Bu Naim Dasprog - Pertemuan 8 Fungsi
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Like this? Share it with your network

Share

Bu Naim Dasprog - Pertemuan 8 Fungsi

  • 470 views
Uploaded on

Materi Dasar Pemrograman C++

Materi Dasar Pemrograman C++

More in: Education
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
470
On Slideshare
459
From Embeds
11
Number of Embeds
2

Actions

Shares
Downloads
7
Comments
0
Likes
0

Embeds 11

http://mynduts.blogspot.com 10
http://www.blogger.com 1

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. FUNGSI
  • 2. Fungsi • Masalah yang kompleks lebih mudah untuk dipecahkan dengan membagi menjadi bagian-bagian yang lebih kecil. • Masing-masing dari bagian tersebut kemudian dipecah. • Hal ini dinamakan pemrograman terstruktur. • Dalam C++, bagian-bagian tersebut dinamakan fungsi. • main() program menggunakan fungsi-fungsi tersebut untuk memecahkan masalah yang sesungguhnya.
  • 3. Keuntungan Fungsi • Fungsi memisahkan konsep (apa yang dikerjakan) dari implementasi (bagaimana mengerjakan). • Fungsi membuat program lebih mudah dimengerti. • Fungsi dapat dipanggil beberapa kali dalam program yang sama. • Reuse kode.
  • 4. Fungsi C++ • Fungsi dalam C++ : – internal (user-defined) dan external functions. • External functions (contoh, abs, rand, sqrt, dsb.) dikelompokkan dalam library khusus (contoh, iostream, stdlib, math, dsb.)
  • 5. User-Defined Functions • Bentuk umum C++ : // // // // include statements function prototypes main() function function definitions
  • 6. Input dan Output Fungsi
  • 7. Penggunaan Fungsi – Fungsi Library Math • Gunakan include math.h. • Harus mengetahui bagaimana cara memanggil fungsi tersebut. • Harus mengetahui apa yang dihasilkan oleh fungsi tersebut. • Tidak perlu mengetahui bagaimana proses fungsi tersebut.
  • 8. double sqrt( double ) • Ketika memanggil sqrt, diperlukan nilai bertipe double. • Fungsi sqrt memberikan nilai bertipe double. • Contoh: x = sqrt(y); x = sqrt(100); • Nilai yang diberikan pada fungsi dinamakan argumen. Contoh diatas Y adalah argumen.
  • 9. Fungsi C++ • Dalam bahasa pemrograman lain dinamakan subroutine atau procedure. • Mempunyai tipe sesuai dengan nilai yang dihasilkan. – Terkadang fungsi tidak perlu memberikan nilai tertentu – fungsi ini bertipe void. • Mempunyai sejumlah parameter. – Parameter adalah nilai yang diberikan pada fungsi untuk diproses. • Masing-masing parameter mempunyai tipe. – Suatu Fungsi bisa tidak mempunyai parameter.
  • 10. Definisi Fungsi Bentuk umum definisi fungsi : <type> <function name>(<parameter list>){ <local declarations> <sequence of statements> } Contoh: Definisi fungsi yang menghitung nilai absolute : int absolute(int x){ if (x >= 0) return x; else return -x; }
  • 11. Pemanggilan Fungsi • Bentuk umum : <function name>(<argument list>) Contoh (dari fungsi absolute): int distance = absolute(-5); – Hasil dari fungsi ini adalah nilai yang bertipe sesuai dengan tipe fungsi
  • 12. Arguments/Parameters Hubungan one-to-one antara argument dalam pemanggilan fungsi dan parameter dalam definisi fungsi. int argument1; double argument2; //Pemanggilan fungsi result = functionname(argument1, argument2); //Definisi fungsi int functionname(int parameter1,double parameter2) { // parameter1 = argument1 //parameter2 = argument2 }
  • 13. Prototipe fungsi • prototipe fungsi mendeklarasikan parameter input dan output dari fungsi. • syntax: <type> <function name>(<type list>); • Contoh: int absolute(int);
  • 14. Prototipe Fungsi • prototipe fungsi dapat digunakan untuk memberitahu kompiler fungsi yang ada. • prototipe fungsi menspesifikasi nama fungsi nama, return type dan tipe parameter.
  • 15. Contoh prototypes double sqrt( double); int add2nums( int, int); int counter(void);
  • 16. prototype int counter(void); void main(void) { cout << counter() << endl; cout << counter() << endl; cout << counter() << endl; } int counter(void) { static int count = 0; count++; return(count); }
  • 17. Definisi Fungsi • Definisi fungsi dapat ditempatkan dimana saja dalam program setelah prototype • Jika definisi fungsi sebelum main(), tidak perlu prototype.
  • 18. Absolute Value #include <iostream> int absolute (int);// prototipe fungsi void main(){ int num, answer; cout << "Enter an integer (0 to stop): "; cin >> num; while (num!=0){ answer = absolute(num); cout << “the absolute value of " << num << " is: " << answer << endl; cin >> num; } } int absolute(int x){ if (x >= 0) return x; else return -x; }
  • 19. Absolute Value (alternative) • Tanpa prototype. #include <iostream> int absolute(int x){ if (x >= 0) return x; else return -x; } int main(){ int num, answer; cout << "Enter an integer (0 to stop): "; cin >> num; while (num!=0){ answer = absolute(num); cout << "The absolute value of " << num << " is: " << answer << endl; cin >> num; } return 0; }
  • 20. Fungsi dengan 3 parameter #include <iostream> double total_second(int, double ,double ); int main(){ cout << total_second(1,1.5, 2) << endl; return 0; } double total_second( int hour, double minutes, double second) { return hour*3600 + minutes * 60 + second; }