Your SlideShare is downloading. ×
Office ppt-template-003
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Office ppt-template-003

738

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
738
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
42
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. SISTEM PAKAR KONSELING DAN PSIKOTERAPI MASALAH PERILAKU ANAK Anggota: Ivan Riman Pasarai (10018050) M. Muhafid (10018053) Nike Primananda Putra (10018025)
  • 2.  Sistem Pakar (Expert System) Penjelasan mengenai Sistem Pakar apabila ditinjau dari beberapa aspek, antara lain :  Implementasi kecerdasan sang pakar berbasis kode program komputer (code base skill implemetation), menggunakan teknik-teknik tertentu dengan bantuan database ataupun tidak.  Suatu bidang dari ilmu kecerdasan buatan dalam kaitannya dengan sistem pendukung keputusan yang dirancang dengan memasukkan unsur-unsur keahlian dari satu atau beberapa orang pakar kedalam suatu konsep terprogram (code base concept) dalam rangka pengambilan keputusan.  Menurut Marimin (1992), sistem pakar adalah sistem perangkat lunak komputer yang menggunakan ilmu, fakta, dan teknik berpikir dalam pengambilan keputusan untuk menyelesaikan masalah-masalah yang biasanya hanya dapat diselesaikan oleh tenaga ahli dalam bidang yang bersangkutan.
  • 3. Teknik Representasi Pengetahuan Representasi pengetahuan adalah suatu teknik untuk merepresentasikan basis pengetahuan yang diperoleh ke dalam suatu diagram tertentu sehingga dapat diketahui relasi/keterhubungan antara suatu data dengan data yang lain. Terdapat beberapa teknik representasi pengetahuan yang biasa digunakan dalam pengembangan suatu sistem pakar, yaitu : Rule-Based Knowledge Pengetahuan direpresentasikan dalam suatu bentuk fakta dan aturan. Frame-Based Knowledge Pengetahuan direpresentasikan dalam suatu bentuk hirarki atau jaringan frame. Object-Based Knowledge Pengetahuan direpresentasikan sebagai jaringan dari obyek-obyek. Case-Base Reasoning Pengetahuan direpresentasikan dalam bentuk kesimpulan kasus.
  • 4. Inferensi Ada dua metode inferencing dengan rules, yaitu forward chaining dan backward chaining yaitu : Backward chaining Menggunakan pendekatan goal-driven, dimulai dari ekspektasi apa yang diinginkan terjadi (hipotesis), kemudian mengecek pada sebab-sebab yang mendukung dari ekspektasi tersebut, dan Jika suatu aplikasi menghasilkan tree yang sempit dan cukup dalam, maka gunakan backward chaining. Forward chaining Forward chaining merupakan grup dari multiple inferensi yang melakukan pencarian dari suatu masalah kepada solusinya, Jika suatu aplikasi menghasilkan tree yang lebar dan tidak dalam, maka gunakan forward chaining.
  • 5.  Analisis Sistem Dalam tahap ini merupakan tahap yang kritis dan sangat penting, karena dapat menyebabkan kesalahan pada tahap selanjutnya. Analisis bertujuan untuk mendapatkan pemahaman secara keseluruhan tentang sistem yang akan kita kembangkan berdasarkan dari user. Langkah pertama yang harus dilakukan dalam tahap ini adalah mengidentifikasi masalah. Masalah-masalah yang ada merupakan suatu kelemahan, sehingga menghambat pencapaian tujuan. Dari kelemahan sistem yang ada harus ditindaklanjuti untuk ditemukan dan dicari pemecahannya agar sistem dapat berjalan dengan baik guna mencapai tujuan sistem. 3.1.1 Analisis Masalah Masalah konseling dan psikoterapi gangguan perilaku anak dapat dikategorikan sebagai masalah Artificial Intelegent khususnya sistem pakar karena pemecahan masalah tersebut dapat dilakukan dengan mengembangkan sistem yang dapat berperan sebagai seorang ahli atau seorang psikolog anak. Dengan kata lain terjadi pemindahan atau proses pengolahan informasi yang bersifat heuristic yang artinya membangun dan mengoperasikan basis pengetahuan yang berisi fakta beserta penalarannya. Dalam hal ini prosesnya disebut knowledge engineering yaitu penyerapan basis pengetahuan dari seorang pakar ke sebuah komputer.
  • 6. Representasi Pengetahuan Fakta yang diperoleh dari seorang pakar ataupsikolog disimpan dalam suatu basis pengetahuan,kemudian dengan bantuan mesin inferensi dan memorikerja. Maka proses penarikan kesimpulan tentang konselingdan psikoterapi masalah perilaku anak dapat Sistem pakaruntuk mengidentifikasi masalah perilaku anak inimembutuhkan basis pengetahuan dan mesin inferensi untukmendiagnosa masalah perilaku yang di derita oleh anak.Representasi pengetahuan yang digunakan adalahmenggunakan kaidah produksi, sedangkan inferensinyamenggunakan forward chaining. Dengan menggunakanrepresentasi pengetahuan ini nantinya akan digunakanuntuk menentukan proses pencarian atau menentukankesimpulan yang di
  • 7. Mesin Inferensi Merupakan program yang berisi metodologi yangdigunakan untuk melakukan penalaran terhadap informasi-informasidalam basis pengetahuan untuk memformulasikan konklusi. Selamaproses konsultasi mesin inferensi menggunakan metode inferensi,yaitu penalaran runut maju (forward chaining), denganmenggunakan penalaran ini akan membantu mengidentifikasi ataupengecekan macam-macam gejala, gangguan, dan solusi konselingdan psikoterapi anak. Forward chaining digunakan untuk mengujifakta-fakta yang dijawab pengguna dengan aturan yang telahdisimpan dalam sistem satu demi satu hingga dapat diambil suatukesimpulan dan menentukan fakta fakta yang akan ditanyakankepada pengguna. Fakta pertama yang ditanyakan, diambil darifakta pertama pada rule yang berada pada urutan pertama. Jikafakta yang pertama ditanyakan bernilai benar, maka dilakukanpencarian ke fakta berikutnya pada rule yang sama, tetapi jika faktayang ditanyakan bernilai salah, maka dilakukan pencarian ke ruleyang lain, dimana rule yang dicari adalah rule yang mempunyaifakta bernilai benar yang sama pada rule sebelumnya. Dibawah inicontoh struktur penelusuran data.
  • 8. Struktur Penelusuran
  • 9. Keterangan : Gejala kode Gejala G001 Gelisah G002 Gangguan pola tidur G003 Cemas G004 Sedih G005 Tidak bergairah G006 Gangguan pola makan G007 Konsentrasi menurun G008 Merasa tidak berguna G009 Stress G010 Kompulsif G011 Pemikiran dalam dirinya kacau G012 Tindakan Berulang-ulang
  • 10. Gejala Bagian 2 Kode GejalaG013 ResahG014 ObsesifG015 Artikulasi BurukG016 ImplusifG017 Lupa kegiatan sehari hariG018 HiperaktifG019 Mengalami kesulitan dalam mengatur tugasG020 Sering kehilangan barang yang diperlukanG021 Perhatian mudah teralihkanG022 Lambat Untuk menghitungG023 Ingatang dengan jangka waktu yang pendekG024 Lambat dalam belajarG025 Kemampuan ung kacauG026 Suka menyendiri
  • 11. Gejala Bagian 3 Kode GejalaG027 Mudath marahG028 Mudah tersinggungG029 Pemisah diriG030 AgresipG031 Berbicara dengan bahasa anehG032 Tidak suka berbicara dengan orang lainG033 Hanya suka mainanya sendiriG034 Tidak mau melihat mata rang lainG035 Merasa bingungG036 Mudah terkejutG037 PenuhkekuatanG038 Sulit mengatasi frustasiG039 Tidak mau sekolahG040 Berpura –pura skit
  • 12. Ganguan kode GanguanGG01 DepresiGG02 Opsesif-KompulsifGG03 Pasca stress troumatikGG04 Kurangnya perhatianGG05 BelajarGG06 Fobia kesekolahGG07 AutismeGG08 Inhibited attachment disorder
  • 13. Perancangan Sistem Diagram arus data ( DFD ) Diagram arus data (Data Flow Diagram/ DFD)merupakan diagram yang menggambarkan atau menjelaskan proses aliran data atau hasil analisa maupun perancangan system dari pemasukan data hingga ke keluaran .
  • 14. DFD Level 2
  • 15. Relasi Antar Tabel Relasi antar tabel berguna untuk menghubungkantabel dan dalam satu tabel memiliki ciri khas yang dapatmenjadi kunci utama dalam pengaksesan tabel, berikut iniadalah relasi antar tabel:
  • 16. Metode Pencarian algoritma hasil analisa Metode yang digunakan untuk mencarialgoritma ini menggunakan pencarian best firstsearch untuk menentukan hasil dari analisahasil. Metode best first search merupakanmetode pencarian terbaik pertama denganmempertimbangkan harga (didapat dari fungsiheuristik tertentu) dari setiap node, bukan dariaturan baku. Contoh : Jika seorang anakmemilki gejala G001 dia tidak mengalami gejalaG002 tetapi dia memiliki gejala G009 dan makagangguan GG02.
  • 17. Struktur pencarian dengan best first search
  • 18. Gambaran interface program Menu Login
  • 19. Menu Utama
  • 20. Menu Gejala
  • 21. Menu Gangguan
  • 22. Menu Solusi
  • 23. Menu Diagnosa
  • 24. Cetak Hasil
  • 25. Selesai Wassalamu’alauim Wr. Wb Penulis

×