Your SlideShare is downloading. ×
Mengenal kode etik dpr
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Mengenal kode etik dpr

1,150
views

Published on


0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
1,150
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
18
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. Mengenal KODE ETIK DPRBahan ini disusun atas nama pribadi berdasarkan UU & Peraturan perundangan lainnya, bahan-bahan materi ajar sertaberdasarkan pengalaman pribadi sebagai simulator Parlemen Kampus dan Parlemen Remaja (Handrini Ardiyanti)=PARLEMEN KAMPUS PARLEMEN REMAJADPR
  • 2. KODE ETIK DPR?• norma-norma atau aturan-aturan yangmerupakan kesatuan landasan etik ataufilosofis dengan peraturan perilakumaupun ucapan mengenai hal-hal yangdiwajibkan, dilarang, atau tidak patutdilakukan oleh Anggota DPR RI.
  • 3. menjaga martabat, kehormatan, citradan kredibilitas DPR RI, serta membantuAnggota dalam melaksanakan setiapwewenang, tugas, kewajiban dantanggung jawabnya kepada negara,masyarakat, dan konstituennya.TUJUAN KODE ETIK DPR?
  • 4. Sifat Kode Etik ?•Mengikat•Wajib dipatuhi
  • 5. Kode Etik dalam Penyampaian Pernyataan• Pernyataan yang disampaikan adalah pernyataan dalam kapasitas sebagaiAnggota, pimpinan alat kelengkapan, atau Pimpinan DPR di luar haltersebut pernyataan tersebut dianggap sebagai pernyataan pribadi. (Pasal5 Tatib DPR)• Anggota yang tidak menghadiri suatu rapat, seyogianya tidakmenyampaikan hasil rapat, tersebutdengan mengatasnamakan forumtersebut kepada publik. (Pasal 5 Tatib DPR)• Sebelum mengemukakan pendapatnya dalam pembahasan suatupermasalahan tertentu, Anggota harus menyatakan di hadapan seluruhpeserta rapat apabila ada suatu kepentingan antara permasalahan yangsedang dibahas dengan kepentingan pribadinya di luar kedudukannyasebagai Anggota. (Pasal 12 ayat 1 Tatib DPR)• Anggota mempunyai hak suara pada setiap pengambilan keputusan,kecuali apabila rapat memutuskan lain karena yang bersangkutanmempunyai konflik kepentingan dalam permasalahan yang sedangdibahas.(Pasal 12 ayat 2 Tatib DPR)
  • 6. Kode Etik Anggota DPR terkait Rapat• harus mengutamakan tugasnya dengan caramenghadiri secara fisik setiap rapat yang menjadikewajibannya.• Ketidakhadiran Anggota secara fisik sebanyak tiga kaliberturut-turut dalam rapat sejenis, tanpa ijin dariPimpinan Fraksi, merupakan suatu pelanggaran kodeetik.• Selama rapat berlangsung setiap anggota bersikapsopan santun, bersungguh-sungguh menjagaketertiban, dan mematuhi segala tata cara rapat.• berpakaian rapih, sopan, dan pantas(Pasal 6 Tatib DPR)
  • 7. Kode Etik Terkait dg Perjalanan Dinas dll• wajib melaporkan kekayaan secara jujur dan benar. (Psl 10Tatib)• dilarang menerima imbalan atau hadiah dari pihak lain. (Psl11 Tatib).• tidak diperkenankan menggunakan fasilitas perjalanandinas untuk kepentingan di luar tugas kedewanan.(Psl 9Tatib).• tidak dapat membawa keluarga dalam suatu perjalanandinas, kecuali dimungkinkan oleh peraturan perundang-undangan atau atas biaya sendiri;(Psl 9 Tatib).• perjalanan dinas atas biaya pengundang, baik dari dalammaupun luar negeri, harus dengan sepengetahuanPimpinan DPR RI.(Psl 9 Tatib).
  • 8. Kode Etik Terkait dg Penyalahgunaan Jabatan dll• dilarang menggunakan jabatannya untukmempengaruhi proses peradilan, untuk kepentingandiri pribadi dan/atau pihak lain. (Psl 13 Tatib).• dilarang menyalahgunakan jabatannya untuk mencarikemudahan dan keuntungan pribadi, keluarga, sanakfamili, dan kroninya yang mempunyai usaha ataumelakukan penanaman modal dalam suatu bidangusaha. Perangkapan Jabatan. (Psl 14 Tatib).• dilarang melakukan perangkapan jabatan sesuaiperaturan perundang-undangan. (Psl 15 Tatib).
  • 9. Kode Etik Terkait dg Rahasia Jabatan• Anggota wajib menjaga rahasia yangdipercayakan kepadanya, termasuk hasil rapatyang dinyatakan sebagai rahasia sampai bataswaktu yang telah ditentukan atau sampaimasalah tersebut sudah dinyatakan terbukauntuk umum(Psl 16 ayat 1 Tatib).• berlaku juga bagi Anggota yang telah pensiun.(Psl 16 ayat 2 Tatib).
  • 10. Semoga bermanfaat yaaa^_^