• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Sistem ekskresi pada manusia
 

Sistem ekskresi pada manusia

on

  • 22,588 views

Materi Awal Biologi Kelas IX Semester Ganjil SMP Negeri Tanjung Palas

Materi Awal Biologi Kelas IX Semester Ganjil SMP Negeri Tanjung Palas

Statistics

Views

Total Views
22,588
Views on SlideShare
22,461
Embed Views
127

Actions

Likes
1
Downloads
379
Comments
4

5 Embeds 127

http://hadi-salam.blogspot.com 109
http://www.hadi-salam.co.cc 13
https://twitter.com 2
http://www.docshut.com 2
http://www.hadi-salam.blogspot.com 1

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel

14 of 4 previous next Post a comment

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Sistem ekskresi pada manusia Sistem ekskresi pada manusia Presentation Transcript

    • Istilah Sistem Pengeluaran Ekskresi adalah Proses pembuangan zat-zat sisa metabolisme disebut ekskresi. Zat tersebut diserap dan diangkut oleh darah dan dikeluarkan bersama urine, keringat dan pernapasan. Defekasi adalah proses pengeluaran sisa-sisa pencernaan atau zat yang tidak mengalami pencernaan. Zat tersebut berupa feses yang dikeluarkan melalui anus. Sekresi merupakan proses pengeluaran zat oleh kelenjar yang masih digunakan oleh tubuh. Zat yang dihasilkan berupa enzim dan hormon.
    •  Alat/ organ ekskresi manusia terdiri dari 1. Ginjal 2. Kulit 3. Paru-paru, dan 4. Hati
    •  Manusia memiliki sepasang ginjal yang terletak di depan sebelah kiri dan kanan tulang belakang bagian pinggang.
    •  Ginjal merupakan alat penyaring darah Ginjal terdiri dari dua buah, panjangnya 10-15 cm , beratnya 200 g. Terletak di dalam rongga perut paling belakang agak ke atas didekat tulang belakang. Zat-zat yang dikeluarkan oleh ginjal berupa air, amonia dan urea berupa urine.
    • Apakah urea, amonia dan air itu ???Urea dibentuk oleh hati dari protein yg tidak diperlukan darah. Terdiri dari nitrogen yg beracun bagi darah sehingga harus dibuang .(ekskresi)Amonia hasil perombakan protein, beracun bagi tubuh, sehingga harus dikeluarkan secara teratur. (ekskresi)Air …
    • Air Jumlah air dalam tubuh yg terlalu banyak menyebabkan konsentrasi darah tidak konstan, kelebihan air harus dibuang sepaya keseimbangan konsentrasi darah terjaga. (osmoregulasi)
    • Srtuktur/ Bagian-bagian Ginjal  Terdiri dari tiga bagian utama 1. Korteks renalis (kulit ginjal) 2. Medula (sumsum ginjal) 3. Pelvis Renalis (rongga ginjal)
    • Struktur Ginjal
    • Struktur GinjalKulit Ginjal (korteks) Kapsula BowmanPada Korteks terdapat glomerulusbanyak nefron atau Pembuluh kapilerpenyaring. korteksSetiap nefron terdiri daribadan malpigi dantubulus glomerulus.Glomerulus merupakananyaman pembuluhdarah kapiler.Glomerulus dibungkusoleh kapsula Bowman
    • Struktur GinjalSumsum Ginjal(medula)Berbentuk kerucut/renal pyramid,merupakan tempatberkumpulnya Medula/pembuluh darah Sumsum ginjalkapiler dari kapsulaBowman. Dalammedulla terjadi prosesreabsorbsi dan tubulus konturtusaugmentasi olehtubulus proksimal dantubulus distal.
    • Struktur GinjalRongga Ginjal (pelvisrenalis)Pada rongga ginjal Arteri ginjalbermuara pembuluh- Vena ginjalpembuluh. ureterDari tiap rongga keluarureter. Saluran pembawa Hasil penyaringanUreter berfungsimengeluarkan danmenyalurkan urine kekantung kemih
    • Fungsi GinjalGinjal memiliki fungsi:- Menyaring darah sehingga menghasilkan urine- Membuang zat-zat yang membahayakan tubuh (urea, asam urat)- Membuang zat-zat yang berlebihan dalam tubuh (kadar gula) yg berlebihan- Mempertahankan tekanan osmosis cairan ekstraseluler- Mempertahankan keseimbangan asam dan basa
    • Tahapan Pembentukan Urine1. Filtrasi (Penyaringan) Proses ini terjadi di glomerulus. Cairan yang tersaring ditampung oleh Bowman. Cairan tersebut tersusun oleh urea, glukosa, air, ion-ion anorganik seperti natrium kalium, kalsium, dan klor. Darah dan protein tetap tinggal di dalam kapiler darah karena tidak dapat menembus pori–pori glomerulus.Cairan yang tertampung di Bowman disebut urine primer.
    • 2. Reabsorbsi (Penyerapan Kembali) Proses ini terjadi di tubulus kontortus proksimal. Proses yang terjadi adalah penyerapan kembali zat- zat yang masih dapat diperlukan oleh tubuh. Zat yang diserap kembali adalah glukosa, air, asam amino dan ion-ion anorganik. Sedangkan urea hanya sedikit diserap kembali. Cairan yang dihasilkan dari proses reabsorbsi disebut urine sekunder.
    • 3. Augmentasi (Pengumpulan) Proses ini terjadi di tubulus kontortus distal dan juga di saluran pengumpul. Pada bagian ini terjadi pengumpulan cairan dari proses sebelumnya. Di bagian ini juga masih terjadi penyerapan ion natrium, klor serta urea. Cairan yang dihasilkan sudah berupa urine sesungguhnya, yang kemudian disalurkan ke rongga ginjal. Urine yang sudah terbentuk dan terkumpul di rongga ginjal dibuang keluar tubuh melalui ureter, kandung kemih dan uretra.
    • Lanjutan …. Proses pengeluaran urine disebabkan oleh adanya tekanan di dalam kandung kemih. Tekanan pada kandung kemih selain disebabkan oleh pengaruh saraf juga adanya kontraksi otot perut dan organ yang menekan kandung kemih. Jumlah urine yang dikeluarkan dalam sehari rata-rata 1-2 liter, tetapi dapat berubah tergantung dari jumlah cairan yang masuk. Urine yang normal berwarna bening orange pucat tanpa endapan, baunya tajam (pesing), sedikit asam terhadap lakmus (pH 6).
    • Tahapan Pembentukan Urine Tubulus Tubulus Tubulus Arteri kontortus kontortus kolektivus renalis proksimal distal Simpai Glomerulus bowman Kapiler Lengkung Vena henle renalis
    • Kandungan zat dalam urine1. Air 95%2. Urea, asam ureat dan ammonia3. Zat warna empedu (Bilirubin dan Biliverdin) penyebab urine berwarna kuning4. Garam mineral, terutama NaCL5. Zat-zat yg berlebihan/ beracun dalam darah seperti sisa obat, hormon, vitamin.
    • Faktor-faktor yg mempengaruhiproduksi urine1.Hormon ADH ADH dihasilkan oleh kelenjar hipofisis posterior. ADH dikendalikan oleh air dlm darah. Kerja hormon mempengaruhi penyerapan air pd bag tubulus distal,yaitu meningkatkan penyerapan permiabilitas sel thdap air.
    • 2. Jumlah air yang di minum Jika jumlah air yg di minum banyak, konsentrasi protein darah turun & konsentrasi air naik3. Konsentrasi hormon insulin Jk konsentrasi hormon rendah,mk kadar gula dlm drh tinggi. keberadaan zat gula akan mempengaruhi proses reabsorbsi air di dlm tubulus distal,akibatnya akan sering kencing4. Saraf
    • Kelainan Pada Ginjal1. Nefrolitiasis (batu ginjal) Tanda: urine sulit keluar karena tersumbat batu pada ginjal, saluran ginjal atau kandung kemih Penyebab: konsentrasi unsur-unsur kalsium terlalu tinggi dan dipercepat dengan infeksi dan penyumbatan saluran ureter Akibat: sulit mengeluarkan urine, urine bercampur darah
    • 2. Diabetes Melitus ( Kencing Manis ) Tanda : kadar glukosa darah melebihi normal Penyebab : kekurangan hormon insulin Akibat : luka sulit sembuh Pengobatan : pada anak-anak diberi insulin secara rutin dan pada dewasa dilakukan diet rutin, olahraga dan pemberian obat penurun kadar glukosa darah
    • 3. Gagal ginjal Tanda : Meningkatnya kadar urea dalam darah karena ginjal sudah tidak berfungsi menyaring darah dari zat-zar sisa metabolisme. Penyebab : nefritis (radang ginjal) Akibat : zat-zat yang seharusnya dibuang oleh ginjal tertumpuk dalam darah Pengobatan : cuci darah secara rutin atau cangkok ginjal
    • 4. Albuminuria Tanda: urine banyak mengandung albumin serta protein Penyebab : kerusakan alat filtrasi Akibat: tubuh kekurangan albumin yang menjaga agar cairan tidak keluar dari darah
    • 5. Hematuria Tanda: urine mengandung darah Penyebab: peradangan organ urinaria atau karena iritasi akibat batu ginjal.
    • 6. Diabetes Insipidus Tanda : meningkatnya jumlah urine (20 – 30 kali lipat) Penyebab : kekurangan hormon antidiuretika (ADH) Akibat : sering buang urine Pengobatan : pemberian ADH sintetik
    • Kulit memiliki beberapa fungsi, antara lainsebagai pelindung terhadap kerusakan fisikakibat sentuhan mekanis, panas, penyinaran,kuman – kuman, dan zat kimia; mengatur suhubadan; mencegah dehidrasi; mengeluarkan zatsisa berupa keringat; dan menerimarangsangan dari luar.Banyak tidaknya keringat yang dikeluarkanseseorang dipengaruhi oleh beberapa faktor,yaitu suhu lingkungan, emosi, aktivitas tubuh,dan psikologi.
    • 1. STRUKTUR KULIT a. Lapisan Epidermis (Kulit Ari) Kulit ari tersusun dari dua lapisan, yaitu :  Lapisan tanduk, lapisan kulit paling luar yg terdiri atas sel-sel mati dan dapat mengelupas.  Lapisan Malpighi 1) Terdiri atas sel-sel hidup 2) Terdapat pigmen yg memberi warna pada kulit dan melindungi kulit dari sinar matahari 3) Terdapat ujung saraf perasa sehingga akan nyeri bila terluka
    • b. Lapisan Dermis (Jangat) Lapisan kulit jangat terdapat : 1. Pembuluh darah, fungsinya mengedarkan darah ke semua sel termasuk akar rambut. 2. Kelenjar keringat, fungsinya menghasilkan keringat. 3. Kelenjar minyak, fungsinya menghasilkan minyak untuk menjaga rambut agar tidak kering. 4. Folikel rambut (kantong rambut), yang didalamnyaterdapat akar dan batang rambut. 5. Ujung saraf perasa panas, dingin, nyeri, dan sentuhan.
    • c. Jaringan ikat bawah kulit Banyak mengandung lemak yang berguna sebagai cadangan makanan, menahan panas tubuh, melindungi tubuh bagian dalam terhadap benturan dari luar.
    • MEKANISMEPENGELUARANKERINGAT Proses pengeluaran keringat diatur oleh hipotalamus (otak). Hipotalamus dapat menghasilkan enzim bradikinin yang bekerja mempengaruhi kegiatan kelenjar keringat. Jika hipotalamus mendapat rangsangan, misalnya berupa perubahan suhu pada pembuluh darah, maka rangsangan tersebut diteruskan oleh saraf simpatetik ke kelenjar keringat. Selanjutnya kelenjar keringat akan menyerap air garam dan sedikit urea dari kapiler darah dan kemudian mengirimnya ke permukaan kulit dalam bentuk keringat.
    • 2. Fungsi Kulit a. Lapisan Epidermis (Kulit Ari) Selain sbg alat pengeluaran (berupa keringat), kulit juga berfungsi sebagai : 1. Pelindung tubuh terhadap kuman dari luar 2. Tempat penyimpanan kelebihan lemak 3. Pengatur suhu tubuh 4. Tempat pembuatan vitamin D dan provitamin D.
    • 3. Gangguan pada Kulit a. Kangker Kulit disebabkan oleh sinar UV matahari. Menyerang orang yg memiliki kulit lebih terang (putih) karena sensitif terhadap sinar matahari. b. Psioriasis Gejalanya antara lain kulit kemerahan dan bersisik (pada kepala, sikut, lutut, atau punggung. Disebabkan gangguan pada kekebalan tubuh. c. Skabies (seven-year itch) disebabkan oleh parasit insekta yg sangat kecil yg dapat menular.
    • d. Jerawat umumnya di alami oleh remaja. Menyerang pada wajah, dada atas dan punggung. Cara mencegah jerawat adalah dgn makan yg seimbang, cukup tidur dan olah raga, serta rajin membersihkan kulit.e. Eksim penyakit yg menyebabkan kulit menjadi kering, kemerahan dan bersisik.f. Biang Keringat terjadi karena kelenjar keringat tersumbat oleh sel-sel kulit mati yg tidak bisa terbuang secara sempurna. Keringat yg terperangkap menyebabkan kulit bintik- bintikkemerahan yg gatal.g. Biduran terjadi karena udara dingin atau alergi
    • Hati terletak didalam rongga perut sebelah kanan dibawah diafragma.Hati menghasilkan empedu yang kemudian ditampungdalam kentong empedu dan disalurkan ke usus duabelas jari melalui saluran empedu.Empedu berasal dari sel darah merah yang telah rusakdan dihancurkan dalam limpa.Empedu berbentuk cairan berwarna hijau kebiruan yangberfungsi mencerna makanan yang berlemak.Kandungan dalam cairan empedu adalah garammineral, pigmen (bilirubin dan biliverdin),kolesterol,fosfolipid, dan air.
    • PEROMBAKAN ERITROSIT OLEH HATISel – sel hati yang bertugas merombak eritrosit disebut selhistiosit. Melalui sel tersebut, hemoglobin akan diuraikanmenjadi senyawa hemin, zat besi (Fe), dan globin.Dalam hati, senyawa hemin diubah menjadi zat warna(bilirubin dan biliverdin) lalu dikirim ke usus dan setelahmelalui proses tertentu dibuang ke luar tubuh bersamafeses. Dalam usus, zat warna empedu (berwarna hijaubiru) dioksidasi menjadi urobilin (berwarna kuning coklat)yang berfungsi memberi warna pada feses dan urine.Sementara itu, zat besi tertahan dan disimpan dalam hatiatau dikembalikan ke sumsum tulang sedangkan globindigunakan lagi untuk pembentukan eritrosit baru danmetabolisme protein.
    • Selain sebagai alat ekskresi, hati juga berfungsi: 1. Mengeluarkan empedu. Empedu yg dihasilkan ditampung dalam kantung empedu, dan disalurkan ke usus 12 jari untuk mengemulsi lemak 2. Mengatur kadar gula dalam darah 3. Menyimpan gula dalam bentuk glikogen 4. Menetralkan racun yang masuk ke dalam tubuh 5. Sebagai tempat pembentukan urea yang merupakan sisa pencernaan dari protein 6. Sebagai tempat pengubah provitamin A menjadi vitamin A 7. Sebagai tempat pembuatan protombin dan fibrinogen
    • Kelainan dan Penyakit1. Hepatitis Tanda : perubahan warna kulit dan putih mata menjadi kuning, urine menjadi kecoklatan seperti air teh Penyebab : virus Akibat : hati meradang dan kerja hati terganggu Pencegahan : menjaga kebersihan lingkungan, menghindari kontak langsung atau penggunaan barang bersama-sama dengan penderita hepatitis, gunakan jarum suntik untuk sekali pakai.
    • 2. Sirosis Hati Tanda: timbulnya jaringan parut dan kerusakan sel-sel pada hati Penyebab: minuman alkohol, keracunan obat, infeksi bakteri, komplikasi hati Akibat: gangguan kesadaran, koma, kematian Pengobatan : sesuai penyebabnya, pemulihan fungsi hati dan transplantasi hati
    •  Manusia memiliki sepasang paru-paru yang terletak di rongga dada. Paru-paru berfungsi sebagai organ pernafasan yaitu menghirup oksigen dan mengeluarkan CO2 + uap air Uap air dan CO2 berdifusi di dalam alveolus kemudian dikeluarkan
    • Struktur Paru-paru
    • Kelainan dan PenyakitTuberculisis (TBC)TBC adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteriMycobacterium tuberculosis. Bakteri ini menyerang paru-paru sehingga pada bagian dalam alveolus terdapat bintil-bintil. Sebagian besar orang yang terinfeksi oleh bakterituberculosismenderita TBC tanpa mengalami gejala, hal inidisebut latenttuberculosis. Apabila penderitalatent tuberculosis tidakmenerima pengobatan maka akanberkembang manjadi active tuberculosis. Activetuberculosis adalah kondisi di manasistem kekebalan tubuhtidak mampu untuk melawan bakteri tuberculosis yangterdapat dalam tubuh, sehinggamenimbulkan infeksiterutama pada bagian paru-paru.
    • TBC dapat di atasi dengan terapi. Terapi TBC yangdapat dilakukan adalah sebagai berikut : 1. Pengguna vaksin BCG (Bacille Calmette-Guerin) Vaksin BCG diberikan mulai dari bayi. Perlindunganyang diberikan oleh vaksin BCG dapat bertahan untuk10 - 15 tahun, sehingga pada usia 12 - 15 tahun dapat dilakukan vaksinasi ulang. 2. Pengobatan pada pasien latent tuberculosis. 3. Pengobatan pada activetuberculosis dengan meng- gunakan antibiotik selama kurang lebih 6 bulan tidak boleh putus.
    • AsmaAsma merupakan penyempitan saluran pernapasanutama pada paru-paru.Gejala penyakit iniditandai dengan susah untuk bernapasatau sesak napasPenyakit ini tidak menular dan bersifat menurun.Kondisilingkungan yang udaranya tidak sehat atau telahtercemarakan memicu serangan asma. Penderita asma menghirup oksigen