model Newcomb, model Lasswell, danmodel Sannon-Weaver. Mereka menambahkan jumlah peristiwa, gagasan, objek danorang yang tidak terbatas ( dari X1 hingga X00), yang kesemuanya merupakan 12
  13. 13. “objek orientasi,” menempatkan suatu peran C di antara A dan B, dan menyediakanumpan balik. Dalam komunikasi massa umpan balik bersifat minimal dan tertunda.Contohnya: Penceramah agama, calon presiden yang berdebay dalam rangka kampanyepolitik, atau pemasang iklan, yang disiarkan televisi, tidak dapat secara langsungmengetahui bagaimana penerimaan pesannya oleh khalayak pemirsa. Umpan balikdapat saja diterima pengirim pesan, namun mungkin beberapa hari atau beberapaminggu kemudian. Westley dan MacLean menambahkan suatu unsur lain (C). C adalah “penjagagerbang” (gatekeeper) atau pemimpin pendapat (opinion leader) yang menerimapesan (X’) dari sumber media massa (A) atau menyoroti objek orientasi (X3, X4)dalam lingkungannya. Menggunakan informasi ini,penjaga gawang kemudianmenciptakan pesannya sendiri (X”) yang ia kirimkan kepada penerima (B). Makaterbentuklah suatu sistem penyaringan, karena penerima tidak memperoleh informasilangsung dari sumbernya, melainkan dari orang yang memilih informasi dari berbagaisumber.Contonya: Bila Anda punya minat pada komunikasi hewan, Anda dapat membacasejumlah buku dan menonton film dokumenter yang disiarkan televisi mengenai haltersebut. Dalam komunikasi massa, umpan balik dapat mengalir dengan tiga arah: daripenerima ke penjaga gerbang, dari penerima ke sumber media massa, dan daripemimpin pendapat ke sumber media massa. Westley dan MacLean tidak membatasi model mereka pada tingkat individu.Bahkan, mereka menekankan bahwa penerima mungkin suatu kelompok atau suatulembaga sosial. Model Westley dan MacLean mencajup beberapa konsep penting:umpan balik, perbedaan dan kemiripan komunikasi antarpribadi dengan komunikasimassa, dan pemimpin pendapat yang penting sebagai unsur tambahan dalamkomunikasi massa. Model ini juga membedakan pesan yang bertujuan (purposif) 13
  14. 14. dengan pesan yang tidak bertujuan (nonpurposif). Pesan yang bertujuan adalah pesanyang dikirimkan sumber untuk mengubah citra penerima mengenai sesuatu dalamlingkungan. Pesan nonpurposif adalah yang dikirimkan sumber kepada penerimasecara langsung atau melalui penjaga gerbang namun tidak dimaksudkan untukmempengaruhi penerima.g. Model Berlo Dikemukakan oleh David K. Berlo, yang ia kemukakan pada tahun 1960. 14
  15. 15. Model Berlo dikenal dengan model SCMR, kepanjangan dari Source(sumber), Message (pesan), Channel (saluran), dan Receiver (penerima). Berlo jugamenggambarkan kebutuhan penyandi (encoder) dan penyandi-balik (decoder) dalamproses komunikasi. Penyandi bertanggung jawab mengekspresikan maksud sumberdalam bentuk pesan.Contohnya: Menteri Sekertaris Negara dapat berfungsi sebagai penyandi dalam konfrensipers yang ditayangkan sebuah stasiun televisi. Senada dengan itu, penerimamembutuhkan penyandi-balik untuk menerjemahkan pesan yang ia terima. Dalamkebanyakan kasus, penyandi-balik adalah perangkat keterampilan indrawi penerima. Dalam komunikasi massa, terdapat banyak saluran: televisi, radio, surat kabar,buku, dan majalah. Menurut model Berlo, sumber dan penerima pesan dipengaruhioleh faktor-faktor: keterampilan komunikasi, sikap, pengetahuan, sistem sosial, danbudaya. Pesan dikembangkan berdasarkan elemen, stuktr, isi, perlakuan, dan kode.Salurannya berhubungan dengan panca indra: melihat, mendengar, menyentuh,membaui, dan merasai (mencicipi). Odel ini bersifat organisasional daripadamendeskripsikan proses karena tidak menjelasakan umpan balik. Salah satu kelebihan model Berlo adalah tidak terbatas pada komunikasimassa dan bersifat heuristik ( merangsang penelitian). Namun, model Berlo jugamempunyai keterbatasan yaitu enyajikan komunikasi sebagai fenomena yang statisketimbang fenomena yang dinamis dan terus berubah, upan balik yang diterimapembicara dari khalayak tidak dimasukkan dalam model grafik-nya, dan komunikasinonverbal tidak dianggap penting dalam mempengaruhi orang lain.h. Model Lasswell Dikemukakan oleh Harold Lasswell pada tahun 1948Lasswell mengemukakan teori komunikasi berupa ungkapan verbal, yakniWhoSay What 15
  16. 16. In Which ChannelTo WhomWith What Effect? Sumbangan pemikiran Lasswel dalam kajian teori komunikasi massa adalahidentifikasi yang dilakukannya terhadap tiga fungsi dari komunikasi massa. Pertamaadalah kemampuan kemampuan media massa memberikan informasi yang berkaitandengan lingkungan di sekitar kita, yang dinamakannya sebagai surveillance. Kedua,adalah kemampuan media massa memberikan berbagai pilihan dan alternatif dalampenyelesaian masalah yang dihadapi masyarakat, yang dinamakanya sebagai fungsicorrelation. Ketiga adalah fungsi media massa dalam mensosialisasikan nilai-nilaitertentu kepada masyarakat, yang dalam terminologi Laswell dinamakan sebagaitransmission (Shoemaker dan Resse, 1991 : 28-29). Dalam perkembangannya,Charles Wright menambahkan fungsi keempat yaitu entertainment, di manakomunikasi massa dipercaya dapat memberi pemenuhan hiburan bagi para konsumendengan dikontrol oleh para produsen (Shoemaker dan Resse, 1991 : 28). Model Lasswell sering diterapkan dalam komunikasi massa. Model tersebutmengisyaratkan bahwa lebih dari satu aliran dapat membawa pesan. Unsur (Who)merangsang pertanyaan mengenai pengendalian pesan (misalnya oleh “penjagagerbang”), sedangkan unsur pesan (Say What) merupakan bahan untuk analisis isi.Saluran komunikasi (In Which Channel) dikaji dalam analisis media. Unsur penerima(To Whom) dikaitkan dengan analisis khalayak, sementara unsur pengaruh (WithWhat Effect) jelas berhubungan dengan studi mengenai akibat yang ditimbulkan pesankomunikasi massa pada khalayak pembaca, pendengar atau pemirsa. Model Lasswell memiliki kekurangan yaitu model ini mengisyaratkankehadiran komunikator dan pesan yang bertujuan dan dianggap terlalu 16
  17. 17. menyederhanakan masalah. Tetapi , kelebihan model Lasswell ialah fokus terhadapaspek-aspek penting komunikasi.i. Model Opini Publik dan Gelombang Kebisuan Noelle-Newman sebenarnya adalah peneliti politik Jerman. Ia mengadakanobservasi dalam pemilihan umum yang memperlihatkan adanya beberapa pandangannampaknya lebih berjalan baik daripada pandangan yang lainnya. Kadang-kadangsebagian publik lebih memilih untuk diam saja atau membisu mengenai opini yangada dalam pikiran mereka daripada memperbincangkannya. Jika opini umum darimedia massa semakin tersebar dan meluas di masyarakat, maka semakin senyap suaraperseorangan yang berlawanan dengan pendapat umum yang lebih dominan. Noelle-Newmann kemudian menyebut proses ini sebagai gelombang kebisuan. Penelitianyang dilakukannya berkaitan dengan kondisi di Jerman di tahun 1960 sampai dengan1970-an, di mana Partai Demokrasi Sosial berkuasa pada saat itu. Kekuasaan partaiini tidak lepas dari peran media massa yang cenderung kekiri-kirian di masa itu,sejalan dengan ideologi Partai Demokrasi Sosial. Peran media massa yang seperti inimampu menciptakan gelombang kebisuan di dalam khalayak yang tidak menyukaiPartai Demokrasi Sosial. Yang tersisa hanyalah suara publik yang mendukungkebijakan Partai Sosial Demokrat (McQuail, 1996 : 252). Teori yang dikemukakan oleh Elisabeth Noelle-Newman mengenai gelombangkebisuan merupakan pengembangan dari teori mengenai opini publik denganmelanjutkan analisis yang mampu menunjukan bagaimana komunikasi antar personaldan media bekerja bersama-sama dalam membangun opini publik. Asumsi dasar yangdikemukakan oleh Noelle-Newman adalah bahwa orang-orang pada umumnya secaraalamiah memiliki rasa takut terkucil. Dan dalam pengungkapan opini, merekaberusaha menyatu dengan mengikuti opini mayoritas atau konsensus. Sumberkonsensus utama adalah media massa, dan akibatnya para jurnalis yang mungkinmemiliki pengaruh cukup besar untuk melakukan penetapan mengenai apa yang 17
  18. 18. dipandang sebagai “iklim opini” yang berlaku pada saat tertentu dalam isu tertentuatau yang lebih luas.j. Model Heibert, Ungurait dan Bohn Heibert, Ungurait dan Bohn menggambarkan proses terjadinya komunikasimassa dalam skema berikut (Agee, Ault, Emery; 1994:46): Model Komunikasi Massa Dalam skema tersebut, nampak bahwa komunikasi massa selalu berkenaandengan gatekeepers, regulator, media dan filters sebelum pesan sampai kepadaaudience. Dalam proses tersebut, pesan bisa mengalami reduksi, defiasi maupunmanipulasi oleh berbagai pihak dan kepentingan dengan tujuan mendapatkan efekyang diinginkan pada audience. Oleh karena itu, Media massa mempunyai peran yangsangat signifikan dalam komunikasi massa. Penggunaan weblog sebagai media massa bahkan telah menimbulkan deviasiterhadap konsep dan proses komunikasi massa itu sendiri. Dengan menggunakanweblog, komunikator dapat langsung mengemukakan pikirannya kepada audiencetanpa terikat regulasi maupun kontrol dan tanpa melalui gatekeepeer atau filter. Olehkarena itu, keorisinalan informasi yang disampaikan kepada audience bisa terjaga.Selain itu, keberagaman sumber dan kemudahan publikasi beragam format informasidapat menghindari terjadi sentralisasi dan penyeragaman isi informasi dalam weblog-weblog tersebut. 18
  19. 19. k. Model ShannonDikemukakan oleh Shannon pada tahun 1949 Teori matematikal ini acapkali disebut model Shannon dan Weaver, olehkarena teori komunikasi manusia yang muncul pada tahun 1949, merupakanperpaduan dari gagasan Claude E. Shannon dan Warren Eaver. Shannon pada tahun1948 mengetengahkan teori matematik dalam komunikasi permesinan (engineeringcommunication), yang kemudian bersama Warren pada tahun 1949 diterapkan padaproses komunikasi manusia. Sumber informasi (information source) memproduksi sebuah (message) untukdikomunikasikan. Pesan tersebut dapat terdiri dari kata-kata lisan atau tulisan, musik,gambar, dan lain-lain. Pemancar (transmitter) mengubah pesan menjadi isyarat(signal) yang sesuai bagi saluran yang akan dipergunakan. Saluran (channel) adalahmedia yang menyalurkan isyarat dari pemancara kepada penerima (receiver). Dalampercakapan sumber informasi adalah benak (brain) pemancar adalah mekanisme suarayang menghasilkan isyarat, saluran (channel) adalah udara.7. Teori Agenda Setting Dari beberapa asumsi mengenai efek komunikasi massa, satu yangbertahan dan bekembang dewasa ini menganggap bahwa media massa denganmemberikan perhatian pada issue tertentu dan mengabaikan yang lainnya, akanmemiliki pengaruh terhada[ pendapat umum. Orang akan cenderung mengetahui 19
  20. 20. tentang hal-hal yang di beritakan media massa terhadap isu - isu yang berbeda Teoritisi utama agenda setting adalah Maxwell McCombs dan Donaldshaw. Mereka menuliskan bahwa audience tidak hanya mempelajari berita-beritadalam hal-hal lainnya melalui media massa, tetapi juga mempelajari seberapa besararti penting diberikan pada suatu isu topik dari cara media massa memberikanpenekanan terhadap topik tersebut. Misalnya dalam merefleksikan apa yang dikatakanoleh para kandidat dalam suatu kampanye pemilu, media massa terlihat menentukanmana yang topik prnting. Asumsi Agenda Setting ini memiliki kelebihan karena mudahdipahami dan relative mudah untuk diuji. Dasar pemikirannya adalah diantaraberbagai topic yang dimuat media massa, topic yang mendapat lebih banyak perhatiandari media akan menjadi lebih akrab bagi pembacanya dan akan dianggap pentingdalam suatu periode waktu tertentu, dan akan terjadi sebaliknya bagi topik yangkurang mendapat perhatian dari media. Pada tahun 1976, McCombs dan Shawmengambil kasus Watergate sebagai ilustrasi dari fungsi agenda setting. Merekamenunjukkan bahwa sebenarnya bukanlah sesuatu yang baru dalam mengungkapkasus politik yang korup, tetapi pemberitaan surat kabar yang sangat intensif dandiikuti oleh penayangan dengar pendapat di dewn perwakilan melalui televise, telahmembuat kasus Watergate menjadi ‘topic of the year’.8. Fungsi Komunikasi Massa Sejumlah upaya mencoba mensistimasikan fungsi utama media (tujuanatau efek; dimaksudkan atau tidak dimaksudkan), yang pada mulanya dimulai olehLaswell yang memberikan ringkasan kesimpulan mengenai fungsi dasar komunikasisebagai berikut : pengawasan, lingkungan, pertalian (korelasi) bagian-bagianmasyarakat dalam memberikan respon terhadap lingkungannya; transmisi warisankebudayaan. Wright memberikan skema dasar media ini untuk menggambarkan efekmedia yang begitu banyak jumlahnya.1. Fungsi Utama Media Massa Bagi Masyarakata. Informasi- menyediakan informasi tentang peristiwa dan kondisi dalam masyarakat dan dunia 20
  21. 21. - menunjukkan hubungan kekuasaan- memudahkan inovasi, adaptasi dan kemajuanb. Korelasi- menjelaskan, menafsirkan, mengomentari makna peristiwa dan informasi- menunjang otoritas dan norma-norma yang mapan- melakukan sosialisasi- mengkoordinasikan beberapa kegiatan- membentuk kesepakatan- menentukan urutan prioritas dan memberikan status relatifc. Kesinambungan- Mengekspresikan budaya dominant dan mengakui keberadaan kebudayaan khusus(subculture) serta perkembangan budaya baru.- Meningkatkan dan melestarikan nilai-nilaid. Hiburan- Menyediakan hiburan, pengalihan perhatian dan sarana relaksasi- Meredakan ketegangan sosiale. Mobilisasi- Mengkampanyekan tujuan masyarakat dalam bidang politik, pembangunanekonomi, pekerjaan dan agama2. Fungsi Utama Media Massa Bagi Individua. Informasi - Mencari berita tentang peristiwa dan kondisi yang berkaitan dengan lingkungan, masyarakat, dan dunia - Mencari bimbingan menyangkut berbagai masalah praktis, pendapat, dan pilihan - Memuaskan rasa ingin tahu dan minat umum 21
  22. 22. - Belajar, rasa ingin tahu dan minat umum - Memperoleh rasa damai melalui penambahan pengetahuan b. Indentitas Pribadi - Menemukan penunjang nilai-nilai pribadi - Menemukan model prilaku - Mengidenifikasikan diri dengan nilai-nilai lain - Meningkatkan pemahaman tentang diri sendiri c. Integrasi dan Interaksi Sosial - memperoleh pengetahuan tentang keadaan orang lain; empati social - mengidentifikasikan diri dengan orang lain dan meningkatkan rasa memiliki - menemukan bahan percakapan dan interaksi social - memperoleh teman selain dari manusia - membantu menjalankan peran social - memungkinkan seorang untuk dapat menghubungi sanak-keluarga, teman dan masyarakat d. Hiburan - Melepaskan diri atau terpisah dari permasalahan - Bersantai - Memperoleh kenikmatan jiwa dan estetis - Mengisi waktu - Penyaluran Emosi9. Bentuk-Bentuk Komunikasi Massa 22
  23. 23. 1. Surat Kabar Menurut Agee, surat kabar memiliki tiga fungsi utama dan fungsi sekunder.Fungsi utama media adalah : (1) to inform (menginformasikan kepada pembacasecara objektif tentang apa yang terjadi dalam suatu komunitas, negara dan dunia, (2)to comment (mengomentari berita yang disampaikan dan mengembangkannya kedalam focus berita, (3) to provide (menyediakan keperluan informasi bagi pembacayang membutuhkan barang dan jasa melalui pemasangan iklan di media.2. Majalah Menurut Dominick, klasifikasi majalah dibagi kedalam lima kategori utama,yakni: (1) general consumer magazine (majalah konsumen umum), (2) businesspublication (majalah bisnis), (3) literacy reviews and academic journal (kritik sastradan majalah ilmiah), (4) newsletter (majalah khusus terbita berkala), (5) PublicRelations Magazines (Majalah Humas).3. Radio Radio adalah media elektronik tertua dan sangat luwes. Radio telahberadaptasi dengan perubahan dunia, dengan mengembangkan hubungan salingmenguntungkan dan melengkapi dengan media lainnya. Keunggulan radio adalahberada dimana saja, di tempat itdur, di dapur, di dalam mobil, di kantor, di jalan, dipantai dan berbagai tempat lainnya.4. Televisi Dari semua media massa, televisilah yang paling berpengaruh pada kehidupanmanusia. Televisi dijejali hiburan, berita dan iklan. Mereka menghabiskan waktumenonton televisi sekitar tujuh jam dalam sehari. Televisi mengalami perkembangan secara dramatis terutama melaluipertumbuhan televise kabel. Sistem penyampaian program lebih berkembang lagi,kini sedikitnya terdapat lima metode penyampaian program televise yang telahdikembangkan : Over the air reception of network and local station program, Cable,Digital Cable, Wireless Cable, Direct Broadcast satellite (DBS). 23
  24. 24. 5. Film Gambar bergerak adalah bentuk dominan dari komunikasi massa. Film lebih dulu menjadi media hiburan dibanding radio siaran dan televisi. Menonton televisi menjadi aktivitas populer bagi orang Amerika pada tahun 1920-an sampai 1950-an. Film adalah industri bisnis yang diproduksi secara kreatif dan memuhi imajinasi orang-orang yang bertujuan memperoleh estetika. 6. Komputer dan Internet itu juga menjadikan sumber informasi untuk hiburan dan informasi perjalanan wisata. Pengguna internet menggantungkan pada situs untuk memperoleh berita. Dua sampai tiga pengguna internet mengakses situs untuk mendapatkan berita terbaru setiap minggunya. 10. Efek dan Dampak Komunikasi Massa 1. Efek Komunikasi Massa Komunikasi massa merupakan sejenis kekuatan sosial yang dapat menggerakkan proses sosial ke arah suatu tujuan yang telah ditetapkan terlebih dahulu. Oleh karena itu, efek atau hasil yang dapat dicapai oleh komunikasi yang dilaksanakan melalui berbagai media (lisan, tulisan, visual/audio visual) perlu dikaji melalui metode tertentu yang bersifat analisis psikologis dan analisis sosial. Yang dimaksud dengan analisis psikologi adalah kekuatan sosial yang merupakan hasil kerja dan berkaitan dengan wtak serta kodrat manusia2. Dampak Sosial Media Massa Media massa secara pasti mempengaruhi pemikiran dan tindakan khalayak. Media membentuk opini public untuk membawakannya pada perubahan yang signifian. Kampanye nasional larangan merokok di tempat-tempat umum memiliki kekuatan pada pertengahan tahun 1990-an dengan membanjirnya berita-berita tentang bahaya merokok bagi perokok pasif. Disini secara instant media massa dapat membentuk kristalisasi opini public untuk melakukan tindakan tertentu. Kadang- kadang kekuatan media massa hanya sampai pada ranah tertentu. 24
  25. 25. 11. Kompoonen-Komponen Komunikasi Massa Everett M. Rogers bahwa dalam kegiatan komunikasi ada empat elemen yangharus diperhatikan, yaitu source, message, channel dan receiver. Kemudiankomponen tersebut dibagi lagi menjadi lima bagian oleh Wilburr Schramm, yaituSource, Encoder, Signal, Decoder, Destination. Komponen-komponen tersebutmerupakan suatu syarat yang harus ada dalam suatu proses komunikasi, baik padakomunikasi interpersonal, komunikasi kelompok maupun komunikasi massa.a. Komunikator Jeremy Tunshall mendefinisikan komunikator sebagai petugasnonadministratif (nonclerical) di dalam organisasi-organisasi komunikasi, orang-orang yang bekerja dalam memilih, menyusun dan merencanakan program-program,cerita-cerita dan pesan-peasan lainnya untuk akhirnya disebarkan kepada khalayak.Definisi tersebut menunjukkan komunikator meliputi para jurnalis, para petugasperusahaan periklanan, produser siaran siaran radio dan televisi, serta parapenyunting. Melihat uraian tadi komunikasi massa pada umumnya adalah suatuorganisasi yang kompleks, yang dalam operasionalnya membutuhkan biaya yangsangat besar . Ditinjau dari komponen komunikator, maka terdapat dua faktor yangsangat menentukkan, yaitu:1. Source Credibility Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan yang besar akanmeningkatkan daya perubahan sikap, sedangkan kepercayaan yang rendah akanmenyebabkan berkurangnya daya perubahan yang diharapkan.2. Source Attractiveness Seorang komunikator harus mempunyai kemampuan untuk mengubah sikapkomunikan melalui mekanisme daya tarik, artinya komunikan merasa bahwakomunikator terlibat atau turut serta dengan mereka.b. Pesan 25
  26. 26. Pesan komunikasi massa bersifat umum, maka pesan harus diketahui olehsetiap orang. Severin dan Tankard (1992) bahwa komunikasi massa adalah sebagianketrampilan (skill), seni (art) dan ilmu (science). Tanpa dimensi seni menata pesan,tidak mungkin media surat kabar, majalah, radio siaran, televise dan film dapatmemikat perhatian khalayak, yang pada akhirnya pesan tersebut dapat mengubahsikap, pandangan, dan perilaku komunikan.c. Media Media massa yang memiliki ciri khas, mempunyai kemampuan untuk memikatperhatian khalayak secara serempak (simultaneous) dan serentak (instantaneous).Jenis-jenis media yang digolongkan dalam media massa adalah pers, radio siaran,televisi dan film. c.1. Pers Pers memiliki ciri yang khas dibandingkan media massa lainnya. Khalayak yang diterpanya bersifat aktif. Pesan melalui media pers diungkapkan dengan kata-kata, yang baru menimbulkan makna apabila khalayak menggunakan tatanan mentalnya (mental set) secara aktif. Selain itu diperlukan suatu tatanan bahasa yang khas yang disebut bahasa pers. c.2. Radio Siaran Media radio siaran termasuk media elektronik yang sifatnya sebagai pendengar media audio (didengar). Kelebihan media siaran radio yaitu pesan yang dibawakan oleh komunikator dapat ditata menjadi suatu kisah yang dihiasi dengan musik sebagai ilustrasi (backsound) dan efek suara (sound effect) sebagai unsur dramatisasi. c.3. Televisi Televisi mempunyai kelebihan dari media massa lainnya yaitu bersifat audio visual (didengar dan dilihat), dapat menggambarkan kenyataan dan langsung dapat menyajikan peristiwa yang sedang terjadi. 26
  27. 27. c.4.. Film Yang dimaksud dengan media film disini adalah film yang dipertunjukkan di gedung-gedugn bioskop. Film dan prosesnya mempunyai fungsi dan sifat mekanik atau nonelektronik, rekreatif, edukatif, persuasive atau noninformatif.d. Khalayak Khalayak yang dituju oleh komunikasi massa adalah massa atau sejumlahbesar khalayak. Karena banyaknya jumlah khalayak serta sifatnya yang anonim danheterogen, maka sangat penting bagi media untuk memperhatikan khalayak.e. Filter dan Regulator Komunikasi Massa Khalayak yang heterogen ini akan menerima pesan melalui media sesuaidengan latar belakang sosial, ekonomi, pendidikan, agama, usia, budaya dansebagainya. Oleh karena itu, pesan itu akan difilter oleh khalayak yang menerimanya Filter utama yang dimiliki oleh khalayak adalah indra yang dipengaruhi olehtiga kondisi, yaitu 1. Budaya Pesan yang disampaikan oleh komunikator melalui media massa akan diberi arti yang berbeda-beda sesuai dengan latar belakang budaya khalayak 2. Psikologikal Pesan yang disampaikan media akan diberi arti sesuai dengan frame of reference dan field of experience khalayak. 3. Fisikal Kondisi fisik seseorang baik internal maupun eksternal akan mempengaruhi khalayak dalam mempersepsi pesan media massa. - Kondisi fisik Internal, keadaan kesehatan seseorang - Kondisi fisik Eksternal, keadaan lingkungan di sekitar komunikan 27
  28. 28. Ketika menerima pesan dari media massa Regulator adalah lembaga atau individu yang mewakili lembaga berwenangyang memberi perhatian atau tekanan berlebih terhadap poin-poin/kasus-kasustertentu serta mengurangi perhatian pada hal-hal lain.f. Gatekeeper Istilah Gatekeeper pertama kali digunakan oleh Kurt Lewin pada bukunyaHuman Relation. Istilah ini mengacu pada proses: (1) suatu pesan berjalan melaluiberbagai pintu, selain juga pada (2) orang atau kelompok yang memungkinkan pesanlewat. Gatekeepers dapat berupa seseorang atau satu kelompok yang dilalui suatupesan dalam perjalanannya dari sumber kepada penerima. Fungsi utama gatekeeper adalah menyaring pesan yang diterima seseorang.Gatekeeper membatasi pesan yang diterima komunikan. Editor surat kabar, majalah,penerbitan juga dapat disebut gatekeepers. Seorang gatekeepers dapat memilih,mengubah, bahkan menolak pesan yang disampaikan kepada penerima. 28
  29. 29. BAB III PENUTUP Kesimpulan yang saya buat berdasarkan laporan tentang “Teori dan ModelKomunikasi Massa” ini adalah tahap-tahap komunikasi massa yang terdapat dalam modelkomunikasi massa sangat penting peranannya, apabila salah satu tahap tidak terpenuhi makainformasi yang disampaikan akan mengalami gangguan. Model-model komunikasi massajuga memiliki kelebihan dan kekurangan sesuai proses penyampaian pesan dari media massakepada khalayaknya masing-masing. Komunikasi massa dapat berlangsung jika dalam proses penyampaian komunikasitersebut terdapat komponen-komponen komunikasi massa. Komponen komunikasi massatersebut adalah komunikator, pesan, media, khalayak, filter dan regulator komunikasi massa,dan Gatekeeper. Komunikasi massa juga mempunyai banyak fungsi diantaranya untukmendidik dan menghibur, serta komunikasi massa mempunyai dampak terhadap kehidupansosial. Sekian laporan mengenai “Teori dan Model Komunikasi Massa” yang bisa kamipaparkan, mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih. 29
  30. 30. Wassalamualaikum Wr.Wb DAFTAR PUSTAKA Effendy, Onong Uchjana.Ilmu Komunikasi: Teori dan Filsafat Komunikasi. Bandung: PT Citra Aditya Bakti,2003. Mulyana, Deddy. Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya,2007. Artikel tentang model-model komunikasi massa Blog tentang model-model komunikasi massa 30

×