• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Pembentukan Minyak Bumi
 

Pembentukan Minyak Bumi

on

  • 4,601 views

Proses PEMBENTUKAN MINYAK BUMI terdiri dari tiga tingkatan:

Proses PEMBENTUKAN MINYAK BUMI terdiri dari tiga tingkatan:

Statistics

Views

Total Views
4,601
Views on SlideShare
4,586
Embed Views
15

Actions

Likes
3
Downloads
178
Comments
0

1 Embed 15

http://www.slideshare.net 15

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Pembentukan Minyak Bumi Pembentukan Minyak Bumi Presentation Transcript

    • P.G.MACQUIRE yang pertama kali mengemukakan pendapatnya bahwa minyak bumi berasal dari tumbuhan - tumbuhan. J.P.LESLEY yang pertama kali mengemukakan bahwa minyak bumi selain dari tumbuhan juga berasal dari hewan. MINYAK BUMI ERLITA M.A.W.KHAIRURRIJAL SETELLA GEOFANI ISMA OKTAVIA RIFQI AHMAD P
    • P.G.MACQUIRE yang pertama kali mengemukakan pendapatnya bahwa minyak bumi berasal dari tumbuhan - tumbuhan. J.P.LESLEY yang pertama kali mengemukakan bahwa minyak bumi selain dari tumbuhan juga berasal dari hewan. Minyak bumi dalam bahasaInggris : petroleum , yang berasal dari petro= batu dan oleum= minyak atau dijuluki juga sebagai emas hitam , adalah cairan kental, coklat gelap, atau kehijauan yang mudah terbakar, yang berada di lapisan atas dari beberapa area di kerak Bumi .
    • PEMBENTUKAN MINYAK BUMI Proses pembentukan minyak bumi terdiri dari tiga tingkata 1. Pembentukan sendiri, terdiri dari : - pengumpulan zat organik dalam sedimen - pengawetan zat organik dalam sedimen - transformasi zat organik menjadi minyak bumi 2. Migrasi minyak bumi yang terbentuk dan tersebar di dalam lapisan sedimen yang terperangkap. 3. Akumulasi tetes minyak yang tersebar dalam lapisan sedimen hingga berkumpil menjadi akumulasi komersil.
    • 1. Teori Anorganik (Abiogenesis)
      • Menurut Barthelot (1866) bahwa didalam minyak bumi terdapat logam alkali, yang dalam keadaan bebas dalam temperatur tinggi danakan bersentuhan denganCO 2 yang membentuk asitilena.
      • Dmitri Ivanovick Mendeleev mengemukakan bahwa minyak bumi terbentuk akibat besi karbida di dalam bumi bereaksi dengan air dan menghasilkan gas asitilena.
      Teori pembentukan minyak bumi terbagi dua :
    • 2.Teori Organik (Biogenesis) Berdasarkan teori Biogenesis, minyak bumi terbentuk karena adanya kebocoran kecil yang permanen dalam siklus karbon.
    • P.G.MACQUIRE yang pertama kali mengemukakan pendapatnya bahwa minyak bumi berasal dari tumbuhan - tumbuhan. J.P.LESLEY yang pertama kali mengemukakan bahwa minyak bumi selain dari tumbuhan juga berasal dari hewan.
    • Bukti bahwa Minyak Bumi berasal dari zat organik yaitu : 1. Minyak bumi memiliki sifat dapat memutar bidang polarisasi,ini disebabkan oleh adanya kolesterol atau zat lemak yang terdapat dalam darah, sedangkan zat organik tidak terdapat dalam darah dan tidak dapat memutar bidang polarisasi. 2. Minyak bumi mengandung porfirin atau zat kompleks yang terdiri dari hidrokarbon dengan unsur vanadium, nikel, dsb. 3. Susunan hidrokarbon yang terdiri dari atom C dan H sangat mirip dengan zat organik, yang terdiri dari C, H dan O. Walaupun zat organik menggandung oksigen dan nitrogen cukup besar. 4. Hidrokarbon terdapat di dalam lapisan sedimen dan merupakan bagian integral sedimentasi. 5. Secara praktis lapisan minyak bumi terdapat dalam kambium sampai pleistosan 6. Minyak bumi mengandung klorofil seperti tumbuhan.
    • Minyak bumi terdiri dari campuran kompleks dari berbagai hidrokarbon , sebagian besar seri alkana , tetapi bervariasi dalam penampilan, komposisi, dan kemurniannya.
      • Minyak bumi terdiri dari hidrokarbon, senyawaan hidrogen dan karbon .
      • Empat alkana teringan : CH 4 ( metana ), C 2 H 6 ( etana ), C 3 H 8 ( propana ), dan C 4 H 10 ( butana ) - semuanya adalah gas yang mendidih pada -161.6°C, -88.6°C, -42°C, dan -0.5°C, berturut-turut (-258.9°, -127.5°, -43.6°, dan +31.1° F)
      • Rantai dalam wilayah C 5-7 semuanya ringan, dan mudah menguap , nafta jernih. Senyawaan tersebut digunakan sebagai pelarut, cairan pencuci kering ( dry clean ), dan produk cepat-kering lainnya.
      • Rantai dari C 6 H 14 sampai C 12 H 26 dicampur bersama dan digunakan untuk bensin.
      • Minyak tanah terbuat dari rantai di wilayah C 10
      • Minyak pelumas dan gemuk setengah-padat (termasuk Vaseline ®) berada di antara C 16 sampai ke C 20 .
      • Rantai di atas C 20 berwujud padat, dimulai dari "lilin, kemudian tar , dan bitumen aspal .
      Komposisi Minyak Bumi
    • Gambar ini memperlihatkan proses distilasi (penyulingan) minyak mentah yang berlangsung di Kolom Distilasi. Proses Distilasi
    • Produk Destilasi Minyak Bumi No Jenis minyak bumi Suhu Fungsi 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. M inyak eter M inyak ringan M inyak berat M inyak tanah ringan Kerosene M inyak gas M inyak pelumas Sisanya 40 - 70 °C 60 - 100 °C 100 - 150 °C 120 - 150 °C 150 - 300 °C 250 - 350 °C > 300 °C Pelarut . B ahan bakar mobil . B ahan bakar mobil . P elarut dan bahan bakar untuk rumah tangga . B ahan bakar mesin jet . M inyak diesel /pemanas . Minyak mesin. T ar, aspal, bahan bakar residu .
    • Minyak bumi