http://masyuliazatsapta.blogspot.com14 Mei 2010Pro dan Kontra Pemanfaatan Blog bagi Komunikasi Bisnis PerusahaanKomunikasi...
Blog ini dikelola oleh perseorangan atau pribadi dan biasanya berisikan hal-hal yang menarik perhatian si blogger, kemudia...
Blog Perusahaan (Corporate)
Blog ini dibuat dengan tujuan bisnis dan biasanya dilakukan oleh perusahaan-perusahaan tertentu dengan tujuanmembentuk bra...
Pro dan kontra pemanfaatan blog bagi komunikasi bisnis perusahaan
Pro dan kontra pemanfaatan blog bagi komunikasi bisnis perusahaan
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Pro dan kontra pemanfaatan blog bagi komunikasi bisnis perusahaan

2,265 views
2,222 views

Published on

Published in: Education
1 Comment
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
2,265
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
53
Comments
1
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Pro dan kontra pemanfaatan blog bagi komunikasi bisnis perusahaan

  1. 1. http://masyuliazatsapta.blogspot.com14 Mei 2010Pro dan Kontra Pemanfaatan Blog bagi Komunikasi Bisnis PerusahaanKomunikasi BisnisMas Yuliazat Sapta 120820080186<br />Pro dan Kontra Pemanfaatan Blog <br />bagi Komunikasi Bisnis Perusahaan<br /> <br />Petumbuhan Pengguna Blog (Blogger)<br />Blog sudah bukan rahasia lagi bagi para praktisi dunia maya sebagai media alternatif yang dahsyat. Kehadirannya lumayan diterima di kaum pengguna dan terbukti dengan banyaknya blog berbahasa Indonesia. <br />Depkominfo RI pada tanggal 4 Maret 2009, merilis berita melalui Portal Nasional Republik Indonesia (http://www.indonesia.go.id), yang berjudul “Pengguna Internet di Indonesia Meningkat”. Pertumbuhan pengguna internet di Indonesia semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan teknologi informasi yang berlangsung cepat. Managing Partner Asia Public Relation (PR), Silih Agung Wasesa, mengatakan berdasarkan perhitungan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) terdapat sekitar 25 juta pengguna internet di Indonesia dan pengguna internet terus meningkat sekitar 25% setiap tahunnya.<br />Silih Agung juga menambahkan, jumlah " blogger" (pengguna blog di internet) di Indonesia juga mengalami peningkatan. Semula, jumlah blogger tahun 2007 hanya berjumlah 130.000 orang, kemudian tahun 2008 menjadi 600 ribu blogger, dan meningkat menjadi 1.2 juta blogger pada tahun 2009. Jumlah ini akan terus meningkat seiring semakin tersedianya infrastruktur telekomunikasi di berbagai daerah di Indonesia.<br />Selanjutnya majalah Business Week edisi 2 Juli 2007 mengungkapkan bahwa Jakarta merupakan salah satu kota dengan jumlah blogger dan komentar terbanyak di dunia maya. Jakarta sejajar dengan St Louis, Brooklyn, Philadelphia, Montreal, Beijing, Moskow, Mumbai, dan Ohio. Dari Asia, hanya Singapura yang berada di jajaran atas. Kota-kota lain yang ada di atasnya adalah kota dengan jaringan Internet yang sudah canggih, seperti New York, London, dan Toronto.<br />Apa yang menarik dari fakta yang diungkapkan oleh Business Week itu? Kita bisa menarik kesimpulan bahwa populasi blogger di Indonesia ternyata cukup besar. David Sifry dari Technorati pernah berteori bahwa jumlah blog di dunia berkembang dua kali lipat dalam setiap 10 bulan. Sementara pada Desember 2006 jumlah blogger di Indonesia mencapai 20 ribu orang, pada Oktober 2007 jumlah itu naik menjadi 40 ribu orang, dan sepuluh bulan kemudian–pada Agustus 2008–ada 80 ribu blogger. Jika kita percaya pada teori Sifry, tentu angka 80 ribu adalah sebuah jumlah yang fantastis. <br />Kedua sumber data tersebut di atas (Depkominfo dan Business Week) menunjukkan angka pertumbuhan pengguna blog di Indonesia, yang diperkirakan tahun 2010 akan melebihi angka 1,2 juta. Namun, tingginya jumlah blogger di Indonesia ini ternyata tidak diiringi dengan jumlah perusahaan yang “go blogging”. Timbul pertanyaan, jika banyak orang yang nge-blog, kenapa perusahaan tidak nge-blog juga?<br />Blog Pribadi dan Perusahaan<br />Blog saat ini amat beragam bentuknya. Blog tidak hanya dibedakan berdasarkan jenis layanan blog yang digunakan, tapi juga berdasarkan isi dan cara penampilannya. Seperti dikemukakan oleh Assep Purna Mulyanto dalam bukunya yang berjudul “Go! Blog”, berdasarkan penulisnya blog dibedakan atas:<br /><ul><li>Blog Pribadi (Personal)
  2. 2. Blog ini dikelola oleh perseorangan atau pribadi dan biasanya berisikan hal-hal yang menarik perhatian si blogger, kemudian dikomentari oleh pembaca blog tersebut, yang biasanya adalah orang-orang dekat si blogger tersebut.
  3. 3. Blog Perusahaan (Corporate)
  4. 4. Blog ini dibuat dengan tujuan bisnis dan biasanya dilakukan oleh perusahaan-perusahaan tertentu dengan tujuanmembentuk brand, komunikasi dengan pelanggan atau kegiatan Public Relation.</li></ul>Pada awalnya, kata “blog” dipakai sebagai kependekan dari Weblog, yaitu istilah yang pertama kali digunakan oleh Jorn Berger pada bulan Desember 1997. Jorn Berger menggunakan istilah Weblog untuk menyebut kelompok website pribadi yang selalu di-update secara kontinyu dan berisi link ke website lain yang mereka anggap menarik disertai dengan komentar-komentar mereka sendiri. <br />Pro dan Kontra Pemanfaatan Blog untuk Perusahaan<br />“Perlukah Perusahaan Nge-blog?”… Itu adalah judul tulisan dan posting-nya dilakukan oleh Wicaksono, yang dimuat tanggal 28 September 2007 dalam http://blog.tempointeraktif.com. Bila melihat kurun waktu tulisan tersebut memang sudah cukup lama, tetapi ada hal yang bisa disimak dari komentar-komentar yang muncul atas isi tulisannya.<br />Blog adalah sebuah sarana tulis-menulis tempat semua orang bebas mengekspresikan apa yang ingin disampaikan dan tulisan tersebut dapat dilihat oleh semua pengguna internet. Blog-seperti halnya situs web-adalah media. Blog bisa digunakan sebagai media untuk menyampaikan pesan. Misalnya, jika digunakan oleh seorang remaja, blog bisa diibaratkan sebagai buku harian. Jika penggunanya adalah seorang mahasiswa, blog bisa dijadikan sarana mengumpulkan berbagai informasi di dunia maya untuk kelengkapan skripsi atau tesisnya.<br />Lalu untuk apa perusahaan juga harus nge-blog? Sebuah perusahaan bisa memanfaatkan blog sebagai sarana berkomunikasi dengan para pelanggannya (external blog). Jika ada produk baru yang akan diluncurkan, bisa ditulis di blog dan biarkan para pelanggan membaca serta memberikan komentar. Jika ada pelanggan yang mengadu lewat surat pembaca di media massa cetak, bisa juga memberikan jawabannya di blog. Biarkan komunikasi terbuka terjadi di blog. Blog juga bisa digunakan oleh perusahaan sebagai media informasi dan komunikasi dengan para pegawainya (internal blog). <br />Meski demikian, memang mesti ada rambu-rambu jika perusahaan akan nge-blog. Harus ditentukan terlebih dulu jenis informasi seperti apa yang bisa diterbitkan, siapa yang boleh menerbitkan, siapa yang mempunyai hak membaca, dan siapa juga yang bisa berkomentar. <br />Dari uraian tulisan yang berjudul “Perlukah Perusahaan Nge-blog?, yang ditulis oleh Wicaksono tersebut, terdapat komentar-komentar yang beragam. Terdapat 15 komentar yang masuk dan isinya cukup beragam, tetapi makna dari setiap komentar bisa dikelompokkan menjadi pendapat setuju ada 11 orang, ragu-ragu atau tidak tegas sebanyak 3 orang, dan sisanya tidak setuju ada 1 orang. Angka-angka tersebut bukan menjadi suatu patokan kebenaran dari yang setuju atau yang tidaknya, tetapi memberikan gambaran keragaman isi pikiran setiap individu atau keragaman pendapat, yang kebetulan relevan dengan topik yang menjadi judul tulisan ini, yaitu “pro dan kontra pemanfaatan blog bagi komunikasi bisnis perusahaan”.<br />Artinya akan selalu ada pro dan kontra terhadap setiap permasalahan yang muncul di dunia ini dan perbedaan itu menunjukkan dinamika perkembangan ilmu dan pengetahuan, serta pemanfaatannya bagi kehidupan manusia.<br />Manfaat Blog bagi Komunikasi Bisnis Perusahaan<br />Dengan puluhan juta hingga milyaran blog online pada tahun-tahun mendatang, perusahaan-perusahaan skala besar, menengah maupun kecil sudah mulai mengenali nilai manfaat bagi sebuah perusahaan untuk ngeblog, yaitu untuk berkomunikasi dengan pelanggan. Namun, nge-blog bagi perusahaan atau corporate blogging jauh berbeda dari ngeblog yang lebih tradisional seperti yang kebanyakan kita hadapi setiap hari. Corporate blogging atau perusahaan nge-blog adalah sesuatu yang sangat unik dan membawa serangkaian tantangan dan peluang yang harus dipertimbangkan serta diatasi oleh perusahaan agar para penggunanya tetap memiliki pengalaman yang positif.<br />Seperti dituliskan oleh Johan DH dalam http://graphic-3d.pensilwarnadesign.com, yang berjudul “Manfaat dan Kegunaan Nge-blog bagi Perusahaan”, bahwa alasan yang paling signifikan bagi perusahaan untuk mengelola blog adalah manfaat yang dapat diambil. Dengan semakin banyaknya penduduk Indonesia yang menggunakan Internet untuk meneliti dan membeli produk dan jasa, perusahaan seringkali dapat memanfaatkan blog sebagai sarana untuk memiliki lebih banyak jalur komunikasi langsung dengan pelanggan dan pelanggan potensial. Oleh karena itu, tujuan Corporate Blogging atau Perusahaan Nge-blog adalah:<br />Komunikasi interaktif dengan pelanggan dan masyarakat luas <br />Sementara situs web pada umumnya dapat memberikan banyak kesempatan bagi perusahaan untuk berkomunikasi, blog dapat menghilangkan hambatan formal, emosional dan memungkinkan perusahaan lebih mudah untuk berkomunikasi secara langsung dan interaktif dengan siapapun yang mengunjungi blog perusahaan tersebut. Mereka yang membaca blog perusahaan akan merasakan pesan yang jauh lebih pribadi dibandingkan dengan umumnya yang terdapat pada situs web resmi perusahaan dan pada lingkungan yang lebih santai daripada jalur komunikasi perusahaan yang lain.<br />Perusahaan yang menempatkan prioritas pada berkomunikasi dengan pelanggan melalui sebuah blog atau corporate blogging menampilkan keterbukaan dan memiliki tanggung jawab tertentu yang menghargai konsumen (know its consumer value). Sebuah blog perusahaan yang baik adalah yang mampu membawa perusahaan bersama pelanggan melalui keterbukaan untuk berbagi ide-ide, isu, pengumuman, acara dan umpan balik interaktif terhadap produk perusahaan tersebut. <br />Tanggung jawab perusahaan <br />Dalam beberapa kasus, corporate blogging atau perusahaan nge-blog tidak digunakan untuk langsung mempromosikan produk dan jasa perusahaan, melainkan untuk menun-jukkan cara-cara di mana perusahaan memberikan kembali kepada masyarakat atau menunjukkan bahwa perusahaan telah menjalankan bisnis secara bertanggung jawab. Misalnya, McDonald’s secara efektif menggunakan blog untuk melakukan hal itu.<br />Tanggung jawab perusahaan juga dapat dibuktikan dengan menggunakan blog sebagai medium untuk meningkatkan produk dan layanan serta membantu pelanggan mendapat-kan nilai lebih dari mereka. Sebuah perusahaan yang benar-benar mempromosikan dan membuka komunikasi dua arah melalui blog ini. Hal ini menunjukkan kepada pelanggan bahwa perusahaan berkomitmen untuk melakukan segala upaya untuk menyediakan produk yang berkualitas dan terbaik bagi pelanggan serta konsumennya. <br />Reputasi manajemen <br />Masalah manajemen reputasi terus tumbuh dan semakin penting untuk perusahaan, baik besar maupun kecil. Berdasar teknologi yang tersedia, blog menyediakan bagi perusahaan suatu cara untuk mencegah masalah sebelum terjadi atau membantu memperbaiki situasi ketika itu sudah terlambat untuk pencegahan.<br />Karena tingkat komunikasi yang dapat terjadi pada blog perusahaan atau corporate blogging, perusahaan memiliki kontrol yang lebih besar terhadap pesan yang diterima publik tentang perusahaan, serta mengadopsi strategi komunikasi terbuka yang mengembangkan kepercayaan dari konsumen dan pelanggan. <br />Promosi produk dan jasa <br />Dalam beberapa kasus, tujuan utama atau tujuan dari sebuah perusahaan nge-blog atau corporate blogging ini adalah untuk secara langsung menjual lebih banyak produk. Dalam kebanyakan kasus, blog dipandang lebih sebagai media yang secara tidak langsung dapat membantu perusahaan untuk mencapai lebih banyak penjualan, tapi promosi langsung jarang menjadi prioritas. Namun, beberapa perusahaan mampu menemukan cara-cara kreatif untuk mempromosikan produk mereka sendiri melalui blog perusahaan.<br />Dalam beberapa contoh perusahaan menggunakan blog mereka untuk memberikan informasi atau pengumuman tentang produk atau promosi, yang tentu saja dapat dilakukan dengan maksud untuk meningkatkan penjualan. Beberapa blog perusahaan juga menyediakan pembaca konten yang menunjukkan cara-cara baru untuk menggunakan produk atau menjelaskan fitur yang mungkin tidak dikenal atau dipahami sebelumnya. <br />Sebagai sarana bagi eksekutif dan atau karyawan untuk berkomunikasi secara terbuka <br />Salah satu keuntungan nyata dari sebuah blog perusahaan versus situs perusahaan tradisional adalah bersifat pribadi, dimana penulis dan pembaca dapat berkomunikasi dan berinteraksi serta membangun hubungan yang lebih akrab. Bahkan pembaca yang tidak berpartisipasi dalam komentar mungkin memperhatikan bahwa Posting ini ditulis oleh seorang individu atau seorang pribadi yang sama-sama memiliki perasaan dan bukan obyek semata.<br />Meskipun Blog perusahaan tidak dapat menggantikan sebuah situs web tradisional perusahaan. Blogger dapat menikmati pikiran dan berbagi informasi dengan para pembaca, dan pembaca dapat berhubungan dengan penulis konten secara akrab. Sebuah blog perusahaan atau blog korporat dapat menambahkan kepribadian pada perusahaan yang cendrung dingin di mata pembaca, dan karyawan dapat memperoleh manfaat dengan mampu mengekspresikan diri dan berbagi dengan pembaca. <br />Kesimpulan<br />Merujuk pada urain tulisan di atas, maka bisa diambil benang merahnya beberapa manfaat suatu blog yang bisa jadi pertimbangan sebuah perusahaan untuk mulai dijalankan:<br />Membentuk komunitas dari konsumennya<br />Sarana riset untuk mendeteksi produk yang diinginkan konsumen<br />Sarana menampung keluhan (daripada mengeluh sendirian)<br />Meningkatkan brand awareness lewat kegiatan-kegiatan online<br />Tentu saja masih banyak lagi manfaatnya, sekarang tinggal tunggu saja (sambil berusaha) agar perusahaan besar atau kecil lebih menerima kehadiran media internet. Tentunya bisa merembet ke hal-hal positif lainnya. Bila anda adalah bagian manajemen suatu perusahaan, apa pendapat Anda tentang blogging untuk korporat? Mari kita berbagi.<br />

×