Your SlideShare is downloading. ×

Fungsi dan peran serikat pekerja

5,732

Published on

Published in: Business
0 Comments
7 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
5,732
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
5
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
0
Likes
7
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1.  Industriatau perusahaan adalah kombinasi dari modal, manajemen dan pekerja. Pemodal adalah yang menanamkan modal perhatian utama mereka adalah untuk mendapat keuntungan semaksimal mungkin. Pekerja mempunyai kekuatan untuk menghilangkan permasalahan seperti rendahnya pengupahan, buruknya kondisi pelayanan kesehatan, keselamatan kerja dan sebagainya
  • 2.  Organisasi yang dibutuhkan pekerja adalah serikat pekerja, dan merupakan hak tetapi kenyataannya banyak pekerja tidak menyadari bahwa Serikat Pekerja adalah hak yang melekat bagi pekerja (Worker Rights is Human Rights) Deklarasi Universal Hak Azasi Manusia Pasal 23: (4) Setiap orang berhak mendirikan dan memasuki serikat- serikat pekerja untuk melindungi kepentingannya.
  • 3.  Kebebasan berserikat dan perlindungan hak berorganisasi juga dituangkan dalam Konvensi ILO No. 87 Tahun 1956 Pemerintah Indonesia telah meratifikasinya melalui Keppres No. 83 tahun 1998;  Pasal (2) Para Pekerja dan Pengusaha, tanpa perbedaan apapun, berhak untuk mendirikan dan, menurut aturan organisasi masing – masing, bergabung dengan organisasi – organisasi lain atas pilihan mereka sendiri tanpa pengaruh pihak lain;  Pasal (4) Organisasi pekerja dan pengusaha tidak boleh dibubarkan atau dilarang kegiatannya oleh penguasa administratif.
  • 4.  Perlindungan Memperbaiki kondisi – kondisi dan syarat - syarat kerja melalui perjanjian kerja Menangani keluh kesah anggota Menyelesaikan perselisihan Menyediakan manfaat lainnya (untuk kesejahteraan anggota)
  • 5.  Sebagai suara pekerja Menyediakan sarana komunikasi Melakukan kerjasama dan menjalin solidaritas dengan pekerja atau serikat pekerja lainnya baik secara nasional ataupun internasional Meningkatakan pelaksanaan hubungan industrial
  • 6.  Sukarela dan permanen Kemandirian Demokratik Kesatuan Solidaritas
  • 7.  Hubungan eksternal Hubungan internal Pembatasan terhadap anggota yang dipilih menjadi pengurus Proses pertimbangan dan pengambilan keputusan melalui musyawarah/kongres
  • 8.  Peran pemimpin mengubah organisasi  Budaya paternalistik  Tantangan yang tidak hanya datang dari pihak manajemen tetapi juga anggota itu sendiri  Hubungan kerja saat ini tidak hanya sekedar majikan – bawahan  Solidaritas, prinsip kesetiakawanan
  • 9.  Keanggotaan Anggota tidak menghadiri pertemuan organisasi Iuran anggota Anggota perempuan Pemimpin serikat pekerja kuning (yellow unionism).
  • 10.  Rendahnya kerjasama dan komunikasi manajemen/pengusaha Pemerintah Masyarakat.
  • 11.  Service Model Union Organising Model Union
  • 12. Sumber keuangan serikat pekerja: Iuran anggota Donasi dari perusahaan/pihak lain yang tidak mengikat Donasi dari anggota
  • 13.  Semangat Kompetensi Etika Profesionalisme Komitmen

×