Nama : Ulma Putri S                                                           NIM        : F1111033                       ...
y                                  f(k)                  MPK             1                                           kPerm...
∆k = i –δk              Keterangan :              ∆k : Perubahan persediaan modal               i : Investasi             ...
i dan δ                                 δk                                 s2f(k)i*=δk*                          s1f(k).  ...
Pertumbuhan PopulasiDiasumsikan bahwa populasi dan angkatan kerja tumbuh dengan tingkat konstan n. Jika n adalahtingkat pe...
Persamaan ini menunjukkan bagaimana investasi, depresiasi dan pertumbuhan populasi barumempengaruhi persediaan modal per-p...
Persamaan ini menunjukkan bagaimana investasi, depresiasi dan pertumbuhan populasi barumempengaruhi persediaan modal per-p...
Persamaan ini menunjukkan bagaimana investasi, depresiasi dan pertumbuhan populasi barumempengaruhi persediaan modal per-p...
Persamaan ini menunjukkan bagaimana investasi, depresiasi dan pertumbuhan populasi barumempengaruhi persediaan modal per-p...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Resume pertumbuhan ekonomi i

2,913 views

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
2,913
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
79
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Resume pertumbuhan ekonomi i

  1. 1. Nama : Ulma Putri S NIM : F1111033 Prodi : Ekonomi Pembangunan Tugas : Ekonomi Makro Dosen : Dr. Yunastiti Purwaningsih, MP PERTUMBUHAN EKONOMI I Model pertumbuhan Solow dirancang untuk menunjukkan bagaimana pertumbuhan persediaanmodal, pertumbuhan angkatan kerja, dan kemajuan teknologi berinteraksi dalam suatu perekonomian, danbagaimana pengaruhnya terhadap output total barang dan jasa suatu negara. Fungsi produksi merepresentasikan transformasi dari input (angkatan kerja (L), modal (K),teknologi produksi) ke dalam output (barang jadi dan jasa pada waktu tertentu). Representasi aljabarnya : Yz = F (Kz, Lz) Keterangan : Y : Pendapatan K : Kapital L : Labor (tenaga kerja)Diasumsikan skala produksi memiliki skala hasil konstan. Asumsi ini memungkinkan kita menganalisissemua kuantitas relatif terhadap ukuran angkatan kerja. Set z = 1/L. Y/ L = F ( K / L , 1 )Skala Hasil KonstanSkala hasil konstan mengimplikasikan bahwa ukuran perekonomian sebagaimana diukur oleh jumlahpekerja tak mempengaruhi hubungan antara output tiap pekerja dan modal tiap pekerja. Jadi, notasikansemua kuantitas dalam istilah tiap pekerja dalam huruf kecil. Fungsi produksi : y = f(k) dimana f(k) = F(k,1).Modal Marjinal Produk (PMK)Fungsi produksi menunjukkan bagaimana jumlah modal tiap pekerja k menentukan jumlah output tiappekerja y = f(k). Kelandaian fungsi produksi adalah produk marjinal modal : jika k meningkat sebesar 1unit, y meningkat sebesar MPK unit. MPK = f(k + 1) – f (k)
  2. 2. y f(k) MPK 1 kPermintaan Terhadap Barang dan Fungsi ProduksiPendapatan nasional : y = c + iFungsi konsumsi : c = (1 – s) y = (1 – s) y + iInvetasi : i = syInvestasi = tabungan. Tingkat tabungan s adalah bagian dari output yang digunakan untuk i investasi.Berikut adalah dua kekuatan yang mempengaruhi persediaan modal :Investasi: pengeluaran tempat usaha dan peralatan.Depresiasi : menuanya modal lama; menyebabkan persediaan modal menurun.Investasi tiap pekerja i = s y. Substitusikan fungsi produksi untuk y, dapat mengungkapkan investasi tiappekerja sebagai fungsi dari persediaan modal tiap pekerja : i = s f(k)Persamaan ini menghubungkan persediaan modal yang ada k dengan akumulasi modal baru i.Output, Konsumsi dan InvestasiTingkat tabungan s menentukan alokasi output antara konsumsi dan investasi. Untuk setiap tingkat k,output adalah f(k), investasi adalah s f(k), dan konsumsi adalah f(k) – sf(k).y f(k) fs(k) kDepresiasiDampak investasi dan depresiasi pada persediaan modal :
  3. 3. ∆k = i –δk Keterangan : ∆k : Perubahan persediaan modal i : Investasi δk : PersediaanInvestasi sama dengan tabungan, maka: ∆k = s f(k) – δkδk δk kOleh karena itu depresiasi proporsional terhadap persediaan modal.Kondisi Mapan, k*.i dan δ δk sf(k)i*=δk*. k k1 k* k2Di bawah k* (k1), investasi melebihi depresiasi, jadi persediaan modal tumbuh.Pada k*, investasi sama dengan depresiasi dan modal tak akan berubah sepanjang waktu.Di atas k*(k2), depresiasi melebihi investasi, jadi persediaan modal menurun.Model Solow menunjukkan bahwa jika tingkat tabungan tinggi, perekonomian akan memiliki persediaanmodal besar dan tingkat output tinggi. Jika tingkat tabungan rendah, perekonomian akan memilikipersediaan modal kecil dan tingkat output rendah.
  4. 4. i dan δ δk s2f(k)i*=δk* s1f(k). k k1* k2*Kenaikan tingkat tabungan menyebabkan persediaan modal tumbuh ke kondisi mapan baru.Tingkat Modal Kaidah EmasNilai kondisi-mapan k yang memaksimalkan konsumsi disebut Tingkat Modal Kaidah Emas (GoldenRule Level of Capital). Output tiap pekerja pada kondisi-mapan adalah f (k*) di mana k* adalahpersediaan modal tiap pekerja pada kondisi-mapan. Lalu, karena persediaan modal tidak berubah padakondisi-mapan, investasi sama dengan depresiasi δk*. Mensubstitusi f (k*) untuk y dan δk* untuk i,konsumsi tiap pekerja pada kondisi mapan: c*= f (k*) - δk*konsumsi pada kondisi-mapan adalah sisa dari output kondisi-mapan dikurangi depresiasi kondisi-mapan.Ini lebih jauh menunjukkan bahwa kenaikan modal kondisi-mapan memiliki dua efek berlawanan padakonsumsi kondisi-mapan. Di satu sisi, lebih banyak modal berarti lebih banyak output. Di sisi lain, lebihbanyak modal juga berarti lebih banyak output yang harus digunakan untuk mengganti modal yang habisdipakai. δk δk f(k) C*emas k k*emaskemiringan fungsi produksi adalah produk marjinal modal MPK. Kemiringan garis dk* adalah d. Karenadua kemiringan ini sama pada k*emas, Kaidah Emas dapat dijelaskan dengan persamaan : MPK = δ.Pada tingkat modal Kaidah Emas, produk marjinal modal sama dengan tingkat depresiasi.
  5. 5. Pertumbuhan PopulasiDiasumsikan bahwa populasi dan angkatan kerja tumbuh dengan tingkat konstan n. Jika n adalahtingkat pertumbuhan populasi dan δ adalah tingkat depresiasi, maka (δ + n)k adalah investasi impas(break-even investment) jumlah yang diperlukan untuk mempertahankan persediaan modal per pekerja kkonstan..investasi, investasi impas (δ+n)k sf(k). k k*Agar perekonomian ada di kondisi mapan, investasi s f(k) harus mengatasi dampak depresiasi danpertumbuhan populasi (δ + n)k. Ini ditunjukkan oleh perpotongan dua kurva. Kenaikan tingkat tabunganmenyebabkan persediaan modal tumbuh ke kondisi mapan.Kenaikan tingkat pertumbuhan populasi menggeser garis yang mewakili pertumbuhan populasi dandepresiasi ke atas. Kondisi mapan baru memiliki tingkat modal per pekerja lebih rendah daripada kondisiawal. Jadi, model Solow memprediksi perekonomian dengan tingkat pertumbuhan populasi lebih tinggiakan memiliki tingkat modal per pekerja lebih rendah dan karena pendapatan lebih rendah..investasi, investasi impas (δ+n2)k (δ+n1)k sf(k). k k*2 k*1Kenaikan tingkat pertumbuhan populasi dari n1 ke n2 mengurangi persediaan modal kondisi-mapan darik*1 ke k*2.Perubahan persediaan modal per pekerja : ∆k = i – (δ+n)kSekarang, kita substitusi sf(k) untuk i: ∆k = (sfk) – (δ+n)k
  6. 6. Persamaan ini menunjukkan bagaimana investasi, depresiasi dan pertumbuhan populasi barumempengaruhi persediaan modal per-pekerja.. sf(k) (δ+n’)k (δ+n)k sf(k). k k*’ k*Kenaikan tingkat pertumbuhan populasi akan menurunkan tingkat output per pekerja. Meskipun tingkat tabungan tinggi menghasilkan tingkat output kondisi-mapan yang tinggi,tabungan sendiri saja tidak bisa membangkitkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
  7. 7. Persamaan ini menunjukkan bagaimana investasi, depresiasi dan pertumbuhan populasi barumempengaruhi persediaan modal per-pekerja.. sf(k) (δ+n’)k (δ+n)k sf(k). k k*’ k*Kenaikan tingkat pertumbuhan populasi akan menurunkan tingkat output per pekerja. Meskipun tingkat tabungan tinggi menghasilkan tingkat output kondisi-mapan yang tinggi,tabungan sendiri saja tidak bisa membangkitkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
  8. 8. Persamaan ini menunjukkan bagaimana investasi, depresiasi dan pertumbuhan populasi barumempengaruhi persediaan modal per-pekerja.. sf(k) (δ+n’)k (δ+n)k sf(k). k k*’ k*Kenaikan tingkat pertumbuhan populasi akan menurunkan tingkat output per pekerja. Meskipun tingkat tabungan tinggi menghasilkan tingkat output kondisi-mapan yang tinggi,tabungan sendiri saja tidak bisa membangkitkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
  9. 9. Persamaan ini menunjukkan bagaimana investasi, depresiasi dan pertumbuhan populasi barumempengaruhi persediaan modal per-pekerja.. sf(k) (δ+n’)k (δ+n)k sf(k). k k*’ k*Kenaikan tingkat pertumbuhan populasi akan menurunkan tingkat output per pekerja. Meskipun tingkat tabungan tinggi menghasilkan tingkat output kondisi-mapan yang tinggi,tabungan sendiri saja tidak bisa membangkitkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

×