Pelaksanaan Rasa Cinta Etika
Lingkungan
Pada Pengolahan Budidaya Bebek
By :
Kelompok 3


(6)



Anis Zainiya F

(7)



...
Daftar Isi...
Rumusan
Masalah

Latar
Belakang

Bab II

Tujuan Penulisan

Bab III

Manfaat
Penulisan

Bab IV
Pelaksanaan Rasa Cinta Etika
Lingkungan pada Optimal
Pengolahan Budidaya Bebek
1.1 LATAR BELAKANG


Di era globalisasi ini, semakin banyak Sumber Daya Manusia yang tersedia. Namun
peluang kerja semaki...
1.2 RUMUSAN MASALAH
Dari latar belakang di atas dapat dirumuskan beberapa masalah sebagai
berikut.
 1.2.1 Apa saja manfaa...
1.3 TUJUAN PENULISAN
Adapun tujuan dari penulisan ini adalah sebagai berikut.
 1.3.1 Untuk mengetahui manfaat yang ditimb...
1.4 MANFAAT PENULISAN
Adapun manfaat dari penulisan ini adalah sebagai berikut :
 1.4.1 Dengan penulisan ini diharapkan b...
2.1 TINJAUAN TENTANG PETERNAKAN BEBEK

Bebek adalah hewan penurut. Bebek mudah di ternakkan dan dipelihara. Banyak
sekali ...
Masa produksi telur yang ideal adalah selama 1 tahun. Produksi telur rata-rata bebek lokal
berkisar antara 200-300 butir p...
Usaha peternakan itik di Indonesia telah lama dikenal masyarakat. Agar usaha ini dapat memberikan
keuntungan yang optimal ...
2. Pakan
Jenis Pakan : jagung, dedak padi, bungkil kedelai, bungkil kelapa, dll.
Pemberian Pakan :


Umur 1 – 2 minggu 60...
3. Perkandangan
a. Lokasi Kandang


Jauh dari keramaian.



Ada atau dekat dengan sumber air.



Tidak terlalu dekat de...
4. Tatalaksana Pemeliharaan
a.

Secara ekstensif yaitu pemeliharaan yang berpindah-pindah.

b.

Secara intensif yaitu seca...
b. Penyakit Cacing.


Penyebab : Berbagai jenis cacing.



Tanda-tanda : Nafsu makan kurang, kadang-kadang mencret, bulu...
2.2 Tinjauan Tentang Limbah Kotoran Bebek


Limbah kotoran bebek tidak hanya dibiarkan saja agar tidak mengganggu masyara...
2.4 Tinjauan Tentang Rasa Cinta Etika Lingkungan


Seseorang memahami lingkungan dalam hubungannya dengan pengalaman

mas...
3.2.1 Sikap Mental (Kepribadian) Peternak dalam Manajemen Usaha Bebek
Para peternak itik yang tinggal di pedesaan dan memi...
3.2.2 Pemanfaatan limbah kotoran ternak Sebagai Pupuk Organik
Setiap peternakan tentu akan mengahsilkan limbah yang mencem...
Kandungan Nitrogen, Posphat, dan Kalium sebagai unsur makro
yang diperlukan tanaman, tersaji dalam tabel berikut.
Kadar N,...
4.1 Kesimpulan
Kerusakan lingkungan hidup banyak diakibatkan oleh manusia. Diantaranya pencemaran
udara yang mengakibatkan...
4.2 Saran
Seharusnya pemerintah lebih memperhatikan kelestarian lingkungan hidup. Karena
pada saat ini pemerintah masih be...
Sekian dan Terima Kasih.. 
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Pelaksanaan rasa cinta etika lingkungan (budidaya bebek)

997

Published on

pengelolaan sumber daya dengan budidaya bebek di desa kebonsari, candi diserai penerapan rasa cinta lingkungan (SMA kelas X)

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
997
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
11
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Pelaksanaan rasa cinta etika lingkungan (budidaya bebek)

  1. 1. Pelaksanaan Rasa Cinta Etika Lingkungan Pada Pengolahan Budidaya Bebek By : Kelompok 3  (6)  Anis Zainiya F (7)  Firmansyah Bima (18)  Lailatur Rohmah (22)  Rosyita Firdaus (31)  Going to Word Alex Susanto Rusdiana Dewi (32)
  2. 2. Daftar Isi... Rumusan Masalah Latar Belakang Bab II Tujuan Penulisan Bab III Manfaat Penulisan Bab IV
  3. 3. Pelaksanaan Rasa Cinta Etika Lingkungan pada Optimal Pengolahan Budidaya Bebek
  4. 4. 1.1 LATAR BELAKANG  Di era globalisasi ini, semakin banyak Sumber Daya Manusia yang tersedia. Namun peluang kerja semakin sedikit karena banyak perusahaan besar melakukan Putus Hubungan Kerja. Keadaan inilah yang medorong para wirausahawan untuk mendirikan lapangan pekerjaan guna menampung para Sumber Daya Manusia yang terancam menjadi pengangguran.  Masa kini, peluang bisnis merupakan peluang yang menjanjikan. Tidak perlu memikirkan Putus Hubungan Kerja, gaji yang tidak pasti, dan pengaruh jabatan. Dengan bisnis, kita bisa mengembangkan potensi yang dimiliki melalui perusahaan “bisnis” yang didirikan oleh perseorangan atau organisasi.  Dimulai dari bisnis rumahan yang bersifat “kecil” (belum meluas), peluang bisa dikembangkan. Sebagai contoh, usaha peternakan bebek di Desa Kebonsari, Candi, Sidoarjo. Dari bisnis ini mampu didapatkan penghasilan yang lebih dari sekedar pegawai pabrik (perusahaan). Melalui bisnis ini, diharapkan mampu mengurangi tingkat pengangguran.
  5. 5. 1.2 RUMUSAN MASALAH Dari latar belakang di atas dapat dirumuskan beberapa masalah sebagai berikut.  1.2.1 Apa saja manfaat yang ditimbulkan dari proses pembudidayaan bebek?  1.2.2 Apa sajakah permasalahan yang terjadi dalam pembudidayaan bebek di daerah Kebon Sari Kabupaten Sidoarjo?  1.2.3 Apakah rasa cinta etika lingkungan dapat mengatasi permasalahan yang terjadi di pembudidayaan bebek daerah Kebon Sari Kabupaten Sidoarjo?  1.2.4 Bagaimana rasa cinta etika lingkungan dapat memelihara ekosistem lingkungan daerah Kebon Sari Kabupaten Sidoarjo?  1.2.5 Bagaimana pembudidayaan bebek yang sesuai dengan cinta etika lingkungan?
  6. 6. 1.3 TUJUAN PENULISAN Adapun tujuan dari penulisan ini adalah sebagai berikut.  1.3.1 Untuk mengetahui manfaat yang ditimbulkan dari proses pembudidayaan bebek.  1.3.2 Untuk mengetahui permasalahan yang terjadi dalam pembudidayaan bebek di daerah Kebon Sari Kabupaten Sidoarjo.  1.3.3 Untuk mengetahui rasa cinta etika lingkungan dapat mengatasi permasalahan yang terjadi di pembudidayaan bebek daerah Kebon Sari Kabupaten Sidoarjo.  1.3.4 Untuk mengetahui rasa cinta etika lingkungan dapat memelihara ekosistem lingkungan daerah Kebon Sari Kabupaten Sidoarjo.  1.3.5 Untuk mengetahui pembudidayaan bebek yang sesuai dengan cinta etika lingkungan.
  7. 7. 1.4 MANFAAT PENULISAN Adapun manfaat dari penulisan ini adalah sebagai berikut :  1.4.1 Dengan penulisan ini diharapkan baik penulis maupun pembaca lebih memahami permasalahan yang terjadi dalam pembudidayaan bebek daerah Kebon Sari Kabupaten Sidoarjo.  1.4.2 Dengan penulisan ini diharapkan baik penulis maupun pembaca dapat lebih memiliki rasa cinta terhadap lingkungan sekitarnya.  1.4.3 Dengan penulisan ini diharapkan baik penulis maupun pembaca lebih memahami pembudidayaan bebek dengan memperhatikan keseimbangan lingkungan.
  8. 8. 2.1 TINJAUAN TENTANG PETERNAKAN BEBEK Bebek adalah hewan penurut. Bebek mudah di ternakkan dan dipelihara. Banyak sekali sumber daya yang bisa kita ambil dari bebek ini, telurnya, dagingnya bahkan kotorannya bisa di jadikan pupuk. Penggemar daging dan telur bebek sekarang semakin banyak, karena rasa dari dagingnya yang sangat lezat. Telurnya pun bisa dibikin telur asin yang tak kalah lezat dengan dagingnya. Kebutuhan akan ketersediaan daging dan telur bebek ini sangatlah tinggi. Umumnya usaha peternakan bebek ditujukan untuk bebek petelur. Namun peluang bebek pedaging juga bisa diambil dari bebek jantan atau bebek betina yang sudah lewat masa produksinya. Selain itu bisa juga pebisnis mengambil bagian pembibitan ternak bebek sebagai fokus usaha. Namun sebelum seorang peternak memulai usahanya, harus menyiapkan diri dengan pemahaman tentang perkandangan, bibit unggul, pakan ternak, pengelolaan dan pemasaran hasil. Misalnya bagaimana pemeliharaan anak bebek (5-8 minggu), pemeliharaan bebek Dara (umur 8-20 minggu ke atas) dan pemeliharaan bebek petelur (umur 20 minggu ke atas).
  9. 9. Masa produksi telur yang ideal adalah selama 1 tahun. Produksi telur rata-rata bebek lokal berkisar antara 200-300 butir per tahun dengan berat rata-rata 70 gram. Bahkan, bebek alabio memiliki produktivitas tinggi di atas 250 butir per tahun dengan masa produksi telur hingga 68 minggu. Pemeliharaannya tidak membutuhkan waktu yang lama, dimana hasil sudah bisa dipetik dalam waktu 2-3 bulan. Hal tersebut disebabkan karena pertumbuhan dan perkembangan tubuhnya relatif lebih baik daripada bebek betina. Berat badan sampai saat dipotong tidak kurang dari 1,5 kg. Dengan memanfaatkan bebek jantan, dalam waktu yang relatif singkat sudah dapat dicapai berat yang lebih dibutuhkan. Pemotongan pada umur yang relatif muda, menghasilkan daging yang lebih empuk, lebih gurih dan nilai gizinya lebih tinggi.  Bebek Siap Telur = Rp 39.000,- S/d Rp 42.000,-  DOD Betina = Rp 3700,-  DOD Jantan = Rp 3200-  Bebek Potong 1,2 kg s/d 1,3 kg = Rp 19.500,-  Telur Tetas = Rp 1250,-  Telur Konsumsi = Rp. 900,-
  10. 10. Usaha peternakan itik di Indonesia telah lama dikenal masyarakat. Agar usaha ini dapat memberikan keuntungan yang optimal bagi pemiliknya maka perlu diperhatikan beberapa hal yang menyangkut Manajemen pemeliharaan ternak itik, antara lain : 1. Seleksi Bibit Bibit itik di Indonesia dibagi dalam dua kelompok yaitu : a. Itik Lokal  Itik Tegal (Tegal). Ciri-ciri : warna bulu putih polos sampai cokelat hitam, warna paruh dan kaki kuning atau hitam.  Itik Mojosari (Mojosari Jawa Timur). Ciri-ciri : warna bulu cokelat muda sampai cokelat tua, warna paruh hitam dan kaki berwarna hitam.  Itik Alabio (Amuntai Kalimantan Selatan). Ciri-ciri : badan lebih besar dibandingkan dengan itik Tegal.  Itik Asahan dikembangkan di Tanjung Balai, Sumatera Utara. b. Itik Persilangan
  11. 11. 2. Pakan Jenis Pakan : jagung, dedak padi, bungkil kedelai, bungkil kelapa, dll. Pemberian Pakan :  Umur 1 – 2 minggu 60 gr/ekor/hari.  Umur 3 – 4 minggu 80 gr/ekor/hari.  Umur 5 – 9 minggu 100 gr/ekor/hari.  Umur 10 minggu 150-180gr/ekor/hari
  12. 12. 3. Perkandangan a. Lokasi Kandang  Jauh dari keramaian.  Ada atau dekat dengan sumber air.  Tidak terlalu dekat dengan rumah.  Mudah dalam pengawasan. b. Bahan kandang bisa terbuat dari kerangka kayu atau bambu, atap genteng dan lantainya pasir atau kapur. c. Daya tampung untuk 100 ekor itik :  Umur 1 hari – 2 minggu 1 -2 m.  Umur 1 – 2 minggu 2 – 4 m.  Umur 2 – 4 minggu 4 – 6 m.  Umur 4 – 6 minggu 6 – 8 m.  Umur 6 – 8 minggu 8 – 10 m. Itik dara sampai umur 6 bulan 5 – 10 ekor/m.
  13. 13. 4. Tatalaksana Pemeliharaan a. Secara ekstensif yaitu pemeliharaan yang berpindah-pindah. b. Secara intensif yaitu secara terus-menerus dikandangkan seperti ayam ras. c. Secara semi intensif yaitu dipelihara di kandang yanga ada halaman berpagar. Perbandingan jantan dan betina (sex ratio) adalah 1 : 10 dan dipilih ternak itik yang berproduksi tinggi. 5. Kesehatan a. Penyakit Berak Kapur.  Penyebab : Bakteri Salmonella Pullorum. Tanda-tanda : Berak putih, lengket seperti pasta.  Pencegahan: Kebersihan kandang, makanan, minuman, vaksinasi, dan itik yang sakit dipisahkan.
  14. 14. b. Penyakit Cacing.  Penyebab : Berbagai jenis cacing.  Tanda-tanda : Nafsu makan kurang, kadang-kadang mencret, bulu kusam, kurus, dan produksi telur menurun. Pencegahan: Kandang harus bersih, kering tidak lembab, makanan dan minuman harus bersih dan sanitasi kandang. c. Lumpuh.  Penyebab : Kekurangan vitamin B.  Tanda-tanda : Kaki bengkak dibagian persendian, jalan pincang dan lumpuh, kelihatan ngantuk, kadang-kadang keluar air mata berlebihan.  Pencegahan : Pemberian sayuran / hijauan dalam bentuk segar setiap hari. 6. Pasca Panen A. Telur itik dapat diolah menjadi telur asin, telur pindang, dll. B. Bebek dapat diolah menjadi bebek panggang dll. C. Bulu dapat diolah menjadi kerajinan tangan. D. Tinja/kotoran itik dapat menjadi pupuk.
  15. 15. 2.2 Tinjauan Tentang Limbah Kotoran Bebek  Limbah kotoran bebek tidak hanya dibiarkan saja agar tidak mengganggu masyarakat sekitar. Cara mengolah limbah ternak bebek yaitu dengan memanfaatkan kembali kotoran bebek dan cangkang bebek untuk berbagai tujuan. Akan tetapi sebelum dimanfaatkan kembali harus tepat. Kotoran bebek misalnya, harus utin dibersihkan dari dalam kandang agar tidak mengganggu kesehatan bebek. Setelahnya baru dapat dikumpulkan, kemudian diolah untuk dijadikan pupuk organik. 2.3 Tinjauan Tentang Pencemaran Udara  Untuk menekan bau amoniaa (dan bau dari limbah organik lainnya) secara efektif, cepat dan aman, peternak menggunakan protexol yaitu larutan pengurang bau amonia kotoran. Satu kali penyemprotan larutan protexol mampu mengurangi bau amonia kotoran bebek sampai 90% selama 5 hari seperti yang telah diterapkan. Protexol diyakini peternak bebek ini akan mampu mengatasi persoalan yang ditimbulkan oleh kotoran bebek. Termasuk dampak sosial terhadap masyarakat lingkungan sekitar yang terimbas bau menyengat kotoran bebek selama ini. Sehingga masyarakat sekitar tidak terganggu dengan pencemaran udara yang terjadi.
  16. 16. 2.4 Tinjauan Tentang Rasa Cinta Etika Lingkungan  Seseorang memahami lingkungan dalam hubungannya dengan pengalaman masa lalu dan kebutuhan dia. Memahami lingkungan adalah suatu proses yang aktif, dimana seseorang mencoba membuat lingkungannya berarti baginya.
  17. 17. 3.2.1 Sikap Mental (Kepribadian) Peternak dalam Manajemen Usaha Bebek Para peternak itik yang tinggal di pedesaan dan memiliki keterbatasan dalam tingkat pendidikan, permodalan, komunikasi dan waktu kerja yang panjang. menjadikan mereka kurang inovatif, mudah menyerah, aspirasinya terbatas, berwawasan sempit dan kurang berempati. Sikap mental tersebut tentunya menghambat pengembangan usaha peternakan rakyat yang secara ekonomi dinilai tidak efisien (skala pemilikan kebanyakan skala kecil). Rata-rata para peternak jarang sekali memperhatikan lingkungan fisik akibat pembuangan kotoran peternakan, namun menurut hasil penelitian yang kami lakukan di peternakan milik Bapak Mushollin ini sangat memperhatikan pencemaran yang terjadi di lingkungan. Beliau sangat memikirkan dan menjaga agar peternakannya tidak mengganggu warga yang ada disekitar rumahnya. Adapun cara untuk menjaga pencemaran tersebut yaitu : a. Memperhatikan sarana pembuangan yang ada di peternakan agar tidak sampai mencemari lingkungan sekitar. b. Memberikan obat atau sejenis semprotan obat untuk mengurangi bau atau pencemaran udara dari peternakan. c. Memberi makan di peternakan secara teratur. d. Menyimpang bahan makanan di tempat khusus. Dari cara tersebut, beliau mendapatkan respon yang baik dari para warga yang berada di sekitar rumah beliau dan lingkungan disekitar beliau tetap dalam kondisi yang baik.
  18. 18. 3.2.2 Pemanfaatan limbah kotoran ternak Sebagai Pupuk Organik Setiap peternakan tentu akan mengahsilkan limbah yang mencemari lingkungan, begitu juga dengan ternak bebek yang mengahsilkan limbah yang dapat mengotori ligkungan. Walaupun limbah ternak bebek tidak berbahaya tetapi bahkan bisa menguntungkan bagi peternak bebek itu sendiri. Kotoran ternak bebek dan cangkang telur bebek merupakan limbah ternak bebek yang paling banyak dihasilkan. Berikut ini merupakan cara mengolah limbah yaitu dengan memanfaatkan kembali kotoran bebek dan cangkang telur bebek untuk berbagai tujuan. Akan tetapi penanganan sebelum dimanfaatkan kembali harus tepat. Kotoran bebek misalnya, harus rutin dibersihkan dari dalam kandang agar tidak mengganggu kesehatan bebek. Setelah itu baru dapat dikumpulkan kemudian dapat diolah untuk dijaddikan pupuk organik. Pemanfaatan limbah usaha peternakan terutama kotoran ternak sebagai pupuk organik dapat dilakukan melalui pemanfaatan kotoran tersebut sebagai pupuk organik. Penggunaan pupuk kandang (manure) selain dapat meningkatkan unsur hara pada tanah juga dapat meningkatkan aktivitas mikrobiologi tanah dan memperbaiki struktur tanah tersebut.
  19. 19. Kandungan Nitrogen, Posphat, dan Kalium sebagai unsur makro yang diperlukan tanaman, tersaji dalam tabel berikut. Kadar N, P dan K dalam Pupuk Kandang dari Beberapa Jenis Ternak Kotoran ternak dapat juga dicampur dengan bahan organik lain untuk mempercepat proses pengomposan serta untuk meningkatkan kualitas kompos tersebut. Kandungan (%) Jenis Pupuk Kandang N P2O5 K2O Kotoran Sapi 0.6 0.3 0.1 Kotoran Kuda 0.4 0.3 0.3 Kotoran Kambing 0.5 0.3 0.2 Kotoran Ayam 1.6 0.5 0.2 Kotoran Itik 1.0 1.4 0.6
  20. 20. 4.1 Kesimpulan Kerusakan lingkungan hidup banyak diakibatkan oleh manusia. Diantaranya pencemaran udara yang mengakibatkan udara terpolusi dan menimbulkan bau yang tidak sedap. Majunya ilmu pengetahuan seperti penciptaan alat atau cairan penghilang bau akan mengurangi dampak yang ditimbulkan agar tidak mengganggu masyarakat. Selain itu proses pemanfaatan kembali limbah yang dihasilkan akan berperan dalam mengurangi dampak yang ditimbulkan pula. Pencemaran udara yang terjadi membuat udara disekitar menjadi bau dan mengganggu pernapasan. Majunya teknologi seperti mobil, pabrik, dan sepeda motor membuat udara tercemar dan ketika pencemaran udara yang disebabkan oleh limbah peternakan ini terus dibiarkan maka akan pencemaran udara di bumi akan semakin parah. Oleh karena itu, manusia harus segera menanggulangi pencemaran udara ini sebelum polusi semakin meluas. Selain menanggulangi manusia harus sadar dan mengintrospeksi diri mereka agar tidak mengulangi kesalahan yang sama seperti merusak lingkungan.
  21. 21. 4.2 Saran Seharusnya pemerintah lebih memperhatikan kelestarian lingkungan hidup. Karena pada saat ini pemerintah masih berpangku tangan atas apa yang terjadi dengan lingkungan. Pemerintah harus tegas dalam menentukan tindakan untuk menanggulangi pencemaran yang lebih lanjut seperti pencemaran udara, pencemaran air, dan pencemaran tanah yang membuat tidak terciptanya keseimbangan lingkungan dan banyak kerusakan lain yang disebabkan oleh manusia. Semua ini dapat ditanggulangi dengan cara pemanfaatan kembari limbah yang terbuang, penyuluhan tentang pentingnya lingkungan hidup bagi kehidupan manusia.
  22. 22. Sekian dan Terima Kasih.. 
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×