Your SlideShare is downloading. ×
0
Konsep imunisasi (anak)
Konsep imunisasi (anak)
Konsep imunisasi (anak)
Konsep imunisasi (anak)
Konsep imunisasi (anak)
Konsep imunisasi (anak)
Konsep imunisasi (anak)
Konsep imunisasi (anak)
Konsep imunisasi (anak)
Konsep imunisasi (anak)
Konsep imunisasi (anak)
Konsep imunisasi (anak)
Konsep imunisasi (anak)
Konsep imunisasi (anak)
Konsep imunisasi (anak)
Konsep imunisasi (anak)
Konsep imunisasi (anak)
Konsep imunisasi (anak)
Konsep imunisasi (anak)
Konsep imunisasi (anak)
Konsep imunisasi (anak)
Konsep imunisasi (anak)
Konsep imunisasi (anak)
Konsep imunisasi (anak)
Konsep imunisasi (anak)
Konsep imunisasi (anak)
Konsep imunisasi (anak)
Konsep imunisasi (anak)
Konsep imunisasi (anak)
Konsep imunisasi (anak)
Konsep imunisasi (anak)
Konsep imunisasi (anak)
Konsep imunisasi (anak)
Konsep imunisasi (anak)
Konsep imunisasi (anak)
Konsep imunisasi (anak)
Konsep imunisasi (anak)
Konsep imunisasi (anak)
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Konsep imunisasi (anak)

12,420

Published on

Published in: Technology, Health & Medicine
1 Comment
4 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total Views
12,420
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
911
Comments
1
Likes
4
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide
  • June 18, 2010 Whenny Yusvita S.Kep, Ns Keperawatan Anak (Imunisasi)
  • Transcript

    • 1. OLEH : WHENNY YUSVITA P.S S.Kep, Ns STIKES MOJOPAHIT MOJOKERTO KONSEP IMUNISASI
    • 2. <ul><li>Imunisasi adalah upaya yg dilakukan dgn sengaja memberikan kekebalan (imunitas) pada bayi atau anak sehingga terhindar dari penyakit (DepKes, 2000). </li></ul><ul><li>Imunitas pasif adalah tubuh tidak membentuk imun, tetapi menerima imun. </li></ul><ul><li>Imunitas aktif adalah tubuh yg membentuk kekebalan sendiri. </li></ul>PENGERTIAN
    • 3. PROSES IMUNISASI June 18, 2010 Imunisasi (Whenny S.Kep, Ns)
    • 4. PEMBERIAN IMUNISASI <ul><li>Ada bbbrp hal penting yg harus diperhatikan perawat, adalah : </li></ul><ul><li>Ortu anak harus ditanyakan : </li></ul><ul><li>Status kesehatan anak saat ini, apakah dlm kondisi sehat atau sakit. </li></ul><ul><li>Pengalaman/reaksi thp imunisasi yg pernah di dpt sebelumnya. </li></ul><ul><li>Penyakit yg dialami dimasa lalu dan sekarang. </li></ul>June 18, 2010 Imunisasi (Whenny S.Kep, Ns)
    • 5. <ul><li>Ortu hrs mengerti ttg hal-hal yg berkaitan dgn penyakit yg dpt dicegah dgn imunisasi (pengertian, jenis imunisasi, alasan imunisasi, manfaat imunisasi dan efek sampingnya). </li></ul><ul><li>Catatan imunisasi yg lalu (apabila sdh pernah mendpt imunisasi sebelumnya), pentingnya menjaga kes melalui tindakan imunisasi. </li></ul><ul><li>Penkes utk ortu. ( Gunakan pertanyaan terbuka utk mendptkan informasi seluas-luasnya). </li></ul>June 18, 2010 Imunisasi (Whenny S.Kep, Ns)
    • 6. <ul><li>Kontraindikasi pemberian imunisasi. </li></ul><ul><li>Ada bbrp kondisi yg menjadi pertimbangan utk tdk memberikan imunisasi pada anak,yaitu: </li></ul><ul><li>Flu berat atau panas tinggi </li></ul><ul><li>Perubahan pada sistem imun yg tdk dpt menerima vaksin virus hidup. </li></ul><ul><li>Sedang dalam pemberian obat2tan yg menekan sistem imun, Mis : transfusi darah dan imunoglobulin. </li></ul><ul><li>Riwayat alergi thp pemberian vaksin (pertusis). </li></ul>June 18, 2010 Imunisasi (Whenny S.Kep, Ns)
    • 7. Di mana imunisasi dapat diperoleh? <ul><li>Imunisasi dapat diperoleh di : </li></ul><ul><li>Posyandu, </li></ul><ul><li>Puskesmas, </li></ul><ul><li>Puskesmas Pembantu, </li></ul><ul><li>Puskesmas Keliling, </li></ul><ul><li>Praktek Dokter Atau Bidan, Dan </li></ul><ul><li>Di Rumah Sakit. </li></ul>June 18, 2010 Imunisasi (Whenny S.Kep, Ns)
    • 8. JENIS KEKEBALAN/IMUNITAS <ul><li>Kekebalan pasif </li></ul><ul><li>Kekebalan pasif ada dua kategori yaitu kekebalan bawaan dan pasif didapat. </li></ul><ul><li>Kekebaalan pasif adalah pemberian antibodi yg berasal dari hewan atau manusia kepada manusia lain . </li></ul><ul><li>Ex kekebalan pasif di dapat : </li></ul><ul><li>Campak , tetanus , rabies </li></ul><ul><li>Harus dilakukan skin test sebelumnya. </li></ul>June 18, 2010 Imunisasi (Whenny S.Kep, Ns)
    • 9. <ul><li>Menurut lokasi ada dua jenis imunitas, yaitu humoral dan seluler. </li></ul><ul><li>Imunitas humoral terdapat dlm imunoglobin (Ig) yaitu (Ig G,A, dan M). </li></ul><ul><li>Imunitas seluler terdiri atas fagositosis oleh sel-sel sistem retikuloendotelial. </li></ul><ul><li>Imunitas seluler berhub dgn kemampuan sel tubuh utk menolak benda asing dan dpt di tunjukkan dgn adanya alergi kulit thp benda asing. </li></ul>June 18, 2010 Imunisasi (Whenny S.Kep, Ns)
    • 10. <ul><li>Imunitas Aktif </li></ul><ul><li>Ada 2 jenis kekebalan aktif, yaitu kekebalan aktif didapat dan kekebalan aktif dibuat. </li></ul><ul><li>Kekebalan yg didapat secara alami , mis anak yg terkena difteri atau poliomielitis </li></ul><ul><li>Kekebalan yg sengaja dibuat yg dikenal dgn imunisasi dasar dan ulangan (booster) </li></ul>June 18, 2010 Imunisasi (Whenny S.Kep, Ns)
    • 11. PENYAKIT YG DPT DICEGAH DGN IMUNIASASI <ul><li>Tuberkulosis </li></ul><ul><li>Peny. ini disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis yg sebagian besar menyerang masyarakat dgn kelas sosial ekonomi rendah. </li></ul><ul><li>Organ yg sering terkena adalah paru, kelenjar, kulit, tulang, sendi dan selaput otak. </li></ul><ul><li>Cara penularan : melalui droplet atau percikan air ludah, </li></ul><ul><li>Imunisasi yg dapat mencegah penyakit ini adl BCG </li></ul>June 18, 2010 Imunisasi (Whenny S.Kep, Ns)
    • 12. <ul><li>2. Difteri </li></ul><ul><li>Disebabkan oleh Corynebacterium Dyptheria. </li></ul><ul><li>Penularannya melalui percikan ludah yg tercemar. </li></ul><ul><li>Difteri dpt menjadi endemik pd ling masy dgn sosial ekonomi rendah. </li></ul><ul><li>Imuniasasi yg diberikan adalah DPT. </li></ul>June 18, 2010 Imunisasi (Whenny S.Kep, Ns)
    • 13. <ul><li>3 Pertusis </li></ul><ul><li>Disebabkan oleh Bordetella pertusis </li></ul><ul><li>Penularannya melalui droplet. </li></ul><ul><li>Istilah awamnya adalah batuk rejan atau batuk 100 hari. </li></ul><ul><li>Bahaya dari pertusis adalah pneumonia </li></ul><ul><li>Gejala awal berupa batuk pilek, kemudian setelah hari ke 10 batuk bertambah berat dan sering kali muntah. </li></ul>June 18, 2010 Imunisasi (Whenny S.Kep, Ns)
    • 14. <ul><li>4. Tetanus </li></ul><ul><li>Disebabkan oleh Mycobacterium Tetani, yg berbentuk spora masuk ke dlm luka terbuka, berkembang biak secara anerobik, dan membentuk toksin. </li></ul><ul><li>Tetanus yg khas terjadi pada usia anak adalah tetanus neonatorum. </li></ul><ul><li>T.Neonatorum dpt menimbulkan kematian karena terjadi kejang , sianosis, dan henti napas. </li></ul>June 18, 2010 Imunisasi (Whenny S.Kep, Ns)
    • 15. <ul><li>Resevoarnya adalah kotoran hewan atau tanah yg terkontaminasi kotoran hewan dan manusia. </li></ul><ul><li>Gejala awal ditunjukkan dgn mulut mecucu dan bayi tidak mau menyusu. </li></ul><ul><li>Kekebalan pada penyakit ini hanya diperoleh dgn imunisasi atau vaksinasi lengkap. </li></ul>June 18, 2010 Imunisasi (Whenny S.Kep, Ns)
    • 16. <ul><li>5. Poliomielitis </li></ul><ul><li>Penyebab infeksi adalah virus polio tipe 1,2, dan 3 dan menyerang mielin atau serabut otot. </li></ul><ul><li>Kelumpuhan dpt terjadi pada anggota badan, saluran napas, dan otot menelan. </li></ul><ul><li>Penularan penyakit ini adalah memeluui droplet dan reservoarnya adalah manusia yg menderita polio. </li></ul><ul><li>Pencegahan dpt dilakaukan dgn imunisasi polio. </li></ul>June 18, 2010 Imunisasi (Whenny S.Kep, Ns)
    • 17. <ul><li>6. Campak </li></ul><ul><li>Penyebab penyakit ini adalah virus morbili, yg menular melalui droplet. </li></ul><ul><li>Gejala awal ditunjukkan dgn adanya kemerahan yg mulai timbul pada bagian belakang telinga, dahi, dan menjalar ke wajah dan anggota badan, biasanya juga timbul gejala flu disertai mata berair dan kemerahan. </li></ul><ul><li>Setelah 3-4 hari, kemerahan mulai hilang dan berubah menjadi kehitaman yg akan tampak seperti sisik dalam waktu 1-2 mgg </li></ul>June 18, 2010 Imunisasi (Whenny S.Kep, Ns)
    • 18. <ul><li>Imunisasi yang diberikan adalah imunisasi campak. </li></ul><ul><li>Komplikasi yg harus dicegah adalah OMA, Konjungtivitis Berat, Pneumonia. </li></ul>June 18, 2010 Imunisasi (Whenny S.Kep, Ns)
    • 19. <ul><li>7. Hepatitis B </li></ul><ul><li>Penyakit infeksi disebabkan oleh virus hepatitis tipe B. </li></ul><ul><li>Kelompok yg berisiko adalah pecandu narkotika, pasien hemodialisis, pekerja laboratorium, atau akupuntur. </li></ul><ul><li>Gejala yang muncul tidak khas, seperti anoreksia, mual, dan kadang – kadang ikterik. </li></ul>June 18, 2010 Imunisasi (Whenny S.Kep, Ns)
    • 20. <ul><li>7. Typus Abdominalis </li></ul><ul><li>Tujuan pemberian imunisasi ini adalah mencegah terjadinya penyakit tipus abdominalis. </li></ul><ul><li>Ada 3 jenis vaksin diantaranya kuman yg dimatikan, kuman yg dilemahkan dan antigen capsular Vi poliysacaride </li></ul>June 18, 2010 Imunisasi (Whenny S.Kep, Ns)
    • 21. <ul><li>Vaksin kuman yg dimatikan dpt diberikan utk bayi 6-12 bulan adalah 0.1 ml, 1-2 thn 0,2 ml, dan 2-12 thn adalah 0,5 ml. </li></ul><ul><li>Vaksin kuman yg dilemahkan dpt diberikan dlm bentuk capsul sebelum makan pada hari 1, 2, dan 5 pada anak di atas usia 6 thn. </li></ul><ul><li>Antigen capsular diberikan pada usia di atas dua tahun dan dapat di ulang tiap 3 tahun. </li></ul>June 18, 2010 Imunisasi (Whenny S.Kep, Ns)
    • 22. <ul><li>8. Imunisasi Varicella </li></ul><ul><li>Digunakan untuk mencegah terjadinya peny varicella (cacar air). </li></ul><ul><li>Merupakan virus hidup varicella zoozter yg dilemahkan. </li></ul><ul><li>Diberikan pada usia 12 thn di daerah tropik. </li></ul><ul><li>Diatas usia 13 thn dapat diberikan 2 kali suntikan dgn interval 4-8 mgg. </li></ul>June 18, 2010 Imunisasi (Whenny S.Kep, Ns)
    • 23. IMUNISASI HEPATITIS B June 18, 2010 Imunisasi (Whenny S.Kep, Ns)
    • 24. IMUNISASI CAMPAK June 18, 2010 Imunisasi (Whenny S.Kep, Ns)
    • 25. IMUNISASI POLIO June 18, 2010 Imunisasi (Whenny S.Kep, Ns)
    • 26. ANAK DENGAN POLIO June 18, 2010 Imunisasi (Whenny S.Kep, Ns)
    • 27. ANAK DENGAN CAMPAK June 18, 2010 Imunisasi (Whenny S.Kep, Ns)
    • 28. ANAK DENGAN pertusis June 18, 2010 Imunisasi (Whenny S.Kep, Ns)
    • 29. ANAK DENGAN TETANUS June 18, 2010 Imunisasi (Whenny S.Kep, Ns)
    • 30. ANAK DENGAN VARICELLA June 18, 2010 Imunisasi (Whenny S.Kep, Ns)
    • 31. ANAK DENGAN GONDONG June 18, 2010 Imunisasi (Whenny S.Kep, Ns)
    • 32. Dosis dan Cara Pemberian Vaksin Dosis Cara pemberian BCG DPT Hepatitis B Polio Campak TT 0,05 cc 0,5 cc 0,5 cc 2 tts 0,5 cc 0,5 cc IC IM IM pd paha bagian luar Mulut SC , biasanya di lengan kiri atas. IM June 18, 2010 Imunisasi (Whenny S.Kep, Ns)
    • 33. Vaksin Jml Pemberian Interval Wkt Pemberian BCG DPT Hepetitis B Polio Campak 1 kali 3 kali 3 kali 4 kali 1 kali 4 mgg 4 mgg 4 mgg 0-11 bln 2-11 bln 0-11 bln 0-11 bln 9-11 bln June 18, 2010 Imunisasi (Whenny S.Kep, Ns)
    • 34. Hal–hal yang perlu diingat <ul><li>Demam yang tidak terlalu tinggi bukan merupakan penghalang bagi anak untuk mendapatkan imunisasi. </li></ul><ul><li>Diare ringan bukan merupakan halangan untuk mendapatkan imunisasi. </li></ul><ul><li>Imunisasi ulangan (DPT4, D P T5, TT, POLIO5, POLIO6, CAMPAK2 dll) harus dilakukan untuk memperkuat kekebalan yang sudah didapat pada waktu bayi. </li></ul>June 18, 2010 Imunisasi (Whenny S.Kep, Ns)
    • 35. Efek samping imunisasi <ul><li>Hal-hal berikut walaupun sangat jarang terjadi dapat merupakan efek samping penyuntikan imunisasi : </li></ul><ul><li>Demam. Atasi segera dengan memberikan kepada anak obat turun panas. Bila demam tidak turun, segera bawa anak ke puskesmas atau sarana pelayanan kesehatan terdekat. </li></ul><ul><li>Kulit sekitar tempat penyuntikan membengkak dan merah. Biasanya efek ini akan menghilang setelah beberapa hari. </li></ul><ul><li>Hepatitis. Ini dapat terjadi bila jarum yang digunakan tidak steril atau telah digunakan berkali-kali. Karena itu jangan lupa untuk meminta petugas kesehatan menggunakan jarum suntik yang baru dan steril. </li></ul>June 18, 2010 Imunisasi (Whenny S.Kep, Ns)
    • 36. Bagaimana dengan imunisasi pada ibu hamil? <ul><li>Imunisasi yang diberikan pada ibu hamil adalah imunisasi TT (Tetanus Toksoid). </li></ul><ul><li>Bagi yang belum pernah mendapatkan vaksinasi TT , imunisasi TT pada ibu hamil diberikan sebanyak 2 kali dengan jarak waktu antara 2 pemberian tersebut minimal 1 bulan. </li></ul><ul><li>Bila sudah pernah mendapatkan vaksinasi TT , ibu hamil cukup diberikan vaksinasi TT 1 kali. </li></ul><ul><li>Berikan imunisasi segera setelah diketahui ibu tersebut hamil </li></ul>June 18, 2010 Imunisasi (Whenny S.Kep, Ns)
    • 37. Mengapa ibu hamil perlu diimunisasi ? <ul><li>Ibu hamil perlu mendapatkan imunisasi agar bayi yang dikandungnya mempunyai kekebalan terhadap infeksi kuman tetanus. </li></ul><ul><li>Tetanus neonatorum adalah infeksi oleh kuman tetanus yang biasanya terjadi pada waktu persalinan, akibat penggunaan alat penolong persalinan yang tidak steril. </li></ul><ul><li>Tetanus neonatorum sangat berbahaya , dan merupakan salah satu penyebab utama kematian pada bayi baru lahir </li></ul>June 18, 2010 Imunisasi (Whenny S.Kep, Ns)
    • 38. TERIMA KASIH… SORRY NEH BURU2 MAU IMUNISASI…. June 18, 2010 Imunisasi (Whenny S.Kep, Ns)

    ×