Bab i
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Bab i

on

  • 469 views

zx

zx

Statistics

Views

Total Views
469
Views on SlideShare
469
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
5
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft Word

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Bab i Bab i Document Transcript

  • BAB I PENDAHULUANA. Latar Belakang AIDS (acquired immunodeficiency syndrome) merupakan penyakit global yang menjadi masalah di seluruh dunia. Setiap tahunnya, tanggal 1 Desember diperingati sebagai hari HIV/AIDS se-dunia. Setiap tahun, kampanye pencegahan HIV/AIDS biasanya dibarengi dengan pembagian kondom gratis. Kasus HIV(Human Immunudeficincy Virus)/AIDS di dunia intensitas penyebarnya semakin tinggi, seiring dengan semakin tingginya pengguna narkoba, dan penularan dari berbagai sebab, seperti penularan jarum suntik yang dipakai berulang, penularan secara seksual dikalangan heteroseksual, homoseksual ataupun bayi yang tertular ibu kandungnya. World Health Organization (WHO) dan UNAIDS memperkirakan 42 juta penduduk penduduk hidup dengan HIV/AIDS. Sejak tahun 1981 – 2002 sudah 21,8 juta orang (51,9%) meninggal karena AIDS. Sedangkan yang meninggal pada tahun 2006, diperkirakan lebih dari 25 juta orang. Menurut WHO pada Desember 2008, lebih dari 20 juta jiwa telah meninggal karena AIDS. Dan sekarang diperkirakan penderita AIDS berjumlah lebih dari 42
  • juta. Jumlah ini terus bertambah dengan kecepatan 15.000 pasien per hari. Jumlahpasien di kawasan Asia Selatan dan Asia Tenggara diperkirakan sekitar 5,6 juta.AIDS diperkirakan telah menginfeksi 38,6 juta orang di seluruh dunia. PadaJanuari 2006, UNAIDS bekerja sama dengan WHO memperkirakan bahwa AIDStelah menyebabkan kematian lebih dari 25 juta orang sejak pertama kali diakuipada tanggal 5 Juni 1981. Dengan demikian, penykit ini merupakan salah satuwabah paling mematikan dalam sejarah. AIDS diklaim telah menyebabkankematian sebanyak 2,4 hingga 3,3 juta jiwa pada tahun 2005 saja, dan lebih dari570.000 jiwa diantaranya adalah anak-anak. Sepertiga jumlah dari kematian initerjadi di Afrika Sub-Sahara, sehingga memperlambat pertumbuhan ekonomi danmenghancurkan kekuatan sumber daya manusia di sana.Di Indonesia sendiri, berdasarkan data Ditjen PPL & PLP Depkes, sampai denganNovember 2003 dilaporkan bahwa jumlah pasien AIDS dan pengidap HIV adalah3.924 orang. Bahkan pada tahun 2006, ditemukan tidak kurang dari 2800 kasus.kasus AIDS pertama kali dilaporkan pada tahun 1987, yaitu pada seorang turislaki-laki asing di Bali, yang kemudian meninggal pada bulan April 1987.Orang Indonesia pertama yang meninggal karena AIDS dilaporkan di Bali padaJuli 1988. Sejak itu masalah HIV di Indonesia mulai menjadi perhatian terutamaoleh kalangan tenaga kesehatan . Menurut data komisi penanggulangan AIDS(KPA) Nasional menunjukan, tahun 1987 jumlah penderita AIDS di Indonesia
  • masih lima kasus. Dalam rentang waktu 10 tahun, hanya bertambah menjadi 44kasus. Tetapi sejak 2007, kasus AIDS tiba-tiba melonjak menjadi 2.947 kasus danperiode Juni 2009 meningkat hingga delapan kali lipat, menjadi 17.699 kasus,Dari jumlah tersebut yang meninggal dunia mencapai 3.586 orang.Diestimasikan, di Indonesia tahun 2014 akan terdapat 501.400 kasus HIV/AIDS.Penderita HIV/AIDS sudah terdapat di 32 Provinsi 300 Kabupaten/Kota.Penderita ditemukan terbanyak pada usia produktif, yaitu 15 sampai 29 tahun.Padahal, pengurangan kasus HIV/AIDS merupakan salah satu target MilleniumDevelopment Goals (MDGs).Penderita HIV hingga maret 2011 sebanyak 24.282jiwa dan penderita AIDS. Prevalensi secara Nasional masih dibawah 0,2% artinyarelatif rendah dan sudah mencapai target MDGs yang harus dibawah 0,5%.Angka penderita HIV/AIDS di Bandar lampung relativ lebih kecil dibandingkandaerah lainnya di indonesia,namun dari segi angka, sang bumi rua juraimengalami peningkatan jumlah yang cukup signifikan.sebagai awal pada tahun2009,angka penderita HIV/AIDS tercatat sebanyak 195 orang setahun berselangangka ini meningkat menjadi 280 penderita,pada tahun 2010 selanjut nya datatriwulan terakhir pada tahun 2011 jumlah nya menjadi meningkat darisebelumnya yaitu sebanyak 545 penderita dan pada tahun 2012 tercatat terdapat616 penderita HIV/AIDS.(Tribun Lampung, 2012). Jumlah penderita HIV/AIDSdi wilayah Kabupaten Pringsewu hingga akhir november tahun 2012 mencapai 13
  • orang, rinciannya delapan orang berjenis perempuan dan lima laki-laki.(Tribun Lampung,2012)B. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan, maka peneliti merumuskan masalah :” Apakah ada hubungan yang mempengaruhi antara prilaku seks bebas Terhadap tingkat kejadian HIV / AIDS dikomunitas (Gay Waria dan Lesby) GWL pringsewu “.C. Tujuan penelitian 1. Tujuan Umum Mengetahui pengaruh prilaku seks bebas dikomunitas GWL (Gay Waria Lesbi) di daerah pringsewu 2. Tujuan Khusus a. Mengetahui Karakteristik prilaku seks bebas di wilayah pringsewu dengan tingkat kejadian HIV/AIDS b. Mengetahui hubungan prilaku seks bebas dengan tingkat kejadian HIV/AIDSD. Ruang lingkup Penelitian Ruang lingkup dalam penelitian ini adalah : a. Lingkup Masalah
  • masalah dibatasi pada masalah HIV/AIDS di komunitas Gay Waria Lesbi di kabupaten pringsewu b. Lingkup Waktu penelitian ini akan dilaksanakan pada bulan september-desember 2012 c. Lingkup Tempat penelitian ini akan dilaksanakan di kabupaten pringsewu d. Lingkup Metode metode yang digunakan survey dengan pendekatan cross sectional e. Lingkup Materi penyakit HIV/AIDS f. Lingkup Sasaran sasaran peneliti adalah komunitas Gay Waria dan LesbiE. Manfaat penelitian 1. Bagi perkembangan ilmu keperawatan Sebagai suatu dasar untuk melaksanakan penelitian selanjutnya dalam upaya meningkatkan pemberian asuhan keperawatan 2. Bagi komunitas GWL di pringsewu Hasil penelitian ini diharapkan sebagai bahan masukan khusus nya bagi komunitas Gay Waria Lesby,agar bisa mencegah terjadi nya penularan penyakit HIV-Aids melalui hubungan oral seks. 3. Bagi stikes muhammadiyah pringsewu
  • Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah referensi sehingga dapatmemberikan tambahan ilmu dan teori bagi mahasiswa kesehatan.